Makna
Konotasi dan
Denotasi
Pengertian dan Contoh
Makna Konotasi dan Denotasi
Makna Konotasi adalah makna yang tidak sebenarnya, biasanya kiasan dan
mengandung makna lain.
Konotasi dibedakan menjadi 2:
1. Konotasi positif
2. Konotasi negatif
Makna Denotasi adalah makna yang sebenarnya atau sesuai dengan arti
kata.
Contoh Konotasi positif:
Konotasi Dira sangat ringan tangan,
sehingga jika ada yang kesusahan
selalu ia bantu.
Konotasi negatif:
Dira mendapat julukan ringan
tangan dan dijauhi
teman-temannya.
Contoh Roni suka sekali makan hati
Denotasi ayam.
Banyak sekali bunga mawar yang
tumbuh di halaman pak Rido.
Perhatikan kalimat Konotasi berikut.
1. Hera Atmaja seorang anak yang termasuk kutu buku di
sekolahannya. (Kutu buku berarti suka membaca dan pintar.
2. Kenaikan harga sembako bukanlah kabar angin. (Kabar
angin berarti isu atau tidak benar)
1. Para pedagang di Pasar Ambon banyak yang gulung tikar.
(Arti dari gulung tikar?) bangkrut/ rugi
2. Anak itu suka mengadu domba temannya.
—SOM(EAOrNtEi FdAaMrOiUmS engadu domba?) menghasut
Tentukan arti dari makna Konotasi berikut ini!
a.Memahami b. perempuan yang paling cantik
c. suka membantu d. Sendirian d. Bahan gossip/omongan
1. Perilaku kasarnya menjadi buah bibir di desa tempat tinggalnya.
2. Dhea mempunyai sifat ringan tangan kepada para pemulung di
kampung perkumuhan itu.
3. Saya mudah menangkap materi bahasa Indonesia dari penjelasan Bu
—SOMGEuOrNuE. FAMOUS
4. Bunga Desa itu sekarang sudah menikah dengan pemuda dari kota.
5. Anak Yatim itu sebatang kara setelah rumahnya terbakar.
Soal Berikutnya!
Kata Konotasi
Buatlah kalimat dari kata
konotasi berikut!
1. Kambing hitam =orang yang disalahkan.
2. Naik daun = terkenal
3. Adu domba= suka menghasut atau memfitnah
4. Makan angin = menghirup udara segar sambil jalan-jalan
5. Angin baik=kesempatan baik
6. Tinggi hati= sombong
7. Panjang tangan= suka mencuri
8. Panjang akal= pintar, cerdas
9. Ujung tanduk= Keadaan yang membahayakan
Apakah arti dari konotasi
berikut?
1. Tangan kanan = orang kepercayaan
2. Buah tangan = oleh-oleh
3. Darah biru =keturunan bangsawan
4. Kepala dingin =tenang, sabar
5. Bintang kelas=juara kelas
6. Banting tulang=bekerja keras
7. Gulung tikar=bangkrut
8. Anak emas=anak yang disayangi