The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Rak Digital Penerbitan, 2026-05-03 13:12:42

2018 - MAJALAH 159

2018 - MAJALAH 159

159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 51satu ini. Ditetapkannya sebuah daerah menjadi KEK, memacu daerah tersebut membangun lebih cepat. Kesejahteraan rakyatnya pun diharapkan meningkat seiring pembangunan kawasan pariwisata tersebut.“KEK ini untuk percepatan ekonomi daerah. Masyarakat yang menjual makanan dan kerajinan lokal bisa ikut terekspose,” papar Azis saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Banggar ke Lombok beberapa waktu lalu. Masyarakat NTB yang religius, sambung Azis, juga tidak terganggu dengan pembangunan KEK pariwisata ini. Apalagi, KEK ini akan dilengkapi dengan kawasan wisata syariah. Para wisatawan muslim, terutama dari Timur Tengah tak perlu khawatir dengan fasilitas kuliner halal, termasuk tempat ibadah. Sentuhan arsitektur etnik berpadu dengan tradisi dan religi setempat. Master plan KEK pariwisata Mandalika sendiri sudah disusun.Diharapkan master plan ini bisa disetujui oleh pemda dan pemerintah pusat. Banggar baru menganggarkan pembangunan KEK Mandalika untuk tahun anggaran 2015-2016 yang digunakan untuk pembangunan KEK 2017-2018. Sementara untuk 2018-2019 belum dialokasikan kembali.“Anggaran 2018-2019 akan dilihat dulu alokasinya pada pembahasan bulan Juli nanti,” ungkap politisi Partai Golkar ini.Sementara ketika berkunjung ke Bali, Tim Banggar justru melihat ketimpangan pembangunan kawasan pariwisata. Pembangunan lebih banyak ke wilayah selatan. Sementara wilayah utara, barat, dan timur tak semasif di selatan. Wisatawan lebih banyak datang ke selatan, karena fasilitas dan infrastrukturnya lebih memadai.Ketimpangan ini juga yang menyebabkan masyarakat di Bali utara, barat, dan timur bermigrasi mencari penghidupan ke selatan. Ketidakmerataan pembangunan juga dipicu oleh dana transfer daerah yang kerap datang terlambat. Anggota Banggar Eriko Sotarduga mengungkap hal ini di Bali saat mengikuti pertemuan dengan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika. Gubernur Bali dalam kesempatan tersebut sempat mengusulkan kepada Banggar agar dana perimbangan keuangan daerah diserahkan kepada pemerintah provinsi. Harapannya, pemerataan pembangunan bisa dilakukan di setiap kabupaten dan kota oleh pemerintah provinsi. Usulan itu disambut baik Banggar dan bisa jadi bahan kajian Banggar dalam tata kelola keuangan negara, terutama saat menyusun regulasi yang terkait anggaran.“Di Bali ini ada ketimpangan. Wilayah Bali selatan pendapatannya begitu besar, sehingga masyarakat dari Bali utara, barat, dan timur datang ke Bali selatan untuk mencari penghidupan. Ini yang harus dibenahi dan dicari kiat-kiat apa yang tepat, agar pembangunan ini merata. Artinya, jangan hanya terpusat di Bali selatan. Bali barat, timur, dan utara hanya sebagai tujuan wisata, tapi wisatawan menginap, makan, dan lainlainnya di Bali selatan. Ini yang harus dipikirkan,” kata Eriko.Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, politik anggaran di Bali mungkin perlu dibenahi. Saat yang sama, pemerataan pembangunan di Bali juga jangan sampai menghilangkan kultur Bali sendiri yang dinilai sebagai keunggulan wisata. Pemprov Bali sendiri mengusulkan agar dana perimbangan dipusatkan di provinsi.Tapi, lanjut Eriko, itu harus disesuaikan dengan prinsip otonomi daerah. Pada prinsipnya, otonomi daerah itu berada di tingkat dua, yaitu kabupaten dan kota. “Bagaimanapun, tidak boleh bertentangan dengan undang-undang yang ada. Kita harus cari pola yang tepat, karena pada dasarnya otonomi daerah berada di tingkat II. Provinsi hanya bersifat koordinatif,” tutur politisi dapil DKI Jakarta II ini. Sc, mhBanggar DPR RI dengan mitra kerja saat Kunjungan Kerja ke BaliFoto: suci/iw


52 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Saldo pada tabungan beberapa nasabah hilang secara misterius dengan besaran yang bervariasi, bahkan ada yang kehilangan sampai dengan nilai Rp 10 juta. Menurut beberapa investigasi pembobolan dana nasabah ini terjadi karena kejahatan perbankan dengan metode skimmingdan pencairan dananya dilakukan di luar negeri. Dalam panduan berjudul “ATM Card Skimming & PIN Capturing: Customer Awareness Guide” yang dirilis Commonwealth Bank of Australia, skimming merupakan metode yang digunakan pelaku kriminal untuk mengambil data yang terekam dalam magnetic stripe atau pita magnetik yang ada di belakang kartu ATM/Debit/Kredit.Metode skimming merupakan pencurian data nasabah pada kartu debit dengan memasang perangkat skimmer pada mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Metode pembobolan saldo nasabah ini sudah biasa digunakan untuk membobol ATM. Caranya dengan memasang alat yang bisa menyalin nomor kartu ATM nasabah serta kamera pengintai PIN Pad di mesin penarik uang.Secara sederhana, skimming adalah teknik fotocopy atau menggandakan data yang ada di kartu ATM korban. Tujuannya untuk membuat kartu ATM/ Debet/ Kredit bisa identik sehingga bisa bertransaksi secara “resmi” tanpa sepengetahuan pemilik dari pemegang kartu ATM.Merespon masalah ini, Anggota Komisi XI DPR RI Sukiman menjelaskan, bahwa Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Diharap Bersinergi Menjaga Keamanan PerbankanKasus pembobolan dana sejumlah nasabah perbankan beberapa waktu lalu masih segar dalam ingatan publik. Pembobolan tersebut secara konkrit telah terjadi di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk asal Kecamatan Ngadiluwih Kediri, Jawa Timur. Padahal, para pemilik rekening itu mengaku tak melakukan transaksi keuangan apapun.OJK, BI, dan Kepolisianfoto : andri/iwSOROTAN


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 53Jasa Keuangan (OJK) mempunyai porsi pengawasan dan monitoring terkait transaksi yang ada di perbankan, termasuk security atau keamanannya.“Termasuk juga transaksi yang ada diperbankan kita, security atau keamanannya harus terjamin. Sekarang BRI memang ada sedikit persoalan tapi tidak keseluruhan. Saya pikir ini menjadi PR kita karena menjadi mitra kerja dari Komisi XI,” papar Sukiman. Menurutnya, kejahatan skimmingini sebenarnya tidak hanya terjadi di Bank BRI saja, namun juga beberapa Bank lainnya. Dia mengatakan, bahwa memang terjadi transaksi yang tidak “Kita berharap ini menjadi perhatian, karena menyangkut keamanan tabungan para nasabah kita dan juga akan menjadi pelajaran yang berharga bagi perbankan kita,” ujarnya.Di kesempatan yang berbeda, Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo mengatakan kasus pembobolan dana nasabah perbankan melalui teknik skimming menjadi pekerjaan rumah yang serius. Ini peringatan bagi industri perbankan agar lebih maksimal menjaga keamanan dana nasabahnya. “Ya munculnya kasus skimming yang terjadi akhir – akhir ini menunjukkan perbankan harus lebih hati-hati lagi,” ujarnya.Politisi Partai NasDem ini mengatakan bahwa sepengetahuannya, beberapa bank sudah melakukan antisipasi untuk pencegahan praktik skimming. Namun sayangnya, upaya ini baru dilakukan di berbagai kantor cabang di kota-kota besar seperti Jabodetabek. “Sepertinya di kota-kota kecil, upaya ini belum dilakukan,” ujar Donny.Oleh sebab itulah, dia mendesak industri perbankan segera mengganti kartu ATM dari teknologi pita magnetik ke chip. Upaya ini diyakininya akan mempersulit ruang gerak pelaku kejahatan perbankan melalui skimming. “Kalau sudah lewat chip, nggak perlu lagi digesek melalui mulut di mesin ATM. Saya kira ini akan membantu mencegah terjadinya skimming,” jelas Donny. Pembobolan dana nasabah dengan menggunakan metode skimming sudah beberapa kali terjadi di Indonesia. Pada tahun 2016 lalu, misalnya, sebanyak 50 orang nasabah BRI di Mataram, Nusa Tenggara Barat yang menjadi korbannya. Tahun lalu, kejahatan serupa terjadi di Lovina, Buleleng, Bali terhadap nasabah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Pelakunya adalah sindikat dari Bulgaria.BI menargetkan pada 2021 semua kartu sudah menggunakan teknologi chip. Adapun target tersebut diatur dalam Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015 tentang Implementasi Standar Nasional Teknologi Cip Kartu ATM/Debit. Polisi dan Deputi Direktur Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Eva Adelia mendorong semua bank untuk meningkatkan pengamanan kartu debit dan kredit. Pengamanan tersebut dilakukan dengan memasang teknologi chip, terutama di kartu ATM, yang selama ini menggunakan magnetic stripe (pita magnetik). Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya pembobolan uang nasabah dengan metode skimming. EKO/SFmemiliki keamanan yang memadai. Meskipun demikian, ia berharap terhadap masyarakat, utamanya nasabah tetap tenang. Sehingga memberikan kepercayaan kepada instansi yang berwenang menjaga keamanan perbankan seperti OJK, BI,dan Kepolisian, agar bersinergi dalam menyelesaikan masalah ini. “Kita dari Komisi XI yang membidangi hal ini akan kita sampaikan kepada Badan Anggaran, Sebab keamanan dalam transaksi perbankan termasuk ATM dan tabungan rakyat ini harus diberikan jaminan kepastian,” tandas Sukiman. Politisi PAN ini menguraikan, dengan berkembang pesatnya era teknologi, ia menilai security akan menjadi pertimbangan utama dalam meningkatkan transaksi. Sebab dengan sistem keamanan yang kurang memadai, akan membuat nasabah was-was. Karena ini menyangkut kepercayaan nasabah. Anggota Komisi XI DPR RI SukimanAnggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo Ini peringatan bagi industri perbankan agar lebih maksimal menjaga keamanan dana nasabahnya. “Ya munculnya kasus skimming yang terjadi akhir – akhir ini menunjukkan perbankan harus lebih hati-hati lagi,”“Kita dari Komisi XI yang membidangi hal ini akan kita sampaikan kepada Badan Anggaran, Sebab keamanan dalam transaksi perbankan termasuk ATM dan tabungan rakyat ini harus diberikan jaminan kepastian,”Foto: andri/iwFoto: andri/iwSOROTAN


54 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Public AwarenessJadi Kunci Kurangi Sampah di LautPersoalan sampah di berbagai wilayah Indonesia tak kunjung selesai. Tingginya kepadatan penduduk membuat konsumsi masyarakat pun tinggi. Di sisi lain, lahan untuk menampung sisa konsumsi pun kian terbatas. Sampah konsumsi warga perkotaan ternyata banyak yang tidak mudah terurai, terutama plastik. Semakin menumpuknya sampah plastik menimbulkan pencemaran serius.Perlu diketahui bahwa kantong plastik baru dapat terurai paling tidak selama lebih dari 20 tahun di dalam tanah. Jika kantong plastik itu berada di air, akan lebih sulit lagi terurai. Hasil riset Jenna R Jambeck yang dilansir dari www.sciencemag.org menyebutkan Indonesia berada di posisi kedua penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka. Menanggapi persoalan ini, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman Khaeron menjelaskan untuk penanganan sampah yang ada di laut tidak bisa dilakukan secara parsial, namun harus secara total.“Saya kira sampah di laut ini juga bukan hanya disebabkan oleh perilaku domestik di lokasi setempat, tapi disebabkan oleh karena perpindahan arus laut. Contoh misalnya orang membuang sampah di Bekasi itu bisa jadi terbawa arus sampai ke Teluk Jakarta, inikan juga menjadi persoalan,” jelas Herman saat ditemui Parlementaria beberapa waktu yang lalu. Politisi yang pernah menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Nasional tentang Penanganan Sampah Rumah Tangga ini melanjutkan bahwa penanganan sampah ini sudah ada aturannya. Aturan tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. “Ini menarik, karna  sampah ini harus mendapatkan perhatian betul. Bahkan dalam target pemerintah dengan Perpres tersebut target pemerintah akan mengurangi sampah 30 persen sampah rumah tangga yang kita ketahui bahwa sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbanyak,” ungkap politisi Partai Demokrat itu.Herman mengingatkan untuk selalu menghidupkan pola 3R untuk penanganan sampah plastik ini. 3R tersebut,  Reuse yakni menggunakan Sumber: cdn.idntimescomSOROTAN


