Bahasa Indonesia Untuk SD/MI Kelas IV “Puisiku” Disusun oleh : Rohmah Riadini 22010644197, Intania S. A. 22010644215
Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmatnya penyusun dapat menyelesaikan modul bahan ajar ini. Modul bahan ajar yang disusun pada kesempatan kali ini adalah Bahasa Indonesia “Puisiku”. Modul bahan ajar ini disusun untuk memudahkan siswa dalam mempelajari, memahami puisi, mengetahui isi dan amanat yang terkandung didalam puisi serta dapat melafalkan puisi dengan baik dan tepat. Penyusun menyadari jika terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan modul bahan ajar ini, untuk itu penyusun mengharapkan saran dan masukan untuk perbaikan. Semoga modul bahan ajar ini dapat memberikan sebuah manfaat baik bagi penyusun maupun para pembaca. Surabaya, 10 Oktober 2023 Penyusun i
Daftar Isi ii Kata Pengantar ............................................... i Daftar Isi ........................................................ ii Capaian Pembelajaran ................................ iii Tujuan Pembelajaran .................................. iii PUISI ........................................................... 1 • Pengertian .............................................. 1 • Jenis Puisi ................................................ 1 Ayo Membaca ........................................... 2 Ayo Menyimak .......................................... 3 Ciri-ciri Puisi .............................................. 4 Unsur Puisi ................................................ 5 Contoh Unsur Dalam Puisi ...................... 6 Amanat Puisi ............................................. 7 Makna Puisi ............................................... 8 Contoh Puisi ............................................... 9 Menulis & Membaca Puisi ....................... 10 Rangkuman ........................................ 11 Daftar Pustaka .................................. 15
Capaian Pembelajaran Peserta didik mampu memahami pesan dan informasi tentang puisi anak dalam bentuk cetak atau elektronik. Peserta didik mampu membaca kosakata dengan pola kombinasi huruf yang telah dikenalinya dengan fasih. Peserta didik mampu menyimpulkan suatu informasi yang dibaca secara tertulis. iii Peserta didik mampu mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri puisi anak dengan baik. (C1) Peserta didik mampu menggali informasi tentang amanat yang terkandung didalam puisi anak dengan tepat. (C2) Peserta didik mampu membaca kosakata dalam teks puisi anak dengan intonasi dan pelafalan yang tepat. (C1) Peserta didik mampu mengarang puisi bersama guru, sesuai unsur-unsur yang terkandung dalam puisi dengan benar. (C6) Tujuan Pembelajaran
PUISI Puisi adalah salah satu karya sastra yang ditulis dengan katakata singkat, indah, dan bermakna....... Jenis-jenis puisi, yaitu sebagai berikut : 1. Puisi lama, yaitu jenis puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan, seperti bait, baris, dan rima. Contoh dari puisi lama adalah pantun, dan gurindam. 2. Puisi baru, yaitu jenis puisi yang tidak terikat oleh aturanaturan. Namun, tetap mengandung irama, rima, musikalitas, makna, dan amanat 1 Pantun (4 larik, 2 larik pertama berupa sampiran, 2 larik terakhir berupa isi, rima a-b-a-b) Gurindam (2 larik, larik pertama berupa sampiran, larik berupa isi, rima a-a-a-a)
Bacalah teks yang ditemukan Udin berikut!. 2 Ayo Membaca! Riski dan Udin memiliki cita-cita yang sama! Mereka ingin menjadi seorang guru. Alasan Udin ingin menjadi guru ialah karena gurulah yang membuatnya menjadi selalu ingin tahu tentang banyak hal. Lalu, Udin menunjukkan sebuah tulisan dari sebuah koran untuk menjelaskan alasannya tentang guru. Teks berjudul Cita-Citaku di atas merupakan sebuah karya yang disebut puisi dan merupakan contoh dari puisi bebas. Ayo, kita cari tahu ciri-ciri puisi tersebut!.
