M A G A P E D I A E D I S I 3 : 2 0 2 3 Kabinet Arungan Nuraga Majalah GEMAPEDIA written by : Divisi Redaksi dan Literasi
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat limpahan rahmat-Nyalah sehingga Majalah GEMAPEDIA atau MAGAPEDIA 2023 ini selesai disusun. Kami, Tim Divisi Redaksi dan Literasi GEMAPEDIA kabinet Arungan Nuraga sangat bersyukur dan berterima kasih atas segala dukungan dari semua pihak dalam proses penyusunan majalah ini. MAGAPEDIA merupakan majalah yang berisi rangkuman kegiatan yang telah dilaksanakan oleh organisasi GEMAPEDIA khususnya Laskar Dewantara Batch X selama satu periode kepengurusan kabinet Arungan Nuraga. Tak hanya itu, MAGAPEDIA ini juga berisi karya-karya terbaik serta kisah inspiratif dari para anggota GEMAPEDIA. Harapan kami, semoga MAGAPEDIA dapat menjadi motivasi dan pengingat bagi para Laskar Dewantara Batch X serta khalayak umum agar senantiasa bersemangat dan berpartisipasi aktif dalam menebar ilmu pengetahuan dan kebaikan. Akhir kata, kami menanti kritik dan saran yang membangun guna perbaikan kami kedepannya. Salam Literasi. KATA PENGANTAR Pengantar 01
PENGANTAR Kata Pengantar Daftar Isi Profil GEMAPEDIA Sambutan Pembina 01 02 03 05 Pengantar 02 LIPUTAN KEGIATAN Catatan Pengabdian: Membagi Secercah Asa di Sekolah Sudut Kota Langkah Kecil Tuk Menorehkan Secercah Tawa dan Asa Pengabdian Akbar 2 Mengabdi di Jeruji Besi, Siapa Takut? Capacity Building and Anniversary GEMAPEDIA 2023: Agenda Tahunan Sebagai Ajang Meningkatkan Solidaritas dan MeRefresh Semangat Pengabdian Upgrade Kreativitas Laskar Dewantara dan Dewantara melalui Sosialisasi PKM Euforia Open Recruitment GEMAPEDIA 2022, 48 Laskar Dewantara Sah Dilantik! Lokakarya 2022: Bersinergi Wujudkan Program Kerja GEMAPEDIA yang Optimal Perdana!! GEMAPEDIA Kenalkan Kegiatan Pengabdian dalam UKM Day 2022 Upgrade Kreativitas dan Inovasi Pendidik melalui Webinar Pendidikan Nasional 2023 “Community Visit GEMAPEDIA: Ajang untuk Membangun Relasi, Memperkaya Insight dan Bertukar Point of View antar Komunitas” Sekolah Bertumbuh: Program Penghapusan Mental Miskin dan Peningkatan Entrepreneur Skill bagi Keturunan Pemulung di Sekitar TPA Supit Urang Kota Malang 06 09 12 14 17 19 23 25 27 29 31 SASTRA Cerita Pendek Quotes of The Devotion Puisi 34 44 50 TIPS AND TRICK 53 Tips Menerapkan Media Pembelajaran yang Kreatif SOSOK INSPIRATIF Mengenal Lebih Dekat Ketua Umum GEMAPEDIA periode 2022/2023: Carolina Shofia Rachmawati Sekali Dayung, Dua Tiga Pulau Terlampaui: Kisah Inspiratif Dewantara, Berorganisasi Sekaligus Tuntaskan Skripsi 57 59 DAFTAR ISI
Pengantar 03 PROFIL GEMAPEDIA Siapa yang tidak kenal Indonesia? Dewasa ini, Indonesia mulai menunjukan andilnya dalam melahirkan anak bangsa yang berprestasi dan mampu bersaing di kancah Internasional baik dibidang akademik maupun non-akademik. Hal tersebut tentunya merupakan sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Namun demikian, jika kita kembali menengok internal Indonesia sendiri dengan mempertimbangkan luas wilayah serta jumlah sumber daya manusianya, sejak dulu hingga saat ini masih banyak permasalahan pendidikan yang belum teratasi. Menurut worldtop20.org, pada tahun 2023 pendidikan di Indonesia menempati peringkat ke-67 dari 203 negara. Jika ditelisik, problem tersebut berakar dari rasio guru tingkat akademik atau Teacher Ratio Academic Level yang belum ideal. Berangkat dari permasalahan tersebut, Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan atau yang kerap kali disapa GAMEPEDIA hadir untuk turut memberikan kontribusi bagi pendidikan di Indonesia melalui berbagai program kerjanya, dimulai dari lingkup regional yaitu Malang. Mari mengenal lebih dekat dengan GEMAPEDIA. GEMAPEDIA merupakan organisasi atau setara unit kegiatan mahasiswa (UKM) di Universitas Negeri Malang yang berfokus pada kegiatan sosial dan pendidikan. Terkenal dengan program kerja unggulannya yaitu Pengabdian Akbar, GEMAPEDIA rutin mengadakan kegiatan pendidikan pada lingkup formal dan nonformal di Malang Raya. GEMAPEDIA didirikan oleh 7 sekawan yang sekaligus menjadi founder dari organisasi non-profit ini, di antaranya: Andree Rivan K. (P. Sasing) Muh. Davi M. (P. Geografi) Faridah Ratnawati (PLB) Lalank Patryya Mahera (PTM) Nila Husniah (P. Sasing) Oky Takwin Abadi (PTM) Yuni Chairun Nisa (Fisika) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Berdiri pada 3 Januari 2014 dengan nama UMengajar yang kemudian berganti nama menjadi GEMAPEDIA, kini organisasi ini telah genap menginjak usia 9 tahun. Selama berdiri, GEMAPEDIA dibina oleh salah seorang dosen UM, bernama Bapak I Nyoman Ruja. Saat ini, Ketua umum GEMAPEDIA dijabat oleh Carolina Shofia dengan mengusung kabinet Arungan Nuraga. Dalam menjalankan tugasnya, ketua umum dibantu oleh dua ketua departemen, yakni departemen pendidikan dan departemen organisasi yang masing-masing menaungi beberapa divisi.
Pengantar 04 Dalam kepengurusan GEMAPEDIA sendiri terdapat 8 divisi, diantaranya PSDM, Dana dan Usaha, Multimedia dan komunikasi, Humas, Logistik, Pengabdian, Redaksi dan Literasi, serta Pendidikan dan Inovasi. Dalam menjalankan kepengurusan dan berbagai program kerja, GEMAPEDIA tentunya memiliki visi dan misi sebagai pedoman dan arah tujuan, visi dan misi GEMAPEDIA diantarannya sebagai berikut. VISI Sebagai wadah aspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. MISI Selama sekian tahun berdiri, GEMAPEDIA telah banyak melahirkan relawan pendidikan yang tangguh, rela mengorbankan tenaga, pikiran dan waktu mereka untuk mengabdi. Laskar Dewantara, begitulah sebutan untuk para relawan pendidikan yang ada di GEMAPEDIA. Sedangkan Dewantara merupakan panggilan untuk para pengurus yang mengemban jabatan sesuai divisi masing-masing serta mendampingi para Laskar Dewantara saat melaksanakan rangkaian kegiatan di GEMAPEDIA, terutama saat Pengabdian Akbar. GEMAPEDIA identik dengan PDH berwarna biru dongker dengan lambang tunas di lengan kiri serta slogan “Bangga mengabdi, mendidik dan menginspirasi”. Sebagai motivasi dan juga pengingat, GEMAPEDIA memiliki mars dan hymne yang kerap dinyanyikan saat kegiatan resmi tertentu. Kini, GEMPEDIA telah sampai pada batch ke 10. Harapannya organisasi yang memiliki misi tulus mewadahi para mahasiswa yang memiliki kepedulian untuk turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pendidikan ini dapat terus eksis serta konsisten tumbuh dan berkembang dalam melaksanakan aksi dan mencapai tujuan organisasi. GEMAPEDIA Bangga Mendidik, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Bangsa Memfasilitasi mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk melakukan aksi nyata melalui bidang sosial pendidikan Mengolah aspirasi mahasiswa Universitas Negeri Malang untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Malang Raya Membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan Meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan kepada peserta didik Mempertahankan keberlanjutan program-program yang disepakati memiliki karakter dan unggul demi terjaganya eksistensi Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan 1. 2. 3. 4. 5.
