The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Panduan Ibadat Memule untuk Prodiakon Paroki Karangpanas, disusun oleh Koesubijantono

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by om.unggul, 2022-04-16 02:39:30

Ibadat Memule1

Panduan Ibadat Memule untuk Prodiakon Paroki Karangpanas, disusun oleh Koesubijantono

Keywords: memule

L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang hidup dan mati, saudara-saudari kami
yang masih menerita di alam penantian sangat mengharapkan belas
kasih-Mu untuk dapat segera hidup bahagia di sisi-Mu. Semoga Engkau
berkenan meringankan penderitaannya. Kami mohon.

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang hadir dalam peringatan ini. Semoga kami yang telah
mendengarkan dan merenungkan sabda Tuhan, mampu mengimani janji
Yesus Kristus terwujud dalam perjuangan hidup dan karya kami sehari-
hari. Kami mohon.

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang cinta damai, kami yang berkumpul di
sini ingin selalu bersatu, hidup rukun dan saling mengasihi, rela berkurban
bagi sesama, seperti keteladanan Putera-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus
yang telah memberikan nyawa-Nya demi keselamatan umat manusia.
Sudilah Engkau menyalakan hati kami dengan Roh-Mu yang kudus. Kami
mohon.

U. Kabulkanlah doa kami.

P.Demikianlah ya Bapa, doa permohonan umat-Mu yang dipanjatkan dengan
hati yang tulus dan rendah hati. Semoga Engkau berkenan menerima dan
mengabulkannya. Sebab hanya Engkaulah sumber hidup dan
pengharapan kami, yang bersatu dengan Putera-Mu dan Roh Kudus, Allah
sepanjang segala masa.

U. Amin.

12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatakan iman
kepercayaan kita dengan mendoakan Aku Percaya dan dilanjutkan Doa
Rosario – yang akan dipandu …….

13. Madah Pujian Maria
nDHEREK DEWI MARIYAH - peringatan arwah no.41 hal.183

14. Aneka Doa

: Litani SANTA PERAWAN MARIA PS. 214

: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268

: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatukan
seluruh doa, harapan dan permohonan kita dengan doa yang diajarkan
oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Bapa Kami ……

P.Ya Bapa, datanglah kerajaan-Mu di seluruh muka bumi. Bukalah hati setiap
orang supaya percaya kepada-Mu, dan dengan demikian menjadi warga
kerajaan-Mu yang abadi. Semoga kamipun giat mewujudkan kerajaan-Mu
ditengah masyarakat sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami,
Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-
lamanya.

15. Doa Penutup

P.Marilah berdoa, ......
Allah Bapa sumber Kehidupan dan Kekudusan, kami telah Engkau
segarkan dengan Sabda Kehidupan yang meneguhkan iman kepercayaan
kami. Kehadiran Sabda-Mu menjadi peneguh bagi hidup kami sehari-hari
dalam usaha kami memenuhi kehendak-Mu dan mengarahkan kepada
kebahagiaan abadi di surga.
Kami berharap, pada saatnya nanti kami akan Kaupersatukan dengan para
kudus-Mu dan saudara kami .......... dalam kebahagiaan abadi, karena kami
mempercayakan diri kami kepada satu-satunya jalan masuk dan pintu
kepada-Mu.
Dialah Tuhan Yesus Kristus Putera-Mu yang hidup dan berkuasa, kini dan
sepanjang masa.

U. Amin

16. Berkat dan Pengutusan

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Ibadat dan doa peringatan 7 hari untuk saudara kita ………… hampir
selesai. Marilah kita bersama-sama hening sejenak untuk memohon berkat
Tuhan untuk kita semua, terutama untuk keluarga disini.
……… (hening sejenak) ………

P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.

P.Semoga Allah Bapa, yang telah menciptakan dan mengasihi saudara,
memelihara saudara dalam cinta kasih-Nya.

U. Amin.

P.Semoga Allah Putera, yang telah memberikan harapan sejati kepada
saudara, meneguhkan saudara dalam menghayati iman, harapan, dan
kasih sejati.

U. Amin.

P.Semoga Allah Roh Kudus, yang telah menyalakan api cinta kasih dalam
hati para murid Kristus, memberikan ketabahan dan kekuatan hati dalam
hidup saudara.

U. Amin.

P.Semoga semua saudara yang hadir di sini dan sanak keluarga kita serta
rencana baik kita senantiasa, dilindungi, dibimbing dan berkat berlimpah-
limpah atas kita semua oleh Allah yang Mahakuasa (†) Dalam nama Bapa,
dan Putera, dan Roh Kudus.

U. Amin.

P.Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah bagi .......... sudah
selesai.

U. Syukur kepada Allah.

P.Marilah kita pergi, kita diutus.
U. Amin.

17. Nyanyian Penutup

SIAPA YANG BERPEGANG - peringatan arwah no.35 hal.180 / PS.650

Allah Yang Memelihara Dan Memurnikan Hidup

(Ratapan 3:22-26 – Matius 11:25-30)

(Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat
menyadari kehadiranMu)

01. Nyanyian Pembuka

‘KUGEMBIRA KAU BERKATA – peringatan arwah no.3 hal.158 / PS.325

02. Tanda Salib, Salam dan Pengantar

P.  Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U. Amin.

P. Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, senantiasa
melimpahkan penghiburan iman kepada kita.

U. Sekarang dan selama lamanya.

03. Kata Pembuka

P. Saudara-saudari yang terkasih, bersama keluarga………. pada
malam ini kita ingin berdoa untuk saudari kita……… Yang telah 40 hari
menghadap Allah Bapa di surga.

Hitungan empat puluh mengingatkan kita akan perjalanan umat Israel di
padang gurun, saat Tuhan Allah memelihara dan memurnikan hidup umat-
Nya.

Kita juga mengenang para Nabi dan Tuhan Yesus sendiri yang
mengundurkan diri selama 40 hari untuk masa pemurnian hati.

Maka pada hari keempat puluh ini, kita ingin memohon kepada Tuhan,
semoga Dia/Sang sumber kehidupan berkenan memurnikan dan
membersihkan saudari kita….. dari segala dosa dan hukuman sehingga
saudari kita ini boleh memasuki istirahat kekal yang membahagiakan di
surga.

Kita juga mohon agar keluarga ….. senantiasa dipelihara, dijaga, dan
dilindungi oleh Tuhan baik secara lahir maupun batin.

P. Marilah kita siapkan hati kita dengan hening sejenak, mengakui
segala dosa dan kelemahan kita, dan mohon belas kasihan Allah, atas
segala dosa-dosa kita. <Hening sejenak>

04. Tobat

P. Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah mengalami kematian, tetapi
dibangkitakan oleh kekuasaan Bapa dalam Roh Kudus.

Tuhan, Kasihanilah kami.

P. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah kebangkitan dan hidup, barang
siapa percaya kepada-Mu akan memperoleh kehidupan kekal.

Kristus, kasihanialh kami.

P. Tuhan Yesus Kristus, Engkau datang dengan mulia untuk
mempersatukan kami semua dalam kerajaan Bapa.

Tuhan, kasihanilah kami.

P. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa
kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

05. Doa Pembukaan

P. Marilah berdoa…

Allah Bapa Sang Pemelihara kehidupan, kami bersyukur kepada-Mu karena
Engkau telah memelihara hidup kami dengan berkat-Mu. Engkau pula yang
telah mendapingi perjalanan bangsa Israel melintasi padang gurun selama
40 tahun. Kami percayakan hamba-Mu…… dalam pemeliharaan kasih-Mu.
Berkenanlah Engkau membersihkan segala dosa dan kekurangannya,
sehingga jiwanya mendapat isrtirahat kekal. Kami mohon pula berkat-Mu
bagi kami semua yang masih harus berjuang dalam kehidupan sehari-hari,
semoga Kau pelihara dalam naungan kasih-Mu. Dengan pengantaraan Yesus
Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam
persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U. Amin.

06. Bacaan I (Rat.3:22-26)

L. Adalah baik menantikan pertolongan Tuhan dengan tenang.

Pembacaan dari Kitab Ratapan.

