E. LAMPIRAN 1. Lembar Kerja Peserta Didik 2. Pengayaan dan Remedial 3. Bahan Bacaan Pendidik dan Peserta Didik 4. Refleksi Peserta Didik dan Pendidik RUBRIK PENILAIAN 1. Asesmen Proses No Kelompok Keterbaca an Materi Karya berupa Peta Konsep Kreativitas Laporan Diskusi Presentasi Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk 1. Asesmen Sikap Penilaian Pengembangan Karakter (Dimensi Mandiri dan Gotong Royong) a. Petunjuk Penilaian (Lembar Penilaian Sikap Diri) 1) Isikan identitas kalian. 2) Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam pernyataan sesuai dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai. 3) Isilah pernyataan tersebut dengan jujur. 4) Hitunglah jumlah jawaban “Ya”. 5) Lingkari kriteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi. b. Rubrik Asesmen Sikap No Pernyataan Ya Tidak 1. Saya membuat target penilaian yang realistis sesuai kemampuan dan minat belajar yang dilakukan. 2. Saya memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan yang dihadapi. 3. Saya menyusun langkah-langkah dan strategi untuk mengelola emosi dalam pelaksanaan belajar. 4. Saya merancang strategi dalam mencapai tujuan belajar. 5. Saya mengkritisi efektivitas diri dalam bekerja secara mandiri dalam mencapai tujuan. 6. Saya berkomitmen dan menjaga konsistensi dalam mencapai tujuan yang telah direncanakannya. 7. Saya membuat tugas baru dan keyakinan baru dalam melaksanakannya. 8. Saya menyamakan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan tujuan kelompok. DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 16
9. Saya memahami hal-hal yang diungkapkan oleh orang lain secara efektif. 10. Saya melakukan kegiatan kelompok dengan kelebihan dan kekurangannya dapat saling membantu. 11. Saya membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. 12. Saya tanggap terhadap lingkungan sosial sesuai dengan tuntutan peran sosialnya di masyarakat. 13. Saya menggunakan pengetahuan tentang sebab dan alasan orang lain menampilkan reaksi tertentu. 14. Saya mengupayakan memberi hal yang dianggap penting dan berharga kepada masyarakat. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika lebih dari 10 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya” 2. Asesmen Pengetahuan Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Penilaian Tes Tulis Pilihan ganda dengan 4 opsi 1) Kemampuan seseorang untuk mengubah posisi dan arah secepat mungkin sesuai dengan situasi yang dihadapi dan dikehendaki. Bentuk latihan ini sangat penting fungsinya untuk meningkatkan prestasi maksimal dalam cabang olahraga atau meningkatkan kebugaran jasmani seseorang. Bentuk latihan tersebut adalah . . . . a. kekuatan otot b. daya tahan otot c. kecepatan d. keseimbangan e. kelincahan KUNCI: E kelincahan Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0. Uraian tertutup 1. Aktivitas shuttle run digunakan untuk melatih dan mengukur kelincahan seseorang, jelaskan bagaimana cara melakukan shuttle run! Kunci: a) Lari bolak-balik dilakukan secepat mungkin sebanyak 6 - 8 kali (jarak 4 Mendapatkan skor; 4, jika seluruh urutan dituliskan dengan benar dan isi benar. 3, jika urutan DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 17
sampai 5 meter). b) Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai bawah, si pelaku harus secepatnya berusaha mengubah arah untuk berlari menuju titik larinya. c) Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik tidak terlalu jauh serta jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga menyebabkan kelelahan bagi si pelaku. d) Dalam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak dituliskan salah tetapi isi benar. 2, jika sebagian urutan dituliskan dengan benar dan sebagian isi benar. 1, jika urutan dituliskan salah dan sebagian besar isi salah. 3. Penilaian Keterampilan a. Tes kinerja aktivitas hasil rancangan latihan kecepatan aktivitas kebugaran terkait keterampilan 1) Butir Tes Lakukan aktivitas hasil rancangan keterampilan kecepatan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk). 2) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan hasil rancangan keterampilan gerak yang diharapkan. 3) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap peserta didik satu lembar penilaian). Nama: ___________________________ Kelas: __________ No Indikator Esensial Uraian Gerak Ya (1) Tidak (0) 1. Posisi dan Sikap Awal a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata 2. Pelaksanaan Gerak a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata 3. Posisi dan Sikap Akhir a. Kaki b. Badan c. Lengan dan tangan d. Pandangan mata DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 18
Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 4) Pedoman penskoran a) Penskoran Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Sikap awalan melakukan gerakan (a) Duduk dengan posisi start jongkok (b) tangan berada di atas garis start, (c) pandangan mata ke arah depan. (2) Sikap pelaksanaan melakukan gerakan (a) Luruskan kaki bagian belakang, (b) lengan diluruskan, (c) pandangan mata ke depan, (d) berlari dengan kecepatan penuh dan bertumpu pada ujung kaki, (e) lengan mengayun seimbang disamping badan. (3) Sikap akhir melakukan gerakan (a) Pandangan ke depan dengan mencondongkan badan sedikit ke depan, (b) memperlambat lari setelah mencapai garis finish, (c) pandangan ke arah depan, (d) lengan berada di samping badan. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10. c) Lembar pengamatan penilaian keterampilan gerak kecepatan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan. (1) Penilaian hasil keterampilan gerak Tahap pelaksanaan pengukuran Penilaian hasil/produk keterampilan gerak kecepatan lari 50meter dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan dengan cara: (a)Mula-mula peserta didik melakukan start jongkok dengan sikap siap. (b)Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” peserta didik mulai berlari dengan kecepatan penuh sampai garis finish. (c) Petugas menghitung catatan waktu yang ditempuh. d) Konversi kecepatan Perolehan Nilai Klasifikasi Nilai Putera Puteri ….. < 7.2 dtk ….. < 8.4 dtk Sangat Baik 7.3 – 8.3 dtk 8.5 – 9.8 dtk Baik 8.4 – 9.6 dtk 9.9 – 11.4 dtk Cukup ….. > 9.6 dtk ….. > 13.4 dtk Kurang DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 19
b. Tes kinerja aktivitas hasil rancangan latihan kelincahan aktivitas kebugaran terkait keterampilan 1) Butir Tes Lakukan aktivitas hasil rancangan keterampilan Latihan kelincahan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk). 2) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan hasil rancangan keterampilan gerak yang diharapkan. 3) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak sama dengan kecepatan. 4) Pedoman penskoran a) Penskoran Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Sikap awalan melakukan gerakan (a) Sikap awal berdiri, (b) pandangan ke arah lintasan, (c) lengan berada disamping badan. (2) Sikap pelaksanaan melakukan gerakan (a) Kaki melangkah dengan berlari, (b) tangan mengambil balok di tepi garis, (c) pandangan mata ke arah lintasan, (d) berlari dengan kecepatan penuh dan, (e) meletakkan balok ditepi garis berlawanan. (3) Sikap akhir melakukan gerakan (a) Pandangan ke arah finish , (b) mencondongkan badan sedikit ke depan, (c) lengan berada di samping badan. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10. c) Lembar pengamatan penilaian keterampilan gerak kelincahan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan. (2) Penilaian hasil keterampilan gerak Tahap pelaksanaan pengukuran Penilaian hasil/produk keterampilan gerak kelincahan (Shuttle run) dengan memindahkan balok/bola dalam jarak 10meter sebanyak 2 kali (balok diletakkan di tepi seberang start dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan dengan cara: DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 20