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 55kembali sampah, Reduce yakni upaya untuk mengurangi timbunan-timbunan sampah dan Recycle yakni mendaur ulang kembali sampah. “Tentu ini adalah sebuah pola yang harus terus dilakukan oleh masyarakat dan kunci utamanya adalah public awareness (kesadaran masyarakat) ini memegang kunci terhadap pengurangan sampah sejak dari rumah tangga,” ujar Herman. Politisi dapil Jawa Barat ini melanjutkan, masyarakat juga perlu berinovasi agar limbah sampah bisa bernilai ekonomis. Kemudian pemerintah dan stakeholder memberikan fasilitas terhadap upaya dari inovasi itu.  “Saya kira ini harus menjadi learningproses dari masyarakat. Tentu semua ini bergantung kepada pemerintah dan stakeholder, bagaimana pemerintah memulai, menyadarkan, memfasilitasi dengan tujuan untuk mengurangi sampah menjadi zero waste bisa diwujudkan” jelasnya.Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika menilai data PBB yang mengatakan sampah plastik menyumbang 8 juta ton per tahun di laut merupakan hal yang wajar. Hal membuang 32,9 kilogram sampah plastik ke laut per tahun – termasuk yang paling tinggi di dunia.2. Indonesia – 3,2 Juta TonDihitung dari presentase jumlah sampah plastik yang tidak diolah, Indonesia termasuk yang paling tinggi di dunia. Sebanyak 87 persen dari 3,8 juta ton sampah plastik yang dibuang setiap tahun mengambang di laut. Artinya, setiap penduduk pesisir Indonesia bertanggungjawab atas 17,2 kilogram sampah plastik yang mengapung dan meracuni satwa laut.1.China – 8,8 Juta TonHasil studi University of Georgia, China adalah negara konsumen plastik terbesar di dunia. Dari rata-rata 11, 5 juta ton sampah plastik per tahun, sebanyak 78% di antaranya terbuang di lautan lepas. Jika dihitung, setiap penduduk di wilayah pesisir Cina membuang 33,6 kilogram plastik ke laut per tahunnya.Daftar Negara Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di LautanSumber: Mongabayfoto : Eno/iwfoto : Eno/iw5. Sri Lanka – 1,6 Juta TonJika dilihat dari jumlah sampah plastik per tahun, Sri Lanka termasuk di urutan terbawah dengan cuma membuang sampah plastik sejumlah 1,8 juta ton. Tapi 84% di antaranya tidak diolah dan akhirnya mencemari laut. Tercatat, setiap penduduk pesisir Sri Lanka bertanggungjawab atas 109 kilogram sampah plastik setiap tahunnya.4. Filipina – 1,8 Juta TonSedikitnya 2,2 juta ton sampah plastik diproduksi Filipina setiap tahun, 83 persen di antaranya tidak diolah alias mengapung di laut. Secara keseluruhan, setiap penduduk pesisir Filipina membuang 22,6 kilogram sampah plastik ke laut setiap tahunnya.3. Vietnam – 1,8 Juta TonDari dua juta ton sampah plastik yang diproduksi Vietnam, 1,8 juta ton alias 88 persen mencemari air laut. Artinya, setiap penduduk pesisir Vietnam Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Herman KhaeronAnggota Komisi VII DPR RI Kardaya Warnikaini dikarenakan pemakaian kantong plastik sangat banyak dan upaya untuk pencegahannya masih kurang optimal. “Salah satu contohnya tahun 2015 ada ketentuan kalau belanja di Supermarket untuk kantong plastik itu dikenakan biaya. Sekarang itu ketentuannya belum dicabut tapi lihatlah, sudah tidak dilakukan lagi. Inilah penyakit kita hanya bisa mengeluarkan aturan saja dan pelaksanaannya tidak,” jelas Kardaya.Politisi F-Gerindra ini menjelaskan, upaya yang harus dilakukan yakni memberikan edukasi kepada setiap lini masyarakat dari hulu sampai hilir. “Kita ini bukan kurang dengan aturan atau Undang-Undang tapi kita kurang dalam konsistensi penerapannya di lapangan. Bukan hanya itu, nilai pemaklumannya di kita tinggi, saat ada pelanggaran banyak hal yang dianggap biasa dan dimaafkan sehingga bisa kita lihat, pencemaran sampah ada dimana-mana” ujar Kardaya. Perlu diketahui, berdasarkan prediksi peneliti dari yayasan milik pelaut veteran Inggris Ellen MacArthur, pada 2050 mendatang akan ada jauh lebih banyak sampah plastik di laut dibandingkan dengan keberadaan ikan. Sebagai perbandingan, pada 2014 rasio sampah plastik terhadap ikan adalah 1:5.Pada 2050, rasionya menjadi 1:1. Pasalnya, produksi plastik di dunia akan meningkat pesat. Pada 2014 lalu ada 311 juta ton plastik yang diproduksi. Pada 2050, angka tersebut diyakini naik hingga lebih dari 1,1 miliar ton. Tragisnya, dari jumlah produksi itu, hanya 5 persen yang didaur ulang dengan efektif, dan 8 juta ton berakhir di laut. MHR/Sf“Ini menarik, karna sampah ini harus mendapatkan perhatian betul. Bahkan dalam target pemerintah dengan Perpres tersebut target pemerintah akan mengurangi sampah 30 persen sampah rumah tangga yang kita ketahui bahwa sampah rumah tangga menjadi penyumbang terbanyak,”SOROTAN


56 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Ketua DPRDesak Parlemen DuniaPerkuat Tata Kelola MigranKetua DPR RI Bambang Soesatyo mendesak anggota parlemen di seluruh dunia untuk memperkuat kerja sama, dalam mewujudkan tata kelola global terkait migrasi yang memperhatikan kepentingan negara penerima, pengirim, dan para migran secara proporsional. Menurutnya, masalah migrasi internasional dan pengungsi merupakan isu yang menjadikepentingan Indonesia.“Meskipun bukan negara yang menandatangani Konvensi Pengungsi tahun 1951, atas dasar kemanusiaan, Indonesia telah menampung para pengungsi, termasuk pengungsi Rohingya,” kata Bamsoet dalam sesi Debat Umum Sidang ke-138 InterParliamentary Union (IPU) di Jenewa, Swiss,  beberapa waktu lalu. Dalam Sidang IPU yang mengambil tema ‘Strengthening The Global Regime For Migrants And Refugees: The Need For Evidence-Based Policy Solutions’ ini, politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa masalah migrasi dan pengungsi merupakan tanggung jawab bersama masyarakat internasional. Untuk itu, perlu instrumeninstrumen yang mampu menjawab persoalan migran saat ini dan di masa mendatang.Saat menyampaikan pidato dalam sidang IPU yang dipimpin langsung Presiden IPU Gabriela Cuevas Barron dan Sekretaris Jenderal IPU Martin Chunggong, serta dihadiri 69 ketua parlemen se-dunia dan 1.539 anggota delegasi dari 146 negara ini, Bambang Soesatyo mengaku prihatin dengan permasalahan migrasi dan pengungsi yang masih menjadi persoalan serius negara-negara di dunia, karena masih banyak negara yang belum mampu menyelesaikan masalah tersebut.“Sudah puluhan tahun migrasi terjadi dalam skala besar, terutama disebabkan oleh konflik bersenjata dan kekerasan yang masih terus dihadapi oleh berbagai negara di dunia. Masalah tersebut harus mendapat perhatian serius bagi parlemen anggota IPU untuk bersama mencarikan jalan keluar terbaik,” jelas Bamsoet.Bamsoet menjelaskan bahwa DPR RI sangat menjunjung tinggi pentingnya Konvensi Internasional tentang Perlindungan Buruh Migran. Konvensi ini telah diadopsi melalui UndangUndang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PPMI), yang bertujuan untuk memperkuat penempatan dan perlindungan pekerja migran, serta menyediakan landasan hukum yang lebih kuat bagi institusi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait lainnya.“Disamping itu, Indonesia menerapkan pendekatan ‘triple win’ dalam menyelesaikan permasalahanpermasalahan terkait migrasi. Pendekatan tersebut tidak hanya mengutamakan kepentingan negara pengirim, tetapi juga negara penerima dan migran,” kata Bamsoet.Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini memaparkan, Indonesia memang bukan bagian dari negara yang menandatangani Konvensi Pengungsi 1951. Namun, atas dasar pertimbangan kemanusiaan, Pemerintah Indonesia telah menampung sebanyak 14.000 pengungsi dan pencari suaka.Di kancah internasional, lanjut Bamsoet, Indonesia telah menunjukkan komitmennya terhadap permasalahan pengungsi, khususnya terkait isu Rohingya di Myanmar. Kekerasan terhadap etnis Rohingya dalam segala bentuk dan manifestasinya, merupakan ancaman serius bagi keamanan dan perdamaian global.Untuk mengatasi masalah tersebut, Indonesia tampil sebagai pionir dalam Delegasi DPR RI saat sidang IPU ke-138 di Jenewa, Swissfoto: dokbksap/iwLIPUTAN KHUSUS


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 57melakukan langkah-langkah diplomasi yang dibutuhkan untuk membuka akses bagi bantuan kemanusiaan dan transparansi dalam penanganan pengungsi Rohingya. Lembaga bantuan Indonesia juga membangun fasilitas kesehatan, pendidikan dan penampungan sementara bagi pengungsi Rohingya.Bamsoet juga mengajak parlemen anggota IPU untuk membangun komunikasi intensif dan bekerja sama dalam memberikan perlindungan bagi migran reguler dan ireguler. Salah satunya melalui perumusan kebijakan nasional yang komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, serta mempertimbangkan kepentingan semua pihak.Pada Sidang Umum IPU ke-138 yang berlangsung pada tanggal 24 – 28 Maret 2018 di Jenewa, Republik Federasi Swiss ini, delegasi DPR dipimpin Ketua DPR Bambang Soesatyo. Dan anggota delegasi terdiri dari Fadli Zon (Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam), Fahri Hamzah (Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat) Nurhayati Ali Assegaf (Ketua BKSAP), Juliari Batubara (Wakil Ketua BKSAP), Rofi Munawar (Wakil Ketua BKSAP), Ono Surono (F-PDIP), G. Budisatrio Djiwandono (F-GERINDRA), Bara K. Hasibuan (F-PAN), Siti Masrifah (F-PKB), dan Ahmad Sahroni (F-Nasdem).Di sela-sela Sidang, Delegasi DPR juga melakukan Pertemuan Bilateral dengan Ketua Parlemen Turki, Ketua Parlemen Georgia, Ketua Parlemen Vietnam dan Delegasi Parlemen Argentina.Sesi Debat Umum diawali dengan sesi presentasi yang menghadirkan Komisioner Tinggi HAM PBB, Zeid Ra’ad Al Hussein, Dirjen International Organization for Migration (IOM), William Swing dan Komisioner Tinggi untuk Pengungsi PBB, Filippo Grandi. Ketiga pembicara menekankan pentingnya peran aktif anggota Parlemen dalam membawa isu migrasi dan pengungsi kepada konsituen nasional dan memformulasikan kebijakan yang sejalan dengan upaya membantu migrasi dan pengungsi. Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam, Dr. Fadli Zon, yang juga hadir dalam sidang IPU ini, dalam kapasitasnya sebagai Presiden Global Organizations of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC)menekankan adanya keterkaitan erat antara korupsi dan migrasi. Dalam hal ini, mempertimbangkan dampak kebijakan terkait SDGs terhadap terciptanya migrasi yang aman dan teratur, pihaknya memandang pentingnya kontribusi parlemen dalam mendorong pencapaian SDGs. Untuk itu, GOPAC bekerjasama dengan Islamic Development Bank (IDB) dan UNDP, telah melaksanakan proyek bersama dalam menerbitkan Parliamentary Handbook on SDGs.Debat Umum Sidang IPU juga mengesahkan Deklarasi untuk memperkuat rezim global mengenai migran dan pengungsi. Deklarasi tersebut menegaskan peran serta parlemen dunia dalam penyusunan Global Compact for Safe, Orderly and Reguler Migration (GCM) serta Global Compact on Refugee (GCR). Parlemen akan meminta laporan pemerintah masing-masing atas komitmen pada kedua Global compact tersebut, yaitu undang-undang domestik terkait pendanaan untuk mendukung keduanya.Pada Sidang Committee to Promote Respect for International Humanitarian Law (IHL), Ketua BKSAP, Dr. Nurhayati Ali Assegaf selaku Presiden Komisi IHL IPU memimpin sidang tersebut yang membahas tentang follow up resolusi emergency item yang diadopsi di Sidang IPU sebelumnya (ke-137 di St. Petersburg - Rusia) yaitu “Ending the grave human crisis persecution and violent attacks on the Rohingnya as a threat to the international peace and security and ensuring their unconditional land safe return to their homeland in Myanmar.” Selain itu IPU juga membahas rencana kerja untuk kerjasama dengan International Committee of the Red Cross (ICRC) dan UNHCR.Di Akhir sidang, IPU ke-138 menghasilkan 4 outcome document yaitu 1) Deklarasi mengenai Strengthening the global regime for migrants and refugees : The need for evidence – based policy solutions, 2) Emergency item: The consequences of the US declaration on Jerusalem and the rights of the Palestinian people in Jerusalem in the light of the UN Charter and resolutions,3) Resolusi mengenai Sustaining Peace as a vehicle for achieving sustainable development, dan 4) Resolusi mengenai Engaging the private sector in implementing the SDGs, especially on renewable energy. Di Pembahasan Emergency item terkait Jerussalem, Bara K. Hasibuan yang aktif sebagai anggota drafting committee dari group Asia Pasifik menyerukan kecaman terhadap Keputusan Pemerintah Amerika Serikat terkait penetapan Jerussalem sebagai ibukota Israel dan pemotongan anggaran UN Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA). Indonesia menyerukan agar IPU memberi pesan yang tegas melalui resolusi bahwa anggota Parlemen seluruh dunia bersatu untuk mewujudkan keamanan, demokrasi dan keadilan di Palestina. Di dalam sidang drafting committee membahas emergency item tersebut Bara K Hasibuan mengusulkan penambahan satu paragraph yang menekankan pentingnya pembicaraan damai antara Israel dan Palestina agar dimulai kembali. scfoto: dok.bksap/iwLIPUTAN KHUSUS


