The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat Berbasis Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati di Masyarakat Adat Baduy Dalam (Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K. etc.) (z-lib.org)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by puputakromah01, 2022-08-20 10:16:26

Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat Berbasis Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati di Masyarakat Adat Baduy Dalam (Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K. etc.) (z-lib.org)

Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat Berbasis Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati di Masyarakat Adat Baduy Dalam (Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K. etc.) (z-lib.org)

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 93

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Myrtales
Family : Melastomataceae
genus  : Clidemia
Spesies : Clidemia hirta
Sumber :https://www.biolib.cz

 

8. Curcuma domestica (Kunyit/Koneng)
 

[Sumber gambar:
Khastini et al.,
2017]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Myrtales
Family : Melastomataceae
genus  : Clidemia
Spesies : Clidemia hirta
Sumber : https://www.biolib.cz

94 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

Curcuma domestica atau biasa disebut kunyit ini juga
dapat ditmukan di ladang Baduy Dalam pada koordinat GPS
6038’47,1"S. 1060 14’00,7"E /418 m dengan memiliki nilai
UV sebesar 0,2. Obat yang bagi yang baru melahirkan, pegal
linu, flu, masuk angin,maag. Ramuan dibuat dengan cara umbi
dihaluskan kemudian perasan airnya diminum. zat warna
kurkuminoid yang merupakan suatu senyawa diarilheptanoid
3-4% yang terdiri dari Curcumin, dihidrokurkumin, desmetok-
sikurkumin dan bisdesmetoksikurkumin.

 
9. Erechtites valerianifolia (Sintrong/Mayasih)

Daun muda dilalap untuk obat rematik, penambah darah
dan obat encok. Kandungan kimia yang terdapat dalam daun
sintrong yaitu flavonoida, polifenol dan saponin. Flavonoid
dan polifenol mampu bertindak sebagai antioksidan yang ber-
fungsi untuk menetralisir radikal bebas sehingga dapat me-
minimalkan efek kerusakan pada sel-sel serta jaringan tubuh.

[Sumber gambar:
Khastini et al., 2017]

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 95

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Rosopsida

Ordo : Asterales

Family : Asteraceae

Genus : Erechtites

Spesies : Erechtites valerianifolia

Sumber : https://www.biolib.cz

 

10. Erythrina lithosperma (Dadap Serep/Dadap)

 

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Rosopsida

Ordo : Fabales

Family : Fabaceae 

Genus : Erythrina

Spesies : Erythrina lithosperma

Sumber :https://www.biolib.cz

[Sumber gambar:

Khastini et al., 2017]

Daun Dadap Serep merupakan daun yang telah lama
dimanfaatkan sebagai obat tradisional khususnya untuk
antimikroba. terdapatnya senyawa aktif yang mempunyai sifat
sebagai antibakteri, yaitu senyawa metabolit sekunder seperti
alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Selain senyawa

96 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

metabolit sekunder, dalam ekstrak daun Dadap Serep
(Erythrina Lithosperma) juga mengandung senyawa potensial
yang sifatnya sebagai antibakteri, yaitu erycristagallin dan
orientanol B.

 
11. Ficus fistulaosa (Ara/Beunying)

 
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Urticales
Famili : Moraceae
Genus : Ficus
Spesies : Ficus fistulosa Reinw.
 

Tanaman ini dtemukan di hutan Kiray Leuga pada
koordinat GPS 6038’12.3"S. 1060 13’53.9"E /355,60 m dan
memiliki nila UV 0,06. Batangnya dibuat tuaknya, lalu tuak-
nya diminum sebagai obat batuk dan jantung. Pohon hingga
20 m dan 21 cm dbh dan diameter 25 cm. Batang dengan
getah putih. Ranting sering hampa. Stipula sekitar 10 mm,
gundul. alternatif Daun, sederhana, penni-untuk  tripli-urat,
gundul. Buah berukuran 10 mm diameter, kuning-coklat, bulat,
berdaging buah ara ditempatkan dalam bundel bersama rant-
ing dan batang.

 

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 97

12. Gigantochloa apus Kurz. (Bambu/Awi apus)
Pohon bambu ini ditemukan di hutan Cibeung pada

kordinat GPS 6038’40,9"S. 1060 14’00.0"E / 352 m dengan nilai
UV 0,06. Bagian yang dimanfaatkan sebagai obat adalah
tuaknya sebagai obat batuk atau keracunan. Tuak dari Gigan-
tolochloa apus mengandung saponin, di samping itu daunnya
juga mengandung flavonoida dan polifenol.

