RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
1 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
2Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
3 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
WP Sambungmacan - Gondang berdasarkan SK Bupati Sragen merupakan wilayah
gabungan dari 2 kecamatan yang terdiri dari 9 Desa di kecamatan Sambungmacan dan
1 Desa di Kecamatan Gondang. WP Sambungmacan – Gondang memiliki luas sebesar
4.827,21 Ha yang mencangkup 10 desa yakni Desa Karanganyar, Toyogo, Banyurip,
Gringging, Banaran, Sambungmacan, Bedoro, Plumbon, Cemeng dan Gondang.
Kedudukan dan Keterkaitan Ekonomi pada wilayah Kota Industri WP Sambungmacan -
Gondang ditinjau dari adanya Rencana Kawasan Peruntukan Industri di Wilayah
Perencanaan seluas 750 Ha (Berdasarkan RTRW Kabupaten Sragen). Apabila dilihat dari
potensi dan peluang pengembangan kegiatan yang ada di Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan – Gondang dimana adanya potensi pusat pengembangan industri
wilayah berbasis manufaktur dan sentra IKM makanan dan pengolahan bahan baku
industri manufaktur, Kemudian adanya sentra kegiatan pertanian (sawah) hortikultura,
pengembangan permukiman skala besar (penunjang industri), perdagangan dan Jasa
skala regional dan SPU Skala kota.
Sebagai pusat pertumbuhan, perkembangan dan pembangunan di dalam WP
Sambungmacan - Gondang tentu akan berdampak pula pada dinamika Kawasan di
sekitarnya. Oleh karena itu, diperlukan penataan Kawasan yang terintegrasi antara WP
Sambungmacan – Gondang dengan kawasan sekitarnya agar pertumbuhan antar
kawasan berjalan dengan sinergis dan tidak kontra produktif. Penyusunan RDTR
Kawasan Kota Industri WP Sambungmacan - Gondang harus melibatkan semua pihak
dan mempertimbangkan berbagai aspek. Terbukanya Kawasan Kota Industri di WP
Sambungmacan - Gondang ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan sejak awal
untuk dirumuskan konsep dan muatan rencana tata ruangnya.
Buku ini merupakan versi ringkas dari materi teknis RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang yang berisi dasar perumusan, hasil analisis serta muatan
rencana dan peraturan zonasi WP Sambungmacan - Gondang. Fasilitasi penyusunan
materi teknis ini perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen melalui
proses legalisasi hingga menjadi rujukan pembangunan dan pengendalian pemanfaatan
ruang WP Sambungmacan - Gondang
Terima kasih dan apresiasi kepada tim penyusun dan para pihak yang telah berkontribusi
dalam penyusunan buku ini. Semoga dengan diterbitkannya buku versi ringkas
penyusunan RDTR WP Sambungmacan – Gondang ini berguna bagi seluruh pemangku
kepentingan. Pada akhirnya buku ini diharapkan sebegai referensi dalam penataan
Kawasan Kota Industri WP Sambungmacan – Gondang yang sinergis dan berkelanjutan.
Salam Hangat,
Abdul Kamarzuki
Direktur Jenderal Tata Ruang
4Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Puji Syukur kehadirat tuhan Yang Maha Esa atas limpahan Rahmat dan karunia-
Nya, sehingga buku ringkasan eksekutif RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang telah dapat diselesaikan. Hadirnya buku ini
diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam perencanaan Kawasan Kota
Industri yang sinergis dan berkelanjutan.
Untuk mempercepat pelaksanaan kemudahan berusaha di Indonesia,
Pemerintah pada tanggal 21 Juni 2018 telah mengeluarkan Peraturan Presiden
Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara
Elektronik melalui penyederhanaan regulasi dan mempermudah birokrasi
perizinan dengan menyatukan pengajuan, proses, dan pengeluaran perizinan
berusaha melalui sistem pengelolaan perizinan terpadu secara elektronik atau
Online Single Submission (OSS).
Dalam PP No. 24 tahun 2018, dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah
kabupaten/kota yang belum memiliki RDTR, dalam jangka waktu paling lama 6
(enam) bulan sejak Peraturan Pemerintah ini diundangkan wajib menetapkan
RDTR. Dalam rangka penetapan RDTR tersebut, kementerian yang
menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penataan ruang dapat
memberikan bantuan teknis. Untuk itu, Kementerian Agraria dan Tata
Ruang/BPN akan mempercepat penyusunan RDTR sebagai dasar perizinan
pemanfaatan ruang dengan mengutamakan kabupaten dan kota tujuan investasi
dalam rangka mendukung kemudahan berusaha melalui pelaksanaan perizinan
investasi terpadu secara daring atau OSS. Salah satu kabupaten/kota yang
dilakukan penyusunan rencana detail tata ruangnya adalah Kabupaten Sragen,
Provinsi Jawa Tengah
Penyusunan RDTR Kawasan Kota Industri WP Sambungmacan - Gondang ini
dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,
serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait, baik itu akademisi,
bisnis, serta komunitas/masyarakat.
Kami menyadari bahwa buku ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu
kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk
penyempurnaan buku ringkas RDTR Kawasan Kota Industri WP Sambungmacan
- Gondang ini kedepan. Akhir kata kami sampaikan terima kasih kepada para
pihak yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan buku ini. Besar harapan
kami, buku ini bisa memberikan manfaat bagi berbagai pihak terkait, serta
berkontribusi dalam percepatan pembangunan di Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan – Gondang dan sekitarnya.
