ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 0 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI an l X Konsep diri remaja Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Potensi diri remaja Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Psikologi remaja dan permasalahan nya Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Kepribadian Manusia Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Membangun Rasa Percaya Diri Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAdapat meningkatkan percaya diri dengan baik untuk mencapai tujuan hidupnya Peserta didik/konseli mampu memahami pentingnya polah hidup bersih dan sehat serta dapat melakukan kebiasaan hidup bersih dan sehat sehari-hari yang dapat mempengaruhi Kesehatan Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli mampu memiliki perasaan positif untuk membangun pribadi yang berkarakter yang akan berkontribusi pada peningkatan mutu karakter bangsa Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli mampu memiliki rasa tanggung jawab pada diri sendiri dan orang lain Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli mampu mengatur jadwal kegiatan seharihari dengan baik Dasar BimbingaKelompo
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 1 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI an l X Pola Hidup Bersih dan Sehat Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Menjadi pribadi yang berkarakter Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Rasa tanggung jawab Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam an ok X Mengatur jadwal kegiatan sehari-hari Pohon waktu Jadwal kegiatan sehari-hari Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli memiliki keluarga yang harmonis Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli merasa nyaman,aman tinggal di rumah sendiri Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli dapat menyelesaikan masalah dengan kekeluargaan Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli mampu menjadi pribadi yang mandiri Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli mampu menyelesaikan konflik pribadi Responsif KonselinIndividu
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 2 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI ng al X Keluarga yang harmonis Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Rumahku surgaku Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Mengatasi masalah dengan anggota keluarga Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Menjadi pribadi mandiri Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Kiat mengatasi konflik pribadi Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli memiliki pengetahuan tentang norma berkeluarga Responsif KonselinIndividuSOSIAL Peserta didik/konseli dapat mengenal aspek-aspek penyesuaian diri serta dapat menerapkan sikap dan kebiasaan dengan lingkungannya Dasar Bimbinngn klasikaPeserta didik/konseli dapat mengetahui bentuk atau jenis kenakalan remaja, dampak terhadap pribadi dan lingkungan serta berusaha untuk menghindarinya Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli memiliki pemahaman tentang bahaya dan dampak rokok bagi kesehatan tubuh dan lingkungan serta cara untuk menolak ajakan untuk merokok dalam bentuk apapun Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli mampu memahami pentingnya berprilaku sosial yang baik, serta memiliki sikap untuk hidup bersosial yang bertanggung jawab dalam sebuah masyarakat Dasar Bimbingaklasikal
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 3 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI ng al X Norma keluarga Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ga al X Penyesuaian Diri Remaja di Sekolah Baru Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Kenakalan Remaja dan Cara Menghindarin ya Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Bahaya rokok dan dampaknya Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Prilaku sosial yang bertanggung jawab Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli mampu memahami tentang bullying, bahaya prilaku bullying, sebab dan dampak bullying, serta berani cara melawan tindakan bullying Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli mampu memahami norma-norma dalam masyarakat serta dapat bersosialisasidan bergaul dengan teman sebaya sesuai dengan etika yang baik Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli mampu memahami nilai-nilai dan cara bertingkah laku sopan santun dalam kehidupan di luar kelompok teman sebaya Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli dapat memahami dampak positif dan negatif bermain handphone atau media social Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli memiliki Kesadaran sebagai makhluk sosial yang harus berinteraksi Responsif KonselinIndividu
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 4 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI an l X Stop Bullying ! Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Etika pergaulan dengan teman sebaya Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Sikap sopan santun dalam kehidupan Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Dampak handphone (medsos) Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Interaksi sebagai makhluk social Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli mudah mencari dan disenangi teman Dasar BimbingaKelompoPeserta didik/konseli memiliki pemahaman tentang norma hubungan komunikasi dengan lawan jenis Responsif KonselinIndividuBELAJA R Peserta didik/konseli dapat mengenal sikap dalam belajar serta menerapkan sikap dan kebiasaan dalam belajar yang baik di SMAMA hingga mencapai prestasi yang lebih luas Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli mampu memahami pengertian motivasi berprestasi, mengetahui dan menerapkan cara untuk meningkatkan motivasi berprestasi Dasar BimbingaklasikalPeserta didik/konseli dapat memahami dan mengetahui tentang gaya belajar serta strategi belajarnya untuk masing-masing gaya belajar tersebut Dasar Bimbingaklasikal
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 5 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI an ok X Kiat mencari teman Bermain peran Disesuaikan dengan teknik yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Hubungan komunikasi dengan lawan jenis Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam an l X Kiat sukses belajar di SMA-MA Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Motivasi berprestasi Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam an l X Strategi belajar sesuai dengan gaya belajar Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli selalu mendapat perhatian orang tua dalam belajarnya Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli memiliki kedisiplinan dalam belajar Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli dapat memahami teknik memahami pelajaran Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli dapat memanfaatkan sumber belajar dalam kegiatan belajarnya Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli dapat mengatur waktu belajarnya Responsif KonselinIndividu
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 6 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI ng al X Kepedulian orang tua terhadap belajar anak Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Disiplin Mengerjakan Tugas Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Tips memahami pelajaran Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Manfaat sumber belajar Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Belajar sesuai jadwal Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli dapat memahami tentang struktur kurikulum sekolah Dasar Lintas Kelas Peserta didik/konseli memiliki motivasi dalam belajar Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli dapat belajar kelompok dengan temannya Dasar BimbingaKelompoPeserta didik/konseli dapat memilih lembaga bimbingan belajar yang tepat Responsif KonselinIndividuPeserta didik/konseli dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk belajar Responsif KonselinIndividuKARIR Peserta didik/konseli dapat memanfaatkan peluang beasiswa yang ada Pem&Peren c Indv KonselinIndividu
