DAFTAR ISI 1. Kalender Pendidikan SMPN 6 NGAWI 2. PROTA KUMER klas 7 3. JADWAL KEGIATAN PROGRAM BK 4. JURNAL KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING 5. SOSIOMETRI 5.1. Kartu Sosiometri Klas 7b 5.2. Aplikasi Sosiometri Kelas 7b 5.3. Label Sosiogram 7b 6. LAPORAN KONSELING INDIVIDU 6.1. lap-konseling-individu-bima-aji-saputra-2021-8b-008 6.2. lap-konseling-individu-cahyo-budi-utomo-2022-7a-04 6.3. lap-konseling-individu-dafa-ghiosa-2020-9a-008 6.4. lap-konseling-individu-elsy-puspitarini-20227a-011 6.5. lap-konseling-individu-fanny-nur-vitriani-2022-7b-005 6.6. lap-konseling-individu-kelvin-2021-8a-014 6.7. lap-konseling-individu-margareta-novi-yuanita-putri-2022-7b 6.8. lap-konseling-individu-safira-2021-8c-018 6.9. lap-konseling-individu-vera-kurniawan-2020-9a-028 7. KONSELING KELOMPOK 7.1.RPL Kons. Kelompok 7.2.RPL Kons. Kelompok 7.3.Kepuasan Konseli Terhadap Proses Konseling 8. PEMINATAN 8.1.Angket minat siswa terhadap pembelajaran 8.2.Analisa hasil angket Peminatan 9. KONFERENSI KASUS 10. AKPD 7 11. HOME VISIT 11.1. Surat Tugas Home Visit 11.2. Laporan Home Visit 12. LAPORAN PROGRAM BK 13. BUKU PRIBADI SISWA Klas 7B 14. Struktur Organisasi 15. MEKANISME KEGIATAN BK 16. KOTAK MASALAH 17. ANALISA HASIL BELAJAR KLAS 8A.22-23
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 JULI 23 2 AGUSTUS 23 11 12 13 14 15 16 17 18 19 3 SEPTEMBER 23 33 34 35 36 37 38 39 40 4 OKTOBER 23 54 55 56 KTS KTS KTS 57 58 59 60 5 NOPEMBER 23 74 75 76 77 78 79 80 81 6 DESEMBER 23 96 97 98 99 ## ## ## ## 7 JANUARI 24 LHB 1 2 3 4 5 6 7 8 9 8 PEBRUARI 24 23 24 25 26 27 LHB 28 LHB 29 9 MARET 24 48 49 50 51 52 53 LHB LPP L10 APRIL 24 EF EF EF EF EF EF EF LHBLHBLHR L11 MEI 24 LHB 73 74 75 76 77 LHB 78 12 JUNI 24 LHB 93 94 95 96 97 98 99 ## 13 JULI 24 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LKETERANGAN : LHB: Libur hari Besar LPP : Libur Permulaan PuaLU : Libur Umum LHR: Libur Sekitar Hari RayLS1 : Libur Semester 1 EF : Hari Efektif FakultatifLS2 : Libur Semester 2 KTS : Kegiatan Tengah SemLibur hari Besar 19 Juli 2023 : Tahun Baru Hijriah 1445 H 17 Agustus 2023 : HUT Republik Indonesia 28 September 2023 : MaulId Nabi Muhammad SAW25 Desember 2023 : Hari Raya Natal 17 s.d 20 Juli 23 : MPLS 25 Sep. s.d 4 Okt. 2023: UTS Ganjil 5 s.d 7 Oktober 23 : Kegiatan Tengah Semester 2 s.d11 Des. 2023 : ASAS Ganjil 12 s.d 16 Des 2023 : Pengolahan nilai 17 s.d 20 Des. 2023 : Cetak Rapor 21 Desember 2023 : Pembagian Rapor Semester G4 s.d 8 Maret 24 : UTS Genap 3 s.d 10 Mei 24 : Ujian Sekolah 3 s.d 10 Juni 24 : ASAS Genap KALENDER PENDIDIKATAHUN PELAJANO BULAN
13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 1 2 LHB 3 4 5 6 7 8 9 10 20 21 22 LHB 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 LHB 52 53 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 ## ## ## ## ## ## ## LS1 LS1 LHB CB LS1 LS1 LS1 LS1 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 30 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 LPP LPP 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 LHB LHR LHR LHR LHR 64 65 66 67 68 69 70 71 72 79 80 81 82 83 84 85 86 LHB 87 88 89 90 91 92 ## ## LHB ## ## ## ## ## LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 LS2 asa Semester Ganjil ## ya Semester Genap f Hari Efektif Fakultatif 7 mester KTS 3 10 s.d 17 Juni 24 : Pengolahan Nilai 18 s.d 20 Juni 24 : Cetak Rapor W 21 Juni 24 : Pembagian Rapor Semester Genap 1 Januari 2024 : Tahun Baru Masehi 8 Februari 2024 : Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW 10 Februari 2024: Tahun Baru Imlek 2575 11 Maret 2024 : Hari raya Nyepi Tahun Saka 1945 29 Maret 2024 : Wafat Isa Al masih 10-11 April 2024 : Hari Raya Idul Fitri 1445 H 1 Mei 2024 : Hari Buruh Internasional Ganjil9 Mei 2024 : Kenaikan Isa Al Msih 23 Mei 2024 : Hari Raya Waisyak 2568 1 Juni 2024 : Hari Lahir Pancasila 16 Juni 2024 : Hari Raya Idul Adha 108 AN SMP NEGERI 6 NGAWI ARAN 2023/2024 TANGGAL
PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING “KURIKULUM MERDEKA BELAJAR” TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Di Susun Oleh : SITI QONIAH, S.Pd. NIP.19650830 200701 2003 SMP GURU BK (KONSELOR) SMP NEGERI 6 NGAWI Jalan Supriadi Km 6 Ngawi
LEMBAR PENGESAHAN Program Bimbingan dan Konseling SMP NEGERI 6 NGAWI tahun pelajaran 2023-2024 ini telah disetujui dan di sahkan pada : Hari : ................................................................................. Tanggal : ................................................................................. Mengetahui Guru BK/Konselor Kepala Sekolah PURWANTO,S.Pd,M.Pd SITI QONIAH,S.Pd NIP.19711231 200604 1011 NIP.19650830 200701 2003
KATA PENGANTAR Puji syukur kami haturkan ke hadirat Tuhan YME, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyusun program Bimbingan dan Konseling tahun pelajaran 2023-2024. Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar. Dalam permendiknas tersebut menyebutkan bahawa Komponen layanan Bimbingan dan Konseling memiliki 4 (empat) program yang mencakup: (a) layanan dasar; (b) layanan peminatan dan perencanaan individual; (c) layanan responsif; dan (d) layanan dukungan sistem”. Sehubungan dengan hal tersebut guru Bimbingan dan konseling perlu menyusun program guna menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah. Didalam kurikulum Merdeka Belajar, porsi tugas guru Bimbingan dan Konseling semakin banyak, seperti : Penulusuran Minat dan bakat, penyesuaian pemilihan materi ajar yang bermuara pada profil pelajar Pancasila yang dicanangkan oleh negara. Penyusunan program Bimbingan dan Konseling ini di dahului dengan menyusun angket kebutuhan yang telah di sesuaikan dengan kondisi kebutuhan di sekolah, agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik dan pihak-pihak lain yang terkait. Pada kesempatan ini ijinkanlah kami mengucapkan terima kasih kepada 1. Oviella Yuwono, M.Pd selaku kepala sekolah SMP Negeri 6 Ngawi 2. Bapak/Ibu Guru dan Karyawan SMP Negeri 6 Ngawi Kami berharap buku program pelayanan Bimbingan dan Konseling ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Kritik dan saran sangat kami perlukan dari teman-teman guru Bimbingan dan Konseling untuk peningkatan mutu dalam menyusun buku program Bimbingan dan Konseling yang akan datang. Akhirnya kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada semua pihak yang membantu mudah-mudahan segala bantuan yang diberikan kepada kami menjadi pahala dan mendapat imbalan pahala yang sepantasnya dari Tuhan YME. Amin Ngawi, Juli 2023 Hormat Kami Penyusun
DAFTAR ISI PROGRAM TAHUNAN A. Rasional 1. Karakteristik Bimbingan dan Konseling di SMP 2. Karakteristik Peserta Didik/Konseli 3. Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling B. Visi & Misi 1. Visi Misi SMP 2. Visi Misi Bimbingan Konseling C. Diskripsi kebutuhan / Profil layanan D. Rumusan Kebutuhan 1. Tabel Capaian Layanan 2. Tabel Hubungan antara Tugas Perkembangan dengan Aspek Perkembangan dalam Layanan Bimbingan Konseling E. Komponen Program 1. Layanan dasar 2. Layanan responsive 3. Layanan peminatan dan Perencanaan individu 4. Dukungan Sistem F. Bidang Layanan 1. Bidang Pribadi 2. Bidang Sosial 3. Bidang Belajar 4. Bidang Karier G. Rencana Kegiatan (Action Plan) / Silabus H. Pengembangan Tema atau Topik I. Rencana evaluasi dan Tindak lanjut J. Anggaran Lampiran-lampiran : 1. RPL 2. Lembar Angket
