CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Sebuah kamera digital merekam dan menyimpan gambar dalam bentuk digital. Banyak
kamera digital model terbaru yang dapat juga merekam suara dan video, selain hanya
untuk memotret gambar. Saat memotret gambar, biasanya kamera ini di iringi dengan
kemampuan sensor foto yang di milikinya dan menggunakan perangkat Charged Coupled
Device (CCD). Gambar yang telah disimpan tersebut dapat di pindahkan ke komputer
secara singkat dan lebih mudah atau anda dapat menyimpannya di kamera saja untuk
kemudian di pindahkan ke komputer atau dicetak nanti. Foto-foto tersebut juga dapat di
simpan ke dalam compact disc atau external hardisk.
Gambarajah 3.6
menunjukkan Charged Coupled Device (CCD) pada DLSR
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 8 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Pencahayaan
Pencahayaan berarti bahwa seberapa lama shutter kamera terbuka untuk menerima
cahaya dan mengambil gambar. Hal tersebut dapat menentukan poin-poin seperti:
resolusi dan tingkat kontras cahaya pada gambar. Mode exposure pada kebanyakan
fitur kamera digital terdapat pada pengaturan otomatis dan manual. Membeli sebuah
kamera digital dengan atau tanpa kontrol exposure bergantung pada kehendak anda.
Memiliki kamera digital dengan kontrol exposure lebih memungkinkan anda untuk dapat
memotret sesuatu yang agak sukar untuk di tangkap gambarnya, seperti: efek blur atau
cahaya yang begitu halus.
Tampilan layar LCD.
LCD merupakan singkatan dari Liquid Crystal Display, memungkinkan para pengguna
kamera digital untuk mendapatkan sebuah ide tentang bagaimana tampilan gambar
tersebut sebelum fotonya diambil. Layar LCD menunjukkan pengguna mengenai apa
yang kamera tangkap dalam tampilan gambar. Layar LCD juga memungkinkan
penggunanya untuk menyusun komposisi dalam foto sebelum mengambil gambar.
Beberapa layar LCD ada yang berbentuk kecil, tapi tidak seakurat tampilan LCD yang
lebih besar dan memiliki viewfinder untuk membantu kamera dalam mengatur
komposisi foto. Melalui layar LCD, pengguna dapat melihat menu untuk mengubah
segala aspek pada pengaturan kamera dan melihat kembali foto yang telah disimpan.
Aplikasi Optical Zoom
Memiliki lensa optik zoom yang handal lebih penting daripada sebuah resolusi yang
tinggi, sebab lebih banyak detail yang dapat diperoleh dan hanya membutuhkan sedikit
jumlah piksel untuk ditampilkan agar lebih jernih. Jika anda ingin memotret subjek
dengan jarak yang jauh, menggunakan optical zoom merupakan pilihan terbaik.
Meskipun begitu, para fotografer amatir memiliki sebuah optik zoom yang di sebut
super-telescopic zoom, yang memiliki fungsi yang sama dengan optical zoom yang
dimiliki kamera digital. Kamera digital secara mendasar memiliki resolusi yang lebih
berat dan tidak memiliki banyak pilihan untuk optical zoom, tetapi masih tetap
menghasilkan gambar terbaik, meskipun jarak subjek foto menjadi pertimbangan
karena jauh.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 9 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3.2 KOMPONAN DAN KEGUNAAN KAMERA DIGITAL (DSLR)
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 10 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Gambarajah 3.7
menunjukkan komponan yang ada pada kamera digital (DSLR)
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 11 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Jadual komponan dan kegunaanya pada Kamera Digital (DSLR)
KOMPONAN KEGUNAAN
Shutter Button Tekan butang ini untuk mendapatkan yang lebih jelas semasa
Control Button mengambil video/gambar.
Pelbagai perubahan di tetapan kamera.
Shooting Mode Perubahan antara Scene MODES, menyesuaikan pilihan
Dial EXPOSURE dan sebagainya.
Microphone Merakam suara untuk klip video dan suara audio.
Focus-Assist Membantu kamera untuk focus dalam keadaan cahaya yang
Light malap.
Electronic Flash Memberikan cahaya tambahan untuk setiap Scene.
Optical Viewfinder Membentuk ‘frame’ dan komposisi (compose) gambar.
Zoom Lens and Untuk membesarkan atau mengecilkan saiz imej.
Control
Tripod Socket Bahagian penyambungan kamera kepada tripod
Docking Port Boleh digunakan untuk memindahkan gambar, mengecas semula
bateri, membuat cetakan dan juga pelbagai fungsi lain.
Battery
Compartment Mengandungi sel bateri yang menghidupkan kamera.
Power Switch
Untuk menukarkan mood camera kepada “ON” atau “OFF”
Indicator LEDs Menunjukkan status kamera.
Paparan kamera.
LCD (Liquid Untuk mengawal jumlah informasi pada LCD dan Menu.
Crystal Display)
Panel
Display Control /
Menu Button
Picture Review Tekan butang ini untuk melihat gambar yang telah di ambil.
Cursor Pad Navigasi pilihan menu.
Set/Excute Button Mengaktifkan pilihan senarai menu / features.
Memory Card Slot Slot memori kad.
USB Port Capaian perenti USB
File-Save LED
Cahaya unutk menunjukkan bahawa terdapat imej yang disimpan
dalam memori kad
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 12 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3.3 MENGENALPASTI AKSESORI KAMERA VIDEO
1. Digital Single Lens Reflex
Tidak dapat dinafikan DSLR kini sudah banyak menambat hati para filmmaker dan juga
para amatur. DSLR bukan sahaja murah, tetapi ianya akan meningkatkan lagi mobiliti serta
penggunaan lens dan juga gear dapat lagi membantu para profesional untuk berkarya
dengan lebih mudah.
Gambarajah 3.8
menunjukkan gambar kamera
DSLR
2. Tripod kamera video.
Gambarajah 3.9
menunjukkan contoh Tripod
Kamera yang bergoyang tidak elok ketika mengambil gambar dan video. Oleh itu anda
perlukan tripod yang kukuh dan ringan. Kestabilan dan mudah untuk dibawa adalah kriteria
penting dalam meilih tripod. Pemilihan ‘fluid head’ yang sesuai untuk shot panning dan tilt
lebih praktikal daripada menggunakan ‘ball head’.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 13 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3. Audio Rekoder atau Mikrofon
a) DSLR mampu memberikan anda imej video yang cantik tetapi tidak pada audionya.