Pengantar 05 SAMBUTAN PEMBINA Salam sejahtera untuk kita semua. Dengan mengucap syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kenikmatan dan kesempatan sehingga tim penyusun Majalah GEMAPEDIA ini bisa menerbitkan Majalah GEMAPEDIA edisi ke-3. Atas nama organisasi dan pembina GEMAPEDIA, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu selama proses pengadaannya, dan saya ucapkan selamat kepada tim penyusun yang telah bekerja keras sehingga terbitnya majalah ini. Majalah GEMAPEDIA ini terbit atas dasar sebuah pengharapan besar dan cita-cita anggota. Majalah GEMAPEDIA merupakan wadah kreativitas anggota GEMAPEDIA untuk berbagai informasi maupun wadah untuk menampun ide dan karya-karya dari anggota GEMAPEDIA Selain itu, majalah ini diharapkan juga sebagai mediator program-program GEMAPEDIA agar dapat lebih tersosialisasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Majalah ini adalah potret perjalanan GEMAPEDIA yang berbentuk informasi dan komunikasi yang terjadi di organisasi kita ini, untuk prestasi apa saja yang sudah diperoleh dari anggota GEMAPEDIA ini, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Demi kesempurnaan majalah ini, kami berharap adanya kritik dan saran yang bersifat membangun agar ke depan kami bisa menciptakan Majalah GEMAPEDIA yang lebih baik. Akhir kata, kami mengajak seluruh anggota GEMAPEDIA untuk dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan apa yang telah kita raih saat ini. Salam Literasi. Dr. I Nyoman Ruja, S.U. Dosen FIS UM — Pembina GEMAPEDIA
Dari keempat kelompok besar tersebut dibagi lagi menjadi 6 kelompok kecil untuk menyesuaikan jumlah tingkatan kelas di Sekolah Dasar. Satu kelompok kecil berisi 2 Laskar Dewantara yang bekerjasama untuk menghandle perkelasnya. Mulai dari menyiapkan Rencana Pembelajaran (RPP), media pembelajaran yang menarik, hingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara langsung di kelas. Materi utama yang diajarkan pada periode ini yakni Bahasa Indonesia yang divariasi dengan kegiatan ice breaking, dolanan bareng, pengembangan literasi, maupun kegiatan keterampilan. Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan atau yang lebih akrab disapa GEMAPEDIA, erat kaitannya dengan kegiatan pengabdian. November 2022 hingga Desember 2022 lalu, GEMAPEDIA telah melaksanakan proker unggulannya, yakni kegiatan Pengabdian Akbar 1. Pengabdian Akbar 1 ini merupakan program kerja tahunan yang diselenggarakan oleh GEMAPEDIA dan merupakan program kerja dari divisi Pengabdian. Kegiatan ini berlangsung selama 1 bulan dengan menyasar empat Sekolah Dasar yang ada di ujung Malang raya, diantaranya SDN 3 Dadapan, SDN 2 Ngadas, SDN 3 Bambang, dan SDN 3 Pajaran. Dengan empat mitra yang bekerjasama dengan GEMAPEDIA, teman-teman Laskar Dewantara dibagi menjadi 4 kelompok besar sesuai dengan jumlah sekolah sasaran pengabdian, yakni kelompok Dewi Sartika, K.H Ahmad Dahlan, K.H Hasyim Asy’ari, dan Roehana Koeddoes. Catatan Pengabdian: Membagi Secercah Asa di Sekolah Sudut Kota Liputan Kegiatan 06
Pengabdian Akbar 1 Materi yang diajarkan juga telah disesuaikan dengan kurikulum saat ini, yakni Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka pada jenjang tertentu di beberapa sekolah. Ketika pelaksanaan kegiatan, tentunya Laskar Dewantara tidak turun sendiri melainkan dibantu dan diawasi oleh Liaison Officer dari Dewantara. Mari mengenal lebih dekat dengan GEMAPEDIA. GEMAPEDIA merupakan organisasi atau setara unit kegiatan mahasiswa (UKM) di Universitas Negeri Malang yang berfokus pada kegiatan sosial dan pendidikan. Liaison Officer bertugas memonitor dan melakukan penilaian terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan oleh Laskar Dewantara, untuk kemudian penilaian tersebut disampaikan pada saat sesi evaluasi guna perbaikan dan peningkatan kualitas belajar mengajar Laskar Dewantara untuk kedepannya. Walaupun perjalanan yang ditempuh cukup jauh dan memakan waktu hingga 1-2 jam, namun tidak menyurutkan semangat Laskar Dewantara maupun Dewantara untuk mengimplementasikan ilmu yang dimilikinya. Harapannya semoga Pengabdian Akbar 1 ini juga bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mitra yang telah bersedia untuk bekerja sama baik dengan GEMAPEDIA. Septiana Makrifatul, selaku Kepala Departemen Pendidikan mengungkapkan harapannya untuk Laskar Dewantara dan Dewantara dari pelaksanaan Pengabdian Akbar 1 ini, "Semoga teman-teman Laskar Dewantara dan Dewantara tetap semangat Liputan Kegiatan 07
—mengabdi dan mendidik untuk berbagi ilmu kepada adik-adik yang ada di sekolah sasaran kita tersebut. Semoga langkah teman-teman Laskar Dewantara dan Dewantara untuk menebar manfaat ini tidak selesai hingga Pengabdian Akbar 1 ini saja, namun di kegiatan-kegiatan lainnya juga. Seperti jargon yang sering terucap, Bangga Mendidik, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Bangsa, semoga semangat teman-teman Laskar Dewantara dan Dewantara tetap kokoh seperti itu juga” tuturnya. Harapan serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum GEMAPEDIA, Carolina Shofia. Ia berharap kegiatan Pengabdian Akbar 1 ini dapat memberikan gambaran, khususnya kepada Laskar Dewantara terkait bagaimana rasanya mengajar serta mengelola kelas pada satuan formal dengan berbagai karakteristik peserta didiknya. Selain itu, melalui kegiatan Pengabdian Akbar 1 ini, diharapkan Dewantara dapat memberi motivasi dan masukan serta mengembangkan inovasi untuk kedepannya. “Semoga kita tetap semangat mengikuti Pengabdian Akbar 2 dan Pengabdian Akbar 3 dan sekolah yang menjadi sasaran kegiatan kita dapat memperoleh kebermanfaatan, perjuangan harus tetap berlanjut dan tidak boleh berhenti di sini” pungkasnya Liputan Kegiatan 08
Kelompok Pengabdian Akbar 2 sendiri pada periode ini terdiri dari 8 kelompok, yakni Dewi Arimbi, Gatotkaca, Larasati, Abimanyu, Dewi Drupadi, dan Antareja. Latar belakang DP memilih nama-nama tokoh pewayangan dalam Pengabdian Akbar 2 tersebut diharapkan nantinya ketika Laskar Dewantara maupun Dewantara terjun ke lapangan, mereka dapat mencerminkan perwatakan baik mereka, seperti halnya pemberani, ikhlas, menjaga tingkah laku, dan bertanggung jawab atas tugas yang telah ditetapkan. Selain itu, nantinya dapat diimplementasikan kepada warga belajar di tempat pengabdian masing-masing. Organisasi Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan atau yang lebih akrab disapa GEMAPEDIA selalu berkomitmen dalam pelaksanaan pendidikan, hal tersebut salah satunya tercermin dalam kegiatan Pengabdian Akbar 2 yang telah rampung dilaksanakan pada bulan Januari kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 minggu pada hari sabtu dan minggu, diantaranya minggu ke 1 pada 14-15 Januari 2023, minggu kedua pada 21-22 Januari 2023 dan minggu ketiga pada 28-29 Januari 2023. Pada periode ini terdapat 4 lembaga non-formal di Malang Raya yang menjadi mitra dalam Pengabdian Akbar 2 ini yaitu, Panti Asuhan Mawaddah Warahmah, Panti Asuhan Yasi, Rumah Belajar Lentera Bangsa dan Rumah Belajar Satap Semi. Laskar Dewantara Batch X sebagai eksekutor dibagi menjadi beberapa kelompok yang tentunya menyiapkan kegiatan pembelajaran di masing-masing kelompok berdasarkan acuan dari buku BP2 yang telah disiapkan oleh Divisi Pendidikan dan Inovasi (DPI). Langkah Kecil Tuk Menorehkan Secercah Tawa dan Asa Pengabdian Akbar 2 Liputan Kegiatan 09
Pengabdian Akbar 2 Pada dasarnya unsur-unsur kegiatan pada Pengabdian Akbar 2 tak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran dan keterampilan (K2), tapi juga pada kegiatan pengembangan pendidikan karakter (KP2K) yang diorientasikan untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif pada peserta didik. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama tiga jam dan dibagi menjadi 3 sesi yakni kegiatan pembuka, inti dan penutup. Kegiatan dibuka dengan perkenalan oleh para Laskar Dewantara dengan warga belajar, hal ini dilakukan untuk membangun —kedekatan dan juga keakraban, sehingga tidak ada jarak diantara keduanya dan kegiatan belajar mendapat hasil yang maksimal. Tak lupa, agar kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar dan tiada hambatan, Laskar Dewantara mengajak warga belajar untuk berdoa. Kegiatan dilanjutkan dengan senam dan juga gerakan bersih lingkungan untuk membangun kesadaran para warga belajar agar senantiasa peka dan peduli akan kebersihan lingkungan disekitarnya. Pada kegiatan inti, Laskar Dewantara mengajak peserta didik untuk melakukan dolanan bareng, membangun suasana pembelajaran yang menyenangkan melalui ice breaking dan lagu belajar, serta melatih kreativitas melalui kegiatan keterampilan (K2) dan kegiatan pengembangan pendidikan karakter (KP2K). Gina Shofia selaku Laskar Dewantara Batch X mengaku senang dan bangga bisa berpartisipasi dan merasakan euforia Pengabdian Akbar 2 ini. Liputan Kegiatan 10
“Tak dipungkiri, disini aku menemukan begitu banyak cerita dan momen yang menginspirasi. Terkadang hanya sekadar tawa sederhana yang mengandung begitu banyak cerita. Dari sini aku juga belajar menerapkan langkah yang paling kutakuti. Ya, dimana aku khawatir akan kelanjutannya. Galau memikirkan akhirnya, hingga takut tak dapat menyelesaikan nantinya. Karena aku terkadang berpikir terlalu rumit hingga berakhir takut memulainya. Namun ternyata memulai tak semenakutkan itu. Pengabdian ini misalnya. Yang ku kira terlihat panjang ternyata juga tak sepanjang itu. Memang butuh niat, tekad Liputan Kegiatan 11 —dan usaha yang kuat untuk menyelesaikan apapun yang sudah dimulai, namun setelah selesai akan muncul rasa bangga yang setara dengan upaya dalam prosesnya. Terima kasih untuk pembelajaran serta pengalamanpengalaman berharganya GEMAPEDIA.” tuturnya.
LAPAS sendiri merupakan tempat untuk melakukan pembinaan terhadap warga binaan dan anak didik pemasyarakatan di Indonesia. Lapas yang dipilih GEMAPEDIA sebagai mitra dalam Pengabdian Akbar 3 ini adalah Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang Kanwil Kemenkumham Jawa Timur yang berada di Jl. Asahan No. 07, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang serta Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang yang berada di Jl. Kebonsari, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pengabdian Akbar 3 dilaksanakan selama tiga minggu dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di LAPAS terbagi dalam 3 kelas, yakni kelas paket A, kelas paket B, dan kelas paket C. Masing-masing kelas terdapat 2 pengajar dari GEMAPEDIA yang disesuaikan dengan program studi masingmasing pada setiap mata pelajarannya. Banyak sekali pengalaman berharga yang dapat dipetik oleh Laskar Dewantara Batch X maupun Dewantara setelah melaksanakan pengabdian di LAPAS. Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan atau GEMAPEDIA telah berhasil menyelesaikan rangkaian program kerja pengabdiannya pada periode kepengurusan tahun 2022/2023 ini. Pengabdian Akbar 3 menjadi program kerja pamungkas sekaligus menggenapkan keberagaman jalur pendidikan yang dipilih GEMAPEDIA dalam kolaborasinya dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan sebagaimana yang tercantum dalam visi dan misi GEMAPEDIA. Pengabdian Akbar 3 ini salah satunya bertujuan untuk memfasilitasi para Laskar Dewantara Batch X dan juga Dewantara untuk melakukan aksi nyata melalui bidang sosial pendidikan setelah tahun kemarin terpaksa belum bisa dilaksanakan karena terkendala pandemi covid. Bukan GEMAPEDIA namanya jika tidak mengajak para anggotanya untuk keluar dari zona nyaman dan menggali pengalaman dan pembelajaran berharga, Pengabdian Akbar 3 ini tentunya akan memberikan kesan tak terlupakan bagi para Laskar Dewantara Batch X dan juga Dewantara karena dilaksanakan di lembaga pemasyarakatan atau LAPAS. Mengabdi di Jeruji Besi, Siapa Takut? Liputan Kegiatan 12
