The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHASA INDONESIA KELAS XII

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by shafiranura32, 2022-05-21 04:54:20

BAHAN AJAR

BAHASA INDONESIA KELAS XII

Keywords: bahan ajar

Untuk melatih pemahamanmu tentang novel dalam kaitannya dengan maksud pengarang, kamu diminta
untuk mencatat informasi latar sosial budaya dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Sebelum
mengerjakan latihan pada kegiatan ini, sebaiknya kamu perhatikan beberapa hal berikut:
1.Bacalah novel Laskar Pelangi
2.Apa yang menarik dari novel laskar pelangi?
Secara garis besar novel ini diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh si penulis sendiri. Buku Laskar
Pelangi menceritakan tentang kisah masa kecil anakanak desa dari suatu komunitas Melayu yang bisa
dikatakan sangat miskin di Belitung. Kisah orang-orang ‘kecil’ yang berusaha untuk memperbaiki masa
depan mereka.

Sinopsis Novel Laskar Pelangi:

Dimulai dari kisah miris dunia pendidikan di Indonesia dimana sebuah terdapat sekolah yang
kekurangan murid hendak ditutup. Tepatnya di SD Muhammadiyah Belitung. Pada saat itu adalah saat
yang menegangkan bagi kesembilan murid yang bersekolah di SD Muhammadiyah ini. Kesembilan
Murid tersebut adalah Ikal, Sahara, Lintang, A kiong, Kucai, Syahdan, Borek, A ling dan terepani.
Mereka tengah cemas karena SD Muhammadiyah yang mereka tempati akan ditutup jika murid yang
bersekolah di SD tersebut tidak genap sepuluh. Mereka sangat cemas. SD Muhammadiyah adalh SD
tertua di desa Belitung, Sehingga jika ditutup akan kasihan pada keluarga mereka karena tidak mampu
menyekolahkan anak-anaknya yang ingin bersekolah. Disinilah perjalanan mereka dimulai.

Pada saat semua murid telah gelisah datanglah Harun, Seorang yang memiliki keterbelakangan
mental. Ia adalah seorang pahlawan karena ia menyelamatkan ke sembilan temannya yang ingin terus
bersekolah serta menyelamatkan berdirinya SD Muhammadiyah belitung tersebut. Alhasil karena murid
yang terdaftar disekolah tersebut genap 10, sekolah dengan bangunan seadanya tersebut tetap diizinkan
beraktifitas seperti sekolah pada umumnya. Ke sepuluh murid tersebut adalah murid para laskar pelangi.
Sebuah nama yang diberikan oleh guru mereka yang bernama Bu Mus, oleh karena kegemaran mereka
terhadap keindahan pelangi. Tokoh dalam novel ini ialah Lintang, Ikal, Mahar, Sahara, Syahdan, A
kiong, Borek, Kucai, Trapani, A ling, Harun, Bu Musilmah, Pak Harfan, Flo. Mereka semua adalah
sahabat yang kisahnya mempesona dunia lewat tangan dingin sang penulis.
Sudut pandang dalam menceritakan ini menggunakan orang pertama pelaku utama yakni “Aku”. Aku
disini yang dimaksud adalah si Ikal. Ia adalah anak yang pandai walau berada di peringkat kedua setelah

100

Lintang, murid terpandai dalam kelas mereka. Buku laskar pelangi bercerita tentang keseharian mereka
di lingkungan sosial dan di sekolah. Mereka adalah anak-anak kampung yang memiliki tekad luar biasa.
Perjalanan mereka Di sekolah dipenuhi dengan kejadian-kejadian tak terduga dan di SD Muhammadiyah
inilah ikal dan teman-temannya memiliki segudang kenangan yang menarik.
Seperti kisah percintaan antara Ikal dengan A ling. Ikal jatuh cinta pada kuku A ling yang sangat indah,
Ia tidak pernah menjumpai kuku seindah itu. Lalu ikal tahu bahwa pemilik dari kuku indah itu adalah A
ling, Ikalpun jatuh cinta padanya, Namun pertemuan mereka harus berakhir karena A ling pindah untuk
menemani bibinya yans sendirian.
Setelah itu secara perlahan mereka menemukan keunggulan dalam diri masingmasing dan persahabatan.
Ini yang mungkin menjadi titik fokus sang penulis (Andrea Hirata).
Tokoh Ikal ini memiliki kegemaran yang besar pada sastra.Hal ini terlihat dari kegemarannya menulis
puisi. Lain lagi dengan Lintang. Ia digambarkan sebagai anak yang memiliki kejeniusan luar biasa.
Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak hanya memiliki perahu. Mereka juga memiliki
keluarga yang banyak yakni 14 kepala. Dari kejeniusan nya lintang sangat menyukai matematika. Tapi,
Cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas karena tuntutan untuk membantu
orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal ia harus bekerja keras untuk mencari
nafkah pada keluarganya.
Tokoh berikutnya adalah Mahar pria tampan bertubuh kurus ini mempunyai bakat dalam bidang seni.
Hal ini dapat dilihat dari Kejadian di sekolah tentang mahar yang menemukan ide untuk perlombaan
semacam karnaval.
Mahar menemukan ide untuk menari dalam acara itu. Mereka semua para Laskar Pelangi menari seperti
orang kesetanan, karena aksesoris yang mereka kenakan adalah kalung yang terbuat dari tumbuhan
langka dan hanya di Belitung, yaitu merupakan tumbuhan yang bisa membuat seluruh badan gatal.
Alhasil mereka semuapun menari seperti orang yang kesurupan, akan tetapi karena ide cemerlang inilah
SD Muhammadiyah dapat memenangkan perlombaan tersebut.
Kenangangan-kenangan indah pun terukir namun setelah kedatangan flo, seorang anak kaya raya
pindahan dari SD PN, ia masuk dalam kehidupan laskar pelangi. Kedatangannya di SD Muhammadiyah
yang membawa pengaruh buruk bagi kawankawannya terutama Mahar; yang duduk satu meja dengan
flo. Sejak kedatangan flo tersebut nilai Mahar seringkali turun dan jeleh sehingga membuat bu Mus
Marah.

101

Hari-hari mereka selalu diwarnai dengan canda, tawa maupun tangis. Namun, dibalik itu semua
keceriaan mereka, ada seorang murid anggota dari laskar pelangi yang bernama Lintang yang
perjuangannya terhadap pendidikan sangatlah luar biasa.
Lintang rela menempuh perjalanan 80 Km untuk pulang dan pergi mulai rumahnya ke sekolahnya, selain
itu ia juga harus melewati sebuah danau yang ada buaya di dalamnya. Lintang adalah seorang murid
yang sangat cerdas. Terbukti pada waktu ia, ikal dan sahara tengah berada dalam perlombaan cedas
cermat. Mereka dapat menantang sekaligus mengalahkan Drs. Zulfikar, yaitu guru sekolah kaya PN yang
berijazah dan terkenal dengan jawabannya yang menghantarkan ia mereka menjadi pemenang lomba
cerdas cermat.
Lintang dan teman-teman membuktikan bahwa bukan karena fasilitas yang menunjang yang dapat
membuat seorang menjadi sukses maupun pintar, akan tetapi kerja kelas dan kemauan lah yang dapat
mengabulkan setiap impian.
Beberapa hari kemudian, Usai perlombaan tersebut lintang tidak masuk sekolah hingga pada suatu hari
mereka, teman-teman lintang dan Bu Mus mendapat surat dari lintang yang isinya, Lintang tidak bisa
melanjutkan sekolah kembali karena ayahnya meninggal dunia, Pasti saja hal tersebut menjadi sebuah
kesedihan yang mendalam bagi anggota team laskar pelangi.
Beberapa tahun kemudian, saat anggota laskar pelangi sudah dewasa, mereka mendapat banyak
mendapat pengalaman yang sangat bernilai dari setiap kisah di SD Muhammadiyah, Tentang sebuah
persahabatan, Perjuangan, ketulusan serta sebuah mimpi yang harus mereka gapai, pada akhirnya ikal
bersekolah di paris, sedangkan mahar dan kawan-kawan lainnya menjadi seorang yang dapat
membanggakan Belitung.
Dalam Contoh sinopsis novel laskar pelangi ini hanya menyuguhkan secuil kisah dalam laskar pelangi.
Dan membuat tulisan dengan paragraf supaya lebih enak dibaca. Jika anda ingin mengetahuinya lebih
dalam tentang laskar pelangi bisa tu membaca buku novelnya secara utuh.

Setelah kalian membaca novel di atas, tulislah data yang kamu peroleh dari novel Laskar Pelangi pada
kolom berikut ini!

No. Data yang Diperoleh
1.
2.
3.

102

4.
5. Dst.

1. Menerangkan Maksud Pengarang terhadap Kehidupan dalam Novel
Pada kegiatan ini, kamu diminta menuliskan pendapatmu mengenai kesamaan latar belakang sosial

budaya dalam novel Laskar Pelangi dengan kehidupan pengarang. Kamu diperbolehkan mencari dari
berbagai sumber mengenai biografi Andrea Hirata atau data mengenai keseharian Andrea Hirata untuk
menambah wawasanmu. Sebelum mengerjakan latihan pada kegiatan ini, sebaiknya kamu membuat
pertanyaan-pertanyaan untuk memudahkan dalam menguraikan kesamaan latar belakang sosial budaya
dalam novel Laskar Pelangi dengan kehidupan pengarang.
Perhatikan seperti contoh berikut ini:
1. Menceritakan tentang apa novel Laskar Pelangi?
2. Berlatar belakang tempat di manakah kehidupan dalam novelLaskar Pelangi

Setelah kamu membuat pertanyaan-pertanyaan, untuk memudahkanmu dalam menuliskan kesamaan
latar belakang social budaya dalam novel Laskar Pelangi dengan kehidupan pengarang, uraikanlah
jawabanmu dalam kolom berikut ini!

Novel Laskar Pelangi menceritakan kehidupan…

E. Latihan Soal
1. Tuliskan nama-nama tokoh yang terdapat dalam novel Laskar Pelangi?
2. Nilai-nilai apakah yang dapat dipetik dalam novel Laskar Pelangi?
3. Apakah maksud pengarang menuliskan kisahnya pada cerita novel Laskar Pelangi?

Pembahasan dan Pedoman Penskoran Latihan Soal Pembelajaran 1

103

No. Soal Jawaban Soal Aspek yang Dinilai Skor
2. Contoh nilai-nilai yang terdapat dalam Peserta didik menjawab 3
novel Laskar Pelangi: soal dengan tepat
1. Nilai sosial: saling membantu dan 2
kerja sama untuk menggapai cita-cita Peserta didik menjawab
2. Nilai moral : Sebagai guru harus soal kurang tepat 1
ikhlas ketika mendedikasikan hidupnya
untuk mencerdaskan kehidupan anak Peserta didik menjawab
bangsa. Karena guru seperti kompas soal tidak tepat
yang memandu kemana tujuan
muridnya akan pergi. Bu Muslimah bisa
dijadikan sebagai teladan karena
dengan kesungguhannya beliau
berjuang untuk memajukan pendidikan
di kampung kecil meskipun gajinya
tidak dibayar

No. soal Jawaban Soal Aspek yang Dinilai Skor
3 Maksud pengarang menceritakan kisah Peserta didik menjawab 3
pada novel laskar pelangi yaitu, untuk soal dengan tepat
membuktikan bahwa bukan karena Peserta didik menjawab 2
fasilitas yang mencukupi dapat soal kurang tepat
membuat seorang menjadi sukses Peserta didik menjawab 1
maupun pintar, akan tetapi kerja keras soal tidak tepat
dan kemauan lah yang dapat
mengabulkan setiap impian Lintang
dan teman-teman

2. Penilaian Diri

104

Setelah kalian belajar melalui kegiatan belajar satu, berikut diberikan tabel untuk mengukur diri kalian
terhadap materi yang sudah kalian pelajari. Jawablah sejujurnya terkait dengan penguasaan materi, dan
Isilah tabel refleksi diri terhadap pemahaman materi di tabel berikut dan centanglah (√).

Tabel Refleksi Diri Pemahaman Materi

No. Pertanyaan Ya Tidak

1. Apakah kalian telah memahami maksud pengarang dalam novel

Laskar Pelangi?

2. Apakah kalian telah memahami nilai-nilai kehidupanyang

terdapat dalam novel?

3. Apakah kalian telah memahami cara menafsir pandangan

pengarang dalam Novel

4. Dapatkah kalian menemukan nilai sosial dalam novel Laskar

Pelangi?

5. Dapatkah kalian menemukan nilai moral dalam novel Laskar

Pelangi?

Jika menjawab “TIDAK” pada salah satu pertanyaan di atas, maka pelajarilah kembali materi tersebut
dan pelajari ulang kegiatan pembelajaran satu.Bila perlu kalian dapat meminta bimbingan guru atau
teman sejawat. Jangan putus asa untuk mengulang lagi!.

Latihan Soal
Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang kalian anggap benar!