Saudara-saudari, 22 Tidak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-
habisnya rahmat-Nya, 23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 24
"TUHAN adalah bagianku," kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-
Nya. 25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa
yang mencari Dia. 26 Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.

L. Demikianlah sabda Tuhan.

U. Syukur kepada Allah.

07. Nyanyian Tanggapan

TUHAN, PADA-MU ’KUBERSERAH – peringatan arwah no.12 hal.164 / PS.717

08. Bait Pengantar Injil

Alleluia ……

Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri kerajaan
Kaunyatakan kepada orang kecil.

09. Bacaan Injil (Mat.11:25-30)

P. Tuhan beserta kia.

U. Sekarang dan selama lamanya.

P. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius.

U. Dimuliakanlah Tuhan.

Datanglah kepada-Ku, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu

Pada suatu hari berkatalah Yesus, “ 25 Pada waktu itu berkatalah Yesus:
"Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya
itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau
nyatakan kepada orang kecil. 26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun
mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain
Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. 28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan
memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah
pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan
mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku
pun ringan."

P. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun
melaksanakannya.

U. Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

10. Homili

(Roh kudus, pakailah pikiranku, mulutku dan hatiku untuk mewartakan
sabda-Mu)

Allah yang memelihara dan memurnikan hidup

Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul
untuk berdoa bagi saudara kita yang dipanggil Tuhan 40 hari yang lalu. Pada
hari ke 40 ini, kita ingin melambungkan doa-doa kita agar saudara kita
dimurnikan dan dibersihkan hatinya dari segala dosa dan kelemahan
sehingga merasakan damai abadi di surga.

Apa yang hendak kita renungkan?

Ada tiga hal pokok yang kita renungkan hari ini.

Pertama, 40 hari adalah saat pemurnian dan pengudusan.

Kedua, kita juga diingatkan agar semakin dapat menyerahkan hidup dan
memurnikan arah hidup kita kepada Allah, dan

Ketiga, kita diundang untuk bersedia datang kepada Allah.

Pertama, 40 hari adalah saat pemurnian bagi saudara kita yang dipanggil
Tuhan. Pemurnian diartikan sebagai saat untuk membersihkan diri dari
segala kotoran, debu, atau apa pun yang menempel sehingga kelihatan
aslinya. Seorang pelajar dimurnikan melalui proses belajar secara terus-
menerus, ujian-ujian di sekolah, dan kedewasaan dalam sikap dan perilaku
di sekolah. Seorang ibu atau bapak juga dimurnikan melalui pengalaman
bertahun-tahun mendampingi seorang anak dan membesarkan serta
mendidik anak-anak mereka. Emas dimurnikan dengan bara api secara
terus-menerus sehingga dengan ditempa dengan api, emas terlihat murni.
Bangsa Israel dimurnikan melalui perjalanan melintasi padang gurun selama
40 tahun, sedangkan Tuhan Yesus Kristus selama 40 hari 40 malam di
padang gurun mengundurkan diri untuk memurnikan dan membersihkan diri
dari berbagai godaan. Pada hari yang ke 40 ini, kita mohon kepada Allah
agar saudara kita ini dimurnikan dari segala dosa dan kelemahan pribadinya
sehingga dibersihkan dari segala dosa dan kelemahn pribadinya. Kita
memohon berkat agar Allah senantiasa mendampingi dan menyertai
saudara kita dalam proses pemurnian ini sehingga ia sungguh semakin layak
dan pantas menghadap Bapa Sang Sumber Kekudusan.

Kedua, kita juga diingatkan agar semakin dapat menyerahkan hidup dan
memurnikan arah hidup kita kepada Allah. kitab Ratapan menuliskan,
“TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang
mencari Dia. Adalah baik menantikan pertolongan TUHAN dengan tenang”
(Rat.3:25-26). Pemurnian hati sebagai umat beriman berarti mengarahkan
seluruh hidup dan mengandalkan kekuatan Tuhan sebagai satu-satunya
kekuatan hidup kita, bukan yang lain. Pada zaman dulu, orang sering berdoa
doi pohon-pohon besar, di batu-batu besar, atau di tempat-tempat keramat
seperti makam dan gua-gua yang terkenal angker dengan berharap memiliki
kekuatan untuk dapat mengatasi segala persoalan hidup mereka.
Sedangkan pada zaman modern, orang sering mengandalkan kekuatan
pikiran dan kemampuan manusia dengan kecanggihan teknologi dan
kemampuan membuat analisis. Zaman ini memang menawarkan berbagai
kemudahan yang sering membuat orang terlena. Jika pada zaman dulu
orang sangat yakin bahwa jodoh dan pekerjaan berada di tangan Tuhan,
orang zaman sekarang percaya bahwa dengan teknologi handphone dan
internet dengan berbagai tawaran dan kemudahan sehingga orang cukup

mengetik “REG JODOH” atau “REG KERJA” kemudian dikirim ke no xxx untuk
mendapatkan jodoh atau pekerjaan meskipun belum tentu sesuai harapan,
atau bahkan sering terjadi penipuan. Kita diingatkan bahwa semua hal perlu
atau penting dalam hidup kita tetapi yang lebih utama dan pokok satu-
satunya kekuatan iman kita tidak lain adalah Allah sendiri.

Dan Ketiga, kita diundang untuk bersedia datang kepada Allah. Yesus
bersabda, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat,
Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan
belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan kamu
akan mendapat kelegaan bagi jiwamu.” (Mat.11:28-29).

Saat pemurnian menjadi saat penyerahan kepada Allah ketika manusia
mengalami situasi letih, lesu, dan berbeban berat. Masing-masing dari kita
memiliki beban yang berbeda satu sama lain. Dengan datang kepada Yesus,
kita akan mendapatkan kelegaan. Demikian pula dengan segala beban
derita, dosa, dan kelemahan dari saudara kita yang dipanggil 40 hari yang
lalu, kita memohon kelegaan kepada Yesus agar beban saudara kita
diringankan dan saudara kita mendapatkan kelegaan jiwanya serta
merasakan kasih Tuhan dalam kebahagiaan abadi di surga.

Marilah kita memohon kepada Allah agar saudara kita dimurnikan dan
diringankan dari segala kelemahan dan dosanya. Bagi kita semua dan
keluarga ini, kita berdoa agar kita pun semakin memurnikan hati dan budi
kita agar kita berani datang kepada Yesus Tuhan agar kita mendapat
kelegaan bersama Kristus Tuhan.

Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.

11. Doa Umat

P. Ibu/Bapa/Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.

Tuhan Yesus mengajak kita untuk mendengarkan Dia melakukan hal yang
terbaik serta merenungkan sabda-Nya. Semoga sabda yang kita renungkan
ini menolong kita agar selalu siap sedia menanti kedatangan Tuhan sendiri,
yaitu saat dimana kita sendiri harus menghadap sang pencipta dan
penguasa kehidupan ini. Maka marilah dengan rendah hati kita
memanjatkan doa dan permohonan ini kepada-Nya.

L. Ya Bapa, lewat Putra-Mu, Yesus Kristus, Engkau menghendaki agar
kami tidak terbelenggu dalam kuasa dosa dan penderitaan. Engkau
menghendaki kami, umat-Mu mengalami pembebasan dan kemerdekaan
dari derita dan cengkeraman maut dan dosa. Bebaskanlah saudara kami
………… yang telah 40 hari menghadap-Mu dari semua belenggu dosa dan
maut. Kami mohon……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang ditinggalkan. Semoga anugerah pembebasan yang
boleh diterima dan dialami oleh saudara kami ini mendorong dan
menyemangati kami untuk mengungkapkan terima kasih kami dalam wujud
tindakan kasih kepada sesama dan orang-orang yang kami jumpai dan kami
layani setiap hari. Kami mohon…..

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Semoga doa-doa dan kehadiran kami semua menjadi kekuatan bagi
keluarga yang ditinggalkannya, dan juga menguatkan harapan kami akan
hidup yang kekal. Kami mohon.....

