The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ADI ISKANDAR, 2021-07-28 00:33:38

BAB 1 HAKIKAT BANGSA & NEGARA

BAB 1 HAKIKAT BANGSA & NEGARA

Adi Iskandar, S.Pd

WAKTU : 8 X 45 MENIT
(KESELURUHAN KD)

STANDAR Kompetensi Dasar :
KOMPETENSI :
1.1. Mendeskripsikan hakikat bangsa
MEMAHAMI HAKI- & unsur-unsur terbentuknya negara
KAT BANGSA DAN
NEGARA KESATUAN 1.2. Mendeskripsikan hakikat negara dan
REPUBLIK bentuk-bentuk kenegaraan

INDONESIA 1.3. Menjelaskan pengertian, fungsi dan
(NKRI) tujuan NKRI

Adi Iskandar, S.Pd 1.4. Menunjukkan semangat kebangsaan,
nasionalisme dan patriotisme dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa
dan bernegara.

Waktu : 4 x 45 Menit

Standar
Kompetensi :

Memahami HakiKat Bangsa
dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI)

Adi Iskandar, S.Pd Kompetensi Dasar :
1.1. Mendeskripsikan hakikat

bangsa & unsur-unsur
terbentuknya negara

(INDIKATOR)
HASIL YANG DIHARAPKAN :

• Mendeskripsikan kedudukan manusia sebagai

makhluk individu dan makhluk sosial

• Menguraikan pengertian bangsa dan unsur

terbentuknya bangsa

• Menganalisis pengertian negara dan unsur

terbentuknya Negara

Adi Iskandar, S.Pd

Manusia M. Individu
M. Sosial

Bangsa Pendapat Ahli 1. Hans Kohn
2. Ernest Renann
3. Otto Bauer, dll

Bangsa Pengertian Negara Pendapat 1. G. Jellinek
& Negara Ahli 2. G.W.E Hegel
3. Kranenburg, dll

Terjadinya Negara 1. Teoritis
2. Primer & Sekunder
3. Faktual

Adi Iskandar, S.Pd Unsur-unsur Terben- 1. Rakyat
tuknya Negara 2. Wilayah
3. Pem Yg Berdaulat

1. Manusia Sebagai Makhluk Individu & Sosial

a. Sebagai Makhluk Individu & Sosial

• Setiap manusia memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda

sehingga selalu dpt dibedakan dng orang lain.

• Orang yang dilahirkan secara kembarpun pasti memiliki

perbedaan.

Adi Iskandar, S.Pd ◼ Perbedaan yang dimiliki, karena
Tuhan telah menciptakan sifat,

watak , keinginan, kebutuhan dan
cita-cita yang berbeda.

Lanjutan ………….

• Manusia sebagai makhluk Individu, mrp satu kesatuan

yang terdiri dari unsur jasmani (raga) dan rohani (jiwa).

• Setiap manusia dibekali kemampuan (potensi) akal,

pikiran, perasaan dan keyakinan sehingga sanggup untuk
berdiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya agar

mampu bertahan hidup (survival).

Adi Iskandar, S.Pd •Dengan akal dan pikirannya, ia mampu
menaklukkan alam dan makhluk lain. Dan
dengan perasaan serta keyakinannya, ia
mampu membedakan mana yang baik dan
buruk, benar-salah dan menemukan
Tuhannya.

PEMENUHAN KEBUTUHAN MANUSIA

• Kebutuhan Fisik dan Biologisnya (membentuk

keluarga, marga, dan kelompok masyarakat).

• Kebutuhan Ekonomi (membentuk usaha dagang, pasar

dan perusahaan).

• Kebutuhan Sosial (kelompok ibadah, arisan dan

perkumpulan sosial lainnya).

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan ………….

Aristoteles (384 -322 M), mengatakan bahwa manusia
adalah Zoon Politicon yang artinya mahluk yang
hidup berkelompok, selalu ingin bergaul dan
berkumpul dengan sesama manusia lainnya.

Dalam kehidupan tradisional, antara
lain seperti kelompok suku-suku atau

bangsa tertentu. Sedangkan dalam
kehidupan modern, sekarang ini kita

kenal disebut ”negara”.

Adi Iskandar, S.Pd

b. Makna Bangsa

Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang memiliki
ciri-ciri : memiliki nama, wilayah tertentu, mitos leluhur
bersama, kenangan bersama, satu atau beberapa
budaya yang sama & solideritas tertentu.

