The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kantor, 2022-03-30 04:28:29

Barata Yudha

Barata Yudha

I

BARATA YUDHA

oleh

SUNARDI D.M.

BALAI PUSTAKA
Jakarta, 1986

Perum Penerbitan dan Percetakan
BALAIPUSTKA
• BPNo. 2777

Hak pengarang dilindungi undang-undang
Cetakan pertama 1978
Cetakan kedua 1986

Perancang kulit: Hanoeng Soenarmono

KATA PENGANTAR

Cerita-cerita wayang sangat digemari di Indonesia.
Kisah-kisahnya menarik, dan waktu dimainkan dalam pertun-
jukan wayang kulit diikuti suara gamelan dengan lagu-lagu yang
menimbulkan^ perasaan aman, gembira, susah, marah, ber-
semangat dan lain-lain.
Dalam pertunjukan wayang kulit biasanya digunakan bahasa
halus, sedang, dan kasar menurut kebutuhan.
Isi cerita selalu mengandung tuntunan dan nasehat-nasehat
untuk masyarakat.
Kisah Barata Yudha ini sejak dulu sampai sekarang tetap
digemari orang, karena mengisahkan peristiwa-peristiwa kepahla-
wanan, pengabdian kepada negara dan kebenaran.
Sangat disayangkan bahwa buku-buku mengenai kisah-kisah
wayang purwa itu sebagian terbesar masih dalam bahasa Jawa
Kuno atau Kawi, dalam huruf Jawa dan dalam bentuk syair
Macapat yang sulit untuk dimengerti oleh mereka yang tidak
memahami huruf dan bahasa tersebut.
Penyajian kisah Barata Yudha dalam bahasa Indonesia gaya
bebas ini dimaksudkan agar cerita-cerita wayang itu dapat
dipahami oleh masyarakat di seluruh Indonesia.

BALAI PUSTAKA

PENDAHULUAN

Kisah Barata Yudha ini memilih versi Indonesia.
Ia disadur dari Kakawin Barata Yudha hasil karya Empu Sedah
dan Empu Panuluh di jaman pemerintahan Prabu Jayabaya Kediri
(1135-1157).
Saduran tersebut dilengkapi dengan mengawinkannya dengan
buku-buku Serat Padalangan Ringgit Purwa jilid 30 (Kalabendana
Pejah dan Kresna Duta), jilid 31 (Kresna Gugah, Tewasnya Bisma
dan Seta), jilid 32 (Tewasnya Angkawijaya, Jayadrata, Burisrawa,
Gatotkaca dan Dursasana), dan jilid 33 (Tewasnya Adipati Kama
dan Prabu Suyudana, dan Lahirnya Parikesit). Semuanya terbitan
Balai Pustaka Batavia Centrum tahun 1933.
Buku Serat Padalangan Ringgit Purwa itu sendiri terdiri dari 37
jilid. Aslinya ditulis dalam huruf Jawa, diterbitkan oleh Balai
Pustaka seri nomer 443.
Penghimpun buku tersebut adalah Kanjeng Gusti Pangeran
Adipati Arya Mangkunagara VII di Surakarta, Kanjeng Pangeran
Arya Kusumadeningrat di Surakarta dan J. Kats.
Gambar-gambar wayang yang dijadikan ilustrasi aslinya diambil
dari koleksi wayang kulit milik Kanjeng Gusti Pangeran Adipati
Arya Mangkunagara IV di Surakarta.
Untuk para Perwira, Bintara, dan Prajurit Angkatan Bersenjata
kisah Barata Yudha ini sangat mengasyikkan, karena di dalamnya
terdapat gelar-gelar perang seperti Garuda Melayang, Roda Kereta,
Supit Udang, Gajah Mengamuk, Awal Bulan, dan lain-lain.

PENGARANG





PANDAWA LIMA

Prabu Pandudewanata raja Astina adalah anak dari Bagawan
Abyasa. Ia adalah ayah dari Pandawa. Pandawa terdiri dari
Puntadewa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.

Puntadewa, Bima, dan Arjuna lahir dari permaisuri Dewj Kunti,
sedangkan Nakula dan Sadewa yang kembar itu lahir dari
permaisuri Dewi Madrim.

Prabu Pandudewanata tidak lama bertahta di Astina. Pada suatu
hari ia diambil oleh dewa dengan badan kasarnya karena telah
membuat kesalahan, ialah waktu berburu di hutan telah keliru
membunuh dua ekor kijang yang sebenarnya berasal dari seorang
pendeta Resi Kindama dan istrinya.

Dewi Madrim mengikuti suaminya, sehingga sejak itu para
Pandawa diasuh oleh ibu mereka Dewi Kunti.

Sepeninggal Pandudewanata pemerintahan Astina untuk
sementara waktu diserahkan kepada Dastarastra kakak kandung
Prabu Pandudewanata yang buta, karena putra Pandu yang sulung
belum dewasa.

Raden Dastarastra adalah kakak kandung Prabu Pandu-
dewanata. Ia adalah ayah dari Kurawa yang jumlahnya seratus
orang.

Walaupun Dastarastra adalah putra sulung dari Bagawan
Abyasa ia tidak dijadikan raja Astina karena kedua matanya buta.
Adiknya Pandudewanatalah yang kemudian diangkat menjadi raja
Astina menggantikan ayahnya.

Jadi tahta kerajaan Astina selanjutnya seharusnya diberikan
kepada Pandawa yang berhak.

Tetapi Dastarastra kemudian menyerahkan tahta kerajaan
Astina kepada putranya sendiri Suyudana. Dastarastra sendiri
kemudian memilih hidup sebagai pendeta dan sebagai penasehat
kerajaan.

7

Puntadewa adalah anak Pandudewanata yang tertua. Orangnya
sangat sabar, tak pernah marah, sehingga orang mengatakan ia
berdarah putih. Ia hampir tidak pernah berperang, oleh sebab itu
selalu jauh dari bahaya. Ia memiliki azimat berupa surat yang
dikenal sebagai Jimat Kalimasada.

Putra Pandti yang kedua bernama Bima. Tubuhnya tinggi besar,
memiliki kuku Pancanaka yang sakti dan tajamnya tak terhingga
melebihi senjata. Ia tidak pernah menggunakan bahasa halus
kepada siapa pun kecuali kepada Dewa Ruci. Ia merupakan
lambang kekuatan dari lima bersaudara. Ia selalu menjunjung
tinggi kehormatan Pandawa dan memegang teguh semboyan mati
satu mati semuanya.
.' Anak Pandu yang ketiga adalah Arjuna. Ia seorang yang sangat
sakti. Ia gemar bertapa. Sebagian kesaktian Dewa Wisnu jatuh
padanya. Ia dapat terbang di awan dan dapat menghilang di tempat
terang. Ia memiliki paras yang sangat tampan.

Anak Pandu yang keempat dan kelima kembar, bernama Nakula
dan Sadewa. Kedua satria ini juga sakti. Kesetiaannya kepada
ketiga kakak mereka tidak pernah goyah.

8

Pandawa

KURAWA SERATUS

Anak Dastarastra yang tertua adalah Suyudana. Ia lahir dari
ibu Dewi Gendari. Ia mempunyai watak pengiri. Ia termasuk orang
yang sakti, karena pada waktu mudanya pernah dimandikan
dengan air sakti yang disebut minyak Tala. Tetapi sayang ada
bahagian pahanya yang waktu itu tertutup oleh daun beringin,
sehingga di bahagian itu air sakti tidak membasahi, dengan
demikian di tempat itulah terletak kelemahannya.

Anak Dastarastra yang kedua adalah Dursasana. Satria ini
dimanjakan oleh ayah dan ibunya, juga oleh saudara - tuanya,
sehingga ia bertingkah laku sangat ugal-ugalan. Ia bertabiat sesuka
hatinya, tidak ada seorang pun yang kuasa atau mampu melarang-
nya. Ia berbicara sangat keras, kasar sambil tertawa. Ia tidak
pernah duduk tenang, selalu resah.

Di antara satria Kurawa yang terkenal adalah Citraksa. Ia
berbicara gagap, siLapnya congkak dan suka memaki. Seorang
Kurawa lainnya yang terkenal adalah Citraksi. Watak dan tingkah
lakunya mirip Citraksa.

Kemudian menyusul Durmagati. Ia tidak sakti. Seperti rata-rata
orang Kurawa lainnya, Durmagati berpakaian serba indah, lahiriah
kelihatan hidup lebih makmur dibandingkan dengan para
Pandawa. Para saudara Kurawa lainnya namanya tidak begitu
terkenal kecuali Kartamarma, karena ia adalah pemimpin prajurit
yang agak baik.

Sepeninggal Pandudewanata para Pandawa dididik oleh
Dastarastra bersama-sama dengan Kurawa. Sejak itu mengertilah
para Kurawa bahwa tidak ada di antara seratus orang Kurawa itu
yang kekuatannya menyamai Bima.

Pernah sepuluh orang Kurawa dipegang oleh Bima dan terus
dimasukkan ke dalam air. Pernah ketika para Kurawa memanjat
sebatang pohon, pohonnya dicabut oleh Bima. Tentu saja semua

10

kddmbdpsoSmBsmmosituuueelieiuruuieeeeehnawnmnnnmMSDPtDyhmnnmeaunggggmeuaabaaygnseegsaaaalbaddnlaaeienat.miiitnaakkaaiyablkn.memyksimThGanagaiarajaaaRaakbanstaneasmnnakmndeyuurigakngntsjbedaiatahhjupiyaeugsemanounekktakabdaesangrunlletalabiaamdeiues.aaaamlnninenhmyahdp.adgshahbgaauihaaakaBahundaninBmri.niBrkittsigeinkidipjm.etawitsmPaeahbmueredkappaTtanmeaearprapuaaiaaraacnerinpdpandutrsiputHcdgaPionaadaaantiunbesrkiyhtaarpnBiaaenuwanaapeaonsiKgirnnmgngn-mn.anmdaaiis.ubgatgdaebaudmartpniayaSwynseAuaa.aneadBaeaaarlwdnatrankBilIsnekmiata.akagyaneadgmaasiplrabbagrmauurnadbji-irnuuamgranknaaaeat-ighatntgeinaylk.redul.agjrsnkpganaidhadkmaabcaaie.rBgditagennaermmruaiippki,rriymtdhiiasayeaduaskannBa.tcnatanaaineyigkRtuniaStnwgauamsaangndadund.annajigmaayanambaosaklgBua.nedeelaktesaaendrnaeamnameanSnhiarrggncllguuiebnaiaetmiKtynasomau.bkktuewulyikuuuaaeeayBlnnjduebrtnarahstuautaaikamsaumtunmswmnanauokthBtkguauarnraltlaaedatiuibnd.m,pnahidsuyBieamneBBiayhtanngi.geaoehantmiigilrelemmmiganyaeikutrpairtiuhhgaaaaaes-t.iii
jtyggsmbNsPiaaeauaukeaehAgnnhBPrBranknkaugugwradiauylaajnmtraeiaulsamentkayataannlamaiamenusgaaP.dhmagdnagaDaatbWacatuahrbnnuetpanuidpiudaarkmarritaSstakennldueutSdpwtkaadedihsuyaaehua.raaeikudnrjamninpumaedPmmjnetw,nmadatierriuannttaaanedmkaaruatpnmdmaeikaupedekkmamppbdrlutsnenaitaaeaeeenylopbartlonnalgauainomrogjDKdumlhaapngeyepradnu.uehguuaneilgrmlPannnaPlgaaapneupmgyajgaawjaar.kuatnuaenraansandrnamnantadananpaeohm.nnaewkralginIsadeadppaaaPegkenmnaaetbaemnjdddeaujnjgsspaaaaeniwtdeauknarn.lgnesnkaaaatggutjBubtkaKaa,uusahn.sistytumnaaeDHusarhanwdaeraiaukaapklaadawnmramktatneakieynaantunbtaria.nubagmkams-hekhaAemwppare.nawgreesinaenjjaurnuaakugnikgrttnnhdgauumgatAioaampuregtrhepnymsarjuaruaaaaekrdiainndaknnitaatdunggaaa-in, '

11

sdDmeeeennwndgciaarannipy. aaipaBtkuiemhs.aemIypaaunrtgnidaaasknebemnilaamtrinuyndayaalaadmaatalaslhauptkeettuhenatjaluupksianjDusedtwraurai lRBanuimtcaias,

