Gambar 17.l.
Ilustrasi Prabu Girindra Wardhqno Dibunuh Oleh Patih Udhoro
Denraz 83
-Se/anal
BABXVII
PEMUGARAN TOTAL MASJID AGUNG DEMAK
Sultan Fattah Memugar Masjid Agung Demak Secara Keseluruhan
Mulai Tahun 1498 M dan Selesai Pada Tahun 1506 M I 1428 S
Pada tahurr 1498 M / 1420 S, Masjid Kasultanan Bintoro mulai
dipugar secarakeselunrhan I total. Sejarah mulai pemugaran ini sesuai dengan
isi naskah tradisi Cirebon yang tertulis pada tahun 1498 M, Masjid
Agung Demak dan Masjid Cirebon mulai dibangun dalam tahun yang
bersamaan oleh para wali.
Dalam Babad Cirebon Purwaka Nagari memang dikatakan bahwa
saat pembuatan Semugaran) Masj id itu dikerahk an tenaga2000 orang, 3 00
tenaga ahli diantaranya dari Majapahit. Ketuapelalsanapemugaftn oleh Empu
Supa yangdibantu puteranya Empu Supa Anom / Joko Suro.Tenaga ahli
tersebut dibagi menjadi dua I 000 orang urtuk Demak dibawah pimpimr Empt
Supa dan I 000 orang lagi urtuk Cirebon di bawah pimpinan Empu Supa Anom.
Pemugaran Masjid Demak yang dipandegani / dibawah Kepala
Pelaksana Empu Supa denganmengerahkan pekerja, juru tehnik, undagi
sebanyak 300 orang ditambah 1700 orang dari bantuan sukarelaumat Islam
sehingga tercatat 2000 orang. Pembagian tenaga ahli ini sesuai dengan catatan
sejarah yang ada di Cirebon bahwa pembangunan Masjid Demak bersamaan
dengan Masjid Cirebon.
Pemugaran Masjid secara total memerlukan biaya yang tidak sedikit.
Untung sekali, sekitar tahun 1500 M kotaluana yang pemah menjadi pusat
perd4gangan di daerah sebelatr Timur JawaTengah mengalami kemunduran.
Kemudian Demak tampil menjadi pusat perdagangan yang penting di jalur
pelayaran sebelah selatan gunung Muria. Pada saat itu gunung Muria masih
terpisah dengan Pulau Jawa. Letak pelabuhan Jepara sangat menguntungkan
bagi kapal-kapal dagang yang lebih besar yang berlayar lewat pantai utara
menuju Maluku maupun kembali ke Barat.
Se/arulDmcan
Dengan hikrnah mundurrryra perdagangan di Juana dan tampilnya Demak
menjadi pusat perdagangan, maka dengan sendirinya menambatr pendapatan
Demak sehingga pembangunan Masjid Demak semakin lancar.
Pada tatrun 1501 M, ketika pemugaran Masjid sedang berlangsung,
Sultan Fattah dikaruniai puta yang ke-4 dan diberi nama Raden T?enggono.
Nantinya menjadi penerus tahta kasultanan Bintoro Demak yang ke-3 dan
menj adi Sultan Demak padatatrun 1521 M - 1546 M. Padamasa Kasultanan
Demak dikendalikan oleh Sultan Tienggono,bmak mengalami masa kejayaan
/jamankeemasan.
Pemugaran total itu memakan waktu sekitar 8 tatrun dimulai tatrun 1498
M - 1506 M. Ini dapat diketahui dengan adanya sebuatr pras asti yang ditulis
pada lrayu di atas pintu Mrisjid, tertanggal I Dulkaidahl42S J (saka),
bahwa telah selesai / diresmikan pemugaran Masjid Agung Demak dan
tahun 1506 M I 1428 S sebagai tahun peresmian selesainya pemugaran
lrcseluruhan Masjid Agung Demakyang telah dimulai sejak tahun 1498
M atas dasar sebuatr prasasti yang terdapat di pintu masjid bagian dalam yang
berbunyi : "Hadeging Masjid yasanipun para wali nalika dinten Kamis
Kliwon malem Jumu'ah legi tanggal I Dulkaidah tahun 1428 J'. Menurut
Graaf, pemugaran masjidAgung Demak dilahrkan oleh Sultan Fattah setelatr
Masj id itu berusia 3 0 tahun
Dengan adanyafsasti selesai / diresmikannyapemugaran masjid yang
terjadi padatahun 1506M/ 1428 S danpendirianMasjid Glagahwangrpada
tahun 1398 S, maka tepatlah selisih pembuatan dan pemugaran terhitung 30
tatrun. Di depan sudah dikatakan bahwa itu merupakan hasil rehabilitasi total
yang memakan waktu larria 8 tah-un yaitu antara tahun 1498 M - 1506 M.
Rehab total Masjid mernakan waktu selama I tahun cukup logis.
dMengingat besar
batu, kapur'rkayu) digunakan (pasir,
emak; mengingat
wilayah Dunak amat labil dan tidak memiliki zumber bahan bangunan. Sebagai
perbandingan, ketika MasjidAgung dipugar setengah total pada tahun 1982 -
1983 temyata pondasi untuk Soko Guru / Tiang Utamanya terdiri dari : karang
pasir, kapur, bata merah, dan batu candi. Sedangkan Soko Guru itu dari jati
Drna6 85
tua berdiarneter 85 cm (bawah) dan 65 cm (ataVprnrcak). Djaman ini, baik
pernbuatan mauplm rehab totatal bangunan besar masih memakan waktu
tahunan Padahal pe,ralatan teknikbesm dan canggih sudah serba ada sehingga
lebih mempercepat pengerj aan
Semasa Sultan Fattah, I\dasjid Agung Demak belum mempunyai
serarnbi Masjid- Banr sejak pemerintahan Adipati Urus,pada tahun 1519 M
seranrbi IMasjid didirikan dengan menggunakan tiang se,rarnbi yang berasal dari'
keratonMajapahit.
Secara fisih bangunan Masjid Defirak sekarang menepati areal seluas
7.500 w, bagan serjmbi seluas A0 w,luas bangunan indlft 961 m,, sedang
bagian lain menryakan halaman. Tiang seranrbi selunrhnya berjumlah 28 buah
dan 8 buatr diantaranya dikenal sebagai tiang yang berasal dari Ke,raton
Majapahit. Tiang Rowo ada 15 buah dan tiang penyangga sebanyak 64 buall
pintumasjid ada 5 buah. Sementarajendelab€dumlah 8 buah.
Gambar 18.1.
Serambi Masjidyang Berasal dari Majapahit
86 Se/aaaf Denai ,
Syeh Siti JenarWafat pada tahrrn 1506 M
Di akhir tatrun pemryamn Ivlasjid Agung Demali tepafirya Prada tahun
1506 M, Syeh Siti Jenar wafat,dieksekusi di Cirebon dan dimakamkan di
Astana Kemlaten Kampung Kanggarakan Cirebon.
87
BAB)ilX
DEI\,IAKMEMBAI\ITUffi
AGAR MERI}EKA DARTPORTUGIS
..s;
Acehsertapribumisetempatyangs dirugikandalamberdagang.Waktu
itu Samodra Pasai dan Malaka sudatr menjadi pusat kegiatan Islam. Dengan
dikuasiryraMalakaolehPortugiq dengan sendirinyapenyiaranlslam mengalami
hambatan dan kurang lancar, maka penguasaan Malaka oleh Demak yang
semula digagalkaru akhiqradilaqjutkankembali.
Bag, Sultan Fattah serangan ke Malaka saat itu justru menj adi tujuan
utama. Disamping untuk pengembangan ekonomi dengan merebut Bandar
Malaka yang menj adi kunci perdagangan dan pusat penyiaran agama Islam di
Asia Tenggar4 sekaligus secarapolitis menghancurkan basis Portugis sebelum
meluaskan syiar Islam ke daeratr lainnya.
Pada tahun 1511 M sultan Fattah menikahkan 2 putrinya dengan2
putradari Cirebon.
Diluar dugaan, Prabu Udhara yang masih menguasai kerajaan
Majapatrit, dan takut akan kekuasaan Demalq melihat peluang untuk menj adi
penguasa di Jawa sekaligus melemahkan kekuasaan Demak. Dia menjalin
persatrabatan kerjasama dengan Portugis yang sudah menguasai malaka.
Dengan segera Prabu Udhara mengirim utusan pada tatrun 1512 M ke
I{atakadanbertemu denganAlfonso d'Albuquerque. Melalui utusan diserahkan
hadiatr-hadiah Prabu Udhara kepada pemimpin bangsa portugis di Mblaka.
Wujud hadiah diantaranya: 20 buali genta (gamelan) kecil yang terbuat
daripada logam dan sepotong kain panjang bemama kain 'beirami' tenunan
Kerrbayat Padakainyangtelahdiukir/batikitu, dilukiskanbetapakemenangan
Prabu itu mengalatrkan musuhnya dan merebut Majapahit. Dihadiahkan pula
13 batang lembing yang berbesi diujungnya.
Persaudaftuln mtslim
ibarat tangan kanan dan kiri
yang salingmembantu
dalam segalabidang dan kesulibrt,
termasuk membantu mengusir penj d ah
Deraad 89
BABXX
KALAH PERANG DENGAN PORTUGIS TAPI MENANG
DALAMSYIARISLAM
/Sultan Fattah memberi tugasAdipati Jeparayaitrt Adipati Unus
Patih Unus urfiukmempersiapkan penyerangan ke Malaka yang dikuasai
oleh penjajah Portugis. Adipati Unus mengirim mata-mata ke Malaka untuk
meyelidik kekuatan Portugis dan benteng pertahanannya dengan dikomando
oleh HangJebat/ Kyai Jebot dan serta merta mempersiapkan sarana dan
prasarana perang yang diperlukan. Setelah mendengar laporan dari mata-
mata yang dipimpin oleh Kya i Jebat, serta persiapan perang dianggap cukup,
maka pada akhir tahun I 5 I 2 M, Adipati Unus memimpin Armada perang
Kerajaan Bintoro Demakuntuk menyerang Malakayang dijajah Portugis.
Pada saat itu Pati Unus bana,berumur 17 tahun. Namun sepak terjangnya
pantas disebut Panglima Perang.