1. Bacalah kutipan novel berikut!
Bagi orang-orang di desaku, yang kebanyakan mereka adalah perantau, saat lebaran seperti inilah
waktunya untuk berkumpul. Waktu yang tepat untuk bersilaturahim, saling melepas rindu, dan saling
memaafkan. Dan tentu saja, waktu menikmati hidangan spesial di rumah. (Surat Kecil Untuk Ayah, Boy
Candra)
Keterkaitan peristiwa dalam kutipan novel tersebut dengan kehidupan saat ini adalah….
A. berkumpul dengan tetangga
B. bersilaturahmi setiap hari
C. mudik saat lebaran tiba

105

D. saling berbagi makanan
E. memaafkan orang lain

2. Bacalah kedua kutipan novel berikut!
Kutipan 1
Seorang pemuda bernama Kacak, yang merasa karena mamaknya adalah kepala desa, mempunyai sifat
sombong dan selalu berbuat sekehendak hatinya sehingga kurang disukai oleh orang-orang
sekampungnya. Namun, lain halnya dengan Midun, walupun hanya anak seorang petani miskin, tetapi
ia mempunyai pendidikan moral dan agama yang baik, sehingga sangat disukai oleh orang-orang di
kampungnya.

Kutipan 2
Tuti dan Maria, anak wedana pensiunan, R. Wiriaatmadja, ketika berada di Gedung Akuarium Jakarta
bertemu dengan Yusuf, mahasiswa fakultas kedokteran. Maria siswa HBS, seorang yang lincah dan
periang. Sebaliknya Tuti, kakaknya, gadis pemikir yang hanya mempercakapkan hal-hal yang
dianggapnya perlu, aktivis organisasiwanita yang gagah memperjuangkankemajuan kaumnya.

Persamaan isi kedua kutipan novel di atas adalah….
A. sama-sama menggunakan alur maju
B. mengangkat tema pendidikan
C. menggunakan susut pandang orang pertama
D. menggambarkan watak tokoh
E. menggambarkan latar social

3. Bacalah kutipan novel berikut!
Cerita yang diangkat Negeri 5 Menara (N5M) sebenarnya sederhana dan jamak ditemui. Kisah seorang
anak (Alif) yang harus merantau dari tanah Minangkabau ke Jawa (Ponorogo) untuk meneruskan sekolah
di Pondok Madani. Di sana ia berkawan karib dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid
dari Sumenep, Atang dariBandung, dan Baso dari Gowa. Keenamnya kemudian dijuluki sahibul menara
karena kebiasaan mereka yang sering berkumpul di bawah menara masjid sambil menunggu azan
maghrib. Saat berkumpul itulah setiap anak berbagi mimpi dan harapan.

106

Makna kata yang bercetak miring pada kutipan novel di atas adalah….
A. orang yang memiliki
B. orang yang menguasai
C. orang yang jujur
D. orang yang terpelajar
E. orang yang memimpin

4. Bacalah kutipan novel berikut!
“Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami serentak menutup
mulut dengan tangan.Menakutkan sekali.Tak ada yang berani berkomentar.Tegang menunggu
kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal
orang, tapi sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewatiku seperti aku tak ada
dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut
kulitnya sambil menggumamkan sesuatu.Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan
ekornya laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak sontak dengan
sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara
laksana tujuh pohon kelapa tumbang sekaligus. (Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)

Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah....
A. jangan hidup mengucilkan diri sehingga dijauhi masyarakat
B. jangan mendekati binatang buas bila kita tidak memiliki keahlian
C. janganlah takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada binatang buas
D. janganlah berbuat usil kepada orang-orang yang tidak mau bermasyarakat
E. janganlah menilai seseorang dari penampilannya

5. Bacalah kutipan novel berikut!
Tiap-tiap pemuda yang datang bersekolah di Betawi datang bertamasya di Danau Singkarak atau ke
Sawah Lunto dan singgah di Solok, belum pernah mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat
bersih rupanya, rumah itu dibeli oleh ibu Hanafidan disanalah ia tinggal bersama Rapiahkarena perlu
menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka lagi bercerai dengan mertuanya yang sudah dipandangnya

107

sebagai ibu kandungnya, sedangkan ibu Hanafi pun berkata hendak menurutkan orang kedua itu kemana
perginya. Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati akan memberi ayah
tiri pada Syafei. (Salah Asuhan, Abdul Muis)

Keterkaitan isi kutipan novel di atas dengan kehidupan sehari-hari adalah....
A. bertamasya ke Danau Singkarak atau Sawah Lunto
B. hendaklah kita mengunjungi saudara kita yang ada di daerah
C. suatu keluarga menyiapkan hidangan yang baik untuk menjamu tamu
D. ibu mertua dan anak menantu perempuan selalu bersama dalam melakukan sesuatu
E. tidak menikah lagi sesudah suaminya meninggal demi masa depan anak yang dicintai.

6. Bacalah kutipan novel berikut!
Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak hanya memiliki perahu. Mereka juga memiliki
keluarga yang banyak yakni 14 kepala. Dari kejeniusan nya lintang sangat menyukai matematika. Tapi,
Cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas karena tuntutan untuk membantu
orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal ia harus bekerja keras untuk mencari
nafkah padakeluarganya. (Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)

Berdasarkan kutipan novel di atas, nilai kehidupan apakah yang hendak disampaikan oleh penulis... A.
Nilai moral
B. Nilai sosial
C. Nilai religius
D. Nilai patriotik
E. Nilai pendidikan

7. Bacalah kutipan novel berikut!
Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-laki itu. Agaknya mesti beginilah makna dari setiap jiwa yang
besar. Manusia besar, yang bakal tak pernah dicetakn amanya dalam buku-buku pelajaran dan
dikuliahkan oleh mahaguru-mahaguru. Sebab dia tak pernah menulis artikel dalam majalah, apalagi
dalam surat kabar. Manusia besar ini, filosof ini, akan berlaku dari dunia tanpa apa- apa, selain sejumput
kesan-kesan takberaturan pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya itu. (Ziarah, Iwan Simatupang)

108

Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah...
A. Sebenarnya orang akan menilai kebesaran jiwa seorang melalui nama dan karyakarya yang
dihasilkan.
B. Laki-laki yang berjiwa besar itu telah meninggal dan namanya dicetak dalam buku- buku pelajaran.
C. Sesungguhnya kebesara njiwa seseoranglah yang menumbuhkan kekaguman pada orang lain meski
orang itu tidak meninggalkan sesuatu kepada kita.
D. Orang besar yang banyak dikagumi orang dalam cerita ini tidak banyak meninggalkan warisan kepada
anak cucunya.
E. Orang berjiwa besar telah menulis ide, gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam buku-buku
pelajaran

8. Bacalah kedua kutipan novel berikut!
Kutipan 1
Di sudut lain, Dandung dan Rio juga menebar senyum. Keduanya sahabat gambir sedari masa SMP.
Seperti Gambir, usia mereka juga 27 tahun. Rio, mantan atlet renang yang sarat akan prestasi. Jangkung,
bahu lebar, dan dada bidang. Ia pengantong enam mendaliemas SEA GAMES dan PON. Saat prestasinya
di puncak, ia malah secara resmi menyatakan pengunduran dirinya. (Pintu Terlarang, Sekar Ayu
Asmara)

Kutipan 2
Meski Noni selalu tampak lebih dewasa dan teratur ketimbang Wati yang serampangan, sesungguhnya
Wati memiliki keteguhan yang tidak dimilik Noni. Sejak kecil Wati tahu apa yang dimau, dan untuk hal
yang ia suka, wati seolaholah bertransformasimenjadi sosok yang sama sekali berbeda. (Perahu kertas,
Dewi Lestari)
Persamaan isi kedua kutipan novel di atas adalah menggambarkan….
A. latar
B. suasana cerita
C. karakter tokoh
D. alur
E. amanat cerita

109

9. Cermati cuplikan novel berikut!
“Jadi, kita akan kuburkan dia, di Sirnagara?” tanyanya pelan-pelan setengah ditujukan kepada dirinya
sendiri. Soleha tidak bisa menjawab. Ia mau mengatakannya tapi segera ingat pada yang lain. “Tapi kita
sudah kawinkan dia. Dan sekarang ia sudah menjadi istri Sumarto. Apa yang akan dikatakan oleh
Sumarto?” Pikirannya makin tidak enak kalau mengingatkan soal itu. Ia memang sudah keberatan ketika
suami Soleha dipanggil orang dari Kampung Sawah untuk mengobati Pak Murad. Sebagai mantri
kesehatan di sekitar itu memang tidak ada dokter. Suami Soleha sering diminta pertolongan. Namun ia
tahu betul Pak Murad ayah Murni. Murni sekarang menjanda, karena suaminya meninggal dunia. Suami
Soleha salain mencintai dengan Murni ketika masih bujang dan gadis. Mereka tak dapat melaksanakan
niat hatinya sebab Murni dipaksa kawin.

Penyebab terjadinya konflik dalam kutipan novel di atas adalah ....
A. karena suaminya mantri kesehatan
B. karena suaminya diminta pertolongan
C. karena cemburu kepada Murni
D. karena suami Soleha pernah mencintai Murni
E. karena suaminya mengobati Pak Murad ayah Murni

10. Sudut pandang pengarang yang digunakan penulis pada novel Laskar Pelangi adalah...
A. Sudut pandang pertama pelaku utama
B. Sudut oandang pertama pelaku kedua
C. Sudut pandang orang kedua
D. Sudut pandang orang ketiga tunggal
E. Sudut pandang orang ketiga jamak

11.Bacalah kutipan Novel berikut!
Cerita yang di angkat Negeri 5 Menara (N5M) sebenarnya sederhana dan jamak di temui. Kisah seorang
anak (Alif) yang harus merantau dari tanah Minangkabau ke Jawa (Ponorogo) untuk meneruskan sekolah
di Pondok Madani. Di sana ia berkawan karib dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid
dari Sumenep, Atang dari Bandung, dan Baso dari Gowa. Keenamnya di juluki sahibul Menara karena

110

kebiasaan mereka yang sering berkumpul di bawah Menara masjid sambil menunggu adzan maghrib.
Saat bberkumpul itulah setiap anak berbagi mimpi dan harapan.

Makna kata yang bercetak miring pada kutipan novel di atas adalah…
a. Orang yang memiliki
b. Orang yang menguasai
c. Orang yang jujur
d. Orang yang terpelajar
e. Orang yang memimpin

12. Bacalah kutipan Novel berikut!
Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami serentak menutup
mulut dengan tangan.Menakutkan sekali.Tak ada yang berani berkomentar.Tegang menunggu
kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal
orang, tapi sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewatiku seperti aku tak ada
dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut
kulitnya sambil menggumamkan sesuatu.Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan
ekornya laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak sontak dengan
sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara
laksana tujuh pohon kelapa tumbang sekaligus.
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)

Isi yang tersurat dari kutipan novel tersebut adalah
a. Jangan hidup mengucilkan diri sehingga dijauhi masyarakat
b. Jangan mendekati binatang buas bila kita tidak memiliki keahlian
c. Janganlah takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada binatang buas
d. Janganlah berbuat usil kepada orang-orang yang tidak mau bermasyarakat
e. Janganlah menilai seseorang dari tampilannya

13. Bacalah kutipan Novel berikut!

111

Tiap-tiap pemuda yang datang bersekolah di Betawi datang bertamasya di Danau Singkarak atau ke
Sawah Lunto dan singgah di Solok, belum pernah mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat
bersih rupanya, rumah itu dibeli oleh ibu Hanafidan disanalah ia tinggal bersama Rapiahkarena perlu
menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka lagi bercerai dengan mertuanya yang sudah dipandangnya
sebagai ibu kandungnya, sedangkan ibu Hanafi pun berkata hendak menurutkan orang kedua itu kemana
perginya.
Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati akan memberi ayah tiri pada
Syafei.
(Salah Asuhan, Abdul Muis)

Keterkaitan isi kutipan novel di atas dengan kehidupan sehari-hari adalah....
a. bertamasya ke Danau Singkarak atau Sawah Lunto
b. hendaklah kita mengunjungi saudara kita yang ada di daerah
c. suatu keluarga menyiapkan hidangan yang baik untuk menjamu tamu
d. ibu mertua dan anak menantu perempuan selalu bersama dalam melakukan sesuatu
e. tidak menikah lagi sesudah suaminya meninggal demi masa depan anak yang dicintai.

14. Bacalah kutipan Novel berikut!
Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak hanya memiliki perahu. Mereka juga memiliki
keluarga yang banyak yakni 14 kepala. Dari kejeniusan nya lintang sangat menyukai matematika. Tapi,
Cita-citanya menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas karena tuntutan untuk membantu
orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal ia harus bekerja keras untuk mencari
nafkah padakeluarganya.
Berdasarkan kutipan novel di atas, nilai kehidupan apakah yang hendak disampaikan oleh penulis...
a. Nilai moral
b. Nilai sosial
c. Nilai religius
d. Nilai patriotik
e. Nilai pendidikan

15. Bacalah kutipan Novel berikut!

112

Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-laki itu. Agaknya mesti beginilah makna dari setiap jiwa yang
besar. Manusia besar, yang bakal tak pernah dicetakn amanya dalam buku-buku pelajaran dan
dikuliahkan oleh mahaguru-mahaguru. Sebab dia tak pernah menulis artikel dalam majalah, apalagi
dalam surat kabar. Manusia besar ini, filosof ini, akan berlaku dari dunia tanpa apa- apa, selain sejumput
kesan-kesan takberaturan pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya itu.
(Ziarah, Iwan Simatupang)
Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah...
a. Sebenarnya orang akan menilai kebesaran jiwa seorang melalui nama dan karyakarya yang dihasilkan.
b. Laki-laki yang berjiwa besar itu telah meninggal dan namanya dicetak dalam buku- buku pelajaran.
c. Sesungguhnya kebesaran jiwa seseoranglah yang menumbuhkan kekaguman pada orang lain meski
orang itu tidak meninggalkan sesuatu kepada kita.
d. Orang besar yang banyak dikagumi orang dalam cerita ini tidak banyak meninggalkan warisan kepada
anak cucunya.
e. Orang berjiwa besar telah menulis ide, gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam buku-buku
pelajaran

Isilah soal di bawah ini dengan saksama!

