40 Dr. Gidion, M.Th P N auvtai They (mereka) GA auvtwn From/ of ‘their/them’ (nya) DLI auvtaij To/in/by ‘them’ (nya) ACC auvtaj Them (mereka) NUM CASE NEUTER MEANING S N auvto[ It (ia) GA auvtou From/ of it (nya) DLI auvtw| To/ in/ by it (nya) ACC auvto It (ia) P N auvta They (mereka) GA auvtwn From/ of ‘their/them’ (nya) DLI auvtoij To/in/by ‘them’ (nya) ACC auvta Them (mereka) D. FUNGSI KATA GANTI PENUNJUK DEKAT DAN JAUH 1. Ketentuan untuk KGO I (pertama) Perbedaan penggunaan dua bentuk yang berbeda dari kata ganti orang pertama, yaitu antara (evmou/ dan mou; evmoi. dan moi; evme. dan me) adalah bahwa kata ganti yang mendapat aksen (evmou( evmoi( evme/) digunakan hanya dengan kata depan(preposition) dan bertujuan untuk menegaskan. Contoh: • en evmoi = di dalamku • ouk evmoi( de soi = bukan kepadaku, tetapi kepadamu 2. Fungsi KGO Kata ganti orang memiliki beberapa fungsi khusus dan umum: a. Khusus untuk KGO III; bilamana kata ini (kecuali case nominatif) tidak dihubungkan dengan kata benda apapun,
Yunani Dasar 41 kata ini berfungsi sebagai kata ganti orang ketiga tunggal ataupun jamak. b. Menghindari kemonotonan; kata ini dapat digunakan untuk mengganti objek. KGO tidak digunakan untuk fungsi nominatif/ subjek, kecuali dengan tujuan untuk menegaskan. Contoh: • ble,pw ton maqhthj kai didaskw auton (I see the disciple an teach him) c. Predikatif: bilamana kata ini dalam bentuk nominatif dan bersanding dengan subjek yang sudah dinyatakan, kata ganti orang ini dapat diterjemahkan “sendiri”. Contoh: • auvto.j o` ui`o.j atau o` ui`o.j auvto.j (the son himself; anak sendiri—1 Kor. 15:28) d. Atributif: bilamana letak kata berada diantara definitif artikel tertentu (sesuai dengan case KB) dan kata benda, artinya “yang sama” Contoh: • to. auvto. pneu/ma (the same spirit; roh yang sama—1 Kor. 12:11) atau bilamana kata ganti orang ke III ini berada setelah kata benda yang mendapat definitif artikel, dan KGO ini juga mendapat definitif artikel yang sama dengan kata benda sebelumnya, maka kata ini diartikan “yang sama” to. pneu/m to. auvto (“the same spirit; roh yang sama”) 3. Contoh penggunaan kata ganti orang: a. h`mei/j akouomen kami/ kita mendengar (nominatif) b. blepei ton oikon sou Dia melihat rumahmu (Genetif/ Ablatif) c. ferw touj artouj umin aku membawa roti-roti itu kepada kalian (Datif, Locatif, Instrumen) d. didaskei se dia mengajar engkau (akusatif)
42 Dr. Gidion, M.Th E. LATIHAN 1. Latihan membaca dan menerjemahkan Yohanes 21:15-17 15 Ὅτε οὖν ἠρίστησαν λέγει τῷ Σίμωνι Πέτρῳ ὁ Ἰησοῦς, Σίμων Ἰωάννου, ἀγαπᾷς με πλέον τούτων; λέγει αὐτῷ, Ναὶ κύριε, σὺ οἶδας ὅτι φιλῶ σε. λέγει αὐτῷ, Βόσκε τὰ ἀρνία μου. 16 λέγει αὐτῷ πάλιν δεύτερον, Σίμων Ἰωάννου, ἀγαπᾷς με; λέγει αὐτῷ, Ναὶ κύριε, σὺ οἶδας ὅτι φιλῶ σε. λέγει αὐτῷ, Ποίμαινε τὰ πρόβατά μου. 17 λέγει αὐτῷ τὸ τρίτον, Σίμων Ἰωάννου, φιλεῖς με; ἐλυπήθη ὁ Πέτρος ὅτι εἶπεν αὐτῷ τὸ τρίτον, Φιλεῖς με; καὶ λέγει αὐτῷ, Κύριε, πάντα σὺ οἶδας, σὺ γινώσκεις ὅτι φιλῶ σε. λέγει αὐτῷ [ὁ Ἰησοῦς], Βόσκε τὰ πρόβατά μου. 2. Parsing dan terjemahkan kalimat di bawah ini: a. outoj douloj blepei oikon uiou qeou b. ekkeioi aggeloi akouosin logon qeou c. ekeinoj kosmou agei ekklhsiaj doxh| qeou d. akouomen ekeinon logon aggelwn qeou e. outoj o anqrwpoj ginwskei ekeinon ton anqrwpon f. akouomen tauthn thn parabolhn th| ekklhsia
Yunani Dasar 43 BAB X STRUKTUR KATA KERJA Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan tense-tense dalam bahasa Yunani 3. Mampu menjelaskan voice kata kerja 4. Mampu menjelaskan mood kata kerja 5. Mampu menjelaskan person dan number dari subjek kata kerja Konsep-konsep Kunci 1. Tense Kata Kerja 2. Voice Kata Kerja 3. Mood Kata Kerja 4. Person dan Number Dalam tata bahasa Indonesia, untuk membuat sebuah kalimat utuh dibutuhkan minimal adanya subjek dan kata kerja, namun dalam tata bahasa Yunani satu kata kerja trelah “mengandung” subjek dan kata kerja di dalamnya. Subjek dari kata kerja Yunani dapat dilihat dari akhiran yang digunakan oleh kata kerja tersebut. A. TENSE KATA KERJA Tense dalam tata bahasa Yunani mengandung dua hal penting, yaitu time of action (waktu kegiatan) dan kind of action (linear, punctiliar, atau complete action). Dalam “kind of action” atau jenis kegiatannya,
44 Dr. Gidion, M.Th tenses memiliki tiga bentuk yaitu linear, punctiliar, dan complete action. 3 Linear menggambarkan jenis kegiatan yang sedang terjadi dan belum selesai yang digambarkan seperti garis lurus ( ________ ), sedangkan Punctiliar adalah jenis kegiatan yang satu kali terjadi dan selesai yang digambarkan seperti titik ( . ), dan Complete Action adalah kegiatan yang satu kali terjadi dan selesai namun dampak kegiatan masih berlangsung. Ada beberapa tense dalam bahasa Yunani: 1. Present Kata kerja yang menunjukkan suatu kegiatan yang sedang berlangsung dan belum selesai, dan jenis kegiatannya adalah linear (contoh: 1 Yoh. 3:6 ouvc a`marta,nei “tidak berbuat”) 2. Imperfect Kata kerja yang menunjukkan suatu kegiatan sedang berlangsung pada masa lalu, dan jenis kegiatannya adalah linear (“For you were once darkness, but now light in the Lord” Ef. 5:8) 3. Aorist Kata kerja yang menunjukkan suatu kegiatan yang terjadi pada masa lalu, dan jenis kegiatannya adalah punctiliar. (“God…..made us alive together with Christ” Ef.2:5; “He who has begun a good work in you will complete it until the day of Christ Jesus” Phil.1:6) 4. Future Kata kerja yang menunjukkan suatu kegiatan yang terjadi di masa yang akan datang, dan jenis kegiatannya bisa dalam bentuk linear atau juga dalam bentuk punctiliar (“We know that if he is manifested, we will be like Him, for we will see Him even as He is” 1John.3:2) 5. Perfek Kata kerja yang menunjukkan suatu kegiatan yang terjadi pada masa lalu, diamama dampak dari kegiatan itu masih berlangsung 3 Ray Summers, Essential Of New Testament Greek (Nashville: Broadman Press, 1950), 11.