58 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Henry Tegaskan Peran Orang Tua dan Guru Jauhkan Anakdari NarkobaDalam Kunjungan Kerja Reses di daerah pemilihan Lampung II yang meliputi Lampung Tengah, Lampung Utara, Tulang Bawang, Lampung Timur, Way Kanan, Mesuji, dan Tulang Bawang Barat, Anggota DPR RI Henry Yosodiningrat melakukan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada para Pelajar di SMA N 2 Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.“Peranan para orang tua dan guru begitu penting dalam mendidik anak dan muridnya agar jangan pernah mendekati apalagi mencoba menggunakan narkoba,”Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengungkapkan Kabupaten Tulang Bawang Barat merupakan daerah yang rawan peredaran gelap narkoba. Untuk itu, Henry berharap para pelajar agar menjaga pergaulan dan mengisi kegiatan yang bermanfaan dalam keseharian setelah kegiatan belajar-mengajar.Dalam sosialisasi ini Henry menegaskan, peran orang tua dan guru sangat penting untuk menjauhkan anak dari bahaya narkoba. “Peranan para orang tua dan guru begitu penting dalam mendidik anak dan muridnya agar jangan pernah mendekati apalagi mencoba menggunakan narkoba,” tandas Henry di Lapangan Sekolah SMA N 2 Tumijajar. Sosialisasi ini dihadiri perwakilan 16 sekolah se-Kecamatan Tumijajar, para guru, Ketua Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kab. Tulang Bawang Barat. Selain itu hadir juga Satgas Anti Narkoba Kab. Tulang Bawang Barat, dan Kapolres Kab.Tulang Bawang Barat, serta beberapa wartawan lokal.Dalam kesempatan ini, beberapa aspirasi yang diterima Henry di antaranya dari pihak guru menginginkan dibentuknya Learning Center atau Museum tentang Narkoba. Agar pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait bahaya narkoba bisa mudah diketahui.Untuk itu, sebagai Wakil Rakyat yang juga konsen dalam Barat dan Aparat Penegak Hukum setempat untuk terus mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba di Kabupaten tersebut.Selain dari pada narkoba di daerah tersebut juga masih marak aksi kriminalitas, menurut analisanya ini disebabkan karena rendahnya penyerapan anggaran, dan lapangan pekerjaan yang ada. Mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan petambak. Jika musim panen sudah usai, masyarakat beralih menjadi petambak. Jika cuaca tidak mendukung, masyarakat jadi menganggur dan berpotensi untuk melakukan tindak kriminal. Dan beberapa faktor penyebab kejahatan yang paling besar adalah narkoba.Di samping itu, beberapa aspirasi lain yang muncul adalah fasilitas infrastruktur penerangan jalan dan perbaikan jalan yang masih kurang. Sebagai salah satu Kabupaten baru hasil pemekaran dari kabupaten induk, Tulang Bawang Barat memang masih dalam proses pembangunan baik fasilitas umum, infrastruktur jalan raya maupun bangunan lainnya. eko/sfpemberantasan narkoba, Henry juga menaruh harapan pada Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang FOTO: dokpri/iwAnggota DPR RI Henry Yosodiningrat berdialog dengan siswaDAPIL


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 59Aroem Selaraskan Tugas DPRdengan KebutuhanMasyarakat DapilSeluruh indera yang ada ditubuh manusia haruslah benar-benar peka tatkala seseorang dipercaya untuk menjadi wakil rakyat. Begitu pula dengan Dwi Aroem Hadiatie, biasa dipanggil Aroem, yang telah mendapatkan amanah untuk mewakili masyarakat Lampung I di DPR RI.Sesuai dengan tugas yang diembannya di Komisi VI, Aroem terkonsentrasi pada persoalanpersoalan terkait koperasi, perdagangan, usaha kecil dan menengah, BUMN, serta perindustrian. Sektor-sektor yang cenderung berurusan langsung dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.“Pada setiap kunjungan yang saya lakukan, saya mencoba untuk menyelaraskan konsentrasi tugas saya di Komisi VI dengan kebutuhan yang diperlukan masyarakat dapil. Sehingga saya bisa mendukung dan berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tandasnya. Seperti pada kunjungan Aroem saat reses lalu, ia berkunjung ke Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Pringsewu.“Saya melakukan kunjungan ke dapil untuk bertemu dan menyerap aspirasi lebih dalam dari masyarakat, sekaligus memberikan solusi berupa penyaluran bantuan-bantuan yang merupakan agenda utama di masa reses saya kali ini,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan bantuan berupa pelatihan menjahit beserta mesin jahit untuk ibuibu yang tergabung dalam kelompok menjahit Puri Mandiri di Desa Argomulyo, Kecamatan Sumberejo. Bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh ibu-ibu di desa tersebut karena berperan dalam mendorong krativitas kaum perempuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, terlebih masyarakat setempat.Selain itu, dalam rangkaian kegiatan ini juga Aroem berkesempatan berkunjung ke Kabupaten Tanggamus untuk menyalurkan bantuan peralatan perbengkelan di Desa Gunung Batu, Kecamatan Sumberejo dan Desa Purwodadi, Kecamatan Gisting.Kemudian, ia mengunjungi Kabupaten Pesawaran untuk menyalurkan bantuan pembangunan Gedung TPA Al-Anwar, TPA Budi Utomo, PAUD Mawar Putih, dan PAUD Bina Pertiwi.“Menurut saya, persoalan pendidikan baik formal maupun non-formal, serta pendidikan yang bersifat keagamaan, merupakan persoalan tersendiri yang sering juga ditemukan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.Di PAUD Bina Pertiwi, Aroem melihat bagaimana kondisi anak didik ditempat tersebut, serta melakukan dialog dengan guru-guru terkait dengan fasilitas belajar. Kesejahteraan guru-guru PAUD tersebut yang rata-rata perempuan juga mendapatkan sorotan tersendiri dari Aroem.“Saya menilai, guru-guru di sana telah melakukan kinerja yang sangat baik untuk mendidik anak-anak PAUD. Semoga dengan bantuan yang sudah saya berikan, bisa lebih bermanfaat untuk mencerdaskan anak-anak di sana dan memajukan kegiatan belajar-mengajar,” tambahnya. Kesadaran masyarakat terhadap pendidikan anak, pentingnya pendidikan bagi generasi muda, juga merupakan hal yang mendapatkan perhatian tersendiri dari Aroem.“Pendidikan generasi penerus bangsa, apapun itu tingkatannya harus menjadi perhatian semua pihak. Menyiapkan pendidikan generasi penerus bangsa sedini mungkin sama saja dengan menyiapkan masa depan untuk seluruh bangsa Indonesia,” tuturnya.Setiap melakukan kunjungan ke dapil, Aroem berusaha untuk mewujudkan keluh kesah dari masyarakat agar mutu kehidupan terus meningkat ke arah yang lebih baik. Terlebih untuk menjamin generasi penerus yang akan datang demi masyarakat yang lebih sejahtera. ILLA/ScFOTO: dokpri/iwAnggota DPR RI Dwi Aroem Hadiatie bersama murid PAUD di dapilnya


60 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Kampanye Danau SehatSeperti juga sungai, danau menjadi sumber kehidupan. Fungsi ekonomis danau begitu strategis bagi masyarakat. Dan menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga danau tetap sehat, begitu penting dilakukan. Inilah yang coba dikampanyekan Anggota DPR RI Aryo Djojohadikusumo saat ikut memeriahkan Festival Danau Sunter di Jakarta Utara pada Februari 2018 lalu. Aryo ikut memeriahkan festival tersebut dengan berenang bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Menteri Kelautan Susi Pujiastuti. Aryo menjadi saksi hidup kampanye menuju perubahan positif Danau Sunter. Danau yang dibangun tahun 1970 ini dalam rancangannya berperan untuk mengendalikan banjir di Jakarta. Sempat tercemar dan tak berfungsi, kini Danau Sunter seperti bangun kembali dari tidurnya.  Rehabilitasi danau sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Danau Sunter sudah menjadi objek wisata air. Perubahan danau menjadi arena rekreasi juga ditandai dengan adu cepat melintasi danau oleh dua tokoh penting. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melawan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Aryo ikut menyaksikan keriuhan adu cepat ini. Uniknya, Menteri Susi mendayung dengan perahu dan Sandi berenang. Danau Sunter kini menjadi tempat ceria untuk berekreasi. Perubahan positif yang membanggakan. Danau Sunter layak untuk para perenang. Menurut Aryo, kualitas air danau buatan ini sudah semakin bagus. “Saya sangat senang menjadi saksi hidupnya dengan berenang di sana bersama Bu Susi dan Mas Sandi saat Festival Danau Sunter 2018,” ucap politisi Partai Gerindra ini. Aryo yang berasal dari dapil DKI Jakarta III mengapresiasi perubahan positif Danau Sunter ini. Katanya, “Saya bangga sekali dengan keberhasilan Pemprov DKI Jakarta telah membuat Danau Sunter layak untuk direnangi. Danau-danau lain juga perlu segera dibersihkan agar kita bisa berenang di sana dan memanfaatkan danau tersebut menjadi lokasi wisata. Saya sangat mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta. Saya harap upaya ini diperluas ke danau-danau lain di Jakarta.” Kebersamaan Aryo dengan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno juga terlihat saat sama-sama mengunjungi Pulau Tidung, Pulau Pramuka, dan Pulau Panjang di Kepulauan Seribu. Ketiga pulau ini sangat indah. Aryo melihat, potensi pengembangan energi terbarukan bisa dilakukan sekaligus pengolahan sampah komunitas yang bisa menjadikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Pemprov DKI sendiri memilih satu pulau di Kepulauan Seribu yang akan dijadikan digital island. UKM berbasis digital juga bisa dikembangkan di sini. Aryo dan Wagub Sandiaga meninjau pula budidaya perikanan di Keramba Jaring Apung Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. “Saya berenang melewati “jembatan cinta” di tengah laut, lalu bersama nelayan memanen ikan kerapu cantang dan bawal bintan,” imbuhnya. Ada sekitar satu ton ikan yang dipanen.  Bila dijual di pasaran harganya sekitar Rp90.000. Pada kesempatan itu, Anggota Komisi VII DPR ini, menyerahkan bantuan 2.500 benih ikan untuk dibudidayakan kembali agar mampu menggerakkan perekonomian dan penciptaan lapangan kerja berbasis kemaritiman. mh/scFOTO: dokpri/iwAnggota DPR RI Aryo Djojohadikusumo saat mengikuti Festival Danau SunterDAPIL


