The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini bukan sekadar kumpulan cerita, melainkan perjalanan yang memancarkan inspirasi dan kehangatan. Kisah-kisah di dalamnya tidak hanya menghibur dan memberikan pengetahuan, tetapi juga memotivasi dan menginspirasi pembaca. Dengan membaca buku ini, kita dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang arti kebanggaan menjadi bagian dari komunitas Espero yang unggul.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by dikarezkyana85, 2023-07-02 07:49:58

Espero Pride: Mengungkap Cerita Kebanggaan Siswa Espero

Buku ini bukan sekadar kumpulan cerita, melainkan perjalanan yang memancarkan inspirasi dan kehangatan. Kisah-kisah di dalamnya tidak hanya menghibur dan memberikan pengetahuan, tetapi juga memotivasi dan menginspirasi pembaca. Dengan membaca buku ini, kita dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang arti kebanggaan menjadi bagian dari komunitas Espero yang unggul.

Keywords: Espero,Pride,Cerita,Kebanggan,Cerpen,Cerpen Espero,Cerpen Espero 2023

88 Perjalanan Menuju Percaya Diri dan Persahabatan Muhamad Fatih Aziz Alfarizi - 8A Hai, perkenalkan nama saya Aziz Alfarizi, lebih dikenal dengan nama "Alfa". Dulu, saat saya masih di kelas 7, saya adalah seorang yang pendiam dan jarang berkomunikasi dengan guru atau teman dari kelas lain. Saat ada kegiatan pramuka, saya sering mengeluh dan tidak ingin berangkat karena merasa panas dan lelah. Namun, saya terpaksa harus berangkat karena tidak berangkat kegiatan pramuka bisa dihukum dan diancam tidak naik kelas, kata teman-teman. Akhirnya, saya pun berangkat kegiatan pramuka dan melihat teman saya menjadi Dewan Penggalang Pramuka. Dia bercerita bahwa pramuka itu menyenangkan. Ketika saya berada di kelas 8, saya termotivasi untuk ikut menjadi Dewan Penggalang. Tanpa saya sadari, saya memiliki lebih banyak teman melalui Dewan Penggalang. Saya berkesempatan mengikuti lomba PBB bertongkat antar Pramuka Penggalang. Saya menjadi teman dekat dengan Febrian dan Fano. Kami bertiga selalu bersama saat ada waktu luang. Ketika ada seleksi anggota OSIS, kami bertiga berinisiatif untuk mencalonkan diri. Akhirnya, kami bertiga terpilih dan di OSIS kami mendapatkan lebih banyak teman lagi. Saat ada event Classmeet, kami membantu guru saat zakat fitrah, dan membantu perpisahan kelas 9. Saya juga berkesempatan untuk kedua kalinya mengikuti lomba membuat pantun dan cerpen di Benteng Pendem Cilacap. Sejak saat itu, saya menjadi lebih percaya diri, memiliki banyak teman, dan sedikit akrab dengan guru.


89 Saya bangga menjadi murid di SMP N 2 Kesugihan karena saya menjadi lebih baik dari SD hingga SMP. Dulu saya pendiam, tetapi sekarang saya lebih percaya diri. Saya sangat bangga bersekolah di SMP N 2 Kesugihan. Terima kasih kepada para guru yang telah mendidikku menjadi lebih baik.


90 Sikap Pemberanian Naura: Melampaui Ketakutan dan Kesulitan Mutiara Khaerunnisa – 8E Ada seorang anak bernama Naura, dia masih duduk di kelas 4 SD. Dia sangat pemalu sampai-sampai merasa malu bertanya jika dia tidak tahu sesuatu. Pada suatu hari, Naura dan keluarganya berencana untuk pindah rumah. Naura juga akan pindah sekolah karena pekerjaan ayahnya yang lebih mudah. Namun, Naura yang pemalu merasa tidak nyaman dengan hal itu karena di sekolah lamanya dia sudah merasa nyaman dan akrab dengan teman-temannya. Jiwa pemaluannya menjadi semakin kuat. Sesampainya di sekolah baru, Naura masuk bersama ayahnya ke pendaftaran. Naura merasa sangat malu karena anak-anak di sekolah itu memperhatikannya. Ternyata Naura diterima oleh sekolah itu dan mulai belajar bersama teman-teman barunya. Namun, sifat pemalu Naura membuatnya merasa seperti disiksa karena dia sangat malu. Teman-teman barunya mengajak Naura bermain, tetapi Naura merasa malu dan memilih untuk tidak ikut. Akhirnya, teman-teman lain bermain sementara Naura duduk sendirian. Ketika bel pulang sekolah berbunyi, Naura merasa senang karena dia bisa pulang. Namun, ternyata ada jam tambahan setelah itu seperti les. Naura mengeluh, "Kapan sih pulangnya pakai jam tambahan begini? Males banget, aku ingin pulang." Saat jam tambahan selesai, mereka semua pulang. Naura dijemput oleh ibunya. Ibunya bertanya,


91 "Bagaimana sekolahnya? Seru gak teman-temennya?" Naura menjawab, "Seru kok, Bu," padahal sebenarnya dia merasa tersiksa. Sesampainya di rumah, Naura merasa lega. Dia santai bermain ponsel sambil makan cemilan di ruang tamu. Tiba-tiba, ada tamu datang. Karena Naura sangat pemalu, dia tidak membuka pintu dan memanggil ibunya. Sebaliknya, dia bersembunyi di kamarnya. Naura kemudian memberanikan diri untuk jalan-jalan sendirian sambil membawa squishy kesayangannya. Dia melihat-lihat pemandangan, tetapi tanpa disadarinya, dia sudah sangat jauh dari rumah. Dia bingung mencari jalan pulang, meskipun dia tahu alamat rumahnya. Dia melihat orang dan sangat ingin bertanya, tetapi dia terlalu malu sampai orang itu pergi. Dia menyesal, "Kenapa tadi aku tidak bertanya saja? Sekarang aku jadi bingung." Karena bingung dan takut, dia pun menangis. Tiba-tiba, ada orang bertanya, "Hei, kenapa kamu menangis? Ibumu ada di mana?" Naura, yang masih menangis, menjawab dengan sesenggukan, "Aku lupa jalan pulang. Aku bingung di mana jalan pulangnya." Ternyata orang itu jahat dan sebenarnya penculik. Orang itu bilang, "Ooh, yaudah kamu ikut saya aja. Nanti saya antar pulang." Naura, yang masih kecil, nurut dan akhirnya dibawa oleh orang jahat itu. Namun, Naura lupa membawa squishy-nya sehingga tertinggal di tempat itu. Di sisi lain, ayah Naura baru pulang dari kerja pada sore hari. Dia pun menanyakan Naura kepada ibunya, "Bu, Naura ada di mana?" Ibunya menjawab, "Dia sedang di kamar bermain hp." Ayahnya menengok ke kamar, tetapi Naura tidak ada. Ayahnya bingung, "Mana, Bu? Naura tidak ada." Ibunya menjawab, "Masa sih? Tadi dia bermain hp di kamar." Ternyata Naura memang benarbenar tidak ada di kamarnya. Mereka sangat kebingungan mencari Naura karena Naura masih sangat