Yunani Dasar 45 sampai saat ini, dan jenis kegiatan kata kerja ini adalah punctiliar (Contoh: 1Yoh. 3:6 e`w,raken “melihat”; “I am in a present state of having been crucified with Christ” Gal.2:20; indicating that not only was I crucified with Christ n the past, but I am existing now in that present condition. “...having been rootted and grounded in love” Eph.3:17). B. VOICE KATA KERJA Voice adalah unsur kata kerja yang menunjukkan hubungan atau peran subjek terhadap kata kerja. Dalam tata bahasa Yunani, kata kerja memiliki tiga jenis voice: 1. Aktif Voice “aktif” menunjukkan bahwa subjek adalah pelaku kata kerja. Contoh: Saya—melihat (blepw) 2. Pasif Voice “pasif” menunjukkan bahwa subjek dikenai kegiatan kata kerja. Contoh: Saya—dilihat (blepomai) 3. Midle Voice “middle” menunjukkan bahwa subjek melakukan kegiatan ‘kata kerja’ untuk si “subjek” sendiri. Contoh: saya—melihat—diriku sendiri (blepomai) Selain voice di atas ada pula bentuk kata kerja Deponent. Kata kerja deponent adalah kata kerja yang kata dasarnya memiliki akhiran bentuk pasif (present passive indikatif) namun berfungsi aktif. Dalam kamus tidak akan pernah dijumpai kata dasar ginw, melainkan ginomai (artinya; aku menjadi) C. MOOD KATA KERJA Mood adalah unsur kata kerja yang menunjukkan hubungan
46 Dr. Gidion, M.Th kegiatan kata kerja terhadap realitanya. Dalam tata bahasa Yunani, kata kerja memiliki empat jenis mood: 1. Indikatif Mood yang mengungkapkan bahwa kegiatan kata kerja merupakan tindakan nyata atau sungguh-sungguh terjadi (Contoh; And they overcome him by the blood of the Lamb” Why. 12:11; “God is not mocked” Gal. 6:7) 2. Optatif Mood yang mengungkapkan bahwa kegiatan kata kerja merupakan harapan dan keinginan (“And the very God of peace sanctify you wholly, and I pray God your whole spirit and soul and body be preserved blameless unto the coming of our Lord Jesus Christ” I Tes 5:23) 3. Imperatif Mood yang mengungkapkan bahwa kegiatan kata kerja merupakan perintah atau larangan (“Flee youthful lusts” 2Tim. 2:22) 4. Infinitif Kata kerja infinitif yang tidak menggunakan definitif artikel biasanya digunakan untuk mengekspresikan perintah, peringatan. Contoh: Rom.12:15. Dalam tata bahasa Yunani fungsi infinitif menjelaskan peran kata kerja sebagai kata benda (kata kerja mendapatkan imbuhan “per-an”, “ke-an”, akhiran “nya”). Namun infinitif juga dapat menjelaskan tujuan atau hasil, sehinga umumnya ditambahkan kata “untuk” dalam penerjemahannya. Kata Kerja Mood Infinitif - Membuat - Mendaftarkan - Berkelahi - Berangkat - Pergi - Untuk membuat, pembuatan - Untuk mendaftarkan, pendaftaran - Untuk berkelahi, perkelahian - Untuk berangkat, keberangkatan - Untuk pergi, perginya
Yunani Dasar 47 5. Participle Mood yang mengungkapkan peran kata kerja sebagai kata sifat 6. Subjunctive Mood yang mengungkapkan bahwa kegiatan kata kerja meruakan kegiatan yang emiliki kemungkinan besar untuk terjadi (“Let us come forward to the Holy of Holies wit a true heart in full assurance of faith” Heb. 10:23; “In order that now the manifold wisdom of God might be made known through the church…”Eph. 3:10). D. PERSON DAN NUMBER Person adalah unsur kata kerja yang menunjukkan kedudukan subjek sebagai: 1. Orang pertama (I): Subjek sedang berbicara (I/saya, we/kami) 2. Orang kedua (II): Subjek yang diajak bicara (you/engkau, you/ kalian) 3. Orang ketiga (III): Subjek yang dibicarakan (he/she/it/dia, they/ mereka). Number adalah unsur kata kerja yang menunjukkan jumlah subjek, apakah subjek tunggal singular (I, You, He, She, It) atau jamak (We, You, They). E. LATIHAN Latihan membaca dan menulis transliterasi! 1. Εὐλογητὸς ὁ θεὸς καὶ πατὴρ τοῦ κυρίου ἡμῶν Ἰησοῦ χριστοῦ, ὁ εὐλογήσας ἡμᾶς ἐν πάσῃ εὐλογίᾳ πνευματικῇ ἐν τοῖς ἐπουρανίοις ἐν χριστῷ· 2. καθὼς ἐξελέξατο ἡμᾶς ἐν αὐτῷ πρὸ καταβολῆς κόσμου, εἶναι ἡμᾶς ἁγίους καὶ ἀμώμους κατενώπιον αὐτοῦ ἐν ἀγάπῃ, 3. προορίσας ἡμᾶς εἰς υἱοθεσίαν διὰ Ἰησοῦ χριστοῦ εἰς αὐτόν, κατὰ τὴν εὐδοκίαν τοῦ θελήματος αὐτοῦ, 4. εἰς ἔπαινον δόξης τῆς χάριτος αὐτοῦ, ἐν ᾗ ἐχαρίτωσεν ἡμᾶς ἐν
48 Dr. Gidion, M.Th τῷ ἠγαπημένῳ· 5. ἐν ᾧ ἔχομεν τὴν ἀπολύτρωσιν διὰ τοῦ αἵματος αὐτοῦ, τὴν ἄφεσιν τῶν παραπτωμάτων, κατὰ τὸν πλοῦτον τῆς χάριτος αὐτοῦ, 6. ἧς ἐπερίσσευσεν εἰς ἡμᾶς ἐν πάσῃ σοφίᾳ καὶ φρονήσει, 7. γνωρίσας ἡμῖν τὸ μυστήριον τοῦ θελήματος αὐτοῦ, κατὰ τὴν εὐδοκίαν αὐτοῦ, ἣν προέθετο ἐν αὐτῷ 8. εἰςοἰκονομίαντοῦ πληρώματοςτῶνκαιρῶν, ἀνακεφαλαιώσασθαι τὰ πάντα ἐν τῷ χριστῷ, τὰ ἐπὶ τοῖς οὐρανοῖς καὶ τὰ ἐπὶ τῆς γῆς· (Eph 1:3-10 BYZ)
Yunani Dasar 49 BAB XI PRESENT AKTIF PASIVE & MIDLE INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan mampu: 2. Mempu menjelaskan fungsi tenses Present Aktif Passive & Middle Indikatif 3. Mampu menjekaskan akhiran kata kerja Present Aktif Passive & Middle Indikatif 4. Mampu menganalisa kata kerja Present Passive & Middle Indikatif di Teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses Present Aktif Indikatif 2. Tenses Present Passive & Middle Indikatif 3. Analisa Teks PB A. PRESENT AKTIF INDIKATIF Tense dalam tata bahasa Yunani mengandung dua hal penting, yaitu time of action (waktu kegiatan) dan kind of action (complete action atau lengkap tidaknya suatu kegiatan). Berdasarkan time of action, kata kerja Present Aktif Indikatif menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung. Dan berdasarkan “kind of action”, kata kerja Present Aktif Indikatif bersifat linear atau menunjukkan kegiatan kata kerja yang terjadi berulang-ulang dan belum selesai. Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguhsungguh terjadi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tenses Present Aktif Indikatif menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung,
50 Dr. Gidion, M.Th berulang-ulang dan belum selesai dimana subjek yang melakukan kegiatan yang sungguh-sungguh terjadi. Dalam tata bahasa Yunani, akhiran kata kerja merupakan penentu apakah tenses, voice, mood, dan peranan subjek dalam kalimat. Perhatikan akhiran present aktif indikatif di bawah ini: ORANG SINGULAR PLURAL I ____w ____ omen II ____eij ____ ete III ____ei ____ ousi(n) Penerjemahan kalimat present aktif indikatif dalam bahasa Inggris dapat menggunakan rumus sebagai berikut: S + V1 atau S + tobe + V1.ing. B. TENSE PRESENT PASIVE INDIKATIF Tenses Present Pasive Indikatif menunjukkan kegiatan kata kerja yang sdang berlangsung, berulang-ulang dan belum selesai dimana subjek dikenai kegiatan kata kerja yang sungguh-ungguh terjadi. Dalam tata bahasa Yunani, akhiran kata kerja merupakan penentu apakah tenses, voice, mood, dan peranan subjek dalam kalimat. Perhatikan akhiran present passive indikatif di bawah ini: ORANG SINGULAR PLURAL I ____omai ____omeqa II ____h| ____esqe III ____etai ____ontai Penerjemahan kalimat present passive indikatif dalam bahasa Inggris dapat menggunakan rumus sebagai berikut: (S + tobe + V3 atau S + tobe + (being) + V3)
Yunani Dasar 51 C. PRESENT MIDDLE INDIKATIF Dalam tata bahasa Yunani peran subjek dalam kalimat tiak hanya berfungsi aktif atau pasif, tetapi juga middle. Fungsi middle menunjukkan; subjek melakukan kegiatan kata kerja (aktif) untuk dirinya sendiri. Jadi tense present middle iindikatif menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung, berulang-ulang dan belum selesai dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja yang sungguhsungguh terjadi untuk dirinya sendiri. Dalam penerjemahannya tenses ini disejajarkan dengan tenses Present Aktif Indikatif dengan ditambahkan penunjuk “diri sendri” pada subjek (S + V1 + “oneself” atau S + tobe + V1.ing + “oneself”). Numerik Person "awalan dan akhiran" PRESENT MIDLE INDIKATIF Fungsi: Menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung, berulang-ulang dan belum selesai dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi untuk dirinya sendiri. (S + V1 + "oneself" atau S + tobe + V1.ing + "oneself") S Org I ___omai STEM + " omai " (contoh blepomai = I see myself; Saya melihat diriku). Akhiran merupakan penunjuk subjek. Org II ___h| STEM + "h|" (contoh bleph| = you see yourself; Engkau melihat dirimu) Org III ____etai STEM + "etai " (contoh blepetai = he/she/it see himself; Dia melihat dirinya) P Org I __omeqa STEM + "omeqa " (contoh blepomeqa = we see ourselves; Kami melihat diri kami) Akhirannya merupakan penunjuk subjek jamak. Org II ____esqe STEM + "esqe " (contoh blepesqe = You see yourselves; Kalian melihat diri kalian) Org III ___ontai STEM + "ontai " (contoh blepontai = They see themselves; Mereka melihat diri mereka) Akhiran tenses present middle indikatif sama dengan present passive indikatif, namun kata kerja preent passive indikatif umumnya diikuti preposition upo( dia( en. Akhiran tenses present passive/ middle indikatif ini juga sama dengan akhiran kata kerja deponent
