Tuliskan cerita pada kolom berikut tentang pemimpin di sekitarmu. Ceritakan
tentang sifat-sifat kepemimpinan yang sudah baik, sifat kepemimpinan yang belum
baik, dan tuliskan beberapa saranmu agar kepemimpinan mereka menjadi ideal.
Selamat berkarya!
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
..................................................................................................................................
Kepemimpinan 41
PE RTEMUAN
2
A. Sistem pemerintahan pusat dan daerah
Pengelolaan wilayah negara kita terbagi menjadi beberapa provinsi,
kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa maka daerah-daerah tersebut
memiliki pemerintahan daerah dengan maksud guna mempermudah kinerja
pemerintah pusat. Secara struktural hubungan pemerintah pusat dan pemerintah
daerah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000. Berdasarkan
ketentuan tersebut daerah diberi kesempatan untuk membentuk lembaga-lembaga
yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Untuk lebih jelasnya.
Amati tabel berikut!
Gambar 7.3 Hubungan Struktural Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah
(Sumber: http://www.markijar.com)
Berdasarkan tabel di atas, kecamatan merupakan lembaga pemerintahan
yang ada di urutan terbawah. Kecamatan membawahi kelurahan/desa yaitu
satuan wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk yang mempunyai
organisasi pemerintah paling rendah, langsung di bawah camat dan tidak berhak
menyelenggarakan rumah tangga sendiri. Lurah merupakan pimpinan dari
Kelurahan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Camat. Istilah
Lurah seringkali rancu dengan jabatan Kepala Desa. Secara historis pemimpin dari
sebuah desa dikenal dengan istilah Lurah. Namun dalam konteks Pemerintahan
Indonesia, sebuah Kelurahan dipimpin oleh Lurah, sedang Desa dipimpin oleh Kepala
42 Tematik PPKn Kelas 6
Desa. Tentu saja keduanya berbeda, karena Lurah adalah Pegawai Negeri Sipil yang
bertanggung jawab kepada Camat; sedang Kepala Desa bisa dijabat oleh siapa saja
yang memenuhi syarat, dan dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemilihan Kepala
Desa (Pilkades).
Setelah Kelurahan, lembaga pemerintah berikutnya adalah RW (Rukun Warga)
dan RT (Rukun Tetangga). RW dan RT adalah istilah yang tidak asing di Indonesia. Hal
ini cukup menarik karena Indonesia merancang lembaga dalam masyarakat yang
dibagi atas dasar wilayah hingga jangkauan yang kecil di bawah kelurahan. RW Salah
satu bentuk organisasi masyarakat yang dibuat berdasarkan pembagian wilayah.
Pembentukan RW yang terdiri atas beberapa RT dilakukan dengan musyawarah
warga atau Pengurus RT dan ditetapkan oleh desa atau kelurahan. RT merupakan
salah satu bentuk organisasi masyarakat yang wilayahnya berada di bawah RW.
Setiap RT maksimal terdiri atas 30 KK untuk desa, serta 50 KK untuk kelurahan.
Pembentukan RT dimusyawarahkan oleh masyarakat, serta ditetapkan oleh Lurah
atau Kepala Desa.
B. Nilai-nilai Kepemimpinan yang dimiliki
Sebagai seorang pemimpin dalam sebuah kelurahan, seorang Lurah
harus memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang baik sehingga seluruh
perangkat kelurahan dapat bekerja dengan baik dan maksimal. Beberapa nilai
kepemimpinan seorang Lurah/Kepala Desa, Ketua RW, dan Ketua RT yang harus
dimiliki di antaranya:
1. Mendengarkan masukan, artinya sebagai seorang pemimpin harus
mau mendengarkan masukan yang berasal dari siapapun yang dapat
mengembangkan kepemimpinannya. Masukan yang berupa saran maupun
pendapat perlu dperhatikan demi perbaikan ke depan.
2. M emperhatikan kesejahteraan, sebagai seorang pemimpin harus
memperhatikan kesejahteraan anggota organisasi yang dipimpinnya.
3. Menghormati perbedaan, artinya setiap anggota memiliki kemampuan dan
karakter yang berbeda.
4. Jujur, pemimpin yang baik harus jujur karena dengan kejujuran akan
menumbuhkan kepercayaan anggota kepada pemimpinya.
5. Berkomunikasi dengan baik. Pemimpin yang baik dapat memastikan pesan
yang disampaikannya diterima oleh setiap orang dalam organisasinya dengan
persepsi yang sama dan jelas.
Kepemimpinan 43
Ceritakan pengalamanmu tentang pelaksanaan kepemimpinan di sekitarmu, baik
di keluarga, sekolah, maupun masyarakat dengan mengisi tabel berikut!
Kamu juga dapat mengambil berita dari media.
No Wilayah Pemimpin Contoh pelaksanaan kepemimpinan
1 Kecamatan Camat _________________________________
_________________________________
_________________________________
_________________________________
2 Kelurahan/ Desa Lurah/ Kepala _________________________________
Desa
_________________________________
3 Rukun Warga Ketua RW _________________________________
(RW) _________________________________
_________________________________
4 Rukun Tetangga Ketua RT _________________________________
(RT) _________________________________
_________________________________
5 Sekolah Kepala _________________________________
Sekolah _________________________________
_________________________________
44 Tematik PPKn Kelas 6
6 Kelas Ketua Kelas _________________________________
_________________________________
_________________________________
7 Kelompok Ketua _________________________________
Kelompok _________________________________
_________________________________
8 .... _________________________________
.... _________________________________
_________________________________
9 .... _________________________________
.... _________________________________
_________________________________
10 .... _________________________________
.... _________________________________
_________________________________
Presentasikan di depan kelas untuk mendapat tanggapan dari teman-teman!
Kepemimpinan 45
LATIHAN
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan pemimpin?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2. Seorang pemimpin harus beragama dan beriman dengan teguh. Mengapa demikian?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Pemimpin harus bersifat adil.
Tuliskan bunyi sila Pancasila yang sesuai dengan sifat tersebut!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Tuliskan tiga ciri pemimpin yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Budi menjadi ketua kelas. Setiap hari Budi datang tepat waktu. Meskipun di
kelas tidak ada bapak dan ibu guru, Budi rajin menyiapkan teman-temannya
untuk selalu tertib.
Bagaimana pendapatmu mengenai kepemimpinan Budi? Nilai-nilai Pancasila
apa yang sesuai dengan sifat budi?
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
46 Tematik PPKn Kelas 6
Tulislah sebuah cerita yang bertema “Andai Aku Menjadi Seorang Pemimpin.”
Ceritamu berisi tentang jenis pimpinan, sikap, dan nilai-nilai kepemimpinan yang
akan kamu tunjukkan.
______________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Kepemimpinan 47
Indikator Pencapaian Kompetensi Sub Tema 2
PPKn
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai-nilai Pancasila secara utuh sebagai
satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.
2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
3.1 Mengananlisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
3.1.2 Menjelaskan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kepemimpinan
4.1 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
4.1.3 Mengidentifikasi contoh-contoh penerapan nilai-nilai Pancasila dalam
kepemimpinan
B. Pemimpin Idolaku
Gambar 7.4 Nabi Muhammad SAW Tokoh Panutan
sumber://www.google.com
Siapakah pemimpin idolamu? Nabi Muhammad, ayahmu, Presiden Indonesia,
gurumu, atau temanmu? Apa yang telah diperbuatnya sehingga ia dijadikan
pemimpin idolamu? Menurut pandangan hidup muslim, tokoh besar yang benar-
benar bisa menjadi panutan adalah Nabi Muhammad saw, karena setiap kali
keutamaan pribadi Nabi Muhammad dikaji, semakin diketahui bahwa masih banyak
lagi dimensi keutamaan Nabi Muhammad yang belum tergali.
Nabi Muhammad adalah sosok yang bisa menjadi panutan dalam semua
aspek kehidupan, baik sebagai ayah, sahabat, prajurit, pemimpin masyarakat,
pemimpin keagamaan, panglima perang maupun pemimpin negara. Tak ada satu
aspekpun dari perilaku Nabi Muhammad yang tercela karena Nabi Muhammad
bersifat ma`shum, yakni terpelihara dari perilaku tercela. Nabi Muhammad saw
dijaga oleh Allah swt sendiri. Tokoh idola tentunya tokoh yang sempurna.
