The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by jamalidris333, 2022-07-16 01:01:38

Modul Digital Marketing XI

Modul Digital Marketing XI

DIGITAL MARKETING

SMK NEGERI 5 SAMARINDA

Pengantar Belajar

DIGITAL MARKETING

NUR SABILA SA., S.Tr, M.BA.

STEKOM

SEMARANG
2019

1

JAMAL IDRIS, S.Pd

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT atas
rahmat, hidayah, dan pertolongan-Nya sehingga buku
Pengantar Digital Marketing ini telah selesai ditulis. Buku ini
berisi pemahaman mengenai pemasaran, strategi pemasaran,
jenis-jenis pemasaran serta media pemasaran apa saja yang
sering digunakan dalam era digital marketing ini.

Penulisan Buku Pengantar Digital Marketing ini
bertujuan agar pembaca lebih memahami dalam
pembelajaran Digital Marketing. Sehingga setelah membaca
buku ini para pembaca dapat menentukan strategi pemasaran
apa yang tepat untuk usaha, mampu menentukan jenis
pemasaran apa yang tepat dan lebih untuk lebih mengasah
ketrampilan dan ide untuk membuat promosi yang menarik.

Semoga apa yang dituliskan dalam buku ini bermanfaat
dalam pembelajaran dan bagi masyarakat umum yang
membaca.

Hormat kami,
Penulis

i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................. i
Daftar Isi............................................................................. ii
Daftar Tabel ....................................................................... iv
Daftar Gambar ................................................................... v
BAB I PEMASARAN

1.1 Definisi Pemasaran....................................... 1
1.2 Konsep Manajemen Pemasaran................... 3
1.3 Fungsi Manajemen Pemasaran .................... 4
1.4 Tujuan Pemasaran........................................ 6
1.5 Bauran Pemasaran ....................................... 9
1.6 Tugas 1.......................................................... 6
BAB II STRATEGI PEMASARAN
2.1 Definisi Strategi Pemasaran ......................... 14
2.2 Proses Strategi Pemasaran........................... 15
2.3 Perumusan Strategi Pemasaran ................... 17
2.4 Tugas............................................................. 19
BAB III JENIS PEMASARAN PRODUK
3.1 Pemasaran Produk ....................................... 21
3.2 Pemasaran Offline........................................ 22
3.3 Pemasran Online .......................................... 24
3.4 Tugas............................................................. 27
BAB IV DIGITAL MARKETING
4.1 Pengertian Digital Marketing ....................... 29
4.2 Manfaat Digital Marketing ........................... 30
4.3 Perbandingan Digital Marketing dengan

Tradisional Marketing .................................. 31

ii

4.4 Media Pemasaran Digital ............................. 33
4.5 Tugas............................................................. 37
BAB V PEMASARAN MELALUI EMAIL
5.1 Pengertian Email............................................ 40
5.2 Peranan Email................................................ 40
5.3 Definisi Email Marketing ............................... 41
5.4 Klasifikasi Email.............................................. 42
5.5 Tugas.............................................................. 44
BAB VI PEMASARAN MELALUI SOSIAL MEDIA
6.1 Pengertian Sosial Media ................................ 46
6.2 Perkembangan Sosial Media ......................... 47
6.3 Sosial Media Untuk Bisnis.............................. 49
6.4 Macam-macam pemasaran Sosial Media ..... 50
6.5 Perencanaan Konten ..................................... 51
6.5 Tugas.............................................................. 52
BAB VII PENGENALAN CONTOH INSTAGRAM
DAN FACEBOOK
7.1 Facebook ....................................................... 54
7.2 Instagram....................................................... 58
7.3 Tugas.............................................................. 61
BAB VII E-Commerce
7.1 Pengertian E-Commerce................................ 62
7.2 Komponen E-Commerce................................ 63
7.3 Bentuk-Bentuk interaksi Bisnis...................... 64
7.4 Tujuan dan Manfaat E-Commerce ................ 65
7.5 Keuntungan dan Kerugian E-Commerce ....... 67
Tugas.................................................................... 68

iii

DAFTAR TABEL
Tabel 1 Manfaat dan Keuntungan Penjualan

Langsung Bagi Pembeli dan Penjual .................... 22
Tabel 2 Manfaat Dalam Online Marketing....................... 25
Tabel 3 Hambatan Dalam Online Marketing ................... 26
Tabel 4 Perbedaan Digital Marketing dengan

Tradisional Marketing.......................................... 32
Tabel 5 Bentuk-Bentuk Interaksi dalam E-Commerce ..... 64

iv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Empat P Bauran Pemasaran ........................... 12
Gambar 2. Proses Strategi Pemasaran ............................. 17
Gambar 3. Contoh Ponsel sebagai media

Pemasaran Digital........................................... 33
Gambar 4. Contoh Sosial Media Marketing

Melalui Facebook............................................ 34
Gambar 5. Contoh SEM dan SEO ...................................... 36
Gambar 6. Contoh Email Marketing ................................. 37
Gambar 7. Penggunaan Internet di Indonesia.................. 48
Gambar 8. Penggunaan Internet di Indonesia.................. 49
Gambar 9. Contoh Memasarkan produk

Melalui Marketplace Facebook ...................... 56
Gambar 10. Contoh Memasarkan Produk

Melalui Fanpage Facebook ............................ 57
Gambar 11. Contoh Memasarkan Produk

Melalui Facebook Group................................ 57
Gambar 12. Contoh memasarkan Produk

Melalui Facebook Sponsored......................... 58
Gambar 13. Contoh Feed pada Instagram ........................ 59
Gambar 14. Contoh Iklan Berbayar pada

Instagram ....................................................... 60
Gambar 15. Contoh Iklan Berbayar

Di Instagram Story ........................................ 60

v

BAB I PEMASARAN

Dalam suatu organisasi atau perusahaan, aktivitas
pemasaran merupakan salah satu peranan yang sangat
penting, karena aktifitas ini diarahkan untuk mampu
menciptakan perputaran dalam organisasi atau perusahaan
tersebut dalam mempertahankan keberlangsungan hidup.
Disamping itu aktivitas pemasaran juga dilakukan oleh
perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan yang
sesuai dengan harapan. Berikut adalah definisi pemasaran
menurut beberapa ahli.

1.1 Definisi Pemasaran
Menurut Philip Kotler yang dikutip oleh Syaifudin (2013)

dikatakan bahwa:
“Pemasaran adalah proses sosial yang dengan proses itu

individual atau kelompok mendapatkan apa yang mereka
butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan,
dan secara bebas mempertukarkan produk dan jasa yang
bernilai dengan pihak lain.”

Menurut Shinta (2011) mengatakan bahwa Pemasaran
adalah suatu proses dan manajerial yang membuat individu
atau kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan
inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan

1

mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain atau
segala kegiatan yang menyangkut penyampaian produk atau
jasa mulai dari produsen sampai konsumen.”

