The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Haerani Ramli, 2023-01-19 02:05:23

Ebook Alogoritma

haerani ramli

Keywords: haerani

85


86 BAB IV ARRAY OLEH Haerani Ramli 07352211013 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE 2023


87 BAB IV ARRAY 4.1 PENDAHULUAN Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karena array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks. Array menggunakan indeks integer untuk menemukan urutan elemen – elemennya, dimana elemen pertamanya dimulai dari indeks 0, elemen kedua memiliki indeks 1, dan seterusnya. Array atau yang dalam Bahasa Indonesia Larik, adalah suatu variabel dengan nama variabel yang sama tetapi dapat menyimpan berbagai nilai. Sama seperti variabel lain, array juga dideklarasikan di dalam bagian deklarasi variabel. Dalam Bahasa Pascal, pendeklarasian array dilakukan dengan menggunakan kata kunci array disertai dengan batas – batas indeks yang diapit menggunakan bracket ‘[ ]’ kemudian harus diikuti lagi oleh kata cadangan of dan tipe data yang akan disimpan didalamnya (tipe array-nya). Array dalam ilmu komputer, adalah suatu tipe data terstruktur yang dapat menyimpan banyak data dengan suatu nama yang sama dan menempati tempat dimemori yang berurutan (Kontinyu) serta bertipe data sama pula. Array dapat diakses berdasarkan indeksnya. Indeks larik umumnya dimulai


88 dari 0 dan ada pula yang dimulai dari angka bukan 0. Pengaksesan larik biasanya dibuat dengan menggunakan perulangan (Looping). 4.2 TUJUAN PRAKTIKUM a. Mempraktekkan cara penggunaan array satu dimensi dan dimensi banyak. b. Membuat file kerja dengan Bahasa C++. c. Mempraktekkan elemen array satu dimensi dan dimensi banyak kedalam C++. 4.3 LANGKAH – LANGKAH KEGIATAN PRAKTIKUM a. Bukalah aplikasi Dev C++ melalui start menu : Gambar 4.1 Aplikasi Dev C++ b. Tampilan awal akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.2 Tampilan awal Dev C++ c. Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan Ctrl-N atau seperti gambar dibawah ini :


89 Gambar 4.3 Membuat projek baru d. Ketuk source code programnya seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.4 Source code C++ e. Setelah menulis source codenya, tekan compile and run seperti gambar dibawah ini :


90 Gambar 4.5 Proses compile f. Akan munculdialog untuk menyimpan program. Berikan nama sesuai dengan keinginan. Kemudian save dengan ekstensi “cpp”. Gambar 4.6 Proses penyimpanan g. Setelah klik save, akan muncul jendela yang menampilkan hasil program array yang telah dibuat.


91 Gambar 4.7 Tampilan hasil running h. Anda telah berhasil membuat sebuah program array dengan Bahasa Pemrograman C++ menggunakan Dev C++. 4.4 LATIHAN KEGIATAN PRAKTIKUM a. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gabungan Ctrl-N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std; int main () { //inisialisasikan array //int ujian[5]= {90,95,78,85}; int ujian [5]; //input data ke array for (int k=0;k<5;k++) {


92 cout<<" Masukkan data nilai ujian["<<k<<"] = "; cin>>ujian[k]; } //tampilan data array for (int j=0;j<5;j++) { cout<< "Data nilai ujian["<<j<<"] = " <<ujian[j]<<endl; } cout<<""<<endl; cout<<""<<endl; cout<<"Nama\t\t : Haerani Raamli"<<endl; cout<<"NPM\t\t : 07352211013"<<endl; getch(); } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 4.8 Source code Latihan C++


93 Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.9 Tampilan hasil running C++ b. Latihan 2 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau Ctrl-N kemudian ketik source code programnya seperti dibawah ini : #include <conio.h> #include <iostream> using namespace std; int main () { float data[5]; float rata, total = 0; //input data ke array for (int k=0; k<5; k++) { cout<<"Masukkan data ["<<k<<"] = "; cin>>data[k]; }