Panglima perang Pati Unus memimpin armada Demak dengan
kekuatan 90 j ung dan I 2.000 orang praj urit. P ati Unus membawa kapal-
kapal perangnyamenyebrang laut Jawadan singgah di Palembang terlebih
dahulu. Sejak Palembang dipimpinAdipati Arya Damar sudah meqjadi daerah
Islam dan sering kerjasama dengan Demak. Hubungan Demak dengan
Palembang sudah rapat sehingga mendapat bantuan j ung lengkap dengan
pasukan danmeriamnya.
Di akhirtahun 1512 M armadaperang Adipati Unus danarmada
perang dari Palembang sudah muncul di perairan Selat Malaka, tetapi tidak
langsung menyerang Malakamelainkan menyatu dengan armada perang dari
Keraj aan Samodra Pasai.
90 Se/anal
Gantu 20-I-
Ilustrasi omada lmt Adipi Urus / Pangeron fubrong Lor
AdipatiUnusmemimpindanmengafirsiasat dengan
sekutunya Rencma penyerangm fui ditakr*m dengan mengepmg ltlalaka
De.mak,dmi laut oleh gabungarArmadaperang
danAceh Jadi
genrylah kekuer pasul@ ada t 00jmg fugro tffia Islam lebft dai 12.000
fajrrit
Sedmg orry Jawa ymg bermukim di Malaka men5rermg dei dardan
Malakasebagaiboismrahasi @em.Setelahdisepakatistrdegi
perang bersama sekutunya serta saat peryermgruq malepadabulan Januari
15tr3 M mereka mulai menggempu bemeog Portugis di hrlalaka
Orang Jawa yang ada di lvlalaka bertugas menyerdg dmi dalam
Malal@ Ternl@t rgas ini tidak ded b€dalm sebagaireymg
karena tereium oleh Portugis oleh laporan sandi dai Prabu Udhara Raja
IvlajapahityangbekerjasarnadenganPortugisdi sehinggamereka
daed
sebehrnperang.fmgaUan lffiasraPurkan
gabungan Demak dengan Pasukro Portugis.
*ffiae 91
Menurut S/azr et Mulyono : Dalam pertempuran laut yang berjalan
sengit itu, aktrimya armada gabungan dari Demak yang dipimpin ol eh Adipati
Unus dapat digempur mundur dengan menderita kekalatran dan [erugian yang
tidak sedikit. Dari 100 kapal jung yang ad4harryaT atau 8 buah sisanya yang
berhasil ke Jawa Kira-kira I .000 orang prajurit yang tewas dan I .000 orang
yangditawanmusuh.
Adipati Unus masih hidup dan berhasil kembali ke Jepara
dengan manaiki kapal dengan selamat. Sebagai kenangan pahit pada
ekspedisi itu, kapalnya ditambatkan di perairan Jepara, disimpan
dibawah hanggar. Sedangkan Raja Samodera Pasai Zainal Abidin
melarikan diri ke Jawa. Mulai saat inilah pelabuhan Samodera Pasai
mengalami kemunduran.
Selidikpunya selidik, ternyata salah satu sebab yang menggagalkan
serangan Demakke Malaka ialah Prabu Udharayang menguasai kerajaan
majapatrit yang telah bekerjasama dengan Portugis yang mengusai Malaka.
Prabu Udhara banyak memberikan hasil inteligen kepada Malaka, sehingga
'pasukan rahasialPendem' Demak di Malaka dihabiskan dan yang dicurigai
diusir keluar Malaka sebelum dapat bergabung saat penyerangan bersama
portugis di Mataka.
Di kisahl€n, angin ribut di bulan Januari itu, ikut mernpengarutri porak-
porandanya pasukan gabungan Demak yang mengakibatkan kacau dan
pecahnya formasi/susunan perang yang telatr direncanakan. Pasukan Portugis
dapat mengalahkan pasukan gabungan Demak dengan korban yang tidak
sedikit.
Setelah diketahui salatr satu sebab kekalatran pasukan sekutu Demak
yang disebabkan Prabu Udhara Raja Majapahit berpihak pada Portugis, maka
pada tahun yang sama 1513 M, Kerajaan Demak menyerang Majapahit.
Namun Sayang, Pasukannyayang masih belum tertata akibat kalah perang di
Malakq tak dapat mengalatrkan pasukan Prabu Udhara yang lebih awal sudatr
siap-siap akan penyerangan pasukan Demak.
Raja Malaka mendirikan kerajaan baru di Johor. Setelah Malaka
diknasai Portugis, pusat perdagangan kawasan selat Malaka terbagi 2 yuttt,
92 Sefunat
Malaka danAceh. Aceh melepaskan diri dmi kekuasaan Pilie dan mendirikan
kerajaan sendiri pada tatlrn 1514 M dengan rajanya Sultan lbrohim Beliau
bergelar Sz ltan Al i Mughayat Syah.
Karenakeberani memimpinperangmelewatilautUtarapulau
Jawa,Beliaumendapat juhtkarPangerangSabrangLor.SedangkanKyai
Jebat / HangJebat tidak lama setelah kejadian itu, meninggal duniadan
dimakamkan di sebelatr timrn jalan Bhayangkara Demak.
Meskipun ekspedisi militer ke Malaka mengalami kegagalarl namrm
bagi Demak hd itu cukup membanggakan dan secara politis begitu berarti.
Nama Adipati Unus cukup disegani oleh kawan maupqn lawan. IGsultanan
Demak makin disegani lawan/portugis dm pra raja sahabat di sehrrutr nusffia
Beliau sebagai Sultan II Demakyang berusiapendek, karenabeliauwafat
padausia28 tatrun.
Kalau kita meyimak kegagdan Pati Urus,turfxryaada beberrya frloor
yang merrpenganrhinya Berbagai sunrber menyebutkan baluajarh sebelum
serangan dilatcarkan, Pati Unus stdahmengirimkan mata-mata ke Malaka
untuk berhubungan dengan orang Jawa yang bermukim disana. Agaknya ia
mengharapkan bantuan mereka, sehingga Malaka dapat digempur dari dua
aratr,yaitulermatlantdandaratanNamunketikaseranganberlangsungtem),ata
bantuan yang diharapkan tidak kunjung datang. Diluar perhitungan Pati Umts,
temyata penguasa Portugis, Alfonso d'Albuquerqze telah mengusir semua
orang Islam yang dicurigai keluar dari Malaka- Diantara mereka terdapm tokoh
P ate Kadir yangkemudian me,netap di CireborU Kecuali faktor tersebut, yang
jelas baik dari perserf ataanmaupun taktik dan strategi Porhrgis yangjaft lebih
unggut
Kerajaan Majapahit di Bawah Raja Prabu Udhara Diserang Demak
dan belum dapat ditaklukkan.
Sesuai dengan isi buku Babad Demak dan Babad Tanah Jawi II,
sesudah kegagalan menyerang Malaka pada tatrun 1513 M, Kadipaten
Majapahit berani unjuk gigi menentang Demak, bahkan sering berupaya
93
merongrong kekuasaan Demak dengan mempengaruhiAdipati lain untuk
melepaskan dfui dari kekuasaan Demak.
Demak tidak tinggal diam, dan mulai mengarahkan serangannya ke
Majapahityang waktu itu sudah berbentuk Kadipaten. Sultan Fattahyatg
dthnfi Sunan Kudw menimpin serangan melalui darat, lewat l{adiun. Sedang
Pati Unus mendapat tugas menyerang Majapahit dari laut lewat Sedayu.
-Peperangan berlangsung selama 6 tahun (1 513 M 15/8M) di bawahpimpinan
Sultan Fattah sendiri selama 5 tahun, dengan dibantu Sunan Kudus dart
Pangeran Sabrang Lor Adipati Unus.
Tahun 1515 M dan 1516 M, tertulis dalam riwayat Portugis bahwa
Prabu Udhara masih memerintatr Majapahit.
-4 tu
t
--
Gambqr 20.2.
Adu Kelruatan
94 Se/anal
BABXXI
HAULSULTAN FATTAH
(Setiap Tanggal 13 JumadilAkhir)
Sultan Fafiah Wafat Pada Usia 70 Tahun Di Tahun 1518 M / 1440 S
Hasil seminar pada tanggal29 Mei 2004 dalam rangka mencari hari
wafatnya Sultan Faftah adalah Setelah di musyawarahkan dan didiskusikan
secara cermat dengan para ahli sejarah dan ahli falaq serta para ulama yanpi
maqpu_dq4l4enguasai ilmu dengan wa\ryasan luas, maka diketahui dari
ditetapkan: Wafat Sultan Fattah poda hari Senin Legi malam Selasa
Pahing 13 Jumadil akhir 924 H/1518 M.
Sulton Fattah wafat pada tahun 1518 M dengan usia 70 tahun dan
di makamkan di sebelah utara MasjidAgungDemak r::.
Gambar 2I.l. Makam Sultan Fatteh beserta Istri
di Komplek Makam Masjid Agung Demak
D"ra4Z 95
Semoga amal sholeh Sultan Fattah diterimaAllah SWT dalam keadaan
khusnul khotimah dengan ditaburi keharuman surgawi dan mqjadikan Demak
Kota Wali menjadi kota yang aman sentosa, baik serta mendapatkan
pengampunanAllah.
Sebagai akhir tulisan ini, kami tuliskan sebuah getaran hati yang kami
tujukan kepada Sult an F att ah.
SUL:IANFATTAH
Sejarahmu terukir dengan tinta emas
Walau dalam kandungan kau tercampak
Sarapanmu pahit getir kehidupan
Temp aanilmu orangfua dan gurumu mengkristal j adi pamor-mu
Kepribadian dan sepak terjangmu pancaran imanmu
Tongkatmu tuk berj alan "Allahu Ahad"
Kearifanmu rangkul potens i meraj ut j aring-j aring I slam
Wahai bulan yang bersinar ke segala penjuru
Kau terangi kegelapan dengan nur hikmahmu
Kau genggam kekuasiuurn taburkan kedamaian
Ilmumu seluas samodrayang tak bertepi
Keratonrnu terkubur di bawah pesantrenmu
Masj id Agung j asamu bers€rma Wdisongo
Penuh rahasia dan hikmah serta berkah
NamrHr
Pujian apapun untukmutak kau dengar
Kau sibuk menyanj ung Allah Yang Maha Agrurg
S ayup- sayup terdengar ay atterhrj u untukmu
Salaamun qaulam mir rabbir rahiim
Air mata haru menetes di laut biru di tahrnr 2008
96 Seianal. ,
Gambar 21.2.