 
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Poales
Family : Poaceae
Genus : Gigantochloa
Spesies : Gigantochloa apus
Sumber :https://www.biolib.cz
[Sumber gambar: Khastini et al., 2017]

13. Kaempferia galanga L. (Kencur/Cikur)
Tanaman kencur ditemukan di ladang pinggir hutan kolot

pada koordinat GPS 6038’19,0"S. 1060 13’45,5"E/ 370,40 m
dan memiliki nilai UV 0,06. Bagian yang dimanfaatkan sebagai
obat adalah rimpangnya. Rimpang kencur dicampur dengan
jahe yang dihauskan untuk obat sakit khitan atau sakit badan.
Rimpang mengandung minyak atsiri yang tersusun dari mono-
terpenoid, sesqui-terpenoid (komponen utama adalah asam
etilestersinnamat dan asam etilester p-metoksinamat) bor-
neol, kamfene, p-metoksistiren,n-pentadekan, p-metoksi-

98 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat
stirene. Di samping itu terdapat pula golongan senyawa fla-
vonoid.

[Sumber gambar:
Dokumen Pribadi]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Genus : Kaempferia 
Spesies : Kaempferia galanga
Sumber : https://www.biolib.cz

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 99

14. Kalanchoe crenata Andrews. (Cocor Bebek/Buntiris)

[Sumber gambar:
Khastini et al., 2017]
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Saxifragales
Family : Crassulaceae 
Genus : Kalanchoe
Spesies : Kalanchoe crenata

Tanaman ini ditemukan di ladang pada koordinat GPS
6038’47,7"S. 1060 14’00,4"E /409 m dan memiliki nilai UV
0,06. Daun tanaman ini biasa dimanfaatkan sebagai obat
memar, dengan cara daun dihaluskan kemudian dibalurkan
pada bagian tubuh yang memar. Daun cocor bebek dapat
dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan berbagai penyakit,
karena daun cocor bebek memiliki berbagai kandungan
senyawa yang sehat, diantaranya gikosid, zat lender, damar,
biofilin, magnesium malat, kalsium, oksalat, asam formiat
dan tanin.

100 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

15. Melastoma malabathicum L. (Senggani/Harendong)

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Myrtales
Famili : Melastomataceae
Genus : Melastoma
Spesies : Melastoma

malabathicum
Sumber :https://www.biolib.cz

 
Tanaman ini ditemukan di seitar kampung pada koor-
dinat GPS 6038’19,9"S. 106 0 14’03.6"E 375,30 m denan nilai
UV 0,03. Pucuk daun Melastoma malabathicum dimakan
langsung untuk obat sakit maag, sakit perut, obat sakit badan.
Kandungan kimia tumbuhan senggani pada bagian daun
antara lain yaitu flavonoid, steroid triterpenoid dan tannin.
 
16. Orthosiphon stamineus (Kumis Kucing/Kumis Kucing)
Tanaman kumis kucing ini juga telah ditemukan di ka-
wasan Baduy Dalam tepatnya di gunung Pandawa pada
koordinat GPS 6039’19.9"S. 1060 13’36.2"E /333 m dengan
nilai UV 0,16. Daun ini biasa digunakan obat berbagai
penyakit oleh masyarakat adat Baduy Dalam dengan cara
direbus dan diminum airnya. Penyebab djadikannya sebagai
obat tradisinal untuk beberapa penyakit karena kandungan
senyawanya yaitu, daun mengandung minyak atsiri, fla-

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 101
vonoid lipofil dengan kandungan utama sinensetin, eupa-
torin, skutellarein, tetrametil eter, salvigenin, rhamnazin;
glikosida flavonol, turunan asam kafeat (terutama asam ros-
marinat dan asam 2,3-dikaffeoil tartarat ), saponin serta
garam kalsium (3%) dan myoinosito.

