45 kompetitor bisnis kamu dan kamu dapat langsung memulai usaha tanpa memikirkan keberadaan mereka. 5. Usaha Sekitar yang Mendukung Sebaiknya kamu mempertimbangkan untuk memilih lokasi bisnis yang mempunyai beragam usaha pendukung. Contohnya, keberadaan usaha bahan baku. Jika kamu bergerak dalam bisnis kuliner fast food seperti spaghetti atau burger. Maka keberadaan usaha pasta dan patty membawa keuntungan untuk kamu. Apabila kamu memilih lokasi yang berdekatan dengan beragam usaha pendukung. Kamu dapat menghemat biaya, ekspansi di masa mendatang, atau bekerjasama dalam segi promosi. Oleh sebab itu, aspek ini sangatlah penting untuk bisnis kuliner kamu dalam jangka panjang dan pendek. 6. Lokasi Mudah Dijangkau Sebagian lokasi bisnis kuliner ada di tempat yang mudah untuk dijangkau. Contohnya lokasi di pinggir jalan raya. Karena, jika kamu memilih lokasi bisnis kuliner ini akan memudahkan orang-orang untuk lebih mengenal bisnis milikmu.
46 Apabila kamu memilih lokasi di dalam sebuah mall, sebaiknya pastikan lokasi tersebut mudah dijangkau dan terlihat oleh para pengunjung. Tetapi, umumnya lokasi dengan ciri seperti ini mempunyai penawaran harga sewa yang tergolong mahal. Maka kamu perlu menyesuaikan antara alokasi dana dan biaya yang ingin kamu keluarkan. Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan kemudahan akses bagi pejalan kaki, pengendara mobil, dan pengendara motor untuk menuju restoran kamu. Supaya bisa memperluas jangkauan target pasar bisnis kuliner kamu dan memberikan mereka kenyamanan. 7. Lokasi Sesuai Target Pasar Ketika berbisnis, khususnya bisnis kuliner, kamu perlu mempertimbangkan target pasarnya. Contohnya, kamu membuka sebuah restoran mewah dengan harga makanan yang mahal. Maka, sebaiknya kamu memilih lokasi yang dekat dengan tempat-tempat yang umumnya dikunjungi orang-orang dengan kondisi finansial menengah ke atas. Karena, jika kamu membuka bisnis kuliner di lokasi dengan kondisi finansial yang rendah. Pastinya
47 restoran kamu akan sepi pengunjung. Karena mereka tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membeli produk minuman atau makanan yang kamu jual. Sama halnya jika kamu memiliki bisnis kuliner berskala kecil. Contohnya, warteg, rumah makan sederhana, rumah makan kecil, dan lain-lain. Tentunya harga makanan setara dengan budget kalangan menengah ke bawah. Kamu dapat mempertimbangkan untuk memilih lokasi bisnis kuliner di dekat kampus, kawasan kos-kosan, atau lokasi pemukiman. 8. Hindari Sikap Impulsif Sebaiknya, hindari sikap impulsif ketika kamu sedang memilih lokasi usaha kuliner. Contohnya, kamu mendatangi suatu tempat yang ingin kamu sewa untuk membuka bisnis kuliner. Jangan terlalu tergesa-gesa dalam memutuskan menyewa atau mengambil tempat tersebut karena harga sewanya murah atau desain tempat yang sekilas tampak baik. Pikirkanlah terlebih dahulu dengan matang untuk beberapa pilihan lokasi bisnis kuliner sebelum mengambil keputusan. Jangan lupa untuk memperhatikan hal-hal lainnya! Mulai dari kondisi kelayakan bangunan, kondisi jalan menuju lokasi, kondisi keamanan lingkungan sekitar, dan lain-lain.
