Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
memuat variabel-variabel yang diteliti atau kata kunci yang
menggambarkan masalah yang diteliti.
b. Nama Penulis
Nama penulis artikel ditulis tanpa disertai ge- lar akademik
atau gelar lain apapun. Nama lem- baga tempat bekerja peneliti
ditulis sebagai cata- tan kaki di halaman pertama tanpa disertai
jabatan apapun. Jika lebih dari dua peneliti, hanya nama peneliti
utama saja yang dicantumkan di bawah judul, nama peneliti lain
ditulis dalam catatan kaki.
c. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak berisi pernyataan ringkas dan padat tentang ide-
ide yang paling penting. Abstrak memuat masalah dan tujuan
penelitian, prosedur penelitian (untuk penelitian kualitatif
termasuk deskripsi tentang subjek yang diteliti), dan ringkasan
hasil penelitian (bila dianggap perlu, juga kesimpulan dan
implikasi). Tekanan diberikan pada hasil penelitian. Hal-hal lain
seperti hipo- tesis, pembahasan, dan saran tidak disajikan.
Abstrak hendaknya ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa
Indonesia. Panjang abstrak 50-75 kata dan ditulis dalam satu
paragraf. Abstrak diketik dengan spasi tunggal dengan
menggunakan format yang lebih sempit dari teks utama (margin
kanan dan kiri menjorok masuk 1,2 cm).
Kata kunci adalah kata pokok yang meng- gambarkan
masalah yang diteliti atau istilah-istilah yang merupakan dasar
pemikiran gagasan dalam karangan asli, berupa kata tunggal
atau gabungan kata. Jumlah kata kunci sekitar 3-5 kata. Kata
kunci di- perlukan untuk komputerisasi sistem informasi ilmiah.
Dengan kata kunci dapat ditemukan judul-judul penelitian
beserta abstraknya de- ngan mudah.
d. Pendahuluan
Pendahuluan kadangkala tidak diberi judul, ditulis
Penulisan Artikel| 95
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
langsung setelah abstrak dan kata kunci. Bagian ini menyajikan
kajian pustaka yang berisi paling sedikit tiga gagasan; (1) latar
belakang atau rasional penelitian; (2) masalah dan wawasan ren-
cana pemecahan masalah; (3) rumusan tujuan penelitian (dan
harapan tentang manfaat hasil penelitian).
Sebagai kajian pustaka, bagian ini harus disertai rujukan
yang bisa menjamin otoritas penulisnya. Jumlah rujukan
harus proporsional (tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu
banyak). Pembahasan kepustakaan harus disajikan secara
ringkas, padat dan langsung mengenai masalah yang diteliti.
Aspek yang dibahas dapat mencakup landa- san teori, segi
historis, atau segi lainnya. Penyajian latar belakang atau
rasional penelitian hendak- nya sedemikian rupa sehingga
mengarahkan pembaca ke rumusan masalah penelitian yang
dilengkapi dengan rencana pemecahan masalah dan akhirnya
ke rumusan tujuan. Untuk penelitian kualitatif, di bagian ini
dijelaskan juga fokus penelitian dan uraian konsep yang
berkaitan dengan fo- kus penelitian.
e. Metode
Pada dasarnya bagian ini menyajikan bagai- mana
penelitian itu dilakukan. Uraian disajikan da- lam beberapa
paragraf tanpa sub bagian, atau dipi- lah-pilah menjadi beberapa
sub bagian. Hanya hal- hal yang pokok saja yang disajikan.
Uraian rin- ci tentang rancangan penelitian tidak perlu diberi-
kan.
Materi pokok bagian ini adalah bagaimana data
dikumpulkan, siapa sumber data, dan bagaimana data dianalisis.
Apabila uraian ini disajikan dalam sub bagian, maka sub bagian
itu an- tara lain berisi keterangan tentang populasi dan
sampel, instrumen pengumpulan data, rancangan penelitian
(terutama jika digunakan rancangan yang cukup kompleks
Penulisan Artikel| 96
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
seperti rancangan eksperimental), dan teknik analisis data.
Untuk penelitian kualitatif perlu ditambah- kan perincian
mengenai kehadiran peneliti, subjek penelitian, dan informan
beserta asas-asas menggali data penelitian, lokasi penelitian,
dan lama penelitian. Selain itu juga diberikan uraian mengenai
pengecekan keabsahan hasil penelitian.
f. Hasil
Bagian hasil adalah bagian utama artikel ilmiah, dan oleh
karena itu, biasanya merupakan bagian terpanjang. Bagian ini
menyajikan hasil-hasil analisis data dan yang dilaporkan adalah
hasil bersih. Proses analisis data (seperti perhitungan statistik)
tidak perlu disajikan. Proses pengujian hipotesis pun tidak perlu
disajikan, termasuk pembandingan antara koefisien yang
ditemukan dalam analisis dengan koefisien dalam tabel statistik.
Yang dilaporkan adalah hasil analisis dan hasil pengujian
hipotesis.
Hasil analisis boleh disajikan dengan tabel atau grafik
untuk memperjelas penyajian hasil secara verbal. Tabel ataupun
grafik harus diberi komentar atau dibahas. Pembahasan tidak
harus dilakukan per tabel atau grafik.