Jakarta, Desember 2021
Reny Windyawati
Direktur Bina Perencanaan
Tata Ruang Daerah Wilayah I
5 । Ringkasan Eksekutif
DAFTAR RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
01 Pendahuluan WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
02 Gambaran Umum
ISI
03 Tujuan Penataan Ruang
04 Rencana Struktur Ruang
05 Rencana Pola Ruang
06 Peraturan Zonasi
6Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
7 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
8Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
9 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Latar Belakang
RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang
Untuk mempercepat pelaksanaan kemudahan berusaha di Indonesia, Pemerintah pada
tanggal 21 Juni 2018 telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2018
tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik melalui
penyederhanaan regulasi dan mempermudah birokrasi perizinan dengan menyatukan
pengajuan, proses, dan pengeluaran perizinan berusaha melalui sistem pengelolaan
perizinan terpadu secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).
Bagi daerah yang belum memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), investor atau
pelaku usaha diwajibkan mengajukan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR)
melalui Sistem OSS. Oleh karena itu, penyelesaian RDTR menjadi sangat signifikan
dalam membantu realisasi investasi karena dapat mempersingkat waktu izin
pemanfaatan lahan. Namun demikian, dari 508 kabupaten/kota seluruh Indonesia, baru
sebagian kecil kabupaten/kota yang saat ini telah memiliki Peraturan Daerah tentang
RRTR/RDTR. Percepatan pelaksanaan pembangunan terancam stagnan karena investor
memerlukan tambahan waktu untuk mendapatkan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan
Ruang (KKPR) sebelum dapat memanfaatkan lahannya.
Dalam PP No. 24 tahun 2018, dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah kabupaten/kota
yang belum memiliki RDTR, dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan sejak
Peraturan Pemerintah ini diundangkan wajib menetapkan RDTR. Dalam rangka
penetapan RDTR tersebut, kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan
di bidang penataan ruang dapat memberikan bantuan teknis. Untuk itu, Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/BPN akan mempercepat penyusunan RDTR sebagai dasar
perizinan pemanfaatan ruang dengan mengutamakan kabupaten dan kota tujuan
investasi dalam rangka mendukung kemudahan berusaha melalui pelaksanaan
perizinan investasi terpadu secara daring atau OSS. Salah satu kabupaten/kota yang
akan disusun rencana detail tata ruangnya adalah Kab. Sragen, Provinsi Jawa Tengah
10Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Tujuan dan Sasaran
Kegiatan Penyusunan RDTR di Lokasi OSS Kab. Sragen, Provinsi Jawa Tengah
dimaksudkan untuk mewujudkan pelaksanaan perizinan
investasi terpadu secara daring atau OSS. Tujuan dari
pekerjaan ini adalah menyusun rencana detail tata
ruang di lokasi OSS yang telah disepakati di Kab.
Sragen, Provinsi Jawa Tengah.
Sasaran yang hendak dicapai melalui
pelaksanaan kegiatan ini adalah : (1)
Dokumen Fakta dan Analisa Rencana Detail
Tata Ruang; (2) Dokumen Materi Teknis
(Buku Rencana) Rencana Detail Tata Ruang;
(3) Rancangan Peraturan Kepala Daerah dan
Naskah Akademik tentang RDTR;(4) Album
peta digital skala 1:5000 Rencana Detail Tata
Ruang; (5) Dokumen Kajian Lingkungan
Hidup Strategis (KLHS).
Ruang Lingkup Wilayah Studi
RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang
Wilayah WP
Sambungmacan -
Gondang, memiliki luas
sebesar 4.821.87 Ha.
Secara administratif,
batas wilayah WP
Sambungmacan –
Gondang berbatasan
langsung dengan
kecamatan sebagai
berikut :
a. Sebelah Utara : Kecamatan Jenat
b. Sebelah Timur : Provinsi Jawa Timur
c. Sebelah Selatan : Desa Bangunrejo
d. Sebelah Barat : Kecamatan Tangen dan Ngampal
11 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
12Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
13 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
14Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
15 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
16Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
17 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
DAYA TAMPUNG KAWASAN
Daya tampung kawasan merupakan penjelasan dari seberapa besar penduduk yang
dapat ditampung dalam kawasan yang sesuai dengan daya dukungnya. Olehkarena itu
daya tampung berusaha untuk melihat jumlah kebutuhan ruang untuk permukiman
pada akhir tahun perencanaan dengan membandingkan luas kawasan potensial yang
ada (berdasarkan analisis daya dukung kawasan permukiman), dengan standar
kebutuhan permukiman, sehingga besaran jumlah penduduk yang dapat ditampung
dalam kawasan dapat diperoleh.
Asumsi yang di pergunakan adalah sebagai berikut:
1. Luasan potensial untuk pengembangan permukiman didasarkan kepada analisis
rasio tutupan lahan yang akan dikembangkan yaitu sebesar 3.225,94 Ha
2. Kawasan permukiman yang akan dibangun adalah 41,21% dari luas diatas.
3. 1 KK diasumsikan terdiri dari 5 orang yang memerlukan luas 100 m2
Dari hasil asumsi diatas maka daya tampung kawasan perencanaan dapat menampung
sebesar 430.126 Jiwa dengan daya tampung terbesar berada pada Desa Banaran
(87.890 Jiwa) dan daya tempung terkecil terdapat di Desa Gringging (25.824 Jiwa).
