35 Penjelasan : Flowchart diatas diawali dan diakhiri dengan menggunakan simbol terminator, lalu dilanjutkan dengan deklarasi rusuk dan volume dengan menggunakan simbol preparation. Kemudian menginput nilai rusuk menggunakan simbol simbol input/output, lalu menyatakan rumus volume dengan simbol proses, lalu hasil volume kubus ditampilkan menggunakan simbol input/output dan selesai. Contoh code program Volume Kubus seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; main() { int a, vol; cout<<"\t\tProgram Membuat Volume Kubus Dengan C++==\n\n"; cout<<"Masukkan Angka Sisi Kubus:"; cin>>a; vol=a*a*a; cout<<"\n Volume Kubus Adalah "<<vol; cout<<"\n\n"; return 0; }
36 Compile dan perbaiki program sampai benar. Berikut source code untuk sebuah program “Menghitung Volume Kubus” : Gambar 2.20 Source code volume kubus Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 2.21 Hasil running volume kubus Catatan : Nilai sisi kubus bisa dimasukkan sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan nilai yang telah ditentukan.
37 f. Menghitung Volume Tabung Rumus : Volume = Phi x r x r x t Berikut Flowchart “Menghitung Volume Tabung” : Flowchart 2.5 Volume Tabung
38 Penjelasan : Flowchart diatas diawali dan diakhiri dengan menggunakan simbol terminator, lalu dilanjutkan dengan deklarasi jari - jari dan tinggi dengan menggunakan simbol preparation. Kemudian menginput nilai jari - jari dan tinggi tabung menggunakan simbol simbol input/output, lalu menyatakan rumus volume tabung dengan simbol proses, kemudian hasil volume tabung ditampilkan menggunakan simbol input/output dan selesai. Contoh code program Volume Tabung seperti dibawah ini : #include<iostream> using namespace std; const double phi = 3.14; double volume; double volume_tabung (int r, int tinggi) { volume = phi*r*r*tinggi; return volume; } main() { double t,r; cout<<"Menghitung Volume Tabung"<<endl;
39 cout<<"Masukkan jari - jari tabung : "; cin>>t ;"cout<<endl"; cout<<"Masukkan tinggi tabung : "; cin>>r; "cout<<endl"; cout<<"Volume tabung = "<<volume_tabung (t,r)<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar. Berikut source code untuk sebuah program “Menghitung Volume Tabung” : Gambar 2.22 Source code volume tabu Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 2.23 Hasil running volume tabung
40 Catatan : Nilai phi, jari – jari dan tinggi tabung bisa dimasukkan sesuai dengan keinginan atau sesuai dengan nilai yang telah ditentukan. 2.6 Kesimpuln dan Saran A. Kesimpulan Variabel atau peubah adalah objek yang nilainya dapat berubah-berubah dalam sebuah program pada saat sebuah variabel dideklarasikan. Program “Memesan” tempat dengan ukuran tertentu (sesuai tipe datanya) pada memori untuk menyimpan variabel tersebut saat mendeklarasikan sebuah variabel B. Saran Untuk variabel yang identik dengan hitungan, ada baiknya untuk kita memiliki pemahaman pada pemograman, menghitung. Pada konstanta juga yang bersifat tetap sebaiknya sebelum disimpan, ada baiknya mengecek kembali agar program berjalan dengan baik. Karena, apabila terlah tersimpan file konstanta tidak dapat di ubah kembali.
41
42 BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION & LOOPING) OLEH Haerani Ramli 07352211013 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE 2023
43 BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION & LOOPING) 3.1 PENDAHULUAN Struktur pemilihan (selection) merupakan struktur dasar algoritma yang digunakan dalam program dan memerlukan proses pengujian suatu kondisi secara bersyarat untuk mengambil suatu keputusan apakah suatu baris instruksi akan dilanjutkan prosesnya atau tidak. Selain itu, pengujian kondisi secara bersyarat ini juga memiliki fungsi untuk memilih salah satu dari beberapa alternatif yang disediakan. Tidak semua baris program atau perintah dikerjakan pada struktur dasar ini, melainkan hanya baris yang telah memenuhi syarat. Perulangan atau looping adalah suatu program untuk melakukan ulang atau mengulangi suatu proses sesuai dengan yang diinginkan. Pada Bahasa pemrograman Java kita mengenal dua macam perulangan atau looping, yaitu perulangan yang jumlah looping atau perulangannya sudah kita ketahui dengan pasti dan perulangan yang tidak kita ketahui jumlahnya. Maksudnya adalah perulangan yang sudah kita ketahui dengan pasti berapa kali kita mau melakukan perulangan. Sedangkan untuk perulangan yang tidak pasti jumlahnya adalah kita tidak tau berapa kali perulangan tersebut akan terus berjalan atau menjalankan loopingnya.
