The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

e-module sub materi manfaat keanekaragaman hayati

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitiuswatun2000, 2024-01-20 04:31:26

e-module sub materi manfaat keanekaragaman hayati

e-module sub materi manfaat keanekaragaman hayati

Untuk Kelas X SMA/MA E-module Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pengetahuan Universitas Tanjungpura Pontianak 2024 Di Susun Oleh: Siti Uswatun Hasanah Pemanfaatan Tumbuhan Dalam Prosesi Upacara Adat Suku Dayak Kanayatn Di Desa Ambawang Kabupaten Kubu Raya Masuk


PETUNJUK PENGGUNAAN E-MODUlE Agar anda berhasil mencapai kompetensi maka ikuti petunjuk langkahlangkah yang harus anda lakukan selama mempelajari E-module ini: 1. Baca doa sebelum belajar terlebih dahulu. 2. Baca dan pahami kompetensi yang akan dipelajari pada modul ini, serta amati tujuan pembelajaran setiap masing-masing kegiatan belajar 3. Baca dan pahami materi yang telah disajikan dalam E-module ini dengan baik, apabila menemukan kesulitan, anda dapat mendiskusikan dengan teman-teman, dan jika masih belum terpecahkan, sebaiknya tanyakan kepada guru. 4. Apabila E-module ini dirasa belum mencukupi dalam memberikan informasi, carilah referensi yang menunjang Anda untuk menyelesaikan kegiatan belajar dan tugas. 5. Kerjakan secara mandiri soal latihan dalam setiap kegiatan belajar dan soal tes penilaian akhir sebagai evaluasi terhadap keberhasilan belajar anda. 6. Periksalah hasil kegiatan belajar, tugas, dan latihan soal Anda melalui kunci jawaban dalam E-module ini. Jika hasil pekerjaan Anda belum benar, maka pelajarilah kembali materi yang berkaitan dengan hal tersebut kemudian perbaiki kesalahan Anda. Khusus untuk jawaban soal latihan dan tes penilaian akhir, perhatikan umpan balik pada setiap akhir kegiatan dalam E-module ini. Apabila hasil soal evaluasi mencapai 80% benar maka Anda dapat melanjutkan kegiatan belajar selanjutnya. 7. Agar keberhasilan belajar anda tercapai dalam mempelajari E-module ini, laksanakan sesuai urutan kegiatan dengan benar. I


Tombol menuju halaman peta konsep Tombol menuju halaman informasi penelitian Tombol menuju halaman video Tombol menuju halaman daftar pustaka Tombol menuju halaman glosarium Tombol menuju halaman menu utama PETUNJUK PENGGUNAAN E-MODUlE Tombol Interaktif Setelah membuka e-module, silahkan kalian pelajari bagian-bagian tombol yang merupakan pengoperasian pada e-modul Tombol daftar untuk menuju halaman yang diinginkan Tombol menuju ke halaman berikutnya Tombol kembali ke halaman sebelumnya Tombol memulai animasi pada setiap halaman Memperbesar dan memperkecil halaman Tombol menuju ke latihan soal berikutnya Tombol mencari kata yang diinginkan pada bagian daftar Tombol keluar dari bagian daftar Tombol Navigasi ii


Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga bahan ajar berupa E-module yang berorientasi kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran materi keanekaragaman hayati dapat dikembangkan. Proses pengembangan bahan ajar iniberwal dari hasil wawancara penulis dengan guru Biologi kelas X di SMA Muhamadiyah Air Putih, dimana Peserta didik membutuhkan bahan ajar yang berorientasi kemampuan pemecahan masalah pada materi keanekaragaman hayati, khususnya pada sub materi manfaat keanearagaman hayati indonesia. Sajian E-module ini telah dikembangkan berdasarkan capaian pembelajaran yang akan dicapai dan disusun berdasarkan sasaran belajar yang diharapkan. E-module dikemas berdasarkan hasil studi etnobotani tanaman upacara adat suku Dayak Kanayant. Pada kesempatan ini, penulis sampaikan terima kasih dosen pembimbing ibu Dra. Syamswisna M.Si, selaku pembimbing pertama dan ibu Dr. Wolly Candramila, M.Si selaku pembimbing kedua serta dosen validator dan guru yang senantiasa memberikan saran dan nasihat baik terkait pengembangan E-module maupun demi pengembangan ilmu pengetahuan. Pontianaka, 2023 Siti Uswatun Hasanah Kata Pengantar iii


E-module ini dilengkapi dengan hasil studi etnobotani tanaman yang digunakan dalam proses upacara adat oleh suku dayak kanyant selain itu disertai pula gambar, dan video, bagi peserta didik, serta E-module ini berorientasi kemampuan pemecahan maslaah pada materi keanekaragaman hayati. Kemampuan pemecahan masalah adalah suatu rencana yang memungkinkan peserta didik mengamati langkah-langkah yang digunakan untuk menghadapi dan menyelesaikan suatu masalah. Adapun langkahlangkah yang akan digunakan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan yang ada pada sub materi manfaat keanekaragaman hayati sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi masalah 2. Menuliskan alternatif-alternatif solusi 3. Memilih solusi yang tepat 4. Menerapkan solusi 5. Mengevaluasi hasil pemecahan masalah KARAKTERISTIK E-MODULE iv