1. Bacalah paragraph berikut!
….tapi itu tak dapat dicapai dengan kenduri saja. Masa dan keadaanlah yang menentukan. Ompi

yakin, masa itu pasti akan datang. Dan, ia menunggu dengan hati yang disabar-sabarkan. Pada suatu hari
yang gilang gemilang, angan-angannya pasti merupa jadi kenyataan. Dia yakin itu bahwa Indra
Budiman-nya akan mendapat nama tambahan dokter di muka namanya sekarang. Atau salah satu titel
yang mentereng lainnya. Ketika Ompi mulai mengangankan nama dambaannya itu, diambilnya kertas
dan potlot ditulisnya nama anak-anak, Dr. Indra Budiman. Dan Ompi merasa bahagia sekali. Ia yakinkan
kepada para tetangganya akan cita-citanya yang pasti tercapai itu.
(A.A. Navis, anak kebanggaan)
Amanat yang terkandung dalam penggalan prosa di atas adalah….

2. Cermati kutipan berikut!

113

Tiap-tiap pemuda yang bersekolah di Betawi dalam bertamasyadi Danau Singkarak atau Sawahlunto
dan singgah ke Solok, belum pernah mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat bersih rupanya.
Rumah itu dibeli oleh Ibu Hanafi dan disanalah ia tinggal bersama Rapiah karena perlu menyekolahkan
Syafei. Rapiah tidak suka bercerai lagi dengan mertuanya yang sudah dipandangnya sebagai ibu
kandungnya, sedangkan Ibu Hanafipun berkata hendak menurutkan orang kedua itu ke mana perginya.
Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati akan memberi ayah tiri pada
Syafei.
Ibu Hanafi memerlukan benar menyembelih ayam, tiap-tiap kedatangan anak-anak sekolah dari betawi.
Pemuda-pemuda itu senang sekali datang berkunjung ke rumah orang yang peramah dan bijaksana itu.
(Salah Asuhan, Abdul Muis)
Hal dalam kutipan yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat sekarang ini adalah…

3. Bacalah kutipan novel 9 Matahari karya Adenita berikut ini!
"....orang hebat adalah orang yang bisa bersalaman dengan kesulitan. Jadi kalau kamu semua lagi punya
kesulitan, hadapi! Jangan takut... Ibaratnya gini loh, kamu sudah memutuskan untuk menceburkan diri
ke sungai maka pilihannya adalah terus berenang untuk sampai ke tepian dan meraih semuanya.
Menyerah bukan pilihan untuk hidup. Karena menyerah cuma akan membuat kamu tenggelam di tengah
sungai dan mati tanpa diketahui orang."
"Ibarat orang terjatuh, aku harus bangkit dulu dan memastikan kakiku cukup kuat untuk berjalan atau
berlari, baru mengulurkan tangan untuk membantu."
"Ikhlas itu nggak pakai tapi, Sayang. Ikhlas berarti kamu menerima segalanya dengan lapang hati
kesalahan dalam bentuk apa pun yang sudah pernah terjadi. Biarkan hati kita seluas lautan. Ibarat setitik
tinta yang kalau kamu teteskan di segelas air dan bakal bikin airnya hitam, beda dengan kalau kamu
teteskan ke laut. Ngerti'kan, Tar? Karena lautan itu luas, dan seperti itulah harusnya hatimu ketika kamu
bilang ikhlas, Tari... Sudah tidak ada lagi yang tersisa."

Pandangan yang disampaikan pengarang dalam cupikan novel tersebut adalah....

4. Perhatikan cuplikan teks berikut!

114

Pesawat Garuda jurusan Jakarta-Tokyo itu mendarat di Bandara Narita, pukul 11.00 waktu Tokyo. Akira
mengirup napas dalam. Dirasakannya kesejukan udara tanah kelahirannya merasuk hingga ke tulang
sumsum. Ia tersenyum tipis sebelum akhirnya melangkah perlahan menuruni tangga pesawat (Novel
Akira, Muslim Watashi Wa, Helvy Tiana Rosa).
Cuplikan teks novel tersebut termasuk ke dalam unsur ....
5. Bacalah kutipan teks novel Berikut!
Semuanya seperti musim kering; kemarau datang dan angin gersang menusuk-nusuk. Semuanya seperti
musim basah; hujan dan badai adalah nyanyian dalam sedih dan ngilu. Semuanya seperti perih, ketika
langit tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya menjadi sepi...
(Nyanyi Sunyi dari Indragiri , Hary B Kori’un)
Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas adalah gaya bahasa ..

115

6. ARTIKEL

A. Mengevaluasi Informasi, Baik Fakta Maupun Opini, dalam Sebuah Artikel yang Dibaca.
Pembelajaran yang diberikan pada abad ke-21 ini memiliki kaitannya dengan ayat Al-qur'an yaitu

Q.s. QS Ali Imran ayat 191 dan QS Al Baqarah ayat 164 yang masing-masing berbunyi. “Orang-orang
yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan
tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), ‘Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini
dengan sia-sia’.” (QS. 3:191).

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang
berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit
berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah matinya dan Dia sebarkan di bumi itu segala
jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh
(terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. 2:164).

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:

(1) menemukan informasi dalam artikel opini yang dibaca;

(2) membedakan antara informasi (fakta) dan opini penulis.

Membaca surat kabar atau majalah ibarat makan sehari-hari. Apalagi di era kini yang
memungkinkan setiap orang mudah untuk mendapatkan bacaan jenis ini. Kamu pasti juga menjadi
bagian dari orang-orang yang membaca surat kabar dan majalah. Pernahkah kamu mengamati majalah
atau surat kabar secara khusus? Apa yang dapat kamu temukan dalam surat kabar tersebut? Jika
dicermati, berita dalam majalah atau surat kabar terdiri atas beragam rubrik. Dari segi isinya,
koran/majalah tersebut dapat berupa rubrik politik, hukum, olahraga, pendidikan, dan sebagainya. Dari
segi bentuknya, ada surat pembaca, kolom, profi l, opini, dan editorial. Salah satu rubrik dari surat kabar
atau majalah yang akan kamu pelajari pada pelajaran ini adalah artikel opini. Artikel adalah tulisan
tentang suatu masalah, termasuk pendapat dan pendirian penulis tentang masalah itu. Artikel bertujuan
untuk meyakinkan, mendidik, atau menghibur pembaca. Di dalam artikel terdapat fakta dan opini. Untuk
membedakan antara fakta dan opini kamu harus memahami terlebih dahulu konsep dasar fakta dan opini.

116

KEGIATAN 1
Menemukan Informasi dalam Artikel yang Dibaca
Di dalam artikel majalah atau surat kabar, kamu akan menemukan fakta dan opini yang disajikan secara
beriringan. Oleh karena itu, kamu harus cermat agar dapat membedakannya. Berikut adalah pengertian
dari fakta dan opini.
1. Fakta adalah kenyataan atau peristiwa yang benar-benar ada atau terjadi. Fakta biasanya dapat
menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, atau berapa.
2. Opini adalah pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang terhadap sesuatu. Opini biasanya dapat
menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa.
Perhatikan contoh artikel opini berikut ini!

LEDAKAN BOM KAMPUNG MELAYU

Sumber: liputan6. Com

Ledakan bom bunuh diri terjadi Terminal Kampung Melayu pada Rabu 24 Mei 2017 malam.
Ledakan terjadi dua kali, pukul 21.00 WIB dan lima menit berselang kemudian.Akibat ledakan bom itu,
tiga anggota polisi gugur. Mereka adalah Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Briptu Anumerta Taufan
Tsunami, dan Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata. Ketiganya meninggal terkena ledakan bom di
tengah pengamanan pawai obor.Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, berdasarkan
kesaksian anggota Sabhara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Bripda Febrianto Sinaga, saat itu polisi
sedang bertugas mengamankan pawai obor menjelang Ramadan pada pukul 21.00 WIB di Terminal
Kampung Melayu.

Febrianto yang saat itu sedang makan pecel lele di sekitar 50 meter dari tempat kejadian mendengar
ledakan pertama. Dia dan rekannya, Bripda Ricky Agung lalu menuju toilet umum terminal. Dia

117

mencium bau menyengat dengan kepulan asap tebal putih.Dia melihat empat orang tergeletak. Dua di
antaranya polisi. Saat mengevakuasi, ada ledakan kedua berjarak 10 meter dari lokasi
pertama.Sementara itu, akibat aksi itu, 11 orang terluka serta lima orang tewas. Mereka yang tewas dua
di antaranya pelaku dan tiga polisi.Melayu, Jatinegara, berbentuk panci yang diisi rangkaian bahan
peledak serta ditambahkan paku dan gotri. Pelaku memasukkan panci tersebut ke dalam tas ransel yang
dia bawa.

Polri mencurigai pelaku bom bunuh diri ini merupakan kelompok teror Negara Islam Irak Suriah
(ISIS). Ini didasari serangkaian bom yang terjadi sebelumnya di negara lain seperti Manchester,
Inggris."Diduga kuat ini kelompok ISIS," tegas Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri
Kombes Martinus saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Kamis 25 Mei 2017.Sebab, ciri-ciri bom di
Kampung Melayu tersebut mirip dengan kelompok ISIS. Yaitu melakukan serangan bom dengan daya
ledak low explosive seperti kasus teror bom di Jalan Thamrin dan di Bandung. Mereka ingin menunjukan
eksistensinya pada dunia bahwa mereka masih ada. Kecurigaan Polri ternyata benar. Dalam
pernyataannya, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas teror bom bunuh diri di Kampung Melayu
itu.Klaim tersebut dinyatakan dalam sebuah media ISIS, Amaq News Agency, seperti yang dilaporkan
oleh SITE Inteliigence Group --firma analis dan intelijen privat berbasis di Maryland, Amerika Serikat-
- dan diwartakan Turkish Radio and Television World (TRTWorld.com), Jumat 26 Mei 2017.

Perburuan jaringan terduga teroris melebar ke sejumlah daerah. Dalam kurun hampir sebulan
pascaserangan terkutuk di Kampung Melayu, Densus telah menciduk 36 orang.Mereka telah ditetapkan
tersangka. 14 orang di antaranya terkait dengan aksi teror bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu,
Jatinegara, Jakarta Timur pada Mei 2017 lalu.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto
mengungkapkan, 36 tersangka teroris itu ditangkap dari berbagai tempat berbeda. Di antaranya di
Bandung, Jakarta, Garut, Medan, Kendal, Malang, Surabaya, Pandeglang, Cianjur, dan Bima."Dari total
41 orang yang ditangkap, 36 di antaranya sudah jadi tersangka," kata Setyo di kompleks Mabes Polri,
Jakarta, Kamis 22 Juni 2017.

Sumber: https://m.liputan6.com/news/read/3207476/6-peristiwa-paling-disorot-tahun-2017

Sesuai dengan kriteria sebuah fakta bahwa fakta adalah kenyataan atau peristiwa yang benar-benar
ada atau terjadi dan fakta biasanya dapat menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, atau berapa,
informasi tersebut memenuhi kriteria suatu fakta.Sesuai dengan kriteria opini, paragraf tersebut
tergolong ke dalam paragraf yang mengandung opini: pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang

118

terhadap sesuatu dan biasanya dapat menjawab pertanyaan bagaimana dan mengapa. Paragraf tersebut
merupakan opini penulis yang berupa solusi terhadap permasalahan yang sedang dikaji pada artikel
tersebut. Opini yang disampaikan penulis tersebut bukan hanya sekadar pendapat yang tidak dapat
dipertanggungjawabkan, tetapi didasarkan dan didukung oleh fakta-fakta yang memang nyata terjadi.
TUGAS!
Sebelum membedakan fakta dan opini, kamu diminta untuk menemukan informasi dalam sebuah artikel
opini terlebih dahulu. Berikut ini akan disajikan sebuah artikel dari surat kabar daring (online). Sebelum
mengerjakan latihan pada kegiatan ini, sebaiknya kamu perhatikan beberapa hal berikut ini.
1. Bacalah dengan cermat artikel berjudul ”Letusan Gunung Agung" berikut ini.
2. Temukan dan tandai informasi yang kamu peroleh dari artikel berikut ini. Kemudian, tulislah pada
kolom yang telah disediakan (kerjakan di buku tugasmu).

LETUSAN GUNUNG AGUNG

Sumber: Liputan6. Com

Gunung Agung erupsi untuk pertama kali pada 21 November 2017. Letusan terjadi pada pukul
17.05 Wita. Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian
maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara.
Masyarakat diminta tetap tenang dan selalu mengikuti rekomendasi PVMBG.Gunung Agung yang
terletak di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali ini kembali erupsi pada Sabtu 25 November 2017 pukul
17.30 Wita.

Abu bertekanan sedang setinggi 1.500 m keluar di atas puncak Gunung Agung. Ini merupakan
erupsi kedua.Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, erupsi secara visual teramati dari daerah Culik dan

119

Batulompeh ke arah Barat- Barat daya, asap kelabu-kehitaman tekanan sedang. Dia menuturkan, status
Gunung Agung tetap Siaga (level 3). Hingga kemudian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana
Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Agung dari Siaga atau level 3 menjadi Awas atau level 4
pada Senin 27 November 2017.Jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Agung, mencapai 10.950 jiwa.
Mereka berasal dari wilayah yang masuk zona berbahaya. Perbesar Warga negara asing melintas di
Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali, Selasa (28/11).