48 9. Lokasi Ramai Kamu perlu mengetahui, bahwa tidak semua lokasi strategis pengunjungnya akan ramai. Semua tergantung dari jenis kuliner yang kamu sajikan. Pada saat kamu membuka bisnis kuliner dengan konsep low fat atau healthy food. Lokasi yang ramai pengunjungnya sudah pasti di dekat fitness center. Oleh sebab itu, kamu harus memilih lokasi bisnis kuliner yang ramai dengan menyesuaikan jenis bisnis kuliner milikmu. Pertimbangkan juga target pasar bisnis kamu. Pastikan lokasi tersebut merupakan lokasi dari target pasar bisnis kulinermu. 10. Menyediakan Lahan Parkir Demi meningkatkan rasa nyaman pengunjung bisnis kamu, pertimbangkanlah lokasi yang memiliki lahan parkir. Bisnis kuliner merupakan bisnis yang dapat mendatangkan konsumen dalam waktu bersamaan dan dalam jumlah banyak ketika malam atau siang hari. Berjalan jauh ketika perut sedang lapar dan panas matahari yang menyengat merupakan pengalaman yang pastinya tidak kamu inginkan. Sama halnya dengan calon konsumen bisnis kamu. Oleh sebab itu, ketersediaan lahan parkir berperan penting untuk retensi dan kenyamanan pelanggan di tempat kamu.
49 11. Tampilan Lokasi Bisnis Kuliner Salah satu hal yang tidak boleh kamu lupakan, yaitu tampilan dari lokasi usaha kuliner itu. Pastikan lokasi dan tatanan tempatnya menarik, bersih, dan nyaman. Hal ini mengingatkan bahwa tempat jualan minuman dan makanan bertujuan untuk memberikan impresi tempat yang berkualitas. Sebab, manusia adalah makhluk visual. Maksudnya, sebagian besar dari mereka memilih lokasi bisnis kuliner dari segi tampilan yang nyaman dan menarik. Pelanggan tentunya akan segera meninggalkan tempat kuliner yang tampak kotor dengan tingkat kebersihan yang buruk. 12. Lokasi di Tengah Perkampungan Sebagian besar orang berpendapat bahwa bisnis kuliner dengan lokasi di tengah perkampungan akan mendapatkan keuntungan yang kecil. Karena konsumen atau orang yang mau membeli hanya sedikit. Tetapi, pendapat tersebut kurang tepat. Pasalnya, bukan hal mustahil bisnis kuliner kampungan seperti itu dapat berkembang pesat karena telah populer. Tidak hanya karena produk minuman
50 atau makanannya yang super lezat. Namun, konsep pelayanannya juga menarik dan unik. 13. Harga Lokasi Sesuai Aspek harga dari lokasi atau bangunan sebagai tempat bisnis kuliner sangatlah penting. Ini merupakan masalah sensitif, sebab nilai dari suatu tempat bersifat relatif. Maksudnya, untuk dapat menentukan harga dari suatu lokasi, kamu harus menganalisanya terlebih dahulu. Mulai dari tingkat potensi keuntungan, strategis atau tidak, ukuran luas lokasi tersebut, dan kondisi bangunannya. Intinya, kamu harus menyesuaikan unsur-unsur tersebut terhadap prospek yang kamu dapat saat sedang memilih lokasi bisnis kuliner. 14. Lokasi dengan Pemandangan Indah Jika kamu dapat menemukan lokasi bisnis kuliner dengan pemandangan indah, tentunya akan menjadi nilai tambah. Selama ini, tempat makan dengan view pemandangan indah menjadi daya tarik untuk para pelanggan. Pemandangan yang indah juga bisa menambah kenikmatan ketika menyantap hidangan. Memilih lokasi usaha kuliner dengan view yang menarik dapat
51 menjadi strategi unik untuk dapat menarik target pasar bisnis kamu. 15. Pahami Komitmen Penyewaan Lokasi Bisnis Ketika memilih tempat untuk berbisnis kuliner, kamu harus memahami komitmen yang sedang kamu buat dengan pihak penyewa. Apabila kamu menyewa ruko sebagai tempat berbisnis kuliner. Sebelum kamu menandatangani surat perjanjian sewa menyewa, pahami isi suratnya terlebih dahulu. Supaya terhindar dari masalah yang berhubungan dengan perjanjian tersebut di masa yang akan datang. Ada beberapa hal yang perlu kamu tanyakan seperti berikut ini: • Apakah tempat tersebut boleh untuk membuka bisnis kuliner? • Apakah kontrak bisa diberhentikan atau diperpanjang sewaktu-waktu? • Berapa lama minimum masa penyewaan tempat tersebut? • Apakah lokasi dekat dengan lokasi berbelanja bahan pokok atau pasar?