Built-in mikrofon yang terdapat di kamera tidak memberikan kualiti audio yang baik.
b) Penggunaan perakam audio lebih versatile kerana boleh meletakkannya di mana
sahaja tanpa menggunakan kabel yang panjang dan subjek yang diinterview boleh
duduk jauh daripada kedudukan kamera. Kelemahan menggunakan perakam audio
ialah ketika dalam proses suntingan, perlu sync audio dengan visual. Proses ini
memakan masa.
c) Terdapat beberapa jenis Mikrofon yang boleh digunakan adalah seperti berikut:
i. Mikrofon shotgun
Gambarajah 3.10
menunjukkan contoh Mikrofon Shotgun
Mikrofon jenis ini boleh dipasang di atas DSLR menggunakan hot shoe. Mikrofon
jenis ini sangat praktikal untuk mendapatkan audio persekitaran dan juga jika
subjek berhadapan dengan kamera. Penggunaaan mikrofon ini lebih baik
daripada built-in mic yang terdapat di kamera.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 14 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
ii. Mikrofon Lavalier
Gambarajah 3.11
menunjukkan contoh Mikrofon Lavalier
Jika anda ingin membuat sesi interview secara dokumentari, mikrofon jenis ini
perlu diletakkan kepada subjek untk mendapatkan audio yang baik.
iii. Mikrofon Boom + Fishpol
Biasanya pemain/aktor/aktris tidak statis pada arah dan jarak tertentu maka perlu
seseorang yang memegang stik boom+fishpol iaitu seorang boomer untuk
menjaga jarak dan arah mikrofon tersebut tetap pada posisi yang baik, sehingga
mendapatkan hasil kualiti yang baik.
Gambarajah 3.12
menunjukkan contoh Mikrofon Boom
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 15 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Hal penting yang harus diperhatikan dalam membuat rekaman audio untuk lokasi yang
noisenya terlalu dominan adalah:
1. Sumber suara kita dekatkan semaksimum mungkin dengan mik (jangan sampai suara
pecah).
2. Lokasi kita isolasi dengan kain (sound blanked).
3. Menggunakan mikrofon khusus super cardioid atau clip on.
4. Memasang wind screen (wind shield) pada mikrofon.
Gambarajah 3.13
menunjukkan contoh Wind Shield pada Microphone
Bukakan minda anda…..
Dengan menggunakan DSLR yang disediakan, anda perlu bincangkan
bersama rakan anda fungsi dan kegunaan bagi Kamera Video Digital
model yang berbeza. Sebagai contoh CANON dan NIKON..
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 16 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4. Rail atau Spider
Gambarajah 3.13
menunjukkan contoh bagi Rail atau Spider
i. Pergerakan kamera merupakan sesuatu yang di ambil berat untuk menjadikan shot-
shot yang diambil lebih cantik. Rail atau slider dapat membantu anda mendapatkan
shot-shot seperti di dalam filem mahupun drama. Rail sesuatu digunakan untuk
mengambil establish sesuatu tempat, barang dan sebagainya.
ii. Terdapat juga rail atau slider yang dipasang dengan timer, ini membantu anda untuk
merakam time lapse dengan lebih tepat dan juga menarik cuma kos peralatannya
agak tinggi.
5. Lampu LED (Light Emitted Diod)
I. Di tempat kurang cahaya, kita perlu tambahan lampu. Aksesori lampu LED sudah
sangat baik saat ini, dengan panel yang tersusun atas banyak lampu dan punya
warna cukup netral (sekitar 5600 K) dan terang.
II. Lampu LED ini biasanya dipasang di hot shoe atau di rig.
6. Memory Card yang Bersaiz Besar
I. Video berdefinasi tinggi (HD) memerlukan ruang yang banyak dalam kad
memori,oleh itu memerlukan kad yang bersaiz besar. Kepantasan, memerlukan juga
kad yang pantas untuk ‘read and write’ data.
II. Sebagai contoh, kad SD,anda perlukan kad ‘class 10’. Class 6 sudah memadai,
tetapi kad lebih pantas lebih baik,’transfer rate’ untuk data juga menjadi lebih
singkat.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 17 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3.4 PENGHASILAN SKRIP DAN PAPAN CERITA (STORY BOARD).
Tahukah anda penghasilan sesebuah skrip adalah bermula dari penghasilan sebuah synopsis
terlebih dahulu. Kemudian selepas penghasilan skrip di lakukan papan cerita (lukisan
mengikut adegan/babak) akan dibangunkan bagi memudah proses pengambaran sesebuah
pencerita yang di paparkan secara visual. Berikut adalah proses penghasilan papan cerita dan
skrip :
1. Synopsis
Sinopsis merupakan maklumat ringkas yang padat dan jelas. Sinopsis yang baik ialah
diantara 30-50 patah perkataan dan yang kurang baik melebihi 100 patah perkataan.
Sinopsis ini ditulis dalam satu perenggan sahaja.
Contoh : “Forbidden Kingdom merupakan sebuah filem aksi, fantasi, pengembaraan dan
lucu. Ia mengisahkan seorang remaja Amerika bernama Jason di abad ke-21 yang amat
meminati filem kung fu. Secara tidak sengaja Jason telah terjumpa sebatang tongkat unik
yang telah membawanya terlibat dalam satu pengembaraan di era 500 tahun dahulu.”
2. Treatment / Olahan Cerita
Ia merupakan satu pengisahan yang lengkap mengenai satu-satu cerita dari kaca mata
seorang tukang cerita tanpa sebarang dialog. Olahan cerita ini menggunakan kaedah
adegan demi adegan. Mereka yang membaca akan merasa kesan yang sama seperti
menonton cerita tersebut. Olahan cerita biasanya untuk filem atau drama satu jam, olahan
cerita atau treatment panjangnya dari 40 hingga 60 muka surat.