Erupsi Gunung Agung yang masih terjadi menyebabkan Bandara Ngurah Rai ditutup 24 jam ke
depan hingga 29 November 2017. (Liputan6.com/Dewi Divianta)Aktivitas Gunung Agung di Bali yang
terus meningkat mengakibatkan Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup. Communication and Legal Section
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, mengonfirmasi penutupan bandara berlaku selama 24
jam.

"Berdasarkan Notam, bandara ditutup pukul 07.15 Wita hingga pukul 07.15 Wita esok hari nanti.
Penutupan mulai pagi hari ini sampai esok hari. Dengan kata lain 24 jam," kata Arie, Senin 27 November
2017.Menurut dia, penutupan bandara itu oleh karena abu vulkanik Gunung Agung telah menutup air
space di bandara hingga dua level. Imbasnya, penerbangan domestik dan luar negeri pun terganggu, ada
yang ditunda dan dibatalkan. Akibat penutupan ini, sejumlah penerbangan juga dialihkan pendaratannya
ke bandara-bandara terdekat. Seperti Juanda, Makassar, Lombok, dan Kupang.Gunung Agung terus
erupsi berulang kali hingga akhirnya, status tanggap darurat Gunung Agung dicabut. Keputusan itu
diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Wisma
Wedhapura Sanur, Denpasar, Bali pada Jumat 22 Desember 2017.

Jokowi pun memaparkan alasan pencabutan status darurat bencana Gunung Agung itu. "Karena
sudah tidak diperlukan lagi," kata Presiden, Jumat malam.Kendati begitu, dia menjamin pengungsi tetap
akan ditangani dengan baik. Hal-hal yang berkaitan dengan bencana erupsi Gunung Agung sudah
disiapkan dengan baik. "Pengungsi tetap ditangani dengan baik. Proses-proses yang berkaitan dengan
Gunung Agung nanti jika dilihat akan erupsi, step-step manajemen evakuasi sudah disiapkan.
Keselamatan tetap utama," ujar Jokowi. PerbesarJokowi jalan-jalan di Pantai Kuta.

Ini menandakan Bali aman dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk menghabiskan libur di Pulau
Dewata (Istimewa)Presiden Jokowi menegaskan, status Gunung Agung masih Awas atau berada di
Level IV. Radius zona bahaya berada 8-10 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung."Jangan sampai
di-image-kan seluruh Bali (berstatus Awas)," kata dia.

120

Tak lama setelah pencabutan status, Gunung Agung meletus lagi pada Sabtu 23 Desember sore dan
Minggu 24 Desember pagi pukul 10.05 Wita, dengan mengeluarkan asap kelabu tebal. Tinggi kolom
abu vulkanik sekitar 2.500 meter di atas puncak kawah mengarah ke timur laut.Kepala Pusat Data
Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho
mengatakan erupsi hanya berlangsung sesaat, sekitar 10 menit. Namun, dua erupsi terakhir menurut dia
tak perlu dikhawatirkan."Tidak ada dampak merusak dari kedua erupsi tersebut. Aktivitas masyarakat
di Bali normal. Justru banyak masyarakat di sekitar Bali menikmati erupsi. Tidak ada kepanikan di
masyarakat. Saat ini masyarakat sudah teredukasi dengan cukup baik mengenai erupsi dan ancaman dari
Gunung Agung," ujar Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Minggu 24
Desember 2017.

(Sumber: https://m.liputan6.com/news/read/3207476/6-peristiwa-paling-disorot-tahun-2017)

No Informasi Yang Didapat Fakta Opini
1.
2. Tulislah Pendapat Kamu Terkait Artikel Tersebut.
3.
4.
5.

-
-
-
-
-

KEGIATAN 2
Membedakan Informasi Berupa Fakta dan Opini Penulis

Pada bagian terdahulu, kalian sudah mengidentifi kasi fakta dan opini dalam artikel. Kemampuan
awal ini sebagai dasar agar kalian dapat menulis artikel. Tentulah hal pertama untuk dapat membedakan

121

antara informasi fakta dan opini yang terdapat dalam artikel adalah membacanya dengan cermat.
Kemudian, memahami isi dan gaya penulisannya.

Berikut ini disajikan sebuah artikel. Kamu diharapkan dapat membedakan antara informasi yang
berupa fakta dan informasi berupa opini dalam artikel tersebut. Oleh karena itu, bacalah dengan cermat
artikel berikut ini.

Kebakaran Pabrik Kembang Api Tangerang

Sumber: Liputan6. Com

Pabrik kembang api milik PT Panca Buana di Kosambi, Tangerang meledak dan terbakar pada
Kamis 26 Oktober 2017 pagi. Akibatnya, puluhan orang meninggal dan puluhan lainnya menjadi korban
luka bakar.Korban luka dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat seperti RSUD Tangerang dan di RS
Mitra Husada. Sedangkan korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur
untuk diidentifikasi.Jasad korban sudah tidak dikenali lantaran hangus terbakar oleh api ledakan.

Ada 47 kantong jenazah berisi potongan tubuh yang diterima RS Polri.Polisi menyatakan korban
tidak bisa melarikan diri karena minimnya pintu di pabrik. Korban meninggal ditemukan berkumpul di
bagian belakang pabrik karena menghindari api di depan.Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes
Umar Shahab, mengatakan pencocokan identitas bukan perkara gampang. "Puluhan korban tidak bisa
dikenali, kecuali dengan gigi geligi dan DNA," kata Umar.Ia mengimbau masyarakat yang kehilangan
anggota keluarga yang berpotensi jadi korban kebakaran untuk datang ke RS Polri.

Mereka diminta membawa anggota keluarga yang memiliki hubungan darah langsung dengan
korban, juga rekam kesehatan gigi.Korban pertama yang teridentifikasi Tim Disaster Victim
Identification (DVI) adalah pekerja perempuan bernama Surnah yang masih remaja."Di hari pertama ini
kami bisa mengidentifikasi satu orang. Kondisi korban itu demikian rusak berat sehingga kami

122

memerlukan ketelitian tinggi, dukungan keluarga korban untuk mengidentifikasi," ujar Ketua Tim DVI
di RS Polri Kombes Pramujoko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat 27 Oktober 2017.Gadis
kelahiran 8 Mei 2003 ini merupakan warga Kampung Salembaran, RT 004 RW 016 Desa Belimbing,
Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.Polisi menetapkan tiga orang tersangka kasus kebakaran
tersebut.

Mereka adalah pemilik pabrik Indra Liyono, Direktur Operasional Andri Hartanto, dan pekerja
bernama Subarna Ega.Indra dan Andri dijerat dengan Pasal 359 KUHP yakni kelalaian yang
mengakibatkan kematian orang lain dan Pasal 74 UU Ketenagakerjaan mengenai larangan
mempekerjakan anak. Sedangkan tersangka Subarna Ega dijerat dengan Pasal 359 KUHP.Subarna
diduga lalai ketika melakukan pengelasan di pabrik sehingga percikan api menyambar bahan baku
pembuatan kembang api dan menyebabkan kebakaran.

(Sumber: https://m.liputan6.com/news/read/3207476/6-peristiwa-paling-disorot-tahun-2017)

TUGAS

Setelah menemukan fakta dan opini dalam artikel yang berjudul ”Kebakaran Pabrik Kembang Api
Tangerang”, kamu diminta untuk membedakan antara fakta dan opini dengan mengisi kolom berikut ini!

No. Paragraf Fakta Opini
1.
2.
3.
4.
5.

B. Menyusun Opini Dalam Bentuk Artikel

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:
(1) mengungkapkan opini dalam bentuk kalimat yang benar;
(2) menyusun opini dalam bentuk paragraf;
(3) menyusun opini dengan memperhatikan fakta dalam bentuk artikel.

123

KEGIATAN 1

Mengungkapkan Opini dalam Bentuk Kalimat yang Benar

Apakah kamu pernah mengungkapkan pendapat? Bagaimana cara kamu mengungkapkannya?
Apakah diungkapkan secara lisan? Atau secara tertulis? Pada subpelajaran ini, kamu akan belajar
bagaimana mengungkapkan pendapat/opini dalam bentuk artikel secara tertulis. Namun, sebelum kamu
menyusun sebuah opini dalam bentuk artikel, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain
struktur artikel opini, argumentasi, dan bahasa yang digunakan.

1. Struktur artikel opini

Kamu tentu sudah membaca artikel opini pada subpelajaran sebelumnya, bukan? Apakah kamu
memperhatikan struktur isi artikel tersebut? Artikel tersebut diawali dengan pernyataan pendapat (thesis
statement) atau topik yang akan kamu kemukakan. Selanjutnya, kamu kemukakan beberapa argumentasi
tentang pendapat atau pandangan kamu terhadap masalah yang dikemukakan. Pada bagian ini disebut
argumentasi (arguments). Bagian akhir artikel berisi pernyataan ulang pendapat (reiteration), yakni
penegasan kembali pendapat yang telah dikemukakan agar pembaca yakin dengan pandangan atau
pendapat tersebut.

2. Argumentasi

Bagian terpenting dalam artikel opini adalah argumentasi. Argumentasi yang kalian kemukakan
harus kuat. Artinya argumentasi harus didukung data aktual karena artikel opini pada umumnya bersifat
aktual yang berisi analisis subjektif terhadap suatu permasalahan. Argumentasi yang dibangun harus
konstruktif agar pesan dalam tulisan dapat diserap secara baik oleh pembaca. Kemudian, kalian harus
memberikan solusi yang komprehensif.

3. Penggunaan bahasa

Bahasa dalam artikel bersifat ilmiah populer, berbeda dengan bahasa ilmiah pada umumnya.
Penggunaan bahasa penting untuk diperhatikan untuk melihat sasaran pembacanya. Kecenderungan
pembaca teks artikel adalah membaca tulisan yang tidak terlalu panjang, mudah dibaca, dan mudah
dipahami. Oleh karena itu, pada saat membuat opini, gunakan bahasa yang komunikatif, tidak bertele-
tele, dan ringkas penyajiannya. Dalam menggali gagasan dan argumentasi, gunakanlah kalimat yang

124

efektif, efi sien, dan mudah dimengerti. Jika kamu menggunakan istilah asing atau bahasa daerah,
buatlah padanan kata dalam bahasa Indonesia.

Pada subpelajaran sebelumnya, kamu sudah dapat membedakan antara fakta dan opini penulis
dalam sebuah artikel opini. Sekarang, kamu diminta menjadi seorang penulis artikel dengan
mengungkapkan opini atau pendapatnya ke dalam sebuah kalimat yang baik dan benar.
TUGAS 1

Pada kegiatan ini akan disajikan gambar-gambar yang berkaitan dengan isu-isu yang terjadi
di dalam masyarakat. Kamu diminta untuk mengungkapkan pendapat terkait dengan gambar tersebut.
Namun, sebelum itu, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.
1. Perhatikan gambar yang tersaji berikut ini.
2. Pilih salah satu gambar yang menurutmu mudah dan kamu mengetahui isu yang dimaksud gambar
tersebut.
3. Kaitkan gambar tersebut dengan pengetahuan yang telah kamu miliki.
Perhatikan gambar berikut ini!

GAMBAR 1:

(sumber: viva.co.id)

125

GAMBAR 2:

(sumber: dataBooks)

GAMBAR 3:

(sumber: suara.com)

Tuliskan pendapatmu pada kolom berikut ini!
No. Opini

1.
2.
3.
4.
5.

126

KEGIATAN 2

Menyusun Opini Dalam Bentuk Paragraf

Di dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak sekali melakukan aktivitas membaca. Dalam membaca
suatu bentuk tulisan diperlukan daya kritis, apakah tulisan itu berupa fakta atau opini. Dalam bentuk
tulisan, suatu opini sebenarnya mudah dikenali. Berikut adalah penanda-penanda opini dalam suatu
paragraf.

1. Menggunakan kutipan kata-kata seseorang, biasanya ditandai dengan adanya tanda baca petik dua
(”. . . .”).
2. Menggunakan sudut pandang penulis dalam bentuk penafsiran terhadap fakta.
3. Menggunakan kata yang tidak pasti (mungkin, rasanya, dll).
4. Menggunakan kata yang bertujuan menyampaikan sesuatu (sebaiknya, saran, pendapat, dll). Inti
dari paragraf opini adalah dapat ditemukan kata atau kalimat yang menunjukan bahwa itu adalah sebuah
pendapat pribadi ataupun pandangan seseorang yang belum tentu benar, hanya berdasarkan pemikiran
seseorang.

Berikut adalah contoh menyusun opini dalam bentuk paragraf.

Opini 1
Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata merupakan novel yang sangat bagus. Novel ini memberikan
kesan yang sangat mendalam dan melibatkan emosi para pembacanya. Tak hanya itu, novel ini juga
memberikan pengalaman kepada pembacanya seolah-olah mereka ikut terlibat di dalam cerita tersebut.
Terlebih lagi, novel ini juga sangat dicintai para pecinta novel karena mengangkat budaya lokal. Mereka
menganggap bahwa Laskar Pelangimerupakan karya terbaik Andrea Hirata. Tak heran novel ini laku
keras di pasaran.