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 7 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI X Srtuktur kurikulum sekolah Ceramah, Tanya jawab Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Motivasi belajar Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam an ok X Belajar kelompok yang efektif Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Memilih lembaga bimbel yang tepat Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Memanfaatka n IT untuk meraih prestasi Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Strategi memperoleh Beasiswa Disesuaikan dengan pendekatan Disesuaikan dengan pendekatan Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/ konseli mampu mengatur kegiatan antara belajar sambil bekerja Pem&Peren c Indv KonselinIndividuPeserta didik/konseli mampu memilih kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya Pem&Peren c Indv KonselinIndividuPeserta didik/konseli mantap pada pilihan peminatan yang telah diambil Pem&Peren c Indv KonselinIndividuPeserta didik/konseli mampu memahami peranan hobi, bakat, minat dalam karir masa depannya Pem&Peren c Indv KonselinIndividu
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 8 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI yang digunakan yang digunakan ng al X Kiat belajar sambil bekerja Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Cara memilih Ekskul Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Mantap pada pilihan peminatan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam ng al X Hobi, bakat, minat, kemamapuan dan Karir Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Disesuaikan dengan pendekatan yang digunakan Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri9BIDANG LAYANA N TUJUAN LAYANAN KOMPONEN LAYANAN STRATEGLAYANAPeserta didik/konseli mampu memahami pentingnya perencanaan karir, langkah-langkah dalam merencanakan karir serta mililiki sikap positif dalam meraih kesuksesan masa depan Pem&Peren c Indv Bimbingaklasikal
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 9 GI AN KE LAS MATERI METODE MEDIA EVA LUASI EKUI VALE N SI an l X Perencanaan Karir Masa Depan Ceramah, Diskusi Slide Power Point Proses dan Hasil 2 Jam
Kuri10JADWAL KEGIATAN BISMK NEGERTP. 2023
ikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 00 MBINGAN KONSELING RI 6 MEDAN 3 – 2024
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 101 E. Ekstra Kurikuler Pembinaan minat dan bakat adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran biasa yang dilakukan di sekolah/luar sekolah untuk membantu pengembangan siswa sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah secara berkala dan terprogram. Kurikulum Operasional SMK Negeri 6 Medan tidak hanya merancang kegiatan intra kurikuler dan kokurikuler saja, namun juga secara rinci memuat rancangan kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan dan dibina di sekolah. Kegiatan ekstrakurikuler ditambah untuk memerkuat pendidikan karakter dan membentuk profil pelajar Pancasila bagi peserta didik. Ekstra kurikuler dilaksanakan di luar jam pembelajaran dan setiap peserta didik hanya boleh mengikuti maksimal 2 kegiatan. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan ekstrakurikuler tidak mengganggu kegiatan intrakurikuler. Tujuan kegiatan ekstrakurikuler pada dasarnya untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian peserta didik secara optimal dalam rangka mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional. Kegiatan ekstrakurikuler dikelompokan menjadi 2 (dua) kelompok terdiri atas: 1. kegiatan ekstrakurikuler wajib, dan 2. kegiatan ekstrakurikuler pilihan. Ekstra Kurikuler wajib yang ditetapkan di SMK Negeri 6 Medan adalah Pramuka, sedangkan Ekstra Kurikuler pilihan sebagai berikut:
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 102 F. Praktik Kerja Lapangan (PKL) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 angka (1) menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pada Standar Proses Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) dinyatakan bahwa proses pembelajaran pada PMK diarahkan untuk mencapai tujuan yang dikembangkan berdasarkan profil lulusan yaitu: (1) beriman, bertakwa, dan berbudi pekerti luhur; (2) memiliki sikap mental yang kuat untuk mengembangkan diri secara berkelanjutan; (3) menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan pembangunan; (4) memiliki kemampuan produktif sesuai dengan bidang keahliannya baik untuk bekerja pada pihak lain atau berwirausaha, dan (5) berkontribusi dalam pembangunan industri Indonesia yang kompetitif menghadapi pasar global. Proses Pembelajaran diselenggarakan dengan berbasis aktivitas secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik. Selain itu proses pembelajaran juga memberikan ruang untuk berkembangnya keterampilan abad 21 yaitu kreatif, berfikir kritis, penyelesaian masalah, kolaborasi, dan komunikasi yang memberikan peluang bagi pengembangan prakarsa dan kemandirian sesuai dengan minat, bakat, dan perkembangan psikologis peserta didik. Karakteristik proses pembelajaran No Seksi Bidang Nama Ekstrakurikuler 1. Sekbid 1 Keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa 1. Rohis 2. Rokris 2. Sekbid 2 Kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara 1. Pramuka; 2. Paskibra 3. Sekbid 3 Prestasi akademik, seni, dan olahraga sesuai bakat dan minat 1. Karate 2. Seni Tari
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 103 Praktik Kerja Lapangan yang selanjutnya disebut PKL adalah kegiatan pembelajaran yang dilakukan di DUDI dan/atau lapangan kerja lain untuk penerapan, pemantapan, dan peningkatan kompetensi. Pelaksanaan PKL melibatkan praktisi ahli yang berpengalaman di bidangnya untuk memperkuat pembelajaran dengan cara pembimbingan peserta didik saat praktik kerja lapangan. Penyelenggaraan PKL merupakan bagian dari pelaksanaan pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang melibatkan masyarakat, khususnya DUDIKA, tujuan utamanya selain untuk memperkuat penguasaan kompetensi teknis sesuai dengan Program Keahliannya juga dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik menghayati dan mengamalkan untuk mengintemalisasi nilai-nilai positif "keduanikerjaan", dalam rangka membangun pribadi peserta didik yang berkarakter. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), khususnya pada Pasal 6 yang menyatakan bahwa "Penyelenggaraan PPK pada Satuan Pendidik.an jalur Pendidikan Formal dilakukan secara terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuier, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Program PKL disusun bersama antara SMK dan DUDIKA yang menjadi Institusi/lndustri Pasangan (IP) dalam pelaksanaan PKL untuk memenuhi kebutuhan peserta didik sebagai peserta PKL, sekaligus merupakan wahana berkontribusi bagi DUDIK.A terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan di SMK. 1. Maksud dan Tujuan Praktik Kerja Lapangan PKL merupakan salah-satu kegiatan murid dan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, yang tercermin dalam pendidikan nasional berbasis Pancasila yang bertujuan meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan ketrampilan agar dapat menumbuhkan manusia yang dapat membangun dirinya sendiri serta bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara dalam peningkatan ekonomi dan kehidupan yang makmur. 2. Tujuan Umum • Untuk memperkenalkan siswa pada dunia usaha • Menumbuhkan & meningkatkan sikap profesional yang diperlukan siswa untuk memasuki dunia usaha
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 104 • Meningkatkan daya kreasi dan produktivitas tehadap siswa sebagai persiapan dalam menghadapi atau memasuki dunia usahayangsesungguhnya • Meluaskan wawasan dan Pandangan Siswa terhadap jenis-jenis pekerjaan pada tempat dimana Siswa melaksanakan PKL • Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional dengan tingkat pengetahuan, keterampilan, dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja. • Memperkokoh kesesuaian dan kesepadanan antara sekolah dengan dunia kerja. • Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan. • Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional. 3. Tujuan Khusus Membantu siswa memahami pengertian PKL, beradaptasi, serta berkompetisi dengan bekerja secara maksimal, serta membantu siswa dalam memahami etika, tata tertib, dan variasi lokasi PKL. • Memberikan latihan kepada siswa untuk sikap siap mental dalam menghadapi tantangan dunia nyata pada lingkungan kerja. • Memberikan motivasi agar siswa serius dan bersemangat dalam mencapai cita-cita. • Menyiapkan siswa agar mampu memilih karir dalam era globalisasi. • Menambah wawasan dan keahlian siswa yang tidak diperoleh di lingkungan sekolah. • Meningkatkan kecakapan mandiri dalam bekerja serta percaya diri dalam penyelesaian masalah yang dihadapi dalam dunia usaha. • Memahami karakter pelanggan serta persaingannya dalam dunia industri. 4. Pelaksanaan PKL di SMK Negeri 6 Medan Pada tahun ajaran 2023-2024, pelaksanaan PKL dilakukan dengan rentang waktu 5 bulan pada siswa kelas XI secara bergelombang, 1 gelombang di semester
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 105 ganjil dan 1 gelombang di semester genap. Hal ini dilakukan demikian karena jumlah rombongan belajar lebih banyak dari jumlah ruang kelas yang ada. Jadwal PKL selama satu tahun adalah sebagai berikut: NO Gelombang Pelaksanaan Kelas 1 Pertama 17 Juli 2023 – 1 Desember 2023 XI AKL 1 XI AKL 2 XI OTKP 1 XI OTKP 2 XI BDP 1 Kedua 18 Desember 2023 – 3 Mei 2024 XI AKL 3 XI AKL 4 XI OTKP 3 XI OTKP 4 XI BDP 2 5. Pembekalan Siswa pra-PKL Sebelum siswa melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, siswa akan diberikan pembekalan terkait kompetensi, karakter serta budaya kerja di industri. Pembekalan dilakukan baik secara langsung di laksanakan 3 hari sebelum pemberangkatan siswa. Secara lengkap cakupan materi untuk pembekalan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Wawasan kerja di industri 2. Wawasan etika kerja 3. Perudang-undangan ketenagakerjaan 4. Struktur/ organisasi perusahaan 5. Kerjasama team dan komunikasi di lingkungan kerja 6. Komunikasi di perusahaan 7. Kegiatan administrasi pelamar kerja/pengenalan dunia kerja 8. Penyusunan laporan ilmiah
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 106 6. Hasil yang Diharapkan dari Pelaksanaan PKL Kegiatan PKL mencoba memfasilitasi aktifitas siswa agar dapat bisa bertambah wawasannya mengenai industri secara kompetensi, karakter serta budaya kerja dalam bekerja di industri. Secara umum, hasil yang diharapkan dai pelaksanaan PKL ini adalah sebagai berikut: 1. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntutan zaman. 2. Mengasah keterampilan yang diberikan dan dipelajari selama belajar di SMK Negeri 6 Medan. 3. Menambah keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia usaha serta industri yang professional dan handal. 4. Membentuk pola pikir siswa -siswi agar terkonstruktif baik serta memberikan pengalaman dalam dunia Industri maupun dunia kerja. 5. Menjalin kerja sama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait, baik dalam dunia usaha maupun dunia lndustri. 6. Mengenalkan siswa-siswi pada pekerjaan lapangan di dunia industri sehingga pada saatnya mereka terjun ke lapangan pekerjaan yang sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat. 7. Meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam mendidik dan melatih tenaga kerja yang berkualitas. 8. Sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bahwa pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan. 9. Mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan di era teknologi informasi dan komunikasi terkini. 10. Memberikan keuntungan pada pihak sekolah dan peserta didik itu sendiri, karena keahlian yang tidak diajarkan di sekolah didapat didunia usaha/ industri.
Kurikulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 107
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 107 BAB IV RENCANA PEMBELAJARAN A. Peraturan Akademik Kurikulum Operasional SMK Negeri 6 Medan memuat peraturan akademik tentang persyaratan dan pemilihan konsentrasi, asesmen, kriteria kenaikan kelas, dan kriteria kelulusan. 1. Pemilihan Konsentrasi Peserta didik dapat memilih salah satu konsentrasi yang ada di sekolah. SMK Negeri 6 Medan saat ini memiliki 3 Program Keahlian, yaitu Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Pemasaran, Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Konsentrasi yang akan dikembangkan di SMK Negeri 6 Medan untuk masing-masing Program Keahlian adalah sebagai berikut: 2. Sistem Penilaian (Asesmen) Sistem penilaian dilakukan dengan mengkombinasikan dua asesmen yaitu asesmen formatif dan asesmen sumatif. Pada pelaksanannya bobot nilai pelaksanaannnya bobot nilai untuk asesmen formatif lebih besar dibandung dengan asesmen sumatif. Prosedur asesmen yang ditetapkan dalam kegiatan asesmen oleh pendidik dan sekolah sebagai berikut: a. Asesmen hasil belajar oleh pendidik dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: 1) Perencanaan metode dan teknik asesmen oleh pendidik mengacu kepada Capaian Pembelajaran. 2) Penyusunan instrumen asesmen disesuaikan dengan perencanaan metode dan teknik asesmen serta ditelaah/ divalidasi oleh sejawat pendidik mata pelajaran yang sama. 3) Pelaksanaan kegiatan asesmen bersifat fleksibel, menggunakan strategi, bentuk, dan teknik yang sesuai. 4) Pendidik memfasilitasi pelaksanaan asesmen mandiri oleh peserta didik pada setiap penyelesaian proses belajar pada setiap unit kompetensi. Hasil asesmen
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 108 mandiri diverifikasi oleh pendidik untuk membantu memastikan kesesuaiannya. 5) Analisis hasil asesmen untuk mengetahui level capaian kompetensi dan/atau ketuntasan belajar, kelebihan, dan kekurangan pembelajaran baik tingkat peserta didik maupun tingkat kelas. 6) Pemanfaatan hasil analisis untuk merancang pembelajaran remedial, pengayaan, dan peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan. 7) Pelaporan berbentuk profil pencapaian kompetensi peserta didik dan profil kelas serta angka dan/atau deskripsi capaian belajar. b. Asesmen hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: 1) Asesmen hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan dilakukan mengacu kepada Capaian Pembelajaran dan turunannya. 2) Penyusunan instrumen asesmen disesuaikan dengan perencanaan metode dan teknik asesmen serta ditelaah/ divalidasi oleh tim yang ditunjuk oleh satuan pendidikan. 3) Pelaksanaan kegiatan asesmen bersifat fleksibel, menggunakan strategi, bentuk, dan teknik yang sesuai. 4) Analisis hasil asesmen untuk mengetahui daya serap materi pembelajaran pada tingkat peserta didik maupun tingkat kelas. 5) Pemanfaatan hasil analisis untuk peningakatan mutu satuan pendidikan. 6) Pelaporan berbentuk profil kelas, profil satuan pendidikan yang berupa angka dan/atau deskripsi. 7) Prosedur uji kompetensi meliputi perencanaan, penyusunan instrumen, pelaksanaan kegiatan, analisis, dan penerbitan sertifikat kompetensi. Prosedur pengujian dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan pihak ke-dua yang bekerja sama dengan SMK Negeri 6 Medan yaitu LDP Indonesia Kota Medan. Secara umum prosedur pengujian melalui Uji Analisis hasil asesmen untuk mengetahui level capaian kompetensi dan/atau ketuntasan belajar, kelebihan, dan kekurangan pembelajaran baik tingkat peserta didik maupun tingkat kelas. 8) Pemanfaatan hasil analisis untuk merancang pembelajaran remedial, pengayaan, dan peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan.
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 109 9) Pelaporan berbentuk profil pencapaian kompetensi peserta didik dan profil kelas serta angka dan/atau deskripsi capaian belajar. c. Asesmen hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan dilakukan melalui tahapan sebagai berikut: 1) Asesmen hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan dilakukan mengacu kepada Capaian Pembelajaran dan turunannya. 2) Penyusunan instrumen asesmen disesuaikan dengan perencanaan metode dan teknik asesmen serta ditelaah/ divalidasi oleh tim yang ditunjuk oleh satuan pendidikan. 3) Pelaksanaan kegiatan asesmen bersifat fleksibel, menggunakan strategi, bentuk, dan teknik yang sesuai. 4) Analisis hasil asesmen untuk mengetahui daya serap materi pembelajaran pada tingkat peserta didik maupun tingkat kelas. 5) Pemanfaatan hasil analisis untuk peningakatan mutu satuan pendidikan. 6) Pelaporan berbentuk profil kelas, profil satuan pendidikan yang berupa angka dan/atau deskripsi. 7) Prosedur uji kompetensi meliputi perencanaan, penyusunan instrumen, pelaksanaan kegiatan, analisis, dan penerbitan sertifikat kompetensi. Prosedur pengujian dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan pihak ke-dua yang bekerja sama dengan SMK Negeri 6 Medan yaitu LDP Indonesia Kota Medan. Secara umum prosedur pengujian melalui Uji Kompetensi Keahlian dapat dijelaskan sebagai berikut: a) Perencanaan metode dan teknik asesmen oleh LDP Indonesia Kota Medan mengacu kepada skema sertifikasi. b) Pembukaan pendaftaran untuk penetapan peserta uji kompetensi dilanjutkan dengan asesmen mandiri. c) Penyusunan materi uji kompetensi sesuai dengan skema sertifikasi kemasan okupasi atau kemasan kualifikasi dengan memerhatikan perencanaan metode dan teknik asesmen. d) Validasi materi uji kompetensi oleh tim yang ditunjuk oleh LDP Indonesia Kota Medan dan SMK N 6 Medan.
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 110 e) Penunjukan asesor kompetensi sesuai dengan skema sertifikasi yang akan diujikan. f) Penetapan Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang telah terverifikasi g) Asesmen mandiri peserta, bila sudah dilakukan selama proses pembeajaran, maka dapat digunakan dalam Uji Kompetensi Keahlian (UKK). h) Pelaksanaan kegiatan sertifikasi kompetensi menggunakan strategi, bentuk, dan teknik yang sesuai dengan tujuan sertifikasi kompetensi. i) Pelaporan hasil asesmen kepada LDP Indonesia Kota Medan untuk dirapatkan oleh tim yang ditunjuk. j) Penerbitan sertifikat kompetensi bagi peserta uji yang dinyatakan kompeten. k) Pemanfaatan hasil analisis sertifikasi kompetensi dapat l) digunakan untuk pemetaan mutu program, dan perumusan kebijakan satuan pendidikan. Bentuk penilaian/ asesmen dapat dilakasnakan dengan beberapa cara, diantaranya: a. Penugasan Project Base Learning b. Penugasan portofolio c. Penugasan kelompok d. Penugasan individu e. Uji kompetensi 2. Penilaian Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas jika telah menyelesaikan beberapa kegiatan akademik, seperti berikut ini: 1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam 2 semester pada tahun ajaran yang diikuti 2. Nilai sikap sekurang-kurangnya predikat Baik, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan 3. Nilai ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan sekurang-kurangnya Baik 4. Tidak memiliki lebih dari dua mata pelajaran yang nilai kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilannya di bawah ketuntasan belajar (KB) atau Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 111 5. Tidak memiliki nilai mata pelajaran C2 dan C3 yang nilai kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilannya di bawah KKM 6. Peserta didik yang dinyatakan tidak naik kelas, maka harus mengulang seluruh mata pelajaran di kelas tersebut sesuai dengan kompetensi keahliannya 7. Telah mencapai dan melampaui standar ketuntasan belajar minimal yang telah ditetapkan 8. Memperoleh nilai minimal 75 pada mata pelajaran Agama, PKN, Seni Budaya dan Penjaskes. 9. Berakhlak mulia dan budi pekerti yang baik 10. Kehadiran siswa minimal 80% per semester 11. Tidak melanggar peraturan berat terhadap peraturan dan disiplin sekolah 3. Persyaratan Kelulusan Penyusunan kompetensi kelulusan didasarkan pada tujuan pendidikan : 1. Memilih memiliki keimanan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa serta nilai- nilai Pancasila 2. Memilih memiliki keimanan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa serta nilai- nilai Pancasila 3. Berpikir kritis dan mampu menyelesaikan masalah, kreatif, bekerja sama dan berkomunikasi 4. Kompetensi lulusan melalui literasi bahasa, matematika ,sains, teknologi, sosial, budaya dan kemampuan dasar lainnya yang dibutuhkan dengan menghadapi tantangan masa depan 5. Penyiapan SDM agar memiliki pengetahuan keterampilan dan sikap sebagai tenaga terampil tingkat menengah 6. Ketentuan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan standar kerja yang berlaku baik nasional maupun internasional Berdasarkan SOP, lulusan SMK harus memiliki syarat sebagai berikut : a. Ditentukan melalui rapat dewan guru b. Menyelesaikan seluruh mata pelajaran dari semester 1 - 6 c. Menyelesaikan UKK
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 112 d. Menyelesaikan PKL (Magang di DU/DI) e. Berperilaku minimal B f. Mengikuti ujian akhir sekolah B. Kelender Pendidikan Kalender pendidikan di SMK Negeri 6 Medan ditetapkan berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Sumatera Utara Adapun kalender pendidikan tersebut dapat dibaca dalam tabel berikut ini: KALENDER PENDIDIKAN SMK NEGERI 6 MEDAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 113 C. Lampiran I : KEPUTUSAN KEPALA SMKN 6 MEDAN Nomor : 421.5/385/SMKN6/2023 Tanggal : 2 Agustus 2023 NO SMT URAIAN KEGIATAN WAKTU KETERANGAN 1 Penempatan Siswa dan MOPBD 13-15 Juli 2023 Efektif 2 Permulaan Tahun pelajaran Baru 2023/2024 17 Juli 2023 Efektif 3 Pemberangkatan PKL Tahap 1 17 Juli 2023 Ke tempat Dudi masing-masing 4 Libur Tahun Baru Islam 19 Juli 2023 Libur Nasional 5 Penyusunan Program Sekolah 20 - 22 Juli 2023 Guru, Pegawai 6 Kegiatan Perlombaan HUT RI ke 78 11 - 16 Agustus 2023 Efektif 7 Kemerdekaan HUT RI 78 17 Agustus 2023 Upacara Kenaikan Bendera 8 Supervisi Akademik 11 -16 September 2023 Sesuai Jadwal Supervisi 9 Seminar Parenting TA. 2023/2024 19 September 2023 Guru BK dan Siswa Kls X 10 Maulid Nabi Muhammad SAW 28 September 2023 Libur Nasional 11 Penilaian Sumatif (PTS) 23-30 September 2023 Efektif 12 Perayaan Maulid Nabi Muhammad 1445H 5 Oktober 2023 Khusus Agama Islam 13 Sosialisasi PTN 1 1 November 2023 Siswa Kelas X 14 Hari Guru 25 November 2023 Upacara 15 Kembali Siswa PKL Tahap 1 1 Desember 2023 Belajar di rumah masing-masing 16 Penilaian Sumatif ( PAS) 11 -16 Desember 2023 Efektif 17 Keberangkatan PKL Tahap 2 18 Desember 2023 Ke tempat Dudi masing-masing 18 Pentas Seni / Panen Raya P5 18 - 22 Desember 2023 Efektif 19 Rapat Dewan Guru Semester Ganjil 20 Desember 2023 20 Perayaan Natal 2023 21 Desember 2023 Khusus Agama Kristen 21 Pembagian Rapot 23 Desember 2023 Semua Siswa 22 Hari Natal 25 Desember 2023 Libur Nasional 23 Libur Semester Ganjil 26 Des 2023 sd 3 Jan 2024 Libur 24 Tahun Baru 2024 1 Januari 2024 Libur Nasional 25 Hari pertama masuk sekolah semester genap 4 Januari 2024 Efektif 26 Sosialiasai PTN 2 5 Januari 2024 Khusus Kelas XII 27 Isra'Mikraj 8 Februari 2024 Libur Nasional 28 Tahun Baru Imlek 10 Februari 2024 Libur Nasional 29 Perayaan Isra' Mikraj 1445 H 13 Februari 2024 Khusus Agama Islam 30 Libur Pemilu serentak 14 Februari 2024 Libur 31 Hari Raya Nyepi 11 Maret 2024 Libur Nasional 32 Libur awal Puasa 12-13 Maret 2024 Libur Nasional 33 Rencana Kegiatan UKK TP 2023/2024 18 - 23 Maret 2024 Sesuai Jadwal UKK 34 Wafat Isa Almasih 29 Maret 2024 Libur Nasional 35 PTS Genap / PAT kelas XII 25 - 30 Maret 2024 Semua Siswa 36 Ujian Sekolah 1 - 6 April 2024 Khusus Kelas XII 37 Lebaran dan Libur Lebaran 9 - 12 April 2024 Libur Nasional 38 Perayaan Paskah SMKN 6 Medan 27 April 2024 Khusus Agama Kristen 39 Hari Buruh 1 Mei 2024 Libur Nasional 40 Kembali Siswa PKL Tahap 2 3 Mei 2024 41 Perpisahan Siswa Kelas XII 6 Mei 2024 Khusus Kelas XII 42 Kenaikan Isa Almasih 9 Mei 2024 Libur Nasional 43 Hari Raya Waisak 23 Mei 2024 Libur Nasional 44 Libur Nasional/Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024 Libur Nasional 45 Penailaian Sumatif (PAS Genap) 3-8 Juni 2024 Kelas X dan XI 46 Hari Raya Idul Adha 17 Juni 2024 Libur Nasional 47 Rapat Kenaikan Kelas 18 Juni 2024 Pendidik dan Tendik 48 Pembagian Rapot Semester Genap 22 Juni 2024 49 Libur Semester Genap 24-29 Juni 2024 Libur Semester Medan, 2 Agustus 2023 Lando Rajagukguk, S.Pd, M.Si NIP. 19670302 199412 1 002 KALENDER AKADEMIK PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Kepala Sekolah, SEMESTER I SEMESTER 2
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 114 C. Pengelolaan Pembelajaran 1. Pola Pembelajaran Pola pembelajaran SMK Negeri 6 Medan saat ini adalah luring atau tatap muka dengan system blok harian. KBM dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu (kecuali hari libur) dan dimulai pada pukul 07.30 WIB. Berikut jam tatap muka yang berlaku saat ini:
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 115 2. Tagihan pembelajaran Evaluasi pembelajaran di amati dalam kegiatan tagihan pembelajaran. Tujuannya untuk mendapatkan perkembangan hasil belajar siswa. Tagihan pembelajaran dilakukan dalam bentuk evaluasi pembelajaran. Bisa melalui assesment formatif dan assessment sumatif. Assessment formatif dilakukan dalam bentuk evaluasi belajar di akhir pembelajaran. Sedangkan assessment sumatif dilakukan pada akhir semester pembelajaran. Berikut ini aktifitas tagihan pembelajaran yang dilaksanakan di SMK Negeri 6 Medan: a. Penilaian Harian, meliputi: 1) Kehadiran 2) Ulangan Harian/asesmen formatif pada tiap berakhirnya 1- 2 KD atau satu elemen capaian pembelajaran 3) Tes tertulis (Multiple Choice, Essay, dan Sejenisnya) atau TesLisan 4) Penugasan/Portfolio b. Penilaian Tengah Semester (PTS). Assessment yang dilakukan pada pertengan semester ganjil dan genap. c. Penilaian Akhir Semester (PAS). Assessment yang dilakukan pada akhir semester ganjil. d. Penilaian Akhir Tahun (PAT). Assessment yang dilakukan pada akhir semester genap. Hasil tagihan pembelajaran dibuat dalam bentuklaporan akademik siswa. Biasa disebut dengan Raport. 3. Media Pembelajaran Keberagaman gaya belajar siswa. Ada tiga gaya belajar siswa. Visual, auditorial dan kinestetik. Hal ini yang menjadi dasar dalam penyajian media pembelajaran. Berikut beberapa media pembelajaran yang digunakan guru SMK Negeri 6 Medan: a. Gambar inforgrafis; b. Video pembelajaran; c. LKPD Interkatif; dan d. Narasi audio pembelajaran.
Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan 116 BAB V PENDAMPINGAN, EVALUASI, DAN PENGEMBANGAN PROFESIONAL A. Pendampingan Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional di SMK Negeri 6 Medan dilakukan secara internal untuk memastikan pembelajaran berjalan sesuai rencana untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Proses ini dikelola oleh kepala sekolah dan/atau guru yang dianggap sudah mampu untuk melakukan peran ini. Evaluasi, pendampingan dan pengembangan profesional dilakukan secara bertahap dan mandiri agar terjadi peningkatan kualitas secara berkelanjutan di satuan pendidikan, sesuai dengan kemampuan satuan pendidikan. Pendampingan dan pengembangan professional ditekankan pada prinsip reflektif dan pengembangan diri bagi guru, serta menggunakan alat penilaian yang jelas dan terukur. Proses pendampingan dirancang sesuai kebutuhan dan dilakukan oleh kepala SMK Negeri 6 Medanberdasarkan hasil pengamatan atau evaluasi. Pendampingan pengembangan diri bagi guru dikembangkan melalui beberapa kegiatan, diantaranya: 1. IHT (In House Training) Kegiatan IHT dilakukan 1 kali dalam satu tahun sekali di awal tahun pembelajaran. IHT merupakan moment untuk mengupgrate pengetahuan dan keilmuan guru-guru. Muatan IHT dapat berupa kemajuan teknologi, kebutuhan dunia industri, maupun perubahan kurikulum. 2. Supervisi Akademik Supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran demi pencapaian tujuan pembelajaran. Secara esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai unjuk kerja guru dalam
117 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan mengelola proses pembelajaran, melainkan membantu guru mengembangkan kemampuan profesionalismenya. Melalui kegiatan supervisi akademik, kepala sekolah memastikan bahwa guru melaksanakan tugas mengajar mereka dengan baik dan siswa menerima layanan pembelajaran yang terbaik. Melalui supervisi akademik, guru diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran, dan kepala sekolah juga dapat membuat program pengembangan profesionalisme guru. Hal ini dapat dicapai bila guru mendapatkan bantuan dari kepala sekolah dalam mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran. Dalam pelaksanaan supervisi akademik, kepala sekolah berlaku adil terhadap semua guru tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, status sosial ekonomi, dan yang berkebutuhan khusus dalam mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. Pengembangan profesionalsime guru dalam konteks supervisi akademik tidak hanya fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengajar guru, tetapi juga pada pembaharuan komitmen (commitment), kemauan (willingness), dan motivasi (motivation) guru. Peningkatkan pada kemampuan dan motivasi kerja guru tentu akan berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Minimal terdapat 3 (tiga) tujuan supervisi akademik dalam peningkatan kualitas pembelajaran, yaitu sebagai berikut. a. Supervisi akademik dilaksanakan untuk membantu guru meningkatkan kemampuan profesionalnya, yang mencakup pengetahuan akademik, pengelolaan kelas, keterampilan proses pembelajaran, dan dapat menggunakan semua kemampuannya ini untuk memberikan pengalaman belajar yang berkualitas bagi peserta didik. b. Supervisi akademik dilakukan untuk memeriksa atau memastikan proses pembelajaran di sekolah berjalan sesuai ketentuan dan tujuan yang ditetapkan. Kegiatan pengawasan ini dapat dilakukan melalui kunjungan ke kelas-kelas di saat guru sedang mengajar, percakapan pribadi dengan guru, teman sejawatnya, maupun dengan peserta didik.
118 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan c. Supervisi akademik dilakukan untuk mendorong guru meningkatkan kompetensinya, melaksanakan tugas mengajarnya dengan lebih baik dengan menerapkan pengetahuan dan keterampilannya, dan memiliki perhatian yang sungguh-sungguh (commitment) terhadap tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru. 3. Supervisi Klinis Supervisi klinis adalah supervisi akademik yang menggunakan model pendekatan berbasis permintaan/kebutuhan guru. Supervisi klinis berlangsung dalam bentuk hubungan tatap muka antara kepala sekolah/guru senior yang ditunjuk kepala sekolah/ pengawas dan guru. Fokus pengamatan pada saat supervisi klinis adalah hal yang menjadi permasalahan bagi guru yang disupervisi, dan pengamatan dilakukan secara teliti dan mendetail. Hubungan antara kepala sekolah/guru senior yang ditunjuk kepala sekolah/ pengawas sebagai supervisor dan guru sebagai hubungan kolegial, bukan atasan bawahan, karena supervisi klinis dilakukan secara bersama antara kepala sekolah/ guru senior yang ditunjuk kepala sekolah/ pengawas dan guru. kepala sekolah/guru senior yang ditunjuk kepala sekolah/pengawas melakukan supervisi klinis atas dasar permintaan guru yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran, karena itu kepala sekolah/guru senior yang ditunjuk kepala sekola/pengawas dalam melaksanakan supervisi didasarkan pada semangat tolong menolong. Langkah-langkah yang dilakukan dalam supervisi klinis meliputi langkah awal, observasi, dan umpan balik. a. Tahap Pertemuan Awal Pertemuan awal, bertujuan agar kepala sekolah/guru senior yang ditunjuk kepala sekolah/pengawas dan guru bersama-sama mengembangkan kerangka kerja observasi kelas yang akan dilaksanakan. Guru yang akan disupervisi menyiapkan Capaian Pembelajaran (CP) dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan kepala sekolah/ guru senior yang ditunjuk kepala sekola/ pengawas sebagai supervisor mempelajari dan memahami tujuan pembelajaran yang akan dicapai. Langkah selanjutnya menetapkan waktu dan tempat pelaksanaan supervisi, proses pelaksanaan pembelajaran, dan menentukan aspek-aspek yang akan diobservasi
119 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan dan cara mengobservasinya. Hasil akhir pertemuan awal ini berupa kesepakatan kerja antara supervisor dan guru. b. Tahap Observasi Pembelajaran Tahap kedua dalam proses supervisi klinis adalah mengamati proses pembelajaran secara sistematis dan objektif, dimana supervisor mengamati guru mengajar sebagaimana digariskan dalam ATP. Aspek-aspek yang akan diobservasi hams sesuai dengan hasil diskusi antara supervisor dan guru pada pertemuan awal. c. Tahap Pertemuan Balikan Pertemuan balikan atau pertemuan pemberian umpan balik dilakukan segera setelah melaksanakan observasi proses pembelajaran, dengan ketentuan bahwa hasil observasi sudah dianalisis terlebih dahulu. Tujuan utama pertemuan balikan ini adalah bersama-sama membahas hasil pengamatan proses belajar-mengajar yang dilakukan oleh sekolah. Inti pembicaraan dalam pertemuan balikan ini difokuskan pada identifikasi dan analisis persamaan dan perbedaan antara perilaku guru dan peserta didik yang diharapkan dengan perilaku aktual guru dan peserta didik, serta membuat keputusan tentang apa dan bagaimana langkah yang seharusnya diambil untuk menindaklanjuti Perbedaan Tersebut. 4. Jadwal Supervisi Akademik Jadwal supervisi akademik di SMK Negeri 6 Medanadalah sebagai berikut: No Nama Pangkat/ Gol.Ruang Tgl. Penilain Bidang studi penilai 1 Hervina, S.Pd., M.S. IV/a 11 Oktober 2023 Hervina, S.Pd, M.S. 2 Drs. Malem Kerina Sembiring IV/B Myob 3 Dra. Minarni IV/B Humas 4 Nurhana, S.Pd IV/B Otk.Keuangan 5 Siti Armah, S.Pd IV/B Adm.Transaksi 6 Dra. Romauli Sijabat IV/B Korespondensi 7 Dra. Meri Simamora IV/B Tek.Perkantoran 8 Dra. Surti Kanti IV/B 11 Oktober 2023 Seni Budaya Dra. Minarni 9 Dra. Elizabeth Natalina IV/B Adm. Umum 10 Dra. L.Pangaribuan IV/B Ak. Keuangan 11 Dra. Fidniyati IV/B Spedspeat 12 Dra. Lisnarti IV/B Adm. Sarpars
120 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan No Nama Pangkat/ Gol.Ruang Tgl. Penilain Bidang studi penilai 13 Drs. Abdul Azis Bongga IV/B 12 Oktober 2023 Pjok Drs. Meri Simamora 14 Dra. Sri Nurhayani Daulay IV/B Adm. Kepegawaian 15 Drs.Tumpal Silaban IV/A Pjok 16 Dra. Rospita Siahaan IV/B Bisnis 17 Diani Syahfitri, S.Pd IV/A Bhs. Inggris 18 Drs. M. Bahri IV/A 12 Oktober 2023 Ak. Keuangan Drs. Abdul Azis Bongga 19 Dra. Nikmasari Hasibuan IV/B Bisnis Ritel 20 Drs. Efendi Lumban Tobing IV/A Ppkn 21 E.S. Nikkijuluw, S.Pd IV/B Agama Kristen 22 Dra. Heppi Nadeak IV/A Bhs. Indonesia 23 Hotmian Samosir, S.Pd., M.M IV/A 13 Oktober 2023 Adm. Pajak Drs.Malem Kerina 24 Mindo J. K. Lubis, S.Pd Sembiring IV/A Matematika 25 Nur Aisyah Pohan, S.Pd III/D Ppkn 26 Posma Simanjuntak, S.Pd III/D B.Inggris 27 Supriyanti, S.Pd III/D B.Inggris 28 Siti Zubaidah, S.Pd, M.Pd III/C 13 Oktober 2023 Matematika Dra. Fitniyati 29 Johan Intan,Se.,M.M III/D KWH 30 Roslinansah Sitorus, S.Pd III/B Bhs.Indonesia 31 Elfira Handayani, S.Pd., M.Pd III/B Matematika 32 Bernad Pakpahan,S.Pd III/B B.Inggris 33 Denniwati Pasaribu , S.Pd III/A Perbankan Dasar 34 Hasanah Parinduri , S.Pd III/B 14 Oktober 2023 Etika Profesi Dra. Nikmasari Hasibuan 35 Nansi Manalu, S.Pd III/B Simdig 38 Halma Munthe * 16 OKTOBE R 2023 Otk Keuangan Dra. Minarni 39 Drs. Kepler Silaban, M.Pd. * Sarpras 40 Drs. Pondang Manurung, M. Si. * Bisnis Online 41 Hotma Godang, S. Ag * Agama Islam 42 Elseria Simarmata, S.Pd * Sejarah 43 Parel Sidauruk, S. Th * Agama Kristen 44 Risa Maharani, S.Pd * 16 Oktober 2023 Ipa Drs. Azis Bongga 45 Nur Safbrina, S.Pd * Sejarah 46 Ihwan Habibi, S.Pdi * Agama Islam
121 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan No Nama Pangkat/ Gol.Ruang Tgl. Penilain Bidang studi penilai 47 Rini Ramadhani, S.Pd, M.Pd * Matematika 48 Nanda Ermayanti, S.Pd * Adm. Umum 49 Nova Maria Br Simamora * 17 Oktober 2023 Bhs. Indonesia Drs. Meri Simamora 50 Yesi Sheila D. Marbun, Se * Simdig 52 Nurabiyah, S.Pd * Agama Islam 55 Leni Maharani,S.Pd * Myob Evaluasi di SMK Negeri 6 Medan dikategorikan menjadi 2 (dua), yaitu valuasi pembelajaran dan evaluasi kurikulum. 5. Evaluasi Pembelajaran Evaluasi pembelajaran dimaksudkan untuk mendapatkan data dan informasi tentang sejauh mana dan bagaimana pembelajaran yang telah berjalan. Beberapa aspek yang ditinjau dalam evaluasi pembelajaran antara lain: (1) kelengkapan perangkat pembelajaran oleh guru, (2) alur pembelajaran dan proses pembelajaran; (3) persepsi peserta didik dalam proses belajar; (4) persepsi Dunia Usaha Dan Dunia Industri DU/DI dalam keterlibatan kurikulum; dan (5) persepsi orang tua peserta didik dalam melihat perkembangan peserta didik. Langkah evaluasi selalu melibatkan berbagai pihak, kepsek, wakasek bidang kurikulum, Dunia Usaha Dan Dunia Industri DU/DI, orang tua peserta didik, serta peserta didik yang menjadi subjek langsung. 6. Evaluasi Kurikulum Kurikulum operasional SMK Negeri 6 Medan dievaluasi secara periodik, untuk mendapatkan perbaikan sesegera mungkin. Guru dan/ atau instuktur industri setiap hari membuat catatan anekdotal secara informal mengenai bagaimana proses belajar berjalan, bagaimana tujuan belajar tercapai, bagaimana peserta didik merespon proses kegiatan belajar, bagaimana persepsi Dunia Usaha Dan Dunia Industri (DU/DI). Setelah melakukan asesmen formatif, secara individual maupun tim, guru dan/atau instruktur industri mereview proses belajar dan tercapainya tujuan dan melakukan perbaikan maupun penyesuaian terhadap proses belajar untuk setiap unit pembelajaran. Setiap akhir semester, dan/atau instruktur industri dan tim melihat kontinum pencapaian, serta setiap akhir tahun pembelajaran,
122 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan dan/atau instruktur industri dan tim melakukan evaluasi terhadap pencapaian satu tahun dan bagaimana hal tersebut berkontribusi dengan tujuan sekolah, serta visi dan misi sekolah. Sumber-sumber informasi yang dapat digunakan dalam melakukan evaluasi kurikulum antara lain data asesmen: hasil asesmen peserta didik per unit; proyek peserta didik; survey lulusan; refleksi proses belajar oleh dan/ atau instruktur industri; observasi Kepala Sekolah; karya yang dihasilkan peserta didik; portofolio peserta didik, dan pameran karya hasil belajar peserta didik. Dalam pengumpulan informasi untuk evaluasi kurikulum operasional sekolah dilakukan dengan berbagai metode antara lain: belajar mandiri; melakukan asesmen berupa refleksi mandiri secara individual terhadap kriteria kesuksesan yang telah ditetapkan (tujuan belajar, Capaian Pembelajaran (CP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Profil Pelajar Pancasila); focus group discussion dan dialog data per level ajar; melakukan diskusi secara berkelompok untuk melihat hubungan antar data yang dimiliki pada catatan anekdotal, hasil belajar peserta didik, serta refleksi dalam self-study, untuk menganalisa masalah dan menarik kesimpulan, persepsi Dunia Usaha Dan Dunia Industri (DU/DI), serta mengambil keputusan untuk melakukan perbaikan; kuesioner peserta didik; mengumpulkan persepsi peserta didik terhadap proses, materi/bahan ajar, serta bagaimana peserta didik memaknai hasil belajarnya; kuesioner orang tua untuk mengumpulkan persepsi orang tua peserta didik terhadap perkembangan belajar peserta didik. B. Pengembangan Profesional SMK Negeri 6 Medan dalam meningkat profesional guru dilakukan dengan berbagai program, antara lain sebagai berikut. 1. Sertifikasi Pendidik Sertifikasi adalah sebagai penghargaan dan peningkatan profesionalitas guru, sehingga diharapkan guru yang telah memiliki sertifikasi memiliki etos kerja yang tinggi. SMK Negeri 6 Medan memiliki guru sebanyak 62 orang, dengan data sebagai berikut:
123 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan Sedangkan selebihnya masih dalam proses penilaian dan pengajuan. Pengajuan sertifikasi pendidik berdasarkan pada peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. 2. Pelatihan Kompetensi Pedagogik dan Profesional Beberapa Guru di SMK Negeri 6 Medan sudah mengikuti dan ada yang sedang mengikuti Progrma Guru Penggerak, dengan data sebagai berikut, 3 orang guru sudah menjadi Guru Penggerak pada Angkatan 5 Tahun 2022 dan ada dua orang guru yang sedang mengikuti Program Calon Guru Penggerak Tahun 2023 Angkatan 9. 3. Seminar, lokakarya, dan keterlibatan dalam MGMP Dalam rangka memberikan kesempatan pada guru untuk meningkatkan kompetensi SMK Negeri 6 Medan juga memberi kesempatan kepada guru umum
124 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan dan kejuruan mengikuti seminar/webinar, lokakarya, kegiatan di MGMP, aji kompetensi, dan lain-lain secara periodik di sekolah atau di luar sekolah. Hal tersebut diilakukan sehingga diharapakan guru secara terus menerus meningkattkan kemampuannya. dilakukan sehingga diharapkan guru secara terus menerus meningkatkan kemampuannya. 4. Studi lanjut SMK Negeri 6 Medan memberikan kesempatan kepada PTK untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Studi lanjut sampai saat ini dilakukan secara individu, sekolah hanya memberikan regulasi untuk memermudah proses studinya. Sekolah juga berupaya untuk mencarikan peluang-peluang beasiswa dari pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), lembaga-lembaga swasta, dan Dunia Usaha Dan Dunia Industri (DU/DI).
125 Kurik ulum Operasional Sekolah SMKN 6 Medan
PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 6 MEDAN Jln. Jambi No. 23 – D Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan E-mail:[email protected] Telp.4535780 Medan NPSN: 10210977 NSS: 3.41.076.002.009 SURAT KEPUTUSAN KEPALA SMKN 6 MEDAN NOMOR: 800/ 323.a/SMKN6/2023 TENTANG TIM PENGEMBANG KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Kepala SMK Negeri 6 Medan : Menimbang : a. Dalam rangka memperlancar proses pelaksanaan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka dalam rangka pemulihan pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Medan, perlu dibentuk Tim Pengembang Kurikulum. b. Untuk menjamin terpeliharanya tata tertib serta mementingkan kelancaran tugas TimPengembang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan perlu diatur dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah. Mengingat : 1. UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. 3. UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen sebagai tenaga Profesional. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 4 tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan. 6. Permendikbud Nomor 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. 7. Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. 8. Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Standar Isi pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. 9. Permendikbudristek Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. 10. Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 Tentang Standar Penilaian Pendidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. 11. Kepmendikbudristek Nomor 262/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. 12. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 033/H/KR/2022 Tahun 2022 Tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka. 13. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 009/H/KR/2022 Tahun 2022 Tentang Dimensi, Elemen dan Sub Elemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka.
Memperhatikan : a. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 044/H/KR/2022 Tahun 2022 Tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui JalurMandiri pada Tahun Ajaran 2023/2024. b. Hasil Rapat Tim Pengembang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2023/2024. c. Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Penetapan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2023/2024. M E M U T U S K A N Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA SMKN 6 MEDAN TENTANGTIM PENGEMBANG KURIKULUM OPERASIONAL SATUAN PENDIDIKAN KURIKULUM MERDEKA MANDIRI BERUBAH TAHUN PELAJARAN 2023/2024. Pertama : Menetapkan Susunan dan Tugas Tim Pengembang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2023/2024 sebagaimana pada Lampiran I SuratKeputusan ini. Kedua : Menugaskan Tim Pengembang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan TahunPelajaran 2023/2024 untuk menyusun Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) Kurikulum Merdeka Mandiri Berubah sesuai SistematikaSusunan Dokumen sebagaimana pada Lampiran II Surat Keputusan ini. Ketiga : Tim Pengembang Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Tahun Pelajaran 2023/2024 melaporkan hasil kajian Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) Kurikulum Merdeka Mandiri Berubah kepada kepala sekolah. Keempat : Semua biaya yang timbul akibat pelaksanaan keputusan ini, dibebankan pada anggaran yang sesuai dan apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akandibetulkan sebagaiamana mestinya. Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan berakhir sebelum Tahun Pelajaran 2023/2024 dimulai. Ditetapkan di: Medan Pada tanggal : 17 Juli 2023 Kepala SMK Negeri 6 Medan Lando Rajagukguk, S.Pd, M.Si NIP. 19670302 199412 1002
TIM PENGEMBANG KURIKULUM SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2023/2024 PENANGGUNG JAWAB : Lando Rajagukguk, S.Pd., M.Si KETUA : Dra. Minarni BIDANG KEGIATAN 1. BIDANG KURIKULUM : Dra. Minarni 2. BIDANG SARPRAS : Bernard Sahala Pakpahan, S.Pd 3. BIDANG KESISWAAN : Drs. Abdul Azis Bongga 4. BIDANG HUMAS : Dra. Meri Simamora 5. KOMITE SEKOLAH : Drs. Darwin Purba 6. KETUA PROGRAM KEAHLIAN • Akuntansi dan Keuangan Lembaga : Dra. Fidniyati • Manaj.Perakantoran & Lay. Bisnis : Dra. Sri Nurhayani Daulay • Pemasaran : Dra. Nikmasari Hasibuan Medan, 17 Juli 2023 Kepala SMK Negeri 6 Medan Lampiran : SURAT KEPUTUSAN KEPALA SMK NEGERI 6 MEDAN NO: 800/323.a/SMKN6/2023 TANGGAL : 17 Juli 2023 Tentang: TIM PENGEMBANG KURIKULUM SMKN 6 MEDAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024