52 Dr. Gidion, M.Th (kata kerja berakhiran present passive indikatif yang berfungsi aktif ). Untuk mengetahui perbedaan keduanya adalah denan memperhatikan kata dasarnya. Kata dasar dari present passive/middle indikatif selalu berkahiran w,sedangkan deponent selalu berakhiran omai) D. ANALISA TEKS PB 1. GNT 1 John 3:6 πᾶς ὁ ἐν αὐτῷ μένων οὐχ ἁμαρτάνει· πᾶς ὁ ἁμαρτάνων οὐχ ἑώρακεν αὐτὸν οὐδὲ ἔγνωκεν αὐτόν. ITB 1 John 3:6 Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia 2. GNT Galatians 1:6 Θαυμάζω ὅτι οὕτως ταχέως μετατίθεσθε ἀπὸ τοῦ καλέσαντος ὑμᾶς ἐν χάριτι [Χριστοῦ] εἰς ἕτερον εὐαγγέλιον, ITB Galatians 1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, 3. GNT Matthew 7:17 οὕτως πᾶν δένδρον ἀγαθὸν καρποὺς καλοὺς ποιεῖ, τὸ δὲ σαπρὸν δένδρον καρποὺς πονηροὺς ποιεῖ ITB Matthew 7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. 4. GNT 1 John 3:1 ἴδετε ποταπὴν ἀγάπην δέδωκεν ἡμῖν ὁ πατὴρ, ἵνα τέκνα θεοῦ κληθῶμεν, καὶ ἐσμέν. διὰ τοῦτο ὁ κόσμος οὐ γινώσκει ἡμᾶς, ὅτι οὐκ ἔγνω αὐτόν. ITB 1 John 3:1 Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. 5. GNT Matthew 2:13 Ἀναχωρησάντων δὲ αὐτῶν ἰδοὺ ἄγγελος κυρίου φαίνεται κατ᾽ ὄναρ τῷ Ἰωσὴφ λέγων, Ἐγερθεὶς
Yunani Dasar 53 παράλαβε τὸ παιδίον καὶ τὴν μητέρα αὐτοῦ καὶ φεῦγε εἰς Αἴγυπτον καὶ ἴσθι ἐκεῖ ἕως ἂν εἴπω σοι· μέλλει γὰρ Ἡρῴδης ζητεῖν τὸ παιδίον τοῦ ἀπολέσαι αὐτό. ITB Matthew 2:13 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” 6. GNT Mark 15:24 καὶ σταυροῦσιν αὐτὸν καὶ διαμερίζονται τὰ ἱμάτια αὐτοῦ, βάλλοντες κλῆρον ἐπ᾽ αὐτὰ τίς τί ἄρῃ. ITB Mark 15:24 Kemudian mereka menyalibkan Dia, lalu mereka membagi pakaian-Nya dengan membuang undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing. 7. GNT Matthew 3:10 ἤδη δὲ ἡ ἀξίνη πρὸς τὴν ῥίζαν τῶν δένδρων κεῖται· πᾶν οὖν δένδρον μὴ ποιοῦν καρπὸν καλὸν ἐκκόπτεται καὶ εἰς πῦρ βάλλεται. ITB Matthew 3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. E. KOSAKATA ballw I throw (saya melemparkan) baptizw I baptize (saya membaptiskan) swzw I save (saya menyelamatkan) khrussw I proclaim (saya berkhotbah) krinw I judge (saya menghakimi) zhtew I seek (saya mencari) doxazw I glorify (saya memuliakan) kaqarizw I cleanse, I purify (saya membersihkan, saya
54 Dr. Gidion, M.Th memurnikan) amartanw I sin (saya berdosa) F. LATIHAN 1. o anqropoj swzei ekeinon ton anqropon 2. o aggeloj legei logouj qanatou 3. khrussomen tauthn thn parabolhn 4. o` Cristo.j / a;gei tou.j maqjta.j auvtou/ en th/j avga,phj 5. o. amartwloj ballei amartian en th| kardia| aotou 6. h alhqeia didasketai toij logoij tou apostolou 7. parabolh thj basileiaj didasketai tw| apostolw| 8. oi ocloi swzontai tou kosmou 9. oi anqrwpoi lambanontai arton kai karpon 10. oi maqhtai didaskontai ton logon thj alhqeiaj
Yunani Dasar 55 BAB XII PRESENT AKTIF PARTICIPLE Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses present aktif participle 3. Mampu menjelaskan akhiran kata kerja present aktif participle 4. Mampu menjelaskan kata kerja present aktif participle di teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses Presen Aktif Participle 2. Analisa teks PB A. FUNGSI PRESENT AKTIF PARTICIPLE Mood participle pada tenses ini menunjukkan bahwa kata kerja berfungsi sebagai kata sifat atau keterangan. Dalam bentuk tenses present, kata kerja participle diberikan akhiran “ing” (mengandung arti aktif dan menunjukkan waktu sekarang) dalam penerjemahan bahasa Inggrisnya. Contoh: “opening, making, doing, dsb”. Sedangkan dalam bentuk lampau atau tenses aorist, akat kerja participle diberikan akhiran “ed” untuk kata kerja beraturan (regular verb) dalam penerjemahan bahasa Inggrisnya. Jadi dapat disimpulkan bahwa tenses Present Aktif Participle menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung dan belum selesai yang bersamaan dengan waktu kegiatan kata kerja utama (induk kalimat)4 , dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja (berfungsi 4 Lynne Newell, Bahasa Yunani Koine (Malang: SAAT, 1977)
56 Dr. Gidion, M.Th sebagai kata sifat dan keterangan pada kata benda). Dalam fungsinya sebagai kata sifat dan keterangan, participle mempunyai bentuk akhiran berdasarkan case, gender, dan numeriknya. Fungsi participle dalam penerjemahannya ke bahasa Indonesia, dapat diterjemahkan ke dalam tiga bentuk: 1. Sebagai kata benda berawalan “peng-“5 Kata Kerja Kata Kerja Participle (awalan “peng-“) Bicara Pembicara Datang Pendatang Bekerja Pekerja Memberi Pemberi Bila diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris kata kerja ditambahkan “ing”. Contoh: legwn dalam bentuk kata benda berawalan “peng-“ menjadi speaking (pembicara). 2. Sebagai bentuk kata sifat Kata Kerja Kata Kerja Participle (awalan “peng-“) Bicara Yang bicara Datang Yang datang Bekerja Yang bekerja Memberi Yang memberi Kata o` le,gwn bila diterjemahkan dalam bahasa Inggris, present aktif participle dalam bentuk kata sifat menjadi who is speaking. Participle yang berfungsi sebagai kata sifat umumnya diawali dengan definitif artikel yang memiliki case, gender, dan umerik. Dalam penerjemahan bahasa Indonesia sebaiknya bentuk ini ditambahkan kata “yang” diawalnya. Contoh: 5 Ruth Schafer, Belajar Bahasa Yunani Koine (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011), 212
Yunani Dasar 57 • oi pisteuontej (Kis. 2:44; yang percaya (sekarang)) Salah satu ketentuan kata kerja participle adalah bahwa waktu kegiatan kata kerjanya sesuai dengan waktu kegiatan kata kerja utama. Sebab itu bentuk ini disesuaikan dengan kata kerja utamanya yang dalam bentuk aorist (“memberi dibaptis” Kis. 2:41). Defiinitif artikel plural dan akhiran plural pada bentuk present participle merupakan penunjuk bahwa subjeknya adalah plural (merupakan kata benda maskulin). Contoh: • speirwn (Mat. 13:3; yang menabur (sekarang)) • vIdou. evxh/lqen tou/ spei,rein (Lihatlah, dia yang menabur telah keluar untuk menabur) • Kata tou/ spei,rein dalam bentuk presen aktif infinitive berfungsi menegaskan kata kerja utama, sehingga diterjemahkan “to sow”. Tambahan: Selain sebagai penunjuk kata sifat, definitif artikel juga berfungsi sebagai penunjuk subjek. Galatians 1:23 o diwkwn Dapat diterjemahkan he who persecuted (dia yang menyiksa). 3. Sebagai bentuk keterangan waktu Kata Kerja Kata Kerja Participle (awalan “peng-“) Bicara Sementara bicara Datang Sementara datang Bekerja Sementara bekerja Memberi Sementara memberi Participle yang berfungsi sebagai keterangan waktu tidak di awali definitif artikel, jadi kata legwn bila diterjemahkan dalam bahasa Inggris, presen aktif participle dalam bentuk keterangan waktu menjdai while speaking. Penerjemahan dalam bahasa Indonesia dapat menggunakan kata “sementara” atau “ketika”. Contoh: a. Markus 16:20 ἐκεῖνοι δὲ ἐξελθόντες ἐκήρυξαν πανταχοῦ, τοῦ κυρίου συνεργοῦντος and they went forth and
58 Dr. Gidion, M.Th preached everywhere, the Lord working with them. - συνεργοῦντος ; while working together - KB. Genetif + Participle Genetif = while the Lord working with them b. Kisah Para Rasul 10:44 Ἔτι λαλοῦντος τοῦ Πέτρου τὰ ῥήματα ταῦτα ἐπέπεσεν τὸ πνεῦμα τὸ ἅγιον ἐπὶ πάντας τοὺς ἀκούοντας τὸν λόγον. while Peter was yet speaking these words, the Holy Ghost fell on all them which heard word. - KB. Genetif + participle Genetif = While Peter speaking. 4. Sebagai keterangan klausa (sebab) Kata Kerja Kata Kerja Participle (awalan “peng-“) Bicara karena bicara Datang karena datang Bekerja karena bekerja Memberi karena memberi Participle yang berfungsi sebagai keterangan “klausa/ sebab” tidak diawali definitif artikel, dan merupakan anak kalimat. Contoh: kai. pa,ntej evfobou/nto auvto.n mh. pisteu,ontej ; dan semua mereka takut kepadanya karena mereka tidak percaya B. BENTUK AKHIRAN PRESENT AKTIF PARTICIPLE Seperti halnya dengan kata benda yang memiliki gender, case, dan nnumeric, maka kata kerja present aktif participle memiliki bentuk akhiran yang sama dengan akhiran kata benda. Perhatikan tabel akhiran present aktif participle berikut:
Yunani Dasar 59 C. ANALISA TEKS PB 1. Matius 21:22 καὶ πάντα ὅσα ἂν αἰτήσητε ἐν τῇ προσευχῇ πιστεύοντες λήμψεσθε. And all things you ask in prayer believing you shall receive. - DA. KB Datif + Participle Nominatif; iin prayer believing - KB. Genetif + Participle Genetif = While Peter speaking
