Falaq terlebih dulu peserta didik diminta untuk menata tempat
duduknya dengan rapi. Kegiatan ini berlangsung sekitar 5 menit.
2) Pada kegiatan inti, tahap mengamati guru menggunakan video
pembelajaran untuk menggali potensi siswa tentang materi memahami
QS. al-Falaq, dan guru memberi stimulus pada siswa dengan
membacakan surah al-Falaq, agar siswa dapat merespon sesuai yang
diharapkan.
3) Kegiatan inti selanjutnya adalah tahap menanya, guru menyajikan
materi memahami QS. al-Falaq dengan media power point, setelah itu
guru memberikan penguatan dengan melafalkan ayat per ayat kemudian
membacakan ayat secara keseluruhan.
4) Kegiatan inti selanjutnya adalah tahap mengexplorasi, dalam tahapan ini
guru melakukan kegiatan Make a Match dengan Langkah-langkah
sebagai berikut :
a. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi soal atau jawaban .
b. Setiap siswa mendapat 1 kartu dan memikirkan soal atau jawaban
dari kartu yang dipegang.
c. Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan
kartunya.
d. Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu
berakhir diberi poin.
e. Setelah satu babak, kartu dikocok lagi supaya setiap siswa
mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya, demikian
seterusnya.
5) Kegiatan Inti selanjutnya mengasosiasi, secara individual maupun
kelompok peserta didik melafalkan surah al-Falaq. Selanjutnya peserta
41
didik secara individu maupun kelompok mengidentifikasi ayat-ayat surah
al-Falaq dari ayat 1 sampai 5.
6) Kegiatan Inti selanjutnya mengkomunikasikan, peserta didik
menyampaikan hasil make a match ke depan kelas secara berpasangan.
Selanjutnya peserta didik yang lain baik secara individu maupun
kelompok menanggapi hasil kegiatan make a match (melengkapi,
mengkonfirmasi, meyanggah)
7) Pada tahap akhir guru mengadakan penilaian untuk mengetahui hasil
belajar siswa pada materi mari belajar QS. al-Falaq, guru memberikan
soal tes berbentuk isian singkat yang berjumlah 5 soal untuk dikerjakan
siswa adapun data selengkapnya berupa:
a.Contoh lembar pekerjaan siswa siklus I ( terlampir ).
b.Hasil uji kompetensi siklus I
Adapun hasil uji kompetensi siklus 1 dapat dilihat dari tabel dibawah ini
Tabel 4. Hasil Uji Kompetensi Siswa Siklus I
No Nama Nilai Keterangan
1 ARNIATI 80 TUNTAS
2 ASYIATURRAHMAH 60 TIDAK TUNTAS
3 BINTANG SATRIA 80 TUNTAS
4 JITSIYYA 60 TIDAK TUNTAS
5 LEO ANGGARA 60 TIDAK TUNTAS
6 MAWAR NURANI 40 TIDAK TUNTAS
7 PANESA NABILA 80 TUNTAS
42
8 RADIYANTO 80 TUNTAS
9 RANDI YUDA PRATAMA 60 TIDAK TUNTAS
10 RIYO SAPUTRA 40 TIDAK TUNTAS
11 TANTIANI 60 TIDAK TUNTAS
12 ULAN JULIANI 80 TUNTAS
Jumlah Nilai 760
Nilai Rata-Rata 63,33
41,67%
Persentase Ketuntasan
Dari data pelaksanaan siklus I menunjukkan bahwa proses pembelajaran
dengan menerapkan metode Make a Match pada peserta didik pada materi
memahami QS. al-Falaq mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil
belajar sebelum penerapan Metode Make a Match. Dari hasil tes siklus I diketahui
bahwa peserta didik yang tuntas dari KKM yang ditentukan 70 sebanyak 5 anak
(41,67 %) dari 12 anak dengan nilai tertinggi: 80 dan terendah: 40 dengan nilai
rata-rata: 63,33
Tabel 5. Prosentase Ketuntasan Hasil Belajar Pada Materi Mari Belajar QS.
al-Falaq Pada Siklus I
No Ketuntasan Frekuensi Presentase
1 Tuntas 5 41,67%
2 Tidak Tuntas 7 58,33%
12 100%
Jumlah
43
Berdasarkan tabel diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai ketuntasan
hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah diterapkan metode
Make a Match. Sebelum perbaikan prasiklus siswa yang tuntas hanya 2 orang
(16,67%) dan meningkatkan kembali nilai menjadi 5 orang ( 41,67%) dan yang
belum tuntas ada 7 orang (58,33%), dan secara klasikal telah mengalami
peningkatkan sedikit lebih baik dari pada prasiklus.
c Pengamatan
Hasil pengamatan dalam proses pembelajaran pada siklus dapat diketahui
bahwa:
1. Penerapan metode Make a Match pada materi mari belajar QS. al-Falaq
pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP).
2. Guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan metode Make a Match
pada materi mari belajar QS. al-Falaq sudah sesuai dengan langkah-langkah
pelaksanaannya
3. Peserta didik dalam pembelajaran dengan metode Make a Match pada materi
mari belajar QS. al-Falaq dapat mengikuti permainan kartu mencari pasangan
antara bacaan ayat dan terjemahan QS. al-Falaq dengan dikoordinir guru masih
ada hambatan dan belum sempurna.
4. Peserta didik lebih senang dan lebih partisipatif dalam pembelajaran bila
dibandingkan dengan menggunakan metode sebelumnya yaitu ceramah.
5. Peserta didik antusias dan membicarakan materi pembelajaran dengan sesama
teman di kelompoknya. Hal ini dapat dilihat pada saat masing-masing mencari
44
pasangannya.
6. Peserta didik belum mantap dan masih ada yang belum memahami permainan
kartu (masih ada rasa takut salah atas kartu yang dibawanya untuk dipasangkan
dengan kartu lain )
7. Pada pelaksanaan siklus I peserta didik tampak masih bingung dalam
permainan kartu, hal ini dapat dilihat pada saat masing-masing mencari pasangan
masih terlihat agak gaduh, namun akhirnya dapat berjalan dengan lancar.
8. Peserta didik mengerjakan dengan baik tugas yang diberikan oleh guru.
Tabel 6. Prosentase Aktivitas Belajar Siswa Pada Materi Mari Belajar
QS. al-Falaq Siklus I
No Aktivita Belajar Siswa Siklus Pertama
1 Aktif Frekuensi Presentase
2 Kurang Aktif
3 Tidak Aktif 4 33,33%
Jumlah 5 41,67%
3 25%
12 100%
Dan dari lembar observasi keaktifan siswa dapat dilihat bahwa pada siklus
pertama sudah ada peningkatan dalam proses belajar mengajar siswa mulai
bersemangat dan aktif dalam belajar. Pada siklus I ini siswa yang terlibat aktif
dalam proses belajar mengajar hanya 4 orang ( 33,33%) dan yang kurang aktif
berjumlah 5 orang ( 41, 67%) dan yang tidak aktif berjumlah 3 orang ( 25%) berarti
terdapat peningkatan keaktifan dalam proses belajar mengajar pada saat siklus
45
pertama dengan menerapkan metode Make a Match.
d Refleksi
Berdasarkan hasil pengamatan proses pembelajaran dan hasil tes pada siklus
I bahwa penerapan metode Make a Match pada materi Mari Belajar QS. al-Falaq,
untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan atas pelaksanaan tindakan siklus I,
peniliti dan teman sejawat melakukan refleksi. Berdasarkan hasil refleksi, diperoleh
ketentuan sebagai berikut :
• Guru tidak dapat berbuat banyak ketika dihadapkan dengan kesulitannya sendiri
dan apalagi mengatasi kesulitan siswa pada saat memenuhi tuntutan
pembelajaran.