48 Tematik PPKn Kelas 6
Imtaq: لَِم ْن ٌلَاُْكلْمِخَِرفَوَرذََُسكَورِلا َلاّلََلِّلَكأُثِيْسًراَوة
يـَْر ُجو َكا َن ٌَح َسنَة َكا َن لََق ْد
َوالْيـَْوَم َا َلّل
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik
bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan)
hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. ” (QS Al-Ahzab [33] : 21)
Kepemimpinan 49
PERTEMUAN
1
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila
Di sekitar kita, banyak pemimpin yang baik dan kita dapat mengidolakannya.
Seseorang diidolakan karena memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang
mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti demokratis, mendengarkan masukan,
memperhatikan kesejahteraan, jujur, menghormati perbedaan, dan sebagainya.
Pemimpin Idolaku
Oleh: Hanni D. Armansyah
Sosoknya tinggi besar. Biasanya orang
mengira ia galak, karena ia memang tak
pandai berbasa-basi. Namun, bila memiliki
cukup waktu untuk mengenalnya lebih dekat,
kita akan menemukan bahwa hatinya sangat
baik. Ia juga tak pernah luput memperhatikan
kepentingan orang-orang di sekitarnya, di
Gambar 7.5 Ayahku Idolaku manapun ia berada.
Sebagai pemimpin perusahaan, ia tidak terikat pada jam kerja. Ia sering
bekerja sampai larut malam dan bahkan bekerja di hari libur. Namun, ia tidak
pernah datang terlambat ke kantor. Bahkan setiap hari ia sudah berada di kantor
setengah jam sebelum jam kerja dimulai. Ia pemimpin yang menjadi teladan. Ia
tidak memberi instruksi tetapi memberi contoh. Begitulah jawabnya jika ditanyakan
mengapa harus datang pagi-pagi. Dampaknya, kedisplinan seluruh karyawan
dalam hal kehadiran sangat baik, mungkin karena setiap hari mereka melihat
contoh langsung tentang kedisiplinan tersebut.
Sebagai pemimpin keluarga, ia selalu memanfaatkan setiap kejadian sebagai
kesempatan untuk berbicara dari hati ke hati dengan anggota keluarganya. Kejadian
yang menyenangkan, kejadian yang mengecewakan, maupun yang menyedihkan
selalu ia bicarakan dengan keluarga. Ketika salah satu anaknya mengadukan teman
sekelas yang mendapat nilai tertinggi padahal mencontek sewaktu mengerjakan
ulangan, ia dengan bijak menasehati. “Tetaplah melakukan hal yang benar, walaupun
kamu sendirian dan merasa rugi setelah mengerjakannya. Tetaplah menjauhi
hal yang salah, walaupun banyak orang yang melakukannya dan mereka terlihat
sangat beruntung setelah melakukannya. Yang sedang diuji bukan untung-ruginya,
melainkan kekuatan hatimu untuk bertahan pada kebenaran.” Itulah sosok ayahku,
pemimpin idolaku.
(Sumber:https://bsd.pendidikan.id/data/2013/kelas_6sd/siswa/Kelas_06_SD_Tematik_7_
Kepemimpinan_Siswa.pdf)
50 Tematik PPKn Kelas 6
Berdasarkan cerita di atas, ayah merupakan seorang pemimpin yang hebat
dan dijadikan idola di rumah maupun di kantor tempatnya bekerja. Ayo, sekarang
menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan isi cerita tersebut!
1. Mengapa sosok ayah pada cerita di atas menjadi pemimpin idola? Jelaskan!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Apakah sosok ayah pada cerita di atas sudah mengamalkan nilai-nilai Pancasila?
Jelaskan!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Apa yang bisa kita teladani dari sosok ayah dari cerita tersebut?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Seorang pemimpin yang diidolakan seharusnya memiliki nilai-nilai kepemimpinan
yang baik, yang dapat dijadikan teladan dan menunjukkan nilai-nilai Pancasila.
Berikut nilai-nilai kepemimpinan yang sesuai dengan Pancasila:
1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Pemimpin selalu beribadah sesuai dengan agama masing-masing dan
toleransi antar umat beragama.
2. Bertanggung jawab
Seorang pemimpin melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan
menaati aturan-aturan yang berlaku.
3. Bijaksana
Dalam mengambil keputusan, seorang pemimpin mengutamakan
kepentingan orang banyak dan mempertimbangkan akibat yang akan timbul
dari keputusannya.
Kepemimpinan 51
4. Jujur dan rendah hati
Seorang pemimpin berani menyampaikan hal yang benar dan selalu bersikap
tulus dalam bekerja. Rendah hati kepada orang lain dan menghindari sifat
sombong.
5. Mampu menjadi teladan dan menjaga kehormatan
Pemimpin selalu bersikap dan berbuat baik, memberikan contoh-contoh yang
dapat dijadikan teladan.
6. Mampu berkomunikasi dengan baik
Pemimpin mau mendengarkan pendapat orang lain. Pemimpin juga harus
mampu berbicara di hadapan orang banyak dengan percaya diri dan mudah
dimengerti.
7. Cinta tanah air
Kecintaan pemimpin terhadap tanah air dapat ditunjukkan dengan
mengedepankan persatuan kesatuan, musyawarah, dan saling menghargai.
Berdasarkan uraian tersebut, tuliskan kepemimpinan idolamu!
Idolaku
...........................
Sifat-sifat pemimpin idolaku sesuai
dengan nilai-nilai Pancasila
1. _______________________________________
2. _______________________________________
3. _______________________________________
4. _______________________________________
5. _______________________________________
_
52 Tematik PPKn Kelas 6
Apakah kalian menjadikan ayah sebagai pemimpin idolamu? Ceritakan pada kolom
berikut!
______________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Tukarkan cerita yang sudah ditulis dengan temanmu!
Kepemimpinan 53
PERTEMUAN
2
A. Pemimpin Pemerintahan Pusat dan Daerah
Daftar Presiden dan Wakil Presiden Indonesia
Gambar 7.6 Presiden dan Wakil Presiden RI
Sumber: google images
1. Siapa tokoh pemimpin pada gambar di atas yang menjadi idolamu?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Sifat-sifat apa yang dapat dijadikan teladan dari tokoh pemimpin tersebut?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Indonesia merupakan negara yang besar. Untuk menjadikan Indonesia negara
yang hebat, adil, dan makmur maka negara membutuhkan pemimpin-pemimpin
yang baik dan berkualitas untuk mewujudkannya. Pemimpin pemerintahan
Indonesia harus memiliki sifat yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan mampu
memimpin pemerintahan dengan baik.
54 Tematik PPKn Kelas 6
Pemimpin-pemimpin tersebut terdiri dari:
1. Presiden
Presiden merupakan kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Dalam
melaksanakan tugasnya, Presiden Republik Indonesia dibantu oleh seorang wakil
presiden yang dipilih bersamaan dengannya melalui pemilihan umum, serta
membentuk beberapa kementerian negara yang dipimpin oleh menteri-menteri
negara. Menteri-menteri negara dipilih dan diangkat serta diberhentikan oleh
Presiden sesuai dengan kewenangannya.
2. Gubernur
Gubernur merupakan kepala daerah untuk wilayah provinsi. Dalam menjalankan
tugasnya, gubernur dibantu oleh seorang wakil gubernur.
3. Bupati dan Walikota
Bupati adalah sebutan untuk kepala daerah tingkat kabupaten. Seorang bupati
sejajar dengan Walikota. Walikota adalah kepala daerah untuk daerah kota.
4. Camat
Camat adalah sebutan untuk kepala daerah tingkat kecamatan.
5. Lurah/Kepala Desa
Lurah merupakan pimpinan dari Kelurahan/Desa sebagai Perangkat Daerah
Kota/Kabupaten. Lurah setingkat dengan Kepala Desa. Kepala Desa adalah
sebutan untuk kepala daerah ditingkat desa.
6. RW dan RT
Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) adalah pembagian wilayah di
Indonesia di bawah Desa atau Kelurahan. Rukun Warga dipimpin oleh seorang
Ketua RW. Rukun Tetangga dipimpin oleh seorang Ketua RT.