94 //menghitung total nilai pada array for (int j=0; j<5; j++) { total = total + data[j]; } //menghitung rata - rata rata = total / 5; cout<<"Rata-rata data pada array = "<<rata<<endl; cout<<""<<endl; cout<<""<<endl; cout<<"Nama : Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM : 07352211016"<<endl; getch(); } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 4.10 Source code Latihan C++


95 Setelah program diperbaiki dan decompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar Hasil Running 4.11 Buatlah Flowchart dari Program “Array Dimensi Satu” Flowchart 4.1


96 Penjelasan : Flowchart diatas, dimulai dengan menggunakan simbol terminator, lalu mendeklarasikan “int ujian, lalu menginput Nama, NPM, dan judul array menggunakan simbol input/output lalu masukkan kondisi dan bandingkan menggunakan simbol preparation dan decision. Jika kondisi benar k<5, j<5 maka pernyataan True, jika kondisi k>5, j>5 maka pernyataan false. Lalu akhiri dengan menggunakan simbol terminator. Tulislah source code dari program berikut ini : a. Latihan 1 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan Ctrl – N, kemudian ketik source code program seperti dibawah ini : #include <iostream> using namespace std; main() { //inisialosasi array //int ujian[5]= {90, 95, 78, 85}; int ujian[5]; //input data ke array for (int k=0;k<5;k++) { cout<<"masukkan data nilai ujian["<<k<<"]=";


97 cin>>ujian[k]; } //tampil data array for (int j=0;j<5;j++) { cout<<"data nilai ujian["<<j<<"]="<<ujian[j]<<endl; } } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 4.12 Source code program Setelah program diperbaiki dan decompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.13 Tampilan hasil running program


98 Buatlah Flowchart dari Program “Array Dimensi Satu” Flowchart 4.2 Penjelasan : Flowchart diatas, dimulai dengan menggunakan simbol terminator, lalu mendeklarasikan “float data, float rata total, menggunakan simbol input/output lalu masukkan kondisi dan bandingkan menggunakan simbol preparation dan decision. Jika kondisi benar k<5, j<5 maka pernyataan True, jika kondisi k>5, j>5 maka pernyataan false. Lalu akhiri dengan menggunakan simbol terminator.


99 a. Latihan 2 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan Ctrl – N, kemudian ketik source code program seperti dibawah ini : #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; main() { float data[5]; float rata, total = 0; //input data ke array for (int k=0;k<5;k++) { cout<<"Masukkan data["<<k<<"]="; cin>>data[k]; } //menghitung total nilai pada array for (int j=0;j<5;j++) { total=total + data[j]; } //menghitung rata - rata rata=total / 5;


100 cout<<"rata - rata data pada array="<<rata<<endl; } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 4.14 Source code program Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.15 Tampilan hasil running program


101 Buatlah Flowchart dari Program “Array 1 Dimensi” Flowchart 4.3 Penjelasan : Flowchart diatas dimulai dengan menggunakan simbol terminal, lalu mendeklarasikan “int data, int elemen, ketemu dan x”. menginput nilai x menggunakan simbol input/output lalu masukan kondisi dan bandingkan menggunakan simbol preparation dan decision, jika kondisi (ketemu=0) maka hasil “data ada di elemen” menggunakan simbol input/output, lalu mengakhiri dengan menggunakan simbol terminal.


