KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena berkat
rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Kamus Istilah Ekonomi Syariah.
Kamus ini sengaja disusun untuk memenuhi program aktualisasi Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) Angkatan XXXV Tahun 2022 sekaligus menjadi
pemecahan masalah bagi mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Universitas
Siliwangi yang masih belum optimal dalam pemenuhan literasi tentang istilah-istilah
ekonomi syariah.
Pada kesempatan kali ini, penulis juga ingin menyampaikan terima kasih kepada
para penyusun kamus ekonomi syariah sebelumnya yang banyak diadopsi dalam buku
ini. Mudah-mudahan, kehadiran buku ini bermanfaat bagi penulis pribadi khususnya,
para pembaca, dan siapa saja yang ingin mengenal ekonomi syariah atau sedang
menekuni ekonomi syariah.
Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan buku ini. Oleh
karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
kesempurnaan penyusunan kamus ini. Akhir kata, kami ucapkan banyak terima kasih
kepada semua pihak yang terlibat dan atas kerjasamanya dalam penyelesaian pembuatan
proposal ini.
Tasikmalaya, Agustus 2022
Penulis
DAFTAR ISI
A.......................................................................................................................................................2
B.......................................................................................................................................................11
C ....................................................................................................................................................... 18
D ......................................................................................................................................................22
E ....................................................................................................................................................... 28
F .......................................................................................................................................................32
G.......................................................................................................................................................37
H ......................................................................................................................................................41
I ........................................................................................................................................................ 47
J ........................................................................................................................................................ 55
K ......................................................................................................................................................58
L .......................................................................................................................................................64
M......................................................................................................................................................68
N ......................................................................................................................................................78
O ......................................................................................................................................................81
P.......................................................................................................................................................83
Q ......................................................................................................................................................87
R.......................................................................................................................................................90
S .......................................................................................................................................................93
T.......................................................................................................................................................97
U ......................................................................................................................................................101
W .....................................................................................................................................................103
Y.......................................................................................................................................................106
Z .......................................................................................................................................................108
A
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 1
A
‘Aidun
Pendapatan, penerimaan dana sebagai hasil dari suatu investasi
‘Ain
Berhubungan dengan hukum zakat, mulanya untuk emas dan perak, sekarang juga untuk
uang logam, mata uang kertas, simpanan atau deposito permintaan dan deposito