Apabila hasil yang disajikan cukup panjang, penyajian bisa
dilakukan dengan memilah-milah menjadi sub bagian-sub bagian
sesuai dengan pen- jabaran masalah penelitian. Apabila bagian
ini pen- dek, bisa digabung dengan bagian pembahasan. Untuk
penelitian kualitatif, bagian hasil memuat bagian-bagian rinci
dalam bentuk sub topik- sub topik yang berkaitan.
g. Pembahasan
Bagian ini adalah bagian terpenting dari keseluruhan isi
artikel ilmiah. Tujuan pembahasan adalah; (a) menjawab
masalah penelitian atau menunjukkan bagaimana tujuan
penelitian itu dicapai; (b) menafsirkan temuan-temuan; (c)
Penulisan Artikel| 97
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
mengintegrasikan temuan penelitian ke dalam kum- pulan
pengetahuan yang telah mapan; dan (d) menyusun teori baru
atau memodifikasi teori yang ada. Dalam menjawab masalah
penelitian atau tujuan penelitian, harus disimpulkan hasil-hasil
penelitian secara eksplisit. Misalnya, dinyatakan bahwa
penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan
kognitif anak sampai umur 5 tahun, maka dalam bagian
pembahasan haruslah diuraikan pertumbuhan kognitif anak itu
sesuai dengan hasil penelitian.
Penafsiran terhadap temuan dilakukan dengan
menggunakan logika dan teori-teori yang ada. Misalnya,
ditemukan adanya korelasi an- tara kematangan berpikir dengan
lingkungan anak. Hal ini dapat ditafsirkan bahwa ling- kungan
dapat memberikan masukan untuk mematangkan proses
kognitif anak.
Temuan diintegrasikan ke dalam kumpulan pengetahuan
yang sudah ada dengan jalan mem- bandingkan temuan itu
dengan temuan penelitian sebelumnya, atau dengan teori yang
ada, atau de- ngan kenyataan di lapangan. Pembandingan ha-
rus disertai rujukan.
Jika penelitian ini menelaah teori (penelitian dasar), teori
yang lama bisa dikonfirmasi atau di- tolak, sebagian atau
seluruhnya. Penolakan sebagian dari teori haruslah disertai
dengan modifikasi teori, dan penolakan terhadap seluruh teori
haruslah disertai dengan rumusan teori baru.
Untuk penelitian kualitatif, bagian ini dapat pula memuat
ide-ide peneliti, keterkaitan antara kategori-kategori dan
dimensi-dimensi beserta posisi temuan atau penelitian terhadap
temuan dan teori sebelumnya.
Penulisan Artikel| 98
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
h. Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan menyajikan ringkasan dan uraian yang
disajikan pada bagian hasil dan pembahasan. Berdasarkan
uraian pada kedua ba- gian itu, dikembangkan pokok-pokok
pikiran yang merupakan esensi dari uraian tersebut. Kesimpulan
disajikan dalam bentuk essei, bukan dalam bentuk
numerikal. Saran disusun berdasar kesimpulan yang telah
ditarik. Saran-saran bisa mengacu kepada tindakan praktis,
atau pengembangan teoretis, dan penelitian lanjutan. Bagian
saran bisa berdiri sendiri. Bagian kesimpulan dan saran
dapat pula disebut bagian penutup.
i. Daftar Pustaka
Daftar pustaka harus lengkap dan sesuai dengan
rujukan yang disajikan dalam artikel ilmiah. Bahan pustaka
yang dimasukkan dalam daftar pustaka harus sudah disebut
dalam artikel. Demikian pula semua rujukan yang disebutkan di
dalam artikel harus disajikan dalam daftar pustaka.
B. Artikel Non Penelitian
Istilah artikel non penelitian mengacu kepada semua jenis
artikel ilmiah yang bukan merupakan laporan hasil penelitian,
misalnya artikel yang menelaah suatu teori, konsep, atau prinsip;
mengembang- kan suatu model; mendeskripsikan fakta atau
fenomena tertentu; atau menilai suatu produk. Karena
beragamnya jenis artikel ini, maka cara penyaji- annya di dalam
jurnal sangat bervariasi.
Ketentuan untuk penulisan artikel non penelitian pada
dasarnya berlaku juga untuk penulisan makalah pendek (yaitu
makalah yang panjangnya tidak lebih dan 20 halaman), kecuali dalam
makalah pendek abstrak dan kata kunci tidak harus ada.
Penulisan artikel menggunakan sistematika tan- pa angka
ataupun abjad. Sebuah artikel non penelitian berisi hal-hal yang
Penulisan Artikel| 99
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
sangat esensial. Karena itu, biasanya jumlah halaman yang
disediakan tidak banyak (antara 10-20 halaman). Unsur pokok yang
harus ada dalam artikel non penelitian adalah: (1) judul artikel, (2)
nama penulis, (3) abstrak dan kata kunci, (4) pendahuluan, (5) bagian
inti, (6) penutup, dan (7) daftar pustaka.
a. Judul
Judul artikel berfungsi sebagai label yang men-
cerminkan secara tepat inti isi yang terkandung dalam artikel.