92 kecil untuk pergi sendiri ke mana pun. Ayahnya berkata kepada ibunya, "Bu, gimana sih? Kamu tidak menjaganya dengan baik!" Ibunya menjawab, "Tadi Naura memang sedang bermain hp di kamar, dan ibu ada di belakang jadi ibu merasa aman." Mereka meminta tolong kepada warga untuk mencari Naura. Akhirnya, ayah dan ibu Naura beserta warga mencari Naura. Mereka berpencar, dan salah satu warga menemukan squishy di suatu tempat. Warga itu memperlihatkannya kepada ayah dan ibu Naura. Ibu Naura langsung mengenali squishy tersebut, "Ini squishy milik Naura. Apakah dia sempat ke sini?" Warga yang menemukan squishy itu menjawab, "Bisa jadi." Di tempat lain, Naura yang diculik dibawa ke suatu tempat seperti gudang. Naura bingung dan ingin bertanya, tetapi dia merasa malu dalam hati, "Sebenarnya aku ingin tahu aku dibawa ke mana, tapi aku malu." Kemudian, dia dimasukkan ke dalam gudang dan dikunci. Naura sangat takut dan menangis, memohon agar pintunya dibuka. "Bukain, bukain! Kenapa aku dikunci di sini?" teriaknya sambil memukulmukul pintu. Orang itu membentak, "Diam, kalau tidak, aku akan menyakitimu!" Naura ketakutan dan akhirnya diam. Sementara itu, warga dan orang tua Naura terus mencari Naura. Ayah Naura secara kebetulan mendengar suara anak kecil yang meminta tolong. Dia langsung pergi ke arah suara itu. "Hei, ada suara anak kecil minta tolong. Jangan-jangan itu Naura. Ayo, warga lain ikuti aku!" Mereka semua mengikuti ayah Naura dan tiba di gudang itu. "Naura, kamu di sini kan?" Naura, yang sedang panik, merasa lega. "Iya, Ayah.


93 Titik awalku menuju ESPERO Naysilla Nur Sava – 7E Waktu pendaftaran adalah momen yang sangat menyenangkan dan juga membuat jantung berdebardebar. Mengapa? Karena pendaftaran adalah langkah pertama bagi saya untuk menjadi bagian dari Espero, sekolah impian saya. Awalnya, saat pendaftaran, saya memiliki pemikiran bahwa guru-guru di sana akan terlihat galak dan tidak ramah, seperti yang sering saya dengar dari teman-teman. Namun, semua harapan saya ternyata salah. Guru-guru di Espero ternyata sangat ramah, baik, dan mendukung. Suatu saat, saat hari pengumuman hasil seleksi, jantung saya berdebar-debar. Rasa takut menghampiri, khawatir bahwa saya tidak akan diterima di sekolah yang selama ini menjadi impian sejak kelas 5 SD. Tetapi, semua rasa khawatir itu sirna saat saya mendapatkan kabar gembira bahwa saya diterima di Espero! Saat itu, kebahagiaan yang meluap-luap mengisi hati saya. Ketika pertama kali masuk sekolah dan menginjakkan kaki ke kelas, saya mulai berkenalan dengan temanteman baru. Pada hari pertama, saya merasa agak canggung dan kurang bergaul dengan teman-teman baru di kelas. Namun, seiring berjalannya waktu, saya semakin mampu beradaptasi dan menjalin hubungan yang baik dengan mereka. Pendaftaran menjadi titik awal perjalanan menuju impian saya di Espero. Semua keraguan dan kecemasan tergantikan dengan kegembiraan dan semangat baru. Saya berjanji untuk memberikan yang terbaik dan mengejar impian saya di sekolah ini. Espero, aku datang!


94 Perjuangan yang Menginspirasi: Mewujudkan Impian di SMPN 2 Kesugihan Nihayatul Inayah - 8F Ketika aku sedang bekerja keras untuk mendapatkan nilai yang terbaik saat kelas 6 SD (Sekolah Dasar), aku selalu menguatkan mental dan niatku agar suatu saat nanti aku akan bersekolah di SMPN 2 Kesugihan. Namun, aku sering merasa bosan dan mengantuk. Hal itu membuatku goyah dan terkadang aku malah menjadi malas-malasan. Ketika aku melihat ayahku yang bekerja keras demi aku agar semua kebutuhanku terpenuhi, hal itu membuatku mengerti apa yang harus kutinggalkan dan mengejar hal yang telah kuharapkan. Pagi hari saat aku berangkat sekolah, aku selalu mengingat uang yang kubawa adalah hasil kerja keras ayahku. Dengan mengingat itu, aku bisa menghemat dan belajar fokus kepada tujuanku. Saat bel istirahat berbunyi, teman-temanku berkumpul dan membahas sekolah favorit mereka. Sebagian besar dari mereka ingin masuk Espero. Aku merasa pesimis karena mereka adalah anak-anak yang berprestasi dan selalu berada di peringkat 10 besar. Sedangkan aku, yang berada pada peringkat 17, hanya bisa berharap. Setelah pulang sekolah, aku selalu murung dan tidak bersemangat. Ayahku menyadari bahwa putrinya tidak baik-baik saja. Saat sedang istirahat, ayah menghampiriku dan bertanya, "Mengapa kamu murung, wahai putriku?" Aku menjawab, "Ayah, mengapa peringkatku tak pernah memuaskan padahal aku selalu bekerja keras dan melawan rasa malasku?" Ayahku tersenyum, "Koreksi kesalahan yang kamu lakukan dan selalu berusaha berdoa yang terbaik. Semua hal ada saatnya. Belajar dari kesalahan untuk bekal masa depan. Mereka bisa seperti