102 b. Latihan 3 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan Ctrl – N, kemudian ketik source code program seperti dibawah ini : #include<iostream> #include<conio.h> Using namespace std ; Main () { Int data[10]={4,1,0,-9,8,5,-1,2,3,-7} ; Int elemen, ketemu, x ; Cout<<’’Data yang dicari’’ :’’ ; Cin >> x ; Ketemu =0 ; For (elemen=0 ;elemen<=9 ;elemen++) { If (data[elemen]==x) { Ketemu = !ketemu ; Break ; } } If (Ketemu ===0) Cout<< ‘’Data tidak ditemukan’’ ;


103 Else Cout<<’’Data ada di elemen :’’<<elemen ; Getch() ; } Gambar 4.16 Source code program Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.17 Tampilan hasil running program


104 Buatlah Flowchart dari Program “Array 2 Dimensi) Flowchart 4.4 Penjelasan : Flowchart diatas dimulai dengan menggunakan simbol terminator, lalu mendeklarasikan int matrix [3][4] beserta nilainya. Kemudian masukan kondisi pertama yaitu for (int i=0;I<3;i++) dan kondisi kedua adalah for (int j-0;j<4;j++) menggunakan simbol preparation, lalu hasil matrix [i][J] dengan menggunakan simbol input/output, dan diakhiri dengan menggunakan simbol simbol terminal.


105 c. Latihan 4 Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan Ctrl – N, kemudian ketik source code program seperti dibawah ini : #include<iostream> #using namespace std ; Main() { Int matrix[3][4]= {{5,10,1,11},{4,7,67,-9},{9,0,45,3}} ; For (int i=0 ;i<3 ;i++) { For (int j=0 ;j<4 ;j++) { Cout<<matrix[i][j]<< ‘’’’ ; } Cout<<endl ; } Return 0 ; }


106 Gambar 4.18 Source code program Setelah program diperbaiki dan dicompile, maka tampilan hasil running akan tampak seperti gambar dibawah ini : Gambar 4.19 Tampilan hasil running


107 4.5 KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Array adalah sekumpulan variabel yang memiliki tipe yang sama dan dinyatakan dengan nama yang sama. Array dideklarasikan dibagian deklarasi variabel. Array dibedakan menjadi dua yaitu, Array Satu Dimensi dan Array Dua Dimensi. Dan setiap jenis array mempunyai kegunaannya masing – masing. Array dapat bertipe sederhana seperti byte, word, integer, real, Boolean, char, string, dan juga dapat bertpe scalar atau subrange. B. Saran Laporan ini masih terdapat banyak kesalahan karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya referensi mataeri pada laporan ini, diharapkan pembaca dapat memberikan saran sebagai motivasi pembuatan laporan selanjutnya.


108


109 BAB V POINTER OLEH Haerani Ramli 07352211013 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE 2023


110 BAB V POINTER 5.1 PENDAHULUAN 5.1.1. Pengenalan Pointer Pointer adalah sebuah variabel atau objek yang menunjukan ke variabel atau objek lainnya. Pointer hanyala variabel yang menyimpan alamat memori, memori tersebut dapat berasal dari variabel, objek, dan lain-lain. Dengan pointer dimungkinkan untuk menunjuk suatu memori yang ditunjuk. Sutu pinter dapat berisi alamat daru suatu variabel lain dan untuk dapat mengakses nilai yang ada di dalam variabel berpointer secara langsung dapat di lakukan dengan menggunakan operator. Ada dua operator pointer yang disediakan oleh Borland C++, yaitu: a. Operator Deference (&) Operator Deference (&) adalah operator yang berfungsi untuk mendeklarasikan suatu variabel dalam pengantian memori. Operator ini biasa di sebut sebagai “Address Of”. Jadi misalkan ketika ingin mengetahui di mana variabel akan di simpan (untuk mengetahui lokasi atau alamat di mana variabel di simpan di memori). Bisa meletekan “&” atau biasa di sebut AND (Amperesand Sign) di depam variabel yang berarti Address Of. b. Operator reference (*)