52 Siap Menerapkan Tips Memilih Lokasi Bisnis Kuliner di Atas? Setelah menyimak 15 tips dalam memilih lokasi bisnis kuliner . Pastinya kamu sudah memiliki bekal yang cukup untuk menentukan lokasi bisnis kuliner yang tepat. Meskipun tampak rumit, tetapi kamu harus menerapkannya. Supaya bisnis kuliner kamu bisa berjalan lancar dan ramai pengunjung. Selain itu, dengan lokasi yang tepat, bisnis kuliner kamu juga akan berkembang dengan pesat. Selamat mencoba! Berdasarkan Pengalaman saya, berikut saya rangkumkan 10 alternatif cara mencari lokasi yang strategis untuk mencari lokasi kuliner untuk UMKM.
53 1.Hitung Traffiknya dilokasi yang Anda inginkan Dari tabel ini kita tahu mana yg jumlah trafik terbanyak per menitnya. Itu bisa jadi pilihan utamanya untuk mencari lokasi yang bisa disewa. Pengalaman saya trafik yang bagus itu per menit itu rata rata minimal 60 kendaraan baik pejalan kaki, sepeda, motor maupun mobi yang lewat. Diukur dijam kita buka. Tabel diatas kami ukur mulai jam 16.00-17.00 hingga pukul 21.00-22.00
54 2. Dekati Kompetitor Kompetitor bukan untuk ditakuti atau dijauhi. Justru sebagai pemicu untuk lebih baik dari pemain lama Pastikan anda memiliki kelebihan2 tertentu sebelum anda memutuskan membuka gerobak diwilayah competitor Semakin banyak kompetitor semakin bagus, berarti sudah banyak orang yang kenal produk tersebut. Kita tinggal memberikan nilai tambah dari competitor yang sudah ada disana Daftar List Kompetitor
55 Dari table ini anda Analisa kemampuan anda dibandingkan dengan competitor anda. Jika anda memiliki kelebihannya maka Bismillah Go A HEAD…. Saya sendiri cenderung mencari yang dekat competitor karena marketinya sudah terbentuk. Tinggal bagaimana pelanggan itu beralih ke kita.
56 3.Indomaret VS Alfamaret Asumsi Pebisnis Kuliner tentang sewa di Indo atau Alfa. Pasti Untung.. Padahal banyak yang boncos alias merugi jika tidak tahu karakteristiknya
57 Mengapa Orang Cenderung memilih sewa ke Indomareet atau Alfamart? Padahal banyak sekali ganti ganti bisnis kuliner disana. Sebelum memutuskan pastikan dulu karaketristik nya sebelum memutuskan untuk menyewa disana. Pertama, dari sisi harga sewa relative terjangkau dan sama untuk semua toko itu. Kedua, Jam buka tokonya bisa lebih Panjang kalo mau bisa buka dari toko buka hingga tutup Ketiga, Keamanannya relative terjamin aman Keempat, Tidak perlu pindah2 tempat Ketika buka dan tutup Cuman, dari kemudahan2 itu tetapi mengapa banyak yang buka tutup usaha kuliner disana. Namu ada beberapa yangbertahan lama hingga tahunan tetap berjualan disana. Disini perlu kita perhatikan setidaknya 5 Hal 1.Pertama, Cek keramaiannya toko tersebut, bisa cek di google map. Dari sana akan ketahuan jam ramai tokonya jam brapa sana. Lalu Hari yang ramai di hari kapan. Dari sana kita bisa menentukan produk kuliner apa yang cocok dan sebagai pertimbangan apakaha sewa di toko tersebut layak untuk di jalankan.
58 2.Lokasi stan atau outlet Anda. Perhatikan outlet2 di toko tersbut yang bertahan lama. Rata2 Lokasinya berada dekat dengan Jalan Raya. Lebih spesifik lagi jika stan atau outlet itu berbentuk L jadi bisa dilihat oleh calaon pembeli dari 2 sisi. Dari depan dan dari samping. Posisi seperti itu Pasti akan diambil duluan oleh pihak penyewa stan. Nah, sekarang Anda bisa mulai hunting lokasi yang bernetuk L tersebut. 3.Traffik pengunjung. Beberapa yang saya tahu kenapa memiliki sewa di toko indomaret atau alfa maret alasannya karena merk tokonya itu sudah jaminan ramai. Padahal Keramain di toko itu karena orang yam au beli di toko itu bukan di stan jualan diteras. Kalaupun Ada persentasenya kecil. Sekarang bayangkan misalnya Anda sedang mau pergi ke Indomaret dengan membawa Uang Rp. 50.000; dari rumah sudah ada gambaran uang itu untuk dibelikan ke tan kuliner di toko tersebut. Kecuali memang tujuannya beli distan kuliner tersebut. Setelah bawa uang RP. 50.000 tadi lalu anda belanja , ternyata masih ada sis 5.000. Ketika keluar toko Anda merasa lapar, lalu anda melihat Ada stan jualan ayam geprek. Harga terendah Ayam geprek tersebut Rp. 8.000;. Pinginnya sih beli ayam geprek itu namun apa daya uang belanja sisa Rp. 5.000;. Akhirnya Tidaj jadi beli deh Ayam gepreknya karena uangnya tidak cukup.
