The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Buku Ajar Bahasa Indonesia X SMK ini disajikan Materi serta disusun dengan cara yang menarik dan interaktif agar siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan efektif, dilengkapi latihan soal untuk menguji pemahaman siswa serta mengukur perkembangan mereka.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yunirohaniwati4, 2023-06-08 12:36:39

Modul Mandiri Buku Ajar Bahasa Indonesia

Modul Buku Ajar Bahasa Indonesia X SMK ini disajikan Materi serta disusun dengan cara yang menarik dan interaktif agar siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan efektif, dilengkapi latihan soal untuk menguji pemahaman siswa serta mengukur perkembangan mereka.

Keywords: Modul Ajar Kurmer Bahasa Indonesia

ii Modul Mandiri Buku Ajar Bahasa Indonesia Buku Ajar Kurmer Bahasa Indonesia Kelas X SMK Hak Cipta © 2022 pada Penerbit Vannet Press Penulis : Yuni Rohaniwati, S.Pd. Editor : Otong Hidayat, S.Pd.I Buku ini diset dan di-layout oleh bagian produksi Vannet Press Dengan Windows 11 Pro (Segoe UI 12 pt.) Setting & Layout : Vannet Press Desain Sampul : Otong Hidayat Modul ini sebagai penunjang pembelajaran sekaligus berisi materi pengayaan soal-soal latihan untuk memudahkan dalam memahami materi Bahasa Indonesia sesuai kurikulum merdeka


iii Kata Pengantar Modul buku ajar Kurmer Bahasa Indonesia untuk kelas X SMK ini telah dirancang dengan tujuan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bahasa Indonesia kepada siswa-siswa kita yang berada di jenjang pendidikan menengah kejuruan. Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas bangsa merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami kebudayaan, menghargai perbedaan, dan menyampaikan gagasan serta ekspresi diri. Buku ini disusun dengan cermat dan mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa. Melalui pembelajaran yang sistematis, kita akan menjelajahi berbagai aspek bahasa Indonesia, seperti kaidah tata bahasa, kebahasaan, sastra, dan budaya. Buku ajar ini juga dilengkapi dengan berbagai latihan dan contoh-contoh kasus untuk memperkuat pemahaman siswa. Selain itu, terdapat juga berbagai aktivitas menarik yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berbahasa siswa, seperti diskusi kelompok, pemecahan masalah, dan proyek-proyek berbasis bahasa. Kami berharap buku ini dapat menjadi panduan yang bermanfaat bagi siswa-siswa kelas X SMK dalam mempelajari bahasa Indonesia. Kami juga mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi dalam pembelajaran, bertanya, dan berdiskusi untuk memperdalam pemahaman mereka. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan buku ini, termasuk penulis, editor, dan penerbit. Semoga buku ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kemampuan bahasa Indonesia siswa dan membantu mereka menjadi individu yang komunikatif, kreatif, dan peduli terhadap nilai-nilai kebahasaan. Selamat belajar dan semoga sukses! Penulis Yuni Rohaniwati


iv CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA FASE E BERDASARKAN ELEMEN No. Elemen Deskripsi 1 Menyimak Peserta didik mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai jenis teks (nonfiksi dan fiksi) dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. 2 Membaca dan memirsa Peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan,pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai jenis teks, misalnya deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi, eksposisi dan diskusi, dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan simpati, peduli, empati dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual secara kreatif. Peserta didik menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan isi teks. 3 Berbicara dan mempresentasikan Peserta didik mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Peserta didik mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Peserta didik berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiapkan materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi. Peserta didik mampu mengungkapkan simpati, empati, peduli, perasaan, dan penghargaan secara kreatif dalam bentuk teks fiksi dan nonfiksi multimodal. 4 Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks informasional dan/atau fiksi. Peserta didik mampu menulis teks eksposisi hasil penelitian dan teks fungsional dunia kerja. Peserta didik mampu mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya untuk tujuan ekonomi kreatif. Peserta didik mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak maupun digital.


v DAFTAR ISI Halaman Sampul ................................................................................................................................... iii Kata Pengantar........................................................................................................................................ iii CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA FASE E BERDASARKAN ELEMEN..... iv A. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi.............................................................................. 6 B. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi...................................................................................... 6 C. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi ................................................................................... 7 D. Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi ............................................................ 7 E. Langkah-Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi......................................... 9 A. Pengertian Teks Anekdot...........................................................................................................24 B. Pengertian Teks Anekdot Menurut Para Ahli .....................................................................25 C. Ciri-Ciri Teks Anekdot..................................................................................................................26 D. Struktur Teks Anekdot.................................................................................................................27 E. Kaidah Bahasa Teks Anekdot....................................................................................................27 F. Cara Penyajian Teks Anekdot...................................................................................................28 A. Pengertian Hikayat.......................................................................................................................58 B. Nilai-Nilai dalam Hikayat...........................................................................................................59 C. Nilai Moral.......................................................................................................................................59 D. Karakteristik Hikayat....................................................................................................................60 E. Jenis Hikayat...................................................................................................................................63 F. Aspek Historis ................................................................................................................................63 G. Aspek Isi ...........................................................................................................................................64 H. Bentuk Hikayat...............................................................................................................................66 I. Contoh Hikayat..............................................................................................................................67


6 A. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi Observasi adalah proses untuk mendapatkan sebuah data informasi melalui pengamatan. Nah, hasil pengamatan itu, ditulis dalam laporan, atau teks laporan hasil observasi. Jadi, dengan kata lain, teks laporan hasil observasi (LHO) adalah teks yang berfungsi untuk memberikan informasi mengenai suatu objek atau situasi, setelah diadakannya investigasi atau penelitian secara sistematis. B. Tujuan Teks Laporan Hasil Observasi Teks laporan hasil observasi biasanya berisi fakta-fakta yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Tujuan teks laporan hasil observasi adalah untuk mendapatkan informasi dan penjelasan rinci mengenai suatu hal dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Ringkasan ciri-ciri teks LHO


7 C. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi Struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari judul, klasifikasi umum, deskripsi, dan penutup atau kesimpulan. Nah, berikut ini penjelasan lengkapnya! 1. Judul Berisi judul teks laporan hasil observasi yang ingin kamu susun. 2. Klasifikasi Umum Berisi gambaran umum mengenai objek yang ingin diamati. 3. Deskripsi Berisi penjelasan manfaat dari objek yang sedang diamati disertai hasil pengamatannya. 4. Penutup/Kesimpulan Berisi simpulan dari laporan yang kamu buat. Ringkasan struktur teks LHO D. Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi Untuk membuat teks laporan hasil observasi, pertama, kita harus tau dulu nih kaidah kebahasaan teksnya. Tentunya, kaidah kebahasaan inilah yang


8 membedakan teks laporan hasil observasi dengan teks-teks yang lain, ya. Ada apa aja, sih? 1. Menggunakan kalimat definisi Pada teks laporan hasil observasi, kita sering menggunakan kalimat definisi. Biasanya, ditandai dengan kata adalah pada pernyataan umum yang menyatakan pengertian atau definisi dari aspek yang akan dibahas. Contoh: Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan lembut dengan sentuhan aroma limau … 2. Menggunakan konjungsi atau kata hubung Kemudian, kita juga menggunakan konjungsi atau kata hubung, teman-teman. Konjungsi yang digunakan ini adalah kata hubung antarkata, seperti dan, atau, yang, untuk, dengan, dan sebagainya. Contoh: Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan lembut dengan sentuhan aroma limau … 3. Menggunakan kalimat simpleks dan kalimat kompleks 1) Kalimat simpleks adalah kalimat yang menggunakan satu verba dan menyatakan aksi (peristiwa atau keadaan) atau biasanya disebut kalimat tunggal. Contohnya: Setelah dingin, kembali peras-peras daun kemangi. 2) Kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri dari dua struktur atau lebih dengan dua verba. Contohnya: Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur setelah wajah dicuci bersih. 4. Menggunakan sinonim dan antonim Selain itu, pada teks laporan hasil observasi juga menggunakan sinonim atau antonim. Contoh antonim: Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur setelah wajah dicuci bersih.


