The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Buku Ajar Bahasa Indonesia X SMK ini disajikan Materi serta disusun dengan cara yang menarik dan interaktif agar siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan efektif, dilengkapi latihan soal untuk menguji pemahaman siswa serta mengukur perkembangan mereka.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by yunirohaniwati4, 2023-06-08 12:36:39

Modul Mandiri Buku Ajar Bahasa Indonesia

Modul Buku Ajar Bahasa Indonesia X SMK ini disajikan Materi serta disusun dengan cara yang menarik dan interaktif agar siswa dapat belajar dengan lebih menyenangkan dan efektif, dilengkapi latihan soal untuk menguji pemahaman siswa serta mengukur perkembangan mereka.

Keywords: Modul Ajar Kurmer Bahasa Indonesia

51 67. Bacalah penggalan teks anekdot berikut! Rokok Andi berjalan menuju halte, dimana orang-orang ingin menunggu bus. Setelah sampai di halte, dia bertanya kepada seorang buruh pabrik yang sedang menunggu bus kopaja sambil merokok. Lalu Andi memulai percakapan. “Haduh... tebal dan jorok sekali asap bus Mayasari Bakti.” Lalu buruh pabrik itu merespon pernyataan Andi, “Iya nih.. Asap kopaja juga tebal.” Lalu Andi membalas. “Bagaimana tanggapan Anda jika melihat orang yang menyebabkan polusi lebih dari asap bus itu?” Abstraksi yang tepat untuk teks anekdot di atas adalah... A. Suatu hari banyak sekali penumpang menunggu bus di halte. B. Suatu hari, Andi sedang menunggu bus di terminal. C. Ketika itu, Andi sedang menunggu seorang buruh pabrik di stasiun. D. Andi pergi meninggalkan buruk pabrik itu di halte. E. “Haduh tebal sekali asap kopaja itu!” 68. Teks anekdot tidak hanya berisi tentang peristiwa-peristiwa menarik, konyol dan menjengkelkan, tetapi juga berisi tentang…. A. Ungkapan suatu kebenaran yang lebih umum B. Suatu fakta C. Realita kehidupan D. Opini dari para tokoh E. Kata kata inspirasi 69. Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk…. A. Mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya B. Menghibur pembacanya C. Menghilangkan stress D. Refresing dari berbagai aktivitas E. Menasehati audiens 70. Anekdot merupakan sebuah cerita singkat yang lucu dan menghibur yang mungkin merupakan…. A. Kehidupan pribadi B. Kisah manusia dan kehidupannya C. Manusia dan realitanya


52 D. Pengalaman seseorang E. Hubungan percintaan 71. Berikut ini termasuk ciri-ciri teks anekdot, kecuali…. A. Bersifat menghibur B. Mengungkapkan kebenaran yang lebih umum C. Bersifat mengejek seseorang D. Terilhami dari kejadian nyata E. Ditujukan untuk sindiran atau kritikan 72. Abstraksi merupakan bagian awal paragraf yang berfungsi memberikan gambaran tentang isi teks dan biasanya menunjukan…. A. Hal yang unik B. Latar belakang peristiwa itu terjadi C. Hal yang tidak biasa terjadi pada tokoh cerita D. Tokoh cerita menyelesaikan masalah pada bagian krisis E. Pelaku yang terlibat 73. Salah satu unsur kebahasaan yang digunakan dalam teks anekdot adalah pertanyaan retoris, yang artinya…. A. Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban B. Pernyataan singkat C. Pernyataan dari tokoh yang mengalami peristiwa dalam cerita d. Pernyataan umum dari peristiwa D. Pernyataan yang menyimpang dari alur 74. Berikut ini termasuk langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menganalisis teks anekdot, kecuali…. A. Membaca teks anekdot dengan seksama anekdot B. Memahami teks anekdot dengan baik C. Menganalisa struktur teks, yaitu memisahkan bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda D. Menemukan kata kias, konjungsi, kalimat retoris (jika ada) E. Membiasakan berbicara dengan bahasa formal 75. Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal berdasarkan….


53 A. Penelitian dilapangan B. Cerita fiksi C. Hasil observasi D. Kejadian yang sebenarnya E. Kelahiran tokoh 76. Bagian dalam teks anekdot, yang memunculkan hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada si penulis atau orang yang diceritakan adalah…. A. Orientasi B. Krisis C. Koda D. Konkluksi E. Abstraksi 77. Berikut ini termasuk bagian yang ada dalam teks anekdot, kecuali…. A. Orientasi B. Krisis C. Reaksi D. Analisis E. Abstraksi 78. Perhatikan teks berikut! Jeruk nipis mulai populer sebagai salah satu jenis buah tropis yang mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Pasaran buah jeruk nipis telah menembus perdagangan antarnegara, termasuk jeruk nipis tanpa biji. Beberapa petani di berbagai daerah telah beranjak mengebunkan jeruk nipis dalam skala usaha lebih luas dan intensif. Bagi peminat bisnis tani jeruk nipis yang tidak memiliki lahan cukup luas, dapat mempertimbangkan penanaman dalam pot. Makna tersirat dari teks tersebut adalah…. A. Jeruk nipis sangat bermanfaat untuk menghilaangkan bau amis. B. Pasaran buah jeruk nipis tidak hanya di perdagangan dalam negeri tetapi sudah merambah hingga perdagangan luar negeri. C. Jeruk nipis adalah buah yang berwarna hijau berbentuk bulat kecil seperti bola, tetapi memiliki khasiat yang tidak kecil seperti bentuknya. D. Jeruk nipis biasanya digunakan untuk campuran minuman dan berkhasiat menyembuhkan penyakit


54 E. Dapat mempertimbangkan penanaman dalam pot. 79. Perhatikan kalimat berikut! Di sebuah desa, hiduplah seorang janda dengan anaknya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur. Kalimat tersebut termasuk struktur teks anekdot bagian…. A. Abstraksi B. Orientasi C. Krisis D. Reaksi E. Koda 80. Teks anekdot tidak hanya berisi tentang peristiwa-peristiwa menarik, konyol dan menjengkelkan, tetapi juga berisi tentang…. A. Ungkapan suatu kebenaran yang lebih umum B. Suatu fakta C. Realita kehidupan D. Opini dari para tokoh E. Sosok yang diperankan 81. Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk…. A. Mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya B. Menghibur pembacanya C. Menghilangkan stress D. Refresing dari berbagai aktivitas E. Menjelekkan orang yang menjadi objek pembicaraan 82. Anekdot merupakan sebuah cerita singkat yang lucu dan menghibur yang mungkin merupakan…. A. Kehidupan pribadi B. Kisah manusia dan kehidupannya C. Manusia dan realitanya D. Pengalaman seseorang E. Kisah masa lalu


