Aloysius Susilo Wijoyo, Pr. liputan utama
Pulo Gebang
omk
KETIKA OMK
KASMARAN
Merindu berkumpul dan merindu memberikan
riak muda untuk Paroki Pulo Gebang
Setelah mendengar akan diadakan menari Jawa menjadi sangat menarik
perayaan Hari Ulang Tahun Imamat mengingat ini kali pertama pengalaman
40 tahun Romo Gunawan, kami Orang mereka melakukannya.
Muda Katolik Gereja Santo Gabriel Paroki
Pulo Gebang sangat antusias untuk ikut Kegiatan ini merupakan kegiatan
memeriahkan acara tersebut. Karena yang sangat berkesan bagi kami,
besar rasa cinta kami terhadap Romo karena kami bisa menjadi bagian dari
Gunawan selaku pastor paroki dan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun
pendamping OMK dengan semangat Imamat Romo Gunawan yang ke-40.
sukacita kami mengisi acara dengan Pengalaman ini juga mengajarkan
mempersembahkan tarian flashmob. kami untuk mencintai dan menghargai
keanekaragaman budaya Indonesia, apa
Flashmob ini bertema adat Jawa lagi tidak semua penari dalam flashmob
sesuai dengan nuansa misa yang ini merupakan orang Jawa. Tetapi
diadakan, inkulturasi Jawa. Musik yang mereka tetap tekun untuk mempelajari
digunakan juga merupakan musik Jawa gerakan-gerakan dalam tarian flashmob
yang berjudul Prau Layar. Ide tersebut ini. Begitu juga saat melakukan latihan
disarankan oleh Panitia HUT, yang adalah bersama dengan teman-teman OMK.
kolaborasi Wilayah 10 dan 11, sebagai
pertunjukan untuk umat, para pastur Latihan ini mengobati kerinduan
serta menyambut Bapa Uskup Ignatius OMK untuk tatap muka yang selama ini
Kardinal Suharyo. terhalang karena pandemi Covid-19.
Saat latihan juga membangun
Selain itu dengan flashmob kami juga kebersamaan antara anggota OMK,
menghantar Kardinal, para pastur dan membuat kami semakin kompak dan
keluarga Romo Gunawan dari lobi gereja bersemangat untuk bisa mengisi acara
menuju tempat acara ramah tamah di dan memeriahkan acara dan kegiatan
Gedung Karya Pastoral sebagai bagian paroki selanjutnya.
dari rangkaian perayaan HUT Imamat
Romo Gunawan. OMK Paroki Pulo Gebang
Latihan kami lakukan selama satu
bulan dengan bantuan dari Mas Gatot
sebagai koreografer dan dibantu Raran
dan Ch sebagai pelatih gerakan tarian.
Dalam flashmob ini juga dipilih dua
penari yaitu Arief dan Raran untuk
menggunakan kostum wayang orang
sebagai Dance Leader. Menurut
keduanya mengenakan kostum dan
54
57
urun kata
Menghadirkan
Gaudium Omnibus
Pertama-tama, saya ingin menjalani Tahun Orientasi Pastoral
mengucapkan selamat merayakan (TOP) di Gereja St. Gabriel Paroki
HUT Paroki Pulo Gebang yang ke-27 Pulo Gebang karena saya tidak hanya
semoga Paroki Pulo Gebang dapat belajar dari Romo Joy dan Romo Gun
semakin menghadirkan kegembiraan saja tentang hidup berpastoral tetapi
bagi semua orang (Gaudium Omnibus) saya juga belajar dari umat Paroki Pulo
untuk semakin mendekatkan diri dengan Gebang arti sebuah kesetiaan dalam
Tuhan lewat kegembiraan. Jika boleh pelayanan meskipun setiap dari kita
sedikit bercerita mengenai Paroki Pulo semua memiliki persoalan hidupnya
Gebang, saya mulai bertugas di Paroki masing-masing.