Dalam pengertian sosiologis, bangsa
termasuk ”kelompok paguyuban” yang
secara kodrati ditakdirkan untuk hidup
bersama dan senasib sepenanggungan di
dalam suatu negara.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan …………

Dalam pengertian politis, bangsa merupakan sekelompok
orang dalam suatu negara. Sedangkan masyarakat dalam
arti sosiologis, merupakan sekelompok orang dalam suatu
negara.

▪ Hans Kohn (Jerman) bangsa adalah
hasil tenaga hidup manusia dalam
sejarah. Suatu bangsa mrp
golongan yg beraneka ragam &
tidak bisa dirumuskan secara
eksak.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan …………

• F. Ratzel (Jerman) bangsa terbentuk karena adanya

hasrat bersatu. Hasrat itu timbul karena adanya rasa
kesatuan antara manusia dan tempat tinggalnya (paham
geo-politik).

◼ Otto Bauer (Jerman), bangsa adalah kelompok
manusia yg mempunyai kesamaan karakter/perangai
yang timbul karena kesamaan nasib.
➢ Karakter, sikap dan perilaku yang menjadi jatidiri
bangsa.
➢ Ciri khas yang membedakan suatu bangsa dengan
bangsa lain.

◼ Ernes Renan (Perancis) bangsa adalah sekelompok
manusia yang memiliki kehendak bersatu sehingga

merasaAdi Iskandar, S.Pd dirinya adalah satu.

Lanjutan …………

▪ Jalobsen dan Lipman, bangsa adalah suatu kesatuan
budaya (cultural unity) dan kesatuan politik
(political unity).

▪ Bung Karno, bangsa adalah :
a. Ras, yaitu sekelompok orang yang mempunyai ciri-
ciri jasmaniah sama yang dibawa sejak lahir.

b. Volk, yaitu sekelompok orang yang sudah
mempunyai kesamaan dalam kebudayaan.

c. Natie, yaitu sekelompok orang yang sudah
mempunyai persamaan kesadaran bernegara dan
kesadaran berpolitik tanpa membedakan ras atau
volk, bahkan tidak lagi membedakan suku, agama,

ras danAdi Iskandar, S.Pd antar golongan (SARA).

Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1

1. Pada setiap diri manusia secara kodrati telah diberikan akal, pikiran,
perasaan dan keyakinan sehinga mampu memenuhi kebutuhan
hidupnya dan mempertahankan hidupnya. Beri penjelasan singkat
pada kolom di bawah ini !

Fungsi Pokok Akal dan Fungsi Pokok Perasaan &
Pikiran Keyakinan

2. Berikan tanggapan penjelasan, adakah di dunia ini ras manusia yg di-
katakan paling unggul atau hebat ! ......................................................

3. Tuliskan persamaan & perbedaan pengertian bangsa menurut Ernest
Renan dan Otto Bauer !

Persamaan Perbedaan

Adi Iskandar, S.Pd

c. Makna Negara

Pengertian Negara

Kata Negara berasal dari : state (Inggris), staat (Belanda dan
Jerman), etat (Perancis), statum (Latin), yang berarti

keadaan yang tegak dan tetap.

Negara adalah organisasi yang di dalamnya ada rakyat,
wilayah yang permanen, dan pemerintah yang

berdaulat (baik ke dalam maupun ke luar). Dalam arti
luas, negara merupakan kesatuan sosial (masyarakat)
yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan

kepentingan bersama.

Adi Iskandar, S.Pd

Pendapat Para ahli :

No Nama Tokoh Pendapat Yang Dikemukakan

1. George Negara adalah organisasi kekuasaan dari seke-
Jellinek lompok manusia yang mendiami wilayah
tertentu.

2. Roger H. Negara adalah alat (agency) atau wewenang
Soltau (authority) yg mengatur atau mengendalikan
persoalan-persoalan bersama, atas nama
masyarakat.

3. Mr. Kranen Negara adalah suatu organisasi yang timbul
-burg karena adanya kehendak dari suatu golongan
atau bangsa.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan ………….

4. Karl Marx Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum
borjuis/ kapitalis) untuk menindas atau meng-
eksploitasi kelas lain (proletariat/buruh).