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Allah, bapa yang mahakasih. Saudara kami, ketika hidupnya telah
berusaha untuk mendengarkan dan melaksanakan sabda-Mu melalui karya
dan pengabdiannya. Semoga segala kebaikan yang telah diperbuatnya,
menjadi inspirasi bagi keluarga yang ditinggalkan untuk semakin tekun dan
setia melaksanakan panggilan hidup mereka. Kami mohon.....

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Tuhan, Allah Bapa yang mahaagung, kami, umat-Mu ini memang
tidak tahu terima kasih. segala sarana hidup yang telah Engkau sediakan
dan Engkau kuasakan kepada kami untuk memuliakan nama-Mu, justru kami
salah gunakan untuk mengabdi dunia. Oleh karena itu berilah kami
kekuatan, agar kami lebih memilih Engkau daripada dunia. Kami mohon...

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Allah, Bapa yang mahabaik. Kami semua yang bersatu dalam doa
ini semoga dapat senantiasa hidup rukun, saling mengasihi, saling
memperhatikan dan saling mendoakan, karena kami adalah sesaudara
dalam Yesus Kristus. Kami mohon.....

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Bapa, Engkau telah mengingatkan agar kami senantiasa
memuliakan nama-Mu dalam perayaan Ekaristi di gereja. Semoga dengan
ketekunan mengikuti Ekaristi iman kami semakin Engkau teguhkan. Kami
mohon.......

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang hidup dan mati, saudara-saudari
kami yang masih menderita di alam penantian sangat mengharapkan belas
kasih-Mu untuk dapat segera hidup bahagia di sisi-Mu. Semoga Engkau
berkenan meringankan penderitaannya. Kami mohon......

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang hadir dalam peringatan ini. Semoga kami yang telah
mendengarkan dan merenungkan sabda Tuhan, mampu mengimani janji
Yesus Kristus terwujud dalam perjuangan hidup dan karya kami sehari-hari.
Kami mohon.....

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang cinta damai, kami yang
berkumpul di sini ingin selalu bersatu, hidup rukun dan saling mengasihi,
rela berkurban bagi sesama, seperti keteladanan Putera-Mu, Tuhan kami
Yesus Kristus yang telah memberikan nyawa-Nya demi keselamatan umat
manusia. Sudilah Engkau menyalakan hati kami dengan Roh-Mu yang kudus.
Kami mohon.......

U. Kabulkanlah doa kami.

P. Demikianlah ya Bapa, doa permohonan umat-Mu yang dipanjatkan
dengan hati yang tulus dan rendah hati.

Semoga Engkau berkenan menerima dan mengabulkannya.

Sebab hanya Engkaulah sumber hidup dan pengharapan kami, yang bersatu
dengan Putera-Mu dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

U. Amin.

12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )

P. Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatakan
iman kepercayaan kita dengan mendoakan Aku Percaya dan dilanjutkan
dengan Doa Rosario yang akan dipandu …….

13. Madah Pujian Maria

MENGASIHI MARIA - peringatan arwah no.39 hal.182

14. Aneka Doa

: LITANI SANTA PERAWAN MARIA PS. 214

: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169

: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268

P. Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatukan
seluruh doa, harapan dan permohonan kita dengan doa yang diajarkan oleh
Tuhan kita Yesus Kristus.

Bapa Kami ……

P. Ya Bapa, datanglah kerajaan-Mu di seluruh muka bumi. Bukalah hati
setiap orang supaya percaya kepada-Mu, dan dengan demikian menjadi
warga kerajaan-Mu yang abadi. Semoga kami pun giat mewujudkan

kerajaan-Mu ditengah masyarakat sambil mengharapkan kedatangan
Penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-
lamanya.

15. Doa Penutup

P. Marilah kita berdoa,

Allah Bapa kami dalam surga, sabda-Mu sungguh menguatkan dan
menghibur kami yang sedang mengalami kegelisahan dan kekhawatiran
akibat berbagai masalah yang menimpa hidup kami. Kami mohon, semoga
Engkau selalu membimbing dan menguatkan kami dalam menapaki
perjalanan hidup yang penuh tantangan dan cobaan ini agar tetap teguh
dalam iman, harapan, dan cinta kepada-Mu. Dan kelak kami semua dapat
bersatu dengan Dikau dalam kebahagiaan kekal di surga. Demi Kristus,
Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang masa.

U. Amin.

16. Berkat dan Pengutusan

P. Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.

Semua orang yang mendengarkan sabda Allah, melaksanakan perintah-Nya
serta percaya penuh kepada-Nya akan memperoleh hidup kekal. Untuk itu,
marilah kita hening sejenak untuk memohon berkat Tuhan.

P. Tuhan beserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

P. Semoga Allah Bapa, yang telah menciptakan dan mengasihi
saudara, memelihara saudara dalam cinta kasih-Nya.

U. Amin.

P. Semoga Allah Putera, yang telah memberikan harapan sejati kepada
saudara, meneguhkan saudara dalam menghayati iman, harapan, dan kasih
sejati.

U. Amin.

P. Semoga Allah Roh Kudus, yang telah menyalakan api cinta kasih
dalam hati para murid Kristus, memberikan ketabahan dan kekuatan hati
dalam hidup saudara.

U. Amin.

P. Semoga semua saudara yang hadir di sini dan sanak keluarga kita
serta rencana baik kita senantiasa, dilindungi, dibimbing dan berkat

berlimpah-limpah atas kita semua oleh Allah yang Mahakuasa (†) Dalam
nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.

U. Amin.

P. Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah, sudah selesai.

U. Syukur kepada Allah

P. Marilah kita selalu mendengarkan Sabda Tuhan dan hidup dalam
damai-Nya.

U. Amin

17. Nyanyian Penutup

MULIAKANLAH TUHAN ALLAH - peringatan arwah no.32 hal.178 / PS.657

ALLAH YANG BERBELAS KASIH

(Yes.49:8,14-16 - Mat.18:12-14)

( Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat
menyadari kehadiranMu )

01. Lagu Pembuka
‘KUGEMBIRA KAU BERKATA – peringatan arwah no.3 hal.158 / PS.325

02. Salam Pembuka

P.Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U. Amin.

P.Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan
penghiburan iman kepada kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

03. Kata Pembuka

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus.

Kita berkumpul di sini kecuali ingin mendoakan saudara kita ………… ,
lebih-lebih ingin mendengarkan dan merenungkan sabda Tuhan sumber
segala berkat. Seratus hari yang lalu saudara kita dipanggil menghadap
Tuhan. Dalam bacaan Injil Santo Lukas nanti akan kita merenungkan
betapa Yesus menghendaki keutuhan domba-domba-Nya. Kita yakin
saudara kita telah disatukan, sebagaimana domba-domba yang diberkati-
Nya untuk menerima Kerajaan yang telah disediakan sejak sebelum dunia
dijadikan. Kini kita berkumpul untuk mendengarkan sabda Tuhan yang
lembut dan menyejukkan hati, sehingga dapat menambah kekuatan iman,
terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Marilah kita singkirkan dahulu

segala persoalan dan kesibukan kita dengan menciptakan suasana hati
yang bersatu dalam doa.

04. Tobat
P.Marilah kita hening sejenak untuk mempersiapkan hati kita. Kita serukan

belas kasih Allah dan pengampunan-Nya bagi dosa dan kelemahan kita.

Saya mengaku …………

P.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

TUHAN, KASIHANI KAMI PS.353

05. Doa Pembuka

P.Marilah berdoa …………
Ya Allah, Bapa kami yang mahamurah. Seratus hari yang lalu Engkau
berkenan memanggil saudara ………… menghadap ke hadirat-Mu. Kami
percaya bahwa saudara kami telah Engkau terima dalam kemuliaan-Mu,
karena Engkau sendiri telah memilihnya dalam nama Yesus Kristus, Putra-
Mu. Semoga saudara dan keluarganya yang masih berjuang di sini, Engkau
berkati pula agar kelak dapat bersatu kembali dalam kebahagiaan yang
kekal. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.