Contoh Treatment atau Olahan Cerita :
SIANG HARI. LONG SHOT dan PAN.
“Kita dilihatkan kawasan ladang kelapa sawit yang luas tetapi sebahagiannya ditutupi
semak. Kedengaran bunyi anjing dari jauh. Kita lihat anjing dan seorang lelaki Cina
melangkah sungai dengan memijak batu-batu di dalamnya. Bunyi anjng semaki n ganas
membawa pemburu ke arah sebuah bungkusan. Kamera bergerak ke sebalik bungkusan
guni yang besar menampakkan anjing dan pemburu meluru ke arah bungkusan tersebut..”
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 18 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3. Script
Skrip ialah idea yang dikembangkan menjadi isu dan persoalan. Ia berfungsi untuk
memenuhi sesuatu tujuan dengan menggunakan sesuatu jenis media. Skrip dihasilkan
oleh penulis skrip. Penulisan sesebuah skrip berlaku berulang kali sehingga diluluskan
untuk diterbitkan. Biasanya penerbit akan membeli terus skrip dan mengubah bahagian
tertentu jika perlu. Penghasilan sesbuah skrip akan melalui beberapa fasa seperti berikut :
1. Sumber idea :
• Pengalaman sendiri.
• Pengalaman orang lain.
• Pembacaan pelbagai bahan.
• Menonton.
4. Bentuk Idea Untuk Penghasilan Skrip
Idea ialah cetusan desakan fikiran mengenai sesuatu jalan penceritaan ‘Story line’. Struktur
skrip adalah seperti berikut :
Gambarajah 3.4.1
menunjukkan Struktur Skrip.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL Gambarajah 3.4.2
menunjukkan di Permulaan
struktur skrip. Situasi (apa yang
berlaku), Role, Lokasi.
19 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Gambarajah 3.4.3
menunjukkan Complication -
Gambarajah 3.4.4
menunjukkan di Permulaan
struktur skrip. Situasi (apa yang
berlaku), Role, Lokasi.
Gambarajah 3.4.5
menunjukkan di Permulaan
struktur skrip. Situasi (apa yang
berlaku), Role, Lokasi.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 20 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
5. Cara Penulisan Skrip
1. Buatlah halaman judul. Skrip Anda akan membutuhkan halaman judul. Hal ini
termasuk judul dan nama Anda.
2. Gunakan jenis huruf, batas tepi dan pemisahan halaman atau bagian (break) yang
benar. Anda dapat menggunakan jenis huruf Courier (ukuran 12) ketika menulis
skrip.
3. Berikan detail yang baik tentang keadaan dan para pelakonya. Gunakan keterangan
yang menjelaskan berbagai hal dengan lebih detail mengenai suatu adegan
sebelum adegan tersebut dimulakan. Keterangan ini menyatakan apakah adegan
tersebut dilakukan di dalam atau di luar ruangan, di mana lokasinya, dan apakah
dilakukan pada siang atau malam hari. Nama pelakon harus ditulis dalam huruf
besar semua di atas atau di samping dialog mereka (tergantung pada jenis skrip
Anda). Anda juga dapat memberikan instruksi, seperti jeda, dalam tanda kurung.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 21 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4. Gunakan pemformatan yang betul untuk cara atau penghasilan yang Anda inginkan.
Jika Anda ingin menulis skrip film, maka Anda harus menulis skrip dalam format
tersebut.
5. Pastikan Anda tidak menulis terlalu banyak. Skrip biasanya hanya berlangsung
sekitar satu menit setiap halaman, meskipun tentunya ada kelonggaran untuk
penyesuaian.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 22 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
6. Penghasilan Papan Cerita (Story Board)
1. Papan cerita disediakan pada peringkat awal proses reka bentuk. Papan cerita adalah
himpunan lakaran rupa bentuk skrin-skrin paparan yang digunakan dalam aplikasi
multimedia. Dalam melakarkan papan cerita kita perlu mengaplikasi konsep reka letak.
Papan cerita adalah lakaran imaginasi tentang apa yang hendak dipaparkan dalam satu
persembahan perisian multimedia.
2. Tujuan Papan Cerita di bagunkan :
• Gambaran kasar perisian dan panduan utama kpd pengarangan perisian.
• Gambaran bagaimana setiap skrin dikaitkan dgn skrin seterusnya.
• Gambaran bagaimana setiap objek berfungsi dalam skrin.
3. Kepentingan Papan Cerita:
• Membantu kita merancang animasi dari 1 gambar ke 1 gambar lain.
• Membantu untuk meletakkan unsur-unsur mendebarkan dan menarik.
• Membolehkan kita membuat sebarang perubahan aksi sebelum memulakan
proses animasi.
• Mempersembahkan ‘storyboard’ kepada orang lain untuk mendapatkan maklum
balas tentang idea tersebut.
Gambarajah 3.14
menunjukkan contoh Papan Cerita
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 23 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4. Setiap papan cerita perlulah mengandungi maklumat seperti berikut:
i. Suatu lakaran atau lukisan di atas Skrin, halaman atau bingkai.
ii. Warna, penempatan, dan saiz grafik.
iii. Teks sebenar di atas skrin, halaman dan bingkai.
iv. Narasi ( Narration )
v. Animasi
vi. Video & Bunyi.
Gambarajah 3.15
menunjukkan contoh Jadul bagi mendapatka
data untuk sesebuah Papan Cerita
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 24 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
5. Jenis - jenis Papan Cerita:
a) Papan Cerita Produksi (Production Storyboard).
b) Papan Cerita Lembaran Konsep atau Lukisan (Conceptual Sheet Or Painting
Storyboard).
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 25 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
c) Papan Cerita TV (TV Storyboard).
d) Papan Cerita Animatik (Animatic Storyboard).
e) Papan Cerita Digital (Digital Storyboard).
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 26 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3.5 Penyediaan PROP dan Pencahayaan (Lighting).
1. Pembinaan dan penyediaan Prop.
• Pembinaan set diketuai oleh Pengarah Seni atau Pereka Set.
• Sebelum set dibina ia terlebih dulu dilukis.
• Model juga dibina.
• Pembinaan set mengambil kira kedudukan kamera dan penataan lampu.