Pengabdian Akbar 3 Tidak ada batasan usia, tempat, waktu, maupun kondisi untuk menuntut ilmu. Tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu karena menuntut ilmu itu dapat dilakukan dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Sebelum memasuki LAPAS, pada awalnya setiap Laskar Dewantara Batch X maupun Dewantara pasti memiliki rasa takut, bukan? Namun ketakutan itu tidak benar adanya. Ada rasa kebanggaan dan kesan tersendiri ketika mengetahui bahwa warga binaan disana ternyata begitu baik dan sangat ramah menyambut kedatangan kami. Tidak ada sedikitpun wajah menakutkan dari raut wajah mereka. Bahkan mereka selalu membuat lelucon yang dapat menghibur para volunteer mengajar. Warga belajar di Lapas sangat sopan saat berkomunikasi dengan orang lain. Saat pembelajaran berlangsung, warga belajar selalu rajin mencatat seluruh materi yang telah disampaikan oleh Laskar Dewantara Batch X maupun Dewantara. Antusias mereka sangat tinggi dalam menuntut ilmu dan selalu aktif bertanya selama pembelajaran berlangsung. Hal-hal sederhana semacam ini yang membuat rasa lelah kami dalam mengabdi di tengah jadwal perkuliahan padat terbayarkan dengan puas. Bahagia dapat tercipta dari hal sederhana, karena kebahagiaan tidak selalu dengan harta, melainkan waktu yang telah diisi dengan hal-hal yang bermakna. Sederhanalah yang membuat kita lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki, dan selalu berterima kasih kepada segala yang memberi kehidupan. Liputan Kegiatan 13
Capacity Building and Anniversary GEMAPEDIA 2023 Capacity Building and Anniversary GEMAPEDIA 2023 menjadi salah satu langkah jitu dalam rangka memperbaharui semangat perjuangan serta memupuk kebersaman dan kekeluargaan didalam organisasi GEMAPEDIA. Divisi PSDM dibawah Departemen Organisasi yang menyelenggarakan peringatan hari berdirinya GEMAPEDIA ke 9 tahun di Villa Sumber Urip, Junrejo, Batu, semakin memperlihatkan bahwa organisasi pendidikan ini telah berkembang dan berproses sehingga mampu mempertahankan eksistensinya dan konsisten memberikan kontribusi untuk pendidikan di Indonesia, khususnya di Malang Raya. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni pada tanggal 7 dan 8 Januari 2023 dengan dihadiri oleh banyak anggota GEMAPEDIA, baik dari Dewantara ataupun Laskar Dewantara. Turut hadir juga pembina GEMAPEDIA, Bapak I Nyoman Ruja beserta para founder, Dewantara Ahli, DP2O, dan Dewantara muda. Tema yang diangkat pada kegiatan CB Anniv tahun ini adalah “Semangat Solidaritas Wujudkan Pribadi Berkualitas”. Dengan tema tersebut, harapannya semoga anggota GEMAPEDIA selalu solid dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Agenda Tahunan Sebagai Ajang Meningkatkan Solidaritas dan Me-Refresh Semangat Pengabdian Liputan Kegiatan 14
Diawali dengan keberangkatan peserta dari titik kumpul Gerbang Surabaya Universitas Negeri Malang pada 7 Januari pukul 10.00 WIB, kemudian sesampainya di lokasi kegiatan, dilaksanakanlah seminar yang diisi oleh dua narasumber keren kita, yakni Kak Umniyah Jumun Rosyidah, S.Pd dan Kak Nazira Dyah Maharani, S.Psi. Dalam materi yang ia bawakan bertajuk “How to Balance The Four C's of 21st-Century Skills”, Kak Umniyah mengupas tuntas tentang bagaimana menyeimbangkan keterampilan 4C di abad 21 ini. Dilanjutkan dengan Kak Nazira yang membawakan materi berjudul “Bersiap Diri Menghadapi Warga Lapas” yang mana, materi ini ada korelasinya dengan kegiatan Pengabdian Akbar 3 yang nanti akan dilaksanakan oleh Laskar Dewantara dan Dewantara. Sebelumnya, untuk keperluan pensi dan outbond, peserta CB Anniv dibagi menjadi 6 kelompok, masing-masing beranggotakan 9-10 orang. Pada pukul 19.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni. Keenam kelompok tersebut maju secara bergiliran dan menampilkan pertunjukan, diantaranya menyanyikan lagu pop, musikalisasi puisi, puisi berantai, menyanyikan lagu dangdut, drama, dan flashmob. Kegiatan pensi berlangsung meriah dengan para peserta CB Anniv yang totalitas mengikuti kegiatan pensi dari awal hingga akhir. Setelah bergembira ria merasakan euforia pensi, peserta CB Anniv diajak untuk melakukan deep talk dengan kelompok masing-masing. Hal ini guna mewadahi peserta CB Anniv untuk mengungkapkan keluh kesahnya dan saling memberi masukan atau feedback. Liputan Kegiatan 15
Tak kalah seru dari hari pertama, di hari kedua peserta CB Anniv diajak untuk melakukan stretching dan senam pagi. Dilanjutkan dengan kegiatan outbond, dimana masing-masing kelompok harus melewati 3 pos dan menyelesaikan tantangan yang ada pada ketiga pos tersebut. Pada kegiatan ini, para peserta CB Anniv diajak untuk ‘have fun’ dan memacu kembali semangat mereka. Menuju rangkaian terakhir dari kegiatan CB Anniv, para peserta diajak berkumpul dan melakukan tukar kado, dilanjutkan dengan penyampaian kesan pesan oleh perwakilan Laskar Dewantara dan Dewantara serta penutupan kegiatan oleh ketua pelaksana dan ketua departemen organisasi. Liputan Kegiatan 16 Carolina Shofia, selaku Ketua Umum GEMAPEDIA mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen GEMAPEDIA serta berharap kerja keras yang telah dilakukan dapat memberi manfaat untuk pribadi masing-masing dan juga sekitar. “Semoga kerja keras kalian (Laskar Dewantara dan Dewantara) bisa bermanfaat untuk diri kalian sendiri dan juga orang lain”, tuturnya. Capacity Building and Anniversary GEMAPEDIA 2023 sebagai agenda tahunan GEMAPEDIA yang diharapkan bisa menjadi wadah untuk mengenang kembali perjuangan para founder dalam membangun organisasi, membangun semangat dan motivasi bagi para Laskar Dewantara dan Dewantara untuk terus konsisten menebar manfaat, serta sebagai ajang meningkatkan solidaritas diantara para anggota GEMAPEDIA.
Sabtu, 24 Desember 2022 telah berlangsung kegiatan Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2022 di Ruang Rindu Kopi, Jl. M.T Haryono 17C, Dinoyo, Kota Malang. Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja dari Divisi Redaksi dan Literasi GEMAPEDIA yang diorientasikan guna menambah pengetahuan dan pemahaman terkait Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM serta memotivasi Laskar Dewantara dan Dewantara untuk turut berpartisipasi dan mengembangkan gagasan kreatif dan inovatifnya dalam program tersebut. Kegiatan sosialisasi PKM kali ini mengusung tema "Menggali Potensi serta Mengembangkan Gagasan Kreatif dan Inovatif GEMAPEDIA Menuju PIMNAS 2023" dengan menghadirkan dua pembicara yang memiliki background dan pengalaman dibidang PKM. Dua pembicara tersebut diantaranya Kak Robby Wijaya, S.Pd, M.Pd selaku Ketua umum PKM center UM periode 2018-2021 dan juga peraih medali perak PIMNAS ke 31 UNY kategori kewirausahaan dengan segudang prestasi lainnya. Beliau membawakan materi bertajuk “Get closer with PKM” dan menjelaskan secara detail tentang konsep PKM, jenis-jenis PKM, tujuan dan manfaat PKM, hingga skema PKM. Sedangkan pemateri kedua merupakan Dewantara GEMAPEDIA sendiri yang saat ini menjabat sebagai koordinator Divisi Logistik yakni Kak Adista Silfa Nirwana. Ia sangat antusias pada kegiatan PKM. Tahun lalu, Kak Adista lolos hingga tahap pendanaan. Namun, ia juga memiliki keinginan untuk bisa merasakan hectic PIMNAS. Upgrade Kreativitas Laskar Dewantara dan Dewantara melalui Sosialisasi PKM Liputan Kegiatan 17
Hingga akhirnya, pada tahun ini ia berhasil lolos menjadi peserta PIMNAS ke-35 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pada kegiatan sosialisasi ini, kak Adista membawakan materi berjudul “Tips and Trik Lolos Pendanaan PKM”. Kak Adista membagikan tips dan trik untuk dapat lolos pendanaan PKM berdasarkan pengalaman pribadinya. Kegiatan sosialisasi tersebut dimulai pukul 09.30 WIB dengan dihadiri oleh Laskar Dewantara dan Dewantara. Mereka sangat antusias menyimak materi yang dibawakan oleh kedua pembicara, hal itu dibuktikan dengan tingginya rasa ingin tahu dari para Laskar Dewantara dan Dewantara yang menyampaikan berbagai pertanyaan seputar bab PKM. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars GEMAPEDIA, dilanjutkan sambutan oleh ketua pelaksana, kemudian kegiatan inti yaitu penyampaian materi beserta sesi tanya jawab, dan yang terakhir penutupan. Diharapkan dari kegiatan sosialisasi PKM ini, Laskar Dewantara dan Dewantara dapat memahami secara detail tentang apa itu Program Kreativitas Mahasiswa serta memiliki pandangan untuk menuangkan ide dan gagasan inovasi terbaiknya. Seperti yang kita tahu bahwa Program Kreativitas Mahasiswa dilaksanakan setiap tahun secara terprogram dengan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia. Program ini merupakan kesempatan bagi para mahasiswa untuk unjuk kemampuan dalam menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi kehidupan. Seperti halnya yang telah disampaikan oleh Ketua Pelaksana kegiatan ini, Resta. Ia menyampaikan bahwa semoga materi yang telah dipaparkan dapat memberikan kebermanfaatan dan keberkahan untuk kalian sehingga dapat mengimplementasikan secara maksimal. Semangat sobat, AUM! Liputan Kegiatan 18
Euforia Open Recruitment GEMAPEDIA 2022, 48 Laskar Dewantara Sah Dilantik! Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan (GEMAPEDIA) mengadakan open recruitment di usianya yang telah menginjak hampir 9 tahun ini. Untuk merekrut anggota baru yang dijuluki sebagai “Laskar Dewantara”, kegiatan open recruitment dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2022 hingga 16 Oktober 2022. Calon Laskar Dewantara diwajibkan untuk mengikuti serangkaian acara yang cukup panjang mulai dari tahap pendaftaran, Focus Group Discussion (FGD), Microteaching, Wawancara, Training of Trainer (ToT), hingga Inaugurasi (pengukuhan). Mengingat wabah pandemi Covid-19 telah mereda, kegiatan open recruitment dilakukan secara full offline dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pada tahap pertama, yakni tahap pendaftaran telah dibuka pada tanggal 25 Agustus 2022 hingga 14 September 2022. Dengan pendaftar sebanyak 115 orang, kelengkapan berkas calon Laskar Dewantara akan diseleksi pada tahap ini. Bagi calon Laskar Dewantara yang lolos tahap administrasi maka akan berkesempatan untuk lanjut ke tahap seleksi berikutnya, yakni Focus Group Discussion (FGD). Focus Group Discussion (FGD) adalah teknik diskusi kelompok mengenai suatu isu spesifik yang sudah ditentukan sebelumnya dan dipimpin oleh seorang moderator. Focus Group Discussion Open Recruitment Laskar Dewantara Batch X telah berlangsung pada tanggal 25 September 2022. Bertempat di Aula Kelurahan Karangbesuki, kegiatan FGD dilaksanakan dengan mendatangkan 3 pemateri. Materi yang dipaparkan yakni “Kesiapan Mental Belajar Siswa” oleh kak Ulil Maknunah, “Peran Fasilitator dalam Menumbuhkan Semangat Belajar Warga Binaan” oleh kak Nurul Badiatul Laili Aprilia, dan “Susunan Piramida Belajar” oleh kak Dimas Arifani yang dimana ketiga pemateri yang hadir merupakan Dewan Pembina dan Pembimbing Organisasi (DP2O). Calon Laskar Dewantara yang telah dibagi untuk setiap kelompoknya terlihat sangat antusias dalam berdiskusi terkait problem solving yang diberikan, hingga mempertahankan argumen yang dimiliki pada forum ini. 19 Liputan Kegiatan
