The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by reni nirwana, 2021-04-16 23:21:52

RANGKUMAN USP MATEMATIKA 2021_SDN MODEL BANYUWANGI

RANGKUMAN USP MATEMATIKA 2020-2021

= 6600/100
= 66 buah
Jadi, jumlah baju anak yang dijual pedagang baju adalah 66 buah

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

satuan ukuran kuantitas, satuan Disajikan ilustrasi dengan menggunakan satuan kuantiatas, peserta didik dapat menghitung 21 L1
berat, satuan panjang, satuan jumlah
waktu, satuan volum
1 lusin = 12 buah
1 gross = 144 buah = 12 Lusin
1 kodi = 20 buah
1 rim = 500 lembar

Contoh Soal Satuan Kuantitas dan Pembahasannya
1. Herman mempunyai 15 kotak paku. Jika setiap kotak berisi 2 lusin paku, maka berapakah
jumlah keseluruhan paku yang dimiliki Herman?
Jawab:
Diketahui setiap kotak berisi 2 lusin paku = 12 x 2 = 24 paku
Herman memiliki 15 kotak paku, maka jumlah keseluruhan paku yaitu:
15 x 24 = 360 buah paku.

2. Dalam sebuah kardus terdapat 10 gross pena. Maka ada berapa lusin pena di dalam kardus
tersebut?
Jawab:
Diketahui 1 gross = 12 lusin, maka:
10 gross = 10 x 12 lusin = 120 lusin

3. Tedi membeli 15 kardus kertas. Setiap kardus kertas berisi 5 rim kertas. Maka ada berapa lembar
kertas yang dibeli oleh Tedi?
Jawab:
Diketahui 1 rim = 500 lembar, setiap kardus berisi 5 rim kertas = 5 x 500 = 2500 lembar kertas.
Tedi membeli 15 kardus kertas, maka jumlah kertas yang dimiliki Tedi yaitu:
2500 x 15 = 37500 lembar kertas.

4. Di dalam lemari tersimpan 12 lusin piring. Ada berapa gross piring di dalam lemari tersebut?
Jawab:
Diketahui 1 gross = 12 lusin, maka:

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

12 lusin = 12/12 = 1 gross
5. Rina membeli 10 kodi celana dan 5 kodi baju. Berapakah jumlah keseluruhan barang yang dibeli
oleh Rina?
Jawab:
Diketahui 1 kodi = 20 buah, maka:
10 kodi celana = 10 x 20 buah = 200 buah celana
5 kodi baju = 5 x 12 = 60 buah baju
Maka jumlah keseluruhan barang yang dibeli Rina yaitu 200 + 60 = 260 buah barang

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Waktu, jarak, dan kecepatan Peserta didik dapat menghitung kecepatan dengan ditentukan perbandingan jarak dan 22 L2
waktu.

Contoh Soal 1
Toni mengendarai motor selama 3 menit dan menempuh jarak 360 meter. Berapakah kecepatan
motor Toni ?
Jawab :
t = 3 menit = 3 x 60 sekon = 180 sekon
s = 360 meter
ditanya v….?
v=s/t
v = 360 / 180
v = 2 m/s
Jadi, kecepatan motor Toni yaitu 2 m/s.

Contoh 2
Sebuah mobil berjalan dari kota Aceh ke kota Bekasi yang jaraknya 50 km dalam waktu 1 jam.
Mobil itu lalu melanjutkan perjalanan ke kota Ciputat yang berjarak 90 km dari kota Bekasi dalam
waktu 2 jam. Dari kota Ciputat mobil itu melanjutkan perjalanan ke kota D yang memiliki jarak 40
km dalam waktu 1 jam.
Hitunglah kecepatan rata-rata mobil tersebut dari kota Aceh ke kota D.
Jawab:
Jarak tempuh = 50 + 90 + 40 = 180 km
Waktu tempuh = 1 + 2 + 1 = 4 jam
Kecepatan rata-rata = 180/4 = 45 km/jam.