• Bahagian props juga membuat persediaan terhadap hiasan set dengan nasihat
Pengarah Seni.
• Pengarah Seni bertanggung jawab berkaitan pemilihan PERABOT, PROPS, dan
perhiasan set serta tempat untuk meletakkannya.
• Props yang tidak boleh dibeli atau disewa akan dibuat sendiri.
Gambarajah 3.16
menunjukkan contoh penyediaan prop
di lokasi pengambaran
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 27 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
2. Pencahayaan
• Tujuan asas pencahayaan :
i. Untuk mendapatkan satu pendedahan sempurna bagi meningkatkan
kualiti gambar.
ii. Untuk menghasilkan 'mood' sesebuah cerita.
• Sumber Cahaya :
i. cahaya semulajadi.
ii. cahaya buatan (lampu).
• Kualiti Cahaya :
i. soft light - Cahaya yang terserak (diffused) dan kurang bayang atau
menghasilkan bayang yang nipis.
ii. hard light - Cahaya yang kuat dan hasilkan bayang yang jelas atau tebal.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 28 Gambarajah 3.17
menunjukkan Soft Light vs Hard
Light
UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
• Three Point Lighting :
i. Cara 'Three Point Lighting' ialah ia menggunakan tiga buah lampu yang
diletakkan di posisi yang tertentu.
ii. Ia akan memberikan pencahayaan yang sempurna kepada subjek yang
dirakan.
Gambarajah 3.18
menunjukkan contoh penggunaan cahaya One Key Light
Gambarajah 3.19
menunjukkan contoh penggunaan cahaya
Three-Point Lighting
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 29 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3. Exposure (pendedahan cahaya) adalah suatu mekanisme yang membuka lensa
kamera bagi membenarkan jumlah tertentu cahaya untuk masuk ke dalam lensa. Dua
perkara yang mengawal kemasukan cahaya ke dalam lensa iaitu;
a) Shutter (tetingkap) – pada kamera, shutter akan menghalang semua cahaya dari
filem sehinggalah anda menekan butang rakam. Kemudian ia akan terbuka dan
tertutup dengan cepat dan membenarkan sejumlah cahaya masuk. Anda boleh
mengawal tempoh bukaan shutter ini dengan menetapkan nilai shutter speed.
b) Apperture (bukaan) – apabila cahaya melalui lensa kamera, ia mestilah melalui
satu lubang bukaan iaitu ”aperture”. Ia mengambil konsep pupil mata manusia.
Kawalan bukaan ini boleh dikawal dengan menetapkan bukaan aperture atau F-
Stop.
Gambarajah 3.20
menunjukkan Shutter dan Aperture
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 30 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
EXERCISE UNIT 3
Latihan 3.0 : Mari mencuba soalan ujian kendiri ini:-
1. Sila senaraikan 5 jenis aksesoris kamera video.
i.
ii.
iii.
iv.
v.
2. Jelaskan bahagian asas / komponan kamera video digital serta fungsinya.
i.
ii.
iii.
3. Huraikan fungsi serta tujuan sesebuah papan cerita (story board) dibuat.
Cuba buat:
Anda dikehendaki untuk menyediakan satu skrip cerita iklan pendek berdasarkan synopsis
yang dibangunkan bersama rakan kelas anda. Penceritaan mestilah mengandungi jalan cerita
yang menarik mengikut struktur penceritaan yang telah dibincangkan dalam unit 3.4.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 31 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
References :
1. History Of Art
2. Using Adobe SoundBooth CS4 (2008), Adobe Systems Incorporated, 345 Park Avenue,
San Jose, California 95110, USA
3. Jeniffer Watson (2000) The iMac : IDG Books Worlwide, Inc.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 32 UNIT 3
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
CERTIFICATE OF GRAPHIC DESIGN
CAG 30123 – MULTIMEDIA APPLICATION
UNIT 4.0 :
TECHNIQUE OF RECORDING
Course Learning Outcomes
This Course Explained the fundamental of multimedia elements workflow using several
multimedia application software.
Course Synopsis
Students will be expose to video operating skill and basic multimedia workflow in
producing multimedia product using various software.
Learning Outcomes
After completing the course, students should be able to :
1. Identify elements and multimedia software.
2. Describe a multimedia project using workflow given.
3. Manipulate a video camera using steps given.
4. Produce artwork and video footage using multimedia software.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 1 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Original Writers
En. Khirul Ikhwan Bin Abdul Rahman
Cover Design & Developed by
Bahagian Kemahiran dan Teknikal
Cawangan Pengajian
Majlis Amanah Rakyat
First Edition, Oktober 2017
This module is permitted for IKM and KKTM use only.
Copyright © BKT, Majlis Amanah Rakyat
All right reserved. No parts of this work may be reproduced in any form of by any means
without the written permission of the Director, Bahagian Kemahiran dan Teknikal , MARA K.L
This module is permitted for internal circulation (IKM/KKTM) only
Unit Pembangunan Modul Pembelajaran
Cawangan Pengajian
Bahagian Kemahiran dan Teknikal
Tingkat 20, Ibu Pejabat MARA
Jalan Raja Laut
50609 Kuala Lumpur
Web Page: http://www.mara.gov.my
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 2 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
TABLE OF CONTENT
Unit 4.0 Title Page 1
Credit Page 2
Table of Content 3
4
Technique of Recording 5-7
4.1 Method of indoor and outdoor video 8 - 13
recording 14 - 17
18 - 21
4.2 Type of Shot
4.3 Basic Camera Works 22
4.4 Composition Rules
4.5 Using Video Camera to Record a 23 - 24
Video Footage 25
4.6 Method of Indoor and Outdoor Audio
26
Recording 27
4.7 Use Audio Recorder to record a Sound
Clips
Unit Exercise
References
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 3 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
UNIT 4.0 : TECHNIQUE OF RECORDING
Selamat meneruskan pelajaran anda di Unit 4 ini. Tahukah anda
bagaimana cara bagi mendapatkan komposisi dan shot rakaman
yang menarik?.. pelbagai pendekatan boleh digunakan Teknik
penggambaran paling asas adalah pergerakan kamera bagi
mendapatkan shot yang diperlukan bahagian seterusnya
menerangkan beberapa teknik
pergerakan kamera yang boleh digunakan
PENGENALAN
Untuk mendapatkan komposisi dan shot rakaman yang menarik, pelbagai pendekatan boleh
digunakan. Salah satu daripadanya ialah dengan mempelbagaikan teknik penggambara.