Ayo Menyimak! 2. Perhatikan bagian-bagian teks puisi yang dibaca. Carilah a. Apakah kamu menemukan bahwa teks tersebut terdiri atas kumpulan kata-kata yang tersusun menjadi baris-baris? b. Apakah kamu menemukan baris-baris tersebut terkumpul menjadi beberapa bagian? d. Apakah kamu menemukan keteraturan bunyi vokal kata terakhir dalam setiap baris? e. Tunjukkan keteraturan itu! c. Tuliskan bunyi vokal dari kata terakhir setiap baris! Tuliskan kesimpulan hasil pengamatanmu pada kolom berikut ini!. Ciri-ciri puisi sebagai berikut: 1. Simaklah dengan seksama, guru membaca puisi Cita citaku!. ciri-ciri dari teks tersebut. Sebagai panduan menemukan ciricirinya, kamu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut. 3
4 1. Puisi terdiri dari beberapa bait. Umumnya, setiap bait terdiri dari empat baris atau larik. 2. Puisi akan menggunakan diksi atau kata-kata yang bersifat kiasan untuk memperindah bunyi. Contoh penggunaan kata dalam puisi: Untuk membedakan puisi dengan jenis-jenis karya sastra lainnya, kamu bisa memperhatikan dari ciri-ciri puisi berikut ini: Anganku melayang ke masa depan Aku ingin menjadi seorang guru 3. Diksi pada puisi harus memperhatikan rima. Rima adalah bunyi vokal akhir baris (larik) puisi atau akhir sajak puisi. Rima bisa berbunyi a-a-a-a atau a-b-a-b. Anganku melayang ke masa depan Aku ingin menjadi seorang guru Guru adalah pejuang ilmu di garis depan Guru tanpa pamrih berbagi ilmu 4. Puisi biasanya menggunakan majas atau peribahasa. Ciri-Ciri Puisi
5 Unsur Puisi 1. Kata: kata merupakan unsur utama dalam penyusunan puisi, sangat menentukan kesatuan dan keindahan makna puisi secara keseluruhan 2. Larik atau baris: merupakan paduan kata-kata yang dituliskan dalam kalimat berbentuk baris. 3. Kalimat dalam puisi tidak menggunakan aturan baku; hal ini dikarenakan bisa berupa satu kata, frase, atau kalimat lengkap. 4 Bait: diartikan sebagai kumpulan larik yang tersusun harmonis, dimana bait mengandung makna puisi. 5. Rima: bunyi yang ditimbulkan oleh huruf atau kata untuk memperindah puisi, umumnya berada di suku kata akhir setiap larik. Rima bisa berupa pengulangan bunyi (sajak a-aa-a atau a-b-a-b) atau bunyi bebas tanpa pola. 6. Irama: pergantian tinggi rendah, panjang pendek, dan keras lembut bunyi bacaan puisi. 7. Makna/Isi: informasi utama yang disampaikan dalam puisi. 8. Amanat: pesan yang disampaikan oleh penulis puisi kepada pembaca, tersirat di balik kata-kata dan berada di balik tema yang diungkapkan
6 Unsur larik atau baris dan bait dalam puisi. Perhatikan Contoh Puisi Berikut Ini! Unsur rima dalam puisi.
Amanat Puisi 7 Amanat Puisi merupakan pesan yang disampaikan penulis puisi kepada pembaca. Dalam puisi, amanat dan isi pesan moral kebanyakan bersifat subjektif, karena tergantung dari tafsiran pembaca. Pesan moral yang paling tepat tentunya berasal dari penulis atau pembuat puisi, karena dia lebih tahu mengenai pesan yang ingin disampaikannya kepada pembaca atau pendengarnya. Caranya adalah dengan perspektif pembaca terhadap suatu hal. Mulailah membaca dan menilai suatu puisi secara objektif, sehingga didapatkan penilaian yang jujur dan relevan Cara Menentukan Amanat Dalam Puisi!!
Makna puisi dibedakan menjadi 2 : 1. Makna lugas: makna sebenarnya, disampaikan secara jelas. 2. Makna kias: makna yang melambangkan sesuatu, ditujukan untuk membangun imajinasi. Makna Puisi Makna puisi adalah pesan atau isi atau amanat dalam puisi yang bisa ditangkap pembaca sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman masing-masing. Bahasa dalam puisi cenderung menggunakan makna kiasan sehingga masing-masing orang bisa menangkap makna yang berbeda-beda. 1. Membaca puisi dengan seksama setiap bait puisi. 2. Membayangkan isi dari setiap bait puisi yang dibaca 3. Menuliskan isi dari setiap bait dalam bentuk paragraf 4. Baca kembali isi dari setiap bait dalam bentuk paragraph, kemudian ringkas menjadi 1 paragraf untuk mewakili makna keseluruhan puisi 8 Langkah-Langkah Menentukan Makna/Isi Puisi
