The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by chan.hamdani, 2023-06-25 00:45:01

Resume Modul 3.1 Guru Penggerak

Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

Keywords: Modul 3.1 Nilai Nilai Kebajikan

Dokumentasi Wawancara 2 Bersama Kepala Sekolah SDN 106790 Sei Mencirim Ibu Friska Evi Eriana Silalahi, S.Pd


102


MODUL 3.1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN 3.1.A.8 KONEKSI ANTAR MATERI


Bagaiman Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka memiliki kaitan dengan penerapan pengambilan keputusan sebagai pemimpin? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Ing Madya Mangun Karsa Tut Wuri Handayani Ing Ngarsa Tuladha


Ing Ngarsa Sung Tuladha Di depan mampu memberikan teladan. Seorang guru sebagai pemimpin pembelajaran dalam mengambil keputusan sebaiknya dilakukan dengan penuh analisis dan berbagai pertimbangan, karena hasil keptusannya akan dijadikan contoh bagi murid


Ing Madya Mangun Karsa Ditengah membangun kemauan atau semangat. Keputusan yang diambil oleh seorang guru sebagai pemimpin pembalajaran hendaknya bisa mempertimbangkan dan memberikan semangat bagi muridnya.


Tutwuri Handayani Dari belakang mendukung. Intinya dari belakang keputusan yang diambil oleh guru sebagai pemimpin pembalajaran hendaknya mampu memberikan dukungan fisik dan moral kepada muridnya.


Bagaimana nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsipprinsip yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita tentunya akan berpengaruh kepada prinsip-prinsip yang kita ambil dalam menentukan keputusan. Contohnya Ketika seorang guru sudah tidak menerapkan nilai kejujuran dalam kesehariannya maka dalam pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, bisa saja lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan dengan tanggung jawabnya. Namun jika guru tersebut memegang teguh nilai kejujuran dan meyakini bahwa setiap keputusan yang diambil harus dipertanggungjawabkan, maka Ketika mengambil keputusan sebagai pemimpin pembelajaran tetap akan berpegang teguh pada keyakinannya


Bagaimana materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan ‘Couching’(bimbingan) yang diberikan pendamping atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran kita, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambil? Apakah pengambilan keputusan tersebut telah efektif, masihkah ada pertanyaanpertanyaan dalam diri kita atas pengambilan keputusan tersebut? Hal-hal ini tentunya bisa dibantu oleh sesi ‘coaching’ yang telah dibahas pada sebelumnya UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Pendampingan yang diberikan oleh fasilitator pada sesi coaching tentu saja sangat efektif, sehingga membantu CGP dalam tugasnya sebagai guru (Pemimpin pembelajaran) terkait pengambilan keputusan. Pada sesi coaching, guru sebagai coachee mampu menemukan solusi serta mengembangkan potensi yang dimilikinya. Tentunya hal tersebut akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan yang berpihak pada murid dengan tetap mengoptimalkan potensi yang ada pada diri murid.


Bagaimana kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan berpengaruh terhadap pengambilan suatu keputusan khususnya masalah dilema etika? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Sebagai seorang guru, kita perlu menguasai kompetensi sosial dan emosional, yaitu kompetensi kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan relasi dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab adalah kemampuan seseorang untuk membuat pilihan-pilihan yang konstruktif terkait dengan perilaku pribadi serta interaksi sosial berdasarkan standar etika, pertimbangan keamanan dan keselamatan serta norma sosial (CASEL)


Berkaitan dengan hal tersebut, aspek sosial dan emosional guru tentu akan berpengaruh terhadap pengambilan suatu keputusan, khususnya masalah dilema etika. Dengan demikian, guru harus mampu mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya dengan supaya proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara sadar penuh (mindful), sadar dengan berbagai pilihan dan konsekuensi yang ada sehingga keputusan tersebut menjadi keputusan yang tepat dan bijak


Bagaimana pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika Kembali kepada nilai-nilai yang dianut seorang pendidik? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Pembahasan studi kasus yang terfokus pada masalah moral atau etika sebelum mengetahui tentang paradigma dilema, prinsip resolusi, 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan, pembahasan kasus lebih ditekankan pada nilai-nilai yang dianut oleh seorang pendidik dengan mempertimbangkan lingkungan yang ada, dan berdasarkan keyakinan yang dianut


