The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial (Habibullah, Irmayani, Bilal Asadhanayadi etc.) (z-lib.org)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by puputakromah01, 2022-10-01 10:47:03

Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial (Habibullah, Irmayani, Bilal Asadhanayadi etc.) (z-lib.org)

Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial (Habibullah, Irmayani, Bilal Asadhanayadi etc.) (z-lib.org)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Alfindri, “SumberDaya ManusiaUnggul,” Media Indonesia,
2019. [Online]. Available: https://mediaindonesia.com/
read/detail/275729-sumber-daya-manusia-unggul.

[2] R. Wahab, “SDM Unggul Indonesia Maju, Seyogyanya
Bukan Hanya Slogan,” 2019. [Online]. Available: https://
siedoo.com/berita-24389-sdm-unggul-indonesia-maju
seyogyanya-bukan-hanya-slogan/.

[3] Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 11 Tahun
2009 Tentang Kesejahteraan Sosial. 2009.

[4] Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 13 tahun
2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. 2011.

[5] Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 39
Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.
2012.

[6] Kementerian sosial, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 16 Tahun 2017 Tentang Standar Nasional
Sumber Daya Manusia Penyelenggara Kesejahteraan
Sosial. 2017.

[7] N. Widyakusuma, “Caregiver Role In Eldelry Home care
Programme: Study About Caregiver In Yayasan Pitrah
Sejahtera, Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing
Jakarta Utara,” Informasi, vol. 18, no. 2, 2013.

[8] Indarnanto, “Peran Pendmping KUBE dalam
Menanggulangi Kemiskinan (Studi Kasus Kelompok Usaha
Bersama Ngudi Santoso, Ambarketawang),” 2018.

90 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

[9] E. Roslina, D, dan Rahayu, “Community Worker Role In
Improving Social Function Of People With Intellectual
Disabilities On Home Care Program, Studies In Lembang
And Cililin Districts, West Bandung Regency,” Sosio
Konsepsia, vol. 7, no. 2, 2018.

[10] Septiani, “Peran Pendamping Program Keluarga Harapan
Dalam Membantu Kemandirian Dan Kesejahteraan
Keluarga Di Kelurahan Kota Karang Kecamatan
Telukbetung Timur Kota Bandar Lampung,” 2019.

[11] V. Rahmaddani, “Peran Sakti Peksos Dalam Mendampingi
Anak-Anak Terlantar (Sudut Pandang Teori Social
Learning) Di Dinas Sosial Kabupaten Gunung Kidul,” J.
Masy. Madani, vol. 3, no. 2, 2018.

[12] Sugiyanto dkk, Efektivitas Penyuluhan Sosial Masyarakat
dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. 2018.

[13] Y. Jamal, “Methodical Approach To Analysis of Volatility,
Uncertainity, Complekxity and Ambiguity of the External
Environment,” АКТУАЛЬНІ ПРОБЛЕМИ ІННОВАЦІЙНОЇ
ЕКОНОМІКИ, pp. 65–69, 2018.

[14] H. Aribowo and A. Wirapraja, “Strategi Inovasi Dalam
Rangka Menjaga Keberlanjutan Bisnis Dalam Menghadapi
Era Volatility, Uncertainty, Compelxity, Dan Ambiguity
(Vuca),” J. Ilmu Manaj. dan Akunt. Terap., vol. 9, no. 1, pp.
1–8, 2018.

[15] J. Ohoitimur, “Disrupsi: Tantangan Bagi Perkembangan
Ilmu Pengetahuan dan Peluang Bagi Lembaga Pendidikan
Tinggi,” Respons, vol. 23, no. 02, 2019.

Daftar Pustaka 91

[16] Habibullah, “Pemanfataan Potensi dan Sumber
Kesejahteraan Sosial,” Sosio Konsepsia, vol. 6, no. 02, pp.
88–97, 2017.

[17] Puslitbangkesos, Survei Kesejahteraan Sosial Dasar tahun
2015. Puslitbangkesos, 2015.

[18] Susantyo dkk, Optimalisasi Peran dan Fungsi Pendamping
Sosial. 2018.

[19] Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial,
Survei Kesejahteraan Sosial Dasar tahun 2015. 2015.

[20] Suradi and B. Mujiyadi, “Kinerja Pendamping Sosial Pada
Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial Di Kota Tarakan,”
Sosio Konsepsia, vol. 7, no. 3, pp. 130–145, 2018, doi:
10.33007/ska.v7i3.1476.