Opini 2

Menurut Alex Sudrajat, Jokowi adalah presiden yang sangat sederhana. Dia juga menambahkan bahwa
Jokowi sangatlah ramah dan tidak suka dengan hal yang berbau mewah. Dengan pesonanya, Jokowi
berhasil merebut hati para pemilih yang kebanyakan ibu-ibu. Mereka jatuh cinta dengan kesederhanaan

127

dan kepolosan yang ada pada sosok Jokowi. Meskipun ramah dan sederhana, Jokowi merupakan
pemimpin yang cukup tegas.
Tugas 2
Bacalah kedua teks di bawah ini dengan saksama!
Teks pertama

Bahasa Indonesia Paling Populer di Kalangan Anak-Anak Australia

(sumber: republica.co.id)
”Anak-anak akan cepat menguasai bahasa asing bila diajak sejak dini.”

KOMPAS.com - Sebuah aplikasi telah dibuat oleh Pemerintah Australia guna mendorong lebih
banyak lagi anak-anak Australia belajar bahasa asing. Dari lima bahasa yang diperkenalkan, bahasa
Indonesia sejauh ini paling populer. Aplikasi itu dibuat karena, dalam 50 tahun terakhir, murid sekolah
di Australia yang belajar bahasa asing turun dari angka 40 persen menjadi sekitar 12 persen ketika
mereka berada di kelas XII.

Kini, pemerintah federal Australia melakukan uji coba dengan menciptakan aplikasi untuk anak-
anak di bawah lima tahun, ketika mereka berkesempatan mempelajari satu dari lima bahasa asing. Secara
keseluruhan ada 35 aplikasi yang dibuat oleh Early Learning Languages Australia (ELLA) yang berisi
tujuh aplikasi khusus untuk mempelajari lima bahasa, yaitu Mandarin, Jepang, Indonesia, Prancis, dan
Arab. Menteri Pendidikan Australia, Simon Birmingham, mengatakan uji coba ini sudah dilakukan di
41 playgroup (di Australia disebut preschool).

128

”Uji coba ini memberikan akses bagi anak-anak berusia di bawah lima tahun untuk belajar bahasa
asing lewat aplikasi,” kata Birmingham. Senator Birmingham mengatakan, minat untuk belajar bahasa
Indonesia sebenarnya menurun di tingkat sekolah menengah di Australia, dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, dalam uji coba sejauh ini, bahasa yang populer dalam penggunaan aplikasi ini adalah
bahasa Indonesia. ”Bila ada pertanda bahwa kita bisa memberikan dorongan kepada mereka sejak usia
dini, itulah yang harus lebih banyak dilakukan,” kata Senator Birmingham. Aplikasi bahasa sambil
bermain ini akan diujicobakan di sekitar 1.000 playgroup dengan biaya sekitar 6 juta dollar AS atau
setara Rp 60miliar.

Pada tahun 2015, pemerintah federal Australia mengalokasikan dana sebesar 9,8 juta dollar AS
untuk melakukan uji coba online untuk mengetahui cara yang efektif dalam mengajarkan bahasa asing
kepada anak-anak. Namun, pemerintah berharap, keadaan itu akan berubah. Kini, pemerintah mulai
mencari sasaran anak-anak yang lebih muda dengan bantuan aplikasi. Yang menjadi sasaran adalah anak
usia antara 4 dan 5 tahun.

Senator Birmingham mengatakan, bila uji coba lanjutan ini dianggap berhasil, aplikasi tersebut
akan diberlakukan secara nasional mulai tahun 2017. Ada juga rencana membuat aplikasi untuk
pelajaran Matematika dan sains.
(Sumber: kompas.com, Rabu, 13 Januari 2016).
Teks kedua

Bunga Pertama Mekar Di Angkasa Luar

(sumber: kompas.com)
”Bunga tanaman zinnia adalah bunga pertama yang mekar di stasiun antariksa internasional.”

129

KOMPAS.com – Apakah mungkin ada kehidupan di angkasa luar? Pertanyaan yang mendasari
berbagai penelitian di angkasa luar itu terjawab saat astronot Amerika Serikat, Scoot Kelly, mengunggah
foto bunga mekar dari tanaman jeruk zinnia ke instagram-nya, Sabtu (16/1/2016). Bunga jeruk itu
berhasil mekar di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS). Sebelumnya,jenis sayur letucce berhasil
tumbuh di antariksa. Pihak Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) mengatakan, jeruk zinnia
dipilih karena lebih sulit tumbuh ketimbang letucce.

Misi yang diemban Kelly bersama kosmonat Rusia, Mikhail Korniyenko, adalah meneliti dampak
hidup jangka panjang di antariksa. Penelitian itu untuk melihat apakah ada peluang berkebun di
antariksa.

Harapannya, hal itu juga bisa dilakukan di Mars. Jeruk zinnia ditanam dengan metode yang dibuat
program Veggie NAS yang berjalan sejak 2014. Tanaman itu tumbuh dari ”bantal” yang penuh dengan
pupuk, benih, air, dan lempeng yang disinari sinar lampu LED (light emitting diode).
(Sumber: kompas.com, Rabu, 20 Januari 2016)

Setelah kamu membaca teks di atas, tulislah mana yang merupakan paragraf opini berdasarkan
format tabel di bawah ini. Kamu bisa mengerjakannya di buku kerjamu!

Paragraf Opini

No. Teks Pertama Teks Kedua
1.
2.
3.
4.
5.

KEGIATAN 3
Menyusun Fakta Dalam Bentuk Artikel
Setelah bisa menyusun opini dalam bentuk paragraf, pada pembahasan ini kamu akan menyusun fakta
dalam bentuk artikel. Fakta adalah suatu informasi yang bersifat nyata atau benar-benar terjadi. Fakta

130

disertai dengan bukti-bukti yang mendukung kebenarannya. Oleh karena itu, fakta lebih sering sulit
dibantah oleh opini seseorang.

Berikut adalah ciri-ciri fakta

1. merupakan suatu kebenaran umum;
2. menyertakan bukti berupa data-data yang akurat;
3. mengungkapkan peristiwa yang benar-benar terjadi.

Berikut contoh kalimat fakta.1.Di Kabupaten Pangandaran terdapat pantai yang indah dan sering
dijadikan objek wisata.2. Tasikmalaya adalah salah satu kota yang ada di Jawa Barat.3. Julukan untuk
Kota Bandung adalah Kota Kembang.
Perhatikan contoh fakta berikut yang terdapat dalam sebuah artikel!

Fakta 1

Pada tanggal 17 January 2017, Indonesia menjadi sorotan dunia karena video viral seekor beruang
dari kebun binatang Bandung yang teramat kurus, hingga tulang rusuknya menonjol. Berita miris yang
bahkan sampai diulas oleh Daily Mail tersebut menggerakkan hati masyarakat. Hingga mereka membuat
petisi untuk menutup kebun binatang Bandung untuk selamanya.

(sumber: https//www.idntimes.com)

Fakta 2

Saat pertama kali BI meluncurkan mata uang baru Indonesia, Dwi Estiningshi, kader Partai
Keadilan Sejahtera; mengkritik keras; terutama karena dari 11 pahlawan yang dipilih. Lima di antaranya
dinilai sebagai seorang kafir. Menurut Tempo, tokoh-tokoh pahlawan yang dipilih untuk dicetak pada
mata uang baru haruslah belum pernah digunakan di mata uang sebelumnya, kecuali Soekarno dan
Mohammad Hatta, tokoh-tokoh pahlawan dipilih tanpa memandang gender dan latar belakang agama.

(sumber: https//www.idntimes.com)

Tugas 3

Bacalah kedua artikel di bawah ini dengan saksama. Kemudian, kerjakanlah instruksi yang
menyertainya!

131

Artikel 1
Penemu HandPhone

(sumber: teknokompas.com)

KOMPAS.com - Alexander Graham Bell adalah seorang ilmuwan dan penemu kelahiran
Skotlandia yang terkenal karena menemukan perangkat telepon pertama pada tahun 1876, dan
mendirikan Perusahaan Telepon Bell pada 1877.Melansir History, proses penemuan telepon itu bermula
pada tahun 1871.Kala itu, Bell mulai mengerjakan telegraf harmonik, perangkat yang memungkinkan
banyak pesan dikirim melalui kabel pada saat yang bersamaan.Saat mencoba menyempurnakan
teknologi tersebut, Bell juga mengerjakan proyek lain, yakni mencari cara untuk mengirimkan suara
manusia melalui kabel.Pada tahun 1875, Bell, dengan bantuan rekannya Thomas Watson, berhasil
menemukan perangkat sederhana yang dapat mengubah listrik menjadi suara.Dia kemudian
mendaftarkan temuannya itu ke kantor paten, dan menerima hak paten atas perangkat tersebut pada 7
Maret 1876.Alexander Graham Bell tercatat sebagai pemegang hak paten sekaligus penemu dari telepon,
yang kemudian membawa perubahan besar dalam cara komunikasi umat manusia. Beberapa hari setelah
menerima hak paten, Bell melakukan panggilan telepon pertama yang tercatat dalam sejarah, yang
ditujukan kepada Watson."Mr. Watson, datanglah kemari. Aku ingin bertemu," kata Bell dalam
sambungan telepon itu.

Melansir Biography, Alexander Graham Bell lahir di Edinburgh, Skotlandia, pada 3 Maret 1847.
Dia adalah anak kedua dari Alexander Melville Bell dan Eliza Grace Symonds Bell.Nama 'Alexander'
berasal dari nama kakek dari pihak ayah, sedangkan nama tengah 'Graham' ditambahkan ketika dia
berumur 10 tahun.Bell memiliki dua saudara laki-laki, Melville James Bell dan Edward Charles Bell,
keduanya meninggal dunia karena TBC.Bell tumbuh dewasa dalam pengaruh kental keluarga dan
lingkungan kelahirannya.Kota kelahirannya di Edinburgh, Skotlandia, dikenal sebagai "Athena dari

132

Utara" karena kekayaan seni budaya dan kemajuan di bidang sains.Kakek dan ayah Bell adalah mekanik
andal di bidang suara dan elokusi, sedangkan ibunya, Eliza, adalah pianis ulung meski tuli. Eliza
mendidik sendiri Bell di rumah dan menanamkan rasa keingintahuan yang tak terbatas pada putranya
itu.Bell juga menerima satu tahun pendidikan formal di sekolah swasta dan dua tahun di Royal High
School yang terkenal di Edinburgh.Meskipun seorang siswa biasa-biasa saja, Bell menunjukkan
kemampuan yang tidak biasa untuk memecahkan masalah.Pada usia 12 tahun, saat bermain dengan
seorang teman di penggilingan gandum, dia memperhatikan lambatnya proses pengupasan biji
gandum.Dia lalu pulang ke rumah dan menciptakan perangkat sederhana dengan dayung berputar dan
sikat kuku, yang memudahkan proses menghilangkan sekam dari biji-bijian.

Mempelajari teknologi suara

Pada tahun 1870, keluarga Bell pindah dan menetap di Brantford, Ontario, Kanada. Di sana, dia
mendirikan bengkel untuk melanjutkan studinya tentang suara manusia.Setahun kemudian, dia pindah
ke Boston, Amerika Serikat, dan mulai mengerjakan perangkat yang dikenal sebagai telegraf harmonik.
Untuk mengerjakan proyek-proyeknya, Beel mendapatkan dukungan finansial dari investor lokal
Thomas Sanders dan Gardiner Hubbard.

Selama tahun 1873 hingga 1874, Bell menghabiskan siang dan malam yang panjang untuk
menyempurnakan telegraf harmonis.Pada 11 Juli 1877, Bell menikahi Mable Hubbard, putri dari
Gardiner Hubbard. Mable diketahui tuli sejak masa kanak-kanaknya.Mereka dikaruniai empat orang
anak, dua putra dan dua putri. Namun, kedua putra mereka meninggal saat masih bayi.Nasib ibu dan
istrinya yang sama-sama tuli, disebut sebagai alasan utama Bell menaruh perhatian lebih pada teknologi
suara.

Penemuan selain telepon

Melansir History, selain telepon, Bell juga mengerjakan ratusan proyek lain sepanjang kariernya
dan mendapat hak paten di berbagai bidang.Beberapa penemuan penting Bell antara lain:Detektor
logam: Bell awalnya membuat perangkat ini untuk menemukan peluru di dalam tubuh Presiden James
A. Garfield yang terbunuh.Photophone: Photophone memungkinkan transmisi ucapan pada berkas
cahaya.Graphophone: Versi fonograf yang ditingkatkan ini dapat merekam dan memutar ulang
suara.Audiometer: Perangkat ini digunakan untuk mendeteksi masalah pendengaran.Pada tahun 1880,
Bell dianugerahi Penghargaan Volta Prancis, dan dengan uang tersebut, ia mendirikan fasilitas yang

133

dikhususkan untuk penemuan ilmiah, Laboratorium Volta di Washington, D.C., Amerika Serikat.Bell
juga menemukan banyak teknik untuk membantu mengajarkan cara berbicara kepada orang tuli, dan
bahkan bekerja sama dengan penulis dan aktivis terkenal Helen Keller.Bell juga membantu meluncurkan
majalah Science, dan dari tahun 1896 hingga 1904 menjabat sebagai presiden National Geographic
Society.
Warisan sang ilmuwan

Alexander Graham Bell meninggal dunia pada 2 Agustus 1922, dalam usia 75 tahun di Nova Scotia,
Kanada, karena komplikasi diabetes. Dia meninggalkan istri dan dua orang putri.Selama pemakaman
Bell, setiap telepon di Amerika Utara dimatikan untuk menghormati jasanya atas penemuan perangkat
tersebut.Hingga sekarang, Bell masih tetap dikenang karena karya terobosannya dalam teknologi suara
dan perhatiannya pada pendidikan bagi orang-orang tuli.Telepon, penemuan Bell yang paling terkenal,
telah berkontribusi mengubah cara manusia berkomunikasi satu sama lain.
(sumber: https//www.kompas.com)
Artikel 2
Sejarah Penemu Lampu

(sumber: kompas. Com)

KOMPAS.com – Berbicara mengenai sejarah penemuan lampu, Thomas Edison selalu disebut-
sebut sebagai penemu lampu. Faktanya, penemu asal Amerika ini bukanlah satu-satunya yang

134

berkontribusi dalam pengembangan penemuan lampu.Sejarah penemuan bola lampu bahkan dimulai
jauh sebelum Edison mematenkan bola lampu pertama pada tahun 1879.Dilansir BBC Science Focus
Magazine, lebih dari 200 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1802, ide dasar menggunakan listrik untuk
menciptakan cahaya pertama kali diselidiki oleh ahli kimia asal Inggris, Humphrey Davy.Davy
menunjukkan, arus listrik yang mengalir melalui kabel, hambatannya akan menyebabkan panas yang
pada satu titik dapat mengeluarkan cahaya.