berjangka dan berbagai jenis lainnya yang berhubungan dengan tabungan atau simpanan
uang
Abadda
Iuran, saling menyerahkan bagiannya masing-masing untuk dikumpulkan menjadi satu
Afw
Surplus atau kelebihan
Agio
(1) Selisih lebih yang diperoleh dan pertukaran uang logam emas atau perak dengan
uang kertas dalam valuta dan nilai nominal yang sama; istilah ini lazim dipakai di
perbankan Eropa
(2) Selisih lebih antara nilai yang sebenarnya dan nilai nominal sekuritas atau nilai tukar
alat pembayaran luar negeri, ataupun penyusutan nilai mata uang logam karena
rusak
Agio saham
Kekayaan bersih perusahaan yang berasal dari penelitian atau penjualan saham di atas
harga pari (par)
Agunan
Jaminan, baik berupa benda bergerak maupun benda tidak bergerak yang diserahkan
oleh pemilik agunan kepada Bank Syariah dan/atau UUS, guna menjamin pelunasan
kewajiban nasabah penerima fasilitas
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 2
Agunan yang diambil alih
Agunan yang diperoleh bank dari pembiayaan macet setelah adanya pengalihan hak
kepemilihan melalui lelang atau penyerahan secara sukarela oleh nasabah
Ajir Al Khass
Pekerja khusus, seorang pekerja atau tukang atau ahli yang tidak akan mendapatkan
gajinya hingga dia mengerjakan kewajibannya terlebih dahulu
Ajr Al Mithil
Lazimnya besaran gaji yang berlaku di pasar tenaga kerja untuk jasa tertentu
Ajz al-Muwazanah
Defisit anggaran, pengeluaran pemerintah yang lebih besar dibandingkan dengan
penerimaan dalam satu tahun fiskal
Akad
Kesepakatan dalam suatu perjanjian antara dua pihak atau lebih untuk melakukan dan
atau tidak melakukan perbuatan hukum tertentu
Akad (Perbankan)
Kesepakatan tertulis antara Bank Syariah atau UUS dan pihak lain yang memuat adanya
hak dan kewajiban bagi masing-masing pihak sesuai dengan prinsip syariah
Akad yang sah
Akad yang terpenuhi rukun dan syarat-syaratnya
Akad yang fasad
Akad yang terpenuhi rukun dan syarat-syaratnya, tetapi terdapat segi atau hal lain yang
merusak akad tersebut karena pertimbangan maslahat
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 3
Akad yang batal
Akad yang kurang rukun dan atau syarat-syaratnya
Akseptasi
Janji untuk membayar oleh pihak tertarik dengan cara membubuhkan tanda tangan
dalam surat wesel
Akta
Keterangan tertulis yang ditantangani oleh pihak yang berkepentingan untuk
membuktikan kebenaran atau keinginan sebagaimana tertulis dalam dokumen tersebut
Akta kesepakatan
Dokumen tertulis yang memuat kesepakatan yang bersifat final dan mengikat bagi
nasabah dan bank
Aktiva
Suatu item atau milik yang dipunyai oleh perorangan atau perusahaan yang membpunyai
nilai uang (aset)
Aktiva berisiko
Semua set bank, kecuali kas dan surat berharga pemerintah; untuk menentukan rasio
atau nisbah kecukupan modal
Aktiva ijarah
Aktiva yang diperoleh atau dibeli Bank/BPRS untuk tujuan disewakan
Aktiva jaminan
Aktiva dalam bentuk properti, surat berharga, atau harta lain yang telah terikat sebagai
jaminan untuk mendukung penerbitan obligasi, surat utang, atau pinjaman
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 4
Aktiva lancar
Aktiva dalam bentuk uang atau barang berharga lain yang sewaktu-waktu dengan mudah
dapat dijadikan uang tunai (current asset)
Aktiva nonproduktif
Aset bank yang tidak menghasilkan pendapatan, misalnya uang tunai yang dikuasai oleh
bank, giro wajib pada bank sentral, giro pada bank lain, cek yang masih dalam proses
penagihan dan aktiva tetap
Aktiva produktif
Penanaman dana bank syariah baik dalam rupiah maupun valuta asing dalam bentuk
pembiayaan, piutang qardh, surat berharga syariah, penempatan, penyertaan modal,
penyertaan modal sementara, komitmen, dan kontijensi pada rekening administratif
serta sertifikat wadiah Bank Indonesia untuk memperoleh penghasilan (earning asset)
Aktiva produktif bermasalah
Aktiva produktif yang tingkat ketertagihan atau kolektibilitasnya tergolong kurang
lancar, diragukan, dan macet
Aktiva sangat lancar
Aktiva lancar setelah dikurangi persediaan barang yang dapat dengan segera dialihkan
menjadi uang kas apabila sewaktu-waktu diperlukan, biasanya berjangka waktu di
bawah satu tahun
Aktiva setara kas
Investasi yang bersifat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dijadikan kas dalam
jumlah tertentu tanpa menghadapi risiko perubahan nilai yang berarti; setara kas
dimiliki untuk memenuhi komitmen kas jangka pendek, bukan untuk investasi atau
tujuan lain
Aktiva terklasifikasi
Aktiva produktif, baik yang sudah maupun yang mengandung potensi tidak memberikan
penghasilan atau menimbulkan kerugian bagi bank
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 5
Aktiva tetap
Aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun lebih
dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual
dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu
tahun
Aktiva tetap yang tidak digunakan
Aktiva tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif (operasional) dan ditahankan untuk
dilepaskan
Aktuaris
Seseorang yang mempunyai keahlian dalam menghitung risiko dan premium asuransi
Akuisisi
Pengambilalihan sebagian besar (lebih dari 50%) atau seluruh kepemilikan suatu bank
Akumulasi
Tambahan secara berkala atas suatu jumlah pokok, misalnya laba atas modal atau
cadangan, bunga atas simpanan atau utang pokok
Akuntan