60 Dr. Gidion, M.Th 2. Kisah Para Rasul 10:44 Ἔτι λαλοῦντος τοῦ Πέτρου τὰ ῥήματα ταῦτα ἐπέπεσεν τὸ πνεῦμα τὸ ἅγιον ἐπὶ πάντας τοὺς ἀκούοντας τὸν λόγον , while Peter was yet speaking thewe words, the Holy Ghost fell on all them which heard the word. - KB. Genetif + Participle Genetif = While Peter speaking D. KOSA KATA ofeilw I ought (saya berhutang) fainw I shine (saya bercahaya) yeudomai I lie (saya berbohong) menw I abide (saya tinggal) swzw I save (saya menyelamatkan) arcw I rule (saya memerintah) doxazw I glorify (saya memuja) adikia Unrighteousness (kelaliman) ilusmoj Propitiation (perdamaian) afqalmoj eye (mata) paraklhtoj advocate (penolong/ penasehat) skandalon stumbling block (batu sandungan) fwj light (cahaya) koinwnia fellowship (persekutuan) E. LATIHAN 1. oi anqrwpoi oi lambanontej thn caran tou qeou sezontai 2. ai ekklhsiai ai luousai upo tou ponhrou arcontoj doxazontai upo tou kuriou 3. oi anqrwpoi oi lambanontej thn caran tou qeou sezontai 4. to fwj tou qeou fainei en tw| kosmw| 5. o legwn oti ecei koinwnian meta tou qeou alla menei en amartiaj esti yeusthj
Yunani Dasar 61 BAB XIII IMPERFEK AKTIF PASIVE DAN MIDLE INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses imperfek indikatif 3. Mampu menjelaskan akhirak kata kerja imperfek aktif, pasif, dan middle indikatif 4. Mampu menganalisa kat akerja imperfek indikatif di teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses Imperfek Aktif Pasiv Midle Indikatif 2. Analisa teks PB 3. Kosakata 4. Latihan A. TENSES IMPERFEK AKTIF IINDIKATIF Berdasarkan waktu terjadinya kata kerja tenses Imperfek Indikatif menunjukkan kegiatan yang sedang berlangsung pada masa lampau. Sendangkan berdasarkan jenis kegiatan ata kind of action-nya, kata kerja ini bersifat linear; atau menunjukkan kegiatan kata kerja yang terjadi berulang-ulang. Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguh-sungguh terjadi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tenses Imperfek Aktif Indikatif merupakan kegiatak kata kerja yang sedang berlangsung berulang-ulang di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja. Prhatikan table akhiran tenses Imperfek Aktif Indikatif berikut:
62 Dr. Gidion, M.Th Numerik Person "awalan dan akhiran" IMERFECT AKTIF INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung berulang-ulang di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja. Dalam penerjemahannya menggunakan "Past Continous Tense" (S + was/were + V1.ing) Singular Org I e__on e + STEM + "on" (contoh: eluon = I was Loosing). Akhiran merupakan penunjuk subjek. Org II e__ej e + STEM + "ej " (contoh: eluej = you were loosing) Org III e__e$n% e + STEM + "e$n%" (contoh: elue = he, she, it was Loosing) Plural Org I e__omen e + STEM + "omen " (contoh: eluomen = we were loosing). Akhiran merupakan subjek jamak. Org II e__ete e + STEM + "ete " (contoh: eluete = you were loosing) Org III e__on e + STEM + " on " (contoh: eluon = they were Loosing) Contoh: 1. lambanw &&& elambanon (saya dulu sedang mengambil; I was taking) 2. blepw &&& eblepej (engkau dulu sedang melihat; you were looking) 3. grafw &&& egrafomen (kami dulu sedang menulis; we were writing) 4. oi douloi hmwn eblepon touj agiuoj (hamba-hamba kami dulu sedang melihat orang/ pria-pria kudus; Our servants were looking the holy men) B. TENSE IMPERFEK PASIVE INDIKATIF Numerik Person "awalan dan akhiran" IMERFECT PASSIVE INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung pada masa lampau, dimana subjek dikenai kegiatan. Dalam penerjemahannya menggunakan "Past Continous Tense" (S + was/ were + being + V.3) Singular Org I e__omhn, e + V + "omhn," (contoh: eluomhn, = I was being Loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek tunggal. Org II e__ou e + V + "ou " (contoh: eluou = you were being loosed) Org III e__eto e + V + "eto " (contoh: elueto = he, she, it was being Loosed)
Yunani Dasar 63 Plural Org I e__ omeqa e + V + "omeqa " (contoh: eluomeqa = we were being loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__ esqe e + V + "esqe " (contoh: eluesqe = you were being loosed) Org III e__ onto e + V + "onto " (contoh: eluonto = they were being Loosed) Contoh: 1. hgomhn, (I was being leaded) 2. hkouonto (they ere being heared) 3. egra,fomeqa (we were being writed) 4. o` pisto.j avdelfo,j eswzeto u`po. maqhtou/ tou/ Messiou (the faithful brother wan being saved by disciple of the Messias) 5. o` ui`o.j tou/ qeou/ khru,sseto evn toij avdelfoij (The Son of God was being proclaimed in/on the brothers) C. TENSE IMPERFEK MIDLE INDIKATIF Numerik Person "awalan dan akhiran" IMPERFECT MIDDLE INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sedang berlangsung pada masa lampau, dimana subjek melakukan suatu kegiatan bagi dirinya sendiri. Dalam penerjemahannya menggunakan rumus (S + was/were + V.ing + oneself) Singular Org I e__omhn, e + V + "omhn," (contoh: eluomhn, = I was Loosing myself). Akhiran merupakan penunjuk subjek tunggal. Org II e__ou e + V + "ou " (contoh: eluou = you were loosing yourself) Org III e__ eto e + V + "eto " (contoh: elueto = he, she, it was loosing himself, herself, itself) Plural Org I e__omeqa e + V + "omeqa " (contoh: eluomeqa = we were loosing ourselves). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__esqe e + V + "esqe " (contoh: eluesqe = you were loosing yourselves) Org III e__onto e + V + "onto " (contoh: eluonto = they were loosing themselves)
64 Dr. Gidion, M.Th Contoh: 1. edida,skou (you were teaching yourself) 2. elamba,nesqe (you were taking yourselves) 3. ekhru,ssonto (they were proclaiming themselves) 4. oi` a;nqrwpoi elamba,nonto to. kakon dw/ro,n kai to kainon dw/ro,n (the mens were taking themselves the bad gift and the new gift) 5. oi` maqhtai. edida,skonto to.n lo,gon th/j avlhqei,aj (the disciples were teaching themselves the Word of the truth) D. ANALISA TEKS PB 1. Markus 11:14 ---- ἤκουον (mereka dulu sedang mendengar) GNT Mark 11:14 καὶ ἀποκριθεὶς εἶπεν αὐτῇ, Μηκέτι εἰς τὸν αἰῶνα ἐκ σοῦ μηδεὶς καρπὸν φάγοι. καὶ ἤκουον οἱ μαθηταὶ αὐτοῦ. ITB Mark 11:14 Maka kata-Nya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!” Dan muridmurid-Nyapun mendengarnya. 2. Markus 1:21---- ἐδίδασκεν (dia dulu sedang mengajar) GNT Mark 1:21 Καὶ εἰσπορεύονται εἰς Καφαρναούμ· καὶ εὐθὺς τοῖς σάββασιν εἰσελθὼν εἰς τὴν συναγωγὴν ἐδίδασκεν. ITB Mark 1:21 Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. GNT Matthew 9:11 καὶ ἰδόντες οἱ Φαρισαῖοι ἔλεγον τοῖς μαθηταῖς αὐτοῦ, Διὰ τί μετὰ τῶν τελωνῶν καὶ ἁμαρτωλῶν ἐσθίει ὁ διδάσκαλος ὑμῶν; 3. Matthew 9:11 Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka (harfiah: mereka dulu sedang berkata) kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” E. KOSAKATA apokrinomai I answer (saya menjawab) pisteuw I believe (saya percaya) menw I abide (saya tinggal/ bediam) qerapeuw I heal (saya menyembuhkan) sunagw I gather together (saya berkumpul bersama) apostellw I send “with a message” (saya mengutus)
Yunani Dasar 65 menw I abide/ remain (saya tinggal/ menetap) eisercomai I come into/ I enter (saya masuk) qerameuw I hea (saya menyembuhkan) swzw I save (saya menyelamatkan) fwnh Voice (suara) skotia Darkness (kegelapan/ kesuraman) biblion Book (buku) de but / moreover (tetapi) ou not (tidak) Kata Keterangan ouketi No longer (tidak lagi) nun Now (sekarang) eti Still (masih/ tetap) tote Then (kemudian) oupw Not yet (belum) F. LATIHAN 1. tote hkoumen thj fwnhj aouton( nun de ouketi akouomen authj 2. ekkeinoi men oi amartwloi menousin en th| skotia|( outoi de eisercontai eij thn basileian tou qeou 3. en ekeinaij taij emeraij o Messiaj eqerapeue touj oclouj kai eswzen autouj apo twn amartiwn autwn 4. outoi oi logoi en tw| bibliw| egrafonto 5. kai proj touj ponhrouj adelfouj efereto ta dwra
66 Dr. Gidion, M.Th BAB XIV FUTURE AKTIF PASIVE & MIDLE INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses future aktif, pasif, middle indikatif 3. Mampu menjelaskan akhiran kata kerja tenses future aktif, pasif, middle indikatif 4. Mampu menganalisis kata kerja future aktif, pasif, middle indikatif di teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses future aktif, pasif, middle indikatif 2. Anilisis Teks PB 3. Latihan A. TENSES FUTURE AKTIF INDIKATIF Berdasarkan waktu terjadinya kata kerja tenses Future Indikatif menunjukkan kegiatan yang akan terjadi pada masa depan. Sedangkan berdasarkan jenis kegiatan atau kind of action-nya, kata kerja ini dapat bersifat punctiliar atau linera, konteks kalimat yang akan menunjukan apakah bersifat berulang-ulang (linear) atau bersifat satu kali terjadi dan selesai (punctiliar).6 Namun, pada umumnya kind of action tense future bersifat sederhana atau satu kali terjadi dan selesai (punctiliar). 6 Ray Summers, 63.