5. Logemann Negara adalah organisasi kemasyarakatan
(ikatan kerja) yang mempunyai tujuan untuk
mengatur dan memelihara masyarakat tertentu
dengan kekuasaannya. Organisasi itu adalah
ikatan-ikatan fungsi atau lapangan-lapangan
kerja tetap.

6. Max Negara adalah suatu masyarakat yang mempu-
Weber nyai monopoli dalam penggunaan kekerasan
fisik secara sah dalam suatu wilayah.

Adi Iskandar, S.Pd

ORGANISASI KEKUASAAN : J.H.A. Logeman, negara adalah suatu
organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur dan menyeleng-
garakan masyarakat dengan kekuasaan tersebut. Kranenburg, negara
adalah suatu organisasi kekuasaan yg diciptakan oleh sekelompok
manusia yg disebut bangsa.

TINJAUAN ORGANISASI POLITIK : Robert Mc. Iver, negara adalah suatu organisasi
NEGARA politik yang berbeda dengan organisasi lain, karena negara memiliki
kedaulatan tertinggi dan keanggotaannya bersifat mengikat semua
orang.

ORGANISASI KESUSILAAN : G.W.F. Hegel, negara adalah suatu
organisasi kesusilaan yang timbul dari sintesa antara kemerdekaan
universal dengan kemerdekaan individual.

INTEGRALISTIK : B. Spinoza, Adam Muller, dan Soepomo, negara mrp
suatu integritas antara pemerintah dengan rakyat. Negara mengatasi
Adi Iskandar, S.Psdeluruh golongan dalam masyarakat dan merupakan suatu kesatuan
yang organis.

Sifat 1. Sifat Memaksa (negara memiliki
Hakikat mempunyai kekuatan fisik secara legal.
Negara
2. Sifat Monopoli (yaitu dalam menetap-
kan tujuan bersama masyarakat.

3. Sifat Mencakup Semua (All-
Embracing), yaitu semua peraturan
perundang-undangan yg berlaku adalah
untuk semua orang tanpa kecuali.

Sifat Hakekat negara berkaitan erat dgn dasar-dasar terbentuk-
nya negara, norma dasar (fundamental norm) yg menjadi tujuan,
falsafah hidup yang ingin diwujudkan, perjalanan sejarah dan tata
AdinIsiklaandiasr, oS.sPdial-budaya yang telah berkembang di dalam negara.

Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2

Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran,
majalah, internet, buletin dan sebagainya, kemudian
lakukan hal-hal berikut :

1. Rumuskan kembali yang dimaksud dengan manusia,
bangsa dan negara !

2. Berikan penjelasan hubungan antara adanya manusia,
bangsa dan negara di dalam suatu wilayah tertentu !

3. Berikan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kriteria bahwa
suatu manusia (rakyat) di dalam suatu wilayah tertentu
disebut sebagai bangsa dan negara !

4. Berikan pendapat atau pandangan anda berkaitan
dengan praktik-praktik sifat hakikat negara Indonesia di
sekitar wilayah/daerah anda sendiri !

Adi Iskandar, S.Pd

Terjadinya Negara

Secara Teoritis :

• Teori Ketuhanan (F. J. Stahl, Agustinus, Jean Bodin),
bahwa negara terjadi atas kehendak Tuhan.

• Teori Perjanjian (Thomas Hobbes, John Locke, J.J.
Rouseau, Montesquieu), bahwa negara terbentuk atas
perjanjian antar manusia atau masyarakat (du Contracts
social).

• Teori Kekuasaan (H.J. Laski, Leon Duguit, Karl Marx),
bahwa negara dibentuk oleh kekuasaan yg memaksa,
monopoli dan mencakup semua.

Adi Iskandar, S.Pd

4. Teori Kedaulatan :
a. Kedaulatan Negara (P. Laband, G. Jellinek), bahwa
kekuasaan tertinggi ada pada negara dan negaralah
yg menciptakan hukum.
b. Kedaulatan Hukum (Krabbe), bahwa hkm memegang
peranan penting dalam negara.

5. Teori Hukum Alam (Plato, Aristoteles, Agustinus, T.
Aquinas), bahwa hukum alam berlaku abadi, universal,
tidak berubah, berlaku untuk suatu waktu dan tempat.
Negara terjadi secara alamiah atas dasar manusia sbg
mahluk sosial (Zoon Politicon and social being).
Teori Hukum Murni, bahwa negara merupakan suatu
kesatuan tata hukum yg bersifat memaksa/overmacht
(willeAdi Iskandar, dS.Pads staates).

Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Terjadinya negara menurut pakar sejarah meliputi
primer dan sekunder. Secara Primer meliputi : Suku –
Kerajaan – Negara (Staat) – Negara Demokrasi (ideal).
Sedangkan secara Sekunder, yaitu meliputi de fakto

dan de jure.

Suku/Persekutuan
Masyarakat (genootschaft)

Kerajaan Negara Negara
(Rijk) Nasional Demokrasi

Adi Iskandar, S.Pd

Pendekatan Faktual

▪ Pendudukan (Occupatie)

▪ Peleburan (Fusi)

▪ Penyerahan (Cessie)

▪ Penaikan (Accesie)

▪ Penguasaan/ Pencaplokan (Anexatie)
▪ Proklamasi (Proclamation)

▪ Pembentukan baru (Innovation)
▪ Pemisahan (Separatisme)

Adi Iskandar, S.Pd

Penugasan Praktik Kewarganegaraan 3

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Makna Manusia,
Bangsa dan Negara, lakukan Strategi Pembelajaran dengan

Penugasan Cooperative Integrated Reading and Composition

(CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis.
Langkah-langkah :
1. Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 3 – 4 orang.
2. Diberikan “wacana” atau kliping sesuai topik bahasan.
3. Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan

menemukan ide pokok serta memberi tanggapan terhadap
wacana/kliping, dan ditulis pada lembar kertas.
4. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok.
5. Buatlah kesimpulan bersama.
6.APdi Iesknanudatr,uSp.Pd.

2. Unsur-unsur Terbentuknya Negara

a. Unsur-unsur Terbentuknya Bangsa

Menurut Friedrich Hertz (Jerman), ada 4 unsur yg berpe-
ngaruh dalam terbentuknya suatu bangsa :

▪ Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional.
▪ Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan

kebebasan nasional sepenuhnya.
▪ Keinginan akan kemandirian, keunggulan,

individualitas, keaslian atau kekhasan yang mandiri.
▪ Keinginan untuk menonjol (unggul) di antara

bangsa-bangsa dalam mengejar kehormatan,
pengaruh dan prestise.

Adi Iskandar, S.Pd

b. Unsur-unsur Terbentuknya Negara MUTLAK

KONSTITUTIF

RAKYAT WILAYAH PEMERINTAH
BERDAULAT

UNSUR-UNSUR DEKLARATIF TIDAK
TERBENTUKNYA MUTLAK

NEGARA

Adi Iskandar, S.Pd DE FACTO DE JURE

Lanjutan ……………….

Menurut Oppenheimer dan Lauterpacht, suatu negara
harus memenuhi syarat: rakyat yg bersatu, wilayah,
pemerintah yg berdaulat & pengakuan dari negara lain.

Menurut Konvensi Montevideo 1933, negara harus
mempunyai empat unsur konstitutif :

1. Harus ada penghuni (rakyat, penduduk, warga
negara) atau bangsa (staatsvolk) ;

2. Harus ada wilayah atau lingkungan kekuasaan;
3. Harus ada kekuasaan tertinggi (penguasa yg

berdaulat) atau pemerintahan yang berdaulat; dan
4. Kesanggupan berhubungan dgn negara-negara lain.

Adi Iskandar, S.Pd

Rakyat PENDUDU WARGA NEGARA
K BUKAN WARGA
RAKYAT
NEGARA
BUKAN
PENDUDUK

Secara sosiologis, rakyat adalah sekumpulan manusia
yang dipersatukan oleh rasa persamaan, dan yang
bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.

Secara hukum, rakyat mrp warga negara dlm suatu
negaraAdi Iskandar, S.Pd yg memiliki ikatan hukum dgn pemerintah.

Lanjutan ………….

Warga negara & bukan warga memiliki
hak dan kewajiban yang berbeda.

Tinjauan Umum Tentang Rakyat :

• Secara politis, rakyat adalah semua orang yang berada
dan berdiam dalam suatu negara atau menjadi penghuni
negara yang tunduk pada kekuasaan negara itu.

• Secara sosiologis, rakyat adalah sekumpulan manusia
yang dipersatukan oleh rasa persamaan, dan yang
bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.

• Secara hukum, rakyat merupakan warga negara dalam
suatu negara yg memiliki ikatan hukum dgn pemerintah.