Pulo Gebang sejak tanggal 5 Juli 2022,
sehingga saya baru 3 minggu di paroki Harapan saya untuk Paroki Pulo
ini. Tentu saja kalau ditanya apakah Gebang adalah semoga paroki
sudah mengenal Paroki Pulo Gebang ini semakin lebih hidup dan bisa
tentu jawabannya belum sepenuhnya. menyebarkan kegembiraan kepada
Banyak hal yang masih harus saya sesama. Tentu saja dibalik 7.000-an
pelajari di paroki ini dalam pelbagai umat Paroki Pulo Gebang pasti masih
kegiatan bersama umat St. Gabriel ada yang belum aktif ke gereja atau
Paroki Pulo Gebang dan juga tidak mungkin ada kelompok-kelompok
terlepas dari bimbingan Romo Joy dan kategorial yang masih tertidur. Maka,
Romo Gun sebagai Romo Paroki. dibalik kondisi pandemi Covid-19 yang
terkadang naik turun, semangat kita
Kesan singkat saya selama di dalam melayani Gereja janganlah naik
Paroki Pulo Gebang adalah paroki ini turun. Hendaklah kita bersama-sama
merupakan paroki yang cukup hidup saling mendoakan, saling meneguhkan
karena umat tidak hanya hadir untuk dan saling bekerja sama untuk terus
mengikuti Perayaan Ekaristi saja tetapi melayani Gereja supaya Paroki Pulo
umat juga hadir dalam berbagai bentuk Gebang menjadi paroki yang hidup dan
kegiatan yang dapat memperkuat tali menjadi sarana bagi umat beriman
persaudaraan sebagai umat beriman. untuk semakin dekat dengan Allah dan
Bentuk terlibat aktif dalam kehidupan menjadi berkat bagi sesama.
menggereja dengan cara pelayanan
apapun merupakan bentuk cinta umat Salam Mie Godog
kepada gereja. Saya merasa senang Frater AR
62
ekonomi dan keuangan
Memulai
Bisnis
Sendiri
Oleh: Yoyo Cahyadi
Praktisi Keuangan dan Investment Coach
Dengan banyaknya informasi karena kepepet atau terdesak. Tidak
ditambah dukungan dari teknologi, semua orang yang kepepet tersebut
belakangan ini semakin banyak orang berhasil. Namun, dari yang berhasil,
yang tertarik untuk mempunyai bisnis kita dapat belajar bahwa mereka
sendiri. Banyak yang memulai berbisnis konsisten, disiplin dan bertekun di
lewat WA atau media sosial (medsos). dalam apa yang mereka kerjakan. Hal
Belum lagi, membuka toko online yang itu sangat mungkin karena mereka
tidak membutuhkan modal sebesar jika tidak mempunyai pilihan lain sehingga
membuka toko fisik. mereka fokus.
Untuk belajar bagaimana memulai Bagaimana kita bisa mendapatkan
bisnis, kegiatan marketing, proses the power of “kepepet” tersebut?
produksi, dan berbagai proses Kita biasanya dapat fokus dan bekerja
pendukung bisnis lainnya dengan konsisten sepenuh hati jika kita jatuh
mudah kita dapatkan dari medsos, cinta pada ide bisnis yang sedang
media online atau webinar. Dan banyak kita kerjakan atau tujuan yang ingin
yang sifatnya gratis. Sehingga kalau kita capai. Kedua hal tersebut dapat
orang sudah tahu ingin belajar apa, menjadi penjaga energi diri kita karena,
biasanya dapat mencarinya secara berbeda dengan pekerja kantoran,
online. kita tidak mempunyai supervisor
atau manager yang mengawasi dan
Di tengah semua kemudahan memastikan kita bekerja sesuai jam
tersebut, ternyata tidak semua orang kerja dan standar yang ditetapkan.
dapat memulai dan mengoperasikan Ide Bisnis
bisnisnya dengan mulus. Banyak yang
sudah memulai, lalu sebentar kemudian Ide bisnis bisa datang dari mana
tersendat-sendat atau berhenti. Bisa saja dan tidak harus canggih. Ide
jadi karena tidak ada pendorong yang tersebut bisa sederhana seperti
kuat untuk bertahan ketika situasi sulit. menjualkan barang hasil produksi
The power of “kepepet” orang lain. Faktor yang penting adalah
kita suka mengerjakannya berulang-
Sebagian dari kita mungkin pernah ulang selama berhari-hari hingga
mendengar tentang orang yang berhasil
64
ekonomi dan keuangan
bertahun-tahun. Jika kita suka, bekerja kita lakukan.