Menurut J.Stanson yang dikutip oleh Swastha (2008)
menyatakan bahwa Pemasaran adalah suatu system
keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditunjukan
untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan
dan mendistribusikan barang atau jasa yang memuaskan
kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli
petensial.”

Menurut Sofjan Assauri (2013), pengertian manajemen
pemasaran adalah kegiatan analisis, perencanaan,
pelaksanaan, dan pengendalian berbagai program yang
disusun dalam pembentukan, pembangunan, dan
pemeliharaan laba hasil dari transaksi/ pertukaran melalui
sasaran pasar untuk mencapai tujuan perusahaan dalam
jangka panjang.

Sehingga dapat diartikan bahwa pemasaran merupakan
bagian penting dari kegiatan suatu bisnis dimana terdapat
perencanaan, penentuan harga, bentuk promosi, dan
bagaimana kegiatan yang menyangkut dengan penyampaian
produk sebelum memasarkan produk atau jasa tersebut
kepada konsumen.

2

1.2 Konsep Manajemen Pemasaran
Konsep manajemen pemasaran diartikan sebagai

falsafah bisnis dimana pemuasan kebutuhan konsumen
adalah syarat ekonomi dan sosial untuk kelangsungan
pertahanan perusahaan. Tujuannnya adalah untuk memberi
kepuasan terhadap apa yang diinginkan konsumen
(Stanton, 1978).

Oleh karena itu setiap kegiatan pemasaran dalam
perusahaan harus diarahkan untuk tujuan tersebut, ada 3
elemen penting yang termasuk konsep manajemen
pemasaran yaitu
1. Orientasi pada konsumen (arket oriented)

Konsep pemasaran yang paling baik adalah
menjadikan konsumen sebagai prioritas utama. Itu
sebabnya mengapa dalam strategi marketing selalu
mengedepankan konsumen.
Dalam pemasaran biasanya konsumen dianggap raja,
dan produsen adalah pelayan yang memberikan
kebutuhan raja. Pelayanan produsen dilakukan
dengan memberikan berbagai penawaran yang
menarik, mulai dari produk terbaik hingga cara
pelayanan konsumen.

3

2. Perencanaan Kegiatan Pemasaran
Pengaturan secara dinamis sebagai bentuk
penyusunan berbagai kegiatan pemasaran secara
menyeluruh. Semua aktivitas pemasaran, mulai dari
strategi, implementasi, analisis, pengawasan, dan
kegiatan lain yang terkait dengan pemasaran harus
disusun secara terperinci.
Dengan begitu, maka proses analisis dan
pengawasan terhadap hasil pemasaran dapat
dilakukan dengan baik. Hal ini pada akhirnya akan
memudahkan dalam melakukan dalam melakukan
evaluasi dan tindkaan perbaikan terhadap kegiatan
pemasaran.

3. Kepuasan konsumen
Unsur paling penting di dalam pemasaran adalah
kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen ini hanya
diukur dari kualitas produk saja, tapi juga dari
bagaimana stategi pemasaran yang dilakukan.

1.3 Fungsi Manajemen Pemasaran
Sebuah bisnis atau perusahaan yang sedang

berkembang wajib memahami manajemen pemasaran yang

4

baik, apalagi pada era globaliasasi seperti ini ada banyak
kompetitor yang berlomba-lomba memasarkan produknya
bahkan hingga berbagai manca negara. Melalui artikel ini
akan dibahas, fungsi manajemen pemasaran dan
peranannya untuk perkembangan bisnis anda.

Perusahaan awajib menjalankan manajemen
pemasaran dan melibatkannya sebagai salah satu strategi
penting untuk mencapai tujuan. Manajemen pemasaran
memiliki beberapa fungsi berikut :
a. Fungsi pertukaran

Di sini fungsi pertukaran pada manajemen pemasaran
terbagi menjadi dua fungsi utama, yaikni pembelian dan
fungsi penjualan. Lebih lanjut, fungsi pembelian berarti
peran manajemen berfungsi sebagai proses timbal balik
dari aktivitas penjualan.
Dengan begitu, diperlukan strategi khusus terutama
pemahaman mengenai kegiatan yang dapat menarik
konsumen untuk membeli. Sedangkan fungsi penjualan
termasuk dalam aktivitas untuk mempertemukan
penjual dan pembeli yang bisa dilakukan secara
langsung maupun melalui perantara.
b. Fungsi Fisis

5

fungsi fisis manajmen pemasaran terfocus pada
kegunaan waktu, lokasi dan bentuk yang perlu
dipertimbangkan pada suatu produkakan diangkut,
diproses dan disimpan hingga sampai ke tangan
konsumen.
Jika tidak dipertimbangkan dan direncanakan dengan
baik, bisa jadi perusahaan akan mengalami kerugian
besar akibat penanganan produk yang tidak berstandar.
c. Fungsi penyedia sarana
Manajemen pemasaran juga memiliki fungsi sebagai
penyedia sarana karena akan berkaitan dengan segala
kegiatan yang memapu melancarkan operasional
pemasaran. Fungsi penyedia sarana mencakup segala
proses pengumpulan, komunikasi, penyortiran sesuai
standar dan pembiayaan.

1.4 Tujuan Pemasaran.
Adanya suatu tujuan pemasaran dalam kegiatan bisnis

menjadikan motivasi untuk mempertahankan kelangsungan
hidup organisasi atau perusahaan. Berikut adalah beberapa
contoh dari tujuan pemasaran yaitu, untuk mendapatkan laba
yang maksimal, meraih pangsa pasar yang besar, dan misal
mampu menghadapi persaingan. Menurut Zaman (2017)

6

dikatakan bahwa Tujuan dari pemasaran adalah untuk
meningkatkan penjualan produk, baik secara kuantitas
maupun kualitas.

Namun secara umum terdapat 6 tujuan Manajemen
Pemasaran, yaitu:
1. Membangun permintaan

penjualan hanya bisa terjadi bila ada permintaan dari
konsumen. Untuk membangun permintaan tersebut,
maka dibutuhkan berbagai upaya pemasaran untuk
menimbulkan ketertarikan dan rasa penasaran
konsumen terhadap barang.
2. Membangun kepuasan konsumen
tidak cukup hanya mendapatkan permintaan dari
konsumen untuk mencapai target perusahaan. Tujuan
selanjutnya adalah untuk membangun kepuasan
konsumen dengan cara mahami kebutuhan / keinginan
konsumen, serta mengetahui bagaimana produk dapat
memenuhi kebutuhan / keinginan tersebut.
3. Mendapatkan Market Share
Tujuan manajemen pemasaran berikutnya adalah untuk
mendapatkan progres positif dari marketshare produk.

