Data Collecting (Pengumpulan Data): ● Setiap kelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet, wawancara) untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan. Data Processing (Pengolahan Data): ● Setiap kelompok mendiskusikan dan menganalisis informasi yang telah dikumpulkan. ● Setiap kelompok membuat laporan hasil diskusi. Verification (Pembuktian): ● Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. ● Kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan. Generalization (Menarik Kesimpulan): ● Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan tentang bentuk, manfaat, dan contoh kerjasama dan gotong royong. Kegiatan Penutup (10 menit) 1. Guru memberikan penguatan dan umpan balik. 2. Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pembelajaran. 3. Guru memberikan tugas tindak lanjut (misalnya, mengamati lingkungan dan budaya lokal di sekitar tempat tinggal dan membuat laporan sederhana). 4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam. F. Asesmen Asesmen Formatif: ● Observasi keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok. ● Penilaian hasil presentasi kelompok. Asesmen Sumatif: ● Tes tertulis (pilihan ganda, esai) tentang konsep kerjasama dan gotong royong. ● Penugasan pembuatan projek sederhana mengenai contoh kegiatan gotong royong. G. Pengayaan dan Remedial Pengayaan: ● Peserta didik mencari contoh-contoh kerjasama dan gotong royong dari berbagai budaya di Indonesia. ● Peserta didik membuat proyek sosial yang melibatkan kerjasama dan gotong royong di lingkungan sekitar. Remedial: ● Guru memberikan penjelasan ulang tentang konsep kerjasama dan gotong
royong. ● Guru memberikan latihan soal tambahan. ● Guru memberikan tugas individu untuk mengamati dan melaporkan contoh kerjasama dan gotong royong di lingkungan sekitar. H. Glosarium ● Kerjasama: Kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. ● Gotong Royong: Kegiatan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama secara sukarela. ● Kolaborasi: Proses bekerja sama dengan orang lain. ● Kepedulian: Sikap memperhatikan dan membantu orang lain atau lingkungan. I. Daftar Pustaka ● Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. ● Buku PPKN lain yang relevan. ● Sumber-sumber dari internet yang terpercaya. Mengetahui, Borong, Januari 2025 Kepala Sekolah MANSUR S, S.Pd., M.Pd. NIP.197303231994121002 Guru Mata Pelajaran NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. NIP.199210102019032037
MODUL AJAR Informasi Umum Nama Penyusun : NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. Institusi : UPTD SMPN 11 SINJAI Tahun Penyusunan : 2025 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 6 JP ( 2 Pertemuan ) Kompetensi Awal : Nilai penting kerja sama dan gotong royong Profil Pelajar Pancasila yang Ingin Dicapai: ● Bergotong royong: Kolaborasi, kepedulian, dan berbagi. ● Bernalar kritis: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan. ● Kreatif: Menghasilkan gagasan yang orisinal. Sarana Prasarana : a. LCD / Proyektor b. Buku Paket c. Spidol d. HP / Smartphone Target Peserta Didik : Peserta didik Reguler Kelas VII Model Pembelajaran : Discovery Learning A. Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik mampu menjelaskan makna kerja sama dan gotong royong. 2. Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh-contoh kerja sama dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. 3. Peserta didik mampu menganalisis nilai penting kerja sama dan gotong royong dalam membangun kehidupan bermasyarakat. 4. Peserta didik mampu mempraktikkan kerja sama dan gotong royong dalam kegiatan sekolah. B. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran ● Peserta didik mampu menjelaskan pengertian kerja sama dan gotong royong dengan bahasa sendiri. ● Peserta didik mampu memberikan minimal 3 contoh kerja sama dan gotong royong di lingkungan sekolah dan masyarakat. ● Peserta didik mampu menjelaskan manfaat kerja sama dan gotong royong bagi individu dan masyarakat. ● Peserta didik mampu bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.
C. Pemahaman Bermakna • Kerja sama dan gotong royong adalah nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan. • Kerja sama dan gotong royong dapat mempererat persatuan dan kesatuan, serta membantu menyelesaikan masalah bersama. • Melalui kerja sama dan gotong royong, kehidupan bermasyarakat menjadi lebih harmonis dan sejahtera. D. Pertanyaan Pemantik ● Apa yang kalian ketahui tentang kerja sama dan gotong royong? ● Pernahkah kalian melakukan kegiatan kerja sama atau gotong royong? ● Apa manfaat yang kalian rasakan dari kegiatan tersebut? ● Mengapa kerja sama dan gotong royong itu penting? E. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1. Apersepsi: a. Guru mengucapkan salam b. Guru mengarahkan siswa untuk melaksanakan One Day One Ayat c. Guru mengarahkan siswa untuk berdoa sebelum memulai proses pembelajaran d. Guru menanyakan keadaan siswa dan kesiapan suasana kelas sebelum memulai pembelajaran e. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu peserta didik. Kegiatan Inti (90 menit) Stimulation (Pemberian Rangsangan): ● Guru menampilkan gambar atau video tentang kegiatan kerja sama dan gotong royong. ● Guru meminta peserta didik untuk mengamati dan memberikan pendapatnya. Problem Statement (Identifikasi Masalah): ● Guru membagi peserta didik kedalam beberapa kelompok. ● Guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk mengidentifikasi contoh-contoh kerja sama dan gotong royong di lingkungan sekitar. Data Collecting (Pengumpulan Data): ● Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet, wawancara) untuk menjawab tugas yang diberikan. Data Processing (Pengolahan Data): ● Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengolah data yang telah dikumpulkan. ● Peserta didik membuat laporan hasil diskusi.
Verification (Pembuktian): ● Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. ● Guru memberikan umpan balik dan penguatan. Generalization (Menarik Kesimpulan): ● Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran. Kegiatan Penutup (10 menit) 1. Guru memberikan penguatan dan umpan balik. 2. Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pembelajaran. 3. Guru memberikan tugas tindak lanjut (misalnya, mengamati lingkungan dan budaya lokal di sekitar tempat tinggal dan membuat laporan sederhana). 4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam. F. Asesmen ● Asesmen formatif: Observasi, diskusi kelompok, presentasi. ● Asesmen Sumatif : Hasil dari produk yang telah dibuat oleh peserta didik G. Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan: Peserta didik membuat proyek tentang kegiatan kerja sama atau gotong royong di lingkungan sekitar. 2. Remedial: Peserta didik yang belum mencapai KKM diberikan bimbingan tambahan dan tugas individu. H. Glosarium ● Kerja sama: Kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama. ● Gotong royong: Bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama secara sukarela. I. Daftar Pustaka ● Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. ● Buku PPKN lain yang relevan. ● Sumber-sumber dari internet yang terpercaya. Mengetahui, Borong, Januari 2025 Kepala Sekolah MANSUR S, S.Pd., M.Pd. NIP.197303231994121002 Guru Mata Pelajaran NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. NIP.199210102019032037
MODUL AJAR Informasi Umum Nama Penyusun : NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. Institusi : UPTD SMPN 11 SINJAI Tahun Penyusunan : 2025 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 3 JP ( 1 Pertemuan ) Kompetensi Awal : Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal Profil Pelajar Pancasila yang Ingin Dicapai: Berkebinekaan Global: ● Mengenal dan menghargai budaya lokal. ● Memahami peran budaya lokal dalam konteks global. Gotong Royong: ● Bekerja sama dalam mengembangkan lingkungan dan budaya lokal. ● Berbagi peran dan tanggung jawab. Kreatif: ● Menghasilkan gagasan dan tindakan yang orisinal dalam pengembangan lingkungan dan budaya lokal. ● Fleksibel dalam berpikir dan mencari alternatif solusi. Sarana Prasarana : a. LCD / Proyektor b. Buku Paket c. Spidol d. HP / Smartphone Target Peserta Didik : Peserta didik Reguler Kelas VII Model Pembelajaran : PBL A. Tujuan Pembelajaran 1. Mengidentifikasi potensi lingkungan dan budaya lokal di sekitar tempat tinggal mereka. 2. Menganalisis permasalahan yang dihadapi dalam pengembangan lingkungan dan budaya lokal.
B. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran ● Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 3 potensi lingkungan dan budaya lokal. ● Peserta didik mampu menganalisis minimal 2 permasalahan dalam pengembangan lingkungan dan budaya lokal. ● Peserta didik mampu merancang proyek sederhana dengan langkah-langkah yang jelas. ● Peserta didik mampu melaksanakan proyek sederhana dengan kerja sama yang baik. ● Peserta didik mampu mengevaluasi hasil proyek secara kritis dan memberikan saran perbaikan. C. Pemahaman Bermakna • Partisipasi aktif peserta didik dalam mengembangkan lingkungan dan budaya lokal sangat penting untuk keberlanjutan dan pelestarian nilai-nilai luhur bangsa. • Setiap peserta didik memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan dan budaya lokal. • Pengembangan lingkungan dan budaya lokal dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. D. Pertanyaan Pemantik ● Apa saja potensi lingkungan dan budaya lokal yang ada di sekitar tempat tinggalmu? ● Permasalahan apa saja yang dihadapi dalam pengembangan lingkungan dan budaya lokal di daerahmu? ● Apa yang dapat kamu lakukan untuk berpartisipasi dalam pengembangan lingkungan dan budaya lokal? E. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1. Apersepsi: a. Guru mengucapkan salam b. Guru mengarahkan siswa untuk melaksanakan One Day One Ayat c. Guru mengarahkan siswa untuk berdoa sebelum memulai proses pembelajaran d. Guru menanyakan keadaan siswa dan kesiapan suasana kelas sebelum memulai pembelajaran e. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu peserta didik.
Kegiatan Inti (90 menit) Orientasi Peserta Didik pada Masalah ● Guru menyajikan permasalahan nyata terkait pengembangan lingkungan dan budaya lokal di daerah setempat (misalnya, kurangnya minat generasi muda terhadap budaya lokal, pencemaran lingkungan, dll.). ● Peserta didik mengamati dan mengidentifikasi permasalahan yang disajikan. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar ● Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. ● Setiap kelompok memilih permasalahan yang akan dipecahkan. ● Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut. Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok ● Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber (buku, internet, wawancara, dll.) untuk memahami permasalahan dan mencari solusi. ● Guru membimbing peserta didik dalam mengumpulkan informasi dan merancang proyek. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya ● Setiap kelompok merancang dan melaksanakan proyek sederhana untuk mengatasi permasalahan yang dipilih (misalnya, membuat poster tentang budaya lokal, mengadakan kegiatan bersih-bersih lingkungan, dll.). ● Setiap kelompok menyajikan hasil proyek mereka di depan kelas. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah ● Guru dan peserta didik mengevaluasi hasil proyek dan proses pemecahan masalah. ● Peserta didik merefleksikan pengalaman belajar mereka. Kegiatan Penutup (10 menit) 1. Guru memberikan penguatan dan umpan balik. 2. Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pembelajaran. 3. Guru memberikan tugas tindak lanjut (misalnya, mengamati lingkungan dan budaya lokal di sekitar tempat tinggal dan membuat laporan sederhana). 4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam. F. Asesmen ● Asesmen formatif: Observasi, diskusi kelompok, presentasi. ● Asesmen Sumatif : Hasil dari produk yang telah dibuat oleh peserta didik.
G. Pengayaan dan Remedial Pengayaan Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan: Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat diberikan tugas tambahan untuk mengembangkan proyek yang lebih kompleks atau melakukan penelitian lebih lanjut. 2. Remedial: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran dapat diberikan bimbingan tambahan dan tugas yang lebih sederhana. H. Glosarium ● Lingkungan lokal: Lingkungan tempat tinggal peserta didik. ● Budaya lokal: Adat istiadat, tradisi, dan nilai-nilai yang berlaku di suatu daerah. ● Partisipasi: keterlibatan dalam suatu kegiatan. I. Daftar Pustaka ● Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. ● https://cdn-2.tstatic.net/tribunnewswiki/foto/bank/images/sajian-buburman ado.jpg. Diunduh tanggal 11 Desember 2020 pukul 08.00 WIB. ● (Sesuaikan dengan sumber yang digunakan) ● Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas (sesuaikan kelas). ● Sumber-sumber lain yang relevan. ( Internet ) Mengetahui, Borong, Januari 2025 Kepala Sekolah MANSUR S, S.Pd., M.Pd. NIP.197303231994121002 Guru Mata Pelajaran NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. NIP.199210102019032037
MODUL AJAR Informasi Umum Nama Penyusun : NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. Institusi : UPTD SMPN 11 SINJAI Tahun Penyusunan : 2025 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 3 JP ( 1 Pertemuan ) Kompetensi Awal : Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal Profil Pelajar Pancasila yang Ingin Dicapai: Berkebinekaan Global: ● Mengenal dan menghargai budaya makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. ● Menghargai perbedaan dan keragaman budaya. Gotong Royong: ● Bekerja sama dalam kelompok untuk membuat proyek tentang makanan tradisional. ● Berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang makanan tradisional. Kreatif: ● Membuat produk atau karya yang berkaitan dengan makanan tradisional. ● Mengembangkan ide-ide baru tentang cara melestarikan makanan tradisional. ● Sarana Prasarana : a. LCD / Proyektor b. Buku Paket c. Spidol d. HP / Smartphone Target Peserta Didik : Peserta didik Reguler Kelas VII Model Pembelajaran : PJBL A. Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian makanan tradisional. 2. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. 3. Peserta didik mampu menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam makanan tradisional. 4. Peserta didik mampu menunjukkan sikap menghargai makanan tradisional.
5. Peserta didik mampu membuat suatu produk yang berhubungan dengan makanan tradisional. B. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran ● Peserta didik mampu menjelaskan pengertian makanan tradisional dengan bahasa sendiri. ● Peserta didik mampu menyebutkan minimal 5 jenis makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. ● Peserta didik mampu menjelaskan minimal 2 nilai yang terkandung dalam makanan tradisional. ● Peserta didik menunjukkan sikap antusias dan aktif dalam kegiatan pembelajaran. ● Peserta didik dapat membuat suatu produk dengan baik, dan mempresentasikannya di depan kelas. C. Pemahaman Bermakna • Makanan tradisional adalah bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan. • Makanan tradisional mengandung nilai-nilai luhur yang dapat menjadi pedoman hidup. • Menghargai makanan tradisional berarti menghargai warisan budaya bangsa. D. Pertanyaan Pemantik ● Apa yang dimaksud dengan makanan tradisional? ● Makanan tradisional apa saja yang kamu ketahui? ● Mengapa kita perlu menghargai makanan tradisional? ● Bagaimana cara kita melestarikan makanan tradisional? E. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1. Apersepsi: a. Guru mengucapkan salam b. Guru mengarahkan siswa untuk melaksanakan One Day One Ayat c. Guru mengarahkan siswa untuk berdoa sebelum memulai proses pembelajaran d. Guru menanyakan keadaan siswa dan kesiapan suasana kelas sebelum memulai pembelajaran e. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu peserta didik.
Kegiatan Inti (90 menit) Sintaks 1: Pertanyaan Mendasar ● Guru menayangkan video atau gambar tentang berbagai jenis makanan tradisional. ● Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok. ● Guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk memilih satu jenis makanan tradisional dan mencari informasi tentang makanan tersebut. Sintaks 2: Mendesain Perencanaan Produk ● Peserta didik merencanakan produk yang akan dibuat, misalnya poster, video, atau model makanan tradisional. ● Peserta didik menentukan alat dan bahan yang dibutuhkan. ● Peserta didik membagi tugas dalam kelompok. Sintaks 3: Menyusun Jadwal Pembuatan ● Peserta didik membuat jadwal pelaksanaan proyek. ● Peserta didik menentukan batas waktu pengumpulan tugas. Sintaks 4: Memonitor Kemajuan Proyek ● Guru memantau kemajuan proyek setiap kelompok. ● Guru memberikan bimbingan dan arahan jika diperlukan. Sintaks 5: Menguji Hasil ● Peserta didik mempresentasikan hasil proyek di depan kelas. ● Peserta didik memberikan umpan balik kepada kelompok lain. Sintaks 6: Evaluasi Pengalaman ● Guru dan peserta didik melakukan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran. ● Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang telah berhasil menyelesaikan proyek. Kegiatan Penutup (10 menit) 1. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi setiap kelompok. 2. Guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari. 3. Guru memberikan tugas individu untuk memperdalam pemahaman siswa F. Asesmen ● Asesmen formatif: Observasi, diskusi kelompok, presentasi. ● Asesmen Sumatif : Hasil dari produk yang telah dibuat oleh peserta didik.
G. Pengayaan dan Remedial Pengayaan Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan: Peserta didik membuat karya tulis tentang makanan tradisional. 2. Remedial: Peserta didik mengulang materi yang belum dikuasai. H. Glosarium ● Makanan tradisional: Makanan yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. ● Kearifan lokal: Pengetahuan dan nilai-nilai yang dimiliki oleh suatu masyarakat. I. Daftar Pustaka ● Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. ● https://cdn-2.tstatic.net/tribunnewswiki/foto/bank/images/sajian-buburman ado.jpg. Diunduh tanggal 11 Desember 2020 pukul 08.00 WIB. ● (Sesuaikan dengan sumber yang digunakan) ● Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas (sesuaikan kelas). ● Sumber-sumber lain yang relevan. ( Internet ) Mengetahui, Borong, Januari 2025 Kepala Sekolah MANSUR S, S.Pd., M.Pd. NIP.197303231994121002 Guru Mata Pelajaran NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. NIP.199210102019032037
MODUL AJAR Informasi Umum Nama Penyusun : NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. Institusi : UPTD SMPN 11 SINJAI Tahun Penyusunan : 2025 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 3 JP ( 1 Pertemuan ) Kompetensi Awal : Menghargai Lingkungan dan Budaya Lokal Profil Pelajar Pancasila yang Ingin Dicapai: Berkebinekaan Global: ● Mengenal dan menghargai budaya. ● Komunikasi dan interaksi antarbudaya. ● Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan. Gotong Royong: ● Kolaborasi. ● Kepedulian. ● Berbagi. Mandiri: ● Kesadaran diri dan situasi. ● Regulasi diri. Bernalar Kritis: ● Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan. ● Menganalisis dan mengevaluasi penalaran. ● Merefleksi dan mengevaluasi pemikiran sendiri. Kreatif: ● Menghasilkan gagasan yang orisinal. ● Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal. Sarana Prasarana : a. LCD / Proyektor b. Buku Paket c. Spidol d. HP / Smartphone
Target Peserta Didik : Peserta didik Reguler Kelas VII Model Pembelajaran : Discovery Learning A. Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai bentuk budaya lokal di lingkungan sekitar. 2. Peserta didik mampu menjelaskan pentingnya melestarikan budaya lokal. 3. Peserta didik mampu menunjukkan sikap menghargai budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. 4. Peserta didik mampu membuat suatu karya yang menunjukan kecintaan terhadap budaya lokal. B. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran ● Peserta didik mampu menyebutkan minimal 3 contoh budaya lokal yang ada di lingkungan sekitar. ● Peserta didik mampu menjelaskan alasan mengapa budaya lokal perlu dilestarikan. ● Peserta didik mampu memberikan contoh perilaku yang mencerminkan sikap menghargai budaya lokal. ● Peserta didik mampu membuat sebuah karya sederhana bertemakan budaya lokal. C. Pemahaman Bermakna • Budaya lokal adalah identitas bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. • Menghargai budaya lokal berarti menghargai keberagaman dan kekayaan Indonesia. • Melestarikan budaya lokal adalah tanggung jawab bersama seluruh warga negara. D. Pertanyaan Pemantik ● Apa saja budaya lokal yang ada di lingkungan tempat tinggalmu? ● Mengapa kita perlu melestarikan budaya lokal? ● Bagaimana cara kita menunjukkan sikap menghargai budaya lokal? ● Apa yang akan terjadi jika budaya lokal itu hilang? E. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1. Apersepsi: a. Guru mengucapkan salam b. Guru mengarahkan siswa untuk melaksanakan One Day One Ayat c. Guru mengarahkan siswa untuk berdoa sebelum memulai proses pembelajaran d. Guru menanyakan keadaan siswa dan kesiapan suasana kelas sebelum