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Contoh Soal 3
Dadang mengayu sepeda dengan kecepatan 4 m/s selama 50 detik.
Berapakah jarak yang telah ditempuh Dadang ?
Jawab :
v = 4 m/s
t = 50 s
s=vxt
s = 4 x 50
s = 200 meter
jadi, jarak yang sudah ditempuh Dadang adalah 200 meter.

Contoh Soal 4
Karno mengendarai ssebuah mobil dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam. Ia berangkat dari kota
Jakarta menuju kota Bandung pukul 04.00. Andai Karno sampai di kota Bandung Pukul 07.00
Berapa Km jarak yang telah ditempuh Karno ?
Jawab :
Keterangan Rumus jarak tempuh s=vxt
Waktu yang ditempuh = waktu tiba – waktu berangkat
= Pukul 07.00 – Pukul 04.00
= 3 jam
Jarak yang ditempuh = kecepatan X waktu
= 60 km/jam X 3 jam
= 180 km
Maka Karno sudah menempuh jarak 180 km

Contoh Soal 5
Jarak antara Jakarta – Bogor adalah 60 km. Rossa berangkat ke Bogor dengan sepeda motor pukul
07.30. Kecepatan rata-rata Rossa adalah 40 km/jam.
Pertanyaan
a. Berapa lama waktu tempuh yang diperlukan Rossa untuk sampai ke Bogor ?
b. Pukul Berapakah Rossi tiba di Bogor?
Jawab :
a. Rumus menghitung waktu tempuh adalah t=s/v atau

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

= Jarak : kecepatan
= 60 km : 40 km/jam
= 1, 5 jam

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Maka Rossi membutuhkan waktu menempuh jarak Jakarta – Bogor yaitu
1,5jam = 1 jam 30 menit.
b. Rossi sampai di Bogor = Waktu keberangkatan + waktu tempuh
= pukul 07.30+ pukul 01.30
= 09.00
Maka Rossa tiba di Bogor pukul 09.00.
Contoh Soal 6
Vallen berjanji pada Rudi untuk bertemu di sekolah pukul 15.10. Jarak rumah Vallen ke sekolah
bisa ditempuh dengan waktu 1 jam 25 menit. Paling telat, Pukul berapa Adi harus berangkat ?
Jawaban :
Jam Berangkat Vallen = 15 Jam 10 menit – 1 jam 25 menit
Jam Berangkat Vallen = (14 Jam + 60 menit) + 10 menit – 1 Jam + 25 menit
Jam Berangkat Vallen = 13 Jam 45 menit
Maka Vallen harus berangkat paling lambat Pukul 13.45

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Waktu, jarak, dan kecepatan Disajikan ilutrasi tentang jarak antar dua kota serta kecepatan, peserta didik dapat 23 L3
menentukan lama perjalanan.

Contoh
Untuk menempuh jarak dua kota dengan kecepatan rata rata 48 km/jam diperlukan waktu 12 jam.
Temtukan lama perjalanan jika kecepatannya 60 km/jam.

Diketahui :
kecepatan = 48 km/jam
waktu = 12 jam

Maka :
Jarak = kecepatan kali waktu

= 48 x 12
= 576 km

Maka, lama perjalanan dg kecepatan 60 :
Waktu = jarak bagi kecepatan

= 576 : 60
= 9,6 jam
= 9 jam 36 menit

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Keliling dan luas lingkaran Disajikan soal cerita tentang keliling lingkaran, dengan ditunjukkan jari-jari lingkaran dan 24 L2
jumlah putaran, peserta didik dapat menentukan jarak yang ditempuh.