tidak lagi menjadi beban. Kita asyik Tidak mudah untuk membangun
mengerjakannya walaupun tidak ada
yang menyuruh. kebiasaan baru. Untuk itu, jika tidak
kepepet, perlu dorongan konsisten
Faktor suka atau jatuh cinta pada untuk melakukan kegiatan baru
ide bisnis dapat mendorong kita tersebut, antara lain perasaan senang
untuk menyempurnakan cara yang untuk melakukannya dan ingin
kita lakukan. Jika ada kesalahan, melakukannya lagi. Jika terus konsisten
kita belajar, memperbaiki dan dan disiplin dilakukan, kebiasaan akan
menyempurnakan. Kita ingin ide bisnis terbentuk dan banyak hal akan berjalan
kita bertumbuh dan berkembang. Dia seperti otomatis.
menjadi seperti anak yang terus kita
jaga dan tumbuh kembangkan. Kita Tentunya, yang penting untuk
larut di dalam prosesnya. memulai bisnis sendiri adalah segera
Tujuan yang ingin dicapai memulai. Naik turun di dalam sebuah
bisnis adalah hal yang wajar. Cintai
Jika ide bisnis adalah sebuah cara, prosesnya dan kembangkan kebiasaan
maka tujuan bertugas menjaga kita baik.
untuk tetap berjalan ke arah yang
telah kita tetapkan. Kita bisa saja Semoga Anda menemukan irama
jatuh cinta pada sebuah ide bisnis yang tepat di dalam tarian proses bisnis
dan ingin terus mempertahankannya Anda. Amin.
walaupun situasinya sulit dan terus
merugi. Dalam kondisi seperti itu, kita
perlu kembali kepada tujuan yang kita
tetapkan ketika kita mulai berbisnis.
Jika kita di awal ingin fokus pada
keuntungan karena modal terbatas,
bisa saja ide bisnis disesuaikan saat
merugi, bahkan bila perlu diganti
total. Namun, jika pangsa pasar adalah
tujuan kita, bisa saja kita berkorban
dulu di awal demi mendapatkan
pangsa pasar yang memadai.
Tujuan yang jelas membuat kita
mempunyai kriteria untuk melakukan
evaluasi atas kinerja bisnis kita. Tanpa
tujuan yang jelas, evaluasi kinerja bisa
menjadi sangat subyektif sehingga
dapat mengaburkan penilaian kita.
Membangun kebiasaan baru
Memulai sebuah bisnis sejatinya
adalah membangun kebiasaan baru.
Walaupun bisnis bersifat online, tentu
tetap mempunyai jam operasional.
Di dalam jam operasional tersebut
terdapat prosedur kerja yang perlu
66
Teknologi
SOCIAL ENGINEERING
Suatu malam, HP Budi berdering. “Tenang saja pak Budi, tim kami sudah
Terlihat nomor telepon yang menanganinya, pak Budi tidak perlu
memanggil adalah +1 1500888, “Dari khawatir” jawab penelpon tersebut.
BCA nih” ujar Budi. Segera Budi
mengangkat panggilan tersebut. “Oh begitu pak” kata Budi lega.
“Selamat malam, benar saya berbicara “Begini pak, nanti tim kami akan
dengan pak Budi?” terdengar suara mengirimkan kode OTP ke nomor
pria menyapa dari telepon. telepon bapak, mohon nanti pak Budi
bantu kami untuk menyebutkannya,
“Iya, pak, dengan siapa?” tanya Budi. selanjutnya tim kami akan bantu
amankan kartu kredit Bapak” kata
“Saya Aldi dari tim investigasi BCA, penelpon lagi.
maaf sudah menelpon malam-malam”
kata pria di dalam telepon. “Oh baik pak” Jawab Budi.
“Oya pak, ada apa ya?” jawab Budi. Tak lama kemudian ada SMS masuk
yang berisi OTP, Budi pun menyebutkan
“Begini pak Budi, kami mendeteksi angka yang tertera pada OTP tersebut.
adanya percobaan pembobolan kartu Setelah itu telepon ditutup.
kredit Pak Budi” kata penelpon.
Tidak sampai lima menit setelah
“Maksudnya bagaimana pak, saya tidak telepon ditutup, Budi kaget melihat
mengerti?” tanya Budi yang mulai ada informasi transaksi pembelanjaan
resah.
