Pada pagi hari, yang begitu cerah, sehat untuk tubuh kita. dan ada alarm berbunyi di kamar. *KKKRIIngGGggg...* *KKKRIIngGGggg...* *KKKRIIngGGggg...* *KKKRIIngGGggg...* Seseorang telah bangun dari tempat tidur nya "hoam..". lalu seseorang ini bernama nara ia masih berusia 8 tahun tetapi dia selalu senang Ketika di pagi hari karena nara selalu semangatt untuk sekolah nya. Nara ini dari keluarga yang tidak terlalu kecukupan ekonomi. Walaupun kadang nara pernah tidak makan iya itu uang nya tidak ada, tetapi nara sangat senang karena keluarga nya lengkap . Nara ini mempunyai adik laki-laki yang bernama leon dia masih sangat kecil yang berusia 4 tahun iyapss beda 4 tahun dari nara. Oyah ayah nara ini bekerja sebagai jualan mainan yang memang uang yang dapat
sehari-hari hanya 500 ribu itu pun untuk makan, dan biaya yang lainnya. Ibu nara ini hanya sebagai ibu rumah tangga tetapi kadang suka membantu warga jika ada kesulittan seperti mencuci baju , membereskan rumah orang, dan itu pun hanya kadang-kadang saja. dan dibayar pun hanya dari 50.000-100.000 ribu saja. Nara sebenarnya bingung ia harus membantu ibu dan ayah nya bekerja supaya ekonomi cukup atau ia sekolah. Disisi itu nara ingin bersekolah tetapi ia juga ingin membantu kecukupan ekonomi. ibu nara; "nak...ayo bangun nara sudah pagi ini cepat siap-siap sekolah" nara: "iya-iya bu ini nara sudah mau siap dikit lagi kok bu" ibu nara: "iya sudah nanti panggil ayah mu untuk menghantarkan mu," nara; "iya bu, oyah nara hari ini bawa bekal tidak bu?"
ibu nara: "maaf nak.. ibu tidak ada uang kemarin untuk membeli bahan makanan." nara: "gapapa bu, nara tau kok oyah nara bawa botol minum air saja". ibu nara: "maafin ibu ya nara, apa kamu tidak lapar nanti?" nara: "minum air 2 botol itu sama saja seperti kita makan tetapi air ini lebih mengenyangkan bu hehehe..". ibu nara: "ibu bersyukur mempunyai anak yang mengerti tentang keluarga kita, nara malu ya punya keluarga kaya gini?". nara: "selagi nara masih mempunyai keluarga lengkap buat apa nara malu? malu itu kecuali kita maling dan melakukan hal yang negative bu..". ibu nara: "ibu senang sekali dengan mu nak..". *ibu nara pun tersenyum ia bersyukur mempunyai anak yang sangat mengerti keadaan ekonomi nya tersebut*
Ayah nara: "naraa ayo cepat nanti terlambat loh sekolahnya " nara: "iya ayahhh tunggu sebentar !. ibu, nara berangkat sekolah dulu iyaahhh!" ibu nara: "iya nak, hati-hati dijalan dan belajar yang rajin yah " nara: "siiiyappp buuu!" *dengan nada yang bersemangat akhirnya nara pun berangkat ke sekolah di antar dengan ayah nya" Ayah nara pun menyuruh nara untuk turun karena sudah sampai di sekolahnya. dengan hati yang senang walaupun nara sempat tidak mood karna ia tidak membawa bekal untuk sekolah tetapi ia sangat senang untuk bertemu sahabat kecil nya. Dan sahabat kecilnya itu bernama desi, seorang anak kecil yang memang berusia sama dengan nara yaps itu 8 tahun ia memiliki keluarga yang strict parents tetapi untuk kecukupan ekonomi itu sangat dibilang keluarga mampu.
*desi pun melihat nara dari pintu gerbang sekolah yang baru saja datang* Desi: “NARAAA!” { desi memanggil nara sambal teriak } { nara yang mendengar Ketika dipanggil Namanya ia langsung menoleh dan mencari orang yang sudah memanggil nama nara } nara: “eh desi , hai tumben banget kamu sudah duluan ke sekolah” Desi: “iya dong karna kan kita mau upacara terus sama mau belajar favorite nya desi iya itu b.indo”. nara: “emang hari ini ada upacara kah?” Desi: “ iya nara sayang ku, hari ini ada upacara makanya aku datang lebih dulu ha.ha.ha..ha”. { mereka menikmati tawa di pagi hari sambil ke kelas untuk menaruh tas nya }. Sampai nya dikelas … nara: “haloo guys pagi semua hehe ayo semangat dengan upacara hari ini”
temen-temen nara pun menjawab: “iya pagi juga nara hehe” { ketua kelas nara yaitu bernama jack ia harus membariskan teman-temannya agar segera berkumpul baris di lapangan } Jack: “woiii semua! Ayo cepat baris buruan sudah di tergur sama bu lina.” *semua murid-murid yang dikelas pun langsung berbaris ke lapangan dengan cepat karena mereka semua takut dengan bu lina. Bu lina ini adalah wali kelas nya nara dan teman-teman lainnya, sikap bu lina terhadap anak-anak di kelas nya sangat lah tegas dan sedikit galak pastinya* Di lapangan … Kepala sekolah pun langsung berbicara untuk melangsungkan upacara tersebut. Kepsek: “selamat pagi anak-anak.” { semua serentak menjawab “pagiii pakkk!” dengan semangat terutama nara dan desi } Kepsek: “ baik, semua sehat kan? Tidak ada yang sakit?”