Contoh Soal
1. sebuah roda memiliki diameter 28 cm berputar sebanyak 150 kali. berapakah jarak yang dapat

ditempuh roda.

jawab =
diketahui
d= 28
r=14 cm

1 putaran = 1 keliling lingkaran

k= 2πr
k=2.22/7.14
k= 2.22.2
k=88 cm

roda berputar sebanya 150 kali
=> 88.150 = 13200 cm = 132 m

Contoh Soal 2
Soal: Diketahui keliling lingkaran sebuah roda adalah 24 cm. Berapa panjang lintasan roda tersebut
setelah menggelinding sebanyak 75 putaran?
Jawab:
Keliling = 24 cm
Putaran = 75
Lintasan = Keliling x Putaran = 24 x 75 = 1.800 cm = 18 m
Jadi panjang lintasan roda tersebut adalah 18 meter

Contoh Soal 3
Soal: Berapa meter panjang lintasan roda yang berputar sebanyak 150 kali, jika diketahui keliling

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

lingkaran roda tersebut 84 cm?
Jawab:
Keliling = 84 cm

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

penyajian data dalam bentuk tabel, Putaran = 150 25 L1
diagram batang, dan diagram Lintasan = Keliling x Putaran = 84 x 150 = 12.600 cm = 126 m 26 L1
lingkaran Jadi panjang lintasan roda tersebut adalah 126 meter
rata-rata hitung dan modus Peserta didik dapat menyajikan data dalam bentuk tabel berdasarkan data pada diagram
lingkaran

Disajikan data dalam dalam bentuk tabel , peserta didik dapat menentukan modus

Modus adalah nilai yang sering muncul dalam kelompok data tersebut.

Contoh 1:
Sepuluh orang siswa dijadikan sebagai sampel dan diukur tinggi badannya. Hasil pengukuran
tinggi badan adalah sebagai berikut.
172, 167, 180, 170, 169, 160, 175, 165, 173, 170
Tentukan modus tinggi badan siswa!
Jawab:
Untuk mengetahui modus dari data di atas, kita tidak menggunakan rumus apapun. Kita
menentukan modus hanya melalui pengamatan saja.
Dari hasil pengamatan, hanya nilai data 170 yang sering muncul, yaitu muncul dua kali. Sedangkan
nilai data lainnya hanya muncul satu kali. Jadi modus data di atas adalah 170.
Untuk mempermudah pengamatan dalam mendapatkan modus, kita bisa juga mengurutkan data
tersebut. Hasil pengurutan data adalah sebagai berikut.
160, 165, 167, 169, 170, 170, 172, 173, 175, 180
Dengan mudah kita peroleh modus yaitu 170.

Contoh 2:
Delapan buah mobil sedang melaju di suatu jalan raya. Kecepatan kedelapan mobil tersebut adalah
sebagai berikut.
60 , 80, 70, 50, 60, 70, 45, 75

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Tentukan modus kecepatan mobil!

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Jawab:
Jika data diurutkan, maka hasilnya adalah sebagai berikut.
45, 50, 60, 60, 70, 70, 75, 80
Hasil pengamatan dari pengurutan di atas bisa diketahui nilai data 60 dan 70 adalah nilai data yang
paling sering muncul (masing-masing dua kali). Oleh karena itu modus sekelompok data di atas
ada 2 adalah 60 dan 70.

Contoh 3:
Sembilan orang siswa memiliki nilai ujian sebagai berikut.
77, 62, 72, 54, 76, 57, 81, 70
Tentukan modus nilai siswa!
Jawab:
Jika diurutkan, susunannya akan seperti berikut ini.
54, 57, 62, 70, 72, 76, 77, 81
Dari pengamatan, tidak ada satupun nilai data yang sering muncul. Oleh karena itu, data di atas
tidak memiliki modus.

4. Tentukan pula modus dari data di bawah ini!
Tabel Berat Badan Siswa

Berat Badan (kg) Jumlah Siswa (frekuensi)

35 8

36 9

37 8

38 7

39 7

40 6
[Type here] 5

Rangkuman Materi / SDN Model BanyuTwoatanlgi 2020-2021

4

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Penyajian data dalam bentuk table, Jawab: 27 L 3
diagram batang dan lingkaran, Modus dari data di atas adalah berat badan 36 kg karena mempunyai nilai frekuensi terbesar.
garis Disajikan diagram batang yang belum lengkap dan rata-rata, peserta didik dapat
melengkapi data tersebut.