Seseorang yang mempunyai keahlian dalam bidang akuntansi
Akuntan publik
Akuntan yang memiliki izin usaha untuk melakukan kegiatan pemberian jasa audit yang
dikeluarkan oleh menteri keuangan
Akuntansi
Sistem pencatatan, pengelompokkan, dan pelaporan transaksi
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 6
Amanah
Menepati janji, merupakan salah satu asas akad dimana wajib dilaksanakan oleh para
pihak sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan oleh yang bersangkutan dan pada saat
yang sama terhindari dari cidera-janji
Amil
Istilah lain untuk mudharib dalam akad mudharabah
Amilin
Para pegawai negara yang bertugas mengurusi zakat, meliputi semua pegawai seperti
pengumpul, distributor, penjaga kantir, akuntan, dll
Amin Al Amm
Seseorang yang dipercaya untuk memegang harta milik orang lain, kepemilikan yang
ditinggalkan kepada orang yang dipercaya oleh pemiliknya sendiri, tetapi dengan tujuan
utama dari pemindahan dalam penjagaan yang tidak aman
Amin Al Khass
Seseorang yang mendapat kepercayaan untuk memegang harta milik orang lain dengan
tujuan utama untuk mendapat penjagaan yang aman
Amir
Tanah yang didiami dan diolah
Amwal
Benda yang dapat dimiliki, dikuasai, diusahakan, dan dialihkan, baik benda berwujud
maupun tidak berwujud, baik benda yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar, baik
benda bergerak maupun yang tidak bergerak, dan hak yang mempunyai nilai ekonomis
Anjak piutang
Kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan/atau tagihan jangka pendek suatu
perusahaan atas transaksi perdagangan dalam atau luar negeri
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 7
Anuitas
Salah satu cara pembayaran kewajiban secara berkala selama jangka waktu tertentu
Aplikasi
Formulir permohonan yang harus diisi oleh nasabah dan/atau calon nasabah untuk
mencatat informasi yang dibutuhkan oleh bank
Appraisal
Penaksiran nilai atau harga atas suatu harta kekayaan yang berbentuk tanha, bangunan,
mesin, dan harta kekayaan orang lain
Aqilah
Sekelompok orang yang berbagi kekurangan uang tebusan dari seseorang di antara
mereka
Arbitrase
Penyelesaian perselisihan di luar pengadilan oleh pihak ketiga (arbiter/arbitrator)
sebagai penengah yang ditunjuk oleh pihak yang berselisih; setiap putusan yang diambil
oleh arbiter bersifat mengikat dan harus ditaati oleh semua pihak yang berselisih
Ariyah
Memberikan manfaat suatu barang dari seseorang kepada orang lain secara cuma-cuma
Ariyah Al Madmunah
Pinjaman yang didukung dengan kepastian, garansi, atau pinjaman
Asas ganti rugi
Prinsip yang menyatakan bahwa tertanggung hanya berhak atas penggantian setinggi-
tingginya sebesar kerugian yang nyata-nyata dideritanya
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 8
Audit
Suatu proses pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik untuk menyatakan
apakah posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan/badan telah disajikan dengan wajar
Auditor
Orang yang pekerjaannya memeriksa pembukuan perusahaan
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 9
B
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 10
B
Bai’
Jual beli antara benda dengan benda, atau pertukaran benda dengan uang
Bai’ al-wafa’
Jual beli dengan hak membeli kembali, yaitu jual beli yang dilangsungkan dengan syarat
bahwa barang yang dijual tersebut dapat dibeli kembali oleh penjual apabila tenggang
waktu yang disepakati telah tiba
Baitul ishdar
Lembaga yang menerbitkan efek di pasar saham
Baitul Maal Wattamwil
Lembaga keuangan mikro yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat kecil dengan
berlandaskan syariah
Baitul Mal
Pembendaharaan Umum Negara, rumah harta; kas negara yang dikhususkan untuk
pemasukan atau pengeluaran harta; institusi khusus yang menangani harta yang
diterima negara
Baitul Mal Al Muslimin
Pembendaharaan Umum Muslim untuk mengumpulkan dan menyalurkan harta negara
dan dana wakaf
Balance
Selisih jumlah debet dan kredit pada neraca atau salah satu jumlah kredit atau debet pada
tanggal tertentu dengan jumlah seimbang
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 11
Bank
Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan
menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau dalam bentuk lainnya
dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak
Bank Garansi
Kesanggupan tertuis yang diberikan oleh bank kepada pihak penerima jaminan bahwa
bank akan membayar sejumlah uang kepadanya pada waktu tertentu jika pihak terjamin
tidak dapat memenuhi kewajibannya (wan prestasi)
Bank Konvensional
Bank umum sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, yang
melakukan kegiatan usaha secara konvensional dan berdasarkan jenisnya terdiri atas
Bank Umum Konvensional dan Bank Perkreditan Rakyat
Bank Koresponden
Bank yang berdasarkan suatu perjanjian mempunyai hubungan dengan bank lain untuk
saling memberikan jasa dan/atau melakukan transaksi untuk dan atas nama bank yang
berkepentingan
Bank Kustodian
Bank yang kegiatan usahanya adalah melakukan penyelesaian transaksi reksadana serta
melakukan penyimpanan, penjagaan, dan pengadministrasian kekayaan reksadana
Bank Pelapor
Kantor bank yang meliputi kantor pusat bank yang melakukan kegiatan operasional,
kantor cabang bank yang berbadan hukum Indonesia maupun di luar Indonesia, unit