Setelah mengikuti kegiatan Focus Group Discussion, selanjutnya calon Laskar Dewantara harus melalui tahapan Microteaching. Microteaching merupakan kegiatan praktik mengajar dalam skala kecil yang dilakukan calon Laskar Dewantara dihadapan tim penilai guna meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran. Selain itu, Micro Teaching ditujukan guna melihat kesiapan calon Laskar Dewantara dalam mengajar khususnya untuk Pengabdian Akbar nanti. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada Sabtu dan Minggu tanggal 1 dan 2 Oktober 2022 di Gedung A6 Fakultas Ilmu Sosial lantai 5. Tentunya, sebelum tampil dalam kegiatan Microteaching ini, calon Laskar Dewantara harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) terlebih dahulu serta menyiapkan media pembelajaran sekreatif dan semenarik mungkin. Dengan mengenakan atasan putih dan bawahan hitam, calon Laskar Dewantara memasuki ruangan dan diberi waktu selama 15 menit untuk memaparkan materi pembelajaran. Namun, karena pada tanggal tersebut beberapa calon Laskar Dewantara berhalangan hadir, maka pelaksanaan kegiatan Microteaching tak hanya dilakukan secara offline, namun juga online melalui google meet yakni pada Selasa, 4 Oktober 2022 pukul 18.00 hingga selesai. Wawancara merupakan salah satu tahapan open recruitment yang harus dilalui oleh calon Laskar Dewantara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 9 Oktober 2022 di Gedung ORMAWA baru Universitas Negeri Malang. Dimulai pada pukul 8 pagi, calon Laskar Dewantara secara bergantian masuk ke ruang wawancara. Dengan mengenakan batik dan bawahan hitam, mereka bersemangat mengikuti kegiatan ini, terlihat dari antusiasme mereka yang rela menyempatkan diri untuk datang meskipun kegiatan ini dilaksanakan saat weekend. Wawancara sendiri merupakan kegiatan tanya-jawab atau interview secara lisan antara tim penilai dengan calon Laskar Dewantara. Calon Laskar Dewantara diberi waktu 15 menit untuk menjawab beberapa pertanyaan dan menyampaikan pandangan dan gagasan mereka terhadap beberapa hal terkait GEMAPEDIA juga terkait permasalahan pendidikan yang menjadi tantangan saat ini. 20 Pihak panitia open recruitment juga mengadakan sesi wawancara secara online melalui google meet untuk memfasilitasi calon Laskar Dewantara yang berhalangan hadir secara offline. Tahap wawancara ini merupakan rangkaian terakhir sebelum pengumuman Calon Laskar Dewantara yang berhasil lolos seleksi. Setelah melewati serangkaian kegiatan open recruitment, sampailah pada tahap terpilihnya 48 Laskar Dewantara yang diumumkan pada tanggal 12 Oktober 2022 melalui akun instagram dan website GEMAPEDIA. Liputan Kegiatan
Minggu, 16 Oktober 2022 mungkin menjadi hari yang berarti dan menorehkan pengalaman berkesan bagi para Laskar Dewantara yang telah berhasil lolos pada serangkaian open recruitment GEMAPEDIA 2022. Bagaimana tidak, pada hari itu telah dilaksanakan Inaugurasi atau pengukuhan atas terpilihnya ke-48 Laskar Dewantara Batch X. Inaugurasi sendiri merupakan agenda wajib yang dilakukan sebagai acara peresmian anggota baru dalam suatu organisasi. Pembukaan inaugurasi dilakukan pada pukul 08.00 dilanjutkan dengan pembacaan doa serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan mars GEMAPEDIA. Ketua umum, Carolina Shofia Rachmawati turut menyampaikan sambutannya pada acara tersebut, dilanjutkan dengan penayangan video Pengabdian Akbar 1 dan 2 serta perkenalan pengurus GEMAPEDIA. 21 Menjadi langkah awal bagi 48 Laskar Dewantara sebelum melangkah lebih jauh bersama keluarga besar GEMAPEDIA. Dengan penilaian yang cukup ketat dan persaingan yang cukup sengit pada tahap seleksi ini, Laskar Dewantara yang dinyatakan lolos akan melakukan serangkaian kegiatan selanjutnya yakni Training of Trainer (ToT) dan Inaugurasi (pengukuhan). Training of Trainer (ToT) dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2022 di Aula Ormawa Fakultas Teknik. Dengan mengusung tema “Wujudkan Pengajar Muda yang Berintegritas Unggul, Inovatif, dan Transformatif dalam Menghadapi Era Disruptif” diharapkan Laskar Dewantara lebih siap untuk melaksanakan pengabdian nantinya. ToT pada tahun ini mendatangkan pemateri yang sangat luar biasa. Pemateri pertama yakni Dr. Wiwik Dwi Hastuti, S.Pd., M.P.d. selaku dosen Departemen Pendidikan Luar Biasa dengan materi yang dibawakan adalah “Strategi Menumbuhkan Soft Skill dan Minat Literasi Peserta Didik”. Pemateri kedua adalah Ibu Widya Multisari, S.Pd., M.Pd. selaku dosen Departemen Bimbingan dan Konseling yang membawakan materi “Seni Mengajar Generasi Z pada Bidang Pendidikan Formal dan Nonformal”. Seusai pemaparan materi kedua, Laskar Dewantara juga dilatih oleh narasumber untuk membuat analisis SWOT mengenai isu pendidikan yang marak terjadi saat ini. Hingga tiba pada sesi yang dinanti nanti yaitu pengukuhan Laskar Dewantara Batch X oleh DP2O. Tak lupa, pada acara tersebut juga ada penampilan dari para Laskar Dewantara Batch X dan juga Dewantara. Kegiatan Inaugurasi ditutup dengan berdoa dan juga foto bersama. Liputan Kegiatan
Bertempat di Aula Ormawa Fakultas Teknik, kegiatan tersebut berlangsung lancar dan khidmat serta dihadiri oleh Dewantara Muda, Dewantara Istimewa, bahkan salah satu founder GEMAPEDIA yaitu Mas Dafi yang memberikan sepatah nasihat kepada para Dewantara pada saat sesi evaluasi. Mas Dafi tidak menyangka bahwa organisasi yang dirintisnya bersama founder - founder yang lain pada 9 tahun silam, kini terus tumbuh dan berkembang meneruskan perjuangan hingga berhasil melahirkan generasi Laskar Dewantara ke-10. Beliau juga berpesan agar seluruh anggota GEMAPEDIA terus menjaga kesolidan dan senantiasa menjaga komunikasi. Carolina Shofia Rachmawati, selaku ketua umum GEMAPEDIA juga berharap semoga 48 Laskar Dewantara Batch X yang telah terpilih, dapat bertanggung jawab serta mengembangkan potensi yang dimilikinya melalui serangkaian kegiatan GEMAPEDIA khususnya dalam kegiatan pengabdian. 22 Liputan Kegiatan
Dalam rangka pergantian pengurus periode 2022/2023, Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan (GEMAPEDIA) mengadakan kegiatan Lokakarya pada Sabtu, 23 Juli 2022. Lokakarya tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya dilaksanakan secara daring, tahun ini Lokakarya dilakukan secara luring di Sekretariat Ormawa Universitas Negeri Malang (UM). Dihadiri oleh tamu undangan yang merupakan keluarga besar GEMAPEDIA sendiri, yakni Dewan Penimbang dan Penasehat Organisasi (DP2O), Dewantara Muda, Dewantara Ahli, serta Dewantara 2022/2023. Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga pukul 16.30. Lokakarya pada tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Program Kerja yang Inovatif dan Transformatif Wujudkan GEMAPEDIA Progresif”. Latar belakang tema ini diusung memiliki tujuan untuk mengoptimalkan serta memberikan inovasi program kerja GEMAPEDIA. Lokakarya dibuka dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan serah terima jabatan (sertijab) dari Ketua Umum periode 2021/2022 kepada Ketua Umum periode 2022/2023. Sertijab dilakukan secara simbolik dengan menyerahkan buku besar dan atribut GEMAPEDIA. Selanjutnya, dilakukan pengucapan sumpah sebagai tanda dilantiknya pengurus GEMAPEDIA periode 2022/2023. Setelah pelantikan, kegiatan selanjutnya yakni pemaparan program kerja selama satu tahun kepengurusan yang telah disusun oleh setiap divisi dan dikritisi oleh Dewan Penimbang dan Penasehat Organisasi (DP2O) serta pengurus yang lain. Lokakarya 2022: Bersinergi Wujudkan Program Kerja GEMAPEDIA yang Optimal Liputan Kegiatan 23
Kabinet Arungan Nuraga merupakan kabinet pada kepengurusan periode 2022/2023. Carolina Shofia Rachmawati, selaku Ketua Umum GEMAPEDIA periode 2022/2023 berharap untuk Kabinet Arungan Nuraga agar memiliki semangat yang baru dalam menjalankan program kerja yang telah dipaparkan. Selain itu, beliau juga berharap program kerja yang sudah baik di tahun sebelumnya dapat dipertahankan serta dapat mengoptimalkan program kerja yang masih kurang maksimal. “Di GEMAPEDIA ini kita sama-sama belajar untuk meningkatkan kinerja serta melanjutkan cita-cita dari founder dan para demisioner yang lalu,” harap Shofi. Kemudian harapan datang dari Ketua Umum GEMAPEDIA periode 2021/2022 untuk kepengurusan baru untuk menjaga apa yang sudah ada di GEMAPEDIA dengan baik. Adyatma Nugrahsanto Wicaksono berpesan untuk kekurangan kepengurusan sebelumnya bisa dijadikan evaluasi dan ditingkatkan. “Semoga di kepengurusan yang baru bisa membawa kearah yang lebih baik lagi dan menjadikan GEMAPEDIA sebagai ladang prestasi bagi semua anggota. Dijaga selalu rasa kekeluargaannya hingga seterusnya,” harap Ketua Umum GEMAPEDIA periode 2021/2022. Liputan Kegiatan 24
Perdana!! GEMAPEDIA Kenalkan Kegiatan Pengabdian dalam UKM Day 2022 Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan (GEMAPEDIA) Universitas Negeri Malang turut berpartisipasi dalam acara UKM Day yang diselenggarakan pada Sabtu (17/9/2022). UKM Day terselenggara oleh Forum Komunikasi UKM UM dan bertempat di Gedung Ormawa UM. UKM Day adalah serangkaian acara yang memperkenalkan berbagai UKM yang terdapat di UM kepada mahasiswa UM khususnya mahasiswa baru UM. Selain itu, terdapat beberapa pertunjukan dari beberapa UKM yang sangat menghibur pengunjung. GAMEPEDIA secara perdana ikut berpartisipasi dalam kegiatan UKM DAY. Bertempat di ujung pintu keluar, GEMAPEDIA memperkenalkan berbagai macam media pembelajaran terbaiknya yang telah dibuat oleh Laskar Dewantara. Media pembelajaran tersebut sebelumnya telah digunakan untuk mengajar di sekolah dasar saat pengabdian Akbar 1. Selain itu, GEMAPEDIA menunjukkan berbagai keseruan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan melalui penayangan video pengabdian. Carolina Shofia Rachmawati, selaku Ketua GEMAPEDIA menuturkan —bahwa acara UKM Day yang terlaksana ini menjadi awal baru dan sebuah peluang untuk GEMAPEDIA bisa bersilaturahmi dengan teman-teman UKM yang lain. Selain itu, momen ini adalah sebagai wadah untuk memperkenalkan GEMAPEDIA yang notabenenya telah bediri selama 8 tahun di UM, namun masih banyak orang yang belum mengenal GEMAPEDIA. Liputan Kegiatan 25
“UKM Day adalah kesempatan dan peluang bagi GEMAPEDIA untuk bisa membrandingkan diri lebih baik lagi dan memperkuat eksistensi serta menambah relasi dengan berbagai UKM di UM,” ungkap Shofi. Shofi menambahkan manfaat internal yang didapat dengan dilihat dari sisi pengurus Terakhir, Shofi memberikan harapan UKM Day dapat bisa terus dilaksanakan kedepannya. Melihat telah dua tahun vakum karena pandemi, harapannya dapat selalu terjalin untuk mendapatkan peluang yang bagus ini. “Harapannya kegiatan masih bisa terus dilaksanakan. Dalam keterlaksanaan ukm day ini, pastinya terdapat evaluasi baik secara teknis maupun non teknis. Hal itu bisa bisa dijadikan perbaikan untuk kedepannya,” ungkap Ketua Umum GEMAPEDIA. Liputan Kegiatan 26 adalah bisa memperkuat branding, baik branding diri maupun GEMAPEDIA. Selain itu, sebagai ajang untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi yang mana pada saat itu, GEMAPEDIA sedang membuka open recruitment anggota laskar dewantara X.
