The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Wawan Setiawan, 2021-11-15 01:34:46

Modul 2 Ekonomi PPG 2021

Modul Pendalaman Materi

d. Indeks campuran
1) Indikator Susenas Inti Pada tahun 1992, Biro Pusat Statistik (BPS)

mengembangkan suatu indikator kesejahteraan rakyat yang disebut Indikator
Susenas Inti. Indikator Susenas Inti ini merupakan indikator "campuran"
karena terdiri indikator sosial dan ekonomi. Indikator Susenas Inti ini meliputi
aspek-aspek sebagai berikut.
a) Pendidikan, dengan indikator: tingkat pendidikan, tingkat melek huruf, dan

tingkat partisipasi pendidikan.
b) Kesehatan, dengan indikator: rata-rata hari sakit dan fasilitas kesehatan

yang tersedia.
c) Perumahan, dengan indikator: sumber air bersih dan listrik, sanitasi, dan

kualitas tempat tinggal.
d) Angkatan Kerja, dengan indikator: partisipasi tenaga kerja, jumlah jam

kerja, sumber penghasilan utama, dan status pekerjaan.
e) Keluarga Berencana dan Fertilitas, dengan indikator: penggunaan ASI,

tingkat imunisasi, kehadiran tenaga kesehatan pada kelahiran, dan
penggunaan alat kontrasepsi.
f) Ekonomi, dengan indikator: tingkat konsumsi per kapita.
g) Kriminalitas, dengan indikator: angka kriminalitas per tahun.
h) Perjalanan wisata, dengan indikator: frekuensi perjalanan wisata per tahun.
i) Akses ke media massa, dengan indikator: jumlah surat kabar, jumlah radio,
dan jumlah televisi.
2) Indeks Pembangunan Manusia
UNDP mengembangkan sebuah indeks kinerja pembangunan yang kini
dikenal sebagai Indeks Pembangunan Manusia atau IPM (Human
Development ndex). Nilai IPM ini diukur berdasarkan tiga indikator sebagai
acuannya yaitu tingkat harapan hidup, tingkat melek huruf, dan pendapatan riil
per kapita berdasarkan paritas daya beli.

139

e. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi :
Faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi antara lain:
Faktor ekonomi :
1) Barang-barang modal
Barang-barang modal ini meliputi berbagai jenis barang yang digunakan untuk
memproduksi output (barang dan jasa). Misalnya: mesin-mesin pabrik, peralatan
pertukangan, dan sebagainya. Semakin banyak jumlah barang modal, barang dan
jasa yang dihasilkannya pun akan semakin bertambah. Meningkatnya hasil
produksi barang dan jasa menandakan perekonomian mengalami pertumbuhan.
2) Teknologi
Kemajuan ekonomi di berbagai negara terutama ditimbulkan oleh
kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi menimbulkan beberapa dampak
positif dalam pertumbuhan ekonomi yang menyebabkan pertumbuhan
ekonomi menjadi lebih cepat. Perubahan teknologi dianggap paling
penting di dalam proses pembangunan ekonomi. Perubahan tersebut
berkaitan dengan perubahan di dalam metode produksi sebagai hasil
pembaruan atau teknik penelitian baru. Perubahan ini menaikkan
produktivitas buruh, modal, dan faktor produksi lain. Dengan
menggunakan teknologi tinggi, proses produksi bisa berjalan lebih cepat,
mampu memproduksi lebih banyak, lebih baik dan dengan harga lebih
murah menggunakan teknologi tinggi, efisiensi dan efektivitas, proses
produksi dapat tercapai.
3) Tenaga kerja
Tenaga kerja masih merupakan faktor produksi yang dominan di negara-
negara berkembang. Penduduk yang banyak akan memperbesar jumlah
tenaga kerja. Penambahan tenaga kerja ini memungkinkan suatu negara
menambah jumlah produksi dan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi.
4) Sumber daya alam
Sumber daya alam dapat mempermudah usaha untuk membangun
perekonomian suatu negara. Sumber daya alam yang tersedia yang

140

dimanfaatkan secara optimal akan membantu dalam proses pertumbuhan
ekonomi.
5) Kewirausahaan (entrepreneurship)
Kewirausahaan merupakan kemampuan untuk berani mengambil resiko
dalam melakukan suatu usaha memperoleh keuntungan. Wirausahawan
akan investasi yang menyebabkan semakin luasnya kesempatan kerja,
meningkatkan output nasional, dan pada akhirnya akan meningkatkan
penerimaan negara berupa pajak (https://blog.ruangguru.com/ekonomi-
kelas-11)
Faktor non ekonomi : (Kardoyo dan Nurkhin;2017)
1) Lembaga-lembaga sosial
2) Keadaan politik
3) Institusional

Ciri-ciri umum negara berkembang

Negara berkembang terdiri dari negara-negara yang tersebar di tiga benua
yaitu; Asia, Afrika dan Amerika Latin. Negara tersebut terdiri dari bangsa,
golongan etnik, kepercayaan dan keagamaan, kekayaan alam, kepadatan
penduduk dan factor lain yang sangat berbeda. Namun terdapat persamaan penting
yang mempengaruhi keadaan perekonomian negara-negara tersebut. Ciri-ciri
umum negara tersebut adalah:
1). Tingkat kemakmuran relative rendah.

Banyak faktor yang mempengaruhi taraf kemakmuran masyarakat antara
lain; keadaan perumahan yang mereka diami, ada tidaknya aliran listrik, fasilitas
air bersih, infrastuktur, dan tingkat pendapatan yang mereka peroleh beberapa
faktor penting yang mempengaruhi kemakmuran masyarakat. Dari beberapa factor
tersebut salah satu factor yang terpenting adalah pendapatan yang diperoleh
masyarakatnya. Dengan demikian pendapatan perkapita dapat digunakan sebagai
alat pengukur secara umum terhadap taraf kemakmuran yang dicapai penduduk
suatu negara.

141

Akibat dari pendapatan yang rendah tersebut, bagian yang cukup besar dari
penduduk di negara berkembang akan menghadapi masalah: a. kekurangan gizi
dan taraf kesehatan yang rendah, b. kemiskinan masih meluas, c. taraf pendidikan
masih rendah.
2). Produktivitas pekerja sangat rendah.