Rata rata = Jumlah data/Banyak data

Contoh Soal Nilai Rata Rata Diagram Batang
1 Perhatikan diagram batang di bawah ini!

Berdasarkan diagram diatas dapat diketahui data banyaknya pengunjung pameran selama 6 hari
berturut turut. Maka nilai rata rata pengunjung per harinya ialah… orang.

Pembahasan :
Banyak data = 630 + 730 + 772 + 510 + 850 + 630
Jumlah data = 6
Nilai rata rata = Jumlah data/Banyak data

= 4.122/6
= 687
Jadi rata rata pengunjung pameran per harinya ialah 687 orang.

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Contoh Soal Nilai Rata Rata Diagram Batang
2. Perhatikan diagram batang dibawah ini!

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

rata-rata hitung dan modus Berdasarkan diagram batang diatas dapat dijumpai data pertumbuhan penduduk desa Makmur dari 28 L2
tahun 2005 sampai tahun 2009. Berapakah nilai rata rata pertumbuhan penduduk setiap tahunnya?
Pembahasan :
Banyak data = 18 + 19 + 12 + 17 + 18
Jumlah data = 5
Nilai rata rata = Jumlah data/Banyak data

= 84/5
= 16,8
Jadi rata rata pertumbuhan penduduk setiap tahunnya ialah 16,8.

Peserta didik dapat menentukan rata-rata dari data yang disajikan

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Contoh soal
Perhatikan data pengunjung pameran seni lukis di Gedung Ramayana.

Rata – rata pengunjung pameran setiap hari adalah ….
A. 50
B. 60
C. 75
D. 80

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Contoh soal
Berikut adalah data produksi pakaian jadi (dalam potong) di sebuah Garmen selama 10 hari
sebagai berikut.

Rata – rata produksi pakaian jadi setiap hari adalah ….
A. 120 potong
B. 125 potong
C. 129 potong
D. 135 potong

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

penyajian data dalam bentuk tabel, Ditunjukkan gambar diagram batang, peserta didik dapat membaca data 29 L 2

diagram batang, dan diagram

lingkaran Contoh diagram batang tegak

Dari diagram batang di atas, kita bisa mengetahui jumlah siswa kelas empat yang mengikuti setiap
kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Misalnya, dari diagram batang itu ditunjukkan bahwa jumlah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler
seni musik ada 10 siswa.

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Membaca Diagram Batang dan Diagram Lingkaran
Untuk dapat membaca diagram batang dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

 Membaca judul diagram terlebih dahulu,
 Membaca bagian-bagian sumbu datar diagram,
 Membaca bagian-bagian sumbu tegak diagram, dan
 Membuat kesimpulan berdasarkan isi diagram.
Dalam membaca data harap diperhatikan garis-garis yang menghubungkan antara data dengan skala
yang ada pada sumbu tegak. Garis tersebut menunjukan banyak data pada diagram batang. Apabila
data berada diantara dua satuan skala, kita bisa memperkirakan berapa angka pada skala. Perhatikan
penyajian data olahraga kegemaran siswa kelas VI SD Cerdas di bawah ini :

Dari diagram batang di atas dapat kita simpulkan sebagai berikut :
Olahraga kegemaran siswa terbanyak adalah sepakbola (12 siswa).
Olahraga kegemaran siswa paling sedikit adalah kasti (4 siswa).
Jumlah siswa kelas VI SD Cerdas adalah (6+12+10+8+4) = 40 siswa.
Selisih olahraga kegemaran terbanyak dan tersedikit adalah (12 - 4) = 8 siswa.
Selisih olagraga kegemaran Tenis meja dan Sepakbola adalah (12 - 6) = 6 siswa.
Selisih olahraga kegemaran Sepakbola dan Bulutangkis adalah (12 - 10) = 2 siswa.