111 Operator Reference atau biasa disebut dengan “value pointed by”. Bedanya dengan Operator Deference, operator ini akan menampilkan nilai yang terdapat dalam suatu alamat memori, bukan menampilkan alamat memorinya. 5.1.2. Cara Mengakses Pointer Variabel yang terkandung didalam pointer memiliki alamat memori sebagai nilai dari variabel pointer tersebut. Nilai pointer tersebut dapat diakses melalui pointer kita beserta dengan nilai dari alamat dari memori yang ditunjuk oleh pointer. Pointer sendiri dikenal dengan variabel sehingga cara pengaksesannya tidak jauh berbeda. Untuk kita mengakses nilai dari pointer kita, hanya cukup dengan memanggil identitas dari pointer tersebut. Plnt pemanggilan akan menunjukan nilai (alamat memori) dari variabel yang ditunjuk oleh pointer tersebut. Untuk mengubah nilai (tujuan) dari pointer, kita memerlukan operator address-of (&) pada operand sumber. Plnt = &myVar operand sumber akan menampilkan alamat memori dan myVar, dan hal itu merupakan nilai yag dibutuhkan variabel pointer. Kegunaan utama dari pointer adalah menyimpan alamat memori dari sebuah varibel dan alamatnya dari suatu fungsi. Pointer dapat meningkatkan kinerja untuk operasi berulang. 5.2 Tujuan Praktikum Pointer C++ a. Mengetahui cara penggunaan operator pada pointer. b. Mampu meprkterkan struktur pointer C++


112 c. Membuat file kerja dengan bahasa program bahasa C++ 5.3 Langkah-langkah praktikum pointer C++ a. Buka aplikasi Dev C++ Gambar 5.1 Aplikasi Dev C++ b. Tampilan awal Dev C++ tampak seperti gambar di bawah Gambar 5.2 Tampilan Awal C++ c. Buatlah Program baru dengan cara: File –new source atau gunakan Ctrl+N seperti gambar di bawah ini Gambar 5.3 membuat Program Baru


113 d. Ketika Source Code programnya seperti gambar di bawah ini Gambar 5.4 Struktur Code C++ e. Setelah menulis sourcenya twkan Compile and Run seperti gambar di bawah ini Gambar 5.5 Proses Compiler f. Akan muncul dialog untuk menyimpan program: beri nama sesuai dengan keinginan kalian, misal “Hello World_Divaa kemudian save dengan ekstensi “cpp”. Gambar 5.6 Proses Penyimpanan


114 g. Setelah kill save akan muncul jendela yang menampilkan hasil program “Hello World” yang telah dibuat Gambar 5.7 Hasil Running h. Anda telah berhasil membuat program :Hello World” dengan bahasa pemograman C++ menggunakan Dev C++ 5.4 Latihan Kegiatan Praktikum a. Latihan 1 (Pointer Konstanta) #include <stdio.h> #include <conio.h> #include <iostream> #include <windows.h> using namespace std; main () { cout<<"Nama : Haerani Ramli"<<endl;


115 cout<< "NPM :07352211013 "endl; cout<<"================="<<endl; chart const *nama= "Borland c++"; cout<<"Nama Program ="<<nama<<endl; nama = "VisualC++"; cout<<"Nama Program ="<<nama<<endl; getch(); } Compile dan perbaiki program hingga benar Gambar 5.8 Struktur Code Program Tampilan setelah di running Gambar 5.9 Hasil Running


116 b. Latihan 2 (Pointer Variabel) #include <stdio.h> #include <conio.h> #include <iostream> #include <windows.h> using namespace std; main () { system("color 0A"); cout<<"Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM : 07352211013"<<endl; cout<<"========================"<<endl; int rani,firman, *odde; rani=75; firman=rani; odde=&rani; cout<<"Nilai RANI ="<<rani<<endl; cout<<"Nilai FIRMAN ="<<firman<<endl;


117 cout<<"Nilai ODDE = "<<odde<<endl; getch(); } Compile dan perbaikan program hingga benar Gambar 5.10 Struktur Code Program Tampilam setelah di running Gambar 5.11 Haisl Running


118 5.5 STUDI KASUS a. Operasi Aritmatika Pada Pointer Flowchart Operasi Aritmatika Pada Poiter