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 61Ajak Masyarakat Membaca, Putu Berikan Bantuan Mobil Perpustakaan KelilingMinat baca masyarakat Indonesia masih sangat memprihatinkan. Berdasarkan data Central Connecticut University tahun 2016, Indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 negara. Sementara itu, studi dari UNESCO menunjukkan persentase literasi Indonesia hanya sebesar 0,01 persen atau 1 berbanding 10.000. Salah satu penyebab dari rendahnya minat baca di Indonesia adalah sulitnya akses terhadap buku. Melihat hal tersebut, Anggota DPR RI Putu Supadma Rudana yang membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, dan sejarah ini menyumbangkan satu mobil perpustakaan keliling untuk meningkatkan minat baca para siswa di Kabupaten Karangasem. Menurut Supadma Rudana tantangan generasi muda ke depan sangatlah sengit dalam era digital dan globalisasi. Apalagi dengan kemajuan teknologi, generasi muda dihadapkan dengan kompetisi antar negara. Sehingga menjaga kualitas sumber daya manusia menghadapi tantangan zaman itu harus sudah disiapkan sejak sekarang.“Generasi muda kita sudah digembleng sejak sekarang untuk menghadapi era globalisasi itu, era digital ini menjadi tantangan kita,” ujar Supadma Rudana didampingi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, sembari menyampaikan berbagai program Komisi X DPR RI terkait dengan pendidikan.Supadma Rudana menyebutkan Karangasem memiliki indeks pembangunan manusia (IPM) yang masih tertinggal dari daerah lain di Bali. Sehingga dibutuhkan terebosan untuk meningkatkan minat baca kalangan pelajar di Karangasem.“Kami berikan mobil perpustakaan keliling. Mobil perpustakaan keliling ini untuk meningkatkan minat baca, menggali ilmu, dan informasi bagi generasi kita supaya bisa meningkatkan SDM kita di Karangasem. Karangasem indeks pembangunan manusia kalah dengan kabupaten lain di Bali,” ujar politisi Demokrat asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar ini.Dengan mobil perpustakaan keliling kata Supadma Rudana pelajar di Karangasem juga bisa mendapatkan suntikan semangat untuk bangkit atas kondisi Kabupaten Karangasem pasca erupsi Gunung Agung. “Pelajar kita di Karangasem sekarang sedang menghadapi bencana karena ancaman erupsi Gunung Agung. Jadi dalam situasi sedang susah pun masih bisa dapat fasilitas pendidikan,” tambah Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia ini.Politisi F-Demokrat ini juga memberikan bantuan beasiswa kepada siswa-siswi di Karangasem. Bantuan tersebut diharapkan bisa melahirkan SDM unggulan dan tangguh untuk bersaing di level dunia. “Ini adalah kontribusi kami sebagai wakil rakyat dari Bali di senayan untuk pendidikan Karangasem. Saya juga akan fokus dan komitmen membangun dunia pendidikan untuk Bali secara keseluruhan,” tegas Supadma Rudana. ann/scFOTO: dokpri/iw


62 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018FOTO: dokpri/iwMulfachri Harahap Tekankan Pentingnya Pemahaman HukumDalam masa reses, Wakil Ketua Komisi III DPR RIMulfachri Harahap melakukan kunjungan ke Posko Angkatan Muda Muhammadiyah, Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang, Sumatera Utara yang merupakan dapilnya.Pada kesempatan tersebut, Mulfahri sangat mendukung pelaksanaan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya masyarakat mengerti tentang hukum dasar pemerintahan, kewajiban pemerintah dalam pelaksanaannya kepada rakyat, dan bagaimana rakyat harus mengikuti hukum yang sudah ditetapkan.Selain pemahaman tentang hukum, Mulfachri juga meminta para kader Partai Amanat Nasional maupun Muhammadiyah serta Pemuda Muhammadiyah Deliserdang untuk terus solid dalam menjaga dan mengembangkan organisasinya.“Saya berharap, hubungan Muhammadiyah dengan Partai Amanat Nasional semakin lebih solid ke depannya,” kata Mulfachri.Sementara puluhan warga yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut, juga aktif melakukan tanya jawab dengan Mulfachri. Salah satunya adalah tokoh masyarakat Percusi Tuan, Deli Serdang yang menyampaikan aspirasinya tentang pendidikan, pupuk subsidi dan banyaknya warga harus bekerja di perkebunan sawit, Malaysia. Padahal di daerahnya, yakni di wilayah PTPN 2 dan 3 merupakan daerah Kebun Sawit. Menurutnya, salah satu faktor penyebab terjadinya persoalan itu adalah masalah upah kerja.Hadir dalam kegiatan reses itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Amanat Nasional Deliserdang Darbani Dalimunthe, Sekretaris DPW PAN Sumut H Hendra, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deliserdang Ibnu Hajar, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Miuhammadiyah Deliserdang Bayu Sumatri Agung, dan puluhan warga Desa Bakaran Batu dan Pemuda Muhammadiyah Deliserdang. dep/scWakil Ketua Komisi III DPR RI Mulfachri Harahap memberikan bantuan alsintan kepada masyarakat petani di dapilnyaDAPIL


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 63Zainul Arifin Tekad Memajukan Pendidikan Anak BangsaAnggota Komisi X DPR RI Zainul Arifin Noor yang merupakan mantan Rektor Universitas Achmad Yani Banjarmasin bertekad bisa memajukan pendidikan di Indonesia.Niat tulusnya agar bisa memajukan pendidikan, khususnya di daerah pemilihannya, Kalsel 1 perlahan bisa dirasakan lebih banyak oleh masyarakat. Memang, sebelum menjabat sebagai Anggota DPR, dirinya yang seorang Rektor sudah  banyak memberikan beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Namun, dengan menjabat di Komisi X, dirinya bisa memperjuangkan beasiswa tidak hanya untuk mereka yang ingin kuliah, melainkan juga bagi pelajar SD, SMP dan SMA/ SMK.Perjuangannya dimulai dengan mendata semua siswa tidak mampu di seluruh pelosok daerah di Dapil Kalsel 1. Mulai ujung Barito Kuala di daerah Tabunganen yang harus menggunakan speedboat sekitar 2 jam dari pusat Kota Banjarmasin hingga pedalaman Tabalong yang berbatasan dengan Kalimantan Timur. “Setiap kegiatan dalam rangka reses, saya selalu memberikan waktu khusus kepada masyarakat untuk menyerahkan nama-nama anak atau keluarganya yang kesulitan sekolah. Karena ‘Pintar bukan hanya milik orang yang mampu sekolah. Orang tidak mampu juga berhak pintar,’”  sebut pria 56 tahun tersebut.   Upaya Pak Rektor dalam rangka pemerataan pendidikan di Kalsel berbuah manis menjelang akhir tahun 2016. Didukung Fraksi PKB dan temanteman Komisi X, ada lebih dari 25 ribu pelajar di Kalsel mendapatkan beasiswa Program Indonesia Pintar. “Mereka yang menerima tersebar di delapan kabupaten Dapil Kalsel 1 yang terdiri dari pelajar SD, SMP dan SMA/ SMK. Pada tahun 2017, saya berhasil memperjuangkan lebih 22 ribu pelajar untuk mendapatkan beasiswa Program Indonesia Pintar,”jelasnya. Tak hanya beasiswa, berbagai jenis rehab untuk ruang kelas, perpustakaan hingga laboratorium di sekolah juga menjadi perhatiannya. Sudah puluhan ruang kelas yang tidak layak direhab, ada puluhan sekolah yang menambah ruang kelas baru. Kemudian sarana pendukung kegiatan belajar lainnya juga diperjuangkan seperti lapangan voli untuk SMP dan SMA/ SMK, alat permainan edukatif untuk PAUD. Ia berharap disisa masa jabatannya ini bisa lebih banyak berkontribusi untuk masyarakat. Untuk itu, dia sangat terbuka untuk kritikan masyarakat atas langkanya dalam memperjuangkan  pendidikan anak bangsa. “Jika ada kinerja saya yang kurang baik, silakan dikritik. Kita perlu saling mengingatkan,” ucapnya. rnm/scFOTO: dokpri/iwAnggota Komisi X DPR RI Zainul Arifin Noor meninjau kondisi pendidikan di dapilnya


64 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Abdul Fikri Faqih Dorong Aksesibilitas untuk Kembangkan Pariwisata “Karenanya, kami menjadikan pariwisata ini sebagai sektor unggulan, bersama dengan UMKM dan pertanian,”Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menegaskan, aksesibilitas adalah salah satu kunci dalam pengembangan wisata, bagaimana agar orang mudah untuk menuju ke suatu obyek ataupun atraksi wisata tertentu.“Untuk itu, hendaknya Dinas Pariwisata setempat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar memperhatikan ketersediaan infrastruktur yang mampu menjadikan akses kepada atraksi wisata semakin mudah,” katanya dalam Bimbingan Teknis Promosi Pengembangan Pasar Australia, New Zealand, dan Oceania, baru-baru ini di Brebes, Jawa Tengah.Terlebih, lanjut politisi PKS ini tidak lama lagi Bandara Kertajati yang letaknya sekitar 85 km dari pintu tol Pejagan akan beroperasi.Selanjutnya, anggota Dewan dari Dapil Jawa Tengah IX ini berharap, masalah konektivitas ini bisa menjadi perhatian sehingga pengembangan pariwisata dapat dilakukan secara maksimal dan sektor ini dapat terus berkontribusi pada ekonomi. Tercatat, dalam beberapa kurun waktu terakhir, kontribusi pariwisata terhadap perolehan devisa negara semakin meningkat dan menjadi nomor dua setelah perolehan devisa dari kelapa sawit pada tahun 2016 lalu.Dalam kesempatan yang sama, Amin Budi Raharjo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes mengatakan, pariwisata di daerahnya kini mulai bergeliat. Saat ini daerah di pesisir utara Pulau Jawa itu sudah cukup layak untuk dipromosikan mengingat daerahnya memiliki potensi khususnya dalam hal sumber daya alam (SDA) dan didukung kelembagaan yang cukup solid.“Karenanya, kami menjadikan pariwisata ini sebagai sektor unggulan, bersama dengan UMKM dan pertanian,” paparnya.Dalam rangkaian kegiatan di Dapil ini Abdul Fikri  didampingi mitra kerja selain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata  Amin Budi Raharjo, hadir pula Tati Apriyani dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah serta Titik Lestari, Kabid Pemasaran IV Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. mp/scFOTOdokpri/iwWakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih bersama peserta Seminar Bimbingan Teknis Promosi Pengembangan Pasar Australia, New Zealand, dan Oceania, di Brebes, JatengDAPIL


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 65Dimyati DirikanLembaga Konsultasi Hukum Natakusumah & Partner AdvocateAnggota Fraksi PPP Achmad Dimyati Natakusumah mendirikan lembaga konsultasi hukum Natakusumah & Partner Advocate, Legal Consultant. Peresmian Natakusumah & Partner Advocate, Legal Consultant dilaksanakan di Rizki Hotel, Pandeglang,Awal April 2018Dimyati menuturkan, Natakusumah & Partner tidak mementingkan ego semata dan masyarakat bisa memanfaatkan lembaganya, terutama masyarakat miskin. “Jika di kota besar konsultasi hukum sangatlah mahal, tapi kami hadir di sini (Pandeglang, red) tidak hanya berpikir bisnis tapi siap membantu masyarakat,” terang mantan Bupati Pandeglang ini.Dimyati menuturkan, advokat merupakan organisasi yang mulia karena dapat menjaga keseimbangan antara hak masyarakat. “Advokat itu dapat memberikan nasihat, memberikan negosiasi baik perdata maupun pidana, melakukan investigasi, penelitian hukum dan analisa, yang paling utama pro bono dan pro deo (layanan hukum gratis dan proses berperkara di pengadilan gratis, red),” ungkap pria kelahiran Tangerang 17 September 1966 ini.Sementara, Bupati Pandeglang yang turut hadir, Irna Narulita berharap lembaga Natakusumah & Partner Advocate, Legal Consultant dapat memberikan bantuan hukum bagi masyarakat yang tidak mampu. “Tidak hanya orientasi bisnis, tapi saya harap lembaga ini dapat menjadi harapan masyarakat,” ucap dia.Menurut dia, dengan adanya lembaga advokasi ini tidak akan kesulitan jika masyarakat dan pemerintah membutuhkan untuk konsultasi hukum. Dikatakannya, saat ini terkadang ada aset daerah yang digugat oleh ahli waris. Maka dengan adanya lembaga konsultasi hukum akan mempermudah dalam melakukan konsultasi, baik hukum pidana maupun perdata.Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Nina Kartini mengapresiasi Natakusumah & Partner yang memberikan advokat gratis kepada masyarakat. “Saya senang, dengan begitu masyarakat dapat terbantu untuk bantuan hukum. Dan tidak menutup kemungkinan jika banyak kasus yang ditangani kami juga bisa bersinergi dengan Natakusumah & Partner,” tukas Nina. hs/scFOTO: dokpri/iwAnggota DPR RI Dimyati Natakusumah meresmikan Natakusumah & Partner Advocate


66 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Dari Reforma Agraria Hingga UU PemiluAnggota Komisi III DPR RI Taufiqulhadi menjelaskan Reforma Agraria masih terus berjalan dengan skema dan semangat redistribusi tanah untuk pertanian yang bersumber dari hasil inventarisasi dan verifikasi pengusaha tanah di kawasan hutan yang tidak produktif.FOTO: dokpri/iw“Salah satu langkah untuk mensukseskan program Reforma Agraria khususnya dalam rangka redistribusi tanah pertanian yakni melalui ekstensifikasi lahan dengan alih fungsi tanah kawasankawasan hutan yang terlantar atau juga tanah-tanah kawasan perkebunan yang tidak difungsikan dengan baik atau ditelantarkan oleh pemegang izinnya,“ ujar Taufiqulhadi saat berdiskusi dengan sejumlah Komunitas Aktifis Lingkungan di Jember,  beberapa waktu yang lalu.Politisi Nasdem ini melanjutkan, nantinya perlu dipetakan untuk kawasan hutan terlantar tersebut dan hasil pemetaannya ditetapkan dalam pola struktur penataan ruang.“Bahkan sebenarnya semangat reforma agraria dan redistribusi tanah untuk pertanian ini telah memiliki dasar hukum pendukung yang kuat, misalnya dalam UU Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan,” ungkap pria dapil Jawa Timur IV ini.Pria kelahiran Aceh ini melanjutkan, dirinya mendorong pemerintah untuk melakukan alih fungsi lahan non pertanian baik kawasan hutan atau pun perkebunan. “Sebab sejarahnya juga mencatat banyak lahan perkebunan saat ini yang juga berasal dari lahan pertanian pangan,” ungkapnya.Selain itu, dikesempatan lain Taufiqulhadi melakukan sosialisasi tentang UU Pemilu di hadapan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Nasdem Se-kabupaten Jember. Ia menjelaskan Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD 2019 tidak lagi menggunakan bilangan pembagi pemilih (BPP) seperti pada Pemilu 2014. Namun berubah menjadi Metode Divisor Sainte Lague Murni. “UU Pemilu ini nantinya menjadi dasar hukum dalam penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2019. Perubahan mendasar UU Pemilu diantaranya dalam metode konversi suara yang mengadopsi Model Sainta Lague Murni,” paparnya.Dalam sosialisasi tersebut, Taufiqulhadi juga melakukan simulasi penghitungan suara dan konversi suara dengan menggunakan Metode Sainta Lague Murni. Ia mengatakan keuntungan dengan mengadopsi Model Sainta Lague Murni ini bisa memberikan penguatan terhadap internal partai.“Artinya total suara partai tersebut akan langsung terbagi menurut bilangan pembagi, 1, 3, 5 dan seterusnya, dan oleh karena itu, tentu saja agar partai mendapatkan kursi, maka total suara partai yang diraih juga harus besar dan tidak bersifat suara personal,” ujar Taufiqulhadi di tengah-tengah acara pemaparan UU Pemilu. MHR/SCAnggota DPR RI Taufiqulhadi berdiskusi dengan aktivis lingkungan di dapilnyaDAPIL


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 67Perjuangan Mukhtar Tompo Majukan JenepontoSebagai Putra daerah Jeneponto Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo merasa ikut berkewajiban menyejahterakan dan memperbaiki nasib masyarakat yang diwakilinya di daerah pemilihan Sulawesi Selatan I.Di masa resesnya kali ini, Mukhtar ikut mendampingi Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan Sumur Bor Air Tanah dan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (9/5). Ada 15 sumur bor dibangun di Sulawesi Selatan ini, dan 7 diantaranya dibangun di Jeneponto. Semua itu menurut Jonan tidak lain merupakan inisiasi dari Mukhtar Tompo. “Anggota DPR yang paling aktif mendorong program-program Kementerian ESDM ke Jeneponto adalah Pak Mukhtar Tompo. Masih mau kan memilih beliau kembali ke Senayan?,” tanya Jonan yang langsung diamini oleh ratusan warga yang menghadiri peresmian tersebut. Jonan yang turut didampingi oleh Anggota Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung, Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Kepala Dinas ESDM Pemprov Sulsel, PLT Bupati Jeneponto, Bupati Takalar dan sejumlah pejabat lainnya menjelaskan bahwa Mukhtar Tompo juga menjadi salah satu pendukung dan penggerak dioperasionalkannya Blok Karaeng. Blok Karaeng ini merupakan salah satu wilayah kerja Migas yang dilelang pada tahun 2018 ini. Pada kesempatan itu Mukhtar tidak lupa mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Menteri ESDM dan para koleganya di Komisi VII DPR RI hingga Blok terserbut akan segera beroperasi. Ia berharap kelak Blok tersebut dapat menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Sehingga masyarakat sekitar merasakan langsung manfaat dari keberadaan Blok Karaeng tersebut. Tidak hanya itu, pada kesempatan tersebut Mukhtar beserta rombongan juga sempat menyinggung potensi Jeneponto memproduksi etanol, sebagai salah satu bahan baku pembuatan BBM. Pasalnya sempat diungkapkan Mukhtar bahwa di Jeneponto banyak tumbuh Pohon Lontara yang notabene merupakan bahan pembuat tuak terbesar di Sulawesi Selatan.Jika populasi pohon lontara cukup besar di Jeneponto, lanjut Jonan, maka ini sumber daya hayati yang cukup potensial sebagai bahan baku etanol. “Jika Jeneponto mampu memproduksi etanol secara massal, saya siap memfasilitasi dengan Pertamina, agar bahan baku etanol diambil dari Jeneponto,” pungkas Jonan yang disambut tepuk tangan antusias hadirin yang hadir.Selepas peresmian, tidak lupa Mukhtar Tompo mengajak rombongan untuk menyambangi kediamannya di Balandangan, Kelurahan Tonro Kassi Timur, Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto. Di sana, ia menjamu rombongan dengan kue-kue tradisional dan minuman ballo manis yang notabene diproduksi oleh warga sekitar. ayu/scAnggota Komisi VII DPR RI saat meresmikan Sumur Bor Air Tanah dan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan di Desa Batujala, Jeneponto, SulselFOTO: dokpri/iw


68 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Jessica MilaPrihatin Dengan Maraknya Cyber BullyingCantik, Muda, Smart dan Bertalenta. Itulah empat kata yang pas disandangkan oleh pemilik nama lengkap Jessica Mila Agnesia. Hal itu terlihat ketika artis muda yang wajahnya kerap menghiasi layar kaca ini mendatangi Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta. Jessica begitu antusias menyuarakan berbagai hal termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang menurutnya masih belum optimal pelaksanaanya. Berikut bincang-bincangnya kepada Rahayu Setiowati dan Kresno D. Moempoeni dari Parlementaria.Wanita kelahiran Kota Langsa, Aceh 3 Agustus 1992 ini mengaku sangat prihatin dengan maraknya cyber bullying atau penindasan di dunia maya. Pasalnya, tidak sedikit pihak yang merasa tertekan bahkan dirugikan akibat adanya bullying di dunia maya tersebut. Terlebih lagi di Indonesia sejatinya telah memiliki aturan bahkan undang-undang yang mengatur tentang hal tersebut. Salah satunya UndangUndang ITE (informasi dan transaksi elektronik) yang disahkan oleh DPR RI bersama pemerintah.  “Masih banyaknya cyber bullyingmenurut saya masih kurangnya implementasi atau pelaksanaan dari Undang-Undang ITE yang sebenarnya sudah ada. Mungkin banyak orang yang belum tahu tentang undang-undang tersebut, tapi mungkin juga sudah ada yang tahu namun undang-undang itu tidak cukup kuat untuk menekan orang-orang yang melakukan bully,”ungkap Jessica. Oleh karena itu sarjana ekonomi lulusan Universitas Bina Nusantara ini menilai selain perlunya sosialisasi dari undang-undang tersebut, juga dibutuhkan kemauan dari semua pihak untuk bisa melaksanakan aturan tersebut dengan sebaik-baiknya. Sehingga selain menimbulkan efek jera bagi pelaku, juga menjadi pembelajaran bagi orang lain untuk tidak berbuat yang sama. Meski demikian, menurut Jessica ia 68 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018FOTOeno/iwSELEBRITI


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 69“Masih banyaknya cyber bullying menurut saya masih kurangnya implementasi atau pelaksanaan dari Undang-Undang ITE yang sebenarnya sudah ada. Mungkin banyak orang yang belum tahu tentang undang-undang tersebut, tapi mungkin juga sudah ada yang tahu namun undangundang itu tidak cukup kuat untuk menekan orang-orang yang melakukan bully,”159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 69meyakini tidak ada asap jika tidak ada api. Artinya segala perilaku bullyingitu bukan tidak mungkin juga terjadi akibat adanya pribadi-pribadi yang belum bijak dalam menggunakan media sosial. Sebut saja ketika public figure dengan sengaja mengunggah foto pribadinya yang menggunakan pakaian terbuka dan tidak sesuai dengan norma ketimuran. Kondisi demikian tentu mengundang pro dan kontra yang berujung pada bully. “Sebenarnya kalau dari orangnya sendiri, kita bisa mengupload dan menghindarkan hal-hal yang kira-kira bisa mengundang bully. Contohnya fans (penggemar-red) aku yang tidak suka melihat aku posting foto-foto aku dengan pakaian yang terbuka. Banyak orang yang berpikir kalau ini hak aku dong mau ngepost dan pakai baju apapun. Tapi konsekwensinya, pasti ada yang membully. Kesadaran itulah yang harusnya ada di setiap diri individu pengguna sosial media. Dengan kata lain, kalau tidak mau dibully jangan mancing-mancing lah,” papar pemeran sinetron Gantengganteng Serigala ini. Dalam hal Politik, bungsu dari empat bersaudara pasangan Bambang Sutedjo dan Jane Magdalena Baker ini mengaku tidak sedikit tawaran untuk menjadi kader salah satu partai politik. Namun ia belum berniat untuk masuk dalam dunia tersebut. Menurutnya, banyak cara lain yang bisa ditempuh untuk menunjukan kepedulian terhadap masyarakat, bangsa dan negara. Salah satunya bidang seni yang tengah dilakoninya saat ini.“Sebagai pekerja seni dan public figure saya mencoba membantu meningkatkan kesadaran temanteman untuk menghindari cyber bullying, termasuk meributkan isu keagamaan yang bisa memecah belah bangsa. Kita sebagai bangsa Indonesia yang punya dasar bhineka tunggal ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua itu tetap harus dijaga, jangan sampai terpecah karena adanya kepentingan sesaat seperti politik dan sebagainya,”paparnya sambil berharap ke depan di saat berlangsungnya Pilkada serentak, bangsa Indonesia dapat terus aman dan damai. Berbicara tentang karir, wanita blasteran Jawa dan Manado-Belanda ini sudah merintis karir di dunia hiburan sejak masih belia. Ketika itu Jessica yang masih duduk di kelas 5 SD sudah menunjukkan bakat seninya. Ia mengikuti lomba Cheerleader dan berhasil meraih juara 3. Ia pun sudah pandai berpose di depan kamera. Bahkan di usia remaja ia mengikuti pemilihan model remaja Majalah Hai! dan berhasil dinobatkan sebagai Cewek Hai. Tak dipungkirinya, predikat Cewek Hai itu menjadi sebuah batu loncatan yang membuka jalannya untuk terjun ke dunia hiburan tanah air secara keseluruhan. Ia mendapat tawaran untuk membintangi sinetron Candy bersama artis muda Rachel Amanda. Disusul sinetron Namaku Mentari dan Sekar pada tahun 2008, serta berbagai sinteron lainnya. Namun ia tak menampik jika baru di sinetron Ganteng Ganteng Serigala lah namanya melambung dan membuatnya semakin dikenal masyarakat luas.Usai beradu acting dengan aktor tampan Kevin Julio, Aliando, dan aktris cantik Prilly Latuconsina, tawaran masuk ke layar lebar pun menghampirinya. Sejumlah judul film pun pernah dilakoninya sebut saja film Marmut Merah Jambu, Pacarku Anak Koruptor, dan Slank Nggak Ada Matinya The Movie.  Bahkan ia pun kerap didaulat untuk membintangi sejumlah produk iklan baik di layar kaca maupun di media cetak. Karir dan prestasi yang sudah diraihnya itu tak membuat Jessica Mila merasa puas. Ia mengaku masih ada satu keinginannya yang belum terwujud, yakni melanjutkan kuliah ke jenjang Pasca Sarjana. Ia berharap kelak bisa mewujudkan cita-citanya tersebut. Pasalnya, bagi Jessica pendidikan tetap adalah yang utama dan terpenting. ayu/scSELEBRITI


70 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018PERNIKDPR Dukung Ambon Kota Musik InternasionalKota Ambon yang terletak di Kepulauan Maluku, dikelilingi dengan pantai-pantai indah menjadi modal yang sangat berharga untuk wisata alamnya. Di balik keindahan pantaipantai di kota Ambon, tertanam di hampir setiap warga darah keturunan Ambon bakat bermain musik dan naluri bernyanyi. Kombinasi antara alam yang indah dan masyarakat bertalenta musik yang menghibur, menjadikan Ambon kota wisata dan budaya bermusik.Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam kegiatan Press Gathering  Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Kota Ambon meresmikan Studio Rekaman Musik Internasional di Universitas Pattimura Ambon, dan Gedung Pertunjukan Musik Etnik di IAIN Ambon. Peresmian tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia.“Saya bahagia sekali bisa meresmikan Studio Rekaman Musik berskala internasional di Universitas Pattimura dan Gedung Pertunjukan Musik Etnik di IAIN Ambon. Saya yakin kedua infrastruktur ini bisa mendukung mewujudkan Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia,” ujar Bamsoet, sapaan akrabnya, di Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Sabtu (17/3/2018).Bamsoet menilai, keinginan menjadikan Ambon sebagai Kota Musik Dunia adalah pilihan tepat dan mempunyai pijakan sejarah yang kuat. Kota Ambon atau Maluku pada umumnya, telah menghasilkan banyak penyanyi hebat Indonesia. Sebut saja, Bob Tutupoli, Bruri Marantika, Grace Simon, Harvey Malaiholo, dan Ruth Sahanaya.“Saya yakin, di Ambon masih banyak lagi musisi yang hebat. Studio rekaman dan gedung pertunjukan ini harus dijadikan alat menggali dan mengembangkan kreatifitas masyarakat,” ujar Bamsoet.Dari segi sumber daya manusia, Kota Ambon punya modal yang kuat menuju kota musik dunia. Demikian pula, kultur daerah ini juga sangat kondusif. “Bagi orang Ambon atau Maluku secara umum, menjadi penyanyi adalah sebuah kebanggaan yang dapat memperbaiki nasib dan kehidupan ekonomi,” ujar Bamsoet. Pencanangan Ambon sebagai Kota Musik Dunia sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon pada tahun 2011. Di tahun 2019, dengan dukungan pemerintah pusat melalui Badan Ekonomi Kreatif, Ambon sebagai Kota Musik Dunia akan didaftarkan secara resmi ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).“Setelah didaftarkan, UNESCO akan meninjau langsung untuk menilai apakah Ambon layak atau tidak mendapatkan predikat Kota Musik Dunia. Kita masih punya waktu satu setengah tahun membenahi berbagai infrastruktur maupun meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. DPR siap memberikan bantuan, baik dari segi legislasi, anggaran, maupun koordinasi dengan pihak terkait,” ujar Bamsoet.Bamsoet menilai masyarakat Ambon sudah memiliki DNA musik. Karenanya, menjadi tugas semua pihak untuk meningkatkan denyut nadi aktivitas masyarakat agar senantiasa kental dengan rasa musik.“Tak hanya sekadar festivalisasi Suasana diskusi Ketua DPR Bambang Soesatyo dengan wartawan di Ambon FOTO: jaka/iw


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 71maupun gebyar acara, musik bagi masyarakat Ambon sudah menjadi bagian dari nafas kehidupan. Ini modal kekuatan yang luar biasa. Ditambah sinergitas dan dukungan berbagai pihak, saya yakin impian Ambon sebagai Kota Musik Dunia dapat segera terwujud,” ujar Bamsoet.Dorong Kunjungan WisatawanSementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang juga putra Maluku Michael Wattimena berharap agar insan pers nasional ikut mendukung Kota Ambon sebagai City of Music dan tercatat dalam agenda UNESCO.“Seperti kita pahami, kalau Kota Ambon sudah masuk didalam rangkaian agenda UNESCO, maka akan semakin banyak wisatawan yang datang berkunjung ke Ambon,” ucap Michael.Dengan dijadikannya Kota Ambon sebagai City of Music yang masuk dalam kalender UNESCO, hal tersebut dapat melipatgandakan kehadiran pengunjung untuk melihat aktivitas seni yang ada di Kota Ambon Manise, sambungnya.“Beta lahir di Maluku, walaupun selama dua periode dari dapil Papua Barat. Beta lahir di salah satu desa di Kabupaten Maluku Tengah, hingga masa kuliah. Baru pada tahun 2003 bermigrasi ke Jakarta,” terang politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.Michael menyampaikan, dengan kehadiran insan pers di Kota Ambon, diharapkan akan dapat lebih mengenalkan potensi seni budaya masyarakat Provinsi Maluku secara lebih luas lagi pada dunia luar.“Maluku merupakan salah satu provinsi yang punya andil besar dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, namun patut disayangkan potret wajah pembangunan dari Provinsi Maluku tidak sama majunya dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia yang berperan sama dalam memperjuangkan NKRI,” tuturnya.Hal yang sama disampaikan Plt Sekretaris Jenderal DPR RI Damayanti bahwa  Press Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen diharapkan mampu meningkatkan silaturahmi dan persaudaraan antara Pimpinan DPR RI, Anggota DPR RI, Pegawai Setjen dan Badan Keahlian DPR RI dengan wartawan.“Kita selalu meminta  masukan dari wartawan untuk tujuan perbaikan DPR ke arah yang lebih baik. Setjen selaku supporting system harus senantiasa meningkatkan kerja sama DPR dengan wartawan.  Kami selalu terbuka terhadap saran dari wartawan,” ungkap Damayanti Press Gathering  Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Kota Ambon ini mengusung tema “Sinergi DPR dan Wartawan Parlemen Mensukseskan Ambon Sebagai Kota Musik Dunia”. “Tema ini kita usung dalam rangka mendukung dan mensukseskan pencanangan Ambon menjadi Kota Musik Dunia tahun 2019,” ungkapnya.Sebagaimana kita ketahui bahwa Ambon telah sukses menyelenggarakan Konferensi Musik Indonesia Festival dan Eksebisi 2018 selama 3 hari pada peringatan Hari Musik Nasional beberapa hari yang lalu.Damayanti juga berharap  Koordinatoriat Wartawan Parlemen  turut serta dalam menyukseskan  pencanangan Ambon sebagai Kota Musik Dunia, salah satunya dengan penyebarluasan pemberitaan terkait pencanangan tersebut. SKR/ScFOTO: jaka/iwFOTOjaka/iwKetua DPR Bambang Soesatyo bersama Pejabat Setjen dan Badan Keahlian DPR RI serta Wartawan Koordinatoriat DPR RIPERNIK


72 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018SWAPO Sebagai Partai Dominan di NamibiaNamibia memiliki sistem Pemilihan Umum (Pemilu) untuk tingkat nasional, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif atau Majelis Nasional. Presiden dipilih untuk masa jabatan lima tahun oleh rakyat dan Parlemen bersifat bikameral. Majelis Nasional memiliki anggota yang dipilih melalui pemungutan suara langsung yang menggunakan perwakilan proporsional dan maksimal 6 anggota yang dipilih langsung oleh Presiden. Para anggota dipilih untuk masa jabatan lima tahun.Namibia memiliki beberapa partai politik yang terdaftar aktif dan memiliki perwakilan dalam Majelis Nasional. Republik Namibia adalah sebuah negara yang terletak di Afrika bagian barat daya tepatnya di pesisir Atlantik. Namibia berbatasan dengan Angola dan Zambia di sebelah utara, Botswana di timur, dan Afrika Selatan di selatan. Namibia merdeka dari Afrika Selatan tahun 1990 sehingga menjadi sebagai salah satu negara termuda di dunia. Ibu kotanya ialah Windhoek.Partai-partai politik tersebut adalah South West Africa People’s Organization(SWAPO), Democratic Turnhalle Alliance, Rally for Democracy and Progress, National Unity Democratic Organization, Republican Party, All People’s Party, South West Africa National Union(SWANU), Congress of Democrats, dan Namibian Economic Freedom Fighters. Dari partai-partai tersebut, Namibia hanya memiliki satu partai dominan, yaitu SWAPO. SWAPO selalu memenangkan suara dalam setiap pemilihan di Namibia sejak merdeka dari Afrika Selatan pada tahun 1990.SWAPO dibentuk pertama sekali pada 19 April 1960. Kemudian pada tahun 1973, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengakui SWAPO sebagai perwakilan resmi rakyat Namibia. SWAPOmerupakan partai yang didominasi oleh suku Ovambo, yang merupakan suku mayoritas terbesar di Namibia.Awal didirikan, SWAPO memiliki tujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Namibia dari Afrika Selatan. Pada tahun 1966, SWAPO menjadi sebuah gerakan bersenjata setelah Afrika Selatan menolak perintah PBB untuk menarik diri dari wilayah perwalian (trust territory). SWAPO berupaya untuk memerdekakan Namibia pada tahun 1960-1990 dengan melancarkan perlawanan bersenjata, pemogokan para pekerja tambang, mendirikan beberapa fasilitas medis, sekolah dan universitas, hingga mengajak rakyat Namibia yang belum bergabung dengan SWAPOuntuk bersama-sama dalam meraih kemerdekaan Namibia.Walaupun pada kenyataannya, SWAPO tidak luput dari berbagai tekanan yang diberikan dari Afrika Selatan, seperti penangkapan, penindasan, pengasingan, bahkan hukuman penjara terhadap pemimpin dan anggota SWAPO. Tetapi hal tersebut tidak mengurungkan atau Gedung Parlemen NamibiaPARLEMEN DUNIA


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 73Bendera NamibiaLogo Partai SWAPOmengurangi rasa semangat dalam memperjuangkan kebebasan Namibia. Kini, SWAPO telah bertransformasi dari gerakan pembebasan menjadi sebuah partai politik yang berkuasa dalam pemerintahan.Namun, SWAPO bukanlah organisasi pertama yang mendukung kemerdekaan nasional. Misalnya, terdapat South West Africa Student Boy (SWASB) yang dimulai oleh mahasiswa Namibia ketika kembali dari studi mereka di Afrika Selatan dan South West Africa Progresif Association(SWAPA) yang merupakan sebuah organisasi budaya yang menerbitkan surat kabar bagi orang-orang kulit hitam pertama di Namibia.Selanjutnya, pada tahun 1959, SWAPA membentuk partai politik pertama di Namibia yaitu South West Africa National Union (SWANU). Akan tetapi SWANU tidak begitu populer, terlihat dari keanggotaannya yang tidak pernah mencapai lebih dari beberapa ratus orang. Ketika SWAPO melancarkan perjuangan bersenjata pada tahun 1966, SWANU kehilangan banyak anggotanya, meskipun partai tersebut masih aktif di Namibia.Perjuangan rakyat Namibia melalui SWAPO itu mendapat dukungan dari keputusan Mahkamah Internasional tahun 1971 dan resolusi Dewan Keamanan PBB tahun 1973, sehingga eksistensi SWAPO menjadi semakin meningkat.Pertama Gunakan Sistem ElektronikPada tahun 2014, Namibia menjadi negara pertama di Afrika yang mengadakan Pemilu dengan menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik dilakukan untuk mengurangi potensi kecurangan jika masih menggunakan kertas suara.Dalam Pilpres, SWAPOmemenangkan suara sebesar 88,73 persen, atau sebanyak 777.528 suara dari total 890.738 suara yang mengikuti Pilpres tersebut. Sedangkan dalam Pemilihan Majelis Nasional, SWAPOmemenangkan suara sebesar 80,01 persen atau sebanyak 715.026 suara dari total 893.643 suara yang mengikuti Pemilihan Majelis Nasional tersebut. Perdana Menteri yang dicalonkan SWAPO pada tahun 2014 adalah Hage Geingob.jika menteri adalah seorang perempuan, maka wakil menteri adalah seorang lakilaki, begitu juga sebaliknya.Selain itu, SWAPO juga menjanjikan perekonomian yang lebih baik bagi Namibia. Terlihat dari adanya pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pada tahun 2014, sedangkan pada tahun 2013 hanya 4.4 persen. Walaupun terkadang tidak semua pendukung setuju dengan kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh SWAPO, akan tetapi mereka tetap mendukung partai tersebut dikarenakan loyalitas yang cukup tinggi. Selain mengutamakan sistem kesetaraan gender, SWAPO juga fokus dalam menekan tingkat pengangguran dan kemiskinan.SWAPO telah banyak berperan dalam meningkatkan stabilitas dan kemakmuran Negara. Seperti dengan membangun sekolah, jalan, dan rumah sakit nasional. SWAPO telah dianggap sebagai bangsa bagi sebagian besar masyarakat Namibia, oleh karena itu sulit bagi partai oposisi untuk bersaing dengan partai dominan seperti SWAPO.Tantangan utama bagi SWAPOke depannya yaitu bagaimana untuk menutup atau meminimalisir kesenjangan antara orang kaya dan orang yang tidak mampu. Misalnya menyediakan pekerjaan dengan gaji yang baik bagi masyarakat Namibia.Menurut direktur Institute for Public Policy Research (IPPR), Graham Hopwood, Namibia tercatat sebagai salah satu negara paling tidak setara di dunia, walaupun di sisi lain Namibia dinilai sebagai Negara yang damai dan cukup stabil. Akan tetapi, jika kesenjangan sosial tersebut dibiarkan terjadi secara terus menerus, dapat berpotensi merusak stabilitas politik dan akhirnya menimbulkan keresahan bagi masyarakat Namibia. ICA/scwww.swapoparty.orgRepublik Namibiawww.africaguide.comSalah satu alasan yang membuat SWAPO menang dalam Pileg dan Pilpres tahun 2014 tersebut, yaitu karena SWAPOmengutamakan sistem kesetaraan gender dalam parlemen. Partisipasi luar biasa dari calon-calon perempuan, mencerminkan kemajuan yang telah dicapai Namibia. SWAPO mengumumkan sistem kesetaraan gender di mana perempuan akan mengisi setengah dari kursi mereka di parlemen. SWAPO juga melakukan “zebra system”, yaitu di mana Salah satu alasan yang membuat SWAPO menang dalam Pileg dan Pilpres tahun 2014 tersebut, yaitu karena SWAPO mengutamakan sistem kesetaraan gender dalam parlemen. Partisipasi luar biasa dari caloncalon perempuan, mencerminkan kemajuan yang telah dicapai Namibia. PARLEMEN DUNIA