syariah, serta kantor cabang bank bank asing dan kantor cabang bank pembantu bank
asing yang berkedudukan di Indonesia
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
Bank syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas
pembayaran
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 12
Bank Sentral
Suatu institusi nasional yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga atau nilai
suatu mata uang yang berlaku di suatu negara. Di Indonesia sendiri, Bank Sentral dikenal
dengan nama Bank Indonesia (BI)
Bank Syariah
Bank yang kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip syariah/hukum Islam dan dikenal
juga dengan Bank Islam
Bank Umum Syariah
Bank syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
Banking Book
Semua elemen/posisi lainnya yang dinilai dari harga perolehan dan ditujukan untuk
investasi atau dicairkan pada saat jatuh tempo
BAPEPAM
Badan Pengawas Pasar Modal; badan yang melaksanakan tugas di bidang pembinaan,
pengaturan, dan pengawasan kegiatan pasar modal yang berada di bawah
pertanggungjawaban langsung menteri keuangan dan dipimpin oleh seorang ketua
Barakah
Rahmat, karunia atau rahmat Allah dalam hubungannya dengan manfaat atau kebaikan
yang terus bertambah
Barang haram dan maksiat
Barang atau fasilitas yang dilarang dimanfaatkan atau digunakan menurut hukum Islam
Barang Milik Negara (BMN)
Semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara (APBN) atau berasal dari perolehan lainnya yang sah
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 13
Benda bergerak
Segala sesuatu yang dapat dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lain
Bathil
Salah; batal; ilegal; cara yang tidak sesuai dengan syariah Islam
Benda tidak bergerak
Segala sesuatu yang tidak dapat dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lain yang
menurut sifatnya ditentukan oleh undang-undang
Benda berwujud
Segala sesuatu yang dapat diindera
Benda tidak berwujud
Segala sesuatu yang tidak dapat diindera
Benda terdaftar
Segala sesuatu yang kepemilikannya ditentukan berdasarkan warkat yang dikeluarkan
oleh instansi yang berwenang
Benda tidak terdaftar
Segala sesuatu yang kepemilikannya ditentukan berdasarkan alat bukti pertukaran atau
pengalihan di antara pihak-pihak
Bidla’ah
Setiap produk ekonomi yang nyata baik secara langsung atau tidak langsung memberikan
kontribusi dalam pemenuhan kepuasan dari kebutuhan-kebutuhan manusia
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 14
Bilyet giro
Alat bukti simpanan dalam rekening giro yang diterbitkan oleh bank dan berfungsi
sebagai perintah kepada bank untuk memindahbukukan dari rekening tersebut kepada
rekening lainnya
Bint labun
Berhubungan dengan nisab zakat, unta betina yang berumur tiga tahun
Bint makhad
Berhubungan dengan nisab zakat, unta betina yang berumur dua tahun
Birr
Penghormatan, kealiman, kebaikan, hadiah amal
Bithaqah al-I’timan
Kartu kredit (credit card)
Bithaqah al-Madin
Kartu debit (debit card)
BMPK
Batas Maksimum Pemberian Kredit; batas maksimum penyediaan dana yang
diperkenankan untuk dilakukan oleh bank kepada peminjam atau kelompok tertentu
Bunga
Tambahan dalam bentuk persentase atau nominal tertentu yang ditetapkan di muka atas
jumlah uang yang dipinjam atau ditempatkan
Bursa
Tempat untuk memperjualbelikan sekuritas, valuta asing, atau komoditan yang
dilakukan secara teratur
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 15
Bursa Efek
Lembaga/perusahaan yang menyelenggarakan/menyediakan fasilitas sistem pasar
untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek antara berbagai
perusahaan/perorangan yang terlibat dalam tujuan memperdagangkan efek
perusahaan-perusahaan yang telah tercatat di bursa efek
Buy back
Cara finansial atau keuangan yang diadopsi dari bank-bank Pakistan. Menurut cara ini,
bank menjual properti bergerak dan tak bergerak kepada klien dengan persetujuan
bahwa klien tersebut akan membeli kembali dari bank dengan harga yang lebih tinggi
yang dibayar kemudian oleh klien
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 16
C
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 17
C
Cadangan
Bagian dari sisa hasil usaha yang disisihkan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar atau
ketetapan rapat anggota
Cadangan bank
Sebagaian aktiva bank berupa alat likuid, seperti kas, piutang, dan aktiva lain yang segera
dapat dicairkan, seperti giro, deposito, dan simpanan lainnya untuk menghadapi
kemungkinan penarikan rekening nasabah
Cadangan devisa
Cadangan uang negara dalam bentuk valuta asing
Cadangan kas
Sejumlah uang tunai (rupiah dan valuta asing) yang dicadangkan dan disimpan di dalam
khazanah serta diperhitungkan dalam pemenuhan kewajiban likuiditas minimum bank
Cadangan tujuan
Bagian laba setelah dikurangi yang disisihkan untuk tujuan tertentu dan telah
mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham atau rapat anggota
Cadangan umum
Cadangan yang dibentuk dari penyisihan saldo laba atau laba bersih setelah dikurangi
pajak, dan mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham atau rapat anggota
sesuai dengan ketentuan pendirian atau anggaran dasar masing-masing bank
Cadangan wajib
Jumlah minimum likuid yang harus dimiliki bank sesuai ketentuan Bank Sentral