Kecamatan Desa Daya Luas Luas (M2) Daya Daya
Dukung Asumsi Tampung Tampung
50% (Ha)
Potensial (KK) (Jiwa)
329.59
Banaran Potensial 3,295,858 21,972 87,890
139.76
Banyurip 1,397,596 9,317 37,269
108.17
Bedoro 1,081,697 7,211 28,845
116.59
Cemeng 1,165,891 7,773 31,090
Gringging 96.84
Sambung 968,416 6,456 25,824
macan Karanganyar 134.74
1,347,352 8,982 35,929
Gondang Plumbon 145.99
1,459,944 9,733 38,932
Sambungmacan 174.68
Toyogo 1,746,766 11,645 46,580
207.28
Total 1453.63 2,072,773 13,818 55,274
Gondang 387634
159.3455 14,536,292 96908.62
Total 159.35 42,492
Total Seluruh 1,593,455 10,623 42,492
1612.97 1,593,455 10,623 430,126
16,129,722 107,531
18Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Resiko bencana
Dari hasil analisis yang dilakukan kawasan perencanaan terda pat resiko bencana banjir
yang rendah serta rawan gerakan tanah yang sangat rendah yakni sebesar 67.13%
PETA KONDISI RAWAN BANJIR PETA GERAKAN TANAH
19 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN LAHAN
Penggunaan lahan di wilayah perencanaan WP Sambungmacan-Gondang didominasi
oleh sawah padi sebesar 59.49% dari total luas wilayah. Wilayah terbangun di WP
Sambungmacan-Gondang digunakan sebagai permukiman dan kegiatan lainnya seluas
30.95% dari total luas wilayah.
20Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
21 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Ketentuan kegiatan dan Penggunaan Lahan
R Kawasan Kota Industri WP
mbungmacan - Gondang
Jumlah penduduk WP Sambungmacan – Gondang pada tahun 2019, tercatat sejumlah
52.035 Jiwa yang terdiri dari Laki–Laki berjumlah 25.299 jiwa dan Perempuan berjumlah
26.736. Penduduk di WP Sambungmacan – Gondang banyak terkonsentrasi di wilayah
Desa Banaran berjumlah 8.282 jiwa dan Desa Gondang berjumlah 7.297 jiwa.
Laju Pertumbuhan Penduduk WP Sambungmacan – Gondang
Laju Pertumbuhan Penduduk Rata - Rata
(%)
No Kecamatan Desa 2018 - 2017 - 20176- 2015 -
2019 2018 2017 2016 1.75
-1.13
Karanganyar 7.11 -0.41 0.14 0.14 5.84
Toyogo 6.76
Banyuurip -0.66 -4.14 0.17 0.12 6.35
Gringging -3.07
Banaran -24.53 47.63 0.10 0.16 0.49
Sambungmacan 3.03
Sambung Bedoro -45.43 72.20 0.15 0.15 0.69
1 macan Plumbon 0.13
Cemeng 62.87 -37.90 0.13 0.28 0.25
2 Gondang Jumlah 0.25
3.81 -16.37 0.14 0.14
Gondang
Jumlah 3.48 -1.84 0.15 0.17
2.88 8.95 0.17 0.14
18.08 -15.46 0.00 0.15
-0.34 0.55 0.14 0.17
0.07 0.04 0.08 0.79
0.07 0.04 0.08 0.79
Kemudian Berdasarkan prediksi tenaga kerja yang akan datang dari potensi KPI dengan
luas asumsi yaitu sebesar 60% dari 524 Ha KPI yang menjadi 314.4 Ha. Maka perkiraan
tenaga kerja pendatang sekitar 22.635 Jiwa dan 1.574 jiwa tenaga kerja lokal.
Kemudian diprediksi Bangkitan yang akan di timbulkan adalah sebesar 1.415 Jiwa
dengan total kebutuhan lahan untuk kegiatan penunjang dan kebutuhan lahan lainnya
adalah sebesar 316.89 Ha.
22Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Proyeksi Penduduk WP Sambungmacan – Gondang
SWP Nama Desa Penduduk r 2021 2026 TAHUN 2036 2041
2019 4,706 4,936 2031 5,431 5,697
SWP A Cemeng 4,617 0.0096 4,839 5,075 5,178 5,584 5,857
4,747 0.0096 5,360 5,623 5,324 6,186 6,489
Plumbon 5,259 0.0096 14,905 15,634 5,898 17,202 18,044
14,623 5,004 5,249 16,399 5,775 6,057
Karanganyar 4,909 0.0096 5,188 5,442 5,505 5,988 6,281
5,090 0.0096 8,442 51,107 5,708 56,231 58,982
Total SWP A 8,282 0.0096 18,634 61,798 53,608 67,993 71,320
18,281 3,988 7,202 64,822 7,924 8,311
Bedoro 3,913 0.0096 3,472 6,660 7,554 7,327 7,686
3,406 0.0096 4,602 7,845 6,985 8,632 9,054
SWP B Sambungmacan 4,515 0.0096 7,479 17,009 8,229 19,239 20,462
7,297 0.0124 19,541 38,715 18,090 43,122 45,513
Banaran 19,131 53,080 116,147 40,858 128,317 134,877
52,035 122,079
Total SWP B
Toyogo
SWP C Banyuurip
Gringging
Gondang
Total SWP C
Grand Total
23 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
KARAKTERISTIK EKONOMI
Sektor basis merupakan sektor yang memiliki potensi besar dalam menentukan
pembangunan menyeluruh di daerah, sedangkan sektor nonbasis merupakan sektor
penunjang dalam pembangunan menyeluruh tersebut. Dari data yang diperoleh sektor
basis di WP Sambungmacan-Gondang terdiri dari komoditi pertanian, terdiri dari padi
ladang dan jagung, untuk komoditi buah-buahan adalah pisang, untuk komoditi
perkebunan terdiri dari kelapa dan kapuk randu. Hasil produksi tersebut pada umumnya
langsung produknya dijual ke pihak lain, tanpa ada pengolahan terlebih dahulu.
Dari hasil analisis LQ erdapat 4 (Empat) sektor dengan seluruh nilai shift positif yaitu
sektor:
1) Pertambangan dan Penggalian
2) Administrasi Peerintahan
3) Jasa Pendidikan
4) Jasa Kesehatan dan kegiatan Sosial
Ke-4 sektor ini memiliki nilai positif dari ke 3 aspek SIR, PIR dan DIR, dengan
keterangan yaitu Adanya pertumbuhan dan perkembangan yang tinggi terjadi karena
pertumbuhan sektor kegiatan yang tinggi cenderung berspesialisasi pada sektor dengan
perkembangan cepat. Adapun Sektor yang berkembang dengan cepat tatapi
bespesialisasi pada sektor yang lambat berkembang, yaitu ada sektor
1. Pertanian kehutanan dan perikanan
2. Industri Pengolahan
3. Pengadaan Listrik
4. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah
5. Jasa Keuangan dan Asuransi
24Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Tahun PDRB Perkapita (Rp) Kawasn WP Sambungmacan-Gondang
2016 22,625,821 terdapat sektor unggulan ekonomi berupa
2017 23,977,207 industri yang tersebar di beberapa wilayah
2018 25,356,459 Desa di WP Sambungmacan-Gondang.
2019 26,853,059
2020 26,367,261
Industri yang terdapat di WP Sambungmacan-Gondang berupa industri tekstil, industri
bata ringan, industri pengolahan gula, dan industri pupuk.
25 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
KONDISI SOSIAL BUDAYA
Agama Islam merupakan agama
mayoritas di Sambungmacan dan
Gondang, selain agama Islam,
agama lainnya, seperti Kristen,
Katolik, Hindu, Budha dan Lainnya
juga dianut oleh sebagian warga
walupun jumlahnya sedikit.
Masyarakat di kawasan WP Sambungmacan-Gondang memiliki beberapa
tradisi yang dilakukan secara turun-temurun diantaranya:
• Tradisi Jembulan
Kepercayaan terhadap roh halus dan arwah nenek moyang terwujud
dalam suatu tradisi, yang oleh masyarakat dikenal dengan tradisi
Jembulan. Kata jembulan berasal dari kata jembul dan ditambah
dengan akhiran an. Jembul disini diartikan sebagai potongan bambu
panjang menyerupai stik yang telah diruncingkan pada pangkalnya
dan dibentuk menyerupai jambul rambut.
• Tradisi Nyandran
Tradisi nyadran merupakan sebuah ritual yang berupa
penghormatan kepada arwah nenek moyang dan memanjatkan doa
selamatan.
26Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
WP Sambungmacan-Gondang juga terdapat Situs Sambungmacan yang merupakan sebutan
untuk situs-situs pengandung tinggalan kehidupan masa purba yang berada di sepanjang meander
Sungai Bengawan Solo, di sekitar Desa Cemeng dan Desa Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Kedua
desa tersebut merupakan lokasi penemuan empat spesimen Homo erectus (Sm1 – Sm4). Situs
27Sambungmacan merupakan situs yang berperan besar dalam mengunkap salah satu tahapan proses
evolusi Homo erectus ।dRi inJgakwaasa. nBEeksseakrnutyifa tinggalan arkeologi di Sambungmacan selama ini belum
didukung dengan peta sebaran litologi skala yang lebih detail.
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
28Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
29 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
MEWUJUDKAN WP SA
SEKITARNYA SEBAGAI
INDUSTRI YANG BE
30Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
AMBUNGMACAN-GONDANG DAN
KOTA MANDIRI BERBASIS PADA
ERWAWASAN LINGKUNGAN DAN
SUMBER DAYA LOKAL
Dengan prinsip penataan ruang sebagai berikut:
1. Mengembangkan sumber daya lokal melalui pengembangan agro wisata,
pengembangan produk turunan hasil agro, dan pengembangan pusat outlet
hasil agro;
2. Mempertahankan sawah potensi LP2B;
3. Mengembangkan kawasan industri hijau yang berkelanjutan ;
4. Mengembangkan pusat permukiman penunjang kawasan industri;
5. Menyediakan infrastruktur penunjang untuk kegiatan kawasan industri dan
pusat permukiman;
6. Mengembangkan aksesibilitas internal dan eksternal yang baik;
7. Mengembangkan fungsi-fungsi ekologis yang cukup dan ruang terbuka hijau
31yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
। Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
32Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
33 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
34Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
35 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Tujaun Pembagian Blok adalah untuk
memberikan kemudahan referensi
(georeference), maka blok peruntukan perlu
di beri nomor blok.