• Siswa pun demikian, tampak paling bingung ketika harus berusaha mengikuti
tuntutan pembelajaran.
• Berdasarkan hasil tes belum tampak adanya peningkatan kemampuan yang
signifikan pada masing-masing siswa.
Atas dasar itu, maka pada siklus II, baik guru maupun siswa perlu mengikuti
yang dianjurkan berikut :
• Guru harus berusaha lebih memahami lagi tentang pengelolaan KBM
berdasarkan tuntutan metode Make A Match.
• Guru harus berusaha memusatkan perhatian siswa pada penjelasan tentang
langkah-langkah belajar berdasarkan tuntutan metode Make A Match.
• Guru harus memotivasi siswa agar timbul semangat untuk belajar lebih baik,
tentunya dengan cara memberikan reward (penghargaan) dan hukuman yang
sesuai.
46
• Sebelum melaksanakan tindakan siklus II, guru dan siswa harus bermusyawarah
untuk saling memahamkan tugas masing-masing, agar perilaku yang diharapkan
dapat terjadi.
2. Siklus II
Siklus 2 dilaksanakan pada 23 Juli 2019 Pada kegiatan siklus 2 guru
menyusun kegiatan berupa:
a Perencanaan
Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan perangkat yang
dibutuhkan dalam kegiatan siklus II. Hal-hal yang dibutuhkan dalam tahapan
ini adalah:
1. Menyiapkan materi pembelajaran.
2. Materi pembelajaran yang dipersiapkan adalah Mari Belajar QS. al-
Falaq.
3. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan materi
Mari Belajar QS. al-Falaq ( terlampir ).
4. Membuat peraga kartu ayat-ayat QS. al-Falaq ( terlampir ).
5. Membuat peraga kartu terjemahan ayat QS. al-Falaq ( terlampir ).
6. Membuat instrument penilaian yang meliputi:
7. Instrumen penilaian soal tes tertulis siklus II (terlampir ).
b Pelaksanaan
Pada tahap tindakan ini peneliti bertindak sebagai guru,
melakukan pembelajaran pada materi Mari Belajar QS. al-Falaq dengan
metode Make a Match. Guru melakukan kegiatan pembelajaran sebagai
47
berikut:
1. Pada kegiatan awal pembelajaran, pertama guru mengucapkan salam
kemudian melakukan pengecekan kepada peserta didik dengan cara
mengabsen kemudian mengajak kepada peserta didik untuk bersama-
sama membaca Fatihah dan membaca surah al-Ikhlas guna mengawali
pembelajaran. Sebelum guru menjelaskan tentang materi membaca QS.
al-Falaq terlebih dulu peserta didik diminta untuk menata tempat
duduknya dengan rapi. Kegiatan ini berlangsung sekitar 5 menit.
2. Pada kegiatan inti, tahap mengamati guru menggunakan video
pembelajaran untuk menggali potensi siswa tentang materi membaca
QS. al-Falaq, dan guru memberi stimulus pada siswa dengan
membacakan surah al-Falaq, agar siswa dapat merespon sesuai yang
diharapkan.
3. Kegiatan inti selanjutnya adalah tahap menanya, guru menyajikan materi
membaca QS. al-Falaq dengan media power point, setelah itu guru
memberikan penguatan dengan melafalkan ayat per ayat kemudian
membacakan ayat secara keseluruhan.
4. Kegiatan inti selanjutnya adalah tahap mengexplorasi, dalam tahapan ini
guru melakukan kegiatan Make a Match dengan Langkah-langkah
sebagai berikut :
a. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi soal atau jawaban .
b. Setiap siswa mendapat 1 kartu dan memikirkan soal atau jawaban
dari kartu yang dipegang.
48
c. Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan
kartunya.
d. Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu
berakhir diberi poin.
e. Setelah satu babak, kartu dikocok lagi supaya setiap siswa mendapat
kartu yang berbeda dari sebelumnya, demikian seterusnya.
5. Kegiatan Inti selanjutnya mengasosiasi, secara individual maupun
kelompok peserta didik melafalkan surah al-Falaq. Selanjutnya peserta
didik secara individu maupun kelompok mengidentifikasi ayat-ayat surah
al-Falaq dari ayat 1 sampai 5.
6. Kegiatan Inti selanjutnya mengkomunikasikan, peserta didik
menyampaikan hasil make a match ke depan kelas secara berpasangan.
Selanjutnya peserta didik yang lain baik secara individu maupun
kelompok menanggapi hasil kegiatan make a match (melengkapi,
mengkonfirmasi, meyanggah)
7. Pada tahap akhir guru mengadakan penilaian untuk mengetahui hasil
belajar siswa pada materi membaca QS. al-Falaq, guru memberikan soal
tes berbentuk isian singkat yang berjumlah 2 soal untuk dikerjakan siswa
adapun data selengkapnya berupa:
a.Contoh lembar pekerjaan siswa siklus II ( terlampir ).
b.Hasil uji kompetensi siklus II
Adapun hasil uji kompetensi siklus II dapat dilihat dari tabel di bawah
ini :
49
Tabel 7. Hasil Uji Kompetensi Siswa Siklus II
No Nama Nilai Keterangan
1 ARNIATI 100 TUNTAS
2 ASYIATURRAHMAH 80 TUNTAS
3 BINTANG SATRIA 100 TUNTAS
4 JITSIYYA 80 TUNTAS
5 LEO ANGGARA 80 TIDAK TUNTAS
6 MAWAR NURANI 50 TIDAK TUNTAS
7 PANESA NABILA 100 TUNTAS
8 RADIYANTO 80 TUNTAS
9 RANDI YUDA PRATAMA 60 TIDAK TUNTAS
10 RIYO SAPUTRA 50 TIDAK TUNTAS
11 TANTIANI 60 TIDAK TUNTAS
12 ULAN JULIANI 100 TUNTAS
Jumlah Nilai 9400
Nilai Rata-Rata 78,33
Persentase Ketuntasan 66,67%
Dari data pelaksanaan siklus II menunjukkan bahwa proses pembelajaran
dengan menerapkan metode Make a Match pada peserta didik pada materi
membaca QS. al-Falaq mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil belajar
pada siklus I. Dari hasil tes siklus II diketahui bahwa peserta didik yang tuntas dari
KKM yang ditentukan 70 sebanyak 8 anak (66,67 %) dari 12 anak dengan nilai
50
tertinggi: 100 dan terendah: 50 dengan nilai rata-rata: 78,33
Tabel 8. Prosentase Ketuntasan Hasil Belajar Pada Materi Mari Belajar QS.
al-Falaq Pada Siklus II
No Ketuntasan Frekuensi Presentase
1 Tuntas 8 66,67%
2 Tidak Tuntas 4 33,33%
12 100%
Jumlah
Berdasarkan tabel diatas maka dapat dijelaskan bahwa nilai ketuntasan
hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah dilaksanakan siklus II.