Teknik penggambaran yang paling asas ialah menerusi pergerakan kamera yang digunakan
bagi mendapatkan shot yang diperlukan. Sekarang mari kita teruskan ke pelajaran yang akan
membincangkan perkara sebegini.
OBJEKTIF PEMBELAJARAN
Adalah diharapkan pelajar boleh:-
1. Mengendalikan sebuah kamera video menggunakan langkah rakaman yang betul.
2. Menghasilkan projek video footage menggunakan perisian multimdeia.
3. Menerangkan jenis – jenis type of shot dengan betul.
4. Menghasilkan pergerakkan kamera dengan baik.
5. Menjelaskan maksud komposisi penggambaran
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 4 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.1 METHOD OF INDOOR AND OUTDOOR VIDEO RECORDING
Anda tahukah video kamera mempunyai pelbagai kaedah rakaman atau pengambaran? Bagi
mendapatkan komposisi dan shot rakaman yang menarik pelbagai pendekatan
boleh digunakan Teknik penggambaran paling asas adalah pergerakan kamera bagi
mendapatkan shot yang diperlukan bahagian seterusnya menerangkan beberapa teknik
pergerakan kamera yang boleh digunakan.
5.1.1 Teknik Pergerakan Kamera
1. Pan
Adalah merujuk kepada proses menggerakkan kamera kearah kiri dan kanan
secara horizontal(melintang) tanpa melibatkan pergerakan kamera secara
vertikal(menegak).Pan kiri (pan left) merujuk kepada proses memusing arah
rakaman kamera kekiri manakala pan kanan (pan right) merujuk kepada proses
memusingkan arah rakaman kamera kekanan.Cara penggambaran begini adalah
sesuai bagi merakam keadaan persekitaran atau pun bagi memperlihatkan satu
pemandangan yang luas.
Gambarajah 4.1.1
menunjukkan pergerakkan kamera dengan teknik PAN
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 5 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
2. Tilt
Adalah merujuk kepada proses menggerakkan kamera ke arah atas atau bawah
secara vertikal tanpa melibatkan pergerakkan secara horizontal.Tilt atas(tilt up)
melibatkan proses pergerakkan kamera kearah atas manakala tilt bawah(tilt
down) pula proses menggerakan kamera kearah bawah.teknik penggambaran
begini adalah bagi memperlihatkan satu bangunan yang tinggi menunjukan
bangunan tersebut pada aras mata sebelum sedikit demi sedikit menunjukan
keseluruhan bangunan tersebut hingga kepuncak yang tertinggi.
Gambarajah 4.1.2
menunjukkan pergerakkan
kamera dengan teknik TILT
3. Dolly
Merujuk kepada pergerakkan kamera menjauhi atau mendekati subjek yang
dirakam. Dolly in adalah pergerakan kamera kehadapan mendekati subjek yang
dirakamkan,juga dikenali sebagai Track in. Doly Out pula dalah pergerakan
kamera kebelakang menjauhi subjek yang dirakamkan,juga dikenali sebagai Track
Out. Bagi kedua teknik ini tripod yang dipasangkan dengan roda getah
digunakan.kebiasaaannya teknik ini digunakan dalam studio.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL Gambarajah 4.1.3
menunjukkan pergerakkan
kamera dengan teknik TILT
6 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4. Tracking atau trucking (truck along)
Adalah merujuk pergerakkan kamera mengikuti subjek. pergerakkan ini
memerlukan pergerakkan kamera seiring dengan pergerakan subjek yang
dirakamkan. Ia biasanya dibuat diluar studio mahupun didalam studio. Pergerakan
sebegini boleh digunakan semasa merakamkan seseorang yang memandu
kereta,menunggang kuda dan sebagainya. Ia paling sukar dilakukan apabila
kamera dipegang sendiri tanpa menggunakan tripod. Bagi rakaman professional
,landasan atau reel akan digunakan bagi memastikan kualiti rakaman tidak
bergegar diperolehi.
Gambarajah 4.1.4
menunjukkan pergerakkan kamera dengan teknik TRACKING
5. Zoom
Zoom In (zom masuk) adalah merujuk kepada penggunaaan zoom pada kamera
bagi menunjukan seolah olah subjek semakin dekat atau besar pada paparan
skrin. Zoom Out (Zoom keluar ) adalah teknik bagi menunjukkan kesan seolah
olah subjek semakin jauh atau kecil pada paparan skrin. Bagi teknik ini hanya
lensa saja bergerak dan bukannya kamera yang bergerak secara fizikal.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 7 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.2 TYPE OF SHOT – JENIS-JENIS SHOT
Skrip memainkan peranan yang penting dalam satu proses penerbitan video. Salah satu
elemen didalam skrip yang menjadi panduan asas kepada pengarah dan jurukamera adalah
jenis rakaman atau jenis shot yang perlu digunakan.
Jenis shot adalah merujuk kepada saiz sesuatu subjek dalam video yang ingin
dirakamkan.Dalam ertikata lain sekiranya sesuatu subjek dirakamkan dengan menggunakan
shot atau penggambaran jenis jarak jauh (long shot) maka ia pasti kelihatan kecil berbanding
jenis jarak dekat (close up).
4.2.1Extreme wide shot(EWS) atau shot paling lebar
Shot sebegini akan memaparkan subjek seolah olah ianya berada dilokasi yang amat
jauh. Ia sering dijadikan shot pada awal proses rakam(juga sebagai shot pemula atau
establishing shot) sebelum sesuatu subjek diberi tumpuan. Dalam ertikata shot sebegini
fokus utama nya adalah persekitaran dan bukan subjek. Sekiranya terdapat subjek,ia
kelihatan amat kecil dan mungkin tidak kelihatan
Gambarajah 4.2.1
menunjukkan contoh Extreme Wide Shot (EWS)
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 8 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.2.2 Very Wide Shot(VWS) atau shot amat lebar
Hampir sama dengan konsep Extreme wide shot( EWS) bezanya ia akan memperlihatkan
subjek nampak lebih dekat. Sebagai contoh subjek yang dirakamkan akan mula kelihatan
di skrin. Walau bagaimanapun fokus utama shot sebegini masih lagi pada alam
persekitaran. Subjek yang ada Cuma untuk meperlihatkan kedudukannya sahaja.