67
Teknologi
pulsa di bukalapak sebesar satu juta mengakses foto dan data
rupiah. Segera Budi menelpon BCA pribadi anda.
untuk mengkonfirmasi kebenaran 2. Jangan pernah memberikan
transaksi tersebut. Rupanya tadi PIN, password ataupun OTP
yang mengaku dari BCA dan meminta kepada orang lain. Pihak
OTP adalah penipu, bukan dari pihak bank tidak akan pernah
bank. Nomor telepon BCA yang resmi meminta atau menanyakan
juga tidak ada awalan +1. Penipu PIN, password maupun OTP
memanfaatkan psikologi korban baik melalui telepon maupun
untuk membuat korban percaya dan melalui media lainnya.
memberikan OTP secara sukarela. 3. Jangan buru-buru menerima
penawaran hadiah/ promosi
Tidak hanya melalui media telepon yang menggiurkan, melalui
dan SMS, di era informasi ini, marak telepon atau pesan teks,
penipuan yang memanfaatkan terutama diminta mentransfer
Whatsapp dan media sosial lainnya. dulu uang ke orang tidak
Modus utamanya adalah meminta dikenal.
OTP, meminta pulsa dan meminta 4. Jangan mudah percaya, apabila
transfer sejumlah uang ke rekening ada nomor baru dengan foto
penipu, juga meminta data pribadi profil yang mirip teman atau
seperti tanggal lahir dan nama ibu saudara kita dan tiba-tiba
kandung. Penipu menggunakan teknik menawarkan sesuatu atau
bernama Social Engineering untuk meminta ditransfer uang.
melakukan aksinya. Social Engineering 5. Saat menerima telepon dari
adalah adalah sebuah cara untuk orang tak dikenal jangan
memanipulasi psikologis dari pernah mau memberikan
seseorang untuk tujuan mendapatkan data apapun dengan alasan
informasi pribadi yang sifatnya memverifikasi data pribadi.
rahasia.
Penipuan akan terus menerus berganti
Berikut tips untuk mencegah aksi modus, tetapi apabila kita berhati-
penipuan ini: hati dan selalu waspada dengan tidak
mudah percaya dan rajin memverifikasi
1. Proteksi data pribadi anda kebenaran informasi yang didapatkan,
seperti foto, tanggal lahir, maka ini akan mengurangi risiko kita
nama orang tua. Hindari data tertipu.
ini tidak tersebar di internet,
perketat setting privacy pada
akun media sosial anda,
sehingga hanya orang yang
anda kenal saja yang dapat
68
kesehatan
Kesehatan Jiwa Selama Masa
Pandemi COVID-19
Pandemi COVID-19 masih belum maupun emosional (mental/ psikis)
berlalu, namun aktivitas sehari- apabila ada perubahan dari lingkungan
hari harus terus kita lakukan untuk yang mengharuskan seseorang
memenuhi kebutuhan hidup. Disini kita menyesuaikan diri. Adanya perubahan
harus mampu menyesuaikan diri dan dari lingkungan yang biasanya terjadi
beradaptasi dengan keadaan yang ada diluar dari harapan seseorang.
disekitar kita. Banyak hal berubah, dan Contohnya, bulan ini pendapatan
perubahan yang terjadi mungkin terasa Bapak Petrus dipotong 50% karena
lebih berat dibandingkan dengan perusahaan mengalami kerugian
kondisi sebelum pandemi. akibat pandemi. Oleh karena itu Bapak
Petrus harus mencari jalan keluar
Banyak diantara masyarakat yang agar kebutuhan rumah tangga tetap
mengalami berbagai masalah semenjak terpenuhi. Dan langkah yang diambil
hadirnya pandemi ini, mulai dari oleh Bapak Petrus saat ini dapat
masalah pekerjaan (PHK/ penurunan mempengaruhi keadaan di kemudian
pemasukan), masalah rumah tangga hari.