7

Pasar ibarat sebuah kue,d an setiap potongan kue
merupakan gambaran marketshare.
Semua perusahaan mengharapkan terjadi peningkatan
dan perluasan marketshare atau penjualan. Walaupun
terkadang hanya memiliki target untuk
mempertahankan market share yang sduah diperoleh.
4. Mendapatkan Keuntungan
Target akhir semua perusahaan adalah mendapatkan
keuntungan. Dan setiap perusahaan menetapkan
nominal keuntungan yang berbeda sebagai ukuran
keberhasilannya.
Mencapai nominal keuntungan tersebut merupakan
salah satu tujuan manajemen pemasaran. Bagaimana
perusahaan bisa menjual dengan nilai margin optimal
bisa menghasilkan tingkat penjualan yang maksimal.
5. Mendapatkan Pencitraan sesuai harapan
selain untuk mendapatkan keuntungan. Tujuan
perusahaan adalah untuk mendapatkan pencitraan
sesuai dengan harapan. Citra yang baik terhadap
produk dan perusahaan akan memberikan efek positif
bagi perusahaan, baik dari sisi konsumen, mita, investor
dan tenaga kerja.

8

6. Menjaga keangsungan usaha
Pemasaran adalah ujung tombak perusahaan untuk
mencapai target penjualan, kepuasan dan target
keuntungan. Itulah alasannya mengapa kelangsungan
perusahaan juga menjadi bagian dari tujuan
manajemen pemasaran.

1.5 Bauran Pemasaran
Kothler dan Keller 2007 yang dikutip oleh Selang (2017)

menyampaikan bahwa dalam bauran pemasaran terdapat satu
perangkat pemasaran yang terdiri dari produk, harga, promosi,
dan tempat yang akan digunakan perusahaan dalam mencapai
tujuannya. Berikut adalah penjelasan dari bauran pemasaran:

1.5.1 Produk (Product)
Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke

pasar untuk diperhatikan, diperoleh, digunakan, atau
dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan.
Menurut Kotler (2009) dalam Hermawan (2015)
menggolongkan produk ke beberapa macam seperti:
- Penggolongan berdasarkan daya tahan atau berwujud

tidaknya. Terdiri dari dua yaitu barang tidak tahan lama dan
barang tahan lama. Barang tidak tahan lama contohnya
seperti makanan, obat-obatan, minuman, dll. Barang tahan
lama contohnya adalah kendaraan, televisi, peralatan

9

dapur,dll termasuk jasa. Jasa tidak berwujud dan pelayanan
jasa tahan lama.
- Penggolongan produk berdasarkan siapa konsumennya dan
untuk apa produk tersebut di konsumsi. Misalkan barang
konsumen yaitu barang yang ditujukan kepada konsumen
akhir. Barang Industri, adalah barang yang dibeli untuk
keperluan tertentu, untuk diubah bentuknya, sehingga jadi
barang baru untuk kemudian dijual kembali, atau untuk
dijual kembali tanpa harus merubah fisik.

1.5.2 Harga (Price)
Selang (2013) menyampaikan bahwa definisi harga

adalah sejumlah uang (ditambah beberapa produk) yang
dibutuhkan untuk medapatkan sejumlah kombinasi dari
produk dan pelayanannya. Maka dapat dikatakan bahwa harga
adalah satu-satunya unsur bauran pemasaran yang
menghasilkan dan menimbulkan pendapatan.

Tjiptono (2004) yang dikutip oleh Hermawan (2015)
menyatakan bahwa terdapat empat jenis tujuan penetapan
harga yaitu:

- Tujuan berorientasi pada laba
- Tujuan berorientasi pada volume
- Tujuan berorientasi pada citra
- Tujuan berorientasi pada harga

10

Contoh dalam usaha minuman Thai Tea, penentuan
harga ditentukan oleh besar kecilnya cup Thai Tea, variasi rasa,
dan penambahan topping seperti coklat, keju, pudding, bubble.

1.5.3 Tempat (Place)
Menurut Hermawan (2015) dalam menentukan tempat,

penetapan lokasi, distributor atau outlet sangat penting bagi
perusahaan karena tempat merupakan sesuatu yang dapat
dilihat konsumen untuk membeli barang yang ditawarkan.

Contoh: Penetapan lokasi untuk pengusaha yang
mempunyai bisnis Thai Tea jika ingin memperoleh keuntungan
yang cepat maka lokasi yang dipilih adalah dekat dengan pusat
perbelanjaan, jalan raya, atau dekat sekolah.

1.5.4 Promosi (Promotion)
Promosi penjualan merupakan unsur penting dalam

kegiatan memasarkan produk atau jasa. Dapat dikatakan
bahwa promosi merupakan salah satu jenis komunikasi yang
sering dipakai oleh pemasar dalam memasarkan produk atau
jasanya. Hermawan (2015) menyampaikan bahwa pada
dasarnya kegiatan promosi bermaksud untuk
mengkomunikasikan produk atau jasa pada target pasar untuk
memberi informasi tentang keistimewaan, kegunaan, dan
keberadaan untuk mengubah sikap atau mendorong orang
untuk bertindak (membeli).

11

Contoh: Pada bisnis minuman Thai Tea, Promosi yang dapat
dilakukan adalah upload foto pelanggan dan minuman Thai
tea ke Instagram atau social media lainnya untuk dapat satu
gelas ukuran small.

Gambar 1. Empat “P” Bauran Pemasaran

Sumber: Kotler & Amstrong 2001.

TUGAS 1
1. Buatlah kelompok diskusi maksimal 2-3 orang per
kelompok
2. Lakukan analisis mengenai Bauran Pemasaran pada
bidang berikut (waktu 15 menit):
- Bisnis Kuliner (Warung kopi, Thai Tea, dll)
- Bisnis Travel Agent
- Bisnis Tempat Wisata atau Taman rekreasi
- Bisnis Furniture
12

- Bisnis Baju / Fashion
3. Presentasikan didepan kelas hasil diskusi tugas nomer

dua.
4. Ketik hasil diskusi dan upload di Edmodo kelas.

Maksimal satu hari sebelum pertemuan selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Basu Swastha, 2008, Manajemen Pemasaran Analisis Perilaku
Konsumen, Liberty, Yogyakarta.

Hermawan, H. 2015. Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran
Terhadap Keputusan, Kepuasan, Dan Loyalitas
Konsumen Dalam Pembelian Roti Ceria Di Jember.
Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia. Vol 1(2) :
143-161.

Syaifudin M, 2013, Analisis Pengaruh Privasi, Keamanan dan
Kepercayaan Terhadap Niat untuk Bertransaksi Secara
Online Di olx.co.id, Jurnal Manajemen Pemasaran.
Vol 2(2):1-16.

Shinta Agustina, 2011, Manajemen Pemasaran, Universitas
Brawijaya Press (UB Press), Malang.