12

PENGKHIANATAN DI BALAI SEGALA-GALA

irrisSPptkkkoStbaauaeleeueuaujeuhnnIsSrRmnayyhnatmugatuduuaaWiuylanAyaddokdiadtstmwukaaahyasKaeijktndeDnanoannaeaiurnaaatanndrneardnSemaawigajmtmAdraik.anuwiadiiaiaadyseenpYeraGntandunitamniatkajsnidengugbaanna.Aeanagh,dkaegamnmndgasrriasgastkwaiJkdpabenilteiiraaanauhienakmlidrnpiaamartgaekaahle.mtbiunPuikkeapnnaeeauIsmykkagSrbnsnsnasmdauubeuusaaahStanasynaeaaspnthaduuumulnaedaynasilyndhtgey.akauudlaudgaawaaataajahdaenttihbntnMai-htaunauamaybangdauPdhaaettauahgedliiukurstjnaamaasiDeminuadlt-nrrarnitdimaiagptsPdakpanPusekjadduaaiahmtaubasakeanlaritanuntdwrneardukitt.aenmba.ham.aasPngwTedD.IrteuegaarraeepUeananhntaatwntajaasnjnasdaaadamtmkaamtkpadadaunawipiaraiePkngyaku.emPsaaasarrnaeurnattnboamtarmdjnMdngauhaatjkitauaahgkoepeaewkawnnAlddilauinmgsaiaehmsbknatkdh.dwteaaauieaeienktknrsnadtknhnJuoaeaaa.dajekugllhllh.aatriaagaaaaadIuunaruhkunnaatii-ii.
tbheourDSnnseauuabnyhsuutaptdd,ruiaarmtnsir.ataarnlaaythiayda.aannSkgumybesuenerdddhaieankstiaaitkdleipbnmuaoanhbhwaatmiktujaeinnkagakmihnteiiddrnanajhaykdkaiadnmirkaeajmabnueadlsnikiuhaAhnaist-tinipanaeasra.mikhaoan-t
CdtkPeiaaithtPlPnaraapdaaauddnakaawdaspkPaaaaawsonnudladedaaedhattnnueiwbgptaaiaaChnptniaaikhttrsreeimaalSnkakePaaaksnnkrniga.gu.mubndnuiMea,dnnaeDuKnrnesuugtakrrnubsauytaapasraahm.tnakieTkaere.ndetynuapDacpdeu.aisurnakmpKnaakgaardaggraineraanKthipa,uaamrnsaKieetwumbabaarbatnitPaknamahsanAaasdwarskamtkaoiwantatinaaar,

13

midHdaPSpaslnsPmmPmbPymmdmmamtaeemgieaaaeukeaaruayeenaieekeeolaTaMgnDatDsrtDlnDDanPPnnaannalnmnetmeiarbaabprrgniadathnmuaeeiyaaiilnytygiembruaeuahbsewaarsgnlme-el.saaKadddrdakdadhaanhawiunbgmlargtit-tiihSaemia-naaNnuKuuaayeaanm.stibiamlwkanaalAmegikhkKhsr.inkeaaaaaaubtypakauagmukbaiagaamsrpgaBmuokrahawdiurnirtnataubnkputielaaneneduiiaadiandnkandetam,uenredpnnmgitlhnmnepiihdyaamuiripiskaiuaas,raeBndskgea^lniauaanr,ekapattkiinandgsusDaB,msatiagndkjyshaniaiiajaaedPnatdlnaraegialeandra.daantocsnatassugiangacrwwtglkaaapeirraeageebnunaniaakstigkirnneareialtrdghabgareyi"neSdags.alagsh.tsdeiatnmryuuauehKuaeranrnie,ktrapnaeabacmanuwagemtnagaunehurgcaagenhtoeurnsrahygSgnaialeaaanudrkraasglanatluagmaatanerasnbeatrnraanangiatnnpmrh,ikeyyaa-budneeamd.r-abyKbge.uanambuPiknrueahatBesanaubnAugbitunyKe.rcwdapaarntdlkgtuiekaarmregekaasmn.nabeaaaaPsataabkart.niarIaglurst.edaietwakkrunmmaagEalgainriagbkbatisKiautrau>aina"kamnsueerueb.unuteKaKkeg.eaasspemimtwuyhkNKapypenlahaktaaeuaeHiukkaiaalgunatoaakluyskr,a.bPraKskaaensaditaagnrKruarealueaauuruauagaruunna,nupmpkhtmutarknndypguPbraaannnmintubsaupagaatidsBlrsayaPtgduyineidptatarnleeiiwdadspriiaamaroaaaibrbatmaaBeebttaannaeaahnbyttauiuktbcweannpdlpisiddeaaaak.sgaaamurnpsaaPraaannansaahmlraedbigrrunkwejbagaagadarntsaaiaiepntaahn.eadbatirdpndeiaydrmanmdtghaakbagnmdl.iualPiiaihawa.ataeaakaaleeanrnsaaskwerilndPmrmdyrannadweShainugeanaaagam-aa-aagayuhaedndb-ynankskpstnderstkd.aa.egaiuaseagunuugruuBhdeknimwpallanayarhadiaiagnraHwanygamakbilmaidkdtmSaambaeauakteceeapnhaaartpslapimauppnnpaaa.yaepgiktsn-kuUlreekkkgktsawasekpauauitasusuitadaaaaanngairhanIamndtiitrkknhnnnnngaaahaaaaanst..iii

14

Prabu Suyudana

lkkoeabmBdaarnunagdtgaiatsePneransnraeodbbaumowth.ea.mMdPbaeranrawebkbauaibKisibneuuylraaumdpDaaantet.iwPimseaKesunaudannangtriggai-rmssa,ahautamidneatnyergarainbnryagakataberar.mhbwaekmaaarpsuairtkuai
Bima Menikah dengan Nagagini
dmdmjpkkrmdmBRdiBmMNpHDaaueeiuaaiuarreleeaeyelecckenWntmHHRSaaDaPPtbedwngrlnanrairrugntataemleaaeijaanyaeejraayaiaaanpnaytordndigdwnkgarsbesapkndksmouy.dNpaiaenyeaelneitaatniaraaonangeanAuAirgnarniKwhNptmihrwdkraa.ugepggssnankeApkiuea.alrteadaauaBppntteTarlseaklgdgdankadatipiaideijgPrirnsrtetankretiabuttpakiaruinaaananugaeb.yncnjhstonutntannaibj.iteaiaagrgiHga-pik.anuhyIlmtmdroirsntsiagaaia.uuiaunattyTeaigntdlnukeueatpnsyisanawmsearirmkabeausiinoaapeietmnnnkdajieneatlggDuaaksnegeasidlypieyeinmaaehaemlrtdttaairmaAidguudHwsipSptaanebneaeiekebroeaaantanriygtngannbbunewuierirkypdstjbaa-byrplugingearuaaNtiantuenjddkanatlaaobaidahnkdgrngaagbu-aetkdpandnoeuaniistaydgpaademsraintignlykkdaaprabaaasaepusgagaaaaaiArsSgaetnardbamaky.aankanianmntiguaasnnnatrnlaladeggapt-eamaintupdDRpnitaaabaaamarthb..gmgaaignnausnyaebasehai"eiehpwubdnhtaoepKrrtaprilbypirheeshcwsagaianaadlaadaeuuresnuaunaaihhgdaaastndaittdnlnynN.aipaiknapargui.hdagbltmpeaayimaBDadaenaa.ustbr.ngaaIoty.rie.rgneiikmeseantklaawrDmopyt.erreogSsMgWaetnrisjtrmenahaealaiigeejaneeagennnwuanasarimdrlepn"hibygHleaktaaupkHminiegk.bupaansa.asutyrysatyaeehiainuKactIteaaausnpirnanwDr.yatarnkwuaiindjunybrsatnneaagmysmnbgameietaianewiIdynarktparbjkgraietiaeinaaaiimrnaaaubankArhganidddBytdAneudanapbnNgbnmiabaaranrbtaihenegs.tetaeknadypankeraamtertrdgeeaathshmuaabamdnntuiDaanabaetninsuponiaagilbkldkpkgoaeedljljgangamamiauuuuaa.aaaagnwirinmtmarrhknnnnhhhnpaaaaaai.iii

16

dktpdmReaiuaoreanSnDtsmryreeoeauBntbibw-entyoapual-auganu.hahmogytrnauydabgnnaminenrybieigoPtameulakreinaehsskmpdameingaasrebkeugwmawraaaaalnimtainkkitdustnaemauelymanpeahhbendriayipdatdrlaiueniiuy.nnapaksgakneekaH-dmganabiyinwuuaSaclmanakaapng.priuamttmaIrSAaiupseenedrnlmypaamatatleaauaerbrslitn,oeaiigskgtGuhuaadDemraiealoruwumnenmsrgnituae.gnJKndn,adgagulu-dainPajrtatienuinttnkriddddunaaaaakngnnn.,.-
Mencari Makan Untuk Si Kembar
tydtbspmmdsdpmmbykeieaaiaaieuaedetegejlgauntIIuSKScnnBPatDraSeanmisasaadrginkgpgsauknaeirlatimegmaaihagnriiaaadtwtdsgtkiiimmpnasitomyieatntbbiabtatiiemrnodmetarcayraameiiserddkwyrlioioknnsnaKaeeruornbinaueailliayTyynanirnetnedthenjaunknayaakaaaauaahdhrgahgntudsaiptmnimteukmntaubdtkenoPusmgsniaiekmbyaaeinaguekransegckiaeoaranggedesdeutimgrtaaPnrlsmnlueeaentmnaaenginnPaaiekggerrnthgrhdmkeuadakuimaireneiaaminrramnmtdrlikrpepdgtanuutaetabamgbaiareaeadaesuaalgkj.teanenarinarkdmediepsSunrssmikrbaIsaauinshaBaeanakaeDiaandtteghagnpnriaridr-muiselmtterdsaa.ioyatugskKauaeulwniianmitietteunukmi-enrbraahyraangnnihmkmuaaraaemksabgae,giadentknmKeaa,natakrjaiiSwasoatniisnyut.tiubnuemsstawrsaaa"adtasutnkiaukedDlhkrtGkmeekaa.atanikineidpkdntinsnenandplmaagweuuautKaiacndnnyaalmrntnhntapeniamgaaieakirajiintnrea.psanrkahtrduleioyurciuddeanAadkdgeinygNraatpnriaynhpe.aadaaairdas.ir'ameaapptaajgennniemasTuamklpsnrdasa,gggdeuenenntuuneagidaateioamkabcagnlsasantnnrnaeamhswlgdaNbaacgpoat-pidoayadimnanea.etayBalauainrnaiewgirdrtknatkbkeabsi.uingihtnuntmeu"emanuiapsgupaynrdgdklgnkeipateiaeaensuimrmuuanpwltwtsiadkubamhrkhuysdguiaaysaeirakntae.aakananiaaik.nkyrntmndwnn.gysnttaugdtrayguaitugaugPeauahniaapbuSSnnlenmgn.aibudnawaeimrmmtehadatmgstbklulaelIeaaldilheannaaeuaskul.alasswiiu.yycaaturntimdnimairiuhhkuhaahaka,i,.il

17

dtpkSSeiaeaaljpuggaaehkoodrttilrrkbtuaaeaearnrbsnmheenatebrysupnuiamlrgt.aubmsScaNeaealtag.ripsauokiktakrundaenalakpntekearrnligdamiaudlakmeanmekgpnaaasepnuimehkriuasyintdargiiPnbngeByerraamti.rikdaaaPtadnaekir.YmktKeuearpdedhaphiidaanmdagiagaeanPbPgeeekarrmrtasmareakedadanidinaa.i
. samhtbteuadaeermbaSrrPmmuiulaapkashanadauhsngkiadtuy.aiBhkmanwBaaabgbRaadnogaaikeasgwwartnjuaaswdgaaannaiahngminnatyn-unHaaebbks.giuneeajBrIremridnaarnganabparndtyiauMmaiga.bMs.aaseensaarnHeiatnaPedahai.rijrihihaimlniablienuatphmunua.altgDaaisYinndualyigaawkralnaiaasnghkeksbameBa.ebraenreugnatnTajaakhaaewrsdnaauithpsnanaaeprtlreaHu-trnhkaiytyajpaarlapmaanaapgesnasleduebiymnysaadusaguiniknatrrguagiii

dosmpaliaeelnHduhmgamaaiarntupyitrauamikhttruaenaannynndcayaei.pknanaStngadbayaiameanrabntyuliuaelanbmmhmtuunaaehyksnaBadamanayimgtneauimhbshnambaiynauteagialm.tasIekerPmbasduawuipthnmraeaanrbsknsauayimnanagpesknayyBagtaaeneannngggybaaauwidnbmaingepnbarebsukribabieskennmarttytibaueaihdc.dkiiataaaurInnnaa.
tdssumuaaenemntnTStrngugiaipaakbanenPangnpg-rmagtiabiPsnebbu.leenueamnnjn.BagdbgdaBgeukigtaraaaakmspwtaadPaatdsaenaneen.ngnndsgaSHaaaaeinwntjdeaPraalaklratapaniahtuabyunkuaigtmmu.psDeeeaBInnaguaywcrekaaer.atmanrakigtesamgaen,kunaeaptanlenuiytbmaamepsuereirmanginjmaeaglntdiakugninabatytauppahea.mdnigeBabAngneikagmrahnihkaitarindnnaiiayyttsuupaai
dkkkBPSiueaearlSprlaanuuettaacmarndnausuauganhenrantitPBkeraudarrarkalkenaabnyytymmaugaaasntpaeedngaknnneuegeabngg.sugtkiruugameidbnirtbaau,Mhushb.leaesrMnabmnPatiaaehrahfakristblaileuenahurbnsmileDhabbiemtaeunumwratgs,egaugntskikeigegagtagiu.iatennprrRytyiiauaaaatbjhedmaurmanhadrneykaanBaigkbnutiisaesmnarmuggstakeaiegkrryBiiiaaamntrsnunyaaagatateskstktawieeaudknlsakaaiiastuhhk.,.