9 Makna/Isi di Dalam Puisi Makna/Isi dan Amanat di Dalam Puisi Perhatikan Contoh Puisi Berikut Ini!
Tentukan terlebih dahulu topik utama dan judul. Tentukan kata kunci yang akan digunakan dalam menulis puisi. Tentukan ide pokok untuk setiap bait. Tuangkan ide pokok-ide pokok ke dalam bait-bait dengan memperhatikan gaya bahasa, diksi, dan rima. Kembangkan puisi seindah mungkin. 1. 2. 3. 4. 5. 10 Menulis & Membaca Puisi Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menulis puisi : Hal yang harus diperhatikan! Bahasa yang digunakan harus menggunakan kata-kata yang ringkas, padat, dan indah. Kata-kata yang dipilih mempunyai bunyi yang indah dan merdu saat dibaca. Makna kata bisa memberikan kesan dan banyak arti. Mengandung imajinasi mendalam tentang topik yang dibicarakan. 1. 2. 3. 4.
11 Berikut ini adalah cara untuk membaca puisi : Sebelum membaca puisi, sebaiknya memahami isi dari puisi yang akan dibaca. Hal ini sangat membantu dalam mempersiapkan teknik penghayatan isi puisi tersebut. Teknik Suara Ucapan harus jelas, keras, dan memperlihatkan ekspresi sesuai dengan isi puisi. 2. Teknik Sikap Tubuh 1. Sikap tubuh harus mencerminkan isi puisi. Gerakan anggota tubuh selalu berkaitan dengan kata-kata yang diucapkan. 3. Teknik Penghayatan Masa depan memang tidak pasti, tapi kalo kita belajar dan bekerja keras, kita akan sukses. -Mario Teguh
12 Rangkuman Puisi adalah salah satu karya sastra yang ditulis dengan kata-kata singkat, indah, dan bermakna. Ada 2 Jenis Puisi yang perlu kalian ketahui : 1. Puisi Lama, yaitu puisi yang terikat oleh aturan-aturan, seperti bait, baris, dan rima. 2. Puisi Modern, yaitu puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan. Puisi memiliki ciri-ciri sebagai Berikut : 1. Puisi terdiri dari beberapa bait. 2. Puisi akan menggunakan diksi atau kata-kata yang bersifat kiasan. 3. Diksi pada puisi harus memperhatikan rima. Rima bisa berbunyi a-a-a-a atau a-b-a-b. 4. Puisi biasanya menggunakan majas atau peribahasa.
13 Rangkuman Unsur intrinsik yang terdapat pada sebuah karya puisi antara lain sebagai berikut : a. Kata b. Larik c. Kalimat d. Bait e. Rima f. Irama g. Makna/Isi h. Amanat Amanat Puisi merupakan pesan yang disampaikan penulis puisi kepada pembaca. Dalam puisi, amanat dan isi pesan moral kebanyakan bersifat subjektif, karena tergantung dari tafsiran pembaca. Makna puisi adalah pesan atau isi atau amanat dalam puisi yang bisa ditangkap pembaca sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman masing-masing
14 Rangkuman Langkah-langkah menulis puisi : Tentukan terlebih dahulu topik utama dan judul; tentukan kata kunci yang akan digunakan dalam menulis puisi; tentukan ide pokok untuk setiap bait; tuangkan ide pokok-ide pokok ke dalam bait-bait dengan memperhatikan gaya bahasa, diksi, dan rima; kembangkan puisi seindah mungkin. Cara untuk membaca puisi : Teknis suara; teknik sikap tubuh; teknik penghayatan
Daftar Pustaka Sumber buku : Karitas, Diana Puspa. Fransiska Susilawati., dan Irene Maria Juli Astuti. 2017. Buku Guru SD/MI Kelas IV Tema 6 Cita-citaku, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementrian Pendididikan dan Kebudayaan. Karitas, Diana Puspa. Fransiska Susilawati., dan Irene Maria Juli Astuti. 2017. Buku Siswa SD/MI Kelas IV Tema 6 Cita-citaku, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementrian Pendididikan dan Kebudayaan. Sumber e-book : Tim Tunas Karya Guru. Tatang. Wati., dan La Nusi. 2017. Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SD/MI Kelas IV. Jakarta: Penerbit Duta. Tersedia dari Google book. Sumber internet : Alfari, Shabrina. 2023. Pengertian Puisi, Ciri, Jenis, Struktur & Unsur Pembentuknya, Bahasa Indonesia Kelas 8. Ruangguru.com. 7 Juni 2023. 15 Fajrin, M. Rifan. 2022. Materi Puisi Kelas 4 SD. .Rifan Fajrin.com. 24 Februari 2022. Ajim, Nanag. Tanpa Tanggal. Menggali Isi dan Amanat Puisi yang disajikan. Mikirabe.com.
Untuk SD/MI Kelas IV