Selang, C.A.D. 2013. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Konsumen Pada
Fresh Mart Bahu Mall Manado. Jurnal EMBA. Vol
1(3):71-80.

Zaman JS, 2017, Analisis Pengaruh Brand Image Corporate
(Citra Merek Perusahaan) Terhadap Keputusan
Pembelian Pada Planet Computer Tasikmalaya, Jurnal
Economica, 2(1): 36-41.

13

BAB II STRATEGI PEMASARAN

Dalam menjalankan suatu bisnis, perusahaan
membutuhkan strategi dalam pemasarannya. Pada bab ini,
akan membahasa mengenai definisi dari strategi pemasaran,
elemen-elemen dalam strategi pemasaran, fungsinya, dan
faktor-faktor dari strategi pemasaran.

2.1 DEFINISI STRATEGI PEMASARAN
Menurut Marrus dalam Dimas, dkk (2015) strategi

merupakan suatu proses penentuan rencana para pemimpin
yang mempunyai fokus tujuan jangka panjang, disertai
penyusunan suatu cara atau upaya agar tujuan perusahaan
atau perusahaan dapat tercapai.

Menurut Chanda yang dikutip oleh Dimas, dkk (2015)
strategi pemasaran didefinisikan sebagai rencana yang
menjabarkan ekpektasi perusahaan atau organisasi akan
dampak dari aktivitas pemasaran terhadap permintaan produk
atau lini produknya di pasar sasaran tertentu.

Menurut Craven yang dikutip oleh Wanadjaja dkk (2008)
mengatakan bahwa strategi pemasaran terdiri dari analisis,
pengembangan strategi, dan pengimplementasinya dalam
mengembangkan visi mengenai tingkat ketertarikan pasar
terhadap organisasi, strategi pemilihan pasar, pemilihan target

14

market, dan pengembangan, implementasi, serta pengelolaan
program strategi positioning dan marketing yang didesain
untuk menemukan value yang diinginkan oleh konsumen di
setiap pasar yang ditargetkan.

Peranan strategi pemasaran dalam mencapai
keberhasilan usaha sangat penting, oleh karena itu bidang
pemasaran berperan besar dalam merealisasikan rencana
usaha sehingga posisi perusahaan di pasar meningkat dan
perlu untuk dipertahankan (Kereh, dkk. 2018).

Strategi pemasaran adalah serangkaian konsep
mengenai perusahaan dalam mengatur dirinya sendiri dan
semua kegiatan bisnis dengan tujuan agar bisnis perusahaan
tersebut berhasil (Atmoko, 2018).

Maka dapat disimpulkan bahwa strategi marketing
adalah usaha dari perusahaan untuk merangcang suatu
konsep bisnis untuk kemudian direalisasikan dengan tujuan
menarik konsumen agar bisnis perusahaan tersebut berhasil
dan bagaimana mempertahankan dan meningkatkan produk
atau jasa perusahaan tersebut.

2.2 PROSES STRATEGI PEMASARAN

Berikut adalah proses dalam strategi pemasaran
menurut Buchari (2016):

15

- Marketing Situation Analysis
Hal yang harus dilakukan pertama kali oleh perusahaan
sebelum memasarkan produk atau jasa yaitu
mengumpulkan informasi dan menganalisa situasi sebagai
bahan pertimbangan untuk mendesain strategi pemasaran.

- Designing Marketing Strategy
Selanjutnya adalah perusahaan perlu mengatur penetapan
dan pencapaian target market dan menetapkan positioning.

- Marketing Program Development
Dalam proses ini, perusahaan perlu mengembangkan setiap
elemen dari bauran pemasaran (product, price, promotion,
and place)

- Implementing and Managing Marketing Strategy
Dalam tahapan ini, perusahaan perlu mengatur organisasi
pemasarannya dengan menempatakan orang yang cocok
dan bertanggungjawab dalam merencanakan,
menggerakkan, mengevaluasi, dan melakukan pengawasan.

16

Gambar 2. Proses Strategi Pemasaran

Sumber: Cravens 2006 yang dikutip oleh Wanadjaja dkk, 2008

2.3 PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN
Menurut Dimas, dkk (2015) dalam merumuskan strategi

pemasaran, maka perlu melaksanakan prosedur tiga langkah
secara sistematis, yang diawali dengan segmentasi pasar,
strategi penentuan pasar sasaran, dan strategi penentuan
posisi pasar.
- Strategi Segmentasi Pasar

Merupakan suatu proses membagi pasar kebeberapa
kelompok yang berbeda berdasarkan kebutuhan,
karakteristik ataupun perilaku. Menurut Setiadi (2003)
dalam Dimas, dkk (2015) segmentasi pasar adalah proses

17

menempatkan konsumen dalam sub kelompok di pasar
produk, sehingga konsumen memiliki tanggapan yang
hampir sama dengan strategi pemasaran dalam
penentuan posisi perusahaan atau organisasi.
Menurut

- Strategi Penentuan Pasar Sasaran
Merupakan pemilihan terhadap besar kecilnya pasar
pelanggan sesuai dengan kemampuan perusahaan untuk
memasuki pasar pelanggan tersebut. Menurut Umar
(2001) dalam Dimas, dkk (2015) terdapat tiga faktor yang
harus dievaluasi dalam menelaah pasar sasaran:
- Ukuran dan pertumbuhan segmen
- Kemenarikan structural segmen
- Sasaran dan sumber daya.

- Strategi Penentuan Posisi Pasar
Penentuan posisi pasar yaitu strategi dalam merebut
posisi dibenak konsumen, sehingga strategi ini
menyangkut bagaimana membangun kepercayaan,
keyakinan, dan kompetensi bagi pelanggan.

18

TUGAS 2
1. Membentuk Kelompok
2. Dari Bisnis yang kalian pilih pada TUGAS 1, diskusikan

dan rumuskan tiga langkah prosedur yang harus
dilakukan sebelum memasarkan produk atau jasa.
3. Ketik hasil diskusi dan upload di Edmodo kelas. Maksimal
satu hari sebelum pertemuan selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Atmoko, T. P. (2018). Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan
Volume Penjualan Di Cavinton Hotel Yogyakarta.
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality, and
Recreation, 1(2), 83-96.

Buchari Alma., 2016 Manajemen Pemasaran dan Pemasaran
Jasa. Bandung. Alfabeta

Dimas, dkk. 2015. Analisis Strategi Pemasaran Untuk
Meningkatkan Daya Saing UMKM (Studi Pada Bagik
Diajeng Solo). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). Vol
29(1):59-66.

Kereh, F., Tumbel, A. L., & Loindong, S. S. 2018. Analisis Strategi
Pemasaran Dalam Meningkatkan Penjualan Motor
Yamaha Mio Pada PT. Hasjrat Abadi Outlet Yamaha
SAM Ratulangi. Jurnal EMBA, 6(2), 968-977.