Pada siklus I siswa yang tuntas hanya 5 orang (41,67%) dan meningkatkan kembali
nilai menjadi 8 orang ( 66,67%) dan yang belum tuntas ada 4 orang (33,33%), dan
secara klasikal telah mengalami peningkatkan lebih baik dari siklus I.
8. Pengamatan
Hasil pengamatan dalam proses pembelajaran pada siklus II dapat diketahui
bahwa:
a. Penerapan metode Make a Match pada materi mari belajar QS. al-Falaq
pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP).
b. Guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan metode Make a Match
pada materi mari belajar QS. al-Falaq sudah sesuai dengan langkah-langkah
pelaksanaannya
c. Peserta didik dalam pembelajaran dengan metode Make a Match pada materi
mari belajar QS. al-Falaq dapat mengikuti permainan kartu mencari pasangan
51
antara bacaan ayat dan tajwidnya dengan dikoordinir guru masih ada hambatan
dan belum sempurna.
d. Peserta didik lebih senang dan lebih partisipatif dalam pembelajaran.
e. Peserta didik antusias dan membicarakan materi pembelajaran dengan sesama
teman di kelompoknya. Hal ini dapat dilihat pada saat masing-masing mencari
pasangannya.
f. Pada pelaksanaan siklus II peserta didik pada saat masing-masing mencari
pasangan masih terlihat agak gaduh, namun akhirnya dapat berjalan dengan
lancar.
g. Peserta didik mengerjakan dengan baik tugas yang diberikan oleh guru.
Tabel 9. Prosentase Aktivitas Belajar Siswa Pada Materi Mari Belajar
QS. al-Falaq Siklus II
No Aktivita Belajar Siswa Siklus Pertama
1 Aktif Frekuensi Presentase
2 Kurang Aktif
3 Tidak Aktif 7 58,33%
Jumlah 3 25%
2 16,67%
12 100%
Dan dari lembar observasi keaktifan siswa dapat dilihat bahwa pada siklus
II sudah ada peningkatan dalam proses belajar mengajar siswa mulai bersemangat
dan aktif dalam belajar. Pada siklus II ini siswa yang terlibat aktif dalam proses
belajar mengajar hanya 7 orang ( 58,33%) dan yang kurang aktif berjumlah 3 orang
52
( 25%) dan yang tidak aktif berjumlah 2 orang ( 16,67%) berarti terdapat
peningkatan keaktifan dalam proses belajar mengajar pada saat siklus II dengan
menerapkan metode Make a Match.
9. Refleksi
Berdasarkan hasil pengamatan proses pembelajaran dan hasil tes pada siklus
II bahwa penerapan metode Make a Match pada materi Mari Belajar QS. al-Falaq,
untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan atas pelaksanaan tindakan siklus II,
peniliti dan teman sejawat melakukan refleksi. Berdasarkan hasil refleksi, diperoleh
ketentuan sebagai berikut :
1. Kelebihan
a. Aktivitas siswa mulai mengarah kepada pembelajaran dengan
menggunakan metode Make a Match
b. Pemahaman siswa terhadap materi meningkat, hal ini dapat dilihat adanya
kenaikan nilai rata-rata, kalau pada prasiklus siswa hanya mampu
memperoleh nilai rata-rata 60, siklus I 63,33, dan pada siklus II
meningkat lagi dengan rata-rata 78,33. Walaupun hanya 66,67% namun
setidaknya dapat menjadi motivasi bagi peneliti untuk melanjutkan ke
siklus III.
c. Peserta didik lebih aktif dan lebih partisipatif dalam pembelajaran bila
dibandingkan dengan siklus 1.
2. Kelemahan
Peserta didik masih ada yang belum mantap dan masih ada yang bingung
dalam permainan kartu (masih ada rasa takut salah atas kartu yang dibawanya
53
untuk dipasangkan dengan kartu lain ).
Untuk memperbaiki kelemahan dan kegagalan pada siklus II, maka untuk
melanjutkan siklus III baik guru maupun siswa harus mengikuti yang dianjurkan
sebagai berikut :
• Guru harus berusaha lebih memahami lagi tentang pengelolaan KBM
berdasarkan tuntutan metode Make A Match.
• Guru harus berusaha memusatkan perhatian siswa pada penjelasan tentang
langkah-langkah belajar berdasarkan tuntutan metode Make A Match.
• Guru harus memotivasi siswa agar timbul semangat untuk belajar lebih baik,
tentunya dengan cara memberikan reward (penghargaan) dan hukuman yang
setimpal.
• Sebelum melaksanakan tindakan siklus III, guru dan siswa harus
bermusyawarah untuk saling memahamkan tugas masing-masing, agar
perilaku yang diharapkan dapat terjadi.
Oleh karena indikator keberhasilan dan penelitian ini belum tercapai,
maka perlu untuk dilanjutkan ke siklus III.
3. Siklus III
Siklus 3 dilaksanakan pada 30 Juli 2019 Pada kegiatan siklus 3 guru
menyusun kegiatan berupa:
a. Perencanaan
Pada tahap perencanaan, guru menyiapkan perangkat yang
dibutuhkan dalam kegiatan siklus III. Hal-hal yang dibutuhkan dalam tahapan
ini adalah:
54
1. Menyiapkan materi pembelajaran.
2. Materi pembelajaran yang dipersiapkan adalah Mari Belajar QS. al-Falaq.
3. Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan materi
Mari Belajar QS. al-Falaq ( terlampir ).
4. Membuat peraga kartu ayat-ayat QS. al-Falaq ( terlampir ).
5. Membuat peraga kartu terjemahan ayat QS. al-Falaq ( terlampir ).
6. Membuat instrument penilaian yang meliputi:
7. Instrumen penilaian soal tes tertulis siklus III (terlampir ).
b Pelaksanaan
Pada tahap tindakan ini peneliti bertindak sebagai guru, melakukan
pembelajaran pada materi Mari Belajar QS. al-Falaq dengan metode Make a
Match. Guru melakukan kegiatan pembelajaran sebagai berikut:
1. Pada kegiatan awal pembelajaran, pertama guru mengucapkan salam
kemudian melakukan pengecekan kepada peserta didik dengan cara
mengabsen kemudian mengajak kepada peserta didik untuk bersama-sama
membaca Fatihah dan membaca surah al-Ikhlas guna mengawali
pembelajaran. Sebelum guru menjelaskan tentang materi membaca QS. al-
Falaq terlebih dulu peserta didik diminta untuk menata tempat duduknya
dengan rapi. Kegiatan ini berlangsung sekitar 5 menit.