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Selisih olahraga kegemaran Bulutangkis dan Renang adalah (10 - 8) = 2 siswa.
Selisih olahraga kegemaran Renang dan Kasti adalah (8 - 4) = 4 siswa.
Selisih olahraga kegemaran Tenis Meja dan Bulutangkis adalah (10 - 6) = 4 siswa.
Pada penyajian data dalam diagram lingkaran dapat disajikan dalam bentuk persen dan derajat. Jika
disajikan dalam bentuk persen satu lingkaran penuh adalah 100%, sedangkan jika disajikan dalam

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

bentuk derajat satu lingkaran penuh adalah 360°. Sehingga diperoleh besar prosentase sebagai berikut
:

6 600
Tenis Meja = x 100% = = 15%

40 40

12 1.200
Tenis Meja = 40 x 100% = 40 = 30%

10 1.000

Tenis Meja = x 100% = = 25%
40 40

8 800
Tenis Meja = x 100% = = 20%

40 40

4 400
Tenis Meja = x 100% = = 10%

40 40

Jika disajikan dalam bentuk derajat (°) maka besar masing-masing adalah sebagai berikut :
Tenis Meja = 6 x 360 = 2.160 = 54°

40 40

Tenis Meja = 12 x 360 = 4.320 = 108°
40 40

Tenis Meja = 10 x 360 = 3.600 = 90°
40 40

Tenis Meja = 8 x 360 = 2.880 = 72°
40 40

Tenis Meja = 4 x 360 = 1.440 = 36°
40 40

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

rata-rata hitung dan median Disajikan data peserta didik dapat menentukan median 30 L 1

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Operasi hitung bilangan cacah Disajikan sebuah cerita, peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan 31 L3
operasi hitung campuran bilangan cacah

Contoh Soal
1) Aisyah menabung setiap hari dari sisa uang jajan sekolahnya selama 50 hari sebesar Rp3.000. ia
mempunyai keinginan untuk mebeli sepatu yang harga nya Rp80.000. berapakah sisa uang
tabungan Aisyah ?
Penyelesaian :
Diketahui : jumlah uang tabungan aisyah = Rp3.000 × 50 = Rp150.000,00
Harga sepatu = Rp80.000
Ditanyakan : sisa uang tabungan Aisyah
Jawab :
sisa uang tabungan Aisyah = jumlah tabungan aisah – harga sepatu
= Rp150.000,00 – Rp80.000,00
= Rp70.000,00
Jadi , sisa uang tabungan Aisyah adalah Rp70.000,000

2) Seorang petani mendapat pengahsilan Rp100.000,00 setiap hari. Setelah bekerja selama lima
hari, pengrajin itu ke pasar untuk membeli handphone untuk anak seharga Rp300.000,00.
Berapakah sisa uang petani tersebut ?
Diketahui : penghasilan petani Rp100.000,00 × 5 = Rp500.000,00
Harga handphone Rp300.000,00

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Ditanya : sisa uang petani
Penyelesaian :
Sisa uang petani = pengahasilan petani – harga handphone
= Rp500.000,00 – Rp300.000,00
= Rp200.000,00
Jadi, sisa uang petani adalah Rp200.000,00.

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Perbandingan Disajikan ilustrasi tentang skala peta, peserta didik dapat menentukan luas sebenarnya. 32 L 2

Contoh Soal
1) Tentukan luas sebenarnya denah dengan panjang 12 cm, lebar 7cm dan skala 1 : 300
2) Tentukan luas sebenarnya denah dengan panjang 5cm, lebar 8cm dan skala 1 : 350

Skala adalah hasil perbandingan antara jarak peta dengan jarak sebenarnya
Rumus-rumus skala
Skala = jarak peta : jarak sebenarnya
Jarak peta = jarak sebenarnya x skala
Jarak sebenarnya = jarak peta : skala
Jp = Jarak peta
Js = jarak sebenarnya
S = skala