U. Amin.

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan
kebaikan Allah yang selalu memperhatikan umat-Nya, dengan penuh
kebijaksanaan.

06. Bacaan Pertama (Yes.49:8,14-16)

L. Pembacaan dari Kitab Nabi Yesaya.

49:8 Beginilah firman TUHAN: "Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab
engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau;
Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat
manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan
tanah pusaka yang sudah sunyi sepi. 14 Sion berkata: "TUHAN telah
meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku." 15 Dapatkah seorang
perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari
kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan

engkau. 16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku;
tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

P.Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

07. Nyanyian Tanggapan
TUHAN, PADA-MU ’KUBERSERAH – peringatan arwah no.12 hal.164 / PS.717

08. Bait Pengantar Injil

P.Aleluya, aleluya, aleluya
Hari Tuhan sudah dekat, Ia datang sebagai penyelamat.

09. Bacaan Injil (Mat.18:12-14)

P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.

P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Santo Lukas.
U. Dimuliakanlah Tuhan.
Bapamu tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.

18:12 "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba,
dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang
sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat
itu? 13 Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil
menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada
atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. 14 Demikian
juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari
anak-anak ini hilang."

P.Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun
melaksanakannya.

U. Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

10. Homili
(Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan
sabda-Mu)

Allah yang berbelas kasih

Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul
untuk berdoa bagi saudara kita yang 100 hari yang lalu dipanggil Tuhan.
Pada saat ini, kita hendak merenungkan betapa Allah mengasihi dan

mencintai kita semua, baik yang hidup maupun yang mati, terlebih saudara
kita yang kita doakan pada hari ini.
Saya mengajak anda semua untuk merenungkan 3 hal pokok.

Pertama, Tuhan mengasihi kita semua. Ia tahu saat dan waktu yang tepat
untuk bertindak.

Kedua, kasih sayang Allah begitu besar, melebihi kasih seorang ibu kepada
anaknya.

Ketiga, belas kasih Allah ditunjukkan dengan tidak membiarkan anak-anak-
Nya hilang.

Mari kita renungkan bersama.
Pertama, Tuhan mengasihi kita semua. Ia tahu saat dan waktu yang tepat
untuk bertindak. Dalam hidup, kita kadang kala mengalami saat-saat yang
gelap dan tidak jelas seolah Tuhan tidak peduli kepada kita. Maka, orang
sering bertanya, “Mengapa peristiwa ini harus terjadi Tuhan? Ada apa? Apa
rencana-mu bagi hidup kami?” Kadang kala, orang mempertanyakan
imannya seolah-olah Tuhan tidak mau mendengarkan keluhan dan doa-doa
kita. Persoalannya bukan karena Tuhan peduli atau tidak, tetapi sebenarnya
Tuhan menunggu saat yang tepat untuk menyelamatkan kita. Sikap ini
ditegaskan oleh Kitab Nabi Yesaya yang mengatakan, “Pada waktu Aku
berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan,
Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau,
menjadi perjanjian bagi umat manusia…………” (Yes.49:8). Oleh karena itu,
saat yang tepat juga pasti diberikan Tuhan bagi saudara kita yang kita
doakan pada hari ini. Kapan hal itu diberikan? Tuhan yang tahu dan
berkenan memberikan pada saat yang tepat.

Kedua, kasih sayang Allah begitu besar, melebihi kasih seorang ibu kepada
anaknya. Seorang ibu (normalnya) mengasihi dan mencintai anak-anaknya.
Dalam pengalaman hidup, seorang ibu itu pasti KIRMAH – mikirke omah,
yang berarti memikirkan kondisi di rumah. Maka, ketika seorang ibu
mengikuti pertemuan ibu-ibu, rapat WKRI, arisan, perkumpulan doa, rapat
RT/RW, atau hanya sekedar ngrumpi dan kebetulan ada minum dan snack,
ibu akan memikirkan anggota keluarganya, terlebih anaknya. Seorang ibu
yang ingat akan anaknya mulai membuka sapu tangannya kemudian
memasukkan beberapa snack sebagai oleh-oleh untuk anaknya. Sang anak
merasa senang dan bahagia bukan karena banyak atau sedikitnya buah
kasih yang diterimanya akan tetapi karena wujud kasih sayang yang nyata
dari seorang ibu. Sang ibu juga merasa bahagia karena bisa memberikan
kasih sayang yang nyata kepada anaknya. Kasih sayang Allah pun demikian
besar, melebihi kasih sayang ibu kepada anaknya. Kitab Nabi Yesaya
menegaskan, : “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya,
sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia

melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.” (Yes.49:15). Inilah kasih
sayang Allah bagi umatnya terlebih bagi saudara kita yang kita doakan pada
hari ini. Oleh karena itu, kita ingin menyerahkan saudara kita ke dalam kasih
sayang Allah Sang Mahacinta agar boleh dicintai dan dikasih serta meretas
segala dosa dan mengalami kedamaian di rumah Bapa.

Ketiga, belas kasih Allah ditunjukkan dengan tidak membiarkan anak-anak-
Nya hilang. Dalam bacaan Injil, kita mendengarkan kisah mengenai seorang
gembala yang memiliki seratus ekor domba, tetapi seekor di antaranya
tersesat. Hanya ada satu ekor domba yang hilang, tetapi sang gembala
meninggalkan yang 99 ekor dan mencari satu yang hilang. Mengapa sang
gembala rela mencarinya? Apakah yang seekor ini lebih gemuk? Lebih lebat
bulunya? Lebih menarik penampilannya? Lebih indah dan elok rupanya?
Atau lebih mahal harganya? Ternyata tidak demikian, sang gembala rela
mencari bukan karena domba yang satu ini lebih berharga dari yang lain
akan tetapi karena kasih sang gembala yang tidak membiarkan seekor pun
dombanya hilang. Inilah sikap dasar belas kasih Allah. Ia tidak mau
kehilangan umat-Nya satu pun. Ia merindukan semua umat bersatu dalam
satu persekutuan penuh perjamuan abadi di surga. Setiap umatnya, satu per
satu, disayangi dan dikasihi bagaimanapun keadaannya, bahkan juga di saat
tersesat dan jauh dari Allah. Kepada Allah yang menyayangi umat-Nya inilah
kita percayakan saudara kita yang kita doakan pada hari ke 100 ini.

Marilah kita memohon belas kasih dan cinta Allah agar dengan kasih sayang-
Nya, saudara kita boleh merasakan kedamaian abadi di surga. Bagi kita
semua serta keluarga yang ditinggalkan, kita berdoa agar kita semua pun
hidup saling mengasihi karena Allah telah lebih dahulu mengasihi dan
mencintai domba-domba-Nya.

Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.

11. Doa Umat

P.Saudara-saudari yang terkasih sampailah kita pada doa umat apabila Ibu/
Bapa/ Saudara-saudari punya ujud dapat disampaikan di doa umat ini.

P.Marilah kita berdoa.
Ya Allah, Bapa yang yang mahabaik, kami bersyukur dan berterima kasih
atas sabda-Mu yang baru saja kami renungkan.
Maka dengarkanlah permohonan serta doa umat-Mu.