9 Contoh sinonim: Kemangi berguna sebagai salah satu daun yang sangat berpengaruh pada kesehatan, seperti vitamin A, B, dan C yang memberikan manfaat bagi tubuh. 5. Menggunakan data Data yang ada umumnya berupa angka pasti untuk menunjukkan ukuran suatu bahan yang digunakan. Contoh: Bahan yang digunakan adalah 100 gr daun kemangi dan 200 ml air panas. E. Langkah-Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi Bagaimana cara menyusun teks laporan hasil observasi yang benar dan menarik? Yuk, perhatikan langkah-langkahnya berikut ini: 1. Tentukan tema kegiatan observasi Sebelum melakukan kegiatan observasi, kamu perlu menentukan terlebih dahulu tema objek yang ingin kamu teliti. Misalnya, seputar makanan, minuman, tumbuhan, hewan, maupun proses terjadinya fenomena alam. 2. Tentukan tujuan observasi Setelah menentukan tema kegiatan observasi, langkah berikutnya adalah menentukan tujuan dilakukannya penelitian tersebut. 3. Melakukan proses observasi Kemudian, proses observasi atau penelitian pun dilakukan. Pastikan kamu melakukannya dengan teliti dan hati-hati ya, supaya hasil yang diperoleh sesuai dengan prediksi dan akurat. 4. Menyusun kriteria aspek yang harus dilaporkan Setelah melakukan observasi dan mendapatkan data-datanya, kita harus menyusun kriteria aspek yang akan dibahas, dideskripsikan dan dilaporkan dalam teks laporan hasil observasi. 5. Membatasi aspek yang harus dilaporkan


10 Kita harus membatasi aspek apa saja yang harus dilaporkan, agar tidak keluar dari tujuan yang sudah dibuat. 6. Mulai mendeskripsikan unsur-unsur yang dijelaskan sesuai aspeknya Dimulai dengan mendefinisikan atau mengartikan aspek yang dipilih berupa pernyataan umum. Jangan lupa untuk menggunakan kaidah kebahasaan kalimat definisi. 7. Melengkapi teks laporan hasil observasi dengan data dan gambar Setelah dibuat definisi aspek yang dipilih, tambahkan data-data yang didapatkan dari hasil observasi bisa berupa gambar atau data yang berupa angka yang menunjukkan suatu ukuran. Jangan lupa gunakan kaidah kalimat simpleks dan kompleks, konjungsi, sinonim, dan antonim. 8. Membuat simpulan hasil observasi Setelah dilengkapi dengan data dan gambar, kita bisa membuat kesimpulan dari hasil observasi yang telah kita lakukan.


11 Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C,D dan E! 1. Observasi dapat dilakukan secara tidak langsung dengan cara... A. Mengamati B. Mendengarkan C. Menyaksikan D. Melakukan E. Merasakan 2. Aspek-aspek yang dilaporkan pada laporan observasi berupa... A. Definisi B. Deskripsi C. Umum D. Terpusat E. Verba penghubung 3. Observasi dapat dilakukan secara langsung dengan cara... A. Melihat B. Membaca C. Mendengarkan informasi D. Membaca berita E. Mendapatkan berita 4. Berikut yang merupakan verba penghubung adalah... A. Adalah B. Sedangkan C. Dan D. Pergi E. Menjanjikan 5. “Benda di dunia terdapat dua kelompok, yaitu benda hidup dan benda mati.” Pernyataan yang benar mengenai kalimat di atas adalah... A. Kalimat di atas adalah kalimat pendeskripsi B. Kalimat di atas terdapat antonim dan sinonim C. Kalimat di atas terdapat sinonim


12 D. Kalimat di atas bukan merupakan kalimat definisi. E. Kalimat di atas terdapat antonim 6. Berikut yang merupakan kalimat kompleks adalah... A. Ibu Susi dan Om Tukul sedang memasak di dapur. B. Pak Adam membawa asinan Bogor. C. Doyok membaca koran bersama adiknya. D. Hari ini, bapak tidak menghadiri rapat. E. Paman Gober sedang tidur. 7. Pernyataan yang menyampaikan hal-hal secara umum disebut... A. Pernyataan umum B. Pernyataan pendapat C. Argumentasi D. Aspek yang dilaporkan E. Aspek deskripsi 8. “Harimau itu merupakan hewan pemangsa dan pemakan daging.” Kalimat di atas merupakan kalimat... A. simpleks B. kompleks C. simpleks dan definisi D. kompleks dan definisi E. kompleks dan simpleks 9. Berikut yang merupakan struktur laporan observasi adalah... A. abstraksi, orentasi, krisis, reaksi, dan koda B. pernyataan pendapat, argumentasi, dan penegasan ulang pendapat C. pernyataan umum dan aspek yang dilaporkan D. pernyataan definisi dan pernyataan umum E. tujuan, langkah-langkah, dan penutup 10. Kalimat yang menggunakan satu verba disebut... A. kalimat kompleks B. kalimat simpleks C. kalimat deskripsi D. kalimat definisi k


13 E. kalimat penjelas 11. Di bawah ini struktur dari teks laporan hasil observasi adalah… A. Penyataan umum dan aspek yang dilaporkan B. Tesis, argumentasi, penegasan ulang C. Abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan simpulan D. Pernyataan umum dan aspek yang dijelaskan E. Pendapat umum dan aspek yang dilaporkan 12. Di bawah ini yang merupakan jenis kalimat definisi adalah… A. Tari Pedet bagian dari tari tradisional daerah Kute Bali B. Tari klasik sendiri mempunyai arti sebuah tarian yang telah mencapai kristalisasi keindahan C. Tari serimping Jawa mempunyai kemiripan dengan tari pakarena dari Makasar D. Kebudayaan tari sudah banyak dipentaskan E. Aturan yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala. 13. Bacalah kutipan teks laporan observasi berikut! Bahan yang digunakan adalah 100 g daun kemangi dan 200 ml air panas. Caranya hancurkan daun kemangi, campurkan dengan air panas. Dalam air panas, adukaduk kemangi sehingga sarinya keluar. Lalu dinginkan. Aspek yang dilaporkan pada paragraf di atas adalah... A. Berupa deskripsi bahan dan cara pembuatan. B. Berupa deskripsi kemangi. C. Berupa deskripsi bahan pembuatan D. Berupa deskripsi bahan dan daun kemangi E. Berupa deskripsi daun kemangi dan air panas 14. Di bawah ini yang bukan merupakan kata-kata pendeskripsian hewan adalah… A. Gemuk, besar, dan rakus. B. Daging, ringan, dan bergizi C. Halaman, gersang, dan kering D. Sakit, pintar, dan berani


14 E. Luar, tipis, dan dalam 15. Benda hidup dapat dikelompokan menjadi binatang dan tumbuhan. Selain itu, dapat dikelompokan lagi menjadi benda mati dan benda hidup. Jenis kalimat di atas adalah… A. kalimat tanya B. kalimat kompleks C. kalimat simpleks D. kalimat kompliks E. kalimat ulang 16. Di bawah ini kalimat yang bersinonim adalah…. A. Yuli kehilangan pemandangan yang indah, saat sinar matahari di senja itu sirna. B. Kanan kiri kursi itu terdapat pohon berduri. C. Saat membaca Al-Quran harus diperhatikan panjang pendeknya D. Sewaktu kecil rambut Yuni pendek namun sekarang rambutknya panjang E. Kakek itu sakit karena naik turun tangga terus menerus di rumahnya 17. Pernyataan umum dan aspek yang dilaporkan merupakan struktur dari teks… A. teks laporan hasil observasi B. teks eksposisi C. teks anekdot D. teks negosiasi E. teks prosedur kompleks 18. Bacalah cuplikan teks hasil observasi berikut! (1) Setelah dingin, kembali peras-peras daun kemangi. (2) Saring dan simpan air sari kemangi di dalam botol. (3) Agar lebih awet, simpan dalam kulkas. (4) Gunakan dengan bantuan kapas dan oleskan ke seluruh wajah sebelum tidur. (5) Biarkan hingga keesokan paginya. Kalimat simpleks yang terdapat pada paragraf di atas adalah.... A. 1 dan 2 B. 2 dan 3 C. 3, 4, dan 5 D. 1, 3, dan 5 E. 2 dan 4