Penyelesaian dengan Langkah-langkah:
Soal nomor 1
Diketahui:
Lebar pada denah = 12 cm
Panjang pada denah = 7 cm
Skala = 1 : 300
Ditanya:
Luas sebenarnya
Jawab:
Kita cari ukuran panjang dan lebar sebenarnya terlebih dahulu
Lebar sebenarnya = Lebar pada denah : Skala

=12 cm : ¹/₃₀₀
= 12 cm x 300
= 3600 cm
= 36 m

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Panjang sebenarnya = Panjang pada denah : Skala
= 7 cm : ¹/₃₀₀
= 7 cm x 300
= 2100 cm
= 21 m

Luas sebenarnya = panjang sebenarnya x lebar sebenarnya
= 36 x 21
= 756 m²

Jadi Luas sebenarnya adalah 756 m².

Soal Nomor 2
panjang 5 cm lebar 8 cm skala 1 : 350
Lebar sebenarnya = Lebar pada denah : Skala

= 8 cm : ¹/₃₅₀
= 8 cm x 350
= 2800 cm
= 28 m
Panjang sebenarnya = Panjang pada denah : Skala

= 5 cm : ¹/₃₅₀
= 5 cm x 350
= 1750 cm
= 17,5 m
Luas sebenarnya = panjang sebenarnya x lebar sebenarnya
= 17,5 x 28
= 490 m²
Jadi Luas sebenarnya adalah 490 m².

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

keliling segiempat Ditunjukkan luas dan lebar persegi panjang, peserta didik dapat menghitung keliling. 33 L 2

Persegi panjang adalah bangun datar 2 dimensi yang memiliki 2 (dua) pasang sisi sejajar yang
panjangnya sama dan memiliki 4 (empat) sudut siku-siku.

Rumus
Luas (L) = p x l
Keliling (K) K= 2 x ( p + l )
Panjang (p) = L ÷ l
p = (K ÷ 2) – l

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Lebar (l) = L ÷ p
l = (K ÷ 2) – p
Diagonal (d) d = √ (p2 + l2)

Ciri Karakteristik Persegi Panjang
Mempunyai 2 pasang sisi sejajar yang sama panjang.
Sisi yang lebih panjang disebut panjang (p).
Sisi yang lebih pendek disebut lebar (l).
Mempunyai 4 titik sudut siku-siku (dengan sudut sebesar 90°).
Mempunyai diagonal yang sama panjang.
Bangun persegi panjang memiliki empat titik sudut siku-siku.
Persegi panjang memiliki diagonal yang sama panjang.

Contoh Soal Rumus Menghitung Luas Persegi Panjang
1. Hitunglah keliling persegi panjang dan luas persegi panjang jika sebuah persegi panjang
memiliki Panjang 18 cm dan Lebar 12 cm
JAWAB:
Diketahui: p = 18 cm dan l = 12 cm
Menghitung keliling persegi panjang:
K = 2 x (p + l)
K = 2 x (18 + 12)
K = 2 x (30) = 60 cm
Menghitung luas persegi panjang:
L=pxl
L = 18 x 12
L = 216 cm2

Contoh Soal Menghitung Keliling dan Luas
Diketahui sebuah persegi panjang memiliki panjang 4 cm dan lebar 3 cm. Hitung keliling persegi
panjang dan luas persegi panjang tersebut!
JAWAB:
Diketahui: p = 3 cm dan l = 4 cm
Menghitung keliling persegi panjang:

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

K = 2 x (p + l)
K = 2 x (3 + 4)
K = 2 x (12) = 24 cm

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

volume kubus, balok, dan tabung Menghitung luas persegi panjang: 34 L2
L=px l
L=3x4
L = 12 cm2