[21] T.Sadeghi and S. B. Fekjær, “Frontline workers’ competency
in activation work,” Int. J. Soc. Welf., vol. 28, no. 1, pp. 77–88,
2019, doi: 10.1111/ijsw.12320.

[22] B. Bungin, Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi,
Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial Lainnya. 2011.

[23] Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan
R&D. 2016.

[24] M. Zeid, Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan
Obor, 2004.

[25] Veitzal Rivai; Ella Jauvani Sagala, Manajemen Sumber
Daya Manusia Untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik.
Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

[26] D. Sanyoto, Manajemen Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta: Caps, 2012.

92 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

[27] D. Dustin, “Skills and Knowledge Needed to Practise as a
Care Manager: Continuity and Change,” J. Soc. Work, vol. 6,
no. 3, pp. 293–313, 2006, doi: 10.1177/1468017306071177.

[28] I. Alfi and D. R. Saputro, “Hambatan Komunikasi
Pendamping Sosial,” JAl-Balagh J. Dakwah dan Komun.,
vol. 3, no. 2, pp. 1689–1699, 2018, doi: http://dx.doi.
org/10.22515/balagh.v3i2.1397.

[29] K. S. R. Sekretariat Ditjend Penanganan Fakir Miskin,
“Peran Pendamping Sosial dalam Bantuan Sosial Pangan
& Pengembangan Kube dalam Penanganan Kemiskinan,”
2018.

[30] S. T. Raharjo, “Manajemen Relawan Pada Organisasi
Pelayanan Sosial,” Sosiohumaniora, vol. 4, no. 3, pp. 150–
173, 2002.

[31] W. D. Muhamad Arifin, Muchammad Rozak, Iqbal Daffa
Darmawan, Tania Hasna Salsabila, “Perlindungan Hukum
Terhadap Relawan Sosial di Indonesia,” Lontar Merah, vol.
1, no. September, p. 2, 2018.

[32] J. Ife and F. Tesoriero, Community Development: Alternatif
Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2008.

[33] J. Ife, “Social Welfare for a Global Era: International
Perspectives on Policy and Practice,” Aust. Soc. Work, 2017,
doi: 10.1080/0312407x.2016.1218887.

[34] Republik Indonesia, Peraturan Presiden Nomor 8 tahun
2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia.
2012.

Daftar Pustaka 93

[35] Pusat Pengembangan Profesi Pekerja Sosial dan Penyuluh
Sosial, Peta Okupasi Nasional Dalam Kerangka Kualifikasi
Bidang Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Pusat Pengembangan
Profesi Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial, 2019.

[36] E. al. Lewis, Judith A., Management of Human Service
Programs. Wadsworth: Thomson Learning, 2001.

[37] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Standar
Nasional Rehabilitasi Sosial Bagi Pecandu Dan Korban
Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, Dan Zat Adiktif
Lainnya. 2017.

[38] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan
Peraturan Presiden Nomor 186 tahun 2014 tentang
Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil. 2015.

[39] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 26 Tahun 2019 Tentang Program
Rehabilitasi Sosial Anak. 2019.

[40] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Standar Habilitasi
Dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas. 2017.

[41] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial RI Nomor
10 tahun 2014 tentang Penyuluhan Sosial. .

[42] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial
Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2018 tentang Tenaga
Kesejahteraan Sosial Kecamatan. 2018.

[43] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga
Harapan. 2018.

94 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

[44] Kementerian Sosial R, “Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Standar Nasional
RehabilitasiSosialOrang Dengan Human Immunodeficiency
Virus Acquired Immunodeficiency Syndrome,” 2018.

[45] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Standar Nasional
Rehabilitasi Sosial. 2019.

[46] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 20 Tahun 2019 Tentang Penyaluran
Bantuan Pangan Nontunai. 2019.

[47] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Bantuan Sosial
Usaha Ekonomi Produktif Kepada Kelompok Usaha
Bersama Untuk Penanganan Fakir Miskin. 2019.

[48] Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor
28 Tahun 2012 Tentang Pedoman Umum Taruna Siaga
Bencana. .

[49] Ditjen Pemberdayaan Sosial, Sistem Layanan dan Rujukan
Terpadu Untuk Perlindungan Sosial dan Penanggulangan
Kemiskinan. 2018.

[50] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Pekerja Sosial
Masyarakat. 2019.

[51] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Standar Nasional
Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. 2018.