{ semua serentak menjawab “sehat !” dengan semangat nya } Kepsek: “oke, pada pagi hari ini kita akan melakukan sesi upacara dengan semangat dan yang menyanyikan lagu Indonesia raya harus dengan lantang!!. kenapa harus lantang ? ada yang bisa menjawab?” *nara pun langsung tunjuk tangan dengan cepat* kepsek pun langsung menoleh ke arah nara dan tanpa berfikir lama nara pun menjawab nya dengan suara sedikit besar. Nara: “ agar bangsa Indonesia tau bahwa kita menghargai bangsa kita sendiri dengan para pahlawan jasa kita yang telah berjuang untuk merdeka kan Indonesia sangat lah kita bangga kan maka dari itu kita harus tau bahwa Indonesia adalah negara yang sangat berpendidikkan dan anak-anak jaman sekarang harus hafal lagu { Indonesia raya }.” *kepsek pun langsung memberikan apresiasi kepada nara begitu murid-murid nya pun
sangat takjub dengan nara yang bisa menjawab pertanyaan dari kepsek tersebut* Kepsek: “ oke agar tidak kelamaan waktu nya mari kita mulai kan upacara nya karna awan mulai gelap”. Upacara pun berlangsung … Mc nya pun langsung mengeluarkan kata-kata dengan sesuai alur dari upacara nya dengan sikap tegas dan suara yang menggema sedikit. Mc: “selamat pagi semua mari kita melakukan upacara tepat pada hari senin tanggal 20 september 2022” Semua upacara dilakukan dengan baik dan lancar walaupun sementara ada yang pingsan karena tadi pagi belum sarapan, tetapi nara pun juga belum sarapan karena nara anak yang kuat ia mampu berdiri di lapangan selama beberapa menit dari awal upacara hingga akhir penutupan upacara. Kepsek: “ anak-anak ku yang tercinta sekarang upacara telah selesai maka dari itu
kalian boleh masuk ke kelas dengan sedikit gerak yang cepat karna ini sudah rintiknya mulai turun”. *setelah murid-murid mendengar perintah dari kepsek mereka pun langsung membubarkan barisan dengan cepat begitu pun dengan kelas nara* Jack: “SEMUA NYA BALIK KE KANAN GERAK! “. { teman-teman nara pun langsung berbalik ke arah kanan dan langsung jalan menuju kelas dengan rapi walaupun ada yang langsung lari }. Sampai nya dikelas .. Bu lina: “pagiiiiiii ssssseeeemmmmuuuaaaa!!!” { dengan suara bu lina yang sedikit keras dan membuat anak-anak di kelas nara pun sedikit sontak kaget lalu ada juga yang sudah biasa mendengar suara bu lina jadi sudah mapan dengan hal begitu }.
Bu lina: “ iya seperti biasa kita absen nama terlebih dahulu dan ada yang terlambat yaitu genk trio bebek, mereka selalu saja terlambat cape saya membilangkan mereka bertiga”. *bu lina pun langsung meng-absen nama muridnya dengan cepat, ANITTA ? ADELLINO? … NARA?*.. , setelah sudah absen nama bu lina pun langsung ke tempat anak kelas 6 karna hari ini mereka jadwal nya pelajaran bu lina* Bu lina: “nak ibu harus ke kelas 6 karna mereka ingin ulangan di pelajaran ibu jadi ibu mohon kamu jaga kelas ini jangan sampai ribut dan tunggu sampai pelajaran kalian mulai”. { bu lina yang sedang ngasih tau ke jack dan jack pun langsung menjawab nya} Jack: “sip bu, saya akan jaga kelas ini “ Bu lina: “baik kalo gitu saya tinggal dulu”. { pada saat itu bu lina langsung pergi ke kelas 6 dan jack pun langsung menyuruh teman-
temannya diam supaya tidak berisik sampai kedengaran guru sedikit pun } Jack: “weh saya mohon jangan berisik yah kalua mau ngobrol boleh tetapi tidak boleh keras-keras suaranya mengerti? “ *semua teman-teman nya pun langsung diam dan ada yang ngobrol nara pun sama ia ngobrol dengan desi secara pelan-pelan* Nara: “desi kamu waktu ulangan dapat berapa yang Bahasa Indonesia? “ Desi: “aku dapet 60 jelek banget huhu”. { dengan raut wajah desi yang begitu sedih } Nara: “ kamu belajar tidak? Walaupun hasil kamu jelek setidaknya kamu sudah berjuang untuk mendapatkan hasil yang terbaik mungkin kamu harus giat belajar lagi “ Desi: “ iya juga sih, oyah kamu dapet berapa ulangan nya nar? “ Desi : “ owalah, btw mau belajar bareng gak?kalau ada ulangan lagi?soalnya ada beberapa takutnya gak ngerti xixi”
Nara: “ boleh juga tuh kalua di pikir-pikir agar kita dapet hasil bagus juga “ { dengan ingatnya nara pun langsung sadar bukannya desi les private di rumah ? nara pun langsung bertanya kepada desi } Nara: “des, kamu bukannya les private yah dirumah? Kok tumben kamu mau belajar lagi?” Desi: “ iya cuman sama aja aku gak teralu paham selama les ini he..he.. jadi yah gitu alhasil nilai anjlok” Nara: “ berarti kamu les percuma dong buang-buang waktu karna kamu gak paham selama ini? Kenapa pas kamu gak paham tidak bertanya kepada guru les mu ?” Desi: “ bisa jadi haha , aku malas bertanya karena supaya cepat saja belajarnya “. Nara: “ yaampun kasihan loh orang tua kamu sudah membayar uang hanya demi kamu supaya pinter dan bisa banggain mereka” { dengan serius nya nara sebenarnya kalo nara jadi desi ia tidak mau menbuang uang
karena mau les juga sejujurnya nara pernah iri kepada desi kenapa? Karna nara pun ingin les private juga tetapi nara hanya keluarga yang kekurangan ekonomi jadi tidak bisa les private seperti desi } Desi: “ jujur memang aku kasihan kepada mereka telah berjuang untuk aku entah apa boleh buat mereka hanya memikirkan aku hanya sekolah saja , mereka tidak berfikir bahwa aku juga membutuhkan kasih saying orang tua yang begitu dalem aku ingin sekali berkumpul seperti dulu tetapi tidak bisa karena ayah sudah mempunyai keluarga kecilnya lagi mungkin , dia saja sudah tidak menghubungi ku lagi “. { dengan desi ngomong begitu desi pun meneteskan air mata sedikit yang membasahi pipinya sendiri sementara itu nara langsung memeluk desi dan ia pun langsung mengelus punggung desi dengan halus } Bu tia ini adalah guru matematika dari kelas 1 sampai kelas 4 saja , bu tia sudah lama mengajar di sekolah ini hampir 7 tahun yapss bu tia ini berusia 34
tahun ia mempunyai anak 3 dan semua anaknya bersekolah dan ada juga yang sudah masuk kuliah tetapi bu tia ini single parents karena suami nya meninggal akibat kecelakaan yang sangat fatal. Jack pun langsung bersiap untuk berdiri dan memberi salam pagi ke bu tia yang sudah datang ke kelasnya walaupun sedikit telat 10 menit. Jack: “ yok! Berdiri semua .. beri salam “. { semua langsung berhenti mengobrol dan ke tempat duduk mereka masing-masing dengan cepat mereka pun langsung berdiri dan mengucapkan salam pagi begitu pun desi dan nara pun mengucapkan dengan keras melebihi teman-temannya } Nara & desi : “SELAMAT PAGI JUGA BU TIAAAA!”. Bu tia pun langsung senyum dan duduk ke tempatnya untuk mengajarkan muridmuridnya secara santai.