59 Nah , itu contoh jika kita buka stan kuliner di toko indomaret atau alfamart hanya menghandalkan traffic ppengunjung toko tersebut. Mungkin persentasenya 1- 2% yang beli ke Anda dari total pengunjung selama Anda Buka. Jadi misalnya Ada 100 penjunjung, pembeli kuliner Anda hanya 1-2 orang. Cukup kira2?pastinya tidak. Terus bagaimana? Setidaknya berbeda dengan lokasi di teras yang posisinya didekat jalan dan berbentuk L. orang kita tidak sungkan untk masuk keoutlet kita karena tidak perlu parkir atau masuk kedalam. Kedua, Branding outlet yang berbentuk L lebih kelihatan dari 2 sisi sehingga lebih banyak yang tahu produk kita. Jadi kita bisa mendapatkan calon pembeli dari 2 sisi. Pertama dari pengunjung toko, kedua dari pembeli yang lalu Lalang dijalan tersebut. Katakannlah dari pembeli toko 5 orang, dari Pembeli yang tidak ke toko alias dari jalan 30 orang. Totalnya 35 Org. jika rata2 produk kita adlah Rp. 10.000; maka omset sehari 350rb. Omset sebulan jika tdk libur 350.000x30 hari = Rp 10.500.000; lumayan khan. Jika net profitnya 30% makan penghasilan bersih bisa 3 Jtan Perbulan. Pointnya Adalah, Tidak ada jaminan bahwa buka di teras Indomaret atau alfamaret pasti akan rame bisnis kita. Pelajari karakteristiknya. Usahakan dapat lokasi
60 yang bentuknya L dan paling pinggir dengan Jalan. Selamat Mencoba. Kalo sudah terlanjur Gimana? Baca di bagian promosi buka langsung laris ya
61 4. Jalan Raya VS Jalan Tembusan Jalan Raya: Cocok Untuk yang sudah punya branding dan modal yang besar.Sewa biasanya tahunan. Jalan Tembusan: Cocok Untuk yang baru mulai usaha dan modal cecak. Sewa bisa bulanan. Untuk Pemula dibisnis kuliner dengan modal yang terbatas. Sebaiknya Anda mencari lokasi di jalan tembusan atau jalan yang dilewati keramaian orang tapi bukan jalan yang lalu Jln Raya Utama2 Jln Tembusan Jln Raya Utama2
62 lintasnya jalur cepat. Tetapi jalur lambat alias orang masih bisa tengok kanan kiri sambal berkendara mobil atau motor. 5. Jalan menuju keramaian
63 Alternatif selanjutnya untuk mencari lokasi yang strategis adalah mencari lokasi di pinggir jalan yang dilewati oleh keramaian orang. Misalnya di gambar itu saya sebutkan bakso yang sedang viral dan lokasi jaannya memeang rame dan dicek di google juga sesuai. Maka kita bisa mencari loaksi didaerah tersebut. Tinggal nanti bagaimana cara kita “membelokkan “ pengunjung di tempat viral tersebut ke tempat outlet kuliner kita. Keramaian yang lain bisa berupa pasar, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Kalo dapat di area tempat yang lagi viral maka itu bonus bagi anda.