2. Pada kegiatan inti, tahap mengamati guru menggunakan video
pembelajaran untuk menggali potensi siswa tentang materi menghafal QS.
al-Falaq, dan guru memberi stimulus pada siswa dengan membacakan
surah al-Falaq, agar siswa dapat merespon sesuai yang diharapkan.
55
3. Kegiatan inti selanjutnya adalah tahap menanya, guru menyajikan materi
menghafal QS. al-Falaq dengan media power point, setelah itu guru
memberikan penguatan dengan melafalkan ayat per ayat kemudian
membacakan ayat secara keseluruhan.
4. Kegiatan inti selanjutnya adalah tahap mengexplorasi, dalam tahapan ini
guru melakukan kegiatan Make a Match dengan Langkah-langkah sebagai
berikut :
a. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi soal atau jawaban .
b. Setiap siswa mendapat 1 kartu dan memikirkan soal atau jawaban
dari kartu yang dipegang.
c. Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan
kartunya.
d. Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu
berakhir diberi poin.
e. Setelah satu babak, kartu dikocok lagi supaya setiap siswa mendapat
kartu yang berbeda dari sebelumnya, demikian seterusnya.
5. Kegiatan Inti selanjutnya mengasosiasi, secara individual maupun
kelompok peserta didik melafalkan surah al-Falaq. Selanjutnya peserta didik
secara individu maupun kelompok mengidentifikasi ayat-ayat surah al-Falaq
dari ayat 1 sampai 5.
6. Kegiatan Inti selanjutnya mengkomunikasikan, peserta didik
menyampaikan hasil make a match ke depan kelas secara berpasangan.
Selanjutnya peserta didik yang lain baik secara individu maupun kelompok
56
menanggapi hasil kegiatan make a match (melengkapi, mengkonfirmasi,
meyanggah)
7. Pada tahap akhir guru mengadakan penilaian untuk mengetahui hasil belajar
siswa pada materi menghafal QS. al-Falaq, guru memberikan soal tes
berbentuk isian singkat yang berjumlah 2 soal untuk dikerjakan siswa
adapun data selengkapnya berupa:
a. Contoh lembar pekerjaan siswa siklus III ( terlampir ).
b.Hasil uji kompetensi siklus III
Adapun hasil uji kompetensi siklus III dapat dilihat dari tabel di bawah ini :
Tabel 10. Hasil Uji Kompetensi Siswa Siklus III
No Nama Nilai Keterangan
1 ARNIATI 100 TUNTAS
2 ASYIATURRAHMAH 100 TUNTAS
3 BINTANG SATRIA 100 TUNTAS
4 JITSIYYA 80 TUNTAS
5 LEO ANGGARA 80 TUNTAS
6 MAWAR NURANI 80 TUNTAS
7 PANESA NABILA 100 TUNTAS
8 RADIYANTO 80 TUNTAS
9 RANDI YUDA PRATAMA 80 TUNTAS
10 RIYO SAPUTRA 60 TIDK TUNTAS
11 TANTIANI 80 TUNTAS
12 ULAN JULIANI 100 TUNTAS
57
Jumlah Nilai 1.040
Nilai Rata-Rata 86,67
91,67%
Persentase Ketuntasan
Dari data pelaksanaan siklus III menunjukkan bahwa proses pembelajaran
dengan menerapkan metode Make a Match pada peserta didik pada materi
membaca QS. al-Falaq mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil belajar
pada siklus II. Dari hasil tes siklus III diketahui bahwa peserta didik yang tuntas
dari KKM yang ditentukan 70 sebanyak 11 anak (91,67 %) dari 12 anak dengan
nilai tertinggi: 100 dan terendah: 60 dengan nilai rata-rata: 86,67
Tabel 11. Prosentase Ketuntasan Hasil Belajar Pada Materi Mari Belajar QS.
al-Falaq Pada Siklus III
No Ketuntasan Frekuensi Presentase
1 Tuntas 11 91,67%
2 Tidak Tuntas 1 8,33%
12 100%
Jumlah
Berdasarkan tabel di atas maka dapat dijelaskan bahwa nilai ketuntasan
hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan setelah dilaksanakan siklus
III. Pada siklus II siswa yang tuntas hanya 8 orang (66,67%) dan meningkatkan
kembali nilai menjadi 11 orang ( 91,67%) dan yang belum tuntas ada 1 orang
(8,33%), dan secara klasikal telah mengalami peningkatkan lebih baik dari siklus
II.
58
c. Pengamatan
Hasil pengamatan dalam proses pembelajaran pada siklus III dapat
diketahui bahwa:
1. Penerapan metode Make a Match pada materi mari belajar QS. al-Falaq
pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP).
2. Guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dengan metode Make a Match
pada materi mari belajar QS. al-Falaq sudah sesuai dengan langkah-langkah
pelaksanaannya
3. Peserta didik dalam pembelajaran dengan metode Make a Match pada materi
mari belajar QS. al-Falaq dapat mengikuti permainan kartu mencari pasangan
dengan baik.
4. Peserta didik lebih senang dan lebih partisipatif dalam pembelajaran.
5. Peserta didik antusias dan membicarakan materi pembelajaran dengan sesama
teman di kelompoknya. Hal ini dapat dilihat pada saat masing-masing mencari
pasangannya.
6. Peserta didik mengerjakan dengan baik tugas yang diberikan oleh guru.
Tabel 12. Prosentase Aktivitas Belajar Siswa Pada Materi Mari Belajar
QS. al-Falaq Siklus III
No Aktivita Belajar Siswa Siklus Pertama
1 Aktif Frekuensi Presentase
2 Kurang Aktif
11 91,67%
1 8,33%
59
3 Tidak Aktif 00
Jumlah 12 100%
Dan dari lembar observasi keaktifan siswa dapat dilihat bahwa pada siklus
III sudah ada peningkatan dalam proses belajar mengajar siswa bersemangat dan
aktif dalam belajar. Pada siklus III ini siswa yang terlibat aktif dalam proses belajar
mengajar sudah 11 orang ( 91,67%) dan yang kurang aktif berjumlah 1 orang
(8,33%) dan yang tidak aktif berjumlah 0 orang ( 0%) berarti terdapat peningkatan
keaktifan dalam proses belajar mengajar pada saat siklus III dengan menerapkan
metode Make a Match.
d. Refleksi
Memperhatikan hasil di atas, yang perlu dilakukan oleh guru adalah
menjadikan suasana pembelajaran sepenuhnya bersumber pada peserta didik
dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukan tukar
pengetahuan dengan temannya, sehingga dapat meningkatkan lagi hasil belajarnya.
Dalam mengakhiri pembelajaran pada siklus III ini peneliti bersama
dengan peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran dengan metode Make a
Match. Selanjutnya peneliti memberikan tugas kepada peserta didik untuk
dilakukan di rumah yaitu membaca QS. al-Falaq secara berulang-ulang dengan
menghafal artinya juga dengan benar.