Untuk itu, pemilihan kata yang dipakai dalam judul artikel
hendaknya dilaku- kan secara cermat. Di samping aspek ketepa-
tannya, pemilihan kata-kata untuk judul perlu juga
mempertimbangkan pengaruhnya terhadap daya ta- rik judul
bagi pembaca. Judul artikel sebaiknya terdiri atas 5-15 kata.
Nama penulis artikel ditulis tanpa disertai gelar
akademik atau gelar lain apapun. Nama lem- baga tempat
bekerja penulis ditulis sebagai catatan kaki di halaman pertama
dan jabatan penulis dalam lembaga tidak perlu dicantumkan.
Jika lebih dari dua penulis, hanya nama penulis utama saja yang
dicantumkan di bawah judul, nama penulis lain ditulis dalam
catatan kaki.
b. Abstrak dan Kata Kunci
Untuk artikel non penelitian, abstrak berisi ringkasan
dari isi artikel yang dituangkan secara padat, bukan komentar
atau pengantar dari pe- nyunting atau redaksi. Abstrak
hendaknya ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Pan- jang abstrak 50-75 kata dan ditulis dalam satu pa- ragraf.
Abstrak diketik dengan spasi tunggal de- ngan menggunakan
format yang lebih sempit dari teks utama (margin kanan-dan
kiri menjorok masuk 1,2 cm).
Kata kunci adalah kata pokok yang menggambarkan
masalah yang dibahas dalam artikel atau istilah-istilah yang
Penulisan Artikel| 100
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
merupakan dasar pemi- kiran gagasan dalam karangan asli,
berupa kata tunggal atau gabungan kata. Jumlah kata kunci
sekitar 3-5 buah. Kata kunci diperlukan untuk kom- puterisasi
sistem informasi ilmiah. Dengan kata kunci dapat ditemukan
judul-judul tulisan beser- ta abstraknya dengan mudah.
c. Pendahuluan
Berbeda dengan isi pendahuluan di dalam artikel hasil
penelitian, bagian pendahuluan dalam artikel non penelitian
berisi uraian yang mengan- tarkan pembaca kepada topik utama
yang akan di- bahas. Oleh karena itu, isi bagian pendahuluan me-
nguraikan hal-hal yang mampu menarik pembaca sehingga
mereka "tergiring" untuk mendalami bagian selanjutnya. Selain
itu, bagian pendahuluan hendaknya diakhiri dengan rumusan
singkat, satu atau dua kalimat, tentang hal-hal pokok yang akan
dibahas. Bagian pendahuluan diberi judul.
d. Bagian Inti
Bagian inti sebuah artikel non penelitian sangat
bervariasi, tergantung pada topik yang dibahas. Hal yang perlu
mendapat perhatian pada bagian inti adalah pengorganisasian
isinya. Pengorganisasian isi mengacu kepada cara penataan
urutan isi yang akan dipaparkan dalam artikel. Isi yang dimak-
sud dapat berupa fakta, konsep, prosedur, atau prinsip. Tipe isi
yang berbeda memerlukan penataan urutan yang berbeda,
tergantung pada struk- tur isinya.
Berikut ini adalah langkah yang perlu dilewati untuk
menghasilkan pengorganisasian isi artikel yang baik, yaitu: (1)
mengidentifikasi tipe isi yang akan dideskripsikan dalam artikel;
(2) menetapkan struktur isi; (3) menata isi ke dalam struk-
turnya; (4) menata urutan isi; dan (5) mendeskripsikan isi dengan
mengikuti urutan yang telah ditetapkan.
Penulisan Artikel| 101
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
Mengidentifikasi tipe isi yang akan dideskrip- sikan
dalam artikel merupakan langkah paling awal yang perlu
dilewati. Isi yang dimaksud perlu di- kaji secara cermat apakah
berupa konsep, pro- sedur, atau prinsip. Tipe isi dikatakan kon-
sep apabila menekankan uraian tentang "apa", tipe isi prosedur
menekankan "bagaimana", dan tipe isi dikatakan prinsip apabila
menekankan "mengapa".
Menetapkan struktur isi merupakan lang- kah lanjutan
setelah penetapan tipe isi. Struktur isi mengacu kepada kaitan
antar isi. Penataan isi artikel perlu memperhatikan struktur
isinya. Dari struktur isi akan dapat diketahui isi mana yang
selayaknya diuraikan lebih dulu dan isi mana yang diuraikan
kemudian, serta seberapa dalam setiap isi perlu diuraikan.
Tipe isi yang berbeda menuntut struktur isi yang
berbeda. Apabila isi yang akan diuraikan dalam artikel berupa
konsep-konsep, maka isi ini sebaiknya ditata ke dalam struktur
konseptual. Apabila isi yang akan diuraikan berupa prosedur,
maka penataannya menuntut penggunaan struktur prosedural.
Apabila isi yang akan diuraikan berupa prinsip, tatalah prinsip-
prinsip ini ke dalam struktur teoretik.