119 Penjelasan Flowchart : Dimulai dengan symbol teriminal, medeklarasin int nilai [3], *petunjuk nilai [0] = 125, nilai [1] = 345, nilai [2] = 750, penunjuk = &nilai [0] menggunakan symbol proses, lalu rimpalkan niali [1] ada di dalam memori petunjuk +1, dan nilai [2] ada di dalam penunjuk +2 menggunakan simbol input/output. Diakhiri dengan simbol terminal. #include <iostream> #include <conio.h> #include <windows.h> using namespace std; main () { system("color 0A"); cout<<"Nama : Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM : 07352211013"<<endl; cout<<"==========================="<<endl; int nilai[3], *penunjuk; nilai[0]=235; nilai[1]=345;


120 nilai[2]=750; penunjuk = &nilai[0]; cout<<"Nilai"<<*penunjuk<<"ada di alamat memori"<<penunjuk<<endl; cout<<"Nilai"<<*(penunjuk+1)<<"ada di alamat memori"<<(penunjuk+1)<<endl; cout<<"Nilai"<<*(penunjuk+2)<<"ada di alamat memori"<<(penunjuk+2)<<endl; getch(); } Compile dan perbaikan program hingga benar Gambar 5.12 Struktur Code Program


121 Hasil running Gambar 5.13 Hasil running #include <iostream> #include <conio.h> #include <windows.h> using namespace std; main () { system("color 0A"); cout<<"Nama : Haerani Ramli"<<endl; cout<<"NPM : 07352211013"<<endl; cout<<"========================"<<endl; char c[4]; int i;s for(i=0;i<4;++i) {


122 printf("Address of c[%d]=%x\n",i,&c[i]); } getch(); } Compile da perbaikan program hingga benar Gambar 5.14 Struktur Code Program Hasil running Gambar 5.15 Hasil Running


123 5.6 Kesimpulan dan Saran A. KESIMPULAN Suatu variabel yang bertipe pointer tidaklah berisi data melainkam alamat suatu data. Tipe variabel biasa, misalnya int, float, char dan sebagainya. Nama dari variabel pointer juga mengikuti ketentuan nama variabel biasa. Perbedaan variabel pointer dengan variabel biasa yaitu penggunaan tanda asterisk (*) di depan nama variabel pada wakru deklarasi. B. SARAN Pengunaan pointer pada proses pemograman harus benar-benar diperhatikan. Sedikit saja kesalahan dalam menggunakan pointer akan mengakibatkan kesalahan fatal pada program. Karena pointer bisa langsung menunjukan pada lokasi memori, apa nila lokasi yang ditunjukan salah, berarti data yang diambil juga akan salah, dan sudah tentu program anda akan menjadi salah juga.


124


125 BAB VI STACK OLEH Haerani Ramli 07352211013 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE 2023


126 BAB VI STACK 6.1 Pendahuluan Stack adalah suatu koleksi atau kumpulan item data yang terorganisasi dalam bentuk linear, yang operasi pemasukan dan penghapusan datanya dilakukan pada salah satu sisinya. Sedangkan pengertian stack pada struktur data adalah sebagai tumpukan dari benda, sekumpulan data yang seolah-olah diletakkan diatas data yang lain, koleksi dari objek-objek homogen, atau suatu urutan elemen yang elemennya dapat diambil dan ditambah hanya pada posisi akhir (top) saja. Stack merupakan bentuk khusus dari suatu data, dimana node yang ditambahkan dalam list dan diambiul dari list hanya pada kepalanya, atau dengan prinsip pengelohannya adalah last-in fisrt-out (LIFO). Pada struktur ini hanya ada dua fungsi utama, yaitu push (memasukkan node kedalam stack), dan pop (mengabil node dari stack). Secara sederhana tumpukkan bisa diartikan sebagai kumpulan data yang seolah-seolah di atas yang lain. Dalamsatu tumpukan akan dapat dilakukan operasi penambahan (penyisipan) dan pengambilan (penghapusan) data melalui ujung yang sama, ujung ini merupakan atas tumpukkan. Sebelum struktur data tumpukkan ini digunakan, dideklarasikan dahulu dalam kamus data.