Upgrade Kreativitas dan Inovasi Pendidik melalui Webinar Pendidikan Nasional 2023 Saat ini, hampir seluruh siswa telah mahir dalam menggunakan media digital dan mengembangkan cara belajar baru yang sangat bergantung pada media sosial. Media pembelajaran menjadi tolak ukur berkenaan dengan semakin berkembangnya teknologi pembelajaran. Teknologi dapat menciptakan pengalaman belajar mengajar yang lebih menarik dan inovatif, dan siswa lebih tertarik pada proses pembelajaran jika menggunakan alat yang tepat. Alat media sosial memungkinkan siswa untuk dapat berpikir lebih kritis dan kreatif. Adanya media elektronik seperti sosial media menempati posisi strategis dalam mempermudah dan memperlancar kegiatan belajar mengajar, karena jangkauan belajar menjadi lebih luas dan lebih cepat, yang pada akhirnya penerapan teknologi pembelajaran memiliki kontribusi yang besar untuk saat ini. Sehingga guru dituntut untuk kreatif dalam mengelola proses belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan perkembangan zaman. Liputan Kegiatan 27
Maka dari itu, Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan (GEMAPEDIA) sebagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, turut serta mengambil peran dalam mencetak para pendidik untuk semakin berinovasi dan kreatif dalam memanfaatkan sosial media sebagai media pembelajaran. Kegiatan webinar ini merupakan salah satu program kerja dari Divisi Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (PSDM). Dilaksanakan secara online pada hari Sabtu, 18 Maret 2023 pukul 08.00, Webinar Pendidikan Nasional 2023 mengusung tema “Inovasi Media Pembelajaran Kreatif Melalui Pemanfaatan Sosial Media”. Banyak sekali Liputan Kegiatan 28 benefit yang didapatkan oleh peserta webinar, seperti e-sertifikat, beragam doorprize yang menarik, relasi, dan tentunya ilmu yang bermanfaat. Webinar Pendidikan Nasional pada tahun ini dibawakan oleh 2 narasumber yang sangat hebat. Narasumber yang pertama yakni bapak Arda Purnama Putra, S.Pd, M.Pd selaku dosen Universitas Malang yang membawakan materi bertajuk “Inovasi Media Pembelajaran Kreatif”. Begitupun narasumber kedua yakni Dr. Endy Agustian, S.T., M. Eng. selaku Dosen Universitas IGM sekaligus penulis, Duta Pendidikan Indonesia, dan Founder Indonesia Cerdas yang membawakan materi bertajuk “Pemanfaatan Sosial Media Sebagai Sarana Pembelajaran di Era Digital”. Peserta webinar terlihat sangat antusias pada saat sesi penyampaian materi serta sesi tanya jawab dan sesi pembagian doorprize. Aisyah Anantayani, selaku ketua pelaksana menyampaikan harapannya, “Pada Webinar Pendidikan Nasional tahun ini, kami mengusung tema Inovasi Media Pembelajaran Kreatif Melalui Pemanfaatan Sosial Media, yang mana dengan mengusung tema tersebut kami berharap pelaksanaan webinar ini dapat menjadi salah satu kontributor dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Karena yang kita semua tahu, bahwa saat ini sosial media menjadi salah satu hal yang sangat familiar dan cukup dekat dengan kehidupan masyarakat dari seluruh tingkatan usia, sehingga mari kita manfaatkan fenomena tersebut untuk sesuatu hal yang lebih positif, salah satunya yaitu dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, agar proses pembelajaran menjadi tidak monoton dan lebih menarik, sehingga motivasi belajar peserta didik dapat meningkat”, ujarnya.
GEMAPEDIA, bangga mendidik, mengabdi dan menginspirasi anak bangsa. Begitu kiranya slogan dari organisasi yang berbasis di Universitas Negeri Malang ini. Tak hanya berfokus pada kegiatan mengajar atau pengabdian, GEMAPEDIA juga berupaya untuk senantiasa membangun relasi dengan berbagai organisasi pendidikan lainnya. Pada bulan April kemarin yang mana bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, GEMAPEDIA menyelenggarakan kegiatan kunjungan atau Community Visit berkolaborasi dengan beberapa komunitas dan gerakan mengajar yang ada di Malang Raya. Dalam rangka sharing dan bertukar point of view, kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 2x secara offline dan online. Community Visit pertama dilaksanakan pada Sabtu, 1 April 2023 secara tatap muka. Berkolaborasi dengan komunitas Malang Mengajar, Community Visit kali ini bertajuk Ramadhan Charity And Donate dengan kegiatan “Buka Puasa Ceria” bersama adik-adik dari Panti asuhan At-Taufiq yang beralamat di Jl. Sanan Bawah No. 70 Malang. “Community Visit GEMAPEDIA: Ajang untuk Membangun Relasi, Memperkaya Insight dan Bertukar Point of View antar Komunitas” Liputan Kegiatan 29
Community Visit kedua dilaksanakan pada Minggu, 9 April 2023 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini mempertemukan 3 komunitas dari 3 kampus yang berbeda dengan mengangkat tema “Studi Banding GEMAPEDIA X UB Mengajar X UNEJ Mengajar”. Dimulai pada pukul 09.00 hingga 11.30 kegiatan ini dibuka dengan sambutan-sambutan dari ketua umum dari masing-masing komunitas. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan lancar, seru dan mengesankan karena melalui kegiatan ini para Laskar Dewantara dan Dewantara dari GEMAPEDIA memperoleh teman-teman baru dengan orientasi yang sama, yaitu sama-sama memiliki semangat untuk turut serta melaksanakan pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tak hanya itu, diharapkan sekiranya 90 peserta yang tergabung dalam kegiatan Community Visit ini dapat saling bertukar insight melalui pemaparan berbagai program kerja dari masing-masing komunitas. Melihat berbagai impact positif dari kegiatan ini, harapannya Community Visit dapat terus terlaksana setiap tahunnya. Liputan Kegiatan 30
Persoalan kemiskinan banyak sekali ditemui pada negara-negara yang sedang berkembang. Negara berkembang secara umum memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi, salah satunya Indonesia. Di Indonesia, 30% pemulung adalah anak usia sekolah (12-17 tahun) dan rata-rata hal tersebut dialami oleh keturunan pemulung yang melanjutkan profesi orang tuanya sejak usia dini. Sekolah Bertumbuh: Program Penghapusan Mental Miskin dan Peningkatan Entrepreneur Skill bagi Keturunan Pemulung di Sekitar TPA Supit Urang Kota Malang Hal ini menyebabkan putusnya sekolah karena anak-anak melakukan pekerjaan yang serupa dengan orang tuanya untuk membantu menambah pendapatan keluarga. Rendahnya minat belajar juga terjadi karena anak-anak cenderung kelelahan karena bekerja sehingga akan malas saat berada di sekolah. Dengan adanya latar belakang tersebut, Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan telah berkolaborasi dengan PT. Berani Tumbuh Indonesia Liputan Kegiatan 31
untuk membentuk sebuah langkah gerak yang diberi nama “Sekolah Bertumbuh”. Program ini bertajuk “Penghapusan Mental Miskin dan Peningkatan Entrepreneur Skill bagi Keturunan Pemulung di Sekitar TPA Supit Urang Kota Malang” yang didukung oleh Pertamina Foundation. Sekolah Bertumbuh dilaksanakan setiap minggunya terhitung sejak 20 Oktober 2022 hingga 14 April 2023. Kegiatan utama dari “Sekolah Bertumbuh” ini adalah pengabdian kepada masyarakat berupa bimbingan penanaman kemampuan berwirausaha khususnya untuk masyarakat sekitar TPA Supit Urang agar dapat menanamkan 5C entrepreneur skill: courage, creative, credibility, connectivity, dan consistency.. Selain itu juga dilakukannya pelatihan penghapusan mental kemiskinan dan pengubahan mindset agar sasaran dengan usia pelajar memiliki cita-cita yang tinggi. Sasaran program ini yakni siswa atau keturunan pemulung di wilayah TPA Supit Urang Kota Malang, karang taruna atau remaja di wilayah TPA Supit Urang Kota Malang, dan orang tua atau pemulung di wilayah TPA Supit Urang Kota Malang. Dengan adanya program “Sekolah Bertumbuh” pada ketiga sasaran tersebut, diharapkan setelah program ini berjalan dapat meningkatkan kemampuan skill berwirausaha dari ketiga sasaran serta dapat mengubah mindset siswa dan karang taruna agar dapat memiliki cita-cita yang tinggi karena sasaran telah mengetahui potensi dirinya. Liputan Kegiatan 32 Puncak dari program “Sekolah Bertumbuh” ini adalah kegiatan Super Entrepreneur Belia Camp yang dilaksanakan selama 2 hari, yakni pada tanggal 6-7 Januari 2023 silam dengan sasaran siswa atau keturunan pemulung di wilayah TPA Supit Urang Kota Malang yang menempuh pendidikan di SD Restu Ibu. Kegiatan dirancang dengan menggunakan metode gamifikasi berbasis experiential learning yaitu bermain sambil belajar sesuai dengan pengalaman di kehidupan nyata. Selama 2 hari siswa diajak untuk bermain sambil belajar entrepreneur skill dengan memanfaatkan uang mainan dan snack ringan sebagai media pembelajarannya. Bahkan peserta kegiatan Super Entrepreneur Belia Camp diberi kesempatan untuk menjualkan suatu produk yang telah diberi label secara kreatif oleh peserta kepada masyarakat sekitar SD Restu Ibu, dan penghasilan yang didapatkan dapat digunakan oleh peserta.
