Nara: “hai desi .. apa kabar? Kamu kok tiduran disini sih? Disini gelap tau , bukannya kamu takut gelap yah? Ayoo bangun iih kamu , eh tadi aku nangis loh di sekolahan ayo dong marahin aku lagi biasanya kan kamu marahin aku pas aku lagi nangis ini aku nangis loh ayo bangun aku dah jemput kamu juga , ayo kerjain tugas bareng lagi samaa eumm bahas cowo yang kamu suka oyah tadi aku ketemu cowo yang kamu suka loh , dia kelihatannya sibuk banget tau sama tugasnya, kamu gak mau bantu dia? Biasanya kan kamu bantuin dia terus ngobrol ama dia, kerumah dia lagi .. kamu inget ga? Pas kita mau kerumah crush kamu eh ternyata salah rumah haha kamu gak mau lagi des? Ayo kerumah dia ..”. { nara yang bercerita sambil tertawa lalu ibu nara hanya mendengar cerita anaknya sambil tersenyum dengan senang bahwa nara sudah menjenguk desi } Nara: “ ayo bu kita pulang tapi desi juga ikut kan bu ? “ Ibu nara: “ sayang desi itu selalu ngikuttin kita karna desi itu ada diatas kita , kamu lihat gak ada langit yang cerah? “.
Nara: “ aku lihat bu ada langit di sebelah sana yang cerah banget cantik lagi bu “. Ibu nara: “nah yang cerah itu berarti desi , ia sudah melihat kita nak “. Nara: “iiih cantik banget kamu desi disana , aku senang kamu sudah mendengar cerita aku hihi sekarang aku sudah engga nangis karena kamu sudah memberikan kecerahan untuk di bumi “. Pada saat itu nara dan ibu nya pulang tapi sudah pamit juga ke almrh.desi seiring berjalan waktu nara terbiasa dengan sendiri tanpa ada nya desi, ketika nara sedih pun ia curhat ke langit sambil menatap bintang-bintang yang berkelip ia yakin bahwa desi ada di salah satu bintang yang sangat jauh.