Pengomposan Skala Individual — Lubang Resapan Biopori Alat dan Bahan Membuat Lubang Resapan Biopori (LRB)
Alat dan Bahan Membuat
LUBANG RESAPAN BIOPORI (LRB)
Untuk membuat LRB ini diperlukan alat-alat
yang sederhana, seperti:
CETOK
KAPE
PISAU
LINGGIS BOR BIOPORI:
Tinggi/panjang - 120 cm
Diameter bor - 10 cm
Lebar gagang pegangan - 40 cm
93BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengomposan Skala Individual — Lubang Resapan Biopori Pembuatan Lubang Resapan Biopori
PEMBUATAN LUBANG RESAPAN BIOPORI
(depokbebassampah.wordpress.com/acuan/lubang-resapan-biopori/ dan http://www.biopori.com/pembuatan.php).
12 3
Pilih lokasi yang tepat untuk Tanah sekitar tempat yang Letakkan mata bor tegak
membuat LRB yaitu daerah air akan dilubangi disiram lurus dengan tanah sebelum
hujan yang mengalir. Jangan air supaya mudah saat memulai pembuatan lubang.
pada tanah miring yang melubanginya.
berpotensi longsor.
4 5 6
Lubangi tanah dengan bor Setiap kira-kira 15 cm atau Bersihkan tanah di mata bor
biopori dengan cara menekan sedalam mata bor, tarik mata mulai dari sisi dalam dengan
dan memutarnya ke arah bor sambil tetap diputar ke pisau atau alat tusuk lain.
kanan. Untuk memudahkan arah kanan, lalu bersihkan
pengeboran, siramkan air ke tanah yang ada di mata bor.
dalam lubang.
94 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
7 8
Lakukan terus dan berulang- Apabila tanah berbatu
ulang cara pelubangan itu dan berkerikil hingga
hingga lubang sedalam 100 pengeboran terhambat, maka
cm. pengeboran bisa dihentikan
sebatas kedalaman yang
bisa ditembus, walaupun
kedalaman hanya 50 cm.
Isilah lubang dengan sampah mudah terurai, yaitu sampah yang berasal dari dapur, sisa tanaman,
dedaunan, atau potongan rumput.
Sampah mudah terurai ini perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang
dan menyusut akibat proses pelapukan. LRB harus dijaga agar selalu penuh terisi sampah mudah
terurai. Jika sampahnya belum/tidak cukup maka bagian mulut lubang harus disumbatkan, agar
lubang tidak berpotensi terisi oleh material lain seperti tanah atau pasir.
Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil jika sudah matang, atau pada saat musim
kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.
95BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengomposan Skala Individual — Lubang Resapan Biopori Memlihara Lubang Resapan Biopori
MEMELIHARA LUBANG RESAPAN BIOPORI
Dalam penerapannya, untuk setiap luasan lahan tertentu ada jumlah LRB yang disarankan. Setiap
lahan 100 m2, jumlah ideal LRB yang dibuat sebanyak 30 titik dengan jarak antar lubang 0,5–1 m.
Bila lubang yang dibuat berdiameter 10 cm kedalaman 100 cm, setiap lubang dapat menampung
7,8 liter sampah yang mudah terurai dari dapur, berarti tiap lubang dapat diisi sampah yang mudah
terurai dari dapur 2–3 hari dan akan menjadi kompos dalam waktu 15–30 hari. Untuk sampah yang
mudah terurai dari kebun (daun dan ranting) dapat menjadi kompos dalam waktu 2–3 bulan. Hal ini
dapat dipercepat dengan penambahan bioaktivator (BPLHD Provinsi DKI Jakarta).
Setelah membuat LRB, bagian terpenting • Menjaga lubang tetap terisi sampah
setelahnya adalah bagaimana cara memelihara mudah terurai dengan cara selalu
LRB tersebut. Berikut ada beberapa cara yang mengisi sampah terurai jika sudah terjadi
dapat dilakukan, yaitu: penyusutan akibat proses penguraian.
• Apabila menggunakan sampah mudah
terurai dapur maka setelah ± 2 minggu
sudah dapat dimanfaatkan sebagai
kompos.
• Apabila menggunakan sampah kebun
(daun/ranting) setelah ± 2 bulan sudah
menjadi kompos
• Pengambilan kompos dengan cara
menggunakan alat bor.
96 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum)
Pengomposan Skala Individual—
Pupuk Cair (Drum)
Selain dijadikan kompos, sampah mudah terurai yang layak kompos juga dapat dijadikan bahan
baku pembuatan pupuk cair. Pupuk cair ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan
kompos, diantaranya: konsentrasi kandungan haranya sangat tinggi, penerapannya lebih mudah
yaitu cukup disiramkan atau disemprotkan ke tanah, serta harga jual di pasaran biasanya lebih
tinggi daripada produk kompos. Pupuk cair dibuat dengan mencampur air dengan cairan ekstrak
bahan organik yang dibusukkan dalam kondisi anaerob.
Untuk menghasilkan pupuk cair, komposter yang digunakan berbentuk drum atau tong sampah
plastik dan dapat diletakkan baik di dalam maupun di luar ruangan. Gambar di bawah ini
menunjukkan skema komposter drum yang dapat digunakan untuk membuat pupuk cair.
Penutup
Pembuangan Metan
Penyekat Penyangga
Sampah mudah terurai Ventilasi
Penyangga
Ruang pupuk organik cair Selang kontrol
Hasil pupuk
Sumber:
Dimodifikasi dari dokumen Composter Project Merah Putih, 2014. 97BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum)
Komponen penyusun komposter drum ini
sebagian besar terbuat dari plastik untuk
menghindari terjadinya korosi. Bahan yang
digunakan pun tidak sulit untuk ditemukan,
yaitu:
1. Drum plastik. Dapat menggunakan drum 3. Pipa PVC dengan panjang 45 cm.
bekas ataupun drum baru, drum bekas 4. 2 Pipa PVC dengan panjang 23 cm.
biasanya mempunyai kualitas plastik 5. Pipa PVC dengan panjang 75 cm.
lebih baik daripada drum baru yang dijual 6. Sebuah sekat plastik dengan diameter 50
belakangan ini. Selain itu Drum bekas
membantu untuk mencegah beredarnya cm.
bahan plastik baru (Daur Ulang) 7. Selang plastik bening.
8. Ukuran diameter paralon (ketebalan)
2. Pipa PVC dengan panjang 50 cm. Pipa
jenis ini tahan lama dan dapat ditemukan di sebaiknya disesuaikan, semakin tebal pipa
hampir setiap toko bangunan. biasanya akan membuat konstruksi akan
menjadi lebih kuat.
98 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum)
Selain bahan-bahan penyusunnya yang mudah didapatkan, komposter pupuk cair juga tidak begitu
sulit untuk dibuat sendiri, berikut adalah langkah-langkah umum dalam membuat komposter pupuk
cair. Dalam penerapannya kita tidak perlu terpaku pada langkah-langkah ini dan dapat dikreasikan
sesuai kebutuhan serta ketersediaan alat dan bahan.
1. Buatlah beberapa lubang sebagai tempat 2. Langkah selanjutnya adalah pemasangan
pemasangan pipa-pipa yang telah kita pipa-pipa PVC yang berfungsi sebagai
siapkan. penyangga penyekat dan sirkulasi udara
• Dua lubang dengan diameter titik dalam drum.
tengah pada bagian atas drum. Dua • Pasang 2 buah pipa dengan panjang
lubang ini harus berada pada satu garis 23 cm pada bagian bawah drum
lurus dan sebaiknya berjarak posisi secara bersilangan (membentuk tanda
tengah dari bibir drum tambah). Pipa ini berfungsi sebagai
• Empat buah lubang pada bagian bawah penyangga penyekat yang akan
drum. memisahkan antaran bahan dan pupuk
cair.