Yunani Dasar 67 Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguh-sungguh terjadi. Dalam tenses Future terjadi beberapa peleburan antara huruf terakhir stem kata kerja dengan s ‘sigma’, dimana s ‘sigma’ merupakan suatu penanda tense future. Huruf s ‘sigma’ diletakkan setelah stem kata kerja atau diantara stem kata kerja dan akhiran tense future. Peleburan hanya terjadi bilamana huruf terakhir dari stem kata kerja merupakan konsonan cair (l( m( n( r), konsonan bisu (platal-k( g( c( ss; labial-p( b( f( pt; dental-t( d( q), dan konsonan desis (z( x( s( y). Adapun bentuk perubahan dapat dilihat dalam penjelasan table berikut: JENIS HURUF SIGMA PELEBURAN HASIL PELEBURAN Konsonan Cair l( m( n( r s l + s = l m + s = m n + s = n r + s = r Peleburan konsonan cair dengan s menyebabkan dihilangkannya s) Konsonan Bisu Platal k( g( c( ss s k + s = x g + s = x c + s = x ss + s = x Peleburan konsonan bisu platal dengan s Menghasilkan x Labial p( b( f( pt s p + s = y b + s = y f + s = y pt + s = y Peleburan konsonan bisu labial dengan s menghsilkan y Dental t( d( q s t + s = s d + s = s q + s = s Peleburan konsonan bisu dental dengan s Menyebabkan konsonan bisu dental dihilangkan. Konsonan Desis z( x( s( y s z + s = s x + s = s s + s = s y + s = s Peleburan konsonan desis dengan s Menyebabkan dihilangkannya konsonan desis
68 Dr. Gidion, M.Th Numerik Person “s + akhiran FAI” FUTURE AKTIF INDIKATIF Fungsi: menyatakan suatu kegiatan yang belum terjadi dan akan dikerjakan diwaktu yang akan datang, dimana subjek yang akan melakukan kegiatan dari kata kerja. Rumus penerjemahan: simple future tenses (S + shall/will + V.1) Singular Org I __sw STEM + “luswlu” (contoh: sw = I shall loose). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II __seij STEM + “luseij” (contoh: seij = you will loose) Org III __sei STEM + “lusei” (contoh: sei = he/ she/ it will loose) Plural Org I __somen STEM + “lusomen” (contoh: somen = we shall loose). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II __sete STEM + “lusete” (contoh: sete = You will loose) Org III __sousi$n% STEM + “lusousi$n%” (contoh: sousin = they will loose) Contoh: 1. me,nw (me,nw/ - I shall abide) 2. avposte,llw (avposte,llw - I shall send out) 3. pei,qw (pei,sw - I shall persuade) 4. o` Cristo.j / a;xei $agw% tou.j maqhta.j auvtou/ en th/j avga,phj (The Christ will lead his disciple in the love) B. TENSES FUTURE MIDLE INDIKATIF Numerik Person “s + akhiran FMI” FUTURE MIDDLE INDIKATIF Fungsi: menyatakan suatu kegiatan yang belum terjadi dan akan dikerjakan diwaktu yang akan datang, dimana subjek yang akan melakukan kegiatan bagi dirinya sendiri. Rumus penerjemahan: simple future tenses (S + shall/will + V.1 + oneself)
Yunani Dasar 69 Singular Org I ____somai, STEM + “soma,i” (contoh: lusomai = I shall loose for myself). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II ___sh| STEM + “sh|” (contoh: lush| = you will loose for yourself) Org III ___setai STEM + “setai” (contoh: lusetai = he will loose for himself, she will loose for herself, it will loose for itself) Plural Org I ___someqa STEM + “someqa” (contoh: lusomeqa = we shall loose for ourselves). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II ___sesqe STEM + “sesqe” (contoh: lusesqe = You will loose yourselves) Org III ___sontai STEM + “sontai” (contoh: lusontai = they are loosing themselves) Contoh: 1. blepw &&&&&& bleyomai(saya akan melihat diri sendiri; I shall see my self) 2. grafw &&&&& grayomeqa (kami akan menulis bagi kami sendiri; we shall write ourselves) 3. krinw &&&&&& krinou/meqa ( kami akan menghakimi diri kami sendiri; we shall judge ourselves) 4. en ekeinh| th| hmera| o Messiaj eleusetai sun toij aggeloij autou (di hari itu Mesias akan datang sendiri dengan malaikatmalaikatnya; it in that day Messiah shall come Himself with His angels) 5. to,te gnw,sontai o[ti auvto.j evstin o` ku,rioj (Then they will know themselves that he is The Lord)
70 Dr. Gidion, M.Th C. TENSES FUTURE PASIVE INDIKATIF Numerik Person “qh + akhiran FPI” FUTURE MIDDLE INDIKATIF Fungsi: menyatakan suatu kegiatan yang belum terjadi dan akan dikerjakan diwaktu yang akan datang, dimana subjek dikenai kegiatan kata kerja. Rumus penerjemahan: simple future tenses yang dipasifkan (S + shall/will + be + V.3) Singular Org I ___ qhsomai, STEM + “qhsomai,” (contoh: luqhsomai, = I shall be loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II ___qhsh| STEM + “qhsh|” (contoh: luqhsh| = you will be loosed) Org III ___qhsetai STEM + “qhsetai” (contoh: luqhsetai = he/ she/ it will be loosed) Plural Org I ___qhsomeqa STEM + “qhsomeqa” (contoh: luqhsomeqa = we shall be loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II ___qhsesqe STEM + “qhsesqe” (contoh: luqhsesqe = You will be loosed) Org III ___qhsontai STEM + “qhsontai” (contoh: luqhsontai = they will be loosed) *Untuk bentuk Future Pasive Indikatif terjadi beberapa perubahan, ketika akhiran stem bertemu dengan qh yang adalah penanda bentuk future pasif. Adapun perubahan tersebut sebagai berikut: Jenis Huruf qh Peleburan Hasil Peleburan Konsonan Cair l( m( n( r qh l + q = lq m + q = rq n + q = mhq r + q = q Peleburan konsonan cair dengan q maka terjadi perubahan yang variatif. Konsonan Bisu Platal k( g( c( ss qh k + q = c g + q = c c + q = c ss + q = c Ketika konsonan bisu platal bertemu dengan q maka melebur menjadi c) Labial p( b( f( pt qh p + q = f b + q = f f + q = f pt + q = f Ketika konsonan bisu labial bertemu dengan q maka melebur menjadi f) Dental t( d( q qh t + q = s d + q = s q + q = s Ketika konsonan bisu dental bertemu dengan q maka melebur menjadi s)
Yunani Dasar 71 Konsonan Desis z( x( s( y qh z + q = s x + q = s s + q = s y + q = s Ketika konsonan desis bertemu dengan q maka melebur menjadi s) Contoh: 1. blepw &&& blepqhsomai(I shall be seen) 2. egeirw &&& egeirqhsontai (they will be raised up) 3. en ekeinh| th emera| oi nekroi egeirqhsontai en tw| logw| tou qeou (di hari itu orang-orang mati akan dibangkitkan dalam firman Tuhan; in that day the dead men will be raised up in the word of God) 4. en ekeinaij taij hmeraij akouqhsetai o logoj thj eirhnhj (di hari itu perkataan/ firman damai akan didengarkan; in that day the word of peace will be heard) D. ANALISA TEKS PB 1. Matthew 1:23 Ἰδοὺ ἡ παρθένος ἐν γαστρὶ ἕξει καὶ τέξεται υἱόν, καὶ καλέσουσιν τὸ ὄνομα αὐτοῦ Ἐμμανουήλ, ὅ ἐστιν μεθερμηνευόμενον Μεθ᾽ ἡμῶν ὁ θεός. ITB Matthew 1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” yang berarti: Allah menyertai kita. 2. GNT Mark 10:33 ὅτι Ἰδοὺ ἀναβαίνομεν εἰς Ἱεροσόλυμα, καὶ ὁ υἱὸς τοῦ ἀνθρώπου παραδοθήσεται τοῖς ἀρχιερεῦσιν καὶ τοῖς γραμματεῦσιν, καὶ κατακρινοῦσιν αὐτὸν θανάτῳ καὶ παραδώσουσιν αὐτὸν τοῖς ἔθνεσιν ITB Mark 10:33 kata-Nya: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, (Mar 10:33 ITB)