Sebelum Davy, pada tahun 1800, penemu asal Italia, Alessandro Volta telah mengembangkan
metode praktis pertama untuk menghasilkan listrik, yakni tumpukan volta.Tumpukan volta dibuat dari
cakram seng dan tembaga, diselingi dengan lapisan karton yang direndam dalam air garam.Tumpukan
tersebut mampu menghantarkan listrik ketika kawat tembaga dihubungkan di kedua ujungnya.Dilansir
Live Science, kawat tembaga bercahaya yang ditemukan Volta dianggap sebagai salah satu manifestasi
paling awal dari lampu pijar.Penemuan Davy, lampu busur listrik, merupakan peningkatan dari
tumpukan Volta. Namun, penemuan lampu tersebut belum bisa dijadikan sumber penerangan yang
praktis.

Lampu temuan Davy cepat mati dan terlalu terang jika digunakan untuk menerangi rumah atau
suatu ruangan.Ilmuwan asal Inggris, Warren de la Rue, pada tahun 1840 mengembangkan bola lampu
menggunakan filamen platinum sebagai pengganti tembaga.Namun, penggunaan platinum memakan
biaya yang tinggi sehingga penemuan tersebut tidak sukses secara komersial.Kemudian, di tahun 1848,
William Staite mengembangkan lampu busur konvensional, namun biaya baterai yang digunakan
membuat lampu Staite juga tidak sukses secara konvensional.Masalah efektivitas biaya dari penemuan-
penemuan sebelumnya dapat diatasi oleh ahli kimia asal Inggris, Joseph Swan, pada tahun 1850.Pada
tahun 1860, Swan mengembangkan bola lampu yang menggunakan filamen berupa kertas
berkarbonisasi sebagai pengganti platinum.

Swan menerima paten di Inggris pada tahun 1878 dan pada tahun 1879 ia mendemonstrasikan
temuannya di Newcastle, Inggris. Edison menyadari bahwa desain filamen Swan bermasalah.
Kemudian, ia mendemonstrasikan lampu temuannya pada bulan Desember 1879.Kombinasi yang dibuat
Edison, antara desain filamen karbon tipis dengan penyedot debu yang lebih baik menjadikannya orang
pertama yang memecahkan tantangan ilmiah dan komersial dari desain bola lampu.Swan lantas
memasukkan perbaikan tersebut pada bola lampunya dan mendirikan perusahaan penerangan di
Inggris.Edison pun menggugat pelanggaran paten, namun paten Swan adalah klaim yang kuat,

135

setidaknya di Inggris. Akhirnya, kedua ilmuwan tersebut bergabung dan membentuk Edison-Swan
United yang merupakan salah satu produsen bola lampu terbesar di dunia.Keberhasilan temuan lampu
Edison diikuti oleh pendirian Edison Electric Illuminating Company of New York di tahun 1880.

(sumber:https//www.kompas.com)

Setelah kamu selesai menbaca artikel di atas, temukanlah fakta yang terdapat pada kedua artikel tersebut.
Isilah pada format tabel di bawah ini. Kamu bisa mengerjakannnya di buku kerjamu!

Fakta

No. Artikel 1 Artikel 2
1.
2.
3.
4.
5.

C. Menganalisis Kebahasaan dan/atau Buku Ilmiah

Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:

1. menemukan unsur kebahasaan artikel opini dan buku ilmiah;
2. membedakan unsur kebahasaan dalam artikel opini dan buku ilmiah.

KEGIATAN 1

Menemukan Unsur Kebahasaan Artikel Opini dan Buku Ilmiah

Pada pembahasan sebelumnya, kamu telah mampu menyusun dan membedakan mana yang
termasuk kalimat opini dan fakta yang terdapat dalam sebuah artikel. Pada pembahasan ini, kamu harus
mampu menganalisis kebahasaan yang terdapat dalam sebuah artikel dan buku ilmiah. Unsur kebahasaan
yang terdapat dalam artikel dan buku ilmiah memiliki persamaan karena penyajian isinya berdasarkan
fakta yang didukung melalui opini, bukan imajinasi. Berikut adalah unsur kebahasaan yang harus
dicermati.

136

1. Adverbia adalah bahasa yang dapat mengekspresikan sikap eksposisi. Agar dapat meyakinkan
pembaca, diperlukan ekspresi kepastian, yang bisa dipertegas dengan kata keterangan atau adverbia
frekuentatif, seperti selalu, biasanya, sebagian besar, sering, kadang-kadang, dan jarang.
2. Konjungsi adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat, yaitu
kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat. Konjungsi
yang banyak dijumpai pada artikel adalah konjungsi yang digunakan untuk menata argumentasi, seperti
pertama, kedua, berikutnya; atau konjungsi yang digunakan untuk memperkuat argumentasi, seperti,
selain itu, sebagai contoh, misalnya, padahal, justru; konjungsi yang menyatakan hubungan sebab-
akibat, seperti, sejak, sebelumnya, dan sebagainya; konjungsi yang menyatakan harapan, seperti, supaya,
dan sebagainya.
3. Kosakata adalah perbendaharaan kata-kata. Supaya teks tersebut mampu meyakinkan pembaca,
diperlukan kosakata yang luas dan menarik. Biasanya konten teks yang menarik tersebut mencakup hal-
hal berikut.
 Aktual, sedang menjadi pembicaraan orang banyak atau baru saja terjadi.
 Fenomenal, yakni luar biasa, hebat, dan dapat dirasakan pancaindra.
 Editorial, artikel dalam surat kabar yang mengungkapkan pendirian editor atau pemimpin surat
kabar.
 Imajinasi, daya pikir untuk membayangkan (dalam angan-angan).
 Modalitas, cara pembicara menyatakan sikap terhadap suatu imajinasi dalam komunikasi
antarpribadi (barangkali, harus, dan sebagainya).
 Nukilan, kutipan atau tulisan yang dicantumkan pada suatu benda.
 Tajuk rencana, karangan pokok dalam surat kabar.
 Teks opini, teks yang merupakan wadah untuk mengemukakan pendapat atau pikiran.
 Keterangan aposisi, keterangan yang memberi penjelasan kata benda. Jika ditulis, keterangan ini
diapit tanda koma atau tanda pisah atau tanda kurung.

TUGAS 1
Bacalah artikel dan cuplikan buku ilmiah bawah ini dengan saksama. Kemudian, kerjakan instruksi yang
menyertainya!

Sastrawan Serbabisa

137

Harian Kompas dan Sinar Harapan kerap memuat cerita pendeknya. Novelnya sering muncul di
majalah Kartini, Femina, dan Horison. Memenangi lomba penulisan fi ksi baginya sudah biasa. Sebagai
penulis skenario, ia dua kali meraih piala Citra di Festival fi lm Indonesia (FFI), untuk ”Perawan Desa”
(1980), dan ”Kembang Kertas” (1985). Sebagai penulis fi ksi sudah banyak buku yang dihasilkannya.
Di antaranya, yang banyak diperbincangkan adalah Bila Malam Bertambah Malam, Telegram, Pabrik,
Keok, Tiba-Tiba Malam, Sobat, dan Nyali.

Namanya I Gusti Ngurah Putu Wijaya yang biasa disebut Putu Wijaya. Tidak sulit untuk
mengenalinya karena topi pet putih selalu bertengger di kepalanya. Kisahnya, pada ngaben ayahnya di
Bali, kepalanya digunduli. Kembali ke Jakarta, selang beberapa lama, rambutnya tumbuh tapi tidak
sempurna, malah mendekati botak. Karena itu, ia selalu memakai topi. ”Dengan ini saya terlihat lebih
gagah,” tutur Putu sambil bercanda.

Putu yang dilahirkan di Puri Anom, Tabanan, Bali pada tanggal 11 April 1944, bukan dari keluarga
seniman. Ia bungsu dari lima bersaudara seayah maupun dari tiga bersaudara seibu. Ia tinggal di
kompleks perumahan besar,yang dihuni sekitar 200 orang, yang semua anggota keluarganya dekat dan
jauh, dan punya kebiasaan membaca. Ayahnya, I Gusti Ngurah Raka, seorang pensiunan punggawa yang
keras dalam mendidik anak. Semula, ayahnya mengharapkan Putu jadi dokter. Namun, Putu lemah
dalam ilmu pasti. Ia akrab dengan sejarah, bahasa, dan ilmu bumi.

”Semasa di SD, Saya doyan sekali membaca,’’ tuturnya, ’’Mulai dari karangan Karl May, buku
sastra Komedi Manusia-nya karya William Saroyan. Sejak kecil, saya juga senang sekali seni
pertunjukan. Mungkin sudah merupakan bakat, senang pada seni laku,” ujarnya mengenang.

Meskipun demikian, ia tak pernah diikutkan main drama semasih kanak-kanak, juga ketika SMP.
Baru setelah menang lomba deklamasi, ia diikutkan main drama perpisahan SMA, yang diarahkan oleh
Kirdjomuljo, penyair dan sutradara ternama di Yogyakarta. Ia pertama kali berperan dalam ”Badak”,
karya Anton Chekov. ”Sejak itu saya senang sekali pada drama,” kenang Putu.

Setelah selesai sekolah menengah atas, ia melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta, kota seni dan
budaya. Di Yogyakarta, selain kuliah di Fakultas Hukum, UGM, ia juga mempelajari seni lukis di
Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI), drama di Akademi Seni Drama dan Film (Asdrafi ). Dari Fakultas
Hukum, UGM, ia meraih gelar sarjana hukum (1969), dari Asdrafi ia gagal dalam penulisan skripsi, dan
dari kegiatan berkesenian ia mendapatkan identitasnya sebagai seniman.

138

Selama bermukim di Yogyakarta, kegiatan sastranya lebih terfokus pada teater. Ia pernah tampil
bersama Bengkel Teater pimpinan W.S. Rendra dalam beberapa pementasan, antara lain dalam
pementasan ”Bip-Bop” (1968) dan ”Menunggu Godot” (1969). Ia juga pernah tampil bersama kelompok
Sanggar Bambu. Selain itu, ia juga (telah berani) tampil dalam karyanya sendiri yang berjudul ”Lautan
Bernyanyi” (1969). Ia adalah penulis naskah sekaligus sutradara pementasan itu. Naskah dramanya itu
menjadi pemenang ketiga Sayembara Penulisan Lakon yang diselenggarakan oleh Badan Pembina
Teater Nasional Indonesia.

Setelah kira-kira tujuh tahun tinggal di Yogyakarta, Putu pindah ke Jakarta. Di Jakarta ia bergabung
dengan Teater Kecil asuhan sutradara ternama Arifi n C. Noer dan Teater Populer. Di samping itu, ia
juga bekerja sebagai redaktur majalah Ekspres (1969). Setelah majalah itu mati, ia menjadi redaktur
majalah Tempo (1971–1979). Bersama rekan-rekannya di majalah Tempo, Putu mendirikan Teater
Mandiri (1974). ”Saya perlu bekerja jadi wartawan untuk menghidupi keluarga saya. Juga karena saya
tidak mau kepengarangan saya terganggu oleh kebutuhan mencari makan,” tutur Putu.

Pada saat masih bekerja di majalah Tempo, ia mendapat beasiswa belajar drama (Kabuki) di Jepang
(1973) selama satu tahun. Namun, karena tidak nyaman dengan lingkungannya, ia belajar hanya sepuluh
bulan. Setelah itu, ia kembali aktif di majalah Tempo. Pada tahun 1974, ia mengikuti International
Writing Program di Iowa, Amerika Serikat. Sebelum pulang ke Indonesia, mampir di Prancis, ikut main
di Festival Nancy.