PROGRAM TAHUNAN A. RASIONAL Paradigma bimbingan dan konseling dewasa ini lebih berorientasi pada pengenalan potensi, kebutuhan, dan tugas perkembangan serta pemenuhan kebutuhan dan tugas-tugas perkembangan tersebut. Alih-alih memberikan pelayanan bagi peserta didik yang bermasalah, pemenuhan perkembangan optimal dan pencegahan terjadinya masalah merupakan fokus pelayanan. Atas dasar pemikiran tersebut maka pengenalan potensi individu merupakan kegiatan urgen pada awal layanan bantuan. Bimbingan dan konseling saat ini tertuju pada mengenali kebutuhan peserta didik, orangtua, dan sekolah. 1. Kataristik Bimbingan dan Konseling di SMP Perkembangan individu pada setiap masa memiliki ciri khas pada setiap generasinya, peserta didik merupakan individu yang terus menerus berkembang. Prubahan inipun berdampak pada kondisi social, ekonomi, politik, dan ekonomi. Pandangan terkini terkait generasi massa depan didasari oleh perubahan teknologi yang sangat pesat yang sangat mempengaruhi karateristik peserta didik. Guru BK sudah selayaknya memahami karateristik peserta didik yang menjadi sasaran layanan bimbingan konseling. Peserta didik yang menjadi subyek layanan Bimbingan dan Konseling masa depan pada generasi Z (lahir pada tahun 1995 – 2010) dan generasi Alpha (lahir tahun 2010 – 2024). Kedua generasi ini memiliki karakteristik khas yang belum dibahas pada tteori perkembangan yang ada. Generasi Z biasanya diseut dengan generasi Internet atau I-generation. Mereka lahir pada masa transisi perkembangan Hyperlinked, User-generated word dan menggunakan klik untuk memilih teknologi. 2. Karakteristik Peserta Didik/Konseli SMP Karakterisrtik Peserta didik/Konseli diartikan sebagai ciri-ciri yang melekat pada peserta didik SMP yang bersifat khas dan mmembedakannya dengan peserta didik/konseli lain pada satuan pendidikan. Karakteristik peserta didik/Konseli SMP yang perlu dipahami meliputi : Aspek Fisik, Kognitif, Sosial, Emoasi, Moral, dan Spiritual. 1). Aspek Fisik Fisik peserta didik/Konseli SMP tumbuh secara cepat sebagai akibat dari hormon dan organ seksual. Pertumbuhan fisik yang cepat pada masa ini membawa konsekuensi pada perubahan aspek-aspek lainnya seperti seksualitas, emosional dan aspek-aspek psikososialnya. 2). Aspek Kognitif Aspek kognitif peserta didk/Konseli berubah secara fundamental dibandingkan dengan masa kanak-kanak yang menyebabkan remaja mampu berfikir abstrak. Akibatnya remaja menjadi kritis sehingga dipersepsikan oleh orang dewasa sebagai “pembangkang” memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, egosentris, dan menganggap orang dewasa tidak dapat memahami mereka. Hal demikian menyebabkan remaja banyak mengalami konflik dengan orang dewasa. 3). Aspek Sosial Masyarakat memandang peserta didik/Konseli SMP bukan lagi anak-anak, namun belum juga diakui sebagai individu dewasa. Keadaan ini membuat peserta didik/konseli SMP
(remaja) merasa diperlakukan seperti kanak-kanak, namun merasa keberatan jika dituntut bertanggungjawab penuh sebagai orang dewasa pada umumnya. 4). Aspek Emosi. Peserta didik/Konseli pada umumnya memiliki emosionalitas yang labil. Transisi pada aspek fisik, kognitif, dan social menyebabkan emosionalitas remaja mudah berubahrubah. Keadaan yang demikian jika tidak dipahami dengan baik sangat potensial menimbulkan konflik. 5). Aspek Moral. Moralitas berisi kemampuan peserta didik/konseli membuat pertimbangan tentang baikburuk, benar-salah, boleh-tidak boleh, dalam melakukan sesuatu. Aspek ini sangat terkait dengan perkembangan kognitif. Karena aspek kognitif remaja berkembang pesat, maka moralitas remaja juga mengalami perubahan cukup mendasar dibandingkan pafa masa kanak-kanak. Oleh karena itu peserta didik/konseli SMP sering mempersoalkan hal-hal yang terkait denngan moralitas yang sebelumnya telah dihayati dan diyakini benar. 6). Aspek Religius. Aspek religious berkaita dengan keyakinan dan pengakuan individu terhadap kekuatan di luar dirinya yang mengatur kehidupan manusia. Pada masa sebelum SMP menerima keyakinan-keyakinan tersebut secara dogmatif. Sejalan dengan perkembangan kognitifnya peserta didik/konseli SMP sering mempersoalkan relegiusitas yang sebelumnya telah diyakini dan dipegang teguh. Akibatnya banyak remaja mempersoalkan kembali keyakinan keagamaan mereka, mengalami penurunan ibadah akibat keragaman atas keyakinan sebelumnya. Disisi lain keragaman ini pada beberapa peserta didik/konseli SMP mendorong mereka lebih giat mencari informai dan menguji kembali kebenaran yang mereka yakini. 3. Capaian Layanan Bimbingan Dan Konseling Layanan merupakan salah satu bentuk fasilitas peserta didik/konseli untuk mencapai tugas-tugas perkembangannya. Keberhasilan peserta didik/konseli menyelesaikan tugas perkembangan dapat membuat mereka bahagia dan akan menjadi modal bagi penyelesaian yugas-tugas perkembanagn fase berikutnya. Sebaliknya kegagalan peserta didik/konseli dalam menyelesaikan tugas perkembangan dapat membuat mereka kecewa dan/atau diremehkan orang lain. Kegagalan ini akan menyulitkan/menghambat peserta didik/konseli untuk menyelesaikan tugas perkembangan fase berikutnya. Oleh karena itu tugas perkembangan harus dipahami oleh guru BK/Konselor karena pencapaian tugas perkembangan merupakan tujuan layanan Bimbingan dan Konseling. Keberhasilan guru BK/Konselor dalam menfasilitasi peserta didik memenuhi capaian layanan akan mendukung optimalisasi capaian pembelajaran yang diampu oleh guru mata pelajaran. Capaian Layanan sekaligus untuk mendukung tercapainya Profil Pelajar Pancasila dan Penguatan Pendidikan Karakter mencakupnkompetensi dan karakter. Capaian Layanan dirumuskan dalam bentuk fase-fase yang menyatakan target capaian untuk rentang waktu yang lebih panjang, yaitu fase pada jenjang SD terbagi dalam 3 fase : Fase A (kelas 1-2), fase B (kelas 3-4), Fase C (kelas 5-6). Pada jenjang SMP terdapat 1 fase yaitu Fase D, dengan durasi3 tahun untuk kelas 7-9 SMP. Terakhir di SMA terdapat 2 fase yaitu fase E (kelas 10) dan fase F (kelas 11-12).
Lingkup Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP mencakup 4 bidang layanan. 4 Bidang layanan tersebut mencakup 10 aspek perkembangan yang dikembangkan dari tugas perkembangan peserta didik. Fase D (kelas 7, 8, dan 9). Layanan Bimbingan dan Konseling diberikan untuk optimalisasi pencapaian tugas perkembangan sesuai kebutuhan peserta didik dalam rangka memandirikan peerta didik dala menyongsong abad 21 dalam konteks Indonesia. Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling dijabarkan pada 3 tahapan internalisasi yang mencakup pengenalan, akomodasi, dan tindakan. Diskripsi Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling di SMP bila dikaitkan dengan upaya mewujudkan peserta didik/konseli yang memiliki Psichologikal Well-being, Profil Pelajar Pancasila dan Penguatan Pendiidkan Karakter (PPK). Dewasa ini layanan Bimbingan dan Konseling yang diselenggarakan oleh SMP Guru BK Konselor memiliki banyak tantangan baik secara internal maupun eksternal. Dari sisi internal, problematika ysng dislsmi oleh sebagian besar peserta didik bersifat kompleks. Beberapa diantaranya problem informasi yang begitu cepat dan massif seringkali memberikan dampak negative bagi perkembangan pribadi, social peserta didik di sekolah. Sebagai contoh akses tak terbatas dalam dunia maya seringkali melahirkan budaya instan dalam mengerjakan tugas, maraknya pornografi dan problem lainnya. Namun demikian pada dasarnya setiap indiividu memiliki kecenderungan untuk menata diri dan mencapai tujuan hdiup yang lebih bermakna tidak terkecuali peserta didik di sekolah. Dari beberapa probem yang ada masih terdapat harapan yang besar terhadap keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh peserta didik. Beberapa peserta didik memiliki potensi untuk dikembangkan bakat dan minatnya, aktif dalam kegiatan olahraga, berbakat dalam bidang seni dan lain-lain. Disamping itu daya dukung yang tersedia di SMP Guru BK Konselor dapat dikatakan cukup baik. Hal ini didukung oleh fakta bahwa sebagian besar orangtua/wali peserta didik memiliki profesi beragam dan telah menyatakan kesediaan untuk turut berkontribusi dengan kemampuan profesioanlitasnya masing-masing. Kondisi ini merupakan modal yang luar biasa dalam mendukung keberhasilan layanan BK di sekolah. Begitu pula dari segi daya dukung sarana dan prasarana yang dimiliki. SMP Guru BK Konselor memiliki kecukupan fasilitas untuk menopang berbagai wadah kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. B. VISI DAN MISI a. Visi Sekolah 2023 : “Berprestasi, berbudi dan beriman. (SIBUDIMAN)”. b. Visi Bimbingan dan Konseling 2023 : “Terwujudnya layanan bimbingan dan konseling yang profesional dalam memfasilitasi perkembangan peserta didik/konseli menuju pribadi unggul dalam imtak, iptek, tangguh, mandiri dan bertanggung jawab ”. c. Misi Bimbingan dan Konseling 1. Menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling yang memandirikan peserta didik/konseli berdasarkan pendekatan yang humanis dan multikultur.