72 Dr. Gidion, M.Th E. KOSAKATA gnwmai I know (saya mengetahui) ginomai I become (saya menjadi) lhmfomai I take (saya mengambil) eleuomai I come (saya datang) F. LATIHAN 1. amartwloi genhsousin uion tou qeou (The sinners will become sons of God) 2. tote gnwsontai oti genhseij ton oikon tou qeou (Then They know themselves that you will become the house of God) 3. lhmyesqe ta dwra kai touj oikouj (You will take yourselves the gifts and the house) 4. ai hmerai ai kakai eleusontai 5. ta tekna bleyousin ton aggelon en th| ekklhsia| 6. khruxousin to euaggelion kai dexontai amartwlouj meta caraj Analisa tenses Future pada teks dibawah ini! 1. BYZ Matthew 1:21 Τέξεται δὲ υἱόν, καὶ καλέσεις τὸ ὄνομα αὐτοῦ Ἰησοῦν· αὐτὸς γὰρ σώσει τὸν λαὸν αὐτοῦ ἀπὸ τῶν ἁμαρτιῶν αὐτῶν. 2. BYZ Matthew 3:11 Ἐγὼ μὲν βαπτίζω ὑμᾶς ἐν ὕδατι εἰς μετάνοιαν· ὁ δὲ ὀπίσω μου ἐρχόμενος ἰσχυρότερός μου ἐστίν, οὗ οὐκ εἰμὶ ἱκανὸς τὰ ὑποδήματα βαστάσαι· αὐτὸς ὑμᾶς βαπτίσει ἐν πνεύματι ἁγίῳ. 3. BYZ Matthew 16:19 Καὶ δώσω σοὶ τὰς κλεῖς τῆς βασιλείας τῶν οὐρανῶν· καὶ ὃ ἐὰν δήσῃς ἐπὶ τῆς γῆς, ἔσται δεδεμένον ἐν τοῖς οὐρανοῖς· καὶ ὃ ἐὰν λύσῃς ἐπὶ τῆς γῆς, ἔσται λελυμένον ἐν τοῖς οὐρανοῖς. 4. BYZ Mark 11:29 Ὁ δὲ Ἰησοῦς ἀποκριθεὶς εἶπεν αὐτοῖς, Ἐπερωτήσω ὑμᾶς καὶ ἐγὼ ἕνα λόγον, καὶ ἀποκρίθητέ μοι, καὶ ἐρῶ ὑμῖν ἐν ποίᾳ ἐξουσίᾳ ταῦτα ποιῶ. 5. BYZ 1 Corinthians 14:15 Τί οὖν ἐστίν; Προσεύξομαι τῷ πνεύματι, προσεύξομαι δὲ καὶ τῷ νοΐ· ψαλῶ τῷ πνεύματι, ψαλῶ δὲ καὶ τῷ νοΐ.
Yunani Dasar 73 BAB XV FIRST AORIST AKTIF MIDLE INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses First Aorist aktif, middle, indikatif 3. Mampu menjelaskan akhiran kata kerja First Aorist aktif, middle, indikatif 4. Mampu menganalisis kata kerja First Aorist aktif, middle, indikatif di teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses First Aorist aktif, middle, indikatif 2. Analisa teks PB 3. Latihan A. TENSES FIRST AORIST AKTIF INDIKATIF Berdasarkan waktu terjadinya kata kerja tenses Aorist Indikatif menunjukkan kegiatan yang terjadi pada masa lampau. Sedangkan berdasarkan jenis kegiatan atau kind of action-nya kat akerja ini bersifat punctiliar atau bersifat satu kali terjadi dan selesai (punctiliar).7 Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguh-sungguh terjadi. Jadi Aorist Aktif Indikatif adalah tenses yang menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja. 7 Ray Summers, 63.
74 Dr. Gidion, M.Th Tenses aorist memiliki dua bentuk, yang pertama; kata dasar yang mendapatkan penambahan s diakhir sehingga disebut first aorist, dan yang kedua adalah kata dasar yang tidak mendapatkan s diakhir sehingga disebut second aorist. Dalam fungsi dan penerjemahannya kedua bentuk ini tidak memiliki perbedaan, keduanya menggunakan kata kerja bentuk lampau atau dalam bahasa Inggris kita kenal dengan sebutan kata kerja (V.II atau bentuk past). Dan oleh karena First Aorist Aktif dan Midle mendapatkan penambahan s diakhir kata dasar, maka akan terjadi peleburan atau perubahan akhiran seperti yang terjadi pada tense Future Aktif dan Midle. JENIS HURUF SIGMA PELEBURAN HASIL PELEBURAN Konsonan Cair l( m( n( r s l + s = l m + s = m n + s = n r + s = r Peleburan konsonan cair dengan s menyebabkan dihilangkannya s Konsonan Bisu Platal k( g( c( ss s k + s = x g + s = x c + s = x ss + s = x Peleburan konsonan bisu platal dengan s menghasilkan x Labial p( b( f( pt s p + s = y b + s = y f + s = y pt + s = y Peleburan konsonan bisu labial dengan s menghasilkan y Dental t( d( q s t + s = s d + s = s q + s = s Peleburan konsonan bisu dental dengan s menyebabkan konsonan bisu dental dihilangkan. Konsonan Desis z( x( s( y s z + s = s x + s = s s + s = s y + s = s Peleburan konsonan desis dengan s menyebabkan dihilangkannya konsonan desis Numerik Person “s + akhiran 1st AAI” FIRST AORIST AKTIF INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar (complete action) di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja untuk objek. Rumus penerjemahan (S + V.2)
Yunani Dasar 75 Singular Org I e__ sa e + STEM + “samhn” (contoh: elusa = I loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II e__ saj e + STEM + “samhn” (contoh: elusaj. = you loosed) Org III e__se$n% e + STEM + “sato” (contoh: elusen = he/ she/ it loosed) Plural Org I e__samen e + STEM + “sameqa” (contoh: elusamen = we loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__sate e + STEM + “sameqa” (contoh: elusate = You loosed) Org III e__san e + STEM + “san” (contoh: elusan = they loosed) Contoh: 1. grafw &&& egrayamen (kami telah menulis; we wrote) 2. oi anqrwpoi hmwn ebleyan ton qeon ton agion (orang-orang kami telah melihat Tuhan yang kudus; our man saw the Holy God) B. TENSES FIRST AORIST MIDDLE INDIKATIF Numerik Person “s + akhiran 1st AMI” FIRST AORIST MIDLE INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja untuk dirinya sendiri. Rumus penerjemahan (S + V.2 + oneself) Singular Org I e__samhn e + STEM + “samhn” (contoh: elusamhn = I loosed myself). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II e__ sw e + STEM + “sw” (contoh: elusw = you loosed yourself) Org III e__sato e + STEM + “sato” (contoh: elusato = he/ she/ it loosed himself, herself, itself) Plural Org I e__ sameqa e + STEM + “sameqa” (contoh: elusameqa = we loosed ourselves). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__sasqe e + STEM + “sasqe” (contoh: elusasqe = You loosed yourselves) Org III e__santo e + STEM + “santo” (contoh: elusanto = they loosed themselves)
76 Dr. Gidion, M.Th Contoh: 1. krinw &&& ekrina/mhn (saya telah menghakimi diri sendiri; I judge myself) 2. swzw &&& eswsw (engkau telah menyelamatkan dirimu; you saved yourself) 3. ginwskw &&& eginwsxameqa (kami telah mengetahui diri kami; we knew ourselves) 4. oi anqropoi elambaa/nto arton kai karpon (Orang-orang itu telah mengambil bagi mereka sendiri roti dan buah; the men took themselves bread and fruit) C. ANALISA TEKS PB 1. GNT Matthew 21:32 ἦλθεν γὰρ Ἰωάννης πρὸς ὑμᾶς ἐν ὁδῷ δικαιοσύνης, καὶ οὐκ ἐπιστεύσατε αὐτῷ, οἱ δὲ τελῶναι καὶ αἱ πόρναι ἐπίστευσαν αὐτῷ· ὑμεῖς δὲ ἰδόντες οὐδὲ μετεμελήθητε ὕστερον τοῦ πιστεῦσαι αὐτῷ. ITB Matthew 21:32 Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya.” 2. GNT Mark 6:30 Καὶ συνάγονται οἱ ἀπόστολοι πρὸς τὸν Ἰησοῦν καὶ ἀπήγγειλαν αὐτῷ πάντα ὅσα ἐποίησαν καὶ ὅσα ἐδίδαξαν. ITB Mark 6:30 Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. 3. GNT John 2:11 Ταύτην ἐποίησεν ἀρχὴν τῶν σημείων ὁ Ἰησοῦς ἐν Κανὰ τῆς Γαλιλαίας καὶ ἐφανέρωσεν τὴν δόξαν αὐτοῦ, καὶ ἐπίστευσαν εἰς αὐτὸν οἱ μαθηταὶ αὐτοῦ. ITB John 2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
Yunani Dasar 77 D. KOSA KATA pempw I send (saya mengirim) doxazw I glorify (saya memuja) khrussw I proclaim (saya berkhotbah) poneroj Evil (jahat) didaskaloj Teacher (guru) E. LATIHAN 1. elusen o kurioj touj douloj autou 2. epemyamen ta tekna ek tou oikou 3. oi maqhtai edoxasan ton qeou kai ton uion autou 4. dia touj logouj umwn ableyamen thn ponhran odon tou kosmou 5. ekhruxas to euaggelion kai oi adelfoi sou hkousan auto kai episteusan
78 Dr. Gidion, M.Th BAB XVI SECOND AORIST AKTIF MIDLE INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses Second Aorist aktif, middle indikatif 3. Mampu menjelaskan akhiran kata kerja Second Aorist aktif, middle indikatif 4. Mampu menganalisis kata kerja Second Aorist aktif, middle indikatif di teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses Second Aorist aktif, middle indikatif 2. Analisa teks PB 3. Latihan A. TENSES SECOND AORIST AKTIF INDIKATIF Berdasarkan waktu terjadinya kata kerja tenses Aorist Indikatif menunjukkan kegiatan yang terjadi pada masa lampau. Sedangkan berdasarkan jenis kegiatan atau kind of action-nya kat akerja ini bersifat complete action atau bersifat satu kali terjadi dan selesai (punctiliar) 8 Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguh-sungguh terjadi. Jadi Aorist Aktif Indikatif adalah tenses yang menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata untuk dirinya sendiri. 8 Ray Summers, 63.