Adi Iskandar, S.Pd

Wilayah Daratan

Batas wilayah daratan suatu negara, dapat berupa :

1) Batas Alamiah, dalam bentuk : sungai, danau,
pegunungan, lembah, dan hutan.

2) Batas Buatan, dalam bentuk : pagar tembok, kawat
berduri, tiang tembok, pos penjagaan dan patok.

3) Batas secara Geografis, adanya garis lintang & bujur
dalam bola dunia. Misalnya letak negara Indonesia
secara geografis berada pd lintang 60 LU, 110 LS,
950 BB – 1410 BT.

Daratan Indonesia = 35 % terdiri dari  17508 pulau
Adi Iskandar, S.Pd besar & kecil, luas = 2.028.087 km2.

Penugasan Praktik Kewarganegaraan 4

Carilah sumber informasi lain baik dari buku, koran, majalah,
internet, buletin dan sebagainya, kemudian lakukan hal-hal
berikut :
1. Rumuskan kembali bagaimana suatu bangsa secara

sosiologis maupun politis dapat terbentuk !

2. Berikan penjelasan hubungan antara adanya manusia dgn
terbentuknya bangsa di dalam suatu negara tertentu !

3. Berikan penjelasan kembali mengapa unsur konstitutif,
merupakan unsur mutlak dalam berdirinya suatu negara !

4. Berikan sekurang-kurangnya 2 (dua) contoh persamaan dan
berbedaan antara warga negara dengan bukan warga negara
berdasarkan hak dan kewajibannya !

5. Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah batas suatu
Adni Isekagndaarr,aS.Pddengan negara lain !

Wilayah Lautan

▪ Wilayah lautan berupa : samudra, laut, selat, danau &
sungai dalam batas wilayah negara.

▪ Berpedoman pd Hasil Konferensi Hukum Laut Internasio-
nal III 1982 di Montigo By oleh PBB, yaitu UNCLOS
(United Nations conference on The Law of The Sea).

▪ Ditandatangani tgl 10 Des 1982 oleh 119 negara peserta
(117 negara dan 2 organisasi kebangsaan di dunia).

▪ Sejak 16 Nov 1993 telah diratifikasi oleh 60 negara &
menjadi hukum positif sejak 16 Nov 1994.

Adi Iskandar, S.Pd Negara yg tidak memiliki lautan (land locked).
Negara yang memiliki wilayah lautan dengan
pulau-pulau di dalamnya (archipelago state).

Lanjutan ……………….

Negara Republik Indonesia memiliki luas wilayah
laut 65% dan panjang pantai 81.000 Km.

Perjuangan Wilayah Laut Indonesia :

❑ Sejak Proklamasi, 3 mil laut yaitu Territoriale Zee En
Maritieme Kringen Ordonantie (TZMKO 1939).

❑ Deklarasi Djuanda 13 Des 1957 (12 mil laut). UU No.
4/Prp Tahun 1960.

❑ Konferensi PBB tentang hukum laut tahun 1958. Ta-
hun 1982, dicantumkan asas negara kepulauan da-
lam UNCLOS 82 (United Nations Conference on The
Law of The Sea) Indonesia meratifikasi melalui UU
No. 17 Tahun 1985 – 31 Des 1985.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan ……………….

Traktat multilateral tentang batas laut : Laut
Teritorial (LT)12 mil, Zona Bersebelahan (ZB) 24
mil, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 200 mil & Landas
Benua (LB) 400 mil.

(LT) (ZB) (ZEE) ≥ 200(LMBi)l
12 Mil 12 Mil 200 Mil
DARATAN
NEGARA LAUT
(B)
200 M
Adi Iskandar, S.Pd (LANDAS KONTINEN)

Wilayah Udara
❖ Pasal 1 Konvensi Paris 1919 menyatakan bahwa

negara-negara merdeka dan berdaulat berhak
mengadakan eksplorasi dan eksploitasi di wila-
yah udaranya.

❖ Konvensi Chicago 1944 (Pasal 1) ” Bahwa setiap
negara mempunyai kedaulatan yg utuh dan
ekslusif di ruang udara di atas wilayahnya”.

❖ Berdasarkan UU Negara Indonesia No. 20 Tahun
1982, batas wilayah kedaulatan dirgantara ter-

masuk orbit geo-stationer setinggi 35.671 km.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan ……………….