• Pasang Fiber yang sudah berbentuk
lingkaran yang sudah disesuaikan
dengan diameter Drum, dan diletakkan
dibagian atas pipa yang sudah
membentuk tanda silang (tanda
tambah)
99BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum) Cara Pembuatan Pupuk Cair
CARA PEMBUATAN PUPUK CAIR
Setelah kita mengetahui cara pembuatan komposter pupuk cair, mari kita bahas cara menggunakan
drum tersebut agar dapat menghasilkan pupuk cair dari sampah-sampah di sekitar kita. Hal
pertama yang perlu diketahui adalah bahan-bahan yang dapat kita gunakan untuk membuat pupuk
cair, beberapa contoh dapat dilihat pada daftar di bawah ini.
Aneka bahan Aneka kulit buah Aneka daun tanaman
sisa sayuran Kulit semangka
Kangkung Kulit manggis
Kulit bawang Kulit pepaya
Kol Kulit nanas
Bayam Kulit pisang
Sawi Kulit melon
Daun singkong Kulit jeruk
Wortel dan sejenisnya
dan sejenisnya
Apabila tersedia, bahan kompos dapat ditambahkan dengan kotoran/urine dari ternak/hewan
peliharaan. Apabila bahan untuk membuat pupuk cair telah tersedia, mari kita memulai pembuatan
pupuk cair kita!
100 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum) Cara Pembuatan Pupuk Cair
TAHAP-TAHAP PEMBUATAN PUPUK CAIR
1
Pilah sampah mudah terurai.
2
Masukkan sampah ke dalam komposter, bisa
dilakukan secara rutin setiap hari.
3
Semprot dengan bioaktivator untuk mencegah
bau dan mempercepat proses.
4
Tutup rapat-rapat.
101BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum) Cara Pembuatan Pupuk Cair
5
Panen pupuk cair apabila sudah terlihat cairan
pada selang.
6
Tampung pupuk cair sebelum digunakan
________
7
Pupuk cair telah siap untuk digunakan.
8
Ambil 200 ml pupuk cair.
102 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Pengomposan Skala Individual — Pupuk Cair (Drum) Cara Pembuatan Pupuk Cair
9
Campurkan dengan 5-10 liter air
10
Pupuk cair siap untuk disiramkan
ke tanaman!
103BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengolahan Sampah Mudah Terurai Secara Komunal
(Kolektif)
Pengolahan Sampah Mudah Terurai
Secara Komunal (Kolektif)
Selain metode pengomposan individual, terdapat pula metode
pengomposan komunal. Metode ini mengakomodasi warga yang
memilih mengolah sampah terurainya secara bersama-sama.
Ada tiga metode yang biasanya dipakai untuk melaksanakan
pengomposan manual ini:
WINDROW DRUM BERPUTAR
(metoda gundukan)
BIOGAS
104 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Pengolahan Sampah Mudah Terurai Secara Komunal Windrow (Metoda Gundukan)
(Kolektif)
Windrow (Metoda Gundukan)
Windrow atau metoda gundukan
adalah salah satu teknik
pengomposan komunal yang paling
sederhana dan mudah dikerjakan
serta tidak membutuhkan banyak
biaya. Yang menjadi kekurangan dari
teknik ini adalah membutuhkan lahan
yang cukup luas.
Secara sederhana proses untuk metode ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Pemilahan dan pencacahan. Pilah sampah dengan cara memindahkan tumpukan atau
yang masuk apabila masih tercampur digulirkan. Catat tanggal dan waktu setiap
dengan bahan-bahan sulit terurai seperti pembalikan.
kantong kresek atau kemasan makanan. 4. Penyiraman. Lakukan penyiraman secara
Lanjutkan dengan pencacahan sampah teratur apabila gundukan sudah dirasa
mudah terurai yang telah terpilah. terlalu kering. Hentikan penyiraman pada
Pencacahan penting apabila terdapat saat gundukan sudah berumur 5 minggu.
potongan dahan/hasil tebangan pohon. 5. Pemantauan. Pantau suhu, tekstur, bau,
dan populasi lalat secara teratur. Pastikan
2. Pencampuran sampah mudah terurai dan semuanya masih dalam batas yang
pembentukan gundukan. Campurkan ditentukan.
beragam jenis sampah mudah terurai 6. Pemanenan dan pengayakan. Untuk
seperti sampah sisa makanan, sampah keperluan penggunaan dan menjaga
taman, dan kotoran hewan, dsb. Buat kualitas, produk kompos yang telah dipanen
gundukan berbentuk trapesium secara perlu diayak agar berukuran halus dan
memanjang. merata.
3. Pembalikan. Secara teratur, lakukan
pembalikan gundukan 1-2 kali seminggu
Untuk mengetahui TPST Rawasari TELEPON
tentang metode Jl. Rawakerbau 5A
Windrow, dapat langsung Rawasari Selatan 021-462 71206
menghubungi: Cempaka Putih, Jakarta Pusat
FAKSIMILI
021-462 71207
SITUS
www.inswa.or.id
105BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Pengolahan Sampah Mudah Terurai Secara Komunal Drum Berputar
(Kolektif)
Drum Berputar
Drum berputar merupakan metoda pengomposan yang dapat dipakai pada saat
kita tidak memiliki banyak ruang tersisa.
Keunggulan dari metoda ini adalah kita dapat secara aktif dan mudah membantu proses
pengomposan dengan cara mekanis sehingga dapat mempercepat proses pengomposan. Apabila
pada metoda gundukan kita perlu secara berkala membalik gundukan tersebut, pada drum
berputar kita hanya perlu memutar drum sebagai wadah dari pengomposan tersebut. Alat
pengomposan dengan drum berputar biasanya menyediakan dua cara untuk memutar drum, yang
pertama dengan mengayuh seperti kita mengayuh sepeda, dan yang kedua dengan bantuan mesin.
Memutar drum memiliki efek yang sama seperti menggemburkan tanah, dimana terjadi proses
pertukaran udara yang lancar, sehingga mikroba dapat berkembang dengan cepat.
Proses pengomposan dengan drum berputar kurang lebih sama dengan proses pengomposan
dengan metoda gundukan, dimulai dengan pemilahan, pecacahan dan diakhiri dengan pengayakan.
Yang berbeda hanya alih-alih dibuat gundukan, sampah mudah terurai dimasukkan ke dalam drum
dan diputar secara berkala.
Drum Berputar Dengan Pengayuh.
Sumber: www.kencanaonline.com
106 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Pengolahan Sampah Mudah Terurai Secara Komunal Biogas
(Kolektif)
BIOGAS
Berbeda dengan metoda-metoda sebelumnya, biogas adalah cara mengolah
sampah mudah terurai dengan proses anaerob.
Hasil utama dari biogas bukanlah kompos ataupun pupuk cair, melainkan gas metan yang dapat
dipakai sebagai pengganti gas elpiji. Keunggulan dari biogas adalah proses ini dapat menerima
hampir seluruh jenis sampah mudah terurai dan biasanya tidak memerlukan ruangan yang besar
karena dapat ditanam di tanah.
Biogas dihasilkan dengan menggunakan alat bernama digester. Digester biasanya berbentuk
kubah yang pada puncaknya diberikan pipa pengalir gas.
Digester Biogas Tertanam di Kantor Kencana Online, Bandung
Sumer: Dokumentasi GI
107BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Perbandingan Metode Pengolahan Sampah Mudah Terurai
Perbandingan Metode Pengolahan
Sampah Mudah Terurai
Dari sekian banyak cara pengolahan sampah
mudah terurai, kita perlu memilih metode
mana yang paling sesuai dengan kondisi kita.