Yunani Dasar 79 Tenses second aorist adalah kata dasar yang tidak mendapatkan s diakhir kata dasar dari kata kerjanya. Dalam penerjemahannya tenses ini menggunakan kata kerja bentuk lampau ata dalam bahasa Inggris kita kenal dengan sebutan kata kerja (V.2 atau bentuk past). Dan oleh karena Second Aorist Aktif dan Midle tidak mendapatkan penambahan s diakhir kata dasar, maka tidak terjadi peleburan atau perubahan akhiran seperti yang terjadi pada first aorist. Perlu diketahui bahwa kata dasar second aorist berbeda dengan kata dasar pada tenses present. Selain hal penting yang perlu dimengerti, bahwa tidak ada cara untuk menentukan apakah bentuk kata kerja tersebut berbentuk first atau second selain melihat penggunaan akhiran kata dasar. Numerik Person “s + akhiran 2nd AAI” SECOND AORIST AKTIF INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar (complete action) di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja untuk objek. Rumus penerjemahan: (S + V.2) Singular Org I e__on e + STEM + “on” (contoh: ebalon = I threw—saya telah melemparkan). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II e__ej e + STEM + “ej” (contoh: ebalej = you threw) Org III e__e$n% e + STEM + “e$n%” (contoh: ebale = he/ she/ it threw) Plural Org I e__omen e + STEM + “omen” (contoh: ebalomen = we threw). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__ete e + STEM + “ete” (contoh: ebalete = You threw) Org III e__on e + STEM + “on” (contoh: ebalon = threw) B. TENSES SECOND AORIST MIDDLE INDIKATIF Numerik Person “s + akhiran 2nd AMI” SECOND AORIST MIDLE INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar (complete action) di masa lampau, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja untuk dirinya sendiri. Rumus penerjemahan (S + V.2 + oneself)
80 Dr. Gidion, M.Th Singular Org I e__omhn e + STEM + “omhn” (contoh: ebalomhn = I threw myself—saya telah melemparkan diriku). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II e__ou e + STEM + “ou” (contoh: ebalou = you threw yourself) Org III e__ eto e + STEM + “eto” (contoh: ebaleto = he/ she/ it threw himself, herself, itself) Plural Org I e__omeqa e + STEM + “omeqa” (contoh: ebalomeqa = we threw ourselves). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__esqe e + STEM + “esqe” (contoh: ebalesqe = You threw yourselves) Org III e__onto e + STEM + “onto” (contoh: ebalonto = they threw themselves) C. ANALISA TEKS PB GNT Mark 12:41-42 41 Καὶ καθίσας κατέναντι τοῦ γαζοφυλακίου ἐθεώρει πῶς ὁ ὄχλος βάλλει χαλκὸν εἰς τὸ γαζοφυλάκιον. καὶ πολλοὶ πλούσιοι ἔβαλλον πολλά· 42 καὶ ἐλθοῦσα μία χήρα πτωχὴ ἔβαλεν λεπτὰ δύο, ὅ ἐστιν κοδράντης. Mark. 12:41-42. 41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. 42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. (….suatu kali Yesus duduk…memperhatikan bagaimana orang banyak memasukan (PAI 3rd S; berulang-ulang agar dilihat orang) uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi (IAI 3r PI; berulang-ulang agar dilihat orang) jumlah yang besar (Mrk. 12:41) ….datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukan (2nd AAI 3rd S; satu kali dan selesai tidak bertujuan agar dilihat orang) dua peser, yaitu satu duit). D. KOSAKATA 2nd AORIST ebalon I threw (saya telah melemparkan) eidon I saw (saya telah melihat) eipon I said (saya telah berkata) hgagon I led (saya telah memimpin)
Yunani Dasar 81 escon I had (saya telah mempunyai) epaqon I suffered (saya telah menderita) hnegkon I brought (saya telah membawa) kardia Heart (hati) E. LATIHAN 1. kai eidomen ton Kurion kai hkousamen twn logwn autou 2. oi apostoloi eidon ton uion tou qeou 3. o avqrwpoj hgage ta tekna proj ton Kurion oti esce thn agaphn tou qeou en th| kardia| autou 4. o Cristoj epaqe ponhra upper amartwlwn 5. to teknon hnegke liqouj eij ton oikon tou profhtou
82 Dr. Gidion, M.Th BAB XVII AORIST PASIVE INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses Aorist Pasive Indikatif 3. Mampu menjelaskan akhiran kata kerja Firt & Second Aorist Pasive Indikatif 4. Mampu menganalisis kata kerja First & Second Aorist Pasive Indikatif di Teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses First & Second Aorist Pasive Indikatif 2. Analisa Teks PB 3. Latihan A. TENSES FIRST AORIST PASIVE INDIKATIF Berdasarkan waktu terjadinya kata kerja tenses Aorist Indikatif menunjukkan kegiatan yang terjadi pada masa lampau. Sedangkan berdasarkan jenis kegiatan atau kind of action-nya kat akerja ini bersifat complete action atau bersifat satu kali terjadi dan selesai (punctiliar) 9 Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguh-sungguh terjadi. Jadi baik First & Second Aorist Pasive Indikatif adalah tenses yang menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar di masa lampau, dimana subjek dikenai kegiatan kata kerja. 9 Ray Summers, 63.