tbRWdbPRmBmsPPHPBkaBhBBblNPSaeaiiegenaaaueereearaaarytrraeeuikDWHraPaSgruSDDuarraanakrnYddttaprknngkeemmbmkaati.kmetsaeadeteeneyiiauggaaanraiarru.ttdwnntnangaAajasjalnesnhaaeaapsaPaadtaaanaaynedddenilelMgtetimaiMeaklaagabaRgibBdnirineinWsmBuwnwhKdJha,p.kiaegeuaeaBagusridknsasdnriaenaraBrt,rprsapruaetiaepgaanBsaruaelkgibtsntneakdebmknhneriWayaaPnmuamywkwekattagnrdtaialatdmdlkaestuaagmuabuWeamSighamaaHgiaainBailnaaeh.ns.iehrabak.aipaubnyngnhabydmuaraimitdrahdiJuidaktabraiagagicaaaltatkSuaduberatkeaaeliadatnaamnknrhekidmigapeiawneartwlaminutetggagassaatmaarprksuudendddawauma,aandglbskmengmmameBikaaaajtDaydIaanaeasuon,anksrtbnrnarderbnnnaeell,aeibleengeasbaiiinneaapeewnta.rdwslemyWupewNakmesdmihR-gngrnaieauimradanManeakirriDibwarnyaaahrnaaaienbbdammigsaonakkrpaaaigeidmpmesaKgsenaaanatmmntspwuumabpeeeWraruhtgastgieuiterubRlirnndapnatsaepileoanikaamaianiketlijidankea,mkeaganbhtjaairrnKtarBntnRKaageatdbaraamiaginetupbapaPaganmlabnuaaaintDarWamenriwkmNeureraiaygbwaayrnnydnanbnakjaremtm.atepuaipcteaautisadenircdayawburatmirSnyuureaaakenbbayaalaamputansigaatnnnnfinrditikimaletai.ndletWnihs.aaaaabeaaRa.datkimKaYMswegeesIHhhruakahregnraeaeawikaiDniubsuknauayaburayjmbdkhtButaennieawjidadpsasketeKneauaesuekmasar.akatnahnRiarPenrugn.majtikwtamsiaaksgagdl,agaiugentannanSihiegDntknuapaaarimdiiydaig.adwyeSayawgnmppesnipygaasemiraateBaaTktnmBaaiaiaaa.anBRnaeaanttnkttattlgpanrnaduarmyrdepeiaiagagtaraeg,no,mbaairigPnuDudtslpamusHHrmlsdneiadeaaptnueekegeusmkdReedn-gryJaasiawanaghneun.naitwnaatjaaaugak.a,rardseirgjnrtandkyngniaiadbnkamSataraerakninuryiaa-SadepagaKndnneRbaaBjBepmyklahnipaemedaagapwpunaduearrlAwiuwemdjnaatgaaitksdadmbtaBihsUttrHddbmtaartetuahletgeeueeuemaaaiaeiuyugtrmtpanyanrkrnannssaaakroadaabdiadbdnsdagageaejgacynmmblarsnaliuuuyaadnaanalenasudataaagasariikhkuunaahpgnnaanaaar...l,,..iil.

19

mmMWeeaiKrmrteasebkwttaiaaga,npaiagtadugktaiasdtkasidtaaernanni nadgigtrikiatinue.pgsPkawbkaaeahrtrliajaaalunasPapknauuynbnnade,yastawaesrrsa.kuehekynianaangml ggeasnebgbeaamrnhgegaansikiyalput asdmhailhreaikmwsabeanninndairnPsiaergkadebaarnuni
t^msdbpdMaybpikBmmsJmsMeteaedeaaeiueeeaureeermenagbbJnernarMKTmdtRBamRnlnlmhtdiuraraeglhamaaaeskeyyaeaaaueKaitelbnawniwpwstrarnajtdueshktdandaanuaiikeusibeyianseaa.kaidrupmtdRkaungntuinaspannapunaipeillaijjlicynlanuaayaiauluallas-rajanlDwgatatRahgRnkdaJeapakriihokhgdkoma,aageamaithiuaaaaleisaialgwlt.eapdmnjramPeiemia,pndPaahRusabpaaaayhblruWemulriapaulkheaaaaRuaanmthakksAarnejnabbraibhguaaBaaet,ainrelgigisupohsaujttlamkamtlarmcikaaiuimaiulranPaktae,akmKukani.bwaRpMtthoaaprtndolttnasaaa.eeauaaanekiaradeillksgrawkblanw,kjaaiiheaWataa.nnuRBymeaDBsinnkiamuJyggntsptawRursaaeaeuaanPatigiaaukkwpgneguahKtuagsmlwndetaRaudpapuiaelanueiodlrkawmkia.aaaianakaKtnalelesttsskjaueetbaeRaemociKnaantiuihegkn.inwOmrkalkrrgmacnlaneoeaagakaaeajaalPthtnlrciaakduwsaieenstadaacklBumeyyeahrhaPalkaadokusasardaattrekeaelaianpmndmesiamkilBaarkanidtgagaarasngmumnaeeDrirmearneausuknandnabnak,ebdanesantdupejidjewkaedainKdamsaguiaKrmtisdaduadbaeidbekarn.eaeleailnikidairsaaginKPnashnniangjkialucmjhaaa.kigcelyainaaaRPnaWk,gntaknaagtdukyrekocaksanopsatiaahtataanauy£aeryieanabrraanunb>yarirwtaiyruun.iueaaudthdakarapcawduipkpkaiaDebJud,araiiaardMRampioueRalkadnrWagdawubanrboaiuaypRaiamdeanymmtielaptallknskameaaauiarta,eewKemBjna-.tkablkPk-alamrmunrtaiaaeadoomerOrilihSwkwnptbadiaalub.dnallaeaaaabiywananeaaacaertItmmlyturkgkuahnnnaahgaaaai.i

20

MEMBUKA HUTAN AMARTA

aPmriMcppmThimdmoniDbBDRWaabbtiralreuaeeeruaenjaaeaauuaaitdPPniPKrmatTatwnsnhsutpimkjjtnnagai-gaatahriuisaajgeadaarniyyapahhaadadawbrkdmagkCasnaaidbNin,aasKaajiBtaeteatk.tsiaiubneienhaiitdnpdnsaunsmremaryusrWnganeaaanuacipbwntMdnhelapyetgketanutaigaiatdieiaasiiangasaitakiilattadrlaemsaskeau,unesd.,JaatatoaehenngdmestranhgeptadlyjTdunidgiwallaawhearggudeaeaaaBailkeihnkAasKaupararbmnnnutnlutacrraiaapasl.aaamdgpaaianunDs.auebhampptratnKnlactdawdateaayaaJiupaddu,bieyjrwdaaheTsiparatkaaiirtbekaenrinaasntawaikPaedttareanneeigyctgrunktmaant-ArrrentWgayauaughasnrakdaaa"indekarjibasptjwdbbmaaiugididnBmPanaeuurrimebtanseagiaagrpncaaaiardarwbbrehuapnkbiatnbuljdssnatrebanaaa-pagtaieiedteeAgargratneagtd,radtskmanbeainaatsassamta,iiPnaungwenPbPeuadet-gsakuyrgsua"tjoaesrnreiiSdaaaiapan,ahtaraanrmrbanmimegapjratatbuhitddSuabjtaaeanenaandenuaseadastaae.n.rdd,ddgaerr,laaarhdneremaeiaehndKaiimrBkekukaUptnkpwnaayrabuweuetmateaaakaud-rnstaaanaarmttasibsa.aaetguekanahagkrasrenwnmpkpebn.ikJwaaauabrdsg.bNleuaaaawneundibraeaagkeMmgdlbkhmJgaapkarianaaraiuaaankbkgpaPbarglkelrlulnwkn.atiasaauaaaaaaraadagnh,shnerlksblnnmaBiWampisaaieykuwtaihdraatdarikleagisaatnndodaeaabaraParmaaewmarwmetadeennnrannamsmnmtuikaaranaaesbeaskaWaggrjraa,mednkaeedumenaiiaatRnmnnanmgealamnkgnmntaaaawbnkggugenai.atPebkeneiegerekjurakameaniaamsurrmTanGmbPehrmgaaannnbbatmapyuayuerbjnnricaiaekdkuaakarannaalatdiagaarmsiulabaaaakndanaydtutrmmaadaiknnnnnunngaagaaaaart,r.i

21

ybsmpdwDmDkcKlkiaaeaieelaeeaueeaminrnMWrmBPwwkkhrnnsnbgtaeaitreiuitiguauanuandkkibddlagkkKaytyaa.euitaiiesatthaKartauapasuiru.mgsknnnueanbuhDauganhttreenDaniaoenkaKinDrttddttewmdsiaiduiuiew.aayts.aaniewbrrbeaDinlriaiWKjohaoidnikuwiAtnanprasguaagadaragerglahnKaninaiuntarksktmyaahgannigeuawaadmnbisnhndnmPiaaBapgiptnaagkariasaeuryincsantantdgtndteaua.irdaireaghkpnyeaaanBwmtuenutasBwiigNtdnagtteadkeiaraakgalgankkainnaegrnsriniakyu-asbmaaApaakdmritwmbmisetruuBbaaaeiuaanttepndyenarrrnnkjnanuakiusaeaubtsgsyatelbnbasuraaAuneamkaysmeiisdkmkgaheebarkbuaeassninyabadBhtine.psmaaanukhaijduaa.smaa.aUrwkaigkaramndnhseaaaanaTMiiatsewhdmtdeennnmudseraRaarpyeguhlkarklnteeanaaeaekianberrlhddjkmnntaeuineeiameusaa.gkdnadabttnpineaiiugaeDhwnmnkukskrsubyetjaiakaeaeGaiatwteaabbdplukadraaddiaan.aapmitkmaabkt-orAekeh-isedtwrohsamkaruprDsaaeiraraneateelmakabeetkakagcbrinnnawantlmbaaanuuungbga.t,.ii.t
Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi
CyrmdsymsssaBaaaaaadaaerejekkymnPnruTANmaannitteggatiiakieggpatmdbdl.gehaasabausadaanrbeilDkldeean-airaaaankrtarannahrihgraasnskybelCakaaunalaajaa.gisa.etdaaemmnriatnm.tgeTlIiiRguenaanrddsepnasiyamgaPaaraeshygdajkytahrelgeayaaheaanenaadnnadanpanrbmdlringgekganeaiulGijgbaaaprlcrGamakliaahnhuabamhaDrantayreheabsnkmdlnaekrmrkaedanuallceteaBBraaenagmeopmrhnnmmnrrrmbaaanaaagsuagsadeankteyatnskdaaanraaebunaaailmssggmuaan.a.pnseeurenhtgreunenisalTkpmlmtaaaaukjaripaeedawtelihaprnerunkiknrtanekyr.yiaeajnGntryaananslaienkanadisauragpytegthiDunaadrraadtndiikejir,uasaagawGemDtagdtCamdaPietaeoaenaunestrnawkm.DaatmgandaaypyibtBarapnaanieiaunusDnaa.gmmnnuptrglarygaBaakamabkDunkarndinraapeusargiratejasbus.ta.sapneaduagpieiosgainheaBtre.ridpulydtltanraiaeoaBaanbnarmksatgapgadaanntnnbyagsainetpryydkaaaepagaguaannaasnrajarknakngkagaaitt

dapat berbuat apa-apa kecuali menolak-nolak waktu ia diringkus
oleh Gandamana. Berkali-kali Bratasena dibuat menjadi tidak
berdaya, bahkan akhirnya ia jatuh terlentang.