44 3.2 TUJUAN PRAKTIKUM a. Mempraktekkan cara penggunan selection pada Bahasa C++. b. Membuat File kerja dengan Bahasa C++. c. Mempraktekkan statement pemasukkan input “cin” d. Mempraktekkan struktur dasar algoritma dengan seleksi (IF THEN, IF THEN ELSE) e. Mempraktekan cara penggunaan perulangan WHILE dan FOR pada Bahasa C++. f. Mempraktekan struktur dasar algoritma dengan perulangan seleksi (WHILE dan FOR). 3.3 LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PRAKTIKUM a. Bukalah aplikasi DevC++ melalui start menu : Gambar 3.1 Tampilan aplikasi DevC++.
45 b. Tampilan awal tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.2 Tampilan awal DevC++. c. Buatlah program baru dengan file-new-source atau gunakan CTRL+N atau seperti gambar dibawah ini : Gambar 3.3 Membuat Project baru d. Ketik souch code programnya seperti gambar di bawah ini : Gambar 3.4 Struktur Code C++ e. Setelah menulis sourcenya, tekan compile and run seperti pada gambar di bawah ini : Gambar 3.5 Proses Compile
46 f. Akan muncul pemberitahuan untuk menyimpan program. Beriikan nama sesuai dengan keinginan kalian, misalnya “Selection”, kemudian simpan dengan format “cpp” Gambar 3.6 Proses Penyimpanan Setelah menyimpan, maka akan muncul jendela yang menampilkan kondisi untuk menonton bioskop sesuai yang telah dibuat. Gambar 3.7 Tampilan hasil running h. Anda telah berhasil membuat program struktur dasar Selection atau pemilihan kondisi untuk menonton bioskop dengan Bahasa Pemrograman C++ menggunakan DevC++.
47 3.4 LATIHAN KEGIATAN PRAKTIKUM A. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungkan CTRL + N, kemudian ketik Source Code prrogramnya seperti di bawah ini : #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std; int main () { Int Teman ; cout << “Berapa Teman Anda : “ << endl ; cin >> Teman ; if (Teman < 17 ) cout << “Anda kurang bersosialisasi” <<endl; cout << “Nama \ t \ t : Haerani Ramli” << endl; cout << “NPM \ t \ t : 07352211013” << endl; getch () ; }
48 Compile dan perbaiki program hingga benar. Gambar 3.8 Struktur code latihan C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini : Jika nilai yang dimasukkan memenuhi syarat : Gambar 3.9 Tampilan hasil running memenuhi syarat Jika nilai yang dimasukkan tidak memenuhi syarat : Gambar 3.10 Tampilan hasil running tidak memenuhi syarat
49 B. Latihan 2 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau CTRL + N, kemudian ketik source programnnya seperti di bawah ini : #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main() { int Teman; cout<<"\nBerapa Teman Anda : "; cin>>Teman; cout<<endl; if (Teman<10){ cout<<"Anda kurang bersosialisasi"<<endl; } else{ cout<<"Anda Humble"; }
50 getch(); } Compile dan perbaiki program hingga benar. Gambar 3.11 Struktur Code latihan C++ Setelah Program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini : Jika Teman < 10 Gambar 3.12 Tampilan hasil running jika Teman < 10
51 Jika Teman > 10 Gambar 3.13 Tampilan hasil running jika Teman > 10 C. Latihan 3 Buatlah program baru dengan cara File-New-Source File atau menekan tombol Ctrl+N kemudian source code programnya seperti dibawah ini: #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std; int main() { Int a; for (a=0; a<=10; a++) cout<<a<<” “; cout<<” “<<endl; cout<<” “<<endl; cout<<”Nama\t\t : Haerani Ramli”<<endl;
52 cout<<”NPM\t\t : 07352211013”<<endl; getch(); } Compile dan perbaiki program sampai benar Gambar 3.14 Struktur Code Setelah program diperbaiki dan decompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini: Gambar 3.15 Tampilan running