Dua Teori Tentang Konsepsi Wilayah Udara, yaitu :

1. Teori Udara Bebas (Air Freedom Theory)
a. Kebebasan ruang udara tanpa batas (wilayah
udara dapat digunakan oleh siapa pun).
b. Kebebasan udara terbatas (setiap negara berhak
mengambil tindakan tertentu untuk keamanan
dan keselamatannya.

Pada negara kolong hanya mempunyai hak atas

Adi Iskandar, S.Pd wilayah/ zona teritorial.

Lanjutan ……………….

2. Teori Negara Berdaulat di Udara (The Air
Sovereagnty)

a. Teori Keamanan (suatu negara mempunyai
kedaulatan yg diperlukan untuk menjaga
keamanannya.

b. Teori Pengawasan Cooper (Cooper’s Control
Theory), bahwa kedaulatan negara ditentukan

oleh kemampuan negara ybs untuk mengawasi
wilayah diatasnya secara fisik dan ilmiah.

c. Teori Udara (Schacter), bahwa wilayah udara itu

haruslah smp suatu ketinggian di mana udara
masih cukup mampu mengangkat /mengapung-
kan balonAdi Iskandar, S.Pd dan pesawat udara.

Wilayah Ekstrateritorial
Wilayah ekstrateritorial adalah wilayah suatu
negara yang berada di luar wilayah negara itu.
Dasar Konggres Wina (1815) dan Kongres Aachen
(1818).

Daerah ekstrateritorial mencakup :

▪ Daerah perwakilan diplomatik di suatu
negara.

▪ Kapal yang berlayar di bawah bendera
suatu negara.

Adi Iskandar, S.Pd

Pemerintah Yang Berdaulat

Kata kedaulatan atau “daulat” berasal dari kata daulah
(Arab) sovereignity (Inggris), souvereiniteit (Perancis),
supremus (Latin), dan souvranita ((Italia), yang berarti

“kekuasaan tertinggi”.

1. Kedaulatan adalah, kekuasaan tertinggi dalam
suatu negara yang berlaku terhadap seluruh
wilayah dan segenap rakyat negara itu.

2. Pemerintah berdaulat adalah pemerintah yang
memiliki kekuasaan tertinggi dalam mengatur
rakyat dan negaranya baik secara internal

maupunAdi Iskandar, S.Pd eksternal.

Lanjutan ……………….

Menurut Jean Bodin (1500-1596), bahwa kedaulatan

adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum
dalam suatu negara.

Kedaulatan mempunyai sifat-sifat pokok :

▪ Asli tidak berasal dari kekuasaan lain.

▪ Permanen kekuasaan tetap ada selama

negara itu berdiri.

▪ Tunggal merupakan satu-satunya kekuasaan

tertinggi dalam negara yang tidak dibagi-bagikan.

▪ Tidak terbatas tidak dibatasi oleh kekuasaan

lain.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan ……………

Pemerintah adalah lembaga, atau orang yang bertugas
mengatur dan memajukan negara dengan rakyatnya.
▪ Pemerintah dalam arti sempit, (eksekutif)
▪ Pemerintah dalam arti luas, adalah keseluruhan alat

perlengkapan negara.

Kedaulatan pemerintah dapat
dibedakan :
✓ Kedaulatan ke dalam.

✓ Kedaulatan ke luar.

Adi Iskandar, S.Pd

Lanjutan ……………….

Beberapa teori tentang kedaulatan oleh para ahli :

1. Kedaulatan Tuhan (Agustinus, T. Aquinas, Marsillius), bahwa raja
atau penguasa memperoleh kekuasaan tertinggi dari Tuhan.

2. Kedaulatan Raja (N. Machiavelli, Jean Bodin, Thomas Hobbes),
Kedaulatan negara terletak di tangan raja sebagai penjelmaan
kehendak Tuhan.

3. Kedaulatan Negara (George Jellinek, Paul Laband), bahwa
kekuasaan pemerintah bersumber dari kedaulatan negara.

4. Kedaulatan Hukum (Krabbe, Immanuel Kant, Kranenburg), bahwa
kekuasaan hkm merupakan kekuasaan tertinggi di dalam negara.

5. Kedaulatan Rakyat (John Locke, Montesquieu, J.J. Rousseau),
bahwa rakyat merupakan kesatuan yang dibentuk oleh individu-
Aindi dIskiavniddaru, S.mPd elalui perjanjian masyarakat (social contract).