55 83. Berikut ini termasuk ciri-ciri teks anekdot, kecuali…. A. Bersifat menghibur B. Mengungkapkan kebenaran yang lebih umum C. Bersifat mengejek seseorang D. Terilhami dari kejadian nyata E. Teks anekdot memiliki pesan berupa kritik atau sindiran. 84. Abstraksi merupakan bagian awal paragraf yang berfungsi memberikan gambaran tentang isi teks dan biasanya menunjukan…. A. Hal yang unik B. Latar belakang peristiwa itu terjadi C. Hal yang tidak biasa terjadi pada tokoh cerita D. Tokoh cerita menyelesaikan masalah pada bagian krisis E. Kejadian klimaks dalam teks 85. Salah satu unsur kebahasaan yang digunakan dalam teks anekdot adalah pertanyaan retoris, yang artinya…. A. Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban B. Pernyataan singkat C. Pernyataan dari tokoh yang mengalami peristiwa dalam cerita D. Pernyataan umum dari peristiwa E. Pernyataan sikap pemeran 86. Berikut ini termasuk langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menganalisis teks anekdot, kecuali…. A. Membaca teks anekdot dengan seksama anekdot B. Memahami teks anekdot dengan baik C. Menganalisa struktur teks, yaitu memisahkan bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda D. Menemukan kata kias, konjungsi, kalimat retoris (jika ada) E. Teks anekdot mengandung kata kerja aksi 87. Anekdot adalah cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal berdasarkan…. A. Penelitian dilapangan B. Cerita fiksi C. Hasil observasi


56 D. Kejadian yang sebenarnya E. Kelahiran tokoh 88. Bagian dalam teks anekdot, yang memunculkan hal atau masalah yang unik atau tidak biasa yang terjadi pada si penulis atau orang yang diceritakan adalah…. A. Orientasi B. Krisis C. Koda D. Konkluksi E. Anstraksi 89. Berikut ini termasuk bagian yang ada dalam teks anekdot, kecuali…. A. Orientasi B. Krisis C. Reaksi D. Analisis E. Koda 90. Bacalah penggalan teks anekdot berikut! Rokok Andi berjalan menuju halte, dimana orang-orang ingin menunggu bus. Setelah sampai di halte, dia bertanya kepada seorang buruh pabrik yang sedang menunggu bus kopaja sambil merokok. Lalu Andi memulai percakapan. “Haduh... tebal dan jorok sekali asap bus Mayasari Bakti.” Lalu buruh pabrik itu merespon pernyataan Andi, “Iya nih.. Asap kopaja juga tebal.” Lalu Andi membalas. Dalam teks anekdot tersebut, tujuan utama penulis adalah... A. Menghibur pembaca dengan cerita lucu B. Menggambarkan suatu pengalaman pribadi Andi yang menyindir seorang buruh pabrik C. Memberikan pelajaran moral kepada pembaca D. Menceritakan kejadian sehari-hari di halte bus


57 1. Apa yang dimaksud dengan anekdot? 2. Sebutkan tujuan dibuatnya teks anekdot! 3. Bagaimana cara mengevaluasi struktur isi dalam teks anekdot? 4. Apa yang dimaksud dengan makna tersirat? 5. Bagaimana kriteria teks anekdot yang baik? 6. Sebutkan langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam menganalisis teks anekdot! 7. Apa yang dimaksud mengonstruksi teks anekdot! 8. Sebutkan berbagai langkah yang harus diperhatikan dalam menciptakan teks anekdot! 9. Sebutkan pengertian Anekdot berdasarkan apa yang termuat dalam KBBI! 10. Pada bagian manakah penulis menceritakan masalah unik sang tokoh dalam teks anekdot? 11. Jelaskan secara rinci ciri ciri kebahasaan Teks Anekdot! 12. Pada bidang apa sajakah teks anekdot digunakan? 13. Secara umum sindiran juga kritik pada teks anekdot berhubungan dengan 4 hal. Sebutkan dan jelaskan! 14. Disebut apakah tahap akhir atau bagian penutup pada teks anekdot? 15. Jelaskan perbedaan teks anekdot dengan teks yang mengandung unsur humor! 16. Tulislah teks anekdot yang berkaitan dengan bidang kesehatan!


58 A. Pengertian Hikayat Hikayat adalah karya sastra lama berbentuk prosa dari Melayu yang berisi cerita, undang-undang, dan silsilah yang bersifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan dari sifat-sifat tersebut. Hikayat berguna sebagai pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekadar untuk meramaikan pesta. Contoh hikayat antara lain, yaitu “Hang Tuah”, “Perang Palembang”, dan “Seribu Satu Malam”. Karena hikayat berasal dari Melayu, hikayat banyak ditulis dalam Bahasa Melayu. Kemudian, hikayat banyak mengalami proses adaptasi dan terjemahan ke dalam Bahasa Indonesia dengan tujuan agar pembaca dapat lebih memahami isi dari hikayat tersebut. Seperti yang sudah disebutkan, hikayat dapat berfungsi sebagai cerita penghibur atau pada masa itu disebut sebagai pelipur lara. Contohnya, seperti hikayat “Hang Tuah” yang bercerita mengenai perjalanan seorang prajurit. Di dalamnya terdapat cerita yang membuat pembacanya akan merasa hanyut.


59 Selain itu, ada pula hikayat yang sengaja ditulis untuk mendokumentasikan sesuatu, seperti silsilah kerajaan. Lalu, ada juga hikayat yang ditulis dengan jalan cerita yang dibuat-buat sesuai perintah dari raja. Tujuannya untuk membuat para musuh merasa takut karena seolah-olah kerajaannyalah yang paling perkasa. Hal ini juga dilakukan untuk menjaga kerajaannya dari serangan musuh. B. Nilai-Nilai dalam Hikayat Hikayat mengandung berbagai macam nilai yang bermanfaat bagi kehidupan. Nilai-nilai yang terkandung dalam hikayat, yaitu nilai moral, nilai agama, nilai sosial, dan nilai budaya. Skema nilai-nilai dalam hikayat C. Nilai Moral Nilai moral merupakan nilai yang berkaitan dengan akhlak atau sikap baik dan buruk manusia. Hikayat banyak mengandung nilai moral yang dapat dijadikan cerminan untuk bersikap dalam kehidupan sehari-hari. 1) Nilai Agama Nilai agama merupakan nilai yang berkaitan dengan kepercayaan tokoh akan keberadaan Tuhan. Hikayat banyak mengajarkan nilai-nilai keagamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan untuk mempertebal iman.


60 2) Nilai Sosial Nilai sosial merupakan nilai yang berkaitan dengan relasi antarmanusia. Melalui hikayat, kita bisa banyak belajar mengenai nilai-nilai sosial yang dapat melatih kita menjadi manusia yang dapat bersosial dengan sesama manusia lainnya dengan baik. 3) Nilai Budaya Nilai budaya merupakan nilai yang berkaitan dengan adat istiadat atau kebiasaan di suatu wilayah tertentu. Karena hikayat berasal dari Melayu, kita bisa banyak belajar mengenai kebudayaan Melayu dengan membaca hikayat. D. Karakteristik Hikayat Kita bisa mengenali apakah suatu karya sastra merupakan hikayat atau bukan berdasarkan karakteristiknya, Berikut adalah beberapa karakteristik umum dari hikayat: 1. Epik dan Panjang: Hikayat umumnya memiliki lingkup cerita yang panjang dan epik. Cerita dalam hikayat bisa melibatkan berbagai peristiwa, tokoh, dan lokasi yang luas. 2. Mitologi dan Fantasi: Hikayat seringkali mengandung unsur-unsur mitologi dan fantasi. Cerita-cerita dalam hikayat seringkali melibatkan makhluk gaib, dewa-dewi, peri, dan kekuatan magis. 3. Campuran Elemen Budaya: Hikayat sering kali mencampurkan elemen budaya yang berbeda, seperti adat istiadat, kepercayaan, dan tradisi masyarakat tempat cerita itu berasal. 4. Cerita Berlatar Sejarah: Banyak hikayat yang memiliki latar belakang sejarah yang kuat. Cerita-cerita dalam hikayat seringkali terkait dengan peristiwa atau tokoh-tokoh sejarah yang penting.