64 6.Cek Keramaian di Google Map Perhatikan trafik di Gmap dari senin-Minggu Cara mencari lokasi usaha kuliner yang lain bisa anda kombinasikan dengan informasi yang ada di google map. Setelah mengecek kepadatan traffic dilokasi tersebut di nomor 1. Maka silahkan dicek ulasan ulasan di google map. Lalu perhatikan trafikkan keramaiannya dari hari senin sampai minggu. Lalu perhatikan jam keramaiannya. Misalnya grafik diatas menunjukkan jam 16.00-21.000 adalah grafik
65 tertingginya. Maka cek Kembali apakah produk kita sesuai jika dijual di jam tersebut. Misalnya di jam itu anda jual nasi pecel atau gado2 sedangkan diarea sana tidak ada yang berjualan dijam itu. Maka dipastikan usaha anda bakal sepi kecuali ada keadaan khusus. Maka yang cocok anda yang banyak dijualdiwaktu2 tersebut msialnya baks, mie ayam, kebab, burger, penyetan dan sebagainya. Itu manfaat dari membaca informasi di google map untuk bisnis kuliner kita. Perhatikan anomali trafik dibawah ini Perhatikan trafik di Gmap dari senin-Minggu 7.Cek di Group dan MP Facebook
66 Dalam gambar ini menunjukkan grafik yang berbeda dengan gambar pertama tadi. Disini kalo saya cek lokasi fisiknya banyak area sekolah dan kampus. Maka grafiknya rame di jam pagi, siang sampai sore, sedangkan malam sepi. Itu sesuai dengan kondisi fisik dilapangan. Maka kebalikkannya dari grafk tadi, cocoknya anda mencari produk kuiner yang bisa diual mulai pagi hingga sore hari dan ini marektnya dalah sekolahan. Contoh produk yang bisa dijual. Minuman, pentol, bakso, mie ayam, batagor, dan sebagainya. 7 .Cari di Group Facebook dan Marketplace Facebook 7.1 Bisa Anda buka marketplace di facebook. Lalu anda ketikkan “disewakan” Dalam radius 5km disekitar anda Maka mucul seperti ini
67 Dari sana anda filter lagi yang terbaru, maka akan mucul orang2 yang menawarkan lokasi usaha yang disewakan. Cari yang bulanan dan ikuti panduannya mencari lokasi usaha yang sesuai disebutkan diatas dan dibawah ini. Anda juga bisa bergabung dengan Group2 facebook Join group facebook tentang info kontrakan didaerah anda dan dapatkan update terbarunya di sana
68
69 8.Akuisisi gerobak kuliner Jika anda menemukan loakasi ramai banget dan sesuai juga dicek di google mapnya namu tidak ada tempat yang disewakan, anda bisa mencari dengan cari akuisi gerobak kuliner jika memang ada. Misalnya ada rombong atau gerobak yang sudah tidak berjualan lagi. Gerobaknya di jual dan empatnya bisa disewa sekalian. Maka anda bisa memodifikasi rombong tersebut jika masih memungkinkan Contoh : Gerobak dijual dan tempatnya bisa disewa
70 Traffik online dan offlinenya ramai
71 Hampir tidak ada tempat Parkir karna langsung kejalan
72 Perhatikan orang2 yang jualan penyetan rata2 yang rame adalah yang berada mepet dengan jalan. Begitupulah yang jualan kuliner lainnya. Carilah lokasi yang mepet di jalan meskipun lebih mahal. Cari yg legal ya bukan yang siap kucing kucingan dengan satpol PP.
73 10. Desa Wisata atau Café kekinian Kalo dapat tempat didalam lokasi wisata ata café kekinian adalah jakpot untuk anda. Bayangkan sehari traffiknya bisa diatas 1000orang dan rata2 orang kesana pasti beli makanan atau minuman. Jika dibagi 10 outlet misalnya. Rata2 peroutlet dapat 80 pembeli. Setiap pembelian rata2 Rp. 20.000 maa omset anda bisa mencapai 1,6jt per hari atau 48jt sebulan. Bisa dihitung sendiri keuntungannya..
74 Bab 4 Teknik Promosi Buka Langsung Laris
75 Contoh yang biasa saya lakukan seperti ini 1.Gratis 300 Porsi
76 Teknik Promosi Buka Langsung Laris Yang terbukti dan Terukur Contoh : 1.Gratis 300 Porsi 2.Beli 1 gratis 1 3.Diskon 50% 4.Beli 2 Dapat 3 5.Gratis Bayar dengan Doa selama opening 6.Pakai Keramaian (endorse, datengin orang utk coba) 7.Bagikan sesuatu sesuai target marketnya Contoh bagi ballon.
77 1.Asumsi Produk kita Enak 2.Brand Awareness naik 3.Mengurangi Biaya operasional 4.Menyemangati Owner dan Team Outlet 5.Meningkatkan Optimisme 6.Tes Food 7.Getok Tular (Voucher) Kenapa Harus di Buat Seramai Banget di Hari Launching?
