The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Sejarah Demak Matahari Terbit di Glagahwangi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kantor, 2022-04-26 21:19:19

Sejarah Demak Matahari Terbit di Glagahwangi

Sejarah Demak Matahari Terbit di Glagahwangi

yn ng nantinya akan melahirkan seorang puta yang dapat memerintah keraj aan
rncnjadi adil dan makmur. Dalam hal ini, yang dimaksud kerajaan Majapahit
rkun gemah ripah lohjinawi, toto tentrem karto raharjo.

Ruden Hasan Mendapat Hadiah Hutan Glagahwangi DariAyahny4 pada

lhhun 1468 M

Pada tahun 1468 M, Prabu browijaya Z sudah resmi dinobatkan

lcbagai Raja Majapatrit berkat bantuan Raden Hasan dan Raden Husin.
l{cbagai rasa syukur beliau berkenan mernberi hadia}r pada keduanya.

Raden Haian diberi hadi ahtlatah / hutan Wonolangu yang waktu itu
nrasih ikut Kadipaten Jepara. Hutan itu terletak antara Jepara dan daerah
Itundan Arang (sekarang Semuong) .Dan ditumbuhi senrmpunan tumbuhan
glagah yang berbau wangi (sejenis rumput ilalang yang daunnya berbau wangi
ntau harum). Pada akhirnya terkenal dengan sebutan I/z tan Glagahwangi.

Apa hadiah yang diterima Raden Husin atas pengabdiannya ?

Sebenamya Prabu Brawijaya V mat memberi hadiah tanah atau
tnengangkat Raden Husfn menjadi Adipati. Tetapi karena anaknya banyak

dan khawatir menj adi kecernburuan diantara keluarga Maj ap ahrt" mal<a Raden
I lusin diangkat menjadi Rangga di Keraton Majapahit, tetapi tidak menguasai

kekuasaan yang menguntungkan. Raden Husin kurang puas dengan

pengangkatan itu, namun terpaksa diterima anugrah itu. Rasa kurang puas
rrrenjadikannya kurang loyal kepada Raja Brawijaya V.

Adipati Kediri Girindrawardhano mengetahui peluang ini, dengan
tliam-diam meqjalin kerjasama dengan Rangga Husln untuk merebut tahta
kerajaan Majapahit, dengan janji akan diangkat menjadi Adipati di daerah

'Ibrung,daerah yang terkenal dengan kesuburannya.

Alkisah, Majapahit dapat direbut oleh Adipati Keling Kediri

Girindrawardhana dengan bantuan pengktrianatan Rangga Husin / Raden

33

Timbal . Maka sebagai imbalannya Rqden Husin diangkat menjadi Adipati
kadipatenTenmg dengan sebutan Adipati Tbrung. Olehpengikut Kertab
ia dijuluki Rangga Pecattondo yang artinya Rangga yang tidak setia
raj a.Adapula yang menjuluki Rangga Thndapati, yang mengandung
Ranggayang rnati perosaannyq karena tidak setia padakerajaan Maj

Sedangkan dalam posisi yang lain, daerah Juwana sudah terk
dengan bandar lautryayang ramai tHrtuk perdagangan lewat laut. Di
oleh ayahnya pada saatnya nanti, Raden trlasan dapat membuka bandar
di muara sungai tuntang di kawasan hutan Glagahwangi.

Raden llasan Bertekad Meningkatkan IImu diNegeri Seberang d
Menunda membuka Hutan Wonolangu / Glagahwangi Pada Tahu
1468 M

Raden Hasan menghadap gurunya Raden Ahmad Rahmatullah
Sunan Ampel melaporkan hasil pengabdiannya di Majapahit dan sekaligus
menceritakan hadiah flatah Wonolangu / Glagahwangi dari ayatrnya Brawij oya
Z. Gurunya dengan senyum mendengarkan laporan mud dnya Raden Hasan.
Sedang Nyai Ageng Para Wakhidah istri Raden Hasanwajatnyanampak
berbinar-binar bangga mendengar sepak terj ang suaminy4 banyak puj ian
terlontar dari mulutrrya membuat Raden Hasan tersipu malu dibuafirya.

Tiba-tiba gurunya berkata, "Alhamdulillah, Jebeng (maksudnya
Anakku) Hasan sudah menjalankan tugas dengan baik dan sekarangapa
rencana yang akan kau perbuat?" Ap akah hutan Glagahwangi akan segera

kau btrka sekarang agar bermanfaat bagi sesama manusia?

Raden Hasan menjawab dengan tegas, "Saya belum berminat
memanfaatkan Huhn Glagatrwangi, tetapi kami masih ingin meningftatkan ilmu
disini. Belum puas rasanya kami menimba ilmu pada guru. Saya ingin meniru
Nabi SulaimarU yang lebih memilih ilmu daripada hafia dan tahta"

Dengan rasa haru Sunan Ampel mengelus-elus jenggotnya sambil
berkata "Memang benar bunyr HadistNabi Muhammad SAW, bahwa orang

34 Se/araLfuraal

akan haus alan2perkara yaitu haus drmia dan haus ilmu. Daripada haus

drmia lebih baik haus ilmu Ihnu semakin dihru akan semakin kurang dan

memasasemakinbodoh.

Setelah Sunan Ampel menarik nafas dalam-dalam, beliau
melmjutkan bicara "Kalau tekadmu sudah bulat rmtuk meningf,arkan ilmq
saya menyaftmkan, sebaiknya kamu jangan hanya berguu padaku, tetapi
tingkatkan ilmumu ke negeri Campa, Kerajaan Samudera Pasai serta
Kasulmm lvlalakapng saat ini sedang berkerrbang dibawah pemerintahm
Sultan Mansyur Syah dan,jangan lupa belajar ilmu Tata Pemerintahan
disana. Belajar masalah kelautan dan membuat kapal di Kadipaten
Sriwijoya"

Raden Hasan Meningkatkan Ilmu di Campa, Samodra Pasal Malaka
DanSriwiiaya

Singkat cerit4 Raden Hasan berangkat menujtke Samodra Pasai
unhrk menuntut ilmu diiringi lambaian tangan dan derai air mata istinya
Nyai Ageng Para Wahidah yang menggendong putri pertamanya yang
bemama Ratu Mas. Raden Hasan lebih dulu meningkatkan ilmu dan
pengalaman ke Kerajaan Islam Samodra Pasai. Beliau banyak belajar

tentang fiqih Islam yang bersumber dari Mahzhab Syaf i. Adapun

Thariqahnya Naqsabandilyah.

Setelah itu belajar ke Kerajaan Qampa tempat asal ibunya Puri

Campa- Beliaujugamenambah ilmu agama disamping sosial budayabangsa
Cina yang bermeka ragam dan s,udatr terkenal sejakj aman Nabi Mrftammad
SAW. Dan selanj tufrya Raden Has an belaj ar ke Keraj aan Malaka. Pada

waktu itu yang menjadi Szlton Malaka adalfi Sukan Manrytr Syah bin
Sultan Mudzafar Syah. Sultan Mansyur Syah menjalankan roda

pemerintahan Kerajaan Malaka sampai mencapai puncak kejayaan yang
digambarkan dalam kitab Sejarah Melayu. Pada zaman itu hidup Hang
Tuah Pahlmvan Malah,. Ia adalah tambang keagungan, keberaniaru dan

35

kesetiaan kepada negara. Sultan Mansyur Syah memerintah tahun 1458

M - 1477 M.

Di Malaka, Raden Hasan sering bertemu dengan lima sekawan Hang

Tuah, Hang Jebat,'Hang Lekir Hang Lekiu dan Hang Kaesturi. Lama

kelamaan beliau mengetahui bahwa lima sekawan itu berasal dari pulau Bintan

Sumatera. Dari pertemuan in; Rafun Hasanmendapat simpatik lima sekawan

dan mendukung usahanya untuk menyebarkan Islam di pulau Jawa. Tetapi,
mengingat mereka sangat diperlukan tenaganya di Kerajaan Malaka, maka
mereka menyarankan agar menemui Sultan Malakauntuk diperbolehkannya
mengajak salah satu dari mereka membantu perjuangannya di Jawa. Ringkas

cerita, Sultan Malaka berkenan dan mengiji*an Hang Jebat urfiil<ikut ke

Jawa membantu perjuang an Raden Hasan.

Akhirnya R aden Hasankembali ke Jawa bersama-sama dengan Hang

Jebat dansrnggah dulu ke Kadipaten Sriwijayatempat beliau dibesarkan. Di
Kadipaten Sriwijaya beliau banyak mendapat ilmu tentang kelautan dan

membuat perahu layar maupun Jung untuk kapal perang.

Setelah puas merantau menambatr ilmu dan pengalamannya selama 6
tahun di negeri seberang, beliau menuju ke Jawa dengan diikuti HangJebat
dan Kyai Palembang.

Singkat cerita, mereka menghadap Sunan Ampel dan memberi laporan

kisalr perantauannya mencmi ilmu di negeri seberang. Pada tahun ituptil4 Suran
Ampel berkenan mengantark an Raden Hasan berkunjung ke saudagar Cina
yang sudah masuk Islam di semarang (walau itu masih bernama Asem
Arang) unn*menjalin kerjasama ekonomi bilamana Hutan Glagahwangi sudatr

dibukauntukpemukiman danpesanfien sertaperlunya investor dalam kerangka
membuka bandar laut. Para saudagar Cina menerima kerjasama ifu dengan
tanganterbuka-

Kunjungan SunanAmpel danRaden Hasandi Semarang, tertulis di
catatan Kenteng Sam Po Kong. Di dalam catatan kuno itu, tertulis ; setelah
lamjungan itu, SunanAmpel dan Senopati Jin Bun (Raden Hasan) kembali
lagi ke Ampel Denta.

36 Se/4,u/

BABIX

SEBAIK-BAIK MANUSIA, YANG BERMANIIAAT
BAGISESAMA

Raden Hasan Membuka Hutirn Glagahwangi Pada Tiahun 147 5 Ml

I 3 97 S, Mulai Saat Itu Sunan Ampel memberi julukan Raden Fattah.
Setibanya di Ampel Denta, sang guru memberi petunjuk kepada

Raden Hasan supaya segera membuka hutan Glagahwangi untuk tempat
pendidikan / pesanten dan dipilih beberapa santri yang akan ikut membantu
usahatersebut.

Selain itu diharapkan, semoga ayahnya Prabu Brattijaya V yang

merf adi Raj a Maj apahit memberi penghargaan kepada Raden Has an. Karena
adat kebiasaan Brawij ayaV, kalau ada orang yang suka mengaj ar dan berpotensi
akan diberi tanda penguasa berupa rantai payung dan kemuliaan.

Sunan Ampel menemukan hutan Glagah yang baunya harum. Hasil
temuannya sudatr dibuat sebagai petunjuk agar mudah mencarinya- Pada tahun
147 5M I 1397 S, Roden Hasanbeserta istinya Nyai Ageng Wahidah diiringi

Hang Jebat, Kyai Palembangbeserta pengikut setianya dan santri pilihan /

lngg,tafi Sunon Ampel,merntju hutan Glagahwangi melalui jalan laut melewati

Tuban dan berhenti sebentar di Kadipaten Jepam.
Raden Has anmenturju}kan surat keputusan Raj a Majapatrit Brawijaya

Y k@a Adipai Jepwa yangwaktu itu masih menrbawahi hutan Glagahwangi.