2. Membangun kolaborasi dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dunia usaha dan industri, dan pihak lain dalam rangka menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling. 3. Meningkatkan mutu guru bimbingan dan konseling atau konselor melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. C. DESKRIPSI KEBUTUHAN Kebutuhan peserta didik/konseli dapat diidentifikasi berdasarkan asumsi teoretik dan hasil asesmen kebutuhan yang dilakukan. Dalam melaksanakan tugasnya, guru Bimbingan dan Konseling terlebih dahulu menyusun daftar kebutuhan (Need Assesment). Tujuan penyusunan instrumen tersebut untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan Konseli. Ada beberapa contoh aplikasi instrumen yang dapat digunakan untuk mengetahui kebutuhan Konseli, antara lain Daftar Cek Masalah (DCM), Inventori Tugas Perkembangan (ITP), Alat Ungkap Masalah (AUM), Analisis Tugas Perkembangan (ATP), Identifikasi Kebutuhan dan Masalah Konseli (IKMS) dan lain-lain. Selain itu pengalaman Konselor dalam melaksanakan program pelayanan konseling dan masukan dari berbagai fihak terkait juga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan daftar kebutuhan peserta didik. Angket masalah Konseli atau peserta didik di SMP Negeri 6 Ngawi, dibuat dan disusun sendiri oleh tim guru bimbingan dan konseling sesuai dengan lingkungan dan masalah/kebutuhan peserta didik di sekolah. D. ANGKET/ASSESMEN Angket Kebutuhan Peserta Didik diolah dengan Aplikasi Angket Kebutuhan Peserta Didik (AKPD). E. DESKRIPSI ASESMEN 4 LAYANAN BIDANG LAYANAN ASSESMEN KEBUTUHAN RUMUSAN KEBUTUHAN PRIBADI Saya belum bersungguh-sungguh beribadah pada Tuhan YME Kesadaran untuk beribadah Tuhan YME dengan Ikhlas Kadang-kadang perbuatan saya tidak sesuai dengan yang diucapkan Kesadaran untuk selalu bersikap jujur Saya kadang lupa bersyukur atas nikmat dan karunia dari Tuhan YME Memiliki sikap selalu bersyukur pada Tuhan YME Saya merasa pernah menyontek pada waktu ulangan Pemahaman terhadap dampak menyontek Saya lebih senang budaya luar (asing) daripada budaya Indonesia Kesadaran untuk mencintai budaya indonesia Saya merasa kurang memiliki rasa tanggung jawab Kemampuan untuk selalu bertanggung jawab Saya gampang marah tanpa tahu penyebabnya Kemampuan mengendalikan diri dari rasa marah Saya merasa rendah diri Memiliki kepercaya diri Saya merasa malu dengan kondisi fisik (jasmani) yang dimiliki Kesadaran untuk menerima pemberian terbaik dari Tuhan
Saya merasa kurang mendapatkan perhatian dari orang tua Memperoleh perhatian orang tua yang cukup Saya belum tahu cara menjaga kesehatan yang baik dan benar Memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik Saya belum tahu tentang potensi diri saya sendiri Menggali Potensi Diri Sendiri Saya sering mengalami sakit / alergi Memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik Saya belum memahami kelebihan dan kekurangan yang saya miliki Mengetahui Kelebihan dan Kelemahan yang dimiliki Orang tua saya tidak mempunyai penghasilan tetap Meningkatkan taraf hidup /ekonomi keluarga Saya merasa kesulitan mengatur waktu belajar dan bermain Mengatur jadwal kegiatan sehari-hari dengan baik Saya belum mengenal jati diri saya yang sebenarnya Kemampuan mengenal diri sendiri sendiri Saya belum tahu perubahan apa saja yang terjadi pada masa remaja Menyadari dan memahami perubahan yang terjadi pada masa remaja Saya belum terbiasa disiplin dalam kehidupan Memiliki disiplin diri dalam kehidupan Saya belum tahu cara menjadi pribadi mandiri Memiliki kepribadian yang mandiri SOSIAL Pemahaman saya masih sedikit tentang bahaya atau dampak rokok Menghindari bahaya atau dampak rokok Kata maaf, tolong dan terimakasih kadang lupa saya ucapkan dalam pergaulan Kemampuan mengucapkan kata maaf, tolong dan terima kasih Saya merasa malu untuk berinteraksi dengan para guru dan karyawan di sekolah Dapat berinteraksi dengan guru dan karyawan sekolah Saya belum banyak mengenal lingkungan sekolah baru saya (guru, fasilitas, prestasi, dll) Mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru Saya merasa sulit bergaul/kaku dengan temanteman di sekolah Kemudahan bergaul dengan teman-teman di sekolah Saya ingin menyelesaikan masalah dengan teman bermain Kemampuan mengatasi masalah dengan teman di sekolah Saya belum banyak teman atau sahabat Kemudahan mencari dan disenangi teman Saya belum tahu tentang bullying dan cara mensikapinya Memahami tentang bullying dan cara mensikapinya Saya sering lupa waktu ketika bermain/membuka medsos (fb, wa, dll) Mengendalikan penggunaan medsos sesuai kebutuhan Saya merasa malu jika bergaul dengan teman yang beda jenis kelamin Dapat berinteraksi dengan lawan jenis sesuai norma yang berlaku Saya jarang bermain/berteman di lingkungan tempat saya tinggal Kesadaran sebagai makhluk sosial yang harus berinteraksi BELAJAR Orang tua saya tidak peduli dengan kegiatan belajar saya Kesadaran orang tua untuk peduli pada kegiatan belajar anaknya Saya masih kesulitan dalam memahami pelajaran tertentu Kemudahan memaham pelajaran
Saya merasa tidak disiplin kalau belajar di rumah sendiri Melakukan disiplin belajar Saya belajarnya jika akan ada ulangan atau ujian saja Melakukan kebiasaan belajar Saya belajar di rumah kalau disuruh/diperintah orang tua Memiliki kebiasaan belajar di rumah Saya sering menunda-nunda pekerjaan sekolah Kemampuan untuk tidak menunda pekerjaan sekolah Saya belum tahu cara meraih prestasi di sekolah Memperoleh atau meraih prestasi di sekolah Saya selalu malas untuk belajar Memiliki Motivasi belajar Saya belum terbiasa belajar kelompok, biasanya saya selalu belajar sendiri Melakukan belajar kelompok yang baik KARIR Saya belum paham cara yang baik belajar di sekolah baru (SMP/MTs) Pemahaman cara belajar di SMP/MTs yang baik Saya belum ada teman yang cocok untuk belajar bersama Menemukan cara belajar yang sesuai Saya belum tahu cara memperoleh bantuan pendidikan (beasiswa) Memperoleh informasi beasiswa Saya terpaksa harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup Kemampuan mengatur waktu bekerja dan sekolah Saya merasa bingung memilih kegiatan esktrakurikuler di sekolah Memilih Ekskul yang sesuai Saya merasa pesimis bisa naik kelas Memiliki Sikap optimis dapat naik kelas Saya belum mempunyai cita-cita yang pasti Mengidentifikasi cita-cita yang sesuai dengan dirinya Saya belum banyak tahu tentang jenis-jenis pekerjaan di masyakarat Pemahaman mengenai jenis-jenis profesi di masyarakat Saya belum tahu tentang osis dan kegiatannya Mengenal osis dan kegiataannya saya merasa belum paham hubungan antara hobi, bakat, minat dan kemampuan Memahami hubungan hobi, bakat, minat dan kemampuan F. RUMUSAN TUJUAN. Tujuan layanan Bimbingan dan Konseling disusun idsesuaikan pada Capaian Layanan BK. Tujuan layanan Bimbingan dan Konseling yaitu ; Pengenalan (Pegetahuan), Akomodasi (Sikap), Tindakan (Keterampilan). Peserta didik/Konseli harus memeiliki dalam satu atau lebih kegiatan layanan yang menjadi Prasyarat untuk dapat mencapai CLBK (Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling). Peserta didik/Konseli mencapai Tugas Perkembangan yang terdapat Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling yang dikaitkan dengan upaya mewujudkan peserta didik/Konseli yang memiliki Psichologikcal Well-Being dab Perofil Pelajar Pncasila. Guru BK dalam menyusun rancangan kegiatan layanan Bimbingan dan Konseling mengacu pada alur Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling seperti yang tercantum dalam table dibawah ini :
1. Tabel Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling (CLBK) No Tugas Perkembangan Tataran Internalisasi tujuan Fase D (SMP) Pada Fase ini Peserta Didik dapat : 1 Landasan Hidup religious Pengenalan Mengaitkan nila-niali aga,a yang telah dipelajari dengan aktifitas sehari-hari Akomodasi Menghargai berbagai bentuk tata cara ibadah yang dijalani olehnya maupun oleh orang lain Tindakan Memperbaiki kebiasaaan sehari-hari yang kurang sesuai dengan ajaran yang diyakini 2 Landasan Perilaku etis Pengenalan Mengaitkan norma dan etika perilaku social remaja dengan permasalahan remaja yang serius yangsering terjadi pada lingkungan masyarakat. Akomodasi Meyakini pentingnya norma dan etika perilaku social bagi bagi remaja pada kehidupannya. Tindakan Menampilkan perilaku social yang sesuai norma dan etika perilaku remaja pada kehidupan masyarakat. 3 Kematangan emosional Pengenalan Menganalisis ekspresi perasaan diri sendiri dengan orang lain yang dapat menimbulkan konflik. Akomodasi Mengelola ekspresi perasaan diri sendiri secara tepat atas pertimbangan kontekstual. Tindakan Mengembangkan ekspresi perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik. 4 Kematangan Intelektual Pengenalan Menganalisis alternative pertanggungjawaban keuputusan dan pengentaan masalah menggunakan konsep-konsep ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. Akomodasi Memadukan keragaman alternative pengambilan keuputusan dan pengentasan masalah nenggunakan konsep-konsep ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. Tindakan Mengambangkan alternative pengambilan keputusan dan pengentasan masalah berdasarkan pengalaman pada saat menggunakan konsep-konsep ilmu penegtahuan dan perilaku belajar. 5 Kesadaran Tanggungjawab Pengenalan Menjelaskan cara memperoleh hak dan kwajiban dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui hak dan kwajiban aktifitas di lingkungan sekitar yang sudah diidentifikasi sebelumnya. Akomodasi Menyadari hak dan kwajiban serta tanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan Menampilkan hak dan kwajiban serta tanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari
6 Kesadaran gender Pengenalan Menjelaskan fungsi peran social anatar laki-laki dan perempuan sesuai budaya dan nilai-nilai yang berlaku. Akomodasi Menghargai fungsi peran social antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sehari-hari sesuai budaya dan nilai-nilai yang berlaku. Tindakan Menampilkan peran social antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sehari-hari sesuai budaya dan nilai-nilai yang berlaku 7 Pengembangan Pribadi Pengenalan Mengidentifikasi berbagai aktifitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobby yang dimiliki. Akomodasi Bersikap positif terhadap aktifitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobby yang dimiliki. Tindakan Melakukan aktifitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobby yang dimiliki. 8 Perilaku Kewirausahaan Pengenalan Mengidentifikasi perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan. Akomodasi Menyadari manfaat perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan. Tindakan Menampilkan contoh perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan. 9 Wawasan Kesiapan Karier Pengenalan Memilih alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Akomodasi Meyakini alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Tindakan Menentukan pilihan pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. 10 Kematangan Hubungan dengan Teman Sebaya Pengenalan Mengidentifkasi keterkaitan antara norma diri sendiri dengan fenomena pergaulan di lingkungan teman sebaya. Akomodasi Menghargai perbedaan norma yang dianut oleh lingkungan teman sebaya. Tindakan Menyeleraskan norma-norma pergaulan dengan teman yang lebih beragam latar belakang.