61 5. Penuh dengan Nilai Moral dan Ajaran: Hikayat seringkali mengandung nilai moral, ajaran, atau pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Cerita dalam hikayat seringkali mengandung pelajaran tentang kebaikan, keadilan, cinta kasih, atau keteguhan iman. 6. Bahasa yang Klasik: Hikayat seringkali ditulis dalam bahasa yang klasik atau khas, dengan penggunaan istilah dan gaya bahasa yang khas untuk menciptakan suasana dan nuansa zaman di mana hikayat tersebut berasal. Karakteristik-karakteristik ini dapat bervariasi tergantung pada hikayat yang spesifik, karena terdapat berbagai hikayat yang berasal dari budaya yang berbeda di berbagai negara. Namun lebih spesifik karakteristik hikayat antara lain seperti tergambar pada infografik berikut. Referensi https://www.ruangguru.com


62 1) Kemustahilan Teks hikayat banyak mengandung kemustahilan, baik dari segi bahasa maupun dari segi cerita. Kemustahilan berarti hal yang tidak logis atau tidak dapat diterima nalar. Contohnya seperti bayi lahir disertai pedang dan panah. Contoh lainnya, yaitu seorang putri yang keluar dari gendang. 2) Anonim Hikayat bersifat anonim, maksudnya adalah tidak diketahui secara jelas nama pencerita atau pengarang dari hikayat tersebut. Hal ini disebabkan karena tidak ada nama penulis yang jelas dalam hikayat tersebut.erita yang ditulis dalam hikayat pun disampaikan dari satu orang ke orang lain secara lisan. 3) Kesaktian Tokoh dalam hikayat seringkali diceritakan memiliki kesaktian tertentu. Contohnya yaitu tokoh Garuda yang memiliki kemampuan merusak kerajaan dikalahkan oleh Syah Peri. Lalu, contoh lainnya yaitu Raksasa yang memberi sarung kesaktian untuk mengubah wujud. 4) Istanasentris Hikayat seringkali bersifat istanasentris yaitu bertema dan berlatar kerajaan. Tokoh-tokoh yang diceritakan dalam hikayat biasanya adalah raja, anak raja, atau prajurit. Selain itu, latar tempat yang digunakan adalah suatu negeri yang dipimpin oleh raja, atau istana dalam suatu kerajaan. 5) Arkais Hikayat bersifat arkais yaitu menggunakan bahasa yang sudah lampau. Bahasa yang digunakan dalam hikayat sudah jarang dipakai atau tidak lazim digunakan dalam komunikasi masa kini. Contohnya, seperti hatta, titah, upeti, dan bejana. 6) Statis Penggambaran dan penulisan kisah dalam hikayat tidak memiliki banyak perbedaan dengan hikayat lain atau hikayat dari negara lain. Unsur, kisah, dan


63 segala hal dalam hikayat memiliki kemiripan antara satu dengan lainnya. Dengan begitu, hikayat menjadi salah satu karya sastra yang statis atau tetap. 7) Edukatif Walaupun bersifat mustahil, hikayat biasanya mengandung amanat baik yang dapat dijadikan pembelajaran bagi para pembacanya. Hikayat biasanya menanamkan unsur-unsur edukatif untuk melakukan kebaikan, tenggang rasa terhadap sesama, saling menghargai, dan nilai-nilai kehidupan lainnya. E. Jenis Hikayat Biasanya, prosa lama ini bertemakan sejarah, keagamaan, biografi, epos, dan cerita rakyat yang kental akan keajaiban. Keragaman cerita ini membuat hikayat terbagi menjadi berbagai jenis yang bisa dibedakan dalam dua aspek, yaitu aspek historis dan aspek isi cerita. F. Aspek Historis Sebagian besar hikayat sering ditemukan dalam bahasa Melayu klasik, tetapi ada beberapa hikayat yang juga ditulis dalam bahasa lain. Nah, hal ini terjadi karena hikayat yang berasal dari beberapa negara dengan bahasa, latar belakang agama, dan sejarah yang berbeda. Maka dari itu, apabila dilihat dari aspek historis, hikayat dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya: 1) Melayu Hikayat Melayu pada umumnya kental akan unsur agama Islam. Contoh dari hikayat Melayu, yaitu “Hikayat Hang Tuah”, “Hikayat Indera Bangsawan”, “Hikayat Malim Demam”, dan “Hikayat Si Miskin”. 2) India Ciri khas hikayat India yaitu memiliki unsur keagamaan, yaitu agama Hindu. Kisah utama dalam hikayat Hindu, yaitu cerita “Sri Rama” dan “Mattabbhroto”.


64 Nah, seiring berjalannya waktu, dua kisah tersebut berkembang menjadi hikayat lainnya, seperti “Hikayat Pandawa Lima”, “Hikayat Perang Pandawa”, dan “Hikayat Bayan Budiman”. 3) Arab-Persia Mayoritas agama yang dianut di Arab dan Persia adalah agama Islam. Maka dari itu, hikayat-hikayat yang muncul juga bertema Islam dan mengandung nilai-nilai keislaman. Beberapa contohnya, yaitu “Hikayat 1001 Malam”, “Hikayat Bachtiar”, dan “Hikayat Amir Hamzah”. 4) Jawa Hikayat-hikayat Jawa memiliki kemiripan sifat, tokoh, dan alur seperti hikayat yang ada di India dan Arab. Hal ini karena budaya Jawa dipengaruhi oleh agama Islam dan Hindu. Percampuran budaya yang berbeda ini akhirnya melahirkan budaya baru. Beberapa contoh hikayat Jawa, yaitu “Hikayat Panji Semirang”, “Hikayat Cekel Weneng Pati”, dan “Hikayat Indera Jaya” yang diambil dari cerita Alingdarma. G. Aspek Isi Sementara itu, apabila dilihat dari aspek isi ceritanya, hikayat dibagi ke dalam beberapa jenis, yaitu: 1) Sejarah Hikayat ini sering kali berkisah tentang tokoh atau kejadian bersejarah. Walaupun berkisah tentang sejarah, hikayat tetap bersifat fiksi atau khayalan sang pujangga. Kisah dalam hikayat ini biasanya dikaitkan dengan kisah-kisah sejarah yang pernah terjadi dalam suatu masa. Selain itu, bisa juga latar belakang peristiwa disesuaikan dengan kejadian yang terjadi dalam sejarah.