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 18
Cadangan wajib minimum
Jumlah dana yang harus dipertahankan dalam rekening giro pada bank sentral atau pada
bank korespondensi dalam bentuk kas
Cakap hukum
Orang yang tindakannya dipandang sah secara hukum dalam hukum Islam identik
dengan mukallaf
Capital gain
Ketentuan yang diperoleh dari jual beli saham di pasar modal; keuntungan yang
diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek
Capital Adequacy Ratio (CAR)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) atau Rasio Kecukupan Modal, yaitu
kewajiban bank umum untuk menyediakan modal minimum sebesar persentase tertentu
dari aktiva tertimbang menurut risiko sebagaimana ditetapkan oleh Bank Indonesia
Cash basis
Prinsip akuntansi yang mengharuskan pengakuan biaya dan pendapatan pada saat
terjadinya; asas tunai; pencatatan pendapatan dan pengeluaran yang dilakukan saat
penerimaan atau pengeluaran tunai
Cash flow
Arus uang; pencatatan perubahan modal kerja sehubungan dengan kegiatan usaha
perusahaan yang dilaporkan
Cash in hand
Kas di tangan; uang tunai atau bentuk lain yang dipersamakan yang dimiliki
Cash ratio
Alat pengukuran likuiditas bank, yaitu likuiditas minimum yang harus dipelihara oleh
setiap bank; perbandingan antara alat likuid yang dikuasai bank dengan kewajiban yang
harus segera dibayar
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 19
Cek
Alat bukti simpanan dalam rekening giro yang diterbitkan oleh bank dan berfungsi
sebagai perintah kepada bank untuk membayar tanpa syarat
Collection
Penagihan
Comparability
Dapat diperbandingkan; salah satu karakteristik kualitatif dan laporan keuangan
termasuk juga laporan keuangan bank syariah yang berarti pemakai harus dapat
membandingkan laporan perusahaan antarperiode untuk mengidentifikasi
kecenderungan posisi dan kinerja keuangan
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 20
D
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 21
D
Da’in
Pemberi pinjaman; kreditur; pihak yang mempunyai piutang karena perjanjian atau
berdasarkan undang-undang
Dana pihak kedua
Dana yang berasal dari pihak yang memberikan pinjaman kepada pihak bank
Dana pihak ketiga
Dana masyarakat, yaitu dana-dana yang berasal dari dari masyarakat, baik perorangan
maupun badan usaha, yang diperoleh bank dengan menggunakan berbagai instrumen
produk simpanan yang dimiliki oleh bank
Dana pihak pertama
Dana sendiri, yaitu dana yang berasal dari para pemegang saham bank atau pemilik bank
Dana sosial
Dana yang didimpan oleh lembaga keuangan syariah untuk keperluan sosial
Dayn
Utang, yaitu kewajiban yang dinyatakan atau dapat dinyatakan dalam jumlah uang, baik
dalam mata uang Indonesia atau mata uang lainnya
Dayn muajjal
Utang piutang dengan pembayaran tangguh
Dayn musytarak
Utang piutang yang dilakukan secara berkelompok atau ditanggung secara berserikat
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 22
Debit card
Kartu bank yang dapat digunakan untuk membayar suatu transaksi dan atau menarik
sejumlah dana atas beban rekening pemegang kartu yang bersangkutan dengan
menggunakan PIN (Personal Identification Number)
Debitur
Orang atau badan yang berutang kepada orang atau badan lain
Default
Kegagalan untuk memenuhi kewajiban berdasarkan perjanjian, seperti lalai membayar
pada saat yang diperjanjikan
Defisit
Kekurangan anggaran belanja suatu badan usaha atau pengeluaran biaya besar
dibandingkan penerimaan pendapatan
Denda keterlambatan
Denda akibat keterlambatan pembayaran yang akan diakui sebagai dana sosial
Deposito
Simpanan dana berjangka yang penrikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu
berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank
Deposito antarbank
Deposito suatu bank pada bank lain di luar negeri, biasanya dengan bank koresponden
Deposito berjangka
Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan
perjanjian nasabah penyimpanan dengan bank
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 23
Deposito dengan pemberitahuan
Simpanan yang hanya dapat ditarik dengan syarat pemberitahuan sebelumnya
Depresi
Keadaan ekonomi yang ditandai oleh menurunnya harga, menurunnya daya beli, jumlah
penawaran yang jauh melebihi permintaan, angka pengangguran yang meningkat secara
tajam, dan kelesuan dunia usaha yang mengarahkan kepada likuidasi perusahaan
Depresiasi
Suatu penurunan dalam nilai mata uang terhadap mata uang lainnya dalam sistem nilai
tukar
Devaluasi
Penurunan nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain
Dewan Pengawasan Syariah
Dewan yang keanggotaannya direkomendasikan oleh Dewan Syariah Nasional dan
ditempatkan pada bank yang melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah,
dengan tugas kewenangan yang diatur oleh Dewan Syariah Nasional
Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI)
Dewan yang dibentuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memiliki tugas dan
kewenangan untuk menetapkan fatwa tentang produk, jasa kegiatan bank yang
melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah
Deviasi standar
Ukuran tingkat pencairan selisih nilai setiap anggota dalam sekelompok nilai dengan nilai
rata-rata hitungnya, ukuran itu merupakan angka yang diperoleh dengan mencari akar