2. Tabel Hubungan Antara Tugas Perkembangan dengan Aspek Perkembanagn dalam Capaian Layanan Bimbingan dan Konseling (CLBK) Berikut table hubungan antara tugas perkembangan dengan aspek perkembanagn dalam capaian layanan bimbingan dan konseling (CLBK), yang pada awalnya disebut sebagai Standart Kompetensi Keterampilan Peserta Didik (SKKPD) No Tugas Perkembangan Capaian Layanan BK 1 Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Landasan Hidup religius 2 Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat, dan minat manusia Landasan Perilaku etis 3 Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, dan ekonomi Kematangan Emosi 4 Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan karier serta berperan dalam kehidupan masyarakat Kematangan Intelektual 5 Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan sosial yang lebih luas Kesadaran Tanggungjawab 6 Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita Kesadaran Gender 7 Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat Pengembangan Pribadi 8 Memiliki kemandirian perilaku ekonomis Perilaku Kewirausahaan 9 Mengenal kemampuan, bakat, minat, serta arah kecenderungan karier dan apresiasi seni Wawasan Kesiapan Karier 10 Mencapai kematangan hubungan dengan teman sebaya Kematangan Hubungan dengan Teman Sebaya. G. KOMPONEN PROGRAM Komponen program bimbigan dan konseling di SMP meliputi : (1) layanan dasar, (2) layanan peminatan dan perencanaan individual, (3) Layanan Responsif, dan (4) dukungan sistem. Berikut penjelasan mengenai masing-masing komponen 1) Layanan Dasar Layanan dasar adalah proses pemberian bantuan kepada semua peserta didik/konseli yang berkaitan dengan pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan dalam bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir sebagai pengejawantahan tugas-tugas perkembangan mereka. Layanan dasar merupakan inti pendekatan perkembangan yang diorganisasikan berkenaan dengan pengetahuan tentang diri dan orang lain, perkembangan belajar, serta perencanaan dan eksplorasi karir. Layanan dasar pada sekolah dasar dilaksanakan dalam aktivitas yang langsung diberikan kepada peserta didik/konseli adalah bimbingan kelompok, bimbingan klasikal, dan bimbingan lintas kelas. Aktivitas yang dilaksanakan melalui media adalah papan bimbingan, leaflet dan media inovatif bimbingan dan konseling. Bagi guru kelas yang menjalankan fungsi sebagai guru bimbingan dan konseling, layanan bimbingan klasikal dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran tematik.
2) Layanan Responsif Layanan responsif adalah layanan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek peserta didik, atau masalah-masalah yang dialami peserta didik/konseli yang bersumber dari lingkungan kehidupan pribadi, sosial, belajar, dan karir. Layanan terdiri atas konseling individual, konseling kelompok, konsultasi, konferensi kasus, referal dan advokasi. Sementara aktivitas layanan responsif melalui media adalah konseling melalui elektronik dan kotak masalah. Pada konteks layanan responsif di Sekolah Dasar, guru bimbingan dan konseling atau konselor memberikan intervensi secara singkat. Pada layanan responsif juga dilakukan advokasi yang menitikberatkan pada membantu peserta didik/konseli untuk memiliki kesempatan yang sama dalam mencapai tugas-tugas perkembangan. Guru bimbingan dan konseling atau konselor menyadari terdapat rintangan-rintangan bagi peserta didik yang disebabkan oleh disabilitas, jenis kelamin, suku bangsa, bahasa, orientasi seksual, status sosial ekonomi, pengaruh orangtua, keberbakatan, dan sebagainya. Guru bimbingan dan konseling atau konselor harus memberikan advokasi agar semua peserta didik/konseli mendapatkan perlakuan yang setara selama menempuh pendidikan di Sekolah Dasar. 3) Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual Peserta Didik Layanan peminatan dan perencanaan individual merupakan proses pemberian bantuan kepada semua peserta didik/konseli dalam membuat dan mengimplementasikan rencana pribadi, sosial, belajar, dan karir. Tujuan utama layanan ini ialah membantu peserta didik belajar memantau dan memahami pertumbuhan dan perkembangannya sendiri dan mengambil tindakan secara proaktif terhadap informasi tersebut Layanan peminatan dan perencanaan individual berisi aktivitas membantu setiap peserta didik untuk mengembangkan dan meninjau minat dan perencanaan pribadi, sosial, belajar, dan karir. Aktivitas dimulai sejak peserta didik masih di sekolah dasar dan berlanjut terus sampai di sekolah menengah. Rencana yang telah dibuat oleh peserta didik ditinjau dan diperbaharui secara berkala dan didokumentasikan di dalam profil peserta didik, misalnya dalam bentuk grafik. Aktivitas layanan peminatan dan perencanaan individual yang langsung diberikan kepada peserta didik dapat berupa kegiatan bimbingan klasikal, konseling individual, konseling kelompok, bimbingan kelas besar atau lintas kelas, bimbingan kelompok, konsultasi dan kolaborasi. Aktivitas peminatan dan perencanaan individual di Sekolah Dasar terintegrasi dengan kegiatan ekstrakurikuler. Pemilihan kegiatan ekstrakurikuler juga dapat menggambarkan minat peserta didik pada aktivitas tertentu. Guru bimbingan dan konseling atau konselor dap at memberikan informasi tentang perencanaan pribadi, akademik dan karir dalam pemilihan kegiatan ekstra kurikuler bagi peserta didik. 4) Dukungan Sistem Dukungan sistem merupakan komponen pelayanan dan kegiatan manajemen, tata kerja infrastruktur dan pengembangan keprofesionalan konselor secara berkelanjutan yang secara tidak langsung memberikan bantuan kepada peserta didik atau memfasilitasi kelancaran perkembangan peserta didik. Aktivitas yang dilakukan dalam dukungan sistem adalah (1) administrasi, yang di dalamnya termasuk melaksanakan dan menindaklanjuti asesmen, kunjungan rumah, menyusun dan melaporkan program bimbingan dan konseling, membuat evaluasi, dan melaksanakan administrasi dan mekanisme bimbingan dan konseling, serta (2) kegiatan tambahan dan pengembangan profesi, bagi konselor atau guru kelas yang berfungsi sebagai guru bimbingan dan konseling, kegiatan pengembangan profesi dilaksanakan sesuai
dengan tugasnya sebagai guru kelas dengan diperkaya oleh kegiatan pelatihan atau lokakarya tentang bimbingan dan konseling untuk memperkuat kompetensi dalam menjalankan fungsi sebagai guru bimbingan dan konseling atau konselor. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (guru sebagai pembelajar) bagi konselor atau guru bimbingan dan konseling dapat dilakukan dengan moda tatap muka, daring dan kombinasi antara tatap muka dan daring. H. BIDANG LAYANAN Bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan mencakup empat bidang layanan, yaitu bidang layanan yang memfasilitasi perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir yang merupakan satu kesatuan utuh dapat dipisahkan dalam setiap diri individu peserta didik/konseli 1. Pribadi Suatu proses pemberian bantuan dari guru bimbingan dan konseling atau konselor kepada peserta didik atau konseli untuk memahami, menerima, mengarahkan, mengambil keputusan, dan merealisasikan keputusannya secara bertanggung jawab tentang perkembangan aspek pribadinya, sehingga dapat mencapai perkembangan secara optimal dan mencapai kebahagiaan, kesejahteraan dan keselamatan dalam kehidupannya. Aspek perkembangan peserta didik/konseli yang dikembangkan meliputi (1) memahami potensi diri dan memahami kelebihan dan kelemahannya, baik kondisi fisik maupun psikis, (2) mengembangkan potensi untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupannya, (3) menerima kelemahan kondisi diri dan mengatasinya secarabaik. 2. Sosial Suatu proses pemberian bantuan dari konselor kepada peserta didik/konseli untuk memahami lingkungannya dan dapat melakukan interaksi sosial secara positif, terampil berinteraksi sosial, mampu mengatasi masalah-masalah sosial yang dialaminya, mampu menyesuaikan diri dan memiliki keserasian hubungan dengan lingkungan sosialnya sehingga mencapai kebahagiaan dan kebermaknaan dalam kehidupannya. Aspek perkembangan peserta didik/konseli yang dikembangkan meliputi (1) berempati terhadap kondisi orang lain, (2) memahami keragaman latar sosial budaya, (3) menghormati dan menghargai orang lain, (4) menyesuaikan dengan nilai dan norma yang berlaku, (5) berinteraksi sosial yang efektif, (6) bekerjasama dengan orang lain secara bertanggung jawab, dan (8) mengatasi konflik dengan orang lain berdasarkan prinsip yang saling menguntungkan. 3. Belajar Proses pemberian bantuan kepada peserta didik/ konseli dalam mengenali potensi diri untuk belajar, memiliki sikap dan keterampilan belajar, terampil merencanakan pendidikan, memiliki kesiapan menghadapi ujian, memiliki kebiasaan belajar teratur dan mencapai hasil belajar secara optimal sehingga dapat mencapai kesuksesan, kesejahteraan, dan kebahagiaan dalam kehidupannya. Aspek perkembangan yang dikembangkan meliputi; (1) Menyadari potensi diri dalam aspek belajar dan memahami berbagai hambatan belajar (2) Memiliki sikap dan kebiasaan belajar yang positif (3) Memiliki motif yang tinggi untuk belajar sepanjang hayat (4) Memiliki keterampilan belajar yang efektif