15 19. Di bawah ini yang merupakan kalimat kompleks adalah…. A. Kebudayaan tari sudah banyak dipentaskan. B. Tari serimping merupakan tari klasik yang berasal dari Jawa Tengah. C. Tari ini sudah banyak di pentaskan. D. Tari serimping memiliki penggemar tersendiri. E. Aturan yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala. 20. Di bawah ini yang merupakan kalimat simpleks adalah…. A. Harimau merupakan hewan pemangsa dan pemakan daging. B. Yuli membawa dan menyimpan makanan itu. C. Yeni dimarahi oleh ayah, karena dia tidak belajar. D. Harimau mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya. E. Yuli dan Yeni observasi harimau yang sedang makan di kandangnya. 21. Salah satu sifat yang harus dimiliki teks laporan hasil observasi adalah bersifat informatif, kecuali.... A. teks laporan hasil observasi sesuai dengan kenyataan. B. teks laporan hasil observasi sesuai fakta. C. teks laporan hasil observasi dapat dikomunikasikan dengan siapa pun. D. teks laporan hasil observasi dapat dijadikan sebagai sumber pengalaman orang lain jika melakukan hal serupa. E. teks laporan hasil observasi menggunakan bahasa ilmiah 22. Dikarenakan teks laporan hasil observasi merupakan laporan, maka harus menggunakan istilah ilmiah. Hal ini dilakukan untuk..... A. meyakinkan pembaca tentang fakta. B. penggunaan aspek kebahasaan yang tepat. C. meyakinkan pembaca bahwa tulisan tersebut dibuat dengan menyertakan ilmu pengetahuan. D. menilai suatu karya ilmiah. E. mengetahui makna yang terkandung dalam teks tersebut 23. Perhatikan teks berikut! Benca alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Bencana alam dapat terjadi dinana pun dan kapan pun, tak terkecuali di Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan yang rawan


16 bencana alam. Itulah sebabnya Indonesia banyak mengalami bencana alam terutama gempa bumi, gunung meletus, banjir, dan tanah longsor. Dari teks tersebut yang termasuk dalam definisi umum laporan adalah.... A. Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. B. Bencana alam dapat terjadi di manapun dan kapan pun, tak terkecuali di Indonesia. C. Indonesia merupakan negara kepulauan yang rawan bencana alam. D. Itulah sebabnya Indonesia banyak mengalami bencana. E. Bencana alam di Indonesia, seperti gempa bumi, gunung meletus, banjir, dan tanah longsor. 24. Objek yang diamati dalam pembuatan teks laporan hasil observasi haruslah.... A. Objek B. objek tunggal C. subjek D. objek ganda E. objek campuran 25. Perhatikan teks berikut! Lingkungan RT 03 kurang bersih, karena kurangnya kesadaran masyrakatnya untuk menjaga kebersihan dan kurangnya keberadaaan fasilitas kebersihan, seperti tong sampah. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh masysrakat RT 03. Kerja sama antara pengurus RT dan masyarakat akan lebih meningkatkan upaya kebersihan lingkungan tersebut. Pengurus RT berperan dalam penyediaan fasiitas kebersihan bersinergi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga keberishan lingkungan. Dari teks tersebut yang termasuk dalam definisi umum hasil analisis laporan adalah.... A. Lingkungan RT 03 kurang bersih. B. Kurangnya kesadaran masyarakatnya untuk menjaga kebersihan. C. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat RT 03. D. Kerja sama antara pengurus RT dan masyarakat akan lebih meningkatkan upaya kebersihan lingkungan tersebut.


17 E. Pengurus RT berperan dalam penyediaan fasilitas kebersihan bersinergi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. 26. Dalam teks laporan hasil observasi, informasi harus disampaikan secara.... A. Nyata B. berdasarkan kenyataan C. global atau menyeluruh D. opini publik E. baik dan terarah 27. Teks laporan hasil observasi harus disajikan dengan menggunakan bahasa yang jelas, mudah dipahami, dan tidak berbelit-belit. Hal ini dilakukan untuk menghindari.... A. kesalahpahaman pembaca B. keterlibatan tokoh masyarakat C. kesalahan penulisan D. salah tafsir E. salah menguraikan pendapat/opini 28. Salah satu tujuan pembuatan teks laporan hasil observasi adalah untuk.... A. melaporkan hasil observasi B. melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif C. menafsirkan hasil observasi D. menginterpretasi hasil observasi E. menganalisis teks laporan hasil obsrvasi 29. Sebuah teks laporan hasil observasi dapat dikatakan ideal, jika memenuhi kriteriakriteria berikut, kecuali.... A. memiliki struktur teks yang lengkap B. memanfaatkan konjungsi atau kata penghubung yang tepat C. memiliki tata bahasa yang lengkap D. pengelompokkan kata dilakukan berdasarkan kriteria tertentu E. memfungsikan kelompok kata dan jenis kata sesuai keperluan 30. Teks laporan disebut juga.... A. teks B. teks bacaan


18 C. teks klasifikasi D. teks deskripsi E. teks observasi 31. Setelah mengamati dan mencatat data yang diperlukan, yang dicatat haruslah data yang akurat sesuai pengamatan dan data yang disajikan dari.... A. hasil penelitian terkini B. hasil pengembangan ilmu pengetahuan C. objek yang diteliti D. permasalahan yang diangkat E. keterangan penduduk sekitar 32. Analisis teks laporan hasil observasi secara lisan akan menimbulkan saran, tanggapan, atau pendapat yang penyampaiannya harus memenuhi kaidah.... A. bahasa B. isi C. struktur teks D. kesantunan berbahasa E. penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar 33. Dalam teks laporan hasil observasi tahap pernyataan umum atau klasifikasi merupakan.... A. kata penutup dalam teks laporan B. isi dari teks laporan C. menjelaskan manfaat pembuatan teks laporan hasil observasi D. definisi khusus dari teks laporan E. sejenis pembuka atau pengantar tentang hal yang akan dilaporkan 34. Paragraf atau struktur yang berisi manfaat-manfaat dari objek yang diamati dari teks laporan hasil observasi disebut.... A. definisi khusus B. definisi umum C. deskripsi D. deskripsi manfaat E. deskripsi bagian


19 35. Dalam menganalisis teks laporan, kita harus mengetahui tentang strukturnya. Struktur teks hasil laporan observasi adalah.... A. unsur-unsur dalam laporan hasil observasi B. pernyataan klasifikasi C. anggota yang dilaporkan D. definisi umum E. deskripsi manfaat 36. Menyampaikan informasi tentang sesuatu, apa adanya sebagai hasil pengamatan sistematis atau analisis. Pernyataan tersebut merupakan tujuan dari.... A. teks laporan B. laporan hasil observasi C. komunikatif dari teks laporan D. penelitian hasil observasi E. observasi 37. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI: 2008), interpretasi adalah pemberian kesan, pendapat, atau.... A. tanggapan tentang sesuatu hal B. pandangan teoritis terhadap sesuatu C. pandangan umum dari suatu teori D. adanya pengembangan dari teks laporan E. pemberian kesan dan masukan 38. Berkaitan dengan aspek kebahasaan, dalam pembuatan teks laporan hasil observasi ini harus memperhatikan penggunaan bahasa. Salah satunya memperhatikan penggunaan.... A. kelas kata B. paragraf C. hubungan antarkalimat D. hubungan antarparagraf E. keterkaitan antar kata yang satu dengan lainnya. 39. Berikut ini termasuk ciri-ciri kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi, kecuali.... A. adanya frasa/kelompok kata