PENYUSUN PETUNJUK PENGGUNAAN E-MODULE..................................................... I KATA PENGANTAR................................................................................ II KAREKTERISTIK E-MODULE................................................................ III DAFTAR ISI.......................................................................................... DAFTAR GAMBAR ................................................................................... PENDAHULUAN..................................................................................... 4 A. Deakripsi Singkat ....................................................................... 4 B. Materi Pembelajaran....................................................................... C. Identitas Pembelajaran.................................................................. 1. Capaian Pembelajaran................................................................ . 2. Tujuan Pembelajaran................................................................. . 3. Profil Pelajar Pancasila.............................................................. 4 MENU UTAMA....................................................................................... PETA KONSEP....................................................................................... KEGIATAN PEMBELAJARAN I................................................................ 6 Manfaat Keanekaragaman Hayati ......................................................... A. Kriteria Ketercapain Tujuan Pembelajaran.......................................... B. Uraian Materi ............................................................................ C. Kegiatan Siswa ........................................................................... 6 D. Latihan Soal .............................................................................. 6 KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 ................................................................. Nilai Penting Keanekaragaman Hayati ..................................................7 A. Kriteria Ketercapain Tujuan Pembelajaran.......................................... B. Uraian Materi ............................................................................ C. Kegiatan Siswa ........................................................................... 6 D. Latihan Soal ......,................................................... .................... RANGKUMAN ........................................................................................ 8 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................10 GLOSARIUM.......................................................................................... DAFTAR ISI v


DAFTAR GAMBAR vi


B. Materi Pembelajaran A. Deskripsi Singkat Keanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah keanekaragman organisme yang menunjukkan totalitas variasi gen, jenis, dan ekosistem pada suatu daerah. Seluruh generasi, spesies, dan ekosistem adalah fondasi kehidupan manusia. generasi, spesies, dan ekosistem merupakan dasar kehidupan manusia. Keanekaragaman ada di seluruh permukaan bumi, mewarnai keragaman makhluk hidup dan memberi manfaat terutama kehidupan manusia. Keanekaragaman ini saling berhubungan dengan satu sama lain, sehingga tidak bisa dipisahkan dengan satu sama lain. Penting untuk kelangsungan hidup organisme dan kelangsungan hidup materi (energi) dalam jangka panjang. kualitas dan kuantitas keanekaragaman hayati di suatu wilayah dapat menurun atau meningkat. kualitas dan kuantitas keanekaragaman hayati di suatu wilayah dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan Keanekaragaman hayati dapat dipelihara dan dilindunginya kembali PENDAHULUAN E-module ini membahas terkait submateri pemanfaatan keanekaragaman hayati dan kegiatan pembelajaran di dalamnya meliputi uraian atau penjelasan materi, penugasan, soal latihan serta soal evaluasi. vii


Mata Pelajaran : Biologi Kelas : X Alokasi Waktu : Judul E-module : Pada akhir fase E, Peserta didik memiliki kemampuan menciptakan solusi atas permasalahan-permasalahan berdasarkan isu lokal terkait pemahaman keanekaragaman makhluk hidup dan peranannya, virus dan peranannya, inovasi teknologi biologi, komponen ekosistem dan interaksi antar komponen serta perubahan lingkungan. Melalui Pembelajaran E-module, peserta didik diharapkan dapat: 1. Menjelaskan pemanfaatan keanekaragaman hayati dalam berbagai bidang. 2. Menganalisis berbagai jenis tumbuhan yang digunakan dalam kegiatan upacara adat. 3. Menjelaskan jenis tumbuhan yang digunakan sebagai tumbuhan dalam rangkaian upacara adat suku Dayak Kanayatn di Desa Ambawang Kabupaten Kubu Raya. PENDAHULUAN 2. Tujuan Pembelajaran 1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berahlak Mulia. 2.Mendiri. 3. Bernalar Keritis 3. Profil Pelajar Pancasila 1. Capaian Pembelajaran C .Identitas E-module viii


MENU Peta Konsep Video Daftar Pustaka Glosarium Informasi Penelitian 1


K E A N E K RA G A M A N H AYAT I Manfaat Keanekaragaman Hayati Nilai Penting Keanekaragaman Hayati PETA KONSEP Sumber Pangan Sumber Sandang Sumber Papan Sumber Obat-obatan Bahan Kosmetik Aspek Budaya Plasma Nutfah Sumber Keindahan Sumber Keindahan Sumber Pendapatan Nilai Penting Keanekaragaman Hayati Nilai Penting Keanekaragaman Hayati 2


Pembelajaran Ke 1 Manfaat Keanekaragaman Hayati Ayo lihatlah lingkungan sekitar kalian! Sebutkn apa saja yang termasuk hasil dari pemanfaatan keanekaragaman hayati! A. Kreteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran B. Uraian Materi Keanekaragaman hayati merupakan semua makhluk yang berkembang biak dan hidup dibumi, termasuklah semua jenis tumbuhan, binatang, serta mikroorganisme, semua jenis makhluk hidup yang ada dalam keanekaragaman hayati saling berkaitan dan membutuhkan satu dengan lainya untuk kerberlangsungan hidupnya dengan tumbuh dan berkembang sehingga dapat membentuk suatu sistem kehidupan. Keanekaragaman hayati sering disebut juga dengan istilah biodiversitas. Indikator keanekaragaman hayati dapat diketahui dengan melihat data rinci yang menggambarkan suatu komunitas, seperti, ukuran, bentuk, penampilan dan cici-ciri lainya.Ada dua faktor yang mempengaruhi keanekaragaman hayati, yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal, yang meliputi lingkungan yang relatif labil pengaruhnya terhadap morfologi (fenotipe) organisme. Sedangkan pada faktor internal berupa faktor genetik yang sifatnya relatif stabil atau konstan pengarunya terhadap morfologi (fenotipe) organisme. para ilmuan bersepakat untuk mengelompokkan keanekaragaman hayati berdasrkan tingkatan keragamanya menjadi tiga tingkatan, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis, keanekaragaman ekosistem 3 1. Mengamati dengan melihat gambar manfaat keanekaragaman hayati di Indonesia. 2. Menjelaskan manfaat atau peranan keanekaragaman hayati di berbagai bidang.