(5) Memiliki keterampilan perencanaan dan penetapan pendidikan selanjutnya (6) Memiliki kesiapan menghadapi ujian 4. Karir Proses pemberian bantuan oleh guru bimbingan dan konseling atau konselor kepada peserta didik/konseli untuk mengalami pertumbuhan, perkembangan, eksplorasi, aspirasi dan pengambilan keputusan karir sepanjang rentang hidupnya secara rasional dan realistis berdasar informasi potensi diri dan kesempatan yang tersedia di lingkungan hidupnya sehingga mencapai kesuksesan dalam kehidupannya. Aspek perkembangan yang dikembangkan meliputi : (1) Pengetahuan konsep diri yang positif tentang karir (2) Kematangan emosi dan fisik dalam membuat keputusan karir (3) Kesadaran pentingnya pencapaian prestasi untuk mendapatkan kesempatan karir (4) Kesadaran hubungan antara pekerjaan dan belajar (5) Keterampilan untuk memahami dan menggunakan informasi karir (6) Kesadaran hubungan antara tanggung jawab personal, kebiasaan bekerja yang baik dan kesempatan karir (7) Kesadaran bagaimana karir berhubungan dengan fungsi dan kebutuhan di masyarakat (8) Kesadaran tentang perbedaan pekerjaan dan perubahan peran laki-laki - perempuan. I. RENCANA KEGIATAN/OPERASIOAL (ACTION PLAN) Rencana kegiatan (action plan) bimbingan dan konseling merupaan rencan yang menguraikan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang didapat dari hasil assesmen terhadap kondisi peserta didik/konseli serta standar kompetensi kemandirian Konseli. Rencana kegiatan bimbingan dan konseling terdiri dari beberapa komponen, yaitu : (a) Bidang layanan Berisi tentang bidang layanan bimbingan dan konseling (b) Capaian Layanan Berisi tentang tujuan yang akan dicapai yang berbasis hasil asesmen, tugas perkembangan atau standar kompetensi kemandirian Konseli (c) Metode, Berisi teknik/strategi kegiatan layanan bimbingan dan konseling yang akan dilakukan. (d) Alat/media, Berisi alat dan media yang akan digunakan misalnya power point presentation, kertas kerja dan sebagainya. (e) Evaluasi, Berisi jenis dan alat evaluasi yang digunakan untuk memastikan ketercapaian tujuan layanan. (f) Pelaksanaan, Berisi pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling yang dilakukan dengan berkolaborasi bersama guru mata pelajaran, wali kelas, kepala sekolah, tenaga administrasi maupun orangtua siswa
RENCANA KEGIATAN (ACTION PBidang Bimbingan Capaian Layanan Toleransi InternalisPengenalan AkomodPribadi menunjukkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Mengaitkan nila-niali agama yang telah dipelajari dengan aktifitas sehari-hari Menghargai berbagai bentata cara ibadyang dijalanolehnya mauoleh orang laSosial menampilkan perilaku sosial yang sesuai dengan norma dan etika pada kehidupan bermasyarakat Mengaitkan norma dan etika perilaku social remaja dengan permasalahan remaja yang serius yangsering terjadi pada lingkungan masyarakat Meyakini pentingnya ndan etika persocial bagi bremaja pada kehidupannyBelajar mengekspresikan perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik serta memiliki sikap postif, inisiatif, tangguh, dan disiplin. Menganalisis ekspresi perasaan diri sendiri dengan orang lain yang dapat menimbulkan konflik Mengelola eperasaan dirisendiri secaratas pertimbkontekstual mampu menentukan alternatif pengambilan keputusan dan pengentasan masalah Menganalisis alternative pertanggungjawaban keuputusan dan Memadukankeragaman alternative pengambilan
PLAN) BIMBINGAN DAN KONSELING sasi Tujuan Metode Media Evaluasi Pelaksana an dasi Tindakan ntuk dah ni upun ain Memperbaiki kebiasaaan seharihari yang kurang sesuai dengan ajaran yang diyakini Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi norma rilaku bagi ya Meyakini pentingnya norma dan etika perilaku social bagi bagi remaja pada kehidupannya Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi ekspresi i ra tepat angan Mengembangkan ekspresi perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi n n Mengambangkan alternative pengambilan keputusan dan Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi
berdasarkan konsep ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. pengentaan masalah menggunakan konsepkonsep ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. keuputusan pengentasanmasalah nenggunakankonsep-konsilmu pengdan pbelajar. Sosial mampu menunjukkan kemampuan interaksi dengan orang lain sesuai hak dan kewajiban, memiliki empati, dapat bekerja sama, dan memiliki karakter solidaritas Menjelaskan cara memperoleh hak dan kwajiban dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui hak dan kwajiban aktifitas di lingkungan sekitar yang sudah diidentifikasi sebel Menyadari hkwajiban sertanggungjawdalam kehidsehari-hari Pribadi mampu menampilkan perilaku yang sesuai dengan fungsi dan peran sebagai laki-laki atau perempuan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan budaya dan nilai-nilai yang berlaku Menjelaskan fungsi peran social anatar laki-laki dan perempuan sesuai budaya dan nilai-nilai yang berlaku Menghargai peran social laki-laki danperempuan dkehidupan sehari sesuai bdan nilai-nilaberlaku Karier mampu melakukan aktivitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobi yang Mengidentifikasi berbagai aktifitas keseharian untuk mengembangkan Bersikap posterhadap aktkeseharian umengembang
dan n n sep etahuan perilaku pengentasan masalah berdasarkan pengalaman pada saat menggunakan konsep-konsep ilmu penegtahuan dan perilaku belajar hak dan rta wab dupan Menampilkan hak dan kwajiban serta tanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi fungsi antara n dalam eharibudaya ai yang Menampilkan peran social antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sehari-hari sesuai budaya dan nilainilai yang berlaku Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi sitif ifitas untuk gkan Melakukan aktifitas keseharian untuk mengembangkan Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi
dimilikinya, memiliki sifat positif terhadap diri sendiri, mengenali kualitas dan minat diri, serta memiliki karakter kejujuran dan tanggung jawab. potensi dan hobby yang dimiliki potensi dan hyang dimilikKarier mampu menampilkan contoh perilaku hemat, gigih, kompetitif, dan kolaboratif dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan untuk mencapai kemandirian hidup Mengidentifikasi perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan Menyadari mperilaku hemulet, dan kompeteitif dkarakteristikkewirausahamampu menentukan pilihan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan kemampuan diri seperti memiliki keyakinan tujuan hidup dan cita-cita, merencanakan strategi pengembangan diri, serta membiasakan gemar membaca untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat Memilih alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Meyakini alternative pendidikan yang sesuai kemampuan dalam merencanakakarier. Sosial mampu menyelaraskan norma-norma pergaulan teman sebaya dengan latar belakang yang beragam seperti membangun kepercayaan dalam suatu Mengidentifkasi keterkaitan antara norma diri sendiri dengan fenomena pergaulan di lingkungan teman sebaya Menghargai perbedaan yang dianulingkungan sebaya.
hobby ki potensi dan hobby yang dimiliki manfaat mat, dengan k jiwa aan Menampilkan contoh perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan. Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi SLTA dengan diri rangka an Menentukan pilihan pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi norma ut oleh teman Meyakini alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka Ceramah/ Diskusi PPT dan kertas kerja Proses dan Hasil Kolaborasi
hubungan, bekerja sama dengan orang lain, memiliki solidaritas, dan bersahabat dengan teman sebaya
merencanakan karier.