D e n g a n h a r a p a n p e s e r t a d a p a t le b i h s e m a n g a t d ala m m e nj ala n k a n w i r a u s a h a s e t ela h m e n g e t a h u i p e n g h a s ila n y a n g d i d a p a t m e m ili k i k e u n t u n g a n y a n g b a n y a k . T e n t u k e g i a t a n p ela t i h a n i n i d i s eli n g i d e n g a n g a m e s - g a m e s y a n g s e r u , d a n s i s w a s e m a k i n p e r c a y a d i r i u n t u k t a m p il d i p e n t a s s e n i p a d a m ala m h a r i n y a . P r o g r a m “ S e k ola h B e r t u m b u h ” i n i d i a k h i r i p a d a h a r i J u m a t , 1 4 A p r il 2 0 2 3 d e n g a n k e g i a t a n s e r a h t e r i m a ala t p e n c a c a h pla s t i k k e p a d a k elo m p o k P e m u d a K a r a n g T a r u n a S u p i t U r a n g K o t a M ala n g . F u n g s i d a r i m e s i n p e n c a c a h pla s t i k i n i a d ala h u n t u k m e n c a c a h li m b a h pla s t i k y a n g n a n t i n y a a k a n d i ola h la g i m e nj a d i b a r a n g s e s u a i k e b u t u h a n p r o d u k s i pla s t i k . M e s i n i n i d a p a t m e m b a n t u m a s y a r a k a t s e k i t a r T P A S u p i t U r a n g K o t a M ala n g k a r e n a p r o s e s p e n c a c a h a n n y a y a n g c e p a t s e r t a d a p a t m e n g h e m a t b i a y a m a u p u n t e n a g a . K e g i a t a n i n i m e r u p a k a n s ala h s a t u b e n t u k c a r a y a n g d a p a t d ila k u k a n u n t u k m e n g u r a n g i m e n g ola h s a m p a h m e nj a d i b a r a n g y a n g b e r n ila i j u al. L ip u t a n Ke g ia t a n 3 3
CERITA PENDEK PENGABDIAN AKBAR 1 Sastra 34
Pepatah mengatakan tak kenal maka harus berkenalan terlebih dahulu. Perkenalkan namaku Nasrunniati Dyahayu Anggi Winarni panjang ya namanya? teman-teman biasa memanggilku Wina saja. Aku adalah mahasiswa semester 3 dari Universitas Negeri Malang jurusan pendidikan IPA. Aku lahir di sebuah kabupaten yang terkenal dengan julukan kota marmer yaitu Kota Tulungagung, tepatnya di Desa Kalidawir, desa yang sangat sejuk dan asri. Sejak kecil aku dibesarkan di Tulungagung sampai suatu ketika aku melanjutkan pencarian ilmu hingga ke Kota Malang. Kali ini aku ditugaskan di sebuah SD yang sangat jauh dari Kota Malang yaitu SDN 2 Ngadas, sebuah sekolah di kawasan pegunungan Bromo, Tengger dan Semeru. Aku ditemani oleh seorang partner bernama Dilla dan seorang LO bernama Kak Adinda. Pada Pengabdian Akbar 1 ini aku ditugaskan untuk mengajar kelas 3. Sebelum pengabdian ini dimulai aku sempat ragu karena aku belum pernah memiliki pengalaman mengajar di sekolah. Lautan Ilmu Di Atas Awan 35 Oleh : Nasrunniati Dyahayu Anggi Winarni Di kampus aku mengikuti sebuah organisasi yaitu Gerakan mahasiswa peduli pendidikan atau biasa disebut GEMAPEDIA, yang merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan. Akhir tahun ini GEMAPEDIA mengadakan sebuah program mengajar yaitu Pengabdian Akbar 1. Pengabdian ini di khususkan untuk SD di daerah Malang, khususnya sekolah yang masih kurang dalam segi fasilitas dan perkembangan peserta didik nya. Ini menjadikan sebuah tantangan baru bagi aku yang sangat menyukai tantangan, karena bagiku tantangan adalah awal untuk memperbarui diri. Di awal pertemuan aku masih kesulitan ketika mengerjakan RPP karena aku masih belum paham keterkaitan dalam penulisannya dan cara membuat RPP dengan baik dan benar, namun dengan kerja keras serta bantuan dari Dilla dan Kak Adinda aku terus mencoba merancang RPP dengan semaksimal mungkin. Tak hanya itu saja aku dan partner ku juga membuat media pembelajaran sebagai media untuk mengajar ketika kami bertugas, kami mencari ide sekreatif mungkin agar peserta didik tertarik dengan media belajar yang kami buat sehingga mereka akan lebih bersemangat untuk memahami materi. Ketika hari dimana pengabdian telah tiba aku sudah menyiapkan barang-barang yang aku bawa agar tidak ada yang tertinggal. Pada hari Sabtu pagi kami berkumpul di kampus. Kami pun bersiap-siap dan berdoa untuk kelancaran pengabdian kali ini. Selama di perjalanan aku merasa kedinginan karena jarak daerah yang kami tuju sangat jauh dan udara yang sangat dingin karena berada di kawasan pegunungan. Sastra
Ketika berada di kawasan gunung aku merasakan suasana tenang, karena pemandangan indah dan pepohonan yang rimbun yang menyejukkan suasana perjalananku tatkala menuju ke sana. Sesampainya disana kami disambut oleh anak-anak SDN 2 Ngadas dengan antusias sekali, mereka memberikan senyuman hangat kepada kami yang mengisyaratkan bahwa mereka menyambut hangat kedatangan kami. 36 Ketika memasuki ruang kelas aku lumayan terheran karena kondisi kelas yang terbagi antara kelas 2 dan kelas 3. Aku berfikir bahwa akan sulit mengkondisikan suara antara kelas lain. Namun aku terus yakin bahwa anak-anak akan mampu mendapatkan sedikit ilmu yang akan aku dan Dilla berikan dan melihat adik-adik yang bersemangat membuatku lebih semangat lagi dan aku akan mengusahakan mengajar dengan semaksimal mungkin. Ketika kami masuk ke dalam kelas, anak-anak terlihat sudah tidak sabar ingin belajar bersama kami. Mereka sangat penasaran dengan media belajar yang kami bawa. Terdapat satu anak berkata “Kak ayo buruan aku sudah tidak sabar”. Sebelum masuk ke pembelajaran kami mengajak mereka untuk berkenalan terlebih dahulu. Di kelas tempat aku mengajar terdapat 6 siswa-siswi bernama Allif, Aqila, Kharim, Matul, Riyan dan Reza. Mereka sangat lucu dan pintar, tak jarang mereka juga menceritakan keseharian mereka di rumah dan mereka mengajak aku dan Dilla bermain. Ketika kami memberikan media belajar yang kami buat mereka sangat antusias dan sangat ingin belajar menggunakan media tersebut. Ketika kami masuk ke dalam kelas, anak-anak terlihat sudah tidak sabar ingin belajar bersama kami. Mereka sangat penasaran dengan media belajar yang kami bawa. Terdapat satu anak berkata “Kak ayo buruan aku sudah tidak sabar”. Sebelum masuk ke pembelajaran kami mengajak mereka untuk berkenalan terlebih dahulu. Di kelas tempat aku mengajar terdapat 6 siswa-siswi bernama Allif, Aqila, Kharim, Matul, Riyan dan Reza. Mereka sangat lucu dan pintar, tak jarang mereka juga menceritakan keseharian mereka di rumah dan mereka mengajak aku dan Dilla bermain. Ketika kami memberikan media belajar yang kami buat mereka sangat antusias dan sangat ingin belajar menggunakan media tersebut. Ketika hari semakin siang ternyata kabut disana semakin menebal dan pernah suatu ketika kabut tersebut masuk ke dalam ruang kelas sehingga aktivitas belajar sedikit terganggu. Inilah yang mungkin dikatakan oleh kepala sekolah SDN 2 Ngadas bahwa sekolah ini berada di atas awan karena semakin siang, sekolah ini akan tertutup oleh kabut putih. Namun hal tersebut sama sekali tidak mengganggu aktivitas mengajarku disana karena anakanak tetap memperhatikan apa yang aku dan Dilla ajarkan. Pernah suatu ketika kami mengalami kendala ketika perjalanan kesana. Di suatu pagi hujan mengguyur sangat deras di Kota Malang sampai ke daerah Ngadas. Namun kami tetap berusaha sampai ke Ngadas dengan tepat waktu. Ketika aku tiba di sekolah aku sangat kagum dengan anak-anak disana karena mereka tetap pergi ke sekolah, meskipun hujan yang sangat deras tidak menghalangi mereka untuk belajar dan mereka tetap bersemangat untuk mendapatkan ilmu. Sastra
37 Pertemuan terakhir aku merasa sedih karena pada hari itu adalah hari aku mengajar di SDN 2 Ngadas. Melihat adik-adik yang sangat antusias dengan pengajaran yang aku berikan membuat aku merasa sedih harus menyudahi kegiatan pengabdian ini. Ketika upacara penutupan selesai kami membawa masuk anak-anak ke dalam kelas dan memberikan hadiah sederhana dan juga sebagai kenang-kenangan untuk mereka. Aku dan Dilla berpamitan dan memberikan pesan kepada anak-anak untuk tetap bersemangat dan harus memenuhi cita-cita yang mereka inginkan suatu saat nanti. Kami juga berpesan meskipun kondisi sekolah yang kurang memadai dan lingkungan yang kurang mendukung mereka harus tetap semangat untuk mendapatkan ilmu. Dari pengalaman ku ini aku belajar bahwa ilmu bisa didapatkan dimana saja meskipun rintangan terus mengikuti jika kita memiliki keyakinan penuh untuk mendapatkan ilmu kita akan melakukan yang terbaik dan tidak akan lengah oleh hal apapun sekalipun ilmu itu berada di atas awan. Bionarasi : Nasrunniati Dyahayu Anggi Winarni manusia banyak mau yang berkuliah di Universitas Negeri Malang Prodi Pendidikan IPA dengan NIM 210151601652. Lahir di Tulungagung 1 Agustus 2002, Tinggal di daerah Kalidawir tepatnya di desa domasan yang rumahnya banyak bunganya. Kalau pengen ngajak healing hubungin 085646139001. Pernah menulis cerpen 2 kali ketika SMA dan untuk Pengabdian Akbar 2 ini. Sastra
Lelah.. mungkin itu yang aku rasakan hingga aku terlelap dalam tidurku. Gaya gravitasi kasur terlalu besar sehingga tidak mampu membangkitkanku dari kasur ternyaman ini. Hingga cahaya sang mentari mulai menusuk kamarku, kucoba tuk bangunkan tubuhku ini. Aku langsung bergegas mandi dan pergi ke kampus untuk bertemu teman-teman karena hari ini adalah hari Sabtu, hari dimana aku biasa melakukan kegiatan pengabdian. Pasti kalian bertanya memangnya pengabdian seperti apa yang aku lakukan? Hmm baiklah akan aku ceritakan sedikit tentang pengalaman berharga ini. Abdiaksa Renjana 38 Oleh : Ana Karismallah Nur Fadilah Hai semuanya, aku Karamel Elsherana. Teman-temanku biasa memanggilku dengan sebutan Kara, namun orang terdekat seperti orang tua dan sahabatku lebih sering memanggilku Rana. Kalian bisa memanggilku dengan apa saja. Aku adalah mahasiswi di salah satu Universitas ternama di Indonesia. Walaupun aku masih menempuh semester tiga, tapi aku berusaha menyibukkan diri dengan mengikuti organisasi yang berhubungan dengan pendidikan. Mengapa pendidikan? Karena aku ingin menjadi seorang pendidik yang jasajasa berharganya tidak akan pernah lekang oleh waktu. Sedikit kuceritakan, organisasi yang aku ikuti bernama GEMAPEDIA. GEMAPEDIA adalah singkatan dari Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan. Organisasi ini bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa di kampusku tanpa mengenal dia berasal dari fakultas pendidikan atau tidak. Dengan mengikuti organisasi ini aku harus mengikuti serangkaian kegiatan Pengabdian Akbar, Pengabdian Akbar ini dilakukan di salah satu sekolah yang mungkin bisa dikatakan sebagai sekolah yang memerlukan perhatian khusus untuk kualitas Sumber Daya Manusianya. Yapp seperti yang sudah aku katakan di awal bahwa di hari Sabtu ini aku akan melaksanakan pengabdian. Pengabdian di hari Sabtu ini adalah pengabdian terakhir dari program kerja organisasiku. Jadi aku ingin memberikan yang terbaik di hari ini. Aku dan teman-teman sampai di sekolah sedikit terlambat karena hari ini hujan deras. Sepanjang jalanan yang licin kita semua hanya bisa berdoa agar diberi keselamatan hingga sampai tujuan. Semua kelelahan kita seakan-akan terbayar ketika sampai di gerbang sekolah. Anak-anak yang semula bermainmain di lapangan tiba-tiba bergegas menghampiri aku dan teman-teman hanya untuk salim atau berjabat tangan. Mereka benar-benar anak yang luar biasa, perlakuan kecil yang mereka perbuat selalu bisa menghanyutkan perasaanku. Sekolah tempat pengabdianku ini hanya memiliki total tiga puluh lima siswa dan lima guru, jumlah yang bisa dibilang kecil daripada sekolah lainnya. Setiap kelas memiliki jumlah siswa yang berbeda-beda, dan aku kebetulan di tempatkan untuk mengajar di kelas 4 dengan jumlah siswa 8 anak. Namun, aku tidak sendirian, setiap kelas ada dua pengajar di dalamnya. Sastra