Di sisi lain nara pun senang karena bu tia sudah Kembali sehat dari penyakit covid-19 itu dan bisa mengajar lagi . Bu tia; “ oke silahkan duduk Kembali oyah ulangan harian kemarin nilai kalian jelek semua kecuali reon dan nara saja kalian gimana si? Kan saya sudah menerangkan apa kalian tidak mengerti? Kan waktu itu saya sudah memberikan waktu untuk bertanya kenapa kalian tidak mau bertanya? Hari ini mau tidak mau harus remed kalian agar nilai nya membaik kalian belajar dulu ibu kasih waktu selama 45 menit” *semua murid pun langsung duduk tetapi disisi lain hati mereka sangat kecewa dengan hasil yang tidak diharapkan ada yang sudah belajar tetapi hasil pun masih jelek kecuali nara dan reon mereka telah berhasil mencapai target tetapi nilai yang paling besar itu adalah nara mempunyai nilai 100 ia sangat sekali senang karena maple favorite dia mendapatkan nilai yang begitu besar*
Desi pun hanya bisa berpasrah dengan nilai nya ia mendapatkan 70 padahal sedikit lagi ia mendapatkan nilai bagus karena kkm matematika itu 75 begitu pun nara melihat desi yang sedang sedih ia menyemangattin desi sahabat yang dari kecil susah payah senang duka nya selalu Bersama. Seketika desi pun berterima kasih kepada nara yang sudah mengerti tentang kondisi desi begitu sangat memprihattin. Bu tia: “ ibu yakin kalian tadi sudah belajar dengan baik ibu harapkan kalian hari ini mendapatkan nilai bagus oyah yang tidak remed kalian boleh keluar kelas untuk tidak menggangu yang lainnya “ Reon dan nara pun keluar kelas karna mereka tidak remedial tiba-tiba kepsek pun keliling kelas untuk melihat kondisi semua kelas. Disitu pun kepsek melihat 2 anak yang diluar dan langsung nyamperin kedua anak itu. Kepsek; “nak, kalian ngapain diluar? Apa kalian tidak membawa buku?”
{ seketika kedua anak itu kaget dan menoleh ke belakang disitu nara bingung menjawab apa tetapi dengan cepatnya reon menjawab dengan jujur } Reon: “ gini pak tadi kami disuruh keluar sama bu tia karna kami tidak remedial matematika “ Kepsek: “owh begitu ya sudah bapak ingin mengelilingi kelas lagi dan kalian duduk saja disitu agar tidak cape yah “ Nara dan reon pun langsung meng-iyakan karna mereka sedikit takut eye contact dengan kepsek apalagi hanya nara dan reon saja. Seketika bel istirahat pun berbunyi di kelas masing-masing.. Bu tia pun mendengar bunyi bel itu akhirnya langsung suruh mengumpulkan kertas ulangan remedial nya dengan cepat Bu tia: “anak-anak ayo cepat kumpul waktu nya kalian istirahat selesai tidak selesai harus kumpul yah ! cepa ayo! “
{ semua murid yang mendengar teriakkan bu tia dengan cepatnya langsung mengumpulkan kertas ulangannya dengan secara baris di depan meja bu tia } Bu tia: “terima kasih anak-anak sudah mengumpulkan ulangannya selamat istirahat dan refreshing otak kalian haha “ { dengan tawa dari bu tia begitu pun muridnya langsung ada yang istirahat duluan dan ada juga yang menuju kantin } Setelah bu tia keluar dari ruangan kelas , bu tia langsung senyum kepada nara dan reon lalu memperbolehkan mereka istirahat pada saat itu nara masuk ke kelas dan mencari uang di tas nya tetapi nara lupa kalo iya tidak bawa uang. Di posisi itu perut nara keroncongan dan berbunyi tetapi nara hanya minum air saja yang banyak sampai ada teman nara yang ngasih uang untuk membeli makanan dikantin sejenak tadi nara menolak nya tetapi teman
nara itu memaksa agar nara makan dan tidak kelaparan saat jam pelajaran nanti, akhirnya nara berterima kasih kepada temannya lalu ia mengajak desi ke kantin dengan penuh riang. Nara: “desi yuhuu ayo ke kantin kita makan bareng “ Desi: “gass lah, btw aku mau ambil uang di tas dulu yah tunggu sebentar “ *sementara itu desi mengambil uang dari tas miliknya sehingga nara menunggu di depan karna ia sudah siap untuk membeli makanan. * Desi: “ ayo nar kita ke kantin lets..goo.. “ 2 anak itu menuju ke kantin dan membeli makanan kesukaan mereka masing-masing tetapi beda dengan nara ia hanya suka makanan yaitu telur. Apalagi telur buatan ibu nya pada saat itu mereka berdua pun langsung mencari tempat duduk untuk makan bareng tapi tempat duduk nya ada 2 bangku di ujung sana pas mereka
ingin duduk tiba-tiba ada seseorang yang langsung merebut begitu saja alhasil desi pun langsung marah kepada seseorang tersebut. Desi: “ HEH! KOK KALIAN MAIN REBUT SAJA BANGKU AKU, ITU KAN AKU DULUAN YANG MAU DUDUK DISITU BARENG NARA” { suara desi yang begitu keras sampai terdengar seluruh isi kantin disana lalu nara hanya bisa mengsabarkan desi tetapi desi tidak terima dengan perilaku nara yang hanya berdiri lalu diam saja }. Desi: “nara kamu jangan diam aja dong, ayo bantuin aku usir mereka karena kan kita sudah duluan gimana sih kamu nara “ { desi yang hanya memarahi nara tapi nara pun langsung menjawab dengan secara halus } Nara: “desi kamu jangan marah-marah walaupun dia yang rebut duluan tapi seenggaknya kita harus berbicara dengan secara kepala dingin, ayo kita makan di taman saja lagi pula gapapa kok kalau mereka duduk disitu”.