L. Ya Allah, Bapa yang mahabaik, saudara kami ………… yang Engkau
panggil menghadap seratus hari yang lalu, juga telah engkau rencanakan
sebelumnya. Ia telah Engkau pilih melalui Yesus Kristus dalam Baptis yang
telah diterimanya. Semoga ia tetap menjadi milik-Mu selamanya. Kami
mohon ………

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Allah, Bapa yang mahabaik, berilah kekuatan lahir dan batin bagi
keluarga di sini, tidak hanya untuk melupakan peristiwa sedih yang
dialaminya saja, tetapi kekuatan untuk membangun penyerahan diri
kepada-Mu dalam segala tingkah laku dan karya mereka. Kami mohon
…………

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ampunilah dosa hamba-Mu ………… yang telah Kaupanggil 100 hari yang
lalu. Semoga kasih Mu yang selalu ingin mencari dombanya yang hilang
dan tersesat menguatkan iman kami yang masih dalam peziarahan hidup
ini. Kami mohon …………

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Berkatilah dan kuatkanlah keluarga dan sanak saudara yang
ditinggalkannya. Semoga teladan baik yang telah dihidupi oleh saudara
kami yang telah Kaupanggil dapat diteruskan oleh saudara-saudarinya,
sahabat, tetangga, dan kami semua. Kami mohon …………

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang masih dalam peziarahan ini. Semoga kami semakin
menyadari kasih-Mu yang begitu besar, sehingga kami tidak menyia-
nyiakan kebaikan-Mu dalam hidup kami, namun meneruskan kasih-Mu
kepada orang-orang yang ada di sekitar kami serta orang-orang
Kaupercayakan kepada kami. Kami mohon …………

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Kami persilahkan Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang punya ujud …………

L. Marilah kita panjatkan doa untuk diri kita masing-masing dalam hati
dengan penuh iman dan harapan ………… kami mohon …………

U. Kabulkanlah doa kami.

P.Demikianlah ya Bapa, doa-doa yang dapat kami panjatkan. Sebenarnya
masih banyak isi hati yang hendak kami curahkan, tetapi tidak mampu
kami sampaikan dengan kata-kata. Tetapi kami percaya bahwa Engkau
mahatahu apa yang menjadi kebutuhan kami. Oleh karena itu, kami
serahkan sepenuhnya pada kebijaksanaan-Mu. Sebab hanya Engkaulah
sumber segala harapan kami kini dan sepanjang masa.

U. Amin.

12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )

P,Saudara sekalian, kita percaya bahwa saudara kita ………… ini telah
berbahagia di surga. Semoga keyakinan ini membawa kita kepada sikap
takwa sejati kepada Allah. Dan marilah kita saling meneguhkan iman
dengan Syahadat yang singkat dilanjutkan dengan berdoa Rosario yang di
pandu …………

13. Madah Pujian Maria
nDHEREk DEWI MARIYAH - peringatan arwah no.41 hal.183

14. Aneka Doa

 LITANI SANTA PERAWAN MARIA PS.214

 Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. hal.268

 Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS.169

P.Marilah kita menyatukan seluruh doa-doa kita ini dengan doa yang
diajarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus :

U. Bapa Kami …………

P.Ya Bapa, jadilah selalu kehendak-Mu, sebab itulah satu-satunya pedoman
hidup kami. Kami percaya Engkau selalu menghendaki yang paling baik
bagi hidup kami, dan bagi saudara ………… ini. Maka semoga kami tak
henti-hentinya menyerahkan diri sepenuh hati kepada kebijaksanaan-Mu
sementara kami menantikan kedatangan penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

15. Doa Penutup

P.Marilah berdoa …………
Allah Bapa yang berbelas kasih, kami bersyukur untuk ibadat bersama
yang menjadi puji-pujian bagi keharuman nama-Mu. Sabda-Mu
menghiburkan dan meneguhkan kami semua. Maka kami tak henti-
hentinya mengharapkan keselamatan yang engkau janjikan bagi siapa pun
yang mengandalkan diri pada belas kasih-Mu. Perkenankanlah pada
saatnya nanti kami mengalami kebahagiaan abadi bersama dengan para
kudus dan juga Kaupersatukan dengan hamba-Mu ………… Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

P.Saudara-saudari yang terkasih, ibadat dan doa peringatan seratus hari
untuk arwah saudari kita ………… hampir selesai. Karena Tuhan Yesus
telah bersabda : “Marilah hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku,” maka
marilah kita mohon berkat Tuhan agar kelak dapat ikut menikmati
Kerajaan-Nya. <…… hening sejenak ……>

16. Berkat dan Pengutusan

P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.

P.Semoga karena kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menganugerahkan
ketabahan sejati dalam perjuangan hidup kita.

U. Amin.
P.Semoga Tuhan Yesus menguatkan hati kita agar dapat menolak segala

dosa, dan senantiasa berjuang untuk hidup baik.
U. Amin.
P.Semoga Yesus, Sang Penebus, memperkenankan kita ikut menikmati

kebahagiaan abadi di surga.
U. Amin.
P.Semoga kita semua dan keluarga memperoleh kekuatan, perlindungan,

dan penghiburan oleh berkat Allah yang mahakuasa () Dalam nama
Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah bagi ………… sudah
selesai.
U. Syukur kepada Allah.
P.Marilah kita pergi, kita diutus.
U. Amin.

17. Nyanyian Penutup
SIAPA YANG BERPEGANG - peringatan arwah no.35 hal.180 / PS.650

ALLAH YANG MEMBEBASKAN
(Roma 8:9-15 – Lukas 4:16-22a)
(Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat

menyadari kehadiranMu)

Doa Arwah untuk saudara ….. yang meninggal satu tahun yang lalu
menyatakan keyakinan iman kita akan Allah yang senantiasa membebaskan
umat-Nya dari penderitaan dan kebinasaan oleh kuasa maut.
Keyakinan akan Allah Sang Pembebas inilah yang mendasari doa kita
kepada Allah:
1.Agar saudara kita yang telah meninggal dibebaskan dari segala

kemungkinan kebinasaan abadi dan boleh mengalami pembebasan abadi.
2.Agar keluarga dan seluruh umat dianugerahi kemerdekaan batin dan

pembebasan dari segala hal yang menjauhkan kita dari Tuhan.
Marilah kita awali doa arwah malam ini dengan melambungkan madah
pujian.

01. Nyanyian Pembuka

HAI DUNIA, BUKA PINTUMU – peringatan arwah no.2 hal.157 / PS.549

02. Salam Pembuka

P.† Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U. Amin.

P.Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan
penghiburan iman kepada kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

03. Kata Pembuka

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Pada hari ini genaplah satu tahun saudara kita …… menghadap Allah Bapa
di surga. Bersama keluarga ....... kita ingin menyampaikan doa dan
pengharapan kepada Tuhan untuk arwah saudara kita ini. Tuhan Yesus
datang dan menghadirkan Tahun Rahmat Tuhan, yakni zaman
pembebasan bagi mereka yang menderita.
Maka pada peringatan satu tahun ini, kita juga mohon kepada Tuhan,
semoga saudara kita ……. ikut mengalami Tahun Rahmat Tuhan, masa
pembebasan dari segala belenggu dosa dan hukuman. Semoga Tuhan
membebaskan saudara kita …… dari segala hal yang merintanginya untuk
masuk ke dalam kehidupan abadi di surga.
Dan bagi kita, terutama seluruh keluarga yang ditinggalkan semoga Tuhan
menganugerahkan kemerdekaan batin dan keselamatan lahir-batin dalam
mengabdi Tuhan dan sesama.
Marilah kita siapkan hati dengan memohon pengampunan atas segala
dosa-dosa kita, agar layak merayakan kasih Tuhan pada peringatan ini.
<hening>

04. Tobat

P.Tuhan Yesus Kristus, Engkau memanggil kami supaya berbuat yang benar,

Tuhan, kasihanilah kami.

P.Tuhan Yesus Kristus, Engkau menanggung dosa kami supaya kami bebas
dari kekuasaan dosa dan dapat hidup menurut kehendak Allah.

Kristus, kasihanilah kami

P.Tuhan Yesus Kristus, Engkau menderita bagi kami supaya kami selamat
dan mengikuti jejak-Mu

Tuhan, kasihanilah kami.

P.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

05. Doa Pembuka

P.Marilah berdoa…

Allah Bapa sumber kebahagiaan orang beriman, kami telah menerima
jaminan pembebasan melalui Yesus Kristus Putra-Mu.
Pada peringatan satu tahun hamba-Mu….. yang menghadap-Mu di surga,
kami mohon, bebaskanlah dia dari maut dan semoga ia boleh memandang
wajah-Mu yang mulia. Semoga kami dan seluruh sanak saudaranya juga
memperoleh berkat dari-Mu karena perayaan peringatan ini.
Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama
dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah,
sepanjang segala masa.

U. Amin.

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.

Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan
kebaikan Allah yang selalu memperhatikan umat-Nya, dengan penuh
kebijaksanaan.

