NO. RENCANA HASIL KERJA No Indiktor Dimensi a. Guru memanggil murid dengan menyebut namanya a. Guru memanggil murid dengan sebutan yang merendahkan 1 Meningkatnya praktik manajemen kelas yang berfokus pada keteraturan suasana kelas b. Guru menyampaikan harapan positif terhadap kelas b. Guru menceritakan keluhan atau persoalan sekolah 2 Meningkatnya praktik manajemen kelas yang berfokus pada penerapan disiplin positif c. Guru melakukan aktivitas yang mencairkan suasana kelas c. Guru langsung mengajar tanpa mengkondisikan suasana kelas 3 Meningkatnya praktik dukungan psikologis yang berfokus pada ekspektasi pada peserta didik a. Guru mengelompokkan murid dengan menyampaikan tujuannya pada murid a. Guru mengabaikan dinamika yang terjadi dalam satu atau lebih kelompok 4 Meningkatnya praktik dukungan psikologis yang berfokus pada perhatian dan kepedulian b. Guru menyediakan beragam peran dalam kelompok agar semua anggota terlibat aktif b. Guru melakukan pengelompokkan yang sama terus menerus 5 Meningkatnya praktik dukungan psikologis yang berfokus pada umpan balik konstruktif c. Guru mengajak murid untuk berinteraksi dan berperan aktif dalam kelompok c. Guru membiarkan murid berinteraksi dengan teman di dalam kelas 6 Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada instruksi yang adaptif a. Guru membuat aturan/kesepakatan kelas yang disetujui semua murid dan ditempel di kelas a. Guru tidak menyebutkan aturan/kesepakatan kelas ketika menegur murid 7 Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada instruksi pembelajaran b. Guru mengajak murid untuk mengingat aturan/kesepakatan kelas yang telah disepakati b. Guru melanggar aturan/kesepakatan kelas tanpa mengakuinya 8 Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada aktivitas interaktif c. Guru mengajak murid menilai seberapa efektif pelaksanaan aturan/kesepakatan kelas c. Guru menetapkan aturan kelas tanpa mendiskusikan dengan murid a. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi dinamika kelas mengacu kesepakatan kelas a. Guru mengabaikan pendapat peserta didik tentang apa yang terjadi di kelas b. Guru menunjukkan kesediaan mendengarkan pandangan peserta didik tentang dinamika kelas b. Guru bersikap defensif dalam menyikapi umpan balik dari peserta didik terkait kedisiplinan c. Guru bersikap adaptif sehingga bersedia mengubah kesepakatan kelas bila diperlukan c. Guru menerapkan hukuman fisik terhadap peserta didik yang melakukan pelanggaran kedisiplinan a. Guru memberi pujian terhadap perilaku peserta didik yang sesuai kesepakatan kelas a. Guru tidak konsisten dalam memberikan penguatan positif, hanya pada peserta didik tertentu b. Guru memberi penguatan positif dengan beragam cara b. Guru mengabaikan perilaku positif karena terlalu fokus pada perilaku negatif atau hal lain c. Guru mengakui suatu perilaku positit secara spesifik dan menjelaskan alasannya c. Guru melakukan penguatan perilaku yang tidak bermanfaat bagi peserta didik dan kelas secara keseluruhan a. Guru membantu peserta didik menyadari konsekuensi dari perilaku melanggarnya a. Guru langsung memberikan hukuman, bukan membangun upaya perbaikan perilaku b. Guru mendengarkan sudut pandang peserta didik terhadap perilaku melanggarnya b. Guru kehilangan kesabaran dalam membantu peserta didik menyadari konsekuensi perilakunya c. Guru memberikan dukungan pada peserta didik dalam melakukan perbaikan perilakunya c. Guru meminta peserta didik untuk tenang dengan mengabaikan perilaku melanggar yang terjadi a. Guru mengenal nama setiap peserta didiknya beserta karakteristiknya a. Guru menyebutkan