Desi pun langsung pergi ke taman tanpa basa basi lalu nara meminta maaf kepada seseorang itu dengan sopan abis tuh nara langsung mengusulkan desi ke taman. Nara yang langsung mencari keberadaan desi saat itu nara melihat desi yang duduk di taman itu langsung samperin ke desi. Nara: “idih sih cantik sendirian jangan marahmarah dong nanti cepat tua haha “. { nara pun langsung tertawa kecil } Desi pun langsung menoleh ke kiri dan kaget ketika nara mengucapkan suatu hal seperti itu tidak biasanya ia ngomong seperti itu kepada desi. Desi: “e-eh nara maaf yah aku tinggallin kamu soalnya tadi aku lagi kesel banget sama orang itu “. Nara: “iya aku tau kok, seharusnya kamu tidak boleh langsung marahi dia walaupun dia salah kita harus belajar ikhlas yah mungkin orang itu sudah terburu-buru untuk makan “
{ nara yang ngomong seperti itu sambil makan makanan yang dibeli tadi } Desi: “iya deh, aku salah hehe.. btw aku juga mau makan langsung karena waktu juga sedikit lagi “. Nara: “iya udah yuk kita makan walaupun aku dah makan duluan haha “ { desi dan nara pun tertawa lalu membahas hal-hal yang secara random } Tiba-tiba ada suara bel berbunyi dengan tepat pukul jam 10.40 wib KRIINNGG.. KRIINNGG.. KRIINNGG.. KRIINNGG.. KRIINNGG.. KRIINNGG.. Pada saat itu nara dan desi pun langsung menuju ke kelas untuk melanjutkan sesi pembelajaran Lalu ada guru baru yang menggantikan pak ali karena pak ali ini sudah waktu nya pensiun dengan itu ia sudah tidak lagi mengajar di kelas mereka.
Guru baru: “ haloo semuaaa nya apa kabar hari ini? Kaget yah ada seseorang yang masuk tanpa di kenali sama sekali pun haha tidak apa-apa. Kalo begitu baik perkenalkan saya bu zea yang akan menjadi guru bahasa inggris kalian lalu saya berumur 20 tahun tetapi saya masih single haha kalian semua boleh panggil saya miss zea atau apapun itu lah senyaman kalian semua sayang “. *semua murid pun langsung terkejut ada kedatangan miss zea tetapi mereka semua senyum kepada miss zea dan sepertinya murid-murid ini sangat terlihat nyaman dengan miss zea karena miss zea masih muda he.he.he * pada saat itu miss zea tersenyum kepada semua anak-anak yang dikelas lalu jack langsung menyuruh semua berdiri dan memberi nyapa. Jack: “AYOO BERDIRI SEMUA! BERI SALAM “. Murid murid: “selamat pagi miss zea “.
{ serentak semua memberi senyuman manis dan menyapa dengan sopan } Lalu miss zea menyuruh duduk untuk membuat perkenalan dengan masing-masing siswa Miss zea: “oke silahkan duduk semua anakanak, hari ini belajar tentang pengenalan dulu yah karena kan miss kurang tau nih nama kalian semua oke silahkan maju saat miss panggil namanya oke?”. { semua anak murid pun langsung mengiyakan dengan senang hati }. Miss zea: “ okee.. nomor urut pertama bernama asheya willina kean silahkan maju .. sayang “ . Asheya pun langsung bangun dari tempat duduknya dan maju ke depan untuk perkenalan diri. Asheya: “hello good afternoon guys.. introduce my name is asheya willina kean , I live in the gold apartement then I am 9 years old.”