06. Bacaan Pertama

L. Pembacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma (8:9-15)

Saudara-saudari, 9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam
Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak
memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 10 Tetapi jika Kristus ada di
dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah
kehidupan9 oleh karena kebenaran. 11 Dan jika Roh Dia, yang telah
membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka
Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan
menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di
dalam kamu. 12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi
bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 13 Sebab, jika kamu
hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu
mematikan perbuat9an-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 14 Semua
orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 15 Sebab kamu tidak
menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi
kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu
kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!”.

L. Demikianlah sabda Tuhan.

U. Syukur kepada Allah.

07. Nyanyian Tanggapan
TUHAN, KAU GEMBALA KAMI - peringatan arwah no.11 hal.163 / PS.542

08. Bait Pengantar Injil

P.Terpujilah Kristus Tuhan, raja mulia dan kekal. [untuk masa Prapaskah]

Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar
dari mulut Allah.

09. Bacaan Injil (Luk.4:16-22a)

P.Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas.

U. Dimuliakanlah Tuhan.

Roh Tuhan ada pada-Ku, sebab Ia telah mengurapi Aku

Sekali peristiwa 16 Yesus datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan
menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu
berdiri hendak membaca dari Alkitab. 17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi
Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: 18
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk
menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah
mengutus Aku 19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang
tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan
orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan =tahun rahmat Tuhan
telah datang."
20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat,
lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-
Nya. 21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah
nas ini sewaktu kamu mendengarnya." 22 Dan semua orang itu
membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang
diucapkan-Nya.

P.Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun
melaksanakannya.

U. Sabdamu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

10. Homili

(Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan
sabda-Mu)

Allah Yang Membebaskan

Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul
untuk berdoa bagi saudara kita yang 1 tahun yang lalu dipanggil Tuhan.
Bilangan 1 biasanya dipakai untuk melambangkan keutuhan, buat, dan
penuh tidak terbagi. Jika orang berulang tahun, orang tersebut usianya juga
bertambah satu tahun. Tidak ada orang yang berulang tahun tujuh belas
seperempat atau tujuh belas setengah lalu kita mengatakan, “Ayo pesta
kamu kan ulang tahun yang ketujuh belas setengah.” Perayaan semacam itu
tidak ada atau tidak lazim. Nah, jika kita sebagai umat beriman yakin dan
percaya bahwa kematian tidak menghapus segala-galanya akan tetapi
mengubah tata cara hidup yang baru bersama Allah, maka kita dapat
percaya bahwa sekarang ini saudara/i kita berulang tahun yang pertama
bersama Bapa di surga. Apa yang hendak kita renungkan bersama?

Pertama, semua orang mengalami kehidupan dalam Roh Tuhan meskipun
tubuhnya mati akibat dosa. Kutipan dalam Surat Rasul Paulus kepada jemaat
di Roma mengatakan, “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus
dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah
membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan
juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.”
(Rom.8:11)

Demikian Rasul Santo Paulus mengingatkan kita semua dalam Surat Rasul
Paulus kepada Jemaat di Roma supaya kita hidup di dalam roh.
Pertanyaannya adalah bagaimanakah hidup menurut Roh, bukan hidup
menurut daging? Hidup menurut Roh dapat kita tafsirkan sebagai hidup
dalam Tuhan seturut ukuran dan kemampuan kita sebagai pengikut Kristus.
Ukuran seorang bapak keluarga, seorang ibu, seorang OMK, seorang
prodiakon, seorang romo, seorang suster, atau seorang bruder tentu
berbeda satu sama lain. Sebagai umat beriman, takaran kita adalah takaran
hidup sebagai anak Allah sehingga kita dapat menyebut Abba (Bapa). Inilah
takaran kita sebagai murid-murid Tuhan. Maka dari itu, kita ingin berdoa dan
memohon berkat bagi saudara/i kita yang dipanggil Tuhan ini seturut
dengan takaran dan ukurannya sebagai anak Allah, bukan sebagai orang
yang berdosa.

Kedua, Yesus bersabda, "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah
mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang
miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan
kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk

membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun
rahmat Tuhan telah datang.” (Luk.4:18-19)

Pada tahun yang pertama ini, kita juga ingin memohon dan mendoakan
saudara/i kita agar dibebaskan dari dosa dan hukuman ataupun dari api
penyucian. Santo Yohanes Maria Vianney dalam khotbah dan katekese
tentang api penyucian, menyebut tiga sarana yang dapat kita gunakan
sebagai upaya untuk menolong dan membantu mereka yang berada di api
penyucian. Sarana-sarana yang kita miliki untuk meringankan penderitaan
mereka adalah doa-doa kita, karya amal kasih kita, dan diatas segalanya
adalah kurban kudus yang kita rayakan dalam Perayaan Ekaristi.

Ketiga, kata “satu” adalah kesatuan yang menunjukkan kerinduan Allah agar
umat-Nya bersatu dan sekaligus menunjukkan kerinduan manusia untuk
bersatu dengan Allah. Bersatu dengan Allah berarti mengalami damai dan
keselamatan abadi bersama dengan Dia. Kita diingatkan agar senantiasa
merindukan Allah sumber hidup kita.

Marilah kita bersama berdoa agar saudara/i kita pada peringatan 1 tahun ini
diperkenankan merasakan kesatuan yang utuh dan penuh bersama dengan
Allah di surga. Kita juga berdoa agar saudara/i kita dibebaskan dari belenggu
dosa dan hukuman.

Bagi kita semua serta bagi keluarga, kita memohon berkat Tuhan agar kita
semua selalu hidup dalam Roh Tuhan sehingga pada akhirnya kita pun
diperkenankan merasakan kehidupan abadi bersama Bapa di surga dan
diperkenankan berseru “ya Abba, Ya Bapa”.

Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.

11. Doa Umat

P.Saudara-saudari, berkat pembaptisan kita menerima Roh Kudus yang
mempersatukan kita dengan Kristus, dan menjadikan kita anak-anak Bapa.
Marilah kita dengan rendah hati memanjatkan doa-doa kita kepada Bapa:

L. Ya Bapa, lewat Putra-Mu, Yesus Kristus, Engkau menghendaki agar kami
tidak terbelenggu dalam kuasa dosa dan penderitaan. Engkau
menghendaki kami, umat-Mu mengalami pembebasan dan kemerdekaan
dari derita dan cengkeraman maut dan dosa. Bebaskanlah saudara
kami……..yang telah satu tahun menghadap-Mu dari semua belenggu
dosa dan maut. Kami mohon……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang ditinggalkan. Semoga anugerah pembebasan yang boleh
diterima dan dialami oleh saudara kami ini mendorong dan menyemangati
kami untuk mengungkapkan terima kasih kami dalam wujud tindakan

kasih kepada sesama dan orang-orang yang kami jumpai dan kami layani
setiap hari. Kami mohon…..

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Semoga doa-doa dan kehadiran kami semua menjadi kekuatan bagi
keluarga yang ditinggalkannya, dan juga menguatkan harapan kami akan
hidup yang kekal. Kami mohon.....

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang hidup dan mati, saudara-saudari kami
yang masih menderita di alam penantian sangat mengharapkan belas
kasih-Mu untuk dapat segera hidup bahagia di sisi-Mu. Semoga Engkau
berkenan meringankan penderitaannya. Kami mohon......

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang hadir dalam peringatan ini. Semoga kami yang telah
mendengarkan dan merenungkan sabda Tuhan, mampu mengimani janji
Yesus Kristus terwujud dalam perjuangan hidup dan karya kami sehari-
hari. Kami mohon.....

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Tuhan, Allah segala orang yang cinta damai, kami yang berkumpul di
sini ingin selalu bersatu, hidup rukun dan saling mengasihi, rela berkurban
bagi sesama, seperti keteladanan Putera-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus
yang telah memberikan nyawa-Nya demi keselamatan umat manusia.
Sudilah Engkau menyalakan hati kami dengan Roh-Mu yang kudus. Kami
mohon.......