20 B. adanya konjungsi C. adanya kata baru D. menggunakan berbagai istilah E. persamaan kata/sinonim 40. Dalam laporan hasil observasi sering ditemukan penggunaan antonim dan sinonim. Sinonim adalah.... A. lawan kata B. persamaan makna kata C. kata baru D. kata-kata indah E. kata yang mengandung makna 41. Berikut ini termasuk kaidah-kaidah yang harus diperhatikan dalam pembuatan teks laporan hasil observasi, kecuali.... A. bersifat global dan universal B. merupakan hasil penelitian terkini C. menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar D. merupakan hasil kesepakatan bersama E. objek yang dibicarakan atau yang menjadi pembahasan adalah objek tunggal 42. Teks laporan hasil observasi memuat informasi yang disajikan harus sesuai dengan ..... yang didapatkan dari hasil penelitian. Kata yang tepat untuk mengisi titik-titik di atas adalah.... A. opini B. fakta C. pendapat D. argumentasi E. penjelasan 43. Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum/melaporkan sesuatu berupa hasil dari.... A. pengamatan B. penilaian C. koreksi D. penulisan E. peluang


21 44. Jenis teks laporan hasil observasi mendeskripsikan atau menggambarkan bentuk, ciri, atau sifat umum, seperti hal-hal berikut, kecuali.... A. benda B. hewan C. tumbuh-tumbuhan D. peristiwa E. keindahan bumi 45. Berikut ini termasuk ciri-ciri dari teks laporan hasil observasi, kecuali.... A. bersifat objektif B. mengandung pendapat tokoh ahli C. harus ditulis sempurna dan lengkap D. tidak memasukkan hal-hal yang menyimpangm mengandung prasangka, atau pemihakan E. disajikan secara menarik, baik dalam hal tata bahasa yang jelas, isinya berbobot, maupun susunan logis 46. Perhatikan kutipan teks laporan hasil observasi berikut ini! Museum merupakan salah satu tempat paling penting dalam upaya pelestarian sejarah (1). Museum adalah lembaga yang berfungsi mengumpulkan, merawat, dan menyajikan serta melestarikan warisan budaya masyarakat untuk tujuan studi, penelitian, dan kesenangan atau hiburan (2). Fungsi museum yang utama adalah menyimpan, merawat, mengamankan, dan memanfaatkan koleksi museum berupa benda cagar budaya (3). Dengan demikian, museum memiliki fungsi besar yaitu sebagai tempat pelestarian (4). Objek yang sedang dibahas dalam teks di atas adalah ... A. fungsi museum B. tempat museum C. wisata museum D. museum E. tempat pelestarian 47. Ciri bahasa teks laporan hasil observasi yang terdapat dalam kutipan di atas adalah .... A. Adanya kata umum dan kata khusus.


22 B. Adanya kata yang seolah-olah melihat. C. Adanya kalimat saran. D. Adanya kalimat definisi E. Adanya konjungsi kalimat 48. Kalimat definisi yang terdapat pada kutipan di atas ditandai dengan nomor, kecuali ... A. (2) B. (3) C. (4) D. (1) E. (5) 49. Kalimat utama dalam teks di atas ditandai dengan nomor ... A. (1) dan (2) B. (1) dan (3) C. (2) dan (3) D. (2) dan (4) E. (3) dan (4) 50. Yang termasuk dalam kalimat penjelas kutipan teks di atas adalah .... A. (4) D. (1) B. (3) E. (5) C. (2) 1. Jelaskan apa saja sifat teks laporan hasil observasi! 2. Jelaskan perbedaan teks laporan dengan teks deskripsi! 3. Sebutkan hal-hal yang harus dilakukan ketika melakukan observasi! 4. Sebutkan manfaat apa saja yang didapatkan dari mempelajari teks laporan hasil observasi! 5. Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menganalisis teks laporan hasil observasi!


23 6. Jelaskan tentang struktur teks laporan hasil observasi jika dilihat secara umum! 7. Tuliskan berbagai hal yang harus diperhatikan dalam menganalisis teks laporan hasil observasi! 8. Tuliskan berbagai tulisan yang ingin dicapai dari pembuatan teks hasil observasi! 9. Tuliskan 3 ciri-ciri teks laporan? 10. Tuliskan tahapan-tahapan dalam membuat teks laporan hasil observasi? 11. Tuliskan kaidah-kaidah yang ada pada teks laporan hasil observasi? 12. Tuliskan dan jelaskan sifat-sifat teks laporan hasil observasi? 13. Ada 3 syarat dalam menulis teks laporan hasil observasi. Tuliskan ? 14. Hal -hal apa sajakah yang perlu dilakukan ketika melakukan Observasi? 15. Tuliskan berbagai kriteria yang harus dipenuhi agar sebuah laporan hasil observasi dapat dikatakan ideal! 16. Jelaskan struktur yang terdapat pada Teks Laporan Hasil Observasi ? 17. Tuliskan ciri kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi? 18. Tuliskan sebuah contoh Teks Laporan hasil Observasi? 19. Mengapa teks laporan disebut teks klasifikasi? 20. Mengapa teks laporan hasil observasi harus disajikan dengan menggunakan bahasa yang jelas, mudah dipahami, dan tidak boleh berbelit-belit?


24 A. Pengertian Teks Anekdot Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks anekdot diartikan sebagai sebuah teks singkat yang berisi cerita lucu dan menggelikan. Biasanya cerita tersebut membawakan mengenai kejadian yang sedang ramai dan orang penting berdasarkan kejadian nyata atau fakta. Teks anekdot kadang digunakan sebagai bentuk sindiran atau kritikan dengan sajian lelucon atau humor. Sindiran tersebut bisa berkatan dengan hukum, ekonomi, politik, atau kebiasaan orang sehari-sehari. Sebelum lebih jauh, ada baiknya kalau kita bahas dulu pengertian teks anekdot. Jadi, anekdot merupakan sebuah cerita singkat yang lucu dan menghibur yang mungkin merupakan gambaran kejadian nyata atau sebenarnya. Anekdot bertujuan untuk menyindir atau mengkritik tokoh terkenal atau tokoh penting dan fenomena sosial tertentu. Biasanya, tema yang diangkat bersifat umum, atau biasa terjadi di sekitar kita. Karena sindiran atau kritik tersebut disajikan dengan humor atau kisah lucu, anekdot dianggap sebagai medium sindiran atau kritik yang tidak kasar atau menyakiti. Kenapa anekdot disebut sebagai gambaran kejadian nyata atau sebenarnya? Lambat laun, materi anekdot diterapkan ke dalam berbagai jenis humor di seluruh dunia. Hingga pada akhirnya, istilah anekdot pun mulai digunakan untuk mengacu kepada cerita humor pendek apa pun tanpa perlu berdasarkan kejadian nyata atau sebenarnya ataupun mengacu kepada biografi seseorang. Kejadian nyata dalam anekdot, dijadikan landasan untuk menyajikan cerita singkat yang lucu dan menghibur dengan ditambahi unsur-unsur rekaan. Seiring waktu, tokoh, latar belakang tempat, dan latar belakang waktu sebuah anekdot


25 bisa sepenuhnya hasil rekaan yang digunakan untuk menekankan kritik atau mengungkapkan kebenaran yang lebih umum dari cerita singkat tersebut. Jadi, kita bisa menyimpulkan kalau batasan anekdot adalah semua cerita singkat atau pendek yang mengungkapkan sindiran atau kritik terhadap tokoh terkenal atau penting dan fenomena sosial tertentu dengan menggunakan humor. Isi pokok dari anekdot itu sendiri adalah sindiran atau kritik yang diungkapkan dalam cerita singkat atau pendek tersebut. Sementara fungsi dari anekdot adalah sebagai hiburan atau intermezo yang menyindir atau mengkritik tokoh terkenal atau penting dengan fenomena sosial tertentu yang berkaitan dengan tokoh tersebut. B. Pengertian Teks Anekdot Menurut Para Ahli Berikut adalah pengertian anekdot menurut para ahli yang dapat membantu kamu lebih memahami materi teks anekdot: • Cuddon JA mendefinisikan anekdot sebagai sebuah cerita singkat atau lucu atau menarik yang mungkin menggambarkan kejadian atau peristiwa orang sebenarnya. • Dananjaja mendefinisikan anekdot sebagai kisah fiktif lucu mengenai pribadi seorang tokoh atau beberapa tokoh yang benar-benar ada. • Gerot dan Wignell menyebutkan bahwa teks anekdot pada umumnya terdiri dari lima bagian atau struktur. Lima bagian tersebut adalah abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. • Graham menyebutkan bahwa kata anekdot digunakan untuk memaknai kata “joke” dalam bahasa Inggris, yang memiliki makna suatu narasi atau percakapan yang lucu atau “humoris”. • Husen mendefinisikan anekdot sebagai istilah untuk menamai humor atau lelucon dalam pengertian umum.