(keuangan, KDRT), masalah anak
(sekolah online/ biaya kuota dan Berdasarkan durasi, gangguan
gadget tambahan) dan lain-lain. stress dibagi menjadi dua, yakni akut
dan kronis. Stres akut terjadi dalam
Hal ini apabila berlangsung secara jangka waktu yang pendek dan mudah
terus menerus dapat menyebabkan ditangani. Sementara itu, stres kronis
munculnya berbagai gangguan kondisi berlangsung dalam waktu lebih
kejiwaan. Gangguan ini bisa berupa lama, yang jika tidak ditangani dapat
kondisi yang ringan, seperti seperti menimbulkan masalah kesehatan
stres, maupun sampai pada kondisi mental sedang-berat. Stres juga dapat
yang sedang hingga berat, contohnya ditandai dengan adanya gangguan fisik.
gangguan kecemasan, depresi, Gejala yang muncul saat seseorang
skizofrenia dan lain-lain. Berikut akan mengalami stres dapat berbeda-beda,
dijelaskan secara singkat mengenai contohnya rutin nyeri kepala, lambung,
gangguan kesehatan jiwa yang gatal-gatal dan lainnya.
umumnya dialami.
Contoh gangguan mental kedua
Kondisi kejiwaan yang paling awal yang umum terjadi adalah gangguan
muncul adalah stres. Stres adalah kecemasan umum. Jenis gangguan
reaksi seseorang baik secara fisik
70
kesehatan
kecemasan ini membuat penderitanya kerahasiaannya pun terjamin.
merasakan panik, gelisah, ketakutan, Tim TSBP1 juga membuka diri
merasa jantungnya berhenti,
berdebar-debar, pandangan buram bagi umat yang ingin melayani
dan lain-lain. Gangguan kecemasan sesama di bidang ini. Bagi umat
bisa berkembang dari kondisi stres yang memiliki latar belakang yang
berkepanjangan dan tidak ditangani. berkaitan dengan kesehatan pada
Penderita gangguan kecemasan sangat umumnya dan kesehatan mental secara
mengkhawatirkan banyak hal, misalnya khususnya (Psikolog/ Psikiater), dapat
keuangan, kesehatan atau pekerjaan. menghubungi Seksi Kesehatan (dr.
Willyanto 0878-3882-0307) ataupun
Seseorang yang menderita Seksi Kerasulan Keluarga (Bapak Yoppy
gangguan kecemasan umum biasanya 0815-1722-6920).
tidak bisa fokus pada suatu hal, sulit
berkonsentrasi dan tidak bisa merasa
santai. Pada beberapa kasus, rasa
cemas ini bisa begitu berat hingga
menimbulkan depresi.
Hal-hal diatas mungkin saja bisa
terjadi pada diri kita dan orang
disekitar kita, namun kita sering tidak
menyadarinya. Paroki Pulo Gebang
hadir dan membantu umat yang
sekiranya memiliki berbagai
masalah yang berkaitan
dengan kejiwaan. Sinergi
dari Seksi Kesehatan dan
Seksi Kerasulan Keluarga
yang disebut Tim TSBP1,
mengajak umat yang
mengalami beberapa
hal seperti yang sudah
dijelaskan diatas untuk
tidak ragu datang dan
berkonsultasi. Tim
TSBP1 membantu
meringankan
masalah yang
berkaitan dengan
kejiwaan, serta
71
RAPAT PART I aneka LATIHAN MENARI OMK
hari ini EN WAN..
konsumsinya EN TU.. EN TRI ...
yang SEBELAH KIRI.
apa ya? mana goyangannya...
cek dulu ah... mbak yang ini belum
siapa tau ada cabenya..
ada hadiahnya
pilih yang besar dong
buat yang lagi tugas
packing...
dengan sekuat tenaga... apa iya..
HUPS....kita buat... janur kuning
melengkung bisa
tembok ini BER-DI-RI lurus kalo di setrika
daun apa yang.. daun telinga...
ga pernah bisa rontok? keleeeuuss..!
74 daun garing...
apa tebakannya
yg garing
LATIHAN KARAWITAN aneka
patmo.. patmo.. haus bener,
jiro.. jinem.. sampai minumnya
IYO RA NEM?
sak trek!!!
satu strawberry,
satu keju yaaa...... eh ada uang jatuh 50rb Horang...
biar adil kaya pancasila. sinih aku tambahin.. kayahh..!!!
ada yang lebih cabe 1 kilo
berat lagi gak......... bawang 2 kilo
niiiihhhh ada lagi?
loh mana Kaki Romo
tadi perasaan ada???
haiiiissh.... perkenalkan
suruh kerja malah saya anggota...
main ular tangga...
the Avenger
puji Tuhan setoran mayan..
banyak hari ini,
kamu dapat berapa?