Produktivitas adalah tingkat produksi yang dapat dihasilkan seorang
pekerja pertahun. Jika dibandingkan dengan tingkat produktivitas tenaga kerja di
negara maju, tingkat produktivitas seorang pekerja di negara berkembang masih
sangat rendah. Hal ini disebabkan factor-faktor:
a. Sebagian besar negara berkembang berada di sector pertanian tradisional yang

sering menghadapi masalah pengangguran terselubung.
b. Kebanyakan usaha pada sector manufaktur merupakan usaha keluarga dengan

mengguanakan mesin yang masih tradisional dan dan bersifat padat karya
(labour intensive). Usaha yang demikian memiliki produktivitas yang rendah.
c. Sektor jasa seperti sector pertanian, menghadapi masalah pengangguran
terselubugn dan menurunkan tingkat produktivitas
d. Diberbagai sector ekonomi, taraf pendidikan dan kesehatan perja belum
mencapai tahap yang diinginkan dan cenderung mengurangi tingkat
produktivitas.
3). Tingkat pertambahan penduduk sangat tinggi.

Akibat dari pertambahan penduduk yang sangat tinggi ini maka
menimbulkan efek sebagai berikut: a. Jumlah tanggungan dalam keluarga semakin
meningkat. Hal ini menyebabkan beban setiap keluarga untuk membiayai
tanggungannya semakin besar. Dengan demikian keluarga yang besar jumlah
tanggungannya cenderung menghadapi masalah kemiskinan. b. Besarnya
tanggungan tanpa pendapatan yang memadai membatasi kemampuan keluarga
menyediakan dana untuk pendidikan anak-anaknya. Berarti kebanyakan anak-
anak di negara berkembang tidak memperoleh pendidikan yang cukup. c.
Pertumbuhan tenaga kerja sangat cepat dan seringkali tidak sebanding dengan
tambahan kesempatan kerja.

142

4). Kegiatan ekonomi yang bersifat “Dualistis”

Kegiatan ekonomi yang bersifat dualistis adalah ciri-ciri dalam suatu
kegiatan ekonomi tertentu yang menggunakan dua teknologi yang sangat berbeda.
Sebagai contoh, dalam kegiatan pertanian terdapat dua macam kegiatan yang
dilakukan para petani tradisional dan yang dilakukan oleh perkebunan. Petani
tradisional menggunakan teknik-teknik yang besifat tradisional, pada waktu yang
sama perkebunan mengusahakan penanaman karet dengan cara modern dengan
menggunakan teknologi yang maju. Perbedaan ini menyebabkan produktivitas per
factor dalam kedua cara penanaman tersebut sangat berbeda.
5). Kegiatan ekonomi tetap terpusat di sector pertanian.

Kegiatan ekonomi masih bertumpu pada sector pertanian maksudnya
bahwa sebagian besar tenaga kerja berada di sector tersebut, dengan begitu bagian
terbesar dari pendapatan nasional berasal dari kegiatan pertanian dan hasil
pertanian merupakan produk ekspor yang utama. Disisi lain pendapatan perkapita
di sector pertanian tidak banyak mengalami perubahan atau bahkan menurun.
Kondisi inilah yang menyebabkan kemiskinan semakin bertambah.
(Sukirno:2007)

B. Pertumbuhan ekonomi
1. Pengertian pertumbuhan ekonomi

Istilah pertumbuhan ekonomi digunakan untuk menggambarkan terjadinya
kemajuan atau perkembangan ekonomi dalam suatu negara. Suatu negara kadang
mengalami pertumbuhan ekonomi yang lambat dan kadang mengalami
perumbuhan yang pesat. Murni (2006) menjelaskan bahwa suatu perekonomian
dikatakan mengalami pertumbuhan, jika jumlah produk barang dan jasanya
meningkat atau dengan kata lain terjadi perkembangan GNP potensial pada suatu
negara. Lebih lanjut Murni (2006) menjelaskan bahwa “ Pertumbuhan ekonomi
adalah kondisi terjadinya perkembangan GNP potensial yang mencerminkan
adanya pertumbuhan output perkapita dan meningkatnya standar hidup
masyarakat”. Pendapat lain yang diutarakan Sukirno (2007) bahwa “ Pertumbuhan

143

ekonomi adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan
barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah”. Dari kedua
pendapat tersebut dapat dijelaskan bahwa perekonomian dikatakan mengalami
pertumbuhan bila seluruh balas jasa riil terhadap penggunaan faktor produksi pada
tahun tertentu lebih besar daripada tahun sebelumnya (Zakaria;2009). Indikator
yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi adalah tingkat
pertumbuhan PDB. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari
peningkatan dibidang ekonomi, misalnya bertambahnya sarana perekonomian
seperti jalan, pasar, berdirinya pabrik-pabrik baru, peningkatannilai ekspor,
perbaikan saluran irigasi sehingga mendukung peningkatan income masyarakat.

2. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
Saudara saudari peserta PPG. Mengapa suatu ekonomi berkembang

dengan cepat tetapi ekonomi lainnya tidak berkembang?. Banyak faktor yang
dapat mempengaruhinya. Faktor-faktor tersebut antara lain;
a. Tanah dan kekayaan alam lainnya.

Kekayaan alam sesuatu negara meliputi luas dan kesuburan tanah, keadaan
iklim dan cuaca, jumlah dan jenis hasil hutan dan laut yang dapat diperoleh,
barang tambang dan sebagainya. Kekayaan alam ini akan dapat mempermudah
usaha mengembangkan perekonomian sesuatu negara, terutama pada masa
permulaan dari proses pertumbuhan ekonomi. Jika negara tersebut mempunyai
kekayaan alam yang dapat diusahakan dengan menguntungkan, hambatan –
hambatan akan dapat diatasi dan pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat.
b. Jumlah dan mutu dari penduduk dan tenaga kerja

Hingga saat ini, khususnya di negara yang sedang berkembang, tenaga
kerja masih merupakan faktor produksi yang dominan. Penduduk yang banyak
akan memperbesar jumlah tenaga kerja. Penambahan tenaga kerja ini
memungkinkan suatu negara itu menambah jumlah produksi. Dengan
demikianakan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi. Apabila tenaga kerja
tersebut didukung dengan kualitas (pendidikan) Tenaga kerja yang lebih baik,