Oleh karena indikator keberhasilan dalam penelitian ini sudah tercapai
dengan hasil tes peserta didik telah tuntas dari KKM yang ditentukan mencapai
91,67%.
60
C. Pembahasan
Penggunaan metode Make a Match pada materi Mari Belajar QS. al-Falaq
dilaksanakan pada pembelajaran dalam setiap siklus, yaitu : siklus 1, siklus 2, siklus
3.
Dalam pembelajaran materi Mari Belajar QS. al-Falaq dengan metode Make
a Match mengantarkan peserta didik semakin baik hasil belajarnya karena mudah,
tidak menyulitkan, menyenangkan dalam permainan dan tidak membosankan
peserta didik, sehingga mereka dapat merespon materi pembelajaran dengan baik
dan dapat memenuhi tujuan pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian dari pra siklus, siklus I sampai siklus III
terdapat peningkatan nilai hasil belajar siswa pada materi Mari Belajar QS. al-Falaq
siswa kelas IV SD Negeri 2 Pelapis. Kondisi awal sebelum perbaikan rata-rata
mencapai 60, siklus I rata-rata meningkat mencapai 63,33, lalu siklus II meningkat
lagi mencapai 78,33, dan siklus III meningkat lagi mencapai 86,67 dari skor KKM
70, lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 13. Rekafitulasi perolehan Nilai rata-rata pada prasiklus, siklus I
sampai siklus III.
No Siklus Nilai Siswa
1 Pra Siklus 60
2 Siklus I
3 Siklus II 63,33
4 Siklus III 78,33
86,67
61
Untuk lebih jelasnya maka data tersebut diatas dapat dilihat dalam grafik
sebagai berikut :
Grafik1. Rekafitulasi Perolehan NIlai Rata-Rata Pada Pra siklus, Siklus I
Sampai Siklus III
100 Siklus 1 Siklus 2 Siklus 3
90
80
70
60
50
40
30
20
10
0
Pra Siklus
Nilai Rata-rata
Jadi berdasarkan data tersebut maka dapat dikatakan bahwa proses
pembelajaran sudah memperoleh nilai rata-rata yang sangat baik bahkan melalui
hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penerapan metode Make a Match juga
memiliki dampak yang positif dalam meningkatkan hasil belajar.
Berdasarkan pada prasiklus siswa yang tuntas 16,67%, siklus 1 jumlah
siswa yang tuntas belajar sebanyak 5 siswa ( 41,67%), sedangkan pada siklus 2
jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 8 siswa (66,67%), dan pada siklus 3
jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 11 siswa (91,67%).
Peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus dapat dilihat pada table
berikut:
62
Tabel 14: Prosentase Ketuntasan Belajar Siswa
No Kegiatan Tingkat Ketuntasan
1 Pra Siklus Jumlah Siswa Persentase ( %)
2 16,67
2 Siklus 1 5 41,67
3 Siklus II 8 66,67
4 Siklus III 11 91,67
Untuk lebih jelas peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus tindakan
dapat dilihat pada grafik berikut ini :
Grafik 2:Grafik Rekafitulasi Ketuntasan Hasil Belajar Siswa
100 Siklus 1 Siklus 2 Siklus 3
90 Tidak Tuntas Tuntas
80
70
60
50
40
30
20
10
0
Pra Siklus
Hal ini menunjukkan bahwa dari siklus 1 sampai dengan siklus 3 ketuntasan
dalam belajar selalu meningkat. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa
dengan menggunakan metode Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar
siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan materi Mari Belajar
63
QS. al-Falaq.
Adapun tentang peningkatan aktivitas belajar siswa selama prasiklus, siklus
I sampai siklus III dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 15. Rekapitulasi Persentase Aktivitas Belajar Siswa
No Aktivitas Prasiklus Siklus I Siklus II Siklus III
Belajar
Siswa F % F% F %F %
1 Aktif 2 16,67% 4 33,33% 7 58,33% 11 91,67%
2 Kurang Aktif 7 58,33% 5 41,67% 3 25% 1 8,33%
3 Tidak Aktif 3 25% 3 25% 2 16,67% 0 0
Jumlah 12 100 12 100 12 100 12 100
Dari tabel di atas dapat dilihat siswa yang aktif belajar pada waktu
prasiklus ada 2 orang (16,67%) dan meningkat kembali pada siklus pertama
menjadi 4 orang ( 33,33%) dan meningkat kembali pada siklus kedua menjadi 7
orang ( 58,33%) dan kembali meningkat disiklus ketiga menjadi 11 orang
(91,67%) .
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik dibawah ini :
Grafik 3. Rekapitulasi Aktivitas Belajar Siswa
100
80
60
40
20
0 Siklus 1 Siklus 2 Siklus 3
Pra Siklus
Tidak Aktif Kurang Aktif Aktif
64
Maka dengan demikian terjawablah rumusan masalah bahwa metode
pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar pada materi Mari
Belajar QS. al-Falaq di kels IV SD Negeri 2 Pelapis.
Jadi peningkatan nilai anak juga sangat dipengaruhi banyaknya tindakan
perbaikan yang dilakukan oleh guru, semakin banyak tindakan perbaikan oleh
guru pada kegiatan mengajar maupun kegiatan siswa sehingga dapat
meningkatkan hasil belajar siswa.
65
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas “Upaya Meningkatkan Hasil
Belajar Siswa Pada Materi Mari Belajar Q.S. al-Falaq Melalui Metode Make
a Match di Kelas IV SD Negeri 2 Pelapis”, dapat ditarik kesimpulan sebagai
berikut :
1. Penerapan metode Make a Match, mampu meningkatkan hasil belajar siswa,
dikarenakan mudah, tidak menyulitkan, menyenangkan dlam permainan kartu
dan tidak membosankan peserta didik, sehingga mereka dapat merespon materi
pembelajaran sesuai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
2. Sebelum menerapkan metode Make a match atau di pra siklus nilai rata-rata
siswa hanya mencapai 60, namun setelah penerapan metode Make a Match
dalam materi Mari Belajar QS. al-Falaq hasil belajar peserta didik kelas IV SD
Negeri 2 Pelapis Tahun Ajaran 2019 / 2020 mengalami peningkatan, siklus 1
dengan rata-rata nilai 63,33, dan diperbaiki lagi di Siklus 2 dan nilai rata-rata
siswa meningkat dengan rata-rata nilai 78,33 dan kemudian diperbaiki lagi di
siklus 3 dengan peningkatan rata-rata nilai sebesar 89,71.
3. Melalui penerapan metode Make a Match, pada siklus I, II dan III dapat
diketahui tingkat ketercapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). pada
prasiklus siswa yang tuntas hanya sebanyak 2 orang ( 16,67%), kemudian di perbaiki
di siklus 1 jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat sebanyak 5 siswa ( 41,67%),
kemudian meningkat lagi pada siklus 2 dengan siswa yang tuntas belajar sebanyak 8
66
siswa (66,67%), dan pada siklus 3 mengalami peningkatan lagi dengan jumlah siswa
yang tuntas belajar sebanyak 12 siswa (100%).