Mbak,
tadi ada yang godai7n 5aku
iya disana......
76
77
aneka
78
aneka
DUA DEVOSAN CILIK ST. GABRIEL,
JADI BEJANA KERAHIMAN ALLAH
Dalam usia yang ketiga di tahun ini, Misa HUT ke-3 KKI St. Gabriel bulan Mei yang
Komunitas Kerahiman Ilahi St. Gabriel lalu dengan menyanyikan doa Koronka secara
mendapatkan hadiah istimewa dari Yesus, bergantian.
Sang Raja Kerahiman, dengan munculnya
dua orang anak kecil yang bergabung Munculnya dua devosan cilik ini,
dengan kegiatan rutin KKI sebagai anggota merupakan wujud nyata dari inspirasi
(devosan). Hal ini adalah sesuatu yang luar kerahiman yang tertulis dalam BHF (Buku
biasa dan sangat membanggakan, karena Harian Faustina) nomor 1220: “...bawalah
saat ini, hanya KKI St. Gabriel saja yang punya kepadaku jiwa lemah lembut yang rendah
anggota devosan cilik di KAJ. hati dan jiwa anak-anak kecil, dan
benamkanlah mereka dalam kerahimanKu...”.
Elenna Carmel, usia 7 tahun, kelas 2SD, Merasa heran, takjub, bingung adalah reaksi
anak kedua dari Marcell dan Trihartati manusiawi yang wajar ketika melihat dan
(umat Lingkungan Sta. Lucia), merupakan mendengar kedua devosan cilik ini hafal
yang pertama kali bergabung ke dalam menyanyikan doa Koronka dengan nada
Komunitas Kerahiman Ilahi. Awalnya Elenna dan kalimat yang benar. Namun, disisi lain,
sering menemani dan melihat setiap kali melihat dan merasakan Kerahiman Allah yang
Marcell mengadakan pertemuan pengurus tercurah mengalir kepada kedua devosan
KKI melalui Zoom, dimana ketika berdoa cilik, untuk menjadi saluran kemurahanNya,
Koronka selalu dinyanyikan. Tanpa disadari, dan menjadi bejana kerahimanNya, adalah
diajak dan diajarkan, Elenna mulai sering ikut reaksi rohani yang akan memberikan
menyanyikan doa Koronka bersama Marcell, kekuatan iman dan keyakinan bahwa
sampai akhirnya didengar oleh Joseph kerahiman Allah sungguh tidak terbatas dan
Goenarto, Ketua KKI St. Gabriel, yang merasa kita semua diundang masuk kedalam lubuk
heran, bagaimana mungkin seorang anak kerahimanNya, siapapun kita dan berapapun
kecil bisa hafal menyanyikan doa Koronka usia kita, kita semua diminta untuk merespon
dengan sempurna, tanpa salah. Lalu Joseph dan menanggapi sentuhan kerahimanNya
meminta Marcell untuk mempersiapkan seperti yang dilakukan kedua devosan cilik
Elenna, agar dapat ditampilkan saat KKI St. tersebut. Berkah Dalem.
Gabriel mendapat giliran tugas pada momen
berdoa Koronka 24 jam yang diselenggarakan Penulis : Triesly W.
oleh KAJ. Dan pada bulan Maret 2022
lalu, penampilan Elenna yang pertama 79
bersama pengurus KKI St. Gabriel melalui
Zoom, mendaraskan doa Koronka dengan
dinyanyikan, disaksikan oleh seluruh anggota
Komunitas Kerahiman Ilahi se-KAJ, membuat
banyak orang heran dan takjub dengan
kemampuannya, yang bahkan tidak semua
orang dewasa bisa melakukannya.
Bergabungnya Elenna dalam pertemuan
ibadat rutin KKI St. Gabriel, membuat
seorang anak yang lain tertarik dan
mengikuti jejaknya. Rheina Odilia, berumur
5 tahun, murid TKA, putri pertama dari
Arias dan Anindya, yang sering menemani
Eyangnya (Hernani, umat Lingkungan St.