Kepemimpinan 55
Banyak pemimpin yang baik dan kita mengidolakannya. Pemimpin idola dapat
berasal dari berbagai kalangan. Diskusikan para pemimpin idolamu bersama teman
kelompokmu. Pemimpin idolamu bisa berasal dari bidang politik, ekonomi, sosial,
budaya, pendidikan atau keagamaan. Catat hasil diskusimu pada selembar kertas
dan buatlah tabel seperti berikut!
No Nama Jabatan Alasan dijadikan idola
Pemimpin Idolaku
1.
2.
3.
4.
5.
l Ketua kelompok membacakan di depan kelas
l Pajang di papan display kelas
56 Tematik PPKn Kelas 6
LATIHAN
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!
1. Mengapa seorang pemimpin harus memiliki sifat yang menunjukkan nilai-nilai
Pancasila?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Mengapa seorang pemimpin harus bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Ayah tidak pernah datang terlambat ke kantor bahkan setiap hari ia sudah berada
di kantor 30 menit sebelum jam kerja dimulai lebih dulu daripada karyawan-
karywannya.
Sifat kepemimpinan apa yang dijadikan teladan dari sosok ayah? Sesuai dengan
Pancasila, sila yang ke berapa sifat tersebut?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
4. Tuliskan tiga contoh penerapan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan
sehari-hari!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Mengapa seorang pemimpin harus bersikap adil dan bijaksana?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Kepemimpinan 57
Indikator Pencapaian Kompetensi Sub Tema 3
PPKn
1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilai-nilai Pancasila secara utuh sebagai
satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.
2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
3.1 Mengananlisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
3.1.1 Menjelaskan penerapan nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari
4.1 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
4.1.1 Menuliskan contoh-contoh Penerapan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari
C. Ayo Memimpin
Gambar 7.7 Imam pemimpin sholat berjamaah Gambar 7.8 Pemimpin upacara di Sekolah
Apakah kalian pernah menjadi pemimpin? Apakah cita-citamu menjadi
seorang pemimpin masa depan? Pemimpin merupakan seseorang yang memiliki
sikap memimpin baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Jiwa kepemimpinan
harus dikembangkan sejak kecil, misalnya menjadi ketua kelompok, ketua kelas,
atau pemimpin upacara. Menjadi seorang pemimpin harus mempunyai sifat-
sifat yang dapat menjadi teladan bagi orang lain. Ayo, mulai sekarang kita belajar
menjadi pemimpin yang baik untuk diri sendiri dan orang lain.
58 Tematik PPKn Kelas 6
Imtaq:
َِميُكْننـْأَتُُكيُـّْمْمَه ۖاتـُْاؤَفَلِّمِإنُِذْينو ََننتـَنَِآابََمَلزّنُِْلعتوُاَْمواأَلْيِـِطَْيفوِعُموااَشْالْيَلٍِّلءخَِرَۚفوـأََُرَُِٰذطّدليِوعُهَُوكاإِاَلَخَلّيرـٌْاُرسَلّوَِلوَأَل َْحواَولأََُّسروُُِسنلوَِاتْلِْولَيإِْمًِْلنر
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya),
dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat
tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Alquran) dan
Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari
kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
(QS An-Nisa [5] : 59)
Kepemimpinan 59
PERTEMU AN
1
Semut dan Belalang
Di bawah terik matahari musim
panas, barisan semut berjalan rapi menuju
sarang. Sudah puluhan kali barisan ini
berjalan bolak-balik di bawah komando
sang pemimpin. Setiap semut membawa
bulir makanan di atas badannya. Tidak
lebih dari satu bulir dapat dibawa semut,
hingga tak cukup sekali atau dua kali
mereka bolak-balik menuju sarang.
Sementara di antara hijau rumput di
pinggir kolam, seekor belalang duduk Gambar 7.9 Semut dan Belalang
santai menikmati semilir angin. Terheran-
heran ia menyaksikan barisan semut bolak-balik melintas di hadapannya.
“Haisemut-semut!Apasihyangkalianlakukan?Sibuksekalisejakpagi?Tidakkah
mondar - mandir di tengah terik matahari membuat kalian lelah berkeringat?” Seru
belalang kepada barisan semut. “Kami bekerja keras mengumpulkan persediaan
makanan untuk musim dingin nanti. Barisan kami memang panjang, tetapi daya
angkut kami tidak banyak. Oleh karena itu, kami harus mondar-mandir” ujar
komandan semut menjawab belalang. “Haaah? Mengumpulkan makanan untuk
musim dingin? Repot sekali! Musim dinginkan masih lama? Sekarang nikmati saja
teriknya matahari dan makanan yang melimpah. Buat apa sibuk dari sekarang?”
ujar belalang sambil terkekeh menertawakan semut-semut.
“Hai belalang! Harusnya kamu melakukan hal yang sama. Serangga seperti
kita harus bersiap-siap menghadapi musim dingin. Nanti, semua tanaman dan
sumber makanan lain akan beku tertutup salju. Hembusan angin dingin juga akan
membuat kita yang bertubuh kecil sulit keluar sarang untuk mencari makan.” balas
Komandan Semut.
“Benar belalang! Harusnya kamu mengumpulkan teman-temanmu untuk
bekerja sama mengisi sarang dengan persediaan makanan. Justru karena musim
panas masih panjang, kita masih punya banyak waktu untuk mencicil pekerjaan.”
Semut kecil menambahkan dari barisan belakang.
“Ah, semua temanku juga sedang bersantai. Terserah kalian sajalah kalau
ingin merepotkan diri!” tukasnya. Begitulah adanya. Sepanjang musim panas
barisan Semut sibuk bekerja, sementara Belalang santai bermalas-malasan. Hingga
60 Tematik PPKn Kelas 6
tiba saatnya musim dingin. Semut-semut nyaman bercengkerama di sarangnya
yang berlimpah makanan. Bagaimana dengan Belalang? Ia meringkuk kedinginan
dan kelaparan di balik dinginnya batu. Jika demikian, mana yang patut dijadikan
teladan? Semut atau belalang?
Ditulis ulang berdasarkan fabel “The Ant and the Grasshopper”.
Berdasarkan cerita di atas mari kita jawab pertanyaan berikut!
1. Nilai-nilai kepemimpinan apa yang ditunjukkan Semut?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Nilai-nilai apa yang ditunjukkan belakang yang bertentangan dengan nilai-nilai
kepemimpinan?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. A pakah ada kegiatan yang menggambarkan pemimpin mengadakan
musyawarah? Tuliskan kegiatannya!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
4. Apa manfaat yang didapat oleh semut dengan adanya kerja sama dan
musyawarah!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Apa akibat dari belalang dan teman-temannya yang suka bermalas-malasan?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Kepemimpinan 61
Assalamualaikum Wr. Wb.
Puji dan syukur kita senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah swt, yang telah
memberikan rahmat dan hidayahNya pada kita, sehingga kita bisa merasakan
nikmatNya yang begitu banyak, tidak bisa diungkapkan satu persatu. Semoga
teman-teman dan Bapak/Ibu Guru senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat.
Bapak/ibu guru dan teman-teman sekalian, perkenankan saya menyampaikan
pidato yang bertema Pemimpin Masa Depan.
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Saya bercita-cita menjadi seorang pemimpin yang berkarakter. Menurut saya,
karakter merupakan kunci utama menjadi seorang pemimpin sukses. Seorang
pemimpin harus dapat menjadi teladan bagi orang lain, terutama anggota timnya.
Karakterlah yang akan menentukan sukses atau tidaknya pemimpin dalam berbagai
aspek hidup. Kesuksesan atau kegagalan kepemimpinan akan terlihat melalui
perkembangan organisasi yang dipimpinnya.
Ada beberapa karakter yang harus kita penuhi jika kita ingin menjadi seorang
pemimpin masa depan, yaitu:
1. Beriman dan bertaqwa. Seorang pemimpin harus punya keyakinan dan taat
beribadah
2. Berpendirian Teguh. Sebagai pemimpin, kita harus memiliki pendirian. Tidak
mudah terpengaruh oleh orang lain atau keuntungan pribadi. Seorang pemimpin
yang berpendirian teguh akan berjalan sesuai visi.