74 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Kakek Samin menatap lesu pada 17 buah pil di tangannya. Belum lagi pil untuk menurunkan kadar gulanya. Tujuh belas pil yang harus dia minum secara rutin sejak 1 minggu ini, sejak dirinya didiagnosis TB kebal obat (MDR TB). Kakek Samin dikatakan terkena TB lagi dan lagi. Ya, ini kali ketiga Kakek Samin terkena TB/flek Paru. Dulu ia sempat menularkan pada istri, anak dan cucunya. Penyakit ini serasa berputar di keluarganya. Hal tersebut diakibatkan terlambatnya ia memeriksakan diri dan keluarganya. Kakek Samin juga kurang teratur mengontrol gula darahnya, sehingga menyebabkan ia terkena TB lagi, hanya saja setiap kali ia terinfeksi lagi, jumlah obat bertambah dan pengobatan menjadi lebih lama di banding yang sebelumnya, hal ini disebabkan kuman TB adalah kuman yang sangat bandel. Sekarang ia harus minum obat sedikitnya selama 2 tahun dan mendapat suntik selama 6 bulan, hal ini diakibatkan kuman TB berubah menjadi kebal terhadap obat terdahulu, sehingga obat yang ia konsumsi sekarang sangat berbeda. Kakek Samin sangat merindukan istrinya yang sabar merayunya untuk minum obatnya. Tapi istrinya telah tiada, TB otak telah membunuhnya.Itulah problematika TB di Indonesia. Indonesia hingga saat ini kita belum bisa bebas TB. Bahkan jumlah penderita TB terus meningkat, hal ini dapat dihubungkan meningkatnya jumlah orang dengan gangguan imunitas seperti penderita kencing manis maupun HIV-AIDS. Bahkan TB sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di dunia, walaupun berbagai upaya pengendalian dengan strategi DOTS telah diterapkan di banyak negara sejak tahun 2015.Mari kenali TB sehingga kita bisa tahu apa langkah yang harus dilakukan.Apa sih TB itu? TB atau yang biasa disebut flex atau paru-paru basah adalah penyakit menular yang disebabkan kuman dari kelompok Mycobacterium yaitu Mycobacterium tuberculosis. Kuman Mycobacterium tuberculosis berbentuk batang dengan panjang 1 – 10 mikron, lebar 0,2 – 0,6 mikron. Bersifat tahan asam dalam pewarnaan dengan metode Ziehl Neelsen. Memerlukan media khusus untuk biakan, antara lain Lowenstein Jensen, Ogawa. Kuman nampak berbentuk batang berwarna merah dalam pemeriksaan dibawah mikroskop. Tahan terhadap suhu rendah sehingga dapat bertahan hidup dalam jangka waktu lama pada suhu antara 4°C sampai minus 70°C . Kuman sangat peka terhadap panas, sinar matahari dan sinar ultraviolet. Akibat paparan langsung terhadap sinar ultraviolet, sebagian besar kuman akan mati dalam waktu beberapa menit. Dalam dahak pada suhu antara 30° 37°C akan mati dalam waktu lebih kurang 1 minggu. Kuman dapat bersifat dormant (”tidur” / tidak berkembang)Bagaimana TB menular?Sumber penularan adalah percikan dahak penderita waktu batuk atau bersin, yang menyebarkan kuman ke udara. Sekali batuk dapat menghasilkan sekitar 3000 percikan dahak. Terutama pasien TB dengan dahak kuman/BTA positif. Namun, bukan berarti bahwa pasien TB dengan hasil pemeriksaan dahak BTA negatif tidak mengandung kuman dalam dahaknya. Hal tersebut bisa saja terjadi oleh karena jumlah kuman yang terkandung sedikit sehingga sulit dideteksi melalui pemeriksaan mikroskopis langsung. Tingkat penularan pasien TB BTA positif adalah 65%, pasien TB BTA negatif dengan hasil kultur positif adalah 26% sedangkan pasien TB dengan hasil kultur negatif dan foto Toraks positif adalah 17%. Jadi buat kita yang terinfeksi Jangan Remehkan BatukmuDr. May Rabiulyatixfoto : doeh/iwKIAT SEHAT


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 75TB, mari gunakan masker. Jangan tulari keluarga dan lingkunganmu!Perjalanan alamiah TB pada manusia melalui 4 tahapan, yaitu tahap paparan dengan kuman, tahap infeksi, tahap menderita sakit dan tahap akhir dimana pasien bisa sembuh sempurna, sembuh dengan gejala sisa atau meninggal dunia. Ada beberapa faktor yang menentukan seseorang akan terinfeksi saja, menjadi sakit atau kemungkinan meninggal dunia karena TB. Tahapan ini dipengaruhi oleh lama kontak, tingkat daya tular dahak penderita, faktor yaitu lingkungan (konsentrasi kuman di udara, ventilasi, sinar ultra violet) , faktor kuman, dan faktor imunitas individu. Tahap infeksi dimulai sejak masuknya kuman ke dalam tubuh diikuti dengan reaksi daya tahan tubuh yang terjadi setelah 6 – 14 minggu setelah infeksi. Adanya kondisi kesehatan awal yang buruk atau penyakit penyerta pada pasien TB meningkatkan kemungkinan keparahan penyakit.Sebenarnya hanya sekitar 10% yang terinfeksi TB akan menjadi sakit TB. Namun bila seorang dengan gangguan imunitas seperti HIV positif akan meningkatkan kejadian TB melalui proses reaktifasi. TB umumnya terjadi pada paru (TB Paru). Namun, penyebaran melalui aliran darah atau getah bening dapat menyebabkan terjadinya TB di luar organ paru (TB Ekstra Paru). Apabila penyebaran secara masif melalui aliran darah dapat menyebabkan semua organ tubuh terkena (TB milier). Bagaimana gejala TB?Gejala utama TB adalah batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam atau meriang lebih dari 1 bulan. Gejala-gejala tersebut dapat juga dijumpai pada penyakit lain, seperti bronkiektasis, bronkitis kronis, asma, kanker paru, dan lain-lain. Adakah gejala ini di diri kita? Jika iya, segera periksakan diri ke dokter ya..Mengingat prevalensi TB di Indonesia saat ini masih tinggi, maka setiap orang yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dengan gejala tersebut di atas, dianggap sebagai seorang terduga pasien TB, dan perlu dilakukan pemeriksaan dahak secara mikroskopis langsung. Pemeriksaan dahak mikroskopis langsung berfungsi untuk menegakkan diagnosis, menilai keberhasilan pengobatan dan menentukan potensi penularan. Pemeriksaan dahak untuk penegakan diagnosis dilakukan dengan mengumpulkan 3 contoh uji dahak yang dikumpulkan dalam dua hari kunjungan yang berurutan berupa dahak SewaktuPagi-Sewaktu (SPS): • S (sewaktu): dahak ditampung pada saat terduga pasien TB datang berkunjung pertama kali ke fasyankes. Pada saat pulang, terduga pasien membawa sebuah pot dahak untuk menampung dahak pagi pada hari kedua. • P (Pagi): dahak ditampung di rumah pada pagi hari kedua, segera setelah bangun tidur. Pot dibawa dan diserahkan sendiri kepada petugas di fasyankes. • S (sewaktu): dahak ditampung di fasyankes pada hari kedua, saat menyerahkan dahak pagi. Pemeriksaan biakan untuk identifikasi Mycobacterium tuberkulosis (M.tb) dimaksudkan untuk menegakkan diagnosis pasti TB pada pasien tertentu, misal: pasien TB ekstra paru, pasien TB anak, pasien TB dengan hasil pemeriksaan dahak mikroskopis langsung BTA negatif. Pemeriksaan tersebut dilakukan di sarana laboratorium yang terpantau mutunya. Apabila dimungkinkan pemeriksaan dengan menggunakan tes cepat yang direkomendasikan WHO maka untuk memastikan diagnosis dianjurkan untuk memanfaatkan tes cepat tersebut. Apakah TB bisa menginfeksi di seluruh tubuh kita?Ya..TB bisa menyerang hampir seluruh bagian di tubuh kita. Kuman pertama kali masuk lewat paru-paru kita lalu menyebar lewat darah dan kelenjar getah bening.Bagaimana pengobatan TB?Pengobatan TB menggunakan antibiotik untuk membunuh bakterinya. Pengobatan TB yang efektif ternyata sulit karena struktur dan komposisi kimia dinding sel mikobakteri yang tidak biasa. Dinding sel menahan obat masuk sehingga menyebabkan antibiotik tidak efektif. Dua jenis antibiotik yang umum digunakan adalah isoniazid dan rifampicin, dan pengobatan dapat berlangsung berbulan-bulan. Pada TB laten pengobatan biasanya menggunakan antibiotik tunggal. Tapi hal ini masih bersifat controversial karena efeknya bisa meningkatkan resistensi jika ternyata pasien positif TB aktif. Penyakit TB aktif sebaiknya diobati dengan kombinasi beberapa antibiotik untuk menurunkan risiko berkembangnya bakteri yang resisten terhadap antibiotik. WHO merekomendasikan directly observed therapy atau terapi pengawasan langsung, dimana seorang pengawas kesehatan mengawasi penderita meminum obatnya. Tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah penderita yang tidak meminum obat antibiotiknya dengan benar. scTB bisa menyerang hampir seluruh bagian di tubuh kita. Kuman pertama kali masuk lewat paru-paru kita lalu menyebar lewat darah dan kelenjar getah bening.KIAT SEHAT


76 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018yang transit terlebih dulu di Ujung Pandang atau Ternate. Untuk menginap pun di sana banyak pilihan hotel dengan harga yang beragam, namun ketika hendak berkeliling kota, harap bersabar, karena alat transportasi masih cukup susah dicari. Kalaupun ada angkutan umum, tapi tidak banyak. Sebagai alternatif, wisatawan bisa menyewa mobil selama di sana.Kota yang identik dengan sebutan ‘Ambon Manise’ alias cantik ini adalah pusat kota di Maluku. Wilayah yang terkenal dengan gugusan pulaupulau kecil dan besar. mempunyai karakteristik yang sangat khas dan unik. Kondisi alamnya bergunung, berbukit, dan sebagian besar pesisir pantainya sungguh sangat indah. Pesisir pantai dengan matahari yang selalu terik sepanjang tahun, karena itulah suhu di Ambon terasa lebih panas daripada di Jakarta atau kota lainnya. Wisatawan yang datang bisa dipastikan tak bisa menghindari teriknya matahari lengkap dengan indahnya Sunset di sepanjang pantai.Saat ini, Pemerintah Kota Ambon Gali PotensiPariwisata MalukuJika anda hendak menjelajahi Indonesia Timur, Kota Ambon bisa menjadi pilihan. Pesona alam serta kuliner di sana sungguh memikat, begitu juga kearifan budaya lokalnya masih terjaga dengan baik. Karena itulah tak heran jika beberapa tahun belakangan ini, banyak wisatawan dalam dan luar negeri menjadikan Kota Ambon sebagai tujuan wisata.sedang mewujudkan Kota Ambon menjadi Kota Musik Dunia. Pemerintah pusat melalui Badan Ekonomi Kreatif, secara resmi telah mendaftarkan Kota Ambon ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai Kota Musik Dunia. Tak lama lagi Kota Ambon akan Dari Jakarta menuju Ambon bisa ditempuh dengan penerbangan selama sekitar empat jam. Ada beberapa penerbangan, ada yang langsung ke Ambon, ada juga FOTO: doeh/iw FOTO: doeh/iwWISATAIkan Asar