Langkah ketiga adalah menata isi ke dalam strukturnya.
Apabila hasil langkah kedua di atas ternyata mengarah ke
pembuatan struktur konseptual, maka langkah berikutnya
adalah memi- lih semua konsep penting yang akan diuraikan dan
menatanya menjadi suatu struktur yang bermakna, yang secara
jelas menunjukkan keterkaitan antarkonsep itu.
Langkah keempat adalah menata urutan isi. Penataan ini
dilakukan berpijak pada struktur yang telah dibuat pada langkah
ketiga. Pada langkah ini semua konsep, atau prosedur, atau
prinsip yang telah dimasukkan dalam strukturnya ditata urutan
pemaparannya. Beberapa ketentuan pena- taan urutan yang
Penulisan Artikel| 102
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
perlu diperhatikan adalah sebagai berikut. Pertama, paparkan
struktur isi, sedapat mungkin, pada bagian paling awal dari
artikel. Struktur isi yang memuat bagian-bagian penting artikel
dan kaitan-kaitan antar bagian itu perlu di- paparkan pada
bagian awal untuk dijadikan ke- rangka acuan paparan isi yang
lebih rinci.
Kedua, paparkan bagian isi terpenting di ba- gian
pertama. Pada tahap pemaparan isi yang diambil dari suatu
struktur, upayakan mema- parkan isi yang paling penting
pertama kali. Penting tidaknya bagian isi ditentukan oleh sumba-
ngannya untuk memahami keseluruhan isi artikel. Misalnya, jika
konsep-konsep yang akan dipapar- kan memiliki hubungan
prasyarat belajar, maka konsep-konsep yang mempersyarati
sebaiknya dipa- parkan terlebih dulu.
Ketiga, sajikan isi secara bertahap dari umum ke rinci. Isi
yang lebih umum sebaiknya disajikan mendahului isi yang lebih
rinci. Selain itu, setiap paparan suatu bagian isi sebaiknya selalu
ditunjukkan kaitannya dengan bagian isi yang lain.
Setelah langkah pertama sampai keempat dilewati,
penulis artikel tinggal membuat paparan isi sesuai dengan
urutan yang telah ditetapkan sebelumnya.Dalam memaparkan
isi upaya- kan menggunakan tahapan tingkat umum ke rinci
secara bertahap. Dengan cara ini, tingkat sajian yang lebih umum
akan menjadi pijakan ba- gian sajian isi yang lebih rinci.
e. Penutup
Istilah penutup digunakan sebagai judul bagian akhir dan
sebuah artikel non penelitian, jika isinya hanya berupa catatan
akhir atau yang sejenisnya. Jika uraian pada bagian akhir berisi
kesimpu- lan hasil pembahasan pada bagian sebelumnya, per- lu
dimasukkan pada bagian kesimpulan. Kebanyakan artikel non
penelitian membutuhkan kesimpulan. Ada beberapa artikel non
Penulisan Artikel| 103
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
penelitian yang dilengkapi dengan saran. Sebaiknya saran di-
tempatkan dalam bagian tersendiri.
f. Daftar Pustaka
Bahan pustaka yang dimasukkan dalam daftar pustaka
harus sudah disebutkan dalam ba- tang tubuh artikel. Daftar
pustaka harus lengkap, mencakup semua bahan pustaka yang
telah disebutkan dalam batang tubuh artikel.
Penulisan Artikel| 104
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah
BAB VIII
PENUTUP
Pedoman ini merupakan pokok-pokok pemikiran yang melandasi
dan memberikan arah penulisan skripsi serta penulisan karya ilmiah bagi
mahasiswa program S-1 STAI Al-Hamidiyah Bangkalan.
Tentu pedoman ini masih mengandung berbagai kekurangan.
Kekurangan-kekurangan yang ada akan selalu dilengkapi secara gradual
dan terus menerus dalam waktu-waktu yang akan datang. Oleh karena
itu, masukan dari berbagai pihak baik langsung maupun tidak langsung
akan sangat kami harapkan. Hal-hal yang belum tercantum dalam buku
pedoman ini akan diatur kemudian.
Penutup| 105
Lampiran 1: Contoh Sampul Luar
IMPLEMENTASI KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH DALAM
PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL
HUDA AS SA’IDY LANTAKAN KOKOP KOKOP BANGKALAN
SKRIPSI
Oleh:
HAYYAN
NIM. 20169801048
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-HAMIDIYAH BANGKALAN
AGUSTUS 2020
Lampiran 2: Contoh Sampul Dalam
IMPLEMENTASI KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH DALAM
PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL
HUDA AS SA’IDY LANTAKAN KOKOP KOKOP BANGKALAN
SKRIPSI
Diajukan kepada STAI Al-Hamidiyah Bangkalan
untuk memenuhi salah satu syarat meraih gelar
Sarjana Pendidikan (S.Pd.)