Miss zea: “oke good girl so who next ?” { karena miss zea hari ini berubah pikiran ia ingin secara random saja yang mau duluan akan dapat nilai tambahan saat itu kesempatan nara untuk kali ini ia langsung maju ke depan }. Miss zea: “ omg u are very smart go ahead haha okay just introduce yourself dear “. Nara: “ okayy miss thank you “. { saat itu pun nara memperkenalkan diri nya } Nara: “ hello guys introduce my name is nara sandewina , I live in jln.raya no.39 and then I am 8 years old thank you “. Miss zea pun langsung betepuk tangan begitu pun teman sekelasnya, terutama desi ia sangat bangga pada nara karena bisa berbicara bahasa english dengan lancar tapi dulu nara sangat susah berbicara secara langsung. Nara: “ thank you my friends and miss zea “. { nara pun sambil tersenyum ramah }
Miss zea : “ your welcome girl, so who next ?”. *setelah perkenalan pakai bahasa english lanjut ia belajar lagi sambil membahas materi yang belum diajarkan oleh pak ali sebelumnya *. Setelah tepat pukul jam 13.00 wib itulah anak-anak dikelas pun mendengar bunyi bel untuk pulang mereka pun langsung menyiapkan dan beres-beres buku yang ada di meja lalu ada juga yang piket hari ini yaitu desi ia dia piket di hari senin. Saat nya jam pulang selamat beristirahat dirumah dan melanjutkan besok untuk belajar dengan senang … lalu jack pun langsung memberi salam kepada miss zea yang sudah mengajarkan tadi di kelasnya. Jack: “stand up everyone, greetings” Semua murid-murid langsung mengucapkan “thank you miss”
sehabis itu miss zea langsung keluar dan senyum dengan ramah lalu semua anak-anak di kelas keluar dan untuk pulang ke rumah begitu juga dengan nara sama desi . Nara dan desi pun langsung keluar kelas dan jalan ke depan karna gerbang sudah di buka untuk anak-anak pulang .. Sesampainya di jalan desi melihat tukang martabak telur lalu ia membeli tetapi nara hanya menunggu desi saja, lalu tidak sengaja nara melihat ada anak kecil yang di tengah jalanan lalu dengan buru-buru nya nara melihat kejauhan disana ada mobil melaju dengan cepat sehabis tuh nara lari sekuat tenaga agar anak kecil itu tertolong dengan cepat . tiba-tiba … Anak kecil: “AAAaaAAAAAaaaaaaAAAAaaAA! “. { anak kecil juga pun teriak karena hampir mau ketabrak tetapi anak kecil itu langsung ditangkap oleh nara dan anak kecil nya sudah ke pinggir, lalu nara sendiri lah yang ke
tabrak mobil itu dengan itu pemilik mobil pun langsung berhenti dan dengan ramainya desi mencari keberadaan nara alhasil nihil { tidak ada } saat itu desi melihat ada rame-rame di depan sekolah nya sehabis tuh desi langsung melihat dan bertanya kepada orangorang dan jawabannya ada yang bilang ia jatuh dijalan , ada juga ia tertabrak mobil dengan menyelamatkan anak kecil tadi dan segala apapun itu lah yang diucapkan oleh orangorang disitu , lalu pas desi ingin melihat orang nya siapa itu ia sudah terlambat tidak dapat melihat dengan itu desi melihat anak kecil sesaat itu desi langsung berbicara kepada ibu nya anak kecil } Desi: “ permisi bu perkenalkan saya desi, disini saya ingin nanya apa anak ibu yang diselamatkan oleh orang tadi ?” Ibu anak kecil: “iyaa benar , sekarang dia di bawa ke rumah sakit ibu ingin sekali berterima kasih kepada anak cewe itu “ { ibu anak kecil ini sambil menangis karna anaknya selamat dari bahaya itu }
Saat desi mendengar kata-kata dari ibu tadi yaitu berterima kasih kepada anak cewe itu desi pun langsung ingat kepada nara akhirnya desi pun menanyakan ciri-ciri anak cewe yang sudah dibilang sama ibu anak kecil tadi. Desi: “maaf bu desi mau nanya lagi, itu yang maksud dari anak cewe yang sudah selamatkan anak ibu itu apa boleh tau ciri-ciri nya? “ Ibu anak kecil: “seingat ibu ia kurus, cantik, pakai tas warna pink, terus dikuncir 1 , dan ia pakai sepatu warna hitam udah itu saja yang ibu lihat desi selebihnya ia langsung di bawa oleh orang-orang sekitar itu” Seketika desi ingat yang di ciri-ciri kan oleh ibu tadi hampir mirip dengan nara abis tuh desi langsung bergegas ke warga yang sudah menolong nara ia ingin menanyakan orang yang tertabrak itu dibawa kerumah sakit mana seperti itu. Desi pun langsung melihat orang yang sedang berdiri di dekat tempat dimana orang yang tertabrak itu …
Desi: “permisi maaf pak saya desi , disini saya ingin menanyakan orang yang tadi ke tabrak itu dibawa ke rs mana ya pak?” Bapak: “apa kamu sodara dari orang itu? Jika iya saya akan kasih tau nak nama rs nya” Desi: “iya pak benar saya eumm temannya “. Tanpa ragu-ragu bapak itu langsung percaya kepada anak itu karena baju seragamnya saja sama dengan anak yang ke tabrak mobil tadi. Dan bapak itu langsung kasih tau tempat rs nya “RS.SEJAHTERA MULIA” tetapi tanpa langsung basa-basi desi pun minta untuk mengantarkan dia ke rs tersebut. Desi: “ayo pak kita buru-buru kesana saya mau lihat “. Bapak: “iya dek, bapak ambil kunci motor dulu tunggu sebentar” Bapak itu pun langsung ambil kunci motor dengan buru-buru dengan cepat langsung ke
tempat sana dengan desi tetapi cuaca sudah mendung dan dikit lagi hampir hujan, lalu desi tidak peduli dengan itu ia ingin melihat apa benar sahabat nya atau bukan, di sisi lain ibu nara sangat khawatir karena tidak biasanya nara pulang lama ia ingin menelpon desi tapi tidak di angkat sama sekali sudah menelpon 10 kali pun juga tidak di angkat oleh desi. Saat di tengah perjalanan tiba-tiba … “ BBbbBbYYYYYuuuuRRrrrRRR” turun lah hujan dengan cepat dan besar di sisi lain desi sangat sekali khawatir dengan nara tadi ia bareng-bareng sama nara tapi nara langsung ilang seketika . Bapak: “ nak apa sebaiknya kita meneduh dulu? Karena hujan ini sangat besar takut bahaya buat kita nak” Desi: “MAAF PAK! SAYA TIDAK BISA UNTUK MENEDUH KARENA SAYA KHAWATIR DENGAN SAHABAT SAYA ! AYO PAK BURUANNN ! CEPAT! KITA JALAN SAJA TERUS BIARIN HUJAN
JUGA SAYA TIDAK PEDULI PAK DENGAN HAL ITU “. { desi yang begitu sangat takut dengan petir ia tetap saja melawan rasa takut itu karena demi keselamatan sahabat nya dan ia baru kali ini berbicara keras kepada orang yang lebih tua, ia tidak peduli dengan hal itu ia harus ketemu sahabat kecil nya } Bapak tersebut pun langsung ngebut dan menerobos begitu saja ada petir besar pun ia tidak peduli sama sekali. Sesampainya itu desi dan bapaknya sudah hampir mau sampai tetapi ada bus yang langsung menyerang mereka.. akhirnya “ BBBbbBBbBRAAaaAKkk..”. Bapak itu dan desi terjatuh dari motor tersebut lalu warga disitu langsung menolong mereka berdua tetapi desi lah yang tidak sadar kan diri dengan sigapnya warga itu membawa desi ke tempat rs dimana ada sahabat nya itu. Bapak: “permisi suster saya ingin ke tempat anak kecil yang tertabrak bus tadi di ruang mana
suster: “iya-iya pak sabar , saya lihat data dulu ya pak mohon menunggu sebentar saja” Bapak: “ADUHH SUSTER JANGAN KEBANYAKKAN MENYE-MENYE DEH SUSTER CEPAT DONG SAYA INGIN MELIHAT ANAK ITU! CEPAT SEDIKIT! “ { bapak ini langsung membentak suster itu ia tidak suka lama karena ini nyawa anak kecil } Suster pun langsung melihat data list anak itu dan memberi kasih tau ruangan nya, tetapi agak sedikit aneh ruangannya tanpa basa basi bapak itu langsung ke sana dan menaiki lift. Bapak: “nomor ruangan itu sangat aneh tapi tidak apa karena saya ingin melihat anak itu”. Seketika sudah sampai di tepat nomor nya dan langsung bertanya ke dokter tentang mengenai anak gadis yang bernama desi . Dokter pun langsung menepuk pundak bapak itu dan ia menyuruh duduk tapi bapak itu menolak ia ingin segera kasih tau anak itu dimana
Dokter: “ maaf pak ini berat saya kasih tau ke bapak , kita berdoa saja semoga ia tenang di alam sana “. Seketika.. DEGGG!.. dada bapak itu langsung kaget dan ia tidak sama sekali percaya tentang mustahil ini. Bapak: “pak…. jawab ini b-bohong kan?” { bapak itu yang berbicara secara gugup dan gumpalan air mata banyak }. Dokter: “ maaf pak… maafkan kami sudah semaksimal mungkin kami menolong nyawa anak itu cuman tuhan sudah berkehendak lain..” Bapak itu pun langsung terjatuh dan menangis dengan rasa bersalah karena ia tadi harusnya berhenti dulu saat hujan besar lalu harusnya melihat ada bus besar di sana, tidak berfikir panjang ia langsung ke tempat desi. Saat di kamar mayat..
Bapak itu langsung meminta maaf dengan menangis ia menyesal langsung melaju kendaraan begitu saja , ia harus menghubungkan keluarga nya desi tetapi ia tidak tahu bagaimana menggunakan ponsel tersebut dan ia juga tidak tau nomor keluarga nya desi. Sampai ingat ia punya teman yang tertabrak tadi di rs sini tanpa mikir hal apapun ia langsung menuju ke ruangan itu dan tanya ke suster nomor berapa ruangan anak kecil yang tertabrak mobil. Bapak: “ misi sus, saya ingin nanya tentang mengenai anak yang di tabrak oleh mobil itu di ruang berapa yah ?”. Suster: “sebentar pak saya lihat dulu data nya “. Suster: “ nah ini sudah ketemu , ia di ruangan nomor 203 pak lagi di tempat ruangan rawat” Bapak: “ baik sus terima kasih “
{ bapak itu langsung menuju tempat ruangan 203 } Bapaknya yang tadi ia langsung duduk di tempat pemukiman warga saat ia ingat ada desi disitu dan langsung mencari desi tetapi di bilang ia langsung di bawa ke rs tidak sadar kan diri. Seketika bapak itu langsung masuk ke rs walaupun kaki masih luka-luka dan sedikit memar ia tidak sama sekali memperhatikan kondisi yang hanya ia khawatir dengan anak perempuan itu yeah desi. Bapaknya melihat kondisi nara dan warga tadi yang sudah menolong nya , tetapi kata warga anak itu belum sadarkan diri , ia bergegas tentang mengetahui identitas anak itu , ia menuju ke sekolahan lagi dan ke kepsek sekolah untuk menanyakan indentitas anak 2 itu. Pada saat itu bapak tersebut buru-buru keluar untuk ke sekolahannya tetapi motor nya sudah rusak ia bingung harus bagaimana dan
ada seseorang yang datang yaitu bos pemilik bus yang sudah menabrak bapak tadi dengan anak kecil. Seseorang: “siang pak , maaf sekali lagi saya pemilik bos bus yang sudah menabrak bapak, hari ini saya ingin mengajukan ke pihak polisi karena yang supir bus saya itu ternyata ia mengantuk pada akhirnya menjadi sebuah kecelakaan “. Pada saat itu bapak tersebut hati nya langsung membeku begitu saja ia hanya berpasrah kepada tuhan … tetapi ia kasihan dengan keluarga nya anak cewe yang meninggal tadi. Bapak: “ kapan harus ke pihak polisi? “ Seseorang: “ sekarang pak agar tidak menjadi sebuah keributtan nantinya “. Bapak itu pun langsung kesana tapi dia ingin minta untuk mengantarkan ke sekolahan, kasih tau bahwa perempuan yang bernama desi ia telah meninggal dunia tepat hari ini.
Pemilik bos itu sudah mendengar cerita semua nya dari bapak itu ia juga ingin bertemu dengan keluarga desi untuk menyelesaikan masalah tersebut sedikit sangat parah. Di sisi lain ibu nara sangat panik akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke sekolahan dan adik nara di titipkan oleh tetangga sebelahnya karna ibu nara sangat lah cemas dengan sesuatu hal itu tidak biasanya dia pulang lama. Ibu nara bergegas keluar rumah sambil menggendong adik nara yaitu leon. Ia mampir dulu ke rumah tetangga nya untuk menaruh leon. Ibu nara: “tok..tok..tok..”. { ibu nara yang sambil mengetuk pintu rumah tetangga tersebut }. ibu nara: “permisi bu nani, ini saya rani bu “. Iya tetangga itu namanya bu nani , lalu ibu nara itu namanya bu rani ia slalu dekat dan akur seperti dianggap sebagai saudara oleh bu nani.
Bu nani: “ iya sebentar ,, “. Pada saat itu bu nani langsung membuka pintu rumahnya. Bu nani: “eh rani ada apa? Kok tumben kamu ke sini? Sih nara mana ? biasanya dia ikut “. Tanpa berfikir panjang ibu nara langsung cerita . Ibu nara: “iya nih ni aku mau titip anak ku sebentar yah karena aku mau jemput nara disekolahannya soalnya dia belum pulang nih udah mau magrib juga tidak biasanya dia pulang lama sampai begini , aku sangat cemas takut kenapa-napa “. Bu nani pun langsung syok mendengar hal itu yang di ceritakan oleh rani, lalu bu nani langsung menyuruh bu rani ke sekolahnya nara dengan buru-buru bu rani lari dan tidak sengaja ketemu bapak toni ia bapak toni itu ternyata orang yang menolong nara dan desi. Ibu nara: “ eh pak , apa kabar ? “
{ tidak sengaja nya ibu nara melihat luka-luka dan memar di bagian kepala,tangan lalu kaki si bapak toni itu } Ibu nara: “ eum pak itu kenapa ? iih kok banyak luka? “ Bapak roni: “ tadi saya ketabrakkan bu saya sempat tidak mengobati luka karena anak kecil yang saya bawa m-meninggal sekarang saya ingin menghubungi keluarga nya “ Ibu nara pun mendengar itu langsung lemas dan syok sekali akhirnya dia teringat dengan nara karena takut hal itu terjadi pada nara. Ibu nara: “kira-kira bapak tau ciri-ciri nya bagaimana? “ Bapak roni: “ dia memakai seragam sekolah sini,pakai tas warna pink lalu… saya tidak ingat lagi bu, apa ibu kenal dengan anak itu?” Ibu nara yang mendengar tentang ia pakai seragam sekolah ini lalu pakai tas warna pink itu kan seperti ciri-ciri nara dengan itu ibu nara langsung bingung dan takut.
Akhirnya bapak roni mengajak ibu nara untuk ke tempat kepala sekolah nya. Bapak roni pun mengetuk pintu ruang kepala sekolah Pada akhirnya kepsek membuka kan pintu. Kepsek: “ selamat sore bapak/ibu ada apa ini ?” Ibu rani: “ gini pak, maaf mengganggu saya mau nanya apa anak-anak sudah pulang? Saya menunggu anak saya dia pun tidak pulang pak, bagaimana ini?” Bapak roni: “ sama ini pak ada anak yang memakai seragam sekolah ini ia kecelakaan dengan saya pun tetapi saya ingin menghubungi keluarganya tetapi saya tidak tau pak “. Tanpa berfikir panjang kepsek pun langsung mencari data siswa anak berikut. pak roni pun langsung menciri-ciri kan anak itu tersebut pada akhirnya kepsek telah mengenal anak itu seperti desi atau engga nara, lalu kepsek ini menyuruh bapak nya
untuk kasih tau alamat rs berikut, dan ibu nara ikut juga. Sampai di rs Ibu rani: “ permisi dok saya ingin nanya apa ada anak yang sudah meninggal? “ Suster: “ ada ibu tempat nya di lantai 2 apa ibu saudara dari anak itu? “ Ibu nara: “iya benar suster”. Pada akhirnya kepsek,pak roni dan ibu nara bergegas langsung ke tempat itu sampainya tempat itu ibu nara terkejut lalu pingsan ibu nara akhirnya segera di istirahatkan sampai itu ibu nara langsung sadar dan sedih melihat desi masa kecil nya nara sudah tidak ada.. Lalu pak roni menceritakan tentang dari awal sampai akhir pada saat itu ibu nara langsung e tempat ruang nara .. ibu nara langsung memeluk nara
Tetapi nara belum sadarkan diri saat itu ibu nara menelpon keluarga desi dan ayah nya nara untuk datang ke ruangan nara. Tiba saat itu dirumah desi ada yang menelpon tetapi yang mengangkat itu untung mama nya desi dan saat itu mama desi terkejut langsung ke rs dengan cepat Lalu di rs tersebut mama desi langsung menangis tersedu-sedu Mama desi: “maafin mama nak, mama belum bisa bahagiakan desi, mama pernah mendapatkan kabar bahwa desi pintar ranking 2 ya nak? Tidak apa-apa ranking 2 sudah cukup bahagia buat mama sayang.. kamu kok secepat ini si nak? Kamu gak mau lihat mama nih? Mama sekarang ada di samping kamu , mama dah hubungin papa tapi papa tidak mau … gapapa ya sayang kan ada mama yang nemenin kamu walaupun kamu sudah gak ada duluan .. kamu yang tenang yah sayang mama janji akan slalu datang ke tempat rumah baru kamu I love you desi sayang … “. Mama desi pun langsung pingsan dan di obati oleh dokter …