SurattersebutberisikeputusanbatrwahutanGlagahwangidiberikanseperuhnya
kepada Raden Has an sebagai hadiah keberhasilannya menegakkan keadilan

di Majapahitpadatahun 1468 M.
Beliau juga melaporkan dan memohon dukungan kepada Adipati

Jepara yang waktu itu masih menguasai hutan Glagahwangi, akan niatnya

membuka hutan untuk dijadikan pemukiman dan tempat pendidikan Islam /
pesantren dengan kapasitas 2000 santri. Adipati Jepara menerima dengan

hormat kedatangan Raden Hasan dan siap membantu membuka hutan

37

Glagahwangi. Setelatr mendapat beberapa petunjuk serta bantuan seperlunya
dari Adipati Jepar4 beliau berpamitan untuk melanrjutkan perjalanan.

Rombongan Raden Hasan tidak langsung membuka hutan, tetapi
singgatr dulu dr Bandar Bargota Semarang,terus mendarat menemui tokoh
masyarakat Cina yang berpenganrh disitu, untuk mengaj ak kerj a sama dagang
serta mengharap dukungan dalam upaya Raden Hasan membuka Hutan
Glagahwangi. Kemudian Beliau kerrbali ke Timur rnarapatkan kapalnya di suatu

:daratan dekat mvara sungai Tuntang. Setelah meyakini pendaratannya itu

benar (bener bahasajowa), di tepi hutan Glagahwangi yang di carinya,
maka beliau sujud syukur di tempat itu. Sekarang daerah itu diberi nama Desa
Bener.

Di Desa Bener ada peninggala4 Masjid kuno, yang menurut

kepercayaan masyarakat setempat, konon didirikan oleh seorang pedagang
dari Palembang. Pedagang itu tidak lanialah Kyai Palembang yang diberi
tugas mendirikan Masjid disitu sekaligus syiar agama Islam ke penduduk
setempat, disamping diberi tugas untuk menyelidiki tempat yang tepat untuk
membuat bandar / pelabuhan laut. Bilamana sudah j adi, Kyai Palembang
sekaligus diserahi manjadi Syah Bandar di Pelabuhan itu. Makam Kyai
Palembang ada di sebelah timur pendopo Kabupaten Demak sekarang,
dan masih terawat dengan baik.

Rombongan Raden Hasan melanjutkan pedalanan dan tidak lama
bertemu dengan Nyai Lembah dan Baruklinting yangterlebih dahulu telah
bermukimdisana, tempat itubemama Dulath Kenep. Raden Hasanbeserta
rombongannya diantarkan olehNyai Lembah ke suatu tempat yang paling

banyak ditumbuhi glagah yang berbau wangi. ktak serumpunan glagah yang

berbau wangi itq tepat di pengimarnan MasjidAgung Demak sekarang, dengan

pertimbangan : Waktu pemugaran MasjidAgung Demak tahun 1924M-

1926M(selama 2 tahun) saat pemerintahan Adipati Demak dipegang oleh
BapakR.T. Aryo Sosrodiharjo danh Terlm sebagai arsiteknya sertaRaden
Soetedjo sebagai pengawas harian. Raden Soetedjo waktu itu menjadi kepala

DPuDemalgmemberikesaksianbatrwawaktupemugiaran Masjid

Agung Demak keluar air yang berbau harum / wangi. (Kesaksian R. Soetedjo

38 Se/anan

diceritalrnn lrcpada Bapak KH. Muh. Salim Al-Fattah yang waldu rtu
menjadi talonir Masjid Agung Demak).

Setelah menemukan tumbuhan Glagatiwangi yang dimaksudkan,

selanjutrya hutan Glagatrwangi mulai dikerjakan. Nyai Lembah

dan BaruHinting jrryaikut membantu tekad Raden Hasan membuka hutan
Glagahwangi menj adi Dukuh Glagatrwangi. Kerj a keras membuka huan ini
tertulis di dalam "Serat Babat Tanah Jawi" dengan melalui pupuh tembang
DhandhangGula-

Dari keberhasilan usaha membuka hutan ini, beliau mendapatjulukan
Raden Fattah oleh gurunya Sunan Ampel. (Fattah dalam bohasa arab

berarti membuka ; berhasil). Setelah pembukaan hutan Glagahwangi

dianggap selesai, beliau bermukim di daerah yang terkenal dengan nantaRowo
Bathok (sekitar daerah stasiun kereta api Demak).

Semenj ak itu daerah itu diberi nama Dulafi Glagalwangi dan kotanya
diberi nama Demak (Demak berarti pemberian ; hadiah ; amtgerah)untuk
mengingatkan kepada khalayak ramai, bahwa daeratr itu adatah pernberian
hadiah / kanugrahan dari ayahnya Prabu Brawij oya Vkepada Raden Fattah,
atas keberhasilannya menegakkan kebenaran dan keadilan sewaktu beliau

mengabdi di Majapahit. Jadi, pemberian itu tidak dapat dikatakan nepotisme,
karena ada prestasi Raden Fattatr di balik pemberian itu.

Ada bebe,rapa pendapat yang dapat dibenarkan t€ntang asal km Demak:

1. Demak berasd dari bahasa Kawi yang berarti lndiah; penerirnaan; sytrat ;
upah. (Kamus Ifuwi - Indonesia hal 72).

2. Menurut Prof. Poerbotjaroko, berasal daikata* Delema?' yangberarti
tanatr yang mengandung air (rawa),kata Delffirak daibabasSanksekera

berarti Rawa. (Sampai sekarang kita dapati desa yang bernama Karang
Rowo, TlogoDowo, TlogoRejo, Tlogo Sih).
Ja. MenurutR.M. Sutjipto Wirjosuparto, Demak berasal dari batrasa Kawi
yang berarti pegangon atau pemberian.

4. Menurut Prof. Dr. R, Ng. Poerbotjmoko, batrwa Demak itu menunrt bahasa
Jawa Kuno artiny a hadi ah.

39

5. Menurut Hamka, berasal dari *Dama" yang berarti air mata yang

menggambarkan kesulitan dalam menegakkan agama Islam pada
itu. (Pendapat Hamka ini, mungkin didasari pengalaman beliau khususnya,
dan ulama pada umwnnya,yarLg merasakan sulimya menegakkan
Islam pada.saat sekarang, padahal umat Islam sudah banyak. Bayang
beliau, betapa sulitnyamenegakkan agamalslam saat itu, padahal bel

ada satupun yang beragama Islam dan betapa mahimya pejuang Islam di

masa itu yang mampu meng-Islamkam penduduk dengan cara damai tanpa
menjelek-jelekkan agamalkepercayaan setempat dan kebudayaan saat itu)
6. Sholikin Salam ; Demakberusal daribahasaArab "Dhima" anltrLyarcrwa.
7. Dzrmaalri,- sesuafu yang mengandrmg air.

8. Demak - Anugrah

Raden X'attah Menetap di Desa Glagahwangi Demak Untuk

Membangun Pesantren GlagahArum dan Masjid

Tahun 1475iU.I I 1397 S, Raden Fattah mulai menetap di daerah
Demak dan saat itu pula sudah membuat Masjid kecil di sebelah barat

Bengawan Tuntang untuk sholatjernaah dengan pendudttk Glagatwangi. Ivlasjid
itu j uga difungsikan untuk tempat pengajian umurn, maupun tempat pertemuan
dengan masyarakat sekitar.

Semenjak beliau bermukim di Rowo Bathokbanyak masyarakat

sekitar yang belajar ilmu agamalslam di rumahnya.Lamakelamaan

banyak berdatangan santri dari luar daerah yang belajar di rumahnya dan
menetap.

Karena semakin banyak santri yang belajar agama Islam sehingga

nrmahnya sudah tidak dapat menamprmg santi yang datang dari Magai daeratr,

maka santi yang tidak tertampung untuk sementara dititipkan di rumah penduduk
sambil memprogram pendirian Po ndok P esantren Glagah Arum.

Raden Fattah mendirikan pondok Pesantren Glagah Arum pada
tahun 1476 ItI/i,398 S dengan kapasitas tampung 2000 santri. Pesantren

40 Se/aaai

tersebut kemudian mendirikan jarnaah Jum'at sendiri sehingga beritanya
terdengm sampai Maj apahit.

Raden Fattah danNyai Ageng Para Wahidah yang sering disebut
Rara Juminten yangpaling banyak menyumbang biaya pendirian pondok
pesantren tersebut . Raden Fattahmengajar santri dengan dibantu oleh tenaga
pengajar atau asatidz pilihan diantaranya Pangeran Mekah, Kyai Palembang
dan Kyai Jebat. Sedang istrinya Nyai Ageng Para Wahidah I Juminten

bertugas mendidik kaum wanita dan ibu dalarr bidang agama sekaligus bidang
kewanitaan.

Sekitar tempat pesantren tersebut, akhirnya berkembang menjadi
sebuah desa dan diberi ruIma Desa Mangunjiwan, yang artinya tempat
membangun jiwa para santri dan masyarakat sekitar. Semenjak itu Raden
Fattah mendapat sebutan nama "Panembahan Jimbun". Kemudian dengan
bantuan gurunya Raden Ahmad Rahmatulloh /,vSunan Ampel, kakak
perguruannya Raden Paht / Sunan Giri dan an&gunrnya yang bemama
Mahdum lbrohim / Sunan B onang danpara santri mereka, maka dalam waktu
relatif singkat Glagatwangi menjadi kota yang ramai baik untuk perdagangan
maupr:n sebagai penyiaran ilmu agama Islam di pulau,Jawa. Masjid kecil yang
dibuatnya, kemungkinan adalah Masjid Wali yang sekarang ada di desa
Jogoloyo (delat Rowo Bathok daerah stasiun kereta api sekarang).

Pesantren yang semakin hari semakin banyak santri yang berdatangan
dari berbagai daerah dan perlunya mencukupi kebutuhan hidup masyarakat
serta santri, maka Kyai Palembang drbentugas mengembangkan bandar laut
dr muarasungai Tuntang yangzudah dirintisnya sewaktu dr De s a B e ner.D alarr
waktu yang tidaklarna l{yai Palembang yang ditunjuk menjadi Syah Bandar

dengan dibantu oleh investor saudagar Cina Semarang sudah dapat
mengembangkan Bandff Muara di De sa Moro Demok,menjadi bandar laut
yang besar dan ramainya melebihi Bandor Juana. Sedang Hang Jebat yang

seringdipanggil KyaiJebat,drbeitugasmemberipelajaranilmubeladirikepada
para santri dan masyarakat.

Adap:rn Pongeran Melah dikhususkan mendidik santri di bidang

agama Islam mulai dari syariat, thoriqoh, hakekat dan ma'rifat. Sekaligus

4t

bertugas mengaturjadwal pelajaran serca membagi tugas kepada asati &yalrrg
lain. Kemungkinan besarajaran Thariqoh yang berkembang di Pesantren
Glagah Arum Mangunj iwan Demak adalah Thoriqoh Naqsabandiyyatr yang

dikembangkan langsung ol eh Raden Fattah sebagai guru mursyid, mengingat
beliau pematr belaj ar di Samodra Pasai Aceh dan M adluab yangdianut adalah

Madhzab Syaf i. Sebagai guru Mursyid Thoriqoh Naqsabandiyyah, beliau

bergelar P anemb ahan Jimbun.

fl V

u
tli
II
v$

:\

t),

sr={

-a, =-.o tf

1>-rJ\ +-
-r,

-

Gambar 9.1.
Ilustrosi lukisan Membuka hutan Glagah Wangi dan membangun

Pesantren Glagah Arum Mangunjiwan untuk syiar Islam
dengan daya tampung 2000 santri

42 Seiaaat Dwai

BAB X
RADEN FATTAH DI WISUDAMENJADI

ADIPATIANOM BINTORO

(Candra sengkala "Lawang Trus Gunaning Janmi' 1399 5/1477 W

Itaden Fattah Dilantik oleh Prabu Brawijaya V Menjadi AdipatiAnom
llintoro pada Tahun1477 M/ 1399 S

Prabu Brawij aya Vbangga mendengar laporan keberhasilan anaknya
rnengembangkan daerah Demak dengan pesat dan bandar lautryayang semakin
ramai dikunjungi pedagang-pedagang. Beliau berkehendak memberi anugrah
kepada Raden Fattah dengan mengangkatnya menjadi Adipati Anom Bintoro
Demak.