78 Penjelasannya begini, dengan tenik launching dibuat rame outletnya kita mendapatkan omset Rp.500.000; Biaya operasional fix(gaji,sewa) 100.000. potensial bahan sisa 2% atau 10.000 sisanya adalah bahan baku terpakai 28%
79 Maka Kita masih dapat keuntungan Rp. 140.000 ; (Keuntungan yang didapat saat launching) . Masih ada keuntungan lainnya. Lalu misalnya kita dapat databasenya. Nama dan nomor wa nya Nextnya kita bisa promosi tanpa biasanya dengan cuku update status atau broadcast di nomor yang sudah tersimpan di HP kita tadi. Sederhananya seperti gambar di bawah ini. Jadi setelah kita save kontak dan udate status maka akan dibaca oleh pelanggan kita.
80 Bandingkan dengan kondisi tanpa Promosi saat launching. Tanpa Promo Launching Omset Rp. 150.000; Biaya fix operasional(sewa dan gaji) Rp. 75.000; Potensi sisa bahan 2% Rp. 10.000; Rugi Rp. 15.000 Kok bisa sih sudah bagi2 300porsi tapi tetap untung. Banyak Lagi…..baca buku ini hingga tuntas semoga bisa langsung Untung saat opening. Silahkan klik link video diyoutube sy dibawah ini. Itu keramaian saat opening. Omsetnya bisa 2jtan perhari tapi mampunya dibawah 2 juta per hari saat opening. Padahal itu juga sekaligus bagi2 gratis 300porsi… Langsung Untung besar di bulan pertama. Sampai buku ini ditulis Outletnya tetap buka.
81 https://www.youtube.com/watch?v=LYh4RaSS QRg Ini adalah contoh promosi terukur saat opening. Promonya beli 1 gratis 1 Beli Produk yang jumbo seharga 15.000 maka free produk seharga 9.000
82 Jadi misal produk kuliner utama harga Rp. 15.000 . Hppnya 6.000. masih ada keuntungan Rp. 9.000; per produknya.. ini sebagai Produk utamanya. Untuk produk promonya kita ambil produk yang harganya 9.000. HPPnya 3.600. Maka laba per produk labanya 5.400. Untuk promo beli 1 gratis 1, maka Keuntungan 1 Produk = Laba Prduk Utama – HPP produk Promo Keuntungan = Rp. 9.000-Rp. 3.600 = Rp. 5.400; Bahkan dengan beli 1 gratis 1 Masih bisa Profit Rp. 5.400; per produknya Jadi ukur dulu produk anda lalu tentukan promosinya Buatlah Hitungannya yang Menguntungkan bagi konsumen dan Kita juga.
83 Ini Adalah simulasi keuntungan promo Beli 1 Gratis 1 saat launching Jadi masih bisa dapat Keuntungan 3.640.000; perbulan dengan hanya cukup mendapatkan omset 500rb per hari dengan promosi saat launching.
84 Apa Akibat Outlet Sepi / tidak sesuai Ekpektasi saat Opening 1.Kerugian Operasional 2.Owner dan team Tidak Semangat 3.Subsidi dari Biaya Pribadi atau bisnis Lain untuk Bertahan 4.Tutup Outlet, Ganti bisnis atau pindah Profesi 5.Pindah Lokasi, Berharap Kondisi ditempat Baru lebih baik dari sebelumnya
85 Promosikan Ke Social Media Daftarkan ke Google Map
86 Buatlah Social Medianya IG kebab Mewah
87
88 Bab 5 Desain dan kemasan yang menjual Persiapan desain outlet Kuliner 1.Logo 2.Kemasan 3.Rombong / Gerobak 5.Banner branding 6.Daftar menu 7.Desain Toolkit promo saat Launching 1.Contoh logo yang eye catching dan kekinian
89 Contoh logo brand besar yang sudah belasan tahun
90 Merancang desain logo makanan adalah salah satu yang wajib dilakukan jika anda adalah penggelut bisnis kuliner yang ingin serius bermain di bisnisnya. Desain logo yang profesional akan membuat merk anda lebih dikenal nantinya. Untuk itu pemilihan desain untuk logo usaha anda adalah hal yang wajib diperhatikan. Peluang usaha untuk segmentasi usaha di bidang kuliner sepertinya memang memiliki prospek yang sangat cerah dan begitu menjanjikan. Setiap orang pasti akan membutuhkan makan yang berarti makanan akan terus selalu dicari oleh setiap orang. Pola pikir seperti ini tentu menjadi penggerak awal bagaimana pelaku udaha kuliner mengawali karir bisnisnya sehingga makanan yang ditawarkan pasti akan laku dan dibeli orang. Namun sebetulnya usaha kuliner baik itu makanan atau minuman tidak hanya sekedar menawarkan aneka makanan dan minuman yang wajib dan harus memiliki rasa enak serta ramah disaku, tetapi juga memiliki daya tarik konsumen seperti kemasan makanan yang unik dan menarik salah satunya. Pada kemasan makanan sudah pasti akan dicantumkan informasi singkat mengenai isi dalam