Makam Sultan Fattah Maknm Penuh Bunga-Bungo
97
BABXXII
I{ASULTANAI\ BINTORO T}EMAK
DI BA\ryAH PEME,RINTAHAhI ADIPATI UN{JS
(SultanDemakyangKe-2 MulaiTahun 1518 M- 1521 M)
Setelah Sr,r/ tan Fattah wafat, penyerulgan ke Majapahit dilanjutkan
oleh Sultan Demak II yaitu Muhammad Yunus I Adipati Unus, yang dalam
catatan orang Portugis disebut Patih Unus. Memang semasa Sultan Fattatr
jadi Sultan, diatelah diangkat menjadi Patih, merangkap putra mahkota.
Adipati Unus sewaktu jadi Sultan bergelar Sultan Demak Syah Alam
Akbar II.
Pernikalrannya dengan permai stxr putl Bathara KathongP onorogo,
4anak yaitu:
1. Ratu Mas Pembayun, yang kemudiannikahdengan Pangeran Mulmin.
2. Ratu Mas Panenggak, yang kemudian nikah dengan Pangeran Mangkurat.
3. AdipatiPonorogo
4. Pangeran Made PandhanAMul Salam yang disebutKiAgeng Pandhanaran
(bulran Pandanaran yang nantinya jadi Sunan Bayat).
Adipati Unus yangjuga terkenal dengan sebutan Pangeran Sabrang
Lor,adalatrseorangyangbijaksanadan cita-citayangtinggiyaitu
ingin mengenrbalikan kejayaan M{ apatrit melalui Demak. Visi besamya adalatr
ingin menjadikan Demak Sebagai Kasultanan maritim yang besar.
Adipati unus jtgamenyadari bahwa Malaka telah dikuasai Portugis
danbeliauberfikir,jikaDemaktidakbersiapterlebihdahulu, tidaklahmustahil
Demak akan diserang Portugis yang akan dibantu Prabu Udhaxa. Banyak bukti
yang terungkap yang menunjukkan bahwa Raj a yang beragama Hindu di tanah
Jawa yang tidak keberatan mengadakan hubungan dengan Portugis di malaka,
asalkan dapat mendesak kekuasaan Kasultanan demak, kalau perlu
menundukkannya. Prabu Udara telah kirim mengirim utusan dengan Portugis
dan kirim-berkirim hadiah.
98 Se/anan D
Padatahun 1519 M Adipati Unus mengadakanpenyerangan besar-
besaran ke Kerajaan majapahit, sampai terbunuhnya Prabu Udhara dan
berhasil menaklukkan Majapahit untuk kedua kali dan terakhir kali, karena
setelah itu Kerajaan Majapahit tidak pernah muncul kembali. Sabagai bukti
runtuhnya Majapahit, Pati Unus memindahkan pusaka-pusaka Majapahit ke
Demak.
Pada tahun 1520 M; Adipati Unus menggunakan 8 tiang pendapa
Kerajaan Majapahit sebagai tiang serambi MasjidAgung Demak. Sebagai
Prasasti pindatrnya sejarah Majapahit ke Bintoro demak di Masa Sultan Demak
ke2.
Tahun 1521 M, Kerajaan Samodra Pasai jatuh di tangan Portugis,
Pada tahun yang sama yaitu 1521 M, Adipati Unus / pangeran Sabrang lor.
Sultan Demak Ke-Z, Wafat dan dimakamkan di kompleks Masjid Agung
Demak. Bersebelahan dengan makiurr S u I tan Fattah.
Gambar 22.l. Makam Adipati Unus / Sabrang Lor
di Komplelcs Makam Masjid Agung Demak
99
BABXXIII
KASUTTANAN BINTORO DEMAK
DI BAWAH PEMERINTAHAN SUITAN TRENGGONO
(Sultan Demakyang Ke- 3 Mulai Tahun 1521 M - 1546 M)
Pengganti Adipati Unus sebagai Sultan ialah adiknya yang bernama
Pangeran Trenggono dengan gelar Sultan Bintoro Demak Syoh Alam
Akbor III.
Sultan Trenggono tidak kalah semangatnya dan giat serta pantang
mundur dalam memegang amanat. Meneruskan perjuangan ayahanda Sultan
Fattah dan mewujudkan cita-citanya yang luhur memperkokoh singgasana
Demak hingga mencapai jaman ke-emasarl dan menegakkan tiang-tiang agama
Islam di bumi Nusantara.
Seorang ulama' terkemuka dari Samodra Pasai bernama
Fatahillah, yang berhasil melarikan diri dari kepungan orang-orang
portugis, diterima Sultan Trenggono dengan tangan terbuka dan dinikahkan
dengan adiknya sendiri. Kebaikan beliau ternyata berbuah kebaikan pula.
Ternyata Fatahillah dapat melaksanakan tugas Sultan Trengono dengan
baik. Salah satunya, dapat berhasil menghalangi kemajuan orang Portugis
dengan merebut kunci-kunci perdagangan kerajaan Pajajaran di Jawa barat
yaitu Banten dan Cirebon serta yang pada akhirnya dapat menggagalkan
Portugis dalam membuat benteng dan dapat mengusir Portugis dari Jawa
serta dapat merebut Sunda Kelapa yang berganti nama Jaya Karta
(sekarang j adi Jakarta)
Pada tahun ls2zM,Bangsa Portugis datang di Sunda Kelapa yang
merupakan pelabuhan utama Ker{ aan Paj ajaran. Ratu paj aj aran telah membuat
perjanjian dengan Portugis dan memberi ijin Portugis membuat bentengnya di
Sunda Kelapa ( s e karang Jakarta).
Pada tahun 1522 M, terdapat catatan bahwa masih banyak orang hindu
di Majapahit yang sudah runtuh.
l00 Sela,l
Pada tatrun 1527 Nl,Portugis melaksanakan rencana membuat benteng
di Sunda Kelapa. Tapi usaha itu dapat digagalkan oleh pasukan gabungan
Demak dan Cirebon dipimpin oleh Fatahillah. Sunda Kelapa dapat dikuasai
dan berhasil mengusir Portugis serta mengganti nama Srmda Kelapa menjadi
Jaya Karta.
Dengan keberhasilan mengusir Portugis dari Sunda Kelapa, Pasukan
Sultan trenggono melanjutkan ekspansinya dan pada tahun itu juga dapat
menundukkan Tuban dan Surabaya.
Pada tahun 1529 M daerah Madiun dapat dikuasainya pula.
Pada tahun 1541 M Ivlajapahit masih menjadi kota utama.
Padatahun 1545 M kotaMalang dapat ditaklukkan.
Selain itu, Sul tan Tre nggo no berhasil menaklukkan sisa-sisa keraj aan
Mataram Kuno di pedalaman Jawa Tengah dan juga Singosari Jawa Timur
bagian selatan. Pasuruan dan Panarukan dapat bertahan dari serangan.
Sedangkan Blambangan menjadi bagian dari kerajaan Bali yang tetap Hindu.
Thhun 1546 M, Blambangan dapat dikuasai Kasultanan Demak.
Padatahun 1546 M, SultanTrenggono memimpin sendiri ekspedisi
militer untuk menundukkan Panarukan Jawa Timur yang tidak mau mengakui
kekuasaan Kasultanan Demak. Dalam penyerangan ini Sultan T\enggono
terluka parah dan wafat dalam perjalanan pulang ke Demak (Sedo ing
Rana).
Permaisuri Sultan trenggono ada2, yaitu putri kyaiAgeng Malaka
dan puti Sunan Kalij aga.
Puta-putri Sultan Trenggono ialah i
1. PanembahanMangkurat
2. Pangeran Haryo Bagus/Raden bagus Mukmin /Sunan Prawoto
3. RatuMasPamantingan
4- RatuMasKalinyamat
5. RadenMasTimur/RatuMasAryaIng Surabaya
6. Ratu Mas Kembang/Putri SekarAji
'"1*a/r*rila6 101
.7 Ratu Mas Cempaka, menjadi permaisuri SultanHadi Wijaya.
8. PanembahanMaslngMadiun
9. RatuMas SekarKedaton.
Pada zaman keemasan Demak, banyak kitab yang ditulis, diantaranya:
S erat Anbiyak, S erat Kandha, Serat Niti sruti, Serat Niti praja,Serat S ewaka,
Serat Menak, Serat Rengganis, Serat Manikmaya, Suluk Linglung, Suluk
Sukars4 Suluk Wijil, Suluk Malang Sumirang, Suluk Pasisiran yang beraneka
rrracarn, misal Suluk Sujinah, Het Boek van Bonang, Een Javaans Geschrift uit
de 16 Eeuw.
Gambar 23.1.
llukam.Sultan Trenggono di Kompleks Makam Masjid Agung Demak
102 Sela,uLD'aa6
BABX)ilV
SEJARAH DEMAK TERCORENG
OLBH PEREBUTAI\ TAHTA KASULTANAI\
Pada tahun 1546 M, Pengganti Sultan Trenggono adalatr anaknla yang
bernama Pangeran Haryo Bagus / Sunan Prawoto dan memerintah
KasultananDemak.
Pada masa pemerintahan Sunan Prawoto,teqadilah perebutan tahta
Kasultanan antara putra-putri dan menantu Sultan Treng gono yufii Sunan
Prawoto, Ratu kalinyamat danmenarfiwrya Mas Karebet Jola Tingkir serta
keluarga adik Sultan Trenggono yang bemamaPangeran Sedo lepenyangpunya
andalan putra Mahkota .4 ryo P enangs ang.
Sunan Prawolo tidak lama memegang tampuk pemerintahan karena
beliau terbunuh. Kurangjelas tatrun berapa beliau terbunuh. Mulai saat itulatr
terjadi terjadi fitrah memfitratr dan perebutan tahta kasultanan Demak.
Isu yang berkembang saat itr,t, yang membunuh Sunan Prawoto adalatl
Aryo Penangsang sebagubalas dendam atas kematian ayahnya Pangeran
Sedo lepen,yang menurut dugaan dibunuh oleh suruhan Surwn Prawoto.