3. Jujur. Kejujuran sangat penting dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin yang
baik akan selalu jujur pada anggota atas setiap risiko atau keuntungan yang ada
dan mementingkan kepentingan umum.
4. Adil. Seorang pemimpin harus berbuat adil. Mengambil sikap jalan tengah dari dua
persoalan yang dihadapinya dimana tidak berat sebelah, tidak menguntungkan
atau merugikan salah satu pihak.
5. Bijaksana. Pemimpin harus selalu menggunakan akal budi, arif, dan hati-hati
dalam menghadapi kesulitan,
6. Proaktif. Pemimpin yang proafktif adalah pemimpin yang berinisiatif tinggi dan
bertanggung jawab, tidak akan mengeluh atas setiap tugas yang diberikan, dan
mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya.
7. Komunikatif. Seorang pemimpin harus mampu menjaga komunikasi dengan
baik kepada siapapun. Lebih banyak mendengar daripada berbicara dan
memperlakukan orang lain dengan hormat.
62 Tematik PPKn Kelas 6
8. Cerdas. Seorang pemimpin harus memiliki berpengetahuan luas.
9. Percaya Diri. Seorang pemimpin harus percaya diri, yakin atas keputusan yang
ambil, dan berani mengambil risiko.
10. Disiplin. Kedisplinan seorang pemimpin akan mempengaruhi proses pencapaian
tujuan dan akan berdampak pada kinerja anggotanya.
Hadirin yang saya hormati, kita harus menjadi pemimpin masa depan yang
mempunyai nilai-nilai karakter seperti yang saya sampaikan tadi. Semoga
bermanfaat dan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Berdasarkan teks pidato di atas, jawablah pertanyaan berikut bersama
kelompokmu!
1. Karakter apa saja yang harus kamu miliki agar menjadi seorang pemimpin yang baik?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Karakter apa saja yang sudah kamu miliki?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Apa upayamu untuk memiliki karakter-karakter yang belum kamu miliki?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
4. Pembentukan karakter kepemimpinan harus ditanamkan sejak kecil. Mengapa
demikian? Jelaskan!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Apa yang akan terjadi jika seorang pemimpin tidak memiliki karakter yang baik?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Presentasikan di depan kelas!
Buatlah kesimpulan!
Kepemimpinan 63
PERTEMUAN
2
Nilai Kepemimpinan di Era Reformasi
Gambar 7.10 Para Pahlawan Reformasi secara umum berarti
perubahan terhadap suatu sistem yang telah
ada pada suatu masa. Pada masa reformasi,
demokrasi yang dikembangkan pada dasarnya
adalah demokrasi yang berdasarkan Pancasila
dan UUD 1945. Pelaksanaan demokrasi
Pancasila pada masa reformasi telah banyak
memberi ruang gerak kepada parpol dan
komponen bangsa lainnya untuk mengawasi
dan mengontrol pemerintah secara kritis.
Ciri-ciri umum demokrasi Pancasila pada masa orde reformasi:
1. Mengutamakan musyawarah mufakat
2. Mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara
3. Tidak memaksakan kehendak pada orang lain
4. Selalu diliputi oleh semangat kekeluargaan
5. Adanya rasa tanggung jawab dalam melaksanakan keputusan hasil musyawarah
6. Keputusan dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan
Presiden RI adalah pemimpin pemegang kekuasaan pemerintahan tertinggi
di Republik Indonesia. Sampai saat ini (2019) terdapat 7 nama presiden yang
memimpin negara Indonesia. Beberapa di antaranya menjabat dalam rentang
waktu yang singkat dan ada yang menjabat selama lebih dari sepuluh tahun
(2 periode).
Di masa sekarang. Presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh
rakyat dalam pemilu dan hanya boleh menjabat selama 2 periode atau 10 tahun.
Sebelum tahun 2004, Presiden dan wakil presiden di pilih oleh MPR atau Majelis
Permusyawaratan Rakyat.
Setelah memahami penjelasan tersebut, apakah kalian ingin menjadi Presiden?
Semua orang mempunyai kesempatan untuk menjadi pemimpin Indonesia yaitu
Presiden.
64 Tematik PPKn Kelas 6
Tuliskan nama-nama Presiden Indonesia dari masa orde lama sampai masa
reformasi sampai saat ini!
Tuliskan pendapatmu mengenai niliai-nilai kebaikan dari setiap kepemimpinan
Presiden tersebut!
Tuliskan hasil diskusi pada kolom berikut!
No Nama Masa Jabatan Nilai Kepemimpinan yang dapat
Presiden diteladani
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Presentasikan di depan kelas!
Kepemimpinan 65
LATIHAN
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!
1. Apa fungsi pemimpin dalam kelompok?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Karakter apa saja yang harus dimiliki seorang pemimpin? Tuliskan 5 saja!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Tuliskan 2 upaya agar kita memiliki karakter pemimpin!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
4. Sejak kapan kita mulai membiasakan karakter seorang pemimpin?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Apa yang akan terjadi jika kita mempunai pemimpin yang tidak berkakakter baik?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
66 Tematik PPKn Kelas 6
TUGAS PROYEK
Tugas kelompok!
1. Carilah gambar dan informasi lima pemimpin idolamu. Pemimpin idolamu
boleh dari berbagai bidang contohnya, di bidang pendidikan, ekonomi,
politik, agama, seni, atau yang lainya.
2. Gambar bisa didapatkan dari internet, majalah, atau koran.
3. Tuliskan alasan-alasanmu memilih pemimpin tersebut sebagai idolamu!
4. Tuliskan nilai-nilai kebaikan yang diteladani dari pemimpin idolamu!
5. Tempelkan gambar dan informasi yang sudah di diskusikan pada satu lembar
kertas folio atau karton asturo, hias hasil karyamu supaya lebih menarik.
6. Pajang hasil karyamu di mading kelas!
RANGKUMAN
v Pemimpin adalah orang yang membimbing, mengarahkan dan menuntun
anggota kelompok.
v Seorang pemimpin harus memiliki sifat-sifat yang baik.
v Pemimpin di Indonesia harus memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan
nilai-nilai Pancasila
v Seorang pemimpin harus bisa memimpin dirinya sendiri dan orang lain.
v Nilai-nilai kepemimpinan yang baik dapat dijadikan teladan dan
menunjukkan nilai-nilai Pancasila seperti: bertaqwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, bertanggung jawab, jujur, rendah hati, dan cinta tanah air.
v Seorang pemimpin harus mempunyai semangat gotong royong dan
musyawarah dalam kepemimpinannya.
v Melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang.
Kepemimpinan 67
EVALUASI
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!
1. Keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan
merupakan perwujudan sila ....
A. Ketuhanan Yang Maha Esa
B. Kemanusiaan yang adil dan beradab
C. Persatuan Indonesia
D. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan
2. Pada waktu pemilihan ketua kelas, Dhika dan Bagus dicalonkan sebagai calon
ketua kelas. Berdasarkan suara terbanyak, Dhika mendapatkan dukungan
terbanyak dari teman- teman sekelasnya. Sikap Bagus sebaiknya ....
A. mempengaruhi teman-temannya supaya diulang proses pemilihannya
B. menerima dengan terpaksa karena sudah menjadi keputusan
C. mengajukan usul untuk dijadikan wakil ketua atau bendahara
D. menerima hasil keputusan dengan lapang dada dan mengucapkan salam
3. Pemimpin yang mengetahui kelebihan dan kekurangan dirinya adalah ciri tipe
pemimpin ....
A. sombong C. bijaksana
B. tegas D. ceroboh
4. Perhatikan pernyataan berikut !
1) Mendahulukan kepentingan pribadi dan golongan.
2) Rela berkorban demi bangsa dan negara.
3) Bekerja keras untuk kepentingan kelompok.
4) Musyawarah untuk mencapai mufakat.
Beberapa sikap yang dapat kita teladani dari sifat pemimpin di atas adalah ....
A. 2) dan 4) C. 1) dan 2)
B. 1) dan 3 D. 2) dan 3)
5. Perhatikan beberapa aktivitas berikut!
1) Berdiskusi saat mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS).
2) Bersama teman membersihkan kelas.
3) Bersama teman mengambil buku perpustakaan tanpa izin
4) Bekerja sama saat ulangan di kelas.
Contoh tindakan melaksanakan nilai-nilai kebersamaan di sekolah ditunjukkan
nomor ....