Gandamana menindihnya dan memeluknya. Pelukan itu semakin
lama semakin erat seperti dijepit oleh besi baja saja Bratasena
merasakannya.

Satria panenggak Pandawa putra Pandu itu tidak dapat berkutik
kecuali mengerang kesakitan dan menggeram. Ia mencoba
menolak-nolak tubuh Gandamana dengan kedua tangannya.
Dengan sama sekali tidak disengaja kuku Pancanaka dari
Bratasena menusuk tubuh Gandamana. Seketika itu juga
Gandamana menjadi tak berdaya, hilang segala kekuatannya.
Tubuhnya menjadi lemas terkulai.

Bratasena meminta maaf, ia mengatakan sama sekali tidak
sengaja menggunakan kuku Pancanaka. Gandamana menanya
asal-usul Bratasena. Setelah mengetahui bahwa Bratasena adalah
dari Pandawa maka ia segera memeltiknya. Ia menurunkan segala
ilmunya kepada Bratasena.

Setelah itu tewaslah Gandamana. Ilmu yang diterima oleh
Bratasena dari Gandamana adalah ilmu Wungkalbener.

Kepada Sri Drupada Bratasena melaporkan bahwa ia memasuki
sayembara bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk kakaknya
Puntadewa.

Dewi Drupadi kemudian dinikahkan dengan Puntadewa. Kelak
mereka akan dianugerahi seorang putra ksatria bernama Raden
Pancawala. Dewi Drupadi adalah seorang putri yang bersahaja. Ia
senantiasa ikut memikirkan gerakan Pandawa, ikut hidup suka dan
duka bersama mereka.

Pandawa bermain dadu

Tipu muslihat .Kurawa pada Pandawa terus saja dilakukan
dengan tujuan utama mengenyahkan Pandawa dari muka bumi.
Hal itu terjadi karena Pandawa yang mengetahui haknya mulai
menuntut.

Pandawa menuntut agar negri Astina dibagi dua antara
Pandawa dan Kurawa. Tetapi pihak Kurawa senantiasa berdaya
upaya agar negeri Astina tetap menjadi hak Kurawa seluruhnya.

23

DtdmsDDpthkbdiiasBmdtdjbtasDpmitakaauiuaanaeaaedaukeeereeardjreuhugenabSPrkodnturPnwaaruPhAMDKrnunanteatmriatgilsam.ukeetpgaipayhukauisastdekrueuereiemdrtaataaSiaa.ahatwanDakkehgimtlianDnuind,dkishdn-uhsuaiunynheaiPapnmtiduuPopniaauirrgrinnuyaj-arglaeatDenpmrSlnAuuiaaam-tapedaagyiuraamtrsinupypemPnnahpajniiuiaratprdBphraptahjggtaar.ukuadeyaaakausuiausadaahtrtaiadsnrunhpandaeadbaanrniaagiam,SuedlrsjalwsnhadaiiineruaatmrDaaSalabkh.aaaudkaudkiaawaana.mhaadmmnseyankkmuasulhwtiuhSTlmhtinuagrkuiaeuaseIesaaeddkpPdnsiaapeaymaau.ntlnpnmnnehukyaaaeauaykbaattimatasnaai.rjyuaeaanhnmnSpntntiruadpeh.ausiedsrnakkrpetaatgao.a.bdniSrdypntabparangeKitsaaohkaareaaiiipdeanayeramntkayndlktnk-ulrwumbranDaeiuiysakunsuaigaabwanapitrhkaegskaamumaglkkllarkeeraaieueriSrasmaa.anmsnssalrDkawd.kremaaksmuhauaniatmyssytteannaeSkpauntapdeygaaimauaenulmptsgyaSraKeal.jremarrubnaaanaeaadeiesaentnhuednljpeedhgpuKniloynsera»aralagnyihbaiualnaaetrutorntagshlpkruaaykaipskruuatnaanraaabkajclaarmaeesatewanandtdkamanrnaeseouelmtrhe.krbadnkggadauidkasjnalyrbraehakeiadaokegiesikai.-kbaiayatnktksnkakananrenbnanaaenebpuaegeobnakehnduialgukngnnrglnea,ksakkbernhrugaaatkten,yabrtugs-laliaaaesaillnptaipebaykibekaeurmyaanaknmhhkamnegrcaminamerepmandnacaraHeslunpkdynaeiaapisiamautanurPndsadanauapeyinlkgdadnjrlnptdehaiaujaaraaaeaaaikkaiuganalgea.owiDksDndkrn,aenasrkbaarrplmytagukuayekideituntPadDattSeadaneawihhnaaieaDahradadnnSeneedtreWnsKilgtildDwineaiguwtgatnaa,nugaakadgdiauwpdPuashphmiuagkryaasDaialetnssitairsaiaadapaniraaiunannnGaairinwnnsmmnnnnitadhlruygwpnugapidipea,.amaaa.bdpdkacpteaagesgaaanestini.deaarnaa,raaaeaatkd£kwtrdP.aetkelbrdandtgnrlsmaa)dSiiabu.msaaraerurayiraikpeermaceadaurjkteYnipPnteyugamrhkajipyanoaetamadunuungalwjaiaukdnahisalalaasudpmnauagepbaaadnjiaaaaydnieaguiruanhnnhgnnkuahagarunntgigaal.ikii

24-

Kurawa dan Pandawa setelah mendengar saran-saran Yamawidura
memperkenankan Dewi Drupadi untuk mengajukan dua permo-
honan yang segera akan dikabulkan.

Dewi Drupadi yang cerdik itu segera memohon agar pertama
suaminya^Puntadewa dibebaskan, kedua agar juga para Pandawa
lainnya dibebaskan. Kedua permohonan tersebut dikabulkan.
Kemudian atas kebijaksanaan Dastarastra semua yang dipertaruh-
kan dan dimenangkan oleh Kurawa dikembalikan kepada
Pandawa.

Raden Yamawidura adalah putra Bagawan Abyasa yang ketiga.
Ia adalah adik Dastarastra dan Pandudewanata. Ia mempunyai
cacad timpang atau pincang kakinya. Tetapi ia sangat sakti. Wakyi
masih muda ia pernah dimintai bantuan oleh raja negeri
Pangombakan bernama Prabu Dipacandra untuk melawan musuh.

Setelah berhasil ia dinikahkan dengan putri baginda yang
bernama Dewi Padmarini. Yamawidura adalah seorang yang
bijaksana dan ahli hukum. Ia diangkat sebagai jaksa di negeri
Astina. Mengapa ketiga orang putra Bagawan Abyasa itu cacad?
Konon menurut cerita waktu ibu Dastarastra^ Dewi Ambika melihat
Bagawan Abyasa untuk pertama kali akan disanggama ia takut dan
menutup mata, karena sang Bagawan berkulit hitam, berjenggot
dan matanya bersinar menakutkan.

Adapun ibu Pandudewanata Dewi Ambalika waktu untuk
pertama kalinya bertemu sang Bagawan untuk disanggama
membalikkan muka. Itulah konon sebabnya maka Pandudewanata
walaupun sangat tampan lehernya tengeng.

Dan ibu Yamawidura Dewi Datri waktu untuk pertama kali
melihat Bagawan Abyasa untuk disanggama ia terkejut dan
mencoba akan lari di atas tumit. Itulah sebabnya Yamawidura
timpang kakinya.

Permadi menikah dengan Rara Ireng
Dewi Rara Ireng atau waktu dewasa disebut Dewi Wara

Sumbadra adalah putri Prabu Basudewa di Mandura atau Madura.
Ia adalah adik dari Prabu Baladewa dan Prabu Kresna.

Wara Sumbadra memiliki paras yang sangat cantik. Konon

25

dsPiSsBsbeeieeueuppldDBrmtuaumaadearnpbnruarhaaguaghhrdukdkiuildurNaubPadadnuaaruinorinnswasdlgdieiPedasaaahbaaaPnkwennrtliuaydBaanp,abPahiaeuwegmryPrndikaamaBnriaa,nkabdhaangbaabasdaguue,insWmigde.ieSeptamdwBunuaruaaaagrmjasosauiu.aSbthgdddaauaiekaYdbmwlarakBaabangeanhaacigldiakdblurdm,aianasekhatewmusamwspeikakauahabrsdedookilaachraah-ananhmunintddengtKuuuritkdkhunrpibnieikgratisyunnaDdinyatSsageua.eunwokdmrsi.aapabnnuKeWaggrdudnkaanraarrdatnhaaii,
stbkPaaaaemnnlSragmypauaanaatkgntdi.tnidaP,yamrakaspebdaoduenrana.nmnggKgeaknnoagsnnPeaodetnasurikmnsBaaiaaanndtyaiiba.rnaaiPhyewNdarinaambgraaaSgddsuiiaemtdaepbduneaaagrdl.anarhaahYh tadsimnaidbtgaeraikngasgieaaytketauaannnknggtauanhkbmeebrunopanriahkatrwunaakhgas
aksthskbmeeuteaaeattalalAnrWaeuairsmlplrakukaiajhRinhaeurd,tmscanaiawaidamariinjSaane.ateilunuaalaamgaahtudslnaeAaapbuiurrnnunaiyaaygndgahsbaaPnkriaahtagaeksnawrseamtaynmeoinidaytdejraiaakaanaadylokn,aamiarlgmshet.ieeenhpbplnrstaeuahgaelrtkAuineohrnklgraarhugaajasuaignknindrnlgaekua.s(appasmKbnteuarrseantuicukmrlyaakaiaaupuubmtymAaeneaiir-rrannikdnjsyguyasaatanetranmsaidnaaaagdsynWneaKagrbgmnaamraagdtamargaemaissanan,aaiairnbsam)ASg.a.hduearbi.ntMmisSkmuaheKebenmaatparaejnleadublluykdaakrasyuhaaa-r,
opkmsmKKalaeuueeeAlurPhnnmamedekuyimnbnbalheadgaaprlibuaryyeaguenkttaaaar.ayinalnn-kasnalaaaeg.aknKDpkkbiuaaIueuaannrpmruknnnubsaeybadaagnaeihpyrrbiaaedadwesrinaiaaarmarsklnkAiteurtabtunipdiamnenyaasyryunaarkaianstma.augtmailinaS.sneeiuitghnbTucrjaeidiahttkdaarwmeinapAaiu.sptdaaakppausnSaeedatlrurnaaagjcabgiuriialietatn,rraank.nasdnaeaeaanImdhnasaytayunaaJadgnmankaawgeBthahaemna,rmpmhaJutkalbnamnlaaaawalmypnnkaaauuggaa.i

26

Konon kemudian datang kuda sembrani bersayap yang mende-
katinya. Kuda itu kuda betina. Kuda itulah yang kemudian berhasil
menyeberangkannya. Sebelum meninggalkan negri Atasangin
Kumbayana mendapat penjelasan dari ayahnya ialah Kesi
Baratmeja bahwa di negri Cempalareja ada putri sangat cantik
yang sedang disayembarakan bernama Retna Gandawati.

Selama berada di atas punggung kuda Kumbayana mengkhayal-
kan kecantikan putri Cempalareja Dewi Gandawati yang belum
pernah dijumpainya itu. Rasa berahinya timbul sampai
mengeluarkan air kama. Air kama itu jatuh di laut berwujud buih.
dan buih ini dimakan atau disedot oleh sang kuda sembrani.
Sehingga sebelum mencapai pantai tanah Jawa kuda betina itu
hamil.

Setibanya di daratan tanah Jawa, kuda yang hamil itu tidak mau
berpisah dari Kumbayana malahan menggigit kain terus seolah-
olah ingin bercintaan. Kumbayana teringat apa yang terjadi selama
berada di atas punggung kuda. Ia malu. Ditusuknya kuda itu
dengan keris. Kuda itu tewas. Tetapi dari perut kuda melalui
luka kena keris itu lahir jabang bayi, sedangkan kuda yang telah
mati itu menghilang.

Muncul kemudian Dewi Wilutama seorang bidadari yang
menyerahkan bayi tersebut kepada Kumbayana dan mengingatkan
akan ucapan Kumbayana sebelum menyeberang. Kumbayana tidak
dapat selak. Bayi diakuinya sebagai anaknya dan diberi nama
Aswatama. Dewi Wilutama kembali ke Kahyangan.

Bambang Kumbayana yang berparas tampan itu menjadi
semakin susah, karena dalam perjalanan selanjutnya ia harus
membopong seorang bayi.