Ary o P e n an gs an g jnga terfrtnah yang telah memb vruth P an ger an
Hadirin suami Ratu Kalinyamat. Adayarrg berpendapat, yang membunuh
Pangeran Hadirin adalah Dadungawuktemankaib Mos Karebet, dengan
bukti bahwa Pangeran Hadirin terbunuh oleh keris Dadungawuk yang masih
menancap di tubuh Pangeran Hadirin. Thk lama dadungawuk dibunuh dan di
makamkan di desaAlastuwo kecamatan Bonang. Aryo Penangsangterbunuh
oleh Szfo Wijoyo, prajurit andalan Jola Tingkir Mas Karebet. Dengan
terbunuhnya 3 pewaris tahta Kasultanan Demak, maka berakhir Dinasti
Kasultanan Demak. Ratu Kalinyamat, semula ingin membalas dendam
kematian suaminyayang menurut keyakinannya dibunuh oleh suruhanAryo
Penangsang. Namun akhimy4 beliau ik*rlas dan bertapa "lukm busona siryiang
rombut" maksudnya: tidak menginginkan lagi pakaian kerajaan dan tidak
tu*ab 103
mengutamakan mempercantik diri. Beliau mengarnbil kehidupan seorang sufi
wanita, meniru Rabiah al Adawiyah. Konon Ratu Kalinyamat, terangka
kewalianny4 setelah meningkatkan lakutasawufdi dukutr Sonder desaTulakan
Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara.
-Pada tahun 1546 M 1550 M, masa perebutan tahta Kasultanan
Demak, antaralakaTtngkir / Mas Karebet dengatAryo Penangsang.
Pada tahun 1550 M - 1568 M, Mas Karabet / Joko Tingkir / Sult,
Hadi Wijayamenjadi Sulan Bintoro Demak IV dan sekaligus sebagai Sul
PajangI.
Pada tahun 1561 M, Keluarga Sunan Prawoto terbunuh habis.
fitnahyang berkembang dibunuh oleh orang suruhan keluargaAryo
Padatahun 1568 M, Kasultanan Demakpindah Ke Pajang (sebel
barat daya kota Solo sekarang) dan berakhirlah KasultananDemak. Sulta
Hadi Wijqyamenjadi SultanPajang I dantetap mendukung syiar agamal
Masa pemerintahan Sultan pajang berakhir pada tahun 1582 M.
Z
Gombar 24.1.
Orang Rebutan Kursi Singgasona
lO4 Sota,alfuraa
BAB)O(V
AWAL KEBANGKITAN DEMAK DI ERA REFORMASI
Pada tahun 1568 M merupakan masa berakhimya Kasultanan Demak,
bersamaan dengan pndalnya Sultan Hadi Wijayake Pajang dengan mendirikan
Kasultanan Pajang dan Kasultanan Demak statusnya berubah menjadi
Kadipaten.
Timbul pertanyaan, mungkinkah ada saatnya besok, entah
kapan, Demak jadi kasultanan lagi dan dapat mengapai jaman ke-
emasan lagi?
Adayangmenjawab : Mustatril ! Kalaunegeri impian.. .eh. . .kasultanan
impian, mungkin bisa! Ha..ha-.ha. . .
Jawaban yang bijak adalah "Anak kecil yang jatuh, ingin bangkit dari
jatuhnya, apalagi kitayang dapat berpikir logis. Apalagi kabupaten Demak
yang pemerintahannya dipilih oleh rakyat secara langsung."
Berdasarkan pemikiran ini, mulai nampak kebangkitan bangsa dan
negara Indonesia di era reformasi. Dari itulah kabupaten Demak tidak mau
ketinggalan lagi. Mulai bangkit berdiri menata birokrasi, membangun di
semua bidang danlini, untuk mewujudkan visi dan misi yang telatr digariskan
dan disepakati. Rakyat Demak siap mendukung membangun masyarakat
madani.
"Demak tidak cukup bangkit saja", Kata Wakil Bupati Demak,"
Demak yang kita cintai ini harus maju dan berakhlaq mulia."
Bupati Demak berkata semangat,"Kita harus maj u dan berusaha
morgej ar ketertinggalan dibanding kabupaten hnl sr/ukur-syukur Demak dapat
menjadi teladan rurtuk kabupaten lain dalam segala bidang."
Si Cerdas murid SD kelas 6, langsung angkat bicara " semoga bapak-
bapak nantinya tertulis di sejarah Demak dengan tinta emas". (masyarakat .
meng-amin-i).
<c/a,.ai*n46 105
Demak kotawali layak untuk diteladani (Amin).
Pemerihtah dan maryarakat mulai batru-membalu mewujudkan visi dan
misiKabupatenDemak.
Alhamdulillah, hasilnyamulai dapat dirasakan dan dinikmati oleh
masyarakat dan umat biarpun belum merata Itupun dimaklumi oleh karena
sesuatu dapat terwujud tidak langsung 'simsalabim' tetapi melalui proses
bertahap dan berkesinarnbungan.
Ciri-ciri Reformasi :
Bila tidur bangunlah
Bila bangun, bangkitlah
Bila bangkit, majulah
Bila maj u, berl omba-lombal ah
Berlomba dalam kebaikan
Demi Nusa dan Barygsa
106 Se44,u/
BABXXVI
KABUPATEN DEMAK SEDAI\G MEMBAIYGT]N PUING.PUING
JADI SURGA?
Pada Thhun I 976, Bupati Demak Winano pemah bokata'?endidikan
di Demak tertinggal 20 tahun dengan kabupaten lain.'
Awal reformasi Amin Rais bicara di Medan Sumatera, bahwa
pendidikan di Indonesia tertinggal 54 tatru dari Negara maju.
Tak dapat dibayangkan, berapa tatlur pendidikan di Demak tertinggal
denganNegaramaju ?
Dalam kemajuan pendidikan di Demak belum mewujudkan kemajuan
pendidikan 1ang signifikan Kalau pendidikan belum begitu maju, apalai dengan
bidang yang lain ? Tingkat kualitas SDM masyarakat Demak tentu akan
dipertanyakan juga.
Peningkatan bangunan fi sik penting, peningkatan pembangunanjalan
juga penting untuk peningkatan transportasi dan ekonomi masyarakat. Lebih
penting lagi, peningkatan pendidikaq baik pendidikan umum maupun agama,
mulai dari play goup sampai perguruantinggi, pendidikan formal, non formal
daninformal.
Mari kita bangun puing-puing kabupaten Demak di mulai dari
landasan awal memajukan pendidikan di Demak dengan diikuti
pembangunan ekonomi dalam rangka meningkatkan taraf hidup
masyarakat yang bersamaan itu pula, saling berlomba semua bidang
berusaha untuk maju.
Aktrimy4 tercipta masyarakat madani yang sej atrtera, bahagia seperti
surga dunia dalam pengampunan dan kasih sayang Allah yang Maha Kuasa
danMahaKaya.
futea6 lO7
a
tsABXXYU
tsUDAYAGREBEGBESAR
Bentuk keramaian yang dikenal dengan nama GREBEG BESAR adalah
murnihasilciptaanparawali.Pelaksan-aannpdimulaisetelahrnnalisongoangfuatan
I mengadakan sidang di serambi Masjid Agung Ampel Dento Surabaya,
keputusannya sebagai berikut :
..NGENANI ANANE SOMAWONO KIPRAH MEKARE
TSAQOEAH HINDU INGNUSA SALALADANE, KUWAJIBAN PORO
WALI AREP ALAKU TUT WURI ANGISENI. DARAPUN SUPOYO
SANAK-SANAK HINDU MALAH LEGO-LEGOWO MANJING
ISIAM'
Artinya : Dengan adanya perkembangan ajaran hindu di pulau wilayah
ini, tugas parawali dakwah menye$aikanadat istiadat setempat mrnbil mengisi
nafas Islam, agar supaya masyarakat hindu hatinya rela dan tulus ikhlas masuk
Islam.
Keputusan sidang dihrlis Sznan Bonang dengan hurufArab Gondil,
bentuknya notulen singkat. Pada tahun 1938 M, masih tersimpan di dalam
musholaAstana Tuban dirawat oleh juru kunci yang bemama Raden Panji
Soleh.
Sejak itu, Sunan Kalijaga mulai bertindak sebagai pelopor
pembahartan (Reformis) dalam menyiarkan agama Islam. Untuk
mengimbangi kepentingan masyarakat, beliau ciptakan jenis kesenian
baru yang disebut Wayang Purwo (wayang kulit). Semua jenis
kesenian rakyat yang hampir mati karena Majapahit runtuh,
dibangkitkan supaya hidup kembali. Tuj uannya untuk mencari simpati
masyarakat dan jangan sampai terjadi shock culture pada orang-orang
yang sudah kuat religinya dengan agamatertentu. Hal itu dibenarkan
juga oleh Dr. W.F. Stutterheim dalam tulisannya ".Culture Geschidenis
Van Indonesia".
f 08 Sefqe,
Pada zaman kejayaan Majapahit pada masa pemerintahan Prabu
Kertabhumi Brawijaya V, pernah mengadakan upacara Sradha dibuat
spektakuler. Sebab upacara tersebut dibunyikan gamelan Prabu Kertabhumi
Brawijaya V yang bemama Kanjeng Kyai Sekar Delima.Dubt dibuat oleh
Raden Panji Inu Kerta Pati (Panji Semirang) dari kerajaan Jenggala secara
tunrn temurun menj adi milik raj a-raja Majapatrit.
Setelah I\4d apahit runtuh, semua benda pusaka milik Prabu Kertabhumi
Brawijaya V diboyong ke Demak. Termasuk gamelan Kanjeng Kiai Sekar
Delima yang terdiri dari : "Bonang Sapangkon, Demung dua pangkon,
Kempyang Sepangkon, Saron Barung dua pangkon, Saron Penerus dua
pangkorU Bedhug satubuah, dan Gong Besar Sakti".
Apabila gamelan itu ditabuk/dibunyikan, Bonang menggambarkan
seorang imamyang berdo'a, sedangkan Demung, Kempyang, Saron dan
lain-lainnya mengganrbarkan malanum yang sedang meng-amin-i (membaca
Arnin).
Supaya da'walrnya para wali di dalam menyiarkan Islam dapat menarik
perhatian umum , ganelan Kanjeng Kiai Sekar Delima dimanfaatkan. Tetapi
sudah dilengkapi dengan seperangkat gamelan baru yang dibuat oleh Sunan
Kalijaga. Lalu gamelan dibagi menjadi 2 perangkat, yang seperangkat
dinamakan Kanjeng Kiai Sekati dan seperangkatlya lagi dinanrakan Kanjeng
Nyai Sekati. Menurut wasiat Sunan Kalijaga, bahwa sampai kapanpun
keberadaangamelantersebutharus sejodho (sepasarlg). Olehkarenaitu, Kraton
Kasunanan Surakartayang hanya menerimapembagian gamelan Kanjeng Kiai
Sekati, lalu membuatkan pasangan baru(duplikat gamelan Kanjeng Kiai
Selratt) dan diberi narra" Guntur Madu" yang biasanya terletak di serambi
masjid bagian selatan dan "Guntur Sarf' yangadadi bagian utara.