144

maka akan lebih meningkatkan produktivitas tenaga kerja itu sendiri. Dengan
demikian, peningkatan tersebut akan menambah jumlah barang yang dihasilkan
c. Barang modal

Barang-barang modal adalah berbagai jenis barang yang digunakan untuk
memproduksi output (barang dan jasa). Misalnya: mesin-mesin pabrik, peralatan
pertukangan, dan sebagainya. Barang-barang modal mempunyai peran yang
Tanpa adanya alat-alat yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa,
masyarakat akan sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penambahan jumlah
barang modal dilakukan melalui investasi, sehingga semakin tinggi investasi maka
semakin besar jumlah barang modal. Semakin banyak jumlah barang modal,
barang dan jasa yang dihasilkannya pun akan semakin bertambah. Meningkatnya
hasil produksi barang dan jasa menandakan perekonomian mengalami
pertumbuhan.
d. Teknologi

Selain barang-barang modal, teknologi juga berpengaruh dalam
pertumbuhan ekonomi. Kemajuan ekonomi diberbagai negara terutama
ditimbulkan oleh kemajuan teknologi. Di negara yang sedang berkembang
diperlukan teknologi tepat guna supaya manusia dapat memanfaatkan secara
optimal apa yang ada dalam diri dan lingkungannya, serta untuk menekan
pemborosan penggunaan sumber daya alam atau energi dalam proses produksi.
Kemajuan teknologi menimbulkan beberapa dampak positif dalam pertumbuhan
ekonomi yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih cepat.
Kemajuan teknologi menimbulkan beberapa efek positif dalam pertumbuhan
ekonomi. Efek utamanya adalah:
1) Kemajuan teknologi mempertinggi efisiensi kegiatan produksi sesuatu barang.
2) Kemajuan teknologi menimbulkan penemuan barang-barang baru yang belum

pernah diproduksikan sebelumnya. Kemajuan seperti ini menambah barang
dan jasa yang dapat digunakan masyarakat .
3) Kemajuan teknologi dapat meninggikan mutu barang-barng yang
diproduksikan tanpa meningkatkan harganya.

145

e. Sistem sosial dan sikap masyarakat
Sistem sosial dan sikap masyarakat peranannya sangat penting dalam

mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Didalam menganalisis masalah
pembangunan di negara-negara berkembang ahli ekonomi telah menunjukkan
bahwa sistem sosial dan sikap masyarakat dapat menjadi penghambat yang serius
kepada pembangunan. Misalnya adat istiadat yang tradisional dapat menghambat
masyarakat untuk menggunakan cara memproduksi yang modern dan
produktivitas tinggi. Oleh karenanya pertumbuhan ekonomi tidak bisa lebih cepat.
Juga dalam sistem social dimana sebagian besar tanah dimiliki oleh tuan-tuan
tanah tertentu. Sikap masyarakat juga dapat memberikan dorongan yang besar
kepada pertumbuhan ekonomi, sikap tersebut antara lain sikap kerja keras, hemat
yang bertujuan untuk mengumpulkan lebih banyak uang untuk investasi dalam
rangka mengembangkan usaha. (Sukirno: 2004)

3. Pengukuran pertumbuhan ekonomi
Untuk mengukur pertumbuhan ekonomi diukur dengan PDB. Nilai PDB

yang digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi adalah PDB berdasarkan
harga konstan (PDB riil), karena pengaruh perubahan harga atau inflasi telah
dihilangkan. Pengukuran pertumbuhan ekonomi pada umumnya dilakukan dalam
kurun waktu triwulanan dan tahunan. Cara menghitung tingkat pertumbuhan
ekonomi sebagai berikut:
1. Jika laju pertumbuhan ekonomi dihitung hanya utnuk satu periode dapat

dihitung berdasarkan rumus:

Keterangan:

r = Pertumbuhan ekonomi

t-1 = Pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya

t = Pertumbuhan ekonomi tahun ini

PDBt = PDB tahun ini

PDBt-1 = PDB tahun sebelumnya

146

2. Jika laju pertumbuhan ekonomi yang dihitung pada periode yang lebih

panjang (lebih dari satu tahun) harus menghitung tingkat pertumbuhan per

tahun terlebih dahulu lalu kemudian dirata-ratakan dengan rumus

Compounding fator:

tn = to (1 + r) n – 1

Keterangan:

r = Laju pertumbuhan ekonomi rata-rata setiap tahun
n = Jumlah tahun (dihitung mulai dengan sampai dengan)
tn = Tahun terakhir periode
to = Tahun awal periode
(1 + r) n – 1 = Mencerminkan compounding factor

Contoh:
1. PDB suatu negara Tahun 2013 sebesar Rp.73.697,6 milyar dan Tahun 2014

Rp. 78.144,4 milyar. Maka laju pertumbuhan ekonomi tahun 2014 dapat
dihitung: Maka laju pertumbuhan ekonomi negara tersebut:

= Rp.78.144,4 Rp.73.697,6 x 100 % = 6 %

Rp.73.697,6

2. PDB pada awal tahun 2010 sebesar Rp.9.566,5 milyar dan PDB tahun 2016

sebesar Rp.6.753,4 milyar. (Jangka waktu 6 tahun). Maka laju pertumbuhan

ekonomi.

tn = tp (1 + r) n -1

(1 + r) n – 1 = tn



(1+)6-1 = 9.566,5
6.753,4

(1+r)5 = 1,416545,

kemudian dicari dalam table compounding didapat angka 7,2 %.

(widodo: 1990)

4. Teori Pertumbuhan Ekonomi.
a. Teori Pertumbuhan Klasik

Teori ini dipelopori oleh Adam Smith, David Ricardo, Malthus dan John
Stuart Mill. Menurut teori ini perumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh empat

147

faktor yaitu jumlah penduduk, jumlah barang modal, luas tanah dan kekayaan
alam serta tekhnologi yang digunakan. Mereka lebih menaruh perhatiannya pada
pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi. Mereka
mengasumsikan luas tanah dan kekayaan alam serta teknologi tidak mengalami
perubahan. Teori yang menjelaskan keterkaitan antara pendapatan perkapita
dengan jumlah penduduk disebut dengan teori penduduk optimal.