A. 3) dan 4)
B. 1) dan 2)
C. 1) dan 3)
D. 2) dan 3)
68 Tematik PPKn Kelas 6
6. Contoh tindakan melaksanakan kebersamaan dalam keluarga adalah ....
A. melaksanakan nasihat orang tua
B. mengantar teman sekelas yang sakit di UKS
C. membantu membersihkan rumah tetangga
D. memboncengkan teman ke sekolah
7. Perhatikan pernyataan berikut !
1) Memotong pembicaraan orang lain.
2) Menghargai pendapat orang lain.
3) Tidak menyimpang dari pembicaraan.
4) Mengutamakan kepentingan bersama.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyampaikan pendapat adalah ….
A. 2), 3), dan 4) C. 1), 2), dan 3)
B. 1), 2), dan 4) D. 1), 3), dan 4)
8. Nilai kebersamaan dapat diwujudkan dalam bentuk sikap ....
A. melaksanakan hasil keputusan sesuka hati
B. mendengarkan pendapat yang sama
C. menghargai pendapat orang lain
D. memaksakan kehendak kepada orang lain
9. Contoh perilaku yang menggambarkan semangat persatuan dan kesatuan
para tokoh pejuang yang harus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari
adalah ....
A. sikap ikut campur datam masalah orang lain
B. sikap memberikan sumbangan agar mendapat pujian
C. sikap acuh terhadap keamanan lingkungan sekitar
D. sikap gotong royong bekerja bakti dalam menjaga kebersihan
10. Seorang pemimpin mengembangkan sikap gotong royong karena dapat ....
A. pekerjaan terasa semakin berat
B. membuat lingkungan tidak harmonis
C. menumbuhkan rasa permusuhan
D. mempererat rasa persaudaraan
B. Isilah dengan jawaban yang benar!
11. Menjadi pemimpin harus jujur dan mendahulukan kepentingan ....
12. Seorang pemimpin harus mempunyai sifat adil, sesuai dengan nilai Pancasila
sila ke-....
13. Salah satu contoh sifat pemimpin yang sesuai dengan sila ke-1 Pancasila yaitu ....
14. Saat mengambil keputusan perlu dipikirkan akibat yang akan ditimbulkan dan
tidak mementingkan salah satu pihak terkait keputuasan tersebut, artinya
pemimpin tersebut mempunyai sifat ....
15. Seorang pemimpin harus melaksanakan tugas dengan penuh ....
Kepemimpinan 69
C. Kerjakan soal-soal di bawah ini!
16. Tuliskan 3 ciri-ciri pemimpin yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila!
17. Tuliskan 3 contoh penerapan nilai-nilai Pancasila sila ke-5 dalam kehidupan
sehari-hari!
18. Seorang pemimpin harus mempunyai sifat cinta tanah air. Mengapa demikian?
Jelaskan!
19. Jelaskan nilai-nilai kepemimpinan yang sesuai dengan sila ke-4 Pancasila!
20. Tuliskan 3 upaya yang dapat dilakukan agar kita mempunyai karakter pemimpin!
70 Tematik PPKn Kelas 6
LITERASI
Raja yang Menjadi Tukang Kebun
Alkisah adalah seorang raja yang sangat besar kekuasaannya. Oleh karena
kehidupan yang mewah dan serba cukup tidak membuat ketenangan kepada jiwanya.
Sang raja akhirnya memilih untuk hidup sebagai rakyat biasa dengan menyamar
sebagai tukang kebun. Sang Raja akhirnya bekerja di salah seorang saudagar
kaya yang mempunyai kebun delima yang cukup luas. Ia pun menjaga kebun itu
dengan patuh dan rajin. Suatu hari datanglah tuan kebun itu dan meminta pekerja
kebun membawakan sebiji delima yang masak lagi manis kepadanya. Pekerja
itu pun segera menuju ranting-ranting delima untuk mencari buah delima yang
paling masak. Kemudian tuannya memakan delima tersebut, air mukanya berubah.
Kemudian berkata: “Wahai pekerjaku tolong bawakan kepadaku sebiji delima yang
lebih manis dari ini.” Sekali lagi, sang raja yang menjadi tukang kebun tadi pergi
mencari buah delima yang lain tanpa mengetahui mengapa tuannya menyuruh dia
membawakan sebiji lagi. Setelah buah yang diberikan kepada tuannya itu dimakan,
dengan spontan buah itu dibuang oleh tuannya itu. Oleh karena terlalu marah sebab
buah yang dimakannya itu ternyata masih masam, ia pun berkata dengan suara
yang keras: “Wahai pekerja! Heran sekali aku melihat engkau. Sudah begini lama
engkau menjaga kebunku, tidakkah engkau tahu yang masam dan manis?” Lalu
jawab sang raja tadi dengan suara yang lemah dan sopan : “Tuan, bukankah saya
ini diamanahkan untuk menjaga kebun supaya sentiasa subur buah-buahan, tetapi
tuan tidak memberi izin kepada saya untuk mencicipi buahnya.” Betapa terkejutnya
tuannya itu setelah mendengar jawaban tersebut. Tidak terduga sama sekali akan
besarnya sifat amanah yang ada pada tukang kebunnya itu. Namun, alangkah
terkejutnya sang tuan tatkala mengetahui bahwa pekerja kebunnya adalah seorang
raja mahsyur yang memang tengah mencari kehidupan sebagai rakyat biasa. Sang
tuan pun akhirnya menyadari bahwa memang pantaslah ia menjadi seorang raja
yang terkenal bijak seantero negri. Jadi rakyat kecilpun beliau bisa betul-betul
menjaga pekerjaannya walau sangat sepele. Ia pun segera meminta maaf dan
sekaligus mendoakan sang raja.
Sahabatku, kisah tersebut diatas merupakan salah satu refleksi bagaimana
seorang manusia dengan sangat amanah dalam menjalani pekerjaannya. Bagaimana
dengan kita ? tentu para sahabat sangat mengerti bagaimana seharusnya kita
menjaga amanah dalam setiap pekerjaan. sekecil apapun itu, namun nilainya
sangat berharga. Dari seorang pekerja bahkan pemimpin pun sangat diperlukan
sikap ini. Kembali kepada hati nurani masing-masing, bagaimana kita bisa jujur
sekecil apapun dengan apa yang kita lakukan, Tentu Tuhan lah yang menilai dan
membalas apa yang kita lakukan. Sahabatku, sederhana namun bermakna,,,”mulai
dari diri kita sendiri dan mulailah saat ini” (Aa Gym mode on)
(Sumber:http://ceceem.blogspot.com/2010/01/cerita-raja-yang-menjadi-tukang-kebun.html, diunduh 1 Maret 2019)
Kepemimpinan 71
JARINGAN TEMA 8
PPKn
1.3 Mensyukuri keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sebagai anugerah
Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika
2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat dalam
konteks Bhinneka Tunggal Ika
3.3 Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
4.3 Mengampanyekan manfaat keanekaragaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat
IPA IPS
3.8 Menjelaskan peristiwa 3.1 Mengidentifikasi
rotasi dan revolusi karakteristik geografis
bumi serta terjadinya dan kehidupan sosial
gerhana bulan dan budaya, ekonomi,
gerhana matahari. politik di wilayah
ASEAN
BUMIKU
4.1 Menyajikan
hasil identifikasi
karakteristik geografis
dan kehidupan sosial
budaya, ekonomi,
politik di wilayah
ASEAN
Bahasa Indonesia
3.2 Menggali teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah yang didengar dan dibaca
4.2 Menyajikan hasil penggalian informasi dari teks penjelasan (eksplanasi) ilmiah secara
lisan, tulis, dan visual dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif
72 Tematik PPKn Kelas 6
TEMA 8
BUMIKU
Gambar 8.1 Suansa sore hari di kota besar
Manusia mengetahui adanya pergantian waktu dari adanya perubahan siang
dan malam. Ternyata pergantian ini membawa hikmah yang banyak untuk kebaikan
semua makhlukNya, khususnya manusia. Allah menciptakan malam hari sebagai
waktu untuk mengistirahatkan semua anggota badan, setelah bekerja selama
seharian, begitu juga siang hari diciptakan untuk mencukupi segala kebutuhan
manusia, dengan cara bekerja, berdagang, atau aktifitas yang lain.