[52] Kementerian Sosial RI, Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Pedoman

Daftar Pustaka 95

Pelaksanaan Penanganan Konflik Sosial Di Bidang Sosial.
2017.
[53] Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 11 Tahun
2009 tentang Kesejahteraan Sosial. 2009.
[54] Kementerian Sosial RI, “Peraturan Menteri Sosial Republik
Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis
Kementerian Sosial 2020-2024.” .

96 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

KONTRIBUTOR

Habibullah

https://orcid.org/0000-0001-8076-2723
Peneliti Madya Pusat Penelitian dan Pengembangan

Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI, dengan
kepakaran Kebijakan Sosial. Lahir pada tanggal 16 Juni 1979
di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Lulusan dari Jurusan
Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan dulu dikenal dengan
Ilmu Sosiatri Fisipol Universitas Gadjah Mada Yogyakarta tahun
2003 dan Program Magister Departemen Ilmu Kesejahteraan
Sosial Peminatan Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan
FISIP Universitas Indonesia tahun 2011. Beberapa penelitian
yang dilaksanakan antara lain 1) Pendampingan Sosial Bagi
Calon Pekerja Migran dan Keluarganya di Daerah Asal (2008)
2). Evaluasi Program Jaminan Kesejahteraan Sosial: Asuransi
Kesejahteraan Sosial (2009), 3). Kreteria Fakir Miskin (2011), 4).
Lembaga Pelayanan Kesejahteraan Sosial Pemerintah Daerah di
Era Otonomi Daerah (2012), 5). Bantuan Stimulan Pemulihan
Sosial (2012), 6). Pencapaian Indikator Kinerja Utama
Kementerian Sosial (2013,2014), 7) Studi Kebijakan Pendamping
Program Keluarga Harapan, 8). Survey Kesejahteraan Sosial
Dasar 2015. 9) Pemetaan SDM Kesejahteraan Sosial (2016). 10)
Pemanfaatan Bantuan Sosial PKH (2018), 11). Pemetaan Sosial
Menuju Desa Berketahanan Sosial melalui Penyuluh Sosial
Masyarakat Sebagai Agen Perubahan (2019). 12) Optimalisasi
Peran Pendamping Sosial (2019), 13) Peran Penyuluh Sosial
(2018), 14). Arah Baru Pembangunan Kesejahteraan Sosial
(2019), 15).

Kontributor 97

Berbagai karya tulis ilmiahnya telah dimuat di Jurnal Sosio
Konsepsia dan Sosio Informa.

Irmayani

https://orcid.org/0000-0002-2905-6572
Lahir di Jakarta tanggal 20 Februari 1968, menamatkan

program S1 dari Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta
tahun 1992 dan Magister Psikologi Sosial dari Universitas
Gadjah Mada Yogyakarta tahun 2002. Saat ini menjabat Peneliti
Madya pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan
Sosial, Kementerian Sosial Republik Indonesia. Penelitian yang
pernah dilakukan meliputi topik-topik yang berkaitan dengan
Ketahanan Sosial Masyarakat, Desa Berketahanan Sosial,
Pranata Sosial dalam menangani masalah narkoba, Ketahanan
Sosial Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat Miskin melalui
Lembaga Kesejahteraan Sosial, Program Keluarga Harapan,
Survey Anak Jalanan, Penelitian Prevalensi Penyalahgunana
Obat/Napza pada remaja di kota besar, Survei Kekerasan
terhadap Anak, Survei Kesejahteraan Sosial Dasar, Perlindungan
Sosial terhadap anak korban kekerasan, Sistem Peradilan Pidana
Anak, Anak Berkonflik dengan Hukum di Lapas/Rutan Dewasa,
Pemetaan SDM Kesos. Pernah menulis di buku dan jurnal
kesos dengan topik-topik: Aspek Psikologis pada Indikator
Ketahanan Sosial Keluarga, Kekerasan Seksual terhadap Anak
(Dampak Psikologis dan Pemulihan melalui Konseling dan
Terapi), Perilaku Coping terhadap Anggota PKH menjelang exit
program, Tinjauan Psikologi Sosial dan Behaviorisme dalam
Pemberdayaan Masyarakat Miskin, Fulfilment of Chilfren Rights
During in Prison, Fenomena Kenakalan Remaja Pada Aktivitas
Geng Motor, Problematika Penanganan Terhadap Anak Pelaku
Tindak Kekerasan Seksual Selama Menjalankan Proses Hukum.