[Sumber gambar: Dokumen Pribadi]
Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Lamiales 
Famili : Lamiaceae
Genus : Orthosiphon
Spesies : Orthosiphon stamineus
Sumber : https://www.biolib.cz

102 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

17. Physalis angulata L. (Ciplukan/Cecenet)
Masyarakat Baduy Dalam percaya bahwa daun tanaman

ini bisa menyembuhkan kanker. Cara pembuatan obatnya
yaitu dengan meminum air rebusan daunnya. Tanaman ini
ditemukan di hutan pada kordinat GPS 6039’32.3"S. 106 0
13’35.6"E /357 m dan memiliki nilai UV 0,03. Senyawa-

senyawa aktif yang terkandung
dalam ciplukan antara lain sapo-
nin, flavonoid, polifenol, dan fisa-
lin. Komposisi detail pada bagian
daun Physalis angulata mengan-
dung glikosida flavonoid (luteolin).

[Sumber gambar: Khastini et al., 2017]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Solanales
Family : Solanaceae
Genus : Physalis
Spesies : Physalis angulate
Sumber : https://www.biolib.cz

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 103

18. Psidium guajava L. (Jambu Biji/Jambu Batu)
Daun jambu batu ini juga dipercaya untuk mengobati

beberapa penyakit. Caranya dengan dimakan langsung atau
di kucek dengan air, dan airnya diminum sebagai obat diare
dan sakit perut. Sedangkan untuk obat gatal di kucek dengan
sedikit air dan di balurkan pada kulit yang gatal. Pohon ini
telah ditemukan di hutan sekunder pada koordinat GPS
6038’26,6"S. 106o 13’44.3"E /334 m dan memiliki nilai UV 0,1.

[Sumber gambar:
Khastini et al.,
2017]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Rosopsida
Ordo : Myrtales
Family : Myrtaceae
Genus : Psidium
Spesies : Psidium guajava
Sumber : https://www.biolib.cz

104 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

19. Selaginella willdenowii Baker. (Rane)
Tanaman ditemukan di hutan sekunder pada koordninat

GPS 6039’19.9"S. 106o 13’36.2"E /333 m dengan nilai UV
0,03. Daunnya dan batangnya dipercaya sebagai obat sakit
badan dengan cara dicampurkan kencur dan jahe. Se-
laginella adalah bahan baku obat yang potensial, yang
mengandung beragam metabolit sekunder seperti alkaloid,
fenolik (flavonoid), dan terpenoid.

[Sumber gambar:
Khastini et al., 2017]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Lycopodiophyta
Kelas : Lycopodiopsida 
Ordo : Selaginellales
Family : Selaginellaceae 
Genus : Selaginella
Spessies : Selaginella willdenowii
Sumber : https://www.biolib.cz

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 105

20. Senna alata (L.) Roxb. (Ketepeng/Kateupeng)
 

[Sumber gambar:
Dokumen Pribadi]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta 
Kelas : Rosopsida
Ordo : Fabales
Family : Fabaceae
Genus : Senna
Spesies : Senna alata
Sumber : https://www.biolib.cz

Tanaman ini ditemukan di pinggir sungai pada koordinat
GPS 6038’26,3"S. 1060 13’43.5"E /320 m 0,03. Bagian yang
dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat Baduy Dalam
adalah daunnya dengan cara ditumbuk dengan sedikit air
dan di balurkan pada kulit sebagai obat gatal.

Kandungan kimia yang terkandung dalam daun kete-
peng cina adalah flavonoid, saponin, tanin, alkaloid dan

106 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

senyawa antrakuinon (rein aloe- emodina, rein aloe-emodina-
diantron, aloe emodina dan asam krisofanat (dihidroksime-
tilantrakuinon).

 
21. Strobilanthes crispus Bl. (Keji Beling/Peucah Beling)

 

[Sumber gambar:
Khastini et al., 2017]

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Scrophulariales
Famili : Acanthaceae
Genus : Strobilanthes
Spesies : Strobilanthes crispus
Sumber : https://www.biolib.cz
 
 

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 107

Tanaman yang biasa disebut Pecah Beling ini telah
ditemukan di ladang masyrakat Baduy Dalam pada koordinat
GPS 6038’48.1"S. 1060 13’53.1"E /330 m dengan nilai UV 0,06.
Bagian air perasan daunnya diminum untuk dimanfaatkan
sebagai obat sakit kencing manis/ diabetes. Kandungan min-
eral tanaman ini antara lain kalium, kalsium, natrium, ferum,
fosforus, asam silikat, tannin, alkaloida, saponin, flavonoida,
polifenol,glikosida dan terdapat juga vitamin C, B1 dan B2.