perilaku-perilaku negatif peserta didiknya b. Guru menyampaikan cita-cita masa depan yang bermakna bagi peserta didik b. Guru menjelaskan harapan-harapan yang tidak relevan dengan peserta didik c. Guru mendiskusikan harapan positif peserta didik tentang masa depannya c. Guru mengabaikan potensi peserta didik karena lebih fokus pada kelemahannya a. Guru menyampaikan harapan positifnya secara terbuka dan berlaku bagi semua peserta didik a. Guru menyampaikan harapan positif hanya pada peserta didik tertentu saja b. Guru memberikan dukungan tambahan pada peserta didik yang sudah berusaha meski belum berhasil b. Guru mengulang harapan-harapan positif tertentu yang hanya relevan dengan sebagian peserta didik c. Guru menyebutkan potensi peserta didik meski peserta didik sendiri tidak menyadarinya c. Guru menyebutkan potensi peserta didik yang terlihat menonjol saja a. Guru berdiskusi dengan peserta didik tentang tujuan hidup/cita-cita mereka a. Memberikan tantangan belajar tapi tidak memberikan motivasi b. Menyediakan tantangan belajar yang relevan dengan pembelajaran dan bermakna bagi peserta didik b. Menggunakan hadiah dan hukuman untuk memotivasi murid c. Menunjukkan keyakinan berulang kali bahwa peserta didiknya mampu mengatasi tantangan belajar c. Mengkomunikasikan kompetisi dalam kelas secara berlebihan Meningkatnya praktik manajemen kelas yang berfokus pada penerapan disiplin positif 1 Guru melakukan refleksi dinamika kelas untuk menerapkan kesepakatan kelas 2 Guru melakukan penguatan positif terhadap perilaku yang sesuai atau mendukung kesepakatan kelas 3 Guru memfasilitasi peserta didik menyadari konsekuensi dan memperbaiki perilaku melanggarnya (restitusi) 1.2 1.3 PRAKTIK PEMBELAJARAN Manajemen Kelas Dukungan Psikologis Metode pembelajaran V PERILAKU YANG DIANJURKAN X PERILAKU YANG DIHINDARI 1.1 Meningkatnya praktik manajemen kelas yang berfokus pada keteraturan suasana kelas 1 Guru melakukan komunikasi positif utuk membangun suasana kelas yang positif 2 Guru melakukan strategi pengelompokan untuk melibatkan keaktifan peserta didik 3 Guru membuat dan mengingatkan aturan/kesepakatan kelas FOKUS PERILAKU YAG DIOBSERVASI Meningkatnya praktik dukungan psikologis yang berfokus pada ekspektasi pada peserta didik 1 Guru mengkomunikasikan harapannya yang tinggi terhadap masa depan seluruh peserta didiknya 2 Guru mengkomunikasikan harapan positif terhadap semua peserta didik secara setara dan tanpa diskriminasi 3 Guru memberikan tantangan yang bermakna disertai motivasi untuk mencapainya
a. Guru memberikan perhatian penuh ketika peserta didik berbicara a. Guru mengabaikan pendapat atau perasaan peserta didik b. Guru mengajukan pertanyaan lanjutan untuk mendapatkan pemahaman b. Guru memberikan penilaian negatif terhadap pendapat peserta didik c. Guru menunjukkan pengertian terhadap sudut pandang peserta didik c. Guru tidak memberikan kesempatan pada peserta menyampaikan pendapat a. Guru melakukan pengamatan terhadap dinamika kelas untuk memahami peserta didik a. Guru bertindak berdasarkan asumsi tanpa menggali fakta terkait peserta didik b. Guru melakukan interaksi positif yang menghargai keunikan peserta didik b. Guru bersikap kaku dalam pembelajaran yang mengabaikan kebutuhan peserta didik c. Guru meminta pendapat dan umpan balik dari peserta didik c. Guru menghindari masukan atau umpan balik dari peserta didik a. Guru menunjukkan minat/keingintahuan terhadap aktivitas yang dilakukan murid a. Guru meremehkan usaha-usaha yang dilakukan peserta didik b. Guru memberikan pujian terhadap usaha, bukan hasil akhir, yang ditunjukkan