Tabel di bawah ini dapat menjadi acuan dalam
melakukan pemilihan metode:
SKALA INDIVIDU SKALA KOMUNAL (KOLEKTIF)
TAKAKURA BIOPORI DRUM
PA R A M ETE R WINDROW DRUM BIOGAS
KAPASITAS BERPUTAR
+ + + +++++ ++++ +++++
TINGKAT KESULITAN + + + ++ +++ ++++
PROSES + + +++ ++ ++ ++++
+ + + ++ +++ ++++
RAGAM SAMPAH
MUDAH TERURAI YANG
DAPAT DIOLAH
BIAYA
LUAS LAHAN YANG + + + +++++ +++ ++
DIBUTUHKAN
108 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Perbandingan Metode Pengolahan Sampah Mudah Terurai
Terdapat enam parameter yang dibandingkan pada tabel tersebut:
Kapasitas Tingkat kesulitan proses
Menggambarkan jumlah sampah Menggambarkan sulit atau tidaknya proses
yang dapat diolah oleh satu metode pengolahan sampah terurai dari satu metode
dibandingkan dengan metode lainnya. dibandingkan dengan metode lainya. Biogas
Metode Windrow dan Biogas merupakan adalah metode yang paling sulit diikuti dengan
metode yang dapat mengolah sampah metode drum berputar. Sementara metode
terurai dengan kapasitas paling besar pengomposan skala individu baik itu takakura,
dalam satu siklus, disusul oleh metode biopori, maupun drum, memiliki tingkat
drum berputar. Sementara itu metode kesulitan yang rendah.
takakura, biopori, dan drum masing-
masing hanya dapat mengolah sedikit saja
sampah terurai dalam satu siklus.
Ragam sampah mudah TERURAI Biaya
yang dapat diolah
Menggambarkan berapa besar biaya yang
Menggambarkan seberapa banyak jenis sampah harus kita keluarkan untuk setiap metode. Pada
terurai yang dapat diolah oleh masing-masing bagian ini, Biogas adalah metode yang akan
metode pengomposan. Untuk hal ini metode merogoh kocek kita paling dalam, sedangkan
biogas memimpin yang berarti metode ini dapat rata-rata pengomposan skala individu relatif
mengolah hampir semua sampah mudah terurai murah untuk dimiliki dan dijalankan.
yang kita masukkan ke dalamnya. Windrow
dan drum juga termasuk metode yang dapat
mengolah beragam jenis sampah mudah terurai,
sedangkan takakura dan biopori memiliki
batasan-batasan untuk jenis sampah busuk
yang dapat dimasukkan.
Luas lahan yang dibutuhkan
Menggambarkan kebutuhkan lahan yang
harus disediakan agar pengomposan dapat
berjalan lancar. Windrow menduduki peringkat
pertama dengan kebutuhan lahan yang cukup
besar, disusul oleh drum berputar dan biogas,
sedangkan pengomposan skala individu rata-
rata tidak membutuhkan lahan yang besar.
109BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Kreasi Daur Ulang Sampah Sulit Terurai
Bagaimana Cara
Mengolah Sampah
Sulit Terurai?
Kreasi Daur Ulang Sampah Sulit Terurai
Kreasi daur ulang merupakan langkah lain untuk mengolah sampah yang sulit terurai menjadi
barang lain yang lebih bermanfaat. Jenis sampah yang sering digunakan adalah sampah
plastik, kertas, kaleng, dan sebagainya. Dari sampah-sampah inilah dapat dikreasikan menjadi
barang-barang kerajinan yang tidak hanya mendatangkan manfaat dalam mengurangi jumlah
sampah yang dihasilkan namun juga dapat menjadi suatu peluang usaha (bernilai ekonomis).
Beberapa contoh kreasi daur ulang sampah yang sering ditemui diantaranya adalah sebagai
berikut.
Sumber: AMPL, 2007. Daur ulang lebih banyak dilakukan dalam
skala kecil atau lebih tepat disebut sebagai
industri rumah tangga. Sebagai contoh,
daur-ulang sampah kertas banyak dilakukan
oleh kelompok remaja, sanggar kerajinan,
dan Pramuka. Ada juga yang bekerjasama
dengan perusahaan-perusahaan besar di
dekatnya. Salah satu contohnya adalah daur-
ulang kertas yang dilakukan kelompok warga
kelurahan Ancol. Pengelola Taman Impian Jaya
Ancol (Jakarta Utara) mengirimkan sampah
kertasnya untuk digunakan sebagai bahan baku
pembuatan kertas hias. Sebagian besar produk
daur-ulang kertas hias tersebut kemudian
dibeli kembali oleh pengelola taman hiburan
tersebut. Selain dijadikan kertas, sampah kertas
juga dimanfaatkan untuk pembuatan produk
kerajinan.
110 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Kreasi Daur Ulang Sampah Sulit Terurai
Sumber: http://kotajogja.com/usaha/index/20 Di kota Yogyakarta, ide mengolah sampah
menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat datang
dari Rizka Tiara Dewi dan Dimas Satriatmoko,
dari tangan keduanya limbah atau sampah
menjadi beragam jenis kerajinan cantik seperti
tas, dompet, bros, gantungan kunci dan hal lain
yang bersifat daur ulang. Dengan melabeli
usahanya dengan nama Eleven Handicraft,
Dimas bersama Rizka memanfaatkan bahan
baku limbah plastik, koran bekas, majalah
bekas, serta bungkus makanan menjadi barang
kerajinan dengan nilai jual yang cukup menjan-
jikan.
Keprihatinan dan kecemasan Hijrah Purnama
terhadap limbah sampah plastik mulai ia
rasakan ketika duduk di bangku kuliah. Ide
untuk mendaur ulang sampah menjadi barang-
barang layak guna akhirnya lahir. Ia bersama
koleganya menamakan usaha daur ulang
sampah mereka yaitu Project B Indonesia.
Sumber: http://www.mongabay.co.id/2013/11/26/hijrah-purnama-
project-b-menyulap-sampah-plastik-jadi-kerajinan-unik/
111BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Kreasi Daur Ulang Sampah Sulit Terurai
Memanfaatkan beragam kaleng bekas dari Sumber:
kemasan susu kental manis, susu formula, http://peduli-sampah.blogspot.com/2011_11_01_archive.html
kaleng kemasan biskuit, kaleng bekas cat,
serta drum-drum bekas, Lani membuka bisnis
kerajinan daur ulang di tahun 2000 dengan
nama “Kaleng Lani”. Ibu tiga anak ini menyulap
tumpukan kaleng bekas yang ada di sekitarnya
menjadi produk kerajinan yang sangat cantik
dengan warna-warna yang begitu menarik.
Misalnya saja seperti produk celengan,
tempat pensil, kotak CD, kotak majalah, kotak
tisu, lampu, jam, kotak surat, meja belajar,
kaleng kerupuk, drum tempat sampah, serta
masih banyak lagi inovasi-inovasi baru yang
diciptakan Lani.
Sedotan, kantong kresek bekas, dan kemasan
minuman bubuk juga bisa digunakan sebagai
bahan kerajinan daur ulang seperti yang telihat
pada gambar-gambar di samping.
Sedotan dapat dijadikan taplak meja, kantong
kresek dapat dijadikan tas, dan kemasan
minuman bubuk dapat dijadikan berbagai
macam dompet.
Barang-barang pada foto adalah hasil kerajinan
masyarakat Pulau Tidung dalam upaya mereka
menjaga kelestarian pulaunya.
Upaya daur ulang, baik itu dalam skala rumah
tangga maupun skala pabrik, akan berpengaruh
terhadap jumlah sampah yang harus ditangani
institusi pengelola sampah. Diperkirakan
sekitar 20% sampah kota dapat teratasi oleh
pelaku daur-ulang tanpa pemerintah harus
mengeluarkan biaya. (AMPL, 2007)
112 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Jika kita coba hitung kontribusi pengurangan
volume sampah yang diberikan dari kegiatan
daur ulang ini ternyata cukup signifikan.
Terdapat jutaan ton sampah per tahun
yang dapat diubah menjadi barang yang
lebih bermanfaat lewat pelaku daur ulang.