J. PENGEMBANGAN TEMA/TOPIK. Tema/Topik merupakan rencana lanjutan dari Identifikasi Diskripsi kebutuhan peserta didik/Konseli dalam aspek perkembangan Landasan religious, Landasan Perilaku etis, Kematangan Emosi, Kematangan Intelektual, Kesadaran Tanggungjawab, Kesadaran Gender, Pengembangan Pribadi, Perilaku Kewirausahaan, Wawasan Kesiapan karier, dan Kematangan Hubungan dengan Teman Sebaya yang akan dituangkan dalam Rencana Pelaksanaan Layanan BK (RPL BK) sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Aspek Perkembangan Toleransi Internalisasi Tujuan Pengenalan Akomodasi Tindakan Landasan Hidup Religius Mengaitkan nila-niali agama yang telah dipelajari dengan aktifitas sehari-hari Menghargai berbagai bentuk tata cara ibadah yang dijalani olehnya maupun oleh orang lain Memperbaiki kebiasaaan sehari-hari yang kurang sesuai dengan ajaran yang diyakini Landasan Perilaku etis Mengaitkan norma dan etika perilaku social remaja dengan permasalahan remaja yang serius yangsering terjadi pada lingkungan masyarakat Meyakini pentingnya norma dan etika perilaku social bagi bagi remaja pada kehidupannya Meyakini pentingnya norma dan etika perilaku social bagi bagi remaja pada kehidupannya Kematanagn Emosi Menganalisis ekspresi perasaan diri sendiri dengan orang lain yang dapat menimbulkan konflik Mengelola ekspresi perasaan diri sendiri secara tepat atas pertimbangan kontekstual Mengembangkan ekspresi perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik Kematangan Intelektual Menganalisis alternative pertanggungjawaban keuputusan dan pengentaan masalah menggunakan konsep-konsep ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. Memadukan keragaman alternative pengambilan keuputusan dan pengentasan masalah nenggunakan konsep-konsep ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. Mengambangkan alternative pengambilan keputusan dan pengentasan masalah berdasarkan pengalaman pada saat menggunakan konsep-konsep ilmu penegtahuan dan perilaku belajar Kesadaran tabggubgjawab Menjelaskan cara memperoleh hak dan kwajiban dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui hak dan kwajiban aktifitas di lingkungan sekitar yang sudah diidentifikasi sebel Menyadari hak dan kwajiban serta tanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari Menampilkan hak dan kwajiban serta tanggungjawab dalam kehidupan sehari-hari Kesadaran Gender Menjelaskan fungsi peran social anatar laki-laki dan perempuan sesuai budaya dan nilai-nilai yang berlaku Menghargai fungsi peran social antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan seharihari sesuai budaya dan nilai-nilai yang berlaku Menampilkan peran social antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sehari-hari sesuai budaya dan nilainilai yang berlaku
Pengembangan Pribadi Mengidentifikasi berbagai aktifitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobby yang dimiliki Bersikap positif terhadap aktifitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobby yang dimiliki Melakukan aktifitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobby yang dimiliki Perilaku Kewirausahaan Mengidentifikasi perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan Menyadari manfaat perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan Menampilkan contoh perilaku hemat, ulet, dan kompeteitif dengan karakteristik jiwa kewirausahaan. Wawasan Kesiapan Karier Memilih alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Meyakini alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Menentukan pilihan pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. Kematangan Hubungan Dengan Teman Sebaya Mengidentifkasi keterkaitan antara norma diri sendiri dengan fenomena pergaulan di lingkungan teman sebaya Menghargai perbedaan norma yang dianut oleh lingkungan teman sebaya. Meyakini alternative pendidikan SLTA yang sesuai dengan kemampuan diri dalam rangka merencanakan karier. K. RENCANA EVALUASI. PELAPORAN DAN TINDAK LANJUT 1. EVALUASI Evaluasi merupakan langkah penting dalam manajemen pelayanan bimbingan dan konseling (BK). Evaluasi secara umum ditujukan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan kegiatan dan ketercapaian tujuan program yang telah ditetapkan. Dalam evaluasi program bimbingan dan konseling terdapat 2 (dua) jenis evaluasi, yaitu evaluasi proses dan evaluasi hasil. Evaluasi proses adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan melalui analisis hasil penilaian proses selama kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling brlangsung. Fokus penilaian adalah keterlibatan unsur-unsur dalam pelaksanaan kegitan bimbingan dan konseling. Evaluasi hasil adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan untuk memperoleh informasi tentang keefektifan layanan bimbingan dan konseling dilihat dari hasilnya. Evaluasi hasil pelayanan bimbingan dan konseling ditujukan pada hasil yang diacapi oleh peserta didik yang menjalin pelayanan bimbingan dan konseling. Fokus penilaian dapat diaragakan pada berkembangnya : a. Pemahaman diri, sikap, dan prilaku yang diperoleh berkaitan dengan materi / topik / masalah yang dibahas b. Perasaan positif sebagai dampak dari proses atau meteri/topik/masalah yang dibahas c. Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pasca layanan dalam rangka mewujudkan upaya pengembangan/pengetasan masalah. Langkah-langkah pelaksanaan : a. Penyusunan rencana evaluasi b. Pengumpulan Data c. Analisa dan interpretasi data 2. PELAPORAN Pelaporan merupakan langkah lanjutan setelah evaluasi. Isi dalam pelaporan lebih bersifat mendeskripsikan dan memberi uraian analisis terhadap hasil-hasil yang telah dicapai dalam kegiatan evaluasi sebelumnya. Pelaporan pada hakikatnya merupakan kegiatan menyusun dan
mendeskripsikan seluruh hasil yang telah dicapai dalam evaluasi proses maupun hasil dalam format laporan yang dapat memberikan informasi kepada seluruh pihak yang terlibat tentang keberhasilan dan kekurangan dari program bimbingan dan konseling yang telah dilakukan. Terdapat tiga aspek pokok yang perlu diperhatikan dalam penyusunan laporan yiatu : a. Sistematika laporan hendaknya logis dan dapat dipahami b. Deskripsi laporan yang disusun hendaknya memperhatikan kaidah penulisan dan kebahasan yang telah dilakukan c. Laporan pelaksanaan program bimbingan dan konseling harus dilaporkan secara akurat dan tepat waktu. Langkah-langkah dalam penyusunan laporan : a. Tahap persiapan b. Pengumpulan dan penyajian data c. Penulisan laporan d. Sistematika laporan 3. TINDAK LANJUT Tindak lanjut dalam kegiatan evaluasi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menindaklanjuti hasil pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling. Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh dari hasil evaluasi, guru BK atau konselor dapat memikirkan ulang keseluruhan program yang telah dilaksanakan denganc ara membuat desain ulang atau merevisi seluruh program atau beberapa bagian dari program yang dianggap belum begitu efektif. Langkah-langkah tindak lanjut : a. Menentukan aspek-aspek perbaikan atau peningkatan yang akan dilakukan. b. Menyusun ulang desain program secara umum atau layanan bimbingan dan konseling tertentu dalam rangka perbaikan atau pengembangan c. Melaksanakan kegiatan tindak lanjut sesuai dengan aspek-aspek yang akan diperbaiki atau dikembangkan dan alokasi waktu yang telah ditentukan. K. SARANA DAN PRASARANA BIMBINGAN DAN KONSELING Prasarana pokok yang diperlukan ialah ruang bimbingan dan konseling yang cukup memadai. Ruang dimaksud hendaknya diatur sedemikian rupa sehingga peserta dididk yang berkunjung merasa senang dan nyaman, serta ruangan tersebut dapat digunakan untuk pelaksanaan berbagai jenis kegiatan layanan bimbingan dan konseling baik individu maupun kelompok sesuai dengan asas-asas dan kode etik bimbingan dan konseling. Sedangkan Sarana dan prasarana berisi fasilitas dan perlengkapan yang mendukung terhadap keterlaksanaan program bimbingan dan konseling. Sarana yang akan digunakan dalam kegiatan pelayanan bimbingan dan konseling meliputi : a. Alat pengumpul data, baik tes maupun non tes, yaitu : 1) Angket Masalah Konseli / Aplikasi Angket Masalah Konseli 2) Sosiometri 3) Alat Ungkap Pemahaman Diri 4) Alat Penelusuran Minat Peserta Didik SMP 5) Alat Ungkap Masalah Seri PTSDL 6) Inventori Tugas Perkembangan 7) Catatan Anekdot b. Alat penyimpan data, khususnya dalam bentuk himpunan data yaitu : 1) Cummulative Record