peserta didik b. Guru memberikan pujian yang terlalu umum atau berlebihan/bombastis c. Guru menyampaikan dukungan terhadap usaha peserta didik di depan kelas c. Guru bersikap terlalu kritis terhadap usaha yang dilakukan peserta didik a. Guru memberi umpan balik dengan menyebut spesifik bagian tugas yang dinilai bagus atau perlu perbaikan a. Guru memberi umpan balik dengan kata-kata yang terlalu umum b. Guru menghubungkan umpan balik dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai b. Guru memberi umpan balik negatif tanpa membantu peserta didik menemukan ide perbaikan c. Guru menggunakan pertanyaan untuk membantu peserta didik memunculkan ide perbaikan c. Guru memberikan umpan balik dengan menggunakan bahasa yang terlalu sulit a. Guru memberi umpan balik fokus pada peserta didik untuk refleksi dan perbaikan a. Guru menyampaikan umpan balik yang hanya fokus pada hasil akhir b. Guru menjelaskan keterkaitan usaha dengan hasil yang mungkin dicapai b. Guru tidak menyediakan kesempatan pada peserta didik melakukan perbaikan c. Guru membantu peserta didik melakukan refleksi terhadap usaha yang telah dilakukannya c. Guru menggunakan pandangan subjektif dalam memberi umpan balik a. Guru membuka komunikasi untuk pertanyaan dan klarifikasi lebih lanjut a. Guru menolak berdiskusi dengan peserta didik tentang umpan balik yang diberikan b. Guru mendengarkan secara aktif tanggapan peserta didik terhadap umpan balik yang diterimanya b. Guru mengabaikan pertanyaan atau kekhawatiran peserta didik c. Guru menyediakan waktu mendiskusikan umpan balik selama atau setelah kelas c. Guru terburu-buru menjelaskan umpan balik sehingga tidak sempat berdiskusi a. Guru memulai pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan untuk memahami pemahaman awal peserta didik a. Guru memulai pembelajaran langsung dengan penjelasan materi pelajaran b. Guru melakukan penyesuaian pembelajaran sesuai respon dari peserta didik b. Guru menyampaikan materi pelajaran tanpa disesuaikan dengan respon peserta didik c. Guru melakukan penyesuaian penjelasan agar lebih relevan dan dipahami peserta didik c. Guru mengabaikan respon peserta didik dengan meminta mereka diam menyimak a. Guru menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan hasil asesmen awal/diagnosis a. Guru mengabaikan adanya perbedaan karakteristik, kebutuhan dan kondisi awal peserta b. Guru melakukan diferensiasi pembelajaran dengan setidaknya dua metode yang berbeda b. Guru menggunakan hanya satu strategi pembelajaran yang dikuasainya c. Guru menyediakan dukungan belajar bagi peserta didik yang membutuhkan c. Guru menerapkan strategi pembelajaran yang kaku, sebatas menerapkan perangkat ajar 1.4 Meningkatnya praktik dukungan psikologis yang berfokus pada perhatian dan kepedulian 1 Guru menunjukkan empati untuk mendapatkan pemahaman utuh tentang peserta didik 2 Guru menunjukkan pemahaman terhadap kebutuhan, kondisi dan karakteristik peserta didik 3 Guru mengakui dan menghargai usaha yang ditunjukkan peserta didik 1.5 Meningkatnya praktik dukungan psikologis yang berfokus pada umpan balik konstruktif 1 Guru memberikan umpan balik spesifik dan berorientasi tujuan 2 Guru memberikan umpan balik yang fokus pada proses atau usaha peserta didik 3 Guru menunjukkan kesediaan mendiskusikan umpan balik dengan peserta didik 1.6 Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada instruksi yang adaptif 1 Guru melakukan strategi pembelajaran yang responsif terhadap peserta didik 2 Guru melakukan penyesuaian pembelajaran mengacu kondisi, kebutuhan dan karakteristik peserta didik