Wanadjaja, dkk, 2008. Pengembangan Strategi Pemasaran
Baru Pada PT. SIMEX Pharmaceutical Untuk
Meningkatkan Brand Awareness Produk Vipro-G.

19

Jurnal of Business Strategy and Execution. BINUS
University, 1(1) : 135-157.

20

BAB III JENIS PEMASARAN PRODUK

Pada bab ini akan membahas mengenai jenis pemasaran
produk dimana terdapat dua jenis yaitu pemasaran offline dan
pemasaran online. Bab ini juga akan mengupas manfaat dari
pemasaran offline dan online tersebut.

3.1 Pemasaran Produk
Pemasaran suatu produk atau jasa harus dilakukan oleh

setiap perusahaan. Suatu usaha tidak akan berkembang apabila
tidak adanya aktifitas pemasaran produk didalamnya. Dalam
kegiatan pemasaran tidak hanya sekedar untuk memasarkan
produk atau jasa saja melainkan juga harus bisa membuat
promosi yang menarik dan menjual. Namun, sebelum sampai
ketahapan memasarkan produk atau jasa, suatu perusahaan
perlu untuk merencanakan strategi pemasaran secara matang.
Mengetahui apa yang diharapkan konsumen juga penting.
Disamping itu kreativitas pemasaran produk juga diperlukan
agar semakin banyak menarik calon pembeli. Dalam bab ini kita
akan membahas mengenai jenis-jenis pemasaran produk.

3.2 Pemasaran Offline
Pemasaran online disebut juga sebagai direct selling yaitu

metode penjualan langsung dimana produsen sebagai penjual
mendekati langsung target konsumennya dengan menawarkan
produk atau jasanya (Basuki dkk, 2017). Dengan kata lain,

21

pemasaran offline adalah jenis pemasaran yang masih
melakukan komunikasi dua arah antara pembeli dan penjual
dengan cara bertemu secara langsung.

Dalam aktifitas penjualannya Basuki, dkk (2017)
menyampaikan bahwa terdapat media yang digunakan dalam
penjualan secara langsung atau penjualan offline ini diantaranya
seperti promosi penjualan, penjualan pribadi, penjualan
langsung, penjualan partaian, dan titik pembelian.

3.2.1 Manfaat dan Keuntungan Pemasaran Offline
Tidak hanya penjual saja yang merasakan manfaat dan

keuntungan dari kegiatan penjualan langsung, berikut diuraikan
dalam table mengenai manfaat dan keuntungan yang dirasakan
oleh penjual dan pembeli menurut Basuki, dkk (2017).

Tabel.1 Manfaat dan Keuntungan
Penjualan Langsung Bagi Pembeli dan Penjual

No Manfaat Bagi Pembeli Manfaat Bagi Penjual

1 Pembeli dapat melihat produk Pembentukan hubungan dengan

yang ditawarkan secara konsumen. Dengan bertemu

langsung sehingga pembeli secara langsung, penjual dapat

dapat mengecek kondisi fisik memperoleh informasi dan data

dan fungsiny serta detailnya. tetang pelanggan yang berpotensi.

2 Menjalin interaksi social yang Menyesuaikan pemasaran.

intens. Karena dapat bertemu Memudahkan penjual dalam

secara langsung maka pembeli menyesuaikan penawaran sesuai

dapat menanyakan langsung dengan target konsumennya

informasi mengenai produk. sehingga tepat sasaran.

22

3 Pembeli merasakan Kepuasan Mendapat Respon yang lebih
dalam mengambil keputusan. tinggi. Yang dimaksud adalah
Pembeli akan memiliki membantu penjual untuk
kepuasan yang tinggi karena mendapatkan respon konsumen
sebelum membeli mereka yang cepat terhadap barang yang
sudah melihat dan menilai ditawarkan.
sendiri produknya.
Sumber: Djamaludin, dkk 2017

3.2.2 Bentuk-Bentuk Pemasaran Offline
Basuki dkk (2017) juga memaparkan mengenai bentuk-

bentuk pemasaran secara langsung. Diantaranya:
- Pemasaran Tatap Muka

Bentuk pemasaran langsung dimana penjualan dilakukan
tatap muka dalam mencari konsumennya. Tujuannya agar
membangun hubungan yang lebih tahan lama dengan
konsumen.
- Pemasaran Jarak Jauh
Disebut juga tele-marketing, yaitu kegiatan pemasaran yang
mengenalkan produknya dengan menggunakan telepon.
- Pemasaran Melalui surat langsung
Dengan melakukan tindakan seperti mengirimkan,
menawarkan, mengumumkan kepada calon konsumen
mengenai produknya. Media yang digunakan adalah email,
fax, surat langsung, dan voice mail.
- Pemasaran Melalui Katalog
Bentuk pemasaran dimana produsen membuat katalog yang
berisi produk-produknya disertai dengan informasi
mengenai produk tersebut tujuannya agar memudahkan

23

konsumen untuk mempelajari dan mengenal produk yang
ditawarkan.
- Pemasaran Melalui Iklan Televisi Maupun Media Cetak
Produsen memanfaatkan media cetak maupun memasang
iklan di televisi untuk menginformasikan kepada konsumen
mengenai produknya.
- Pemasaran Langsung Melalui Event dan Pameran
Dalam hal ini untuk menginformasikan, mengenalkan, dan
mendekatkan produk yang dijual kepada konsumen adalah
dengan memanfaatkan acara pameran atau mengikuti event-
event dimanapun (mall, lapangan, cfd, dll) sehingga
konsumen dapat mengenal produk yang ditawarkan.

3.3 Pemasaran Online
Menurut I’in dan Orland (2013) pemasaran online

merupakan suatu proses pemasaran yang menggunakan internet
(media online) dimana calon konsumen dapat memperoleh
informasi mengenai produk yang ditawarkan, melakukan
transaksi jual beli, dan melakukan review (penilaian) terhadap
produk yang dibeli.

Menurut Goldman Sach yang dikutip oleh I’in dan Orland
(2013) model bisnis dalam pemasaran online terbagi atas enam
jenis, antara lain:
- Connectivity, bisnis yang berbasis pada internet.
- Context, memberikan layanan dengan informasi dan hiburan.
- Content, layanan yang berupa teks atau gambar.
- Cummunication, menggunakan media interaktif.

24

- Community, membangun komunitas ditigal dengan media,
web chat, web mail, dll

- Commerce, aktifitas bisnis berbasis internet.

3.2.1 Manfaat dan Hambatan Dalam Melakukan Transaksi
Online.

Tabel berikut akan memaparkan manfaat dan hambatan
transaksi online marketing.