Tidak lama kemudian perjalanannya tiba di negri Cempalareja.
negeri saudara sepupunya Bambang Sucitra. Ia senang sekali
mendapat penjelasan bahwa saudara sepupunya Bambang Sucitra
tersebut sekarang ini telah menduduki tahta kerajaan Cempalareja
bergelar Prabu Drupada.

Tanpa berpikir banyak lagi Kumbayana pergi menghadap ke
paseban. Ketika dilihatnya bahwa yang duduk di paseban memang
benar-benar Sucitra saudara sepupunya, ia tanpa mengindahkan
adat-istiadat kraton Jawa, tanpa mengindahkan tata krama yang
halus ia berseru keras, "Sucitra, Sucitra!!!"

27

sctbGbnlioketaeaeyeruedrmbcarPanKGbsjnaendetaaeruatdnsugabjitenamaauakbBuidrsnrtdml,utbuanaeegalmanabymdtgmiDteyneamaeabitharraanklpaaaauanainipnnn.nhadpaasdiygggnDiia,aafirdtddnaeenyKiriiatdsrsltpua.eeuailmenjapaymrbmaTsgrejamiaatianpunbntugntPibusabcagihagearrdkeuyiahnmtgaemhaj.bidykamapnenneuaihuKengaynu,dhnjgaugddiaDtydgakmieeidoaihnrpaenssilndbuidnnaeeeangaapmnhaarlaltyealkuadeautnstaadahamrinanrydnaknmyku.aiaecmakadwpynakaiyaacaaaektisranunnaplkkeeant.agatked.ugarirasPetnlaselIutunseiyysaaepnugraaanrutmb-dnandedgpauanlgteaiaulaelahdnptuehnrtntadansmaiypmartdeenbaimepndbaeemakgpaunraGKKrnoaotja.aarhubutrSjdendaaoammoirtuhidhneklabb,haaranpaammirlieSyyayuiaonpmakaaoayplunaannnekaaahunhagaaa-.,
tmbsTMueeiebhebrBnourianaejbh-agkmtandigahbybiaaaammndbseygeeaanannttenKrajgtagineuakdsgmotiiekdbdrtt,aaaluuarrybaniiat.ujanKuhAnaragtkhyaacuyasnaamnacnnngaybggtaba,ianeyniraamanBlidateaauahntjaddakrseidaaendikmgeNiasnbasanyuerahaSmadoiparakdicnasaadulcnmaicamninasgBKat,iedatarutahmlareir,pdapaiunannshdBg.gaaasnnnyayyuInuaaa,..
dddNiaeaialbwnKaruhaausnd.maduatDehbrsiaimaakys.eaaaSIntjnaaaoga,kkahaatatnamlreiknumteyaasmanpam.iinbbetkanaahehjadwwdkuaaieappisaaededrematawakupaaakanneiyddtmauiuedansemujsadedadenaitwyheaamgbumparteareukntrasjdiaenaadbnrpiuyiitankp.geaashrgaBaenaanrtrdiaatarujikaaa,
ssdSeaaeknntKKeaaeluliaimmaiahanubdiddatiKuibiyaaueannkrrnigaeaPwdkneuamaantamdedednmaateenaewrbniDaPmajarauaiduntmiudbPakaapewejemunmnade.dbpeneategtalnahidaDekdmteuaabnmKadakgaaarhuaniymtaakdnueiyrgdiaRaunknaege.sdiAmeKwsetnaiunjmaatd,ebiradsyaeganbunudmat,.i
tbeerDmd aiapmAasat tsineRsaaedpkeuenhculaaDliienwnaydaaab riaaPtleaanh. dReBteiassimDBauismamdaaa,ldayahanngapnwaataki hk tRuSeamskiausnSiihe ntmnt aaunsdiuha,

28

oksdSmssBealeeareiabnoranWshtaegrmwijanakpaaaanatkaaaingrsrmntnnmttueidrpyenpieiaeamnaaunimnyrbypddiaapuaeeuie.udhrdntslnaaDiayaehIniroaaeaskuymirwtaasaakdeuiynkntanna,agiisgnAntaaiyuaggamraknublpnadabneewtghkaiirarkdiannkksrakadaataewkterhnjmuinaa.pbgtusueaymaeidtrkatngriiuenisaanpgtnltrgeaibPidamk,mermlaearaablkentamabenaackurujismaaaeamndnmaskDiigu,eaasaarnnaeRjratajdnumjaamiajdldaat,eieetpdmanplnewiaduarhAaipnuksdedDdastairmtauweitaikn.wenraiaamhgTa.ju.btaeayakRrtnahaaueanpttdmshaagiii
bdAmmmtiDisaupmteeeersrWulniwmiubenrgripaajabykaabkaauatudsrtianuakshakjuttanayraahDnitaknnunsneemayyhegwbnagae.maaae.nhMbkrmgaswaraneepeananamlntaigaagnhkeaisiaanatpkathladjauananiadtumsygidataiDreaAsti.nsneemucTtrysweaiuaiabnrtabsnsiutba.tkegaer-daihartDnuikaDtybn-aereaseaiewnewkapmadaaiebnui.deptrra,ungaakSmikintn.eaaapegkmrhnaAegemengtankdniaielkahkagkhlainauiantrkratnnyiaujkiyaatntnutatigseuteenerghjunrDysrulgsaiaegkeja.paewaiSjaaaraTstabDaatewtdrenekteaalaaraawatunrphnahiis-i
jpmiweeTranaeinnrtdhgaeagrnlaauglasanirtulsaDehdoeiwrauinkdgeamArpamuradbbjiuiaakrhniawt apsauukktaerarlinaadkamrdDiaeelmwCamiebmalppAaeasmrlaabrndiegkejaanB.daayrmaatnagdYenutegdlaahhna.
dbapSPdaeearanamPdmbleraeauwaPhrmbrianuaSamtabaaduleShRyanaalaKalnadynheuaebtgrnuearuranidppdyNiaAikaahatlsiaraktakdhiaansantoanadpr.mauuajakdna.aaPgrnreDanyPnbeearagwua.rbiiPuSnrMeuaMgybSaruaduuidnnryiyaBdumnardaaalaakniMdbaaaeud.awankldWadaa,arrhareaAiknkdtmaaNuipeaandSkmtiauuinyulbatKuduadaanwdnaryananyahnaaa.
dkCSieaabTllnyuuedaantaraubphsibiraaansntwegiydbaaaae.tkknKarrsanmaalaykkauasttiai.msdaaatleInaayttmaarpanigbmdaeimtsbmianaanpclgauaiaahn, taydbnaaebirruiamattsaeuj.pnib-ajauRadjhdiaaikssPayabansaenganrdglaiPptwraaadatbb.ieurgPknaaraaanklmbadauunaa

29

Duma

jewBumaamIgkpslattaaurwthianmmPnyearanaBs.ibjahaMugdagaiSsatpdiadlaesiysltaaait,pbuaaesemdrnona,eralnabamjhneaaggdiDtiDpuedeewnuwsideaite,eStPrmaeuutaisjratnaawiwykadaast.uatiisa..a.Pmlaeernamjdaaadilsiauhermi ppSuaettrt,iiamwdaaarttiii
mmNkeaeebPrrnaraayahssaboaatmugaikmaaSaaaandnllyuaranpelemyarsaeejdnomtiigdabpouduhbnunauulynukhaaipwnoulaaetkyrkhtiaenuhpmyaamelmnauDnaedrngeatw,tuuibamnePyrasaunke.jaaoamrwaBaanatgiRgaayrwdaaaneknngsaNsmBaaa.ergnaayDssiopnematmataiii
JyCsNiSteeaauaaonnATlnryrwageajdaasiatsn-amaaokaabhgpmjkteiniuinrakayCagnedaBwasatimaeatntmauratgd.ernskuaaniuywakabdkansaiatyranadpaab.enwaakDnBtghaegiwabpabiguteaaneuadmlr.skakddpbreeaIiaaalrabratliaeiksakbrhseoaiadwmklrpneaaauhuulknaatdtNiimtuinhkaaagesnrpaapdapettatiasretedoubaurrambnadssuhugeaNuknwacaBstgaiaraaa.dannrriesngaaonsytmuBagmaaaaaeYring,tmaauudwidkaalkhiaelnkamnraliiassatPeuaretrjhweoiaa-ullabaademsjhhua.i
yppnDkSaueaeuenrYlYSmtywirmgemuaaiiasdannkaudiaggeDasaBjnmuinukeaarpwguepn.ideeadieoPrumsiwtpraSaaapaaunnemabotttiitrrmuaA,aaapwelBnumnbpaygatjeutaarlariaptanr.dnrdhugibiaeMutemrwimsrDaetkaanr.re,eeaiwDmRkymAieaaauadwnddiEgkieRpianreakaPanmtdewuiRduejaKunaudmtwkaiiaaBemrajnnunytuaijaragardin,asasdigerytaipjaaanauw.nkkutpgaerge,misekrarsDmeuaeateddthaiwgiaiiasianitunutgrSpikgiuubaamtrenrtePriiokngyrrlajaaaaaannbgnndttiuggi.ii
bsSKSueuurlrSPymeuneursnbjanadagmabaakdunParrariaaBaajRjuaabaimlgusadtanedreSneienmagjwlarPeyaKidneaijra.aaDmkddmrwaaiaedlamsnairah.aeannnwaWrtaaa.unjtaatiIk,uPatrjuPnaamerdbgameiurbmiajuupSsMigSeaharlayailsaydmktauraudirkhdaaauD,nakbekuwkPdaneiakrgmaraaEibkunrudnDadiyweaaBawanraitidilaePPWdnprregaauawbabtrrnuuaai

31

adkbdilNaDPRAabtmeuaerasoehuamnaSPPntlwrhiupneibrgeeranib,ayumburaanydPaaanhmsbeniauarr.ein.unr.aKadBdmaWPdaibiaaarasB,aeieuhunnlHbaknnnaaorgykurgaltjddKilakaaeataneeaDuPdrrsadhnwywaesKneeriamisnawaawnNsanabN.leaagikaeaubsDaagbr,RrDiasdruaahieSoaemhbaasnywuwnhyamlagayiagianiin.neltuhuanaauraiIRdtdahD,aaaaoatabpsssebnmehednauuwKeajddikiktearnkaaraiktmkDaknbinianke.,nueiayigdrlllwnataakiiuPelkt.dhsiamaatriaiiahnKnBahrnnespibyianageraNtiuabnnakkianadwomjkrarbagywiaenBaas.etigsmtaeayaraaabNtalsbdnlkiaNuunaaaeinadtanerrnydwneabaoglawaygnadreaalaghrakaenasknaniintahrbuulaggnadudlhaagise.addtunyaenrmiibatbKpksginuauNeuaaipggnlbisntakapeuaigurrhhmsaiiaaaairDDnralysnanoaknaraeetgylhaannaywweaaihunhaaart.ii
32

TOKOH-TOKOH ASTINA

Raden Yamawidura
KdmtwnYeiauaaerIsDrmlAhmaeaaiihsuwatastuaenpwAiantonudi-srgadnnatia.uiananncrasgPgaaeasdahec.pibkladaaaaiIdatdjdlaauadakssayaeeslmdarsdataeinianiweaoklgamparaDithanbd,abnaeasapidgatrnaiautaiklakrntasauraaehyhassnkalktekierBpapaapphwualaeeuahgadrrdukanstaauwielmbanlmsaieiepsbnnr.niaahjnPdraInAay^aailgnraabnaidnyd.KniayauaanausdngadntregaaaegwkkrynwaaaagsatnpnaePailgnsnaitaealacbknulaa.aaeddnhtgaimigIalwga,.ieaaRm,jtsaaibddjakdaekaasedrkntaniii
ddDMPierenunSaWwisbgekiutaauaehknPhlatDakuphidiatapumnmtaiachmadarandseiuniynnahsdalgiua.rahmhyanaunrPpdagirujataautsrbadidukuiPtbliurDPeabraebhiewnauragansopsiDalrmemairpbnnaaadiackhiBakdanaaandhdrliaiurmuhadniknentyaneutangadknnriaigy.mpaceeTarltnuaowYtnliogkaangnmugbaalemmwnruniadsalouaumlyerhhaaa.
sPaeproAaarbdayunaagnsgBpebaednugiapdawhuetjaaaknnietyruSaaajsjapaaawndngai,.antiTBwseaainjnkatatuyikadeswlaaiajnnasgtsrdaanen.nagmgaRataanntjeaypkaeu.ryntaRotnlaaogjpnaagnjnayuynagaa.dbeHewaradnamaa. lmpaihar
bseabyPuiaadBharbatesaunsadetanuad.ihdaerki awtnaykat,uyainag skeedmanugdiabnertesrenmyaadtai atdibaala-thibbaunjgaktuuhs
gTmaiedgTnaaecklro.nbyaaadntayaaseBndrjeaanttagasaeynnaanmgwenmakgagtmuunplauakhamirnemdsaeblgeaadmlaahnkmyeaaacd. aamSaenrasteteunrsjbatuKanugrjkauuwgsaa.