a. Guru mengkomunikasikan analisis terhadap hasil asesmen formatif a. Guru menyangkal umpan balik yang disampaikan oleh peserta didik b. Guru mengkomunikasikan hasil survei umpan balik terhadap praktik pembelajaran b. Guru melakukan asesmen formatif tanpa mengkomunikasikan hasilnya c. Guru memandu diskusi refleksi untuk menilai efektivitas praktik pembelajaran c. Guru membagikan tugas yang sudah dinilai tanpa ada catatan umpan balik a. Guru menampilkan visualisasi atau ilustrasi yang memudahkan pemahaman peserta didik a. Guru menampilkan visualisasi atau ilustrasi menarik tapi tidak terkait penjelasannya b. Guru menjelaskan konsep yang sulit dengan bahasa yang mudah dipahami b. Guru menjelaskan konsep yang sulit dengan istilahistilah baru yang sulit dipahami c. Guru menjelaskan konsep disesuaikan hasil asesmen awal c. Guru menjelaskan konsep hanya mengacu pada buku/perangkat ajar a. Guru menjelaskan konsep disertai dengan contoh yang familiar dengan kehidupan peserta didik a. Guru menjelaskan konsep disertai contoh yang hanya dipahami oleh guru atau orang dewasa b. Guru menjelaskan konsep dikaitkan dengan isu atau topik sehari-hari yang relevan bagi peserta didik b. Guru menjelaskan konsep tanpa dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari c. Guru memberi kesempatan pada peserta didik berbagi pengalaman yang relevan c. Guru menggunakan contoh yang sama berulang-ulang a. Guru menjelaskan konsep secara runtut dari tujuan, konsep inti dan kesimpulan a. Guru memberi instruksi yang terlalu umum sehingga peserta didik kesulitan mengikuti langkah-langkahnya b. Guru menjelaskan materi baru dihubungkan dengan materi sebelumnya b. Guru menjelaskan konsep tidak runtut, melompatlompat antar topik tanpa menjelaskan keterkaitannya c. Guru memberi penjelasan dan bimbingan langkah demi langkah disertai dengan demonstrasi c. Guru tidak mengulang bagian penting dari penjelasannya a. Guru memotivasi semua peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran a. Guru membiarkan peserta didik membuat dan membagikan peran dalam kelompok b. Guru menyediakan peran dalam kelompok untuk memastikan semua anggota mendapat peran b. Guru menyediakan peran yang terbatas sehingga peserta didik tertentu tidak mendapat peran c. Guru memberi dukungan dan kesempatan pada peserta didik yang pasif untuk berperan c. Guru membiarkan sebagian peserta didik bersikap dominan dalam proses pembelajaran a. Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk memancing proses diskusi dan berpikir kritis a. Guru mengajukan pertanyaan hanya untuk menguji pemahaman peserta didik b. Guru mengajukan pertanyaan yang mengaitkan konsep yang dipelajari dengan konsep sebelumnya b. Guru mengajukan pertanyaan yang meminta peserta didik mengulang konsep yang disampaikan c. Guru mengajukan yang meminta peserta didik membandingkan dua konsep yang berbeda c. Guru menghakimi jawaban peserta didik sehingga membuat peserta didik yang lain ragu buat menjawab a. Guru memotivasi peserta didik untuk menyampaikan pendapat secara terbuka a. Guru hanya duduk di depan dan membiarkan kelompok berdiskusi sendiri b. Guru mengajukan pertanyaan yang memicu terjadinya diskusi kelompok b. Guru membiarkan peserta didik membentuk kelompok sendiri sesuka hatinya c. Guru berkeliling kelas untuk memberikan bimbingan pada kelompok dalam berdiskusi c. Guru mengabaikan atau melarang perbedaan pendapat 3 Guru merefleksikan praktik pembelajaran yang melibatkan peserta didik 1.7 Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada instruksi pembelajaran 1 Guru memberikan penjelasan yang mudah sesuai pemahaman awal peserta didik 2 Guru memberikan contoh yang kontekstual dan relevan dengan keseharian peserta didik 3 Guru menyampaikan penjelasan secara terstruktur dan logis 1.8 Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada aktivitas interaktif 1 Guru memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang memberi peran pada semua peserta didik 2 Guru mengajukan pertanyaan yang menstimulasi proses diskusi dan berpikir kritis 3 Guru memfasilitasi terjadinya diskusi kelompok yang interaktif, kritis dan inklusif