Allah menjadikan malam sebagai karunia nikmat-Nya, supaya manusia
terhindar dari kejaran musuh-musuhnya, serta untuk menyembunyikan atau
menutupi dari hal-hal yang tak layak dipublikasikan. Hikmah lain dijadikan malam
adalah agar manusia bisa tidur atau mengistirahatkan fisiknya setelah mengalami
penatnya aktifitas seharian.
Sedangkan Hikmah diciptakannya waktu siang adalah untuk menerangi
kehidupan, terutama untuk memudahkan manusia dalam bertransaksi, berinteraksi
dengan orang lain, baik dalam perdagangan, atau kegiatan yang lain untuk
mencukupi urusan dirinya, serta keluarganya, sehingga ia tak menggantungkan
pemberian orang lain atau tamak. Jadi Allah menjadikan siang hari sebagai sebab
perantaraan manusia agar tercukupi segala kebutuhan hidupnya.
imtaq :
﴾١١﴿ ﴾ َو َجَعْلنَا النَـَّهاَر َمَعا ًشا٠١﴿ َو َجَعْلنَا الَلّْي َل لِبَا ًسا
Dan kami telah jadikan malam sebagai pakaian serta menjadikan siang
hari sebagai tempat mencari penghidupan (QS An Naba : 10-11)
Bumiku 73
Indikator Pencapaian Kompetensi Sub Tema 1
PPKn
1.3 Mensyukuri keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sebagai anugerah
Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika
2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat dalam
konteks Bhinneka Tunggal Ika
3.3 Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
3.3.3 Mengidentifikasi faktor adanya keberagaman di Indonesia
4.3 Mengampanyekan manfaat keanekaragaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat
4.3.1 Menceritakan manfaat adanya keberagaman di Indonesia
A. Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya
www.digalery.com
Gambar 8.2 Bumi dan Bulan
Mengapa ada siang dan ada malam? Apakah Matahari itu bergerak sehingga
terbit dan tenggelam? Bumi kita berbentuk bulat, buktinya jika kia melakukan
pelayaran ke satu arah secara terus menerus, maka kita akan tiba kembali di tempat
semula. Bentuk bumi bulat dan berputar pada porosnya menyebabkan terjadinya
siang dan malam dan perbedaaan waktu antar wilayah. Wilayah Indonesia
memiliki pembagian daerah waktu yang berbeda-beda. Perbedaan waktu ini akan
memengaruhi keragaman yang ada di dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Perbedaan dan keragaman yang dimiliki setiap wilayah di Indonesia membuat
kita semua dapat saling melengkapi dan bekerja sama sehingga dapat mencapai
kemakmuran. Masyarakat Indonesia saling bergantung satu sama lainnya.
74 Tematik PPKn Kelas 6
Imtaq:
َاََلووانَـَّجَْلهَِعاْلَِسنَراا ُماَْبلبَلّْۚيِصَََولرُةًك َلَِّلواتـلَبـنَـّْتَـشََهغُاْيَوارٍء فَفآَيـَتَْـضَّصْْلًنَِليا ۖهُِمتـفََْنْفَمَربِِّصَحيُْكوًَْلمن َآولِيَتـَةَْعلَالَُملّْيواِل َعَوَدََجدَعاْللنَاِّسنِآييََةن
Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan
tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari
kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun
dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.
(QS Al-Israa : 12)
Bumiku 75
PERTEMUAN
1
A. Faktor–faktor adanya keberagaman
Keberagaman dalam masyarakat
dapat menjadi tantangan karena
perbedaan dapat memicu perselisihan.
Tumbuhnya perasaan kedaerahan dan
kesukuan yang berlebihan akan memicu
tindakan ararkis. Hal tersebut dapat
mengancam keutuhan bangsa dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Oleh karena itu, upaya meningkatkan Gambar 8.3 Keberagaman Budaya Indonesia
https://www.academia.edu/
kerukunan antar suku, pemeluk agama,
dan kelompok-kelompok sosial lainnya
perlu dilaksanakan. Upaya mewujudkan kerukunan dapat dilakukan melalui dialog
dan kerja sama dengan prinsip kebersamaan, kesetaraan, toleransi, dan saling
menghormati.
Kebaragaman masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik
yang datang dari dalam maupun luar masyarakat. Hal ini juga dipengaruhi oleh
faktor alam, diri sendiri, dan masyarakat. Secara umum keberagaman masyarakat
Indonesia disebabkan oleh:
1. Letak strategis wilayah Indonesia
Coba kalian amati letak geografi Indonesia dalam peta dunia! Letak Indonsia
sangat strategis karena terletak di antara dua benua dan dua samudra, yaitu
Benua Asia dan Benua Australia, Samudera Pasific dan Samudera Indonesia. Posisi
ini mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional.
Lalu lintas perdagangan tidak hanya membawa komoditas dagang, namun juga
pengaruh kebudayaan mereka terhadap budaya Indonesia.
2. Kondisi negara kepulauan
Negara Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang secara fisik terpisah-pisah.
Keadaan ini menghambat hubungan antarmasyarakat Indonesia dari pulau
yang berbeda-beda. Setiap masyarakat di kepulauan mengembangkan budaya
mereka masing-masing, sesuai dengan tingkat kemajuan dan lingkungannya.
Hal ini mengakibatkan perbedaan suku bangsa, bahasa, budaya, peran laki-laki
dan perempuan, serta kepercayaan atau agama di Indonesia.
3. Perbedaan kondisi alam
Kondisi alam yang berbeda seperti daerah pantai, pegunungan, padang rumput,
pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, rawa, dan laut mengakibatkan
76 Tematik PPKn Kelas 6
perbedaan masyarakat. Begitu juga dengan kondisi kekayaan alam, tanaman
yang dapat tumbuh dengan subur, dan hewan yang hidup di sekitarnya.
Masyarakat di daerah pantai berbeda dengan masyarakat pegunungan, seperti
perbedaan bentuk rumah, mata pencaharian, makanan pokok, pakaian, kesenian,
bahkan kepercayaan.
4. Keadaan transportasi dan komunikasi
Kemajuan sarana transportasi dan komunikasi juga memengaruhi perbedaan
masyarakat Indonesia. Kemudahan sarana ini, membawa masyarakat mudah
berhubungan dengan masyarakat lain, meskipun jarak dan kondisi alam yang
sulit. Sebaliknya sarana yang terbatas juga menjadi penyebab keberagaman
masyarakat Indonesia.
5. Penerimaan masyarakat terhadap perubahan
Sikap masyarakat terhadap sesuatu yang baru, baik yang datang dari dalam
maupun dari luar masyarakat membawa pengaruh terhadap perbedaan
masyarakat Indonesia. Ada masyarakat yang mudah menerima orang asing atau
budaya lain, seperti masyarakat perkotaan dan ada juga sebagian masyarakat
yang tetap bertahan pada budaya sendiri, tidak mau menerima budaya luar.
(Sumber: https://www.plengdut.com/faktor-penyebab-keberagaman-masyarakat/243/)
Berdasarkan penjelasan di atas, sekarang kita mengatahui bahwa keragaman
yang ada di Indonesia mempunyai manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Sebagai penguatan pemahamanmu, jawablah pertanyaan berikut!
1. Tuliskan 3 manfaat adanya keragaman di Indonesia!
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
2. Bagaimana cara menyikapi perbedaan yang ada agar persatuan dan kesatuan
tetap terjaga?
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
Bumiku 77
Adanya perbedaan-perbedaan di tengah-tengah masyarakat tentunya
dapat memicu terjadinya perselisihan atau permasalahan. Oleh karena itu, perlu
diupayakan langkah-langkah untuk mengantisipasi perselisihan tersebut. Salah
satu upaya mengantisipasi permasalahan yang muncul dalam keberagaman yaitu
dengan menumbuhkan rasa memiliki, rela berkorban, dan cinta tanah air. Selain
itu perlu ditanamkan sikap memahami dan menghayati aneka macam lambang
kedaulatan dan tanda kehormatan bangsa sebagai simbol persatuan Indonesia.