Sehingga masalah sampah perlahan teratasi
dan keuntungan ekonomi dapat diraih.
Untuk mengetahui lebih lanjut
mengenai aplikasi kreasi daur ulang,
dapat langsung menghubungi:
(021) 462 71206
Ibu Sulasmiati Warso - TPS 3R Rawasari
TELEPON
(021) 462 71206
E-MAIL
[email protected]
113BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
as
Selain mengolah sampah sulit terurai melalui kreasi daur ulang yang berpotensi menghasilkan
rupiah, ada cara lain yang juga bisa dikembangkan di lingkungan masyarakat untuk mengelola
sampah-sampah sulit terurai ini, yang tentunya dapat mengatasi masalah persampahan sekaligus
dapat mendatangkan manfaat secara ekonomi pula.
Pengolahan sampah yang sulit terurai dapat difasilitasi oleh sebuah gerakan yang disebut bank
sampah. Bank sampah merupakan salah satu alternatif untuk mengajak masyarakat agar lebih
peduli dengan sampah, yang dapat didirikan disuatu kawasan masyarakat tertentu. Bank sampah
ini dapat didirikan oleh komunitas masyarakat bekerjasama dengan pemerintah dan pihak terkait
lainnya seperti pengepul/lapak sampah atau industri daur ulang sampah untuk menyalurkan
sampah-sampah tersebut nantinya.
Selayaknya pada bank biasa, bank sampah Salah satu Bank Sampah Komunitas di Surabaya
juga mempunyai penyetor atau nasabah, Sumber: Dokumentasi GI
tetapi yang disetor bukanlah uang sebagai
“tabungan”, melainkan sampah yang bisa
berbuah uang. Namun sesuai dengan
prinsip menabung, sampah yang sudah
disetorkan tidak dapat langsung diuangkan,
melainkan harus menunggu dahulu selama
beberapa bulan.
114 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Persyaratan Bank Sampah
persyArAtAn BAnK sAmpAh
Sebelum membentuk bank sampah komunitas, ada beberapa elemen yang harus ada pada
komunitas tersebut:
12
Calon penabung sampah. Calon pelaksana bank sampah.
Adalah setiap warga yang menghasilkan Adalah warga yang bersedia ketempatan
sampah. Karena itu tidak perlu khawatir bank sebagai pengurus bank sampah, bisa ditunjuk
sampah tidak memiliki calon nasabah, karena dari RT/RW dan dilakukan secara bergilir
setiap orang pasti menghasilkan sampah. ataupun memang dibentuk panitia tersendiri.
Menjadi pengurus bank sampah tidaklah sulit
dan dapat menerima bagi hasil dari penjualan
sampah.
3
Pengepul/pembeli sampah/industri pengepul, ia tidak perlu mencari-cari sampah
daur ulang. dan memilah-milahnya lagi, karena sekarang
sampah berasal langsung dari tangan pertama,
Setiap daerah biasanya memiliki pengepul yaitu warga sebagai nasabah. Dari sisi bank
sampah, atau biasa disebut lapak/bandar/ sampah adalah kemudahan dalam menjual sam-
tukang rongsok. Para pengepul ini menerima pah karena pengepul menerima sampah dalam
penjualan sampah untuk kemudian mereka jumlah sedikit sekalipun, berbeda dengan
akan menjual kembali sampah tersebut pabrik yang memiliki batas minimun pembelian
ke pabrik yang membutuhkannya sebagai sampah/rongsok.
bahan baku. Bank sampah komunitas dapat
bekerja sama dengan para pengepul yang
menguntungkan kedua belah pihak. Dari sisi
115BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Persyaratan Bank Sampah
Setelah memastikan semua elemen
di atas ada, kita dapat melanjutkan
ke persiapan sarana bank sampah:
Ruang tempat Timbangan
penyimpanan sampah
Sampah dihargai berdasarkan beratnya, oleh
Tidak perlu ruangan besar, ruangan kecil pun karena itu timbangan adalah hal yang sangat
dapat dipakai, selama sistem bank sampah penting ada di bank sampah. Timbangan yang
berjalan lancar, maka tidak akan ada sampah biasa dipakai adalah timbangan gantung.
yang menumpuk terlalu banyak. Ruang
penyimpanan tidak mutlak diperlukan. Untuk
menyiasati ruang, bisa juga diatur dengan
sistem “Hari Penimbangan”
Buku pencatatan
Sama halnya dengan bank biasa, setiap
tabungan nasabah akan dicatat agar tidak
terjadi kekeliruan pada saat nasabah hendak
menarik uangnya.
Buku tabungan
Sebagai identitas nasabah dimana tercatat
jumlah sampah yang telah ia tabung dan jumlah
tabungannya dalam nilai rupiah.
Apabila semua sarana telah terpanuhi, bank
sampah komunitas pun bisa segera beroperasi.
116 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Cara Kerja Bank Sampah
CARA KERJA BANK SAMPAH
Nasabah datang membawa buku tabungan
dan sampah terpilah dari rumah.
Nasabah mengisi slip transaksi dan pengurus
mencatat jenis sampah yang dibawa.
Penimbangan sampah sesuai jenis, petugas
mencetak berat sampah (Kg).
Nasabah membawa buku tabungan dan slip
transaksi ke Proses ke-3. Data berat (Kg) dan
tabungan (Rp) direkap di buku besar.
Nasabah pulang membawa buku tabungan
berisi hasil penimbangan (Kg & Rp)
117BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Cara Kerja Bank Sampah
Ada pula beberapa pedoman pelaksanaan bank sampah yang
dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan lokal, yaitu:
JAM KERJA PENARIKAN TABUNGAN
Berbeda dengan bank konvensional, jam Semua orang dapat menabung sampah di bank
kerja bank sampah sepenuhnya tergantung sampah. Setiap sampah yang ditabung akan
kepada kesepakatan pelaksana bank sampah ditimbang dan dihargai sesuai harga pasaran.
dan masyarakat sebagai penabung. Jumlah Uangnya dapat langsung diambil penabung atau
hari kerja bank sampah dalam seminggu pun dicatat dalam buku rekening yang dipersiapkan
tergantung, bisa 2 hari, 3 hari, 5 hari, atau 7 oleh bank. Berdasarkan pengalaman selama
hari tergantung ketersediaan waktu pengelola ini, sebaiknya sampah yang ditabung tidak
bank sampah yang biasanya punya pekerjaan langsung diuangkan namun ditabung dan
utama. Sebagai contoh, jam kerja Bank Sampah dicatat dalam buku rekening, dan baru dapat
Rejeki di Surabaya buka Jumat dan Sabtu pukul diambil paling cepat dalam 3 (tiga) bulan. Hal ini
15.00-17.00 serta Minggu pukul 09.00-17.00. penting dalam upaya menghimpun dana yang
cukup untuk dijadikan modal dan mencegah
budaya konsumtif.
BUKU TABUNGAN JASA PENJEMPUTAN SAMPAH
Setiap sampah yang ditabung, ditimbang, Sebagai bagian dari pelayanan, bank sampah
dan dihargai sesuai harga pasaran sampah dapat menyediakan angkutan untuk menjemput
kemudian dicatat dalam buku rekening (buku sampah dari kampung ke kampung diseluruh
tabungan) sebagai bukti tertulis jumlah sampah daerah layanan. Penabung cukup menelpon
dan jumlah uang yang dimiliki setiap penabung. bank sampah dan meletakkan sampahnya
Dalam setiap buku rekening tercantum kolom di depan rumah, petugas bank sampah akan
kredit, debit, dan balans yang mencatat setiap menimbang, mencatat, dan mengangkut
transaksi yang pernah dilakukan. Untuk sampah tersebut.
memudahkan sistem administrasi, buku
rekening setiap RT atau RW dapat dibedakan PEMINJAMAN UANG
warnanya.
Selain menabung sampah, dalam prakteknya
bank sampah juga dapat meminjamkan uang
kepada penabung dengan sistem bagi hasil
dan harus dikembalikan dalam jangka waktu
tertentu.