Bartolomeus) ketika ibadat Zoom KKI, mulai
ikut hafal menyanyikan doa Koronka. Kedua
devosan cilik ini, bertugas bersama dalam
aneka
CLBK
(Cinta Lama Bersemi Kembali)
Setelah 40 tahun berpisah dengan Romo Gun akhirnya kami bisa bertemu lagi
Paling enak makan kelapa muda kegiatan yang menggerakkan kecintaan umat
Airnya segar, manis rasanya terhadap Kitab Suci.
Nikmati bersama Romo Gun yang awet muda
40 tahun perayaan Imamatnya Beberapa kali mengikuti kegiatan beliau,
tidak hanya menambah pengetahuan saya
Siapa yang tidak kenal Romo Gun? Romo akan Kitab Suci yang dulu jarang sekali saya
berperawakan besar dan murah senyum ini, sentuh karena tidak mengerti isinya, namun
begitu lekat di hati umat di setiap paroki yang juga menyegarkan hausnya jiwa akan kehadiran
pernah menjadi tempat pelayanan Beliau. Tuhan sebagai penuntun saya lewat pengajaran
Termasuk saya. dan sharing Beliau.
Saya mengenal Beliau pertama kali 40 tahun Romo Gun yang menggandrungi dunia
lalu, saat saya berusia enam tahun. Saat itu pewayangan ini selalu tampil dengan sikap
saya masih duduk di bangku TK. Ingatan akan dan sifat rendah hati. Beliau begitu merakyat
seorang pastor muda dengan jubah putih yang dan senang berada di antara umat-umat yang
bersih, selalu menyempatkan diri menyapa digembalakannya.
anak-anak kecil sesudah perayaan misa sekolah
dengan riang, begitu membekas di hati saya. Pernah sekali waktu, kala pandemi masih
bermegah-megah di bumi Indonesia, saya
Saya ingat ada satu momen dimana Beliau berkesempatan bertugas untuk melayani di
menjabat tangan saya sambil menanyakan sebuah misa online. Setelah selesai misa, sesaat
nama saya. Lalu beliau sempat berkelakar, “Wah sesudah Beliau bertukar pakaian, Romo Gun
namanya bagus seperti nama artis. Nanti besar berkata dalam bahasa Jawa yang kurang lebih
pintar nyanyi bahasa Inggris ya seperti artis itu.” artinya seperti ini: Misa kok umatnya bangku
(Untuk ini, mohon maaf Romo Gun, saya bisa kosong. Nggak ada yang menjawab, nggak ada
bahasa Inggris tetapi tidak bisa menyanyi) yang menyahut. Dari situ saya bisa menangkap
kerinduan Beliau untuk selalu dekat dengan
Sapaan yang sangat sederhana memang, umat.
namun hangatnya menjalar hingga kini. Lewat
sapaan itu, saya mulai tertarik untuk pergi ke Lewat banyolan-banyolan ringan khas Romo
gereja secara rutin. Gun yang setia menemani setiap homili dan
pertemuan atau kegiatan selama empat tahun
Setiap hari Minggu, setelah misa bersama terakhir ini, Beliau menampilkan sisi seorang
Tante, saya selalu berlari mencari Romo muda ayah ketika berada bersama anak-anaknya.
yang ramah itu, hanya untuk sekedar berjabat Menyegarkan, menuntun dan menegur lewat
tangan. Walaupun seringkali saya kecewa bahasa yang santun dan penyampaian yang
karena tubuh saya yang kecil tidak terlihat di bijaksana berdasarkan Sabda Tuhan.
antara kerumunan orang-orang dewasa yang
juga sedang Beliau sapa, sedangkan Tante Menulis tentang pastor yang satu ini tidak
saya sudah menyeret saya pulang. Akan tetapi, akan ada habisnya. Karya nyata yang telah
hal itu tidak menyurutkan langkah saya untuk mengisi setiap urat nadi kehidupan menggereja
tetap rajin mengikuti perayaan misa setiap di setiap paroki yang disinggahinya, termasuk
minggunya. di Paroki Pulo Gebang, terasa begitu berarti.
Kesederhanaan beliau menginspirasi saya.