65 Contohnya, seperti “Hikayat Patani”, “Hikayat Hang Tuah”, dan “Hikayat RajaRaja Pasai”. 2) Biografi Hikayat biografi biasanya hanya fokus pada seorang tokoh. Tokoh yang diangkat ini bisa diambil dari tokoh nyata maupun fiksi. Meskipun begitu, kisahnya menceritakan tentang kehidupan tokoh tersebut. Contohnya, seperti “Hikayat Abdullah” dan “Hikayat Indera Bangsawan”. 3) Agama Jenis hikayat ini menceritakan tentang tokoh agama, peristiwa dalam keagamaan, maupun nilai-nilai hidup yang diajarkan dalam suatu agama. Contohnya, seperti “Hikayat Indera Putera”, “Hikayat Si Miskin”, “Hikayat 1001 Malam”, dan “Hikayat Bayan Budiman”. 4) Peristiwa Hikayat peristiwa menceritakan tentang sebuah peristiwa besar yang pernah terjadi tapi dengan penggambaran yang didramatisasi dengan keajaibankeajaiban dan mukjizat. Contohnya, seperti “Hikayat Raja-Raja Pasai” dan “Hikayat Tanjung Lesung”. 5) Cerita Hikayat ini menekankan pada kisah yang diangkat, terutama tentang romansa percintaan. Biasanya, hikayat ini juga disertai dengan latar belakang sejarah. Contohnya, seperti “Hikayat Malin Kundang” dan “Hikayat Roro Jonggrang”.


66 H. Bentuk Hikayat Setelah memahami beberapa jenis hikayat, selanjutnya kita akan belajar tentang bentuk-bentuk hikayat yang dilihat dari cara penggambarannya. Perhatikan penjelasan berikut. 1) Cerita rakyat Hikayat ini digambarkan dengan jenaka. Biasanya, hikayat cerita rakyat bercerita tentang asal usul suatu tempat atau benda. Contohnya, yaitu “Hikayat Rhang Manyang”. 2) Roman Hikayat roman berisi tentang kisah cinta dan kisah rumah tangga, misalnya “Hikayat Putroe Gambak Meuh”. 3) Epos Seperti namanya, hikayat epos berkisah tentang kepahlawanan seseorang. Salah satu contoh epos yang terkenal, yaitu “Hikayat Ramayana”. 4) Tambeh Hikayat tambeh bercerita tentang pedoman hidup. Maka dari itu, kisahnya seringkali mengandung amanat yang bisa dipetik pembacanya. Contohnya, seperti “Hikayat Tambek Tujoh Blah”. 5) Chara Chara merupakan bentuk hikayat yang berfokus pada seseorang tokoh terpuji. Bentuk hikayat ini juga termasuk dalam jenis hikayat biografi. Salah satu contohnya, yaitu “Hikayat Indera Bangsawan”.


67 I. Contoh Hikayat Selain beberapa contoh yang disebutkan di atas, berikut contoh-contoh hikayat terkenal lainnya: Hikayat Abu Nawas Hikayat Banjar Hikayat Iskandar Zulkarnain Hikayat Nakhoda Muda Hikayat Kalila dan Daminah Hikayat Panji Semirang Hikayat Panca Tanderan Hikayat Putri Kemuning Hikayat Antu Ayek Hikayat Tiga Pengembara Lapar Hikayat Shinta dan Raja Kalanggan Hikayat Jaya Lengkara Hikayat Jaka Tarub Hikayat Perkara Si Bungkuk dan Si Panjang Hikayat Seorang Kakek dan Seekor Ular Hikayat Patani Hikayat merupakan prosa lama berbahasa Melayu yang berisi kisah tentang ketakjuban, keajaiban, kehebatan seorang tokoh, serta keanehan dan mukjizat yang dialami tokoh utama. Karakteristik teks hikayat adalah sebagai berikut. 1. Bersifat rekaan atau imajinatif 2. Mengandung kemustahilan


68 3. Anonim 4. Istana sentris 5. Bersifat statis 3. Kaidah kebahasaan teks hikayat adalah sebagai berikut. 1. Menggunakan kata arkais 2. Menggunakan konjungsi urutan waktu 3. Menggunakan majas 4. Hikayat terdiri atas dua unsur pembangun, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. a. Unsur intrinsik dalam hikayat terdiri atas tema, alur, latar, tokoh dan penokohan, sudut pandang, gaya bahasa, serta amanat. b. Unsur ekstrinsik dalam hikayat terdiri atas nilai-nilai kehidupan yang dapat diambil manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari.


69 Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C,D dan E! 1. Teks hikayat merupakan salah satu dari jenis cerita rakyat dengan unsur pencitraan yang ditonjolkan memiliki ciri yaitu …. A. Cerita yang dibuat dari pengarangnya sendiri. B. Kepandaian dan kecerdasan yang dimiliki oleh para tokohnya. C. Keunggulan dari cerita yang disampaikan. D. Kesaktian dan kemustahilan yang dialami oleh para tokohnya. E. Kepandaian serta kemustahilan yang dimiliki oleh para tokohnya. 2. Ciri-ciri dari teks hikayat ada di bawah ini, kecuali…. A. Khayal B. Lisan C. Anonim D. Logis E. Istana-sentris 3. Pengaruh dari teks hikayat Amir Hamzah berasal dari…. A. Sumatera B. Kalimantan C. Arab D. Eropa E. Melayu asli 4. Karya sastra lama dengan bentuk prosa yang banyak menceritakan mengenai bagaimana kehidupan di sekitar kerajaan dinamakan…. A. Fabel B. Teks Persuasi C. Dongeng D. Hikayat E. Fiksi 5. Dalam teks hikayat mengandung unsur intrinsik diantaranya: A. Reaksi dan latar


70 B. Pemenuhan dan orientasi C. Tema dan alur D. Krisis dan event E. Alur dan reaksi 6. Di dalam teks hikayat terdapat unsur ekstrinsik yaitu….. A. Berhubungan dengan pesan B. Berhubungan dengan amanat C. Berhubungan dengan nilai dan norma D. Berhubungan dengan fisik E. Berhubungan dengan pemeran 7. Hang Jebat merupakan orang yang menjadi pengganti dari posisi Hang Tuah yang menaruh dendam atas keputusan raja yang diberikan kepada sahabatnya tersebut. Kesetiaan yang dimilikinya terhadap sahabatnya membuat Hang Jebat mengamuk di area Keraton. Dayang-dayang dan putri-putri banyak diperlakukan kurang sopan sehingga banyak orang yang menjadi mati karena keris yang dimilikinya dan hasil pemberian dari Hang Tuah kepada dirinya. Tiada seorang pun di Keraton yang berani mendinginkan dirinya sehingga raja juga mengalami kesulitan dan ketakutan atas perlakuan dirinya tersebut. Dari cuplikan bacaan di atas, dapat disimpulkan bahwa watak yang dimiliki oleh Hang Jebat yaitu….. A. Baik hati B. Lembut C. Sombong D. Kasar E. Pemberani 8. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah membuat rencana bahwa barang siapa yang berhasil untuk membunuh Buraksa itu akan dinikahkan bersama anak perempuannya yang memiliki paras elok. Sebanyak sembilan dari anak raja sudah ada di dalam negeri itu. Ciri dominan yang terdapat di dalam kutipan teks hikayat di atas yaitu…. A. Istana sentris B. Kesaktian C. Anonim