118 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Cara Kerja Bank Sampah
Dalam praktiknya, pengelola bank sampah dapat melaksanakan dua jenis tabungan, tabungan
individu dan tabungan kolektif. Tabungan individu terdiri dari: tabungan biasa, tabungan
pendidikan, tabungan lebaran, dan tabungan sosial. Tabungan biasa dapat ditarik setelah 3
bulan, tabungan pendidikan dapat ditarik setiap tahun ajaran baru atau setiap bayar sumbangan
pengembangan pendidikan (SPP), sementara tabungan lebaran dapat diambil seminggu sebelum
lebaran. Tabungan kolektif biasanya ditujukan untuk keperluan kelompok seperti kegiatan arisan,
pengajian, dan pengurus masjid.
JENIS SAMPAH
Jenis sampah yang dapat ditabung di bank sampah dikelompokkan menjadi:
KERTAS LOGAM
yang meliputi koran, majalah, yang meliputi besi, aluminium,
kardus, dan dupleks. dan timah.
PLASTIK
yang meliputi plastik bening,
botol plastik, dan plastik keras
lainnya.
119BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Cara Kerja Bank Sampah
Bank sampah dapat menerima sampah jenis lain dari penabung
sepanjang mempunyai nilai ekonomi.
Penetapan Harga 1 Untuk perorangan yang menjual
langsung sampah dan mengharapkan
Setiap jenis sampah
merupakan kesepakatan uang tunai, harga yang ditetapkan
pengurus bank sampah.
Harga setiap jenis merupakan harga fluktuatif sesuai
sampah bersifat fluktuatif
tergantung harga pasaran. harga pasar;
Penetapan harga meliputi:
2 Untuk penabung yang menjual secara
kolektif dan sengaja untuk ditabung,
harga yang diberikan merupakan
harga stabil tidak tergantung pasar
dan biasanya di atas harga pasar.
Cara ini ditempuh untuk memotivasi masyarakat agar memilah, mengumpulkan, dan menabung
sampah. Cara ini juga merupakan strategi subsidi silang untuk biaya operasional bank sampah.
Kondisi Sampah Berat Minimum
Penabung didorong untuk menabung sampah Agar timbangan sampah lebih efisien dan
dalam keadaan bersih dan utuh. Karena pencatatan dalam buku rekening lebih mudah,
harga sampah dalam keadaan bersih dan perlu diberlakukan syarat berat minimum untuk
utuh memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. menabung sampah, misalnya 1 kg untuk setiap
Penjualan plastik dalam bentuk bijih plastik jenis sampah. Sehingga penabung didorong
memiliki nilai ekonomi lebih tinggi karena harga untuk menyimpan terlebih dahulu tabungan
plastik dalam bentuk bijih plastik dapat bernilai sampahnya di rumah sebelum mencapai syarat
3 (tiga) kali lebih tinggi dibanding dalam bentuk berat minimum.
asli.
120 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Cara Kerja Bank Sampah
Wadah Sampah Sistem Bagi Hasil
Agar proses pemilahan sampah berjalan baik, Besaran sistem bagi hasil bank sampah
penabung disarankan untuk membawa 3 (tiga) tergantung pada hasil rapat pengurus bank
kelompok besar sampah ke dalam 3 (tiga) sampah. Hasil keputusan besarnya bagi hasil
kantong yang berbeda meliputi: tersebut kemudian disosialisasikan kepada
semua penabung. Besaran bagi hasil yang
1. Kantong pertama untuk plastik; umum digunakan saat ini adalah 85:15 yaitu
2. Kantong kedua untuk kertas; dan 85% (delapan puluh lima persen) untuk
3. Kantong ketiga untuk logam. penabung dan 15% (lima belas persen) untuk
pelaksana bank sampah. Jatah 15% (lima belas
persen) untuk bank sampah digunakan untuk
kegiatan operasional bank sampah seperti
pembuatan buku rekening, fotokopi, pembelian
alat tulis, dan pembelian perlengkapan
pelaksanaan operasional bank sampah.
Pemberian Upah Karyawan
Tidak semua bank sampah dapat membayar
upah karyawannya karena sebagian bank
sampah dijalankan pengurus secara sukarela.
Namun, jika pengelolaan bank sampah
dijalankan secara baik dan profesional,
pengelola bank sampah bisa mendapatkan upah
yang layak.
121BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Bank Sampah Induk
BANK SAMPAH INDUK
Salah satu kota yang telah menerapkan bank sampah ialah kota Malang, dengan nama Bank Sampah
Malang (BSM) yang diresmikan pada tahun 2011. Berikut adalah contoh sampah yang dikelola oleh
BSM beserta kode dan harga per sampahnya.
Daftar Kode Sampah Yang Ditabung Pada Bank Sampah Malang (Bsm)
Harga Sampah Botol Dan Kaca Di Bank Sampah Malang
122 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Bank Sampah Induk
Harga Sampah Plastik Per Kg Di Bank Sampah Malang
123BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
Bagaimana Cara Mengolah Sampah Sulit Terurai? Bank Sampah Komunitas
Bank Sampah Induk
Harga Sampah Logam Per Kg Di Bank Sampah Malang
Sumber: http://banksampah.org/home.php?page=profil/jenis_sampah
Jenis dan daftar harga sampah yang dikelola oleh BSM ini diharapkan dapat memberikan gambaran
kepada masyarakat bahwa sampah sulit terurai yang sudah mereka pilah sejak dari sumber
ternyata berharga. Dari keterangan harga di atas paling tidak masyarakat bisa memperkirakan
misalnya untuk setiap 1 kg sampah plastik yang mereka tabung dapat dihargai dengan berapa
rupiah. Siapa sangka selama ini sampah yang kita anggap tidak ada gunanya ternyata menyimpan
keuntungan besar bila dapat dikelola dan diolah dengan baik. Tentunya selain manfaat lingkungan
bersih yang kita rasakan, manfaat ekonomi pun dapat kita raih.
Untuk mengetahui lebih lanjut
mengenai penerapan Bank
Sampah, dapat menghubungi:
Bank Sampah Malang
TELEPON
081235214545
(Bp. Rahmat)
124 / BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH!
Perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat yang
memandang sampah sebagai sumber daya adalah
tujuan utama yang hendak dicapai. Untuk melihat
hasil dari apa yang diupayakan untuk membenahi
masalah persampahan ini tentunya membutuhkan
waktu yang tidak sebentar, karena upaya yang
kita lakukan sekarang merupakan investasi jangka
panjang untuk pengelolaan sampah yang lebih baik
di masa mendatang.
Demi lingkungan yang lebih bersih dan
sehat untuk anak cucu kita nanti, mari
mulai dari lingkungan terkecil dan mulai
saat ini. Kalau bukan kita siapa lagi,
kalau bukan saat ini kapan lagi?
125BAGIAN 4 • MARI MENGOLAH SAMPAH! /
5/
PENGELOLAAN
SAMPAH
BERBASIS
MASYARAKAT
126 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Apa Itu PSBM?
APA ITU PSBM?
Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Kesadaran ini muncul dalam bentuk perilaku-
atau PSBM adalah sistem pengelolaan sampah perilaku misalnya anak-anak yang memilah
dimana masyarakat memegang peranan aktif sampah walau tidak diperintah oleh orangtua
dalam mengelola sampah di lingkungan mereka mereka atau warga yang mengingatkan
tanpa bergantung pada pemerintah atau pedagang gerobak yang membuang sampah
pihak-pihak lain. Karakter dari masyarakat dagangannya di pinggir jalan. Masyarakat
yang telah melaksanakan PSBM adalah adanya yang telah melaksanakan PSBM tidak perlu
kesadaran bahwa sampah seluruh lapisan diingatkan untuk mewadahi sampah dengan
masyarakat menjadi tanggung jawab dan baik karena mereka merasa pewadahan sampah
kebutuhan masyarakat itu sendiri, bukan orang adalah kebutuhan; tidak perlu menunggu
lain. Dengan tingkat kesadaran lingkungan petugas kebersihan mengangkut sampah
seperti itu, mudah bagi mereka untuk mengatur tapi berinisiatif membawa sampah ke tempat
sistem persampahan atas inisiatif sendiri, dari penampungan sementara karena risih melihat
sistem pengumpulan, penjemputan, pengolahan sampah menumpuk di halaman rumah mereka.
sampai pembayaran. Semua sarana prasarana Apakah perilaku-perilaku seperti ini sudah
penunjang disesuaikan dengan keadaan dan muncul di lingkungan Anda?
kemampuan lokal. Oleh karena itu sistem
pengelolaan sampah PSBM biasanya memiliki
tingkat keberhasilan lebih tinggi dari pada
sistem pengelolaan sampah dari sistem top-
down pemerintah.
Ada tiga prinsip penting dalam melaksanakan PSBM:
1 2 3
Partisipasi dan Efisiensi Keterpaduan dan
Kemandirian Perlindungan
Masyarakat artinya memaksimalkan Lingkungan
penggunaan fasilitas yang
artinya perencana, pelaksana, sudah ada. artinya pelaksanaan rencana
pengembang dan pemelihara PSBM perlu kerjasama
keberlangsungan PSBM adalah seluruh lapisan masyarakat
kita - masyarakat - sendiri. untuk melindungi kelestarian
lingkungan, sehingga lingkungan
tempat tinggal kita menjadi
sehat dan layak huni.
127BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Kenapa PSBM?
Kenapa PSBM?
Kita tahu masalah sampah ternyata tidak Artinya,
sepele, bahkan sangat besar. Jika demikian,
mengapa harus kita yang menanggulangi jika 70% warga
masalah sampah, bukan pemerintah saja? mengolah sampah
rumah tangganya
Yang jarang diketahui, sumber utama dengan baik,
permasalahan sampah adalah rumah kita maka setengah
sendiri. Dari seluruh sampah yang diangkut ke permasalahan
TPA, sebagian besar (70%) merupakan limbah sampah di negara kita
domestik atau limbah rumah tangga. terpecahkan!
Dengan mulai mengelola
sampah dari rumah kita
sendiri, kita telah memberikan
sumbangan besar pada
pemecahan masalah sampah.
Lebih dari itu, ketika menerapkan PSBM, beberapa manfaat akan
langsung terasa oleh kita sendiri. Manfaat tersebut antara lain:
• Berkurangnya pencemaran lingkungan. • Sampah yang diolah dapat menjadi sumber
Tidak ada lagi tumpukan sampah, bau penghasilan, misalnya kompos, kreasi daur
busuk, maupun selokan tercemar. ulang, atau sampah sulit membusuk yang
dijual ke pemulung.
• Mencegah penyebaran penyakit oleh vektor
atau hewan pembawa kuman seperti lalat, • Lingkungan hidup kita menjadi lebih sehat,
tikus, atau kecoa. bersih, nyaman dan lestari.
• Sebagian sampah dapat digunakan kembali • Tumbuh ikatan yang lebih erat antara
atau didaur ulang, sehingga kita tidak perlu masyarakat dengan lingkungannya sehingga
membeli barang baru. timbul rasa kepemilikan bersama yang kuat
terhadap lingkungan dan berani bertindak
apabila merasa lingkungannya diperlakukan
tidak baik, semisal menegur pendatang
yang membuang sampah sembarangan.
128 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Apa Yang Dibutuhkan PSBM? - Sumber Daya
- Pengetahuan dan Keterampilan
APA YANG DIBUTUHKAN
PSBM?
Untuk dapat melaksanakan PSBM di lingkungan kita, terlebih dahulu kita perlu memastikan
tersedianya kebutuhan PSBM, yaitu sumber daya, pengetahuan dan keterampilan, komponen
teknis, serta energi dan waktu yang dibutuhkan.
SUMBER PENGETAHUAN
DAYA DAN KETERAMPILAN
Sumber daya utama PSBM adalah manusia, Seperti telah disebutkan sebelumnya, syarat
yaitu kita sebagai pelaku pengelolaan sampah. penting PSBM adalah warga yang sadar, ingin
Warga yang telah sadar, ingin dan mampu dan mampu mengelola sampah mereka sendiri.
mengelola sampah merupakan syarat penting
PSBM. Namun untuk benar-benar berhasil, Lalu,
satu-dua orang saja tidak cukup. Kita mungkin pengetahuan dan keterampilan apa saja
bisa memulai dengan jumlah sedikit tapi untuk yang kita butuhkan?
berhasil dan bertahan lama, seluruh warga
perlu bekerjasama untuk mengelola sampah di Pengetahuan paling mendasar adalah masalah
lingkungan mereka. sampah dan dampak buruknya bagi kehidupan
kita. Kesadaran terhadap bahaya sampah
Karena itu sebelum memulai PSBM, penting akan menjadi motivasi kita untuk melakukan
untuk mengenali masalah sampah di lingkungan pengelolaan sampah.
kita sendiri. Pengenalan masalah dapat
dilakukan melalui pemetaan masalah sampah, Selanjutnya, kita perlu mengetahui dan
misalnya memetakan titik-titik penumpukan menguasai keterampilan mengelola sampah,
sampah, juga pendataan jumlah dan komposisi di antaranya mengenali jenis-jenis sampah,
jenis sampah yang dihasilkan di lingkungan kita. memilah sampah, serta mengelola sampah kita
Semua data ini akan bermanfaat ketika kita sendiri. Keterampilan-keterampilan ini dapat
membuat perencanaan kegiatan PSBM. dilihat pada bagian 1-4 dari buku pegangan ini.
129BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Apa Yang Dibutuhkan PSBM? Alur Teknis Pengelolaan Sampah
alur teknis
pengelolaan sampah
TIMBUNAN
SAMPAH
PEWADAHAN TERPILAH
DI SUMBER
PEMINDAHAN PENGUMPULAN PENGOLAHAN
DAN TERPILAH SAMPAH
TERPILAH
PENGANGKUTAN PEMROSESAN
TERPILAH AKHIR SAMPAH
Ingat, PSBM tidak berarti masyarakat
mengurus semua sampahnya sendiri.
Peran pemerintah pada PSBM tetaplah
penting, yaitu untuk menyediakan
pemrosesan akhir bagi sampah sisa dan
pengolahan sampah B3.
130 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Apa Yang Dibutuhkan PSBM? Alur Teknis Pengelolaan Sampah
Masih ingatkah kita dengan bagan di halaman sebelumnya. Ya, bagan ini adalah bagan serupa
alur teknis pengelolaan sampah yang kita temui pada Bagian 2. Untuk menyegarkan ingatan kita
kembali, yang dimaksud alur teknis adalah sarana dan tahapan untuk melakukan pengelolaan
sampah. Alur teknis terbagi menjadi 5 kategori:
PEwADAhAn PEnguMPuLAn PEngAngKuTAn
TerPiLAh TerPiLAh SAMPAh
Pewadahan yang terbagi Dapat dilakukan dengan Sampah-sampah yang telah
menjadi 3 jenis peruntukan: penerapan jadwal pen- dikumpulkan kemudian
Wadah sampah mudah terurai; gangkutan untuk masing- diangkut dalam kendaraan
sampah sulit terurai, dan masing jenis sampah. Selain yang lebih besar untuk menuju
sampah sisa. itu dapat pula dilakukan tempat pengolahan, TPS,
dengan memberikan sekat ataupun TPA sesuai jenis
pada kendaraan pengangkut. sampah tersebut.