Menurut teori ini pada mulanya pertambahan penduduk akan
menyebabkan kenaikan pendapatan perkapita. Namun jika jumlah penduduk
terus bertambah maka hukum hasil lebih yang semakin berkurang (law of
diminishing returns) akan mempengaruhi fungsi produksi yaitu produksi
marjinal akan mengalami penurunan, dan akan membawa pada keadaan
pendapatan perkapita sama dengan produksi marjinal. Pada keadaan ini
pendapatan perkapita mencapai kondisi yang maksimal. Jumlah penduduk pada
waktu itu dinamakan penduduk optimal. Apabila jumlah penduduk terus
meningkat melebihi titik optimal, maka pertumbuhan penduduk akan
menyebabkan penurunan nilai pertumbuhan ekonomi.
b. Teori Pertumbuhan Harrod-Domar

Teori Harrod-Domar adalah perkembangan langsung dari teori makro
Keyness jangka pendek menjadi suatu teori makro jangka panjang. Aspek
utama yang dikembangkan oleh teori Keyness adalah aspek yang
menyangkut peranan investasi (I) dalam jangka panjang. Harrod – Domar
melihat pengaruh investasi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Menurut
kedua ekonom ini, pengeluaran investasi (l) tidak hanya mempunyai pengaruh
terhadap permintaan agregat (Z), tetapi juga terhadap penawaran agregat (S)
melalui pengaruhnya terhadap kapasitas produksi. Dalam perspektif waktu yang
lebih panjang ini, l menambah stok kapital. Jadi l = ΔK, dimana K adalah stok
kapital dalam masyarakat. Ini berarti pula peningkatan kapasitas produksi
masyarakat.

148

c. Teori Pertumbuhan Neo-Klasik
Robert Solow dan Trevor Swan mengembangkan model pertumbuhan

ekonomi yang sering disebut model pertumbuhan neo-klasik. Model Solow-
Swan memusatkan perhatiannya kepada bagaimana pertumbuhan penduduk,
kapital, kemajuan tekhnologi dan output saling berinteraksi dalam proses
pertumbuhan ekonomi. Ada 4 anggapan yang melandasi model neo-klasik :
a. Tenaga kerja (L), tumbuh dengan laju tertentu, misalnya p per tahun
b. Adanya fungsi produksi Q= F (K,L) yang berlaku bagi setiap periode.
c. Adanya kecenderungan menabung oleh masyarakat.
d. Semua tabungan masyarakat diinvestasikan S = I = ΔK
b. Teori Pertumbuhan Schumpeter

Schumpeter berpendapat bahwa motor penggerak perkembangan
ekonomi adalah suatu proses yang ia beri nama inovasi dan pelakunya adalah
para inovator. Menurut Schumpeter, yang lebih menarik dan lebih penting
adalah kenaikan output yang bersumber dari perkembangan ekonomi.
Perkembangan ekonomi adalah kenaikan output yang disebabkan oleh
inovasi yang dilakukan oeh para wiraswasta.

Inovasi mempunyai tiga pengaruh, yang pertama adalah
diperkenalkannya teknologi baru, yang kedua, inovasi menimbulkan
keuntungan lebih yang merupakan sumber dana penting bagi akumulasi
kapital. Yang ketiga, inovasi akan diikuti oleh timbulnya proses imitasi.

Menurut Schumpeter ada lima (5) macam kegiatan yang
termasuk sebagai inovasi, yaitu:

a. Diperkenalkannya produk baru yang sebelumnya tidak ada.
b. Diperkenalkannya cara berproduksi baru.
c. Pembukaan daerah-daerah pasar baru.
d. Penemuan sumber-sumber bahan mentah baru.
e. Perubahan organisasi industri sehingga meningkatkan efisiensi industri.

149

C. Forum Diskusi
1. Jelaskan perbedaan antara pembangunan ekonomi dan pertumbuhan

ekonomi!
2. Jika dilihat dari target pertumbuhan ekonomi Tahun 2019 masih belum

memenuhi. Analisislah mengapa target ini belum tercapai dan upaya upaya
apa yang dapat dilakukan untuk mendorong laju pertumbuhan ekononmi ini.
3. Saudara saudari diminta menganalisis pertumbuhan ekonomi di provinsi
tempat tinggal saudara selama 5 tahun terakhir dan jelaskan faktor-faktor
yang mempengaruhinya.

150

RANGKUMAN

1. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu ukuran kuantitatif yang
menggambarkan perkembangan suatu perekonomian dalam suatu tahun
tertentu apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

2. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan ekonomi: (1) Sumber
daya alam atau tanah, (2) Sumber daya manusia, (3) Akumulasi modal, (4)
Organisasi, (5) Kemajuan teknologi, (6) Pembagian kerja dan skala
produksi, (7) Luas pasar atau pangsa pasar, (8) Lembaga atau faktor sosial
dan budaya, (9) Faktor politik dan administrative

3. Indikator yang dapat digunakan dalam mengukur keberhasilan
pembangunan ekonomi: (1) Pertumbuhan Gross Natnal Product (GNP),
(2) Pendapatan perkapita, (3) Indikator social, (4) Indeks kualitas hidup)

4. Ciri-ciri umum negara berkembang: (1) Tingkat kemakmuran relative
rendah, (2) Produktivitas pekerja sangat rendah, (3) Tingkat pertambahan
penduduk sangat tinggi, (4) Kegiatan ekonomi yang bersifat “dualistis”,
(5) Kegiatan ekonomi tetap terpusat di sector pertanian

5. Ada 4 teori pertumbuhan ekonomi yaitu : (1) Teori pertumbuhan klasik,
(2) Teori Pertumbuhan Harrod-Domar, (3) Teori Pertumbuhan Neo-
Klasik, (4) Teori Pertumbuhan Schumpeter.