 
22. Zingiber officinale Rosc. (Jahe/Jahe)

Selain sebagai bumbu masak, jahe juga dipercaya oleh
masyarakat Baduy Dalam sebagai obat batuk, rematik dan
pilek. Cara pemanfaatannya yaitu dengan cara meminum
air rebusannya. Atau seperti yang biasa kita sebut sebagai
wedang jahe. Tanaman jahe mengandung minyak atsiri 0,6-
3% yang terdiri dari ß- pinen, ß-phellandren, borneol, li-
monene, linalool, citral, nonylaldehyde, decylaldehyde,
methyleptenon, 1,8 sineol, bisabilen, 1-ß-curcumin, farnese,
humulen, 60% zingiberen dan zingiberolemenguap, zat
pedas gingerol. Kandungan minyak tidak menguap disebut
oleoresin, suatu komponen yang memberi rasa pahit.

 

[Sumber gambar:
Khastini et al., 2017]

 

108 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

Klasifikasi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Genus : Zingiber
Spesies : Zingiber officinale
Sumber : https://www.biolib.cz

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 109

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui bagaimana
keanekaragaman tanaman di Baduy Dalam khususnya

yang dimanfaaatkan sebagai obat tradisional
di kalangan masyarakat Baduy Dalam. Bagaimana
pemanfaatan tanaman-tanaman tersebut di sekitar

rumahmu? Apakah sama demikian?

110 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 111

GLOSARIUM

Antiseptik:Senyawa kimia untuk membunuh atau meng-
hambat pertumbuhan mikroorganisme

Abiotik: komponen penyusun ekosistem yang terdiri dari
benda-benda tak hidup. Seperti: tanah, air, cahaya, iklim,
udara, dll.

Biotik: komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup.
Seperti: hewan, tumbuhan, mikroorganisme, dll.

Birus: Batang muda tanaman
Desinfektan: Bahan kimia untuk mencegah infeksi atau pen-

cemaran akibat mikroorganisme
Dibubuy: Dimasak dalam abu panas
Dibuih: Dicuci dalam bahasa Sunda
Ekosistem: Organisme beserta lingkungan abiotiknya yang

saling mempengaruhi dan saling berinteraksi
Flavnoid: senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang

umumnya tersebar di dunia tumbuhan.
Gen: Substansi yang terdapat didalam kromosom berfungsi

membawa sifat

112 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

Gulma: Tumbuhan bangsa rumput yang dapat merupakan
pengganggu bagi kehidupan tanaman utama

Huma: Ladang tanah kering
Karoten: pigmen berwarna dominan merah-jingga
Koja: Tas hasil kerajinan suku Baduy
Kokolot lembur: Tetua kampung suku Baduy
Lalap: Cara memakantanaman yang secara langsung (mentah)
Leuit: Lumbung padi suku Baduy
Lycopene: Pigmen warna yang memunculkan warna merah

muda atau oranye
Paraji: Dukun suku Baduy
Pikukuh: Larangan adat yang menjadi pedan aktivitas

masyarakat Baduy
Pu’un: Pemimpin di suku Baduy
Rimpang: Modifikasi batang tanaman yang menjalar di dalam

tanah dan dapat menghasilkan tanaman baru ruasnya
Spesies: Satuan dasar klasifikasi biologi; jenis
Sunda Wiwitan: Kepercayaan leluhur yang dianut suku Baduy
Tuak: Kandungan air
Umbi: Bagian tumbuhan yang mengalami pembengkakan

sebagai akibat faktor tertentu
Variasi: Perbedaan sifat dalam satu spesies
 

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 113

INDEKS

A

Abiotik 3
Ageratum 85, 86
Aleurites 14, 15
Alium 17, 37, 43, 61, 73, 107
Alpinia 87
Amaranthus 16
Ananas 17, 18
Andropogon 88
Antidesma 18, 19
Ardisia 20
Areca 4, 21, 23, 36, 72, 89, 90
Arenga 22, 23
Artocarpus 24, 25, 26, 27

B

Biotik 3
Blumea 90, 91

114 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

C

Citrus 33, 34
Clidemia 92, 93
Curcuma 93, 94

D

Dialium 43
Durio 44

E

Ekosistem 2, 3, 4
Erechtites 45, 94, 95

F

Ficus 46, 47, 96
Flavonoida 15, 19, 25, 43, 45, 62, 86, 94, 97, 107

G

Gen 2, 4
Gigantochloa 49, 50, 97
Gnetum 50, 51
Gula Kawung 23
Gula kawung 24
Gula kawung 22, 23, 24
Gymnopetalum 51, 52