Yunani Dasar 83 Untuk bentuk First Aorist Pasive Indikatif terjadi beberapa perubahan, ketika akhiran stem bertemu dengan qh yang adalah penanda bentuk first aorist pasif indikatif. Adapun perubahan tersebut sebagai berikut: JENIS HURUF qh PELEBURAN HASIL PELEBURAN Konsonan Cair l( m( n( r qh l + s = lq m + s = rq n + s = mhq r + s = q Ketika konsonan cair bertemu dengan q maka terjadi perubahan yang variatif. Konsonan Bisu Platal k( g( c( ss qh k + q = c g + q = c c + q = c ss + q = c Ketika konsonan bisu platal bertemu dengan q maka melebur menjadi s Labial p( b( f( pt qh p + q = f b + q = f f + q = f pt + q = f Ketika konsonan bisu labial bertemu dengan q maka melebur menjadi f Dental t( d( q qh t + q = s d + q = s q + q = s Ketika konsonan bisu dental bertemu dengan q maka melebur menjadi s Konsonan Desis z( x( s( y qh z + q = s x + q = s s + q = s y + q = s Ketika konsonan desis bertemu dengan q maka melebur menjadi s Numerik Person “qh + akhiran 1st API” FIRST AORIST PASIVE INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar (complete action) di masa lampau, dimana subjek dikenai kegiatan kata kerja. Rumus penerjemahan: (S + was/were + V.2) Singular Org I e__ qhn “e” + STEM + “qhn” (contoh: eluqhn = I was loosed—saya dulu dihilangkan). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II e__ qhj “e” + STEM + “qhj” (contoh: eluqhj = you were loosed) Org III e__ qh “e” + STEM + “qh” (contoh: eluqh = he/ she/ it was loosed)
84 Dr. Gidion, M.Th Plural Org I e__ qhmen “e” + STEM + “qhmen” (contoh: eluqhmen = we were loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__qhte “e” + STEM + “qhte” (contoh: eluqhte = You were loosed) Org III e__ qhsan “e” + STEM + “qhsan” (contoh: eluqhsan = they were loosed) B. TENSES SECOND AORIST PASIVE INDIKATIF Numerik Person “h + akhiran 2nd API” FIRST AORIST PASIVE INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang sungguh-sungguh terjadi yang bersifat punctiliar (complete action) di masa lampau, dimana subjek dikenai kegiatan kata kerja. Rumus penerjemahan: (S + was/were + V.2) Singular Org I e__ hn “e” + STEM + “hn” (contoh: eluhn = I was written—saya dulu ditulis). Akhiran merupakan penunjuk subjek Org II e__ hj “e” + STEM + “hj” (contoh: eluhj = you were written) Org III e__ h “e” + STEM + “h” (contoh: eluh = he/ she/ it was written) Plural Org I e__ hmen “e” + STEM + “hmen” (contoh: elu hmen = we were written). Akhiran merupakan penunjuk subjek jamak. Org II e__ hte “e” + STEM + “hte” (contoh: eluhte = You were written) Org III e__ hsan “e” + STEM + “hsan” (contoh: eluhsan = they were written) Kata kerja second aorist passive tidak ditetukan oleh aorist aktif. C. ANALISA TEKS PB GNT Matthew 19:13 Τότε προσηνέχθησαν αὐτῷ παιδία ἵνα τὰς χεῖρας ἐπιθῇ αὐτοῖς καὶ προσεύξηται· οἱ δὲ μαθηταὶ ἐπετίμησαν αὐτοῖς. ITB Matthew 19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. GNT Matthew 12:22 Τότε προσηνέχθη αὐτῷ δαιμονιζόμενος τυφλὸς καὶ κωφός, καὶ ἐθεράπευσεν αὐτόν, ὥστε τὸν κωφὸν
Yunani Dasar 85 λαλεῖν καὶ βλέπειν. ITB Matthew 12:22 Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat. D. KOSAKATA AORIST PASIVE egenhqhn I become egnwsqhn I wasn knowsn edidavqhn I was taught ekhrucqhn I was preached elhmfqhn I was taken eporeuqhn I went hkousqhn I was heard eleifqhn I was left apestalhn I was sent agrafhn I was written wfqhn I was seen E. LATIHAN 1. edidacqhte upo twn apostolwn tou kuriou 2. ev ekeinh| th| hmera| oi nekroi egerqhsontai en tw| logw| tou qeou 3. tauta egrafh en taij grapaij 4. outoi oi amartwloi sunhcqhsan eij ton oikon tou profhtou 5. dia thj agaphj tou cristou oi amartoloi esoqhsan kai egenhqesan maqetai tou kuriou
86 Dr. Gidion, M.Th BAB XVIII PERFEK INDIKATIF Tujuan Khusus 1. Setelah mempelajari bagian ini, Anda diharapkan: 2. Mampu menjelaskan fungsi tenses Perfek Aktif Passive & Middle Indikatif 3. Mampu menjelaskan akhiran kata kerja Perfek Aktif Passive & Middle Indikatif 4. Mampu menganalisa kata kerja Perfek Aktif Passive & Middle Indikatif di teks PB Konsep-konsep Kunci 1. Tenses Perfek Aktif Indikatif 2. Tenses Perfek Passive & Middle Indikatif 3. Analisa Teks PB A. PERFEK AKTIF INDIKATIF Berdasarkan waktu kegiatannya (time) kata kerja Perfek menunjukkan kegiatan yang terjadi pada masa lampau, tetapi hasil kegiatannya masih berlangsung sampai saat ini (present si penulis). Dan berdasarkan jenis kegiatannya (kind of action) kata kerja Perfek menunjukkan kegiatan yang telah selesai (complete action). Mood indikatif pada tenses ini menunjukkan bahwa kegiatan kata kerja sungguh-sungguh terjadi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tenses Perfek Aktif Indikatif adalah kata kerja yang terjadi sekali dan selesai pada masa lampau, tetapi hasil kegiatannya masih berlangsung sampai saat ini, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja. Dalam penerjemahannya
Yunani Dasar 87 ke dalam bahasa Inggris, tenses ini disejajarkan dengan tenses present perfek (S + has/have + V.3). perhatikan akhiran dari tenses Perfek Aktif Indikatif berikut: Numerik Person "awalan dan akhiran" PERFEK AKTIF INDIKATIF Fungsi: menunjukkan kegiatan kata kerja yang terjadi dan selesai di masa lampau, namun hasil kegiatannya berlangsung sampai saat ini, dimana subjeklah yang melakukan kegiatan kata kerja. Dalam penerjemahan menggunakan “Present Perfek Tenses” (S + has/have + V.3) Singular Org I _e___ka Huruf pertama direduplikasi + e + STEM + “ka” (contoh: leluka = I have loosed). Akhiran merupakan penunjuk subjek. Org II _e___kaj Huruf pertama direduplikasi + e + STEM + “kaj” (contoh: lelukaj = you have loosed). Org III _e___ke(n) Huruf pertama direduplikasi + e + STEM + “ke(n)” (contoh: leluke(n) = he, she, it has loosed). Plural Org I _e___kamen Huruf pertama direduplikasi + e + STEM + “kamen” (contoh: lelukamen = we have loosed). Org II _e___kate Huruf pertama direduplikasi + e + STEM + “kate” (contoh: lelukate =you have loosed). Org III _e___kan Huruf pertama direduplikasi + e + STEM + “kan” (contoh: lelukan = They have loosed). Dalam reduplikasi huruf pertama, ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan diantaranya adalah: 1. Ketentuan umumnya; huruf pertama dari kata dasar direduplikasikan dengan menyisipkan huruf e diantara kedua huruf yang sudah direduplikasi. luw &&& leluka (I have loosed; saya telah menghilangkan/ menghancurkan) gennaw &&& gegennaka (I have born; saya telah melahirkan) diwkw &&& dediqca (I have striven; saya telah berusaha/ berjuang) pisteuw &&& pepisteuka (I have believe; saya telah percaya) 2. Jika huruf pertama dari kata dasar adalah konsonan muatae aspiratae (c( f( q), maka huruf c rediplikasinya k, huruf f reduplikasinya p, dan huruf q reduplikasinya t.
88 Dr. Gidion, M.Th Filew &&&& pefilhka (I have loved; saya telah mengasihi) Qerapeuw &&&&& teqerapeuka (I have heald; saya telah menyembuhkan) 3. Jika huruf pertama dari kata dasar adalah huruf vokal maka akan terjadi peleburan vokal seperti pada aument. agiazw &&&& $a (dihapus) - (e&a kontraksi vokal) giaz &ka% &&&& hgiaska (I have sanctify; saya telah mengasihi) aitew &&&& h|teka (I have requested; saya telah meminta) 4. Hal yang sama terjadi jika kata kerja dimulai dengan kombinasi dari dua huruf konsonon, dan huruf simpleks (huruf yang berbunyi seperti dua kosonan) yaitu z( x( y) speirw &&&& esparka (I have scattered; saya telah menabur) zhtew &&&& ezhthka (I have sought; saya telah mencari) 5. Bila huruf pertama adalah r( maka diduplikasi setelah e) riptw &&&& erriptka (I have thrown; saya telah melemparkan) 6. Pada kata kerja gabungan (composita), pembentukan reduplikasi disisipkan diantara preposisi dan kata dasar. apostellw &&&& apestalka (I have sent; saya telah mengirim) Contoh: 1. oi maqhtai bebatiska en th| ekklhsia| (The disciples have baptized in the church; murid-murid itu dahulu pernah membaptis di gereja itu) 2. pepisteukamen kai egwkamen oti ton qeon agion (we have believed and known that the God is holy; kami telah percaya dan mengetahui bahwa Tuhan adalah kudus) B. PERFEK PASIVE INDIKATIF Tenses Perfek Pasive Indikatif menunjukkan kegiatan kata kerja yang telah terjadi sekali dan selesai pada masa lampau, tetapi hasil kegiatannya masih berlangsung sampai saat ini dimana subjek dikenai kegiatan kata kerja. Dalam penerjemahannya ke dalam bahasa Inggris, tenses ini disejajarkan dengan tenses present perfek (S + has/have + been + V.3). Perlu diperhatikan bahwa prinsip reduplikasi pada Perfek Aktif Indikatif juga berlaku pada tense Perfek Midle dan Passive Indikatif.
Yunani Dasar 89 PERFEK PASIVE INDIKATIF Singular Contoh Plural Contoh I kecarismai I have been granted (saya telah diberikan) kecarismeqa we have been granted (kami telah diberikan) II kecarissai You have been granted (engkau telah diberikan) kecarissqe you have been garanted (engkau telah diberikan) III kecaristai He has been granted (Dia telah diberikan) kecarisntai They have been granted (mereka telah diberikan) C. PERFEK MIDDLE INDIKATIF Tenses Perfek Midle Indikatif menunjukkan kegiatan kata kerja yan gterjadi sekali dan selesai pada masa lampau, tetapi hasil kegiatannya masih berlangsung sampai saat ini, dimana subjek melakukan kegiatan kata kerja bagi dirinya sendiri. Dalam penerjemahannya ke dalam bahasa Inggris, tenses ini disejajarkan dengan present perfek (S + has/ have + V.3 + “oneself”). Perlu diperhatikan bahwa prinsip reduplikasi pada Perfek Aktif Indikatif juga berlaku pada tenses Perfek Midle dan Pasive Indikatif. PERFEK MIDLE INDIKATIF Singular Contoh Plural Contoh I kecarismai I have granted myself (saya telah memberikan diri saya) kecapismeqa we have granted ourselves (kami telah memberikan diri kami) II kecarissai You have granted yourself (engkau telah memberikan dirimu) kecarissqe you have garanted yourselves (kalian telah memberikan diri kalian) III kecaristai He/ she. It has granted himself/ herself/ itself (Dia telah memberikan dirinya) kecarisntai They have granted themselves (mereka telah memberikan diri mereka)