dari jumlah setiap deviasi pangkat dua dibagi jumlah anggota kelompok
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 24
Devisa
Saldo valuta asing pada bank dan alat pembayaran luar negeri lainnya kecuali uang logam
yang mempunyai catatan kurs resmi pada Bank Indonesia di kalangan perbankan
internasional
Dhaman
Tanggung jawab, jaminan, garansi
Dharibah
Pajak (tax)
Dharurat
Keadaan terpaksa; keadaan kritis
Dinar
Satuan mata uang; uang logam emas yang beratnya 1 mithqak, sama dengan 4,25 gram
Dirham
Mata uang perak, 1dirham seberat 2,295 gram
Diskon
Potongan harga; pengurangan harga dari harga yang dikenakan pada suatu barang atau
jasa yang diberikan oleh penjual kepada pembeli karena alasan tertentu, seperti
pembayaran yang cepat atau pembelian dalam partai yang besar
Dividen
Bagian dari laba bersih sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang
ditetapkan untuk dibagikan kepada para pemegang saham sebagai keuntungan atas
kepemilikan saham
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 25
Dual Banking System
Penyelenggaraan dua sistem perbankan (syariah dan konvensional) secara
berdampingan yang pelaksanaannya diatur dalam berbagai peraturan perundang-
undangan yang berlaku
Due Diligence
Pemeriksaan langsung terhadap bank yang memberikan hak kepada pemeriksa untuk
meminta konfirmasi kepada manajemen bank mengenai kebenaran laporan keuangan
Dzulm
Penganiayaan; memperlakukan dengan kesewenang-wenangan
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 26
E
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 27
E
Earning Per Share (EPS)
Laba bersih per saham; keuntungan bersih perusahaan dibagi dengan seluruh jumlah
saham perusahaan
Efek
Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi,
tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas
efek, dan setiap derivatif dari efek
Efek Syariah
Efek sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di bidang pasar
modal; adalah surat berharga yang akad, pengelolaan perusahaannya, maupun cara
penerbitannya memenuhi prinsip-prinsip syariah
Ekonomi
Kegiatan mengatur urusan harta kekayaan, baik yang menyangkut kepemilikan,
pengembangan maupun distribusi
Ekonomi Syariah
Usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh orang-perorang, kelompok orang, badan usaha
yang berbadan hukum atau tidak berbadan hukum dalam rangka memenuhi kebutuhan
yang bersifat komersial dan tidak komersial menurut prinsip syariah
Eksportir
Pihak/perusahaan yang menjual barang ke luar negeri
Ekstensi kredit
Perpanjangan jangka waktu kredit untuk mengatasi kesulitan likuiditas debitur
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 28
Ekuitas
Perbedaan antara nilai suatu harta yang dapat dijual tagihan
Elastisitas penawaran
Tingkat tanggapan (respons) terhadap perubahan harga; jika harga bergerak naik,
biasanya penawaran akan meningkat; penawaran dikatakan elastis jika kenaikan harga
juga diikuti kenaikan produksi
Elastisitas permintaan
Tingkat tanggapan (respons) pembeli terhadap perubahan harga; permintaan akan
barang mewah dapat menurun secara drastis apabila harga dinaikkan karena bukan
merupakan kebutuhan pokok; sebaliknya, permintaan akan barang dan jasa pokok
dikatakan tidak elastis karena kebutuhan tersebut tidak dapat ditunda
Emisi
Penerbitan surat berharga untuk dijual oleh suatu perusahaan kepada umum
Emiten
Perusahaan publik yang menerbitkan surat berharga untuk ditawarkan kepada publik
Endos terendos
Pihak yang menerima hak karena endosemen
Endosemen
Pengalihan hak kepada orang lain atas surat berharga yang dapat dialihkan, misalnya cek
atau wesel dengan cara membubuhkan nama dan tanda tangan di halaman belakang
surat berharga tersebut
Escrow account
Saldo rekening giro bank syariah di bank untuk tujuan tertentu
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 29
Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontijensi
Taksiran kergian akibat tidak dipenuhinya komitmen dan kontijensi oleh nasabah
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 30
F
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 31
F
F.O.B (Free on Board)
Cara penilaian barang yang dijual dalam perdagangan internasional dimana biaya
angkutan dan biaya asuransi dari pelabuhan muat sampai gudang pembeli ditanggung
pembeli
Fa’i
Segala sesuatu yang dikuasai negara dari harta orang kafir tanpa peperangan di medan
perang; harta rampasan perang
Fa’aliah
Efisiensi; hubungan antara faktor input yang terbatas dengan output barang dan jasa
Faidah
Bunga (interest); tambahan yang dikenakan dalam transaksi pinjaman uang
Faktur
Pernyataan tertulis dari penjual kepada pembeli mengenai barang yang dijual, jumlah,
kualitas, dan harganya yang dapat dijadikan pegangan oleh pembeli untuk meneliti
barang yang dibelinya
Faktur dagang
Faktur dalam perdagangan luar negeri, memuat keterangan tentang barang dan transaksi
yang dapat dijadikan dasar penentuan pajak impor
Falah
Mengembangkan, menyenangkan, beruntung atau sukses; merupakan perwujudan
kesuksesan di akhirat (alam baka)
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 32
Faqir
Orang yang tidak emmiliki harta dan penghasilan; termasuk orang yang berhak
menerima zakat
Fasid
Rusak, tidak sah atau batal; akad fasid berarti akad yang rusak karena tidak terpenuhinya