Putu mengaku belajar banyak dari majalah Tempo dan penyair Goenawan Mohamad. ”Yang
melekat di kepala saya adalah bagaimana menulis sesuatu yang sulit menjadi mudah. Menulis dengan
gaya orang bodoh sehingga yang mengerti bukan hanya Menteri, tapi juga tukang becak. Itulah gaya
Tempo,” ungkap Putu. Dari Tempo, Putu pindah ke majalah Zaman (1979–1985), dan ia tetap produktif
menulis cerita pendek, novel, lakon, dan mementaskannya lewat Teater Mandiri, yang dipimpinnya. Di
samping itu, ia mengajar pula di Akademi Teater, Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Ia mempunyai pengalaman bermain drama di luar negeri, antara lain dalam Festival Teater Sedunia
di Nancy, Prancis (1974) dan dalam Festival Horizonte III di Berlin Barat, Jerman (1985). Ia juga
membawa Teater Mandiri berkeliling Amerika dalam pementasan drama ”Yel” dan berpentas di Jepang
(2001). Karena kegiatan sastranya lebih menonjol pada bidang teater, Putu Wijaya pun lebih dikenal
sebagai dramawan. Sebenarnya, selain berteater ia juga menulis cerpen dan novel dalam jumlah yang
cukup banyak, di samping menulis esai tentang sastra. Sejumlah karyanya, baik drama, cerpen, maupun

139

novel telah diterjemahkan ke dalam bahasa asing, antara lain bahasa Inggris, Belanda, Prancis, Jerman,
Jepang, Arab, dan Th ailand.

Gaya Putu menulis novel tidak berbeda jauh dengan gayanya menulis drama. Seperti dalam karya
dramanya, dalam novelnya pun ia cenderung mempergunakan gaya objektif dalam pusat pengisahan dan
gaya stream of consciousness dalam pengungkapannya. Ia lebih mementingkan perenungan ketimbang
riwayat.

Adapun konsep teaternya adalah teror mental. Baginya, teror adalah pembelotan, pengkhianatan,
kriminalitas, tindakan subversif terhadap logika tapi nyata. Teror tidak harus keras, kuat, dahsyat,
menyeramkan bahkan bisa berbisik, mungkin juga sama sekali tidak berwarna.

Ia menegaskan, ’’Teater bukan sekadar bagian dari kesusastraan, melainkan suatu tontonan.’’
Naskah sandiwaranya tidak dilengkapi petunjuk bagaimana harus dipentaskan. Agaknya, memberi
kebebasan bagi sutradara lain menafsirkan. Bila menyinggung problem sosial, karyanya tanpa protes,
tidak mengejek, juga tanpa memihak. Tiap adegan berjalan tangkas, kadang meletup, diseling humor.
Mungkin ini cerminan pribadinya. Individualitasnya kuat, dan berdisiplin tinggi.

Saat ditanya pemikiran pengarang yang sehari bisa mengarang cerita 30 halaman, menulis empat
artikel dalam satu hari ini tentang tulis menulis. Putu menjawab, ’’Menulis adalah menggorok leher
tanpa menyakiti,’’ katanya, ’’bahkan kalau bisa tanpa diketahui.’’ Kesenian diibaratkannya seperti
baskom, penampung darah siapa saja atau apa pun yang digorok: situasi, problematik, lingkungan,
misteri, dan berbagai makna yang berserak. ’’Kesenian,’’ katanya, ’’merupakan salah satu alat untuk
mencurahkan makna, agar bisa ditumpahkan kepada manusia lain secara tuntas".

"Saya sangat percaya pada insting,” kata Putu tentang caranya menulis. ”Ketika menulis, saya tidak
mempunyai bahan apa-apa. Semua datang begitu saja ketika di depan komputer,” katanya lagi. Ia
percaya bahwa ada satu galaksi dalam otak yang tidak kita mengerti cara kerjanya. Tapi, menurut Putu,
itu bukan peristiwa mistik, apalagi tindak kesurupan.

Selain menekuni dunia teater dan menulis, Putu juga menjadi sutradara fi lm dan sinetron serta
menulis skenario sinetron. Film yang disutradarainya ialah fi lm ”Cas Cis Cus”, ”Zig Zag”, dan ”Plong”.
Sinetron yang disutradarainya ialah ”Dukun Palsu”, ”PAS”, ”None”, ”Warteg”, dan ”Jari-Jari”. Skenario
yang ditulisnya ialah ”Perawan Desa”, ”Kembang Kertas”, serta ”Ramadhan” dan ”Ramona”. Ketiga
skenario itu memenangkan Piala Citra.

140

Pada 1977, ia menikah dengan Renny Retno Yooscarini alias Renny Djajusman yang dikaruniai
seorang anak, Yuka Mandiri. Namun, pada tahun 1984 ia menyendiri kembali. Pertengahan 1985, ia
menikahi gadis Sunda, Dewi Pramunawati, karyawati majalah Medika. Bersama Dewi, Putu Wijaya
selanjutnya hidup di Amerika Serikat selama setahun.

Atas undangan Fulbright, 1985–1988, ia menjadi dosen tamu teater dan sastra Indonesia modern di
Universitas Wisconsin dan Universitas Illinois, AS. Atas undangan Japan Foundation, Putu menulis
novel di Kyoto, Jepang, 1992. Setelah lama berikhtiar, walau dokter di Amerika mendiagnosis Putu tak
bakal punya anak lagi. Pada 1996 pasangan ini dikaruniai seorang anak, Taksu.

Rumah tangga baginya sebuah ”perusahaan”. Apa pun diputuskan berdasarkan pertimbangan istri
dan anak, termasuk soal pekerjaan. Soal pendidikan anak, ”Saya tidak punya cara,” ujar Putu. Anak
dianggap sebagai teman, kadang diajak berunding, kadang dimarahi. Dan, kata Putu, ”Saya tidak
mengharapkan ia menjadi apa, saya hanya memberikan kesempatan saja.”

Kini, penggemar musik dangdut, rock, klasik karya Bach atau Vivaldi dan jazz ini total hanya
menulis, menyutradarai fi lm dan sinetron, serta berteater. Dalam bekerja ia selalu diiringi musik.
Olahraganya senam tenaga prana Satria Nusantara. ”Sekarang saya sudah sampai pada tahap bahwa
kesenian merupakan upaya dan tempat berekspresi sekaligus pekerjaan,” ujar Putu.

(Sumber: tokohindonesia.com dengan pengubahan)

Cuplikan Buku Ilmiah

Menguak Tabir Kekuasaan Sang Pencipta

Judul Buku : Mengenal Allah: Alam, Sains, dan Teknologi

Penulis : Tauhid Nur Azhar

Penerbit : Tinta Medina
Kota : Solo
Tahun : 2012
Jumlah halaman : 280 halaman

141

Dalam Al-Qur’an surah Fushilat ayat 53, Allah Swt. berfi rman ”Kami akan memperlihatkan
kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri,
hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya
Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

”Berdasarkan ayat di atas secara eksplisit dapat kita pahami bahwa Allah Swt. menciptakan alam
semesta beserta isinya dan juga manusia sebenarnya untuk menunjukkan keagungan dan kebesaran-Nya.
Allah ingin manusia mengenalnya. Akan tetapi, banyak manusia yang masih ingkar dan tak pernah
tunduk akan kekuasaan-Nya itu. Ini semua terjadi karena mereka belum mengenal Allah Swt dengan
iman, hati dan pikiran. Ada dua jalan utama yang dapat kita tempuh untuk mengenal Allah Swt. Pertama,
dengan memperhatikan ayat-ayat Qauliyyah yang termaktub dalam kitab suci Al-Qur’an. Kedua, dengan
memperhatikan ayat-ayat Kauniyyah yang terbentang luas di alam semesta ini, bahkan dalam diri kita
sendiri.

Buku Mengenal Allah: Alam, Sains, dan Teknologi karya Tauhid Nur Azhar ini bisa menjadi
referensi bacaan yang bagus untuk kita dalam memahami dan mengurai tanda-tanda kebesaran Allah
Swt. Dalam segenap ciptaan-Nya. Dalam Al-Qur’an, kita mendapati banyak sekali ayat yang
membicarakan tentang keesaan Allah Swt. Keagungan-Nya, kehebatan-Nya dalam penciptaan dan
kelembutan-Nya. Semua itu menunjukkan bahwa Dia itu ada dan wajib diimani keberadaan-Nya. Hal
ini jelas, nyata, dan terpampang di hadapan kita. Namun, ketika kita berbicara tentang ayat-ayat
Kauniyyah maka sebagian besar dari kita lalai memikirkannya. Alam yang terbentang luas, lautan, dan
samudra yang luas, binatang-binatang yang tak terhitung jumlahnya, bahkan perangkat-perangkat yang
ada dalam tubuh kita sendiri, seperti darah, DNA, dan otak merupakan bukti kemahabesaran-Nya. (hlm.
viii). Ibnu Arabi mengungkapkan bahwa penciptaan alam semesta ini melalui tajalli (penampakan diri)
Tuhan pada alam. Penampakkan diri Tuhan mengambil dua bentuk, yaitu: pertama, tajalli dzati yang
terjadi secara intrinsik pada esensi Tuhan itu sendiri dalam bentuk penciptaan potensi, kedua, tajalli
syuhudi,yaitu penampakan diri secara nyata yang mengambil bentuk penampakkan diri dalam alam
semesta. (hlm. 3).

Dari dua esensi penampakan Tuhan ini, manusia tidak akan mampu mengindra penampakan tajalli
dzati dengan mata lahiriah. Allah ’Azza wa Jalla terlalu sempurna untuk itu. Mata lahiriah terlalu lemah
untuk memandang dzat Allah Swt. Kita dapat mengenal Allah Swt. Melalui tajalli syuhudi yang terwujud
dalam citra alam semesta. Kehadiran Allah dapat kita lihat dalam segenap ciptaan-Nya, termasuk dalam

142

diri kita sendiri, sebagaimana kita mengenal seorang seniman dari karya seninya. Ada satu modal dasar
terpenting yang dikaruniakan Tuhan kepada manusia, yaitu DNA (Deoxyribonukleid Acid) atau untaian
asam nukleat yang membuktikan betapa besar kekuasaan Allah Swt. Hingga sanggup membuat DNA
yang begitu kecil dan canggih dalam tubuh manusia.

Sepanjang penelitian para ilmuwan, DNA memiliki kemampuan menyandi sekitar 30.000 sifat.
Tidak hanya sifat fi sik, tetapi juga sifat psikologis atau perilaku. Penyandian yang bersifat psikologis
dilakukan secara tidak langsung, yaitu melalui sintesis atau pembentukan protein menjadi hormon,
kemudian hormon itulah yang sedikit banyak memengaruhi perilaku manusia. Kitapun mengenal ada
hormon-hormon ketakutan, kecemasan, agresif, dan ada pula hormon-hormon yang melahirkan rasa
cinta dan kasih sayang, kebahagiaan, ketenangan, kegembiraan, dan kesedihan. Produksi hormon-
hormon ini sangat dipengaruhi oleh kerja DNA. (hlm. 109–110).

Pada buku ini, terdapat sedikit kelemahan, yaitu dari bahasa yang digunakan masih terdapat istilah-
istilah yang sulit dipahami oleh masyarakat awam. Namun, kehadiran buku ini memiliki sejumlah
manfaat, di antaranya kita akan mendapatkan berbagai hal yang sebelumnya mungkin tidak pernah
terlintas dalam pikiran kita. Misalnya, masalah tikus tanah (hlm. 202). Mungkin banyak di antara kita
yang bertanya-tanya mengapa Allah Swt. menciptakan tikus tanah dalam keadaan buta dan mengapa
wajahnya sangat menyeramkan? Apa manfaatnya bagi manusia? Melalui buku ini kita akan semakin
tahu, bahwa tak ada sesuatu pun yang sia-sia yang diciptakan Allah Swt. Buku ini akan membantu kita
mendapatkan pencerahan hati dan pikiran, tentunya juga pencerahan iman.

(Sumber: dakwatuna.com dengan pengubahan)

Setelah kamu membaca teks artikel dan cuplikan buku ilmiah di atas, isilah format tabel di bawah
ini! Kamu bisa mengerjakan di buku kerjamu!

No. Unsur Kebahasaan Artikel Buku Ilmiah
1. Adverbia

2. Konjungsi

143

3. Kosakata

KEGIATAN 2
Membandingkan Kebahasaan Artikel Opini dan Buku Ilmiah

Setelah kamu bisa menemukan unsur-unsur kebahasaan dalam sebuah artikel opini dan buku
ilmiah. Selanjutnya, untuk menambah wawasanmu dalam menganalisis, kamu bandingkan dua artikel
opini dan dua buku ilmiah berdasarkan unsur-unsur kebahasaannya, serta memberikan komentar
terhadap kedua teks tersebut.
TUGAS 2
Cermatilah, kedua teks di bawah ini!
Artikel 1

Perkembangan Seni Sastra dan Wayang Pada Masa Hindu-Buddha

Sumber: dictio.id

Lukisan Seni Wayang
Hasil seni sastra zaman Madya yang sampai pada kita ternyata tidak sebanyak hasil seni sastra

zaman Kuno. Mungkin karya sastra zaman itu lebih banyak daripada yang kita ketahui, tetapi karena
tidak seperti seni sastra zaman Kuno yang tetap disimpan dengan baik, maka yang sampai pada generasi
penerusnya sangat sedikit. Di Bali, seni sastra zaman Madya hanya sedikit saja yang masih dijumpai.

144

Berbeda pula dengan seni sastra zaman Kuno, angka tahun pada karya sastra zaman Madya tidak dapat
dipakai sebagai patokan periodisasi karya sastra tersebut.

Karya sastra zaman Madya yang ditemukan belum dapat ditentukan apakah karya sastra itu asli
atau salinan. Mungkin saja angka tahun yang tercantum adalah angka tahun saat penyalinan naskah
tersebut.Selain cerita asli Indonesia sendiri, sastrawan zaman Madya juga menyadur karya sastra negara
lain. Dilihat dari karya asli atau karya saduran, karya sastra zaman Madya dapat dibagi menjadi gubahan
karya sastra zaman Kuno dan saduran karya sastra Timur Tengah.Dilihat dari bentuknya, karya sastra
ditulis dalam bentuk gancaran atau dalam bentuk tembang. Di daerah Melayu, gancaran disebut hikayat
dan tembang disebut syair.