71 D. Logis E. Kemustahilan 9. Unsur intrinsik yang ada di dalam teks hikayat dengan bentuk pemberian watak, karakter, maupun sifat yang dimiliki oleh tokoh adalah….. A. Alur B. Latar C. Penokohan D. Pembukaan E. Sifat 10. Bentuk sudut pandang dari seorang pengarang yang digunakan sebagai bentuk penyajian tokoh, tindakan, latar, dan juga peristiwa yang lainnya yaitu….. A. Amanat B. Alur C. Tema D. Sudut pandang E. Latar 11. Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu. Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah …. A. sosial B. moral C. budaya D. agama E. pendidikan 12. Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati


72 kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu. Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.” Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas) Hal utama yang diceritakan dalam hikayat di atas adalah … . A. Dua ekor burung yang berbuat baik kepada seekor kura-kura B. Kura-kura yang celaka akibat tidak patuh pada kesepakatan C. Kecerdikan dua ekor burung dalam memindahkan kura-kura D. Kekaguman orang-orang kepada kura-kura yang diterbangkan dua ekor burung E. Persahabatan antara burang dan kura-kura 13. Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan. Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak …. A. pemberani B. baik budi C. sombong D. setia E. kasar


73 14. Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu. Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah … A. Basmilah jika melihat kejahatan B. Jangan menyombongkan diri C. Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan D. Hendaklah menolong orang dalam kesulitan E. Bersyukurlah jika mendapat pertolongan 15. ”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.” ”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.” (Hikayat Kalilah dan Dimnah) A. mendahulukan kepentingan umum B. menghormati orang lain C. menegur orang dengan bahasa yang sopan D. menolong orang yang sedang menderita E. membantu orang yang sedang bersedih hati 16. Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri. Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu… A. Nilai Moral B. Nilai Agama


74 C. Nilai Pendidikan D. Nilai Budaya E. Nilai Sosial 17. Bentuk karya sastra lama dalam bentuk prosa, adalah … A. Hikayat B. Anekdot C. Negosiasi D. Wawancara E. Debat 18. Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu. Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah… A. upeti dan hatta B. upeti, hatta, dan nujum C. raja, elok, dan nujum D. elok dan nujum E. upeti, putri, dan nujum 19. Di bawah ini yang bukan ciri-ciri hikayat adalah? A. Anonim B. Istana Sentris C. Magis D. Bersifat Modern E. Kisah Novel 20. Apa yang dimaksud dengan Hikayat? A. cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.


75 B. jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas. C. bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah. D. suatu bentuk karya sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu lama yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng. 21. Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, “Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?” Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah… A. kemudian B. lalu C. maka D. setelah itu E. selanjutnya 22. Berikut ini yang bukan merupakan contoh hikayat adalah … A. Sri Rama B. Si Miskin C. Indera Bangsawan D. Laskar Pelangi E. Mahabharata 23. Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Kata arkais yang bergaris bawah pada penggalan hikayat di atas memiliki makna… A. diusir B. diminta C. diperintah D. diizinkan E. diharapkan


76 24. Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah… Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: “Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?” A. Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja. B. Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya. C. Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat. D. Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir. E. Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya. 25. Di bawah yang termasuk ciri-ciri Hikayat adalah? A. Istana Sentris B. Bersifat Modern C. diketahui pengarangnya D. Antonim E. Sinonim 26. Nilai sosial yang terdapat pada kutipan di bawah adalah…. Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: “Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?” A. Setiap negara memiliki seorang pemimpin yang dipilih rakyat. B. Memberi kesempatan berbicara kepada semua yang hadir dalam musyawarah. C. Kepemimpinan yang dialihkan kepada perdana menteri oleh raja yang berkuasa.


77 D. Orang tua lebih berpengalaman daripada orang muda dalam berbagai hal. E. Bermusyawarah untuk memberi kesempatan berbicara kepada yang berwenang. 27. Setelah beberapa lamanya, mereka belajar pula ilmu senjata, ilmu hikmat, dan isyarat tipu peperangan. Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat; ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri. Nilai budaya yang ditunjukkan dalam penggalan hikayat di atas adalah … . A. Memperkenalkan ilmu saat anak sudah cukup umur B. Mewariskan gelar raja pada keturunan C. Mempelajari ilmu agama D. Menemukan buluh perindu E. Memilih penerus raja melalui sayembara 28. Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu. Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu… A. disebarluaskan secara lisan B. statis C. kesaktian D. anonim E. istana sentris 29. Kata arkais adalah …. A. Kata populer saat ini B. Kata baku yang resmi C. Kata sulit yang tidak dimengerti D. Kata unik yang baru muncul E. Kata yang sudah jarang digunakan 30. Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.


78 Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu… A. kemustahilan B. kesaktian C. istana sentris D. anonim E. bahasa 1. Jelaskan definisi dari teks hikayat sesuai dengan pemahamanmu! 2. Jelaskan secara singkat ciri-ciri apa saja yang dimiliki oleh teks hikayat! 3. Sebutkan apa saja langkah yang perlu untuk diperhatikan sebelum menceritakan isi dari sebuah teks hikayat! 4. Jelaskan bagaimana perbedaan antara sage dan legenda! 5. Selaskan secara singkat apa perbedaan yang dimiliki oleh amanat dan nilai! == Selamat Mengerjakan ==


79 A. Pilgan Lembar Hasil Observasi 1 B Mendengarkan 2 B Deskripsi 3 A Melihat 4 B Sedangkan 5 E Kalimat di atas terdapat antonim 6 A Ibu Susi dan Om Tukul sedang memasak di dapur. 7 A Pernyataan umum 8 D kompleks dan definisi 9 C pernyataan umum dan aspek yang dilaporkan 10 B kalimat simpleks 11 A Penyataan umum dan aspek yang dilaporkan 12 B Tari klasik sendiri mempunyai arti sebuah tarian yang telah mencapai kristalisasi keindahan 13 A Berupa deskripsi bahan dan cara pembuatan. 14 C Halaman, gersang, dan kering 15 B kalimat kompleks 16 A Yuli kehilangan pemandangan yang indah, saat sinar matahari di senja itu sirna. 17 A teks laporan hasil observasi 18 D 1, 3, dan 5 19 E Aturan yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala. 20 D Harimau mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya. 21 D teks laporan hasil observasi dapat dijadikan sebagai sumber pengalaman orang lain jika melakukan hal serupa. 22 C meyakinkan pembaca bahwa tulisan tersebut dibuat dengan menyertakan ilmu pengetahuan. 23 A Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. 24 B objek tunggal 25 A Lingkungan RT 03 kurang bersih.


80 26 C global atau menyeluruh 27 A kesalahpahaman pembaca 28 B melaporkan hasil observasi secara sistematis dan objektif 29 C memiliki tata bahasa yang lengkap 30 C teks klasifikasi 31 A hasil penelitian terkini 32 D kesantunan berbahasa 33 E sejenis pembuka atau pengantar tentang hal yang akan dilaporkan 34 D deskripsi manfaat 35 A unsur-unsur dalam laporan hasil observasi 36 B laporan hasil observasi 37 B pandangan teoritis terhadap sesuatu 38 A kelas kata 39 C adanya kata baru 40 B persamaan makna kata 41 D merupakan hasil kesepakatan bersama 42 B fakta 43 A pengamatan 44 E keindahan bumi 45 B mengandung pendapat tokoh ahli 46 A fungsi museum 47 D Adanya kalimat definisi 48 C (4) 49 B (1) dan (3) 50 A (4)


81 Essay Teks Lembar Hasil Observasi Jawaban 1: • Komunikatif → teks laporan hasil observasi dibuat menggunakan kalimat yang komunikatif untuk menyampaikan informasi agar lebih mudah dipahami pembaca. • Informatif → teks laporan hasil observasi dapat digunakan sebagai sumber informasi yang berguna, yang berasal dari pengalaman orang lain. • Objektif → teks laporan hasil observasi haruslah faktual, dibuat berdasarkan fakta dan informasi. Jawaban 2: Teks laporan sifatnya universal dan dibuat berdasarkan jenjang dan pengelompokan sesuai dengan ciri setiap jenis laporan. Sedangkan teks deskripsi lebih bersifat individual dan unik. Jawaban 3: • Pertama adalah mencatat data apa saja yang diperlukan sesuai dengan fungsi dan tujuan. • Kedua, melakukan survei atau observasi. • Ketiga, mencari narasumber untuk diwawancarai sebagai sumber referensi dan bukti yang kuat. • Keempat, mencatat hasil observasi yang sudah dilakukan. Jawaban 4: • Manfaat pertama adalah memberikan penjelasan terkait kegiatan observasi dan tanggung jawab. • Kedua, mempelajari teks laporan bermanfaat bagi pemecahan masalah atau pembuatan keputusan terkait suatu hal. • Ketiga, teks laporan hasil observasi bermanfaat sebagai sumber informasi dan bahan dokumentasi. • Mempelajari teks tersebut, memberikan pengetahuan terkait teks laporan hasil observasi, seperti kaidah, ciri-ciri, dan struktur. Jawaban 5: • Kelengkapan laporan yang dibuat. • Isi laporan harus sesuai. • Penyajian harus berurutan. • Penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam laporan.


82 Jawaban 6: Secara umum, struktur teks laporan hasil observasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut. 1) Pernyataan umum atau klasifikasi, berisikan pernyataan umum atau gambaran global mengenai apa yang akan dibahas dalam teks tersebut. 2) Aspek yang dilaporkan, berisikan rincian atau gambaran khusus mengenai objek yang dibahas. Jawaban 7: Hal yang harus diperhatikan dalam menganalisis teks laporan hasil observasi: a. Kelengkapan laporan b. Isi laporan c. Keruntutan penyajian d. Penggunaan bahasa Jawaban 8: Tulisan yang ingin dicapai dari pembuatan teks hasil observasi: a. Mengatasi suatu masalah b. Mengambil suatu keputusan yang lebih efektif c. Mengetahui kemajuan dan perkembangan suatu masalah d. Mengadakan pengawasan dan perbaikan e. Menemukan teknik-teknik baru Jawaban 9: Ciri-ciri teks laporan a. Strukturnya terdiri atas: definisi umum, deskripsi bagian dan deskripsi manfaat. b. Memuat informasi berdasarkan fakta (factual) c. Faktualnya berdasarkan hasil penelitian/ pengamatan yang telah dilakukan Jawaban 10: Tahapan-tahapan dalam membuat teks laporan hasil observasi 1) Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan. 2) Menyusun kalimat pembukaan. 3) Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan. 4) Menulis kalimat penutup


83 Jawaban 11: Kaidah-kaidah yang ada pada teks laporan hasil observasi: a. Bersifat global dan universal b. Merupakan hasil penelitian terkini c. Menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar d. Objek yang dibicarakan atau yang menjadi pembahasan adalah objek tunggal e. Tidak ada penutup dari pengarang Jawaban 12: Sifat-sifat teks laopran hasil observasi: 1) Bersifat objektif Teks laporan hasil observasi sesuai dengan kenyataan 2) Bersifat informatif Teks laporan hasil observasi dapat dijadikan sebagai sumber pengalaman orang lain jika melakukan hal serupa 3) Bersifat komunikatif Jawaban13: Syarat dalam menulis teks laporan hasil observasi: a. Lengkap b. Informatif c. Tidak berisikan kesimpulan Jawaban 14: Hal-hal yang perlu dilakukan ketika melakukan Observasi: 1) Mencatat data yang diperlukan dan menyesuaikan dengan tujuan dan fungsinya 2) Melakukan survey tempat dan melakukan observasi 3) Menemui narasumber untuk wawancara sebagai bukti penguat dan referensi 4) Mencatat hasil observasi Jawaban15: Kriteria Teks Laporan Hasil Observasi: a. Memiliki struktur teks yang lengkap b. Memanfaatkan konjungsi atau kata penghubung yang tepat c. Pengelompokkan kata dilakukan berdasarkan kriteria tertentu. d. Memfungsikan kelompok kata dan jenis kata sesuai keperluan.


84 Jawaban 16: Struktur yang terdapat pada Teks Laporan Hasil Observasi: 1) Definisi umum adalah paragraf yang berisi penjelasan secara rinci seperti pengertian objek yang diamati atau nama lain dari objek yang diamati. 2) Deskripsi bagian, adalah paragraf atau struktur yang berisi bagian-bagian dari objek yang di amati. 3) Deskripsi manfaat, adalah paragraf atau struktur yang berisi manfaatmanfaat dari objek yang di amati tersebut. Jawaban 17: Ciri kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi: a. Adanya frasa/kelompok kata b. Adanya konjungsi dan tetapi c. Kalimat simplek (kalimat yang terdiri dari satu verba) d. Kalimat kompleks (kalimat yang terdiri dari dua atau lebih verba) e. Kata kerja/verbal f. Kata benda/nomina g. Menggunakan berbagai istilah h. Persamaan kata/sinonim i. Lawan kata/antonim Jawaban 18: Contoh Teks Laporan hasil Observasi FLORA Kantong semar merupakan Jenis Tanaman Langka karnivora Sewaktu daun masih muda, Kantong pemangsa pada Nepenthes tertutup. Lantas, membuka ketika sudah dewasa. Namun bukan berarti kantung flora karnivora ini menutup sewaktu masih muda saja. Ia menutup diri ketika sedang mengganyang mangsa. Tujuannya supaya proses pencernaan berjalan lancar dan tidak diganggu kawanan musuh yang siap merebut makanan yang sudah ia peroleh. FAUNA Tarsius (Tarsius Bancanus) dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Mempunyai berat tubuh antara 80 – 140 gram dan panjang cuma 12 – 15 cm cukup layak bila disebut primata terkecil. Walaupun mempunyai sepasang mata yang besar yang ukurannya melebihi volume otaknya tapi hanya dapat digunakan pada malam hari saja. Mirip dengan burung hantu. Kepulauan Riau, kepulauan kalimantan dan sumatera bagian selatan juga tenggara adalah habitat aslinya.


85 Jawaban 19: Karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu. Jawaban 20: Hal ini dilakukan agar pembaca bisa dengan mudah memahami hasil laporan observasi yang disajikan dan menghindari kesalahpahaman.


86 SOAL PILGAN TEKS ANEKDOT 1 C 3-5-2-4-1 2 B Memiliki pesan moral 3 C Kalimat tanya 4 D Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak. 5 A kemudian 6 C (2) 7 D Seorang pemilik Roll Royce meminjam uang di bank dan menitipkan mobilnya dengan cara menjaminkan mobil tersebut. 8 D Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara. 9 C Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang 10 D Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap. 11 D Saudara Ahmad 12 B Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …! 13 B Holmes membangunkan Watson dan menanyakan sesuatu kepadanya. 14 D Watson, tenda kita dicuri orang! 15 B (4)-(2)-(1)-(3) 16 B Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa. 17 C 2 dan 3 18 A Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang. 19 D Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidangbidang layanan tersebut 20 B Nyata 21 E Humor 22 C Suatu hari 23 A Humor 24 C Enggar hanya menanyakan rasa roti, tidak jadi membeli roti. 25 B Humor 26 C Menghibur 27 E Karikatur 28 B Teks Anekdot 29 C Pujian 30 E Abstraksi – Orientasi – Krisis – Reaksi – Koda


87 31 A Krisis 32 E Koda 33 D Abstraksi 34 B Krisis 35 C Koda 36 D Menghibur 37 E Target – Sasaran 38 C Peristiwa-peristiwa 39 E Membosangkan 40 C Abstraksi 41 B Mempunyai kemampuan berkomunikasi 42 A Paragraf 1 43 E Reaksi 44 B Suasana kelas biasa-bisa saja (paragraf 1) 45 C Ahmad 46 D Imajinasi 47 D Ibu yang memuji tindakan anaknya yang salah. 48 A Pada malam jumat, sejumlah politisi melakukan ”blusukan” ke daerah-daerah banjir. 49 C Tetapi dan namun 50 C Bapak, Iwan, dan tim medis 51 C Mengembangkan ide cerita menjadi teks anekdot dengan memberi latar, tokoh, dan dialog. 52 C Menganalisis 53 D Mempertanyakan apakah pilihan kosakatanya sesuai 54 D Makna tersirat 55 A Apa yang dilakukan? 56 D Unsur lucu/jengkel/konyol 57 C Puncak pertikaian 58 B orientasi 59 E 5 60 A Singapura termasuk salah satu negara yang bersih.


88 61 E 5 62 E 7 63 B 2 64 D Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap. 65 A Pada suatu hari Tuan Malik mencari kambing yang sudah seminggu menghilang. 66 A Seorang mahasiswa yang membeli bensin ikut mengantre dan ia berada di urutan belakang. 67 A Suatu hari banyak sekali penumpang menunggu bus di halte. 68 A Ungkapan suatu kebenaran yang lebih umum 69 B Menghibur pembacanya 70 D Pengalaman seseorang 71 C Bersifat mengejek seseorang 72 A Hal yang unik 73 A Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban 74 C Menganalisa struktur teks, yaitu memisahkan bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda 75 D Kejadian yang sebenarnya 76 B Krisis 77 D Analisis 78 B Pasaran buah jeruk nipis tidak hanya di perdagangan dalam negeri tetapi sudah merambah hingga perdagangan luar negeri. 79 A Abstraksi 80 A Ungkapan suatu kebenaran yang lebih umum 81 B Menghibur pembacanya 82 D Pengalaman seseorang 83 C Bersifat mengejek seseorang 84 A Hal yang unik 85 A Pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban 86 C Menganalisa struktur teks, yaitu memisahkan bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda 87 D Kejadian yang sebenarnya 88 B Krisis 89 D Analisis 90 B Menggambarkan suatu pengalaman pribadi Andi yang menyindir seorang buruh pabrik


89 1. Jawaban: Anekdot merupakan sebuah cerita singkatt yang lucu dan menghibur yang mungkin merupakan pengalaman dari seseorang. 2. Jawaban: Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk menghibur pembacanya. 3. Jawaban: Evaluasi struktur isi dalam teks anekdot, antara lain mempertanyakan apakah secara keseluruhan bisa dinaggap sebagai karangan utuh (lengkap), apakah isinya bermanfaat sehingga layak baca atau dimengerti orang lain, apakah urutannya sudah betul, apakah ada paragraf yang menyimpang, apakah ada paragraf yang susah dimengerti, apakah ada paragraf yang kalimatnya tidak urut, apakah ada paragraf yang kalimatnya menyimpang dan harus dibuang, dan sebagainya. 4. Jawaban: Makna tersirat adalah makna yang terkandung atau tersembunyi di dalamnya. Tidak tertulis dalam teks bacaan. 5. Jawaban: Teks anekdot yang baik adalah teks yang memiliki unsur lucu/jengkel/konyol, memiliki pesan moral sebagai pencerahan, dan strukturnya jelas. 6. Jawaban: 1) Membaca teks anekdot dengan saksama 2) Memahami teks anekdot dengan baik 3) Menganalisis struktur teks, yaitu memisahkan bagian abstraksi, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. 4) Menemukan kata kias, konjungsi, kalimat retoris (jika ada) 5) Menemukan kalimat yang mengandung unsur lucu/konyol/jengkel menentukan sindirian 6) Menentukan amanat atau pesan moral


90 7. Jawaban: Mengonstruksi teks anekdot, artinya membuat atau menyusun teks anekdot. 8. Jawaban: 1) Menentukan topic 2) Mencari bahan referensi 3) Menentukan pesan atau sindiran yang akan disampaikan 4) Menentukan unsur lucu/konyol/jengkel 5) Menentukan alur cerita berdasarkan struktur teks anekdot 6) Mengembangkan teks anekdot dengan memperhatikan struktur teks anekdot 7) Menyunting teks, artinya mengoreksi teks yang sudah dibuat. Koreksi teks berdasarkan kesesuaian isi dengan topik, kaidah, dan bahasa. 8) Merevisi teks sesuai dengan hasil suntingan 9) Pengendapan ide 10) Memberi judul 9. Jawaban: Cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya 10. Jawaban: Orientasi merupakan bagian dari teks anekdot yang menjelaskan tentang tokoh, waktu, dan tempat kejadian di mana peristiwa yang akan diceritakan tersebut terjadi dan diceritakan secara mendetail atau jelas. 11. Jawaban: Teks anekdot juga memiliki kaidah kebahasaan tersendiri berbeda dari teks lainnya. Kaidah kebahasaan itu bisa kalian lihat di bawah ini: 1. Menggunakan kata keterangan waktu lampau 2. Menggunakan kata penghubung 3. Terdapat penggunaan kata kerja 4. Urutan peristiwa berdasarkan waktu 5. Menggunakan jenis pertanyaan retorik, yaitu kalimat pertanyaan yang tidak mengharuskan untuk dijawab.