syarat dan rukun
Fasilitas diskonto
Kredit yang diberikan oleh bank sentral kepada suatu bank dalam rangka mengatasi
kesulitan likuiditas yang disebabkan oleh ketidaksesuaian pengelolaan dana yang
bersifat sementara
Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah (FPJPS)
Fasilitas pembiayaan dari Bank Indonesia kepada bank syariah yang hanya dapat
digunakan untuk mengatasi kesulitan pendanaan jangka pendek
Fatwa
Secara bahasa berarti pepatah, nasihat, jawaban pertanyaan hukum; penjelasan tentang
hukum Islam yang diberikan oleh seseorang faqih atau lembaga fatwa kepada umat, yang
muncul baik karena ada pertanyaan ataupun tidak
Fauri
Spot; transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan saat ini
Fawatir
Anjak piutang; suatu pengambilalihan utang dengan nilai lebih rendah daripada nilai
ekonomi
Fee
Persentase atau jumlah tertentu yang diberikan atas suatu penyerahan jasa
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 33
Fidusia
Pengikutan barang bergerak sebagai jaminan kredit; barang jaminan dikuasai oleh
debitur, tetapi kepemilikannya diserahkan atas dasar kepercayaan kepada debitur
Finance House
Suatu lembaga keuangan yang melakukan kegiatan usaha pemberian kredit
(pembiayaan)
Fiqh
Pemahaman atau pengetahuan yang mendalam tentang sesuatu; ilmu tentang hukum-
hukum syara’ yang bersifat praktis yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang terperenci
Fiqh muamalah
Fiqh yang berkaitan dengan aktivitas perbuatan manusia dalam melakukan interaksi
dengan sesamanya, termasuk di dalamnya masalah ekonomi
Fiqh muamalah maliyah
Fiqh muamalah yang membahas tentang harta atau benda
Fit and Proper Test
Evaluasi secara berkala atau setiap waktu apabila dianggap perlu oleh Bank Indonesia
terhadap integritas pemegang saham pengendalian, serta terhadap integritas dan
kompetensi dari pengurus dan pejabat eksekutif dalam mengelola kegiatan operasional
bank
Flexibility
Keluwesan
Foreign exchange
Alat pembayaran luar negeri atau yang dapat diuangkan dengan uang luar negeri
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 34
Form Permintaan Pinjaman (FPP)
Lembar daftar permintaan nasabah yang akan meminjam di pegadaian syariah
Forward
Transaksi pembelian dan penjualan valuta asing yang nilainya ditetapkan pada saat
sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2 x 24 jam sampai
dengan satu tahun
Full disclosure
Pengungkapan data perusahaan selengkapnya yang menyangkut keuangan,
kepengurusan, dan lain-lain agar dapat diberikan gambaran kepada umum untuk
penilaian sekuritas yang akan diterbitkan
Fulus
Uang logam tembaga
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 35
G
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 36
G
Garansi pelaksanaan
Jenis bank garansi yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan suatu
proyek/transaksi pihak yang dijamin
Garansi pemeliharaan
Jenis bank garansi yang diperlukan untuk mendapatkan sis uang atas proyek yang telah
selesai dikerjakan (100%) berdasarkan kontrak
Garansi penawaran
Jenis bank garansi yang diperlukan untuk mengikuti tender (penawaran) suatu proyek
transaksi
Garansi uang muka
Jenis bank garansi yang diperlukan untuk mendapatkan uang muka dari pemilik proyek
untuk melaksanakan proyek/transasksi yang akan dikerjakan sesuai dengan kontrak
Ghaban
Membeli sesuatu dengan harga yang lebih tinggi atau lebih rendah daripada harga rata-
rata
Ghabn Al Fahish
Berlebihan dalam penjualan atau terlalu mahal
Ghanimah
Barang rampasan yang didapat dalam perang dengan nonmuslim
Gharar
Ketidakjelasan; tipuan; transaksi yang mengandung ketidakjelasan dan/atau tipuan dari
salah satu pihak
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 37
Gharim
Orang-orang yang berutang; orang yang berutang karena untuk kebaikan yang bukan
maksiat dan tidak sanggup membayarnya dan termasuk salah satu golongan yang berhak
menerima zakat
Ghasb
Mengambil hak milik orang lain tanpa izin dan tanpa berniat untuk memilikinya
Ghasy
Kecurangan; perbuatan yang disengaja untuk menimbulkan kerugian pada pihak lain
Ghullah
Laba yang timbul dengan sendirinya/insidental
Ghulul
Tindakan pengkhianatan
Ghurm
Rusak, hilang; kewajiban orang yang berutang untuk menutup kerugian atau kerusakan
yang disebabkan oleh faktor tertentu bukan kriminal atau ketidakpercayaan pada pihak
yang berutang
Giro
Simpanan dana yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan penggunaan cek,
bilyet giro, sarana perintah pembayaran lainnya, atau dengan pemindahbukuan
Giro bilyet
Surat dengan bentuk tertentu berisi permintaan nasabah kepada bank untuk
memindahbukukan dananya kepada pihak lain
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 38
Giro Wajib Minimum (GWM)
Simpanan minimum yang harus dipelihara oleh bank dalam bentuk saldo rekening giro
Bank Indonesia yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia yang besarnya ditetapkan
oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu Dana Pihak Ketiga (DPK)
Go public
Kegiatan penawaran saham atau efek lainnya yang dilakukan oleh emiten (perusahaan
yang akan go public) untuk menjual saham atau efek kepada masyarakat berdasarkan
tata cara yang diatur oleh UU Pasar Modal dan Peraturan Pelaksanaannya
Gross Negligence