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 77Jika berkunjung ke Ambon dan ingin membawa oleh-oleh ikan asar, bisa menyambangi para pengasap di Galala. Di tempat itu bahan baku ikan masih sangat segar karena baru diambil dari laut dan langsung dijual ke pembeli yang datang ke sana. Harga ikan asar di kawasan Galala cukup beragam, berkisar Rp25.000 – Rp50.000. Di Galala para penjual juga menyediakan jasa mem-packing agar mudah untuk dibawa. Harga yang ditawarkan cukup beragam tapi masih bersahabat. Selain ikan asar, nasi lapola, olahan sagu khas Ambon, serta aneka olahan ikan khas Ambon yang biasa dinikmati dengan sambal colocColo, sambal khas dari Ambon yang cukup berkesan. Sambal colo-colo dibuat dari cabai rawit, bawang merah, seledri, tomat muda diberi garam dan juga perasan jeruk nipis. tak hanya itu, rujak natsepa yang mudah kita temui di sepanjang pantai, juga memberikan sensasi tersendiri di Ambon.Bagi yang suka membawa oleholeh, kue sagu atau bagea, kerajinan tangan khas ambon, kue kering kenari khas Ambon, juga berbagai kerajinan tangan dari kerang cukup mudah ditemui di deretan toko pengrajin kerang di jalan kawasan Batumerah. Tak boleh ketinggalan, ikan asap. Selain bisa dinikmati di sana, juga bisa dijadikan oleh-oleh. Ikan asar khas Ambon, selain cukup populer di Ambon, Maluku dan pulau lain, juga dikenal hingga negara Eropa seperti Belanda. Banyak wisatawan yang memuji kenikmatan dan cita rasanya yang unik.Berlibur ke Ambon, terasa belum lengkap jika tidak menikmati “Sibu-sibu”, kopi khas Ambon yang banyak dijajakan di kedai-kedai. Sambil menikmati alunan musik nan indah cukup untuk mengisi malam sambil bercengkerama. Jembatan Merah Putih Jembatan Merah Putih merupakan jembatan terpanjang di Indonesia Timur yang menjadi salah satu icon Kota Ambon. Jembatan kabel pancang sepanjang 1.140 meter. Dibangun sejak 17 Juli 2011, menelan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp779,2 miliar. Terletak di Kota Ambon, Provinsi Maluku, Indonesia. Jembatan ini membentang Teluk Dalam Pulau Ambon, menghubungkan Desa Rumah Tiga (Poka) di Kecamatan Sirimau pada sisi utara, dan Desa Hative Kecil/Galala di Kecamatan Teluk Ambon pada sisi selatan. Setelah Jembatan Merah Putih dibangun, waktu tempuh perjalanan dari Bandara Pattimura yang ada Maluku Tengah di utara, ke pusat Kota Ambon di Jazirah Lei Timur di selatan ataupun sebaliknya bisa lebih cepat.Dahulu Sebelum ada Jembatan Merah Putih, jarak Bandara Internasional Pattimura ke Kota Ambon yang berkisar 35 kilometer harus ditempuh selama 60 menit dikarenakan harus memutari Teluk Ambon. Alternatif lain adalah dengan menggunakan kapal penyeberangan (ferry) antara Desa Rumah Tiga (Poka) dan Galala dengan waktu tempuh sekitar 30 menit berikut Antrian. DOE/scdiumumkan UNESCO sebagai salah satu Kota Musik Dunia. Sebuah Prestasi dari usaha yang gigih seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Melengkapi sejarah yang telah menulis bahwa Kota Ambon juga melahirkan banyak penyanyi hebat di negeri Indonesia. Potensi alam yang tersebar di Kepulauan Maluku sangat potensial sebagai tujuan wisata, gugusan pulau dengan pantai yang indah di kelilingi lautan yang menghampar luas, selain mengandalkan hasil bumi cengkeh dan rempah-rempah, Perikanan menjadi sektor andalan. banyak menu makanan kita jumpai disana yang berkaitan dengan ikan. Mulai dari ikan bumbu cabe merah, ikan goreng, dan masih banyak lagi yang bisa dinikmati selama berada di Ambon. Namun begitu Ambon cukup terkenal dengan sagu sebagai makanan sehari-harinya.Ikan Asar Ikan Asar menjadi salah satu makanan favorit di Kota Ambon, bahkan kerap dijadikan buah tangan oleh wisatawan yang berkunjung ke sana. Menurut bahasa setempat adalah Ikan Asar, ikan segar hasil tangkapan laut masyarakat setempat. ikan asar banyak dari jenis ikan Tongkol dan ikan Tuna.Ikan asar ini sebenarnya cukup unik jika ditelusuri cara pembuatannya. Menurut Anne, masyarakat Ambon asli dari Lehitu, dinamakan ikan asar karena kuat bertahan dari ashar (waktu ibadah umat muslim) hingga ashar berikutnya. padahal dalam kenyataan ikan ashar dapat bertahan lebih dari seminggu, tergantung cara dan tempat penyimpanannya.FOTO: doeh/iwFOTO: doeh/iwPenjual Ikan Asar di Galala


78 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018Olahraga JoggingTunjang Mobilitas TinggiBerbeda dengan sprint atau lari cepat yang dapat membuat tubuh cepat lelah, nyeri otot bahkan cedera jogging merupakan olahraga yang cukup banyak digemari masyarakat dan mudah dilakukan oleh setiap orang selain membuat badan sehat olahraga ini juga dapat meningkatkan stamina dan juga menghilangkan stress. Hal tersebut yang membuat Anggota Komisi VI DPR RI Hamdhani menyukai olahraga ini, seorang legislator yang menjadikan jogging bukan hanya sekedar hobi tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupannya.“Sebagai Anggota DPR RI mobilitas ini kan tinggi. Banyak kegiatan rapat-rapat di Alat Kelengkapan Dewan seperti Komisi maupun Badan-badan, kemudian kunjungan ke daerah dan juga kunjungan dapil pribadi, itu semua membutuhkan stamina yang tinggi, serta kemampuan yang tinggi. Untuk itu saya senang sekali jogging agar menjaga terus kesehatan saya,” ucap Hamdhani.Politisi Partai NasDem ini menyatakan, olahraga jogginghendaknya dilakukan seminggu tiga kali sampai empat kali di pagi hari atau sebelum matahari terbit karena udaranya masih sangat fresh dan juga sejuk, tidak lupa ia menyarankan agar joggingdilakukan bersama teman-teman serta keluarga agar tidak mudah capek.“Saya biasanya menjalankan hobi saya itu pagi-pagi sehabis sholat subuh abis itu baca-baca sebentar baru saya joggingpagi karena di tempat saya tinggal itu tempatnya luas dan juga fasilitasnya sangat mendukung sehingga saya bisa jogging dengan nyaman,” papar HamdhaniNamun, politisi dapil Kalimantan Tengah ini mengkritisi fasilitas bagi pelari yang diberikan oleh pemerintah yang ada di berbagai daerah karena menurutnya kurang mendukung dan harus lebih ditingkatkan. “Menurut saya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah DKI Jakarta untuk pelari sudah cukup bagus tetapi saya masih mengkritisi fasilitas yang ada di daerah-daerah tertentu karena masih perlu ditingkatkan, kata Hamdhani.Ke depannya, ia berharap agar jogging menjadi olahraga yang Jogging dikenalkan sebagai pelatihan untuk pemain anggar saat abad ke-16. Tapi karena bermain anggar biasanya hanya untuk golongan kelas atas dan kaum bangsawan, kalangan rakyat menengah ke bawah tidak mempraktikkan aktifitas itu. Barulah di abad ke-19 dan ke-20, terjadi perubahan yang meningkatkan popularitas jogging.  Hal ini karena perubahan zaman ketika olahraga profesional mulai diakui dan dilakukan.banyak digemari masyarakat dan menjadi bentuk komunikasi yang baru antara masyarakat sehingga selain bisa bermanfaat bagi tubuh juga bisa bermanfaat bagi kehidupan sosialnya. “Harapan saya, dengan olahraga ini kita bisa berkomunikasi dengan teman-teman dan bisa berkenalan dengan berbagai komunitas. Kita juga bisa melihat lagi bagaimana stamina tubuh kita. Karena makin banyak umur itu, kadang-kadang kecepatan lari harus dibatasi sehingga dengan adanya olahraga lari ini kita tetap konsisten, asalkan pemerintah daerah bisa memberikan fasilitas umum untuk pelari,” kesan politisi Nasdem ini. TN/SFOlahraga JoggingTunjang Mobilitas Tinggi78 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018FOTO: dokpri/iwFOTOdokpri/iwAnggota Komisi VI DPR RI HamdhaniHOBBY


159 XLVIII 2018 PARLEMENTARIA 79P OJO K R P A R L EDalam kesempatan itu, para insan media yang senantiasa meliput kegiatan Anggota Dewan di Senayan itu disuguhkan berbagai kuliner khas Ambon. Ada yang menarik dari ungkapan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Wattimena dan juga Walikota Ambon pada acara tersebut, keduanya sama-sama menyatakan bahwa warna kulit orang Ambon itu bukan hitam, tetapi putih tua. Sontak pernyataan itu membuat suasana semakin riuh oleh tepuk tangan dan gelak tawa para hadirin yang hadir. “Mirip dengan batang pohon sagu yang kelihatannya menyeramkan karena berwarna hitam, tetapi setelah dibelah, diambil bahan sagunya kan putih, dan panennya juga menunggu pohon itu tua. Jadi tak salah kalau disebut putih tua,” ucap Michael.Sementara itu, saat membuka acara Press Gathering Wartawan Parlemen di Kota Ambon, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sempat berkelakar dengan mengatakan kalau ada orang Ambon yang tidak bisa menyanyi atau tidak bisa bermain musik, berarti dia bukan orang asli Ambon.“Masyarakat Ambon memang dikenal pandai menyanyi dan bermain musik. Beberapa putra terbaik Ambon pernah menjuarai berbagai even menyanyi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tutur pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut.Saat ini Ambon terus berbenah untuk mengembangkan potensi wisata dan budaya, salah satu upayanya adalah dengan menjadikan kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia. Oleh karenanya, DPR akan mendukung upaya Pemerintah Provinsi Maluku khususnya Pemkot Ambon untuk menjadikan Kota Ambon menjadi ‘City of Music’, lanjutnya.Sebelumnya, Walikota Ambon Richard Louhenapessy juga mengutarakan candanya. Richard mengatakan bahwa orang Ambon sudah bisa menyanyi sejak ia dilahirkan ke dunia. “Bayi di Ambon beda dengan yang ada di daerah lain. Biasanya bayi kalau dipukul pinggulnya akan nangis, tetapi kalau di sini, bayi lahir dipukul pinggulnya malah menyanyi,” candanya.Richard menyampaikan, untuk mewujudkan Ambon sebagai ‘City of Music’ sesuai standar UNESCO, Pemerintah Kota Ambon telah menyiapkan langkah-langkah strategis, diantaranya adalah dengan membuat beberapa infrastuktur penunjang, seperti gedung pertunjukan musik etnik yang berlokasi di Kampus IAIN Ambon, dan Studio Rekaman Musik bertaraf internasional di Universitas Pattimura. “Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Ambon sangat berterimakasih kepada pihak Setjen DPR RI dan temanteman Wartawan Parlemen yang memulai kegiatan Press Gathering di Ambon. Dengan kehadiran teman-teman media, saya berharap, bisa menyebarluaskan rencana besar kami itu,” ucap Richard. DEP/scOrang Ambon Tak Berkulit Hitam, Tapi Putih TuaSuasana penuh keakraban mewarnai acara ramah tamah dan jamuan makan malam Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR RI di kediaman Walikota Ambon Richard Louhenapessy beberapa waktu lalu.FOTO: doeh/iwSuasana keakraban Press Gathering Wartawan Koordinatoriat DPR RI


80 PARLEMENTARIA 159 XLVIII 2018


Click to View FlipBook Version