Gambarajah 4.2.2
menunjukkan contoh Very Wide
Shot(VWS)
4.2.3 Wide Shot(VWS) atau shot lebar
Merujuk kepada shot yang sering digunakan bagi memaparkan keseluruhan subjek yang
dirakamkan pada skrin persembahan. Sebagai contoh sekiranya subjek yang dirakamkan
adalah manusia maka keseluruhan tubuh nya akan dirakamkan. Walaupun keseluruhan
subjek dirakamkan namun masih ada ruang kosongdibahagian atas, bawah, kiri dan
kanan. Ini bagi memastikan kemungkinan bahagian sisi subjek terpotong secara tak
sengaja dapat dielakkan. Ada sesetengah pihak menerima pakai shot sebegini sebagai
Very wide shot.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 9 Gambarajah 4.2.3
menunjukkan contoh Wide Shot
(WS)
UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.2.4Medium Shot (MS) atau shot sederhana
Shot seperti ini merujuk kepada rakaman yang memperlihatkan sebahagian sahaja
daripada subjek.sekiranya rakaman melibatkan manusia,hanya bahagian pinggang keatas
sahaja yang dirakamkan.jenis shot sebegini sering digunakan jika terdapat
babakperbualan. Ia jugadigunakan bagi mepersembahkan sesuatu maklumat umpamanya
pembaca berita TV.
Gambarajah 4.2.4
menunjukkan contoh Medium
Shot (MS).
4.2.5 Medium Close Shot (MCU) atau Shot Sederhana Dekat
Merupakan jenis rakaman yang berada diantara medium shot dengan close up. Ia nya
merakamkan subjek pada jarak lebih dekat dari Mid Shot. Sekiranya mid shot
menunujukan setakat paras pinggang, medium close up pula memberi tumpuan pada
bahagian bahu dan keatas.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 10 Gambarajah 4.2.5
menunjukkan contoh Medium
Close Shot (MCU).
UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.2.6Close Up (CU) atau shot jarak dekat
Merujuk kepada rakaman sesuatu subjek pada jarak agak dekat. Biasanya close up shot
akan menyebabkan keseluruhan skrin dipenuhi dengan rakaman. Sebagai contoh ia
digunakan bagi memfokuskan pada bahagian muka seseorang. Ini secara tidak langsung
dapat memudahkan sesuatu mesej disampaikan menerusi air muka yang ditampilkan.
Gambarajah 4.2.6
menunjukkan contoh Close Up
(CU).
4.2.7Extreme Close Up (ECU) atau shot jarak amat dekat
Shot sebegini akan merakam subjek dengan jelas dan mendalam. Sebagai perbandingan,
sekiranya Close Up Shot memenuhkan skrin dengan penumpuan pada salah satu elemen
pada wajah tersebut (mata atau bibir misalnya). shot sebegini digunakan dalam babak
babak dramatik atau yang memerlukan emosi seseorang atau perasaan disampaikan
menerusi wajah seseorang.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 11 Gambarajah 4.2.7
menunjukkan contoh Extreme
Close Up (ECU).
UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.2.8 Cutaway (CA)
Cutaway agak berbeza kerana ia tidak lagi memberi tumpuan pada aksi atau aktiviti dalam
babak sesuatu rakaman semasa.ia mungkin merujuk kepada rakaman pada subjek yang
berbeza pada sesuatu masa.Sebagai contoh sekiranya fokus rakaman terdahulu diberikan
pada seorang lelaki yang duduk membaca ditepi tingkap ,cutaway shot mungkin
menunjukan kain langsir ditiup angin atau mungkin juga menunjukan kanak kanak bermain
dipadang.ia biasa digunakan bagi memudahkan proses penyuntingan khusus bagi
embentuk kesinambungan antara dua babak yang berbeza dirakamkan.Ia juga biasa
disokong dengan teknik transisi seperti fade out bagi membentuk kesan menarik
4.2.9 Cut-In(CI)
Cut-in shot merujuk kepada shot yang digunakan khas bagi menampilkan lebih jiwa dan
nyawa kepada babak terdahulu yang dirakamkan. Ia mampu memberi penjelasan atau
maklumat mendalam terhadap sesuatu isu atau subjek yang difokuskan. sebagai contoh
bagi menampilkan kerisauan atau kegelisahan seseorang. Cut-in shot juga boleh
digunakan bagi menunjukan peluh didahi, tangan yang digenggam erat atau sebagainya.
4.2.10 Over the Shoulder Shot (OSS)
Over the Shoulder Shot atau rakaman menerusi bahu merujuk kepada rakaman yang
dilakukan seolah olah sesuatu subjek sedang diperhatikan dari arah belakang. Shot ini
membolehkan seolah olah subjek dilihat dari perpektif orang lain.
Gambarajah 4.2.8
menunjukkan contoh Extreme
Close Up (ECU).
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 12 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.2.11 Point of View (POV)
Shot ini membolehkan penonton seolah olah melihat sesuatu subjek dirakamkan.Sebagai
contoh pada awalnya seorang duduk dihadapan komputer. Apabila point of view digunakan
seterusnya, Penonton boleh melihat paparan skrin komputer iaitu apa yang dilihat oleh
watak tadi. Ini dapat menimbulkan kesan yang lebih dramatik,realistik dan mesra penonton.
Gambarajah 4.2.9
menunjukkan contoh Point of View (POV)
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 13 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.3 ASAS KAMERA (BASIC CAMERA WORK)
Anda tahukah video kamera mempunyai pelbagai kaedah rakaman? Pendedahan sama
seperti penerangan di permulaan awal unit berkenaan teknik rakaman. Bagi mendapatkan
komposisi dan shot rakaman yang menarik.