Tabel 2. Manfaat Dalam Online Marketing

No Manfaat Penjelasan

1 Kemudahan Calon konsumen dapat
melakukan transaksi 24 jam

kapanpun dan dimanapun

asalkan mempunyai internet.

2 Detail Informasi produk atau Calon konsumen dapat
memperoleh informasi baik
jasa

tentang penjual, produk, harga,

pesaing dimanapun dan

kapanpun.

3 Perbincangan yang sedikit Calon konsumen tidak perlu
menghadapi bujukan untuk

membeli sesuatu, dan calon

konsumen tidak pelu menunggu

antrian untuk membayar.

Sumber: Philip Kotler dalam I’in dan Orland 2013

25

Dalam Pemasaran Online, penjual dan pembeli akan langsung
menikmati hubungan yang saling menguntungkan, namun
terkadang hambatan muncul. Hambatan-hambatan y ang sering
terjadi dalam pemasaran online adalah telah di rangkum dalam
table berikut ini:

Tabel 3. Hambatan Dalam Online Marketing

No Hambatan Penjelasan
1 Gangguan
2 Ketidakadilan Konsumen tidak suka dengan
promosi produk yang terlalu
3 Penipuan dan kecurangan agresif.
Penjual memanfaatkan pembeli
4 Pelanggaran privasi yang implusif (kurang canggih)
untuk mengambil keuntungan
Sumber: I’in dan Orland 2013 lebih dengan pengakuan harga
yang tinggi, waktu yang terbatas.
Penjual memberikan informasi
yang tidak sesuai dengan produk
(melebih-lebihkan) atau ketika
pembeli sudah membayar
transaksi, penjual tidak mengirim
pesanannya.
Pemasaran terlalu mengetahui
informasi mengenai konsumen
(nama, alamat, dll) sehingga
memanfaatkan hal tersebut untuk
mengambil keuntungan yang
tidak baik.

26

TUGAS 3

1. Membentuk Kelompok
2. Dari Bisnis yang kalian pilih pada TUGAS 1 dan TUGAS

2, diskusikan jenis pemasaran apa yang cocok untuk
memasarkan bisnis anda.
3. Ketik hasil diskusi dan upload di Edmodo kelas. Maksimal
satu hari sebelum pertemuan selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Basuki, dkk. 2017. Analisa Kekuatan Strategi Pemasaran
Melalui Online Marketing, Offline Marketing dan
Service Excellent Terhadap Loyalitas Konsumen PT.
Adinata Graha Raya Kaliwungu Dengan Kepuasan
Konsumen Sebagai Variabel Intervening. Vol 3(3):1-
13.

I’in & Orland. 2013. Analisis Keputusan Pembelian Konsumen
Melalui Media Online (E-Marketing). Jurnal
Ekonomi. Vol 4(2) : 151-161.

27

BAB IV PEMASARAN DIGITAL
( DIGITAL MARKETING )

Perubahan yang pesat dalam bidang teknologi dan
perubahan pola pikir dunia yang berubah begitu cepat, maka
seorang pengusaha perlu meningkatkan dan memberikan
perubahan di berbagai sistem pemasaran. Memperbarui
sistem pemasaran tradisional menuju digital merupakan salah
satu keputusan yang baik dan efektif bagi perusahaan dalam
mempromosikan produk atau jasa. Di dukung oleh teknologi
yang maju maka pengusaha, pembisnis termasuk konsumen
dapat merasakan kemudahan dan keefektifan pada digital
marketing. Bagi pengusaha atau pembisnis digital marketing
digunakan sebagai sarana promosi yang efektif dan
memberikan kemudahan bagi konsumen.

Digital marketing pertama kali diciptakan pada tahun
1990an namun, sudah beberapa kali digunakan sebelumnya
pada tahun 1980an. Digital marketing menjadi sangat
digemari di tahun 2000 – saat ini karena ke fleksibel (tidak
terikat waktu dan tempat) untuk menjalankannya. (Mudaliar &
Chava, 2018).

Di Bab ini kita akan mengetahui dan memahami
bagaimana digital marketing telah merubah sistem pemasaran
yang sebelumnya (tradisional marketing) menuju ke sistem
digital. Bagaimana pengusaha, pembisnis, industri (besar atau

28

kecil), dan UKM mendapat dukungan dari digital marketing
dengan biaya yang rendah dan mengeksplor bakat di era
globalisasi ini.

4.1 Pengertian Digital Marketing
Penggunaan internet dan media digital lainnya serta

teknologi untuk mendukung pemasaran modern telah
memunculkan serangkaian label dan jargon yang diciptakan
oleh para akademisi dan professional. Label atau jargon yang
dimaksud adalah seperti digital marketing, internet marketing
dan web marketing. (Chaffey & Chadwick, 2016).

Digital Marketing menjadi system pemasaran yang
paling banyak digunakan dan diminati bagi para pembisnis
sebagai yang menawarkan produk atau jasa dan bagi para
pembeli yang menikmati produk atau layanan tersebut. Di era
saat ini digital marketing dianggap lebih efektif dari pada
system yang lain. Hal ini dikarenakan digital marketing
memberikan kenyamanan, kemudahan, serbaguna, dan lebih
cepat dibanding yang lain. Hal ini tidak hanya memudahkan
konsumen, tetapi juga sebagai alat yang efektif bagi pemasar
dalam menjangkau target pasar mereka. (Iram & Chopade,
2018).

Digital marketing merupakan platfrom yang digunakan
oleh pengusaha, investor mikro, perusahaan berbasis produk,
dan unit lainnya untuk mempromosikan produk atau jasa yang
mereka tawarkan. (Chole & Dharmik, 2018)

29

Sehingga dapat dikatakan bahwa dalam digital
marketing tidak mempunyai dan tidak adabatasan karena
perusahaan dapat menggunakan perangkat apapun seperti
handphone, tablet, laptops, televisions, backdrop dan juga
melalui social media, SEO, video, email, dan masih banyak lagi
yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk dan jasa
perusahaan tersebut.

4.2 Manfaat Digital Marketing
Berikut adalah manfaat dari kegiatan pemasaran menggunakan
digital marketing menurut Chole dan Dharmik (2018)

- Informasi Produk dan Layanan yang Transparan
Dengan adanya informasi digital yang hanya membutuhkan
sekali klik (internet) sehingga masyarakat mampu
mendapatkan informasi yang detail, jelas dan transparan
mengenai produk atau servis.

- Kemudahan update informasi produk atau sehingga
pelanggan dapat memperoleh pembaharuan langsung.
Adanya peningkatan yang berkelanjutan dan pembaruan
mengenai informasi produk atau jasa yang terus ditingkan
di situs dan dengan kemudahan dalam melakukan
pengeditan sehingga pelanggan dapat memperoleh
pembaharuan yang cepat mengenai produk atau jasa
tersebut.