Manfaat Keanekaragaman Hayati Adanya keanekaragaman hayati yang terdapat disekeliling kita dapat dijadikan sebagai sumber pangan bagi manusia berupa biji-bijian, umbi-umbian atau buah serta tepung batang. Setiap hari manusia membutuhkan sumber energi dari makanan dan minuman untuk melakukan aktivitas sehari-hari namun sayangnya manusia tidak dapat memproduksi makanan sendiri. 1. Sumber Pangan 2. Sumber Sandang Manfaat kedua dari adanya keanekaragaman hayati adalah sebagaisumber sandang bagi manusia. Sandangatau pakaian merupakan kebutuhan dasar bagi manusia yang dapat dibuat dari serat yang berasal dari berbagai jenis hewan maupun tumbuhan seperti kapas, pisang abaka, ulat sutera, bulu biri-biri, rami,sisal, keonal, jute,dan lain-lain. Makanan dan minuman yang manusia konsumsitentunya diperoleh dari makhluk hidup lain yaitu hewan dan tumbuhan. Indonesia memiliki setidaknya 400 jenis tanaman penghasil buah, 370 jenis sayuran, 70 jenistanaman berumbi, 55 jenis rempahrempah. 4 Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi)


Manfaat Keanekaragaman Hayati Adanya kenekaragaman hayati di Indonesia juga dapat memberikan manfaat pada masyarakat Indonesia dalam membangun tempat tinggal, terutamabagi pembuatan rumah adat oleh masyarakat trasidisonal di Indonesia. Biasanya masyarakat menggunakan kayu atau pun bambu dalam membangun rumah mereka untuk membuat jendela,atap, tiang, dan sebagainya. 3. Sumber Papan 4. Sebagai Sumber Plasma Nutfah Manfaat selanjutnya dari adanya keaneragaman hayati yang ada di Indonesia adalah sebagai sumber plasma nutfah. Plasma nutfah sendirimerupakan bagian dari tumbuhan, hewan maupun mikroorganisme yang memilikifungsi dan kemampuanuntuk mewariskan sifat. Beberapa contoh tumbuhan yang sering digunakandalam pembangunan rumah antara lain kelapa, jati,meranti, nangka, kayu ulin, bambu, rasamala maupun gebang. Contohnya adalah sebagai berikut: padi rojolele mewariskan sifat yang pulendan enak, ubi Cilembudan duku Palembang yang mewariskan rasa manis. Di masa yang akan datang, plasma nutfah ini memiliki peranan yang penting dalam pembangunan dikarenakan kebutuhan dunia dari bahan-bahan hayati untuk obat, varietas barutanaman, pertanian, dan ternak maupun proses industridan pengolahan akan semakin meningkat. 5 Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi)


Manfaat Keanekaragaman Hayati 5. Sebagai Sumber Keilmuan 6. Sebagai Sumber Obat-Obatan Manfaat selanjutnya dari adanya keaneragaman hayati adalah perpustakaan paling besar dan lengkap. Perilaku dan kebiasaan manusia semuanya bersumber dari lingkungan alamnya. Bergantungnya kehidupan manusia pada tumbuhan dan hewan akan membuat manusia berupaya untuk mengembangkan usaha pertanian, perkebunan maupun peternakan darikeanekaragaman hayati yang ada di Indonesia. Untuk mengembangkan usaha tersebut, diperlukan ilmu pengetahuan agar dapat membuahkan hasil yang maksimal. Contohnya adalah sebagai berikut.Tanaman Untuk melakukanperkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif buatan diperlukan upaya seperti mencangkok, menempel, menyambung, merunduk,maupun stek. Sebagai Sumber Obat-obatan Keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia menawarkan sekitar 30.000 spesies tumbuhan yang diantaranya terdapat 940 spesies tumbuhan yang digunakan sebagai tanaman obat dan 250 spesies tanaman obat yang digunakan dalam industri obat herba lokal. Hingga saat ini 25% obat-obatan modern diekstrak langsung dari tanaman. S Adapun macam-macam tanaman obat maupun hasil hewan-hewan beserta kegunaanya adalah sebagai berikut. Madu dari lebah yang dapat berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Buah mengkudu (Morinda citrifolia) yang dapat berguna untuk menurunkan tekanan darah tinggi 6 Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi)


Manfaat Keanekaragaman Hayati 7. Sebagai Sumber Kosmetik Salah satu manfaat menguntungkan lain dari adanya keanekaragaman hayati di Indonesia adalah dapat dijadikansebagai bahan pembuatan kosmetik. Beberapa perusahaan kosmetik di Indonesia dapat dengan mudah mendapatkan bahan-bahan yang dapat dijadikansebagai kosmetik di Indonesia dengancontoh sebagai berikut. Manfaat lain dari adanya keanekaragaman hayati adalah sebagai sumber keindahan. Keberagaman hayati yang ada di Indonesiadapat dimanfaatkan masyarakat untuk mempercantik lingkungan agar terasa indah dan asri. 8. Sebagai Sumber Keindahan Ø Urang-aring, pandan, minyak kelapa, mangkohan, lidah buaya dapat digunakan sebagai pelumas maupun penghitam rambut. Ø Bunga mawar, kayu cendana, kemuning, bunga melati,bunga kenanga, dan sebagainya dapatdigunakan sebagai bahan untuk membuat pewangi. Berikut merupakan beberapa contoh pemanfaatan hewan maupun tumbuhan untuk sumber keindahan. Penggunaan beberapa tanaman hias yang digunakan untuk mempercantik pekarangan seperti bunga anggrek, bunga mawar, bonsai, tanaman anturium, gelombang cinta, dan sebagainya 7 Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi)


Manfaat Keanekaragaman Hayati Berlimpahnya keanekaragaman hayati di Indonesia dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber penghasilan dari penjualan hasil tanaman maupun tumbuhan. Masyarakat dapat menjual tanaman maupun tumbuhan yang dapat dihasilkan dari usaha peternakan, pertanian maupun perkebunan, dan sebagainya. . 10. Sebagai Sumber Kebudayaan 9. Sebagai Sumber Pendapatan Dari hasil perkebunan, manusia dapat menjual hasil kebun seperti hasil umbi-umbian, teh, palawija. Dari hasil perkebunan dapat juga dijadikan sebagai bahan kerajinan. Salah satu bentuk karya kerajinan tangan adalah kerajinan anyaman bambu, tikar yang dibuat dari daun pandan (Pandanus Sp.) dan nyiru yang dibuat dari batang bambu. piring yang terbuatdari batang rotan (Calamus caesius Blume.) dan sebagainya. Sebagai Aspek Budaya Keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia ini juga dibarengi dengan adanya keanekaragaman suku dan budaya. Setidaknya terdapat 350 jenis suku di Indonesia yang memiliki kepercayaan, budaya serta adat dan istiadatyang berbeda. 6 Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi)


Manfaat Keanekaragaman Hayati Digunakanlah hewan dan tumbuhan yang berbeda oleh masing-masing suku di Indonesiauntuk menjalankan ritualnya. Berikut merupakan beberapacontoh penggunaan hewan dan tumbuhanyang berbeda yang dilakukan dalam upacara keagamaan serta kepercayaan yang berbeda.Di daerah Toraja,upacara kematian menggunakan berbagai jenis tumbuhan yang dianggap mempunyai nilai magis tinggi pada saat memandikan jenazah seperti limau, pisang,daun kelapa maupun rempah-rempah. 10. Sebagai Sumber Kebudayaan Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Gambar 32. Dillenia indica (Sumber : Dokumentasi Pribadi) 8


C. Kegiatan Siswa Materin. : Keanekaragaman Hayat Submateri : Pemanfaatan Keanekaragaman Hayati Kelas/Semester : X/Ganjil Nama: Kelas: Tujuan Pembelajaran Melalui pembelajaran e-module, peserta didik diharapkan dapat: 1. Menjelaskan pemanfaatan keanekaragaman hayati dalam berbagai bidang. 2. Menganalisis berbagai jenis tumbuhan sebagai tumbuhan upacara adat 3. Menjelaskan jenis tumbuhan yang digunakan dalam kegiatan upacara adat oleh masyarakat di Desa Ambawang Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya. Pertanyaan: 1. Perhatikan gambar disamping! Tuliskan nama lokal, nama umum, nama ilmiah. dan manfaat dari tumbuhan tersebut! 2. Berapa banyak jenis tumbuhan khas yang dimiliki oleh daerah kalian? Tuliskan masingmasing jenis tumbuhan dan manfaat dari tumbuhan khas daerah kalian! 3. Pemanfaatan keanekaragaman hayati pada bidang pangan, sandang, papan, budidaya, plasma nutfah, keilmuan, bahan obat-obatan dan keindahan. Berdasarkan 8 bidang tersebut pada bidang apa saja yang kalian temukan di sekitar lingkungan kalian? Tuliskan dan berikan contoh manfaat pada setiap bidang yang ditemukan! 9


9 INTERAKTIF QUIZS


Question 10 Keanekaragaman hayati adalah keanekaragaman makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme) yang memiliki variasi antara gen, spesies dan ekosistem pada suatu tempat atau lingkungan tertentu. Berdasarkan keanekaragaman makhluk hidup, cara menjaga keanekaragaman hayati dilakukan dengan ... Menggunakan pestisida secara berlebihan Melestarikan habitat alami Membuang sampah sembarangan Membuatn taman nasional A B C D


9 KAMU BENAR IYA JAWABAN


9 YAH...JAWABAN KAMU SALAH


Question 10 Terdapat banyak pemanfaatan keanekaragaman hayati bagi kehidupan manusia adalah sebagai berikut, kecuali....... Sebagai Sumber bahan plasma nutfa Sebagai Sumber Kebutuhan Pribadi Sebagai Sumber Bahan Pangan Sebagai sumber bahan Budaya A B C D


9 KAMU BENAR IYA JAWABAN


9 YAH...JAWABAN KAMU SALAH


Question 10 Jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan manusia karena dapat menghasilkan energi adalah air terjun, cahaya matahari, minyak bumi, angin, dan batu bara. Agar sumber daya alam dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Faktor yang perlu diperhatikan adalah... Perlu dikelolah untuk mendapatkan manfaat bagi sekelompok manusia Pemanfaatan sumber daya alama semaksimal mungkin Pembatas Produktivitas sumber daya alam Menggunaan sumber daya alam harus diatur menurut batas regenerasinya A B C D


9 KAMU BENAR IYA JAWABAN


9 YAH...JAWABAN KAMU SALAH


Question 10 Di Indonesia terdapat keanekaragaman hayati yang tinggi diantaranya banyak jenis tumbuhan maupun hewan yang memiliki sifat-sifat unggul. Hal ini menunjukkan pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai sumber ... Sedang Plasma Nutfah Keilmuan Sumber Pendapatan A B C D


9 KAMU BENAR IYA JAWABAN


9 YAH...JAWABAN KAMU SALAH


Question 10 Kegiatan yang berkontribusi terhadap terjadinya penurunan keanekaragaman hayati adalah ... Pelestarian Habitat Penanaman Pohon Pembuatan Taman Kota Deforestasi A B C D


9 KAMU BENAR IYA JAWABAN


9 YAH...JAWABAN KAMU SALAH


Pembelajaran Ke 2 Nilai Penting Dalam Keanekaragaman Hayati Penahkah kalihan melihat daun sirih, pinang, dan daun kenjuang? Apakah tumbuhan tersebut dibudidayakan? Jika iya, mengapa tumbuhan tersebut dibudidayakan? A. Kreteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran B. Uraian Materi Keanekaragaman hayati merupakan semua makhluk yang berkembang biak dan hidup dibumi, termasuklah semua jenis tumbuhan, binatang, serta mikroorganisme, semua jenis makhluk hidup yang ada dalam keanekaragaman hayati saling berkaitan dan membutuhkan satu dengan lainya untuk kerberlangsungan hidupnya dengan tumbuh dan berkembang sehingga dapat membentuk suatu sistem kehidupan. Keanekaragaman hayati sering disebut juga dengan istilah biodiversitas. Indikator keanekaragaman hayati dapat diketahui dengan melihat data rinci yang menggambarkan suatu komunitas, seperti, ukuran, bentuk, penampilan dan cici-ciri lainya.Ada dua faktor yang mempengaruhi keanekaragaman hayati, yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal, yang meliputi lingkungan yang relatif labil pengaruhnya terhadap morfologi (fenotipe) organisme. Sedangkan pada faktor internal berupa faktor genetik yang sifatnya relatif stabil atau konstan pengarunya terhadap morfologi (fenotipe) organisme. para ilmuan bersepakat untuk mengelompokkan keanekaragaman hayati berdasrkan tingkatan keragamanya menjadi tiga tingkatan, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis, keanekaragaman ekosistem. 1. Mendesktipsikan keanekaragaman hayati Indonesia dengan menyajikan laporan dari hasil pengamatan. 2. Mendeskripsikan manfaat keanekaragaman hayati dengan menyajikan data hasil paparan manfaat spesies. 11


Menurut Utama & Kohdrata (2011) keanekaragaman hayati adalah keragaman makhluk hidup yang dimanfaatkan secara luas yaitu sebagai: 1. Keanekaragaman Hayati Sebagai Konservasi Universal Setiap penghuni bumi sama-sama memiliki kepentingan untuk bertahan hidup. Masing-masing negara dan kelompok komunitas masyarakat memiliki cara tersendiri untuk melindungi sumber daya yang mereka miliki, sehingga dapat disimpulkan bahwa konsep keanekaragaman hayati merupakan hal yang bersifat universal. 2. Keanekaragaman Hayati dalam Perspektif Budaya Lokal. Sementara dari perspektif budaya, konsep keanekaragaman hayati tidak dapat lepas dari faktor manusia yang memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan yang ada. Masing- masing budaya lokal memperlihatkan ketergantungannya pada alam untuk hidup. Ketergantungan ini menghasilkan perilaku penghargaan terhadap alam beserta segala isinya yang terwujud dalam bentuk tradisi, ritual, ataupun aturan-aturan adat sebagai produk budaya dari manusia yang tinggal di lingkungan tersebut. Kearifan tradisi yang terkandung pada masing-masing budaya memang bersifat lokal, namun makna inti dari produk budaya tersebut memiliki benang merah yang sama, yaitu konservasi keanekaragaman hayati sebagai suatu nilai yang bersifat universal. Nilai-nilai lingkungan yang tercermin dari praktek-praktek kearifan lokal meliputi perlindungan, pemanfaatan secara lestari, dan pemeliharaan. Nilai tersebut berhubungan secara langsung,saling terkait, dengan sistem kemasyarakatan dan sosial suat komunitas. 12


Indonesia mempunyai tumbuhan yang beranekaragam, salah satunya tumbuhan yang memiliki manfaat dapat digunakan dalam berbagai kegiatan upacara adat oleh suku Dayak kanyatn. Tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat adalah jenis tumbuhan yang sebagian atau seluruh bagian tubuhnya digunakan sebagai ritual adat.masyarakat memanfaatkan tumbuhan di berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi suatu tradisi. Tradisi yang dilakukan salah satunya yaitu memanfaatkan tumbuhan dalam kegiatan upacara adat oleh masyarakat Suku Dayak Kanayatn Desa Ambawang? TAHUKAH KAMU? INFORMASI PENELITIAN Penelitian ini dilakukan untuk melihat potensi tumbuhan yang dimanfaatkan masyarakat dalam upacara adat Khusus Suku Dayak Kanayatn di Desa Ambawang Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. 13


Budaya lokal merupakan suatu budaya yang berada di sebuah desa atau yang berada ditengah-tengah masyarakat yang keberadaannya itu diakui dan dimiliki oleh masyarakat sekitar, karena sebuah kebudayaan tersebut sebagai pembeda dengan daerah yang lainnya. Kebudayaan yang ada disuatu daerah selalu diturunkan dan diwariskan dari kegenerasi yang satu ke generasi berikutnya, cara yang biasa dilakukan agar generasi-generasi yang akan datang dapat mengetahui tentang kebudayaan yang dimiliki yaitu dengan cara bercerita (Widodo, Tahir, et al., 2020). Menceritakan tentang kebudayaan yang kita miliki sering dilakukan oleh masyarakat-masyarakat setempat, masyarakat melakukan semua itu dengan tujuan agar kebudayaan lokal yang mereka miliki dapat dikenal atau diketahui oleh generasi-generasi yang akan datang dengan begitu kebudayaan yang ada disuatu daerah tersebut bisa dilestarikan dan keberadaannya daerah tersebut tetap diakui. Budaya lokal dapat berupa hasil seni, tradisi, pola pikir atau hukum adat, setiap daerah tersebut memiliki berbagai jenis kebudayaan yang berbeda-beda, jumlah budaya yang ada di negara Indonesia ini kurang lebih sebanyak 7.241 karya budaya sehingga Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak kekayaan budaya yang beragam bentuknya. Kebudayaan tersebut merupakan aset yang paling berharga bagi negara Indonesia, karena dengan aset kebudayaan tersebut negara Indonesia dapat dikenal oleh negara-negara luar dan aset tersebut yang dapat membedakan negara Indonesia dengan negara-negara lainnya. Setiap budaya yang ada di Indonesia tersebut tentunya memiliki kekhasannya yang berbedabeda, ketika keanekaragaman budaya yang ada di negara Indonesia ini menyatu menjadi satu maka yang muncul adalah sebuah keindahan. KENAPA KiTA HARUS MENJAGA KEARIFAN BUDAYA LOKAL? 14


BAGAIMANA CARA MELESTARIKAN KEARIFAN BUDAYA LOKAL? Berbagai cara dapat dilakukan untuk melestarikan budaya, namun yang paling penting yang harus pertama dimiliki adalah menumbuhkan kesadaran serta rasa memiliki akan budaya tersebut, sehingga dengan rasa memiliki serta mencintai budaya sendiri, orang akan termotivasi untuk mempelajarinya, sehingga budaya akan tetap ada karena pewaris kebudayaannya akan tetap terus ada, mendorong masyarakat untuk memaksimalkan potensi budaya lokal beserta pemberdayaan dan pelestariannya, berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramahtamahan dan solidaritas yang tinggi, serta selalu mempertahankan budaya Indonesia agar tidak punah, dan mengusahakan agar masyarakat mampu mengelola keanekaragaman budaya lokal.para generasi penerus dan pelurus perjuangan bangsa juga perlu ditanamkan rasa cinta akan kebudayaan lokal khususnya yang ada di daerah. Cara yang dapat dilakukan oleh para generasi muda untuk mendukung kelestarian budaya dalam kehidupan bermasyarakat yaitu dengan cara : .1. Belajar untuk mempelajari tentang kebudayaan yang ada daerah tersebut, bisa dilakukan dengan mengenal budayanya atau bisa juga memperaktikannya dalam kehidupan sehari-hari 2. Biasakan diri untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan, misalnya mempersembahkan sebuah tarian tradisi pada saat mengikuti kompetensi tentang kebudayaan, atau mempersembahkan sebuah lagu daerah. 3. Menghilangkan perasaan gengsi ataupun malu dengan kebudayaan yang kita miliki. 4. Mencintai budaya kita sendiri tanpa harus menjelekan dan merendahkan budaya lain. 15


Informasi Biologi Tumbuhan sangat bermanfaat sekali bagi kehidupan kita disetiap daerah mempunyai berbagai macam cara memanfaatkan tumbuhan. Adapun berbagai macam pemanfaatan tumbuhan yaitu sebagai berikut: dapat dimanfaatkan dalam bentuk sandang, pangan, dan papan, seperti diolah menjadi bahan makanan, obat- obatan, bahan ritual adat, dan lain sebagainya. Kelimpahan tumbuhan tertentu menjadikan masyarakat memanfaatkan tumbuhan tersebut sebagai penunjang kelangsungan hidup dalam berbagai bentuk. Seperti kebudayaan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Ambawang, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Salah satu tradisi oleh Suku Dayak Kanayatn yang berkembang secara turun temurun dikehidupan masyarakat Desa Ambawang adalah mempertahankan tradisi upacara adat yang memanfaatkan tumbuhan disetiap proses ritualnya. Berikut adalah info lebih lanjut dari tumbuh-tumbuhan tersebut. Tumbuhan yang dimanfaatkan dalam proses upacara adat oleh masyarakat Desa Ambawang, di Kabupaten Kubu Raya yaitu sebanyak 27 jenis tanaman.Tumbuhan tersebut dideskripsikan berdasarkan morfologi yang telah diamati pada saat dilapangan. Berikut ini merupakan deskripsi 27 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan dalam proses ritual adat 16


Jenis -Jenis Tumbuhan yang dimanfaatkan dalam prosesi upacara adat Suku Dayak Kanayatn 1. Pinang Nama lokal : Pinang Kingdom. : Plantae Subkingdom : Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Tracheophyta Kelas : Spermatophytes Ordo : Arecales Famili : Arecaceae Genus : Areca Spesies : Areca catechu Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Gambar 16. Areca catechu (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Areca catechu (pinang) merupakan tanaman yang tergolong dalam famili Arecaceae yang tingginya dapt mencapai 15-20 m dengan batang tegak lurus bergaris tengah 15 cm. buahnya berkecambah setelah 1,5 bulan dan 4 bulan kemudian tumbuh jambul daun-daun kecil yang belum terbuka . pembentukan batang baru terjadi setelah 2 tahun dan berbuah pada umur 5-8 tahun tergantung keadaan tanah. tumbuhan ini berbunga pada awal dan akhir musim hujan dan memiliki masa hidup 25-30 tahun. biji buah berwarna kecoklatan sampai coklat kemerahan, agak berlekuk-lekuk dengan warna yang lebih muda. pada bidang irisan biji tampak perisperm berwarna coklat tua dengan lipatan tidak beraturan menembus endosperm yang berwarna keputihan. Pinang mempunyai manfaat sebagai Proantosianidin mempunyai efek anti bakteri, anti virus, antikarsinogenik, anti inflamasi, anti alergi, dan vasodilatasi. selain itu tanaman pinang juga di manfaatkan oleh suku Dayak Kanayant sebagai persembahan dalam kegiatan upacara adat di Desa Ambawang Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu raya. 17 Klasifikasi


2.Kelapa Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Gambar 17. cocos nucifera L. (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Tanaman Kelapa (Cocos mucifera L.) adalah komoditas strategis yang memiliki peran sosial, budaya, dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tumbuhan ini di manfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga di anggap sebagai tumbuhan serta guna, khususnya bagi masyarakat pesisir. Hasil kelapa yang di perdagangkan sejak zaman dahulu yaitu minyak kelapa, yang sejak abad ke 17 telah di masukkan ke Eropa dari Asia (Setyamidjaja, 2008). Seluruh bagian pohon kelapa dapat di manfaatkan untuk kepentingan manusia, sehingga pohon ini sering di sebut pohon kehidupan (tree of life) karena hampir seluruh bagian dari akar, batang, daun, bunga dan buahnya dapat di gunakan untuk kebutuhan manusia. Beberapa manfaat yang dapat di gunakan dari pohon kelapa: 1. Akar Akar dari pohon kelapa bisa di gunakan sebagai bahan baku pembuatan bir, atau bahan baku pembuatan zat warna. 2. Batang Batang phon kelapa dapat di gunakan sebagai bahan baku perabotan, mebel/furniture atau bahan bangunan dan jembatan darurat. 3. Daun Daun muda dapat di gunakan sebagai pembungkus ketupat dan sebagai bahan baku obat tradisional, daun tua dapat di anyam dan di gunakan sebagai atap, sedang lididnya dapat di gunakan sebagai bahan pembuat sapu lidi. selain itu juga di gunakan sebagai sumber budaya seperti dalam upacara adat suku Dayak Kanayant. 4. Bunga Dari bunga pohon kelapa inilah yang dapat menghasilkan nira yang kemudian setelah diolah dapat menghasilkan gula kelapa. 5. Buah Buah kelapa dapat di pergunakan hampir seluruh bagiannya. Airnya dapat di minum segar atau dapat di proses lebih lanjut menjadi Nama lokal. : Kelapa Kingdom. : Plantae Subkingdom. : Tracheobionta Superdivisi. : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Ordo : Arecales Famili : Arecaceae Genus : Cocos Spesies : Cocos nucifera L. 18 Klasifikasi


3. Ubi Kayu Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Ubi kayu atau singkong (Manihot esculenta crantz atau Maniot utilissimaphol) merupakan makanan pokok bagi pendududuk di dunia, selain sebagai makanan pokok singkong juga digunakan sebagai bahan baku industri, pakan ternak selain dan digunakan dalam rangkaian upacara adat. Singkong termasuk dalam famili Euphorbiaceae atau suku jarak – jarakan. Singkong banyak mempunyai nama daerah, diantaranya ketela pohon, ubi kayu, pohung, kasbi, sepe, boled, budin (Jawa), sampeu (Sunda), kaspe (Papua), (Inggris) cassava, tapioca plant (Pilipina) Kamoteng kahoy dan sebagainya. Batang tanaman singkong berbentuk bulat diameter 2,5 – 4 cm, berkayu beruas – ruas dan panjang. Ketinggiannya dapat mencapai 1 – 4 meter. Warna batang bervariasi tergantung dari kulit luar, tetapi batang yang masih muda pada umumnya berwarna hijau dan pada saat tua berubah keputih –putihan, kelabu, hijau kelabu atau coklat kelabu. Empulur batang berwarna putih,lunak, dan strukturnya empuk seperti gabus. sedang permukaan beralur dan bercabangan dan tidak bercabang. Daun singkong tumbuh di sepanjang batang dengan tangkai yang panjang. Daun singkong berwarna kehijauan dan tulang daun yang majemuk menjari dengan anak daun berbentuk elips yang berujung runcing Posisi duduk daun spiral dengan rumus 2/5, ruas antara tangkai daun pendek 3-5 cm. Warna daun muda (pucuk) hijau kekuningan atau hijau keunguan sedangkan daun dewasa berwarna hijau tua. Nama lokal : ubi kayu Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Euphorbiales Famili : Euphorbiaceae Genus : Manihot Spesies : Manihot esculenta crantz Gambar 18. Manihot esculenta crantz (Sumber : Dokumentasi Pribadi) 19 Klasifikasi


4. Kenjuangk Hanjuang disebut juga andong memiliki daun berbentuk bangun lanset, ujungnya runcing, dan warnanya hijau keunguan. Letak daun tersebar pada batang membentuk roset batang. Arah pertumbuhan batang terletak secara monopodial. Akar berbentuk serabut dan buahnya buni berbentuk seperti bola merah mengkilap. Habitat hanjuang berasal dari Asia Timur dan biasa di temukan dari dataran rendah sampai ketinggian 1.900 m dpl. Syarat tumbuh ditanam di tempat yang teduh, di atas tanah yang gembur dan memerlukan cahaya matahari yang sedang Manfaat Cara penggunaan Nama lokal : Kenjuangk Divisi : Tracheophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Asparagales Famili : Asparagaceae Genus : Cordyline Comm Spesies : Cordyline fructiosa Gambar 19. Cordyline fructiosa (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Deskripsi 20 Klasifikasi


4. Selasih Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Nama lokal : Selasih Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Lamiales Famili : Lamiaceae Genus : Ocimum Spesies : Ocimum basillicum Gambar 20. Ocimum basillicum (Sumber : Dokumentasi Pribadi) 21 Klasifikasi


6. Padi Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Nama lokal : Padi Dana Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Ordo : Poales Famili : Poaceae Genus : Oryza Spesies : Oryza sativa Gambar 20. Oryza Sativa (Sumber : Dokumentasi Pribadi) 22 Klasifikasi


7. Ketan Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Nama lokal : Padi Poe' Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Ordo : Poales Famili : Poaceae Genus : Oryza Spesies. : Oryza sativa Gambar 21. (Sumber : Dokumentasi Pribadi) 23 Klasifikasi


8. Sagu Morfologi pertama dari pohon sagu yang akan kita bahas adalah bentuk batangnya. Sagu umumnya tumbuh setinggi 10 hingga 15 meter. Batang sagu sanggup menyimpan 150 kg hingga 300 kg sari pati basah. Akar meskipun besar dan tinggi menjulang, pohon sagu memiliki akar berjenis serabut. Meski begitu, akarnya sangat kuat karena tumbuh menjalar dan menebal seiring berkembangnya pohon. Daun Pohon sagu memiliki daun berbentuk memanjang dan agak melebar disertai dengan tekstur khusus. Pada saat daun masih muda atau pelepah, maka akan tersusun secara berlapis dan saat tanaman telah dewasa akan terlepas dan melekat mandiri pada ruas batang. Daun sagu muda berwarna hijau muda dan akan berangsur menjadi hijau tua dan cokelat kemerahan saat tanaman tua. pohon sagu biasanya mempunyai sekitar 18 tangkai daun dengan panjang kurang lebih sekitar 6 sampai 7 meter. Selain itu, tangkai di setiap 50 pasang daun ukurannya cukup bervariasi, panjangnya antara 60 hingga 180 cm serta lebar 5 cm. Tanaman sagu memiliki daun yang serupa dengan daun kelapa atau daun pinang jika dilihat dari kejauhan. Pelepah daunnya tersusun berlapis-lapis yang ketika dewasa nanti akan melekat sendiri dan menempel pada ruas batangnya. Bunga pohon sagu termasuk bunga majemuk dan biasanya muncul dari ujung batang sagu. Bunga tanaman ini warnanya sangat indah, yaitu merah kecokelatan. Bunganya tersusun dari banyak cabang dengan sepasang bunga jantan dan betina. Umumnya, pohon sagu berbunga saat berusia 10 hingga 15 tahun tergantung dari jenisnya. Setelah berbunga, pohon ini akan kering dan mati. Sagu juga menghasilkan buah yang akan muncul setelah menginjak usia 2 tahun. Buah dengan tekstur bersisik ini berbentuk bulat dengan warna cokelat kekuningan Manfaat Cara penggunaan Nama lokal : Sagu Divisi : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Ordo : Arecales Famili : Arecaceae Genus : Metroxylon Spesies : Metroxylon sagu Rottb. Gambar 22. Metroxylon sagu Rottb. (Sumber : Dokumentasi Pribadi) Deskripsi 24 Klasifikasi


9. Kayu Ara Deskripsi Manfaat Cara penggunaan Nama lokal : kayu Ara Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Ordo : Urticales Famili : Moraceae Genus : Ficus Spesies : Ficus racemosa L. Gambar 23. Ficus racemosa L. (Sumber : Dokumentasi Pribadi) 25 Klasifikasi


Click to View FlipBook Version