Saat desi sudah dikuburkan minggu yang lalu akhirnya nara pun sudah membaik dan diperbolehkan pulang … Saat di rumah … Nara: “ibu, aku lupa memberitahu desi bahwa aku sudah sehat “. Ibu nara pun tidak merespon nara karena kalau tau bahwa desi sudah tidak ada pasti dia akan nangis Nara: “ibuuuuuu aku tadi menelpon desi kok tidak ada jawaban yah? Apa desi tidur? Oyah ini kan hari sabtu pasti itu anak tidur terus kek kebo haha”. Ibu nara: “ nara anak ibu kamu tidak boleh seperti itu nak dia sudah bahagia “. Nara yang mendengar itu langsung aneh ada apa dengan kata-kata dari ibu yaitu “ DIA SUDAH BAHAGIA “ , maksud dari ibu nya apa tadi . Nara: “ maksudnya bagaimana bu? Dia kan bahagia terus bu g mungkin dia sedih kalau
sedih pun pasti curhat ke nara biasanya dia kan sering marah-marah “. Ibu desi: “ nanti kamu akan tau sendiri sudah kamu makan gih , itu makanan sudah di meja ntar keburu dingin”. Nara: “baik ibu sayang “. {sambil tersenyum} { di sisi lain nara masih memikirkan tentang hal yang tadi ibu ucapkan } nara yang sedang makan ia pun terus bengong karena memikirkan ucapan ibu terus-menerus pada akhirnya ibu nara memperhatikan nara . Ibu nara: “ nara, kamu kenapa bengong hei sayang ? sini cerita sama ibu “. Tanpa ada angin ataupun hujan akhirnya nara langsung memeluk ibu nya, ia pun nangis Ibu nara: “sayang kamu kenapa nangis? Kalau ibu salah ibu minta maaf yah nak.” Nara: “ ibu tidak ada salah kok, oyah nara izin masuk kamar yah bu “.
Lalu nara masuk ke kamar dan di pintu kamar nara ada adik ny nara yeah itu leon Leon: “ hhayyy” { suara leon yang begitu lembut dan menggemaskan nara pun langsung menggendong leon } Nara: “ hai juga adik sayang ku , cinta ku , manis ku dek , sudah maam belom? “ Leon hanya menggangguk-angguk dan nara hanya tertawa kecil , lalu leon di kasih ke ibu karena ibu juga lagi sedang tidak memasak jadi bisa untuk jaga leon, sehabis itu nara langsung ke kamar. SAAT DI KAMAR Nara sedang mengerjakan tugas tetapi kenapa tumben banget desi tidak ajak main biasanya dia ajak main nara saat sore mungkin kepikiran nara sih desi itu sedang ada acara keluarga lalu ia mengscroll tiktok sampai jam 6 abis tuh nara keluar dari kamar dan dia ingin mandi lalu makan bersama keluarga kecil nya.
Nara yang sudah diantar oleh ayahnya untuk sekolah lalu ia tidak melihat keberadaan desi hanya tulisan di mading yaitu { rest in peach desi } nara pun bingung sempat ia ingin bertanya kepada teman kelasnya cuman waktu nya sudah bel untuk masuk ke kelas masing-masing Pada saat pembelajaran ingin dimulai guru nya datang untuk minta sumbangan Ibu tia: " selamat pagi anak-anak ibu yang ibu sayangi sampai kini ada kabar berita duka tentang mengenai desi teman kelas kalian dan anak ibu juga si cantik ia telah berpulang ke pangkuan tuhan jadi ibu minta sumbangannya untuk keluarga desi ayo sebelum itu mari berdoa untuk si cantik almrh. Jedessia gheandra ... berdoa dimulai ". Pada saat itu nara terkejut dan sangat sakit hati nya mendengar bahwa desi sahabat kecil nya telah tiada ia pun menangis tidak sempat berdoa akhirnya ibu tia menenangkan nara lalu tidak lama nara pingsan langsung bawa ke uks Setelah itu jam bel istirahat pun tiba dan ada seorang murid teman kelasnya dia bernama
serra Ia datang ke tempat nara untuk kasih makan, tetapi nara menolak terus menerus sampai akhirnya guru yang datang dan memberi makan, Nara langsung diam saja pada akhirnya guru pun menghubungi ibu nara lalu ibu nara datang ke sekolahan Ia pun langsung syok melihat nara di uks Ibu nara: "nak, kamu kenapa sayang? " Nara: "I-ibu kenapa engga kasih tau nara kalo desi sudah tidak ada bu?ha? Ibu jahat sama nara ! ibu jahat! ". { nara mengucapkan itu sambil tersegukseguk dan meneteskan air mata perlahanlahan } Ibu nara langsung memeluk nara dengan adik nya pun juga memeluk nara. Ibu nara: " nak.. maafkan ibu , maaf , maaf , maaf, ibu tidak mau kasih tau kamu karena ibu takut kamu nangis , ikhlaskan desi yah nak, desi sudah tenang di sana, dia tidak mau
melihat nara nangis terus menerus , ibu tau berat buat kamu karena dia sahabat kecil mu tapi ibu mohon ikhlaskan ya sayang ". Nara: "ibu ... tau? dia itu temen baik nara bu saat nara kesulittan dia bantuin nara bu ". Ibu nara: "iya sayang ibu ngerti ibu paham apa kamu mau menjenguk desi sayang? Dia udah punya rumah baru sekarang cantik lagi seperti orang nya ". { ibu nara yang mengatakan itu sebenarnya ia tidak tega dengan anak nya telah kehilangan seseorang yang dia sangat sayangi ya sahabatnya } Pada saat itu nara sudah pulang dari sekolahnya walaupun mata sembab karena nangis lalu ibu nara langsung mengajak nara ke pemakaman terakhir nya desi. Nara melihat nama desi yang tertulis di papan itu ia langsung duduk di pinggir makam Nara langsung tertunduk dan mengeluarkan air mata sedikit demi sedikit. Ibu nara langsung sigap lalu memeluk nara,mencium rambut nara.