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 115

H

Huma 4
Hutan kolot 37, 69, 71, 76, 91, 97
Hutan sekunder 25, 28, 31, 37, 47, 48, 50, 64, 66,

75, 103, 104

K

Kaempferia 97, 98
Kalanchoe 99
Keanekaragaman hayati 2, 4
Kokolot lembur 84

L

Lansium 54
Leuit 12, 13, 14
Luffa 55

M

Mangifera 56, 57, 58
Morinda 58, 59
Musa 60

N

Nephelium 62

116 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

P

paraji 84, 85
Physalis 67, 68, 102
Pikukuh 5, 12
Pikukuh 5, 12, 84
Pu’un 8

S

Senna 105
Strobilanthes 106
Sungai 4, 6, 19, 85, 92, 105

V

Variasi 2
Vigna 80

Z

Zingiber 107, 108

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 117

DAFTAR PUSTAKA

Afriana. 2016. Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Kampung
Baduy Dalam. Onine: https://travel.detik.com/
dtravelers_stories/u-3260737/mengenal-lebih-dekat-
kehidupan-kampung-baduy-dalam/2/#detail__photo.
Diakses pada 3 Januari 2018 pk 10.15.

Anonim. 2016. Plantamor. Online: http://www.plantamor.com
Anonim. 2016. Sepuluh Fakta Tentang Suku Baduy Dalam

yang Berlawanan dengan Kehidupan Modern. Online:
https://www.youtube.com/watch?v=WgCdg3dO8sg.
Diakses pada 27 Desember 2017 pk 15.19.
Anonim. 2017. Biologi Library. Online: https://www.biolib.cz
Anonim. 2017. Useful Tropical Plants. Online: http://tropical.
theferns.info
Aziz, M.A., A. Adnan, A. H. Khan, A. U. Rehman, R. Jan & J.
Khan. 2016. Ethno-Medicinal Survey Of Important Plants
Practiced By Indigenous Cmmunity At Ladha Subdivision,
South Waziristan Agency, Pakistan. Journal Of
Ethnobiology and Ethnomedicine. 1-13 hlm.

118 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

Khastini, R.O., I. Saraswati., & I. Wahyuni. 2017. Identifikasi
Sistem Pengetahuan Tradisional Suku Baduy Dalam
Pengelolaan, Pemanfaatan dan Peletarian Keaneka-
ragaman Hayati Hutan Adat Baduy. Laporan Penelitian
4 in 1 IDB Project: 125 hlm.

Permana, R. 2009. Masyarakat Baduy dan Pengobatan
Tradisional Berbasis Tanaman. Wacana 1 (11) : 81—94.

Pramono. 2017. Pohon Teureup dan Kearifan Lokal Suku
Baduy. Online: http://www.biologi.lipi.go.id/index.php/
2 0 1 7 - 0 1 - 0 4 - 0 3 - 57 - 3 0 / te k n i s i /9 - y t- s a m p l e - d a t a /
category1/333-pohon-teureup-dan-kearifan-lokal-suku-
baduy. Diakses pada 2 Januari 2018 pk 08.45.

Purwanto. 2016. Determinisme Kebudayaan dan Sistem
Ketahanan Pangan Masyarakat Baduy. Onlline: http://
narazine.co/determinisme-kebudayaan-dan-sistem-
ketahanan-pangan-masyarakat-baduy/. Diakses pada 3
Januari 2018 pk 09.25.

Suryani, I. 2014. Menggali Keindahan Alam dan Kearifan Lokal
Suku Baduy (Studi Kasus Pada Acara Feature Dokumenter
“Indonesia Bagus” Di Stasiun Televisi NET.TV). Musâwa
13 (2): 179—193.

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 119

PROFIL PENULIS

Mona Anju Sansena, merupakan
anak ketiga dari empat bersaudara
lahir di Kediri Jawa Timur pada
tanggal 8 Agustus 1996 dari pa-
sangan suami istri Bapak Bambang
Sobari dan Ibu Winarsih. Pendidikan
mulai ditempuh di TK Riyadhul
Muhajirin (2001-2002), SDN Pinang (2002-2008), SMPN 1
Tigaraksa (2008-2011) dan pada tahun yang sama melanjut-
kan di MAN 1 Kabupaten Tangerang. lulus tahun 2014. Pada
tahun 2014 melanjutkan kuliah jenjang S1 di Universitas
Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Biologi melalui
jalur SNMPTN. Selama kuliah mendapat kesempatan untuk
mengikuti program Pertukaran Mahasiswa IDB 4 in 1 di Uni-
versitas Negeri Malang (UM) pada bulan Desember-Februari
tahun 2017-2018.