No. Guru yang diobservasi Pengamat/Observer Mata Pelajaran Kelas Hari/Tanggal Waktu 1 Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati Matematika Kelas VIII Selasa, 5 Maret 2024 07.15-08.35 WIB 2 Yeni Mayangsari, S.Pd Dra. Nurhayati 3 Siti Udoh Mahfudoh, S.Pd Dra. Nurhayati 4 Iip Pirdaus, M.Pd Dra. Nurhayati 5 Erna Husmiati, S.Pd Dra. Nurhayati 6 Deni Susanto, S.Pd Dra. Nurhayati 7 Abad, S.Pd Dra. Nurhayati 8 Alvian Arief Munawar, S.Pd Dra. Nurhayati 9 10 11 12 13 14 15 Cipanas, 1 Februari 2024 Kepala Sekolah, …............... NIP. …. JADWAL OBSERVASI PRAKTIK PEMBELAJARAN
1.1. Formulir A: Diskusi Persiapan Observasi Kinerja Guru Nama Guru Nama Kepala Sekolah Hari/Tanggal Periode Tempat Pelajaran/ Kelas Hari/Tanggal Waktu Perangkat Ajar Guru memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang memberi peran pada semua peserta didik Guru mengajukan pertanyaan yang menstimulasi proses diskusi dan berpikir kritis Guru memfasilitasi terjadinya diskusi kelompok yang interaktif, kritis dan inklusif Ket: Lampirkan Modul Ajar/Perangkat Ajar Muncang, 26 Februari 2024 Guru yang diobservasi Kepala Sekolah Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati Belajar topik pelatihan mandiri di PMM Kamis, 29 Februari 2024 Januari-Juni 2024 Waktu Pk. 08.00-10.00 WIB SMPN 7 Muncang Ifat Hanifah, S.Pd Meningkatnya praktik aktivasi kognitif yang berfokus pada aktivitas interaktif Matematika/ Kls 8 Selasa, 5 Maret 2024 Pk. 07.15- 08.35 Modul Ajar/RPP Matematika Tujuan 1. Guru dan Kepala Sekolah menyepakati target perilaku yang akan diobservasi dan upaya belajar untuk menampilkan perilaku itu secara efektif 2. Guru dan Kepala Sekolah menyepakati jadwal observasi kinerja beserta kelengkapan yang dibutuhkan dalam melakukan observasi kinerja Guru Rencana Hasil Kerja Fokus Perilaku Upaya Mempelajari Rencana Observasi Kinerja Catatan Lain Dra. Nurhayati
NIP.198404262019032001 NIP. 196906012002122006
1.2. Formulir B: Pelaksanaan Observasi Kinerja Guru Nama Guru Nama Kepala Sekolah Hari/Tanggal Periode Tempat Rencana Hasil Kerja: Belum Dilakuka n Dilakukan tapi Belum Efektif Dilakuka n dan Efektif Guru memotivasi semua peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran Guru membiarkan peserta didik membuat dan membagikan peran dalam kelompok √ Guru menyediakan peran dalam kelompok untuk memastikan semua anggota mendapat peran Guru menyediakan peran yang terbatas sehingga peserta didik tertentu tidak mendapat peran √ Guru memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang memberi peran pada semua peserta didik Guru memotivasi secara efektif semua peserta didik untuk berperan aktif dalam pembelajaran, menggunakan alat peraga, dengan alat peraga terlihat semua siswa berperan aktif, siswa yang kurang aktif guru memberikan dukungan kepada siswa tersebut Tujuan 1. Guru menggunakan rubrik observasi kelas sebagai tujuan dalam mempelajari perilaku yang akan ditampilkan pada observasi kinerja 2. Kepala Sekolah mencatat bukti perilaku dan penilaian efektivitas perilaku yang ditampilkan Guru selama observasi kinerja beserta rekomendasi tindak lanjutnya Fokus Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari Penilaian Observasi Kinerja Catatan Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati Selasa, 5 Maret 2024 Januari-Juni 2024 Waktu Pk. 07.15-08.35 SMPN 7 Muncang