95 itu juga karena mereka berusaha. Kamu jangan mau kalah." Aku mulai berfikir dan memulai hal baru. Masuk tahun ajaran baru, aku selalu mengingat katakata ayahku. Setelah itu, aku mendaftar di SMPN 2 Kesugihan bersama ayahku. Setelah beberapa hari, ada pengumuman dari sekolah bahwa aku diterima. Aku menangis bahagia karena usahaku tak sia-sia. Aku berterimakasih pada ayahku yang sudah meyakinkan putrinya agar tak patah semangat. Aku pun dipanggil ke sekolah lagi untuk menerima pengumuman lebih lanjut. Saat berada di sekolah, pandanganku teralihkan karena melihat foto kakak kelas yang sudah lulus, berprestasi, dan membanggakan nama kedua orang tua dan nama sekolah. Aku menjadi semakin tambah semangat agar aku juga bisa dikenang menjadi siswa yang membanggakan bagi sekolah. Setelah beberapa hari, aku menerima baju identitas sekolah. Aku merasa bangga karena dari beratus-ratus orang yang mendaftar, aku bisa masuk dan diterima sebagai murid SMPN 2 Kesugihan. Perjuanganku juga tidak berhenti sampai di sini saja, karena untuk meraih hal yang lebih besar, butuh usaha yang lebih keras. Hal kecil bisa berubah menjadi hal besar karena dorongan dari diri kita sendiri dan orang yang percaya akan usaha yang tidak mengkhianati hasil.


96 Kenangan Yang Abadi, ESPEROku Nines Marlia Setiawati - 8G Saat pertama kali menginjakkan kaki di Espero, ada rasa kagum yang terselip di hatiku. Bangunan yang kokoh dengan warna hijau menyertainya, serta deretan kelas yang mengelilingi lapangan yang begitu luas. Dari kelas 7 hingga sekarang, saat akan naik ke kelas 9, rasa kagum itu masih tak hilang dari hatiku. Saya masih tidak percaya bahwa saya bersekolah di Espero. Lama kelamaan, rasa bangga pun muncul dari lubuk hatiku. Rasanya begitu bangga bersekolah di Espero, sekolah yang penuh dengan guru-guru yang hebat dan menyenangkan. Di Espero, terdapat beberapa organisasi, seperti OSIS dan DP. Saya bergabung dalam salah satu organisasi tersebut, yaitu OSIS. Mungkin tidak lama lagi, saya akan purna tugas dan digantikan oleh adik-adik kelas mendatang. Tidak terasa hampir 2 tahun saya bersekolah di Espero, atau SMP Negeri 2 ini. Waktu berlalu begitu cepat bagiku. Dan dalam 1 tahun mendatang, saya akan pergi meninggalkan Espero dan bersekolah di sekolah lain. Rasanya saya tidak akan pernah melupakan Espero dan akan selalu mengenangnya selamanya.


97 Semangat di Panggung Perlombaan Novita Sari -7D Hari yang kutunggu akhirnya tiba. Aku sangat bersemangat hari ini, karena pelaksanaan perlombaan antar kelas akan berlangsung. Kali ini, ada lima perlombaan yang diadakan, yaitu cerdas cermat, pidato bung, membaca puisi lambat cepat, dan kaligrafi. Sekolahku sangat mendukung dan membimbing kami dalam persiapan perlombaan ini. Kami telah mempersiapkan segala sesuatu yang kami butuhkan dengan baik. Saat melihat perwakilan dari sekolahsekolah lain yang merupakan sekolah favorit dan terkenal, kami sempat merasa rendah diri. Namun, guru kami berhasil membangkitkan semangat kami dengan memberikan kata-kata motivasi sebelum kami memulai perlombaan. Akhirnya, acara perlombaan dimulai. Kami berusaha sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik dari diri kami. Setelah perlombaan selesai, kami menunggu dengan harap-harap cemas untuk pengumuman pemenang. Tidak disangka, kami berhasil memperoleh tiga piala, yaitu juara 1 dan juara 2. Piala juara 2 tersebut juga membuat sekolah kami meraih gelar juara umum. Aku sangat bangga menjadi siswa SMP Espero. "Impianku Menjadi Siswa SMP Negeri 2 Kesugihan" Nur Fajarrina Nama saya Nur Fajarrina, biasa dipanggil Nur. Saya adalah siswi di SMP Negeri 2 Kesugihan, kelas 7H. Saya sangat bangga bersekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan karena semua guru di sana sangat baik dalam mengajarkan materi dan menjelaskannya dengan


98 sangat jelas. Selain itu, siswa-siswi di sekolah ini juga hebat-hebat dan banyak yang meraih juara serta prestasi masing-masing. Hal itu sangat memotivasi saya. Di SMP Negeri 2 Kesugihan, ada kolam ikan dan juga green house. Selain itu, suasana di sekolah ini sangat sejuk karena banyak pepohonan yang rimbun. Kami juga memiliki perpustakaan yang berisi banyak buku menarik dan lengkap. Tidak hanya itu, ada juga laboratorium yang dilengkapi dengan peralatan eksperimen yang sangat lengkap. SMP Negeri 2 Kesugihan adalah sekolah terbaik yang ramah terhadap siswa-siswinya, begitu pula dengan para guru yang sangat ramah. Saya juga memiliki banyak teman yang ramah. Sekolah ini juga menjaga lingkungan dengan baik, seperti membuang sampah pada tempatnya dan mempelajari jenis sampah organik dan anorganik. Terdapat banyak kegiatan ekstrakurikuler yang menarik dan dapat diikuti oleh semua siswa-siswi di SMP Negeri 2 Kesugihan. Selain itu, saat class meeting, ada banyak lomba seru dan menyenangkan. SMP Negeri 2 Kesugihan adalah sekolah impian saya sejak saya masih duduk di bangku kelas 6 SD. Saya sangat senang bisa belajar dan mencari ilmu di SMP Negeri 2 Kesugihan. Saya merasa bangga menjadi siswi di sekolah ini. Ketika saya sudah lulus nanti, saya akan selalu mengingat sekolah SMP Negeri 2 Kesugihan. Semoga saya bisa sukses bersekolah di sini dan saya akan selalu menghargai jasa semua guru di SMP Negeri 2 Kesugihan.


