The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini dikhususkan bagi tenaga pendidik khususnya mata pelajaran seni rupa kompetensi unit 1 menggambar

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nadiyafaydinda, 2022-08-09 01:32:12

Buku Pegangan Seni Budaya (Seni Rupa) Unit 1 Menggambar

Buku ini dikhususkan bagi tenaga pendidik khususnya mata pelajaran seni rupa kompetensi unit 1 menggambar

Berkaitan dengan hal tersebut anak dipahamkan bahwa meng-
gambar bunga dapat dilakukan dengan banyak cara sesuai
dengan jenis bunganya.
3. Cara Demontrasi

Demonstrasi dapat digunakan sebagai pengamatan
proses menggambar pada anak. Demonstrasi biasanya ditunju-
kan dengan kegiatan guru praktik di depan kelas bersama
dengan teknik yang digunakan dalam menggambar. Dengan
menunjukan langsung cara yang digunakan, akan menimbulkan
rasa penasaran dan rangsangan sehingga rasa ingin untuk mem-
pratikan kegiatantersebut yang timbul dalam diri anak.

Selain menunjukan cara, demonstrasi juga memberikan
sebuah pemahanan tentang keterampilan dalam menggambar.
Keterampilan tersebut akan berkaitan dengan penggunaan alat,
media, proses, dan teknik menggambar.

Cara demonstrasi dapat dilakukan dengan menggambar
di papan tulis, menunjukan video tutorial yang dapat mudah
dipahami, dan menggunakan sebuah cara step by step agar anak
mudah mengerti. Gambar yang dibuat lebih baik jika lebih dari
satu jenis, agar anak tidak terfokus dalam satu objek saja. Jika
hanya terpusat dengan satu jenis maka akan menghalangi kreati-
vitas anak. Demonstrasi harus dilakukan dengan menarik simpati
anak.
Contoh kegiatan demonstrasi yang bisa dilakukan,
Tema: Pemandangan
Objek yang dapat didemonstrasikan: Gambar gunung, pantai,
matahari, pohon, jalan, awan, sungai, matahari, dll.

96

Memberikan Arahan ke Anak
Setelah melakukan kegiatan stimulus kepada anak

dengan menyajikan sebuah pertanyaan, gambar, maupun
demonstrasi selanjutnya yaitu memberikan sebuah arahan
kepada anak.
Arahan digunakan sebagai pengingat lagi tentang materi yang
telah digunakan seperti materi, teknik, ataupun proses meng-
gambar. Anak hendaknya diberikan sebuah kebebasan dalam
memilih teknik yang digunakan agar mampu mengeksplorasi
kemampuannya yang dikuasi. Misalnya, anak lebih menyukasi
teknik blok daripada menggunakan teknik gradasi, maka guru
harus mengarahkan anak tersebut untuk memilih teknik blok.
Arahan tersebut difungsikan sebagai rambu-rambu yang perlu
diikuti oleh siswa sebagai berikut:
1. Materi

Anak tidak diperbolehkan untuk menggambar persis
dengan contoh yang diberikan oleh guru, sehingga anak terse-
but harus mengikuti aturan yang telah disepakati bersama.
2. Teknik Menggambar

Anak sebaiknya dibiarkan untuk berkreasi agar dapat
menimbukan rasa percaya diri dengan gambar yang dibuat atau
dihasilkan, karena gambaran tersebut merupakan sebuah ide
atau imajinasi dari dirinya sendiri.
3. Proses Menggambar

Anak lebih baik mengikuti tutorial atau cara yang telah
diberikan oleh guru, tapi anak tetap menggambar sesuai dengan
ide, imajinasi, dan objek yang telah ada dalam dirinya.

97

BAGAIMANA CARA MELAKUKAN ELABORASI?
Apa anda sudah mengetahui arti dari sebuah kata

“elaborasi”?
Mungkin kata tersebut masih terdengar sedikit asing,

berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) elaborasi
memiliki arti penggarapan secara tekun dan cermat.

Apabila guru telah sukses melakukan sebuah proses
stimulus, maka tahap selanjutnya yang dapat dilakukan adalah
elaborasi. Tahap elaborasi merupakan kegiatan praktek anak.
Pada tahap ini anak dapat memulai kegiatan menggambar. Peran
guru yang dilakukan dalam tahap elaborasi ini adalah melakukan
pendekatan pada masing-masing anak.

Pendekatan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan
bimbingan, instruksi, mengawasi, membantu, dan membina
anak dalam kegiatan menggambar. Guru melakukan aktvitas
dengan berkeliling, mengecek, dan mendatangi masing-masing
anak agar dapat melihat kemampuan dan progres anak. Guru
harus selalu siap apabila ada anak yang mengalami kesulitan
atau kendala belum memahami apa yang telah diperitahkan.
Apa target yang terdapat dalam tahap elaborasi?
o Memberikan motivasi pada anak agar mampu menyele-

saikan gambarnya
o Memastikan setiap anak dapat mengerjakan sesuai

dengan ketentuan dan perintah
o Kelas menjadi kondusif
o Anak dapat menyelesaikan gambarannya sesuai dengan

waktu yang telah disedikan

98

MELAKUKAN KEGIATAN REFLEKSI
mengulang materi yang telah disampaikan agar anak mampu
membantu untuk dapat memberikan sebuah apresiasi atau
penilaian terhadap hasil gambar anak.