Rencana Hasil Kerja: Belum Dilakuka n Dilakukan tapi Belum Efektif Dilakuka n dan Efektif Fokus Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari Penilaian Observasi Kinerja Catatan Guru memberi dukungan dan kesempatan pada peserta didik yang pasif untuk berperan Guru membiarkan sebagian peserta didik bersikap dominan dalam proses pembelajaran √ Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk memancing proses diskusi dan berpikir kritis Guru mengajukan pertanyaan hanya untuk menguji pemahaman peserta didik √ Guru mengajukan pertanyaan yang mengaitkan konsep yang dipelajari dengan konsep sebelumnya Guru mengajukan pertanyaan yang meminta peserta didik mengulang konsep yang disampaikan √ Guru mengajukan yang meminta peserta didik membandingkan dua konsep yang berbeda Guru menghakimi jawaban peserta didik sehingga membuat peserta didik yang lain ragu buat menjawab √ Guru memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang memberi peran pada semua peserta didik Guru memotivasi secara efektif semua peserta didik untuk berperan aktif dalam pembelajaran, menggunakan alat peraga, dengan alat peraga terlihat semua siswa berperan aktif, siswa yang kurang aktif guru memberikan dukungan kepada siswa tersebut Guru mengajukan pertanyaan terbuka mengenai konsep luas bangun datar yang telah dipelajari sebelimnya dengan bangun ruang yang pada prinsipnya adalah bangun datar, siswa merespon kaitan tersebut dan terjadi proses diskusi dan berpikir kritis Guru mengajukan pertanyaan yang menstimulasi proses diskusi dan berpikir kritis
Rencana Hasil Kerja: Belum Dilakuka n Dilakukan tapi Belum Efektif Dilakuka n dan Efektif Fokus Perilaku Perilaku yang Dianjurkan Perilaku yang Dihindari Penilaian Observasi Kinerja Catatan Guru memotivasi peserta didik untuk menyampaikan pendapat secara terbuka Guru hanya duduk di depan dan membiarkan kelompok berdiskusi sendiri √ Guru mengajukan pertanyaan yang memicu terjadinya diskusi kelompok Guru membiarkan peserta didik membentuk kelompok sendiri sesuka hatinya √ Guru berkeliling kelas untuk memberikan bimbingan pada kelompok dalam berdiskusi Guru mengabaikan atau melarang perbedaan pendapat √ Rekomendasi: Muncang, … Maret 2024 Guru yang diobservasi Kepala Sekolah Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati NIP.198404262019032001 NIP. 196906012002122006 Guru memotivasi setiap siswa untuk berani menyampaikan pendapatnya dalam diskusi, guru menguatkan pemahaman siswa dengan memberikan pertanyaan sehingga terjadi diskusi kelompok, guru memberikan bimbingan khusus bagi kelompok siswa yang kurang Guru memfasilitasi terjadinya diskusi kelompok yang interaktif, kritis dan inklusif
Apa perilaku guru dan respon murid yang mendukung penilaian anda
1.3 Formulir C: Tindak Lanjut Observasi Kinerja Guru Nama Guru Nama Kepala Sekolah Hari/Tanggal April 2024 Periode Tempat Refleksi Guru Kategori Tujuan Tindak Lanjut Upaya Tindak Lanjut Kapan Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati Januari-Juni 2024 Waktu SMPN 7 Muncang Tujuan 1. Guru melakukan refleksi sebagai tanggapan terhadap catatan dan hasil penilaian observasi kinerja oleh Kepala Sekolah (Formulir B) 2. Guru dan Kepala Sekolah menyepakati tindak lanjut serta dukungan yang dibutuhkan untuk melakukan peningkatan praktik pembelajaran Kebutuhan Dukungan (Apa/Siapa?)