99 Cahaya dan Semangat di Espero Jaya: Perjalanan Hana sebagai Siswa Kelas 7B Nurroihhaanah -7B Hai, assalamualaikum! Namaku Nurroihhaanah, biasa dipanggil Hana. Aku kelas 7B di SMP Negeri 2 Kesugihan. Aku sangat bahagia bisa sekolah di sini karena aku bisa mendapatkan teman baru dan belajar bersama teman-temanku. Aku bangga menjadi siswa Espero yang dapat membahagiakan orang tuaku dan meraih cita-cita di masa depan. Aku juga merasa bangga menjadi siswa Espero yang rajin, terampil, dan bersemangat gembira. Semoga aku masih dapat mengingat teman-teman dan guru-guruku di Espero di masa depan. Di sini adalah saatnya untuk bercahaya dan menyinari Espero Jaya. Banggalah menjadi siswa Espero karena kita juga membutuhkan ilmu untuk membaca dan memahami. Meskipun punya nilai jelek, kita tetap harus berusaha dan bersemangat untuk mendapatkan nilai yang bagus. Tidak peduli rintangannya apa pun, kita harus tetap berusaha. Dan mari hormati yang lebih tua. Tidak baik jika kita saling berpecah belah. Aku bangga menjadi siswa Espero karena aku dapat menambah ilmu yang bermanfaat. Mari bersemangat, karena itu penting dalam diri kita untuk meraih kejayaan. Sebenarnya, saat diterima di hari pertama, aku sangatsangat berterima kasih kepada Tuhan. Saat ujian kenaikan kelas ini, aku tidak tahu apakah akan naik kelas atau tidak. Jika iya, aku merasa sangat senang. Jika tidak, mungkin aku akan mengulanginya dari awal.


100 Aku hanya akan bangga menjadi siswa Espero dan menjadi diri sendiri tanpa menjadi orang lain. Aku menyadari bahwa aku terlalu banyak mengorbankan diri sendiri dan membebani orang lain. Aku berharap Espero tetap berdiri dan meraih kemenangan.


101 Espero: Sekolah yang Menginspirasi Olivia Ramadhani Putri -7D Perkenalkan, nama saya Olivia Ramadhani Putri, dari kelas 7D. Biasanya dipanggil Olivia. Aku bangga sekali menjadi siswa Espero, karena guru-gurunya keren abis. Selain itu, siswa-siswanya juga hebat-hebat, ada yang juara nyanyi, berenang, dan masih banyak lagi. Di sekolahku, ada juga kolam ikan. Sekolahku, Espero, adalah sekolah yang siswanya ramah-ramah, dan juga gurunya yang ramah-ramah. Di Espero, sering diadakan lomba loh, guna meramaikan kegiatan-kegiatan perayaan seperti Hari Kemerdekaan dan tahun baru Islam. Pelajaran yang sangat menarik serta sangat disukai siswa dan siswi di Espero. Juga banyak ekstrakurikulernya yang menarik, seperti menari, paduan suara, pramuka, dan masih banyak lagi. Ayo kita belajar lebih giat lagi supaya mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat. Oh iya, perpustakaannya juga sangat keren, ada banyak buku yang sangat keren-keren. Pasti siswa dan siswi suka. Di sini bangga banget ya karena bersekolah di Espero. Seru banget, nggak bakal nyesel untuk bersekolah. Saat aku sudah lulus nanti, aku akan mengingat sekolahku dulu, yaitu sekolah Espero. I love you! Semoga aku bisa sukses karena bersekolah. Aku akan mengingat jasa para guru dan sampai jumpa lagi. See you next time.


102 Bangga Menjadi Siswa Espero: Sebuah Impian Terwujud Risya Julia Pratama -7G Saat aku masih duduk di bangku TK, setiap kali melintasi SMP Negeri 2 Kesugihan, mataku selalu tertuju ke sekolah ini, dan aku berharap bisa masuk ke sekolah impianku ini. Tentu saja, saat PPDB di SMP Negeri 2 Kesugihan, aku mendaftarkan diri di sini, dan aku diterima di sekolah ini. Aku merasa sangat bangga bisa masuk ke sekolah impianku ini. Setelah beberapa bulan bersekolah di sini, aku merasa sangat senang karena pelajarannya yang menyenangkan, fasilitasnya yang lengkap seperti kantin, koperasi, mushola, dan tempat parkir sepeda yang menjadi satu di sekolah. Selain itu, teman-teman sekelasku juga ramah dan baik. Intinya, aku sangat bangga bersekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan karena pelajarannya yang menarik dan banyaknya ekstrakurikuler (eskul). Jadi, jangan ragu untuk bersekolah di Espero. Espero Jaya, Jaya, Jaya.


103 Kesungguhan Menjadi Siswa Berkualitas di SMP N 02 Kesugihan Rizka Devi Arzeti - 8B Saya adalah murid di SMP N 02 Kesugihan. Saat ini, saya berada di kelas 8. Saya sangat bangga menjadi siswa SMP N 02. SMP N 02 adalah sekolah terbaik. Selama saya bersekolah di SMP N 02, saya merasa sangat nyaman dan puas. Guru-guru di SMP N 02 sangat baik dan ramah. Mereka dengan sabar mengajar. Fasilitas di SMP N 02 sangat bagus seperti kantor guru, kelas, halaman, lapangan, ruang komputer, LAB IPA, UKS, taman, perpustakaan, dan kantin. Di SMP N 02, sangat diperhatikan kebersihan. Biasanya, saat hari Sabtu, di SMP N 02 diadakan kerja bakti. Setiap pagi, siswa yang piket kelas wajib memungut sampah yang ada di ruangan kelas maupun halaman sekitar kelasnya. Keamanan di SMP N 02 juga diterapkan dengan sangat baik, yaitu dengan cara memberikan peraturan-peraturan yang melarang siswa berlaku sewenang-wenang. Murid-murid juga diberi perhatian yang besar seperti murid yang sakit akan dibawa ke ruang UKS untuk diberi obat. Bagi saya, SMP N 02 Kesugihan adalah SMP terbaik. Saya bangga menjadi siswa di SMP N 02 Kesugihan.