SWP di WP Sambungmacna – Gondang
terbagi menjadi 3, yang masing – masing
memiliki luas sebagai berikut
SWP A luas 1.485,04
SWP B luas 1.698.16
SWP C luas 1.640.16
Kemudian untuk pembagian Blok di WP
Sambungmacan-Gondang terbagi atas batas
– batas sungai, jalan dan administrasi, maka
terbentuklah sub blok – sub blok pada SWP
yang telah dibuat. Untuk Sub Blok di WP
Sambungmacan terdiri dari 25 Sub-Blok
yang terdiri dari 8 Sub-Blok di SWP A, 7 Sub-
Blok di SWP B dan 10 Sub-Blok di SWP C.
Untuk lebih jelas terkait pembagian Blok dan
luasannya dapat dilihat pada tabel berikut
ini.
36Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
37 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
No Rencana Pengembangan Pusat Pelayanan Sub-WP Blok Desa/Kelurahan
1. Pusat Pelayanan Kawasan Perkotaan A B.2 Sambungmacan
2. Sub Pusat Pelayanan Kota C C.9 Gondang
A A.7 Karanganyar
3. Pusat Lingkungan Kecamatan B B.5 Banaran
A A.1 Cemeng
38A A.4
Plumbon
4. Pusat Lingkungan Desa B B.6Ringkasan EBkesdeokruotif |
C C.7 Gringging
C C.2 Toyogo
C C.5 Banyurip
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
39 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
JALAN ARTERI
Rencana pengembangan
jaringan jalan arteri di WP
Sambungmacan - Gondang
jalan Bts. Kota Sragen –
Mantingan melalui :
a. SWP A meliputi Blok A.6
dan Blok A.8;
b. SWP B meliputi Blok B.1,
Blok B.2, Blok B.4, Blok B.5,
Blok B.6, Blok B.7; dan
c. SWP C meliputi Blok C.1.
JALAN KOLEKTOR PRIMER
Rencana pengembangan
jaringan jalan kolektor primer di
WP Sambungmacan - Gondang
meliputi Jalan Sragen - Tangen,
melalui SWP A meliputi Blok
A.1, Blok A.2, dan Blok A.4.
JALAN KOLEKTOR SEKUNDER
Rencana pengembangan jaringan jalan kolektor sekunder di WP
Sambungmacan – Gondang berada di ruas jalan.
a. rencana ruas Jalan Made - Cemeng, melalui SWP A meliputi Blok
A.5, Blok A.4, Blok A.3;
b. rencana ruas Jalan Cemeng - Jatisumo, melalui :WP B Blok B.6,
Blok B.2, Blok B.1;
c. rencana ruas Jalan Banaran - Gringging, melalui :
1. SWP B meliputi Blok B.5; dan
2. SWP C meliputi Blok C.6.
d. rencana ruas Jalan Gringging - Gondang, melalui SWP C meliputi
Blok C.6, Blok C.7, Blok C.8;
e. rencana ruas Jalan Bangunrejo - Gondang, melalui SWP C
meliputi Blok C.8, Blok C.9, Blok C.10;
f. rencana ruas Jalan Glonggong – Kedung Bringkil, melalui SWP C
meliputi Blok C.10;
g. rencana ruas Jalan Tunjungan – Bangunrejo, melalui SWP C
meliputi Blok C.1, Blok C.2, Blok C.3, Blok C.9, Blok C.10;
h. rencana ruas Jalan Sambungmacan - Drojo, melalui SWP B
meliputi Blok B.1, Blok B.2; dan
i. rencana ruas Jalan Pondok - Jenar, melalui SWP B meliputi Blok
B.1, Blok B.3.
40Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
JALAN LOKAL SEKUNDER Rencana pengembangan jaringan Jalan Lokal
JALAN Sekunder di WP Sambungmacan – Gondang berada
di ruas jalan.
a. ruas Jalan Tampung Ngrejeng, melalui SWP A
meliputi Blok A.2, Blok A.1;
b. ruas Jalan Plumbon - Klonggean, melalui SWP A
meliputi Blok A.2, Blok A.1;
c. ruas Jalan Tampungan - Cemeng, melalui SWP
A meliputi Blok A.1, Blok A.4
d. ruas Jalan Karanganyar - Plumbon, melalui SWP
A meliputi Blok A.4, Blok A.5;
e. ruas Jalan Karanganyar – Mungur melalui SWP
A meliputi Blok A.7, Blok A.5;
f. ruas Lemahabang – Bulu melalui SWP A meliputi
Blok A.7, Blok A.5;
g. ruas Jalan Bulu – Cemeng, melalui SWP A
meliputi Blok A.6;
h. ruas Jalan Tunjungsemi – Bedoro, melalui SWP
B meliputi Blok B.7, Blok B.6;
i. ruas Jalan Sonorejo – Pucang, melalui SWP B
meliputi Blok B.7, Blok B.6;
j. ruas Jalan Sonorejo – Gondang melalui SWP C
meliputi Blok C.9, Blok C.2, Blok C;
k. ruas Jalan Ringroad Gondang melalui SWP C
meliputi Blok C.9, Blok C.8;
l. ruas Jalan Dung Nolo-Gringging, melalui :
1. SWP B meliputi Blok B.5; dan
2. SWP C meliputi Blok C.7, Blok C.6
LINGKUNGAN SEKUNDER
Jalan Lingkungan Sekunder adalah
Jalan yang menghubungkan
antarpersil dalam kawasan
perkotaan. Jalan Lingkungan
berada di seluruh SWP kawasan
perkotaan WP Sambungmacan -
Gondang.