Oleh:
HAYYAN
NIM. 20169801048
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-HAMIDIYAH BANGKALAN
AGUSTUS 2020
Lampiran 3: Contoh Sampul Proposal Penelitian
IMPLEMENTASI KAJIAN KITAB BIDAYATUL HIDAYAH DALAM
PEMBENTUKAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL
HUDA AS SA’IDY LANTAKAN KOKOP KOKOP BANGKALAN
PROPOSAL SKRIPSI
Oleh:
HAYYAN
NIM. 20169801048
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-HAMIDIYAH BANGKALAN
AGUSTUS 2020
Lampiran 4: Contoh Sampul Makalah
PERTUMBUHAN KEBUDAYAAN ISLAM MASA KHULAFA AL-RASIDIN
MAKALAH
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah
Sejarah Peradaban Islam yang dibina oleh
Bapak M. Zaini, S.Hum., M.Pd.
Oleh:
ABD. GOFFAR
NIM. 20209801002
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM AL-HAMIDIYAH BANGKALAN
SEPTEMBER 2020
Lampiran 5: Contoh Persetujuan Pembimbing Proposal Skripsi
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Proposal Skripsi dengan judul ”Implementasi Kajian Kitab Bidayatul
Hidayah dalam Pembentukan Akhlak Santri di Pondok Pesantren
Miftahul Huda As Sa’idy Lantakan Kokop Kokop Bangkalan” oleh
Hayyan NIM. 20169801048, telah disetujui untuk diujikan dalam
seminar proposal skripsi.
Bangkalan, 21 September 2020
Pembimbing Ketua Program Studi
Ach. Sobri, M.Pd. Kholil Yasin, M.Pd.I
NIDN. 2106118502 NIDN. 2112068702
Lampiran 6: Pengesahan Penguji Proposal Skripsi
PERSETUJUAN PENGUJI PROPOSAL
Proposal Skripsi dengan judul ”Implementasi Kajian Kitab Bidayatul
Hidayah dalam Pembentukan Akhlak Santri di Pondok Pesantren
Miftahul Huda As Sa’idy Lantakan Kokop Kokop Bangkalan” oleh
Hayyan NIM. 20169801048, telah diujikan di hadapan Dewan Penguji
Proposal Skripsi dan telah direvisi serta disetujui untuk dijadikan acuan
penelitian dalam rangka menyusun skripsi.
Dewan Penguji Proposal : (………………………………..)
(………………………………..)
1. Drs. Lutfandi, M.Pd.I
(Penguji I)
2. Ach. Sobri M.Pd.
(Penguji II)
Lampiran 7: Contoh Persetujuan Pembimbing Skripsi
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Skripsi dengan judul ”Implementasi Kajian Kitab Bidayatul Hidayah
dalam Pembentukan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda
As Sa’idy Lantakan Kokop Kokop Bangkalan” oleh Hayyan NIM.
20169801048, telah diperiksa dan disetujui untuk diujikan.
Bangkalan, 21 September 2020
Pembimbing Ketua Program Studi
Ach. Sobri, M.Pd. Kholil Yasin, M.Pd.I
NIDN. 2106118502 NIDN. 2112068702
Lampiran 7: Contoh Pengesahan Skripsi
PENGESAHAN DEWAN PENGUJI
Skripsi dengan judul ”Implementasi Kajian Kitab Bidayatul Hidayah
dalam Pembentukan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Miftahul Huda
As Sa’idy Lantakan Kokop Kokop Bangkalan” oleh Hayyan NIM.
20169801048, telah dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Tesis
pada hari Kamis, 22 Agustus 2020.
Dewan Penguji Skripsi (………………………………..)
1. Drs. Lutfandi, M.Pd.I (………………………………..)
(………………………………..)
(Penguji I)
2. Ach. Sobri M.Pd.
(Penguji II)
3. Ahmad Syifak, S.Pd.I., M.Pd.
(Sekretaris)
Mengetahui Bangkalan, 28 Agustus 2020
Ketua Mengesahkan
STAI Al-Hamidiyah Bangkalan Ketua Program Studi
Pendidikan Agama Islam (PAI)
Ahmadi, S.Pd.I., M.Pd. Kholil Yasin, M.Pd.I
NIDN. 2106068603 NIDN. 2112068702
Lampiran 8 : Contoh Motto dan Persembahan
MOTTO
"…….Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum
sehingga mereka mengubah keadaannya pada diri mereka sendiri……"
HALAMAN PERSEMBAHAN
Kupersembahkan Kepada
Ayah dan Ibunda
Istri dan Anakku yang terkasih dan tersayang
Kakak – Adikku
Civitas Akademika STAI Syarifuddin
Kawan-kawan seperjuangan
Nusa, Bangsa, dan Agama
`.
Lampiran 9 : Contoh Abstrak
ABSTRAK
Siti Rohmah. 2020. Efektivitas Strategi Pembelajaran Model Problem
Based Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
di SMA Negeri 1 Blega, Skripsi, Program Studi Pendidikan
Agama Islam STAI Al-Hamidiyah Bangkalan, Dosen Pembimbing
Hayyul Mubarok, M.Pd.
Kata Kunci: efektivitas, strategi, pembelajaran model probem based
learning, pembelajaran pendidikan agama Islam.