Penugasan Praktik Kewarganegaraan 5

Setelah mempelajari materi-materi tentang : Makna Negara, Unsur-
unsur Terbentuknya Bangsa dan Negara, dilanjutkan Penugasan
dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut :

1. Wilayah Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai
dengan Merauke, memiliki batas-batas wilayah laut
dengan negara tetangga. Tuliskan nama-nama batas laut
tersebut !

Laut Bagian Laut Bagian Laut Bagian
Selatan Utara Barat

……………………… …………………… ……………………
Adi …Iska…nda…r, S….Pd……………. …………………… ……………………

Lanjutan ……………….

2. Berikan tanggapan penjelasan, bagaimanakah suatu negara
dalam penguasaan ruang udara jika tidak memiliki teknologi
ruang angkasa yang memadai !
...................................................................................

3. Tuliskan persamaan & perbedaan Teori Kedaulatan Hukum
dan Teori Kedaulatan Rakyat dalam praktik
penyelenggaraan negara !

Persamaan Perbedaan
………………………………… .………….………………………..

Adi Iskandar, S.Pd

Pengakuan Dari Negara Lain

Dasar Pertimbangan :
1. Adanya kekhawatiran akan kelangsungan hidupnya.
2. Ketentuan hukum alam.

UNSUR
DEKLARATIF

DE FACTO PENGAKUAN DARI DE JURE
NEGARA LAIN BERSIFAT TETAP
BERSIFAT
SEMENTARA BERSIFAT PENUH

BAdEi IsRkaSndIFarA, ST.PdTETAP

Penugasan Praktik Kewarganegaraan 6

TNI Amankan Perbatasan RI – Australia

Frekuensi pengamanan di wilayah perbatasan Indonesia dan Australia
ditingkatkan meski ketegangan hubungan kedua negara telah

berangsur-angsur menurun. Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto
menyampaikan hal itu usai memimpin upacara peringatan HUT ke-60

TNI Angkatan Udara (AU) di Jakarta, Minggu (9/4).
”(Ada) tambahan personel ke perbatasan RI-PNG dan RI-Australia, tapi
tidak ada penambahan pasukan di Papua,” kata Panglima TNI. Menurut
Djoko, pihaknya akan menggelar pengamanan di wilayah perbatasan
Indonesia dengan negara lain. Terutama, yang dianggap memiliki tingkat

kerawanan tinggi seperti Selat Merauke yang berbatasan dengan
Australia.

Adi Iskandar, S.Pd Sumber : Media Indonesia, 11/4/2006.

Lanjutan ……………….

1. Tuliskan pendapat atau pandangan anda dari judul wacana “TNI Amankan
Perbatasan RI – Australia” ! ...............................................................................

2. Tuliskan nama-nama daerah darat/laut yang menjadi perbatasan antara
Indonesia dengan Papua Nugini dan Indonesia dengan Australia ! ............

3. Jelaskan pendapat anda, adakah kepentingan Australia yang sering
mengangkat “isu Papua” jika dilihat dari segi ekonomi dan politik !
1. a. Ekonomi : ............................................................................................
2. b. Politik : ............................................................................................

4. Menurut Panglima TNI Marsekal Djoko Sutanto, bahwa di wilayah
perbatasan Indonesia-Papua Nugini & Indonesia-Australia dewasa ini
masih dianggap rawan. Tuliskan faktor-faktor penyebab kerawanan
tersebut ! .........

5. Tuliskan pendapata anda, bagaimana solusi yang baik untuk menyelesai-
kan masalah kerawanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini dan
IndAdoi Inskeansdiaar,-SA.Pudstralia ! ........................................................................................

Waktu : 2 x 45 Menit

Standar
Kompetensi :

Memahami HakiKat Bangsa
dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI)

Adi Iskandar, S.Pd Kompetensi Dasar :
1.2. Mendeskripsikan hakikat

negara dan bentuk-bentuk
kenegaraan

(INDIKATOR)
HASIL YANG DIHARAPKAN :

• Menguraikan sifat hakikat negara
• Mendeskripsikan fungsi dan tujuan negara
• Menganalisis bentuk negara dan bentuk kenegaraan

Adi Iskandar, S.Pd


Click to View FlipBook Version