Pilihan Belajar di PMM Instruksi pembelajaran yang mencakup strategi dan komunikasi untuk menumbuhkan minat dan nalar kritis peserta didik mempelajari topik di PMM dengan judul Ideide praktis penggunaan Alat Matematika Mei-Juni Kesulitan fokus perhatian anak saya atasi dengan melakukan Teknik STOP (konsentrasi sejenak, Tarik nafas tahan dan buang), tantangan kedua yang saya alami saat observasi adalah membuat anak aktif mengikuti rangkaia pembelajaran, saya memperhatikan masih ada anak yang becanda dan ada juga kelompok lain yang diam memperhatikan kelompok lain, untuk mengatasi ini saya memberikan motivasi bahwa alat peraga digunakan dengan baik karena akan mempermudah dalam memahami rangkaian belajar anak, saya tidak berhenti berkeliling memberikan bimbingan secara langsung dan perlahan karena ternyata masih saja ada anak yang lupa cara mengukur Panjang sebuah benda. ketika anak dipancing keterkaitan materi sebelumnya yakni mengenai konsep luas persegi dan persegi panjang, anak lupa konsepnya akhirnya saya mengulang sedikit mengenai konsep luas bangun tersebut karena konseptersebutMemperoleh mentoring dari KS, Guru Penggerak, Guru atau Pemateri Eksternal, atau Manajemen
Pilihan Lain tujuannya agar semua anak didik berperan aktif anak interaktif dalam diskusi, kritis dan inklusif Berdiskusi dengan rekan dan kepala sekolah untuk memperoleh masukan mengenai fasilitas kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan anak-anak sekolah kami agar semua anak ikut berperan dalam pembelajaran, selain itu menerima masukan agar ketika berdiskusi anakanak berinteraksi dengan baik, kritis dan inklusif. Mei-Juni Sadar tantangan dan penyebabnya berada di luar kendali diri Sadar tantangan dan penyebabnya berada di dalam kendali diri mengatasi ini saya memberikan motivasi bahwa alat peraga digunakan dengan baik karena akan mempermudah dalam memahami rangkaian belajar anak, saya tidak berhenti berkeliling memberikan bimbingan secara langsung dan perlahan karena ternyata masih saja ada anak yang lupa cara mengukur Panjang sebuah benda. ketika anak dipancing keterkaitan materi sebelumnya yakni mengenai konsep luas persegi dan persegi panjang, anak lupa konsepnya akhirnya saya mengulang sedikit mengenai konsep luas bangun tersebut karena konsep tersebut merupakan konsep dasar materi kali ini. Diakhir pertemuan sebagian besar siswa Memperoleh mentoring dari KS, Guru Penggerak, Guru atau Pemateri Eksternal, atau Manajemen Catatan Kepala Sekolah Pertanyaan Respon Apa penjelasan anda terhadap penilaian tersebut? Bagaimana kesadaran guru ketika berefleksi? Sadar tantangan dan penyebabnya berada di dalam kendali diri serta dampaknya
Guru ini berusaha membuat semua anak ikut terlibat dalam pembelajaran dengan senantiasa berkelilling ketika sudah terlihat anak tidak aktif belajar. guru juga memaksimalkan fungsi alat peraga yang dibawanya guna menfisualkan bangun ruang yang dibahasnya guru berusaha memotivasi siswa untuk aktif berdiskusi dan ikut mencoba melakukan percobaan pengukuran dan menghitung hasil pengukuran. setelah guru mengajukan beberapa pertanyaan terkait konsep luas, guru menghampiri anak yang tidak aktif menjawab untuk diberikan penguatan kembali terkait materi Muncang, … April 2024 Guru yang diobservasi Kepala Sekolah Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati NIP.198404262019032001 NIP. 196906012002122006 Bagaimana kesadaran guru ketika berefleksi? Menjelaskan penyebab tantangan yang berasal dari kemampuan atau keterbatasan bukan dari faktor eksternal Menjelaskan dampak kualitas pembelajaran yang dirasakan murid disertai data, bukti lapangan, riset, atau rapor pendidikan.