120 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat

Dr. Rida Oktorida Khastini M.Si.,
dilahirkan di Majalengka, Jawa Barat,
anak pertama dari dua bersaudara
dari pasangan suami istri Bapak
Khasmuin (Alm) dan Ibu Tatin Sustiatin
S. Pd. Pendidikan SD diselesaikan di
SD YPWKS 1 Cilegon (19869-1993),
SMPN 2 Cilegon (1993-1996), SMAN
1 Cilegon (1996-1999). Tahun 1999
melanjutkan kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB) Jurusan
Biologi melalui jalur PMDK dan lulus pada tahun 2004. Pada
Tahun yang sama melanjutkan kuliah S-2 di Program Studi
Mikrobiologi Sekolah Pascasarjana IPB dan lulus tahun 2007.
Tahun 2009 berkesempatan melanjutkan kuliah S-3 di De-
partment of Symbiotic Science of Environment and Natural
Resource, The United Graduate School of Agriculture, Tokyo
University of Agriculture and Technology Jepang dengan
beasiswa Monbukagakusho (MEXT)  dan lulus  pada  tahun
2012. Pada tahun 2008 diterima sebagai Dosen PNS di Pro-
gram Studi Pendidikan Biologi dengan mata kuliah yang
diampu yaitu Mikrobiologi dan Mikologi. Pada Tahun 2015-
2020 dipercaya sebagai Ketua Jurusan Pendidikan Biologi
FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA)
Setelah menjadi dosen, hibah penelitian yang didapat-
kan yaitu pada tahun 2009 berupa hibah penelitian dosen
muda LPPM-UNTIRTA, pada tahun 2013 mendapatkan Hibah
Fundamental DIKTI yang berlanjut pada Tahun 2014 dengan
skema pendanaan yang sama. Pada tahun 2015 mendapat-
kan Hibah Inovasi Pembelajaran FKIP dan Hibah Internal

Mona Anju Sansena, Rida Oktorida K, dan Indria Wahyuni 121

Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM UNTIRTA. Pada Tahun
2017 mendapatkan hibah IDB tentang Identifikasi Sistem
Pengetahuan Tradisional Suku Baduy Dalam Pengelolaan,
Pemanfaatan dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Hutan Adat Baduy.

Indria Wahyuni, M.Si.,
merupakan anak pertama dari
empat bersaudara yang dilahir-
kan di Serang, Banten pada
tanggal 16 Juli 1986. Pendidik-
an SD diselesaikan pada tahun
1998 di SDN Panancangan 2,
SMPN 1 Cipocok Jaya tahun
2001 dan MAN 1 Cipocok Jaya
tahun 2004. Pada tahun yang sama melanjutkan kuliah S-1
di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa jurusan Pendidikan
Biologi. Lalu pada tahun 2012 menjadi lulusan Magister
bidang Biologi Konservasi Universitas Indonesia. Riwayat
Pekerjaan dimulai pada tahun 2008 sebagai pengajar
Bimbingan Belajar di Lembaga Nurul Fikri. Tahun 2014 di-
terima sebagai Dosen di jurusan Pendidikan Biologi Univer-
sitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dengan mata kuliah
yang diampu yaitu Ekologi Hutan Tropis, Zoologi Inverte-
brata dan Zoologi vertebrata. Buku yang pernah ditulis
berjudul “Mollusca Dari Hutan Mangrove Cagar Alam Pulau
Dua Serang-Banten” dan “Identifikasi Mollusca di Pulau
Tunda-Banten”.

122 Ensiklopedia Tanaman Pangan dan Obat
Setelah menjadi dosen, hibah penelitian yang didapat-

kan yaitu pada tahun 2016 dan 2017 berupa hibah penelitian
Dosen Muda Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
UNTIRTA, pada tahun 2017 juga mendapat hibah penelitian
Dosen Madya LPPM UNTIRTA. Pada tahun yang sama juga
mendapatkan hibah IDB tentang Identifikasi Sistem Penge-
tahuan Tradisional Suku Baduy Dalam Pengelolaan, Peman-
faatan dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Hutan Adat
Baduy.
 

 

View publication stats


Click to View FlipBook Version