30

- Analisis Komparatif dengan pesaing, mudah untuk
membandingkan produk atau jasa sendiri dengan produk
orang lain.
Dengan adanya kemajuan teknologi, menjadi sangat mudah
untuk membandingkan produk atau jasa suatu perusahaan
dan produk atau jasa dari perusahaan lain, sehingga dengan
adanya perbandingan tersebut dapat membantu dalam
meningkatkan kualitas produk atau jasa sendiri.

- Lebih murah
Biaya yang diperlukan tidak mahal dengan bantuan digital
marketing menjadi mudah untuk mempromosikan melalui
situs social, channels media, dan personal email.

4.3 Perbandingan Digital Marketing dan Tradisional
Marketing.
Dalam tradisional marketing pemasar tidak melakukan

interaksi dengan dengan publik. Dalam berinteraksi dengan
calon pelanggan, traditional marketing dinilai lebih mahal dan
menggunakan alat bantu seperti printer dalam mencetak
pamphlet, backdrop, atau melalui broadcast dan telepon
untuk berinteraksi langsung dalam periode yang terbatas.
Sedangkan digital marketing identik dengan murah dan efektif
karena menggunakan fasilitas yang lebih maju (internet) dan
dibantu oleh teknologi yang dapat dijangkau oleh public dan
mudah bagi pelanggan untuk memberikan feedback dari
layanan yang diberikan oleh perusahaan. Berikut yang

31

disampaikan oleh Chole dan Dharmik (2018) mengenai
perbedaan digital marketing dengan tradisional marketing.

Table 4. Perbedaan Digital Marketing dan
Tradisional Marketing

Digital Marketing Tradisional Marketing

Meliputi situs social, telepon Meliputi print media

genggam, e-mail, search pamphlet, broadcast, and

engine. telephones.

Murah dan dapat langsung Mahal dan tidak dapat

berinteraksi dengan target berinteraksi langsung

konsumen. dengan public

Dapat menjangkau seluruh Punya limit untuk

konsumen tanpa ada berinteraksi dengan public

Batasan jumlah dengan

bantuan teknologi.

Dapat terjangkau kapan saja Punya Batasan waktu per

periode

Mudah untuk mendapatkan Memakan waktu

feedback.

Sumber: Chole & Dharmik 2018

32

4.4 MEDIA PEMASARAN DIGITAL
Menurut Chole dan Dharmik (2018) dalam penelitiannya
mengenai Digital Marketing and Social Media menyampaikan
beberapa media yang digunakan sebagai pendukung kegiatan
digital marketing seperti ponsel, social media, search engine
optimization (SEO), Email, search engine marketing (SEM) dan
text massage.
4.4.1 Ponsel

Media ponsel ini digunakan oleh hampir semua
perusahaan yang memiliki produk atau jasa misal
seperti produk belanja, produk khusus, produk luxury,
atau lainnya dan mempromosikan produk atau jasanya
melalui sms, atau menggunakan aplikasi mobile phone
seperti Whatsapp, Line, Kakao Talk, dan masih banyak
lagi dengan sekali klik.

Gambar 3. Contoh ponsel sebagai media pemasaran digital (Line dan SMS)
33

4.4.2 Social Media Marketing
Sosial Media Marketing adalah metode pemasaran
online yang saat ini sangat booming dibandingkan
dengan jenis pemasaran lainnya. Hampir semua orang
mengenal dan mempunyai social media. Media
pemasaran ini lebih dimanfaatkan oleh bisnis
berukuran kecil, UKM atau bisnis lainnya yang berada
di wilayah pedasaan.
Contoh social media yang sering digunakan oleh
perusahaan adalah Facebook, Instagram, Twitter,
Linkedin, SnapGram, Youtube dan lain sebagainya.

Gambar 4. Contoh Sosial Media marketing melalui facebook

4.4.3 Search Engine Marketing
Search engine merupakan suatu alternatif terbaik
untuk menemukan suatu informasi melalui internet.
Terdapat beberapa traffic atau sumber kunjungan ke

34

sebuah website, namun traffic dari mesin pencari
menjadi yang paling baik khususnya dalam
mendapatkan pengunjung yang tetarget (Ridwan dkk.
2017). Strategi yang dilakukan pada Search Engine
Marketing adalah dengan mengupgrade visibilitas
website dan menjadinnya paling atas dalam mesin
pencarian. Namun, strategi ini berbayar. Contoh dapat
dilihat di gambar 6.

4.4.4 Search Engine Optimization
Search Engine Optimization adalah proses yang
mempengaruhi tampilan website yang dipromosikan di
situs mesin pencari (search engine) seperti google,
yahoo, bing yang dapat di tampilkan di halaman
pertama dari pengguna internet dengan menggunakan
kata kunci tertentu tanpa mengeluarkan biaya
(Wibowo, 2017) .
Strategi yang hampir sama dengan Search Engine
Marketing yaitu dengan membuat website perusahaan
berada di daftar paling atas pada search engine namun
relative murah bahka bisa dilakukan sendiri dengan
gratis namun kekurangannya membutuhkan waktu
yang cukup lama.

35

Gambar 5. Contoh SEM dan SEO
Sumber: https://www.seputarmarketing.com/ind/pengertian-dan-jenis-
digital-marketing/

4.4.5 Email Marketing
Yang dimaksud dalam email marketing adalah
menyediakan pesan tentang produk atau jasa yang
dikirim melalui email kepada seseorang atau calon
konsumen tertentu. Di dalam email marketing, iklan,
video dan pesan dikirimkan kepada pelanggan untuk
membuat mereka sadar atau mengetahui terhadap
produk, brand atau merek, dan informasi tentang
harga dan strategi ini cukup murah.
Contoh: Ketika anda mendownload sebuah aplikasi
misal pegipegi kemudian anda registrasi dimana nanti
salah satu form diminta untuk mengisi alamat email

36

anda, dan biasanya di app tersebut akan menawarkan
anda untuk berlangganan surat elektronik apabila ada
penawaran harga miring atau diskon lainnya.

Gambar 6. Contoh email marketing
Sumber: inbox gmail pribadi.

4.4.6 Pesan Teks
Ini merupakan satu-satunya media pemasaran yang
mudah dan nyaman untuk mengirim pesan informasi
mengenai produk atau jasa dengan menggunakan
bantuan ponsel. Contoh dari pesan teks dapat dilihat
pada gambar 4.

TUGAS 4
1. Membentuk kelompok
2. Diskusikan mengenai kelebihan dan kekurangan dari media

pemasaran digital.

37

3. Pilih salah satu dari media pemasaran digital yang menurut
anda lebih efektif dan terjangkau untuk memasarkan
produk kelompok anda.

4. Ketik hasil diskusi dan upload di Edmodo kelas. Maksimal
satu hari sebelum pertemuan selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Chaffey, D., & Chadwick, F. E. (2016). Digital Marketing
Strategy, Implementation, And Practice. United
Kingdom: Pearson Education Limited.