B. Saran-Saran
Agar proses pembelajaran seperti ini dapat terus berlangsung dan hasil
belajar peserta didik dapat terus meningkat, maka pihak sekolah dan pendidik
perlu melakukan:
• Pendidik selalu membantu dan memotivasi peserta didik untuk terbiasa
membuat variasi dan inovasi dalam pembelajaran, agar paserta didik tidak
bosan dalam pembelajaran, dan timbul rasa senang serta percaya diri, juga
tidak malu dan takut dalam berinteraksi dengan sesama peserta didik.
• Pendidik harus memiliki sikap keterbukaan, kesediaan menerima kritik dan
saran terhadap kelemahan-kelemahan dalam proses pembelajaran.
• Pihak sekolah agar mendukung para pendidik untuk mengembangkan
macam-macam model pembelajaran dalam proses pembelajaran agar selalu
ada peningkatan kualitas pembelajaran baik dalam proses maupun hasil
belajar peserta didik.
67
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi.dkk, Penelitian Tindakan Kelas, (Jakarta: Bumi Akasara,
2009)
Dimyanti dan Mudjiono, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta : Rineka Cipta,1999.
Djamarah, Syaiful Bahri, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Rineka Cipta,2000.
Djamarah, Syaiful Bahri , Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif, Jakarta:
Rineka Cipta, 2006
Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam, ( Jakarta: Kalam Mulia, 2008)
Yatim, 2006. Pengembangan Kurikulum dan Seputar Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP), IKAPI : Universiti Press
Zuhaerini, 1983. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Surabaya : Usaha Nasional.
http://gurupkn.wordpress.com/2007/11/13/metode-team-games- tournament-tgt/
http://nadhirin.blogspot.com/2008/08/metode-pembelajaran-efektif.html.
http://blog.umy.ac.id/retnoeno/2012/01/07/keberhasilan-belajar-mengajar/
68
Lampiran 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Nama Sekolah : SDN 2 Pelapis
Mata Pelajaran : PAI dan Budi Pekertil
Kelas/ Semester : IV/I
Materi Pokok : Mari Belajar QS. al-Falaq
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Alokasi Waktu : 30 menit (1x Pertemuan)
A. Kompetensi Inti (KI)
KI-1 : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru.
KI-3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan
menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya,
dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
KI-4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis,
dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku
anak beriman dan berakhlak mulia.
B. Kompetensi Dasar (KD)
KD-3 = 3.1 Memahami Q.S. al-Falaq.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.1.1 Mengartikan (C2) Q.S. al-Falaq.
3.1.2 Mengaitkan (C4) makna QS. al-Falaq dalam kehidupan sehari-hari.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui metode Make a Match (mencari pasangan) peserta didik dapat :
1. Mengartikan Q.S. al-Falaq dengan benar.
2. Mengaitkan makna QS. al-Falaq dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
E. Materi Pembelajaran
69
Makna Kandungan Surat Al Falaq
Salah satu kandungan surat Al Falaq adalah perintah agar kita berlindung kepada Allah SWT dari segala
macam kejahatan. Bentuk-bentuk kejahatan yang diceritakan dalam surat Al Falaq antara lain kejahatan dari
sesama makhluk Allah SWT, kejahatan malam jika telah gelap gulita, kejahatan tukang-tukang sihir (mantera-
mantera), dan Kejahatan orang-orang yang dengki. Surat Al Falaq mengajarkan bahwa hanya Allah SWT yang
patut dimintai pertolongan. Allah SWT tempat bergantung dan berlindung.
Dalam riwayat Al Baihaqi, diceritakan bahwa surat Al Falaq diturunkan bersamaan dengan surat An Nas
ketika Rosulullah SAW di sihir oleh orang Yahudi bernama Labid bin A'sham. Labid menggunakan ilmu
sihir untuk mencelakai musuh-musuhnya. Labid menyihir Rosululloh SAW dengan sebelas simpulan tali.
Allah SWT memerintahkan Rosulullah SAW untuk membaca surat Al Falaq dan surat An Nas yang terdiri
atas 11 ayat. Setiap satu ayat dibacakan, maka lepaslah simpul itu satu persatu. Surat An Nas dan Al Falaq
disebut juga dengan surat mu'awidzatain karena kedua surat Al Qur'an tersebut berisi permohonan,
perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam kejahatan.
Rosulullah SAW membaca surat Al Falaq terutama ketika beliau sedang dalam perjalanan. Rosulullah
membaca surat Al Falaq setelah membaca surat Al Fatihah ketika beliau melaksanakan sholat. Rosulullah
SAW membacanya agar terhindar dari berbagai macam kejahatan makhluk.
F. Pendekatan, Model dan Metode
1. Pendekatan Pembelajaran: pendekatan Saintifik
2. Model Pembelajaran: Make a Match (mencari pasangan).
3. Metode Pembelajaran:
a. Ceramah
70
b. Tanya jawab
c. Penugasan
G. Media, Alat, Bahan, dan Sumber Belajar
1. Media Pembelajaran
a. Video pembelajaran tentang memahami al-Falaq.
b. Power Point (materi Memahami makna QS. al-Falaq)
c. LKPD
2. Alat Pembelajaran
a. Laptop dan infocus
3. Sumber Belajar
a. Buku Guru Kelas 4 PAI & BP, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.-Edisi Revisi Jakarta :
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hal. 1 – 10.
b. al-Qur’an dan Terjemahannya, Penerbit PT. Insan Media Pustaka
c. Video Pembelajaran Memahami QS. al-Falaq (https://www.youtube.com/watch?v=zoSn7SaHD98)
e. Internet (https://slinkgate.blogspot.com/2020/07/materi-pai-kelas-4-sd-pelajaran-1-mari.html)
H. Kegiatan Pembelajaran
1. Pembukaan (5menit)
a. Memberi salam dan berdo’a bersama-sama.
b. Membaca al-Qur’an surah pendek pilihan dengan lancar dan benar (sesuai program pembiasaan
yang ditentukan sebelumnya).
c. Mengabsen kehadiran pe-serta didik dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk
sesuai kegiatan pembelajaran.
d. Appersepsi dengan mengajukan pertanyaan berkaitan dengan pelajaran sebelumnya yang
telah dibahas.
f. Memberikan motivasi pentingnya mempelajari Surah al-Falaq.
g. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai yaitu peserta didik dapat memahami
makna surah al-Falaq dengan benar.
h. Tes awal (pretes).