26 • Mutiah mendefinisikan anekdot sebagai teks yang berisi mengenai pengalaman seseorang yang tidak biasa. Pengalaman tersebut disampaikan kepada orang lain dengan tujuan menghibur pembaca atau pendengar. • Prasetyo mendefinisikan anekdot sebagai cerita rekaan yang tidak harus didasarkan pada kenyataan yang terjadi di masyarakat, yang menjadi pelaku atau partisipan di dalamnya pun tidak harus orang penting. • Setiawan menyebutkan bahwa teks anekdot merupakan cerita narasi ataupun dialog yang lucu dengan berbagai tujuan, baik hanya sekadar untuk hiburan atau senda gurau, sindiran atau kritik secara tidak langsung. Hal-hal yang aneh dan nyeleneh dapat dijadikan humor, sehingga tidak menutup kemungkinan segala hal yang ada di dunia ini bisa dijadikan bahan lelucon. • Wachdiah menyebutkan bahwa teks anekdot jika dilihat dari tujuannya untuk memaparkan suatu kejadian atau peristiwa yang telah lewat, anekdot mirip dengan teks recount. • Wijana menyebutkan bahwa teks anekdot merupakan teks atau wacana yang bermuatan humor untuk menyindir, bersenda gurau atau mengkritik secara tidak langsung segala macam kepincangan atau ketidakberesan yang tengah terjadi di kalangan masyarakat penciptanya. C. Ciri-Ciri Teks Anekdot Nah, agar pemahaman kamu mengenai materi teks anekdot semakin baik, kamu perlu mengetahui ciri-ciri teks anekdot. Berikut adalah ciri-ciri yang biasa terdapat dalam sebuah teks anekdot: 1. Teks anekdot bersifat lucu dan menghibur. 2. Teks anekdot ditujukan untuk mengkritik atau menyindir. 3. Teks anekdot bisa berdasarkan kejadian nyata atau sebenarnya, tetapi juga bisa sepenuhnya hasil rekaan (imajinasi). 4. Teks anekdot biasanya menceritakan kejadian mengenai orang terkenal atau orang penting, tetapi juga bisa mengenai kejadian sehari-hari di sekitar kita.


27 5. Teks anekdot memiliki pesan berupa kritik atau sindiran. D. Struktur Teks Anekdot Agar kamu semakin menguasai materi teks anekdot, kamu juga perlu tahu struktur teks anekdot. Teks anekdot memiliki struktur sebagai berikut: 1. Abstrak, bagian pendahuluan teks anekdot yang memberikan gambaran umum mengenai cerita singkat tersebut. 2. Orientasi, bagian teks anekdot yang memberikan gambaran mengenai latar belakang alasan cerita singkat tersebut terjadi, yang menjadi penyebab utama terjadinya krisis. Pada bagian ini, cerita mengarah pada krisis, konflik, atau peristiwa utama yang terjadi pada tokoh-tokoh di dalam cerita. 3. Krisis, bagian teks anekdot yang mengungkapkan pokok masalah atau inti masalah dalam cerita singkat tersebut. Pada bagian dalam teks anekdot inilah yang mengandung humor atau kekonyolan yang mengundang tawa pembaca atau pendengar cerita singkat tersebut. 4. Reaksi, bagian teks anekdot yang mengungkapkan penyelesaian masalah dalam cerita teks anekdot. Reaksi ini dapat berupa sikap menertawakan atau mencela. 5. Koda, bagian penutup teks anekdot, yang dapat dapat berbentuk komentar, persetujuan, ataupun penjelasan dari cerita tersebut. Keberadaan koda dalam teks anekdot merupakan opsional, jadi bisa ada ataupun tidak ada. E. Kaidah Bahasa Teks Anekdot Dalam materi anekdot, kamu perlu memahami juga kaidah bahasa teks anekdot. Kaidah bahasa dalam teks anekdot meliputi: 1. Teks anekdot mengandung kata atau frasa yang menyatakan peristiwa masa lalu, misalnya “kemarin”, “beberapa saat yang lalu”, “tahun lalu”, “dua tahun yang lalu”, dan lain sebagainya.


28 2. Teks anekdot mengandung kalimat retoris, misalnya “Bagaimana bisa aku mengabaikan kamu?”. “Apakah kamu tidak memiliki hati nurani?”, atau “Mana mungkin aku melakukan itu?”. 3. Teks anekdot menggunakan konjungsi yang menyatakan hubungan waktu, misalnya ”setelah”, “sementara”, “sesudah”, “sejak”, “tatkala”, “apabila”, “bila”, “hingga”, dan lain sebagainya. 4. Teks anekdot mengandung kata kerja aksi, misalnya “memakan”, “mengambil”, “menaiki”, “mencemari”, “membaca”, dan lain sebagainya. 5. Teks anekdot mengandung kalimat perintah, misalnya “Tolong ambilkan berkas itu!”, “Tolong tutup pintunya!”, “Cepat kemari!”, dan lain sebagainya. 6. Teks anekdot mengandung kalimat seru, misalnya “Cantiknya gadis itu!”, “Bejat sekali koruptor itu!”, “Wah banyak sekali uangmu!”, dan lain sebagainya. F. Cara Penyajian Teks Anekdot Teks anekdot dapat disajikan dalam dua bentuk, yaitu narasi dan dialog. Berikut adalah contoh teks anekdot berbentuk narasi: Pada suatu malam, seorang anggota DPR sedang makan di sebuah rumah makan Padang. Tanpa sengaja, seorang pelayan yang sedang membawa piring lauk tersandung kaki meja di belakang meja anggota DPR tersebut sehingga kuah tunjang yang dibawanya tumpah ke baju anggota DPR tersebut. Sambil melotot, anggota DPR itu memaki pelayan tersebut, “Heh! Kamu enggak punya otak?! Lihat kemeja saya jadi kotor begini!” Sambil menundukkan kepalanya, pelayan tersebut menjawab, “Maaf, Pak. Kebetulan otaknya sudah habis dari tadi sore.” Contoh teks anekdot berbentuk dialog berdasarkan bentuk narasi tadi adalah sebagai berikut: Pada suatu malam, seorang anggota DPR sedang makan di sebuah rumah makan Padang. Tanpa sengaja, seorang pelayan yang sedang membawa piring lauk tersandung kaki meja di belakang meja anggota DPR tersebut sehingga kuah tunjang yang dibawanya tumpah ke baju anggota DPR tersebut. Anggota DPR: “Heh! Kamu enggak punya otak?! Lihat kemeja saya jadi kotor begini!” Pelayan: “Maaf, Pak. Kebetulan otaknya sudah habis dari tadi sore.”