2) Basis Data Prestasi Akademik 3) Daftar Peserta Didik Asuh c. Kelengkapan penunjang teknis yaitu : 1) Data informasi meliputi: Peta Peserta Didik 2) Paket bimbingan meliputi : Paket Materi Klasikal 3) Alat bantu bimbingan meliputi : Buku Saku, Poster. d. Perlengkapan administrasi, yaitu : 1) Alat tulis 2) Format rencana kegiatan 3) Blanko laporan kegiatan Sedangkan prasarana penunjang layanan : Ruang bimbingan dan konseling terdiri atas : ruang tamu, ruang kerja, ruang bimbingan dan konseling kelompok/diskusi, ruang dokumentasi (terlampir)
L. ANGGARAN DAN BIAYA Anggaran biaya menyesuaikan dengan anggaran sekolah yang dialokasikan untuk kegiatan bimbingan dan Konseling dengan rincian kebutuhan sebagai berikut : Rencana anggaran berisi uraian jenis kegiatan dan rincian besar anggaran yang dibutuhkan. Jumlah besar anggaran menunjukkan kebutuhan besaran anggaran untuk mendukung keterlaksanaan program bimbingan dan konseling. Rencana anggaran disusun untuk mendukung implementasi program secara cermat, rasional dan realistik. Adapun rencana anggaran kegiatan bimbingan dan konseling pada tahun ini adalah sebagai berikut : NO KEGIATAN VOLUME JUMLAH A LAYANAN BK 1 Home visit 1 orang x 10 OB x Rp.100.000,- Rp. 1.000.000,- 2 Pembuatan media BK 2 Paket x Rp. 1000.000,- Rp. 2.000.000,- 3 Mengikuti seminar/pelatihan BK 1 Orang x 3 OH x Rp. 250.000,- Rp. 750.000,- B BAHAN HABIS PAKAI 1 Kertas HVS A4 70 gram 20 Rim x Rp. 40.000,- Rp, 800.000,- 2 Kertas HVS F4 70 gram 5 Rim x Rp. 45.000,- Rp. 225.000,- 3 Stapler 3 Rim x Rp. 20.000,- Rp. 60.000,- 4 Isi stapler 1 Box x Rp.25.000,- Rp. 25.000,- 5 Spidol white board 4 Box x Rp. 100.000,- Rp. 400.000,- 6 Penghapus white board 2 Buah x Rp. 15.000,- Rp. 30.000,- 7 Flash disk 2 Buah x Rp. 85.000,- Rp. 170.000,- 8 CD RW 1 Box x Rp. 150.000,- Rp. 150.000,- 9 Toner printer 2 Buah x Rp. 970.000,- Rp. 1.970.000,- 10 Refil Toner printer 4 Buah x Rp. 350.000,- Rp. 1.400.000,- 11 Penggandaan 1 Paket x Rp. 5.000.000,- Rp. 5.000.000,- C SARANA PRASARANA 1 Pembuatan sekat untuk ruang konseling 1 Paket x Rp. 2.000.000,- Rp. 2.000.000,- 2 Pengadaan komputer 1 Set x Rp. 8.500.000,- Rp. 8.500.000,- D Total Biaya Rp. 23.500.000,- (Dua Puluh Tiga Juta lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah)
LAMPIRAN A. PENYUSUNAN BUTIR INSTRUMEN ANGKET KEBUTUHAN PESERTA DNO BIDA NG SKKPD Tataran/Internalisasi Tujuan Pengenalan Akomodasi 1 PRIB ADI Landasan Hidup Religius Mengenal arti dan tujuan ibadah Berminat mempelajari arti dan tujuan ibadah MelakukegiatakemauaLandasan Perilaku Etis Mengenal alasan perlunya mentaati aturan/norma berperilaku Memahami keragaman aturan/patokan dalam berperilaku dalam konteks budaya BertindpertimbterhadaberlakuKematangan Emosi Mengenal cara- cara mengekspresikan perasaan secara wajar Memahami keragaman ekspresi perasaan diri dan perasaan orasaan orang lain MengekperasaapertimbPengembanga n Pribadi Mengenal kemampuan dan keinginan diri Menerima keadaan diri secara positif Meyakisebagaidikembharmonkehidup
DIDIK NO ITE M BUTIR ANGKET KONSELI BIDANG LAYANA Tindakan N ukan berbagai an ibadah dengan an sendiri 1 Saya belum bersungguh-sungguh beribadah pada Tuhan YME P 2 Kadang-kadang perbuatan saya tidak sesuai dengan yang diucapkan P 3 Saya kadang lupa bersyukur atas nikmat dan karunia dari Tuhan YME P dak atas bangan diri ap norma yang u 4 Saya merasa pernah menyontek pada waktu ulangan P 5 Saya lebih senang budaya luar (asing) daripada budaya Indonesia P 6 Saya merasa kurang memiliki rasa tanggung jawab P kspresikan an atas dasar bangan kontekstual 7 Saya gampang marah tanpa tahu penyebabnya P 8 Saya merasa rendah diri P 9 Saya merasa malu dengan kondisi fisik yang dimiliki P 10 Saya merasa kurang mendapatkan perhatian dari orang tua P ini keunikan diri i aset yang harus bangkan secara nis dalam pan 11 Saya belum tahu cara menjaga kesehatan yang baik dan benar P 12 Saya belum tahu tentang potensi diri saya sendiri P 13 Saya sering mengalami sakit / alergi P 14 Saya belum memahami kelebihan dan kekurangan yang saya miliki P 15 Orang tua saya tidak mempunyai penghasilan tetap P 16 Saya merasa kesulitan mengatur waktu belajar dan bermain P 17 Saya belum mengenal jati diri saya yang sebenarnya P 18 Saya belum tahu perubahan apa saja yang terjadi pada masa remaja P 19 Saya belum terbiasa disiplin dalam kehidupan P 20 Saya belum tahu cara menjadi pribadi mandiri P
2 SOSI AL Kesadaran Tanggung Jawab Sosial Mempelajari cara-cara memperoleh hak dan memenuhi kewajiban dalam lingkungan kehidupan sehari-hari Menghargai nilai- nilai persahabatan dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari Berintelain atapersahakeharmKematangan Hubungan dengan Teman Sebaya Mempelajari normanorma pergaulan dengan teman sebaya yang beragam latar belakangnya Menyadari keragaman latar belakang teman sebaya yang mendasari pergaulan Bekerjateman sberagambelakanKesadaran Gender Mengenal peran- peran sosial sebagai laki-laki atau perempuan Menghargai peranan diri dan orang lain sebagai laki-laki atau perempuan dalam kehidupan sehari- hari Berintejenis sedalam mjenis 3 BELA JAR Kematangan Intelektual Mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah Menyadari adanya resiko dari pengambilan keputusan Mengamberdasaresiko yterjadi.
eraksi dengan orang as dasar nilai-nilai abatan dan monisan hidup. 21 Pemahaman saya masih sedikit tentang bahaya atau dampak rokok S 22 Kata maaf, tolong dan terimakasih kadang lupa saya ucapkan dalam pergaulan S 23 Saya merasa malu untuk berinteraksi dengan para guru dan karyawan di sekolah S 24 Saya belum banyak mengenal lingkungan sekolah baru saya (guru, fasilitas, prestasi, dll) S a sama dengan sebaya yang m latar ngnya 25 Saya merasa sulit bergaul/kaku dengan teman-teman di sekolah S 26 Saya ingin menyelesaikan masalah dengan teman bermain S 27 Saya belum banyak teman atau sahabat S 28 Saya belum tahu tentang bullying dan cara mensikapinya S 29 Saya sering lupa waktu ketika bermain/membuka medsos (fb, wa, dll) S eraksi dengan lain ecara kolaboratif memerankan peran 30 Saya merasa malu jika bergaul dengan teman yang beda jenis kelamin S 31 Saya jarang bermain/berteman di lingkungan tempat saya tinggal S mbil keputusan arkan pertimbangan yang mungkin 32 Orang tua saya tidak peduli dengan kegiatan belajar saya B 33 Saya masih kesulitan dalam memahami pelajaran tertentu B 34 Saya merasa tidak nyaman kalau belajar di rumah sendiri B 35 Saya belajarnya jika akan ada ulangan atau ujian saja B 36 Saya belajar di rumah kalau disuruh/diperintah orang tua B 37 Saya sering menunda-nunda pekerjaan sekolah B 38 Saya belum tahu cara meraih prestasi di sekolah B 39 Saya selalu malas untuk belajar B
4 KARI R Perilaku Kewirausahaa n/Kemandiria n Perilaku Ekonomis Mengenal nilai- nilai perilaku hemat, ulet sungguh- sungguh dan konpetitif dalam kehidupan sehari-hari. Menyadari manfaat perilaku hemat, ulet sungguh-sungguh dan konpetitif dalam kehidupan sehari-hari. Membihemat, sunggudalam khari. Wawasan dan Kesiapan Karir Mengekspresikan ragam pekerjaan, pendidikan dan aktivitas dalam dengan kemampuan diri Menyadari keragaman nilai dan persyaratan dan aktivitas yang menuntut pemenuhan kemampuan tertentu Mengidalternatpendidiyang mrelevankemam
40 Saya belum terbiasa belajar kelompok, biasanya saya selalu belajar sendiri B 41 Saya belum paham cara yang baik belajar di sekolah baru (SMP/MTs) B 42 Saya belum ada teman yang cocok untuk belajar bersama B iasakan diri hidup ulet sungguhuh dan konpetitif kehidupan sehari43 Saya belum tahu cara memperoleh bantuan pendidikan (beasiswa) K 44 Saya terpaksa harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup K dentifikasi ragam tif pekerjaan, ikan dan aktifitas mengandung nsi dengn mpuan diri 45 Saya merasa bingung memilih kegiatan esktrakurikuler di sekolah K 46 Saya merasa pesimis bisa naik kelas K 47 Saya belum mempunyai cita-cita yang pasti K 48 Saya belum banyak tahu tentang jenis-jenis pekerjaan di masyakarat K 49 Saya belum tahu tentang osis dan kegiatannya K 50 saya merasa belum paham hubungan antara hobi, bakat, minat dan kemampuan K