2. Kegiatan Inti (20 menit)
Dengan pendekatan saintifik dengan metode make amatch (mencari pasangan) proses pembelajaran
dilaksanakan dengan kegiatan sebagai beriktu:
b. Mengamati
a) Guru menayangkan video pembelajaran melalui link youtube, memahami surah al-Falaq dengan
benar.
b) Guru secara acak menunjuk satu atau dua peserta didik untuk menjawab pertanyaan tentang arti
71
dari al-Falaq dengan baik dan benar.
c. Menanya
a) Guru menyampaikan materi pembelajaran memahami QS. al-Falaq melalui power point.
b) Guru memberikan penguatan dengan melafalkan surat al-Falaq ayat per ayat. Kemudian
melafalkan secara keseluruhan.
d. Mengexplorasi
a) Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi soal atau jawaban .
b) Setiap siswa mendapat 1 kartu dan memikirkan soal atau jawaban dari kartu yang dipegang.
c) Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya.
d) Siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu berakhir diberi poin.
e) Setelah satu babak, kartu dikocok lagi supaya setiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari
sebelumnya, demikian seterusnya.
e. Mengasosiasi
a) Secara individual maupun kelompok, peserta didik melafalkan surah al-Falaq.
b) Selanjutnya, peserta didik baik secara individu maupun kelompok mengidentifikas ayat demi
ayat surat al-Falaq dari ayat 1 sampai 5.
f. Mengkomunikasikan
a) Peserta didik menyampaikan hasil make amatch ke depan kelas secara berpasangan.
b) Peserta didik yang lain baik secara individual maupun kelompok menanggapi hasil kegiatan make
a match (melengkapi, mengkonfirmasi, menyanggah)
3. Penutup (5menit)
a. Peserta didik membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru
b. Melaksanakan penilaian dan refleksi dengan mengerjakan LKPD;
c. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan tugas di rumah;
d. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
e. Menutup pelajaran dengan berdo’a dan salam
I. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
1. Teknik, Alat dan Instrumen Penilaian
a. Penilaian Sikap Spritual (KI-1 dan KD-1)
1. Teknik Penilaian : non tes
2. Alat Penilaian : observasi
3. Instrumen Penilaian : Lembar pengamatan
Skor Nilai
No. Sikap Yang Dinilai 1 2 3 4
72
1. Mengucapkan dan menjawab salam
2. Berdoa sebelum dan sesudah belajar
3. Ketaatan beribadah dalam mengerjakan shalat
4. Membaca surah-surah pendek sebelum dan setelah
pembelajaran
Keterangan :
4 = SB, 3=B, 2 = S, 1 = KB
Rentang Skor = skor mak. – skor min.
= 16 -4
= 12/4
=3 MB = 11 – 13 MT = 7 – 10 BT = 4 – 6
MK = 14 – 16
MK = Membudaya (apabila peserta didik terus menerus
memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara
konsisten).
MB = Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan
berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan
mulai konsisten).
MT = Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai
memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang
dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten).
BT = Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan
tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
b. Penilaian Sikap Sosial (KI-2 dan KD-2)
1. Teknik Penilaian : non tes
2. Alat Penilaian : Observasi
3. Instrumen Penilaian : Lembar Penilaian
Nama Peserta Didik :
Kelas/Semester : IV/I
Tahun Pelajaran : 2020/2021
Tanggal Pengamatan :
Sikap sosial yang diamati : Memahami Q.S. al-Falaq, ayat 1-5
No. Sikap Yang Dinilai Plihan Sikap Skor
M MB MT BT
1. Memperlihatkan adanya kerja
sama yang baik di kelompok
2. Memperlihatkan adanya kekom-
pokkan antar anggota kelompok
73
3. Memperlihatkan adanya
tanggungjawab bersama dalam
kelompok
4. Memperlihatkan adanya inisiatif
bersama dalam kelompok
5. Memperlihatkan adanya disiplin
dalam kelompok
Keterangan :
Skor Nilai : M= 4, MB = 3, MT = 2, BT = 1
Nilai Akhir = skor yang diperoleh x100
Skor mak.
M = Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan
dalam indicator secara konsisten).
MB = Mulai berkembang (apabila peserta didik memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang
dinyatakan dalam indicator dan mulai konsisten).
MT = Mulai terlihat (apabila peserta didik sudah mulia memperlihatkan adanya tanda-tanda awal
perilaku yang dinyatakan dalam indicator tetapi belum konsisten)
BT = Belum terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda perilaku yang
dinyatakan dalam indicator)
c. Penilaian Pengetahuan (KI-3 dan Kd-3)
1. Teknik Penilaian : tes
2. Alat Penilaian : tes tertulis
3. Instrumen Penilaian : soal essay
Jawablah Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan macam-macam kejahatan yang disebutkan dalam surat Al Falaq!
2. Kepada siapakah kita boleh memohon pertolongan? Jelaskan!
3. Kapankah Rasulullah SAW sering membaca surat Al Falaq?
4. Mengapa Allah SWT memerintahkan kita berlindung kepada-Nya pada waktu subuh?
5. Sebutkan isi pokoh surat Al Falaq!
Kunci Jawaban :
1. Kejahatan dari sesama makhluk Allah SWT. Kejahatan malam jika telah gelap gulita. Kejahatan
tukang-tukang sihir. Kejahatan orang-orang yang dengki.
2. Allah SWT, karena Allah SWT Maha Sempurna dalam segala hal.
3. Dalam perjalanan.
4. Agar terhindar dari segala macam kejahatan sepanjang hari sampai malam hari.
5. Perintah agar kita berlindung kepada Allah SWT dari segala macam bentuk kejahatan.
Keterangan :
Setiap soal skornya : 20, skor maksimal : 100
74
Nilai akhir = skor yang diperoleh x 100
Skor mak.
d. Penilaian Keterampilan (KI-4 dan KD-4)
1. Teknik Penilaian : non tes
2. Bentuk penilaian : Kinerja
3. Alat penilaian : observasi
4. Instrumen Penilaian : Lembar penilaian dengan pengamatan
Lembar Pengamatan Membaca Q.S. al-Falaq, ayat 1-5
Nama Siswa :
Kelas/ Semester : IV/I
Tanggal Penilaian :
No. Kriteria Nilai
1. Sangat lancar
2. Lancar
3. Sedang
4. Kurang Lancar
5. Tidak Lancar
Keteragan :
Sangat Lancar = 5 dan skor yang diperoleh 5/5 x 100 = 100
Lancar = 4 dan skor yang diperoleh 4/5 x 100 = 80
Sedang = 3 dan skor yang diperoleh 3/5 x 100 = 60
Kurang Lancar = 2 dan skor yang diperoleh 2/5 x 100 = 40
Tidak Lancar = 1 dan skor yang diperoleh 1/5 x 100 = 20
Nilai akhir = skor yg diperoleh x 100
Skor maksimal
1. Sangat Lancar = Apabila peserta didik dapat membaca QS. Al-Falaq
2. Lancar
dengan lancar.
= Apabila peserta didik dapat membaca QS. Al-Falaq
dengan lancar, akan tetapi masih ada bacaan satu
ayat yang kurang fasih
3. Sedang = Apabila peserta didik dapat membaca QS. Al-Falaq
dengan lancar, akan tetapi masih ada bacaan dua
ayat yang kurang fasih.
4. Kurang Lancar = Apabila peserta didik dapat membaca QS. Al-Falaq
dengan kurang lancar.
5. Tidak Lancar = Apabila peserta didik tidak dapat membaca QS. Al-
Falaq
75
2. Analisis Hasil Penilaian
a. Analisis dilakukan setelah penilaian.
b. Hasil analisis digunakan untuk pemetaan terhadap siswa yan perlu diberikan remedial dan pengayaan.
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Remedial
1. Pembelajaran dilaksanakan pada peserta didik yang belum menguasai materi (tidak mencapai KKM
= 70), harus mengikuti kegiatan remidial.
2. Guru menjelaskan Kembali materi yang kurang dipahami siswa (sesuai rubrik pengembangan materi
yang telah ada).
3. Guru melakukan penilaian kembali setelah pembelajaran dilaksanakan.
4. Pelaksanaan Remedial dilakukanpada hari dan waktu tertentu yang disesuaikan, misalnya 30 menit
setelah jam pulang.
b. Pengayaan
1. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan bagi peserta didik yang sudah menguasai materi atau melampaui
KKM.
2. Kegiatan pembelajaran peserta didik diminta mengerjakan materi pengayaan yang sudah disiapkan.
Mengetahui : Pelapis, 16 Juli 2019
Kepala SD Negeri 2 Pelapis Guru PAI dan Budi Pekerti
BUJANG EFLAR, S.Pd. ASMADEN, S.Pd.I.
NIP. 198107302011011005 NIP.
76
Lampiran 2
SIKLUS 1
Penilaian Pengetahuan (KI-3 dan Kd-3)
1. Teknik Penilaian : tes
2. Alat Penilaian : tes tertulis
3. Instrumen Penilaian : soal essay
Jawablah Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan macam-macam kejahatan yang disebutkan dalam surat Al Falaq!
2. Kepada siapakah kita boleh memohon pertolongan? Jelaskan!
3. Kapankah Rasulullah SAW sering membaca surat Al Falaq?
4. Mengapa Allah SWT memerintahkan kita berlindung kepada-Nya pada waktu subuh?
5. Sebutkan isi pokoh surat Al Falaq!
Kunci Jawaban :
1. Kejahatan dari sesama makhluk Allah SWT. Kejahatan malam jika telah gelap gulita. Kejahatan
tukang-tukang sihir. Kejahatan orang-orang yang dengki.
2. Allah SWT, karena Allah SWT Maha Sempurna dalam segala hal.
3. Dalam perjalanan.
4. Agar terhindar dari segala macam kejahatan sepanjang hari sampai malam hari.
5. Perintah agar kita berlindung kepada Allah SWT dari segala macam bentuk kejahatan.
Keterangan :
Setiap soal skornya : 20, skor maksimal : 100
Nilai akhir = skor yang diperoleh x 100
Skor mak.
SIKLUS 2
Penilaian Pengetahuan (KI-4 dan Kd-4)
1. Teknik Penilaian : tes
2. Alat Penilaian : tes tertulis
3. Instrumen Penilaian : soal essay
Jawablah Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. ____ kalimat yang bergaris bawah, hukum bacaannya adalah ………….
2. Dari ayat di samping, temukan hukum bacaan Qalqalah Kubra,
dan jelaskan!
Kunci Jawaban :
1. Ihfa’ hakiki
2. ____ , karenan ada huruf ﺪdiakhir kalimat, dan cara membacanya memantul dan jelas.
77
Keterangan :
Setiap soal skornya : 50, skor maksimal : 100
Nilai akhir = skor yang diperoleh x 100
Skor mak.
SIKLUS 3
Penilaian Pengetahuan
1. Teknik Penilaian : tes
2. Alat Penilaian : tes tertulis
3. Instrumen Penilaian : soal essay
Jawablah Pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Arti atau terjemahan dari ayat di samping adalah ………….
2. “Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”. Tuliskan ayat al-Qur’an dari terjemahan ayat di
samping !
Kunci Jawaban :
1. Dan dari kejahatan makhluknya.
2. .
Keterangan :
Setiap soal skornya : 50, skor maksimal : 100
Nilai akhir = skor yang diperoleh x 100
Skor mak.
78
Lampiran 3
79
80
81
Lampiran 4
ALAT PERAGA
82
83
84
Lampiran 5 DOKUMENTASI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Foto 1.
Kegiatan saat pertama masuk kelas
Foto 2.
Kegiatan Persiapan sebelum membuka Kegiatan Pembelajaran
85
Foto 3.
Kegiatan Pembukaan Pembelajaran
Foto 4.
Kegiatan Inti Pembelajaran
86
Foto 5.
Persentasi kelompok dalam kegiatan make a match Siklus 1
Foto 6.
Kegiatan make a match Siklus 2
87
Foto 7.
Kegiatan make a match Siklus 3
Foto 8.
Kegiatan Penutup Pembelajaran
88
PEMERINTAH KABUPATEN KAYONG UTARA
DINAS PENDIDIKAN
SD NEGERI 2 PELAPIS
NSS : 101130703007 NPSN : 30103667
Alamat : Tanjung Terong Desa Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata 78552
S U R A T KETERANGAN
Nomor : 421/ 143 /SDN.2/2019
Yang Bertanda tangan di bawah ini Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Pelapis :
Nama : Bujang Eflar, S.Pd.SD.
Pangkat/Gol : Pembina, IV/a
NIP : 196703051993021005
Jabatan : Kepala Sekolah
Dengan ini menerangkan bahwa pada hari ini Sabtu, 13 Agustus 2019 telah dilaksanakan seminar
Penelitian Tindakan Kelas bertempat di SDN 2 Pelapis, yang di sajikan oleh :
Nama : Asmaden, S.Pd.I.
Pangkat/Gol
NIP : Penata /III c
Jabatan
Judul Karya Tulis : 198107302011011005
: Guru Pendidikan Agama Islam
: “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Mari Belajar
Q.S. al-Falaq Melalui Metode Make a Match Di Kelas IV
SD Negeri 2 Palapis”.
Demikian surat keterangan ini dibuat, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Pelapis
Pada tanggal : 13 Agustus 2019
Kepala Sekolah
BUJANG EFLAR, S.Pd.SD.
NIP. 196703051993021005
89
DAFTAR HADIR SEMINAR
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
No Nama Guru Asal Sekolah Tanda Tangan
1. ASMADEN, S.Pd.I. SDN 2 PELAPIS 1....................
2. RODIYANSAH, S.Pd.
3. ELLY DARMAYANTI, S.Pd. SDN 2 PELAPIS 2.........................
4. RINI SUMINARSIH, S.Pd.I.
5. SUMIARTI, S.Pd. SDN 2 PELAPIS
6. MINGGUS D.MAKIN, S.Pd. 3.........................
SDN 2 PELAPIS 4.........................
SDN 2 PELAPIS
5... ......................
SDN 2 PELAPIS 6.. .......................
Pelapis , 13 Agustus 2019
Kepala Sekolah
BUJANG EFLAR, S.Pd.SD.
NIP. 196703051993021005
90