Permasalahan yang ditulis dalam hikayat bermacam-macam. Boleh dikatakan segala macam
persoalan dapat ditulis dalam hikayat yang pada umumnya hanyalah dongeng penuh dengan keajaiban
dan keanehan. Ada pula hikayat yang digubah dengan maksud sebagai cerita sejarah, walaupun isinya
tidak seperti apa yang kita kenal sebagai tulisan sejarah. Gubahan semacam itu dinamakan babad. Tokoh,
tempat, dan peristiwa dalam babad hampir semua ada dalam sejarah, tetapi sering digambarkan secara
berlebihan. Di daerah Melayu, babad dikenal dengan nama sejarah atau tambo yang diberi judul
hikayat.Seperti hikayat, syair juga mengisahkan bermacam-macam hal. Perbedaannya, hikayat ditulis
dalam bentuk prosa, sedangkan syair ditulis dalam bentuk puisi. Syair terdiri atas bait-bait dan tiap bait
terdiri atas empat baris. Bentuk karya sastra yang serupa dengan syair adalah pantun. Selain hikayat dan
syair, ada lagi jenis kitab yang ditulis pada zaman Madya yang disebut suluk.

Kitab-kitab suluk menguraikan masalah-masalah tasawuf, paham yang dianut kaum Sufi . Kitab ini
mengajarkan tentang pencapaian kesempurnaan dengan meninggalkan keduniawian dan hanya
mengutamakan bersatunya manusia dengan Tuhan. Dalam mencari kesempatan itu, kadang-kadang
manusia mengembara tanpa menghiraukan kehidupan duniawinya.Suluk ada yang berwujud prosa dan
ada pula yang berwujud puisi. Agak berlainan dengan suluk ada kitab primbon yang mengetengahkan
kegaiban, penentuan hari baik dan buruk dalam hidup manusia, dan ramalan-ramalan. Seni sastra
terpenting pada zaman Madya adalah sebagai berikut.

1. Babad
Babad adalah cerita sejarah yang umumnya lebih berupa cerita daripada uraian sejarah meskipun yang

menjadi pola adalah memang peristiwa sejarah. Berikut ini beberapa bentuk cerita babad yang dapat

145

dijumpai di masyarakat berikut ini.
a. Babad Tanah Jawi

Kitab ini menceritakan silsilah raja-raja Jawa, dimulai dari Nabi Adam, Nabi Sis, Nurcahya, Nurasa,
Sang Hyang Wenang, Sang Hyang Tunggal, dan Bathara Guru. Bathara Guru bertakhta di Suralaya
berputra lima orang di antaranya adalah Bathara Wisnu yang kemudian turun ke dunia menjadi raja
pertama di Pulau Jawa dengan gelar Prabu Set. Jadi, Bhatara Wisnu yang menurunkan raja-raja
Jawa.Selanjutnya diceritakan pula tentang Raja Jawa dan kerajaan, seperti Pajajaran, Majapahit, dan
Demak. Walaupun kitab Babad Tanah Jawi dimaksud sebagai cerita sejarah, kitab itu ternyata banyak
sekali mengungkapkan hal-hal yang tidak masuk akal. Namun, dalam kitab ini ada pula beberapa
keterangan yang dapat kita gunakan sebagai pedoman untuk penelitian sejarah.
b. Babad Cirebon

Kitab ini dinamakan juga Daft ar Sejarah Cirebon dan kitab Silsilah Segala Maulana di Tanah Jawa
atau Hikayat Hasanuddin. Babad Cirebon adalah saduran dari kitab Sejarah Banten Rante-Ranteyang
mengisahkan riwayat beberapa orang wali di Jawa, terutama Sunan Gunung Jati lengkap dengan silsilah
dan kedatangan Pangeran Pajunan di Cirebon. Sunan Ampel dalam kitab ini disebut Pangeran Ampel
Denta. Dalam kitab ini juga dikisahkan penyebaran agama Islam di Banten dan raja-raja Banten, sejak
Sultan Hasanuddin hingga Sultan Abdul Mufakir. Kitab itu juga memuat silsilah Sultan Ahmad ’Abd al
Arifi n yang berasal dari Demak. Babad Cirebon dapat kita katakan sebagai kitab sejarah.
c. Sejarah Melayu

Sejarah Melayu dinamakan juga Sulalatus Salatin, ditulis oleh Bendahara Tun Muhammad, Patih
Kerajaan Johor. Kitab ini ditulis atas perintah Raja Abdullah, adik Sultan Ala’uddin Riayat Syah III.
Sejarah Melayu dimulai dari riwayat Iskandar Zulkarnain dari Macedonia. Seorang keturunannya tiba
di Bukit Seguntang, Palembang, lalu menjadi raja.Kerajaan ini kemudian berpindah ke Singapura, dan
selanjutnya ke Malaka. Bagian terbesar kitab ini mengisahkan tentang raja-raja, rakyat, dan adat-istiadat
di Kerajaan Malaka sampai jatuhnya ke tangan Portugis. Bagian terakhir membentangkan nasib dan
usaha-usaha raja-raja Malaka dalam menegakkan kembali kerajaan lamanya di Johor.
d. Tambo Minangkabau

Kitab Tambo Minangkabau mengisahkan tentang kerajaan-kerajaan, raja-raja, dan tokoh-tokoh
Minangkabau, Sumatra Barat. Seperti cerita babad, cerita tambo juga penuh dengan keajaiban, kegaiban,
dan kesaktian tokoh-tokohnya.e. Lontara Bugis Lontara Bugis berisi kisah sejarah Kerajaan Bugis di

146

Sulawesi Selatan. Seperti halnya babad dan tambo, lontara bercerita pula tentang raja-raja dan tokoh-
tokoh Bugis dengan keajaiban, dan kesaktiannya.

2. HIKAYAT

Beberapa jenis hikayat yang dapat kita pelajari antara lain sebagai berikut.
a. Hikayat Sri Rama
Kitab ini disadur dari kitab Ramayana. Ceritanya tentang riwayat Rama sejak lahir, kemudian
peperangannya dengan Kerajaan Alengka untuk merebut kembali istrinya, Sinta. Dalam peperangan itu,
Rama dibantu prajurit kera. Dalam hikayat ini, Dewi Sinta setelah direbut dari tangan Rahwana segera
dibawa kembali ke Ayodya. Namun, timbulnya desas-desus yang menyangsikan kesucian Sinta sehingga
ia dikucilkan di Pertapaan Walmiki. Cerita selanjutnya sesuai dengan kitab ketujuh, Uttara Kanda.
b. Hikayat Hang Tuah
Kitab ini berisi kisah separuh tentang keperwiraan dan kesetiaan seorang Laksamana Kerajaan Malaka
bernama Hang Tuah bersama empat orang sahabatnya, Hang Jebat, Hang Lekir, Hang Lekiu, dan Hang
Kesturi yang berhasil menjadi orang besar. Hang Tuah begitu termashyur, tetapi tokoh itu diduga hanya
berupa cerita legenda saja.
c. Hikayat Amir Hamzah
Cerita dari Timur Tengah ini di Jawa mendapat banyak tambahan dan disesuaikan dengan kebudayaan
Jawa yang diberi judul Serat Menak. Tokohnya adalah Amir Hamzah yang di Jawa disebut Wong Agung
Menak atau Wong Agung Jayengrono. Cerita dasarnya adalah peperangan Amir Hamzah melawan
mertuanya yang masih kafi r, Raja Nursewan dari Kerajaan Madayin. Peperangan itu akibat akal licik
dan fi tnah Patih Madayin yang bernama Patih Bastak. Peperangan itu tidak pernah berakhir karena
setiap kali Nursewan kalah maka ada pihak yang membantu, begitu pula apabila Amir Hamzah yang
kalah. Begitu panjangnya cerita itu hingga membosankan pembacanya.
d. Bustanus Salatin

Kitab ini ditulis Nurrudin al Din ar Raniri atas perintah Sultan Iskandar Th ani dari Aceh pada tahun
1638. Bustanus Salatin terdiri atas beberapa bagian. Bagian pertama berisi penciptaan bumi dan langit
serta masalah keagamaan dan kesusilaan. Bagian selanjutnya, berisi riwayat nabi-nabi agama Islam sejak
Nabi Adam hingga Muhammad. Ditulis pula sejarah bangsa Arab pada saat pemerintahan beberapa
khalifah, sejarah raja-raja Islam di India, Malaka, Pahang, dan Aceh. Bagian paling akhir menekankan

147

segi moral manusia, misalnya uraian tentang perbedaan raja, pegawai, dan orang-orang yang adil, cakap,
dan saleh dengan raja, pegawai, dan orang-orang yang tidak adil, tidak saleh, dan suka menipu.

3. SYAIR
Beberapa kesusastraan yang berbentuk syair, antara lain sebagai berikut.
a. Syair Ken Tambuhan

Menceritakan percintaan Raden Inu Kertapati, putra mahkota Kerajaan Kahuripan dengan Ken
Tambuhan, seorang putri yang dijumpainya di hutan. Ken Tambuhan dibunuh atas perintah permaisuri
dan mayatnya dihanyutkan ke sungai dengan rakit. Mayat itu ditemukan Inu Kertapati. Begitu sedihnya
Inu Kertapati hingga akhirnya ia bunuh diri.b. Syair Abdul Muluk Diceritakan bahwa Raja Abdul Muluk
dari Kerajaan Barbari mempunyai dua orang istri, Siti Rahmah dan Siti Rafi ah. Ketika negerinya
diserang Raja Hindustan, seluruh penghuni istana dapat ditawan, tetapi Siti Rafi ah berhasil melarikan
diri. Dengan perjuangan yang gigih akhirnya Siti Rafi ah berhasil merebut kembali Kerajaan Barbari
bersama sahabatnya yang bernama Dura. Siti Rafi ah juga berhasil menaklukkan Kerajaan Hindustan.
Beberapa contoh kesusastraan berbentuk syair lainnya adalah Syair Bidasari, Syair Yatim Nestapa, Syair
Anggun cik Tunggal, Syair Si Burung Pingai, dan Syair Asrar al Arifi n. Dua yang terakhir adalah
berbentuk syair suluk.

b. Gurindam Dua Belas
Gurindam Dua Belas ditulis oleh Raja Ali Haji, berbentuk puisi yang aturannya sedikit lebih bebas

daripada syair. Gurindam Dua Belas berisi nasihat bagi semua orang agar menjadi orang yang dihormati
dan disegani. Gurindam Dua Belas juga berisi petunjuk cara orang mengekang diri dari segala macam
nafsu duniawi.4. Suluk Beberapa kesusastraan yang berbentuk suluk antara lain sebagai berikut.
a. Suluk Sukarsa
Suluk Sukarsa bercerita tentang Ki Sukarsa yang mencari ilmu sejati demi mencapai kesempurnaan.

b. Suluk Wijil
Suluk Wijil berisi nasihat Sunan Bonang kepada muridnya Wijil, yaitu seorang mantan abdi di Kerajaan
Majapahit yang tubuhnya kerdil.

4. WAYANG
Wayang merupakan warisan tradisi lokal. Wayang mendapat pengaruh Hindu–Buddha dan ketika Islam
mulai berkembang masih tetap bertahan, bahkan sampai sekarang. Beberapa sumber menghubungkan

148

kata wayang dengan hyang, artinya leluhur atau nenek moyang. Wayang disebut juga ringgit. Apa
artinya? Ada yang mengatakan ringgit artinya ledhek (bahasa Jawa), yaitu penari wanita. Rassers
mengatakan kata ringgit berasal dari kata rungkut (tempat tersembunyi) sebab wayang dimainkan di
tempat yang tersembunyi di hutan di bawah pepohonan. Hal ini ada hubungannya dengan upacara
inisiasi. Namun, sampai sekarang belum ada keterangan yang memuaskan tentang arti dan asal kata
wayang. J.L.A. Brandes menyatakan bahwa wayang merupakan budaya asli Indonesia. Di India tidak
terdapat wayang, yang ada hanya permainan dengan alat boneka. Ia menambahkan bahwa banyak istilah
asli dalam wayang Indonesia, misalnya kelir, kayon, dan bonang. Istilah dalam wayang yang berasal
dari bahasa Sanskerta hanya cempala (pemukul kotak).
a. Wayang Beber
Beber (dibeber) berarti dibentangkan atau diceritakan. Wujudnya gambar urut yang kemudian
diterangkan. Saat ini kita hanya mengenal dua wayang beber yang masih ada di Wonosari dan Pacitan.
Duplikat wayang ini terdapat di Museum Radyapustaka, Surakarta.
b. Wayang Purwa
Wayang purwa disebut pula wayang kulit karena dibuat dari kulit hewan. Disebut wayang purwa sebab
ceritanya mengambil dari cerita lama Ramayana dan Mahabharata. Dari wayang purwa ini diturunkan
menjadi berjenis-jenis wayang, seperti wayang gedog, wayang klitik, dan wayang golek.
(Sumber: artikelsains.com)
Artikel 2

Kenali Manfaat Pohon Kelapa, Tumbuhan Serbaguna di Setiap Bagian

(sumber: Merdeka.com)

149


Click to View FlipBook Version