memulai pembelajaran e. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu peserta didik. Kegiatan Inti (90 menit) Stimulation (Pemberian Rangsangan): ● Guru menampilkan gambar atau video tentang berbagai budaya lokal. ● Guru mengajukan pertanyaan pemantik. Problem Statement (Identifikasi Masalah): ● Peserta didik mengidentifikasi masalah-masalah yang berkaitan dengan budaya lokal. ● Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan penelitian. Data Collecting (Pengumpulan Data): ● Peserta didik mencari informasi tentang budaya lokal dari berbagai sumber (buku, internet, wawancara). Data Processing (Pengolahan Data): ● Peserta didik mengolah dan menganalisis data yang telah dikumpulkan. Verification (Pembuktian): ● Peserta didik mempresentasikan hasil pengolahan data dan membandingkannya dengan teori yang ada. Generalization (Menarik Kesimpulan): ● Peserta didik menarik kesimpulan tentang pentingnya menghargai budaya lokal. Kegiatan Penutup (10 menit) 1. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi setiap kelompok. 2. Guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari. 3. Guru memberikan tugas individu untuk memperdalam pemahaman siswa F. Asesmen Asesmen Formatif: ● Asesmen formatif: Observasi, diskusi, presentasi. ● Asesmen sumatif: Tes tertulis, proyek. ● Asesmen produk: hasil karya siswa.
G. Pengayaan dan Remedial Pengayaan Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan: Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat diberikan tugas tambahan, seperti membuat karya tulis atau video tentang budaya lokal. 2. Remedial: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran dapat diberikan bimbingan tambahan dan tugas yang lebih sederhana H. Glosarium ● Budaya lokal: Kebiasaan, adat istiadat, dan nilai-nilai yang berlaku di suatu daerah. ● Kearifan lokal: Nilai-nilai baik yang berlaku dan di percaya oleh suatu masyarakat. I. Daftar Pustaka ● Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. ● (Sesuaikan dengan sumber yang digunakan) ● Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas (sesuaikan kelas). ● Sumber-sumber lain yang relevan. ( Internet ) Mengetahui, Borong, Januari 2025 Kepala Sekolah MANSUR S, S.Pd., M.Pd. NIP.197303231994121002 Guru Mata Pelajaran NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. NIP.199210102019032037
MODUL AJAR Informasi Umum Nama Penyusun : NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. Institusi : UPTD SMPN 11 SINJAI Tahun Penyusunan : 2025 Jenjang Sekolah : SMP Kelas : VII Alokasi Waktu : 6 JP ( 2 Pertemuan ) Kompetensi Awal : Menghargai dan Menjelaskan Keragaman Gender, Suku, agama, ras dan antargolongan di Indonesia Profil Pelajar Pancasila yang Ingin Dicapai: ● Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia: Menghargai keyakinan agama orang lain. ● Berkebinekaan global: Mengenal dan menghargai keberagaman budaya, agama, ras, dan antargolongan. ● Gotong royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. ● Bernalar kritis: Menganalisis informasi dan memberikan argumen yang logis. ● Kreatif: Membuat karya atau presentasi yang menarik tentang keberagaman. Sarana Prasarana : a. LCD / Proyektor b. Buku Paket c. Spidol d. HP / Smartphone Target Peserta Didik : Peserta didik Reguler Kelas VII Model Pembelajaran : Discovery Learning A. Tujuan Pembelajaran 1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian keberagaman agama, ras, dan antargolongan. 2. Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh-contoh keberagaman agama, ras, dan antargolongan di lingkungan sekitar. 3. Peserta didik mampu menganalisis pentingnya sikap toleransi dalam menghadapi keberagaman agama, ras, dan antargolongan. 4. Peserta didik mampu menunjukkan perilaku toleransi terhadap keberagaman agama, ras, dan antargolongan dalam kehidupan sehari-hari.
B. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran ● Peserta didik dapat menjelaskan pengertian keberagaman agama, ras, dan antargolongan dengan bahasa sendiri. ● Peserta didik dapat memberikan minimal 3 contoh keberagaman agama, ras, dan antargolongan di lingkungan sekitar. ● Peserta didik dapat menjelaskan minimal 2 alasan pentingnya sikap toleransi dalam menghadapi keberagaman. ● Peserta didik menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat dan keyakinan teman saat diskusi kelompok. C. Pemahaman Bermakna • Keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. • Sikap toleransi merupakan kunci terciptanya kerukunan dan persatuan dalam masyarakat yang beragam. • Setiap individu memiliki hak untuk dihormati dan diperlakukan secara adil tanpa memandang perbedaan agama, ras, dan antargolongan. D. Pertanyaan Pemantik ● Apa saja perbedaan yang kalian temukan di antara teman-teman sekelas? ● Bagaimana cara kalian menyikapi perbedaan tersebut? ● Mengapa penting untuk menghormati perbedaan agama, ras, dan antargolongan? E. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan (10 menit) 1. Apersepsi: a. Guru mengucapkan salam b. Guru mengarahkan siswa untuk berdoa sebelum memulai proses pembelajaran c. Guru menanyakan keadaan siswa dan kesiapan suasana kelas sebelum memulai pembelajaran d. Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk menggugah rasa ingin tahu peserta didik. 2.Eksplorasi: Guru memberikan gambaran umum tentang materi rukhsah dan tujuan pembelajaran. Kegiatan Inti (90 menit) 1) Stimulasi: Guru menampilkan gambar atau video tentang keberagaman agama, ras, dan antargolongan di Indonesia. 2) Identifikasi Masalah: Guru meminta peserta didik untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang muncul akibat keberagaman agama, ras, dan antargolongan.
3) Pengumpulan Data: Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mencari informasi tentang pengertian, contoh, dan pentingnya toleransi terhadap keberagaman agama, ras, dan antargolongan dari berbagai sumber (buku, internet, wawancara). 4) Pengolahan Data: Setiap kelompok mengolah data yang telah dikumpulkan dan membuat presentasi atau karya lain yang menarik. 5) Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas. 6) Menarik Kesimpulan: Guru membimbing peserta didik untuk menarik kesimpulan tentang pentingnya sikap toleransi dalam menghadapi keberagaman agama, ras, dan antargolongan. Kegiatan Penutup (10 menit) 1. Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi setiap kelompok. 2. Guru menyimpulkan materi yang telah dipelajari. 3. Guru memberikan tugas individu untuk memperdalam pemahaman siswa F. Asesmen Asesmen Formatif: ● Observasi sikap peserta didik selama diskusi kelompok. ● Penilaian presentasi kelompok. ● Kuis singkat tentang pengertian dan contoh keberagaman. Asesmen Sumatif: ● Tes tertulis tentang pemahaman materi. ● Penilaian tugas mandiri. G. Pengayaan dan Remedial Pengayaan Pengayaan dan Remedial 1. Pengayaan: Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran dapat diberikan tugas tambahan untuk membuat proyek tentang keberagaman di Indonesia atau melakukan wawancara dengan tokoh agama atau masyarakat. 2. Remedial: Peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran dapat diberikan bimbingan tambahan dan tugas remedial yang sesuai. H. Glosarium ● Keberagaman: Kondisi adanya perbedaan dalam masyarakat. ● Toleransi: Sikap menghargai dan menghormati perbedaan. ● Agama: Sistem keyakinan dan praktik keagamaan. ● Ras: Pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik. ● Antargolongan: Perbedaan kelompok sosial dalam masyarakat.
I. Daftar Pustaka ● Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan. ● Buku-buku lain yang relevan dengan materi keberagaman. ● Sumber-sumber dari internet yang terpercaya. Mengetahui, Borong, Januari 2025 Kepala Sekolah MANSUR S, S.Pd., M.Pd. NIP.197303231994121002 Guru Mata Pelajaran NURWAHIDAH, S.Pd., Gr. NIP.199210102019032037