-
pan positif pada gambaran atau karya anak, sehingga dapat
menimbulkan rasa senang pada dirinya. Evalusi dilakukan
dengan menilai atau mengomentari karya anak. Misalnya,
komentar tentang kesesuaian tema yang diberikan dengan karya
yang telah dibuat, kerapian gambar, teknik yang digunakan
untuk dilakukan dalam pekerjaan.

99

Bagaimana Cara Membuat Perencanaan Yang Baik Pada
Pembelajaraan?

Dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan dengan
peserta didik terdapat beberapa cara dalam mempersiapkan
sumber daya manusia yang berkualitas, dalam memberikan
sebuah materi pembelajaran terdapat beberapa aspek yang
harus dikembangkan pada peserta didik, diantaranya aspek kog-
nitif, bahasa, nilai agama, moral, dan sosial.

Pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada tenaga
pendidik dibandingkan dengan peserta didik akan menimbulkan
rendahnya minat peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar.
Hal tersebut menyebabkan pemahaman dan penguasaan materi
tidak dapat dipahami.

Perencanaan pembelajaran merupakan satu tahapan
dalam proses pembelajaran, agar berusaha dalam
pengajarannya berhasil. Terdapat faktor yang menghasilkan
keberhasilan yaitu sebelum memasuki ke dalam kelas, tenaga
pendidik harus mempersiapkan perencanaan pengajaran
sebelumnya.

Tujuan dari perencanaan pengajaran secara umum meli-
puti beberapa hal (1) supaya proses belajar mengajar dapat
terjalin secara efektif dan efesien, (2) agar tenaga pendidik lebih
profesional khususnya dalam mendidik dan memberikan sebuah
pengajaran kepada peserta didik, (3) proses belajar dapat mem-
peroleh hasil (output) yang baik, maka harus diakukan dengan
baik pula.

100

POIN PENTING DALAM SEBUAH PENYUSUN
PERANCANGAN PENGAJARAN

Dua poin yang perlu diperhatikan dalam perencanaan
pengajaran oleh tenaga pendidik. Pertama persiapan dalam
merencanakan kegiatan pembelajaran. Kegiatan tersebut me-
liputi pengenalan kondisi yang ada disekitar peserta didik,
memahami setiap karakter peserta didik, gaya belajar, serta
kemampuan peserta didik. Kedua, kegiatan dalam perencaan
pengajaran meliputi silabus dan menyusun Rencana Pelaksa-
naan Pembelajaran (RPP).

Keterlibatan perencanaan pengajaran dalam kegiatan
belajar merupakan sebuah kegiatan yang disadari dan diren-
canakan. Kegiatan tersebut mengandung tiga unsur yaitu peren-
canaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

101

TIPS MEMILIH TEMA/ MATERI PEMBELAJARAN
1. Memulai dengan materi yang lebih mudah agar peserta

didik
2. Awalai sebuah kegiatan yang memberikan kebebasan

ekspresi anak, setelah itu berikan pengajaran mengenai
teknik secara berkala
3. Terapkan materi yang berkaitan dengan kegiatan atau
kehidupan sekitar peserta didik

102



Barcode Referensi Media Bahan Ajar Untuk Guru
103

DAFTAR PUSTAKA

Buku Panduan 2022
Gulo, W.Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo, 2008.
Othman, M. Fuad. Pengajian Strategi Sebagai Disiplin Ilmu. Kuala

Lumpur: Utusan Publications, 2006
Umar, Husein. Strategic Management In Action. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama, 2001.
Djamarah, Syaiful Bahri & Zain, A. Strategi Belajar Mengajar.

Jakarta : Rineka Cipta, 2006.
Sanjaya, Wina. Strategi Pembelajaran. Bandung: Kencana

Prenada Media Group, 2006
Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi

Aksara, 2001.
Aminullah, Adam. 2007. Hei Menggambar Itu Gancil. Malang:

Bayumedia Publishing.
Barber, Barrington. 2001. The Fundamental of Drawing. London:

Arcturus Publising Limited.
Hariyanto. 1999. Dasar-Dasar Menggambar. Malang: IKIP Malang.
Danarti, Dessy. 2008. Mengasah Logika Untuk Anak. Yogyakarta:

ANDI OFFSET.
Hume, Helen D. 2008. Panduan Untuk Guru Kesenian Sekolah

Dasar dan Sekolah Menengah. Terjemahan Didik Prayitno.
2011. Jakarta Barat: PT Indeks.
Iriaji, 2010. Konsep dan Strategi Pembelajaran Seni Budaya.
Malang: Pustaka Kaiswaran.
Read, Herbed. Tanpa Tahun. Seni Rupa Sebagai Alat Pendidikan.
Diterjemahkan oleh Sutjipto dan Suseno Kartomihardjo,
1973. Malang: IKIP Malang.
Soehardjo, A.J. 2010. Pendidikan Seni. Malang: Banyumedia
Publishing.
Sumanto. 2013. Estetika Gambar Anak Sekolah Dasar. Malang:
FIP UM.

104

TENTANG PENULIS

Nadiya Faydinda Putri Ishlah lahir di Banyuwangi pada tanggal 24
April 2000, memulai studi di TK Nurul Huda, kemudian SD Negeri
4 Tegalharjo, dan melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kalibaru. Setamat
dari SMA Negeri 1 Glenmore, melanjutkan studi di Program
Sarjana (S1) Pendidikan Seni Rupa di Universitas Negeri Malang
melalui jalur SNMPTN.

105

NADIY A FAYDI NDA


Click to View FlipBook Version