Adapun lambang-lambang kedaulatan dan tanda kehormatan sebagai bangsa
Indonesia antara lain:
a. Bendera Kebangsaan Indonesia, Sang Saka Merah Putih
b. Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara Republik Indonesia
c. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
Coba tuliskan beberapa hal yang dapat mempersatukan masyarakat Indonesia
selain ketiga lambang tersebut!
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
78 Tematik PPKn Kelas 6
PERTEMU AN
2
B. Keberagaman ASEAN
Apa kalian masih ingat tentang
ASEAN (Association of South East Asian
Nations) yang didirikan pada 8 Agustus
1967 di Bangkok, Thailand? ASEAN
adalah organisasi yang beranggotakan
negara-negara di Asia Tenggara.
ASEAN didirikan oleh lima negara, yaitu
Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura,
Gambar 8.4 Negara Anggota ASEAN dan Thailand.
ASEAN merupakan organisasi negara-negara di Asia Tenggara yang tidak
membedakan sistem politik dan ideologi. Ide dasar pembentukan ASEAN adalah kerja
sama ekonomi, sosial, dan budaya. Namun, dalam perkembangannya organisasi ini
bertekad menjamin stabilitas dan keamanan tanpa campur tangan bangsa asing.
Berdirinya ASEAN dilatarbelakangi adanya persamaan di antara negara-negara
Asia Tenggara. Berikut ini persamaan-persamaan anggota ASEAN tersebut.
1. Persamaan letak geografis di kawasan Asia Tenggara.
2. Persamaan budaya yakni budaya Melayu Austronesia.
3. Persamaan nasib dalam sejarahnya yaitu sama-sama sebagai negara bekas
dijajah oleh bangsa asing.
4. Persamaan kepentingan untuk menjalin hubungan dan kerja sama di bidang
ekonomi, sosial, dan budaya.
Duta Besar Jose Tavares selaku Direktur Jenderal Kerja
Sama ASEAN, menjelaskan bahwa Kota Surabaya merupakan
salah satu contoh terbaik untuk menunjukkan kepada dunia
bahwa keberagaman budaya bisa menghargai dan saling hidup
berdampingan.
Gambar 8.5 Menurut Jose Tavares, “Sangat penting melihat kota yang
Ikon Kota Surabaya memiliki keberagaman namun tetap harmonis. Itu yang penting
untuk kita bagikan kepada dunia.” kata Jose Tavares saat
pembukaan East Asia Summit di Hotel JW Marriot, Surabaya.
Lanjut dia, “Surabaya terpilih sebagai tempat gelaran agenda berskala
internasional berupa East Asia Summit Regional Seminar for Capacity Building to
Prevent and Counter Violent Extremism.”
Bumiku 79
Acara tersebut digelar Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN, Kementerian
Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Luar
Negeri Republik Korea serta Pusat Studi ASEAN Universitas Airlangga dan Graduate
School of International and Area Studies of Hankuk University of Foreign Studies
(GSIAS HUFS) pada 5-6 Desember 2016.
(Sumber:https://www.kabarrantau.com/asean-surabaya-jadi-contoh-terbaik-keberagaman-
budaya-asia/ dengan penyesuaian)
1. Bagaimana sikapmu sebagai warga negara Indonesia setelah membaca artikel
tersebut?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Tuliskan beberapa faktor yang dapat mempersatukan keragaman negara-negara
anggota ASEAN!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Selain rentan terhadap perselisihan di tengah-tengah masyarakat, keberagaman
budaya juga memiliki manfaat yang banyak, di antaranya sebagai berikut:
1. Dapat mempererat tali persaudaraan
2. Menjadi aset wisata yang dapat menghasilkan pendapatan negara
3. Memperkaya kebudayaan nasional
4. Sebagai identitas negara Indonesia
5. Sebagai ikon pariwisata sehingga dapat menarik para wisatawan
6. Dapat menciptakan lapangan pekerjaandibidangpariwisata,jasa,danperdagangan
7. Menambah pengetahuan bagi seluruh warga di dunia
8. Sebagai media hiburan yang mendidik
9. Menimbulkan rasa nasionalisme warga
10. Membuat Indonesia terkenal dimata dunia
80 Tematik PPKn Kelas 6
LATIHAN
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!
1. Mengapa tumbuhnya perasaan kedaerahan dan kesukuan yang berlebihan
dapat merusak kokohnya persatuan dan kesatuan?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Mengapa letak geografis wilayah Indonesia menjadi faktor adanya keragaman
budaya di Indonesia? Jelaskan!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Tuliskan tiga faktor penyebab keragaman suku dan budaya di Indonesia!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
4. Tuliskan 2 sikap yang baik dalam menyikapi adanya keragaman sosial dan
budaya di masyarakat!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Adanya keragaman sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia harus
tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan. Tuliskan tiga simbol-simbol
yang dapat mempersatukan masyarakat Indonesia!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Bumiku 81
Indikator Pencapaian Kompetensi Sub Tema 2
PPKn
1.3 Mensyukuri keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sebagai anugerah
Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika
2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat dalam
konteks Bhinneka Tunggal Ika
3.3 Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
3.3.3 Mengidentifikasi faktor adanya keberagaman di Indonesia
4.3 Mengampanyekan manfaat keanekaragaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat
4.3.1 Menceritakan manfaat adanya keberagaman di Indonesia
B. Bumiku dan Musimnya
Gambar 8.6 Musibah Banjir
Banjir merupakan fenomena alam yang sering terjadi di Indonesia. Kota-kota
yang sering dilanda banjir adalah Jakarta dan Bandung. Penyebab terjadinya banjir
antara lain curah hujan yang tinggi dan perilaku manusia yang tidak bersahabat
terhadap lingkungan seperti perambahan hutan dan membuang sampah
sembarangan. Beberapa peristiwa banjir yang melanda Indonesia di antaranya
Banjir Jakarta (2007 dan 2013), Banjir Wasior (2010), Banjir Padang (2012), dan
Banjir Bandung (2012).
82 Tematik PPKn Kelas 6
Imtaq:
َاَوَْشهِمتـََْْيّنزٍءْآتقََيَِدتِويَِهربٌَرأََنّْت َۚكإِ َّتنـََارَلّىِذ اْيلَأَْرْحيََاضَهاَخلَاُمِشَعْحيةًِيفَِإالَْذاَمأَْونـتََْزلْٰىنَ ۚا إَِنَّعهُلَيـَْعَهلَاٰىالْ َمُكاِّلء
Dan di antara tanda-tanda-Nya (Ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan
gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak
dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat
menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala
sesuatu. (QS. Fushshilat [41] : 39)
Bumiku 83
PE RTEMUAN
1
A. Dampak Adanya Keberagaman Sosial, Dan Budaya, dan Ekonomi Masyarakat
Perbedaan dan keragaman yang dimiliki setiap wilayah di Indonesia
membuat kita semua dapat saling melengkapi dan bekerja sama sehingga dapat
mencapai kemakmuran. Masyarakat Indonesia saling bergantung satu sama lainnya.
Kebiasaan saling ketergantungan dapat dilihat dalam keseharian di sekeliling kita.
Bacalah cerita di bawah ini!
Paman Udin bernama Pak Rohadi. Pak Rohadi memiliki pabrik cokelat
yang cukup besar di pinggiran Kota Jakarta. Produksi pabrik cokelat Pak
Rohadi sudah merambah ke pasar internasional. Uniknya, lahan dan iklim di
Jakarta tidak memungkinkan untuk bercocok tanam cokelat. Oleh karena itu,
Pak Rohadi membeli biji cokelat (kakao) dari Pak Yunius. Pak Yunius pemilik
lahan kakao seluas 3 hektar di Papua. Pak Yunius sangat senang karena biji
cokelat miliknya ada yang membeli. Ketika musim panen kakao, Pak Yunius
mengirim ke Jakarta. Pak Yunius mendapatkan uang dari menjual biji cokelat
kepada Pak Rohadi.
Diskusikan dengan kelompokmu beberapa pertanyaan berikut sesuai isi cerita
di atas!
1. Pak Rohadi dan Pak Yunius melakukan usaha ekonomi bersama. Apa kedudukan
masing-masing dalam kegiatan ekonomi tersebut?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Apakah kedudukan keduanya menunjukkan keragaman di bidang ekonomi?
Jelaskan!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Pak Rohadi mempunyai budaya Jakarta. Pak Yunius kental budaya Papua.
Keragaman budaya mereka tidak memengaruhi untuk menjalin kerja sama. Apa
tanggapanmu?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
84 Tematik PPKn Kelas 6
4. Pak Rohadi seorang pengusaha besar sedangkan Pak Yunius seorang petani.
Terhadap perbedaan sosial tersebut, mereka tidak menjadikan penghalang
untuk menjalin kerja sama dan berkomunikasi dengan sangat baik. Mengapa
demikian?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Apa yang akan terjadi terhadap bisnis mereka jika Pak Rohadi dan Pak Yunius
mempertimbangkan perbedaan keragaman sosial, ekonomi, dan budaya?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
Manusia merupakan makhluk sosial. Manusia memerlukan bantuan orang
lain untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti menanggulangi berbagai macam
bencana alam yang diakibatkan adanya pergantian musim. Manusia memerlukan
bantuan orang lain untuk memenuhi kebutuhan tanpa membedakan suku, agama,
sosial, budaya, dan ekonomi. Dalam kehidupannya, manusia saling ketergantungan
dan saling membutuhkan. Contoh saling ketergantungan dalam keberagaman
masyarakat antara lain:
1. Penjual sate membutuhkan pasokan daging ayam dari pedagang. Pedagang
ayam membutuhkan pasokan ayam dari peternak. Peternak memutuhkan
jasa pemasaran untuk memasarkan ayam hasil ternaknya. Berdasarkan
saling ketergantungan tersebut pedagang daging ayam dan peternak sama-
sama memperoleh keuntungan.
2. Petani membutuhkan pasokan pupuk dari pedagang pupuk. Pedagang pupuk
membutuhkan pasokan pupuk dari pabrik. Pabrik membutuhkan jasa buruh
untuk memproduksi pupuk. Pabrik juga membutuhkan marketing untuk
memasarkan hasil produksinya.
3. Berikan contoh yang lain!
... ......... ......... ........ ..................................................................................................
...............................................................................................................................
...............................................................................................................................
...............................................................................................................................
...............................................................................................................................
...............................................................................................................................
Bumiku 85
Dampak Saling ketergantungan antarmanusia akan menimbulkan keragaman jenis
Keragaman Sosialusaha ekonomi dan menimbulkan keragaman sosial dalam masyarakat. Berikut
beberapa dampak yang ditimbulkan dari adanya keragaman sosial.
1. Tersedianya kebutuhan hidup
2. Meningkatkan kesejahteraaan warga masyarakat
3. Tumbuhnya sikap saling menghormati sesama warga
4. Semakin eratnya rasa persatuan dan kesatuan warga
5. Tumbuhnya rasa kebersamaan dalam mendukung keragaman
6. Tumbuhnya budaya saling tolong-menolong
Perbedaan dan keragaman yang dimiliki setiap wilayah di Indonesia membuat
kita semua dapat saling melengkapi dan bekerja sama sehingga dapat mencapai
kemakmuran. Masyarakat Indonesia saling bergantung satu sama lainnya.
Tuliskan pengalamanmu yang paling berkesan dalam melaksanan budaya
tolong-menolong dalam kehidupan, baik di musim penghujan ataupun di
musim kemarau!
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
Bacakan di depan kelas untuk saling berbagi pengalaman!
86 Tematik PPKn Kelas 6
B. Bencana Mempersatukan Keragaman
Gambar 8.7 Musibah Gunung Merapi Bencana alam merupakan
Sumber: AP Photo/ GembongNusantara) suatu keadaan alam yang bersifat
negatif, membuat makhluk yang
hidup di sekitarnya seperti manusia,
hewan, dan tumbuhan mengalami
kesusahan mencari bahan pangan
untuk melanjutkan hidup. Contoh
bencana alam yang berat dirasakan
oleh manusia adalah letusan Gunung
Merapi, Jogja. Mereka yang bekerja
sebagai petani salak mengalami
kerugian yang sangat besar.
Selain kerugian harta mereka juga mengalami kerugian secara batin seperti,
kehilangan dari salah seorang keluarga, kerabat, dan teman.
Manusia sebagai makhluk sosial, harus dapat membantu saudara-saudaranya
dalam menghadapi kesulitan. Membantu dengan cara mengadakan kegiatan sosial
dalam mengumpulkan dana, bahan pangan, sandang, dan papan. Para korban juga
membutuhkan dukungan moral agar mereka dapat bangkit dari keadaan mereka.
Banyak dari para korban ini mengalami depresi sehingga harus ditangani lebih
lanjut.
Seluruh warga Indonesia hampir seluruhnya berkontribusi untuk membantu
warga Yogyakarta yang terkena bencana Merapi, baik berupa uang, pakaian, bahan
makanan, ataupun moral. Banyak stasiun televisi, organisasi, sekolah, warga
masyarakat mengumpulkan bantuan melalui iklan di televisi, dari rumah ke rumah,
hingga di jalan-jalan. Dengan kontribusi ini diharapkan dapat mengurangi beban
para korban.
(Sumber:http://shynta-mutiara.blogspot.com/2011/01/kegiatan-sosial-membantu-korban-
bencana.htm
Dari bacaaan tersebut tergambar dengan jelas bahwa keragaman yang ada di
Indonesia berdampak positif terhadap kehidupan masayarakat. Hal ini terlihat jika
ada musibah atau bencana alam mayarakat tanpa membedakan suku, ras, agama,
dan status ekonomi gotong royong dan bahu-membahu menangani bencana
tersebut dengan bekerja sama. Satu sama lain saling membantu meringankan
dampak dari bencana alam.
Bumiku 87
LATIHAN
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar!
1. Tuliskan satu contoh kegiatan ekonomi masyarakat yang menunjukkan adanya
saling ketergantungan!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
2. Jelaskan manfaat adanya saling ketergantungan antarmanusia!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
3. Dalam menjalin kerja sama kita tidak boleh mempertimbangkan perbedaan
keragaman ekonomi, sosial, dan budaya. Mengapa demikian?
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
4. Tuliskan lima manfaat adanya keragaman sosial, budaya, dan ekonomi
masyarakat!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
5. Bencana alam di berbagai daerah di Indonesia menggugah kepedulian
masyarakat luas. Tanpa memandang perbedaan keragaman sosial budaya,
masyarakat membantu sesuai kemampuan masing-masing. Hal ini merupakan
perwujudan dari nilai-nilai Pancasila. Tuliskan 2 sila Pancasila yang tergambar
dari kegiatan sosial tersebut!
_________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________
88 Tematik PPKn Kelas 6
Indikator Pencapaian Kompetensi Sub Tema 3
PPKn
1.3 Mensyukuri keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat sebagai anugerah
Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika
2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat dalam
konteks Bhinneka Tunggal Ika
3.3 Menelaah keberagaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
3.3.3 Mengidentifikasi permasalahan keberagaman masyarakat Indonesia dan cara
menyikapinya
4.3 Mengampanyekan manfaat keanekaragaman sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat
4.3.1 Menceritakan cara menyikapi permasalahan keberagaman masyarakat Indonesia
C. Bumi, Matahari, dan Bulan
Gambar 8.8 Gerhana Matahari Gambar 8.9 Keanekaragaman Suku
sumber: http://3.bp.blogspot.com sumber: https://www.harakatuna.com
Dari Planet Bumi, kita dapat merasakan manfaat sinar Matahari di siang hari
dan Bulan pada malam hari. Bumi, Bulan, dan Matahari tidak dapat dipisahkan.
Walaupun berbeda jenis dan fungsinya tetapi ketiga ciptaan Allah itu saling
melengkapi dan menjalankan tugasnya sesuai ketetapan Allah SWT. Begitu juga
dengan keberagaman dan letak geografis Indonesia menandai betapa besarnya
bangsa Indonesia. Keberagaman ini merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa,
yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu kita wajib selalu
bersyukur atas anugerah ini, dengan selalu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
Bumiku 89
Imtaq:
َۚلَوُكالٌلَّّشِْمف فـَُسلَ يـٍَنكـْبَيَِغ ْسبَي َُحلَاوَأَن ْن تُْدِرَك الَْق َمَر َوَل الَلّْي ُل َسابِ ُق النَـَّهاِر
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak
dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
(QS Yasin [36] : 40)
90 Tematik PPKn Kelas 6