104 Menemukan Teman Sejati dan Belajar Berorganisasi Salsa Meliani P- 7F Awalnya, saat aku diterima di Espero, aku agak ragu karena khawatir tidak akan mendapatkan teman. Namun, ternyata dugaanku salah. Selama bersekolah di Espero, aku berhasil mendapatkan banyak teman yang baik. Meskipun tidak semua orang di sana baik, hehe. Di Espero, para guru Bapak/Ibu juga baik dan tegas. Mereka keren, pokoknya. Meskipun ada banyak guru yang tegas, masih ada siswa yang bandel dan sulit taat pada peraturan. Aku heran dengan mereka karena sudah sering ditegur, namun mereka tidak pernah kapok. Namun, kehebatan guru-guru di Espero adalah mereka tidak pernah lelah dalam menghadapi siswasiswa yang bandel seperti mereka. Sungguh keren, guru-guru di Espero. Selain itu, di Espero aku juga belajar berorganisasi melalui OSIS. Di OSIS, aku belajar banyak hal, seperti cara berpendapat, berbicara di depan umum, dan masih banyak lagi. Pokoknya seru sekali bersekolah di Espero dan aku bangga menjadi siswa Espero. Semoga Espero terus maju dan jaya. "Semangat di Espero: Petualangan Kelas Tujuh". Salshabila Risma Karunia Tepat pada hari ini, adalah hari dimana hari pembagian kelas tiba. Saya sangat bersemangat hari ini, karena ini merupakan hal yang saya tunggu-tunggu sejak saya mendaftar sebagai murid di Espero. Saat saya menunggu, tibalah notifikasi grup yang ternyata merupakan grup kelas. Saat saya tahu notifikasi tersebut, saya tidak menyangka bahwa saya ternyata masuk ke kelas tujuh A. Yang membuat saya kaget lagi, ternyata


105 saya satu kelas dengan salah satu teman yang pernah saya kenal atau bisa disebut dekat juga. Tibalah saat saya berangkat untuk pertama kalinya ke Espero. Ketika saya datang bersama teman-teman saya, banyak kakak kelas yang melihat kami dan mereka sangat ramah. Saya masuk kelas dan beberapa waktu kemudian, ibu pendampingan atau wali kelas kita datang. Saat itu, kita memperkenalkan diri kepada teman-teman di kelas. Selesai sudah perkenalan diri, tapi mungkin tidak secepat itu untuk mengenal semua teman-teman di kelas. Pasti semua butuh waktu. Untuk mengenal lebih dalam tentang Espero, kami melaksanakan MPLS agar lebih cepat mengenal Espero. Dan ada juga masa kita harus memilih ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler yang terdapat di Espero antara lain pramuka, komputer, basket, voli, sepak bola, PBB, taekwondo, karate, silat, PMR, tari, paduan suara, baca Quran, dan lainnya. Saat pemilihan ekstrakurikuler, saya memilih ekstrakurikuler komputer karena saya sangat tertarik untuk mempelajari dunia komputer. Saat tiba di bulan Agustus, Espero mengadakan Lomba 17 Agustus untuk siswa-siswa. Ini adalah lomba pertama bagi kami kelas tujuh, jadi kami sangat semangat untuk menjadi juara. Saat lomba, terdapat lomba egrang, joget balon, estafet baju, gobak sodor, pesan berantai, fashion show, dan juga kebersihan. Pada lomba tersebut, salah satu lomba yang kelas tujuh A juarai adalah lomba kebersihan, karena kami sudah menghias kelas dan selalu menjaga kebersihan kelas kami. Kelas kami pun mendapatkan sebuah sertifikat penghargaan untuk pertama kalinya. Setelah beberapa bulan, kami sudah mulai akrab satu sama lain. Kami sudah melalui hal-hal yang sangat seru di Espero ini. Dari kita melakukan P5 untuk pertama kalinya dan banyak hal yang kami pelajari dari P5.


106 Sampai pada P5 terakhir, kami melakukan wirausaha yang dibuka untuk umum. Kami melakukan jual beli dan mendapatkan banyak pembeli dan untung saat itu. Kami juga mendapatkan ilmu tentang bagaimana cara membuka usaha, melayani pembeli, dan banyak lagi yang saya pelajari tentang wirausaha. Kegiatan Clasmeeting adalah kegiatan lomba terakhir di kelas tujuh. Walaupun kelas kami hanya sampai di final saja, tapi itu sudah lebih dari cukup, karena itulah hasil dari semangat kita. Harapan saya ketika kelas delapan nanti, semoga bisa mendapatkan prestasi yang lebih banyak. Masa kelas tujuh di Espero ini, saya sudah belajar banyak hal. Waktu begitu cepat, kini saya sudah naik ke kelas delapan. Saya sangat bangga sekolah di Espero karena banyak hal yang saya pelajari di Espero, seperti ketika kita mengikuti ekstrakurikuler, lomba, event, dan banyak lagi kegiatan yang ada di Espero.


107 Hijau Sekolahku, Bangga Menjadi Siswa Adiwiyata Selmi Safitri – 7H Perkenalkan, nama saya Selmi Safitri, kelas 7H di SMP Negeri 2 Kesugihan. Di sini, saya mengikuti lomba cerpen dengan tema "Bangga Menjadi Siswa Espero." Ternyata sudah hampir satu tahun sejak saya bersekolah di Espero. Sekolah di Espero sangatlah menyenangkan karena saya dapat berteman dengan orang-orang baru dan bertemu dengan bapak/ibu guru yang sangat baik. Saya juga dapat memperluas wawasan, belajar cara melestarikan lingkungan, serta merasakan pembelajaran yang tidak membosankan di Espero. Apa yang membuatku bangga menjadi siswa Espero? Salah satunya adalah fakta bahwa Espero merupakan sekolah Adiwiyata. Apa sih arti Adiwiyata? Adiwiyata adalah upaya membangun program atau wadah yang baik dan ideal untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika yang dapat menjadi dasar bagi manusia dalam mencapai kesejahteraan hidup, menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan. Dengan kata lain, Espero adalah sekolah yang peduli terhadap lingkungan. Sekolah Adiwiyata memiliki tujuan untuk menyadarkan warga sekolah akan pentingnya lingkungan dan agar mereka turut bertanggung jawab dalam penyelamatan lingkungan. Selain itu, sekolah Adiwiyata menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat kegiatan pembelajaran. Berikut beberapa contoh penerapan sekolah Adiwiyata di Espero:


108 Kampanye Lingkungan: Informasi tentang isu-isu lingkungan disampaikan melalui spanduk, baliho, mading, serta partisipasi guru dalam mensosialisasikan Adiwiyata untuk menanamkan rasa peduli dan kesadaran lingkungan. Antisipasi Sampah: Dilakukan penambahan tong sampah di lokasi strategis dan mudah terjangkau agar sampah dapat tertampung dengan baik dan tidak menumpuk. Pemilahan Sampah: Disediakan tong sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik yang diletakkan berdampingan, sehingga memudahkan proses pemilahan dan daur ulang. Pemanfaatan Sampah (Daur Ulang): Dilakukan pengadaan komposter dan upaya daur ulang sampah menjadi prakarya yang bermanfaat, sehingga dapat mengurangi pencemaran sekaligus menjadi media pengajaran. Dengan upaya-upaya tersebut, Espero menciptakan lingkungan hijau yang membanggakan. Saya sangat bangga menjadi siswa Espero, di mana saya dapat belajar dan tumbuh dalam lingkungan Adiwiyata yang peduli terhadap lingkungan.