151

TES FORMATIF

1. Proses multidimensional yang menyangkut perubahan-perubahan besar dalam
struktur sosial, sikap masyarakat, kelembagaan nasional maupun percepatan
pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketidakmerataan dan pemberantasan
kemiskinan absolut merupakan pengertian dari:
a. Pertumbuhan ekonomi
b. Perkembangan ekonomi
c. Pembangunan ekonomi
d. Kebijakan ekonomi
e. Ekspansi ekonomi

2. Meningkatkan ketersediaan serta perluasan distribusi berbagai macam barang
kebutuhan pokok hidup, meningkatkan standar hidup, memperluas pilihan-
pilihan ekonomis dan sosial bagi setiap individu serta bangsa secara
keseluruhan dengan membebaskan diri dan bangsa dari sikap menghamba dan
ketergantungan terhadap orang lain atau bangsa lain merupakan suatu
keharusan bagi suatu negara yang merupakan:
a. Tujuan pertumbuhan ekonomi
b. Ciri-ciri pertumbuhan ekonomi
c. Indikator dari pertumbuhan ekonomi
d. Tujuan pembangunan ekonomi
e. Indikator pembangunan ekonomi

3. Di hari Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-72, Gubernur Bank Indonesia (
BI) Agus DW Martowardojo memiliki sebuah pengharapan. Ia menginginkan
pendapatan per kapita Indonesia dapat meningkat. Saat ini, pendapatan per
kapita Indonesia masih berada pada posisi 3.600 dollar AS. Angka tersebut
masih tertinggal dibandingkan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia
yang masing-masing mencapai 52.900 dan 9.300 dollar AS. "Harapannya tentu

152

kita sekarang ini dari sisi ekonomi kita sekarang masih negara dengan income
(pendapatan) per kapita 3.600 (dollar AS). Kita tahu negara-negara tetangga
kita di atas 9.000 dollar AS per kapita," ujar Agus di kantornya di Jakarta,
Kamis (Kompas.com.17/8/2017). Berita di atas menunjukkan bahwa :
a. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan

dengan negara tetangga pertumbuhan ekonomi kita 6 %.
b. Pengembangan ekonomi Indonesia lebih maju jika dibandingkan dengan

negara tetangga karena laju perkembangan ekonomi Indonesia cukup pesat
c. Ekspansi ekonomi Indonesia lebih pesat dibandingkan dengan negara

tetangga
d. Kebijakan ekonomi Indonesia lebih baik jika dibandingkan dengan

negara tetangga karena kebijakan ekonomi Indonesia selalu tepat sasaran
e. Pembangunan ekonomi Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan

dengan negara tetangga karena pendapatan perkapita Indonesia 3.600
dibanding 9000

4. Perhatikan pernyataan berikut
(1) Tingkat kemakmuran relative stabil
(2) Tingkat pertambahan penduduk sangat tinggi
(3) Kegiatan ekonomi bersifat dualistis
(4) Kegiatan ekonomi berpusat disektor industri
Pernyataan tersebut yang merupakan bagian dari ciri-ciri negara dunia ketiga
adalah:
a. (1) dan (2)
b. (2) dan (3)
c. (3) dan (4)
d. (1) dan (3)
e. (2) dan (4)

153

5. Perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan
jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah merupakan pengertian
dari......
a. Pertumbuhan ekonomi
b. Pembangunan ekonomi
c. Perkembangan ekonomi
d. Potensi ekonomi
e. Ekspansi ekonomi

6. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Jumlah dan mutu penduduk serta tenaga kerja
(2) Hubungan luar negeri
(3) Teknologi
(4) Barang modal
(5) Pendapatan perkapita masyarkat
Pernyataan di atas yang merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi adalah pernyataan:
a. (1), (2) dan (3)
b. (2), (3) dan (4)
c. (1), (3) dan (4)
d. (2), (4) dan (5)
e. (2), (3) dan (5)

7. Faktor-faktor terpenting untuk pertumbuhan ekonomi menurut Schumpeter
adalah?
a. Wirausaha
b. Pedagang.
c. Kreditur.
d. Petani.
e. Nelayan

154

8. Salah satu indikator yang sering dipergunakan untuk mengukur pertumbuhan
ekonomi, yaitu..
a. Produk nasional bruto (PNB)
b. Produk domestic bruto (PDB)
c. PNB per kapita
d. PDB per kapita
e. Gross National Product

9. Beberapa indikator yang dapat digunakan dalam mengukur keberhasilan
pembangunan ekonomi adalah:
a. GNP, Pendapatan per kapita
b. Indikator sosial, GNP
c. Pendapatan per kapita, Indikator sosial
d. GNP, pendapatan perkapita, indikator social
e. GNP, PDRB dan distribusi pendapatan

10. Diketahui GNP riil tahun 2010 = Rp 195.579 (milyar). Tahun 2015 Rp
267.003 (milyar ) maka LPE (Laju Pertumbuhan Ekonomi) rata-rata periode
2010-2015.
a. 4,6 %
b. 6,4%
c. 6,5 %
d. 7 %
e. 7,5 %

155

DAFDTaAftRarPPUuSstTaAkaKA

Arsyad. (17 April 2018). Repository UT. Alamat web:

http://respository.ut.ac.id39751 ESPA4324-M1.pdf

Budiono. (1994). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE

Kardoyo dan Nurkhin (2017) Sumber Belajar Penunjang PLPG Ekonomi;

Jakarta: Kemendikbud

Mankiw, G (2006) Principles of Economics Pengantar Ekonomi Makro, Jakarta:

Salemba Empat

Murni, Asfia. (2006). Ekonomika Makro. Bandung: PT Refika Aditama

Putong, Iskandar. (2013). Economics pengantar mikro dan makro. Jakarta :Mitra

wacana media

Sanusi, Bachrawi. (2000). Sistem Ekonomi: Suatu Pengantar. Jakarta: Lembaga

Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Samuelson, Nordhaus (2004) Ilmu Makro Ekonomi, Jakarta: PT.Media Global

Edukasi

Sukirno, Sadono. (2004). Ekonomi Pembangunan, Proses, Masalah dan Dasar

Kebijaksanaan. Jakarta: Lembaga Penerbitan FE

Sukirno, Sadono. (2007). Makroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT

RajaGrafindo Persada

Tim Pendidikan Ekonomi Unesa, Modul PLPG Pendidikan Ekonomi BAB V

Materi Ekonomi: UNESA

Todaro, Michael P. (2004). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Jakarta:

Erlangga

Widodo, Suseno Triyanto. (1990). Indikator Ekonomi: Dasar Perhitungan

Perekonomian Indonesia. Kanisius

Zakaria, Junaiddin. (2009). Pengantar Teori Ekonomi Makro. Jakarta: Gaung

Persada

https://blog.ruangguru.com/ekonomi-kelas-11-perencanaan-pembangunan-ekonomi-
indikator-keberhasilan-dan-faktor-faktor-yang-memengaruhinya

156

TUGAS AKHIR

1. Sajikanlah data Pendapatan nasional berdasarkan pendekatan Produksi dan
Pengeluaran Tahun 2016, 2017 dan 2018. Saudara diminta untuk
menganalisis kecenderungan masing masing sektor.