29 Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C,D dan E! 1. Perhatikan struktur anekdot : 1. Koda 2. Krisis 3. Abstraksi 4. Reaksi 5. Orientasi Urutan struktur teks anekdot yang tepat adalah …. A. 3-5-4-2-1 B. 3-2-4-5-1 C. 3-5-2-4-1 D. 3-4-2-5-1 E. 3-4-5-2-1 2. Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah…. A. Struktur teks orientasi-krisis-reaksi B. Memiliki pesan moral C. Memiliki unsur lucu D. Berbentuk cerita E. Menggelitik 3. Berikut ini yang termasuk unsur kebahasaan kecuali ... A. Konjungsi menyatakan yang menyatakan hubungan waktu B. Kalimat retoris C. Kalimat tanya D. Kata kerja aksi E. Kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu 4. Bacalah teks anekdot tersebut! Kisah Pemulung Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak


30 ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut. Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?” Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.” Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahanini, tidak?” Pemulung : “Emang tulisannya apa, Pak?” Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?” Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!” Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung. Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah... A. Masih banyak orang miskin di sekitar kita! B. Pemulung dilarang masuk! C. Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan. D. Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak. E. Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita. 5. Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ... A. kemudian B. dan C. yang D. dengan E. di Perhatikan teks di bawah ini ! (1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai


31 Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce. 6. Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat …. A. (1) B. (4) C. (2) D. (5) E. (3) 7. Bagian krisis pada teks anekdot tersebut adalah … A. Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menjaminkan mobilnya. B. Seorang pemilik Roll Royce meminta bank menahan mobilnya sampai utangnya lunas. C. Seorang pemilik Roll Royce membayar utang dan mengambil mobilnya. D. Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menitipkan mobilnya dengan cara menjaminkan mobil tersebut. E. Seorang pemilik Roll Royce memberikan jawaban yang membuat si petugas bank melongo dan tertawa. Perhatikan teks di bawah ini ! Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP, Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad. “Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau. Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, darimana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan „Pengalaman adalah guru yang terbaik‟ begitu, Pak!” Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.


32 8. Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian … A. Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana. B. Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen. C. Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara. D. Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad. E. Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen. 9. Arti istilah „Kasih Uang Habis Perkara‟ dalam teks tersebut adalah …. A. Setiap perkara dikenai biaya B. Setiap perkara dapat ditindaklanjuti dengan uang C. Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang D. Setiap perkara tidak dapat diuangkan E. Setiap perkara tidak dapat diselesaikan 10. Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah... A. Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana. B. Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana. C. Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik. D. Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap. E. Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP. 11. Yang bukan termasuk partisipan dalam teks anekdot di atas adalah ... A. Dosen B. Mahasiswa C. Ali D. Saudara Ahmad E. Ahmad 12. Teks anekdot berjudul KUHP terdapat kritikan dalam kalimat ... A. Apa kepanjangan KUHP, Pak? B. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …! C. Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan D. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggelenggelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad E. Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas


33 Bacalah teks anekdot berikut dengan saksama! Holmes dan Watson sedang mengikuti perkemahan musim semi . Di tengah malam, Holmes terbangun dan membangunkan Watson. “Watson,” katanya,”Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat.” “Saya melihat jutaan bintang, Holmes,” kata Watson. “Dan apa kesimpulannya, Watson?” Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya, “ Berdasarkan astronomi, ada jutaan galaksi dan mungkin milyaran planet. Menurut astrologi, saya mengamati bahwa Saturnus berada di dalam Leo. Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi, menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?” “Watson, tenda kita dicuri orang!” 13. Isi teks anekdot tersebut adalah … A. Holmes dan Watson sedang berkemah. B. Holmes membangunkan Watson dan menanyakan sesuatu kepadanya. C. Watson menjawab pertanyaan Holmas dengan rinci. D. Watson menguasai beberapa ilmu. E. Watson tidak menyadari tenda mereka dicuri. 14. Dari teks anekdot diatas yang menunjukkan seru adalah ... A. Dan apa kesimpulannya, Watson? B. Saya melihat jutaan bintang, Holmes C. Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat D. Watson, tenda kita dicuri orang! E. Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya Bacalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama! (1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang. (2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.” (3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.”


34 (4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero, menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus seorang politikus. 15. Susunan potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat adalah …. A. (4)-(1)-(2)-(3) B. (4)-(2)-(1)-(3) C. (4)-(3)-(1)-(2) D. (4)-(3)-(2)-(1) E. (4)-(2)-(3)-(1) Bacalah teks anekdot berikut ini Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa. 16. Pada anekdot tersebut, kalimat yang menunjukkan koda adalah … A. Tiba-tiba seorang anak berkomentar. B. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa. C. Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya D. Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya E. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi Bacalah teks berikut! Cuma Takut Tiga Roda 1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara. 2) Pembicaraan bertopik isu terhangat.


35 3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta. 4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut. 5) (5)“Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya 6) seorang menterinya. 7) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini. 8) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.” 17. Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor A. 1 dan 2 B. 5 dan 6 C. 2 dan 3 D. 7 E. 4 Bacalah kutipan teks anekdot tersebut! Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari kemana-mana tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya taduk sejengkal manusia.” Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman keseluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih. 18. Abstraksi yang tepat untuk kutipan teks anekdot di atas adalah… A. Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang. B. Tuan Abdul membuat sayembara perihal pencarian kambing. C. Akhirnya kambing itu ditemukan. D. Tuan malik tidak mencari kambing yang punya tanduk sejangkal manusia. E. Kemudian Tuan malik dan tuan Abdul bersepakat membuat sayembara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia. 19. Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk... A. Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata B. Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila


36 C. Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis D. Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut E. Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan 20. Yang termasuk kedalam sifat-sifat anekdot secara umum adalah.... A. Aneh B. Nyata C. Membosankan D. Nyaman E. Khayalan 21. Perhatikan teks berikut ! Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ? Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.” Manager : “Bagus. Siapa dia?” Staff HRD : “Istri saya, pak” Teks tersebut merupakan teks... A. Anekdot B. Narasi C. Eksposisi D. Dialog E. Humor Perhatikan teks di bawah ! Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah. Enggar : “Roti apa aja yang ada bang ?” Tukang Roti : “Macam-macam, dek.” Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?” Tukang Roti : “Yang ini coklat.”


37 Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?” Tukang Roti : “Ini rasa strawberry dek.” Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?” Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.” Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buahbuahan terus? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli bang.” Tukang Roti : *Hening* Seketika itu tukang roti mendadak pingsan. 22. Kalimat menyatakan peristiwa masa lalu yang ada dalam teks anekdot di atas adalah ... A. Kemarin B. Besok C. Suatu hari D. Kemarin E. Minggu lalu 23. Teks di atas termasuk dalam teks... A. Humor B. Cerita C. Anekdot D. Deskripsi E. Eksposisi 24. Isi dari teks di atas adalah... A. Menanyakan tentang roti coklat saja B. Si Enggar membeli roti coklat, strawberry, dan nanas. C. Enggar hanya menanyakan rasa roti, tidak jadi membeli roti. D. Bercerita di depan rumah dengan tukang roti E. Tukang roti membawa buah. Perhatikan teks di bawah ini ! Tiga orang tengah terdiam menikmati kehangatan sauna, yaitu orang dari Amerika, Jepang dan Indonesia. Keheningan di dalam ruangan sauna dipecahkan oleh bunyi bip..bip..bip… Orang Amerika membuka telapak tangan kirinya, dan


38 membaca tulisan yang tertulis ditelapak tangannya itu,. Dua rekannya itu dengan kagum melihat tulisan yang muncul ditelapak tangan orang Amerika tersebut. “Oh, telapak tangan saya telah ditanamkan chips, sya dapat langsung menerima pesan SMS tanpa alat, SMSnya langsung tampil ditelapak tangan saya…”ujar si Amerika ketika melihat kedua rekannya bengong. Sesaat kemudian, terdengar dering telepon, orang Jepang mengangkat tangan kanannya, jempol di dekatnya ke telinga sedangkan jari kelingking ke bibirnya, “Oh maaf, saya terima telepon dulu, tangan saya sudah berisi chips, saya dapat menerima dan berbicara melalui dua jari saya tanpa menggunakan HP” kata si Jepang. Melihat semua itu, orang Indonesia mulai gugup. Apa yang bisa saya tunjukkan untuk mengalahkan orang-orang ini ? pikirnya. Karena stress, keinginannya untuk buang air besar tidak tertahankan lagi. Usai buang air, dia kembali lagi ke ruang sauna, tetapi karena tidak biasa membasuh bokongnya dengan kertas toilet, seuntai kertas toilet masih berjuntai di belahan bokongnya. Dengan keheranan orang Jepang dan orang Amerika menunjuk ke untaian kertas „sisa‟ tersebut dan berkataa “kertas apa itu yang terganutng dibokong anda…?”. “oh maaf, saya baru terima Fax..” jawab orang Indonesia tersebut 25. Teks di atas merupakan teks… A. Anekdot B. Humor C. Eksposisi D. Singkat E. Narasi 26. Tujuan teks tersebut untuk… A. Menyindir B. Observasi C. Menangis D. Mencari Ide E. Menghibur 27. Contoh anekdot dalam kehidupan kita sehari-hari dan merupakan perwujudan dari seni adalah... A. Keramik