98 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

B. Mujiyadi

Menamatkan program S1 dari Fakultas Filsafat Universitas
Gadjah Mada Jogyakarta, dan Master of Social Work dari La
Trobe Universty, Melbourne, Australia. Saat ini menjabat Peneliti
Madya pada Puslitbang Kesejahteraan Sosial, Badan Pendidikan
dan Penelitian Kementerian Sosial. Selain itu juga sebagai
anggota Pembina Ilmiah pada lembaga yang sama. Penelitian
yang pernah dilakukan meliputi topik-topik yang berkaitan
dengan Gelandangan dan Pengemis, Anak Jalanan, Lanjut
Usia, Penanganan Masalah Sosial Melalui Panti, Penyusunan

Indikator Kesejahteraan Sosial, Perlindungan Tenaga Kerja
Wanita di Sektor Industri, Tanggung Jawab Dunia Usaha bagi

Masyarakat di sekitarnya, Model Pemberdayaan Keluarga
dalam Pencegahan Tindak Tuna Sosial Remaja di Perkotaan,
Subsidi BBM bagi Panti Sosial, Social Work With Migrant
Worker, Pelayanan Sosial Bagi Korban Tindak Kekerasan,
Implementasi Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Penelitian
Pola Multi Layanan pada Panti Sosial Penyandang Cacat, Sikap
Masyarakat terhadap Trafficking Anak di Daerah Pengirim,
Profil Pendamping dalam Perlindungan Anak Berkonflik dengan
Hukum, Studi tentang Penanganan Pekerja Migran Domestik
Bermasalah dan Keluarganya, Pemberdayaan Masyarakat di

Sekitar Hutan, Pemberdayaan Fakir Miskin Daerah Pantai,
Penelitian Pemetaan Desa Sejahtera Mandiri, dan Pemetaan
Sumber Daya Manusia Bidang Kesejahteraan Sosial. Selain itu
pernah mengikuti berbagai kursus dan seminar di dalam dan
luar negeri yang meliputi topik Social Development, Social Work
With Migrant and Refugee, Community Based Rehabilitation
for Disabled Persons, Micro Planning for Poverty Reduction and
Sustainable Development, Senior Social Welfare Administrators,
dan lain-lain. Demikian juga pernah menjadi anggota Pokja
MPMK,PokjaJPS,PenyusunanRepelitaVII bidang Kesejahteraan

Kontributor 99

Sosial, penyusunan Renstra Pembangunan Kesejahteraan Sosial
2000-2004, dan Renstra Pembangunan Kesejahteraan Sosial
2004-2009, dan Renstra Pembangunan Kesejahteraan Sosial
2009-2014. Pengalaman lainnya adalah bekerja sama dengan
ADB, Safe the Children UK, UN DSA, JICA dan beberapa lembaga
lain dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan
sosial.

Suradi
Lahir di Pacitan, 9 Juni 1962.Merupakan Peneliti Utama

Kementerian Sosial RI. Gelar sarjana diperoleh dari Sekolah
Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung (1992), dan gelar magister
sain diperoleh dari Universitas Indonesia program studi
sosiologi - kekhususan kesejahteraan sosial (1999). Jabatan : (1)
peneliti bidang kebijakan sosial, (2) anggota Tim Penilai Peneliti
Instansi, (3) anggota tim penyusunan pedoman dan instrumen
pada Direktorat Pemberdayaan KAT, Direktroat Pemberdayaan
Keluarga dan Kelembagaan Sosial, Direktorat Penaggulangan
Kemiskinan Perkotaan, Direktorat Penanggulangan Kemiskinan
Perdesaan, Direktorat Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Korban
Napza, dan (4) Ketua Tim Penelitian (2003- 2005, 2007-2010 dan
tahun 2012). Buku yang diterbitkan secara kelompok sebanyak
14 buku (hasil penelitian), dan berikut buku yang ditulis
dan diterbitkan secara mandiri:· Perubahan Sosial Budaya :
Implikasinya terhadap Pelayanan Sosial bagi Anak, Keluarga
dan Pengembangan Masyarakat, 2002.· Toto Gelap (TOGEL) :
Dampak terhadap Kesejahteraan Keluarga dan Kehidupan Sosial
di KotaMakassar, 2003.AnakJalanan diPerkotaan: Permasalahan
dan Penangannya melalui Rumah Singgah, 2004. · Permasalahan
Keluarga di Perkotaan: Studi Pelaksanaan Fungsi Keluarga
dan Impliaksinya terhadap Kehidupan Sosial Remaja di Kota