2. Bapak Junaidi telah menikah dan mempunyai anak anak kandung tiga orang
yang merupakan staf pengajar dan bekerja sebagai dosen tetap di PT swasta “
HARAPAN MANDIRI” dengan gaji tetap Rp. 10.000.000. Jam mengajar Pak
Junaidi pukul 8.00 s.d. 12.00 selama 5 hari dalam seminggu. Untuk bulan Juli
Junaidi menerima pembayaran dari Yayasan berupa gaji Rp.20.000.000.
Junaidi membayar biaya iuran pensiun Rp.100.000 setiap bulannya. Hitunglah
berapa besar PPh pasal 21 atas penghasilan Pak Junaidi pada bulan Juli.

3. Banyak perdebatan tentang jumlah angka pengangguran di Indonesia.
Saudara peserta PPG diminta untuk menampilkan data jumlah pengangguran
dilihat dari tingkat pendidikan Tahun 2016, 2017 dan 2018. Analisislah
bagaimana kondisi tingkat pengangguran ini dari tahun ke tahun dan
bandingkan dengan negara tetangga lainnya. Apa solusi yang dapat saudara
tawarkan mengatasinya.

4. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebut target pembangunan ekonomi
periode 2015-2019 paling berat dipenuhi. Menurut Menteri PPN/Kepala
Bappenas Bambang Brojonegoro antara yang tercapai dan sulit tercapai
perbandingannya 50 : 50. “Dimensi ekonomi mungkin yang paling berat.
Karena pencapaiannya 50-50 antara yang tercapai dan sulit tercapai,” katanya
di Kantor Presiden, Kamis (3/10/2019). Dia mengatakan, target pembangunan
ekonomi yang tercapai antara lain adalah inflasi, tingkat pengangangguran
terbuka, dan penyediaan lapangan kerja. Sementara yang sulit tercapai antara
lain pertumbuhan ekonomi dan tax ratio yang masih di bawah target.“Kita

157

lihat rata-rata pertumbuhan ekonomi selama lima tahun ini di seputaran 5%.
Memang lebih rendah dibandingkan RPJMN 5 tahun sebelumnya yang rata-
rata mendekati 5,5% sampai 6%,” ungkapnya.Namun dia menyebut ada
beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi di periode
sebelumnya lebih baik dibandingkan saat ini. Salah satunya adalah harga
komoditas yang melesat sehingga mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Sumber: Sindonews.com ; Kamis, 3 Oktober 2019 - 18:22 WIB,
Berdasarkan berita di atas pemerintah khawatir terhadap pencapaian target
pertumbuhan ekonomi ini. Saudara sebagai guru ekonomi yang telah diminta
untuk menganalisis mengapa target pertumbuhan ekonomi ini tidak dapat tercapai
dan bagaimana keterkaitan indikator pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan
ekonomi Indonesia.

158

TES SUMATIF

Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (x)pada
huruf a, b, c, d, atau e pada lembar jawab yang tersedia!
1. Perhatikan pernyataan berikut!

(1) Menilai perkembangan ekonomi suatu negara dari waktu ke waktu
(2) Membandingkan prestasi ekonomi suatu bangsa
(3) Membandingkan perekonomian dengan negara lain
(4) Menghitung struktur perekonomian negara
(5) Mengetahui pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita
Pernyataan di atas yang merupakan tujuan perhitungan pendapatan nasional
yang benara yaitu:
A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (3) dan (4)
C. (1), (3) dan (5)
D. (2), (3) dan (5)
E. (3), (4) dan (5)
2. GNP - penyusutan – pajak tidak langsung + subsidi – laba ditahan +
pembayaran transfer menghasilkan.........
A. NNI
B. PI
C. DI
D. NNP
E. GNP

3. Diketahui GNP (dalam rupiah) suatu negara 480.000, penyusutan 30.000,
pajak tidak langsung 25.000, transfer payment 10.000 dan pajak langsung
20.000 maka besarnya personal income dari data tersubut adalah…

159

A. 335.000
B. 425.000
C. 435.000
D. 455.000
E. 465.000

4. Berikut ini adalah data pengeluaran masyarakat Indonesia secara Nasional
yang dihitung oleh BPS Tahun XXX (dalam triliun rupiah) dan dihitung atas
dasar harga berlaku:
- Konsumsi rumah tangga....................................... 25
- Pengeluaran konsumsi pemerintah.......................5,6
- Pembentukan modal tetap.....................................9,5
- Ekspor..................................................................13,4
- Impor......................................................................9,7
- Penghasilan netto terhadap luar negeri................ (2,2)
- Pajak tidak langsung............................................. 1,6
- Penyusutan........................................................... 2,8
Besasr GNP dari Negara tersebut adalah:
A. 41,6
B. 51,6
C. 61,6
D. 71,6
E. 81,6

5. Berikut ini data keuangan suatu negara US$ 145.000
PDB US$ 77.000
Penerimaaan warga negara di luar negeri US$ 74.000
Penghasilan WNA di Indonesia US$ 11.000
Penyusutan US$ 15.000
Pajak langsung US$ 4.000
Pajak tidak langsung
Dari data dia atas, besarnya NNI adalah …

160

A. US$ 147.000
B. US$ 139.000
C. US$ 133.000
D. US$ 127.000
E. US$ 107.000

6. Data perekonomian suatu negara adalah sebagai berikut

Gaji tenaga kerja 300

Belanja pemerintah 980

Konsumsi masyarakat 660

Pendapatan sewa 310

Investasi 1.330

Ekspor 550

Impor 850

Laba usaha 250

Bunga modal 100

Berdasarkan data tersebut, besarnya pendapatan nasional jika dihitung dengan
menggunakan pendekatan pendapatan adalah …

A. Rp 960 miliar

B. Rp 670 miliar

C. Rp 830 miliar

D. Rp 1.530 miliar

E. Rp 1.670 miliar

7. Diketahui data sebagai berikut (dalam miliar Rupiah) :

- GNP 375

- Penyusutan 13

- Pajak tak langsung 22

- Jaminan sosial 14

- Pembayaran transfer 12

- Pajak langsung 10

Besarnya Personal Income (PI) dari data tersebut adalah….