127 6.2 Tujuan praktikum a. Memahami konsep stack b. Mempraktikka cara penggunaan stack dalam C++ 6.3 Langkah-langkah kegaiatan praktikum a. Buatlah aplikasi DevC++ melalui start menu Gambar 6.1 Tampilan Aplikasi Devc++ b. Tampilan awal tampak seperti berikut: Gambar 6.2 Tampilan Awal Devc++. c. Buatlah program baru dengan file-new-source atau digunakan CTRL+N atau seperti gambar berikut: Gambar 6.3 Membuat Project Baru


128 d. Ketik source mode program seperti gambar berikut ini : Gambar 6.4 Struktur Code C++ Gambar 6.5 struktur code C++ Gambar 6.6 Struktur Code C++ e. Setelah menulis sourcenya, klik compile and run atau F11 seperti gambar berikut ini: Gambar 6.7 Proses Compile f. Akan muncul dialog untuk menyimpan program. Beri nama sesuai keinginan, misalnya “stack” kemudian save dengan ekstensi “cpp” Gambar 6.8 Proses Penyimpanan


129 g. Etelah klik save, akan muncul jendela yang menampilkan hasil program stack yang telah dibuat Gambar 6.9 Tampilan Hasil Running h. Program “stack” berhasil dibuat menggunakan bahasa pemrograman C++ meggunakan aplikasi DevC++ 6.4 latihan kegiatan praktikum Bautlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL+N kemudian ketik source atau gunakan CTRL+N , kemudian ketik source code seperti dibawah ini.: #include <iostream> #define MAX 10 // latihan 1 using namespace std; struct stack { int top, data [MAX]; }Tumpukan; void init(){ Tumpukan.top = -1; } bool isempty(){ return Tumpukan.top == -1; } bool isfull(){ return Tumpukan.top == MAX -1; } void push(){


130 if (isfull()){ cout<<"\nTumpukan penuh" <<endl; } else { Tumpukan.top++; cout<<"\nMasukkan data ="; cin>> Tumpukan.data[Tumpukan.top]; cout<<"data"<<Tumpukan.data[Tumpukan.top] << "masuk ke stack"<<endl; } } void pop(){ if (isempty()){ cout<< "\ndata kosong\n"<<endl; } else{ cout<< "\ndata "<<Tumpukan.data[Tumpukan.top]<< "sudah terambil"<<endl; Tumpukan.top--; } } void PrintStack(){ if (isempty()){ cout<<"tTumpukan kosong"; } else{ cout<<"\nTumpukan : "; for (int i = Tumpukan.top; i >= 0; i--) cout<< Tumpukan.data[i] << ((i==0) ? "": ","); } } int main(){ int pilihan; int(); do{ PrintStack(); cout<< "\n1.input (push)\n" << "2.hapus (Pop)\n" << "3.keluar\n" << "masukan pilihan:"; cin>>pilihan; switch (pilihan){ case 1:


131 push(); break; case 2: pop(); break; case 3: cout << "bab 6 selesai" << endl; return 0; break; default: cout << "pilihan tidak tersedia"<< endl; break; } system("cls"); }while("hoose !=3"); } Compile dan perbaiki program sampai benar. Gambar 6.10 Struktur Code Latihan C++


132 Gambar 6.11 Lanjutan Strukturcode Latihan C++ Gambar 6.12 Lanjutan II Struktur Code Latihan C++ Hasil running jika memilih pilihan pertama atau memasukan nilai ke dalam stack Gambar 6.13 Hasil running


133 Hasil running jika memilih pilih kedua atau menghapus data di dalam stack (tumpukan) Gambar 6.14 Hasil Running Hasil running jika memilih pilihan ke-3 atau keluar Gambar 6.15 Hasil Running


134 6.5 STUDI KASUS Buatlah program baru dengan cara file-new-source atau gunakan CTRL+N kemudian ketik source code programnnya seperti dibawah :


Click to View FlipBook Version