Empat tahun sesudah bertugas di gereja
dekat tempat tinggal saya saat itu, Beliau Di usia senjanya, Romo Gun tetap
pindah karena ditugaskan di tempat lain. Sedih bersemangat dan mau terus belajar. Hal ini
rasanya hati saya. Keinginan untuk dibaptis memacu saya juga untuk terus semangat dan
Beliau pupus sudah. terus belajar. Melalui hal ini, saya disadarkan
bahwa usia tidak bisa dijadikan patokan atas
Tak disangka tak dinyana, ternyata Tuhan performa dan kontribusi seseorang. Selama
mempertemukan kembali saya dengan Romo masih ada niat yang dibarengi usaha dan doa,
Gun. Saya tidak menyangka bahwa Beliau setiap rintangan akan mampu dilewati.
dipindahtugaskan ke Paroki Pulo Gebang dari
Bintaro. Selamat Hari Ulang Tahun Imamat ke-40,
Romo Gun. Tetap berjiwa muda, sesegar kelapa
Kepindahan Beliau menambah angin segar muda. Selalu berbuah manis untuk sesama,
bagi saya dan paroki saya tentunya. Kehadiran semanis kelapa muda. (dee_5217)
beliau memberi nuansa baru dengan kegiatan-
80
Juaraku
untuk
ASAK-ku
Oleh: Alexander -Er-
Alexander, biasa dipanggil dengan Alex sudah menemukan sebuah logo yang bisa
ini mencoba mengikuti Lomba Logo ASAK mewakili ASAK. Logo berbentuk bulat,
untuk memperingati HUT ASAK KAJ ke-15. memiliki makna bahwa anak-anak ASAK
Informasi lomba didapatkannya dari WAG dapat terus bertumbuh di dalam naungan
ASAK Paroki Pulo Gebang yang langsung ASAK. Angka 15 menandakan HUT ASAK yang
disampaikan kepada mamanya dan langsung ke-15 dan bulir padi ini memiliki harapan
mendapatkan dukungan penuh. bahwa anak-anak ASAK dapat selalu rendah
hati, seperti filosofi padi semakin berisi
Alex yang saat ini duduk di semester 2 di semakin merunduk. Prestasi apapun yang
Universitas Bunda Mulia Jurusan Manajemen sudah diraih, setinggi apapun posisi kita
merasa perlu untuk terus mengingat ASAK kelak, tetaplah rendah hati seperti Guru
dalam hidupnya, Alex berharap anak-anak Besar kita yang sudah lebih dulu rendah hati.
lain juga sependapat dengannya, karena
ASAK telah memberikan banyak dukungan Demikian Alex menuturkan makna logo
bukan hanya dari sisi materi. Dorongan karyanya yang dikirimkan ke dalam Lomba
ini menjadi salah satu motivasinya untuk Logo HUT ASAK ke-15. Mamanya berpesan,
mengikuti Lomba Logo tersebut. menang kalah tidak masalah, yang penting
belajar untuk berbagi talenta dan berani
Alex memerlukan waktu kurang lebih memberikan pesan positif melalui suatu
2 hari untuk memikirkan konsep logo yang karya.
mencakup bentuk logo dan maknanya.
Logo yang ingin ditampilkan adalah yang Alexander anak tunggal yang memiliki
sederhana, tapi memiliki makna mendalam hobi membuat karya desain ini sangat
berkenaan dengan HUT ASAK. Sebelum senang saat mengetahui bahwa karyanya
memutuskan suatu bentuk menjadi logo, berhasil meraih juara ke-1 dalam Lomba
Alex mencari beberapa referensi lalu Logo ASAK tersebut. Dirinya berharap
mengolahnya menjadi suatu bentuk yang semakin banyak anak-anak ASAK yang
harapannya bisa menginspirasi banyak anak- berpartisipasi dan terlibat dalam kegiatan
anak ASAK dalam berusaha memperjuangkan ASAK serta membagikan talentanya.
cita-cita sekaligus memiliki karakter seperti
Yesus.
Setelah 2 hari proses mencari inspirasi
sekaligus mengolah makna ditambah 2 hari
proses pembuatan logo, dirinya merasa
81
Turut bersyukur atas
40th Tahbisan Imamat
Rm. Alphonsus Setya GUnawan, Pr