109 Semangat Membara di SMP Negeri 2 Kesugihan Sifa Nur Aini - 8A Sinar cahaya pagi telah menusuk ke dalam sebuah ruangan, serta suara burung-burung berkicau yang menambah suasana pagi itu. Ada seorang gadis yang telah siap dengan seragam sekolahnya, gadis itu bernama Sifa. Sifa adalah seorang siswi kelas VIII di SMP Negeri 2 Kesugihan. Sifa berjalan ke arah dapur untuk berpamitan kepada ibunya dengan langkah agak tergesa-gesa. "Assalamualaikum, aku berangkat dulu Bu," ucapku sambil mencium punggung tangan ibunya. "Waalaikum'salam, hati-hati di jalan," ucap ibuku. Hari ini, Espero akan mengadakan kebersihan kelas, serta para pengurus OSIS sedang mendata setiap siswa yang mengikuti ekstrakurikuler. Aku bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja. Jadi, aku mengikuti beberapa ekstrakurikuler seperti Pramuka, TUB-PBB, KIR, dan PMR. Esok adalah hari pertama memulai ekstrakurikuler, yaitu hari Senin. Seperti biasa, aku dan teman-temanku akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membersihkan beberapa tempat. Dan aku mendapatkan tugas untuk membersihkan parkiran sepeda. Lalu, setelah beberapa menit, akhirnya tugasku sudah selesai. Akhirnya, bel yang ditunggu-tunggu berbunyi menandakan bahwa pulang sekolah. Lalu, aku pergi mengambil sepedaku di parkiran. Di jalan pulang, aku berpikir, "Ternyata mengikuti banyak kegiatan tidak akan membuat kita merasa letih jika melakukannya dengan hati yang tulus, tanpa paksaan batinku." Setelah


110 sekian lama aku menelusuri jalanan, akhirnya sampailah di rumah. Keesokan paginya, dilaksanakan upacara di lapangan SMP Negeri 2 Kesugihan. Tertata rapih barisan para siswa-siswi, dan barisan belakang diisi oleh anak PMR. Saat bel pulang sekolah berbunyi, para siswa akan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler hari pertama. Saat aku melihat banyaknya para siswa yang mengikuti kegiatan pada siang hari yang terik ini, membuat aku bangga bisa bersekolah di sini. Para guru dan pengurus OSIS yang membuat banyak kegiatan agar para siswa senantiasa semangat bersekolah dan tidak merasakan kebosanan akan rutinitas yang itu-itu saja. Sekolah yang bisa dibilang cukup besar, fasilitas yang memadai, guru yang selalu sabar menghadapi para siswanya. Dari hal tersebut, membuatku bangga bersekolah di sini dan melihat banyaknya prestasi dan potensi yang dimiliki setiap siswa, menambahkan rasa senang dan bangga. Kita harus bangga pada sekolah yang kita tempati, dan setiap sekolah memiliki keunikan sendiri. Jadi, jangan pernah kita membanding-bandingkan antar sekolah.


111 Menemukan Kejutan di Balik Pintu Sekolah Siti Nur Cahyaningsih – 8E Aku adalah siswa kelas 8 dengan nama Siti Nur Cahyaningsih. Aku bersekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan. Sejujurnya, dulu aku memiliki pikiran bahwa sekolah ini biasa saja. Namun, ternyata aku salah. Sekolah ini bahkan begitu mengagumkan. SMP Negeri 2 Kesugihan adalah sekolah yang tak kalah menarik dari sekolah-sekolah lain, bahkan lebih menarik dari sekolahku dulu. Hehehe. Selain itu, banyak ekskul yang memungkinkan siswasiswi menyalurkan bakat mereka yang terpendam. Aku bangga menjadi siswa SMP Negeri 2 Kesugihan. Selain itu, aku suka dengan cara bapak dan ibu guru yang selalu sabar menghadapi siswa-siswinya yang sulit diatur. Saya merasa sangat beruntung menjadi bagian dari siswi SMP Negeri 2 Kesugihan karena SMP ini adalah sekolah impian. Sekolah ini mengajarkan muridnya untuk berprestasi dan berani. Sekolahku ini sering mendapatkan juara dalam perlombaan, mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Provinsi. Lingkungan sekolahku sangat terjaga kebersihannya, dengan pohon-pohon rindang di halaman teras yang indah. Pada awal masuk sekolah, aku terkejut dan hanya berpikir, "Mengapa sekolah ini begitu besar?" Bahkan aku sempat lupa mana pintu masuk dan mana pintu keluar. Saat aku melihat dan menelusuri lebih dalam, aku semakin terkejut. Saat itu aku hendak pergi ke kamar mandi, tapi aku heran karena kamar mandi itu sangat banyak dan berjejer. Ketika aku kembali, salah seorang temanku bilang bahwa aku masuk ke kamar mandi laki-


112 laki. Aku pun merasa malu. Waktu itu, aku juga melihat bahwa kantinnya banyak, berjumlah delapan. Aku heran karena semasa di SD, kantin kami hanya satu. Hehehe. Selain itu, ada tempat parkir sepeda yang luas, perpustakaan yang indah, dan lapangan utama yang lantainya berwarna-warni. Ada ruang komputer di lantai atas dan fasilitas yang sangat bagus dan canggih. Aku bangga dengan Espero-ku. Jika suatu saat nanti aku lulus, aku pasti akan mengenang Espero-ku. Tetaplah berjaya, Espero-ku!