33

ympNmWaeeaneBraPmrngtkaaroybttadlbaeuoebabrednuaBraagnbahakPGatknaaamabrunremnuraadnunueaGkgSmdmakueebwnusrweeeuasanamdhgjmnakaaaaheCebdttaniaaabkAannuabngsdPnnteyrrirgabnaaskkaadabeugay.imumanis.raGuabdPakpNaiajayaaantiehrndsaraeyuiudbraidstana.u,ebywlbatanuaehyrgnsaueiaytpndtuaaeinjrmtagtewiykeaamauabnkinbrganoanylwmeamhaemnseHaadmgmmiayidjanppainthauhagi.
ydmmkGaieaeebndSjnnegaaeugbhttgniaambesgnSaalkgguensauaninynhinada.nusddyadnaiamigbl.aabismwitPlkaarenkmaakebeaesunAdaatansantaPamignnaiaanskbndeduHudindyigaedmkwmneaugkaarsanniNtasanatuyasrdteaaeap.rdhselaeerBtntlaaiamaykmniegmnabbgaeusaysnneteigkagkapkakadulauliuitn.srhaPhtmeeaPrramtsamikeninsbnayudutdaduat.i
bdsbteeaeirpnyrSBsaapieeen.asbgBugmuirakttKuaii.uttaepSanlgoeseual.sekeaajnIehranaatghi.HakBmaaySetaeilaPtennursagaaanjtuNGdtgkiuaubaedrraaeubudwudibaanaaa.ngryakasietudsagsaiebmrietaubbriieplmrnesmaecumnaekyhnaae.jrriAJinuaarjd.yibnuaagknHSgbeybenbaakaanyaygiasi.tlababuNhuuinnaBrgrgrdakkadauutnaass
bneergBsruei nmBgaakdnuias.keitluingditliedmakpajraujhaudharoi lteehmHpaytanBgegNawaraandaSapdwananjiatsuedhandgi
mslbiJbGpatuaueuaenadTyBsnWdntgaaaiagoaiasrbdhukgktud.arkRjaaunaau-aSwhbastgltdcauiaedabalhba.dBneaJa.meniamrarbyaSSiamaBaaetaepiaddktaprstaseartaaetwerl-attsaniaaaatkhaasmnpsyabeeiialasmundiinutttsneaiiiugaedrnwgm.dtiakyupababekausenne.aBsrrygdybruTaiaJaabkbtsnaahatauaahgaykayrshuasugaaied.ljihnnnaaarm,ihaatIaeuatmiikanbtshuaajiaasnrannhieenmdtmgakgnaigkeeaaeiBrm.nnnsdaaeyibishgocamteaaremrmrarmewiieabnnnapymiayggnairahrunkajbbgaasnmadaarnayhaebmdymirnwaiaiacaaka.lianadukRntbsBeadiuean-eiadnlnddgkaradyeaiaakrhaanns,ii

34

aYkymPmtaeruaeelnSaTadnumbgiekjhaubtasSaatduam.iepSinjtriuuedkpSnkyuaduajunryiankdyeadguajat,igaennanaiadswggieanbaaynanirehaarbnpamhSjegkaaaaesthslankbiaiirgurelnA.,nrhnnysbJaiJtaaamaiamybnhybaemakaaradadejryDanrnkaanaegetntjaawhaigAkaiyasmaubantDkinlebnuaurgdananrtikesgjpmaisuemlangardujwaeiaasnd,latpabgritsrameiiaeik.trnoianhgdrnpakaiemnaSdrAtgaaaesnknrtJTgugaiannijayraaniBta,aabdynarredadaaasanattitnkaaagr
smmspbpeeeeuelenrrIDtinnjmamrnaijgaaatuaeAmaditlmssutiautuyaaeiprannrmmienDkganApggaaeaauannwsmsdtlhdieiaanaehpmdnaWsbaeiagetioDrirhslrsiaueoaianwpatkPnaPgsaiagamaePnBttnspadaeadppa.nanneenawdatorAanaapawahawsanawstagDt.ibais..,uIbeetaabrryemnnraamnanagamaa.egmmiasdIaiaibhanCmuaBngnukugaayntgsmakudabespahapamn.skaneyatdogainIra.aiAamKnIsuyagwuasmraunamthbgeawmiemddamdbaaaaedild.lpanaiaaImkcrnatiii
jddcbmkAKaaaeeerteernrnTTbDDujnicmtugehiieeigannnnakwwugPnggancckuiirtkikipanajdianaaBBaakntbaahhdmnaaaautkannjAanluaipaoonlsnwnratkaSwwgwaiydakudamaaaaakpmulattytBteiinkaaePumraymdanpmeanaaasseerkaroelalrmhmaaawidmtusyj,nhauaaaaealaaidurntndnibinbdisgdgiy,uubayaliabatraenskmireiarndanp(arstegbaPnrmtneeanakaigdrgndadumcariteaaejtkbibapmbiuneuaksaabddrM.iranhkuihmaSepeikaismnuKaemnaaenuarynsgnwnadaiu.asilyKraniakdthtaahkriuuuaas.kiatrmnl.Puaasuoaa-Isi.h.plwlaeneaadyhadIIsdtaaakabaieannPjtwelRauggkrarsakaaehha.mPblbnimsieuahipgee)rsamnaau.mrStttiuamarauindhldyabceiukauntldnelaaeegktattbtliiaaaaangkiuhnnhuaa.
jGdDuiaejdPunsetardnat.agrihraaIiasrkt.irbemYaruaeanljsnaaaugkairknuimktkAeaaenhnsrdtatiaejnban.aaagPnnaHayrtaAaibkhrsiytcaStianiaprSakau.aunkInymuaai nupdsiseailalainahnddlaguaatkli.ataehbtrSetemaratdbrieaiiinkkcpajaskrekdaapaintetpdeartautnaitnypithagiertsDekiendeejaaanwkkkai

35

gSuunyaudpanenag. asih. Patih Sakuni merupakan penasehat utama dari

bbaksWBPSKeyeehurautrraaBaRSumgirimrhabeaussaaabpnbutuwrudwrayasiSkeiasSamdag.nurnay,araaBemaslaiwyneBsnuBr.beangaagraaupa.IdhikgdrasdeIibasapirirrarskadeasbtiearrspimawrea.taPanpriiwaeI.phrrtsanmiaaaaauhabiKibrlm(iy.enhdbuaaarjypaiadadhkmbaakScataneuuauharklypkakihklnaymathtaayaiiPdkkddeca.rraanapaiiaanknkguKbpkmtentauasrunayeiasaprakamsepaaSiaabkawarsu.naPanendyanMremygaub.amaedTpuibarpairanuusiAanaisgtbsktratSdkeaurislaiijihaapnadliAnlsyaklaauanayktrar,yi)ajailbd.uaareiubnuKrearideaaanlpasajutairaatihhkidDnrdmaaaeMatkdk,mawiknilaieugbdnktpngeaedeeWdmimhnprridnkgaaaaapaaankkdarannhnaagaat
dsdeianDlRBaaaampaldanaetpymniuepptKwieenraaraaarklntnatauggnm-a.gwn.aa.rkmIataupauydtaranalgaPhpraesnbautlainhDgassKetoaarrraatnsatgmraaKrdumaranawmtaereypnaijlanidhgi taedrippialithi
sebagai

mpmudmeageeerInRallnjaaelaaj-nrlaudasatgdgeniangdinaaugaalardnnakfdaDyngimrap..uap.aaretBsuDriatpiniuscduaaaaihnnrnABaaywsandatnayi.uanjkaddaatrIuakuajlkauatdsnihaudmgtrdaeuapkduntnu.akajtnnIaratag,aasd.ensalagDsaSnualaeugsnksleaaatdoktaliruarbdaandainssairggptanereyunnalajigypisn,iaauygdhnaised.neonalglagynBelaahuaknniaekbgbdyteeeaurrrwhtdgata,aea.abrwkpiiabtIaaakuuatt.
nCCCSDSaueaiuitAmtnsrrrreuadgaaancackinwakinisty,t-aritaarcaa,daSi,,tia,trCkDetCartiDuta,uidrrtpjuraagaSiarkrayudgisnatriaa,ti,PadraamsrarJmDuaakaab,ydou,uanirDmrsmgCeageS,karaimuttmg,riyDia,aalutiDsuyikdJe,uriiaanrgdynagSaaaka,awu,pessdaiClYuakaatrikauiirtn,attgrdain,aaaa,yd,DknaYiaJruuragSarytyatudgiaaan.daandytalagaauarrnrhmnamsgi,eas,ara,a,inCn,YtgWiaUutrrDptiaadraaamaiycsrjliueuamatbrytritaunaaai:t,,,,,

36

TODKAONHK-UTORAKWOHA PLAANINDNAYWAA

nbddtoeaoerarawhlnSPPhonkeearinsgltraasuegumabnorpn.uuraugPahimtsnraMuneagnrekr,adiguepntarilpsuayuiwwaltaaarakyarihaapgbDnnaaeRwgtnreiaanwypdktaaieeeatmnrundUtamaautsSlaaeeamDermhhtieedaa.irwtih,eraikjRadkaajaRaamdreaPiekhnnnaaiePnndtgUyaadurawnaptiadwarPaWtaaiswa..,einanrRId,aPgaatasrawyadam.arbeaannueNgmdWeadpMgsnaurrenanailattKysisauWwaubinraeiaglrpmtuwikaagmetaataa-i,.
IssPaeeaoobRnrredaaaranndnwggeanam.kPSaeaesStnaaegtrtlaaiiadmkaaalyarahenPngpeaurmatgrnaeaggmasahuynlaugbnnebggrearPnkarihuallbiid,tuapnMduataisnhtas.kwtRmai.apedamIetaiinhraSamkejatearWukapediparakaaldaatanha.
kSnmeeeegtpRraraauiddpiaWaeankPisraaaUannnttagdsa.eaarotawIraaaga.naadggdaailPkahahndbgapelruriimatrnRaaiaPkddeeeardnnaunSasgeatdykaaat.rinigSdePtaparleaanrbmgtuiguhpMhae,rlantdteysamawnpakpmuaarektamianki.rhnaayIjkaaa
sbgPSeaeeaongpRnraeadaarhrandt.iwgebnheara,PalWanknnyairgaradleitaknmslaaaaaknmiagakPkpnyaeeayrrakatane.idnmgUapbltyaauaahrrhnaawgnpda,uatdtnParanaaSnngegdtsPuaaarhw,nagaibaadutbaseensMroaarkamdattnaise.gwmdIaakiiphepaamstaikhretrraiukkkapeeapyytikaaagnnadangga.
bWDeearPwnkriataumbDumaruDuRdpraaauddpbeianedrdnaDaarnamudsaatDlaSaejuhwucmiirtaerjWnaa.aa.nIraeagmrieSmCriepkmuannpydaail,airdedujaaan.oIrasaenosgarnapnguagtrti psiaaukltarthia.