Maukah Raden Fattah menerima anugrah jadiAdipatiAnom Bintoro

Demak?

Suatu kisah yang bersumber dari tembang Pangkur yang ada pada
naskah Demak Eclisi Proyek Penerbitan Ssstra Indonesia dan Daerah

Tahun 1981 berisi: Sebenarnya Raden Fattah tidal- mau menerima

anugerah itu, karena beliau lebih senang membina pesantren yang santrinya
sudah mencapai jumlah.2.000 orang.

Akan tetapi, atas nasihat Sunan Ampel beliau menerima anugerah
tersebut sebagai nilai ibadahpadaAllahdansetelahdisadaripentingnya ulama
dan umaro' menyutu dalam syiar Islam. Syiar Islam akan berkembang
semakin cepat dan meluas.

Akhimya pada tahun 1477 M I 1399 S, Raden Fattah padausia29

tahun, resmi diangkat sebagai Adipati Anom Bintoro Demakdengan Ditandai

candra sengkala " Kori Trus Gunaning Janmi" .

43

Prabu Brawijaya Z menobatkgn Raden Fattah menjadi Adipati

dengan memberi tanda penguasa berupa rantai payung dan menugaskan 5
orang Ponggawa kerajaan Majapahit, membantu penataan managem
Kadipaten Bintoro Demak. Ponggawa itu bemama: Brojo Dento, Singoyudh4
Gembolo geni, BrojoNolo, Bogo dento.

Dari hari ke hari Kadipaten Demak semakin maju dan semakin k
karena dapat dukungan Fryat dan para wali yang membantu sepenuh hati
baik tenaga maupun pikiran. Disamping itu juga dukungan dari ayahnya rajr

Majapahit.
Kadipaten Bintoro kekuasaannya meliputi daerah Surabaya, Madura,

Grcs'ik, I'ubun bahkan sampai ke barat yaitu Kendctl dan Cirebon.

Gambar 10.1. Dampar Kencana
(sebagai bukti dilantilvtya Raden Fattah menjadi Adipati oleh

Prabu Kertabhumi)

44 Se/anat fur ad

Menurut babad DemaklulisanAtmo Darminto, tahun 1477 Ml

1399 S dengan candra sengkala "Kori/Lawang Trus Gunaning Janmi",

tahun itu merupakan tatl:n penrbuatan Masjid Demak. Pendapat itujuga benar
karena pada saat itn Adipati Anom Fattah membuat z asjid kadipaten yatrg
ukurannya lebih luas dari masj id Glagalwangi, agar daya tampung jamaah
menculnrpi. IGlau masjid Glagah\ nangi lokasinya di Jogoloyo, sedangftan masjid
kadipaten rencananya didirikan dr wwah Mendung Mangunj iw anmengingat
lokasi Pesantren ada di Mangr:njiwan.

Agrpernbangumanmasjid Kadipaten Bintoro Demak dapatjadi dengan

baik, maka Sunan Kalijaga diberi tugas menjadi arsitek masjid kadipaten.
Sunan Kalijaga membuat maket masjid kadipaten sebagai acuan para tukang

untuk menrbuat masj id dalam ukuran sebenamya.

Rencana pembangunan masjid yang semula di Sawatr Mendung,
dipindahkan ke tempat yang sekarang yaitu di dekat I lun-alun Demak.

Faktor penyebab dipindahkan tempat itu kemungkinan adalatr sebagai
berikut:

l. Daeralr Sawah Mendung Mangunjiwankurang tinggi dan rawan banjir.

2. Tempat penggantinya diusulkan oleh Raden Fattah di tempat beliau

menemukan senrmpun glagah berbau wangi, dengan maksud untuk
monumental (tetenger). Tempat pengimaman tepat sesuai letak
ditemukannya serunrpun Glagahwangi.

Sesuai dengan pendapat verci dan visi team UIN Walisongo

Semarang, semenj ak R aden Fattah terangkat menj adi Adipati Anom, nama
dukuh Glagahwangi terkenal dengan sebutan Bintoro.

: - :Kata Bintoro berasal dari kata : Bhatara Bh in,- atara

Bhinatara : Bhintara. Bhatara : r aj a, dew a (Kamus Kawi Indone sia hal.

44).Bntorc aninya : Diangkat sebagai raja atau dinobatkan sebagai raja.
Raden Fattah yang sudah dinobatkan menjadi Adipati Anom,

menyadari bahwa tugasnya semakin berat. Di satu sisi ingin mengembang-
kan pesantren Glagah Arum Mangunjiwan, di sisi lain mendapat amanat

D"nrai 45

memimpin Kadipaten Bintoro. Pepatah mengatakan, "Ciri-ciri orang besar
adalah sanggup menyelesaikan beberapa masalah dalam satu waktu, dan

sebaliknya ciri-ciri orang kecil adalah tidak dapat menyelesaikan satu masalah
dalam beberapawaktu."

Sultan Fattahtelatrmemahami pepatahtersebr* danuntuk keberhasilan
hgas yang diembanny4 beliau mengumpulkan para wali sota para cendekiawan
pada masa itu untuk dimintai nasihat dan bantuannya.

Pertama-tama yang dibentuk adalah" Dew an P enas ehar" yang diberi
llama Maj elis Wali Songo,anggotanya terdiri dari sembilan wali. Ide ini meniru
Dewan Penasehat Kerajaan Majapahit yang bemama D ewan Sopta Prabhu
yang beranggota tujuh orang Prabu yang menundukknn pada Majapahit.

Anggo.ta Majelis Wali Songo lyang berhak memakai gelar SLINAITI.
ialah:

.I SunanAmpel RadenAhmad Rahmatullah (SuranAmpel). Beliau sekaligus

menj adi Ketua Walisongo.

2. Raden Paku bin Maulana Iskak (Sunan Giri). Beliau kakak seperguruan

Raden Fattah sewaktu belajar di pesantenAmpel Denta.

3. Raden Matrdumlbrohim binAhmad Rahmatullatr (SunanBonang) .
4. Sunan Kalijagabin Mlatikta

.5 Sunan Grurung Jati / Syeh lvlaulana Jati, perintis Islam di daerah Jawa Barat.

6. SuranNgudung.
7. SunanMejagung/ SyehMejagung.
8. SyehBentong.
9. SyehLemah Bang/ Syeh Siti Jenar.

Bila mana ada salah satu anggota majelis Walisongo yang udzur
maupun wafat, maka akan diganti oleh wali lain. Misalnya, Sunan Kudus
masuk dalam Majelis Walisongo,mengganti ayatrnya Sznan Ngudungyatg
wafat pada tahun 147 8 Mll400S. Demikian pula yang lainnya. Para wali /

cendekiawan / ulama yang pemah menjadi anggota Walisongo ialah : Sunan
Draj at, Sunan Muria, Sunan Prawoto, Sunan Tbmbayat, dan Sunan Geseng.

46 Seianal

Walisongo yang diziaralnwisatawan religi saat sekarang ialah :

NO NAMAWALI GELARSEBUTAN LOKASIMAKAM

I Maulana Malik lbrohim Syekh Maulana Gresik
Surabaya
2. R. Rohmatullah Sunan Ampel Tuban
Giri, Gresik
J. R. Makdum Ibrohim Sunan Bonang
Lamongan
4. R. Paku Ainul Yaqin Sunan Giri Kadilaogu, Demak,
Kudus
(Prabu Satmoto) Muria, Kudus
Cirebon
5. R. Kosim Syarifuddin Munat Sunan Drajat

6. R. M. Syahid / R. Loka laya Sunan Kali Jaga

7. Dja'far Shodiq Sunan Kudus

8. R. Urnar Said Sunan Muria

9. R. SyarifHidayatullah Sunan Gunung Jati

Peziarah walisongo lebih memilih ziarah ke walisongo di atas, dari pada
walisongo periode I atau yang lain, disebabkan syiarlslailrnya, paling banyak
pengaruhnya terhadap perkembangan Islam di Indonesia.

Maulana Malik Ibrohim sebenarnya tidak termasuk anggota Majlis
Walisongo jaman Kasultanan Demak, beliau salah satu perintis syiar Islam di

Jawayang paling sukses syiar Islamnya. Sehingga banyak di ziamhi makamny4
dan beliau tidak bergelar 'Sunan'.

Ini jantan reformasi
ita lestorikun buclal,s Islu

ii.l.='/T-ir:
Gambor 10.2. Ilustrosi Pesan Reformqsi

Dericad 47

BAB XI
SIAPAYANG MEMBUNUH PRABU KERTABHUMI ?

(Candra sengkala z "Sirna llang Kertaning Bhumi')

. Kerajaan Majapahit Kalah Diserang Kerajaan Kediri

Raden Fattah diwisuda menjadi Adipati Anom Bintorc pada tahun
1477NI/1400S.

Tidak lama kemudian Raja Kediri Prabu Ranawijaya

Girindrawardhana Adipati Bhre Keling di Kediri yang berkedudukan di
Keling sebelah timur laut Kediri Jawa Timur yang masih keturunan dari Prabu

Er I angga. menyerang Maj apahit.

Dan dalam pertempuran itu, Raja Majapahit Prabu Kerta Bhumi
bersama keluarganya yang masih hidup melarikan diike Senggaluh di Gunung
Lawu.

Satu tahun kemudian Pr abu Kertabhumi yangsudah melarikan diri di
Gunung Lawu diserang Prabu Girindrawardhana dan berhasil menumpas
keluar ga Ke r t ab hum i dan sekal i gus tewasny a P r ab u K e r t ab humi .

Kejadian ini ditandai dengan Candra Sengkala "Sirno llang

Kertaning Bltumi", yang berarti Kerajaan Majapahit yang dipegang Prabu
_Kertabhumi Brawijaya V, hilang direbut Prabu Ranawijaya Girindra
Wardhan, Adipati Bhre Keling/Kalingga Kediri Jawa Timur dan

Kertabhumi sima menghilang (melarikan diri dan bersembunyi) di lereng Gunwrg
Lawu dengan keluarganya, yang nantinya setelah wafat terkenal dengan sebutan
Sunan Gunung Lctwu. Setelah Prabu Kertabhumi wafat,beliau dimakamkan
di komplekmakam Masjid Demak dengannamayangtertulis di nisan yaitu
Darmo Kusunta. Sebagai penghormatan, nisan kuburannya dibuat paling
panjang, mencapai 5 meteran.

Dari kejadian ini dituliskan, bahwa Prabu Kertabhumi Brawijaya V

-memerintah Kerajaan Majapahit selama l0 tahun yaitu dari tahun 1468 M

48 Seianat Da a6

1478 M. Tatruntersebut merupakan tahun duka bagi Raden Fattahkarena
ayalmyaPrabuKertabhumidiY,alal*,arolehGirindrmtardhanadariKediri.
Lebih pedih hutiryo, setelah mengetahui adikr.tya Raden Husin ikutkerj asama

dengan pihak musuh ayahnya . Saat itr Raden Fattah behtmtahu kalau adiknya

sudalr diangkat menj adr Adipati Terung sebaguimbalan kerjasama dengan
Girindrm,vardhano.