161

A. Rp 413 miliar
B. Rp 409 miliar
C. Rp 387 miliar
D. Rp 338 miliar
E. Rp 326 miliar

8. Dalam perhitungan pendapatan nasional (GNP) akan terjadi perhitungan
ganda (double counting) bila kita menjumlahkan:
A. Nilai tambah dari pabrik roti dan nilai jasa dari pemilik toko roti
B. Nilai tambah bersih dari industri tekstil dan nilai tambah bersih dari
industri benang tenun
C. Nilai produksi total dari industri pakaian jadi dan nilai produksi total dari
industri benang tenun
D. Kenaikan bersih persediaan dari industri gandum dan kenaikan bersih
persediaan industri roti
E. Nilai tambahah dari pabrik roti pemilik tokio

9. Pemerintah menyusun APBN dengan persetujuan DPR memiliki beberapa
fungsi dan tujuan. Berikut ini yang merupakan tujuan penyusunan APBN
adalah...
A. menentukan dengan jelas besar/kecilnya anggaran pengeluaran masing-
masing bidang, sektor pembangunan, departemen, dan lembaga yang
dibiayai oleh negara
B. dapat digunakan untuk membiayai seluruh pengeluaran negara di berbagai
sektor pembangunan dan di berbagai departemen atau lembaga
C. pendorong pertumbuhan ekonomi dan pengendali tingkat inflasi, karena
penerimaan dan pengeluaran APBN digunakan untuk meningkatkan
pertumbuhan ekonomi
D. pedoman pengeluaran dan penerimaan negara agar terjadi keseimbangan
yang dinamis dalam melaksanakan kegiatan kenegaraan untuk
meningkatkan produksi dan kesempatan kerja

162

E. Menjaga kestabilan arus uang dan arus barang sehingga dapat mencegah
terjadinya inflasi yang tinggi maupun deflasi yang akan mengakibatkan
kelesuan perekonomian (resesi)

10. Berikut ini yang dikategorikan sebagai PAD adalah …..
A. dana bagi hasil, pajak daerah, retribusi daerah
B. pajak daerah, dana darurat, hibah
C. dana alokasi umum, hibah, pajak daerah
D. retribusi daerah, pajak daerah, dana darurat
E. retribusi daerah, pajak daerah, pendapatan bunga

11. Dina memiliki penghasilan kena pajak sebesar Rp.80.000.000,00 per tahun.
Berdasarkan undang-undang yang berlaku, besarnya pajak penghasilan yang
terutang setahunnya adalah ….
A. Rp 2.500.000,00
B. Rp 7.000.000,00
C. Rp 1.300.000,00
D. Rp 9.000.000,00
E. Rp 3.060.000,00

12. Arman memiliki sebidang tanah seluas 450m2, diatasnya dibangun rumah
seluas 80 m2. Taksiran harga jual tanah Rp. 180.000/m2, sedangkan harga
jual bangunan Rp. 350.000/m2. Berapa PBB yang harus dibayarkan Anisa
jika NJOPTKP sebesar Rp. 24.000.000, ?
A. Rp. 850,-
B. Rp 85.000,-
C. Rp 850.000.
D. Rp 1.000.000,-
E. Rp 8.500.000,-

163

13. PT Elektronik sebagai pabrikan menyerahkan barang hasil produksinya
dengan harga jual Rp20.000.000,00. Barang tersebut merupakan BKP yang
tergolong mewah dengan tarif PPnBM sebesar 40%. berapa pajak yang harus
dipungut oleh pabrik tersebut...
A. Rp. 6.000.000,-
B. Rp. 7.000.000-
C. Rp. 8.000.000,-
D. Rp. 75.000.000.-
E. Rp. 82.000.000,-

14. Karman pada tahun 2018 bekerja pada perusahaan PT MAJU dengan
memperoleh gaji sebulan 5.750.000 dan membayar iuran pensiun sebesar
200.000. rita menikah tetapi belum mempunyai anak. Hitunglah pph 21
bulan januari....
A. 19.375
B. 20.000
C. 21.000
D. 52.000
E. 23.000

15. Pada akhir Tahun 2017 indeks harga konsumen adalah 550 dan akhir Tahun
2018 indeks harga konsumen 580. Tingkat inflasi pada tahun 2018 dapat
ditemukan sebesar :
A. 1, 17 %
B. 2, 17 %
C. 3.77.%
D. 4,17 %
E. 5,17 %

164

16. Berikut ini adalah gambar salah satu penyebab terjadinya inflasi

Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa faktor penyebab inflasi ini adalah
karena
A. Demand pull inflation
B. Cost push inflation
C. Demand and cost push inflation
D. Mix Inflation
E. Imported implation
17. Berikut ini merupakan beberapa pernyataan yang berhubungan dengan
dampak inflasi terhadap perekonomian suatu negara dan individu masyarakat
yaitu:
(1) Akan menurunkan pendapatan riil orang-orang yang berpendapatan

tetap
(2) Distribusi pendapatan relatif akan lebih baik
(3) Masyarakat cenderung untuk menabung di bank
(4) Produsen cenderung mempermainkan harga dipasaran sehingga harga

akan terus menerus naik.
(5) Daya beli masyarakat akan turun sehingga produksi tidak laku dipasar.
(6) Inflasi berkepanjangan dapat menumbuhkan industri kecil dalam negeri

menjadi semakin tangguh.
Dari pernyataan di atas yang merupakan dampak inflasi terhadap
perekonomian suatu negara yang benar adalah pernyataan…

165

A. (1). (2) dan (3).
B. (3), (4) dan (5)
C. (1), (4) dan (5)
D. (3), (5) dan (6)
E. (2), (3) dan (6)

18. Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia membeli surat berharga
Bank Indonesia dari masyarakat, sehingga dapat menambah tingkat jumlah
uang beredar di masyarakat. Kebijakan moneter ini merupakan kebijakan
A. Moneter
B. Moneter ekspansif
C. Moneter kontraktif
D. Diskonto
E. Operasi pasar terbuka