JALAN TOL
Untuk jalan Tol yang melewati WP Sambungmacan – Gondang sendiri memiliki pintu tol yang mengarah
ke dalam Kecamatan Sambungmacan yang dapat mendukung adanya simpul pergerakan baru. Selain
itu untuk jalan tol dan pintu tol yang berada di sambungmacan. Untuk ruas jalan tol Tol Solo – Sragen
– Ngawi melalui :
a. SWP B meliputi Blok B.2; dan
b. SWP C meliputi Blok C.1, Blok C.2, Blok C.3, Blok C.4, Blok C.6.
41 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
JALUR KERETA API TERMINAL PENUMPANG TIPE C
Jaringan Jalur Kereta Api Antarkota Terminal Penumpang Tipe C adalah Terminal Penumpang yang
berupa double track meliputi berfungsi melayani kendaraan penumpang umum untuk
wilayah angkutan perdesaan (ADES). Rencana Pengembangan berada di
a. SWP C meliputi Blok C.8; Terminal Penumpang Tipe C berupa terminal Gondang berada di
b. SWP C meliputi Blok C.9; dan SWP C blok C.8 dan Untuk Rencana Penambahan Terminal Baru
c. SWP C meliputi Blok C.10; (Terminal Tipe C) yang berada di SWP B Blok B.6 yang terletak
di Jalan Arteri dekat Exit Tol Sragen Timur.
JEMBATAN TIMBANG HALTE
Jembatan Timbang merupakan jembatan Untuk mendukung sarana angkutan umum yang ada,
pengukur berat kendaraan. Rencana
Reaktivasi Jembatan timbang eksisting di maka WP Sambungmacan – Gondang memerlukan
Kawasan sambungmacan - gondang di adanya shelter-shelter angkutan umum. Untuk lokasi
SWP SWP B Blok B.6 rencana pengembangan halte terdapat di :
JEMBATAN a. SWP A meliputi Blok A.2, Blok A.3, Blok A.4, Blok A.5,
Blok A.6, Blok A.7, Blok A.8;
Rencana pengembangan jembatan di WP
Sambungmacan - Gondang yaitu b. SWP B meliputi Blok B.2, Blok B.3, Blok B.4, Blok B.5,
pemeliharaan semua jembatan eksisting Blok B.6, Blok B.7; dan
yang ada di WP Sambungmacan –
Gondang yang lokasinya terdapat di: c. SWP C meliputi Blok C.3, Blok C.5, Blok C.7, Blok C.8,
a. SWP A meliputi Blok A.2, Blok A.3, Blok Blok C.9, Blok C.10
A.4, Blok A.5, Blok A.6, Blok A.7, Blok
A.8;
b. SWP B meliputi Blok B.2, Blok B.4, Blok
B.6; dan
c. SWP C meliputi Blok C.3, Blok C.5, Blok
C.7, Blok C.9
42Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
43 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Rencana Jaringan Energi
RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang
Kebutuhan energi di WP Sambungmacan – Gondang, berdasarkan perhitungan yang
digunakan dengan menggunakan asumsi berdasarkan kepada dokumen Statistik
Ketenagalistrikan 2018, dimana dalam dokumen tersebut diperlihatkan penggunaan
listrik untuk masing-masing provinsi se-Indonesia. Untuk Provinsi Jawa Tengah sendiri
dihitung dari rata-rata pelanggan menurut kelompok pelanggan. Adapun hasil
perhitungan yang didapatat dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Jumlah Σ Rumah Rumah Dengan Kapasitas (VA) Σ Rumah Industri Usaha Sosial Gd Kantor Penerangan
Penduduk Tangga Tangga (VA)
SWP Desa (RT) 2041 450 900 1300 32.56% 15.62% 3.17% Pemerintah Jalan Umum Σ TOTAL (VA) KVA
46.87% 916,190.6 439,523.9 89,199.1
5% 25% 70% 1,318,853 941,987.6 451,899.5 91,710.7 1.30% 0.49% 2,814,134.6 2,814.1
1,355,988 500,640.3 101,602.4 2,893,371.7 2,893.4
SWP A Cemeng 5,697 1,139.40 25,636 256,365 1,036,852 1,502,241 1,043,588.1 282,512 36,580.1 13,787.9 3,205,443.8 3,205.4
2,901,766 1,392,064 94,840.5 8,912,950 8,913
Plumbon 5,857 1,171 26,358 263,583 1,066,046 4,177,082 467,321.4 98,337.4 37,610.1 14,176.1 2,992,113.2 2,992.1
1,402,263 974,134.7 484,552.0 796,253.0 3,102,435.6 3,102.4
Karanganyar 6,489 1,298 29,201 292,012 1,181,028 1,453,966 1,010,052.0 989,431 41,666.6 15,705.1 25,120,904.4 25,120.9
11,772,991 8,178,548.6 3,923,492.9 121,044.3 31,215,453 31,215
Total SWP A 18,044 3,609 81,196 811,960 3,283,926 10,162,735 4,875,366 111,249.2 115,857 43,669 3,818,813.6 3,818.8
14,629,220 1,243,281.4 132,674.8 3,509,789.1 3,509.8
SWP B Bedoro 6,057 1,211 27,258 272,578 1,102,427 1,789,699 1,142,673.1 596,439.0 2,908,855 38,893.6 14,659.9 4,185,742.1 4,185.7
1,644,874 1,362,741.4 548,174.2 3,273,823 91,771,151 91,771.2
Sambungmacan 6,281 1,256 28,263 282,628 1,143,075 1,961,661 29,877,699 653,747.5 4,545,766 40,327.6 15,200.4 103,285,496 103,285