Prabu Girinfuav,ardhana setelah berhasil menaklukan Majapahit, ia
memakai gelar Brawij aya VI Raj a WilwatiWa Daha Janggala Kediri . Gelar
itu menrmjnlr&an bahwa Girindrawardhana adalah Raja Majapatrit pengganti

Raja Brawijaya V dan mempunyai kekuasaan yang meliputi kekuasaan

Kerajaan Majapahit, Kerajaan Kediri dan Janggala. '

Aku saksinya.
Pembunuh Prabu Kerta Bhumi

adalah Girindra Wardhana

,- .*.*.€rf!l

49

BABXII
I(ADIPATEN BII\TORO GAGAL MEREBUT MAJAPAHIT

Anakku Raden Fattah!
Kerajaan Majapahit telah direbut

oleh Prabu Girindrawardha
Tolong kamu rebut hembali

oo

Sendiko dawult ayahda
Prsbu Kertabltumi.

Mohon do'a restunya,
semoga berhasil.

Gambar I2.1.
Ilustrasi Pangeran Kertabhumi menyuruh Raden Fattah

Merebut kembali Keraj oan Maj apahit

50 Ser/arun Drua/a

Revans/ Serangan Balasan Pasukan Kadipaten Bintoro yang Dipimpin

Sunan Ngudung Gagal Merebut Majapahit dari Tangan Prabu

Girindrawardhana

Majapahit sudah dikuasai Pra bu Girinfuawardharu Raja Kediri yang

menggunakan gelar politis,yufi Prabu Brawij aya VI Raj a WilwatiWa Daha
Jan ggal a Ke dir i, denganmaksud :

.I Supaya rakyat dan keluarga Prabu Kertabhumi tidak memberontak.

2. Supaya daerah- daeratr kekuasaan Majapahit tidak melepaskan diri.
3. Pengakuankekuasaanny4 meliputiWilwatikta/Majapatrig Datra Janggala

danKediri.
Temyata politik di atas tidak mencapai tujuan. Terbukti banyakAdipati

yang dulunya tunduk pada kekuasaarr Prabu Kertabhumi Brawijaya V,
sekarang tidak mau tunduk pada Prabu Girindrawardhana yangmengaku
BrawijayaVI.

Bahkan para Adipati itu tidak mengakui keabsahan Prabu

Girindrawardhana sebagai Raja Majapahit, dan menganggap sebagai
pemberontak / penjajah. Akibatrya, banyak paraAdipati itu yang melepaskan
diri dari kekuasaan Majapahit dan berdiri sendiri sebagai kerajaan kecil yang

kedaulatan sendiri. Lain halnya dertgan Raden Fattah yangwaktu
itu masih menj abat sebagai Adipati Bintoro.

Mendengar jatuhnya Kerajaan Majapahit serta kabar hilangnya
ayahanda Prabu Brawijaya Vyangtidak diketahui nasibnya, masih hidup
atau sudatr mati, maka tanpa berpikir p anjang, Raden Fattah mempersiapkan
diri menyusun kekuatan yang ada untuk menyerang Maj apatrit.

Revans / seranganbalasan itu sebagai tindakan balas menyerang kepada
Prabu Girindrow ardhana danberusaha merebut kembali tahta Majapahit

untuk dikembalikan kepada ayalmya, Prabu Kertabhumi. Penyerangan itu

Idilaksanakan di tahun 1400 S 1478M.

Hasil serangan tersebut agar supaya dapat membuat Maj apatrit mundtr
dan tidak berdaya menghadapi perkembangan Demak. Pasukan Kadipaten

5L

Bintoro dihrrykan dapat merf adi ujung tombak dan dapat bekeda sama dengan
sisa-sisa pasukan Majapahit yang masih setia pada ayabnya Prabu Kertabhumi
dalam usalra mengusir pasukan Prabu Girindrawardhana yang sudah
menduduki lvlaj apahit.

Raden Fattah rnengirim prajurit ke lvlajapahit dengan menunj rk Sunan
Ngudung, menjadi Senopati P er ang / Manggalo Yudha. Serangan Demak
tidak lewat laut karena di Tuban dan Ujunggaluh armada Majapatrit masih
cukup kuat sedangkan Pati / Juana belum sepenuhnya dikuasai Demalq maka

-serangan Demak lewat pedalarnan, yakni lewat jalur : Grobogan - Blora

Cepu - Bengawan - Solo - Balungbendha - Krian - Taxik - dan terus ke

jantung kota Mojokerto. Raden Fatta& ikut serta dalam serangan tersebut
dan para wali yang ikut antara I ain : Sunan Ngudung, Sunan Bonang, Sunan

Gunung Jati, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, dan Sunan Drajat serta

Pengeran Cirebon (menantu Raden Fattah).

' SeranganmendadakdariDemakini benar-benm kekuatan

Majapahit. Karena sekeliling Keraton (Pusat Pemerintahan) telah banyak
kantong daerah yang beragama Islam seperti : Mejagung (Mojo Agung) ,
Sedayu, Lirboyo (Pare), Tarik (Thariq), Terung, Ampel, dan Giri (Gresik).

Sesuai dengan Isi Naskah Tradisi Cirebon, Prabu

Girinfuawardlanamengetahui serangan itt1 dan menyuruh Raden Husinyang

telah diangkatrya menjadi Adipati Tenng untuk memimpin pasukan M{ apatrit

menghancurkan pasukan Demak, sekaligus untuk menguji kesetiannya pada

Raja Girindrawardhona. Pertemptmanpaling sengit terjadi antaraprajurit santi
di bawah Sunan Ngudung melawan prajurit yang dipimpin oleh Adipati
Tbrung. Pasukan Sunan Ngudung yang jumlahnya lebih sedikit memberi

perlawanan sengit.

. Rupanya pasukan musuh lebih banyak, kuat dan tangguh, sehingga

pasukan Demak kalah di medan laga, bahkan Sunan Ngudung dapat

dikalahkan oleh Adipati Terung danterltilaparah. Dalam keadaan luka parah
Sunan Ngudung menaik pasukannya kembali ke Demak. Sesampainya di
Demak, tak beberapa lama beliau wafat dan dimakamkan di komplek Makam
sebelah utma Masj id Agung Demak.

52 Seianal D*r,a/

Bu Nyai Ngudung marah-marah atas kematian suaminya, namun
akhirnya dapat disadarkan oleh anaknya sendiri yailu Sttnan Kudus. Bahkan
Sunan Kudus siap memimpin perang pasukan Demak, demi menegakkan ajaran
agamalslam.

Ayahda Kerta Bhumi
ananda gagal merebut Majapahit,
bahlgua Senopati Sunan Ngudung wafat,

aku anak tak berguna

Gambar 12.2. ;5

Ilustrasi Raden Fattah diberi semangat ayahdu

53

BAB XIII

RADENFATTAH
MELANJUTKAN MEMBANGUN MASJID AGUNG DEMAK

Raden Fattah Menangguhkan Penyerangan yang Kedua dan
Melanjutkan Mendirikan Masjid Kadipaten Demak Bersama Para
Walisongo yang Sudah Dimulai pada Tahun1477 M/ 1399 S

Raden Fattah menyesali kekhilafannya karena terburu nafsu
mengadakan penyerangan kepada pasukan Girindrowardhana tanpa

mengukur kekuatan pasukan musuh, sudah berani mengadakan penyerangan,
akibatnya banyak korban berguguran di pihak pasukan Bintoro serta mengalami
kekalahan yang fatal. Belum terhitung kerugian lain yang tak dapat disebutkan
satu persatu.

Para wali menyarankan, mengingat pasukan musuh masih tangguh dan
belum dapat dijajagi kekuatannya danjumlahnya mal<a Raden Fattqhdiminta

melanjutkan membuat Masjid Agung Kadipaten yang belum selesai
pembuatannya, sambil menjajagi kekuatan musuh. Disamping itu perlu

mengumpulkan kekuatan dari berbagai pihak termasuk mencari bantuan dari

kadipaten-kadipaten yang dulupemah bergabung dengan Majapahit dan kini
masih setia, dan tak lupa perlunya menggembleng rakyat dan pemuda untuk
belaj ar ilmu beladiri dan perang.

Raden Fattah menerima saran melanjutkan pembangun Masjid
Kadipaten Demak dan menunda merebut tahta Majapahit yang dktsasai Prabu
Girindrawardhana,tetapi dengan syarat Mustaka Masjid yang akan dibuat
nanti, bentuknya runcing mirip angka 1 arablahad. Persyaratanitu sebagai
"lambang kejantonon" bahwa Demak berani menghadapi pasukan Majapahit
yang di kua sai P r a b u G ir i n dr aw ardhana. Sekaligus mengandung pelaj aran
tauhid bahwa TuhanAllah itu Maha Es a (Hmu allahu ahad).

Trba-tibaEmpuSupamembaikabarbahwaPrabuBr$a,ijayaVmasrh
hidup dan sekarang sedangbersembunyi di Gunung Lawu. Prabu Brawijaya V
ingin ketemu anaknya rR aden Fattah beserta para wali. Beliau ingin masuk

54 SeVnnal Duca6

lslam dan menyerahkan pusaka Majapahit di antaranya Kyai P leret sertabarang-
barang berharga Majapahit yang sempat dibawa untuk anaknya Raden Fattah
dengan maksud supaya R aden Fatt ah didukung para walisongo mendirikan
Kerajaan Demak penerus Kerajaan Majapahit.

Rade n F att ah dengan didampingi Sunan G ir i, Sunan Kal ij aga dart
Empu Supamenemui Prabu Brawijaya Zdi Gunung Lawu. Setelah Prabu
Brawijaya Zmenyerahkan pusaka dan barang-barang berharga Majapahit
kepada Raden Fattah, disertai beberapa nasihat berharga, beliau menghendaki
masuk Islam dan memohon Sunan Kalij agayang mengislamkan. Setelatr masuk
Islarn Prabu Kertabhumi diberi narra Darmo Kusumo. (meniru nama tokoh
pewayangan Prabu Dharmo Kusumo yang menj adi raj a Pandaw4 yang memiliki
jimatkalimasada)

Tidak lama setelah di Islamkan, Persembunyian Prabu keltabhurni, dapat
diketahui Prabu Girindra Wardhana yang sudah.menduduki Maj apahit, yang
segera mengirim pasukannya menumpas Prabu Kertabhumi dan keluarganya
di lereng gunung tawu. Akibat penyerangan itu, Prabu Kertabhumi tewas dan

di makamkan di lingkungan Masj id Agung Demak dengan nama tisal Dharmo

Kusumo dengar-r panjang krjing sekitar 5 meter.

Raden Fattah dan Para Wali Melanjutkan Pembang rn MasjidAgung
Kadiliaten Demik dan Selesai Tahirn 1479 Nlt 1401 S'

Kadipaten Bintoro mulai melanjutkan membangun Masjid Agung
Kadipaten Bintoro yang telah dimulai tahun 1477 Mdan selesai padatahun

1479 M I 140 I S, dengan ditandai sengkala memet / gambar berbentuk bulus.
Kerata Basa"Bulus" yaitu "Yen mlebu kudu alus" maksudnya, siapaptrn

yang masuk ke masjid untuk beribadah, harus halus lahir batinnya, tawadlu'
"merendahlran diri di hadapanAllah SWT'. Sengkala memet "bulus" juga
mengandung makna bahwa Raden Fattah sedang prihatin / memet / mumet
karena kerajaan ayahnya direbut Girindrawardhana, dan gagal merebut
kembali bahkan Szn an Ngudung gugur. Kemudian sesuai saran para wali

D?raa6 55

diharapkan melanjutkan membangun Masj id terlebih dahulu sambil melihat
situasi dan kondisi. Ini mirip beladiri bulus yang menyembunyikan kepalanya
bila dalam keadaan genting sambil melihat saat yang tepat untuk menyeran

musuh.