U. Kabulkanlah doa kami.

P.Demikianlah ya Bapa, doa permohonan umat-Mu yang dipanjatkan dengan
hati yang tulus dan rendah hati. Semoga Engkau berkenan menerima dan
mengabulkannya.
Sebab hanya Engkaulah sumber hidup dan pengharapan kami, yang
bersatu dengan Putera-Mu dan Roh Kudus, Allah sepanjang segala masa.

U. Amin.

12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatakan iman
kepercayaan kita dengan mendoakan Aku Percaya dan dilanjutkan Doa
Rosario – yang akan dipandu ……

13. Aneka Doa

P.Ibu/ Bapa/ Sdr/i sekalian, kita percaya bahwa saudara kita…….. ini telah
berbahagia di surga. Semoga keyakinan ini membawa kita kepada sikap
takwa sejati kepada Allah.
Dan marilah kita saling meneguhkan iman mengucapakan Sahadat Para
rasul yang singkat dan dilanjutkan dengan doa Rosario yang akan di
pandu ..........

14. Madah Pujian Maria
nDHEREk DEWI MARIYAH - peringatan arwah no.41 hal.183

15. Aneka Doa

: Litani SANTA PERAWAN MARIA PS. 214

: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169

: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268

P.Ibu/ Bapa/ Sdr/ i yang terkasih, marilah kita menyatukan seluruh doa-doa
serta permohonan kita ini dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan kita
Yesus Kristus sendiri.

P.Bapa Kami ……

P.Ya Bapa, datanglah kerajaan-Mu di seluruh muka bumi. Bukalah hati setiap
orang supaya percaya kepada-Mu, dan dengan demikian menjadi warga
kerajaan-Mu yang abadi.
Semoga kamipun giat mewujudkan kerajaan-Mu ditengah masyarakat
sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-
lamanya.

16. Penutup

P.Marilah berdoa....

Allah Bapa Sumber Kebahagiaan orang beriman, kami telah disegarkan
oleh sabda-Mu yang membebaskan. Pernyataan-Mu bagi kami dan
keluarga yang mengenang hamba-Mu ………… telah mendewasakan iman
kami.
Teguhkanlah usaha kami bagi perjuangan berikutnya, sehingga hidup
kami satu sama lain bisa menjadi penghiburan. Sertailah kami semua
dalam mewartakan kasih-Mu, sampai kami semua boleh mengalami
pembebasan sejati di surga.

Demi Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami, yang bersama
dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah,
sepanjang segala masa. Amin.
P.Saudara-saudari yang terkasih, ibadat dan doa peringatan satu tahun
untuk arwah saudara/i kita …… hampir selesai.
Marilah kita bersama-sama hening sejenak untuk memohon berkat Tuhan
untuk kita semua, terutama untuk keluarga yang ditinggalkan.
...... Hening ......

17. Berkat dan Pengutusan
P.Tuhan beserta kita,
U. Sekarang dan selama-lamanya
P.Semoga Allah Bapa, yang telah menciptakan dan mengasihi saudara,

memelihara saudara dalam cinta kasih-Nya.
U. Amin.
P.Semoga Allah Putera, yang telah memberikan harapan sejati kepada

saudara, meneguhkan saudara dalam menghayati iman, harapan, dan
kasih sejati.
U. Amin.
P.Semoga Allah Roh Kudus, yang telah menyalakan api cinta kasih dalam
hati para murid Kristus, memberikan ketabahan dan kekuatan hati dalam
hidup saudara.
U. Amin.
P.Semoga keluarga dan semua saudara yang hadir di sini, dilindungi dan
dibimbing oleh berkat Allah yang Mahakuasa (†) Dalam nama Bapa, dan
Putera, dan Roh Kudus.
U. Amin.
P.Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah, ..... sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah
P.Marilah kita selalu mendengarkan Tuhan dan hidup dalam damai-Nya.
U. Amin

18. Nyanyian Penutup
MULIAKANLAH TUHAN ALLAH - peringatan arwah no.32 hal.178 / PS.657

ALLAH SUMBER SUKACITA SEJATI

(2 Kor.1:3-7 - Yoh.15:9-12)

(Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat
menyadari kehadiranMu)

01. Nyanyian Pembuka
‘KUGEMBIRA KAU BERKATA – peringatan arwah no.3 / PS.325

02. Tanda Salib & Salam

P.Dalam nama (†) Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus.
U. Amin
P.Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan

penghiburan iman kepada kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.

03. Pengantar

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan.
Pada malam ini kita berkumpul bersama keluarga …… untuk
mengenangkan belas kasih dan kemurahan hati Allah. Secara khusus kita
ingin berdoa untuk saudara kita …… yang telah dua tahun menghadap
Allah Bapa di surga.
Doa peringatan arwah seperti sekarang ini merupakan ungkapan
pengharapan iman kita akan kehadiran Tahun Rahmat Tuhan, masa
pembebasan, bagi saudara kita …… Pada peringatan arwah dua tahun ini
kita ingin merenungkan iman kita akan Allah Sumber Sukacita Sejati.
Semoga saudara kita …… boleh menikmati sukacita sejati dan abadi di
surga, dan keluarga yang ditinggalkannya serta kita semua juga
mengalami kegembiraan sehati dalam kehidupan sehari-hari.
Marilah memasuki perayaan ibadat ini dengan hati yang terbuka dan
terarah kepada Allah. Kita mohon belas kasihan Allah atas segala dosa dan
kelemahan kita. < ……hening…… >

04. Tobat

P.Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah kabar baik dari Allah yang dapat
menyelamatkan kami.
Tuhan kasihanilah kami

P.Engkau menguatkan kami dan dan melindungi kami terhadap yang jahat
dan terhadap kematian abadi.
Kristus kasihanilah kami

P.Engaku membimbing kami supaya kami dapat mengasihi Allah dan
menjadi tabah hati seperti Engkau sendiri.

Tuhan kasihanilah kami

P.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

05. Doa Pembuka
P.Marilah berdoa…

Allah Bapa sumber sukacita kami, kami telah menerima jaminan
kebahagiaan abadi dalam Diri Yesus Kristus Putera-Mu. Kami serahkan
hamba-Mu …… yang telah Engkau panggil dua tahun yang lalu dalam
sukacita surgawi.
Persatukanlah kami dalam pengharapan akan kebahagiaan kekal di surga,
kendati masih harus berjuang di dunia ini.
Bantulah kami agar memiliki sukacita sejati dan saling menghibur satu
sama lain.
Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami, yang
bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, sepanjang segala masa.

U. Amin.

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan.
Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan
kebaikan Allah yang selalu memperhatikan umat-Nya, dengan penuh
kebijaksanaan.

06. Bacaan Pertama

L. Allah menghibur kita, sehingga kita sanggup menghibur semua orang
yang berada dalam macam penderitaan.

Pembacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus
(2Kor.1:3-7)

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas
kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam
segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang
berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang
kami terima sendiri dari Allah. Sebab sama seperti kami mendapat bagian
berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus
kami menerima penghiburan berlimpah-limpah. Jika kami menderita, hal itu
menjadi penghiburan dan keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu
adalah untuk penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk
dengan sabar menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita
juga. Dan pengharapan kami akan kamu adalah teguh, karena kami tahu,

bahwa sama seperti kamu turut mengambil bagian dalam kesengsaraan
kami, kamu juga turut mengambil bagian dalam penghiburan kami.
L. Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.

07. Nyanyian Tanggapan
TUHAN, PADA-MU ’KUBERSERAH – peringatan arwah no.12 hal.164 / PS.717

08. Bait Pengantar Injil
P.Terpujilah Kristus Tuhan Raja Mulia dan Kekal. (masa Prapaskah)

Barangsiapa melayani Aku hendaklah mengikuti Aku, sabda Tuhan.
Di mana Aku berada di situ pun hamba-Ku hendaknya berada.

P.Aleluia, Aleluia, Aleluia
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal
mereka dan mereka mengikut Aku.