PEngoLAhAn SAMPAh PEMroSESAn AKhir
SAMPAh
Tempat di mana sampah
diolah untuk kembali menjadi Proses ini dilakukan dalam
barang-barang yang memiliki bentuk pengembalian
nilai ekonomis atau berguna sampah dan/atau residu hasil
bagi kita. Contoh: tempat pengolahan sebelumnya ke
pengomposan, tempat daur media lingkungan secara
ulang kertas dan plastik, dan aman. Sampah yang masuk
sebagainya. ke tempat pemrosesan akhir
secara garis besar akan
ditimbang, dibuatkan zona
penimbunan, dipadatkan dan
kemudian ditutup dengan
tanah.
Tiap daerah memiliki karakter dan masalah persampahan yang unik, sistem
pengelolaannya pun berbeda-beda.
Oleh karena itu, walaupun keseluruhan komponen teknis ini harus ada dalam sebuah
sistem pengelolaan sampah, namun perwujudannya bisa berbeda-beda disesuaikan
dengan ketersediaan di lokasi masing-masing. Misal dari segi pengangkutan, wilayah
B memiliki pick-up tersekat untuk pengangkutannya sedangkan wilayah A mempunyai
sebuah gerobak motor yang biasa digunakan untuk mengangkut sampah, wilayah A tidak
perlu kemudian membeli pick-up tersekat, cukup dengan menyekat gerobak motor yang
tersedia saja.
131BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Apa Yang Dibutuhkan PSBM? Energi dan Waktu
ENERGI DAN WAKTU
Mengelola sampah
itu repot!
Apakah benar demikian? Kenyataannya tidak. Pada awalnya Pembuatan kreasi daur
kita memang perlu menyisihkan energi dan waktu untuk belajar ulang sesungguhnya
memilah sampah. Namun setelah terbiasa, kegiatan ini sangat cukup menyita waktu
mudah dan tidak makan waktu. Bahkan jika dilakukan dengan dan energi, tetapi
benar dan berkelanjutan, pemilahan sampah akan membuahkan memberikan manfaat
manfaat besar. besar antara lain
menjadi sumber
Pemilahan lanjutan yang disebutkan di bab 3 lebih rumit, karena penghasilan. Karena
butuh pemahaman dan fasilitas lebih. Namun kegiatan ini bisa itu daur ulang dapat
dilakukan oleh petugas khusus di TPS. Dengan sedikitnya 4 dijadikan kegiatan bagi
orang petugas, pemilahan sampah akan menghabiskan waktu ibu-ibu PKK atau Karang
1-2 jam tiap hari. Semakin terampil petugas, semakin cepat pula Taruna, baik untuk dana
waktu pemilahannya. kas ataupun penghasilan
anggotanya.
Dalam pembuatan kompos, kita perlu menyisihkan waktu dan
energi untuk menyiapkan peralatan serta wadah pengomposan.
Namun proses pengolahannya sendiri tidak menyita waktu
maupun energi.
132 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Menyiapkan Kelompok Penggerak
BAGAIMANA MEMULAI PSBM
DI LINGKUNGAN KITA?
Kita telah sadar bahwa mengelola sampah kita sendiri sangat penting dan bermanfaat.
Sekarang, bagaimana cara memulainya?
MENYIAPKAN KELOMPOK PENGGERAK
PSBM adalah pengelolaan sampah yang dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Karena
itu komitmen dan peran aktif masyarakat merupakan syarat utama untuk memulai PSBM.
Kelompok penggerak adalah sekelompok warga setempat yang mampu menggerakkan warga
lainnya untuk terlibat dalam pembelajaran, pembangunan dan pelaksanaan sistem PSBM.
Calon kelompok penggerak memiliki ciri-ciri berikut:
√√ Kelompok masyarakat yang aktif √√ Disarankan oleh tokoh masyarakat di
berkegiatan, misalnya kelompok lingkungan tersebut
keagamaan, karang taruna, kader
posyandu, PKK atau arisan. Anggota √√ Memiliki struktur organisasi (ketua,
kelompok ini sudah dikenal dan terbiasa sekretaris/pengurus dan anggota serta
bekerja sama dengan warga. badan penasihat seperti ketua RT/RW dan
tokoh masyarakat.
√√ Pernah melaksanakan kegiatan
bersama, misalnya kerja bakti, perayaan
kemerdekaan, dan lain-lain. Lebih baik
lagi jika pernah melakukan kegiatan untuk
kebersihan serta kelestarian lingkungan.
Sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, semua anggota kelompok
penggerak ini harus memahami prinsip dan tahapan pengembangan PSBM.
Setelah terpilih, kelompok penggerak perlu mengenali dan mendata warga
yang tertarik mengelola sampahnya sendiri. Data ini akan berguna dalam
pembuatan rencana program PSBM.
133BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Menyiapkan Kelompok Penggerak
Agar seluruh masyarakat aktif terlibat dalam PSBM, kita bersama kelompok penggerak perlu
menyadarkan warga tentang masalah sampah di kawasan pemukiman mereka. Beberapa cara yang
dapat dipilih untuk memperkenalkan masalah sampah pada warga yaitu:
Diskusi Informal
Dapat diselenggarakan secara umum maupun
terbatas dengan kelompok tertentu saja.
Diskusi informal dapat dilakukan dimana
saja, misalnya di rumah warga atau disela
kegiatan warga lainnya. Sebelum diskusi
dimulai, masyarakat perlu diberikan penjelasan
secukupnya tentang permasalahan sampah di
lingkungan pemukimannya.
Poster dan Pamflet Simulasi dan
Peragaan
Poster sebaiknya berisi pesan-pesan singkat
yang ditampilkan bersama dengan foto dan/ Sebaiknya diselenggarakan disela kegiatan
atau ilustrasi yang menarik dan dipasang di kemasyarakatan atau di lokasi yang sering
tempat-tempat umum sehingga dapat menarik masyarakat kunjungi. Simulasi dan peragaan
perhatian masyarakat yang melewatinya, misalnya pemilahan sampah, pembuatan
sedangkan pamflet dibagikan langsung ke tiap kompos dan pembuatan daur ulang. Kegiatan
anggota masyarakat. simulasi ini dapat mengundang praktisi
persampahan yang bersedia membantu.
134 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Menyiapkan Kelompok Penggerak
Jajak- Wisata
Pendapat Banding
Dapat dilakukan dengan Merupakan salah satu
menggunakan kuesioner yang kegiatan yang umumnya
berisi sejumlah pertanyaan disenangi masyarakat.
mengenai isu-isu kebersihan Daerah yang dikunjungi tentu
dan persampahan di kawasan merupakan daerah yang telah
pemukimannya. berhasil mengembangkan
PSBM. Koordinasi dengan
Lomba pengelola pemukiman
Tematik percontohan sangat penting
dilakukan agar makna
Contoh lomba tematik yang kunjungan dapat optimal.
dapat dilaksanakan adalah
lomba melukis antar anak,
lomba desain poster atau
pamflet, lomba pemilahan
sampah, lomba kebersihan
halaman, dan sebagainya.
Di setiap daerah, cara terbaik untuk penyadaran warga tentunya berbeda-beda. Kita perlu
memperhatikan keunikan karakteristik warga yang akan kita dampingi, antara lain kebiasaan
dan ketersediaan waktu, tingkat pendidikan, pengetahuan warga tentang masalah sampah, serta
sumber daya yang tersedia baik manusia maupun dana.
Proses penyadaran yang berhasil akan meningkatkan kepedulian warga terhadap masalah
sampah di lingkungan mereka, sehingga timbul keinginan untuk mengelola sampah mereka
sendiri. Pada tahap ini, kita dapat mulai memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait
PSBM kepada warga. Cara penyampaiannya bisa melalui serangkaian pelatihan dan penyuluhan,
dilengkapi dengan peragaan, simulasi dan diskusi interaktif agar warga lebih mudah memahami
materi yang disampaikan.
135BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Memetakan Wilayan Potensi Kegiatan
MEMETAKAN WILAYAH
POTENSI KEGIATAN
Cakupan wilayah PSBM bisa meliputi RT, RW,
atau kelurahan. Sebelum mulai, kita perlu
mengenali wilayah yang menjadi tempat
penyelenggaraan PSBM, baik permasalahan
maupun potensi khasnya.
Hal ini akan membantu kita untuk:
1 23
Mengetahui kondisi Mendata potensi yang telah Mengenal lebih rinci
lingkungan, juga sikap dan ada di wilayah tersebut, yaitu permasalahan di lapangan. Di
perilaku masyarakat di sarana dan prasarana yang antaranya berbagai sumber
wilayah tersebut tentang dapat dimanfaatkan untuk dan jenis sampah yang ada
pengelolaan sampah. pengembangan sistem serta di wilayah kegiatan, lembaga
pemetaan PSBM yang terkait, program yang
ada atau sudah pernah
dijalankan, kendala yang
biasa dihadapi, sarana dan
prasarana eksisting, dsb.
136 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Penelusuran Wilayah
PENELUSURAN WILAYAH
Untuk merencanakan PSBM dan memetakan wilayah kegiatan, perlu dilakukan penelusuran
wilayah. Penelusuran wilayah dimaksudkan untuk menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
Fasilitas pengelolaan sampah apa saja yang sudah
tersedia?
Fasilitas mencakup bak sampah, gerobak sampah, TPS, alat
pengomposan.
Adakah lahan kosong?
Lahan ini akan dimanfaatkan sebagai pusat pengelolaan sampah.
Bagaimana akses kendaraan pengangkut sampah?
Ruas-ruas jalan yang akan dilintasi gerobak/motor/mobil
sampah.
Dari mana saja sumber sampah?
Jumlah rumah dan bangunan lain yang menghasilkan sampah.
Keberadaan empat hal
tersebut digambarkan
dalam peta lokasi fasilitas
persampahan, bisa juga
dilengkapi foto-foto.
Akan sangat baik jika proses
pemetaan dilakukan bersama-sama
dengan kelompok penggerak dan
warga, sehingga mereka dapat
langsung mengenali potensi serta
masalah sampah di lingkungan mereka
sendiri.
137BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Penelusuran Wilayah
Gambar di bawah ini adalah
contoh peta lokasi PSBM.
: rumah : lahan kosong : bak sampah komunal
138 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Menghitung Jumlah Sampah Timbulan dan Jenis Sampah yang
Dikelola Bersama
Menghitung Jumlah Timbulan dan Jenis Sampah yang Dikelola Bersama
Seperti pada pemetaan wilayah, proses menghitung jumlah sampah juga bisa dilakukan bersama
Setelah mengetahui wilayah kegiatan PSBM, perlu diperkirakan dan dihitung jumlah total
sampah yang akan dikelola bersama. Selain jumlah totalnya, perlu juga diketahui komposisi jenis
sampahnya.
Ada 2 cara untuk menghitung timbunan sampah:
Penimbangan sampel/contoh Data referensi
sampah selama delapan hari
berturut-turut Umumnya digunakan asumsi per orang
menghasilkan timbulan 0.5 kg sampah
Sampel bisa diambil dari beberapa rumah warga per hari. Komposisi jenis sampah dapat
mengikuti asumsi nasional maupun di kota/
yang dianggap mewakili kondisi masyarakat. kabupaten masing-masing.
Hasil total timbulan sampah dan komposisi nya
lebih akurat.
dengan kelompok penggerak/pelopor dan warga. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini akan
memberikan dua keuntungan.
Pertama, kita memperoleh data potensi sampah di wilayah tersebut; kedua, warga mendapatkan
pengalaman praktek memilah sampah.
139BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Menentukan Teknis Operasional PSBM
MeNENTUKAN TEKNIS OPERASIONAL PSBM
Pelaksanaan PSBM meliputi seluruh langkah teknis pengelolaan sampah dari pewadahan hingga
pembuangan akhir. Prinsipnya adalah efisiensi, artinya memanfaatkan semaksimal mungkin
potensi yang sudah ada, termasuk peralatan untuk mengelola sampah.
Pewadahan Pengumpulan
Agar dapat memilah sampah, kita bisa Waktu pengumpulan sampah diatur sesuai
memanfaatkan benda-benda di sekitar kita jenisnya, oleh petugas yang telah dibekali
sebagai wadah sampah tambahan, seperti pengetahuan tentang pemilahan sampah.
kardus bekas atau kantong plastik. Wadah Umumnya, waktu pengumpulan sampah
sampah yang sudah ada juga bisa digunakan adalah setiap hari (sampah mudah membusuk)
dengan menambahkan sekat. dan 2-3 hari sekali (sampah kertas dan
sampah lain).
Pemindahan Pengangkutan
Saat memindahkan sampah, penting untuk Untuk mengangkut sampah, kita bisa
memastikan keamanan petugas dari bahaya menggunakan alat yang sudah ada dengan
sampah. Pastikan petugas memakai pakaian sedikit perubahan. Misalnya gerobak sampah
pelindung seperti celana panjang, baju diberi sekat dari triplek atau plastik sehingga
berlengan panjang, masker, sarung tangan sampah bisa diangkut secara terpilah.
dan sepatu bot. Petugas juga perlu mencuci
tangan dan membersihkan diri setelah
mengurus sampah.
Pengolahan Pembuangan akhir
Pengomposan, daur ulang dan bank sampah Arena sebagian sampah sudah diolah dalam
bisa kita lakukan di rumah, atau dibuat sentra wilayah PSBM, sampah yang diangkut ke
pengolahan sampah untuk wilayah setempat. pembuangan akhir (TPA) hanya sampah residu
Selain itu untuk pemilahan lanjutan di TPS, saja. Sedangkan pembuangan sampah B3
kita membutuhkan wadah sampah terpisah perlu bekerja sama dengan instansi khusus
serta pakaian pelindung bagi petugas pemilah pengolah sampah B3.
sampah.
140 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Bagaimana Memulai PSBM Di Lingkungan Kita? Kemitraan
KEMITRAAN
Untuk menjamin PSBM berlangsung terus-
menerus, kita perlu membangun kemitraan
dengan berbagai pihak. Beberapa pihak yang
dapat mendukung keberlangsungan PSBM
adalah:
LAPAK/ PENGUSAHA
BANDAR DAUR ULANG
PENGEPUL
INSTANSI SAMPAH
KEBERSIHAN
PENGUSAHA
KOTA SWASTA
PEDAGANG
KOMPOS
PEMULUNG
Untuk memaksimalkan keterlibatan Hal yang juga penting adalah memperkuat
masyarakat, kebutuhan dan potensi mitra kemitraan dengan kesepakatan tertulis.
PSBM ini dapat dipetakan bersama kelompok Dalam kesepakatan ini dituangkan peran dan
penggerak. tanggung jawab tiap pihak serta masa berlaku
kesepakatan.
Di luar pihak-pihak tersebut, kemitraan
dapat kita kembangkan lebih luas dengan
menggandeng lembaga swadaya masyarakat
yang bergerak di bidang sejenis, juga pihak
swasta melalui program Corporate Social
Responsibility (CSR).
141BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT /
PSBM dilandasi oleh PerAN AKTiF masyarakat dalam upaya
pengelolaan sampah pola baru. Sudahkah komunitas di
lingkungan kita memiliki kesadaran untuk berperan aktif dalam
upaya tersebut?
Apabila sudah ada kesadaran, Kunci keberlanjutan PSBM adalah
apa yang dibutuhkan untuk ketekunan dan komitmen seluruh
mulai menerapkan PSBM di elemen masyarakat. Sudahkan
lingkungan kita? masyarakat kita memiliki dua hal
tersebut?
Ketekunan dan komitmen akan
diuji dengan kendala-kendala dalam
pelaksanaan PSBM.
Apa saja kendala yang mungkin
terjadi di lingkungan kita?
142 / BAGIAN 5 • PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT