The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Tahun ini Paroki Pulo Gebang merayakan HUT-nya yang ke-27 bersamaan dengan HUT Imamat Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr. yang ke-40. Pertengahan tahun ini juga terjadi pembaharuan kepengurusan Dewan Paroki Pleno periode 2022-2025.

Diaga juga boleh berbangga karena berkesempatan ikut serta di dalam perjalanan Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr. yang menjadi Pastor Kepala Paroki sejak 2017-2022. Maka mengingat kebersamaan yang luar biasa tersebut Diaga mencoba menghadirkannya dalam bentuk grafis perjalanan yang akrab disapa dengan Romo Joy ini.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gabrielkomsos, 2022-08-29 22:13:00

DIAGA EDISI HUT 27 PAROKI PULO GEBANG

Tahun ini Paroki Pulo Gebang merayakan HUT-nya yang ke-27 bersamaan dengan HUT Imamat Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr. yang ke-40. Pertengahan tahun ini juga terjadi pembaharuan kepengurusan Dewan Paroki Pleno periode 2022-2025.

Diaga juga boleh berbangga karena berkesempatan ikut serta di dalam perjalanan Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr. yang menjadi Pastor Kepala Paroki sejak 2017-2022. Maka mengingat kebersamaan yang luar biasa tersebut Diaga mencoba menghadirkannya dalam bentuk grafis perjalanan yang akrab disapa dengan Romo Joy ini.

Keywords: Diaga hut 27

RSAKSISIHI-PEDULI-BE

PENGHORMATAN MARTABAT
MENGA

MANUSIA

EDISI HUT PAROKI KE-27|UNTUK KALANGAN SENDIRI



Surat Redaksi

TIM REDAKSI Tahun ini Paroki Pulo Gebang merayakan
HUT-nya yang ke-27 bersamaan dengan HUT
Pelindung Imamat Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr.
Dewan Paroki St. Gabriel Pulo Gebang yang ke-40. Pertengahan tahun ini juga terjadi
pembaharuan kepengurusan Dewan Paroki
Penasihat Pleno periode 2022-2025.
Romo A. Setya Gunawan, Pr.
Keinginan paroki begitu besar untuk meraih
Koordinator dan Redaksi sebanyak mungkin umat untuk terlibat di dalam
Ignatius de’Loyola Adhi Nugroho (Ino) kegiatan sekaligus pelayanan gereja. Terlihat dari
Panitia HUT yang bersemangat mempersiapkan
Redaktur Pelaksana dan Editor pesta syukur dan Panitia Pemilihan DPP yang
Denny Kus Indarto, Heribertus Didit, menjaring hingga ke akar rumput.
Yunita Wardhani (Cika)
Topik HUT Imamat Romo Gunawan
Artistik dan Layout selayaknya mendominasi halaman Diaga
Teguh Kristanto, Juan Constantine, Jenar sebagai bentuk kebanggaan umat untuk seorang
Maheswari, Lintaka gembala yang setia melewati tahun-tahun
imamat bersama umat St. Gabriel. Perayaan HUT
Tim Redaksi Paroki dan HUT Imamat menginspirasi Diaga
Dolly Silviana, Triesly Wigati untuk hadir dalam semangat merawat gereja
secara fisik pada umumnya dan gereja dalam
Kontributor wujud ribuan umat secara khusus. Maka redaksi
Darryl Anthony , Stefani, BIA BIR, Rita, DPH menampilkan variasi wajah umat, dari anak-
2019 – 2022, Yoyo Cahyadi, dr. Stella, dr. Willy, anak, remaja hingga dewasa. Rubrik hadir lebih
Yohan, Mei, Panitia HUT, Alexander ASAK, OMK, lengkap dari berbagai aspek dan ditulis oleh
Frater Ar. para narasumber profesional berdasarkan tren
kekinian.
Tim Fotografi
Reiner Tasno, Dennis Anthony, Rudy Rudolf, Diaga juga boleh berbangga karena
Alang, Dokumentasi Panitia HUT berkesempatan ikut serta di dalam perjalanan
Romo Aloysius Susilo Wijoyo, Pr. yang menjadi
Publikasi Pastor Kepala Paroki sejak 2017-2022. Maka
Bonnie, Detty, Dina, Wisnu mengingat kebersamaan yang luar biasa
tersebut Diaga mencoba menghadirkannya
Iklan dan Sponsor dalam bentuk grafis perjalanan yang akrab
Agnes David, Panitia HUT Wilayah 10 dan 11 disapa dengan Romo Joy ini.

Bagi Umat Paroki Pulo Gebang yang Terimakasih Romo Joy sudah
ingin mengirimkan artikel atau tulisan membawa Diaga masuk jauh ke dalam
mengenai kegiatan di seksi, kategorial, ruang pengabdianmu. Semoga semangat
wilayah/lingkungan silahkan menghubungi peziarahanmu terus menggarami umat
Seksi Komsos atau melalui E-mail: dimanapun Romo Joy berada.
[email protected]
Sekali lagi terima kasih untuk seluruh umat,
karena Diaga boleh hadir di tengah riuhnya
kesibukan menebar benih, memelihara dan
panen raya tersebut dalam dokumentasi dan
rekam tulisan yang menggambarkan sinergi,
kemeriahan dan ungkapan syukur. Semoga kita
terus bisa bergandengan tangan mengabarkan
kabar sukacita.

Selamat berkarya!
Redaksi Diaga

DAFTAR ISI

GERBANG 6 38 Arti Merto 71
7 42 Adu Tangkas Melodi Mengakibatkan
Surat Gembala Umat Antar Wilayah Riuh di GKP
Seuntai Kata Untuk Romo
Gun Tercinta 8 46 Apakah Kebutuhan Dasar Umat
Beriman?
sekapur sirih
50
Prakata Panitia HUT

LIPUTAN UTAMA

14

40 Tahun Imamat menjadi Ajang Temu 5 Tahun Peziarahaan Rm. Aloysius Susilo
Paroki-Paroki Wijoyo, Pr. di Paroki Pulo Gebang

18 Koki Seantero Pulo Gebang Adu parokiku
Kebolehan 54 Ketika OMK Kasmaran

20 Puluhan Wajah Karikatur yang urun kata
Mengungkapkan Karakter Asli Sang 62 Menghadirkan Gaudium Omnibus
Pengajar

22 ekonomi dan keuangan
64 Memulai Bisnis Sendiri

teknologi
67 Waspada Kejahatan Digital

kesehatan

Kado Kardinal Suharyo untuk Imamat 70 Kesehatan Jiwa Selama Masa
40 Tahun Romo Gunawan Pandemi COVID-19

26 Uskup Suharyo Hadiri Perayaan aneka
Syukur Imamat ke-40 Romo Gunawan 79 Dua Devosan Cilik St. Gabriel,

Jadi Bejana Kerahiman Allah

34 Tuhan, Engkau Tahu Bahwa Aku 80 CLBK (Cinta Lama Bersemi
Mengasihi Engkau
Kembali)

Sumber foto dan ilustrasi : Dokumentasi GPC | www.freepik.com | Google Images



GERBANG

Surat Gembala Suharyo. Dilanjutkan acara ramah tamah
yang menggembirakan. Kedua, kita boleh
”Bersyukurlah kepada Tuhan, karena merayakan HUT ke-27 Paroki Pulo Gebang,
baiklah Dia”, demikianlah petikan syair refren Gereja Santo Gabriel. Minggu tanggal 24 Juli
sebuah lagu Mazmur Tanggapan. Intinya: ada Misa konselebrasi yang dipimpin oleh
kita dapat bersyukur sampai saat ini, semua VikJen KAJ, Rm. Samuel Pangestu, Pr. Dalam
karena kebaikan Tuhan. Misa ini sekaligus diadakan Pelantikan Dewan
Paroki Harian (DPH) dan Dewan Paroki
Kita bersyukur. Pertama, pandemi Pleno (DPP) periode 2022-2025. Setelah
Covid-19 sudah melandai, walaupun belum Misa dilanjutkan ramah tamah sederhana di
berakhir. Oleh karena itu kita harus waspada. Gedung Karya Pastoral.
Jaga kesehatan dan tetap memakai masker.
Kedua, Gereja Keuskupan Agung Jakarta Saya sebagai Pastor Paroki mengucapkan
(KAJ) sudah mengizinkan misa offline 100 banyak TerimaKASIH. Pertama, DPH dan
persen dengan cara yang mudah (dengan DPP periode yang lalu. Kedua, Panitia
catatan dalam keadaan sehat). Ketiga, dari Wilayah 10 dan 11. Ketiga, Panitia
beberapa kegiatan sudah bisa dijalankan Pemilihan dan Pembekalan Dewan Paroki
secara offline (dengan catatan tetap menjaga dari Seksi PeKad. Keempat, Para donatur.
protokol kesehatan). Kelima, Seluruh umat dan yang tidak dapat
disebutkan namanya satu persatu.
Secara khusus kita bersyukur. Pertama,
kita boleh merayakan HUT ke-40 Tahbisan Secara khusus, saya mengucapkan
Imamat Rm. Alphonsus Setya Gunawan, Pr. TerimaKASIH atas kesediaan Pengurus DPH
Minggu tanggal 3 Juli ada Misa konselebrasi dan DPP periode yang akan datang. Selamat
(dengan gamelan Jawa, kolaborasi dengan bersinergi untuk melayani.
umat Paroki Duren Sawit) yang dipimpin
oleh Bapak Uskup Ignatius Kardinal Pada kesempatan ini, saya juga ingin
mengucapkan selamat datang kepada Fr.
Thomas Aryangga Abimanyu (akrab dipanggil
Fr. Ar) yang menjalani Tahun Orientasi
Pastoral (TOP) mulai tanggal 5 Juli. Selamat
berorientasi bersama Romo dan seluruh
umat di Paroki Pulo Gebang dengan sukacita.

Akhirnya, sesuai dengan semangat Arah
Dasar (ArDas) 2022-2026 KAJ, mari kita
“Mengasihi, Peduli, Bersaksi”. Secara khusus
mari kita jalani Tahun Pastoral 2022 dengan
tema: “Penghormatan Martabat Manusia”.

Pantun singkatnya demikian: “Ke Mangga
Dua membeli dasi, mampir makan Bakmi
Pinangsia. Mengasihi Peduli Bersaksi,
Hormati martabat manusia”.

Salam Sehat, Tetap Semangat dan Jangan
Lupa Bahagia, Tuhan memberkati.

Rm. Aloysius Susilo Wijoyo, Pr

6

gerbang

Imamat adalah rahmat. Rahmat Imamat YouTube secara “online”(tatap layar mungkin
nan mulia ini tersimpan dalam bejana tanah sampai tertidur?). Bagaikan wayang, Tuhan
liat. Sudah 40 tahun Romo Gun menerima Yesuslah yang menjadi “Dalang” dan Romo
dan menghidupi rahmat Imamat. Tentu Gun menjadi “wayang-Nya”. Menghidupi
dengan segala dinamikanya. panggilan Imamat bagaikan cerita wayang:
menarik, indah dan mengandung pesan
Sepengetahuan saya, Romo Gun senang bermakna.
menonton wayang kulit. Dahulu menonton
secara “offline” (tatap muka mungkin sampai Romo Gun adalah pribadi yang menarik
begadang?) sekarang menonton lewat (mudah “manjing-ajur-ajer”/masuk dan
menyatu dengan umat); dan penuh perhatian
pada hari ulang tahun umat, terutama Para
Pengurus Dewan Paroki Pleno. Romo Gun
senang mengajar (terutama yang bersumber
dari “Sang Dalang kehidupan”/ Sabda Tuhan
dalam Kitab Suci); dan pengajarannya mudah
dimengerti, bahkan dihiasi humor “khas
Romo Gun”, sehingga pesan bermaknanya
menjadi indah.

Sejauh saya tahu, Romo Gun senang
naik kereta. Dahulu naik “kereta api”
sekarang naik “kereta commuter line”.
Bagaikan naik kereta dengan rel yang jelas
dan beberapa stasiun perhentian, sekaligus
variasi pemandangan di kanan kiri selama
perjalanan. Berjumpa dan ramah menyapa
serta melayani semua orang yang ada di
dalam gerbong kereta. Terasa lelah, tetapi
berusaha untuk tetap semangat, bahagia
dan setia. Mungkin seperti itulah perjalanan
hidup Imamat Romo Gun.

Saya bersyukur, boleh mengenal Romo
Gun dari dekat. Bersyukur boleh menjadi
teman seperjalanan dalam pelayanan
sebagai imam (bahkan tinggal bersama di
Pastoran) di Paroki Kelapa Gading (1996-
1998) dan di Paroki Pulo Gebang (Agustus
2017-sekarang). Saya ikut bersyukur atas HUT
ke-40 Tahbisan Imamat. Semoga Romo Gun
diberi kesehatan dan setia menjadi Gembala
Baik dan Murah Hati (sesuai semangat Gereja
Keuskupan Agung Jakarta).

Akhirnya pantun kecil: “Beli bakmi godog
di Warung Pak Mamat, minum teh panas
cemilannya bakpia. Romo Gun Empat Puluh
Tahun Imamat, Semoga Sehat dan Bahagia”.

Salam Damai, Berkah Dalem,
Rm. Aloysius Susilo Wijoyo, Pr

7

8



10

LIPUTAN UTAMA
11





LIPUTAN UTAMA

40 Tahun Imamat menjadi
Ajang Temu Paroki-Paroki

Ulang tahun Imamat ke-40 Romo meriah oleh pembawa acara yang dirias
Alphonsus Setya Gunawan, Pr jatuh pada bak Punokawan lucu, mengantar Romo
hari Rabu, 29 Juni 2022. Perayaan syukur Gunawan, Romo Anton dan Frater Bernard
sederhana diinisiasi oleh Legio Maria Paroki memasuki aula GKP. Kemudian acara potong
Pulo Gebang. Diawali dengan doa Tesera tumpeng oleh Romo Gunawan dan diberikan
pukul 09.30 dilanjutkan Misa Syukur 40 kepada Romo Anton dan perwakilan setiap
tahun Imamat Romo Gunawan di Gereja St. paroki. Dilanjutkan pemutaran video
Gabriel. perjalanan Romo Gunawan.

Selesai Misa, dilaksanakan acara ramah Tiba saatnya setiap paroki menyajikan
tamah di Gedung Karya Pastoral. Acara ini kreasinya. Ada perwakilan paroki yang
dimeriahkan bukan hanya dari Paroki Pulo bercerita tentang pengalaman saat Romo
Gebang saja, tetapi dari pelbagai paroki Gunawan menjadi pembimbing Orang Muda
undangan dimana Romo Gunawan dahulu Katolik/OMK di parokinya dulu. Dua pasang
pernah berkarya. Hadir pula Romo Antonius OMK itu sekarang sudah menjadi suami
Baur Asmoro, Pr dan Frater Bernard. istri yang diberkati oleh Romo Gunawan.
Kisahnya berlanjut saat kedua pasutri itu
Diawali perarakan sederhana namun

14

LIPUTAN UTAMA

mempunyai anak, tumbuh dewasa hingga ke-40, semoga dapat terus melayani dan
menikahkan anaknya, diberkati juga oleh berkarya tanpa henti, selalu sehat dan
Romo Gunawan. Kedua orang tua yang selalu dalam perlindungan Tuhan. Tuhan
sekarang besanan serta anaknya yang sudah Memberkati,” kata pembawa acara menutup
menikah dan sedang mengandung, hadir juga acara.
di acara ini.
Diakhir acara dilakukan foto bersama dan
Kemudian tampil paroki lain yang berkat penutup oleh Romo Gunawan. Romo
mempersembahkan lagu, ada paroki yang menyampaikan terima kasih kepada umat
mengajak umat menari Maumere. Lagu yang sudah berkenan hadir. “Terima kasih
Maumere ini membuat umat semua menari sudah jauh-jauh datang kesini, dari Pasar
senang, tak terkecuali Romo Gunawan juga Minggu, Ciputat, Depok, Cibinong, Cilandak,
hanyut dalam kegembiraan. BSD, Ciputat, Bintaro, Melati Mas, Kelapa
Gading dan Pulo Gebang. Saya merasakan
Ada juga tampilan penutup dari Paroki berkat yang sangat melimpah,” ungkapnya
Pulo Gebang, yaitu dari Panitia Legio Maria penuh sukacita.
dan PDKK. Bahkan Romo Gunawan juga turut
bernyanyi. Stefani

“Kami mengucapkan sekali lagi, selamat
ulang tahun Imamat Romo Gunawan yang

15





LIPUTAN UTAMA

Koki Seantero Pulo Gebang Adu Kebolehan

Kemeriahan Lomba Memasak Mie Goreng Jawa, Membuka Rangkaian Acara HUT Imamat
ke-40 Romo Alphonsus Setya Gunawan Pr dan HUT Paroki Pulo Gebang ke-27

Sabtu (11/6/2022) pagi, tampak umat dihadiri oleh hampir semua wilayah di Paroki
Paroki Pulo Gebang berduyun-duyun Pulo Gebang,” katanya.
memasuki parkiran bawah Gedung Karya
Pastoral, Gereja St. Gabriel. Beberapa “Semoga semua peserta dapat merasakan
umat menempati kursi yang sudah ditata sukacita kebersamaan dalam perayaan
berjajar rapi. Ada pula umat yang melakukan HUT Paroki ke-27 serta HUT Imamat Romo
registrasi, lalu menuju meja-meja yang sudah Gunawan ke-40,” lanjutnya sambil memukul
disediakan panitia. Di setiap meja-meja penggorengan sebagai penanda Lomba
itu telah tersedia alat penggorengan dan Memasak Mie Goreng Jawa siap dimulai.
sutil, kompor beserta gasnya dan mie basah
seberat 150 gram. Ternyata mereka datang Terlihat para peserta bersemangat
dengan para suporter untuk mengikuti memulai lomba. Dimulai mempersiapkan
Lomba Memasak Mie Goreng Jawa. Hadir 16 bahan-bahan yang mereka bawa untuk
pasang suami istri (pasutri) untuk mengikuti diolah sesuai resep yang menjadi ciri khas
lomba itu. Mereka sebagai perwakilan masing-masing.
wilayah masing-masing.
Seperti pasutri Andreas Jenar
Tepat pukul 08.00 WIB, dua pembawa dari Wilayah 15 ini mengungkapkan
acara tampil mengantarkan acara dan persiapannya. “Kita menggunakan telur
menyemangati para peserta dengan bebek, kol, kubis, ayam kampung, mie basah,
mengajak bernyanyi bersama, kemudian dan acar” kata Jenar penuh semangat. Tidak
memberikan arahan lomba. Panitia juga hanya persiapan resep masakan, Jenar dan
memperkenalkan ketiga juri yaitu Romo istri pun terlihat memakai pakaian khas adat
Alphonsus Setya Gunawan Pr, Natalia Jawa. “Berpakaian adat Jawa sesuai dengan
Kusbandiyah dan Aloysia Tri Murtini. tema lomba ini,” lanjutnya.

Pastor Paroki Pulo Gebang Romo Aloysius Lain lagi dengan pasutri Albertus Andi
Susilo Wijoyo Pr membuka acara dengan dari Wilayah 2. Andi dan istri mengenakan
ucapan terima kasihnya. “Selamat dan terima atribut topi ala chef berbahan kertas
kasih kepada para panitia dan dewan juri bermotif batik. Topi ini disiapkan oleh
yang telah mendedikasikan waktunya untuk suporter yang mendukungnya.
menyelenggarakan acara meriah ini, yang
Lomba ini juga diikuti dari berbagai
kalangan usia. Pasutri dari lansia yaitu
pasangan Fransisca Rumagianti dan

18

LIPUTAN UTAMA

Herbertus Sutarman. Walau usia tidak biasa, semangatnya dan kerjanya, hebat
muda lagi tetapi pasutri ini punya semangat sekali. Maka, terima kasih untuk kerja keras
dan jiwa tangguh bisa memasak dengan dari panitia yang semuanya itu diperuntukan
lincah dengan resep andalannya. Pasutri bagi kemuliaan Tuhan. Semoga menambah
ini berharap kegiatan ini bisa menjalin semangat dalam pelayanan di gereja maupun
kebersamaan. “Semoga terjalin kebersamaan di tengah masyarakat. Proficiat.” ungkapnya.
antar umat untuk memeriahkan HUT Imamat
Romo Gunawan tercinta. Semoga Romo Setelah 45 menit waktu berakhir, para
Gunawan juga terus sehat untuk melayani peserta menyiapkan masakannya. Mereka
umat dari Paroki Pulo Gebang,” katanya. dipanggil satu persatu, menyerahkan ke
depan dewan juri untuk dinilai. Penilaian
Tampak juga anak muda anggota didasarkan atas kekompakan pasangan
misdinar dari Wilayah 5 yang mengikuti selama memasak, rasa, tampilan mie dan
lomba bersama ibunya Sri Sulastri. Ternyata tampilan penyajian secara keseluruhan.
anak muda itu mewakili ayahnya yang Pengumuman pemenang akan disampaikan
sedang sakit. saat acara puncak HUT Paroki dan HUT
Imamat Romo Gunawan.
Selama lomba, para peserta dan
suporter dihibur oleh tim musik dari Penulis: Darryl & Stefani, Editor: Deny
Orang Muda Katolik (OMK) Paroki. Bahkan Kus, Foto: Komsos Paroki Pulo Gebang
Romo Susilo pun ikut menghibur dengan
menyumbangkan beberapa lagu. PARA PEMENANG LOMBA MASAK

Menurut Seksi Acara, Cicilia Astuti, bahwa 1
perlombaan memasak ini sendiri bukanlah
yang pertama kali. “Sebelumnya pernah JUARA 1 HARAPAN 1
mengadakan juga lomba seperti ini. Tetapi Pasutri H. Haryono & Anastasia Sri W Sri Sulastri & Aldi
khusus tahun ini, dikarenakan HUT Paroki
jatuh bersamaan dengan HUT Imamat Romo Wilayah 6  Wilayah 5
Gunawan, Panitia HUT dari Wilayah 10 dan
11 sengaja membuat tema perayaan HUT 2
memiliki unsur budaya Jawa. Pemilihan menu
masakan ini dipilih karena salah satu menu JUARA 2 HARAPAN 2
favorit Romo Gunawan,” ungkapnya. Pasutri Andi & Rita Pasutri Andreas & Yuni

“Dengan acara ini, semoga Romo Wilayah 2 Wilayah 15
Gunawan dapat merasakan sukacita dan
selalu diberi kesehatan. Selain itu untuk 3 HARAPAN 3
menjalin kebersamaan umat di gereja ini,” Pasutri Valentinus & Ledy
harapnya. JUARA 3
Pasutri Andrie & Metha Wilayah 4
Romo Gunawan sendiri, juga terlibat
menjadi juri. Terlihat beliau berkeliling Wilayah 17 19
melihat langsung proses memasak para
peserta. Sambil menyapa umat, bersenda
gurau, berfoto ria, bahkan ada yang
memberikan hadiah baju bergambar wajah
Romo Gunawan. Romo Gunawan pun
mengungkapkan sukacitanya.

“Ini sebagai rangkaian acara syukuran
terhadap paroki kita selama 27 tahun dan
syukuran rahmat Tuhan, atas rahmat Imamat.
Maka suasananya begitu menggembirakan
dan menyenangkan, begitu akrab, karena inti
seluruh kehidupan kita adalah syukur atas
berkat Tuhan pada kita. Panitia dari Wilayah
10 dan 11 yang sudah mempersiapkan luar

LIPUTAN UTAMA

Puluhan Wajah Karikatur yang Mengungkapkan
Karakter Asli Sang Pengajar

Lomba Menggambar Karikatur Ramaikan HUT Imamat ke-40 Romo Gunawan

Dalam rangka meramaikan Ulang Tahun Melihat hasil gambar yang dipajang dari
Imamat ke-40 Romo Alphonsus Setya berbagai bentuk dan warna sangat menarik
Gunawan Pr, Panitia HUT dari Wilayah 10 dan unik. Tidak hanya menggambar wajah
dan 11 mengadakan “Lomba Menggambar Romo, tetapi juga karakter beliau. Romo
Karikatur”. Temanya menggambar wajah Gunawan sangat mengapresiasi para peserta
Romo Gunawan. dan panitia. “Terima kasih kepada semua
yang terlibat dalam lomba ini, para peserta
Lomba ini terbuka untuk semua sangat kreatif dan banyak ide. Gambarnya
umat Paroki Pulo Gebang. Adapun syarat ada yang kurus, malah ada yang bukan mirip
menggambar adalah menggunakan pensil saya,” katanya tersenyum.
atau crayon atau cat air, serta kertas
gambar ukuran A3. Setiap peserta boleh Setelah dilakukan penjurian terpilihlah
mengirimkan maksimal dua gambar. Gambar juara masing-masing grup, sebagai berikut:
harus di upload di Instagram dengan
menyertakan mention @parokipulogebang GROUP JUARA NAMA LINGKUNGAN WILAYAH
#parokipulogebang #karikaturimamat40.
Setelah di upload, gambar asli wajib A 1 Elisabet Nathania St. Paulus VI
diserahkan ke sekretariat di waktu yang telah 2 Theodora Devina Sta. Clara V
ditentukan. 3 Theresa Deanna Sta. Clara V

Setelah sosialisasi lomba sekitar satu GROUP JUARA NAMA LINGKUNGAN WILAYAH
bulan. Tiba waktunya untuk penjurian pada
Sabtu, 25/6/2022. Sebagai juri adalah kedua B 1 Candy Aurielle Sta. Verena XV
Romo Paroki Pulo Gebang yaitu Romo Susilo
dan Romo Gunawan dan Ibu Yanawati yang 2 Chatarina Diah L St. Benedictus V
pakar pelukis. Adapun kriteria penilaian XV
adalah kreativitas, kombinasi warna, 3 Florencia Karisa D Sta. Brigitta VIII
kerapihan dan karakter. Ada sekitar 24 umat V
yang ikut mengirimkan karyanya baik dari 4 Kinanthi St. Filipus II
kelompok usia A (6-12 tahun), B (13-17
tahun) dan C (18 tahun keatas). 5 Albertus Raka St. Clara

Romo Susilo sempat membuat video 6 Benedicta SimanulangSt. Agustinus
singkat tentang lomba ini. “Kita sedang
mengadakan rangkaian HUT Imamat Romo GROUP JUARA NAMA LINGKUNGAN WILAYAH
Gunawan ke-40, salah satunya adalah
lomba karikatur, dari anak-anak, remaja dan C 1 Inez Rusli St. Richardus  VII
dewasa. Semoga bukan hanya mengenang
Romo Gunawan dalam gambar tetapi juga 2 Stella Nathania St. Christophorus I
karakternya sebagai Gembala Baik dan
Murah Hati, yang senang mengajarkan 3 Johan Sta. Natalia XV
Kitab Suci untuk kita semua. Selamat HUT
Imamat Romo Gunawan yang Ke-40. Tuhan 4 Simbol Itoyo St. Yohanes VII
memberkati.” ucapnya.
5 Stevy St. Petrus XVII

6 Aloysius Nathanael St. Yohanes VII

Puluhan wajah karikatur itu
ternyata mampu menjadi sarana umat
mengungkapkan dan menggambarkan
karakter dan kebaikan sang pengajar.

Selamat bagi seluruh kartunis Paroki Pulo
Gebang!

Stefani

20

LIPUTAN UTAMA
21

LIPUTAN UTAMA

Kado Kardinal Suharyo untuk Imamat
40 Tahun Romo Gunawan

Ada suasana berbeda dalam Misa umat mendoakan Romo Gunawan atas
Minggu Biasa XIV di Gereja Santo Gabriel, anugerah imamat yang telah diterima
Pulo Gebang, Minggu (3/7/2022) pukul dengan penuh syukur, dikembangkan
09.00. Perbedaan ini ada pada gamelan dengan tekun dan setia selama 40 tahun.
yang mengiringi alunan musik dalam ritual
misa. Gamelan ini datang dari Komunitas “Kita doakan semoga Romo Gunawan
Karawitan Gereja Santa Anna, Paroki Duren bertumbuh dalam imamat, bahagia dalam
Sawit yang berkolaborasi dengan paduan imamat dan gembira dalam pelayanan,”
suara dari umat Paroki Pulo Gebang. doa inilah yang menjadi kado terindah dari
Kardinal Suharyo untuk Romo Gunawan.
Tak hanya gamelan, tampak para
petugas menggunakan pakaian adat Misa tersebut dipersembahkan secara
Jawa, antara lain petugas liturgi, petugas konselebrasi bersama Romo Aloysius Susilo
persembahan, paduan suara dan panitia. Wijoyo, Pr dan Romo Alphonsus Setya
Beberapa tokoh pewayangan seperti Semar, Gunawan, Pr dengan konselebran utama
Gatot Kaca dan Pergiwa dihadirkan dalam Bapa Uskup Ignatius Kardinal Suharyo.
menyambut tamu. Selain itu, Gereja Santo Hadir pula beberapa Romo Unio, keluarga
Gabriel juga kedatangan tamu istimewa besar dari Romo Gunawan dan umat Paroki
yaitu Bapa Uskup Ignatius Kardinal Suharyo. Pulo Gebang.

Saat memberi pengantar misa yang juga Dalam homilinya, Romo Gunawan
sebagai perayaan syukur 40 tahun Imamat merasa bersyukur atas berkat Allah yang
Romo Alphonsus Setya Gunawan Pr, Bapa dinyatakan dalam gereja melalui Sakramen
Uskup Ignatius Kardinal Suharyo mengajak Imamat yang kini telah ditekuni selama 40
tahun. Menurutnya, tanggal tahbisan dipilih
22

LIPUTAN UTAMA

29 Juni 1982 di Susteran Gembala Baik karena aku berilmu tetapi karena kuasa
Jatinegara karena bertepatan dengan Hari kasihNya. Karena aku adalah milikMu
Raya Santo Petrus dan Paulus. “Mungkin yang mengantar aku sebagai pelayan
tanggal 29 Juni itu dipilih Mgr. Leo Soekoto yang setia, sebagaimana Engkau adalah
agar saya belajar seperti Santo Petrus dan Allah yang setia. Supaya aku terus bekerja
Paulus sebagai sokoguru gereja, pemimpin di ladangmu, sampai pada pelabuhan
gereja yang banyak ditempa oleh Yesus,” terakhirku, amin,” ungkapnya penuh haru.
katanya.
Sebagai sahabat yang tinggal bersama
Romo Gunawan juga berterimakasih di pastoran, Romo Susilo juga merasa
kepada umat yang sudah mendoakannya bersyukur bisa mengenal dan menjadi
dan panitia yang sudah menyiapkan teman dekat Romo Gunawan. “Romo
rangkaian acara syukur ini. Tak lupa kepada Gun adalah pribadi yang menarik, mudah
Komunitas Karawitan Asih Laras dari manjing ajur-ajer, masuk dan menyatu
Gereja Santa Anna yang sudah mengiringi dengan umat dan penuh perhatian pada
misa dengan gamelan, yang berkolaborasi hari ulang tahun umat,” kata Romo Susilo
dengan paduan suara dari umat Paroki Pulo yang mengaku banyak belajar dari Romo
Gebang. Gunawan tentang pelayanan tanpa kenal
lelah.
Diakhir homilinya, Romo Gunawan
yang suka wayang sejak kecil ini, menulis “Romo Gun senang mengajar Sabda
puisi perjalanan imamatnya. “….40 tahun Tuhan dalam Kitab Suci, dengan bahasa
sudah Engkau memilih aku menjadi pelayan yang mudah dimengerti dan dihiasai
kasih. Bukan karena aku mampu, bukan humor khasnya, sehingga pesan bermakna
begitu indah,” imbuh Romo Susilo yang
sudah mengenal Romo Gun sejak bertugas
pertama kali setelah ditahbiskan tahun
1996.

Romo Susilo turut mendoakan Romo
Gunawan semoga diberikan kesehatan dan
setia menjadi gembala baik dan murah hati.
“Beli bakmi godog di warung Pak Mamat,
minum teh panas cemilannya bakpia.
Romo Gunawan 40 tahun Imamat, semoga
sehat dan bahagia,” pantunnya menutup
homilinya.

Sebelum berkat penutup, Kardinal
Suharyo mengajak umat menyanyikan lagu
selamat ulang tahun untuk Romo Gunawan
sembari meniup lilin dan memotong kue.

Setelah misa usai, Kardinal Suharyo
dan para Romo dijemput “Semar, Gatot
Kaca dan Pergiwa” lalu disambut para
penari dari OMK untuk mengiringi ke aula
GKP lantai 3. Panitia dari Wilayah 10 dan
11 sudah menyiapkan semua rangkaian
acara Syukuran 40 Tahun Imamat Romo
Gunawan.

DenyKus, foto: Komsos Paroki Pulo
Gebang

23





LIPUTAN UTAMA

Uskup Suharyo Hadiri
Perayaan Syukur
Imamat ke-40
Romo Gunawan

26

LIPUTAN UTAMA

Setelah Misa syukur yang Uskup, para Romo dan semua yang telah
dipersembahkan secara konselebrasi mendukung acara ini. Acara ini adalah
oleh Bapa Uskup Ignatius Kardinal puncak HUT Imamat Romo Gunawan
Suharyo bersama Romo Aloysius Susilo yang sebelumnya telah melewati
Wijoyo Pr. dan Romo Alphonsus Setya rangkaian acara Lomba Masak Mie
Gunawan Pr. di Gereja Santo Gabriel pada Jawa, Lomba Menggambar Karikatur
Minggu (3/7/2022) siang, Bapa Uskup dan pembuatan buku iman karangan
dan para Romo yang keluar dari gereja Romo Gunawan. Maka sebagai penanda
disambut oleh Orang Muda Katolik (OMK) launching buku karya Romo Gunawan
Paroki Pulo Gebang. OMK melakukan tersebut diputar video berisi slide singkat
flashmob dengan menari khas Jawa, konten buku dilanjutkan pemutaran video
lalu menghantar Uskup dan para Romo kilas balik serta rekam jejak motivasi
menuju Gedung Karya Pastoral. Romo Gunawan menjadi seorang Imam.

Hadir juga para Romo Unio, keluarga Sebagai puncaknya adalah
besar Romo Gunawan dan umat yang pemotongan tumpeng yang sebelumnya
berbondong-bondong mengikuti tumpeng diarak oleh umat sambil menari
perarakan itu. dengan iringan musik Jawa dan ditarikan
oleh anak-anak, OMK dan para bapak ibu.
Acara dimulai dengan doa oleh Potongan tumpeng pertama diberikan
Suster Theresia dari Biara Sang Timur. kepada Bapa Uskup Suharyo, yang
Kemudian Romo Susilo sebagai Pastor kebetulan juga berdekatan tanggalnya
Kepala Paroki memberikan sambutan. sedang merayakan 12 tahun menjadi
“Terima kasih atas kehadirannya Bapa Uskup KAJ.
Uskup, para Romo, keluarga Romo
Gunawan dan juga para umat, mohon Umat yang hadir juga dimanjakan
maaf jika ada kekurangan dalam oleh musik yang ditampilkan oleh musisi
perayaan HUT Imamat Romo Gunawan dari OMK. Acara ini ditutup setelah
ini dan selamat menikmati acara setelah pengumuman dan pembagian hadiah
mengikuti Ekaristi dengan menggunakan untuk para pemenang Lomba Memasak
adat Jawa lalu ramah tamah dengan Mie Jawa dan Lomba Menggambar
gaya yang berbeda. Selamat untuk Karikatur.
Romo Gunawan dan selamat untuk kita
semua,”ungkapnya. Selamat HUT Imamat 40 tahun Romo
Gun
Bapak Wiryawan selaku Ketua
Panitia dari Wilayah 10 dan 11 juga Stefani
mengucapkan terima kasih kepada Bapa 27





LIPUTAN utama
30

LIPUTAN utama
31





LIPUTAN utama

TUHAN, ENGKAU TAHU BAHWA
AKU MENGASIHI ENGKAU

Tertarik Sosok Pastor (Romo) Frater Alphonsus Setya Gunawan

Tempat tinggal Mas Gun di Kalasan, tidak
jauh dari gereja. Sejak kecil, beliau sudah
banyak mengenal pastor karena rutin bertamu
ke rumahnya. Saat itu ada pastor dari Projo
Semarang yakni Romo Wiryodarmodjo dan
seorang Pastor Belanda yaitu Romo Reinders.

Kedekatan dengan Pastor, membuat mas
Gun mengenal figur seorang Pastor yang selalu
mendoakan, memberkati dan dekat dengan
keluarga. Itulah sosok yang tampak dari Romo
Wiryodarmodjo yang selalu mendampingi,
mendoakan dan memberi semangat
penghiburan kepada keluarga.

Berprestasi di Sekolah sampai Masuk
Seminari

Selepas SD, Mas Gun melanjutkan sekolah Mas Gun sebagai dirigen Koor Mudika Gereja Kalasan Ta
ke SMP Kanisius Kalasan. Selama 3 tahun
menempuh pendidikan SMP, beliau selalu Setelah menempuh Seminari Menengah
menorehkan prestasi yaitu menjadi juara Mertoyudan selama 4 tahun. Mas Gun
kelas. Ternyata tidak hanya prestasi di bidang melanjutkan ke Seminari Tinggi Santo
akademik saja. Hobinya bermain tenis meja Paulus, Yogyakarta di bidang filsafat dan
(ping pong) pernah mengantarnya menjadi teologi (1975). Saat itu, ada promosi dari
juara pertama kejuaraan ping pong antar SMP Uskup Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Mgr
Kanisius seluruh Jogja. Leo Soekoto bagi para seminaris untuk
masuk Projo Keuskupan Agung Jakarta. Ia
Setelah lulus SMP (1971). Mas Gun menyambut baik tawaran itu.
bersama kedua teman mudika, dipanggil
Pastor Paroki Romo Vossen Waskita, SJ Alphonsus Setya Gunawan menyelesaikan
agar mendaftar ke seminari. Saat itu Romo kuliah di Kentungan dengan status Projo
Vossen mendukung penuh ketiga remaja Jakarta pada tahun 1975-1982. Disela-sela
ini dengan membekali ilmu dan pelajaran kuliah sebagai seminaris di Kentungan, beliau
untuk persiapan test masuk seminari. Setelah menjalani TOP (Tahun Orientasi Pastoral) di
tahapan test dilalui, akhirnya Mas Gun Gereja Katedral Jakarta pada tahun 1977-
dan kedua temannya diterima di Seminari 1978, dengan gelar Frater Alphonsus Setya
Menengah Mertoyudan, Magelang. Gunawan.

34

LIPUTAN utama

Frater Alphonsus Setya Gunawan didampingi Ibunda saat
Tahbisan Diakon di Seminari Tinggi kentungan Jogjakarta

ahbisan Diakon 23 September 1981 Frater Diakon Alphonsus Setya Gunawan saat di tahbiskan
oleh Kardinal Darmoyuwono, Pr di Kentungan Jogjakarta
23 September 1981

Tahun 1982, Frater Diakon Alphonsus
Setya Gunawan bertugas di Cilincing selama
4 bulan, kemudian tepat pada tanggal 29 Juni
1982, ia ditahbiskan oleh Bapa Uskup Leo
Agung Soekoto di Susteran Gembala Baik,
Jatinegara sebagai seorang imam dengan
gelarnya Romo Alphonsus Setya Gunawan, Pr.

35





LIPUTAN utama

Arti Merto 71 Sabtu, 2 Juli 2022, Romo Gunawan
mengundang teman-temannya Seminari
Putra berkelahiran 2 Agustus 1955 Mertoyudan Magelang Angkatan 1971
di Kalasan, Yogyakarta dari pasutri untuk ikut merasakan sukacita atas
Partosuharjo, bertumbuh menjadi anak Imamatnya yang ke-40 di Gereja St Gabriel
yang rajin berkegiatan gereja, antara lain Pulo Gebang. Komunitas Seminari ini diberi
menjadi Putra Altar di Gereja yang tidak nama keren “Merto 71”. Merto singkatan
jauh dari tempat tinggalnya, menamatkan dari Mertoyudan, nama daerah Seminari di
SMP Kanisius Kalasan tahun 1971. Atas mana mereka sekolah dan 71 adalah tahun
dorongan Romo Vossen Waskito SJ, Kepala mereka masuk 1971, namanya unik namun
Paroki Kalasan, Ia menjadi siswa Seminari mudah diingat.
Mertoyudan Magelang Yogyakarta Angkatan
1971. Empat tahun menyelesaikan Para tamu undangan mengajak serta
Pendidikan Seminari menengah, kemudian istri, anak, mantu dan cucu. Maklum,
pada tahun 1975-1982 melanjutkan ke mayoritas tamu undangan adalah para
Seminari Tinggi Santo Paulus Yogyakarta. siswa seminari yang tidak melanjutkan
Pada 29 Juni 1982, beliau ditahbiskan menjadi Romo, akhirnya berkeluarga. Pukul
menjadi seorang Imam oleh Uskup Mgr Leo 10.30 seluruh undangan telah hadir, sekitar
Agung Soekoto di Susteran Gembala Baik, 50 orang. Mereka menuju ke Kapel untuk
Jatinegara dengan gelar Romo Alphonsus mengikuti Misa Syukur, yang dipimpin oleh
Setya Gunawan, Pr. Itulah sekilas kisah Romo Gunawan bersama Romo Mardi
Romo Gunawan. (teman Merto 71).

Terasa beda mengikuti misa yang
umatnya adalah alumni seminari.
Semuanya tertata dengan rapi. Lagu
dinyanyikan dengan baik, meski mereka

38

LIPUTAN utama

tidak ada latihan, namun otomatis mereka Efi Broto yang pernah menjadi
menyanyikan dengan suara tenor dan bas umat di Paroki BSD mengungkapkan
dan para istri dengan suara sopran dan alto. bahwa Romo Gunawan adalah
orang yang murah hati, ramah, bisa
Perayaan dilanjutkan dengan ramah membaur di segala lapisan umat.
tamah di GKP, rombongan Merto 71 dihibur “Sampai Romo Kepala Paroki dengan
oleh penampilan dance dan nyanyian kelakar menyampaikan bahwa
dari cucu-cucu yang menggemaskan dari pertemuan tidak boleh mengundang
rombongan Merto 71. Suasana makin Romo Gunawan lagi, supaya Romo
meriah saat memainkan permainan yang lain dapat giliran diundang,”
sederhana yang hanya menghitung 1, ungkapnya sambil tertawa.
2, 3 dengan gerakan tangan, tetapi bisa
mengocok perut peserta yang rata-rata Noto dan Petric juga
lansia, membuat suasana makin riang. mengungkapkan kepintaran
Romo Gunawan. “Romo ini orang
yang sangat pandai Trigonometri
(Matematika) dan ping pong (tenis
meja),” katanya.

Teman-teman Merto 71 juga
menyiapkan hadiah untuk romo
yaitu foto besar Romo Gunawan memakai
beskap (pakaian Jawa) dan memberikan
salib ukiran kayu. Pukul 14.30 acara usai,
meski rasanya mereka belum puas untuk
bercengkerama. Demi menjaga stamina
Romo Gun yang harus memimpin misa
pukul 17.00 dan persiapan acara puncak
HUT keesokan harinya bersama seluruh
umat paroki St Gabriel.
Selamat HUT Imamat Romo Gun,
Semoga tetap Setya pada panggilan
Imamat sepanjang masa.
Rita S

39





LIPUTAN utama

Adu Tangkas Melodi
Mengakibatkan Umat Antar

Wilayah Riuh di GKP

Lomba “Berpacu Dalam Melodi”
Semaraki HUT ke-27 Gereja St Gabriel

Dalam rangka menyemarakkan HUT kedua “Sambung Lirik”, yaitu peserta
ke-27 Gereja St. Gabriel, Paroki Pulo meneruskan lagu yang dinyanyikan
Gebang, panitia dari Wilayah 10 dan oleh singer minimal 3 kata, dan sesi
11 mengadakan Lomba “Berpacu ketiga “Tebak Judul Lagu” dari lirik yang
dalam Melodi” di aula lantai 3 Gedung dibacakan oleh pemancu acara.
Karya Pastoral, Gereja St. Gabriel, Pulo
Gebang, Minggu (10/7/2022) siang. Menegangkan dan gregetan, dua
kata yang mampu menggambarkan
Judul lomba “Berpacu dalam Melodi” lomba “Berpacu dalam Melodi” ini.
ini diambil dari kuis yang pernah tenar Bagaimana tidak, setiap regu yang
di televisi. Panitia memodifikasi secara terdiri 3 orang sangat kompetitif, saling
sederhana dengan melibatkan 2 orang berebut memencet bel saat singer
pemandu acara (MC) merangkap juri, menyanyikan sepenggal lagu untuk
Yani dan Meinar, 2 orang pemandu ditebak peserta, atau saat meneruskan
lagu (singer) pasutri Adrian dan Kristi lirik lagu yang dinyanyikan singer
dan 1 orang organis Matilda. Lagu atau saat menjawab judul lagu yang
yang dilombakan adalah lagu-lagu dibacakan liriknya. Keseruan juga
gereja yang biasa diperdengarkan dan tampak dari para suporter yang ramai
dinyanyikan saat misa, yaitu dari buku mendukung timnya.
Madah Bakti, Puji Syukur dan lagu
rohani umum. “Lagu sudah biasa didengar tetapi
judulnya susah ditebak,”ungkap Darti
Lomba ini melibatkan umat dari peserta dari Wilayah 2.
setiap wilayah. Satu wilayah diwakili 1
tim yang terdiri dari 3 orang peserta. “Lama mendengarkan lagunya, pas
Ada 9 tim yang ikut berpartisipasi tahu judul, kalah cepat dengan tim
meramaikan lomba, termasuk lainnya,”kata Prabawa peserta dari
beberapa Suster Sang Timur. Hadir Wilayah 1.
pula Pastor Kepala Paroki Pulo Gebang
Aloysius Susilo Wijoyo Pr, Frater Pertandingan ini dibagi menjadi 2
Thomas Aryangga Abimanyu dan umat babak, yaitu babak penyisihan yang
yang menjadi supporter. diikuti masing-masing 3 tim. Pemenang
dari babak penyisihan akan maju ke
Dalam lomba ini, peserta akan babak final. Dari 3 tim yang lolos babak
mengikuti 3 sesi yaitu “Tebak Judul penyisihan dan masuk final, akhirnya
Lagu”, yaitu peserta menebak judul Wilayah 6 menjadi juara I, Wilayah
lagu yang dinyanyikan oleh singer. Sesi 15 menjadi juara II, dan Wilayah 16
menjadi juara III.
42

Romo Susilo mengucapkan terimakasih LIPUTAN UMUM
kepada panitia dan partisipasi umat
dalam merayakan HUT Paroki. “Tidak
penting menang atau kalah, yang penting
happy dan sukacita menyemarakkan HUT
Paroki kita yang ke-27,” katanya.

Lomba ini juga menjadi ajang
bertemunya para pegiat musik dan
anggota paduan suara paroki baik junior
dan senior.

Denykuz

Mata Kamera Memperlihatkan
Sisi Lain Gereja St. Gabriel

Lomba Foto Lingkungan Gereja dalam rangka HUT 40 tahun Imamat
Rm Gunawan dan HUT Paroki Pulo Gebang ke-27

Lomba Foto Lingkungan Gereja mengajak umat mengenal lebih dekat
menjadi penghujung lomba setelah dengan lingkungan gereja, karena umat
kemeriahan Lomba Masak Mie Goreng, yang mengikuti lomba pastinya secara
Lomba Karikatur dan Lomba Berpacu langsung harus mencari spot di gereja
Dalam Melodi diadakan dengan meriah yang menurut peserta menarik untuk
bersama seluruh umat Paroki Pulo diabadikan.
Gebang.
Lomba foto ini yang diikuti oleh
Lomba-lomba yang dinahkodai kurang lebih 40 peserta baik dewasa
oleh Panitia HUT Imamat 40 Tahun maupun remaja, menghasilkan foto-
dan HUT 27 Tahun Paroki dari Wilayah foto yang tidak sedikit diluar dari
dari 10 dan 11 mendapat sambutan dugaan. Sudut yang mungkin selama ini
antusias dari umat, termasuk Lomba dipandang biasa saja bahkan mungkin
Foto Lingkungan Gereja ini. Menurut umat tidak menyadari ada sudut
panitia, lomba foto ini bertujuan untuk tersebut, ternyata setelah ditangkap oleh

43

LIPUTAN UMUM

mata kamera menghasilkan gambar yang boleh berbangga dan bersyukur bahwa
sangat indah. Gereja St. Gabriel adalah rumah Tuhan
yang sangat indah dan sarat dengan
Juri yang tergabung dalam tugas makna. Panitia merasa sangat senang
memilih dan menilai foto terbaik diantara karena ternyata banyak umat Paroki Pulo
yang baik adalah Romo Joy, Nana, dan Gebang yang kreatif dan peduli dengan
Juan dari Komsos. Adapun penilaian kegiatan gereja, melihat jumlah umat yang
meliputi aspek kesesuaian tema, keunikan berpartisipasi.
karya, komposisi, teknis yang meliputi;
ketajaman, sudut pandang dan teknik Semoga foto-foto ini terus
pemotretan. mengingatkan kita akan penyertaan Tuhan
dalam setiap tahun-tahun yang penuh
Berikut foto-foto dari 65 foto yang dinamika di Paroki Pulo Gebang.
dikerucutkan ke dalam 32 foto dan
disaring lagi hingga menjadi 6 foto: Selamat bagi seluruh peserta,
keikutsertaan anda sudah menjadi
1. Eduardus, Lingk. St. Filipus Wil XIII kemenangan tersendiri untuk gereja.
2. Stella Handayani, Lingk. Sta. Maria
-Mei-
Wil II
3. Riky Rusianto, Lingk. St. Yoh. Bosco

Wil IV
Harapan 1. Venessa, Lingk. St.

Kornelius Wil I
Harapan 2. Lukas Dodi, Lingk. St.

Kornelius Wil I
Harapan 3. Janawaty, Lingk. St.

Antonius Wil 8
Mengamati foto-foto ini tentunya umat

44

45

LIPUTAN utama

APAKAH KEBUTUHAN DASAR
UMAT BERIMAN?

Romo Samuel dalam homilinya pada misa HUT Paroki Pulo Gebang ke-27 mengajak umat
merenungi momentum HUT ini secara lebih mendalam

Minggu 24 Juli 2022, Gereja Santo Sebagai Pastor Kepala Paroki Pulo
Gabriel Pulo Gebang merayakan misa Gebang, Romo Aloysius Susilo Wijoyo Pr.
syukur sebagai puncak peringatan HUT yang juga memberi pesan bahwa kita semua
ke-27 dan juga Pelantikan Dewan Paroki harus berucap syukur karena Tuhan Yesus
Harian (DPH) dan Dewan Paroki Pleno (DPP) sudah menyertai paroki kita ini selama
periode 2022-2025. Misa dipimpin oleh 27 tahun. Dan Romo berharap agar para
Vikjen Keuskupan Agung Jakarta, Romo gembala dan para umat bisa bekerja sama
Samuel Pangestu Pr. dan didampingi oleh dengan baik untuk kedepannya.
Romo Aloysius Susilo Wijoyo Pr. dan Romo
Alphonsus Setya Gunawan Pr. Vikjen Keuskupan Agung Jakarta, Romo
Samuel Pangestu Pr. dalam homilinya
Sebelum misa dimulai, Bapa Uskup bertanya: “Apakah kebutuhan dasar umat
Ignatius Kardinal Suharyo dalam videonya beriman? Apakah anugrah terbesar dalam
mengucapkan selamat hari ulang tahun hidup kita?” Jawaban dari pertanyaan
yang ke-27 kepada seluruh umat Paroki Pulo pertama adalah, yang kita butuhkan adalah
Gebang, HUT Paroki Pulo Gebang ini terjadi dikasihi dan diampuni. Sebab dua hal itulah
di saat yang bersamaan dengan gereja yang bisa membuat kita bahagia. Dan
seluruh dunia yang sedang berada di proses jawaban dari pertanyaan kedua adalah,
sinode, yang artinya berjalan bersama-sama sebagai orang beriman, anugrah terbesar
dalam communio (komunitas), participatio bagi kita adalah Roh Kudus sendiri. Tuhan
(keterlibatan) dan missio (bermisi memberikan Roh Kudus bagi kita, roh cinta
mewartakan kebaikan Tuhan). kasih.

46

LIPUTAN utama

Romo Samuel ingin memberitahu kita Dewan Paroki Harian (DPH), yang terdiri
bahwa doa Bapa Kami, ternyata adalah dari 2 Romo dan 18 awam wakil umat.
sebuah doa yang mengajak kita untuk Selanjutnya, Romo Susilo melantik
berani berkata cukup. Dewan Paroki Pleno (DPP) yang terdiri
dari 15 Ketua Seksi, 3 Kepala Bagian, 18
Dan ada 5 permohonan yang terkandung Koordinator Wilayah, 63 Ketua Lingkungan,
di dalam doa Bapa Kami: 7 Ketua Komunitas Kategorial, 1 Pemimpin
Komunitas Biara dan 1 Ketua Tim ASAK.
1. Memohon kehadiran Yang Mahakuasa. Semua DPP mendapatkan berkat agar
2. Memohon supaya dunia dipimpin oleh dengan rendah hati merelakan diri
menerima tugas pelayanan dan mampu
Roh Ilahi, Roh Kudus. menjalankan janji yang telah diucapkan
3. Memohon makanan, rezeki yang dengan senang hati dan penuh tanggung
jawab dan semangat.Amin
secukupnya.
4. Meminta pengampunan atas dosa kita.
5. Memohon agar kita dijauhkan dari

pencobaan.
Setelah homili, Romo Samuel melantik

LANGIT DAN BUMI BARU PAROKI
PULO GEBANG DALAM LINDUNGAN

ST. GABRIEL

Liputan Perayaan Ulang Tahun Gereja St. Gabriel Paroki Pulo Gebang ke-27

Acara HUT Paroki ke-27 yang dinahkodai hal ini dapat menjadi semangat organisasi
oleh Wilayah 10 dan 11 mengangkat tema: paroki.
“Bersinergi dalam Pelayanan, Sukacita
dalam Tindakan”.Dalam sambutannya Romo Vikjen juga menekankan bahwa
selaku Ketua Panitia, Pak Hendro, gereja yang besar adalah gereja yang selalu
mengucapkan terima kasih atas semua yang mampu menghadirkan anak muda (OMK)
terlibat dalam acara, berharap umat dapat dan anak-anak, karena merekalah masa
kompak berkembang dan menampilkan depan gereja.
wajah Kristus.
“Yesus memberikan teladan untuk selalu
Romo Samuel memberikan pesan mengutamakan orang lain daripada diri
kepada pengurus baru, bahwa tugas sendiri, maka mari utamakan orang lain!
yang sangat penting setelah gedung dan Hal tersebut bisa terwujud jika konsisten.
fasilitas gereja lengkap adalah merawat Saya berharap Paroki Pulo Gebang
umat supaya terus berkembang dan bisa membuat terobosan baru untuk
mengutamakan kepentingan umat. menghadirkan langit dan bumi yang baru,
yaitu mengutamakan umat Allah.“ ucap
Tiga hal pegangan dan harapan yang Romo Vikjen di akhir sambutannya.
menguatkan dalam hidup menggereja yang
beliau rumuskan; pertama: semua karena Setelah tarian Manuk Dadali dibawakan
kasih Tuhan, kedua: tiada yang mustahil oleh anak-anak SDK Sang Timur dan tarian
bagi umat Allah, ketiga: selalu ada langit Nusantara yang dibawakan secara apik dan
dan bumi yang baru. Harapannya ketiga luar biasa menarik oleh anak-anak hingga

47

LIPUTAN utama

OMK, Romo Susilo dalam sambutannya Panitia juga memprakarsai pemilihan
menggarisbawahi pesan dari Romo Vikjen kostum penari terbaik dan wilayah yang
akan perlunya memberikan yang terbaik paling tinggi respon dan partisipasi dalam
sehingga kedepannya dapat mewujudkan lomba-lomba, pilihan terbaik jatuh kepada
langit dan bumi yang baru. Wilayah 15 dan Wilayah 7.

Wakil Ketua DPH periode 2019-2022, Selamat ulang tahun Gereja St. Gabriel
Pak Teguh, juga memberikan ucapan terima Paroki Pulo Gebang, terus berkembang dan
kasih atas 3 tahun kebersamaan dan secara memberikan langit dan bumi yang baru.
simbolis dilakukan penyerahan tongkat
estafet dari Wakil Ketua DPH periode 2019- Stefani
2022 kepada Wakil Ketua DPH periode
2022-2025.

48

49

liputan utama 5 Tahun Peziarahaan Rm. A
di Paroki P


Click to View FlipBook Version