LAMPIRAN B. ANGKET KEBUTUHAN PESERTA DIDIK (AKPD) KELAS 7 ANGKET KEBUTUHAN PESERTA DIDIK (AKPD) NAMA : _______________________________________, KELAS : ____________________________ Petunjuk : 1. Dibawah ini bukan alat tes, tetapi angket yang berisi tentang berbagai masalah yang sering dihadapi siswa. 2. Jawaban Anda sangat bermanfaat untuk membantu keberhasilan belajar di sekolah ini 3. Pilihlah jawaban yang paling sesuai dengan kondisi Anda saat ini, dengan cara memberikan tanda ( √ ) pada kolom Ya / Tidak 4. Jawaban Anda akan kami rahasiakan, untuk itu jawablah dengan sungguh-sungguh. NO P E R N Y A T A A N YA TIDAK 1 Saya belum bersungguh-sungguh beribadah pada Tuhan YME 2 Kadang-kadang perbuatan saya tidak sesuai dengan yang diucapkan 3 Saya kadang lupa bersyukur atas nikmat dan karunia dari Tuhan YME 4 Saya merasa pernah menyontek pada waktu ulangan 5 Saya lebih senang budaya luar (asing) daripada budaya Indonesia 6 Saya merasa kurang memiliki rasa tanggung jawab 7 Saya gampang marah tanpa tahu penyebabnya 8 Saya merasa rendah diri 9 Saya merasa malu dengan kondisi fisik (jasmani) yang dimiliki 10 Saya merasa kurang mendapatkan perhatian dari orang tua 11 Saya belum tahu cara menjaga kesehatan yang baik dan benar 12 Saya belum tahu tentang potensi diri saya sendiri 13 Saya sering mengalami sakit / alergi 14 Saya belum memahami kelebihan dan kekurangan yang saya miliki 15 Orang tua saya tidak mempunyai penghasilan tetap 16 Saya merasa kesulitan mengatur waktu belajar dan bermain 17 Saya belum mengenal jati diri saya yang sebenarnya 18 Saya belum tahu perubahan apa saja yang terjadi pada masa remaja 19 Saya belum terbiasa disiplin dalam kehidupan 20 Saya belum tahu cara menjadi pribadi mandiri 21 Pemahaman saya masih sedikit tentang bahaya atau dampak rokok 22 Kata maaf, tolong dan terimakasih kadang lupa saya ucapkan dalam pergaulan 23 Saya merasa malu untuk berinteraksi dengan para guru dan karyawan di sekolah 24 Saya belum banyak mengenal lingkungan sekolah baru saya (guru, fasilitas, prestasi, dll) 25 Saya merasa sulit bergaul/kaku dengan teman-teman di sekolah 26 Saya ingin menyelesaikan masalah dengan teman bermain 27 Saya belum banyak teman atau sahabat 28 Saya belum tahu tentang bullying dan cara mensikapinya 29 Saya sering lupa waktu ketika bermain/membuka medsos (fb, wa, dll) 30 Saya merasa malu jika bergaul dengan teman yang beda jenis kelamin 31 Saya jarang bermain/berteman di lingkungan tempat saya tinggal 32 Orang tua saya tidak peduli dengan kegiatan belajar saya 33 Saya masih kesulitan dalam memahami pelajaran tertentu 34 Saya merasa tidak nyaman kalau belajar di rumah sendiri 35 Saya belajarnya jika akan ada ulangan atau ujian saja 36 Saya belajar di rumah kalau disuruh/diperintah orang tua 37 Saya sering menunda-nunda pekerjaan sekolah 38 Saya belum tahu cara meraih prestasi di sekolah 39 Saya selalu malas untuk belajar 40 Saya belum terbiasa belajar kelompok, biasanya saya selalu belajar sendiri 41 Saya belum paham cara yang baik belajar di sekolah baru (SMP/MTs) 42 Saya belum ada teman yang cocok untuk belajar bersama 43 Saya belum tahu cara memperoleh bantuan pendidikan (beasiswa) 44 Saya terpaksa harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup 45 Saya merasa bingung memilih kegiatan esktrakurikuler di sekolah 46 Saya merasa pesimis bisa naik kelas 47 Saya belum mempunyai cita-cita yang pasti 48 Saya belum banyak tahu tentang jenis-jenis pekerjaan di masyakarat 49 Saya belum tahu tentang osis dan kegiatannya 50 saya merasa belum paham hubungan antara hobi, bakat, minat dan kemampuan
TAHUN PELAJARAN1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2PERSIAPAN 1 Pembagian tugas guru bimbingan dan konseling/konselor X 2 Assesmen kebutuhan (Angket Masalah Siswa) X 3 Menyusun program bimbingan dan konseling X 4 Konsultasi program bimbingan dan konseling X X 5 Pengadaan sarana / prasarana BK X PELAKSANAAN 1 Bimbingan Klasikal X X X X X X X X X X X X X2 Bimbingan Kelas Besar/lintas kls 3 Bimbingan Kelompok 4 Pengembangan Media BK 5 Papan Bimbingan 6 Leaflet 1 Konseling Individual 2 Konseling Kelompok 3 Referal (Alih Tangan Kasus) 4 Konsultasi 5 Bimbingan Teman Sebaya 6 Konferensi Kasus 7 Konseling Melalui elektrik 1 Bimbingan Klasikal Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutu PEMINATAN & P. INDIVIDUAL Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutu LAYANAN DASAR JADWAL KEGIATAN BIMBSMP NEGERJuli Agustus September Oktober Nov LAYANAN RESPONSIF Bulan Komponen Dan Keg Layanan Kegiatan Tengah Semester 1
N 2023 - 2024 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Maret April Mei Juni Libur Permulaan Puasa Libur Hari Raya INGAN DAN KONSELING I 6 NGAWI vemper Desember Januari Februari Sumatif Assesmen Semester Libur Semester 2 / Kenaikan Kelas Sumatif Akhir Semester 2 Libur Semester 1
2 Konseling Individual 3 Konseling Kelompok 4 Bimbingan kelas besar 5 Bimbingan Kelompok 6 Konsultasi 8 Career day 1 Pengembangan Jejaring X X 2 Kegiatan Manajemen X X X X X X X X X X X X X X 3 Pengembangan staf Kunjungan rumah 4 Kolaborasi 5 Pengembangan Profesi Konselor a. In House Training X b. Pendidikan Lanjut 6 Penelitian dan Pengembangan 1 Evaluasi Proses X X X X 2 Evaluasi Hasil X X X X 3 Supervisi X 4 Pembuatan Laporan X X X X Mengetahui Kepala Sekolah PURWANTO,S.Pd,M.Pd NIP.19711231 200604 1 011 AKUNTABILITAS Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutu DUKUNGAN SISTEM Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutuSesuai kebutuhan Sesuai kebutu
X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X X NGAWI, JULI 2023 Guru BK/Konselor SITI QONIAH,S.Pd NIP.19650830 200701 2003 han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan han Sesuai kebutuhan Sesuai kebutuhan Libur PermLibur
Libur Semester 2 / Kenaikan Kelas
JURNAL KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING TAHUN PELAJARAN 2023 / 2024 HARI, TGL NO KEGIATAN KLS BIDANG BIMBINGAN JENIS LAYANAN Senin …................ 1 2 3 4 Selasa …................ 1 2 3 4 Rabu …................ 1 2 3 4 Kamis …............... 1 2 3 4 Jum'at …................ 1 2 Ngawi,……………….. Mengetahui, Guru Pembimbing Kepala Sekolah PURWANTO,S.Pd SITI QONIAH,S.Pd NIP.19711231 200604 1011 NIP.19650830 200701 2003
BIMBINGAN DAN KONSELING SMPN 6 NGAWI NO. ABSEN 1 KARTU SOSIOMETRI Nama siswa : AGUNG SETIAWAN L/P : 0 Nomor Induk : 0 Kelas : 7B Kegiatan : ARAH HUBUNGAN SOSIAL TEMAN 1 ( SATU ) KELAS Jumlah siswa dalam kelompok : 25 Dipilih oleh : Yohan Nurdiansyah Ditolak oleh : FEBRIAN BELQUIS T.S, Habib Hafiza Anwar, KELVIN DESTA ANDRABENI, Muhammad Rifa'I, Nizzam anugraha pradipta, Hendra Setiawan Teman yang dipilih : 1 KELVIN DESTA ANDRABENI 2 Habib Hafiza Anwar Teman yang ditolak : 1 PUGUH FIKERI NUR AZIZ 2 nizzam anugraha pradipta Jumlah pemilih : 1 Jumlah penolak : 6 Indeks cs : 0,02 Indeks rs : -0,12 Indeks crs : -0,05 Catatan/Komentar : Hasil analisis dari indeks penolakan sebesar 0.12% karena 1. Mengejek teman. 2. Suka narik rambut teman (jambak) 3. Suka usil, njaraki. 4. Suka berisik di kelas. 5. Suka ramai 6. Suka membully. 7. Sombong Ngawi, 22 Agustus 2023 Konselor, SITI QONIAH,S.Pd NIP: 19650830 200701 2 003
BIMBINGAN DAN KONSELING SMPN 6 NGAWI NO. ABSEN 3 KARTU SOSIOMETRI Nama siswa : EKA PUTRA W L/P : 0 Nomor Induk : 0 Kelas : 7B Kegiatan : ARAH HUBUNGAN SOSIAL TEMAN 1 ( SATU ) KELAS Jumlah siswa dalam kelompok : 25 Dipilih oleh : FAHRIL BRAMANTA, Habib Hafiza Anwar, PUGUH FIKERI NUR AZIZ, REZA ANANDA Y Ditolak oleh : Wendi Andika PratamaYohan Nurdiansyah Teman yang dipilih : 1 Rico Febrian Saputra 2 Teman yang ditolak : 1 PUGUH FIKERI NUR AZIZ 2 Wendi Andika Pratama Jumlah pemilih : 4 Jumlah penolak : 2 Indeks cs : 0,08 Indeks rs : -0,04 Indeks crs : 0,02 Catatan/Komentar : Hasil analisis dari indeks penolakan sebesar 0.08% karena : 1. Suka meledek tapi diledek balik tidak mau 2. Suka njaraki Ngawi, 22 Agustus 2023 Konselor, SITI QONIAH,S.Pd NIP: 19650830 200701 2 003