53 D. Latihan 4 Buatlah program baru dengan cara File-New-Source File atau dengan menekan tombol Ctrl+N di keyboard kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini: #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main(){ for (int a=20; a>=1; a-=2) cout<<a<<endl; cout<<” “<<endl; cout<<” “<<endl; cout<<”Nama\t\t :Haerani Ramli”<<endl; cout<<”NPM\t\t : 07352211013”<<endl; getch(); }
54 Compile dan perbaiki program sampai benar Gambar 3.16 Struktur Code C++ Setelah program diperbaiki dan decompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini: Gambar 3.17 Hasil Running 3.5 Studi Kasus A. Buatlah program untuk menentukan bilangan tersebut ganjil atau genap. Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini :
55 Flowchart menentukann bilangan tersebut ganjil atau genap : Flowchart 3.1 Studi Kasus 1 Penjelasan Flowchart Flowchart dimulai dengan menggunakan simbol terminal, lalu mendeklarasikan nilai “bil” menggunakan simbol preparation. Kemudian input nilai “bil” menggunakan simbol input/output, lalu membandingkan nilai “bil” % 2 == 0 menggunakan simbol decision jika bil adalah bilangan genap akan ditampilkan dengan menggunakan simbol input/output, begitu juga jika bil adalah bilangan ganjil dan diakhiri dengan menggunakan dengan menggunakan simbol terminal. #include <iostream> #include <conio.h>
56 using namespace std; int main(){ int bil; cout<<"\nMasukkan Bilangan : "; cin>>bil; cout<<endl; if(bil%2==0){ cout<<bil<<" Adalah Bilangan Genap"<<endl; } else { cout<<bil<<" Adalah Bilangan Ganjil"<<endl; } cout<<endl; cout<<endl; cout<<"Nama\t : Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM\t : 07352211013"<<endl; return 0; }
57 Compile dan perbaiki program hingga benar. Gambar 3.18 Struktur Code Studi Kasus 1 C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini : Gambar 3.19 Tampilan hasil running bil adalah bilangan genap Gambar 3.20 Tampilan hasil running bil adalah bilangan ganjil
58 B. Buatlah sebuah program untuk mengkonversi angka ke huruf. Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini : Jika nilai 100 >= nilai > 80 Maka nilai A Jika nilai 80 >= nilai > 60 Maka nilai B Jika nilai 60 >= nilai > 40 Maka nilai C Jika nilai 40 >= nilai > 20 Maka nilai D Jika nilai 20 >= nilai > 0 Maka nilai E
59 Flowchart Program Konversi angka ke huruf Flowchart 3.2 Studi Kasus 2
60 Penjelasan : Flowchart dimulai dengan gambar terminator “mulai”, dan di lanjutkan dengan deklarasi variable int angka dan i , char huruf. Menampilkan “ masukan Nilai : “ (output). symbol prepation Pilihan berupa bil <20 untuk nilai E, jika tidak maka dilanjutkan dengan Piihan <40 untuk nilai D, jika tidak maka dilanjutkan dengan Piihan <60 untuk nilai C, jika tidak maka dilanjutkan dengan Piihan <80 untuk nilai B, dan jika tidak maka dilanjutkan dengan Piihan <100 untuk nilai A. dari semua piihan itu jika memenuhi fungsi maka ditampilkan dengan sympol output lalu terminator untuk “selesai”. #include <iostream> #include <conio.h> #include <stdlib.h> using namespace std; int main() { int nilai; string hasil; while(1){ cout<<"\nKonversi Nilai Angka Menjadi Nilai Huruf\n\n"; cout<<"Nama : Haerani Ramli " <<endl;
61 cout<<"Masukkan nilai: "; cin>>nilai; if(nilai >= 80 && nilai <= 100){ hasil = "A"; } else if(nilai >= 60 && nilai <= 80) { hasil = "B"; } else if(nilai >= 40 && nilai <= 60){ hasil = "C"; } else if(nilai >= 20&&nilai <= 40){ hasil = "D"; } else if(nilai >= 0 && nilai <= 20) { hasil = "E"; }
62 cout<<"Nilai: "<<hasil<<endl; getch(); system("cls"); } return 0; } Compile dan perbaiki program sampai benar : Gambar 3.21 Struktur Code C++
63 Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.22 Tampilan hasil running C++ Gambar 3.23 Tampilan hasil running C++ Gambar 3.24 Tampilan hasil running C++ Gambar 3.25 Tampilan hasil running C++