Kelalaian atau kekacauan yang dilakukan oleh pengelola dana sehingga melanggar
ketentuan atau pedoman yang ada
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 39
H
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 40
H
Hadiah
Pemberian, yaitu barang yang diberikan atau dikirimkan kepada seseorang sebagai tanda
penghormatan kepadanya
Hak manfaat (dalam Sukuk)
Hak untuk memiliki dan mendapatkan hak penuh atas pemanfaatan suatu aset tanpa
perlu dilakukan pendaftaran atas kepemilikan dan hak tersebut
Halal
Sesuatu yang diperbolehkan oleh Islam (hukum syara’)
Hamalah ashum
Para pemilik/pedagang saham
Haq al-Intifa’
Hak memanfaatkan suatu benda yang telah tersedia untuk kepentingan umum
Haq al-Majar
Hak pemilik lahan yang jauh dari aliran air untuk mengalirkan air di atas lahan
tetangganya, dengan tujuan untuk mengairi sawah atau ladangnya
Haq al-Milkiyah
Hak kepemilikan atas suatu benda
Haq as-Syurb
Hak memanfaatkan aliran air untuk mengairi sawah atau kebun, baik aliran air itu milik
pribadi tertentu maupun milik umum, dengan syarat pemanfaatannya tidak merusak
sumber air itu
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 41
Haqq al-‘Ajzi
Hak gadai; hak kreditur untuk menahan harta tertentu yang menjadi jaminan atas
piutangnya
Haram
Terlarang; tindakan yang tidak dibenarkan untuk dilakukan menurut syariah
Hard money
Mata uang yang diterima secara luas di berbagai negara di dunia
Harga
Suatu jumlah yang disepakati oleh kedua belah pihak, baik sama dengan nilai benda yang
menjadi objek jual beli, lebih tinggi maupun lebih rendah
Harga dasar
Harga yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung harga barang yang
diperjualbelikan
Harga nominal
Harga yang tertera, mengindikasikan nilai yang digunakan dalam suatu transaksi
Harga pasar
Harga yang terbentuk berdasarkan penawaran dan permintaan
Harga penawaran
Dua harga yang lazim digunakan dalam perdagangan surat berharga atau valuta asing
Harga penutupan
Harga surat berharga yang diperdagangkan pada akhir waktu perdagangan
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 42
Hari bursa
Hari kerja normal saat transaksi bursa dilaksanakan, mulai hari Senin sampai Jumat
kecuali hari libur nasional dan hari libur khusus
Harta
Seluruh apa pun yang digunakan oleh manusia dalam kehidupan dunia merupakan harta,
seperti uang, tanah, kendaraan, rumah, dll
Harta bersih
Selisih antara nilai total aktiva dan nilai total pasiva yang dilaporkan dalam neraca
Haul
Cukup waktu satu tahun bagi pemilikan harta kekayaan seperti perniagaan, emas, ternak
sebagai batas kewajiban membayar zakat
Hawalah
Pemindahan atau pengalihan hak dan kewajiban, baik dalam bentuk pengalihan piutang
maupun utang, dan jasa pemindahan/pengalihan dana dari satu entitas kepada entitas
lain
Hawalah bil ujrah
Hawalah dengan pengenaan ujrah/fee, hanya berlaku pada hawalah muthlaqah
Hawalah muqayyadah
Hawalah di mana muhil adalah orang yang berutang sekaligus berpiutang kepada muhal
‘alaih
Hawalah muthlaqah
Hawalah di mana muhil adalah orang yang berutang, tetapi tidak berpiutang kepada
muhal ‘alaih
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 43
Hedging
Menutup transaksi jual beli komoditas, sekuritas, atau valuta yang sejenis untuk
menghindari kemungkinan kerugian karena perubahan harga
Hibah
Pemberian, memberi; penyerahan kepemilikan suatu barang kepada orang lain tanpa
imbalan apa pun
Himayah al-Mustahlikin
Perlindungan konsumen; upaya untuk melindungi konsumen dari praktik-praktik yang
merugikan
Hipotek
Instrumen utang dengan pemberian hak tanggungan atas properti dan peminjaman
kepada pemberi pinjaman sebagai jaminan kepada pemberi kewajibannya
Hirfah
Usaha; pemasok barang dan jasa; perusahaan
Hisab
Rekening (account)
Hisabat jariyat
Rekening koran syariah, yaitu pembiayaan yang dananya ijarah pada setiap saat dapat
ditarik atau disetor oleh pemiliknya yang dijalankan berdasarkan prinsip syariah
Hisab mudayyan
Piutang, yaitu tagihan yang timbul dari transaksi jual-beli atau ijarah berdasarkan akad
murabahah, salam istisna, atau ijarah
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 44
Hisbah
Pengawas yang mencegah terjadinya penipuan dalam barang-barang yang dijual dan
transaksi-transaksi perdagangan, khususnya mengawasi timbangan dan takaran
Holding Company
Perusahaan yang memiliki saham dengan hak suara yang cukup di dalam perusahaan lain
untuk memengaruhi Dewan Direksi sehingga ia dapat mengendalikan kebijaksanaan dan
manajemen perusahaan tersebut
Hukum muamalah
Ketentuan mengenai jual beli, sewa-menyewa, dan hal-hal yang berkaitan dengan
hubungan antarmanusia
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 45
I
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH 46
I
Ibnu sabil
Orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat mengalami
kesengsaraan/kesusahan dalam perjalanannya dan termasuk orang yang berhak
menerima zakat
Ibtikar
Inovasi
Idarah
Manajemen/administrasi
Idmaj
Penggabungan (merger)
Iflas
Ketidakmampuan membayar, bangkrut, pailit
Ifsad
Perusakan, yaitu pengurangan kualitas nilai suatu barang
Ighraq
Dumping; ekspor suatu barang dengan harga di bawah harga di pasar dalam negeri
Ihtikar
Tindakan monopoli, pelakunya disebut muhtakir
Ihtiyath 47
Kehati-hatian; prinsip kehati-hatian
KAMUS ISTILAH EKONOMI SYARIAH