1.4 Formulir D: Refleksi Tindak Lanjut Observasi Kinerja Guru Nama Guru Nama Kepala Sekolah Hari/Tanggal Periode Tempat Capaian Tantangan Upaya Peningkatan 1. mempersiap kan inspirasi yang didapatkan 2. mendapati pemahaman anak terhadap konsep materi sama seperti sebelumnya atau semakin Katergori (Form C) perubahan praktik guru di ruang kelas Rencana guru dalam mengatasi tantangan agar bisa memastikan perubahan terjadi: Kapan (Form C) Kebutuhan Dukungan (Form C) Pengembangan Kompetensi saya mencoba melakukan apa yang disarankan rekan sejawat demi melayani kebutuhan belajar anak agar anak memahami materi dengan baik, kali ini mengenai volume bangun ruang, dengan dilakukannya modivikasi pembelajaran tersebut anak terlihat lebih serius memperhatikan tayangan video walaupun tetap masih ada anak yang Ifat Hanifah, S.Pd setelah mempelajari materi dari PMM mengenai alat matematika elektronik dan non elektronik, kedepan saya perlu menerapkan pembelajaran yang menghadirkan alat elektronik dan non elektronik pada materi yang sesuai dengan alat tersebut Refleksi Tindak Lanjut Dra. Nurhayati Januari-Juni 2024 Waktu SMPN 7 Muncang
untuk semester ini kebetulan belum saya terapkan karena materi di semester ini belum ada yang berkaitan dengan alat tersebut 3. berinovasi kembali setelah melakukan refleksi 1. menyiapkan alat elektronik tentu tidak mudah, jikapun ada kuantitasny a belum tentu dapat memenuhi kuota anak Pengembangan Kompetensi Peningkatan Kinerja 1. bertekad tetap menyiapkan perubahan hasil diskusi bersama rekan sejawat 2. tetap semangat terus mau melakukan yang terbaik walaupun hasilnya merayap dan kurang signifikan 3. secara kontinyu meminta umpan balik dari rekan sejawat dan melakukan pengembangan diri tersebut untuk semester ini kebetulan belum saya terapkan karena materi di semester ini belum ada yang berkaitan dengan alat tersebut
2. untuk membuat alat non elektronik dibutuhkan kreativitas 1. bekerja sama dengan orang tua murid 2. mencari reverensi agar terasah kreativitas guru 3. mencari pengetahuan dari berbagai sumber 3. guru harus mau mencari alternatif alat peraga yang mendukung pembelajara n Sadar tantangan dan penyebabnya berada di luar kendali diri Peningkatan Kinerja Catatan Kepala Sekolah Pertanyaan Respon Apa penjelasan anda terhadap penilaian tersebut? Bagaimana upaya guru melakukan refleksi untuk menyadari kesulitannya dalam peningkatan pembelajaran? Sadar tantangan dan penyebabnya berada di dalam Sadar tantangan dan penyebabnya berada di 1. bertekad tetap menyiapkan perubahan hasil diskusi bersama rekan sejawat 2. tetap semangat terus mau melakukan yang terbaik walaupun hasilnya merayap dan kurang signifikan 3. secara kontinyu meminta umpan balik dari rekan sejawat dan melakukan pengembangan diri
Menjelaskan penyebab tantangan yang berasal dari faktor eksternal (sarana prasarana, anggaran, koneksi sinyal, dll) Guru telah menjelaskan penyebab tantangan berasal dari kemampuan atau keterbatasan dirinya bukandari faktor eksternal. Namun, pentingnya untuk diakui bahwa setiap guru memiliki kekuatan dankelemahan masingmasing. Tantangan yang kita hadapi dalam mengajar tidak selalu berkolerasi dengankemampuan atau keterbatasan diri kita. Bahkan guru-guru yang paling berpengalaman sekalipun akanmenghadapi banyak tantangan pembelajaran di dalam kelas. Dengan meningkatkan Kesadaran kitaakan kemampuan dan keterbatasan diri sendiri Kita dapat menjadi guru yang lebih efekif dan berdayatahan dalam menghadapi berbagai tantangan ketika melaksanakan pembelajaran di kelas. Muncang, … Mei 2024 Guru yang diobservasi Kepala Sekolah Ifat Hanifah, S.Pd Dra. Nurhayati NIP.198404262019032001 NIP. 196906012002122006 Bagaimana upaya guru melakukan refleksi untuk menyadari kesulitannya dalam peningkatan pembelajaran?