Sekolah berfungsi sebagai wadah untuk mempersiapkan
peserta didik agar dapat hidup bermasyarakat. Oleh karena itu, proses
pembelajaran harus dapat membantu mengatarkan peserta didik
dapat mengatasi masalah dalam kehidupannya. Dalam konteks ini,
strategi yang menekankan proses penyelesaian masalah secara ilmiah.
Adapun fokus masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah:
1) Bagaimana proses pembelajaran model problem based learning di
SMA Negeri Blega?; 2) Bagaimana efektivitas strategi pembelajaran
model problem based learning dalam pembelajaran PAI di SMA Negeri
1 Blega?.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif,
dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data
menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan analisi
menggunakan model miles and huberman.
Adapun kesimpulan dari penelitian ini; 1) proses pembelajaran
pendidikan agama Islam di SMA Negeri Blega menggunakan berbagai
strategi dan pendekatan. 2) penerapan strategi pembelajaran model
problem based learning dalam pembelajaran pendidikan agama Islam
di SMA Negeri 1 Blega berlangsung secara efektif, efisien dan
bermakna bagi siswa.
Lampiran 7: Contoh Kata Pengantar
KATA PENGANTAR
Segenap puji syukur penulis sampaikan kepada Allah karena
atas rahmat dan karunia-Nya, perencanaan, pelaksanaan, dan
penyelesaian skripsi sebagai salah satu syarat menyelesaikan program
sarjana S-1 dapat terselesaikan dengan lancar. Seiring dengan itu,
penulis sangat berterima kasih kepada :
1. Ketua STAI Al-Hamidiyah Bapak Ahmadi, S.Pd.I.,M.Pd.
2. Ketua Program Studi Bapak Kholil Yasin, M.Pd.I
3. Pembimbing Skripsi Bapak Ach. Sobri, M.Pd.
4. Dst.
Kesuksesan ini dapat penulis peroleh karena dukungan banyak
pihak. Oleh karena itu, penulis menyadari dan menyampaikan terima
kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah
membantu penyelesaian punulisan skripsi ini.
Akhirnya, semoga segala amal baik yang telah Bapak/Ibu
berikan kepada penulis mendapat balasan yang baik dari Allah.
Penulis
Lampiran 8 : Contoh daftar isi
DAFTAR ISI
Judul Penelitian (Sampul) ....................................................................... i
Persetujuan Pembimbing ....................................................................... ii
Pengesahan ............................................................................................ iii
Motto dan Persembahan (jika perlu) ..................................................... iv
Kata Pengantar ....................................................................................... v
Abstrak ................................................................................................... vi
Daftar Isi ................................................................................................. vii
Daftar Tabel (jika ada) ............................................................................ viii
Daftar Gambar (jika ada) ........................................................................ ix
Daftar Grafik (jika ada) ........................................................................... x
BAB I : PENDAHULUAN................................................................ 1
A. Latar Belakang Masalah ......................................................... 1
B. Rumusan Masalah.................................................................. 2
C. Tujuan Penelitian ................................................................... 2
D. Manfaat Penelitian ................................................................ 3
E. Ruang Lingkup Penelitian....................................................... 4
1. Variabel Penelitian ......................................................... 4
2. Indikator Variabel ........................................................... 7
3. Definisi Operasional ....................................................... 8
F. Sistematika Pembahasan ....................................................... 30
BAB II : LANDASAN TEORI............................................................ 31
A. Penelitian Terdahulu.............................................................. 33
B. Kajian Teori ......................................................................... 35
C. Hipotesis ......................................................................... 60
BAB III : METODE PENELITIAN...................................................... 67
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian .......................................... 67
B. Populasi dan Sampel ............................................................. 70
C. Instrumen Penelitian ............................................................. 76
D. Analisis Data ......................................................................... 80
1. Validitas ......................................................................... 80
2. Reliabilitas ....................................................................... 82
3. Teknik Analisis Data ........................................................ 88
BAB IV : PENYAJIAN DAN HASIL ANALISIS DATA ........................... 90
A. Penyajian Data dan Analisis Data .......................................... 90
B. Pengujian Hipotesis................................................................ 101
C. Pembahasan ......................................................................... 110
BAB V : PENUTUP .................................................................... 120
A. Kesimpilan ......................................................................... 120
B. Saran ......................................................................... 121
LAMPIRAN
Lampiran 9 : Contoh Daftar Tabel
DAFTAR TABEL
Gambar Halaman
1.1. Persiapan, Penyelenggaraan, dan Pemanfaatan Pendidikan
Luar Negeri ......................................................................... 10
1.2. Sebaran Sampel Lulusan ...................................................... 22
1.3. Informasi tentang Gelar Akademik dan Keahlian Lulusan
Responden: Sejawat) ........................................................... 31
Lampiran 10 : Contoh Daftar Gambar
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
1.4. Ragam Bentuk Makhorijil Huruf .................................. 67
1.5. Skema Bagian-bagian Utama huruf ................................. 67
1.6. Gambar Skematis Hewan Suku Serpulidae ...........................
68
1.7. Gambar Skematis Potongan Melintang Tubuh Hewan Kelas
Polychaeta ........................................................................