Chole, N., & Dharmik, K. M. (2018). Digital Marketing & Social
Media. International Conference Business Remodelling:
Exploring New Initiatives In Key Business Functions (pp.
163-167). Nagpur: Tripude Institute of Management
Education.

Iram , M., & Chopade, T. (2018). Effectiveness of Digital
Advertising on Instagram Followers. International
Conference Business Remodelling: Exploring New
Initiatives In Key Business Functions (pp. 283-302).
Nagpur: Tripude Institue of Management Education.

Mudaliar, A. L., & Chava, M. (2018). A Study of the Novel
Innovation: "Social Media" - As a Form of Advertising in
the Framework of Digital Marketing. International
Conference 2018 Business Remodelling: Exploring New
Initiatives In Key Business Function (pp. 14-22). Nagpur:
Tripude Institute of Management.

38

Ridwan, dkk. (2017). Analisis Penerapan Teknik Search Engine
Optimization On-Page Dan Off-Page pada website.
Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan
Budaya. 1(4) : 82-91.

Wibowo, A. 2017. Internet Marketing. Andi Offset. Yogyakarta

39

BAB V PEMASARAN MELALUI EMAIL

Pada bab ini, kita akan membahas mengenai difinisi
email dan peranannya, pengertian email marketing,
mengklasifikasikan email.

5.1 Pengertian Email
Email adalah sarana kirim surat melalui internet yang

berfungsi untuk meningkatkan kinerja penggunanya karena
keefektifan dan keefisiensianya dan dapat digunakan oleh
siapapun. (Fatkhul & Umar, 2017).

5.2 Peranan Email
Berdasarkan pengertian email, baik perusahaan,

organisasi, atau pembisnis sudah menggunakan email untuk
aktifitas keseharian mereka baik yang memiliki orientasi laba
(profit oriented) ataupun yang tidak memiliki orientasi laba
(nonprofit oriented). Berikut adalah peranan email menurut
Fatkhul dan Umar (2017):
- Alat komunikasi yang efektif dan efisien. Efektif karena

dalam pengirimannya cepat dan langsung diterima oleh
penerimanya. Efisien karena biaya yang dikeluarkan sangat
kecil.

40

- Dapat mengirim berbagai macam file, seperti gambar, video,
grafik, program, dsb.

- Dapat mengirim pesan langsung kebanyak penerima email
dalam satu waktu. Sehingga dapat menghemat waktu
karena hanya mengirimkan sekali.

- Dapat digunakan sebagai feedback bagi pelanggan yang
ingin memberikan kritik dan saran.

- Dapat digunakan sebagai media pemasaran (email
marketing) untuk mencari pelanggan, melayani pelanggan,
maupun untuk menjaga loyalitas pelanggan.

5.3 Definisi Email Marketing
Pemasaran email yaitu memberikan pesan mengenai

produk yang dikirim melalui surat elektronik kepada konsumen
atau pelanggan untuk membuat mereka mengetahui tentang
produk, merek, informasi, tentang harga, penggunaannya, dan
pemasaran melalui email tergolong murah. (Chole & Dharmik,
2018).

Email marketing adalah salah satu aplikasi teknologi
internet dalam bisnis khususnya bidang pemasaran yang
dilakukan secara online. (Sri & Septri, 2010).

Bagi perusahaan email marketing dapat memperluas
pasar perusahaan, memperluas image perusahaan, dan
memberikan banyak informasi mengenai perusahaan dan
produknya kepada pelanggan. Bagi pelanggan, barang atau
jasa yang diinginkan dapat diperoleh dengan mudah tanpa

41

harus keluar rumah, karena cukup dengan membuka website
perusahaan, memilih produk atau jasa yang diinginkan,
memesan, melakukan transaksi pembayaran, kemudian
produk atau jasa tersebut akan dikirimkan oleh perusahaan
kepada pelanggan.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa email marketing
merupakan salah satu wadah yang memberikan kemudahan
dan manfaat bagi penjual dan pembeli dalam melalukan jual
beli secara online melalui surat elektronik.

5.4 Klasifikasi Email
Email marketing jika digunakan dengan tepat sangat

berdampak positif bagi perusahaan. Salah satu dampak positif
bagi perusahaan adalah omset penjualan yang naik karena
jumlah konsumen yang terus bertambah. Berikut adalah jenis-
jenis email marketing yang sering dilakukan oleh perusahaan
dalam mempromosikan produk atau jasanya menurut Fatkhul
dan Umar (2017):

- Newsletter Email
Yaitu email yang dikirimkan kepada pelanggan dan calon
pelanggan yang berisi konten mengenai informasi produk
atau perusahaan dengan tujuan meningkatkan jumlah
pelanggan. Biasanya dalam email ini disertai link website
perusahaan yang mengarahkan pelanggan atau calon
pelanggan agar mengunjungi website perusahaan tersebut.

42

- Transaction Email
Yaitu email yang diterima oleh pelanggan ketika selesai
melakukan transaksi disebuah website. Misalnya ketika
anda membeli sesuatu di website perusahaan dan selesai
melakukan pembayaran, maka perusahaan akan mengirim
konfirmasi apakah transaksi berhasil atau gagal. Apabila
berhasil biasanya akan disertai ucapan terimakasih,
dilengkapi dengan nama perusahaan, produk, email, dan
tautan/link menuju website.

- Digest Email
Berisi kumpulan tautan popular dari artikel atau produk
online shop. Model biasanya digunakan oleh perusahaan
yang akan mengadakan event melalui website. Peserta atau
pelanggan akan diberi informasi mengenai event
perusahaan melalui email.

- Follow-Up Email
Email yang berisi tentang informasi produk yang digunakan
pelanggan, serta info yang berkaitan mengenai produk.
Email ini biasanya digunakan perusahaan untuk menjaga
loyalitas mereka.

43

- Email Khusus
Yaitu email yang dikirim oleh penyedia satu jenis informasi
kepada pelanggan. Dalam hal ini pelanggan telah
mendaftarkan dirinya dan bersedia dikirimi email oleh
penyedia informasi.

- Email Sponsor
Email sponsor dilakukan oleh perusahaan kepada penyedia
newsletter dengan membayar, dan sebagai balasannya
iklan perusahaan akan diikutkan dalam email newsletter
oleh vendor yang diikuti.

TUGAS 5
1. Bentuklah kelompok
2. Pilih salah satu dari jenis email marketing yang ada kuasai.
3. Buatlah promosi mengenai produk atau jasa anda.
4. Kirimkan promosi tersebut ke email saya

[email protected]
5. Upload bukti pengiriman email dengan cara screenshot

email anda ke Edmodo kelas.

44


Click to View FlipBook Version