Bagi guru ma'rifat, banyak meniru teknik bulus yang dalam rnendidi
anak-anaknya nlengamati dari kejauhan, biar cepat anak didiknya menem
kemandirian danjati dirinya, serta dapat membentengi diri sendiri dari god
hawa naf,;unya, dan akh i rnya dapat ma'rifbtu ll ah.

Gambar 13.1.
Lambang Bulus Pada Pengimaman Masjid Agung Demak
Suatu contoh kerukunan dan keikhlasan yang perlu diteladani
saat pembuatan MasjidAgung Demak adalah para Wali sampai kawula ali
56 Se/aaan

Gakyat kecil) terlihat ikut mengeluarkan jariyah berupa tenaga, pikiran dan
materi sampai pembangunan MasjidAgung Demak selesai.

Persatuan menyelesaikan Masjid agung ini, sampai ada kisah yang
menceritakan bahwa pembangunan Masjid Agung Demak selesai dalam
semalam. Maknakisah ituyaitu pembangunan MasjidDemak sangat cepat
selesai, karena sangat banyaknya orang yang membantu pembangunan Masjid

Demak.
Dalam pembuatan Masjid, timbul banyak cerita menarik misal : Cerita

lain, yaitu Sznan Kalijaga dengan saka tatalnya, menimbulkan cerita yang
beraneka ragam dari yang ikniah sampai yang bemafas keramat. Adapula cerit4
bahwa katak dan ular pun ikut membantu penyelesaian Masj id, j uga cerita
Sunan Katong dengan bumbung ajaibnya.

Gambar 13.2.
Pintu Bledeg Karya Ki Ageng Selo

D"r4ra6 57

Arsitek Pembangunan Masj id Kadipaten Bintoro Demak adalah Raden

Syahid (Sunan Kalijaga) yang membuat maket Masjid Kadipaten sebagai
acuan para tukang unhrk membuat masjid dalam ukuran sebenarnya dan ke

empat saka guru merupakan j ariyah 4 wal i. Sunan Ampel membuat sakaguru
sebelah Tenggara (kidul-wetan). Sunan Bonang membuat sakaguru sebelah
Barat daya (kidul-kulon). Sunan Gunung Jati membuat sakaguru sebelah Timur
Laut (lor-wetan). Masing-masing sakaguru bergaris tengah sekitar 1.45 meter
dan tinggi 32meter.Berwujud bulatan kayu Jati.

Gambar 13.3.
Soko Guru (Tiang Utama) buatan Walisongo
Saka guru yang rlil.rurl \rrnctn Kaliirr,grr lehilr terkenal dengan S.rl,;r
Tatal, karena bagian ujung atas dari saka itu. drbuat dari tatal yaitu poton-qan-
potongan kayu yang diikat dengan rumput "lawatan". Saka Tatal mengandung
falsafah bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.
58 Se/4nal fueai-

Gambar I3.4.

S *o Tatal buatan Sunan Kalijaga Yang tersimpan di museum

Masjid Demak

59

BAB XIV

RAJA MAJAPAHIT GIRINDRA WARDHANA .
DIKALAHKANRADENFATTAH,:, :. . .

(Candra sengkala 'lGeni mati siniramjanmi"Tahun l48l M1 1403 S)

Nafsu ibarat api, api sedikit dapat padam oleh segelas air. Sampah
terbakar tidak cukup memadamkannya dengan segelas air, tapi sedikitnya
beberapa ember air. Terlebih lagi kalau pasar terbakar, harus mengerahkan
berpuluh-puluh mobil pemadam kebakaran. Bila hutan terbakar, Amerika yang
mengakuAdiday4 tak sanggup memadamkannya. Hanya hujan dari langit atau
"jawoh" yaituja-a Rohmatullah/ mengharap rahmat pertolonganAllah semafa, '
untukmemadamkannya.

Nafsu Angkara murka Prabu Girindra Wardhana begitu besarnya
menguasai Majapahit dan telah menumpas keluarga Bhre Kertabhumi di
Majapahit dan Gunung Lawu. Tidak mustahil, suatu saat Raden Fattah juga
akan jadi target penumpasan keluarga Bhre Kertabhumi yang masih tersisa.

Raden Fattah menyadari, bahwa cepat atau lambat akan terjadi
peperangan antara Kadipaten Bintoro dengan Kerajaan Majapahit yang
dikuasai Prabu Girindra Wardhana.

Raden Fattah jauh hari sudah mengumpulkan kekuatan pasukan

gabungan untuk menyerang Majapahit dan menurut perhitungannya, pasukan
gabungannya InsyaAllah dapat menyiram nafsu angkara murka Prabu Girindra
Wardhana.

Pada tahun I 48 I M / I 403 S Pasukan gabun gan Raden Fattah Adipati
Anom Demakyang banyak sekali jumlahny4 mampu menyerang dengan siasat

perang/gelar*SupitUrang"danbeftasil denganmudah

kekuatan pasukan RajaGirindrawardhana Dyah Rana Wijaya. Waktu itu

beliau berumur 33 tahun. Kejadian itu ditandai dengan candra sengkal a " Geni

mati siniram janmi".

60 Seiaua/. fura6 ,
,

Penyerangan pasukan Bintoro di bawah pimpinan Senopati perang
Sunan Kudus dibantu Sunan Mejagung, Sunan Giri, dan Sunan Gunung

Jati berhasil merebut kembali kerajaan Majapahit dari kekuasaan
G i r i n dr aw ardh an a Ptaj a Kedii.

Gir indr aw ardhana ker:rudran ditawan dan diperbolehkan melanjutkan
roda pemerintahannya di bawah kekuasaan Szltan Fattah danAdipati Terung/
Raden Husin dapatmelarikan diri dari peperangan.

Yang dimaksud"Geni mati" padasengkala diatas adalah Pemberontak
Girindrow ardhana yangmerebrfitahta Brawijaya V dapat dikalahkan di medan

perang sekaligus ditawan. Saat itu Majapahit diserang dari segala trfr ,

"Siniram" pasukan Demak yang banyak sekali jumlahnya, "ianmi" sehingga
sukardibendtng.

Menurut Prol. Dr. N. J. Krom dalam bukunya, "Javaansche

IGes chied e nis", Me no I ak anggap an b ahw a y an g me ny e r an Maj ap ahi t

semasa dikuasai oleh Prabu Kertobhumi (Brawijaya V) adalah Demak,
tetapi sebenarnya yang menyerong adalah Prabu Girindrawardhana dari
Keling Kediri hingga tewasnya Prabu Kertabhumi. Tidaklah mungkin
seorang anakyang sholeh membunuh orang tuanya sendiri.

Majapahit waktu itu betul-betul "siniram janmi". Betapa tidak!.
Mentr t catatan dari buku kuno yang kami terjematrkan, tertulis jumlah bantuan

prajuri' di luar prajurit Kadipaten Bintoro Demak sebagai berikut :

a. Sunan Bonang membantu 40 orang prajurit perang dari Campa.
b. Sunan Mejagung membantu 7 prajurit yang berpengalaman perang.
c. Sunan Gunung Jati membantu dengan prajurit dari Bani Isra'il dengan

sebany'ak 40 orang yang mempunyai keunggulan tersendiri.

d. SyehBentong 7 prajurit dari Gunung Srandil.
e. Maulana Maghribi membantu 7 orang prajurit dari Andalusia yang sudah

berpengalaman dalam berbagai perang sabil.

f SunanKalijaga membantuprajurit4Oyangmempunyaikeunggulanyang

dapatdiandalkan.

Dertca6 6L

bo' Syeh Lemah Abang memb arttu 7 orang prajurit dari Malaka yang mahir
dalam perang frontal dalam satumedan.

Sunan Giri membantu 40 prajurit berasal dari negeri Pasai Sumatera yang
banyak menguasai ilmu perang.

t Sunan Kudus yang membantu prajurit yang berasal dari Mesir yang ahli
menggunakan pedang dan pantang mundur dalam perang.

J. a0 prajurit dari Ponorogo yang keberaniannya luar biasa.

.k 40 PrajuritdariAceh.

l. 7 Prajurit dari Sukadana dari buruh dan petani.

Semuabantuan dari prajurittersebut bila dijumlah dengan prajurit
Demak serta sukarelawan perang dari rakyat, semua berjumlah sekitar 9.000
orang. Jumlatrprajurititusemakinbertambahdenganadanyakiriman l00prajurit
dari Palembang asal daerah kelahiran Raden Fattah. Prajurit Putri Bintoro
Surogeni bersenjata busur dan panah api yang bermarkas di Sorogenen
Bintoro Demak. Diperkirakan olehTome Pires, penduduk Bintoro waktu itu
berjumlah antara 8.000 sampai 10.000 keluarga ataukira-kira40.000- 50.000
jiwa. Kalau dihitung, jumlah sukarelawan perang dari rakyat berjumlah 8.000

lebih dan jumlah penduduk Bintoro antara 8.000 -'10.000 keluarga.

Kemungkinan besar setiap keluarga dengan ikhlas mengirimkan seorang
sukarelawan perang. memb.antu pasukan Binto-ro Demak, untuk berjjhad.
Sunggirh suatu kibeihasilan syiar yang patut disyukuri, berhasil membina
keikhlasan umat untuk berjuang di JalanAllah Yang Maha Perkasa.

Adipati Tbrungwaktu itu lolos dari maut dan masih berada di pihak
musuh, belum mau bertobat untuk bergabung dengan kakaknya Raden Fattah.
Raden Fattah berkali-kali menyuruh utusan ke Kadipaten Terung untuk
mengajaknya bergabung dalam satu wadah perjuangan, namun rasa bersalah
telah membunuh Sunan Ngudungdan rasamalu yang menyelimutinya membuat
ia berasa enggan bergabung dengan kakalrrrya Raden Fattah.

Akhimya, setelah Szr an Kudus anak dari Sunan Ngudung menemui
Adipati Terung dan meyakinkan bahwa tidak ada dendam kesumat dalam
dirinya, apalagi bagi seorang ulama/wali, kemudian beliau bersumpah untuk

62 Se/drnl

tidak balas dendam pada Adipati Terung. Adipati Terung baru sadar dan

bertaubat atas dosa dan kesalahanny4 pada akhimya mau bergabung dengan

kakaknya Raden Fattah. Beliau dengan sukarela menyerahkan semua
kekayaannya termasuk semuabatangan emas yang dimilikinya untuk perjuangan
Islam. Beliau diangkat jadi Pangeran dengan Gelar Pangeran Palakaran
(Palakaran artinya pengumpul batangan-batangan emas). Pangeran
Polakaran akhimya berguru kepada Sunan Drajaddan banyak berbuat amal
sholeh sampai akhir hayatrry4 dan dimakamkan di Karang Kemuning wilayah

Bonang.

Di buku Babad cirebon, dijelaskan setelah Raden HusinAdipati terung
bertaubat, beliau berguru pada Sunan Gunungiati dan meriyiarkan agama Islam
disana sampai wafat. Putri adipati terung dinikahkan dengan Sunan Kudus
sebagai tanda syukur pada Sunan Kudus yang tidak menuntut balas dendam
atas kematian ayahnya Sunan Ngudungyangdibunuh olehAdipati Terung.