70
Lampiran 11 : Contoh Daftar Gambar
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1. Perhitungan Penentuan Jumlah Sampel........................................ 139
2. Kisi-kisi Instrumen Penelitian ..................................................... 141
3. Instrumen Penelitian................................................................... 142
4. Analisis Hasil Uji Coba Instrumen................................................ 180
5. Data Lengkap Hasil Penelitian..................................................... 191
6. Perhitungan Uji Normalitas......................................................... 207
7. Perhitungan Uji Homogenitas Varian.......................................... 209
8. Perhitungan Uji Student.............................................................. 211
9. Perhitungan Koefisien Korelasi Tata Jenjang Spearman.............. 212
Lampiran 12 : Contoh Daftar Pustaka
DAFTAR PUSTAKA
American Psychological Assosiation. 1984. Publication Manual (3rd
Ed.). Washington D.C.: APA.
Fakultas Pascasarjana. 1985. Pedoman Penulisan Tesis Fakultas
Pascasarjana. Malang: FPS IKIP MALANG.
Gandjar, I., Somadikarta, S. & Oemarjati, B.S. 1988. Petunjuk Teknis
Penyusunan Skripsi Sarjana Biologi FMIPA UI. Jakarta:
Jurusan Biologi FMIPA UI.
Kasbolah, K., Susilo, H. & Wicaksono, M. 1990. Pedoman Penyusunan
Skripsi. Malang: OPF IKIP MALANG.
Pusat Penelitian IKIP MALANG. 1989. Pedoman bagi penyumbang
karangan. Forum Penelitian, I (2): 228-23 1.
Rofi'uddin, A. 1990. Panduan Penyusunan Makalah. Malang: OPF IKIP
MALANG.
Lampiran 13: Contoh Pernyataan Keaslian
PERNYATAAN KEASLIAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : Zakki Muhammad
NIM : 20169801169
Menyatakan bahwa skripsi yang saya buat untuk memenuhi
persyaratan kelulusan pada Program Studi Pendidikan Agama Islam
pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hamidiyah Bangkalan
dengan Judul “Pengaruh Kemampuan Publik Speaking terhadap
Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di SMP Ulul Albab
Bates Blega Bangkalan”.
Adalah hasil karya saya sendiri dan bukan duplikasi dari karya
orang lain. Selanjutnya apabila dikemudian hari ada klaim dari pihak
lain, maka hal itu bukan merupakan tanggung jawab Dosen
Pembimbing dan atau Pengelola STAI Al-Hamidiyah Bangkalan, akan
tetapi menjadi tanggung jawab saya sendiri.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya
dan tanpa paksaan dari siapapun.
Bangkalan, 03 Februari 2020
Yang menyatakan,
Materai
10000
Zakki Muhammad
Lampiran 14 : Contoh Riwayat Hidup
RIWAYAT HIDUP
Mukimin merupakan putra pertama pasangan
Bapak Maridi Bin Husen dan Jumiati Binti Mu'in
yang dilahirkan di Dusun Arongan Desa Bates
Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan pada
tanggal 21 September 1988.
Memulai pendidikan Formal di SDN Bates 01 Tahun
1999 selanjutnya beliau menimba ilmu di SMP dan
SMA Ulul Albab Nong-Gunong Bates Blega Bangkalan. Lulus Tahun
2007 dan Lulus S1 di STAI Al-Hamidiyah Tahun 2013. Selain itu juga
belajar di Madrasah Diniyah Al-Khoiriyah Arongan Bates Blega
Bangkalan.
Dan pernah menjadi aktifis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia) pada tahun 2009-2014 dan menjabat sebagai ketua
komisariat tahun 2012-2013
Terdapat Beberapa Karir yang pernah digeluti diantaranya
1. Guru di SDN Bates 01
2. Guru MA Al-Hamidiyah Sen Asen Konang
3. Guru MTs Kholilurrohman Genteng Konang
4. Guru SMP Al-Mursyidiyah Tlokoh Kokop
5. Guru MTs Syaiful Jamil Alas Rajah Blega
6. Guru MTs-SMK Assaidiyah Durjan Kokop
7. Staff di STAI Al-Hamidiyah Bangkalan
Dan Pada Tahun 2014 menikah dengan Luluk Mukarromah dan
dikaruniai anak 1 Vaza Nahja Hamda (Vida/2015) 2. Muhammad
Hasyim Asy'ari (Hasyim/2017).
L ampiran 15 : Contoh Format Artikel Untuk Jurnal
Pengasuhan Orang Tua dan Interaksi Teman Sebaya
dalam Pengembangan Program Bimbingan Perilaku Sosial Anak
Taman Kanak-kanak
Husnul Khotimah
[email protected]
Abstract: This study involved Kindergarten children and
focused on their social behavior development. Parenting and peer
interaction were variables to be considered in the program
development of guidance services to facilitate child's social
behavior development. Findings show that parenting and peer
group interaction give a significant contribution to social behavior
development. Hypo-thetical guidance program of child's social
behavior development has been developed, and some relevant topics
of child's social behavior have been for-muated derived from the
actual child's social behavior. It is recommended that delivery
system of guidance program in Kindergarten should be
integrated with learning process peer interaction.