Bagiamana pengambilan keputusan yang tepat, tentunya berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Mel ihat paradigma etika yang terdiri dari individu lawan kelompok, rasa keadi lan lawan rasa kasihan, kebenaran lawan kesetiaan, dan jangka pendek lawan jangka Panjang Prinsip Resolusi : Berpikir Akhir, Berpikir Berbasis Peraturan, dan Berpikir Berbasis Rasa Pedul i 9 langkah Pengambi lan dan Penguj ian Keputusan : Mengenal i ni lai-ni lai yang sal ing bertentangan Menentukan siapa yang terl ibat Kumpulkan fakta-fakta yang relevan Penguj ian benar atau salah : Uj i Legal, Uj i Regulasi, Uj i Instuisi, Uj i Publ ikasi, Uj i Panutan/Idola Penguj ian Paradigma Benar lawan Benar Melakukan Prinsip Resolusi Investigasi Opsi Tri lema Buat Keputusan Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan Pengambi lan keputusan yang tepat yaitu : 1 . 2. 3.


Apakah tantangan-tantangan di lingkungan anda untuk dapat menjalankan pengambilan keputusan terhadap kasus-kasus dilema etika ini? Adakah kaitannnya dengan perubahan paradigma di lingkungan Anda? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Tantangan yang ada di lingkungan Ketika pengambilan keputusan kasus dilema etika antara lain : nilai & budaya masyarakat di lingkungan, paradigma berpikir, serta memiliki skala prioritsa karena dalam dilema etika semua adalah benar. Perlu adanya sosialisasi dan komunikasi secara persuasive secara berkelanjutan supaya lingkungan yang masih menggunakan paradigma lama akan memiliki paradigma baru dan mampu beradaptasi dengan adanya perubahan.


Apakah pengaruh pengambilan keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang memerdekakan murid – murid kita? Bagaimana kita memutuskan pembelajaan yang tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Salah satu pokok perubahan pada pembelajaran yang berpihak pada murid, sehingga seorang pemimpin pembelajaran dalam melakukan pengambilan keputusan mampu memfasilitasi dan memerdekakan murid. Hal tersebut tentunya akan berpengaruh pada proses pembelajaran, dimana murid dapat memilih hal yang baik agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya, dan tercipta lingkungan yang positif, kondusif serta nyaman.


Bagaimana seorang pemimpin pembelajaran dalam mengambil keputusan dapat mempengaruhi kehidupan atau masa depan muridmuridnya? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Tentunya keputusan yang diambil guru sebagai pemimpin pembelajaran akan mempengaruhi kehidupan atau masa depan muridnya. Ketika guru mengajarkan murid berhitung itu memang hebat, tapi Ketika guru mengajarkan murid untuk mengerti apa yang berharga dan utama adalah yang terbaik. Karena mengajarkan mengerti apa yang berharga dan utama dibutuhkan keteladanan, proses, dan pembiasaan yang lama sehingga menjadi budaya.


Apakah kesimpulan akhir yang dapat Anda Tarik dari pembelajaran modul materi ini dan keterkaitannya dengan modul-modul sebelumnya? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Guru sebagai pengambilan keputusan mempunyai peran sentral dalam mengajar dan mendidik murid terutama dalam hal budi pekerti. Budaya positif yang tumbuh di sekolah, kompetensi sosial emosional yang matang tentu saja mendukung guru dalam mengambil keputusan di sekolah. Ditambah dengan penerapan pembelajaran berdiferensiasi, dapat membantu dalam mengoptimalkan kemampuan murid melalui proses Coaching yang tepat.


Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu : dilema etika dan bujuk moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal – hal yang menurut Anda di luar dugaan? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


h a m d a nic h a n D i l e m a E t i k a (benar vs benar) adalah situasi yang terjadi ketika seseorang harus memilih antara dua pilihan dimana kedua pilihan tersebut secara moral benar tetapi bertentangan. B u j u k a n M o r a l ( B e n a r v s s a l a h ) a d a l a h s i t u a s i y a n g t e rj a d i k e t i k a s e s e o r a n g h a r u s m e m b u a t k e p u t u s a n a n t a r a b e n a r d a n s a l a h


4 PARADIGMA PENGAMBILAN KEPUTUSAN hamdanichan Individu lawan kelompok (Individual vs Community) Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) Pertentangan antara individu lawan sebuah kelompok yang lebih besar dimana individu ini juga menjadi bagiannya. Paradigma ini, bisa juga berhubungan dengan konflik antara kepentingan pribadi lawan kepentinga orang lain, atau kelompok kecil lawan kelompok besar. Pilihannya adalah antara mengikuti aturan tertulis atau tidak mengikuti aturan sepenuhnya. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy) Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term) Memilih antara jujur atau setia (atau bertanggung jawab) kepada orang lain. Apakah kita akan jujur menyampaikan informasi berdasarkan fakta atau kita akan menjunjung nilai kesetiaan pada profesi, kelompok tertentu, atau komitmen yang telah dibuat sebelumnya. Memilih keputusan yang kelihatannya terbaik untuk saat ini arau yang terbaik untuk masa yang akan datang.


Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), yang mementingkan hasil akhir Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking), yang tidak bertanya tentang konsekuensi tapi bertanya tentang prinsip – prinsip yang mendalam. Berpikir Based Rasa Peduli (Care-Based Thinking), berhubungan dengan golden rule yang meminta Anda meletakkan diri Anda pada posisi orang lain 3 Prinsip Pengambilan Keputusan


1Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan Menentukan siapa yang terlibat Kumpulkan fakta-fakta yang relevan Pengujian benar atau salah : Uji Legal : menyangkut aspek pelanggaran hukum, bila jawaban adalah iya, maka pilihan yang ada bukanlah antara benar lawan benar (dilema etika), namun antara benar lawan salah (bujukan moral) Uji Regulasi berhubungan dengan pelanggaran peraturan atau kode etik. Uji Instuisi : mempertanyakan apakah tindakan ini sejalan atau berlawanan dengan nilai-nilai yang Anda Yakini. Uji Publikasi : keputusan yang dipublikasikan di media cetak maupun elektronik dan menjadi viral di media sosial. Uji Panutan/Idola : fokus pada keputusan dilakukan oleh seseorang yang merupakan panutan. Pengujian Paradigma Benar lawan Benar Melakukan Prinsip Resolusi Investigasi Opsi Trilema Buat Keputusan Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan 9 langkah Pengambilan dan Pengujian Keputusan : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Hal – hal yang menurut saya di luar dugaan yaitu keputusan tersebut diambil dari sudut pandang siapa yang mengambil keputusan dalam permasalahan yang terjadi.


Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin dalam situasi moral dilema? Bilamana pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Sebelum mempelajari ini, saya seringkali mengalami dilema terhadap situasi di sekolah, salah satunya yaitu sebagai pemimpin pembelajaran. Saya mengambil keputusan yang menurut saya efektif bagi saya yang mengalami dilema, maupun murid yang terkait dalam situasi yang saya alami. Namun dengan mempelajari modul ini, saya tahu bahwa dalam mengambil keputusan terhadap 9 langkah yang bisa dijadikan bahan pertimbangan sehingga dapat dipikirkan matang-matang dan menemukan keputusan yang tepat terkait situasi yang saya alami.


Bagaimana dampak mempelajari konsep ini buat Anda, perubahan apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Dampak mempelajari modul ini yaitu saya mulai memahami langkah yang harus saya lakukan sebelum mengambil sebuah keputusan. Berbeda dengan sebelum mempelajari modul ini, biasanya dalam mengambil keputusan hanya berdasarkan sudut pandang diri saya sendiri dan mengutamakan emosi. Sesudah mengikuti pembelajaran modul ini, saya akan lebih mempertimbangan berbagai hal dalam pemecahan sebuah masalah sebelum mengambil keputusan. Mengambil keputusan dalam kesadaran penuh bukan atas dasar emosi, dan kedepannya keputusan yang saya ambil tidak merugikan salah satu pihak.


Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin? UPT SPF SDN 106162 MEDAN ESTATE HAMDANI


Mempelajari topik modul ini bagi seorang individu atau sebagai seorang pemimpin tentu sangatlah penting. Karena pada dasarnya seorang individu atau seorang pemimpin pasti selalu dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang mengharuskan dirinya untuk mengambil sebuah keputusan. Melalui modul ini, saya mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang langkah apa yang harus dilakukan dalam pengambilan keputusan, sehingga menemukan keputusan yang tepat.


JENIS KEGIATAN YOTUBE Platform Merdeka Mengajar/ Google Drrive Mulai Dari Diri https://youtu.be/zIM99DU1kMw https://guru.kemdikbud.go.id/buktikarya/video/314105?from=share Eksplorasi Konsep https://youtu.be/LDwI0FIS0-o https://guru.kemdikbud.go.id/buktikarya/video/311088?from=share Ruang Kolaborasi https://youtu.be/c5vmonA7L6k https://guru.kemdikbud.go.id/buktikarya/video/299596?from=share Demonstrasi Kontekstual https://youtu.be/OxIUIX0-bQc https://guru.kemdikbud.go.id/buktikarya/video/282456?from=share Koneksi Antar Materi https://youtu.be/YNbffAfpEy8 https://guru.kemdikbud.go.id/buktikarya/video/282449?from=share Link Youtube, PMM dan Google Drive 139


HAMDANI SDN 106162 MEDAN ESTATE TERIMA KASIH CALON GURU PENGGERAK @hamdanichan


Click to View FlipBook Version