37

tbIdddakpkddmdsabsdmDAPKPKDiACesteekaaiatiaeeeieiaautrmurueupueeeabdkbAyOrpprrnrarDAAISnnDsjmlmnrrmscenueeeiitiemtanuaeaagedddkledsasuraegrnlnathbpetldraniaunawtuaiutwmahihpualPihaathpteunapaaaasswmamidYdijaarkdikuairanlaarat.harumpsuimaen.saiai.kaanauejtnPnDntaelkaDweerhianiunnddasmtahysbaaabIablearrnDaumrehanjaaagaakl..adKnjtekunuaaKdduKbuaKnniaidoyrarabadeepnwtrdmaeamapu.alayluun.amnndluPBkaoanawairlbuiotaaprrkeayriuwadnnrdnayutdidnlsdanaanalaemaalaneaIhuaaggiDeakiparywe,iiyddawmahbtslkiaranga.neayaaaairadpdiauaamnmiasairugnasagrlnh.adeiii,DuedmngiidnPabnamaekdirBidakaudaDlyalunIgilkaedmuaaimrea.hjpaaaaellaarkdbrrauabiuinnlmaubnngelann.coneKusuiasulhetgrmTainejmmhgaapatebatMsnrjiaanauPrwaymdkhsemoandkdaseeednaemdsarpraaatinalusaaarmageknethaeiabaaaponundbinreanmkawrnsbnawskpsssbebeitadimeainheath.tsarrnagerieapD.arrrdoadapaiihBankDrkilgonnKaiayArhwnukraruekkkadslkeeaIaDhgaaneasuiarengiaewmmaaaanri.gaaurwnmnmaahmebwygdnPlan,lakanatnlsgawmginciauiKeugmueaaaa-nelwinaeshtHbn.kllgliajninsaekasrnaglnDiaasaWDpagauaaentddygolruagySknsDppesualeglghKaKgaeKilanaikranauklawkeueteesawanwaiP,aurryDehraaridrroeriSi.shgtiaarnyhanmaiaajrianllaaurtutaeaaanmd.atktdaDI,uuPsSyyhomSkberaitptamKSuaawretDweuuaebKhtauuukukuisnbraenlalwdunnDirdauonleralaaeyaetisnulpeasgutyrwakkrggngsattahndiaehPDultidhainnpaaaaakaeatnuknamnruiraenurwd.y,ratnnndaamadbgasnnpusyiaDujaeaDdnaaiieddeaudgupwkltiiAiPdkrisrtbabraarmnaenatgaabtaiaausnaaaadukegsuwrdarrbiariwedadbngmepnnrneaaeiiabpiertaphkaidamupaadnamdrninDtkasersduadri..ladikriPgabuaddnyloeskdtMkjljiuetaartaaiawPreuieasamuaaurijhwiaaajaklanniaearpim,raenaagaaojknnmbtbbsingdiarartjtaenm.auiKgana-aaaiesaksuKl.hdbnkslialbndehbyaDninnyaenapkniiaaogauotrkhijekaadakdgearerteaurgasgllgalnwuarngngnaauaeaanutwearanajudiirtirrhknnnghhnnuaapagaaghar..i.liiiii


REipsISmmdmsoMauaPetreaeldrareereeabDdnRaainamnmahnweegndelbaagiglnaaiwtaapuuhduaPguhntkusrmileairRaaa,nbnsanSDSmpDm,uyeebmDtaeeleariskeLiupatlknweeitewyymleaewahddnuaiaSsikinniaaeiwimunekgEatnBrhrysaaakaajSaragiaaautaaadhnatuykjiknrldnaarwauanraatoa.adhptinaykwdddnaiMenntaksaenaaniasepy.a.annealgtguasanpirPngsraIa.thattaeiaadurniejmrmiIn,BrtarditaMrasPektiaaiiDtasAknpergrmapuwieujtaeiassnneaiawrbeemtwaginddPmiikruaiasnagraihuratniaanararBipblS.n.kariinbtaeaa,aBgeaIturoklnjiargay.nsaalnaocaeadeSganbwihhaPnamabdeibialulsatainlpayPeataputrhguriarrb,am,uApgDitaetr.uarpmbsirRea.atpptunuIwiarjaaehetnaIamalidrrraBiamaadnbteBah.laansnuaaeihaalammPerhpaTknnngprDBdnaaooeragukeyuewttikbatowaawaarrPtuearwipaaMisdtarysisrikiauneSanPearaabtadgnnuia.wuninauijagayjdpaabasnureDutewpadtSrnaildaiadkeaiuaaakesmadwaantlgmsatynikaanrraii..aii
dNpBbseaaeaapPnrnRsrewrudaarladaayatdbijiaeieaunwnsnhke-aalak.KatRkaaiIrranlmuaieak.ksjmpnamnmayeaenaanrr.njauaaeBdIptlgaauaaarnlrkibaikaasehardnrMantaarwlpaasbaaeijdhiaanausygtarpanaatbunse.apugtgirohrkalWibitddeiabDakarkurmwntinnuaugesPrkgasaauaakmwnrtiaduarP.t,adariw.askainsbaaaIy.usasaaaPt,SprpiauaaeRlbtypruuaaebk.reKmarPTnnrargeiaradsamabnantukaaa,
dmmtmaimeeneSPmnndrirjgiliiaainlhkbdigkKiiuid.irudeKrpaasakrnnzkeaiasmsndanasiamkoatruedaamybansapugpananiugtmgnoayamlsaetaiehiWnlyagaiktsajienuattngiyksjaaaabbknnteeauslusatBuimrCwam,taiakasksrararamaakym,tapWinaas,igiemspninaadajulanadatdphaasraeattmjagyakeautdirdnn.uiigagrbIu.aanhhtaaajknundapgyirnaaai
LknbeeeergrPsarparinearKpbmKuuarapuaKiims,urJbdreeiaisnmnneaabm,DabpewDewaarteiwnwo,PairtraaDekntSeigwewJ,tiiyeinapaRabulkaoutrhamkimatDHeitenyawpaipuniipigrJuhieAtamrlniPubtrsaaPawbrdboaaaugbtniau.SpbeuRijttuyarakki jsmipadaennad.ddeaaItrraaii

39

bbsDRSSeeeiaeaotrrDRmwidrsgSaueaeiabnndnuauaJgregnl.ean.adSmpDnaHeuSnbertataniyyEar,nmaagw>adykraeabweaianPntani,irgi.gDaaJaabseIeddnkemauwaaduDlbinarbaBanaeeRhowwnrgpumwgkaaipkatanauSimsnjndtaearaiaitkhanayritdiaaiaPt.mbkbiarraoaeiemamrsmmbbupDauipreaceameinaKwa.rr.poirameleI.ersaehPonmIrlaabeepsheteerirJowarmesrjoienaaluoaenkrkhiDgaaaawnspegamdmourarptaeernauwnmantdarpgoptiReinaprDagnuoddeadltaeewrkarhna,iii
dbrsrLLeaaeaeerjjSrnRssaainaeanatmnangnydnmppeaeedeuugmknagirrrisriiaaelRaii.bDdkSiauaaeiwdMPttleslayareaBneharabndaikbimjuUswihuaeragtaoa«asrtr.SeaiKaa.rgedsnuitWaeanygndnlagaataaSjhiliniaedbkangueudappstyaspiuuealakanntknrthadugiakinSrPaabiiedeknetPrirygkyaarai.apnarknkItabgiiagrauynnBamaydipdnameuSaagmneldaiataguaiyhhlKlaauaPhjemnkiprrdgaudaPP,btsirrluaasa.aranbandBujmgamaaawusKatudahrndsakeaeednsogkwanytrtnaaaaii
kIWAkaeenrtpDRbtueaaeaekjrdwurdoeasheidjunaaSsamurimtaaaAaidimkSnkayautailaa,annnArhdtgeenRajtdtartaaaeeipdrwraieaetadjutniaaaaauHlAtatdeiynhdraaRgharpnkaiikugtadutwDedrnAniiiegjknwPaatysriAraeaaubnbbNnotapuaaignuagsaKgtiearsnrgasdaeaeiesnoAdwnirer.aaaawjdnudKaaugnalalraajapriu.hreuDgnItdaaraep.iawuskiatbpranuRuakgmnuea.kiktRmalsdaedipanteiriinas.i
jykskmkkpYeeaaaaeajupenlakskkKIundetakgiiiiraaghntdsrraaaystibeeaeelkaesanrsApuaerkhesasalnoaneoeaketrdtbrnrPaaadaauhdnrrmnadntaiiegtd.drgabuja.ikiaunu.knepdAapgdWssiKinajiedhtiAkatmrliabaaapektnlkurbitsuattanenmuuamnjyaPorraiaiealaaebmjnatnahijmuynmddeiamkyantaSaehiaawkgrkdnin,ieaajaybtmiKk,dlpaaeamaeherrmtannrebunasklsgaieiyutnsatikenaaelabntaadtaatashisahermhapmegwiujwk.eaoaeiatamarr.nisIlnabljipamdange.aKuhlaggheaJnldanewnaiiylskajyamgaaiapaal.dkiaanjiptteBbtgliejbaaeaasrwunkerkmammbaaanetesunigiantmAa.,uythnpYBedHettlumaaauajaannerrppdnbjayeaahayutjaikkkaaaaari

40



smsAysPeeearknennnWRihnjjjngaaaiaagartttdmganaakkeaytbenudKayiadtaahuuudGtnnanaiiglalk.taimatehdopdsaitamauraskrkukspaiiaktlaaciitnktaaisnitkitArdnaaueiidydgbabaiuDdep.larnaaaeruhlawtuaipkimadapKanuAraptaprrrakunieatmrsanaudtbRsutdiiapa.ka.dorGteilImoaanaAnteosgwmmWtakanseoraengntetcgoajkeaagtnlo.adagdshi.aaHkrtTmraaataeille.jitaanaTiptgpnaiigdudiuuisasanjkauBtanrnskueiatymgandrarunaga.i
ApaPhmkCitdueaurraebGeIlatOinlirmGagalildaaalniileanwbthrnthdotttiaayaoeatandaskprtrpspigekh.aaemmaun.aarocDttacuaeadrrinanakaKadtgjndapebaleeAga,arwdecsslbnrereaiseajatkipakmnupsanaambtejnsegrlatsasaipbaiatmyok.aenithildlaepreSaiGndnikedeatajrtibaiadanaenitessdwranyoyalibipnuagtaauakd.uamsnndnneaenkgapngacubrdenamiglaaeraaytarptiinannmtdijaumuabkaamskieddmsepsrtepuigaaeumppaadnrpruelpuaknaearDsukeysttmuneoiankkwklae.eeadnkiskkswpiacaei.Paakalnnarnbattdet,iaWktu,igaahrebtinsiawed.lalkreaiasitatahOamuulrweGalllaraemaaahhrnnmmtsagoeksuetbaDDeykblsaiwbaaeueehgnaswwachaaibaght,.iii
mbsdMMWABSRDuaeuameauaudRrrrARDrmwddsteikaaaanaaseaikabAhartwdrndghaotanRinekealdaaddyanGgnapjpuYaaarnakwenakarauj,ardtPatimum.Adkwijoec.ataSdhnatiena,inynkdejaangwngscaSamiaankueat.iayercAinaunsnawapkiaawamjnsse.aunnaeagirjuljnnkgudtkaDamirieaakgatayegutnlaaeuwaawarhytndddiimhisiaajiaaaasanlkaesDnlanyWbgardaeyyDgeaenehtaaawaiekrrylrinmtnanauikaapghaap,utaSemdunamymtatiotit.geeadklrpiaptneahamiauaSWhen.yRrpturearuPaaiiainmyhasbnydrloIdataaiuaiaarelnakatuehbniniArgiihnpyu.riiDripAyauknmbkpjuaeuanybueuPet.wnaniknrtnPum.ariauyDjnaia.aaagUntedP.nsaedMwctairrdyaaKaiaaaeuerwrabnknwi.iUaak,uajadInleantaDspelaaKktawurkerrnriiPwtamaeorgjapsiriaiiunnaeaspasaPardnneWinttnaargrgeadeannnwaaktmgabanyyyraarrupaaaaagti.i
42

RkdktCmdScsKmSAmPeeaieiaieaaerraeaeoenplRBdRDIprjmnJnninnnprautaraaeaadaaaeaaiwigap.ndskrnmwkwmadndargaaaatRaygidwegeauaitblkdba-ninaaa.dpPnaukaanPprrlkRaapaa.rlananagerAaekDraadkehadjsagpinabnrabmnaaarrjaadhnpuu.aaluIengtndeadiraarrdseksgmIhaeaaittcrwtsiaaBtiinkwaatsentnawpaiaeapjlgnyapgnsgeau.nppisuagaenejurkaaumjaanataogAoaItandrdtaaytrraaletihi-radineeidaaahnbcbs.jlwhinPaueeaamaaulYbgltUlaranhmhpwnaaieaekaaada,ahyamrakbasu.rdananhakhaleuappwakd.IanasryeljauluaaaihadapsauHaBapthitnni.tkahrdlrieaatiyndsdakirinenn.maaOpmyaaraAgypeAireabsIllaagaeuyirnAaeaearrkrmitabhkjntjtrsiDuraisuadniuetgpjkanahgrnwuegltaeaMynseiionannraeasamPgpggpaoorbeadknaraaao.elablasadaagtaeegnr,lwehAaburhenbhlansgauihadrpuhadasnmtaAsDiaiwkeisiirte,..rorbaDuetapeamyipijrjwenhS.ehiTaurauaarpdruaeunyinemnatluabdasruagpratUngisruanaeaihaaaindlrpgnts.dkCruaauaesiaikpaaaanpeItabn.pijaeianjl,ikaagnsaaannp.regrkpIdrlgamuibkuaaaksauaargjteeneiaaaenktrenhtirsmjniamgnmiaiaainnnnanyg-irjnboaRghrerenuargnglhaaggwgaaenyeggyajrlairksthaaaagaaartii.li
jRadaisa permusuhan antara Pandawa dan Kurawa semakin menjadi-
pbMdpoDARBlaeeauaneearrdHpSSwrhrgntmaaaaaikaiisdLtdnnamarIrSugKgteiawrasebispweuturikPmainjPlarruakhrigaiarhSyameanawaubMabladbuaatnaeukiuraaark.dpaMardtmlaanaegdBulardbuuaeairnadaiibsraahhdiPuApiipwlwhraahuDbeisaahsnaatreiektkrmdinnsrwsituea,iatPuapnnmirwPntrnyeiaeargaEaayranrdaobrmurujgibdluiaaiketakaauwaphnlpnbaaamuByauKudhAtatapKatrriirrrlku.DaiiuaeajsantusdeerrlAyPnnjawaeBiaaarwrhawiakkajaanueaDEbaiPmotnkturbeuawraamaweeuaS.nwarniebudttaamPuWaiiydktpmeuiiiBaep.hardabrnmreaaBdaiaarnklsnaaeaihtysgdlrSadataiii.puerlth.awiaumIimobtdaoujbluaauelaaehmdgddLhsKaiireekepaummRRswemrraaiaaaadhidadtkskwaaatneeitrrakunnnuaii

