Laporan Kinerja B2P2TOOT Tahun 2019
3. Anugrah Situs Inspirasi Sehat Indonesia.
Website Kementerian Kesehatan merupakan salah satu acuan dalam
standarisasi penyajian. Standarisasi penyajian dan tampilan website unit di
lingkungan Kementerian Kesehatan menjadikan informasi lebih mudah diakses
dan dimanfaatkan pengguna atau masyarakat. Untuk mendukung standarisasi
dapat digunakan parameter aksesibilitas dan penyajian informatif, antara lain
arsitektur informasi (information architecture), desain antarmuka (interface
design), pengelolaan konten untuk promosi dan keterbukaan informasi publik
(content management), keamanaan konten (security) dan optimasi mesin
pencari (Search Engine Optimization). Penilaian terhadap beberapa parameter
tersebut dilakukan oleh Pusat Data dan Informasi, Sekretariat Jenderal
Kementerian Kesehatan.
Gambar 3.13. Penghargaan e-aspirasi dari Kemnkes RI
101
C. Analisis Efisiensi Sumber Daya
Tabel 3.22. Analisis Efisiensi Sumber Daya
B2P2TOOT Tahun 2019
No Indikator Kinerja Capaian Realisasi Efisiensi
Sasaran Anggaran 5 (3-4)
57,26
12 34
13,20
Jumlah Rekomendasi Kebijakan Yang Dihasilkan 150 92,74
1 Dari Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang 35,34
TOOT 14,51
2 Jumlah Hasil Penelitian Dan Pengembangan di 100 86,80 8,56
Bidang TOOT 7,41
5,53
Jumlah Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang 125 89,66 141,81
3 TOOT Yang Dimuat Pada Media Cetak Atau 20,25
100 85,49
Elektronik Baik Nasional Maupun Internasional 100 91,44
Jumlah Hasil Riset Status Kesehatan
4 Masyarakat Pada Riset Kesehatan Nasional
Wilayah IV
5 Layanan sarana dan prasarana internal
6 Layanan dukungan manajemen satker 100 92,59
7 Layanan perkantoran 100 94,47
Jumlah 775 633,19
Rata-rata 110,71 90,37
Seluruh output mencapai target > 100%, dengan realisasi anggaran < 100. Secara
rata, efisiensi sebesar 20,25, dengan capaian realisasi target sebesar 110,71% dan
realisasi anggaran 90,03%.
102
Laporan Kinerja B2P2TOOT Tahun 2019
BAB PENUTUP
IV
A. Simpulan
Mengacu pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 249/PMK.02/2011 tentang
Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Atas Pelaksanaan Anggaran Rencana Kerja dan
Anggaran Kementerian, capaian kinerja sangat bagus sebesar 110,71%, dan
realisasi anggaran 90,37%.
B. Perbaikan
Langkah-langkah yang diperlukan untuk peningkatan capaian pelaksanan kegiatan
di Tahun 2020 sebagai berikut:
1. Melakukan reviu dari anggaran yang sudah terbit, dan melakukan revisi sedini
mungkin bila perlu dengan update rencana pelaksanaan kegiatan dan rencana
penarikan dana
2. Mengajukan permohonan kaji etik seawal mungkin
3. Memperbaiki rencana umum pengadaan jika ada perubahan dan merevisinya
4. Mengawal pencapaian Indikator Kinerja Kegiatan
5. Pelaksanaan DIPA dilakukan secara transparan, akuntable, dan auditable.
6. Segera selesaikan jika ada permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan, bila
perlu undangan Tim Aparatur Pengawas Internal Pemerintah sebagai
pembimbing atau lakukan konsultansi.
103