4.3.1 Panduan umum penggunaan kamera video
Walau apa pun jenis atau teknologi kamera,konsep kerja yang akan dilakukan ketika
merakam video adalah sama.berikut adalah adalah antara langkah kerja yang akan
dilalui ketika dalam proses pengambaran video.
• Pasangkan kamera pada tripod jika perlu.
• Masukkan bateri atau sambungkan kabel bekalan kuasa dari kamera ke sumber
• kuasa elektrik.
• Hidupkan kamera.
• Masukkan media storan seperti kad memori,kad SD,pita video dan sebagainya
• pada compartment yang yang disediakan.
• Buka penutup lensa (jika perlu).
• Tetapkan kamera kepada mod rakam(record),ada kamera perlu ditetapkan
• kepada “camera” bagi memastikan ia dalam mod rakaman.
• Halakan kamera pada subjek yang ingin dirakamkan dan tekan butang record
• untuk mula proses rakaman.
• Matikan kamera, keluarkan media storan dan simpan semua alatan.
4.3.2 Penetapan Kamera Video
1. Format Video - Terdapat beberapa piawai format video yang biasa digunakan iaitu
• PAL (Phase Alternating Line) – sistem pengkodan televisyen analog yang
biasa digunakan pada sistem penyiaran televisyen. Ia digunakan dikebanyakan
Negara Asia, Malaysia, Australia, Kanada dan United Kingdom.
• NTSC (National Television System Committee) – sistem televisyen analog
yang biasa digunakan dinegara seperti America, Japan, Korea Selatan,
Taiwan, Burma dan beberapa negara kepulauan.
• SECAM (Sequential Color with Memory) - sistem televisyen analog yang
biasa digunakan di negara Perancis, Negara Bekas Soviet Union, Arab Saudi
dan Korea Utara. Ia dicipta di Perancis oleh kumpulan yang diketuai oleh Henri
de France.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 14 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
2. White Balace
White balance (WB) adalah proses untuk membuang warna yang tidak realistic,
supaya warna pada rakaman video yang dihasilkan mempunyai kualiti yang paling
hamper dengan suasana sebenar. Ini bermaksud warna putih dapat dipaparkan
dengan warna putih pada rakaman tersebut dan tidak sebaliknya.
Gambarajah 4.3.1
menunjukkan contoh White Balance
Cara melakukan proses White Balance pada kamera video. Prosedur ini mesti
dilakukan pada permulaan setiap pengambaran dan setiap kali keadaan pencahayaan
berubah. Anda memerlukan ;
Kamera yang mempunyai fungsi white-balance secara manual. Pada kamera jenis ini
terdapat butang ”white balance”.
i. Jika kamera anda menggunakan filter, pastikan filter yang digunakan
bersesuaian dengan keadaan pencahayaan.
ii. Halakan kamera kepada objek yang berwarna putih (contohnya – kertas putih
yang tidak berkilat), supaya warna putih tersebut memenuhi 50% - 80%
viewfinder kamera.
iii. Setkan exposure dan focus pada kamera.
Aktifkan white balance dengan menekan butang white balance pada kamera. Kamera
akan mengambil masa beberapa saat untuk melengkap proses. Apabila selesai mesej
akan dipaparkan pada viewfinder kamera. Apabila proses ini berjaya, kertas putih tadi
akan kelihatan putih pada paparan viewfinder.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 15 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.3.3 Mengendalikan pergerakan kamera
Apabila mengendalikan pergerakan kamera, berbagai kaedah boleh digunakan seperti
penggunaan track dan sebagainya bagi memastikan kelancaran video yang dihasilkan.
Gambarajah 4.3.2
menunjukkan cara pengendalian kamera.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 16 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.3.4 Cara memegang Kamera
Jika tidak menggunakan peralatan tambahan untuk menampung kamera, cara yang
paling asas adalah dengan memegang kamera tersebut. Cara ini memerlukan kemahiran,
ketahanan dan teknik yang betul bagi memastikan rakaman yang dihasilkan tidak
bergegar dan berkualiti.
Gambarajah 4.3.3
menunjukkan cara memegang kamera dengan betul
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 17 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.4 KOMPOSISI-KOMPOSISI RAKAMAN / PENGAMBARAAN
Komposisi adalah penggabungan beberapa elemen dasar yang terdapat pada objek.
Komposisi objek yang baik akan menghasilkan gambar yang bagus, memiliki daya tarik, dan
terutama menghasilkan point of interest-nya atau maksud dari video tersebut.
1. Rule of Thirds
Imej dibahagikan kepada 9 segmen dengan 2 garisan vertical dan 2 garisan horizontal.
Dari pembahagian tersebut, terbentuk garis-garis dan empat titik pada garis tersebut.
Menurut Peraturan rule of thirds, foto yang paling menarik perlu ditempatkan di salah satu
titik tersebut.
Gambarajah 4.4.1
menunjukkan contoh penggunaan Rules of Third
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 18 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
2. Perspektif
Perspektif berfungsi untuk menciptakan efek dalam atau jauh pada sebuah imaj / footage.
Cara mudah menciptakan footage dengan kesan perspektif adalah dengan mengikuti garis,
seperti yang dibentuk oleh garis jalan raya, rel kereta api, jalan setapak atau garis-garis
lurus lainnya. Dua garis dihujung gambar perlu bercantum, seolah-olah ada pertemuan
dihujung titik. Perspektif yang seperti ini disebut linear perspektif.
Gambarajah 4.4.2
menunjukkan contoh komposisi persfektif
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 19 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
3. Head Room
Seperti namanya, tujuan dari teknik sinematografi ini adalah untuk memberikan ruang di
atas kepala objek gambar/frame. Jarak yang diperlukan sekadar 20-30% dari saiz sebenar
lebar frame secara vertikal.
Gambarajah 4.4.3
menunjukkan contoh Penggunaan Head Room
Dengan melakukan teknik ini, objek gambar akan memiliki ruang gerak yang cukup di atas
kepalanya. Kalau tidak ada head room, objek yang ada pada frame kamera melebihi frame
gambar pada kamera. Video footage yang di rakam akan jelas tapi akan kelihatan sempit di
frame kamera.