64 Gambar 3.26 Tampilan hasil running C++ C. Buatlah sebuah program untuk mengkonversi angka ke huruf. Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini : Flowchart menentukan bilangan terbesar dari 2 angka inputan Flowchart 3.3 Studi Kasus
65 Penjelasan : Terminator “mulai” dijalankan dalam proses int terkecil, bil 1, bil 2, dan bil 3 lalu “masukan bil 1 dan bil2 “ dalam proses output. . Setelah itu dijalankan dalam pilihan atau syarat “terkecil =bil1 . diikuti dengan konektor untuk mencari bilangan terkecil dari dua pilihan bil2 dan bil3. Lalu tampilkan nilai dan ditutup dengan selesai atau symbol terminator. #include <iostream> #include <conio.h> #include <stdlib.h> using namespace std; int main(){ int a,b; cout << "menentukan nilai terbesar 2 buah input \n"; cout << "masukkan nilai pertama : "; cin >> a; cout << "masukkan nilai kedua : "; cin >> b; if ( a > b ) cout << "nilai terbesar : " << a << endl; else cout << "nilai terbesar : " << b << endl;
66 getch(); Compile dan perbaiki sampai benar Gambar 3.27 Struktur Code C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.28 Hasil Running Program
67 D. Buatlah sebuah program Latihan 17 (Looping). Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini : Flowchart menampilkan bilangan genap dari ketika angka < 30 Flowchart 3.4 Latihan 17
68 Penjelasan : Flowchart dimulai dengan symbol terminator mengarah ke symbol prepation untuk kepala dari program dari #include <iostream> dan #include <conio.h> karena menggunakan getch(); ketika di selesaikan . dilanjutkan dalam proses in angka = 0. Symbol Decision bersyarat angka < 30 jika ya, maka angka di cacah dengan syarat Decesion bahwa bilangan habis dibagi 2 lalu akan menampilkan sesuai dengan syarat yang ditentukan lalu ditutup dengan terminator “selesai” #include <iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { cout<<"Nama : Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM : 07352211013"<<endl; cout<<"==================================\n"<<endl; int angka=0; do { angka++;
69 if(angka %2==0); cout<<angka<<"\t"; } while (angka<30); getch(); } Compile dan perbaiki sampai ben Gambar 3.29 Program Struktur C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.30 Hasil running program C++
70 F. Buatlah sebuah program Latihan 16 (Looping). Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini : Flowchart konversi angka ke huruf Flowchart 3.5 Latihan 16 Penjelasan : Flowchart dimulai dengan “mulai” dan dimasukan dengan system #include atayu kepala program. Dilanjutkan dengan menampilan “masukan angka :” prepation untuk memasukan variable int angka, i dan char huruf.. proses di inputkan angka. Di ikuti dengan syarat i <= angka, jika ya, maka tampilkan sekaligus mencacah
71 nilai yang telah di tetapkan , jika tidak maka tidak di tampilkan dan berakhir pada terminator “selesai”. //abyan_016 looping.cpp #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main() { cout<<"Program Konversi angka ke huruf"<<endl; cout<<endl; cout<<"Masukan Angka : "; int angka, i; char huruf; cin >> angka; cout<<endl; i = 1 ; huruf = 'A'; while (i <= angka)
72 { cout<<i<<" ...> "<<huruf<<endl; i++; huruf++; } getch(); } Compile program sampai benar Gambar 3.31 Program Struktur C++
73 Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.32 Hasil running program C++
74 G. Buatlah sebuah program Latihan 15 (Looping). Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini : Flowchart menentukan jumlah bintang Flowchart 3.6 Latihan 15