19. Kebijakan bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang
beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan cadangan kas minimum
yang dimiliki bank-bank umum. Ketika bank sentral menaikkan cadangan
kas minimum ini menandakan bahwa bank sentral sedang mengendalikan
laju inflasi. Kebijakan ini merupakan kebijakan:
A. Moneter prepentif
B. Moneter kuantitatif
C. Moneter kualitatif
D. Moneter ekspansif
E. Moneter selektif

20. Presiden Republik Indonesia akan akan menempuh tiga strategi kebijakan
dalam memperkuat fundamental ekonomi. Hal itu sejalan dengan RAPBN
tahun 2020 yang dirancang ekspansif, namun tetap terarah dan terukur. "Ini
sebagai wujud dari komitmen Pemerintah, untuk membuat APBN lebih
fokus dalam mendukung kegiatan prioritas, dengan tetap menjaga agar

166

risikonya berada dalam batas aman. Ketiga langkah itu adalah memobilisasi
pendapatan dengan tetap menjaga iklim investasi, meningkatkan kualitas
belanja agar lebih efektif dalam mendukung program prioritas. "Serta
mencari sumber pembiayaan secara hati-hati dan efisien (Sindonews). Ketiga
langkah dalam berita di atas merupakan kebijakan ......
A. Moneter
B. Fiskal
C. Policy mix
D. Budget
E. Ekspansip

21. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Mencegah pengangguran
(2) Stabilitas harga
(3) Menanggulangi laju deflasi
(4) Meningkatkan stabilitas ekonomi
(5) Mendistribusikan pendapatan nasional
Dari pernyataan di atas yang merupakan tujuan dari kebijakan fiskal yang
benar adalah.....
A. (1), (2) dan (3)
B. (2), (3) dan (4)
C. (3), (4) dan (5)
D. (1), (2) dan (4)
E. (1), (3) dan (5)

22. Berikut ini merupakan pernyataan yang berkaitan dengan masalah
ketenagakerjaan:
(1) Rendahnya kualitas tenaga kerja
(2) Jumlah angkatan kerja yang sebanding dengan kesempatan kerja
(3) Persebaran tenaga kerja yang tidak merata
(4) Pengangguran
(5) Motivasi kerja

167

Dari pernyataan di atas yang merupakan permasalahan tenaga kerja adalah:
A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (3) dan (4)
C. (1), (4) dan (5)
D. (2), (3) dan (4)
E. (3), (4) dan (5)

23. Ukuran kuantitatif yang menggambarkan perkembangan suatu perekonomian
dalam suatu tahun tertentu apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya
merupakan pengertian dari ...........
A. Pertumbuhan ekonomi
B. Perkembangan ekonomi
C. Kebijakan ekonomi
D. Pembangunan ekonomi
E. Ekspansi ekonomi

24. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Jumlah konsumsi semen dalam satu tahun dikalikan 10 (ton).
(2) Jumlah pertambahan penduduk setiap tahun
(3) Jumlah persediaan telepon dikalikan 10.
(4) Jumlah persediaan berbagai jenis perlengkapan
(5) Jumlah konsumsi daging dalam satu tahun (kg).
Pernyataan di atas yang merupakan indikator sosial pembangunan ekonomi:
A. (1), (2) dan (3)
B. (1), (2) dan (4)
C. (1), (4) dan (5)
D. (1), (2) dan (5)
E. (1), (3) dan (5)

168

25. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Tingkat kemakmuran relative stabil
(2) Tingkat pertambahan penduduk sangat tinggi
(3) Kegiatan ekonomi bersifat dualistis
(4) Kegiatan ekonomi berpusat disektor industri
(5) Produktivitas kerja sangat rendah
Pernyataan tersebut yang merupakan bagian dari ciri-ciri negara dunia
ketiga adalah:
A. (1) , (2) dan (5)
B. (2) , (3) dan (5)
C. (3) , (4) dan (5)
D. (1) , (3) dan (5)
E. (2) , (3) dan (4)

26. Perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan
jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah merupakan pengertian
dari......
A. Potensi ekonomi
B. Pembangunan ekonomi
C. Perkembangan ekonomi
D. Pertumbuhan ekonomi
E. Ekspansi ekonomi

27. Faktor-faktor terpenting untuk pertumbuhan ekonomi menurut Harrod
Domar …
A. Investasi
B. Pemerintah
C. Tenaga kerja
D. Luar Negeri
E. Penduduk

169

28. Beberapa indikator yang dapat digunakan dalam mengukur keberhasilan
pembangunan ekonomi adalah:
A. GNP, Pendapatan per kapita
B. Indikator sosial, GNP
C. Pendapatan per kapita, Indikator sosial
D. GNP, pendapatan perkapita, indikator sosial
E. GNP, PDRB dan distribusi pendapatan

29. Diketahui GNP riil tahun 2014 = Rp 195.579 (milyar). Tahun 2019 Rp
267.003 (milyar ) maka LPE (Laju Pertumbuhan Ekonomi) rata-rata
periode 2010-2015.
A. 4,6 %
B. 6,4%
C. 6,5 %
D. 7 %
E. 7,5 %

30. PDB suatu negara Tahun 2017 sebesar Rp.83.697,6 milyar dan Tahun 2018
Rp. 98.145,4 milyar. Maka laju pertumbuhan ekonomi tahun 2018 adalah:
A. 14,26 %
B. 15,26 %
C. 16,26 %
D. 17,26%
E. 18,26%

170

KUNCI JAWABAN SUMATIF

No Pilihan
1C
2B
3E
4A
5C
6A
7D
8C
9E
10 A
11 C
12 B
13 C
14 A
15 E
16 B
17 C
18 E
19 B
20 B
21 D
22 B
23 D
24 E
25 B
26 D
27 A
28 D
29 B
30 D

171

KB 1 KUNCI JAWABAN FORMATIF
No
1A KB 2
2C No
3E 1A
4A 2A
5C 3E
6A 4A
7D 5D
8E 6A
9E 7C
10 C 8C
9B
KB3 10 B
11 A
No
1C KB4
2B
3C No
4D 1C
5A 2D
6D 3E
7B 4B
8D 5A
9B 6C
10 D 7A
8B
9D
10 B

172

173


Click to View FlipBook Version