Kata kunci: bimbingan guru, pengasuhan orang tua, interaksi teman
sebaya, perilaku sosial, taman kanak-kanak.
Taman kanak-kanak dapat dipandang sebagai lembaga yang
menjembatani kehidupan anak dari kehidupan keluarga ke kehidupan
sekolah. Artinya, di taman kanak-kanak anak didik dibantu untuk dapat
menyiapkan diri memasuki dunia sekolah yang lebih luas. Di sekolah
dasar, peserta didik tidak hanya memasuki dunia sosialisasi yang lebih
luas, tetapi juga menghadapi berbagai karakteristik manusia yang lebih
beragam dan berbagai peraturan yang harus ditaati yang banyak
berbeda dengan keadaan dalam keluarga.
Dalam menghadapi dunia sekolah yang lebih luas, tidak semua
anak mampu menyesuaikan diri dengan baik dan tidak sedikit anak
yang mengalami kesulitan bersosialisasi. Hasil temuan penelitian
Ahman (1998) menunjukkan bahwa permasalahan yang sering kali
dihadapi anak sekolah dasar kelas awal adalah ketidakmampuan
bersosialisasi dan mengendalikan emosi. Apabila permasalahan ini
dibiarkan, maka anak akan mengalami kesulitan dalam pencapaian
tugas perkembangan berikutnya serta mengalami kesulitan dalam
memasuki dunia pergaulan yang
METODE
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan
penelitian deskriptif yang artinya bahwa penelitian ini berusaha
memperoleh informasi dari keadaan yang sedang berlangsung pada saat
penelitian dilaksanakan. Penelitian ini ditempuh untuk mengetahui
pengaruh bimbingan guru (X,), pengasuhan orang tua (X2) dan interaksi
teman sebaya (X3) terhadap perilaku sosial anak taman kanak-kanak
(Y). Pengolahan data dengan menggunakan teknik korelasional yaitu
untuk mengetahui..............
HASIL
Hasil uji linearitas regresi menunjukkan bahwa 10 persamaan
regresi menunjukkan model regresi linear (baik sederhana maupun
ganda), dan juga berdasarkan diagram pencaran atau scatter plot
diagram (baik berbentuk matriks maupun tiga dimensi) menunjukkan
bahwa model regresinya linear. Hasil pengujian korelasi dan kontribusi
antarvariabel menunjukkan bahwa: koefisien korelasi antara bimbingan
guru dan perilaku sosial anak (ry1) adalah 0,294 dengan kontribusi
sebesar 8% dan signifikan pada 0,01 (p positif rendah); ............................................
PEMBAHASAN
Hasil pengolahan dan pengujian data menunjukkan bahwa
bimbingan yang dilakukan guru di sekolah berpengaruh cukup besar
terhadap perkembangan perilaku sosial anak taman kanak-kanak,
padahal guru di sekolah dipandang sebagai figur sentral dan bahkan
sebagai tempat berindentifikasi. Kecilnya pengaruh bimbingan guru
terhadap perilaku sosial anak mungkin disebabkan oleh beberapa hal.
Pertama, kesiapan guru dalam menghadapi anak
secara.......................................................................
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Interaksi teman sebaya memegang peranan penting dalam
perkembangan perilaku sosial anak taman kanak-kanak. Bimbingan
guru dan pengasuhan orang tua memberikan pengaruh yang cukup
besar bagi perkembangan perilaku sosial anak taman kanak-kanak.
Keduanya mempunyai kesejajaran fungsi dalam membantu anak memiliki
perilaku sosial yang diharapkan. Bimbingan guru dan interaksi teman
sebaya memberikan pengaruh yang besar bagi pembentukan perilaku
sosial anak taman kanak-kanak. Keduanya mempunyai kesejajaran fungsi
.......................
Saran
Studi ini menghasilkan rancangan program bimbingan perilaku
sosial yang direkomendasi untuk diimplementasikan di Taman Kanak-
kanak. Program tersebut memuat visi dan misi (edukatif, preventif,
developmental), tujuan, isi program (layanan dasar bimbingan,
layanan responsif, sistem perencanaan individual, dan dukungan sistem),
penyusunan program (layanan pengumpulan data, layanan orientasi dan
pemberian informasi, dan layanan penempatan dan penyaluran),
pengembangan staf, system.
DAFTAR RUJUKAN
Ahman. 1998. Model Bimbingan dan Konseling Perkembangan di
Sekolah Dasar. Disertasi tidak diterbitkan. Bandung: PPS IKIP
Bandung.
Hurlock, E.B. 1978. Child Development. New York: McGraw Hill Book
Company, Inc.
Kartadinata, S. 1983. Kontribusi Iklim Kehidupan Keluarga dan Sekolah
terhadap Adekuasi Penyesuaian Diri. Tesis tidak diterbitkan.
Bandung: FPS IKIP Bandung.
Shavelson, R.J. 1988. Statistical Reasoning for the Behavioral Sciences.
New York: Allyn and Bacon, Inc.
Sugiyono. 1997. Statistika untuk Penelitian, Bandung: CV Alpabeta.