75 Penjelasan : Terminator “mulai” , menampilkan “inputkan jumlah bintang” . deklarasi for(int i=1; i<=bil; i++) jika ya, maka di lanjutkan dengan deklarasi for(int j=1; j<=i; j++), jika yam aka tampilkan jumhlah bintang, jika tidak maka di tampilkan endl; untuk baris baru dan kembali pada deklarasi awal sehingga pada deklarasi satu jika sudah tidak memenuhi syarat maka di tutup dengan terminator “selesai”. //latihan 15_abyan #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; main () { int bil; system("cls"); cout<<"Inputkan jumlah Bintang=";cin>>bil; for(int i=1; i<=bil; i++) { for(int j=1; j<=i; j++)
76 { cout<<"*"; } cout<<endl; } getch(); }
77 Compile sampai benar Gambar 3.32 Program Struktur C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.33 Hasil running program C++
78 H. Buatlah sebuah program Latihan 14 (Looping). Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini : Flowchart menampilkann nilai genap dari angka 1-20 Flowchart 3.7 Latihan 14
79 Penjelasan : Terminator “mulai” di prepation dengan #include atau kepala program dan jenis data untuk int main(); . deklarasi for (int a=20; a>=1; a-=2) , jika ya, aka tampilkan nilai a dan jika tidak maka selesai. #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main(){ for (int a=20; a>=1; a-=2) cout<<a<<endl; cout<<" "<<endl; cout<<" "<<endl; cout<<"Nama\t\t : Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM\t\t : 07352211013"<<endl; getch(); }
80 Compile sampai benar Gambar 3.34 Program Struktur C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.35 Hasil running program C++ I. Buatlah sebuah program Latihan 13 (Looping). Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL + N, kemudian ketik source programnya seperti di bawah ini :
81 Flowchary menampilkan nilai a (1-10) Flowchart 3.9 Latihan 13 Penjelasan : Flowchart dimulai dengan Terminator, untuk decision for(a=0;a<=10;a++) jika ya, maka nilai ditampilkan dan jika tidak maka selesai tampa di tampilkan dan di tutup dengan terminator “selesai”. //iwan_013.cpp #include <iostream>
82 #include <conio.h> using namespace std; main() { //int a=1; system("cls"); for( int a=0; a<=10; a++) { cout<<"a is " << a << endl; } getch(); return 0; }
83 Compile sampai benar Gambar 3.36 Program Sturktur C++ Setelah program diperbaiki dan di-compile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar di bawah ini: Gambar 3.37 Hasili running C++
84 3.6 Kesimpulan dan Saran A. Kesimpulan Pemilihan dan perulangan termasuk dalam bagian dari ketiga struktur dasar algoritma yang dimulai dengan runtunan. Saat proses pemilihan dalam program, tidak semua baris akan dikerjakan melainkan hanya baris yang memenuhi syarat saja, serta terdapat instruksi yang nantinya saat program dijalankan, maka akan bernilai benar dan juga sebaliknya. Selanjutnya, perulangan (looping) berfungsi untuk membuat perintah yang ada di dalam baris perulangan tersebut secara berulang-ulang dan disesuaikan dengan suatu niai (batas) tertentu. Dengan adanya perulangan dalam suatu bahasa pemrograman, dapat membantu programmer dalam menulis sebuah kode program tanpa menulisnya berulang kali, serta membantu program menjadi lebih ringan dikarenakan kode yang digunakan telah dikurangi atau diminimalisir. B. Saran Ketersediaan kondisi yang sebenarnya sangat diperlukan sehingga sebuah program pemilihan (selection) dapat berjalan dengan baik, dimana hasilnya akan bernilai ya atau tidak. Dan disaat membuat program sebaiknya instruksi yang digunakan tidak perlu terlalu banyak sehingga tidak memerlukan waktu yang lama untuk dijalankan. Dengan demikian, seorang pengguna atau programmer, sangat diharapkan dapat memanfaatkann metode-metode dari struktur dasar pemilihan (selection) dan perulangan (looping).