4. Looking Room/Nose Room
Bagi head room secara vertikal, maka
looking room adalah ruang yang dilihat
secara horizontal. Looking room adalah
cara untuk memberikan ruang yang cukup
bagi objek gambar mengarahkan
pandangannya. Ruang lebih di arah
pandangan mata dibandingkan di sisi
sebaliknya. Komposisi ini disebut juga
sebagai nose room, biasanya digunakan
dalam adegan dialog antara dua
pelakon/cast.
Gambarajah 4.4.4
menunjukkan contoh Looking Room /Nose Room
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 20 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
Kenapa looking room perlu ada? Pertama, untuk memberikan gambaran bagi penonton
bahawa ada interaksi di antara objek gambar. Kedua, memberikan kesan seimbang antara
letak tubuh dan arah pandangan objek gambar. seterusnys untuk menghindari objek gambar
terlihat seolah menembusi dinding frame.
5. Natural Framing
Gambarajah 4.4.5
menunjukkan contoh penggunaan Natural Framing
Ketika menggunakan natural framing, objek gambar biasanya ditempatkan di tengah frame.
Cara pengambilan objek ini sesuai jika si suteradara / pengarahan ingin menangkap
perhatian penonton secara cepat.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 21 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.5 MENGGUNAKAN KAMERA VIDEO UNTUK MEREKOD VIDEO FOOTAGE
Walau apa pun jenis atau teknologi kamera,konsep kerja yang akan dilakukan ketika
merakam video adalah sama.berikut adalah adalah antara langkah kerja yang akan
dilalui ketika dalam proses pengambaran video.
• Pasangkan kamera pada tripod jika perlu.
• Masukkan bateri atau sambungkan kabel bekalan kuasa dari kamera ke sumber
• kuasa elektrik.
• Hidupkan kamera.
• Masukkan media storan seperti kad memori,kad SD,pita video dan sebagainya
• pada compartment yang yang disediakan.
• Buka penutup lensa (jika perlu).
• Tetapkan kamera kepada mod rakam(record),ada kamera perlu ditetapkan
• kepada “camera” bagi memastikan ia dalam mod rakaman.
• Halakan kamera pada subjek yang ingin dirakamkan dan tekan butang record
• untuk mula proses rakaman.
• Matikan kamera, keluarkan media storan dan simpan semua alatan.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 22 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
4.6 PROSES RAKAMAN (INDOOR/OUTDOOR) DAN RAMAKAN SOUND CLIP
Proses penerbitan audio memerlukan proses merakam bagi mendapatkan kesan audio atau
dialog yang diperlukan.Terdapat pelbagai cara proses rakaman boleh dilakukan. Ia boleh
dirakam sama ada di dalam studio rakaman yang dilengkapi dengan peralatan yang canggih
mahupun dengan hanya menggunakan peralatan asas sebuah system komputer peribadi.
Kaedah ini lebih digemari kerana ianya lebih mudah dan fail audio yang diperolehi akan terus
disimpan dalam format digital.
Bagi tujuan rakam audio yang asas, perisian Sound Recorder yang diintegrasikan bersama
perisian sistem pengoperasian Microsoft Windows boleh digunakan. Perisian ini menyediakan
kemudahan yang membolehkan audio dirakam dengan mudah dan pantas. Berikut merupakan
perisian Sound Recorder.
Gambarajah 4.6.1
menunjukkan antaramuka Sound Recorder
Bagi rakaman audio yang lebih baik dengan kesan-kesan khas yang lebih menarik, perisian-
perisian audio yang lebih canggih diperlukan. Antara perisian-perisian tersebut ialah Sony
Sound Forge, Macromedia Sound Edit dan Adobe Audition. Ketiga-tiga perisian ini
merupakan pilihan ramai pembangun aplikasi multimedia bagi tujuan merakam suara,
menambah kesan khas pada audio, meminda spesifikasi audio dan sebagainya.
Selain itu, ia juga berupaya bagi meminda fail audio kepada pelbagai format seperti Real
Audio dan Real Media (.RA dan .RM), Advanced Streaming Format (.ASF), MPEG Level
3 (.MP3), dan banyak lagi. Ia juga berupaya melakukan penyuntingan audio dari pada
mana-mana fail video yang diperlukan.
1. Proses penyuntingan Audio
Audio yang diperolehi dari pelbagai sumber mahupun yang dirakam sendiri biasanya perlu
disunting terlebih dahulu sebelum boleh digunakan dalam apa-apa projek penerbitan yang
berkaitan. Proses penyuntingan atau editing sesuatu audio meliputi operasi asas seperti
“Cut, Copy, Clear, Delete, Trim, Crop, Paste, Paste Special (Mix, Crossfade)” dan lain-
lain.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 23 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
2. Untuk merakam suara, mikrofon yang dipasang pada kad suara perlu disediakan terlebih
dahulu.
Pada Transport Toolbar, klik pada butang Record
Tertingkap berikut akan terpapar.
Gambarajah 4.6.2
menunjukkan tertingkap untuk
melakukan rakaman
1. klik pada butang Record di menu prepare dan mulakan rakaman suara menggunkan
mikrofon. Semasa rakaman dibuat, kekotak merah kelihatan menandakan masa rakaman
sedang berjalan.
Gambarajah 4.6.3
menunjukkan proses merakam
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 24 UNIT 4
CERTIFICATE IN GRAPHIC DESIGN
MULTIMEDIA APPLICATION
_______________________________________________________________________________________________________
2. Setelah selesai merakam suara, klik butang Stop dan kemudian klik pada butang Close.
(Anda boleh membuat marking semasa merakam suara dengan mengklik pada butang
Drop Marker.
3. Anda akan mendapati gelombang data (wave Data) seperti berikut pada ruang kerja
anda.
Gambarajah 4.6.4
menunjukkan contoh gelombang data (wave data)
Bukakan minda anda…..
Bincang serta cari maklumat bersama rakan anda bagaimana bentuk
gelombang data yang akan dipaprkan sekiranya tiada bunyi yang
terakam?.
BAHAGIAN KEMAHIRAN DAN TEKNIKAL 25 UNIT 4