(d)Mula-mula peserta didik dalam sikap berdiri menyamping. (e)Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” peserta didik mulai berlari dengan kecepatan penuh sampai tepi garis berlawanan untuk mengambil balok/bola kemudian meletakknya di garis start, ulangi hal tersebut sekali lagi tanpa aba-aba. (f) Petugas menghitung catatan waktu yang ditempuh. d) Konversi nilai produk kelincahan Perolehan Nilai Klasifikasi Nilai Putera Puteri ….. < 12,1 dtk ….. < 12,4 dtk Sangat Baik 12,2 – 13,5 dtk 12,5 – 14,1 dtk Baik 13,6 – 14,9 dtk 14,2 – 15,7 dtk Cukup ….. > 15 dtk ….. > 15,7 dtk Kurang c. Tes kinerja aktivitas hasil rancangan latihan keseimbangan aktivitas kebugaran terkait keterampilan 1) Butir Tes Lakukan aktivitas hasil rancangan keterampilan latihan keseimbangan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan. Unsur-unsur yang dinilai adalah kesempurnaan melakukan gerakan (penilaian proses) dan ketepatan melakukan gerakan (penilaian produk). 2) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta didik menunjukkan atau menampilkan hasil rancangan keterampilan gerak yang diharapkan. 3) Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak sama dengan kecepatan. 4) Pedoman penskoran a) Penskoran Skor 1 jika: Peserta didik dapat melakukan 80% dari komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. Skor 0 jika: Peserta didik kurang dari 80% melakukan komponen gerakan sikap awal, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir dengan benar. (1) Sikap awalan melakukan gerakan (a) Sikap awal berdiri, (b) pandangan ke arah depan, (c) lengan berada disamping badan. (2) Sikap pelaksanaan melakukan gerakan (a) Berdiri tegak dengan bertumpu pada satu kaki, (b) Lengan diletakkan di pinggang, (c) Peserta didik berdiri tegak dengan bertumpu pada satu kaki dominan sedangkan kaki yang satunya lagi ditempelkan diatas lutut kaki tumpu (d) pandangan mata ke arah depan, (3) Sikap akhir melakukan gerakan (a) Pandangan ke arah depan , (b) Menurunkan kaki, berdiri tegak, DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 21
(c) lengan berada di samping badan. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan peserta didik: SP Nilai keterampilan yang diperoleh peserta didik: SP/10. c) Lembar pengamatan penilaian keterampilan gerak keseimbangan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan. (1) Penilaian hasil keterampilan gerak Tahap pelaksanaan pengukuran Penilaian hasil/produk keterampilan gerak keseimbangan dalam aktivitas kebugaran terkait keterampilan dengan cara: (a)Mula-mula peserta didik dalam sikap berdiri tegak. (b)Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” peserta didik mulai mengangkat satu kaki. (c) Petugas menghitung catatan waktu peserta didik mampu mempertahankan posisi. d) Konversi nilai produk keseimbangan Perolehan Nilai Klasifikasi Nilai Putera Puteri ….. > 50 dtk ….. > 50 dtk Sangat Baik 40 – 50 dtk 40 – 50 dtk Baik 25 – 39 dtk 25 – 39 dtk Cukup ….. < 25 dtk ….. < 25 dtk Kurang Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan Pengayaan diberikan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Pengayaan dilakukan apabila setelah diadakan penilaian pada kompetensi yang telah diajarkan pada peserta didik pada setiap aktivitas pembelajaran, nilai yang dicapai melampaui kompetensi yang telah ditetapkan oleh guru. Pengayaan dilakukan dengan cara menaikkan tingkat kesulitan permainan dengan cara mengubah jumlah pemain, memperketat peraturan, menambah alat yang digunakan, serta menambah tingkat kesulitan tugas keterampilan yang diberikan. 2. Remidial Remidial dilakukan oleh guru terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan level kompetensi peserta didik dari mana guru mengetahui level kompetensi peserta didik. Level kompetensi diketahui dari refleksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara menetapkan atau menurunkan tingkat kesulitan dalam materi pembelajaran. Refleksi Peserta Didik dan Guru DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 22
1. Refleksi Peserta Didik Pada setiap 2 topik dan di akhir aktivitas pembelajaran peserta didik ditanya tentang: a. Apa yang sudah dipelajari. b. Dari apa yang sudah dipelajari apa yang sudah dikuasai. c. Kesulitan-kesulitan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran. d. Kesalahan-kesalahan apa saja yang peserta didik alami/temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran. e. Bagaimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan yang peserta didik alami/ temukan dalam melakukan aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran. Contoh Format Refleksi. Setelah peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran, peserta didik diminta untuk menuliskan kesulitan-kesulitan, kesalahan-kesalahan, dan bagaimana cara memperbaikinya dalam melakukan aktivitas pembelajaran. Kemudian laporkan hasil capaian belajar yang diperoleh dalam buku catatan atau buku tugas kepada guru. No Aktivitas Pembelajaran Hasil Refleksi Tercapai Belum Tercapai 1. Aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran *) 2. Menunjukkan nilai-nilai karakter profil Pelajar Pancasila pada elemen mandiri dan gotong royong dalam proses aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran. *) Materi disesuaikan dengan pokok 2. Refleksi Guru Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 23 Catatan: Bagi peserta didik yang belum mampu mencapai batas kompetensi dalam aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran yang ditentukan oleh guru, maka diminta remidial. Bagi peserta didik yang mampu mencapai atau melebihi batas kompetensi dalam aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran yang ditentukan oleh guru, maka lanjutkan pembelajaran pada materi yang lebih
pengayaanya di dalam pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian dalam refleksi guru antara lain: a. Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik? b. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan aktivitas kebugaran terkait keterampilan. c. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan aktivitas kebugaran terkait keterampilan tersebut. d. Bagaimana keterlibatan peserta didik dalam proses aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan aktivitas kebugaran terkait keterampilan tersebut. Lembar Kerja Peserta Didik Tanggal : ................................................................. Lingkup/materi pembelajaran : ................................................................. Nama Peserta didik : ................................................................. Fase/Kelas : E / X 1. Panduan umum a. Pastikan Kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. b. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik, sesuai dengan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera. c. Mulailah kegiatan dengan berdo’a. d. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. 2. Panduan aktivitas pembelajaran a. Bersama dengan teman, buatlah kelompok yang teridiri dari 6-9 orang. b. Lakukan aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas kebugaran terkait keterampilan dengan temanmu satu kelompok. c. Perhatikan penjelasan berikut ini: Cara melakukan aktivitas pembelajaran hasil rancangan keterampilan gerak aktivitas latihan kebugaran terkait keterampilan antara lain: 1) Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak latihan kecepatan, dan latihan kelincahan. 2) Aktivitas pembelajaran keterampilan gerak keseimbangan dan koordinasi. d. Lakukan refleksi aktivitas pembelajaran dengan mengisikan di bawah ini! Bentuk Pembelajaran Kesulitan yang sering dialami Kesalahan yang sering dilakukan Cara memperbaiki kesalahan tersebut Aktivitas latihan kecepatan Aktivitas latihan kelincahan Aktivitas latihan keseimbaangan dan DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 24
koordinasi 2. Asesmen Akhir Nama Siswa: No KKTP KETERCAPAIAN Kurang kompeten (71-80) Cukup Kompeten (81-90) Sangat Kompeten (91-100) 1 Merancang program latihan kebugaran 2 Menerepakan prinsip dan prosedur hidup sehat Profil Pelajar Pancasila No Dimensi Kreatif-Sub Elemen Mulai Berkemb ang Sedang Berkem bang Berkemb ang Sesuai Harapan Sangat Berkem bang 1 Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya dalam bentuk karya dan/atau tindakan, serta mengevaluasinya dan mempertimbangkan dampak dan risikonya bagi diri dan lingkungannya 2 Menghasilkan gagasan yang beragam untuk mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya, menilai gagasannya, serta memikirkan segala risikonya dengan mempertimbangkan banyak perspektif seperti etika dan nilai kemanusiaan ketika gagasannya direalisasikan DIAS/PENJASORKES/Fase E/TP 2023_2024 - 25
BAHAN BACAAN 3. Bahan Bacaan Guru a. Teknik dasar aktivitas senam. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6978387/kebugaranjasmani-pengertian-manfaat-dan-contohlatihannya#:~:text=Contoh%20aktivitas%20fisik%20yang %20bisa,juga%20bermanfaat%20bagi%20kebugaran%20jasmani. Glosarium Aktivitas kebugaran adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan yang berarti Kecepatan adalah kemampuan untuk menggerakkan tubuh dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu sesingkatnyasingkatnya. Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah posisi dan arah secepat mungkin sesuai dengan situasi yang dihadapi dan dikehendaki. Keseimbangan adalah kemampuan seseorang dalam memelihara posisi tubuh yang statis (tidak bergerak) atau dalam keadaan posisi badan yang dinamis (bergerak). Koordinasi adalah satu pola gerak yang terbentuk dari gabungan beberapa fungsi komponen kesegaran jasmani Dias Dwi /PJOK/Fase E/TP 2023_2024 - 26