91 bungkusan tersebut dan akan dilabeli dengan identitas binsin kuliner yang digeluti yaitu logo makanan. Sebetulnya logo makanan tidak hanya dipajang dalam kemasan makanan saja, tetapi juga bisa menjadi icon khas bagi binsin kuliner yang dijalankan. Sebab tidak semua orang akan secara langsung mengenal kuliner yang anda kelola dan sebagian diantaranya mungkin ada yang mulai mengenalnya melalui icon logo makanan bisnis kuliner anda yang secara tidak sengaja dijumpai pada sebuah layanan iklan dan pemasaran baik lewat media cetak, media sosial, media televisi dan internet. Logo makanan untuk bisnis kuliner sebetulnya bisa dibuat seperti apa saja. Akan tetapi logo makanan yang tidak di desain dengan serius dan profesional kemungkinan tidak akan memberi kesan positif pada bisnis yang dijalani. Untuk itu anda sebagai pelaku usaha kuliner yang hendak membuat logo makanan sebagai identitas bisnis kulinernya harus bisa memastikan jika logo makanan yang dibuat benarbenar menarik dan profesional. Pentingnya mendesain logo makanan sehingga menghasilkan logo yang menarik sudah pasti akan
92 berdampak pada hasil desain itu sendiri di mana nantinya para calon konsumen anda yang melihat logo menarik tersebut akan lebih mudah mengingatnya. Analoginya mungkin seperti ini. Pada awalnya calon konsumen anda secara tidak sengaja melihat logo makanan dan bisnis kuliner milik anda. Kemudian mereka penasaran dan mencari tahu tentang logo tersebut dan selanjutnya mencoba order makanan yang ditawarkan dan mulailah terjadi transaksi pembelian makanan dari usaha yang anda jalankan. Jika menyimak dari siklus penjaringan buyer tersebut bisa disimpukan bahwa desan logo makanan untuk bisnis kuliner dari pemilihan desain yang tepat (bagus dan menarik) akan sangat mendukung terhadap pertumbuhan bisnis kuliner yang dijalankan. Dalam menentukan desain logo makanan supaya memberikan kesan yang khas anda bisa menerapkan beberapa tips sederhana seperti membuat logo dengan sisipan pesan tertentu yang dikombinasikan dengan gambar simple dan sesuai dengan segmentasi usaha kuliner anda.
93 Kemudian warna untuk logo juga menjadi hal yang tidak boleh dianggap sepele. Pilihlah warna yang tidak begitu mencolok agar gambar produk bisa terlihat dengan jelas. Sama halnya juga dengan pemilihan kemasan, pastikan produk anda dikemas menggunakan kemasan yang kekinian dan bisa menarik perhatian calon pembeli. Ketika logo, warna dan kemasan sudah dikombinasikan sedemikain rupa sehingga telah terlihat menarik dan unik maka tiba saatnya anda melaunchingnya dan menantikan kedatangan para konsumen untuk mencicipi produk makanan yang anda jual. 2.Kemasan Desain Kemasan Sebagai pembeda antar produk Apabila kemasan anda menarik maka akan meningkatkan juga sebagai pembeda produk Anda dengan produk lain sejenis. Misalkan melalui sebuah survei, produk biskuit sebagian besar menggunakan warna warm sebagai warna kemasannya. Rata2 kemasan produk kuliner makanan memberikan warna warna menarik dan mencolok seperti, merah, kuning, orange, biru. Pahami dan lihatlah kemasan
94 produk competitor atau brand lain yang menjadi rujukan Anda. Contoh kemasan produk kuliner kekinian kebab dan pisang keju