Majapahit berubah menjadi kota yang sepi dan tidak mempunyai fungsi.
Girindrawardhana Dyah Rana Wjaya merupakan Raja Majapahit yang

memerintah dari tahun 1478 M - 1498 M. Ia kemudian dibunuh oleh patihnya

sendiri, yang bemama Patih Udhara. Kemudian tahta Majapahit dilanjutkan
oleh Prabu Udhara. Wilayah kerajaan Majapahit tinggal sedikit. Prabu

Udhara memerintah tahun 1498 M - 1519 M.
Tahun 1481 M I 1403 S merupakan masa kehancuran Kraton

Majapahit dan berdirinya Kerajaan Demak. (Bersumber : Buku Javaansche
Zamenspraken halam an 26 no.24 ddo,l,2 I 7 I 1892).

Penyer:angan besar-besaran pasukan Kadipaten Bintoro itLr dilaksanakan
dengan siasat perang pengepungan (gelar perang supit urang). Pengepungan
keraj aan Mai apahit yang dikuasai Raj a Girindrawardhana dilaksanakan selama
l0 hari.

Pada tanggal 10 Besar Pasukan Majapahit menyerah tanpa syarat.
Untuk memperingati kemenangan pasukan Demak mengalahkan pasukan
Girindrowardhana, maka setiap tanggal I 0 Besar / 1 0 Dzul Htjj ah diadakan
peringatan "GREBEG BESAR". Tradisi Peringatan Grebeg Besar itu, sampai
kini masih dilestarikan di daerah Demak.

Dena6 63

Gambar 14.1.
Perayaan Grebeg Besar

Prabu Girindrawardhana telah ditawan oleh pasukan Bintoro Demak.
Setelah ditahan beberapa saat, akhirnya diperbolehkan melanjutkan roda
pemerintahan Kerajaan Majapahit, di bawah kekuasaan Demak dan dalam
pengawasan SunanGiri.

Orang dibuat takjub kepada Sultan Fattah karena Girindrawardhana
yang telah melnbunuh ayahnya dan menumpas sebagian besar keluarga/Bhre
Kertabhumi, masih dimaafkan dan bahkan diperbolehkan melanjutkan roda
pemerintahannya menjadi Raja Majapahit di bawah kekuasaan Demak.

Kebijakan Sultan Fattah ini merupakan ahlak mulia/ahlaqul karimah
yang banyak dilakukan oleh Rasulullah besertakeluarga dan sahabatnya.

Pemerintahan&ekholifahan dianggap sebagai wadah atau alat saj a untuk
syiar Islam. Dan membuktikan bahwa Islam adalah agama penyelamat dunia
akherat.

64 Seaa'uldp#

BABXV
RADEN EAT'TAH DIWISUDA
MENJADI SULTAN BINTORO DEMAK
(Pada malam l2 Rabiul Awal 860 H / 16 Mei 1482 M / 1404 S
dengan cqndra sengkala "WaFna Sirna Catur Nobi")

Setelah pasukan Majapahit dapat dikalahkan pada tahun 1481 M /

1403 S oleh pasukan Kadipaten Demak, pemerintahan Kasultanan Demak
tidak langsung dipegang ol eh Raden Fattah.

Sesuai saran pam walisongo, sebaiknya R aden Fattahmenyerahkan

pemerintahan sementara Kerajaan Majapahit, kepada Sunan Giri dalam
beberapa saat, sambil melihat perkembangan dampak dari jatuhnya

Prabu Girinfuawordhoradan sekaligus mencari hmi baik unhrk
penobatan R aden Fattaft menjadi Raja Kasultanan Bintoro Demak. Raden
Fattah menyetujui usulan itu serta menyerahkan pemerintahan sementara

Kerajaan Majapahit kepada Sunan Giri dengan gelar Prabu Satmata. Ada
yang menafsirkan, katasatmataberusaldari kata kasat mata, yang artinya

tidak kelihatan karena memerintah hanya beberapa saat.

Menurut pendapat Graaf, dengan tanpa kesulitan Raden Fattah
berhasil mengalahkan Majapahit, dan untuk memusnahkan segala bekas
kekafiran dan penolak bal 4 maka Sunan Giri memegang pimpinan tertinggi

terlebih dahulu selama 40 hari, baru kemudian diserahkan kepada Raden
Fattah.

Masa kejatutran Majapahit tanggal 10 Besar/ Dzulhijiah tahun 1481 M

I 1403 S dengan masa penobatan Raden Fattah menjadi Sultan Bintoro pada
tanggal 12 Mulud/RobiulAwwal. tahun 1482M11404 S. Terhitung adajarak
sekitar 90 hari. Sekitar 50 hari setelah kejatuhan Majapahit sampai alfiir Suro
1404 S, Raden Fattah dan Walisongo masih mengurusi para korban perang

dan bala bantuan pasukan. Dan pada tanggal I Sapar 1404 S, Sunan Giri

ditunjuk sebagai Raja Sementara dengan sebutan Prabu Satmata sekaligus
menjadi Ketuapanitia Penobatan Kasultanan demak dengan sultan terpilih

Deraad 65

Raden fattah. Jadi masa Sunan Giri jadi Sultan Demak sementara sekitar

hari.

Setelah mendapatkan hari baik yang telah disepakati oleh para Wali
dan disetuj ui oleh Raden Fattah y att:upada hari S enin (S oma) Kl iw on malarn

Selasa Legi tanggal ll malam l2 Rabiul Awal860 H / 16 Mei 1482 M

1404 S dengan sengkalan *Warna Sirna Catur Nabt',maka Raden Fattah
atau Adipati Bintoro di wisuda menjadi Sultan Bintoro Demak oleh Suna
Ampel. Raden Fattaft waktu itu berusia34 tahun. Hari penobatanrrya
hari Senin / Som4 mengircu dmi ternbang Sinom di dalart"Seral Babal Thna
Jawf' yangberbunyi :

SINOM

Mangkanaing dina soma,
Palcumpulan para Wali,
SangAdipati Bintoro,
Sadaya sami ngresteni,
Ingangkatjeneng neki,
Nama Senopati Jimbtr:t,
Panembahan bintoro,
RatumuwamiAgami,

Yatha hrneng genti ingkang kawarnaha.

Padahal sesuai perhitungan, 12 Mulud 860 H jatuh pada hari Selas
L e gi .Adat i stiadat peringatan Maulud Nab i sering dij atuhkan pada malam
Maka dapat disimpulkan, Penobatan Suhon Fattah pada hari Senin Kliwo
malam Selasa Legi.Benar dan tidak ada kekosongan ilmiah serta tid
Aimgukantagi.

66

Penobatan R aden Fattah menjadi Sultan Bintoro Demak, disaksikan
oleh abdi kinasill ulama para manggala praj :uit, Sunnn Ktdus, Sunan Gunung

Jati, P atih Wonosalam (nantinya diangkat menj adi patih)dan santri-santri

semua mengiringi penobatan itu dengan merrbaca Sholawat Nabi Muhammad
SAW, yang pada saat itu pula bertepatan dengan peringatan kelahiran Nabi
Muhammad SAV/, yaitu pada mal am I 2 Rabiul Awal .

Sultan Fattah mendapat gelar Sultan SyehAlam Kubro olehSunan
Ampel.Kemudian dilengkapi oleh Sunan Bonangdengan gelar Sultan Fattah

Syeh Alam akbar Panernbahan Jimbun Abdul Rahman Sayyidin

Panatagama Khalifatullah di Bintoro Demak.

Mengingat masih ada panembahan gelar, maka gelamya menjadr &tltan
Fattah Syeh Alam Akbar Panembahan Jimbun Abdul Rahman Sayyidin
P anatagama Sirullah Khalifatullah Amiril Mukrninin Hajj uddin Khamid
Khan Abdul Suryo Alam di Bintoro Demak.

Peristiwa saat penobatan R aden Fattahmerf adi Sultan Bintoro Demal<,

dapat dikaji dari naskah Demak Edisi Proyek Penerbitan Buku Sastra
Indonesia dan Daerah tahun 1981, diantaranyaberbunyi sebagaiberikut :

PANGKUR

1) Sunan Ngampel lon delingnya , "Heh tah lurah yen mungguh rembug
mami, deno kang umadeg ratu,ydkaki. Natapraja,jengiening ywang
Bintara sumalnbturg ratu, wewarise nxlgsa Jawa, rafu pinandhiting wali.

2) Nedha kanca ngesfrenan4 ing adege Binatara Sang Dipati, sumamburg

jumeneng ratu, juluk Sultan Bintara, Nata gama luputullah ing rat
Agung, waliyrlllohnrmg Jaw4 gung miyarsamestu sami.
3) Sunan idi kang madeg nata, ageng alit jumurung ngestreni, Sunan

N garnpel mal ih muwus, "D ene kang r ajabrarr4 gung kaprabon kasraha
kang madeg ratu" , Sunan Ngampel malih nebda, mring putra sang
baru aji.

Dec*ca6 67

4) "I(aki manehjarwaningwang, kancaningstur ya sakeh paxa wali, luputra
pakeryeng ratu, denbekti mring Pangeran", narpa mudha sumangga.

s) Wus ngrasuk keprabon nata, sekaliro kepraboning Narpati, kang
sewakandhe ing ngyun, muka lir konjem kisma, marang lumyat mring
aturiptrL yataingkang madeg natrykineh lenggah dampar rulani. Ujwala
banr prabu, nenggyawau sinengkalan, warna sima catur nabi.

Kesimpulannya:
Sultan Fattah diangkat menjadi Sultan Bintoro Demak pada tahun

1482 M I 1404 S dengan candra sengkala " Warna Sirn a Catur Nabf', atalu
4 tahun setelatr ayalrnya Prabu Kertabhumi Brawijaya V yarymenjadi Raja

Majapahit dapat dikalahkan oleh Prabu Girindrawardhana, pada tahun 1478

M / f 400 S yang ditandai candra sengkala "Sirz a Ilang Kertaning Bumt'.
Prabu Girindrowardhana mengoasai Majapahit sekitar 4 tallrn atau

1 tahun setelah keraj aan Prabu Girindra Wardhana dapat dikalahkan oleh
pasukan perang Kadipaten Bintoro dan Ker{ aan Maj apatrit dapat ditunduk{<an
Kerajaan Demak pada tahun 1481 Mll403 S yang ditandai candra sengkala
"Geni Mati Siniram Janmt'.

Dari uraian diatas, penyusun menyimpulkan : Bahwa Sultan Fattah di
wisuda menj adr Sultan pertama KastitarnnBintoro Demak pada hari Senin

Kliwon malam Selasa Legi, 1L malam 12 RobiulAwal tahun 860 H /

1404 S / 16 Mei 1482M. Sultan Fauahwakitdiwisudaberusia 34 tahun.

Penulis menyadari kesimpulan penulis diatas, terjadi silang pendapat
dengan pendapat team penyelidik Hari Jadi Demak. Team sepakat menentukan
waktu penobatan Sultan Fattah sebagai Sultan pertama Kerajaan Demak,

bertepatan dengantanggal12 RabiulAwall42S S /28 Maret 1503 M.

68 e/4nal

Gambar 15.1.
Lambang Kasultanan Bintoro Demak

Silans pendapat ini dapat diluruskan bila :

.1 Kesaksian Tome Pires, seorang penulis dan musafir bangsa Porhrgis yang

mengatakan: Bahwa Raja Demak telah hadirpadaupacara peresmian masjid
raya dan peristiwa itu terj adi pada tahun ketiga dari masa pemerintahannya

(Graaf, 1986 : 46).

2. Kata tahun ketiga ditambah windu menj adi tahun ketiga windu.

Sehingga kesaksian Tome Pires berbunyi: Raja Demak telah hadir
pada upacara peresmian masjid raya, dan peristiwa itu terjadi pada tahun
ke tiga-windu dari masa pemerintahannya.

Sebagaimana diketahui, tahun windu hanya ada di Jawa. Jadi tidak
mustahil Tome Pires salah tafsir akan kata windu pada saat itu sehingga kata
windu tidak ditulis . Bila kesaksian itu dilengkapi dengan penambahan kata
windu, sebagaimana yang kami tuliskan, maka bisa menjadi obor penerang
bagi penggali Sej arah Demak,

Der,ilab 69

Sesuai dengan isi Serat Kandha dan prasasti yang ada di MasjidAgung

Demak menyebutkan bahvra peresmian pemugaran MasjidAgung Demak pada
tahun 1428 S. Maka, semua penggali sejarah Demak akan menghitung

: :penobatan Sz ltan F attah terj adi pada tahun I 428 S - 24 ta}:ntn(3 windu)

tahun 1404 S. Jadi sesuai dengan candra sengl<ala"Warna Sinar Cotur Nabt',

yang mengandung arti tahun 1404 S.

Tanpa mengurangi hormat kami akan jasa penulisan Tome Pires, kami
kutipkan tulisan Tome Pires yang salah karena kekhilafannya menuliskan
kesaksian bahwa : yang hadir pada saat pemugaran Masjid Demak itu adalah
Trenggono. Kesaksian ini jelas membingungkan para ahli sejmatr, karena pada
saat itu yang menjadi raja adalah Sultan Fattah, bukan Sultan Trenggono.
Logikanya^ Tome Pires kurang tepat / salah dalam menuliskan namaraja Demak
pada saat itu dan tidak mustahil, beliau dapat lupa menuliskan katatatrun ketiga
windu, tertulis tahun ketiga. Masuk akal, kan ?

Alasan penyusun : tahun 1404 S I 1482 M merupakan waktu

penobatan Sultan Bintoro Demak (secara De Yure ) , adalah :

1. Candra Sengkala "Warno Sirno Catur NaDl"' mempunyai makna yang

tersiratyaitu:

rumpaka,toya. bangsa.

Para saksi penob atan yang beraneka warna status dan
peranaJr,, seperti U lama, Man ggala, abdi, dll .

Sima Tenggelam dalam kekhusukan / hikmat.

Catur Canten/ memperingati.

Nabi Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Jadi makna Sengkala "Warna Sinar Catur Nabi" hemat kami adalah

penobatan Sultan Fattah yang disaksikan para Ulama, Manggalayuda,

Prajwig AMi dalem dilaksanakan pada saat malam Peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW

2. Tradisi Penobatan Raja Islam di Jawa, dilaksanakan pada malam turrggul

I 2 Robi'ul Awwal waktu peringatan Hari latrirNabi Muhammad SAW.

70 Sefunal.

Ja. Urutan Candra Sengkalayang runtut dan logis yang menunjuklcan :

' Angka tatrun runtuhnya Keraj aan Maj apahit tahun 147 I M I 1400 S.

Dengan Candra Sengkala "Sirna ilang kertaning bhumt'.

' Kerajaan Majapatrit dapat direbtfi Raden Fattah di tahun 1481 M /

1403 S. Dengan Candra Sengkala"Geni mati siniramjanmi".

' Raden Fattah drnobatkanmenjadi SultanBintoro di tahun l482Ml

1404 S dengan Candra Sengkala "Warna Sirna Catw Nabt'.

4. Adanya kutipan tulisan dari tembang Pangkur yang menuqjukkan candra
sengkala saat penobatan raj a Demak Sz ltan Fattah, yang tertulis sebagai
berikut:
(16)Wus ngrasuk keprabon nata, sekaliro kepraboning Narpati, kang
sewakandhe ing ngyun, muka lir konjem kism4 maftIrlg lumyat mring
aturipun, ya ta ingkang madeg nat4 kineh lenggatr dampar rukrni. Ujwala

baru prabu, nenggya wau sinengkalan, Warna S irna C atur Nabi.
5. Tanggal dan bulan penobatan sesuai dengan tulisan Kitab Babad Loano

yang ditulis oleh R. M. NS. Ronggo Handoko. Pada pupuh 63 sampai

dengan pupuh 68 dalam tembang Dangdhanggul4 tertulis sebagai berikut :

63) Duk ing nguni jamano para wali
krg tlatah Bintarum Demak
Kapasangyogi critano
Anglorosimiagung
MyosojengrasulNabi

Muhammadrostrlullah
Madege SangRatu

JimbunPatatrputanata
Brawij aya Sang Kertabhumi

Majapahitkangpraja

7r

64) Sarnpun pepak sagung parawali
Miwah paranara praja
Arsaangesftoni mangke

Mangke Jumenengir:a Jimbun
Winisudapanamengkoni

Sultan Syeh Ngalam Kubra
Jejerratunipur

Ing Bintanrm Demak Selam
SunanNgarnpel pan ngadika aris

Ingsruriki wisudha.

65) Sinekeran pra kawula dasih
Miwatr paxa ngulama samya
Sagungparamanggalane
Yudajuritnikututru

Sunan Kudus twin GrHrung Jati
Wanasalamwrangka nata

Sagung
Seba andher ambalabar

Asung puj i donga solawat yekti
Ngesti manunglarpada.

56) StnranNgampel pan ngandhika maning

'%::HllfiH;:*

Paman- ari nira iku
Tmglaildnaingrinarati
Sapkkabeh walisongo

Murdhidawuhiprm

72 Ser/4tni

Tatatiti dhawuhira

Sigra ginarebeg Sang Nata Aj i

Mableng snapaharryan
67) Ilir-ilir aregeng angrangin

Asung sasmita adeging pr{a

Bintarum Demak kondhange
Anyarengi GrebegMulud

Ari adi wiyosan suci

Binarung ingpahargyan
Adiwarah*rung

' Gijejeglakutama

Ngesti sembah pangeran sawij i

Gegebengrng Sedya
68) Pangmangkanari sang nata sampun

Paringudhikdanadriya
Jakat sedhekah impak

Pakirmiskiniku
Sabilillab ghorim twin ngarnil

Tiyang miyurmanahira
Ibnusabilipun

Colainakabeh samya

Thpis sampun peparingira Sang Aj i

Sigra kondur mring purwa

(Kutipan dari Babad Loano dan ditransliterasi oleh Pudjo Sumedi,
di Kesambi, Loano, Purworejo, tanggal 15 Maret 1990)

Dena6 73

BABXVI
HARIJADIDEMAK
(Hari jadi Demak dan Tradisi Grebeg Mulud)

Berdasarkan hasil penelitian serta pengk{ ian yang telah dilakukan dari
berbagai sumber data, penobatan R aden Fattah sebagai Sultan Demak pertama

adalah hari Jum'at Kliwon 12 RobiulAwal 881 H/12 Mulud 1415 Saka,
bertepatan dengan tanggal 28 Maret 1503 Masehi. Karena sejarah dan
peranannya, penobatan Raden Fattah sebagai Sultan Demak, maka oleh

DPRD Ifubupaten Dati II Demak dengan Perda No. 3 tahun 1991 dirumuskan
dan ditetapkan sebagai Hari JadiKabupaten Demak.

Penulis berpendapat sebagaimana urai pada Bab XIII: Raden Fattah
dinobatkan menjadi Sultan Kasultanan Islam Bintoro Demak padahai Senin

Kliwon malam Selasa Legi tanggal 1l malam 12 RabiulAwal 860 H /

16 Mei 1482 M / 12 Mulud 1404 S.

Ada perbedaan dan kesamaan pendapat diatas. Persamaannya yaitu
1 2 Rabiul AwwaUl 2 Mulud.

Penulis mengusulkan solusi hari jadi Demak clitetapkan pada 12
Rabiul AwwaUl2 Mulud.

Keuntungan bila hari jadi Demak ditetapkan padal2 Rabiul AwwaV
12Mulud:

1. Agar tidak ada perbedaan pendapat.
2. Di Demak yang sudah punya Tradisi Grebeg Besar,akanberkembang

adanya tradi si Grebeg Mulurl. Secara otomatis menambah semarak syiar
Islam danjuga akan menambah income daerah Demak.

Harapan : Semoga suatu saat, Pemerintah Daerah Kabupaten Demak
berkenan membentuk Tim Hari Jadi Demak untuk membahas ulang Hari Jadi
yang telah ditetapkan, demi meluruskan sejarah Sultan Fattaft dan alangkah
semiuaknya peringatan Hari Jadi Demak bila setiap tahunnya diperingati pada

malam l2 Maulud/12 RabiulAwwal.

74 Seianan

Kearifan Sultan Fattah Selama MemegangAmanat Kasultanan Demak

Setelah Sultan Fattah dinobatkan sebagai Sultan Bintoro Demak pada

iahun 1482M, beliau mulai menyusun pemerintahan, mengembangkan

perekonomian serta bersama para Walisongo mengembangkan agama Islam
ke selunrh wilayah Nusantara.

Adapun yang terpilih menjadi Patih Kasultanan Bintoro Demak pada
waktu itu adal ah Ki Go dho Wras i atat P atih Manglatrat yang sering dipanggil
dengan P atih Wonosalam karena bertempat tinggal di Wonosalam.

Penghulu Kasultanan drpilth Kyai Abuddin yaryterkenal dengan sebutan
Kyai Langgar dan menj adi penghulu Kasultanan selama 2 tatrun. Penggantinya

ialahKyai dari sampang Madurayanglebihterkenal dengan sebutan Kyai
Sampang, bekas tempat tinggalnya sampai sekarang disebut Dukuh
Sampangan Letaknya setengah kilo meter dari Masjid Demak. Beliau menjadi
penghulu Kasultanan selama 2 tahun. Selanjuftrya diganti olehSunan Kudus
sampai akhir kekuas aan Sultan Trenggono .

Setelah Demak dapat mengalahkan Prabu Girindraw ardhana Raja

Majapatrit, Demak berkembang menjadi negara Islam yang kuat. Daerah pesisir
utara Jawa Tengah dan Timur mengakui kedaulatannya. Sedang Keraj aan
Maj apahit menj adi Kadipaten.

Dalam usahanya memajukan pemerintahan, Sultan Fattah merintis
pembinaan Negara Maritim, terutama pembentukan angkatan perang Demak
yang disusun dengan cepat dan rapi. Tentara Demak tidak hanya bertugas
scbagaipr{uritmelainkanjugasanggupmenjelmakancita-citalslam. Pernbinaan

/Angkatan Laut Demak semakin berkembang dibawah pimpinan Sen opati

I dipati Unus, putra Sultan Fattah.

Pada Tahun 1498 M Prabu Girindra Wardhana yang masih

tliperbolehkan menjabat Raja Majapahit dibawah kekuasaan Demak, mati
tlibunuh o/e h Patih Udhara dari Kediri, yang akhirnya merampas kekuasaan
M{apahit.

Padatahun llllN[Jepara ditaklukan oleh Pati Unus datdijadikan

l'angkalanArmada Demak. Sultan Demak membuat pesanggrahan guung-

75

gurlrmgAllah . (SulukWali tanah Jawi hat 120) yaitu Pesanggralwt BanW
BiruAmbarawa.

Adapun tempat uzlah I befiapa Sultan Fattah berada di hutan

Wonowoso (Wonowoso adalah bahasa leowi artinya hutan tempat bertapa

Raj a) tepatrya di Desa Wonowoso Kecamatan Karang Tengah. Sekitar I I
km dari jantung kota Demak. Orang yang ikut serta dalam pembangunan

Keraj aanlslam Demak sering berkata Demak didirikantidak dengan
gembirq tetapi sebaliknyayaitu sesuai dengan nama " Demalf' yangberarti

uAir Mata" ata;u Demakbisadiberi makna "Rawa" yang jelas membawa

lambang bahwa dibinanyakerajaan Islam Demak penuh dengan pengorbanarq
karena Demak dulu masih menrpakan rawa dan didirikan dengan susah payalL
penuh air mata yang dimulai pada tahun 1478 Masehi. Kerja keras Raden
Fattah yangdibantu para santrinya dan para wali antara lain :

- DemakmenjadipusatperdaganganmeryraingiTubanujmggahhyang

dikuasai penuh oleh Maj apatrit / Brawij aya M

- Demakmenjadipusatilmudanpenyiar.magamalslam.

Wilayah Kasultanan Bintoro Demak meliputi ne garuNguraw&r,
Japanan (Madura), Pacitan, Srengat, Banyuwangi, Jember, Majalangu
Ngrjo, Pasirojo, Kamolan, Kaloran, Kebon Agung, Pajejegan, Kediri,
Kadawung, Tarub, Trenggalek, Ngandong, Lodaya, Blitar, Panarukan,
P aj irakan, Lumaj ang, Blabag, Sukasari, Bondowoso, Malang, Jeruksari,
Magetan, Ponorogo, Tirto Loyo, Salatiga, Bojonegoro, Buyut, Kedu,
Parakan, Karangbret, Purwodadi, Baluwar, Bojong, Jipang, Pacal, Panolan,
Ngrowo, Temanggung, Bahurena, Padangan, Wirosari, Puger, Musukan,
Kamolan, pondokCangkring, Jogorogo, Blawong, Wiro Pur4 RawaPace,
grobogan, Madiun, Lontar, Sawojajar, Rajegan, Tirto Sanga, Tunjung

Caruban, Kabanggi, Bagelen, Magelang, Dungus, Kawangoran, Selo, Talnjalg
Pagebyar, lndrapura, Kemayoran, Gedongan, Kadangan, Proto, Kemranj errt,

Banyumas, Selomerta, Pasir Luhur, Dayeuh Luhur, Sumber Karang,

Purwekerto, Gumelen (Cilacap), Barf amari, Kebumen, Jogoboyo, Tuk Sanga

Bumiayu, Bang Sewan, Godong, Batu Retno, Bantarangin, Basuki,

76

Probolinggo, Gombong, Wirosobo / Wonosobo, Bangil, Gresik, Lamongan,
sedayu, Rembang, Pati, Lasem, Juana, Jepara, Tulis, Semarang, Kendal,
Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes.

Semua daerah yang dibawah kekuasaan Demak, rata-rata

menyatakan tunduk secara ikhlas dan tidak ada paksaan dari Sultan Fattah.
Adipati maupun penguasa daerah yang tunduk merasa terayomi / terlindmgi
serta tidak terbebani paj ak-paj ak yang memberatkan. Bagi Kasultanan Demak
yang sudatr mampu mengembangkan Pelabuhan Laut yang ramai dikunjungi
pedagang merupakan penghasilan yang mendatangkan uang dan mampu untuk
mencukupi kebutuhan dalam menjalankan roda pemerintahan Kasultanan
Demak sehingga pajak para petani tidak diutamakan, apalagi upeti dari

daerah-daerah yang dibawah kekuasaan Demak. Selain iu Sultan Fattah

terkenal dengan kesederhanaanya dan tidak gila harta. Tujuan utama beliau
hanyalah ingin menyebarluaskan agama Islam ke seluruh daerah dengan
memanfaakan seluruh potensi yang adapadasaat itu. Bahkan daerah yang
tidak mau tunduk pun tidak diserang Demak, selagi tidak menggangu
kedaulatan Demak dan tidak mempersulit / merintangi pengembangan Islam
tetap dihormati kedaulatannya. Selain itu Sultan Fattah jugatidak pernah

memaksakan orang untuk beragama Islam. " Laa ilro oha fi ddiin" artinya

tidak ada palcsaan untuk masuk agama Islam..Beliau juga menghormati
agarrtalain dan sering mengadakan hubungan kerjasama dagang maupun
merrrberi suaka politik bila diminta masyarakat non muslim. Ring[asny4 agama
Islam secara damai di bumiNusantara.

SunanAmpelWafat

Sunan Ampel wafat padatahun 1482 M I 1404 S, tidak lama setelah
mewistda Sultan Fattah merrjadi Sultan Bintoro Demak. Sungguh besar sekali
jasaSunan Ampel terhadap Sultan Fattah. Di samping mendidik ilmu lahir
batin, juga ikut mengantarkan Sultan Fattah menjadi Sultan Bintoro Demak.
Maha terpuji Allah yang telah menjalankan hambanya Sunan Ampel
menuju ke Ampel Surabaya untuk melihat ayat-ayat kehtasaan Allah

yang telah mengangkat ogama Islam menjadi salah satu agama ba4
Indonesia.

Dengan wafatrya Sunan Amp e l, makaMaj el is Wolisongo
satu anggota dan sebagai gantinyamaka diangkatlah Sunan Drajad
anggota Majlis Walisongo oleh Sultan Fattahdan diberi gelar Sunan
Madu dan diperkenankan memimpin daerah Drajad dan sekitarnya

penguasa tanah perdikan untuk turun temurun.

Istri Sunan Drajad bernama Retno Ayu Condro Sekar, p

Adipati Suryo Adilongo. Sunan Draj ad merrimpin daeratrnya sekitar

tahun.
Setelah SunanAmpel wafat, majlis walisongo dipimpin oleh S

Gunung Jati. Dengan susrman Walisongo di bawah ini :

.1 Sunan Gtrnrng Jati. Beliau sekaligus menjadi Ketua Walisongo.

2. Raden Paku bin Maulana Iskhaq (Sunan Giri). Beliau kakak

Raden Fattah sewaktu belajar di pesantenAmpel Denta.

3. Raden Mahdum Ibrohim binAtrmad Rahmatullah (SunanBonang) .
4. Sunan Kahjagabin Wilatikta.
5. Sunan Kudus (mengganti SunanNgudung)
6. Sunan Drajat (mengganti SunanAnryel)

.7 Sunan Mejagung/ Syeh Mejagung.

8. Syeh Bentong.
9. Syeh Lematr Bang / Syeh Siti Jenar.

Nantinya setelah Syeh Siti JenarwafaL diganti oleh SunanMuria

Adapun Para wali yang hadir (ta' ziyah) ketika meninggalnya Sunan i
Ampel Surab ayaadalatr :

78 Sefunal

NO NAMA GELAR DAERAH

l. Raden Mak*rdum Ibrohim SunanBonang Tuban
SunanGiri Cnesik
2. Raden Paku SunanKahjaga Dermayu
3. Raden Syahid Sunan Grtlrng Jati Cirebon
SunanMtria Kudus
4. RadenAMulQodir Sruran Kudus Kudus
SunanWlis Cirebon
5. Raden Said SunanManyman Monddlika
6. Radenja'far shodiq SultanBintoro Demak
7. Raden SayidMukhsin Sruran Bangkalan Madura
8. RadenHajiUsman Sunan Kertoyoso
9. Raden Fattah SunanMalaka Madtra
SuranKadilangu Malaka
t0 Raden Jakandar Syeh Siti Jenar
Sunan Drajat Demak
l1 KholifahHusein Jepara
Sedayu
t2 SayyidAtrmad
t3 Pangeran Santi
l4 RadenAMulJalil
l5 RadenQosim

Pada tatrun yang sama yaitu 1482 NI,Prabu Siliwangi juga wafat.

Buku riwayat hidup Sunan Kalijaga (BRHSK) karya RB Soelarto
edisi PRIO 1974 menceritakan sebagai berikut :

- Tatkala Raden FattahdenganbantuanparawalimendirikanKasultanan

Demak, upacara korban Rojowedo yangmemang bertentangan dengan

azas tauhid (Islanr) lalu dihapus. Akan tetapi, baru beberap atahwt Roj owedo

dihapuskan (3 tahun: 1503 M- 150611) timbullah malapetaka atas

Kasultanan Demak. Wabah penyakit menular meraj alela sehingga tej adi
paceklik panjang sehingga menyebabkan banyak rakyat yang mati
kelaparan. Upaya fidik Sri Sultan / pemerintah yang berusaha meredam

wabah tersebut sepertinya sia-sia.

Pada suatu hari tatkala Sri Srz ltanbersanra-sama para wali sholat tahajud
dan berdo' a memohon petunjukAllah, Suran Kalij agamendapat bisikan

79

ghaib. Usai sholat, hal itu disampaikan kepada Sunan Bonang dan Sunan4

Giri. Merckasepakat hal tersebut disampaikan kepada Sri Suhan. Dalarn,

hal ini, dilakukan olehsunan Kalijaga. f

Apabila Sri Sultanhe,ndak segera mengatasi musibah yang menimpa kawulal

Demak dan hendak memerintah kerajaan yang malcnur dan sejahtera maka

Sri Sultanharusmelestarikan upacara kraton Para Raja Jawa Rojoweda

(kebij alwn raj a)diselenggarakan lagi, akan tetapi disesuaikan dengan jiwa

tzuhidlslam.
I

Paru Walisongo segera bermusyawarah mengadaptasikan upacar{

:Rojowedakepadajiwatauhid Islam, hasilnya adalatr sebagai berikut I

Rajaweda Qurban

Berburu kerbau liar di hutan dan Binatang ternak (kerbau I sapi I
disernbelih
Tanpa seleksi binatang buruannya kambing)
cacatatau tidak
Tuj uannya memberi sesaj i kep ada Binatang temak yang sehat / gemuk
Syiwa, Budhaagar tidak murka
dan menimbulkan bencan abagi Itidakcacat
rakyat dan negara
Bersyukur kepada Allah atas
Lalu mereka berpesta ria: raja,
Rohman dan Rokhim-Ny a y ang
patih, parunayaka, senopati dan
paraprajurit sudah terlimpah di dunia yang

bakal dilirrrpahkan di alam

langgeng nanti. Niat sesaji diganti
shodaqoh Li Daf il Bala
Daging ternak qurban dibagi-

bagikan kepada fakir miskin I

yatimpiatu

Disembelih saat upilciua ritual dan Disembelih seusai sholat Idul Adha
sakral berlangsung serta darah
sesaj i diminumkan kepada semuur oleh para amil I parritia qurban.
pesertia ritualisme / sakr:ali sme Darahnya "dibuang untuk

memupuk tanaman pohon keras

(kelapa, man gga,sawo, beringin

du).

80 Se/4,nn

Pada tahun 1493 M Sultan Fattah dikaruniai anak yang kedua dan

diberi nama Raden Yunus. Raden Yunus ini lebih dikenal orang dengan narna
Adipati Yunus. Raden Yunus ini juga dikenal orang dengan Adipati Unus

atau Pangeran Sabrang Inr yang Nantinya menjadi penerus tahta Kasultanan

Bintoro Demakyangke-2 danmemerintahantaratahun 1518 M- 1521 M.

/\ AA
n
t- ",

,IJ"F

c

=\.'oc6- 5 ?(1

.7

Gambar 16.1.
Wajib Belajar dari Ayunon sompai Liang Kubur

81


Click to View FlipBook Version