Aku dipasangkan dengan rekanku yang bernama Lia. Minggu pertama pengabdian bisa dibilang sebagai penyesuaian bagi Aku dan Lia terhadap anak-anak yang bisa dibilang sangat aktif. Mereka benarbenar tidak bisa dinasehati secara lisan ataupun teguran. Mereka juga sering berkata kotor dan tidak menghiraukanku dan Lia ketika kami menjelaskan. Mungkin itu memang sudah bawaan dari lingkungan sekitar mereka. Aku dan Lia tentunya hanya bisa meminimalisir anak-anak untuk tidak berbuat yang kurang sopan, karena kami tidak bisa sepenuhnya menghilangkan kebiasaan buruk mereka. 39 Seperti yang sudah aku katakan bahwa di kelasku terdapat delapan anak yaitu enam laki-laki dan dua perempuan, mereka bernama Slamet, Alfi, Ahmad, Angga, Fajar, Dian, Fika, dan Sila. Anak-anak ini tentunya memiliki karakter yang berbeda-beda satu sama lain, namun ada juga kesamaan yang mereka miliki yaitu mereka samasama aktif ketika di kelas. Sehingga terkadang Aku dan Lia agak kewalahan dalam menghadapi mereka. Slamet adalah pentolan kelas, dia benar-benar ditakuti oleh teman-temannya, dia juga suka menyuruh teman-temannya untuk melakukan apa saja yang dikatakannya. Sedangkan teman sebangkunya yaitu Alfi, dia anak yang mudah bosan dan suka membuat kegaduhan di kelas sehingga menyulut perhatian teman-temannya untuk ikut ramai juga di kelas. Ahmad dan Angga adalah anak yang dibilang lebih memiliki perilaku yang sedikit baik daripada yang lain, mereka berdua aktif tapi masih bisa diberi tahu. Sedangkan Fajar dan Dian adalah anak yang lumayan pendiam, Dian sendiri sering tidak masuk sekolah. Kata si Slamet, Dian memang sering tidak masuk karena malas. Fika dan Sila adalah murid perempuan yang juga aktif dan terkadang suka membuat Aku dan Lia kewalahan juga dalam menghadapinya. Di hari Sabtu pada minggu pertama dan kedua Aku dan Lia mengajar, mereka sangat aktif dan kadang tidak mau mendengarkan apa kataku dan Lia. Mereka asyik dengan dunia mereka sendiri seolah-olah tidak menganggap keberadaanku dan Lia. Tetapi, untungnya di setiap pembelajaran, Aku dan Lia sudah menyiapkan media pembelajaran yang menarik sehingga perhatian mereka bisa terpusatkan kembali. Media pembelajarannya berbentuk papan yang indah dan memiliki banyak kuis yang dapat mereka jawab, bagi yang benar akan diberikan hadiah. Hal ini tentunya membuat mereka bersemangat dan bisa memperhatikan Aku dan Lia. Pada minggu ketiga, mereka sudah lumayan penurut dan lebih pendiam daripada biasanya. Mereka juga sudah pintar-pintar dan semangat jika disuruh berlomba-lomba menjawab kuis di media pembelajaran. Mungkin karena Aku dan Lia mengatakan bahwa waktu kita di sini kurang seminggu lagi, tepatnya pada hari ini. Kegiatan hari ini dibuka dengan upacara dan senam kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran di kelas. Karena ini minggu terakhir, Aku dan Lia beserta semua rekan GEMAPEDIA yang mengajar di kelas satu sampai enam, sudah mempersiapkan kenang-kenangan untuk para siswa dan guru di sekolah ini. Pembelajaran di kelas terasa begitu menyenangkan, aku juga merasa bahwa media pembelajaran yang aku buat di minggu terakhir ini adalah media terbaik dari pertemuan awal hingga sekarang. Sastra
40 Bionarasi : Hai namaku Ana Karismallah Nur Fadilah, dengan NIM 210151601659 dari FIP dan Prodi PGSD. Aku lahir di Sidoarjo, 30 Agustus 2003, namun sekarang aku menetap di Sawojajar, Kota Malang. Berikut adalah narahubungku [email protected]. Kesanku saat menulis cerita ini aku menjadi bangga dan terharu karena telah melakukan serta menyelesaikan pengabdian di SDN 03 Pajaran. Aku juga bangga menjadi bagian dari GEMAPEDIA. Medianya bernama Monopoli Pintar, anak-anak terlihat begitu senang dan bersemangat. Namun sayang ada satu anak yang tidak masuk yaitu Ahmad, dia sedang sakit ujar si Slamet. Puncak acara pada pengabdian ini pun akhirnya tiba, Aku dan rekan-rekan GEMAPEDIA bersama siswa dan murid melaksanakan acara upacara penutup dan pemberian kenangkenangan. Acaranya berjalan penuh dengan haru dan tangisan. Pihak sekolah dan siswa benar-benar menganggap kami seperti keluarga. Banyak pelajaran yang bisa kami petik dari kegiatan pengabdian ini. Sebagai seorang calon pengajar, tentunya kegiatan ini memberikan pengalaman berharga di hidupku yang kelak juga akan menjadi motivasiku untuk mengajar anakanak hebat di luar sana. Sekian sedikit kisah yang bisa aku bagikan kepada kalian, semoga kisah ini dapat memotivasi pembaca. Sastra
Disaat yang lain bisa istirahat dengan tenang di hari Sabtu, aku memulai usahaku untuk CAPER. CAPER??? Iya CAPER.. Cari Perhatian. Oh iya kenalin aku Dewa Putra Cisnaulin, mahasiswa semester 5 dari Universitas Negeri Malang. Kalo temen-temenku bilang si.. Semester 5 itu masuknya kita ke fase awal jadi mahasiswa semester akhir, dimana di semester itu kita digempur dengan latihan bikin proposal untuk persiapan semester kedepannya, eh maap back to de topic.. CAPER 41 Oleh : Dewa Putra Cisnaulin 14 September 2022 aku memulai usaha CAPERku dengan ikut organisasi bernama GEMAPEDIA, Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan. GEMAPEDIA merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang kepedulian pada pendidikan terutama untuk anak sekolah dasar yang membutuhkan bantuan dalam pembelajaran, entah itu dalam tenaga pembelajaran atau cara pembelajaran yang digunakan. Aku ngga ambil pusing buat masuk ke GEMAPEDIA, toh “Dia” pasti tau tujuanku pengen masuk GEMAPEDIA, ya buat ngerayu Dia, buat CAPER sama Dia, dan kalo Dia emang mau ya pasti aku di kasih jalan. Tekadku sudah bulat untuk usaha CAPER lewat GEMAPEDIA semenjak tau apa itu GEMAPEDIA di semester 3, aku coba cari tahu di semester 4 eh ternyata open recruitment cuman di buka di semester ganjil doang, yah sudah lah.. Ada beberapa tahap buat masuk GEMAPEDIA, Pertama administrasi, Kedua Focus Discussion Group, Ketiga Microteaching, dan yang terakhir wawancara. Di tahap pertama, administrasi. Aku isi segala macem formulir dan lain sebagainya H- beberapa jam sebelum pendaftaran ditutup. Bukan disengaja atau ngeremehin, ku pikir hala palingan tinggal isi semacem formulir Gform atau angket tinggal teken0teken doang selesai. EEHH.. formulirnya seabrekk. Mulai dari Formulirnya ampe berlembar lembar, surat izin ortu, surat pernyataan, bikin essay, foto KTM, bikin twibbon, follow IG, Sub Youtube, itu semua belum aku lakuin dan udah jam 8 malem dengan deadline jam 12 :v. Yah emang si ngeremehin, namanya juga baru ikut organisasi. Ya ngga baru juga si pernah ikut Karang Taruna sama Al-Quran Study Club, Tapi ngga seribet ini pliss. Yaudah lah ya “Demi CAPER ke Dia” ribet ribet dikit gapapa. Alhamdulillah lolos administrasi. Lanjut ke tahap berikutnya ke Focus Discussion Group. Ya Allahh ternyata yang lolos administrasi, yang seangkatan sama aku cuman 1 temenku se Prodi, itupun cewek :’. Pas diskusi dipanggilin “kak..” “Ini gimana menurut kak Dewa..” “gimana kak..” . Dalem ati ngomong “Kek tua banget perasaan di panggilin kak mulu..”, “yaudah lah gapapa demi Dia..”. Sastra
Lanjut ke Microteaching. Disitu ngga ada persiapan sama sekalii, baru ngeprint dokumen sama bahan ajar pagi pagi jam 6 cari atk buka, cuman buat print gambar hewan 6 lembar. Peserta – peserta lain pada niat banget sampe bikin papan permainan, bikin box kata-kata dan lain segala macem, sedangkan aku cuman modal gambar hewan 6 lembar :). Dalem ati cuman bekel kata- kata “kalo Dia emang mau ya pasti aku di kasih jalan..”. Eh ngga taunya banyak dapet pujian sama cara ngajar yang aku pake, belajar huruf kapital, pake gambar hewan sekaligus aku ajak nyanyi suara – suara hewan”. Disisi lain ada peserta yang bikin media bagus banget tapi kurang maksimal dan dapet banyak saran dari kakak panitia. 42 Dan yang terakhir tahap wawancara. Ada beberapa pertanyaan pas wawancara ini dan aku sampein juga bahwa tujuanku mau ikut GEMAPEDIA, ya buat CAPER sama Dia. Selang hampir 1 bulan, tepatnya pada tanggal 12 Oktober 2022 keluarlah pengumuman lolos Laskar Dewantara Batch X. Alhamdulillah aku lolos, dari 114 peserta hanya ada 48 peserta yang lolos. Agak sedih si karena ngga ada temennya, temenku seprodi ngga lolos. Padahal kalo mau dibandingin cara penyampaian, cara ngajarku sama dia, beh kalah jauh. Dia udah biasa Mc acara acara, sering menang lomba pidato. Yah apa boleh buat, “Perjuangan buat CAPER masih berlanjut kawan..” ucapku dalam hati. 14 November perjuangan CAPER sesungguhnya dimulai.. eh lebih tepatnya tanggal 13 November si.. Tanggal 13 November aku harus buat RPP, Media pembelajaran, name tag, print – print bahan ajar dan lain sebagainya “SENDIRI”. Agak kecewa si sebenernya karena harus ngelakuin itu semua sendirian disaat semua ada pasangannya bantuin. Tapi gapapa masih dengan alasan yang sama “Demi CAPER sama Dia..”. Di hari itu aku siapin itu semua sampe jam 2 PAGI padahal aku harus berangkat jam 5 PAGI, karena harus kumpul dulu di kampus sedangkan aku harus PP dari rumahku di Kota Batu ke Universias Negeri Malang sekitar 30 menitan baru lanjut ke lokasi sekolat sekitar 45 menit – 1 jam ke daerah Poncokusumo, karena memang sasaran organisasi ini mencari sekolah yang 3T, Terpencil, Tertinggal dan Terpelosok. Tepatnya di SDN 3 PAJARAN. Beh rasanya kek mau terbang aja, tidur cuman beberapa menit, terus paginya harus perjalanan jauh, langsung disuruh ngajar. Tapi anehnya.. pas aku ketemu sama anak- anak disitu, dengan seketika rasa ngantuk itu ilang aja. Mereka dengan suka cita menyambut di depan gerbang sekolah dan berebut buat salim. Di hati bilang “Masya’allahhh..”. Pas masuk sekolah rada heran,”Ini emang muridnya pada ngga masuk atau gimana..” “Guru juga cuman empat orang..”, yang buat prihatin lagi ada beberapa kelas yang digabung. Misalnya kelas 2 digabung sama kelas 3, Kelas 5 digabung sama kelas 6. “Ini gimana cara ngajarnya..” “satu kelas ada dua jenjang kelas..” “Satu ngajar ini, satu ngajar itu..”. Lebih anehnya lagi ada kelas yang didalemnya ada prosotan, iya prosotan anak- anak di taman bermain itu. Ternyata selain beberapa kelas digabung, SD ini juga jadi satu sama TK. Sastra
Disini aku kebagian ngajar kelas 3 yang muridnya cuman 3.. Iya benerbener 3 siswa doang. Ternyata disini memang hanya ada sekitar 35 an murid dalam satu keloah ini dan hanya 4/5 guru yang mengajar, itupun guru tersebut juga harus membagi waktu untuk mengajar di sekolah lain. Sedikit struggle memang karena diatara 3 siswa hanya 1 siswa yang lancar membaca, sedangkan aku harus berusaha mengantarkan 3 siswa itu memenuhi tujuan pembelajaran yaitu untuk belajar kalimat saran. Perjuangan itu berlanjut selama 4 pertemuan. Btw aku dan tementemen GEMAPEDIA ngajarnya setiap hari Sabtu, jadi kurang lebih selama satu bulan pada pengabdian pertama. 43 Di minggu akhir pengabdian Kepala sekolah menyampaikan jika.. “anakanak sangat senang kaka- kakak semua ada disini..” “ada anak yang ngga mau sekolah jika ngga diajar sama kakaknya” “ada yang pengen diajar kakaknya aja setiap hari” Bahkan pada hari itu siswa yang tidak masuk dikarenakan sakit, belabelain ke sekolah cuman pengen ketemu sama kakak- kakak GEMAPEDIA, dan ya.. air mata ngga bisa dibendung lagi. Disini aku berkata pada diriku sendiri “Mungkin usaha CAPERku sedikit banyak bisa di notice olehNya..” “Setidaknya Dia tahu aku pernah berjuang buat cari perhatian sama Dia”. “Dia” disini yang aku maksut adalah kekasihku, kekasih kita semua Nabi Muhammad SAW. Beliau pernah bersabda “Sesungguhnya di surga ada satu rumah yang bernama Rumah Kegembiraan. Tiada yang memasukinya kecuali orang yang menggembirakan anak-anak kecil.”. Aku berharap melalui secuil usahaku ini Beliau bisa mengabarkan pada kekasihnya, Tuhan kita Allah SWT, bahwa salah satu hambanya pernah berjuang membuat senyum kecil pada anak-anak walaupun hanya sedikit. Bionarasi : Dewa Putra Cisnaulin (200721639665) Fakultas Ilmu Sosial, Geografi, S1 Pendidikan Geografi, Batu, 1 Juli 2002, Jl Aji Mustofa No. 63 RT 1 RW 2 Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu, 081459177975, Pernah upload 2 cerpen di blog pribadi ulincerpen.blogspot.com Sastra
QUOTES OF THE DEVOTION PENGABDIAN AKBAR 2 44 Sastra
“Aku selalu berharap suatu pagi aku bisa bangun di tubuh yang lain, karena aku tidak mau menjadi diriku sendiri. Hingga suatu saat aku bertemu dengannya dan dia mengatakan bahwa ketika ia lulus SMA nanti ia ingin menjadi seperti diriku. Sejak saat itu aku tidak ingin menjadi apapun selain diriku sendiri” —Alyssa Prameswari “Berpendidikan Adalah Bekal Terbaik Untuk Meraih Asa Dan Memperkukuh Cita–Cita” —Amalia Putri Wahyuni “GEMAPEDIA bukan hanya sekedar organisasi tetapi sebuah rumah untuk pulang” —Dini Putri Hayuning “Bersyukurlah setiap saat, maka kebahagiaan akan selalu menghampirimu” —Moch. Ardiansyah Putra “Jika kincir angin adalah ilmu, maka angin adalah keinginan untuk berbagi yang membuatnya bergerak dan jadi manfaat” —Rosita Rezalia Oliviasari "Ilmu adalah sesuatu yang tidak akan pernah habis meskipun dibagikan, melainkan semakin bertambahlah manfaatnya." — Salma Fidila Rahmawati “Banyak hal yang patut disyukuri disini. Diluar sana, banyak orang yang tak seberuntung itu, tetapi syukur masih menyertainya. Semua orang punya cara menyikapinya masing-masing. Jangan merasa paling menderita, pun paling senang. Karena keduanya seringkali datang beriringan, bahkan bersamaan. Sabar, ikhlas, dan selalu bersyukur semoga masih sempat” —Shofi Nur Jannah “Apa yang aku suka, belum tentu baik. Apa yang baik, belum tentu aku suka. Namun yang baik adalah yang Engkau suka dan nyatanya akhirnya aku juga suka” —Siti Nor Halisa 45 KELOMPOK GATOTKACA “Jangan lupa bersyukur atas setiap nikmat yang tuhan berikan tanpa kita sadari” —Aisyah Bella “Hidup akan terasa jauh lebih hidup ketika kita mampu untuk lebih menghidupkan hidup orang lain” —Koko Santoso “Dengan bersyukur, rasa mengeluh hanyalah seperti gajah yang terbang di angkasa.” —Alamsyah Pradwika Dafio “Jangan pernah menilai orang hanya berdasarkan katanya, karena kita tidak pernah tau hal berat apa saja yang dialaminya. Bersyukurlah karena mungkin nasib kita lebih beruntung dari mereka yang bisa makan saja sudah untung” —Maula Diana Santi KELOMPOK ABIMANYU Sastra
“Tak dipungkiri, disini menemukan begitu banyak cerita dan momen yang menginspirasi. Terkadang hanya sekedar tawa sederhana yang mengandung begitu banyak cerita. Dari sini aku juga belajar menerapkan langkah yang paling kutakuti. Mulai. Ya, dimana aku khawatir akan kelanjutannya. Galau memikirkan akhirnya, hingga takut tak dapat menyelesaikan nantinya. Karena aku terkadang berpikir terlalu rumit hingga berakhir takut memulainya. Namun ternyata mulai tak semenakutkan itu. Pengabdian ini misalnya. Yang ku kira terlihat panjang ternyata juga tak sepanjang itu. Memang butuh niat, tekad, dan usaha yang kuat untuk menyelesaikan apapun yang sudah dimulai, namun setelah selesai akan muncul rasa bangga yang setara dengan upaya dalam prosesnya. Terima kasih untuk pembelajaran serta pengalaman-pengalaman berharganya GEMAPEDIA.” —Gina Shofia “Segelintir upaya meraih asa demi masa depan yang ceria, mari beri makna untuk orang orang tercinta” —Aprilia Devina “Siapa yang bisa menemukan buku yang tepat di kalangan anak-anak, disana ia akan menemukan karakter yang pintar, jenaka dan paling luhur” —Diva Wido Haningtyas “Bermimpilah setinggi angkasa, seluas semesta, hingga kau meraihnya” —Rinda Pertiwi Mukti 46 “Ilmu tidak didapat dengan tiba-tiba, ia harus digali dan dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun” — Muhammad Tristan “Tidak apa-apa jika kamu berjalan lebih lambat dari yang lain, pada akhirnya semua pasti akan sampai ke tujuan masing-masing. Teruslah bersemangat untuk mencapai tujuanmu” —Gaby Kharissa Vianti "Berhenti mengeluh dengan keadaanmu sekarang. Banyak orang diluar sana yang tidak seberuntung kamu. Banyak orang yang menginginkan posisi sepertimu. Belajar bersyukurlah karena bukan kebahagiaan yang mendatangkan syukur, tetapi dengan bersyukur hidup kita akan bahagia." —Salisia Nur Rahma “Saat hidup memiliki banyak alasan untuk menangis, maka setidaknya kita memiliki satu kata untuk bisa tersenyum kembali” —Yurin Tri F. “Jangan pernah takut untuk membagikan ilmu yang kita punya kepada orang lain, karena orang yang bermanfaat bagi orang lain adalah orang yang paling sederhana dan bahagia.” —Ana Karismallah Nur Fadilah KELOMPOK DEWI ARIMBI Sastra
47 “Dengan belajar, kamu akan mengajar; Dengan mengajar, kamu akan belajar.” —Ramadhana Rizki “Hidup bukan tentang apa dan berapa yang kita miliki, tapi tentang apa dan berapa yang bisa dinikmati untuk kita syukuri.” —Diana Galuh “Banyak orang berbondong-bondong untuk menaikkan dirinya ke atas. Namun, beberapa lainnya sibuk mengajak yang lain keatas.” —Citra Arifia Novi A. “Hal yang menurut kita tak berarti dapat berharga bagi yang lain” —Silvi Yuniawardhani “The best view is to see their most beautiful smile” —Khoiruni Ni’maturrizqiah "Live your life as best as you can, increase your gratitude and bring happiness to fellow human beings." —Filyar Nadia Salsabila “Selama mata masih melihat, kemanusiaan tidak akan pernah padam” —Rezaldi Hafidz Fadillah “Segala sesuatu perlu melewati proses jatuh bangun untuk menuai hasil yang kita inginkan.” —Esther Yohana S "Mungkin on the spot lupa menuliskan bahwa salah satu tempat menakjubkan di dunia adalah GEMAPEDIA" —Dewa Putra Cisnaulin “Satu hal kecil yang kita lakukan dapat menjadi suatu kebahagiaan bagi mereka” —Intan Kurniawati "Sekolah adalah tempat untuk belajar tapi belajar merupakan hal yang dapat dilakukan dimana saja" —Anas Santika KELOMPOK LARASATI "Hidup mengalir seperti air, seberapa banyak kekhawatiranmu tentang hidup ini nanti pasti ada jalan keluar nya, entah itu lewat atas, tengah atau bawah." — Hudan Ezra'alana "Terus lah merendah, Karena langit tidak pernah menjelaskan bahwa dirinya tinggi." —Lilis Ardilla KELOMPOK DEWI DRUPADI Sastra
Sastra 48 "Orang berpendidikan ialah orang yang telah melakukan sebagaimana proses belajar dan adanya keinginan untuk berubah." —Rahma Widya Sari "Hidup itu bukan tentang berapa lamanya, namun maknanya." —Rosa Istighfariananda "Bertanggung jawab atas pilihan adalah lebih baik dari pada menyesalinya." —Nuril Fadillah "Ada kuasa Tuhan yang lebih besar dari sekedar rencana setiap manusia." —Evi Triani "Setiap orang memiliki rasa kepedulian, namun hanya orang terpilihlah yang mau bergerak dengan rasa kepeduliannya itu." —Nur Hatifah “Ilmu memang tidak bisa digenggam, tapi setiap tanah yang engkau pijak ilmu ada untuk menuntunmu” —Nasrunniati Dyahayu Anggi Winarni “Pada hari ini, saat ini, di jam ini dengan semua hal yang telah terjadi. Hanya ada rasa syukur dan makna yang berarti di dalam benak ini” —Sulistio Rini Ika Pratiwi “Waktunya singkat, ceritanya singkat, namun pengalamannya membekas. Terkadang hanya butuh satu detik dalam mengingat semua itu” —Radhiyyah Nida Zhafirah “Setiap manusia di muka bumi fitrahnya adalah berjuang, terlihat ataupun tak lagi terlihat, ia akan tetap menjadi alasan mengapa manusia harus mewujudkan mimpi atas perjuangannya itu. Berhentilah berfikir engkau tidak seberuntung mereka. Kau tahu? Pemeran utama tak pernah dihadapkan pada keadaan yang biasa saja.” —Nurul Azizah "Hidup ini realita, semua orang pernah merasakan luka, jadi jangan anggap hanya kamu yang paling menderita." —Kurnia Sari Rahayu "Seakan dia lupa siapa yang pertama, aku tidak meminta dianggap, tapi aku ada yang nantinya menciptakan kehidupan. Lingkaran ini akan terus berjalan. Siapa lagi yang akan merawat dan melestarikan nantinya kalian akan bahagia dengan sendirinya, ya cuma bergantung pada ku. Menyembuhkan dan merawat sendiri. Salah satu kelebihan makhluk ini adalah mengelola serta mengantarkan kepada tujuan penciptanya dan arti diciptakan. Dengan ku dengan alam menjalin hubungan dengan harmonis." —Ilmal Hadi Riham Setyorahmah KELOMPOK ANTAREJA
49 "Lihatlah ke bawah jika ingin merasa lebih bersyukur, sebab di luar sana masih banyak orang yang tak seberuntung kita." —Iin Sarlitaningtias "Banyak diantara mereka yang berbicara perihal melupakan itu mudah, Tetapi mereka hanya sanggup mengucapkan tanpa merasakan. Suatu tempat bisa didatangi kembali namun tidak dengan kenangannya." —Dayu Maghfira Ikhwanida Sastra