Contoh Soal 3 Mencari Panjang Jika Diketahui Kelilingnya
Diketahui persegi panjang jika diketahui nilai kelilingnya 16 cm dan lebarnya 3 cm. Hitung
panjangnya!
Rumus untuk menghitung panjang adalah sebagai berikut:
K = 2 × (p + l)
p = (K ÷ 2) – l
p = (16 cm ÷ 2) – 3 cm
p = 8 cm – 3 cm
p = 5 cm
Sehingga, panjang dari persegi panjang tersebut adalah 5 cm.
Contoh Soal 4 Mencari Lebar Jika Diketahui Luas Persegi Panjang
Diketahui persegi panjang jika diketahui nilai luasnya 20 cm2 dan panjangnya 5 cm. Hitung lebar
persegi panjang tersebut.
Rumus untuk menghitung lebar adalah sebagai berikut:
L=pxl
l=L÷p
l = 20 ÷ 5
l = 4 cm
Sehingga, lebar dari persegi panjang tersebut adalah 4 cm.

Disajikan ilustrasi tentang balok dan kubus, peserta didik dapat menentukan volum balok
atau kubus

Contoh Soal
Perhatikan gambar di bawah ini.

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Gambar di atas terdiri dari balok dan diatasnya berisi bangun kubus. Jika gambar balok memiliki
panjang, lebar dan tinggi masing-masing 20 cm, 6 cm, dan 8 cm. Hitunglah volume bangun diatas!

Penyelesaian:
Pertama, hitung volume balok terlebih dahulu yakni:
V1 = p x l x t
V1 = 20 cm x 6 cm x 8 cm
V1 = 960 cm3
Kedua, hitung volume kubus dengan panjang rusuk = lebar balok, maka:
V2 = s3
V2 = (6 cm)3
V2 = 216 cm3

Volume bangun di atas yakni:
V = V1 + V2
V = 960 cm3 + 216 cm3
V = 1176 cm3

Contoh soal

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Sebuah kardus berbentuk kubus dengan panjang rusuk 72 cm. Kardus tersebut mampu memuat 648
balok satuan yang berukuran sama. Panjang balok satuan 12 cm dan lebar 6 cm. Banyak tumpukan
balok satuan dalam kardus ada ….

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

A. 12
B. 9
C. 6
D. 4

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Rata-rata hitung dan modus Disajikan data peserta didik dapat menentukan rata-rata data tersebut 35 L 3

Contoh soal
Berikut ini adalah data hasil ulangan matematika kelas VI SD Budi Mulia

5 6 6 7 5 8 9 10 10 9 8 6 7 6 7 8 9 10 7 8
56988779598998778668

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Nilai rata-rata dari data di atas adalah ....
a. 7
b. 7,5
c. 8
d. 8,5
Pembahasan Soal
Kita hitung dulu total nilai.
5 x 4 = 20
6 x 7 = 42
7 x 8 = 56
8 x 10 = 80
9 x 8 = 72
10 x 3 = 30
Total nilai = 300
Jumlah siswa = 40
Rata-rata = Jumlah nilai : banyaknya siswa
Rata-rata = 300 : 40
Rata-rata = 7,5
Jadi rata-rata nilai ulangan matematika adalah 7,5
Jawaban : b

Contoh Soal
Nilai ulangan Ayu adalah 7, 8, 7, 6, dan 8. Jika Ayu ingin mendapat nilai rata-rata 7,5, maka nilai
ulangan keenam Ayu harus ....
a. 7
b. 8
c. 8,5
d. 9
Pembahasan Soal
Rata-rata yang ingin dicapai Ayu = 7,5
Nilai yang diperoleh Ayu = (7 + 8 + 7 + 6 + 8)
Nilai yang harus didapat Ayu dinotasikan dengan n
Frekuensi = 5 kali (sudah dilakukan) + 1(akan dilakukan) = 6 kali

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

Rata-rata = total seluruh nilai : frekuensi
7,5 = (7 + 8 + 7 + 6 + 8+ n) : 6
7,5 = (36 + n) : 6

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021

n = (7,5 x 6) - 36
n=9
Jadi, nilai yang harus didapat Ayu adalah 9
Jawaban : d

[Type here]

Rangkuman Materi / SDN Model Banyuwangi 2020-2021


Click to View FlipBook Version