39 B. Lukis pasir C. Karikatur D. Lukisan Abstrak E. Puisi cinta 28. Cerita yang lucu dan mengesankan serta singkat dan menarik, biasanya mengenai orang penting berdasarkan kejadian sebenarnya, merupakan pengertian dari.... A. Teks Eksposisi B. Teks Anekdot C. Teks Laporan Hasil Observasi D. Teks Negosiasi E. Teks Prosedur Kompleks 29. Yang merupakan unsur-unsur teks anekdot, kecuali.... A. Judul B. Partisipan C. Humor D. Kritik E. Pujian 30. Struktur teks anekdot yang tepat, yaitu.... A. Abstraksi – Koda – Orientasi – Krisis – Reaksi B. Orientasi – Abstraksi – Reaksi – Krisis – Koda C. Abstraksi – Orientasi – Krisis – Reaksi – Koda D. Koda – Reaksi – Krisis – Orientasi – Abstraksi E. Reaksi – Abstraksi – Krisis – Orientasi – Koda 31. Bagian terjadinya masalah atau hal unik dalam struktur teks anekdot disebut.... A. Krisis B. Abstraksi C. Koda D. Reaksi E. Orientasi 32. Bagian akhir dari cerita dalam struktur teks anekdot disebut.... A. Abstraksi


40 B. Orientasi C. Krisis D. Reaksi E. Koda 33. Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Kutipan kalimat diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu.... A. Koda B. Krisis C. Reaksi D. Abstraksi E. Orientasi 34. Saat sesi tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak ...!” Kutipan paragraf diatas merupakan salah satu bagian dari struktur teks anekdot, yaitu.... A. Abstraksi B. Krisis C. Koda D. Reaksi E. Orientasi 35. Kelas kembali berlangsung normal. Kutipan kalimat diatas merupakan salah satu bagian struktur teks aneksot, yaitu.... A. Abstraksi B. Orientasi C. Koda D. Krisis E. Reaksi 36. Yang merupakan tujuan penulisan teks anekdot, yaitu....


41 A. Memberi petunjuk B. Memberi argumentasi C. Membuat bingung D. Menghibur E. Menganalisis 37. Sindiran dalam teks anekdot dapat diungkapkan dengan antonim. Pasangan kata dibawah ini yang merupakan antonim, kecuali.... A. Benar – Salah B. Adil – Tidak adil C. Kaya – Miskin D. Rajin – Malas E. Target – Sasaran 38. Anekdot yaitu jenis teks yang berisi .... lucu, konyol, atu menjengkelakan seabgai akibaat dari krisis yang di tanggapi dengan reaksi, adalah..... A. Jawaban-jawaban B. Pertanyaan-pertanyaan C. Peristiwa-peristiwa D. Kalimat-kalimat E. Sanggahan- sanggahan 39. Ciri-ciri anekdot yaitu, kecuali.... A. Bersifat menyindir B. Lucu C. Membuat sebagian orang tersinggung D. Meencengkelkan E. Membosangkan 40. ..... merupakan suatu riangkasan yang lengkap dan menjelaskan keseluruhan isi artikel ilmiah dan di tempatkan pada bagian awal artikel ilmiah. Adalah pengertian dari.... A. Koda B. Krisis C. Abstraksi D. Orientasi E. Reaksi


42 41. Persyaratan yang harus dimiliki oleh seseorang untuk bernegosiasi, adalah.... A. Banyak kawan B. Ditakuti oleh pihakk lawan C. Banyak berbicara yang tidak jelas D. Mempunyai kemampuan berkomunikasi E. Acuh- tak acuh Teks bacaan untuk no 42-45 KUHP Dalam Anekdot Seoraang dosen fakultas hokum suatu universitas sedang membrikan kuliah hokum pidana. Uasanaa kelas biasa-biasa saja. Saat sesi Tanya-jawab tiba, ali bertanya kepada pak dosen.”apa kepanjangan KUHP pak?” pak dosen tiba menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada ahmad. “saudara ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara ali taadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas ahmad mejawab, “Kasih Uang Habis Perkara, pak...!” Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanyaa menggeleng – gelengkan kepala seraya menmbahkan pertanyaan kepada ahmad. “ saudara ahmad, dari mana saudara tahu jawaban itu?”dasar ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, “peribahasa inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, pak....?”. Semua mahasiswa dikelas itu tercengang. Mereka berpandang pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. Gelak tawa mereda. Kembali berlangsung normal. 42. Pada teks bacaan diatas tentukanlah pada paragraph berapakah yang termasuk struktur teks abstraksi, adalah... A. Paragraf 1 B. Paragrap 2 C. Paragrap 3 D. Paragraph 4 E. Paraagraf 2 dan 4 43. Pada kalimat, “mahasiswa tercenggang dan tertawa, sedangkan dosen menggeleng-gelengkan kepala (paragraf 3)”, adalah termasuk kalimat struktur teks....


43 A. Orientasi B. Abstraksi C. Koda D. Krisis E. Reaksi 44. Pada kalimat dibawah ini pilihllah mana yang termasuk kalimat struktur teks orientasi adalah.... A. Seorang dosen memberikan kulih hokum pidana (paragraf 1) B. Suasana kelas biasa-bisa saja (paragraf 1) C. Dengan tegas ahmad menjawab, “ Kasih Uang Habis Perkara, pak...! (paragraf 2) D. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. (paragraf 3) E. Kelas kembali berlangsung normal ( paragraf 4) 45. Siapakah partisipan yang digambarkan dalam anekdot tersebut, adalah A. Pak dosen B. Ali C. Ahmad D. Ali dan ahmad E. Pak dosen dan ali 46. Berikut termasuk cara memperoleh bahan-bahan referensi untuk teks anekdot, kecuali…. A. Koran B. Internet C. Lawakan D. Imajinasi E. Buku 47. Kalimat berikut yang termasuk unsur lucu/konyol/jengkel dari teks anekdot adalah…. A. Katakanlah hal kebenaran. B. Perhatikan kehidupan orang miskin. C. Kesenangan sesaat akan menghancurkan masa depan. D. Ibu yang memuji tindakan anaknya yang salah. E. Iya bu, silahkan masuk dan duduk dulu


44 48. Perhatikan penggalan teks anekdot berikut! Pada malam jumat, paling banyak ditemukan politisi melakukan blusukan, termasuk Darman (maaf bukan nama yang sebenarnya dan bukan sebenarnya nama). Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah kebetulan disana banyak wartawan meliput sehingga dia makin semangat menyerahkan bingkisan. Dalam teks tersebut yang termasuk peristiwa penting adalah…. A. Pada malam jumat, sejumlah politisi melakukan ”blusukan” ke daerahdaerah banjir. B. Darman (maaf bukan nama yang sebenarnya dan bukan sebenarnya nama). C. Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah. D. Kebetulan disana banyak wartawan meliput. E. banyak wartawan meliput 49. Perhatikan teks anekdot berikut! Seorang tua tengah menggembalakan keledainya dipadang rumput, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan beberapa tentara musuh. “Cepat larinya,” teriak si Tua itu si keledai, “Jangan sampai mereka menangkap kita.” Tetapi si keledai tetap kalem berjalan. “Katakan,” ujar si keledai, “Jika jatuh ke tangan musuh apa aku harus membawa beban dobel?” “Kukira tidak,” jawab si Tua. “Lalu apa peduliku dengan siapa yang akan ku layani? Toh bebanku sama saja.” Si Tua pun berlari meninggalkan keledai. Konjungsi yang digunakan pada teks tersebut adalah…. A. Tetapi dan sedangkan B. Sedangkan dan tiba-tiba C. Tetapi dan namun D. Tiba-tiba dan meskipun E. Lalu apa peduliku 50. Perhatikan teks anekdot berikut! Setiap hari orang tua Iwan selalu bekerja. Mereka jarang pulang kerumah karena harus mengisi acara seminar maupun diklat. Sudah satu bulan lamanya mereka