100 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

Bandung, 2004.· KapitalSosialdan KetahananSosialMasyarakat:
Studi Kasus di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara, 2005.
Perlindungan Anak di Kalimantan Barat, 2006 · Suku Sim- im di
Sumatera Utara, 2006. Orang Rimba: Komunitas Adat Terpencil
di Jambi, 2007· Kemiskinan dan Politik Pembangunan Sosial,
2006 · Kesejahteraan Sosial Komunitas Perbatasan Antar Negara:
Studi Kasus Miangas, 2008.· Masalah Sosial dan Kesejahteraan
Sosial jilid 1, 2009. Masalah Sosial dan Kesejahteaan Sosial Jilid
2, 2011· Permasalahan dan Penanggulangan Gelandangan dan
Pengemis, 2010· Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil:
Filosofi, Konsep dan Strategi, 2009.· Permasalahan dan Kebijakan
Perlindungan Sosial Anak Jalanan di Kota Mataram, 2010·
Intervensi Individual: Kebahagiaan, Stress dan Potensi Diri,
2011· Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif : Suatu Pengantar

Bilal As’Adhanayadi

Lahir di Tegal Jawa Tengah, menamatkan program S1
Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Saat ini menjabat
sebagai Calon Peneliti Ahli Pertama di Pusat Penelitian dan
Pengembangan Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial RI.

Penelitian yang pernah dilakukan Persepsi Santri Pondok
Pesantren Mahasiswa di Yogyakarta terhadap Aliran Keagamaan
Islam Syiah dan Pemetaan Sosial Menuju Desa Berketahanan
Sosial melalui Penyuluh Sosial Masyarakat Sebagai Agen

Perubahan.

Kontributor 101

EDITOR
Ety Rahayu

Lahir di Jakarta pada tanggal 9 Mei 1964. Mendapatkan gelar
sarjana dari Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas
Indonesia (1989). Gelar Magister Sains diperoleh dari Program
StudiSosiologi kekhususanIlmu KesejahteraanSosialUniversitas
Indonesia (1999). Gelar Doktor diperoleh dari Program Studi
Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Indonesia (2016).
Saat ini sebagai dosen dan peneliti di Departemen Ilmu
Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Indonesia, baik pada
program sarjana, magister, maupun program doktor. Selain itu
juga aktif sebagai nara sumber dan konsultan pada berbagai
kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga pemerintahan
maupun NGO.

102 Pemetaan Pendamping dan Relawan Sosial

endamping dan Relawan Sosial memiliki peran yang
strategis dalam pencapaian program kesejahteraan sosial.
P Jenis dan kuantitas pendamping dan relawan sosial banyak
namun masih terdapat berbagai permasalahan antara lain : insentif
yang bervariasi, koordinasi dan komunikasi antar pendamping
sosial belum terbangun , sistem pembinaan di daerah yang terbatas,
jenjang karier yang belum terskema dengan jelas, beban tugas yang
sangat berbeda antar jenis pendamping serta database pendamping
dan relawan sosial belum terkelola secara integratif.

Pendamping dan relawan sosial menghadapi tantangan yang
semakin berat. Pada saat bersamaan era masyarakat digital atau era
revolusi industri 4.0 dan pandemic Covid - 19 menyebabkan banyak
terjadi perubahan-perubahan akibat adanya kemajuan teknologi
dan pandemic Covid - 19 yang menyebabkan kondisi VUCA
merupakan singkatan dari Volatility, Uncertainty, Complexity, dan
Ambiguity. Suatu kondisi saat ini yang tidak menentu, tidak pasti,
komplek dan ambigu .

Oleh karena itu diperlukan penataan pendamping dan relawan
sosial yang dibina oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia .
Penataan tersebut meliputi : Penyederhanaan dasar hukum,
perubahan nomenklatur pendamping sosial menjadi pendamping
kesejahteraan sosial, pembentukan atau refokusing satuan kerja
pembina pendamping dan relawan sosial, Peningkatan Kapasitas,
Pemberian Remunerasi dan Penjajakan peluang sebagai menjadi
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) .

ISBN 978-623-7806-09-7

9 " 786237 806097

PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEJAHTERAAN SOSIAL
BADAN PENDIDIKAN , PENELITIAN DAN PENYULUHAN SOSIAL
KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA
Gedung Cawang Kencana Lt. 2
KEMENTERIAN SOSIAL Jl. Mayjen Sutoyo Kav. 22, Kramat Jati, Jakarta Timur 13630
REPUBLIK INDONESIA
Website:www.puslit.kemsos.go.id E - mail: [email protected]


Click to View FlipBook Version