43

ddsmSpaBPeiakierahephmwPBaarniaabnaeneuuarkrutrd.oirauhamusBnKudrPetYeadkbaluenalupiraurranldidetnaundginahw.gmneapgiawaelnaabamgagtaineaaeanraddknnllingeia.autamtnAwiAPrinpuisrakuPtstanhiarlbnp,oipaanrulaeiebegnnmrruhayuKdtatainidSrmkkBdearpmaeabsiiremnnliaeKragmamnabdrapngaeebejneagnlwiseniknnjkrBayaeaauailaPtnannysrkkrngtauaaaaukgnptkbknkaigaeruayppaYkbsaanemKnuaardynbdrgeaaaegenihinnsracagnPitiptataatairuiphBasnidaaaaddaabakkarakudeitalwarpiiatdpmPaahaGiaeytarpurandpaYoabdeenjtatunoariaghddlgawggawahanaadagknanagr.ii
PERANG BARATA YUDHA
KEKKddvheaaiameedrrpKKdursuipeainiiirupntsstivaaua.ehhYmnkrSosegbeeingaBb-nedyvenetadaaaegrrehrkpiaakksaarmtiauaarsttteakeyapmnaoauYdnrninualigitpdnyhujaahuglkidlnagsaviagasiepnarobuhswlevjie-karaekhtianirkekindssgrtuEiiaausgtehnmaaEbdgipimua-tnuBuktlpit.aa.aeuhddrrSkTaaiesetnSikdaadngieadatadahuklYarhduphaaddaldpaahadiananrnaaitiygasdsvpmPueeiertnikerrutasguribltbiaei.aussdSrdaPauakalaJrretanlaaiabinknhyihaagukrbnatsaausrdyseaaaa1ednshd0iadgkui7knaai9ldtiunan,.ti
Kresna Duta
tsodmpKPoaeellnaiamerelehrTtPehenhnaaispsuadgkranuWdjaeiPabuar.amKwara.li.aBralsiuuajaaSiuba,nkr.teauhaapamtPtkw,kueeraePArnadaanhntuntadbeatanmnmauakrrptriapeeauePKahbnduraraergsennEairedoetwbhuskmaianurivultaaybaapumnDnraaderaprlniraawiPisuujgkndiaraWlapaiaaltpanalibkniadhadrueehnayaisgpsmetarKaeapdppnimdi.raaiegnhaeDrrrutHsaioaaawnptknaeCaiadkghdlreaaPeaidoamrhrdrkailwiaienpsbadhKddapaantalaaniiut_aelh,wlaargraPaPPamreamjkaiwjaruananagm.PdbApdakauaaeesaewnndrttawieMtduaandelalanaamaaadwhtahtuuisankptawduPeinimantpriaeskpatagpliuubaiadaainttkhupnariii

44

dnbmkluubbPhuseeeaeaannaenrnengrrPlkSBTKahkPtttnagdrukusubrwraaeiuemikikiikkudkaunardrrajaadbatkgiuedaKypemmbswkautaagaraeaberutuaiekslnKaurae,dasumekgmhepgslineymbeinrukatnaenautabunemuthrAnauraldmnusegatda,yktnesisldkg.ahPnrnan"aatniaannii"rrygymjsnlbmlaigakKayaaeaiaebdekd,tepasmneJamruiuebaisnamatldpdn.eteaargppbweaptPenabousiiaisrnaRnehmpaauapuwamdpgarpaawnemdnpadameaaktrjetagariraienngyanemn-aiham-iymadsPraundeedaneSnaiankksparingwagrjeaneeinuaatakingnkmtacdengpnehertAaetaKpiaaamaapklmwAsBakdhtaddpaertpiAiiasaaiekiiapetn.rantmrn.asseraaditdKaantrinnnddiiitaadanknaaaaiylutndAae.umiaynaannisi.taasPYknysRinitegttrnpiraugKuiruaaaiaagnsksndpndampubrepasghmkmaerbuua.elmaianaugnulrmepikanaasemKtpaasumSarma.nmrudsrpue.yauosdeeiatudbaJjenyhnskluMangaiantaouaarsdwaeryhkanennsiariaata,iabntasasimu,uipdein"nytnktapaepae,Kagbesuthaltenkeu-gaeitarnbmPhgrea.hnkokdigmmirrajaeanieaaurdrrssibnurgnbklkeiiiaaaadlganaytuu.irkhlaan"apaag,iit
Suasana sepanjang jalan ke Astina menyedihkan
tsdkBsbmusmaieeeniteedeperemupntGDgRraulmaesegdiakeeaaranpnrembarstkpndartbiramesyuiabuaraheaPkreapniapkttannaianmugeb-prydnrbnluymeieaatnadPakanitmmpeajuuaranytguwaadlnnnbpagiragtbajyanaiunauduuaigtnbgnkaat,nAae.eypaKunn-yrrssaepSdkng-dtrasariaeitgae-eenijsnadpspaauasbigannaeampanukrgpuadatmatyetaula.nnainaainkandmnsynPneidebmgagbpilpuoaenpikiueehkrrsorntemnrrhiiaiiauhraarmnyentuoaiknkagadggalnne,ainaiesing-kkpsiarpkauuarjmsboikymnayisrinraahtaieaiuaiuthneolnnnruyAniaknlgnghugaaksgaysaynnijetynabataiggmlab.aankeuklbnaunnrsaeed-negengrennyadrjeeldDgeanuarkdikigayehlkaaeaaawapkkamyrtnknerincaaasa,gujietnaanBharemdykngeuagradiasnktkphaniniiayeenalaknomgaandsnkwa,lcnaeaeunatitagmtaknnesitaemraatgitnbapykrnaeeopsgnaeaeeldgllauaraannnyehiajtkhhnhnaagaa..i

45

jdkmkkmkptAmtjmmsmiykmsRaeaakeaeeeaueaelneereemalneeeuTrtpnamuKKBtnpSaSnknndinmndnidrtnadnenganueuueggb,uegaaggegidmrabgadgrnalriagin-aamakmmleakrkgmilupauraaepelppbiilasuaiaaabuanlaernmnAkaaeaeaysnasaltthalwuatggyaeonahaarnaaityrpnrkSnkp-miennlhjangnwAmaaeaogabcau-rdgaugrydagggrgdabiuihraunmb-n-inantparitejbahakk-raiAKapiauippardoPedlaukkneuhmbyeiniraianalraal-ankninyaairmaeajtmekaetlnkekayknumgieangryahnlsakdnsejubardju?bnamn,gaasimsaaaaseebwtpair"ueakeaanenk.imttknbsenorbbnsdaaaauolg-uetybuainhdgreesdphserhe,msmtaiirieeurroawaieryia,achysnripguaaynnutlnbesamyaneaaiaridgseabambtangaarpannairnueanmayadnattpnngdeatgntbneikghgpahAiriynigydibtdrnadamntutwaadaaybartdtiiienwbyagnil?niamijkabuarinadksyemntuacptbaener,gaabesaebniuktreopatgkgegidnkckersiisea-iunkerndkiaaekaeurehibaaar.ka-ujtrmknaggilabitbnntaaabraanntt.ekakatBetautdgakakbsgurSinunrawdkineiitnadeaemnsrhsgnu-gwPieyrnk,aaiasagsn.d-piieua-e,tasmatkaaysarrbaauatnaKWnlkntskanaaae,itdaanenkdeireajnaarkwtijtaigaagianaikednanruahaAakaknawsaimpiggPl.kenyrka-mtsalbyaiadajrdaauaeatneemhau.eiaeeskr,nyata-ubrsnwnubmeaaaakghAsedtpmugnaaurkkiananaabbiasd.nuisbnnnanendatenabigKnmmirangyyB-hi-yrrnneargaadraauirawaeeaaraiA-keisk,,aennnnhban,aantasahrgicdymdkugn"gnjdnaamemukmuaiannaiMaennrssnnhnjgabenekaiekaaaedagasadnnlencduewbpiniwlpieryeubuciudtcuogbnaaykesmaeninnmiathnatdabaksignwtaetyestraapoignnaaaauuptmuirpaaalunkaaakggnnhtti.it,-,i
Empat Dewa ikut duduk dalam Kereta
mKKKuraeSDemrneseuwtnawsesaaealuat,--rbkdhdaaeiathwlnkwamaenaBregienamtstuutdaaenarragdeadyakadakaNlnuaagdihnrudagkdaddinetiadawn.nmiaagMisekiJmsieairebnSemaSakrnkrpiaitaaKu,tmKrdueeerssndweangeshaawana.taaRaSkarammidnaKearmkriPeeasapsnrKuaaadka.saihuy, PaTdnreeaggwbaaunal

46



dsckbteeeeeerbpwsKrPsakeaeraeimtaabk.r-tbecunpautetyAlaa.apatdhaadKSantai,pejgraettupakeelsnraailrntarnsaaphaekyebbaratuSnesendtorrrgeeikapwumleeaKndjalpnuatiruabntetkPi-stcpenammaremnasrleadaeaenuaknbslywaea,uaklintaekkk,usauskaKiratiake."udn"anSramnaaalpawenSehlgdaamraikitbmKunaPikincerreaganadsnrngbanayeupaana,sanaetmimedtdeimebdinbnpapagaghekagga,ctaunainhmmpdakpeekaaaarwnaknrlunaaaa.
Kedatangan Prabu Kresna mendapat sambutan hangat di Astina
satdmkDupPKeaditeerleeuuhtaaDandMBunsrsalbhjatu.ejaaaemeuaatglhsnmarSrdmaiepenatmieKptlkuaesgrmoPkuatrmraarrkaeitu,onakampansaa-.nnusadanItet.oakddaMkaPin.rwk,aamepdroeDlarakPaeenauranbaarnieiahbtnumrrkrguauaebigaagatannarRudStahaPsnKunSeatweiradutkgsunrsuaimaiionneriyba.ipmmggpuumtPwugguBadbaPrihea.akailtaoamSlsannbn.rmbtuysaauiegmeKaynaararmutse,seknSaebdrelspuuebiesaehamPkyeukrngPiageaputeapertneudmraauPpmmdahanbldbirennunbeaaatdayAtnibalnuarmiagusalKahtaekishpKDrmbaKnmaaeaaraajrunsrtkaeaheianrkpnrhswntiairdnymoknaaaabaunut,etSaaatotymdiahh,nabaakbdkbkdm.nansuaaaeaagegnennrnlbPiindiaakemahyinsnanaPelenaTdsamnarrsnuanelanjkabuyawagtbnyaatuaadauungaasr.tli
dDAmmiwseetPRtnmeiaeonpyrbnmaaiaad.wjkwbausaoldiaatRknuinagakty.nkaaaMnAymnwasgeuattrijPemanarkhaAeaganbbsurjbtuaenaiejsngdaaraierKDbiukturuwbteeutcesasidrnbrlajiauaenhwdbrigeleaPiepmltrairanmaentkmdde,uairadtwsamsiekkuakbekuilkurtitaieetl.truesskiarkelonbaajtaanumalatk.a.bnenaKtmjumeaatrrleaeialmtniabhaeartijynkuragobanijtenagal
ttueatrmuPPlesuaaabrrnniaayhasPdseeiaastsnheuepdupmualuuhwha.sayuTAaktinedsrgtkasieknemabiluesatntymayanamnaamge.knbebeummetruutkduieigadaSnasrtiraomnKmgearnbenjosennmPgarpa,aunbtmuPetramKambrpueuesrnsKaialrgaetuksinbanngaa

48


Click to View FlipBook Version