43,008,838 33,626,395 14,333,221 143,413,899 143,414
Banaran 50,855 10,171 228,849 2,288,486 9,255,656 46,690,897 16,131,581 326,539.1 123,080.1
48,405,072 22,399,011
Total SWP B 63,193 12,639 284,369 2,843,693 11,501,158 67,211,373 405,760 152,940
SWP C Toyogo 7,731 1,546 34,789 347,890 1,407,020 49,639.6 18,710.3
Banyuurip 7,105 1,421 31,974 319,738 1,293,162 45,622.7 17,196.2
Gringging 8,474 1,695 38,132 381,316 1,542,213 54,409.2 20,508.1
Gondang 18,647 3,729 83,910 8,360,249 33,812,564 1,192,906 449,634
Total SWP C 41,956 8,391 188,804 9,409,193 38,054,959 1,342,577 506,048
Grand Total 123,193 24,639 554,369 13,064,846 52,840,043 1,864,194 702,658
Berdasarkan hasil perhitungan maka didapatkan kesimpulan rencana sebagai berikut.
1. Kebutuhan Listrik 2042 adalah sebesar 143,414 kVA
2. Terdapat kapasitas eksisting ketersediaan pasokan dari gardu induk masaran dan
induk sragen 180 kVA dari masing – masing gardu.
3. Pengembangan jaringan SUTT 150 KV dan perawatan berkala.
4. Pengembangan dan pemeliharaan jaringan distribusi listrik, berupa jaringan
distribusi primer, jaringan distribusi sekunder dan jaringan distribusi tersier di
seluruh Kawasan WP Sambungmacan - Gondang
5. Pemenuhan kebutuhan energi listrik pada rencana kawasan terbangun baru melalui
penambahan SR (sambungan rumah).
6. Rencana Pengembangan sistem jaringan kabel bawah tanah listrik untuk kawasan
perdadgangan & jasa dan perkantoran
7. Perencanaan jaringan perpipaan Gas untuk kebutuhan industri
8. Peningkatan fasilitas penerangan jalan.
9. Penambahan jumlah Gardu Distribusi di setiap percabangan menuju jaringan
tegangan rendah
44Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
45 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Rencana Jaringan Telekomunikasi
RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang
Telepon adalah salah satu sarana komunikasi yang bersifat tersier, dan semakin lama
akan berkembang menjadi kebutuhan primer sesuai dengan perkembangan wilayah
yang menuntut kebutuhan-kebutuhan yang dapat menunjang kegiatan sehari-hari.
Demikian juga di WP Sambungmacan - Gondang. Pada masa yang akan datang, target
pelayanan disetiap SWP Sambungmacan - Gondang perlu disesuaikan dengan kondisi
yang ada yaitu potensi serta kendalanya. Rencana jaringan telekomunikasi
direncanakan berupa jaringan serat optic dan Telepon Nirkabel berupa lokasi menara
Base Transceiver Station (BTS).
Berdasarkan permasalahan yang ada, maka Rencana jaringan telekomunikasi di WP
Sambungmacan - Gondang meliputi :
1. Mengoptimalkan pemanfaatan secara bersama menara telekomunikasi eksisting,
yang terdapat di SWP A, SWP B dan SWP C
2. Peningkatan pelayanan jaringan serat optik, meliputi:
a. pengembangan sarana prasarana jaringan pada pusat kegiatan
b. pengembangan sarana prasarana jaringan pada kawasan pendidikan dan
pengembangan sarana prasarana jaringan internet
3. Rencana kriteria pendirian menara BTS mempertimbangkan daya dukung lahan
untuk pendirian menara di atas lahan (green field). Adapun sebaran BTS yang
terdapat pada WP Sambungmacan – Gondang terdapat di :
a. SWP A meliputi Blok A.3, Blok A.4, Blok A.7;
b. SWP B meliputi Blok B.4, Blok B.5, Blok B.7; dan
c. SWP C meliputi Blok C.8
46Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
47 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Rencana Jaringan Sumberdaya Air
RDTR Kawasan Kota Industri WP
Sambungmacan - Gondang
Sumber daya air adalah sumber daya berupa air yang berguna atau potensial bagi
manusia. Kegunaan air meliputi penggunaan di bidang pertanian, industri, rumah
tangga, rekreasi, dan aktivitas lingkungan. Untuk sumber air di WP Sambungacan -
Gondang meliputi air permukaan, air tanah, sistem jaringan irigasi & Bangunan
Penampuran Air dengan penjelasan sebagai berikut:
AIR PERMUKAAN
Sungai
Sungai Bengawan Solo
yang berada di dalam
BPDAS (Balai
Pengelolaan Daerah
Aliran Sungai) Solo yang
meliputi Satuan Wilayah
Pengelolaan (SWP) DAS
Bengawan Solo. Adapun
permasalahan yang
sering muncul yaitu
luapan air sungai dari
bengawa solo ketika
hujan turun deras.
Rencana yang akan
dilakukan adalah
penataan sungai dengan
normalisasi sungai dan
penataan sempadan
sungai .
Embung
Adapun Embung eksisting yang berada di WP Sambungmacna – Gondang berdasarkan
data Rispam yang didapat, antara lain yaitu :
Embung Sulur Gringging
Embung sulur memiliki ketinggian sekitar 4 meter dengan luas embung yaitu 5,00
Ha yang dapat menampung kurang lebih 30.000 m2. Adapun luas layanan yang
dapat dicapai dari embung sulur gringgin yaitu 30 Ha.
Embung Banaran
48Ringkasan Eksekutif |
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
Embung Banaran memiliki ketinggian sekitar 5 meter dengan luas embung yaitu
0,45 Ha yang dapat menampung kurang lebih 15.000 m2. Adapun luas layanan
yang dapat dicapai dari embung Banaran yaitu 15 Ha.
Embung Bakalan Toyogo
Embung Bakalan memiliki ketinggian sekitar 4 meter dengan luas embung yaitu
2,80 Ha yang dapat menampung kurang lebih 21.600 m2. Adapun luas layanan
yang dapat dicapai dari embung sulur gringgin yaitu 25 Ha.
Adapun tujuan rencana pembuatan dan Rehabilitasi embung di WP WP Sambungacan
- Gondang adalah:
Menampung air hujan dan aliran permukaan (run off) pada wilayah sekitarnya serta
sumber air lainnya yang memungkinkan seperti mata air, saluran drainase, sungai-
sungai kecil dan sebagainya.
Menyediakan sumber air sebagai suplesi irigasi di musim kemarau untuk tanaman
palawija, hortikultura semusim, tanaman perkebunan semusim dan peternakan.
AIR TANAH
Air Tanah Dangkal
Potensi air tanah dangkal di WP Sambungmacan – Gondang, yang dimana sudah ada
dan sudah hampir setiap rumah sudah menggunakan pompa air tanah dangkal. Untuk
pemanfaatannya perlu juga di jaga, agar permukaan air tanah tidak terus menyusut
terlalu dalam.
Air Tanah Dalam
Pemanfaatan air tanah di Kabupaten Sragen yang digunakan untuk memenuhi
kebutuhan rumah tangga di Kabupaten Sragen berupa sumur baik itu yang
diselenggarakan oleh Perumda Air Minum Tirto Negoro maupun yang diselenggarakan
Non Perumda Air Minum Tirto Negoro. Pemanfaatan air tanah oleh Perumda Air Minum
Tirto Negoro berupa sumur bor.
Air Hujan
Air hujan dapat menjadi air minum akan tetapi untuk menjadikan air hujan sebagai air
minum hendaknya pada waktu menampung air hujan mulai turun, karena masih
megandung banyak kotoran. karatan. Air hujan juga mempunyai sifat lunak, sehingga
akan boros terhadap pemakaian sabun. Maka dikembangkannya sistem PAH sebagai
salah satu pemanfaatan air hujan. Prinsip dasar PAH dapat dilihat sebagai berikut
49 । Ringkasan Eksekutif
RINGKASAN EKSEKUTIF
RDTR KAWASAN KOTA INDUSTRI
WP SAMBUNGMACAN - GONDANG
SISTEM JARINGAN IRIGASI
Untuk sistem jaringan irigasi sekunder di WP
Sambungmacan – Gondang sudah cukup baik,
karena eksisting nya sudah memiliki irigasi
setengah teknis yang dimana sudah cukup baik
dalam mengairi sawah – sawah yang ada
disana. Bukti dari sistem irigasi yang sudah
baik yaitu adalah dengan maksimalnya hasil
panen pertanian di WP Sambungmacan –
Gondang yang mencapai 3.08 Ton untuk 1 kali
panen, jika di asumsikan satu tahun terjadi 2
kali panen, maka 1 Ha dapat menghasilkan
6.16 Ton setiap tahunnya . Adapun Rencana
pengembangan jaringan irigasi di WP
Sambungmacan – Gondang terdapat :
SWP B Blok B.7, Blok B.6, Blok B.2
SWP C Blok C.2, Blok C.3, Blok C.4, Blok
C.5, Blok C.6, Blok C.7, Blok C.8, Blok C.9,
Blok C.10
BANGUNAN SUMBERDAYA AIR
Rencana Prasarana irigasi di WP
Sambungmacan – Gondang adalah
peningkatan agar lebih efektif lagi dalam
penyaluran air untuk irigasi. Untuk rencana
prasarana irigasi terdapat di SWP C Sub-
Blok C.6
50Ringkasan Eksekutif |