45 tidak bertemu anaknya. Rasa kangen pun mendera. Sang bapak ingin menguji anaknya, apakah dia mencintai dan merindukannya. Bapak : Wan, apakah kamu sayang terhadap orang tuamu? Iwan : Sangat sayang. Aku selalu merindukan ayah dan ibu ketika aku sendiri di rumah (jawab Iwan bohong). Bapaknya lega mendengar perkataan Iwan. Beliau percaya kalau anaknya sangat menyayangi orang tua. Ayahnya kemudian berdoa, “Ya, Tuhan terima kasih Kau telah titipkan kepada hamba seorang anak yang baik. Berikan dia hukuman jika salah.” Seketika itu, Iwan jatuh pingsan. Bapaknya segera melarikannya kerumah sakit. Iwan langsung mendapatkan pertolongan tim medis dan masuk ruang ICU. Ayahnya hanya menangis. Partisipan yang terlibat dalam teks anekdot itu adalah…. A. Bapak B. Iwan C. Bapak, Iwan, dan tim medis D. Bapak dan Iwan E. Ayah dan Tuhan 51. Berikut ini termasuk langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam membuat teks anekdot, kecuali…. A. Melakukan pengamatan atau perenungan untuk menemukan ide cerita yang minimal mengandung krisis dan reaksi unik yang lucu. B. Ide cerita yang paling sederhana adalah dalam bentuk tanya-jawab yang jawabannya aneh dan bisa membuat pembaca tertawa. C. Mengembangkan ide cerita menjadi teks anekdot dengan memberi latar, tokoh, dan dialog. D. Mengusahakan rangkaian dialognya membentuk rangkaian event, krisis, dan reaksi. E. Menganalisis kejadian yang sebenarnya. 52. Membandingkan antara dua kriteria dengan kenyataan baik dari segi struktur ini maupun bahasa (kosakata, ejaan, dan struktur kalimat). Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari…. A. Mengidentifikasi B. Menelaah C. Menganalisis


46 D. Mengabstraksi E. Menghafalnya 53. Berikut ini termasuk mengevaluasi struktur isi dalam teks anekdot, kecuali…. A. Mempertanyakan apakah secara keseluruhan bisa dianggap sebagai karangan utuh (lengkap) B. Mempertanyakan apakah isinya bermanfaat sehingga layak dibaca atau dimengerti orang lain C. Mempertanyakan apakah pilihan kosakatanya sesuai D. Mempertanyakan apakah ada paragraph yang menyimpang E. Menganalisis alur pembicaraan yang ada dalam struktur teks anekdot. 54. Cara mengevaluasi teks anekdot biasanya dilihat dari aspek…. A. Isinya B. Struktur teksnya C. Unsur kebahasannya D. Makna tersirat E. Pelaku dan Pendengarnya 55. Berikut ini termasuk pertanyaan-pertanyaan yang diajukan saat mengevaluasi teks anekdot, kecuali…. A. Apa yang dilakukan? B. Siapa partisipan/tokoh dalam teks tersebut? C. Siapa yang kita sindir? D. Sudah runtutkah rangkaian peristiwanya? E. Siapa perannya? 56. Teks anekdot yang baik adalah teks yang memiliki…. A. Unsur kebahasaan B. Struktur teks C. Struktur da nisi teks D. Unsur lucu/jengkel/konyol E. Kata kata yang bijak dan bermakna 57. Berikut ini termasuk struktur teks anekdot, kecuali…. A. Abstraksi B. Orientasi


47 C. Puncak pertikaian D. Koda E. Reaksi 58. Bacalah penggalan teks anekdot berikut! Pada suatu hari, Onyod si Tukang Becak berniat membeli makan siangnya selepas mengayuh becaknya selama setengah hari. Tibalah ia disebuah rumah makan sederhana milik Odah. Kalimat ke dua pada penggalan anekdot di atas tergolong ke dalam bagian… A. abstraksi B. orientasi C. krisis D. reaksi E. koda 59. Bacalah penggalan teks anekdot berikut! (1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4)Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5)Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam. Koda yang terdapat pada paragraf di atas adalah... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 60. Bacalah penggalan teks anekdot berikut! Suatu ketika si Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Abstraksi yang tepat untuk teks di atas adalah... A. Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. B. “Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran?” “Tidak tahu.


48 C. Diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. D. Pada suatu hari Zuki sedang berlibur. E. Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam. 61. Bacalah penggalan teks anekdot berikut! (1) Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. (2) “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” (3) Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. (4)“Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. (5) Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!” Krisis yang terdapat pada teks di atas adalah... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5 62. Bacalah teks berikut! Cuma Takut Tiga Roda (1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara. (2) Pembicaraan bertopik isu terhangat. (3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta. (4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut. (5) “Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya seorang menterinya. (6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini. (7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.” Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor… A. 1 dan 2 B. 2 dan 3 C. 4 D. 5 dan 6 E. 7


49 63. Bacalah teks berikut! Obrolan Presiden (1) Seperti biasa, setiap presiden selalu ingin memamerkan apa yang menjadi kebanggaan negerinya. (2) Tidak lama presiden Amerika, Cliton, mengeluarkan tangannya dan sesaat kemudian dia berkata, “Wah kita sedang berada di atas New York!” (3) Presiden Indonesia (Gus Dur), “Lho, kok, bisa tau, sih?” (4) “Itu… Patung Liberty kepegang!” jawab Clinton dengan bangganya. (5) Enggak mau kalah, Presiden Prancis, Jacques Chirac, ikut menjulurkan tangannya keluar. Orientasi yang terdapat pada teks tersebut ditunjukan dengan nomor… A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5) 64. Bacalah teks anekdot berikut! KUHP DALAM ANEKDOT Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja. Saat sesi tanya-jawab tiba, Ali bertanya kepada pak dosen. “Apa kepanjangan KUHP, Pak?” Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. “Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan Saudara Ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!” Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggelenggelengkan kepala seraya menambahkan pertanyaan kepada Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?” Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak …!” Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. Gelak tawa mereda. Kelas kembali berlangsung normal. Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah... A. Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana. B. Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana. C. Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.


50 D. Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap. E. Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP. 65. Bacalah teks anekdot tersebut! Kisah Pemulung Malik : “Tuan Abdul, saya sudah cari kemana-mana tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya taduk sejengkal manusia.” Abdul : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman keseluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih. Abstraksi yang tepat untuk kutipan teks anekdot di atas adalah… A. Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang. B. Tuan Abdul membuat sayembara perihal pencarian kambing. C. Akhirnya kambing itu ditemukan. D. Tuan malik tidak mencari kambing yang punya tanduk sejangkal manusia. E. Kemudian Tuan malik dan tuan Abdul bersepakat membuat sayembara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia. 66. Bacalah kutipan teks anekdot tersebut! Petugas SPBU : …?? Menyadari kekonyolan pertanyaan itu muka mahasiswa berubah menjadi merah. Mesin SPBU menunjukkan angka 20.000, si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu. Orientasi yang tepat untuk cuplikan teks anekdot di atas adalah… A. Seorang mahasiswa yang membeli bensin ikut mengantre dan ia berada di urutan belakang. B. Muka mahasiswa itu berubah merah. C. Pada suatu hari di sebuah Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum sedang ada antrean panjang. D. Si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu. E. Suatu hari seorang mahasiswa sedang berlatih mengemudi.


Click to View FlipBook Version