113 Espero: Di Sana Aku Menemukan Semangat dan Persahabatan Syafa Nadya Evelin -7B Perkenalkan, nama saya Syafa Nadya Evelin. Aku adalah siswi SMP Negeri 2 Kesugihan, yang saat ini duduk di kelas 7 dan sebentar lagi akan naik ke kelas 8. Aku sangat bangga bisa sekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan karena ESPERO adalah yang terbaik dan sekolah yang paling maju di kecamatan Kesugihan. Siswa-siswi di sini sangat berprestasi, dan guru-gurunya di SMP Negeri 2 Kesugihan sangat baik dan ramah. Aku juga memiliki teman sekelas maupun beda kelas yang sangat ramah dan baik. Di SMP Negeri 2 Kesugihan, aku duduk di kelas 7B dan wali kelasku adalah Ibu Sri Haryanti yang baik, ramah, dan penyayang terhadap siswa-siswi kelas 7B. Aku merasa sangat bangga bisa sekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan, juga dikenal sebagai ESPERO. Di ESPERO, terdapat beberapa ekstrakurikuler yang sangat menarik, seperti Pramuka, PMR (Palang Merah Remaja), pencak silat, voli, komputer, tarian, dan lain-lain. Di ekstrakurikuler ESPERO, aku mengikuti Pramuka (wajib) dan PMR. Ketika aku mengikuti ekstrakurikuler, rasanya sangat senang karena bisa mengetahui apa itu PMR dan Pramuka. Selain itu, aku juga bisa mendapatkan teman dari ekstrakurikuler tersebut.


114 Tempat Terbaik untuk Belajar dan Bertumbuh Syahrul Ramadhan -7B Saya adalah seorang murid SMPN 2 Kesugihan yang sekarang berada di kelas 7 dan akan naik ke kelas 8. SMPN 2 Kesugihan adalah SMP yang terbaik. SMPN 2 Kesugihan sangat menerapkan sistem 8 K. Selama saya bersekolah di SMPN 2, saya merasa nyaman dan puas dengan SMPN 2 Kesugihan karena sistem mengajarnya, fasilitas sekolahnya, ruangan, serta halamannya sangat terjamin. Kebersihan sekolah SMPN 2 sangat baik, mulai dari kelas, ruangan guru, halaman, lapangan olahraga, tempat parkir, taman, perpustakaan, dan kantin sangat diperhatikan kebersihannya. Kantinnya pun sudah menerapkan prinsip 3R dengan cara saat siswa membeli makanan sudah tidak menggunakan plastik, melainkan menggunakan daun. Setiap pagi, saya pun melaksanakan piket sesuai jadwal. Secara keseluruhan, SMPN 2 Kesugihan adalah tempat yang memberikan jaminan kualitas belajar dan lingkungan yang mendukung. Saya bangga menjadi bagian dari SMPN 2 Kesugihan dan bersemangat untuk melanjutkan perjalanan pendidikan di kelas 8.


115 Bangga Menjadi Bagian dari SMP Negeri 2 Kesugihan Syifa Salsabilla -7D Namaku Syifa Salsabilla, biasa dipanggil Syifa. Aku adalah siswa SMP Negeri 2 Kesugihan, kelas 7. Saya sangat bangga bersekolah di sini. Aku bangga menjadi siswa SMP Negeri 2 Kesugihan karena guru-gurunya keren abis. Selain itu, siswa-siswanya hebat-hebat, ada yang juara menyanyi dan lain-lain. Di sekolah ini, ada kolam ikan, perpustakaan, dan berbagai fasilitas lainnya. Espero sangatlah berbeda dari sekolah lain. Sekolah Espero adalah sekolah ramah anak dengan gurugurunya yang ramah. Aku memiliki banyak teman yang juga ramah. SMP Negeri 2 Kesugihan sangat peduli dengan lingkungan dan telah meraih prestasi menjadi sekolah terbaik. Di Espero, ada banyak ekstrakurikuler yang menarik, seperti menari, pencak silat, voli, komputer, dan lain-lain. Aku sangat mencintai SMP Negeri 2 Kesugihan. Semoga aku bisa sukses. Aku akan mengingat jasa para guru dan berusaha untuk mengharumkan sekolah kita, SMP Negeri 2 Kesugihan. Sampai jumpa lagi. Terima kasih.


116 Mengarungi Tantangan di SMP Negeri 2 Kesugihan Saat Pandemi Tiara Putri Amalia – 8A Haii, namaku Tiara, siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kesugihan. Aku bangga bersekolah di sekolah ini. Ya, sekolah ini adalah sekolah impianku, dikenal sebagai sekolah terfavorit dan bagus. Saat pertama kali aku datang ke sekolah ini, aku sangat kaget karena sekolahnya sangat bagus dan bersih. Lapangannya sangat besar dan banyak pepohonan di sekitar lapangan dan di depan kelas. Sayangnya, saat pertama kali berangkat, sedang musim COVID-19, jadi harus mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, dan sebagainya. Jadi kita tidak bisa berjalan-jalan melihatlihat apa saja yang ada di Espero. Dan sayangnya, pada saat itu aku belum terlalu dekat dengan teman-teman. Jangankan dekat, kenal saja belum. Singkat cerita, kita kenal dan semakin dekat. Aku bangga menjadi siswa di Espero karena sekolahnya sangat bagus, guru-gurunya dan teman-teman sangat ramah dan baik.


117 Espero: Menjadi Bangga sebagai Siswa yang Peduli Lingkungan Unzila Zahrotul Hamro - 7H Perkenalkan, nama saya Unzila Zahrotul Hamro, kelas 7H. Di sini, saya mengikuti lomba cerpen dengan tema "Bangga Menjadi Siswa Espero". Sudah hampir 1 tahun saya bersekolah di Espero, dan saya merasa nyaman dan puas dengan sistem pengajarannya serta fasilitas sekolahnya. Espero juga menerapkan sistem Adiwiyata, yang bertujuan untuk menyadarkan warga sekolah akan pentingnya menjaga lingkungan. Sebagai sekolah Adiwiyata, Espero menciptakan suasana yang baik sebagai tempat pembelajaran yang peduli terhadap lingkungan. Selain itu, Espero juga menerapkan peraturan yang melarang siswa berlaku seenaknya sendiri. Jika ada siswa yang melanggar peraturan, guru akan bertindak tegas dengan memberikan hukuman yang sesuai. Saya sangat mengapresiasi cara mengajar di Espero, di mana para guru menyampaikan materi dengan jelas dan baik, sehingga siswa dapat dengan mudah memahami apa yang diajarkan. Seluruh siswa di Espero juga diberikan pemahaman tentang pentingnya kebersihan, seperti melaksanakan piket setiap pagi sebelum masuk kelas, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengambil tanggung jawab untuk memungut sampah dan membuangnya pada tempat yang sesuai. Espero juga menerapkan kegiatan sholat di jam akhir pelajaran secara bergilir, sehingga tercipta rasa kekeluargaan di antara siswa. Guru-guru di Espero memberikan hak kepada murid-murid untuk menerima


118 pelajaran dengan baik selama di sekolah, dengan harapan dapat meraih nilai yang baik. Selain itu, kami sebagai murid juga saling menciptakan rasa kekeluargaan di antara kami. Bagi saya, Espero adalah SMP yang terbaik. Saya sangat bangga sekolah di Espero.