Begitu pula untuk Kraton Kasultirnan Yogyakarta oleh karena hanya
menerima gamelan Kanjeng Nyai Sekati, lalu membuatkan pasangannya
(duplilrat Kanjeng Kiai Sekati),namarryaGuntur Madu danNogo Wlogo.
Unhrk Kasultanan Cirebon yang tidak mendapatkan gamelan Kiai
Sekati kemudian dibuatkan oleh Sunon Kalijaga yang kebetulan masih ada
ikatan keluarga dengan ,Sznan Gunung Jati dr Cirebon.
tu4i f09
Grebeg Besar dan Sejarahnya
Kata bahasa J awa Gueb e g, Grebe g, Gerb eg,berrrrralrrta : suw a angin
yang menderu. Kata bahasa Jawa (h) anggarebeg, mengandung makna
mengiring raja, pembesar atau pengantin. Grebeg bisa juga diartikan
digtring, dihtmpulkan, dan dikepung. Jadr grebe g bisa berarti dikumpulkan
dalam suatu tempat untuk kepentingan yang khusus. Adapun Gtebeg Besm
seremonial yang terkenal di Demalq kata "Besar" adalah menganrbil nama
bulan yaitu bulan Besar (Dzulhij ah).
Maka makna Grebeg Besar adalah htmpulnya masyaralcat Islam
pada bulan Besari sekali dalam setahun yaitu untuk suatu kepentingan
da'wah Islamiyah di MasjidAgung Demak.
Cerita tutur mewartakan bahwa dahulu kala pa,ra rajaJawa selal
:menyelenggarakan selamatan keraj aan (bahasa Jana wilujengan nagari)
setiap tahun baru dan disebut Rojowedo, aninya kitab suci raja atau
lrebaj ilan raj a. Disebut pu14 ada yang mengatakan Roj ome do, allrnya hew ot
korban raja.
Tujuan selamatan kerajaan yang hakikatrya adalah suatu cara korban
agar Tuhan Yang lvlaha Kuasa memberikan perlindungan, keselanratan kepada
raj a dan keraj aan serta rakyatnya.
Dalam peristiura itu, ml$at datang mengtmdap raja untuk meryanrpaikm
sembah baktinya Raja keluar dari Ke,raton lalu duduk di singgasana keemasan
(bahasa Jawa : dhampar kencono) di bangsal Ponconiti.Penampilan raja
untuk menerima sembah bakti rakyat yang datang menghadap (balrus a Jauta
: s ow on),itu diiringi (bahos a Jau,a : ginweb eg) oleh para putra dan segenap
punggawaKeraton
Dalam Babad Jawa Jaka Tingkir dijelaskan : Sudah menjadi
kelaziman pada setiap peringatan Maulid Nabi selalu diadakan pembacaan
riwayat Nabi, pembacaan syair dengan lagu-lagu yang merdu silih berganti.
Seusai peringataa dilanjutkan muryrawuatr antara Sultan Demak dan para Wali
Agung, kemudian dilanjutkan tatrlilan dan aktrimya santap hsama
' 110 Sefa,ui
Keesokan harinya diadakan up acanagrebegan, Sultan Demak berkenan
mengadakan paseban agung di setinggil Demak.
Dalam grebegan tadi, Sultan di singgasana Manih,tungu menghadap
ke utar4 kiri kanan Sultan duduk para wali-wali pangarsa, wali pawingking,
para pandhita berada di Masjid sedangkan para ulam4 abid (orang yang ahli
ibadah), sulaka (salik yaitu orang yang meng-fokuskan hidupnya hanyauntuk
mendekatkan diri padaAllatr SWT), puhaka (ahli fiqilr/syariat Islam) berada di
serambi masjid dan halaman. (Babad Jaka Tingkir, 1981 : 78)
Tak lama set elah Raden Fattah dinobatkan menjadi Sultan pertama
kasultanan Demak dengan gelarKanjeng Sultan RadenAbdul FattahAl
Akbar Sayyidin Panatagama, baginda langsung menghapuskan adat
menyelenggarakan upacara kurban yang selalu dilakukan oleh para raja Jawa-
Hinduterdatrulu Sebab adatyang seperti itrr, dinilai bertentangan dengan aqidatr
Islarn
Penghapusan adat itu menimbulkan ke,remhan sebagian kalangan rakyat
sebab ralcyat yang selama berabad-abad turun-temurun sudah terbiasa hidup
dengan adat dari kepercayaan lama, belurn dapat menerima sikap rajanya yang
baru itu. Keresalran terseb-ut menimbulkan ganggrran keamanan negar4 sebab
khawatir timbul wabah penyakit menular.
Atas saran para wali, adat kepercayaan lama itu agar dihidupkan
kerrbali, namun diberi wama keislaman pitu heuan kurban diserrbelih menwut
aturanagamalslam.
Awal dan akhir doa selamatan berupa do'a Islam yang dipanjatkan
oleh Sunan Giri dan Sunan Bonang.
Para wali giat berda'watr, penyebaran agama Islam awalnya tidak
baqak me,ngalami kemajuan Hal ini bisadiihat denganmasih sedikitT,ajumlafi
santri. Sebagian besar rakyat terutama masyarakat pedesaan enggan untuk
mengucapkan syatradat sebagai pernyataan memeluk agama Islam.
Akfrirnya para wali bermusyawarah, dan mereka sependapat untuk
menginsyafkan rakyat akan kebenaran ajaran agama Islam, haruslah
dilakukan secara bertahap, dengan penuh kearifan, bersikap sopan santun,
furnad 111
ramah tamah dalam berda'wah dan tanpa mencela adat serta unsur-unsur
kebudayaan rakyat bahkan seharusnya memanfaatkan unsur-unsur
kebudayaan rakyat sebagai sarana da'wah, terutama dengan
memanfaatkan bahasa, adat istiadat dan kesenian rakyat. Para wali ;
menemukan taktik dakwah *TUT WURI ANGISENI" Artinya memakai
dan menghormati kebudayaan yang ada, untuk memudahkan syiar agama
Islam. Istilah lainnya, JOWO DIGOWO,ARAB DIGARAP.
Sunan Kalijaga mengetatrui bahwa pada waktu itu rakyat menyukai
perayaan dan \eramaian yang dihubungkan dengan upacara keagamaan.
Apalagi jika perayaan dan keramaian adajuga irama gamelannya, tentu saj
akan sangat menarik perhatianrakyat untuk datang melihatnya. Akhirn
timbullah gagasan Sunan l{alij aga supaya ker4iaan menyelenggarkan pera
dan keramaian setiqp menyongsong hari kelatriranNabi Mutrammad SAW
bulanRabiulAwal.
Untuk menarik perhatian rakyat agar mau datang ke Masji
Besar, maka dibunyikanlatr gamelan yang ditempatkan di halaman masji
Setelah berkumpul maka para wali dapat berda'wah langsung dihada
rakyat.
Meski membunyikan gamelan di lingkungan masjid itu aday
menghukumi maknft, narnun dengan menggunakan azasmanfaat dan hi
demi kelancaran syiar Islam, maka Sunan Kalijaga dari ijtihadnyz,
menghukumi mubah/boleh dikerjakan. Pendapat Sunan Kaijaga itu da
diterima m{ elis Walisongo . Sultan Fattahpun akhimya menyetujui
gagas an Sunan Kalij aga.
Maka dalam bulan RabiulAwal, 12 (dua belas)hari sebelum kelahi
Nabi, diselenggarakan perayaan dan keramaian yang disebut sekaten.
halaman Masjid Besar didirikan tempat khusus untuk menaruh
membruryikan gamelan yang di sebut pagongan Pagongan adalah tempat
(gamelan) yang dibuat olehSunan Grri. Konon, sebagian dari gendhi
gendhing (kgu) gamelan diciptakan oleh Sunan Girf dan sebagian lagi ol
Sunan Kalijaga.
ll2 Se/4,nn
Selama 12 (duabelas) hari gamelan diperdengarkanterus menerus,
kecuali pada waktu-waktu sholat dan pada malamjum'atsampai lewat sholat
Jum'at
Tradisi Grebeg Besar
Grebeg Besar dan Sejarah Kota Wali tak bisa disangkal tagi jika
membuat orang Demak akan membanggakan dirinya sebagai warga kotawali.
Catatan sejaratr Kabupaten Demak memang tidak lepas dari peduangan para
wali (w alis ongo) dalam kegiatan menyebarkan agama Islam pada abad XV,
yaitu keberadaan Demak sebagai pusat kerajaan Islart(kasultanan Bintoro)
di pulau Jawa dengan "masterpieces'hya adal ah Sunan Kalijaga dan Sultan
Fattah yang diakui merupakan tokoh-tokoh besar dan berpengaruh dalam
lintas sej aratr Kabupaten Demak.
Tidaklah mengherankanjika kemudian beragam acara atau ritual yang
dimulai atau diperkenalkan oleh kedua tokoh tersebut masih berlangsung
sampai saat ini dan menjadi semacam upacararitual yang selalu dinantikan
orang, tidak hanya oleh pila warga kotawali sendiri tetapi juga dari luar
daerah.
P adamas, Sunan Kalij aga menjadi penasehat spiritual Sultan Bintoro,
khususnya pada masa emas kejayaan pemerintahan Sultan Fattah. Beliau
antara lain mcnyelenggarakan Grebeg Besar sebagai media da'watr. Tradisi ini
diselenggarakan tiap tanggal l0 Dzulhijjahbersama dengan datangnya
peringatan Hari Raya Idul Adha (Qurban).
Hanya saj a sebetulnya Grebeg Besar ini pada masa pertama kalinya
mulai dilaksanakan di Demalq tidak hanya sekali setahun pada saat IdulAdha.
Tetapi memang menurut catatan sejarahny4 semula tadisr Grebeg Besar ada
empag yaitu Grebeg Maulid, Grebeg Dal, Grebeg Syawal, dan Grebeg Besar.
Adapun yang sampai kini masihberlangsung di demak adalah Grebeg
Besar. Sementara di luar Grebeg Besar yang kini masih dilestarikan adalah di
kerajaan Solo, Yoryakana dan Cirebon.
fu*ai LL3
Adapun Grebeg Besar sampai sekarang masih menjadi bagian dari tadisi
bemilaijual(sellingpoint)yangnrtindiselenggarakan,tampaknyadipengaruhi
oleh beberapa faktor utama yaitu sosio-ekonomi-religi.
Hikmah Perayaan Grebeg Besar
Perayaan Grebeg Besar diselenggarakan setiap tahun sekali dengan
tujuan:
1. Melestarikan tradisi rasa syukur kepadaAllah SWTyang telah memberi
ratrmat berdirinya Kasultanan Bintoro Demak.
2. Meningkatkan potensi pesantnenAl-Qur'an dengan mengadakan Hataman
Al-Qur'an di MasjidAgung Demak, yang dilalcukan oleh para santi dari
PesanhenAl-Qur'an. Diantaranya santi BUQ Betengan Demak dan Nurul
HikmahMrebotanDemak.
3. Memperingati kemenangan pasukan kerajaan Demak karena berhasil
mengalahkan kerajaan Majapahit yang dikuasai oleh Prabu
Girindrawardhana .
.4 Kegiatan syiar Islam di Hari Raya Idul Adha (Bulan Qurban), agar oftIng
Islam mau menjalankan syariat lslamyaitu maumelaksanakan ibadah sunnalt
korban.
5. Menghargai ulamadanumaro' yangbersatumenyiarkanagamalslamyang
diwujudkan dalam perayaan Grebeg Besar yang diawali pejabat Demak
silaturrahmi ke Sesepuh kadilangu dan sebaliknya.
6. Sebagai ajang demoloasi oleh pengr-rasapenrointatran dalam menyampaikan
progftrm pemerintah dan menerima kritik saran membangrrn dari ralcyat
secaralangsung
Bagi walisongo / ulama ikut mengisi dengan pengajian agama Islam .
.7 Mengandung pelajaran hilcnatr penjamasan Kotang Ontola,sumo dan Kyai
Cerubuk yangtersirat makna tokoh Sunon Kalii aga dalam metode syar
Islam perlu diteladani karena sesuai dengan sosio-kultural masyarakat pada
saatitu.
ll4 Se/a,u4
Boleh dikatakan bahwa Sunan Kalijaga termasuk reformis dalam
metode syiar Islam yang menghargai sosial budaya masyarakat
padawaktuitu.
8. Mendidik masyarakat Islam berani berkorban untuk belanegara sebagai
pengamalan hadistNabi Muhammad SAW, yang artinya: cinta negara
adalah sebagian dari Iman.
9. Menambah income (pendapatan) untuk daerah Kabupaten Demak.
Tata Cara Perayaan Grebeg Besar
Acara Grebeg Besar Demak mempunyai urutan tatacaraperayaan
sebagaiberikut:
1. Diawali dengan saling bersilaturrahmi antara pihak kasepuhan Kadilangu
dengan Bupati dan Wakil bupati Demak, besertajajaran Muspida Demak.
Bupati Demak bersama rombongan bersilaturahmi ke Kasepuhan Kadilangu
yang ditempatkan di Pendopo Noto Bratan Kadilangu Demak.
Selanjutnya, Sesepuh kadilangu dan keluarga Kasepuhan bersilatunahmi
ke Kabupaten Demak dan biasanya mereka diterima Bupati di ruang tamu
KadipatenDemak.
2. Setelah silaturrahmi, Bupati, Wakil Bupati, DPRD, Muspida Demak dan
jajaran pemerintah Kabupaten Demak ziarah ke makam-makam leluhu
Sultan Bintoro di Kompleks Masj idAgung Demak, dan dilanjutkan zixah
ke makam Sunan Kalijaga.
3. Kemudian Bupati, danWakil Bupati besertaunsurDPRD sertaMuspida
meresmikan pembukaan keramaian Grebeg Besar di lapangan Tembiring
Jogo Indah.
4. Pada malam menjelang Idul Adha diadakan upacara Tumpeng Walisongo/
Sembilan yang menggambarkanjumlah 9 wali (walisongo), diserahkan
Bupati Demak kepada Takmir MasjidAgung Demak untuk dibagikan
kepada para pengurj ung.
<-lala/ofuzal 1f5
5. Tepat pada tanggal I 0 Dzulhijj ah diadak an' acara penj amasan Kotang
Ontokusumo yang dimulai setelah selesai Sholat IdulAdha. Penjamasan
dimulai dmi pendopo Kabupaten Demak dengan penyerahan minyakjamas
oleh Bupati kepada Manggala Prajurit yang akan membawanya ke
Kadilangu dengan dikawal prajurit patang puluhan yang berjalan kaki dengan
jarak sekitar 2 km. Bupati sekeluarga beserta para pejabat Pemerintah
Kabupaten Demak turut mengantar minyak jamas dengan menaiki kereta
Kencana. Sesampainya di Kadilangu, minyakjamas diterima oleh Sesepuh
Kadilangu selanjutnya digunakan untuk menjamas Kotang Ontokusumo
dan Keris Kyai L'rubuk.
(11
Gantbar 27. I .
Kirab Prajurit 40-an dalam Penjamasan Pusaka Sunan Kalijaga
Pada Acara Grebeg Besar
f l6 Sei4,aL*r.a6
Asal Mula Munculnya Pameo (Fatwa) 7 kali Mengunjungi
Grebeg besar sama dengan Naik Haji
Pada tanggal 7 Juni 1494 M, Paus Alexander VI dalam suatu
dokumen bersejarah yang terkenal dengan rurma "Perjanjian Tordesillas",
Paus memberi mandat kewenangan kepada2 rumpun bangsa,lpanyol dan
Portugis untuk menguasai dunia. Dunia sebelah barat diserahkan kepada
Spanyol dan yang sebelah timur diserahkan kepada Portugis untuk
Pada tahun 1497 M, Fasco Da Gama, seorang Portugis dengan
armada dagang Portugis yang dipersenjatai dapat merebut dan menguasai
daeruhZ,aruibar dan Caicut(Kerala-India). Padatahun 1509 M, kapal dagang
Portugis mendarat di Malaka. Padatahun 1511 M, KerajaanMalaka dapat
dikuasai Portugis. Bangsa Portugis selain mengembangkan perdagangannya
jugapunyatujuan gandayaitu membalas dendam padakekuasaan Islam di
sebagian Eropa dan merebut tanah yang dikuasai pedagang Islam serta
menyebarkan agama katolik.
Kegagalan pasukan armada Demak yang dipimpin oleh Adipati Unus
dalam mengusir Portugis di Malaka, merryebabkan orang-orang Islam yang
mau naik haji mendapatkan kesulitan karena dihadang oleh Portugis di selat
Malaka. Dari kejadian itu, secara syar'i orang boleh tidak menunaikan ibadatr
haji karena mengingat ketidak-amanan dalam perjalanan. Oleh para ulama,
menganjurkan mereka untuk mendengarkan pengajian saat adanya Grebeg
Besar dan ada salah satu ulama yang mengeluarkan fatwa bahwa yang
mendatangi Grebeg Besar sebanyak 7 kali sama pahalanya dengan ibadah
haji.
Dampak Negatif yang dapat Timbul dengan adanya Grebeg Besar
Demak
Disamping banyaknya hikmah manfaat Grebeg Besar Demak, tidak
mustahildapattimbulefeknegatifirya. Diantaranya: Hiburanatautontonanyang
Deraa6 ll7
ikut meramaikan perayaan Grebeg Besar Demak, kemungkinan ada yang dapat
merusak moral dengan menampilkan "pomo aksi" maupun "pomo grafi".
Banyaknyapencopet.
Peran serta pemerintah dan Panitya Grebeg Besar, sangat besar dalam
mengantisipasi dampak/efek negative di atas dan efek yang lain yang sewaktu-
waktudapattimbul.
Secara umum, efek negatifuya tidak begitu banyak dan dapat diatasi
oleh pemerintah daerah Demak dan pihak terkait.
L 18 Se+,,u./ D- A
BABXXVIII
POTENSI DEMAK DULU DAN SEKARANG
A. Masa Kasultanan Demak
Pada masa Kasultanan Bintoro demak, Kasultanan mempunyai peranan
sebagai berikut:
1. Sebagai pusat penyimanAgama Islam.
Kasultanan Bintoro Demak, berawal dari berdirinya pesantren glagah
Arum yang didirik an Raden F att ah, dan santrinya mencapai sekitar
2000 santri. Perkembangannya dengan dibantu para ulama yang
tergabung dalam wadah Walisongo, Kasultanan Bintoro Demak,
menjadi pusat syar agama Islam dan berhasil menyebarkan agama Islam
secara damai tanpa melalui pertumpahan darah. Penyiaran agama Islam
diawali dengan Hikmah/kebijaksanaan, dan berlanjut dengan mauidhoh
hasanah dan dibarengi dengan uswatun hasanah,/keteladanan para
Walisongo, ulama-ulamanya, hukama-hukamanyaiahli-ahli hikmah,
salik-salikny al orangislam yang hanya mengutamakan ibadah mumi
hanya mendekatkan did padaAllah. (Banyak didapati buku suluk-suluk
yang menceritakan perilaku salik-salik diantaranya: Suluk linglung
Syeh melaya; Suluk Sujinah.
2. Sebagai pusat pemerintahan.
Kasultanan Bintoro Demak, menjadi pusat pemerintahan, yang
kekuasaannya semakin luas, dengan banyaknya daerah yang
menggabungkan diri atau menundukkan diri di bawah pemerintahan
Kasultanan Bintoro Demak. Ada yang sepenuhnya, ada yang menj adi
pemerintahan protektorat Kasultanan Bintoro Demak misalnya Giri
Kedaton dan Kasultanan Cirebon.
3. Sebagai kerajaan maritim dan pusat perdagangan.
Kyai Palembangyangberasal dari Palembang, ahli kelautan, ditunjuk
Se/a.at%nan 119
sebagai Syah Bandar di Bandar laut Muara Bungo, berhasil
mengembangkan Bandar laut menjadi besar sehingga Kasultanan Bintoro
Demak menjadi negara Maritim dan sekaligus pusat perdagangan. Mita
dagangnya sampai Kerajaan Malaka.
4. Sebagai pusat kegiatan politik dan pusat militer.
5. Sebagai pusat pengembangan budaya Islam dan pusat perekonomian.
6. Sebagai kerajaan agraris, yang awal mula membuat pergudangan
maupun lumbung padi, di bawah bimbingan Rara Denok, yang
makamnya ada di Karangrowo Kec. Wonosalam Demak.
B. Potensi Kabupaten Demak Masa Sekarang
1. Ridang Pertanian
Sector pertanian di Kabupaten Demak memberikan k,totribusi
terbesar dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto
(PDRB). Pada tahun 2A07 ,nilai tambah sector ini mencapai Rp. 1,960
trilyun atau 42,2A%o dari PDRB, dengan perincian: tanaman bahan
makanan Rp. 1,606 trilyun, tanAman perkebunan R.p . 52,564 milyar,
peternakan dan hasil-hasilnya Rp. 93,998 milyar. dan kehutanan Rp.
64,63I milyar. Sebagai peringkat pertama dalam PDRB, sector
pertanian mampu menyerap tenaga keoj a 45o/o atar"r hampir separuh
tenaga kerja usia produktif di Kabupaten Demak, yaitu 219.635 otrang.
2. Bidang perdagangan dan j asa
Sector perdagangan mernberikan kontdbusi pada PDR.B sebesar
Rp 806,17 mitryar atau l8,59o yang terdiri dari sub sectcr perdagangan
besar dan eceran, hotel, serta rumah makan.
Perdagangan danjasa di Demak jLrga diwadahi oleh koperasi-
koperasi. Jumlah koperasi yang adadi Demak sebanyak 142 buah,
terdiri dari KUD, Koperasi Fertanian, Koppontren, KPRX, Koperasi
pedagang kaki lima, Koperasi karyawan, Koperasi industri, dan lain
sebagainya. Kabupaten dernakj,rgu memiliki biro perjalanan wisata
l2O Selaaalfuwa6
AIIWUSA yang menyediakan jasa pelayanan paket wisata. Selain itu juga,
terdapat hotel dan rumah makan.
3. Bidang Perindustrian
Sector industy memberikan kontibusi PDRB Thtrun 2007
sebesar Rp. 431,22milyar dengan jumlah serapan temaga kerja sekitar
22%.
Dari sisi prospek, sektor industri di Kabupaten Demak
memiliki peluang yang cukup besar mengingat posisi stategisnya
diantara Kudus, Jepara, dan Semarang yang merupakan daeratr-
daeratr industry yang cukup maju.
Perindustrian di Demak terdiri dari jenis industry besar,
sedang, kecil, dan rumah t?ngga dengan jumlah keseluruhan
mencapai 3.355 buah, meliputi industri pengeringan ikan,
pembuatan garann, tempe, kerupuk, konveksi, keramik tanah,
meubel, parut kelapa, pengolahan kayu dan moulding, percetakan
dan penjilidan, pakan ternak, dan lain sebagainya.
4. Sektor Kelautan dan Perikanan
Sebagai daerah pesisir, Kabupaten Demak sangat prospektif
dalam bidang kelautan dan perikanan. Demak mempunyai pantai
sepanjang 57 Km, dengan jumlah TPI/PPI sebanyak 2 buatr, jumlatr
armadakapal3.888 buah, jumlatrnelayan 24.786 orang dan bakul
ikan di TPI/PPI sebanyak 139 orang. Pada tatrun 2007, sector ini
mencapai nilai profuksi sebesar Rp . l3},g72milyar dari kapasitas
produksi sekitar 14,038 juta ton dengan harga rata-rata mencapai
Rp. 9.330:- per kg. Hasil produksi tersebut diperoleh dari
penangkapan ikan laut dan sungai, budidaya kolam dan tambak.
Adapun perincian perikanan budidaya adalah sebagai berikut :
- Perairan umum = 9L5,60 Ha
- 7.237,83 Ha
- Kolam air tawar :
60,86 Ha
Selain itu, industri pengolah hasil perikanan yang ada di
Demak adalah sebagai berikut :
Denal l2l
Bakul Ikan Olahan - 39 omng
PembuatTerasi :
5. Bidangtansportasi dankomunikasi '
Berdasarkan data BPS Kabupaten Demak, pada tahun 2OO7
mzrmpusektortanqpoffasi dankomrnrikasi PDRB sebesar
2l6,02mi1yar dan menyerap tenaga kerja sebesar 4,67oAusia produktif.
Total kendaraan bermotor yang druji berdasarkan waj ib pajak sebanyak
5839 kendaraan..Iumlah terbesar adalah truk, yang mencapai angka
2.639 atau l,lgoh,pick up I .672buah atau 28,63a/o,bus mencapai
1.084 buah atau 18,56oh.
6. BidangPadwisata
KabupatenDemak 2 objekwisatareligiorsunggulan
yang sudahterkenal di Indonesi4 bahkan diAsi4 yaituMasjidAgung
Demak dan Makam Sunan Kalij agaKadilangu Demak. Pada tahun
2007 ,tercatat 781"459 orang pengunjung kedua objek wisata tersebut
dengan total pendap atanRp. 563 .492.000,-
7. Bidang Pengembangan Sentra Industri kecil
Bidang pengembangan industri kecil yang sedang dipacu
perkembanganny4 yaitu :
a. Sentra industri trasi di kecamatan Bonang
b. Senfra indrstri pengeringanlpresto I pengasapan ikan di kecamatan
Bonang, Karangtengah, Sayung, Karanganyar dan Wedung.
c. Sentra industri garzmr di kecamatan Wedtmg
d. Senfta indusfti tempe kecamatan N4ranggeo, Gurtur, Karangtengah,
Demak, Wonosalam, Dempet, Karanganyar dan kebonagung.
e. Sentra industri krupuk di kecamatan Mranggen, Karangawen,
Sayung, Demak, Dempet, Karanganyar dan Wedung.
f Sentra industrijipang / rengginang di kecamatan Karangawen dan
Demak"
'
1't"t 4t---2tu-z
g. Senfia industri kastrlbantal di kecamatan Mijen.
lL Sentra industri pakaian di kecamatan Demak, Mijen dan We&mg;
i @Senfra industi pengolatran kayu / meubel di kecamatan
dan Sayung.
i. Sentra industri genting di kecamatan IUranggen dan IQrangaum-
k. Senffa indusffii pengolahan batu meratr di kecamatan Guntru.
t Sentra industri kerajinan rakyat anyilman banrbu di kecama@
Karangawen, Guntur, Karangtengatr, Wonosalam Dempet dffi
Crajah.
m Sentra industi kerajinan rakyat gerabatr / keramik tanah di
kecamatanIGrangawen.
n Sentra industi kerd inan ruW at :ala I jaring di kecamatan lvfijen
o. Senta industi kerajinan rambut di kecamatan Mjeo.
p. Sentraindusfii kerajinanmainan amk-anak di kecamatan Sayry
MjendanWdurg.
q. Sentra indusfii keqiinanpengolahan limbah plaSik di kecmm
Bonang.
r. SentaindustrikesenianrebanadikecamatanDemak
s. Senta industi kerajinan kaligrafi di kecamatan Demalc
t Sentaindusfrimakanankecil darbuatrdikecundanDmal(,L,qiil
danWedung.
8. BidangAgarna
Suasana kertrkunan kehidupan beragama dan Kepercalm
Terhadap Tuhan Yang Matra Esa merupakan dambaan maqrarakat
geragamnta tempat pedbaddan menryakan mlah satu bukti kenrhnm
agamadiantaraurnat.
Baryaknya te,mpt pedbaden di IGhpalen Demakda t hn
2007 menc apu 4.493 buall, terdiri atas masjid dan musholla 993t
persen, gereja katholilq gereja protestan dan pure 0,67 persen-
Dnaa 123
Selanjutnya banyaknya Pondok Pesantren 1 80 buah. Sernent ara
jurnlah guru pesantren sebanyak 1.955 orang terdiri dari 1435 guru
laki-laki (ustadz) dan 520 guru perempuan (ustadzah), serta santri
sebanyak 34.099 orangterbagi atas 15.845 santri laki-laki dan 18.254
santri perempuarl.
Dilihat dari banyaknyapemeluk agam4 penduduk kabupaten
Demak mayoritas beragarna Islarn yaitu mencapai 99,19 persen dari
total penduduk. S elebihnya penduduk y angmeme luk agama kri sten-
katholik sebesar 0,77 persen, dan yang memeluk agirma HindulBudha
sebesar 0,04 persen.
9. Bidang Pendidikan
Fendidikan sangat diperlukan oleh setiap penduduk, bahkan
setiap pndudtrk berhakuntuk dapat mengenyzrm pendidikan, khususnya
penduduk usia sekolah {7 -z4tahun). Jumlah penduduk usia 7 -Z{tahrHr
yang pada tahun 2007 masih bersekolatr sebanyak: SD 1 I I .390 orang,
SU|P 23 "296 orang, dan SUIA 16.632 orang.
Keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh tersedianya
sarana dan pmsarana pendidikan seperti sekolah dan tenaga pendidikan
(guru) yang memadai. Berdasarkan data dari Kantor Depdiknas
Kabupaten Demak, padatahur 2007 diketahui ada 577 Sekolah Dasar
(SD), 63 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLIP)dan 45 Sekolah
L"anj utan Tingkat Atas ( SUIA). Sedang j umlah guru berturut-turut 5 . 609
untuk SD, 1.573 untuk SI,TP dan 1.193 untuk SLfA.
Dari jumlah guru dan murid diatas dapat dihitung rasio murid
terhadap guru untuk SD adalahl9,86, untuk SI,TP 14,81 dan untuk
SUIA 13,94. Ini berarti bahwa setiap Guru SD harus menangani
sedikitnya 20 orang, begitujuga trnutk SLTP dan SLfA.
Dari sumber yang sama didapat jumlah anak putus sekolah
(drop-out) selama tahun 2007 menurut tingkat pendidikan adalah
untuk SIIP 88 orang dan SLIA 99 orang seluruhnya mencapai 187
orang.
124 *la'nlfura(
BAB)OilX
WARISAN BUDAYADEMAK
1. Minuman kesukaan SultanFattah: Wedhang arang-arang kanrbang.
Cara membuatnya: Ketan putih di sangarl diambil, di kepyurke/taburkan
wedhang panas, diberi gula batu.
2. Minuman dan makanan masl,arakat khas demak yaitu: Wedhang pekak
dan sego/nasi doreng.
.3 Pohon bersej arah yang masih hidup sampai sekarang adalah pohon Boga
di desa Mulyorejo Kecamatan Demak. Menurut cerita ralryat, berasal dari
gapuro kerajaan medang Kamolan grobogan Purwodadi.
4. Pohontimongo untukpegangantombak, Masihadadi Kadilangu, belakang
rumatr eyang Supratini, keturunan SunanKalijogo ke-I6.
5. Pohon Kleco, 1835 M masa Pangeran Wijil ke-5, ditanam dengan harapan
supaya Surakarta Hadiningrat menjadi erat hubungannya dengan Demak.
Kleco itu adalatr lem payung kerajaan.
6. Wayang kulit/wayang purwo.
7. Penjamasan Kotang Onto Kusumo dan Kyai Crubuk.
8. Grebeg Besar.
Gambar 29. I.
Ilustrasi Wisatmttan dan Souvenir
Dtan 125
BABXXX
SERBA.SERBI WISAIA RELIGI DEMAK
Demak kota wali menempati rangking nomor satu dari banyaknya
wisatawan religi se Indonesia
Wisatawan berdatangan di Demak karena bermacam sebab alasan, di
antaranya:
l. Ingin berziarah di makam SultanFattahdan ataukeluarganya-
2. InginbeNziarahke salah satumakamwalisongo yangbemamaRaden Syahid
yang mashw di kenal dengan sebutan Sunan Kalijaga.
3. krgin melihat dan beribadah di ltzlasjidAgung Demakdan IWrsjid IGdilangu.
4. Ingin meneliti sejarahkasultananBintoro Demak
5. Ingin menimba ilmu agama Islam di pesantren Demakyang takterhitung
jurnlahnya
Pelajm luar kota Demak yang belajar di pesantoen Demakjumlalrnya ratusan
bahkan ribuan. Sudah saatnya, mulai sekarang pesantren-pesantren di
Demak mendapat perhatian khusus pemerintatr, karena merupakan asset
daerah yang perlu ditingkatkan dan kalau perlu dibangunkan pesantren
tradisional yang modern lengkap dengan balai Litbang (penelitian dan
pengembangan) pesanhen.
6. Wisatawan adayang datangke Demak dengantujuan melaksanakan nedzar
Ada wisatawan dari Sumatera mengaku batrwadiapematr bemadzar kalau
diberi dzki deat menunaikan ibadatllt4ii akan sttold di lUasjidAgtmg Dernalc
.7 Wisatawan adapulayangdatangke Demakdengansebab inginmerayakan
GrebegBesardi Demak.
8. Adapula yang datang di Demak untuk riyadhotr, sebagaimana banyaknya
musafir yang berlama-lama trnggal di sekitar MasjidAgung Demak dan
MasjidKadilangu.
4. Alasan lain, merasanyaman dan damai hidup di Demak (Pinayungan
KeramatparaWali).
126 Selalul
LAMPIRAN
SISILAH ST]UTAN FATTATI
Raja lslam Prabu Brawijaya lV
Kerajaan Cempa Raja Majapahit
2. Siti Murminah 2. Sunan Draiad
3. Ni Para Wahidah + Sultan Fattah / Raden Hasan
4. lstri Sunan Kalijasa I
++++ ++
1. Ratu Mas 2.Pali Unus 3. P. Sekar 4. Sultan Trenggono 5. Kandhuruhan 6. R. Pamekas
Ratih (Sultan Demak ll) Sedo Lepen Sultan Demak lll
(1 51 8-1 521 ) L ,,521 -1s46
Arya Panangsang
Sunan Prawoto Ratu Kalinyamat + Pangeran Hadirin Putri Sekar Aji
(R. Bagus Mukmin) x
Sultan Hadiwijaya
I + +
Semangkin Prihatin
Arya pangiri
Adipati Demak I Pangeran Benowo
+
Pangeran Mas
Dnaa I27
NAMA-NAMA SULTAN, ADIPATI, BUPATI DEMAK
NO. NAMA MASAJABATAN
1. Sultan Fattah 1482 - r5l8
2. SultanPati Unus 1518 - t52t
Ja. SultanTienggono
tszt - l 546
4. Sultan Hadiwojoyo (Sultan Pajang I)
5. Adipati Haryo Pangiri 1546 - I 587
6. Tmg.Wironegoro 1582 - I 586
1586 - 1606
7. Tmg. Hanonegoro 1606 - l613
8. Tmg.KyaiBatang 1613 - 1616
9. Tmg.Yudonegoro 1616 - 1617
10 Tmg.KyaiGombong
11 Masa Vacum 1617 - r6t9
t2 Tmg.Sedo Laram r619 - t62t
162l - 1646
13 Tmg.Manglruprojo
t649 - l70t
l4 Masa Vacum
l70l - 1734
15 Adipati Pati 1734 - 1757
1757 - 1760
t6 Tmg. Sumodiningrat Kaloran
t7 Tmg.KyaiBogor -1760 1763
18 Masa Vacum
1763 - 1772
19 Tmg.Kyai Kaliwturgu 1772 - 1776
20 Tmg.Hadinegoro 1776 - l78l
2t Tmg.Wryo Hadinegoro t78l - t80r
22 Masa Vacum
23 K.P. Aryo Condronegoro 1801 r845
24 K. R.M.A. Aryo Purboningrat -1845 1 864
25 K. P.AryoHadiningat 1864 - l88l
26 Masa Vacum 1881 - l90l
27 R.A.A Iskandar Tino Koesomo t90l - 1915
28 R.T. Aryo CokroAmijoyo
29 R.T. Sosro Hadiwijoyo l915 - l918
r9l8 - 1923
t923 - I 936
128 Selan*A
NO. NAMA IVIASAJABATAN
30 R.A.A.Iskandar Tirto Koesoemo -1936 1942
31 R. Soepangat -1942 r 94s
32 M. Aryo Djojosoedarmo -1945 1948
33 R.T. Rawuh Rekso Hadiproj o -1948 1 949
34 R. Soekirdjo t949 - 1953
35 R. Soekandar -19s 3 r9s7
36 R. SidulKartoAtmodjo -1957 1958
37 R. lndriyo Yatmo Pranoto -19s8 1967
38 Domami,SH -1967 1 972
39 Drs. Moh. Adnan Widodo -1972 1973
40 Drs. Winarno StrryoAdi Soebroto -1973 1 978
4r Drs. Soedomo
42 Edy Soemarta 1978- 1983
43 Drs. Waluyo Tj okro Dannanto
-1983 198s
44 Irtkol. Inf. Soekarlan t98s - 1986
45 Irtkol. Djoko Widji Suwito
46 Dra Endang Setyaningdyafu MM 1986 - t996
47 Drs.TaftaZari,MM
1996 - 2001
200r -2006
2006 - 20tr
Dn4a L29
LAMPIRAN
T}AF'TAR BENDA PURBAI(ALA
DI MUSIUM MASJID AGUNG DEMAK
l. PintuBledegCiptaanKiAgengSelo 1388 C:1466M:887H
2. DaunPintu Serambi (Majapatrit) MasjidDemak 1804 M
3.' DaunPintuMakamKasultanan l7l0M
4. GENTONG KONG dari Dinasti Ming hadiatr Putri Campa abad )OV
5. HiasanLampuPeninggalanPakuBuwonoltatrun l7l0M
6. BedugWaliabadXV
7. KentonganWaliabadXV
8. LampuRobyongMasjidDemak 1923 -1936M
9. Maket Masjid Demak 1845 - 1864 M
10. BendaCagarBudaya"Alap-Alap SamberNyowo"
11. BendaCagarBudaya*TongkatKayuTelentangl'
12. Dua Buah Paku Masjid Demaktahun l72l I PakuBuwono I
3.I Kitab SuciAl Qur'an 30 Juztulisantangan
14. TafsirAl Qur'anjuz 15 sampai dengan 30, karangan Sunan Bonang,
Tiftan
15. Kap LampuPeninggalan Paku Buwono Itatlrn 1710 M
6.I Kayu Tiang Tatal dibuat oleh Sunan Kali Jaga
17. BatuBata
18. BatuUmpak4buatr
130 Sefunat
LAMPIRAN
DENAHLOKASI MAKAM
DI LINGKUNGAN IVIASJID AGT'NG DEMAK
ffirill
!!E! !!![
Keterangan:
1. SultanFattah
2. Adipati Unus /Pangeran Sabrang Lor
3. SultanTienggono
4. Darmo Kusumo /Kertabhumi (Avah SultanFattah)
5. PutiCampa
Dencai l3l
DAEIARPUSIAI(A /
Bratakesawa Raden. Katrangan Tjandrasangknla. Jakarta : Balai Pustaka.
1952.
Edhie Wurjantoro. Sejarah Nasional dan Umurn I untuk SMU kelas 1.
Jakarta : Depdikbud. 1996.
Hasyim Umar. SunanGlrf. Kudus: Menara 1979.
H.J.De Graaf, Th. G.Th. Pigbaud. De EercteMoslimse Vorstendommcnop
Ibnu Qoyim Ismail, M.S. Drs. H. Kiai PenghuluJswa Peranannya di Masa
Kolonial. Jakarta: Gema Insani Press. I 997.
Ibrahim Said KH.. Sunan Ampel dgn Perdjoangannja. Kudus : Menara
Kudus. 1969.
Ichsan Syamlawi. Drs. Dkk. Keistimewaan Masjid Agung Demak.Salatiga:
CV. Saudara. 1985.
Java.Yerhandelingen Van Het Koninklijk Instituut Voor Taal, land-en
Volkenkunde.
Lembaga Research & Survey I.A.I.N Walisongo Semarang. Inporan Hasil
Proyek P enelitian Bahan-Bahan Sej wah Islam di Jawa Tengah Bagian
Utara.Semarang. 1975.
Muhammad Khafid, dkk. Suluk Wali-Wal i Tanah Jow i. Demak. I 994
Mtrzayin Munawar KLl. Kutipan Sejmah Masulvrya Islam di Indonesia dan
Sej ar ah Masj id Agung / Kasultanan Demak @iktat).
Panitia Hari Jadi 1992. Menyambut Hari Jadi Kabupaten Demak ke : 489 .
(Dikta|.
Panitia Pemelihaxaan Makam Maulana Malik Ibrohim Gresik. Maulana Malik
Ibrohim Perintis Islam Pertama di hrlau Jawa
Panitia Penyusun Hari Jadi Kabupaten Demak. Sejarah dan Hari Jadi
Kabupaten Demak. Pemerintahan Kabupaten Daerah Tingkat tr Demak :
1991.
132 SeTaaal.