Bid. PPA II Kanwil DJPb Prov. NTB
  • 11
  • 1
Kajian Fiskal Regional (KFR) - RCE Quarterly Report Triwulan III Tahun 2025
Kinerja fiskal NTB menunjukkan kontras: pendapatan APBN tertekan -62,89% akibat hilangnya bea keluar tambang, sementara belanja negara stabil pada Rp19,61 triliun dengan
pergeseran ke belanja pegawai, bansos, dan TKD yang melonjak lebih dari 200%. Di sisi APBD, pendapatan daerah tumbuh 12,58% dengan ketergantungan tinggi pada TKD (72,66%), namun belanja daerah melambat dan realisasi belanja modal serta sektor prioritas menurun, sehingga menciptakan surplus yang berpotensi menjadi idle budget. Tantangan utama mencakup rendahnya kemandirian fiskal daerah, tax ratio yang fluktuatif, serta lemahnya serapan belanja prioritas fisik menjadi tantangan utama efektivitas fiskal dalam mendukung pertumbuhan dan pemerataan.
View Text Version Category : 28
  • Follow
  • 1
  • Embed
  • Share
  • Upload
Related publications