119 Stori Kebersamaan di SMP Negri 2 Kesugihan Vicka Meilina Putri – 8E Saya siswi SMP Negeri 2 Kesugihan, sekarang berkelas 8. Saya sangat bangga bersekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan karena guru-guru di sini sangat ramah dan baik, serta penyabar. Tidak hanya itu, teman-teman sekelas juga ramah, baik, dan berprestasi. Di sekolah kami, setiap tahun diadakan lomba antar kelas seperti voli, futsal, kursi panas, estafet sarung, dan lainnya. Lomba ini biasa disebut "class meeting" dan juga digelar dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan dan bulan Ramadhan. Selain itu, pada bulan Ramadhan, kami juga mengadakan lomba seperti pidato dan kaligrafi. Fasilitas di SMP Negeri 2 Kesugihan sangat lengkap, seperti ruang kelas, laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan, masjid sekolah, dan lapangan olahraga untuk voli, futsal, dan lainnya. Di sekolah kami juga terdapat kolam ikan yang dipenuhi dengan banyak ikan, namun ada aturan bahwa memancing di kolam tersebut dilarang. Selain itu, kami memiliki banyak ekstrakurikuler, seperti PMR, sepak bola, futsal, voli, dan masih banyak lagi. Kesimpulannya, sekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan sangat seru. Ayo sekolah di SMP Negeri 2 Kesugihan karena kamu tidak akan menyesal. Ketika aku lulus nanti, aku akan selalu mengingat sekolahku, yaitu SMP Negeri 2 Kesugihan. Aku akan mengenang jasa dan ilmu yang telah diberikan oleh para guru. Semoga aku sukses dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru-guruku, karena mereka


120 akan membantu kesuksesanku. Aku bangga menjadi siswa SMP Negeri 2 Kesugihan.


121 Menemukan Warna-warni Perjalanan Sekolah Wilda Anesta – 8A Saya sangat bangga menjadi siswa SMP Negeri 2 Kesugihan. Di sana, saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman berharga. Selain itu, saya juga memiliki banyak teman. Pengalaman yang saya alami selama di Espero sangat seru dan menarik. Saya sangat bersyukur bisa masuk ke Espero, mengingat banyaknya orang yang ingin sekali bersekolah di sana. Sekolahnya menarik, indah, bagus, dan bersih. Siswasiswinya juga sangat berprestasi, dan guru-gurunya sangat baik dalam mengajar dan mengajarkan sopan santun. Guru-guru juga sering mengajarkan tentang kebersihan agar kelas terasa bersih dan nyaman. Selama kegiatan classmeeting, saya merasa senang karena bisa melihat berbagai perlombaan, seperti voli, estafet sarung, dan kursi panas. Setiap hari Sabtu, Espero juga mengadakan kegiatan pengembangan diri yang rutin, kecuali jika ada kendala tertentu. Saya sungguh bangga menjadi siswa SMP Negeri 2 Kesugihan. Di Espero, saya menemukan keajaiban yang membuat perjalanan sekolahku penuh warna dan kegembiraan.


122 Menelusuri Jejak Pramuka dan Kegiatan Seru di SMP Negeri 2 Kesugihan Zakki Fatihul Ahyar - 7G Espero adalah julukan dari SMP Negeri 2 Kesugihan, sebuah sekolah yang terletak di Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan. Sekolah ini memiliki bangunan yang besar dan luas, serta banyak siswa yang tertarik untuk bersekolah di Espero. Pada suatu hari, saat pelantikan Pramuka Terap yang dilaksanakan pada hari Minggu, seluruh siswa kelas 7 menjadi peserta pelantikan. Kami memiliki kakak pendamping dari Dewan Penggalang kelas 8. Saya dan teman-teman sangat menikmati pelantikan Pramuka Terap tersebut. Banyak ilmu yang kami dapatkan dari kegiatan tersebut. Aku merasa bangga menjadi siswa Espero yang memiliki banyak pilihan ekstrakurikuler dan kegiatan menarik lainnya. Kami memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat kami di sekolah ini.


123 Prestasi dan Kedisiplinan di Balik Kehebatan Espero Zuraely Shifa Hanaa – 7H Saya merasa bangga menjadi siswa, terutama di Espero. Sekolah ini terkenal sebagai salah satu yang paling diminati, dan saya merasa beruntung bisa bersekolah di sini. Espero menawarkan berbagai macam ekstrakurikuler yang menyenangkan. Di sekolah ini, banyak siswa yang mencapai prestasi gemilang dalam bidang seni maupun olahraga. Para guru di Espero sangat ramah dan memiliki kedisiplinan yang tinggi terhadap siswa-siswanya. Setiap kali selesai menjalani ujian semester, sekolah kami mengadakan acara class meeting yang sangat menyenangkan. Meskipun hasilnya tidak selalu memenangkan pertandingan, yang terpenting adalah usaha yang telah kita lakukan. Saya bangga dapat menuntut ilmu di Espero, di mana guru-guru hebat selalu memberikan bimbingan kepada siswa-siswa mereka untuk terus maju. Espero, terima kasih atas peluang dan petualangan yang luar biasa. Inilah rumah kami, tempat pembelajaran yang tak terlupakan.


xi 69. Bangga Menjadi Bagian dari SMP Negeri 2 Kesugihan Syifa Salsabilla -7D.................................................................. 115 70. Mengarungi Tantangan di SMP Negeri 2 Kesugihan Saat Pandemi Tiara Putri Amalia – 8A........................................................... 116 71. Espero: Menjadi Bangga sebagai Siswa yang Peduli Lingkungan Unzila Zahrotul Hamro - 7H .................................................... 117 72. Stori Kebersamaan di SMP Negri 2 Kesugihan Vicka Meilina Putri – 8E .......................................................... 119 73. Menemukan Warna-warni Perjalanan Sekolah Wilda Anesta – 8A .................................................................. 121 74. Menelusuri Jejak Pramuka dan Kegiatan Seru di SMP Negeri 2 Kesugihan Zakki Fatihul Ahyar - 7G.......................................................... 122 75. Prestasi dan Kedisiplinan di Balik Kehebatan Espero Zuraely Shifa Hanaa – 7H........................................................ 123


Click to View FlipBook Version