Referensi Muhajir. 2017. Buku Peserta didik Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: PT. Erlangga. Muhajir. 2017. Buku Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: PT. Erlangga. Muhajir. 2020. Belajar dan Berlatih Aktivitas Peningkatan Kebugaran Jasmani dan Pengukurannya. Bandung: Sahara Multi Trading. Tim penyusunan Bahan Ajar. 2010. Buku Bahan Ajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Bogor: PPPPTK Penjas & BK. Dias Dwi /PJOK/Fase E/TP 2023_2024 - 27
YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA KESEHATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Modul Nama Penyusun : Syaiful Dwi Jatmiko, S.Pd. Nama Sekolah : SMK Kesehatan Kesatrian 2 Purwokerto Tahun Penyusunan : 2022 Jenjang Sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan Alokasi Waktu : 120.menit ( ...pertemuan @... x 45menit) Elemen : Elemen Keterampilan Gerak Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil evaluasi penerapan keterampilan gerak berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional) secara matang pada permainan, aktivitas jasmani lainnya, dan kehidupan nyata sehari-hari B. Kompetensi Awal Siswa sudah memahami tehnik dasar dalam gerak renang gaya bebas C. Profil Pelajar Pancasila Mandiri: Peserta didik dapat Mempraktikkan hasil analisis keterampilan gerak salah satu renang gaya bebas untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik. Kreatif: Peserta didik dapat menciptakan permainan dengan memodifikasikan materi Gerak renang gaya bebas Bergotong royong: Melakukan praktik kegiatan Gerak renang gaya bebas secara bersamasama dengan menganalisi kesalahan yang dilakukan oleh teman lannya. D. Sarana & Prasarana 1. Kolam renang 2. Pluit 3. Stopwach 4. Gambar 5. Video pembelajaran 6. Hp dan Laptop E. Target Peserta Didik Peserta didik reguler : ....% Peserta didik dengan kesulitan belajar : ....% Peserta didik dengan pencapaian tinggi : ....% F. Model Pembelajaran 1. Poject Based Learning 2. Tatap Muka II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini peserta didik diharapkan mampu:
1. Menunjukkan perilaku baik dengan melakukan gerakan sesuai fungsi tubuh. 2. Menunjukkan permainan tidak curang. 3. Merapihkan kembali peralatan yang telah digunakan pada tempatnya. 4. Tidak melakukan gerakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. 5. Mampu saling membantu teman bila ada kesulitan dalam melakukan gerakan renang. 6. Melakukan permainan dengan tidak menguasai alat atau lapangan sendiri. 7. Menganalisis dan mempraktikkan keterampilan pengambilan nafas renang gaya bebas dengan baik. 8. Menganalisis dan mempraktikkan keterampilan koordinasi gerakan renang gaya bebas dengan baik B Pemahaman bermakna Cari informasi tentang tiga gaya renang yang berbeda dan identifikasi teknik dan peralatan yang digunakan untuk tindakan penyelamatan di air, gerakan kaki, ayunan lengan, cara pengambilan napas renang gaya bebas dari modul ini atau sumber media cetak lain atau elektronik atau teman yang sedang melakukan kegiatan. Secara bergantian, saling bertanyalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan keterampilan teknik dasar tiga gaya renang yang berbeda, teknik dan peralatan yang digunakan untuk tindakan penyelamatan di air, gerakan kaki, ayunan lengan, cara pengambilan napas renang gaya bebas, termasuk manfaat permainan renang terhadap kesehatan dan otot-otot yang dominan dipergunakan dalam renang gaya bebas serta sikap apa yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran melalui renang terhadap pribadi peserta didik C. Pertanyaan Pemantik 1. Apa yang kalian ketahui mengenai Renang (Gaya Bebas)? 2. Apa saja tehnik dasar dalam Renang (Gaya Bebas)? 3. Kesalahan apa saja yang sering dilakukan saat mempraktikan Renang (Gaya Bebas) D. Persiapan Pembelajaran B. Persiapan Pembelajaran Hal-hal yang harus dipersiapkan guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran antara lain sebagai berikut: 1. Membaca kembali Modul Ajar yang telah dipersiapkan guru sebelumnya. 2. Membaca kembali buku-buku sumber yang berkaitan dengan aktivitas senam. 3. Menyiapkan alat pembelajaran, diantaranya: a) Kolam renang b) Pluit c) Stopwach d) Lembar Kegiatan Peserta Didik (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas gerak E. Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Guru : Orientasi (Menunjukkan sikap disiplin sebelum memulai proses pembelajaran, menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianut (Karakter) serta membiasakan membaca dan memaknai (Literasi)). Melakukan pembukaan dengan salam ...menit
pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Apersepsi Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, pada kelas IX Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan. Motivasi Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari. Apabila materi/tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang: Analisis Gerak renang gaya bebas Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung Mengajukan pertanyaan. Pemberian Acuan Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari Menyampaikan garis besar cakupan materi Menyampaikan metode pembelajaran dan teknik penilaian yang akan digunakan Membagi peserta didik menjadi 8 Kelompok (dengan setiap anggota kelompok berjumlah 4 - 5 orang). Kegiatan Inti Peserta didik menyimak informasi dan peragaan materi tentang aktivitas keterampilan rangkaian gerak renang gaya bebas baik melalui video pembelajaran, gambar, maupun peragaan guru atau peserta didik. Peserta didik mencoba hasil analisis aktivitas keterampilan rangkaian gerak renang gaya bebas, yang telah diperlihatkan melalui video pembelajaran, gambar, atau diperagakan oleh guru atau peserta didik. ...menit
Peserta didik melakukan hasil analisis aktivitas keterampilan rangkaian renang gaya bebas secara berulang-ulang sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru, yang menekankan pada nilai-nilai: disiplin, kerja sama, percaya diri, dan kerja keras sesuai dengan koreksi yang diberikan oleh guru. Peserta didik menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal, tentang hasil analisis aktivitas keterampilan gerak renang gaya bebas Seluruh hasil analisis aktivitas keterampilan rangkaian gerak renang gaya bebas yang dilakukan oleh peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan dalam melakukan gerakan. Guru mengamati seluruh aktivitas peserta didik dalam melakukan hasil analisis aktivitas keterampilan rangkaian gerak renang gaya bebas rama secara seksama. Hasil belajar peserta didik dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran. Penutup Guru dan peserta didik melakukan refleksi apa yang telah dicapai dan belum dicapai sesuai dengan tujuan yang ditetapkan secara umum. Kemudian peserta didik membuat catatan dan simpulan hasil pembelajaran. Peserta didik di bawah bimbingan guru melakukan gerakan pendinginan. Berdoa dipimpin oleh salah satu peserta didik dan menyampaikan salam. ...menit F. Asesmen Sikap : Komitmen siswa untuk tepat waktu dalam pembelajaran praktik maupun dalam kelas sat mengganti pakaian olahraga dan pengumpulan tugas. Pengetahuan : Peserta didik dapat Mengidentifikasikan, menguraikan, dan cara menerapkan aktivitas keterampilan gerak renang gaya bebas dengan benar. Keterampilan: Peserta didik dapat Mendemontrasikan, melakukan, dan menerapkan hasil analisis aktivitas keterampilan gerak Renang (Gaya Bebas)dengan benar. Asesmen: a. Sikap : Jurnal/observasi. b. Pengetahuan : Tes tertulis dan penugasan. c. Keterampilan : Tes praktik dan portopolio. Tagihan 1/PT 1 (rangkaian gerakan kaki renang gaya bebas). Pengetahuan Keterampilan Gerakan Kesalahan Perbaikan Awal pelaksana Akhir
Tagihan 2/PT 2 (rangkaian grakan tangan renang gaya bebas). 1. Buatlah kesimpulan hasil dari pembelajaran Renang (Gaya Bebas). 2. Buatlah kliping atau makalah tentang aktivitas Renang (Gaya Bebas). Awal pelaksana Akhir Keterangan: C : 75-83 B: 84-91 A: 92-100 G. Pengayaan & remidial Siswa membuat makalah tentang gerak renang gaya bebas dan menyajikannya sebelum memasuki materi selanjutnya. H. Metode Model: Pembelajaran tatap muka. Metode: Komando I. Refleksi Peserta Didik dan Guru Untuk Peserta Didik 1) Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti pemebelajaran? 2) Apa capaian baik yang kamy temukan dalam pembelajaran ini? 3) Apa saja hambatan dan tantangan dalam melakukan kegiatan pembelajaran? Bagiamana solusinya? 4) Saran dan masukan? Untuk Guru 1) Apa hal menarik yang saya dapatkan ketika melakukan kegiatan pembelajaran ini? 2) Apa saja hambatan dan tantangan dalam melakukan kegiatan ini? 3) Upaya apa saja yang akan dilakukan untuk menyelesaikan hambatan dan tantangan tersebut? III. LAMPIRAN Lampiran 1 A. Lembar Kerja Peserta Didik Nama : Tanggal : 1. Amati sebuah pertandingan Renang (Gaya Bebas)melaui video kemudian buatlah laporan singkat hasil pertandingan dan jelaskan secara singkat teknik dasar permainan yang bisa kita kembangkan. Nama : Tanggal : Proposal Proyek Kerjakan dan jawablah soal-soal di bawah ini dengan cara memberikan uraian singkat dengan jelas!
Bagaimanakah gerakan lengan yang benar pada renang gaya bebas ? 1. Bagaimanakah gerakan kaki yang benar pada renang gaya bebas? 2. Bagaimanakah gerakan pernafasan pada renang gaya bebas? 3. Bagaimanakah gerakan koordinasi pada gerakan renang gaya bebas? Anggota Kelompok : Judul Proyek : Lembar Kontrol Lakukan pengamatan secara berkala NO TANGGAL KONDISI SESUDAH PENGAMAT Nama : Tanggal : Jurnal Refleksi Proyek AM LANTAI ( Ringkasan Materi) Ketika anda mengamati orang yang sedang berenang, mereka menggunakan berbagai teknik dan gaya dalam berenang. Secara umum, gaya renang ada 4, yaitu renang gaya dada, renang gaya punggung, renang gaya bebas, dan renang gaya kupu-kupu. Sedangkan aya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah renang gaya kupu-kupu, renang gaya punggung, renang gaya dada, dan renang gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas. Hal yang membanggakan dari proyek ini?
Lampiran 2 RUBRIK PENILAIAN PRESENTASI HASIL OBSERVASI UPAYA MENGATASI PERUBAHAN INSTRUMEN PENILAIAN : PROSES DAN PRODUK Indikator Keterampilan Riset Siswa Kriteria Kelulusan Keterampilan Riset Siswa TIDAK KOMPETEN CUKUP KOMPETEN KOMPETEN Tidak memenuhi persyaratan minimum Memenuhi persyaratan minimum Menunjukkan tingkat pemahaman yang tinggi Siswa menanggapi pertanyaan / tujuan / hipotesis yang diminta secara implisit dalam inkuiri tertutup. Rumusan masalah tidak sesuai dengan topik penelitian. Rumusan masalah sesuai topik permasalahan dan mengandung dua variabel penelitian. Rumusan masalah memenuhi 3 kriteria:sesuai dengan topik penelitian, mengandung dua variabel penelitian, dibuat dalam kalimat tanya secara efektif. Hipotesis penelitian tidak sesuai dengan rumusan masalah. Hipotesis sesuai dengan rumusan masalah dan mengandung dua variabel. Hipotesis sesuai dengan rumusan masalah dan mengandung dua variabel dalam kalimat pernyataan yang efektif. Siswa mengumpulkan dan mencatat data/ informasi yang telah ditentukan guru dari sumber yang disediakan, memilih metodologi yang tepat dari sumber yang disediakan. Dasar teori penelitian tidak sesuai dengan rumusan masalah. Dasar teori penelitian relevan dengan rumusan masalah dan sumber referensi memadai yang disediakan oleh guru. Dasar teori penelitian relevan dengan rumusan masalah dan sumber referensi memadai selain yang disediakan oleh guru. Metode/ langkah kerja tidak sesuai dengan rumusan masalah/ hipotesis Metode/ langkah kerja sesuai dengan rumusan masalah/ hipotesis sesuai yang disarankan oleh guru yaitu melalui uji organoleptik. Metode/langkah kerja sesuai dengan rumusan masalah / hipotesis dan inovatif (berbeda dengan metode yang disarankan oleh guru). Siswa mengevaluasi informasi / data dan proses penyelidikan secara komprehensif dengan menggunakan kriteria yang ditentukan oleh guru. Siswa tidak mengevaluasi data dan proses penelitian untuk menghasilkan data penelitian yang lebih baik. Siswa mengevaluasi data dan proses penelitian secara komprehensif menggunakan kriteria yang ditentukan oleh guru yaitu pengambilan data minimal dua kali. Siswa mengevaluasi data dan proses penelitian secara komprehensif menggunakan kriteria sendiri yang memadai. Siswa mengelola dan mengatur informasi/ data penelitian menggunakan struktur dan proses yang disarankan oleh guru. Siswa tidak dapat mengorganisasi dan mengatur informasi atau data untuk mengungkapkan pola. Siswa dapat mengorganisasi dan mengatur informasi/ data secara sistematis sesuai yang disarankan oleh guru dalam bentuk tabel atau persentase. Siswa dapat mengorganisasi dan mengatur informasi/ data secara sistematis secara mandiri. Siswa menerapkan pengetahuan baru Siswa tidak dapat menerapkan pengetahuan Siswa dapat menerapkan pengetahuan baru yang Siswa dapat menerapkan pengetahuan baru yang
untuk memecahkan permasalahan. baru yang didapatkan untuk memecahkan permasalahan. didapatkan tentang teknologi Gerak berirama dalam kasus yang sama dengan sumber belajar. didapatkan tentang teknologi Gerak berirama dalam kasus yang berbeda dengan sumber belajar yang diberikan. Menggunakan beberapa disiplin bahasa spesifik dan genre yang ditentukan guru untuk mengkomunikasikan pengetahuan dan pemahaman untuk audiens yang ditentukan. Tata cara penulisan tidak memperhatikan ejaan yang disempurnakan (EYD) secara konsisten. Tata cara penulisan tidak memperhatikan ejaan yang disempurnakan (EYD) di beberapa tempat. Tata cara penulisan memperhatikan ejaan yang disempurnakan (EYD) secara konsisten. Argumentasi tidak terstruktur dan tidak didukung oleh sitasi yang ilmiah. Argumentasi terstruktur dan tidak didukung oleh sitasi yang ilmiah. Argumentasi terstruktur dan didukung oleh sitasi yang ilmiah. Keterangan : Siswa yang belum kompeten maka harus mengikuti pembelajaran remidiasi. Siswa yang cukup kompeten diperbolehkan untuk memperbaiki pekerjaannya sehingga mencapai level kompeten LEMBAR ASESMEN DIAGNOSTIK A. Asesmen Non Kognitif Tagihan 1/MG 1 (rangkaian gerakan kaki renang gaya bebas). Keterampilan Awal Pelaksanaan Akhir Tagihan 2/MG 2 (rangkaian gerakan tangan renang gaya bebas). Tagihan 3/MG 3 (rangkaian gerak koordinasi gerakan kaki gerakan tangan dan pengambilan nafas renang bgaya bebas)
B. Asesmen Kognitif Tagihan 1/MG 1 (rangkaian gerakan kaki renang gaya bebas). Pengetahuan Gerakan Kesalahan Perbaikan Tagihan 2/MG 2 (rangkaian gerakan tangan renang gaya bebas). 1. Buatlah kesimpulan hasil dari pembelajaran rangkaian gerakan kaki,gerakan tangan dan pengambilan nafas renang gaya bebas 2. Buatlah kliping atau makalah tentang aktivitas gerak renang gaya bebas Tagihan 3/MG 3 (rangkaian gerak koordinasi gerakan kaki gerakan tangan dan pengambilan nafas renang bgaya bebas) 1. Kerjakan soal pilihan ganda (1 – 10) pada buku teks erlangga hal 211-212. 2. erjakan soal esai (1 – 10) pada buku teks erlangga hal 213. PEMBELAJARAN REMIDIASI 1. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial Remidial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai level kompetensi maupun kepada peserta didik yang sudah melampui level kompetensi. Remidial terdiri atas dua bagian : remedial karena belum mencapai level kompetensi dan remedial karena belum mencapai capaian pembelajaran Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai level kompetensi Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum mencapai level kompetensi misalnya sebagai berikut. Analisis Gerak kaki renang gaya bebas Analisis Gerak tangan renang gaya bebas Analisis gerak koordinasi gerakan kaki, gerakan tangan dan pengambilan nafas renang gaya bebas b. Pengayaan Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai level kompetensi atau mencapai Kompetensi Dasar. Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik. Direncanakan berdasarkan capaian pembelajaran atau materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih luas misalnya kombinasi gerakan kaki, gerakan tangan dan pengambilan nafas renang gaya bebas yang telah dimodifikasi
DAFTAR PUSTAKA Agus Mukholid, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, Yudhistira, Surakarta, 2007. Sudrajat Wiradihardja dan Syarifudin, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan : Buku guru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014. https://eprints.uny.ac.id/48303/5/LAMPIRAN%20TES%20KESEGARAN%20JASMANI %20INDONESIA.pdf https://www.berbagaireviews.com/2016/05/latihan-kebugaran-jasmani-physical.html https://www.penjaskes.co.id https://www.gurupendidikan.co.id/category/sma/ https://www.youtube.com/watch?v=vdV-KRgm0i4&pbjreload=101 Memeriksa dan Menyetujui, Kepala SMK Kesehatan Kesatrian 2 Purwokerto .............................., .................. 2023 Guru Mata Pelajaran Drs. Agung Budiyono, MM.Pd. Syaiful Dwi Jatmiko , S.Pd
YAYASAN PEGURUAN ISLAM REPUBLIK INDONESIA SMK KESATRIAN PURWOKERTO TERAKREDITASI “A” Jl. Kesatrian No. 62 Telp/fax (0281) 636122 Purwokerto 53115 Website: smkkesatrianpwt.sch.id, Email: [email protected] TEKNIK AUDIO VIDEO●TEKNIK KENDARAAN RINGAN● DESAIN KOMUNIKASI VISUAL● TEKNIK SEPEDA MOTOR● TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MODUL AJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA KESEHATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 I. INFORMASI UMUM : A. Identitas Modul Nama Penyusun : Syaiful Dwi Jatmiko, S.Pd. Nama Sekolah : SMK Kesehatan Kesatrian 2 Purwokerto Tahun Penyusunan : 2023 Jenjang Sekolah : Sekolah Menengah Kejuruan Alokasi Waktu : menit ( 2 pertemuan 6 x 45menit) Elemen : Elemen Keterampilan Gerak Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase E peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil evaluasi penerapan keterampilan gerak berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional) secara matang pada permainan, aktivitas jasmani lainnya, dan kehidupan nyata sehari-hari. B. Kompetensi Awal Peserta Didik telah memiliki pengetahuan awal tentang : 1.Teknik dasar dan ketrampilan bermain sepak bola C. Profil Pelajar Pancasila Setelah mengikuti pembelajaran ini, Profil Pelajar Pancasila yang diharapkan muncul pada peserta didik adalah : Mandiri, gotong royong, dan tanggungjawab D. Sarana & Prasarana Sarana & Prasarana yang dibutuhkan pada saat belajar dengan modul ini antara lain : 1. Laptop/ PC / Handphone 2. Jaringan internet yang bagus 3. Alat tulis & buku 4. LK 5. Lembar bimbingan/ Konsultasi 6. Bola sepak 7. Lapangan E. Target Peserta Didik Peserta didik reguler : ....% Peserta didik dengan kesulitan belajar : ....% Peserta didik dengan pencapaian tinggi : ....% F. Model Pembelajaran Poject Based Learning Tatap Muka Terbatas II. KOMPONEN INTI : A. Tujuan Pembelajaran Pada akhir pembelajaran, Peserta Didik mampu: 1.Mempraktikkan teknik dasar keterampilan gerak spesiik dan fungsional permainan sepak bola (passing, stopping; dribbling; shooting dan pendalaman dalam bentuk permainan) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa.
2.Menganalisis teknik dasar keterampilan gerak spesiik dan fungsional permainan sepak bola (passing, stopping; dribbling; shooting dan pendalaman dalam bentuk permainan) sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki oleh siswa. 3.Mengembangkan nilai-nilai karakter dari pengalaman belajar gerak: tanggung jawab personal (jujur, disiplin, patuh dan taat pada aturan, menghormati diri sendiri, dan lain-lain) dan pengembangan tanggung jawab sosial (kerja sama, toleran, peduli, empati, menghormati orang lain, gotong-royong, dan lain-lain). 4.Mengembangkan nilai-nilai gerak dengan cara mampu mengambil makna pengalaman belajar gerak: nilai-nilai aktivitas jasmani untuk kesehatan, nilai-nilai aktivitas jasmani untuk kegembiraan dan tantangan, dan nilai-nilai aktivitas jasmani untuk ekspresi diri dan interaksi sosial. B. Pemahaman Bermakna 1.Permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang membutuhkan teknik-teknik dasar passing, stoppig, dribling dan shooting 2.Dengan ketrampilan sepakbola kita dapat melakukakn peningkatan ketrampilan olahraga beregu yang membutuhkan kerjasama yang baik. C. Pertanyaan Pemantik •Mengapa perlu menguasai keterampilan gerak spesiik dan bermain sepak bola? •Bagaimana perasaanmu mengikuti pembelajaran ini? •Jika ada hal yang tidak kamu sukai terjadi, apakah yang kamu lakukan? •Supaya bisa mencetak goal dengan cepat, perilaku kelompok apakah yang perlu dilakukan? •Untuk bisa bermain sepak bola, apakah yang perlu kamu lakukan? •Mengapa pemain sepak bola perlu mengetahui kemana harus berlari, dimana harus berdiri? •Situasi bermain seperti apakah agar pemain sepak bola dapat dengan mudah memasukkan bola ke gawang lawan? D. Persiapan Pembelajaran Sebelum pembelajaran dilakukan pengecekan : 1. Mempersiapkan perangkat gawai yang akan digunakan. 2. Memperhatikan informasi yang telah dibagikan guru. 3. Mempersiapkan alat tulis dan alat praktek. 4. Pastikan kamu memiliki paket data/wifi dan jaringan yang bagus. 5. Memakai seragam olahraga Kegiatan Pembelajaran KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Orientasi Peserta didik berbaris dan mengucapkan salam, dan guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat Guru membuka pelajaran dengan memberi salam dan peserta didik menjawab salam dari guru Salah satu peserta didik memimpin kegiatan berdoa sebelum pembelajaran dimulai (P3 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME) Guru mengecek kehadiran peserta didik dengan mengirimkan link daftar hadir Peserta didik melakukan assesment diagnostik kognitif dan non kognitif. Apersepsi Guru memberikan apersepsi dengan menggali pengetahuan awal peserta didik terkait materi awal tentang permainan sepakbola 15 menit
Motivasi Guru memberikan gambaran tentangmanfaat mempelajari materi yang akan dipelajari Pemberian Acuan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang akan berlangsung....dst Kegiatan Inti Fase 1 : Reflection M = ( Mulai Diri ) Menggunakan pertanyaan pemantik untuk dikerjakan yaitu : Mengapa perlu menguasai keterampilan gerak spesiik dan bermain sepak bola? Bagaimana perasaanmu mengikuti pembelajaran ini? Jika ada hal yang tidak kamu sukai terjadi, apakah yang kamu lakukan? E = (Eksplorasi Konsep ) Peserta Didik menyimak Video pembelajaran dengan durasi 10 menit. Video tersebut juga berisi penjelasan singkat tentang ketrampilan sepakbola. Fase 2 : Research R = ( Ruang Kolaborasi ) Guru membagi peserta didik membagi menjadi beberapa kelompok. Masingmasing kelompok akan berdiskusi tentang permasalahan dalam LKPD 1( P3 Gotong royong) Peserta didik melakukan hasil analisis aktivitas keterampilan gerak passing dan,kontrol,) permainan sepak bola sesuai dengan penjelasan guru secara individu maupun kelompok, dan menyampaikan arti penting kerja sama dalam aktivitas gerak permainan sepak bola R = ( Refleksi Terbimbing ) Peserta didik mengerjakan tugas mandiri untuk lebih memahami tentang konsep permainan sepak bola. Peserta didik mempraktikan gerak pasing dan kontrol dalm sepak bola. D = ( Demonstrasi Kontekstual ) Jawaban bisa dibuat melalui aplikasi word atau di buku tulis. Jika jawaban ditulis di buku tulis, foto (pastikan foto jelas) dan rubah menjadi format pdf, selanjtunya diunggah (cara convert ) Seluruh hasil analisis aktivitas keterampilan 105 menit
gerak permainan sepak bola peserta didik diawasi dan diberikan koreksi oleh guru apabila ada kesalahan gerakan. Memperaktikan Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Menendang Bola dengan Kaki Bagian Dalam Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Menendang Bola Menggunakan Punggung Kaki Bagian Dalam Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Menendang Bola Menggunakan Punggung Kaki Perserta didik diminta untuk memperagakan cara Mengontrol Bola Menggunakan Telapak Kaki Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Mengontrol Bola Menggunakan Punggung Kaki Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Mengontrol Bola dengan Dada Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Mengontrol Bola Menggunakan Paha Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Mengontrol Bola Menggunakan Perut E = ( Elaborasi Pemahaman ) Guru membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan Peserta didik bisa bertanya jika ada kesulitan Penutup K = ( Koneksi Antar Materi Peserta Didik bersama ) Peserta didik dapat menanyakan hal-hal yang belum dipahami melalui forum Peserta didik mengerjakan assesmen sumatif Guru memberikan tugas mencari contoh lain yang ada di sekitar yang berkaitan dengan materi A = ( Aksi Nyata ) Guru memberikan motivasi Guru menutup dengan memberikan salam 15 menit KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 2 Tahapan Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Orientasi Peserta didik berbaris dan mengucapkan salam, dan guru memastikan bahwa semua peserta didik dalam keadaan sehat Guru membuka pelajaran dengan memberi salam dan peserta didik menjawab salam dari guru Salah satu peserta didik memimpin 15 menit
kegiatan berdoa sebelum pembelajaran dimulai (P3 Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME) Guru mengecek kehadiran peserta didik dengan mengirimkan link daftar hadir Guru mengirimkan link soal pretest yang dibagikan melalui Google classroom Apersepsi Guru memberikan apersepsi dengan menggali pengetahuan awal peserta didik terkait materi awal tentang unsur permainan sepakbola Motivasi Guru memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari Pemberian Acuan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang akan berlangsung Kegiatan Inti Fase 1 : Reflection M = ( Mulai Diri ) • Menggunakan pertanyaan pemantik untuk dikerjakan pada LKPD yaitu : Untuk bisa bermain sepak bola, apakah yang perlu kamu lakukan?Mengapa pemain sepak bola perlu mengetahui kemana harus berlari, dimana harus berdiri? Situasi bermain seperti apakah agar pemain sepak bola dapat dengan mudah memasukkan bola ke gawang lawan? (P3 bernalar kritis) E = (Eksplorasi Konsep ) Peserta Didik menyimak Video pembelajaran dengan durasi 10 menit. Video tersebut juga berisi penjelasan singkat tentang ketrampilan sepakbola. Fase 2 : Research R = ( Ruang Kolaborasi ) Guru meminta peserta didik untuk membaca materi di internet danjuga buku. ( P3 Gotong royong) Refleksi dengan menjawab pertanyaan Peserta didik melakukan hasil analisis aktivitas keterampilan gerak dribling dan shooting,) heading.permainan sepak bola sesuai dengan penjelasan guru secara individu maupun kelompok, dan menyampaikan arti penting kerja sama dalam aktivitas gerak permainan sepak bola 105 menit
R = ( Refleksi Terbimbing ) • Refleksi dengan menjawab pertanyaan reflektif pada link yang diunggah di LKPD • Guru memberikan umpan balik . D = ( Demonstrasi Kontekstual ) • Guru memberikan instruksi pada LKPD pada hal penugasan • Berikut instruksi tugas: • Pilih dan tunjukan alat RT di rumahmu yang sudah ada sejak masa food producing yang eksis sampai sekarang • Berikan narasinya dalam video singkat lalu unggah di youtube Memperaktikan Peserta didik diminta untuk memperagakan cara menggiring bola. Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Menendang Bola Menggunakan Punggung Kaki Bagian Dalam Peserta didik diminta untuk memperagakan cara Menendang Bola Menggunakan Punggung Kaki E = ( Elaborasi Pemahaman ) Guru membimbing peserta didik yang mengalami kesulitan Peserta didik bisa bertanya jika ada kesulitan Penutup K = ( Koneksi Antar Materi Peserta Didik bersama ) Peserta didik dapat menanyakan hal-hal yang belum dipahami melalui forum Peserta didik mengerjakan assesmen sumatif Guru memberikan tugas mencari contoh lain yang ada di sekitar yang berkaitan dengan materi A = ( Aksi Nyata ) Guru memberikan motivasi Guru menutup dengan memberikan salam 15 menit E. Asesmen Penilaian ada dua ragam: 1) penilaian tentang belajar; dan 2) penilaian hasil belajar. Penilaian tentang belajar adalah penilaian proses siswa belajar. Penilaian jenis ini dilakukan saat guru melakukan pembelajaran. Penilaian hasil belajar berupa penilaian sikap, pengetahuan, keterampilan dan dampak belajar terhadap aspek-aspek Proil Pelajar Pancasila. Penilaian hasil dapat dilakukan secara terpisah atau digabung dalam satu kesempatan penilaian dari jenis penilaian berikut: 1. Penilaian Sikap (Penilaian diri sendiri oleh siswa dan diisi dengan jujur) a. Petunjuk Penilaian (Lembar Penilaian Sikap Diri) 1) Isikan identitas kalian. 2) Berikan tanda cek (√) pada kolom “Ya” jika sikap yang ada dalam. pernyataan sesuai dengan sikap Kalian, dan “Tidak” jika belum sesuai. 3) Isilah pernyataan secara jujur.
4) Hitunglah jumlah jawaban “Ya”. 5) Lingkari krteria Sangat Baik, Baik, atau Baik sesuai jumlah “Ya” yang terisi. b. Tabel 2.2.1 Rubrik Penilaian Sikap: No Pernyataan Ya Tidak 1. Saya berusaha belajar dengan sungguh- sungguh. 2. Saya mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian. 3. Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru tepat waktu. 4. Saya berperan aktif dalam kelompok. 5. Saya menghormati dan menghargai orang tua dan guru. 6. Saya menghormati dan menghargai teman. 7. Saya mengajukan pertanyaan jika ada yang tidak dipahami. 8. Saya merasa menguasai dan dapat mengikuti pelajaran. 9. Saya menyerahkan tugas tepat waktu. 10. Saya selalu membuat catatan hal-hal yang saya pelajari. Sangat Baik Baik Perlu Perbaikan Jika lebih dari 8 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 6 pernyataan terisi “Ya” Jika lebih dari 4 pernyataan terisi “Ya” 2. Tabel 2.2.2 Penilaian Pengetahuan Teknik Bentuk Contoh Instrumen Kriteria Pe- nilaian Tes Tulis Pilihan ganda dengan 4 opsi 1. Teknik mengoper bola jarak dekat (passing pendek) agar sasarannya tepat, pemain sebai- knya menggunakan kaki bagian: a. luar b. dalam c. punggung kaki d. ujung laki e. tumit kaki 2. Menghentikan bola bawah dapat dilakukan dengan menggunakan kaki. Untuk bola yang melayang di udara dapat digunakan bagianbagian badan seperti di bawah ini, kecuali a. dada b. kepala c. paha d. tangan e. perut 3. Untuk menggiring bola yang menghasilkan putaran bola keluar, Jawaban benar mendapatkan skor 1 dan salah 0
bagian kaki yang digu- nakan untuk kontak dengan bola adalah ..... a. kaki bagian dalam b. kaki bagian luar c. punggung kaki d. ujung kaki e. tumit kaki 4. Agar gerak bola saat menyundul sampai ke arah tujuan dengan tepat, gerak sundulan sebaiknya dibantu oleh: a. dorongan badan b. ayunan tangan c. kekuatan penuh d. poin a, b, dan c benar e. semua salah 5. Permaian sepak bola bisa dimainkan menggunakan seluruh badan, kecuali a. kepala b. badan c. tungkai d. tangan e. dada Uraian tertutup 1. Jelaskan urutan cara mengoper bola gelundung pada permainan sepak bola. Mendapatkan skor; 4, jika seluruh urutan dituliskan dengan benar dan isi benar. 3, jika urutan dituliskan salah tetapi isi benar. 2, jika sebagian urutan dituliskan dengan benar dan sebagian isi benar. 1, jika urutan dituliskan salah dan sebagian besar isi salah 3. Penilaian Keterampilan a. Tes Kinerja Teknik Dasar dan Kinerja Permainan Sepak Bola 1) Pengamatan
Ketika siswa terlibat dalam pembelajaran (melakukan tugas gerak), baik berupa ulangan gerak (drill) maupun dalam situasi bermain, lakukan pengamatan pada kemampuan siswa dalam melakukan teknik dasar passing, stopping, dribbling, dan shooting-nya, atau pada ‘kemampuan bermainnya.’ Adapun formnya dapat disiapkan oleh guru dan digunakan untuk berbagai aktivitas yang berbeda. 2) Petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap siswa menunjukkan atau menampilkan teknik dasar spesiik yang diharapkan. 3) Tabel 2.2.3 Rubrik Penilaian Keterampilan Gerak Contoh lembar penilaian proses gerak untuk perorangan (setiap siswa satu lembar penilaian). Nama: Kelas: No Gerak Indikator gerakan Ya (1) Tidak (0) 1 Passing bola a. Penguasaan gerakan kaki dan tungkai b. Penguasaan gerakan badan c. Penguasaan gerakan penyeimbang dari lengan d. Penguasaan keseimbangan gerakan akhir 2. Dribbling a. Penguasaan gerakan kaki dan penguasaan terhadap bola b. Penguasaan gerakan badan c. Kecepatan gerakan dribling d. Penguasaan keseimbangan gerakan akhir 3. Shooting a. Penguasaan gerak awalan shooting b. Penguasaan gerakan tubuh c. Penguasaan gerakan kaki ten- dang d. Penguasaan keseimbangan gerakan akhir 4 Keterampi- lan bermain: a. Menerapkan teknik dasar secara tepat b. Menempatkan diri dalam gerakan tanpa bola c. Memberi asis pada teman seregu yang tepat posisi d. Tepat mengambil keputusan dalam situasi sulit Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 5) Pedoman penskoran a) Penskoran (1) Skor 1 jika: Ya. (2) Skor 0 jika: Tidak.
(3) Siswa mendapat jumlah skor “ya” dikalikan 100 disebut Skor Perolehan (SP). (4) Skor Real Siswa (SRP) didik adalah 80% dari jumlah skor perolehan (SP). (5) Penetapan nilai yang diperoleh merujuk pada tabel konversi skor. (6) Ketentuan penilaian indikator gerakan pass pendek-panjang (a) Penguasaan bola di kaki dan siap di-passing. (b) Menguasai gerak keseimbangan badan. (c) Melangkahkan kaki aktif ke belakang. (d) Gerakan passing secara keseluruhan. (7) Ketentuan penilaian indikator gerakan dribbling (a) Penguasaan bola di kaki. (b) Menguasai gerak keseimbangan badan. (c) Melangkahkan kaki aktif ke depan. (d) Gerakan dribbling secara keseluruhan. (8) Ketentuan penilaian indikator gerakan shooting (a) Penguasaan jarak awalan dan kecepatan awalan. (b) Posisi awal tendangan pada saat kaki tendang ditarik ke belakang. (c) Posisi perkenaan kaki dengan bola (d) Gerakan susulan (follow through) dari tubuh dan bagian tubuh, b) Pengolahan skor Skor maksimum: 160 Skor Real Siswa: SRP (80 % x 160) Angka nilai keterampilan yang diperoleh siswa: SRP/12. c) Tabel 2.2.4 Konversi Skor Real Siswa ke dalam Kategori dan Angka Perolehan Nilai Klasiikasi Nilai Angka Putera Puteri …… > 120 …… > 110 kali Sangat Baik 8 - 10 80 – 100 70 – 90 Baik 6 - 7 60 – 80 50 – 70 Cukup 4 - 5 ........ < 60 ........ < 50 Kurang 0 - 3 e. Pegamatan Perilaku Kemandirian, Perilaku Gotong Royong dan Perilaku Tanggungjawab dalam Permainan Sepak Bola 1) Faktor yang diamati: Lakukan pengamatan terhadap perilaku dan interaksi siswa selama mengikuti pelajaran dari awal sampai akhir pelajaran, apakah mengandung perilaku yang mencerminkan “kemandirian dan gotong royong,” tanggung jawab pribadi, tanggung jawab sosial, kepemimpinan, dsb. Penekanan penilaian diarahkan pada ’apakah aspek tersebut ditampilkan atau tidak ditampilkan’ dari komponen-komponen perilaku mandiri, gotong royong, dan tanggungjawab. 2) petunjuk Penilaian Berikan (angka) pada kolom yang sudah disediakan, setiap siswa menunjukkan atau menampilkan komponen perilaku mandiri dan gotong royong yang diharapkan. 3) Tabel 2.2.5 Rubrik Penilaian Perilaku Contoh lembar penilaian perilaku untuk perorangan (setiap siswa satu lembar penilaian). Nama: Kelas:
No Indikator Pengamatan Uraian pengamatan Ya (1) Tidak (0) 1. Perilaku Kemandirian a) Perilaku mengenali diri b) Perilaku inisiatif diri c) Perilaku regulasi diri d) Perilaku releksi diri 2. Perilaku Go- tong Royong a) Perilaku berbagi alat b) Perilaku kerjasama bermain c) Perilaku peduli teman 3. Perilaku Tanggungjawab a. Perilaku mengakui teman b. Perilaku memelihara alat c. Perilaku membantu teman kesulitan gerak Perolehan/Skor maksimum X 100% = Skor Akhir 4) Pedoman penskoran a) Penskoran (1) Skor 1 jika: Ya. (2) Skor 0 jika: Tidak (3) Perolehan skor maksimum adalah skor akhir yang diperoleh dari: Jumlah nilai “ya” yang diperoleh dikali 100%. a)Perilaku Kemandirian 1) Siswa menunjukkan perilaku mengenali kemampuan diri dalam situasi gerak dan permainan. 2) Siswa menunjukkan kemampuan memotivasi diri, berpartisipasi dan melibatkan diri dalam situasi gerak dan permainan. 3) Siswa menunjukkan kemampuan meregulasi diri, berkreasi, dan menata diri dalam menampilkan gerak dan permainan. 4) Siswa senantiasa mereleksi diri sebelum menampilkan gerak dan permainan. b) Perilaku Gotong Royong 1) Siswa menunjukkan perilaku berbagi alat. 2) Siswa menunjukkan perilaku kerjasama dalam situasi gerak dan permainan. 3) Siswa menunjukkan kepedulian pada teman yang menampilkan kesalahan gerak atau kesulitan menampilkan tugas gerak. 4) Siswa menunjukkan perilaku menghargai dan menghormati teman bermain. c)Perilaku Bertanggungjawab 1) Siswa menunjukkan perilaku adanya teman bermain. 2) Siswa menunjukkan memelihara alat dan mengembalikan alat yang digunakan atau dipinjamnya. 3) Siswa menunjukkan perilaku menghargai dan menghormati teman dalam satu regu permainannya. b) Pengolahan skor Skor maksimum: 10 Skor perolehan siswa: SP Nilai keterampilan yang diperoleh siswa: SP/10. c) Tabel 2.2.6 Konversi skor perolehan ke dalam katgegori dan angka Skor Perolehan Kategori Angka 80% - 100% Sangat Baik 8 - 10 60% - 80 % Baik 6 - 8 40% - 60 % Cukup 4 - 6 0% - 40 % Kurang 0 - 4
4. Altenatif Penilaian. Manakala guru tidak dapat menggunakan penilaian-penilaian di atas, Guru dapat melakukan penilaian fortofolio proses setiap siswa belajar di sepanjang pembelajaran semester berjalan tentang perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan karakter moral yang diperlihatkan siswa. Penilaian kemajuan belajar adalah penilaian proses perkembangan siswa belajar. F. Pengayaan & remidial Konsep remedial dan pengayaan dalam pembelajaran paradigma baru (pembelajaran diagnostik), bukan ditentukan dan dilakukan di akhir pembelajaran, tetapi dilakukan terintegrasi dalam pembelajaran yaitu dengan memberikan intervensi yang sesuai dengan progress dan tingkat kompetensi siswa yang dikuasai. Guru mengenal tingkat penguasaan kompetensi siswa dari releksi yang dilakukan setiap kali pembelajaran. a. Pembelajaran Remedial Untuk siswa atau kelompok siswa yang memperlihatkan kemampuan yang belum baik pada penguasaan gerak spesiik, strategi latihan gerak yang lain dapat diberikan, diidentiikasi kesulitannya di mana, atau siswa bisa dipasangkan dengan siswa yang terampil sehingga siswa terampil dapat membantu siswa yang kesulitan untuk menguasai kemampuan gerak spesiik dengan lebih baik. b. Pembelajaran Pengayaan Untuk siswa atau kelompok siswa yang memperlihatkan kemampuan di atas kompetensi yang sedang diajarkan dapat diberikan tugas mendampingi dan membantu siswa lainnya untuk berlatih keterampilan gerak spesiik, pada saat pembelajaran siswa atau kelompok siswa ini dapat juga diberikan kesempatan untuk melakukan latihan gerak spesiik yang lebih kompleks sekaligus juga sebagai contoh dan untuk memotivasi siswa lain agar termotivasi untuk mencapai kompetensi yang sama. Guru juga dapat meminta siswa atau kelompok siswa berbagi informasi kepada teman-teman nya cara untuk melatih kemampuan gerak spesiik agar penguasaan geraknya lebih baik. G. Metode H. Refleksi Peserta Didik dan Guru Meskipun bagian ini ditulis di bagian akhir unit pembelajaran, refleksi guru perlu pula dilakukan pada setiap kali pembelajan untuk mengidentiikasi efektivitas pembelajaran yang dilakukan dan ketercapaian serta kemajuan belajar siswa. Salah satu cara refleksi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut. 1. Apakah kegiatan pembelajaran mencipta siswa belajar? 2. Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses pembelajaran teknik dasar keterampilan gerak spesiik passing; stopping, dribbling, dan shooting. 3. Apakah yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses pembelajaran teknik dasar keterampilan gerak spesiik passing; stopping, dribbling, dan shooting ke gawang di permainan sepak bola tersebut. 4. Bagaimana keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran teknik dasar keterampilan gerak spesiik passing; stopping, dribbling, dan shooting ke gawang di permainan sepak bola tersebut. 5. Dipandang perlu bahwa guru pun dapat berkomunikasi dengan orang tua siswa, terkait dengan hasil capaian pembelajaran siswa. Oleh karena itu, guru pun harus memiliki teknik dan strategi yang efektif dalam berkomunikasi dengan orang tua. Guru meminta bantuan orang tua agar siswa memiliki motivasi yang tetap tinggi dalam pembelajarn PJOK.