91 12. Jawaban: Hukum, sosial , politik, budaya, pendidikan, lingkungan, administrasi, dan transportasi. 13. Jawaban: 1. Abstraksi Abstraksi menjadi struktur teks humor paling awal yang ada dalam sebuah teks bernama anekdot. Abstrak ditaruh di awal paragraf dengan fungsi untuk menggambarkan mengenai teks tersebut secara umum agar pembaca dapat membayangkan. 2. Orientasi Orientasi merupakan awal kejadian pada cerita atau juga bagian yang menjelaskan latar belakang mengapa peristiwa utama dalam cerita dapat terjadi. 3. Krisis Struktur teks anekdot berikutnya adalah Krisis. Krisis merupakan bagian yang menjelaskan mengenai pokok masalah utama dengan warna unik juga tidak biasa. Atau bahkan terjadi pasa penulisnya sendiri. 4. Reaksi Reaksi berhubungan besar dengan struktur krisis. Reaksi adalah bagian yang akan melengkapi berupa penyelasaian masalah menggunakna cara-cara yang juga unik dan berbeda. 5. Koda Seperti penutup, struktur teks anekdot yang terakhir ialah Koda. Koda merupakan bagian yang menutup cerita dalam teks tersebut. 14. Jawaban: Bagian penutup atau akhir biasa disebut dengan koda/coda. 15. Jawaban: Teks anekdot mengandung unsur sindiran, himbauan, dan kritikan. sedangkan cerita lucu tidak mengandung sindiran, himbauan dan kritikan. 16. Jawaban: Seorang pasien sedang di tes matanya oleh dokter, untuk mengetahui jenis Dokter : “Gambar apa ini…?” Pasien : “Uang Dollar.” Dokter : “Benar, kalau ini gambar uang apa?” Pasien : “Uang Rupiah” Dokter : “Benar, kalau ini gambar apa?”


92 Pasien : “Yen Jepang, Dok!” Dokter : “Ya cukup, anda punya penyakit mata akut.” Pasien : “Penyakit mata apa Dok??” Dokter : “MATA DUITAN…..!!!??!!”


93 SOAL PILGAN TEKS HIKAYAT 1 D Kesaktian dan kemustahilan yang dialami oleh para tokohnya. 2 D Logis 3 E Melayu asli 4 D Hikayat 5 C Tema dan alur 6 C Berhubungan dengan nilai dan norma 7 D Kasar 8 B Kesaktian 9 C Penokohan 10 D Sudut pandang 11 C budaya 12 B Kura-kura yang celaka akibat tidak patuh pada kesepakatan 13 E kasar 14 D Hendaklah menolong orang dalam kesulitan 15 B menghormati orang lain 16 D Nilai Budaya 17 A Hikayat 18 B upeti, hatta, dan nujum 19 D Bersifat Modern 20 C bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah. 21 B setelah itu 22 D Laskar Pelangi 23 C diperintah 24 C Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat. 25 A Istana Sentris 26 B Memberi kesempatan berbicara kepada semua yang hadir dalam musyawarah. 27 B Mewariskan gelar raja pada keturunan 28 C kesaktian 29 E Kata yang sudah jarang digunakan 30 A kemustahilan


94 1. Jawaban: Teks hikayat merupakan salah satu karya sastra yang berbentuk prosa lama dengan isi yaitu berupa sejarah, kisah, hingga juga dongeng. Secara umumnya, teks hikayat lebih banyak menceritakan mengenai sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh seseorang. Di dalamnya juga lengkap dengan adanya mukjizat, keanehan, hingga kesaktian yang dialami oleh tokoh utama tersebut. 2. Jawaban: 1. Anonim yaitu pengarang dari teks hikayat tidak dikenal. 2. Isi cerita memiliki latar belakang istana sentris atau berpusat pada kehidupan kerajaan serta keluarganya. 3. Memiliki sifat pralogis yang tidak sama dengan pemahaman yang dimiliki oleh logika secara umum. Banyak juga yang menyebutnya dengan nama fantastis. Bahasa yang digunakan di dalam teks bermakna klise atau bahasanya sering diulang. 4. Tradisional yaitu sifat dari teks hikayat lebih meneruskan kebiasaan maupun tradisi yang di dalam masyarakat dianggap baik. 5. Teks berisi tentang kisah universal yang dialami oleh manusia. Seperti misalnya peperangan yang terjadi antara pihak baik dan buruk, lalu pihak yang baik berhasil memenangkannya. 3. Jawaban: Langkah yang perlu untuk dilakukan sebelum menceritakan teks hikayat diantaranya: 1. Mencari teks hikayat yang ingin untuk dibaca. 2. Membaca keseluruhan dari isi teks hikayat tersebut. 3. Memahami apa saja isi yang ada di dalam teks hikayat dengan baik dan menyeluruh.


95 4. Mencatat berbagai nilai yang terkandung di dalam teks hikayat tersebut. 5. Menyusun kembali teks hikayat dengan memperhatikan isi serta nilai yang ada di dalamnya. 4. Jawaban: Sage merupakan bentuk cerita yang ada dan didasarkan pada peristiwa sejarah yang sudah bercampur dengan fantasi dari rakyat. Misalnya seperti Lutung Kasarung, Ciung, dan Wanara. Sedangkan legenda merupakan cerita rakyat yang isinya mengenai asal muasal dari terjadinya sebuah tempat. Misalnya seperti Malin Kundang dan juga Sangkuriang. 5. Jawaban: Amanat merupakan pesan yang disampaikan oleh pengarang melalui karya yang dibuatnya. Sedangkan nilai adalah tuntunan yang dimiliki dalam sebuah kehidupan seseorang dan mempengaruhi perilaku yang mereka miliki. Maka dari itu, nilai dalam teks hikayat biasanya akan didapatkan dari bagaimana karakter berperilaku.


96 Referensi: Bahasa Indonesia untuk SMK dan MAK Kelas X edisi revisi 2019 oleh Dwi Nurhayati, Anas Sudrajat, dan Hasanah Hanim. Penerbit Erlangga. Bahasa Indonesia untuk SMK/MA Kelas X edisi revisi 2020 oleh Sukandar, L. R., dan Meilinda, I. Penerbit Yudhistira. Bahasa Indonesia untuk SMK/MAK Kelas X" edisi revisi 2021 oleh Andriyanto dan Edy Triwiyono. Penerbit Rajawali Pers. Dosen Pendidikan. 2022. Contoh Hikayat. Diakses pada 11 Oktober 2022 dari https://www.dosenpendidikan.co.id/contoh-hikayat/. https://www.alurinformasi.com/iptek/pr-6407402630/pengertian-teks-hikayat-dankarakteristiknya-dilengkapi-kaidah-kebahasaan-siswa-kelas-10-wajibtahu?page=2 https://latihansoalonline.com/semua/topikhikayatbahasaindonesiasmakelas10/43194/ Zabadi, Fairul dan Sutejo. 2015. Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud


Click to View FlipBook Version