Panduan umum Pastikan kalian dalam keadaan sehat dan siap untuk mengikuti aktivitas pembelajaran. Ikuti gerakan pemanasan dengan baik untuk dan instruksi yang diberikan guru untuk menghindari cidera. Mulailah kegiatan dnegan berdo’a. Selama kegiatan perhatikan selalu keselamatan diri dan keselamatan bersama. Lampiran 1 I. Lembar Kegiatan Siswa Lembar kegitan siswa adalah lembar kegiatan belajar yang dibuat simpel memandu siswa melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu: Tanggal :............................. Lingkup/materi pembelajaran :............................. Nama Siswa :.............................. Kelas/Semester : X / ....... Panduan aktivitas pembelajaran 1. Bersama dengan teman buatlah kelompok sejumlah maksimal 4 – 6 orang! 2. Lakukan latihan gerak dasar secara berpasangan dengan temanmu dalam satu kelompok! 3. Lakukan gerak passing dengan bagian kaki yang berbeda-beda untuk mengoper bola gelundung pada jarak terjangkau! 4. Lakukan gerak passing dan stopping dengan pasangan dan kelompok kecil pada jarak yang lebih jauh! 5. Lakukan gerak passing dan stopping dengan bola lambung menengah ke arah pasangan yang berjarak jauh! 6. Lakukan saling mengamati antar teman dan berikan koreksi jika bola tidak sampai atau terjadi kesalahan gerakan secara teknis! 7. Kembangkan pola gerakan yang lebih sulit dengan menambah jarak, atau lakukan shooting ke arah gawang sambil berlari dalam pola zig-zag dengan kelompok kecil (tiga orang)! 8. Berikan penjelasan rangkaian cara melakukan gerakan menembak bola ke gawang dengan target yang berbeda dan jarak yang berbeda! ( Ringkasan Materi) 1. Sejarah singkat permainan sepak bola. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. 2. Peraturan permainan sepak bola yang standar. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. 3. Teknik dasar spesiik permainan sepak bola. Untuk membantu dalam mencari sumber bacaan tersebut, dapat diperoleh melalui: buku, majalah, koran, internet, atau sumber lainnya. 4. Kajilah hubungan peraturan bermain permainan sepak bola dengan moral-karakter pemain yang harus dimiliki pemainsepak bola. K. Bahan Bacaan Guru 1. Teknik dasar permainan sepak bola. 2. Bentuk-bentuk permainan sepak bola yang bervariasi baik aturan maupun jumlah pemainnya, dan
cara memainkannya. 3. Bentuk-bentuk permainan sepak bola dengan menggunakan peraturan yang dimodiikasi. 4. Bacalah buku yang terkait dengan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) atau pendekatan taktis dalam pembelajaran sepak bola. (1) Aktivitas Pembelajaran 1: Gerakan Passing Bola Panduan menampilkan: a) Cermat melihat bola dan kuasai gerakan lengan untuk keseimbangan tubuh. b) Perkenaan kaki dengan bagian tengah bola dan dorongkan ke arah sasaran. c) Perkenaan kaki dengan bagian bawah bola hanya untuk supaya bola sedikit mengambang di udara. d) Perkenaan kaki dengan bola tanpa ada gerakan lanjut tungkai hanya untuk men-chip bola. e) lanjut ke arah sasaran passing untuk mendorong laju bola. f) Melakukan passing dengan kaki bagian dalam baik ke arah kiri atau kanan perlu dengan pergelangan kaki dikokohkan. g) Melakukan passing dengan kaki bagian luar dengan penguasaan bola dan penguatan pergelangan kaki. Gambar 2.2.1 Bentuk bentuk gerakan passing bola (2) Aktivitas Pembelajaran 2: Gerakan Stopping Bola Panduan menampilkan: a) Cermat melihat bola datang ke arah badan dalam penguasaan b) Hentikan laju bola datang dengan membukakan kaki, hingga bola bersentuhan dengan telapak kaki. c) Menghentikan bola dapat pula dilakukan dengan kaki bagian dalam dengan sedikit mengangkat pergelangan kaki. Gambar 2.2.2 Gerakan stopping bola kaki bagian dalam
Gambar 2.2.4 Aktivitas permainan “garis akhir” serupa permainan sepak bola (3) Aktivitas pembelajaran 3: Gerakan Dribbling Bola Panduan menampilkan: a) Sentuhkan kaki pada pertengahan bola dengan penguasaan. b) Gunakan kedua kaki secara bergantian. c) Kuasai bola sehingga berada di daerah terdekat (30 – 50 cm) dari jangkauan kaki. d) Kedua lengan digunakan untuk menjaga keseimbangan badan. e) Lihat bola dan cermatlah dari kemungkinan rebutan pemain lawan. f) Gunakan kaki bagian dalam, atau bagian luar kaki, dalam jangkauan untuk menguasai bola. Gambar 2.2.3 Menggiring kanan-kiri sepak bola (4) Aktivitas Pembelajaran 4: Merebut Bola dari Penguasaan Lawan dan Permainan Menyerupai Permainan Sepak Bola Panduan menampilkan: (a) Dapatkan siswa menjadi 4 kelompok beranggotakan 8 orang (jika jumlah siswa 32 orang), untuk melakukan permainan sepak bola “garis akhir.” (b) Dari setiap kelompok dibagi 4 orang regu A dan 4 orang regu B. Regu A berupaya melakukan passing dan stopping bola dalam berbagai jenis passing, sementara regu B berupaya merebut bola. (c) Regu A menyerang ke daerah pertahanan regu B, dan regu B menyerang daerah pertahanan regu A. Setiap regu berupaya bisa menahan bola oleh salah satu teman regunya di garis akhir. (d) Jika suatu regu berhasil menahan bola di garis akhir pada daerah yang ditentukan maka terjadi skor 1. (e) Permainan berjalan dalam waktu 10 menit. (f) Bagi regu yang mengumpulkan skor lebih banyak dinyatakan sebagai regu yang unggul dalam permainan
Lampiran 2 ( Lembar Observasi Peserta Didik) Daftar Pustaka Dedy Sumiyarsono.(2002). Keterampilan Bolabasket. Yogyakarta: FIK UNY. Harsono (2000). Ilmu Kepelatihan. Komite Olahraga Nasional Indonesia. Harsono. (2001). Latihan Kondisi Fisik. FPOK UPI : Bandung. Kosasih, Danny (2008). Fundamental Basketball : First Step To Win. Semarang : CV. Elwas Offset