09. Bacaan Injil (Yoh.15:9-12)
P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.
P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes.
U. Dimuliakanlah Tuhan.
Tinggallah di dalam kasih-Ku, supaya sukacitamu menjadi penuh.
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi
kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku,
kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku
dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya
sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah
perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah
mengasihi kamu.”
I. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun

melaksanakannya.
U. SabdaMu adalah jalan kebenaran dan hidup kami.

10. Homili
(Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan
sabda-Mu)

Allah Sumber Sukacita Sejati

Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul
untuk berdoa bagi saudara kita yang 2 tahun yang lalu dipanggil Tuhan.
Dalam pengalaman hidup kita, kita selalu dihadapkan pada dua pengalaman
hidup manusiawi di mana manusia harus memilih sekaligus dua hal yang
sering berlawanan satu dengan yang lain: ada kebaikan-ada kejahatan; ada
hitam-ada putih; ada gelap-ada terang; ada barat-ada timur; ada selatan-
ada utara. Dua hal sering membuat manusia bingung apa yang harus dipilih,
apa lagi jika harus memilih mana yang asli dan mana yang palsu. Apalagi
pada zaman ini kadang mengatakan asli, tetapi sebetulnya palsu (ASPAL).

Dua hal ini yang dialami dan dirasakan oleh Paulus dalam bacaan yang kita
dengarkan hari ini. Paulus mengalami penderitaan, tetapi justru menjadi
penghiburan. Dua hal tersebut adalah hal yang berlawanan tetapi dimaknai
sebagai karya Allah bagi hidupnya karena digabung dalam penderitaan
Kristus. Dalam Surat Rasul Paulus yang Kedua kepada jemaat di Korintus
tertulis, “Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah
dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima
penghiburan berlimpah-limpah” (2Kor.1:5). Kita ingin menyerahkan saudara
kita yang sudah dua tahun dipanggil Tuhan dengan segala dinamika
kehidupan yang dulu dialami. Kita berdoa supaya segala kebaikan,
keutamaan, nilai-nilai iman yang baik atau segala kelemahan dan kerapuhan
saudara sebagai manusia yang sering jatuh dalam dosa diterima dalam
kasih abadi di surga karena belas kasih dan kemurahan Allah.

Orang yang dapat memberi penghiburan adalah orang yang pernah
mengalami peristiwa yang sama sehingga dari pengalamannya dapat
berbagi dan saling menghibur serta saling meneguhkan. Santo Paulus
menegaskan bahwa, “Jika kami menderita, hal itu menjadi penghiburan dan
keselamatan kamu; jika kami dihibur, maka hal itu adalah untuk
penghiburan kamu, sehingga kamu beroleh kekuatan untuk dengan sabar
menderita kesengsaraan yang sama seperti yang kami derita juga” (2
Kor.1:6).

Kita berkumpul untuk saling meneguhkan dan menguatkan serta memberi
penghiburan kepada seluruh keluarga ini karena menyadari satu iman dan
satu kelaurga Allah. Penghiburan kita bersama adalah wujud kasih dan cinta
kita kepada saudara yang sudah dipanggil Tuhan sekaligus bagi seluruh
keluarga yang ditinggalkan. Dengan demikian, kita juga mengamatkan
perintah agung Tuhan yakni saling mengasihi dalam tindakan kita dalam
wujud saling mendoakan. Yesus bersabda, “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya
kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (Yoh.15:12).
Semoga kasih kita kepada saudara kita dan seluruh keluarga mengantarnya
dalam kasih dan damai abadi bersama Bapa di surga melalui doa-doa ini.

Ibu, bapa, dan saudara-saudari yang terkasih, marilah kita memohon berkat
melimpah bagi saudara kita yang telah dipanggil Tuhan dua tahun yang lalu
agar diperkenankan merasakan kemurahan dan kasih Allah. Semoga Allah
menerima segala kelebihan, kekurangan, dan kebaikannya. Semoga segala
dosa-dosanya diampuni. Bagi kita semua juga bagi keluarga yang
ditinggalkan, kita berdoa agar diberi kekuatan untuk mengamalkan kasih
Tuhan dalam tindakan konkret dalam tugas dan tanggung jawab kita
sebagai murid-murid Tuhan.

Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.

11. Doa Umat

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.
Kehadiran kita semua ini mengungkapkan iman kita akan Allah sumber
sukacita sejati. Marilah dengan rendah hati kita ungkapkan doa dan
permohonan kita kepada Bapa:

L. Ya Bapa, kedatangan Yesus Kristus di tengah-tengah kami menghadirkan
tahun rahmat Tuhan kepada umat manusia. Semoga, peringatan dua
tahun meninggalnya saudara kami …… ini pun menghadirkan rahmat bagi
saudara-saudari yang ditinggalkan dan kami semua yang hadir di sini.
Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ajarkanlah kepada kami iman, harapan, kasih yang sejati,agar kami
mampu mengalami sukacita sejati baik di dunia ini maupun dalam
persekutuan para kudus sebagaimana telah dialami oleh saudara kami ini.
Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bantulah kami untuk meyakini bahwa hidup bukanlah berakhir di dunia ini,
namun tetap berlanjut dalam kehidupan abadi bersama-Mu. Semoga
dalam peziarahan yang penuh tantangan ini kami tetap mampu
memancarkan kegembiraan dan sukacita sejati. Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Ya Bapa, bantulah kami yang masih berjuang ini untuk meneruskan
teladan dan ajaran kasih Putra-Mu,Yesus Kristus di tengah-tengah dunia
yang penuh tantangan ini. Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi Sdr …… yang sedang sakit
Bapa yang maha kasih, kami serahkan sdr. Kami ini yang sedang
menderita sakit kepada kebijaksanaan-Mu. Dengan penuh iman dan

harapan kami mohon, jamahlah sdr. kami ini, karuniakan mukjizat
kesembuhan bagi sdr. Kami ini. Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

L. Bagi kami yang masih dalam peziarahan ini. Semoga kami semakin
menyadari kasih-Mu yang begitu besar, sehingga kami tidak menyia-
nyiakan kebaikan-Mu dalam hidup kami, namun meneruskan kasih-Mu
kepada orang-orang yang ada di sekitar kami serta orang-orang
Kaupercayakan kepada kami. Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

P.Kami persilahkan ibu, bapa untuk menyampaikan ujub-ujub di doa umat
ini.

P.Marilah kita panjatkan doa untuk diri kita masing-masing dalam hati
dengan penuh iman dan harapan …… Kami mohon ……

U. Kabulkanlah doa kami.

P.Demikianlah ya Bapa, doa-doa yang dapat kami panjatkan. Sebenarnya
masih banyak isi hati yang hendak kami curahkan, tetapi tidak mampu
kami sampaikan dengan kata-kata. Tetapi kami percaya bahwa Engkau
mahatahu apa yang menjadi kebutuhan kami. Oleh karena itu, kami
serahkan sepenuhnya pada kebijaksanaan-Mu. Sebab hanya Engkaulah
sumber segala harapan kami kini dan sepanjang masa.

U. Amin.

12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih, marilah kita menyatakan iman
kepercayaan kita dengan mendoakan Aku Percaya dan dilanjutkan Doa
Rosario – yang akan dipandu ……

13. Madah Pujian Maria
nDHEREk DEWI MARIYAH - peringatan arwah no.41 hal.183

14. Aneka Doa

: Litani SANTA PERAWAN MARIA PS. 214

: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268

: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169

P.Marilah kita menyatukan seluruh doa-doa kita ini dengan doa yang
diajarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus sendiri.

BAPA KAMI ……

P.Ya Bapa, jadilah selalu kehendak-Mu, sebab itulah satu-satunya pedoman
hidup kami. Kami percaya Engkau selalu menghendaki yang paling baik
bagi hidup kami, dan bagi saudara …… ini. Maka semoga kami tak henti-
hentinya menyerahkan diri sepenuh hati kepada kebijaksanaan-Mu
sementara kami menantikan kedatangan penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

15. Doa Penutup

P.Marilah berdoa ……

Allah Bapa Sumber Sukacita kami, kami bersyukur karena Engkau telah
menghibur kami dengan sabda-Mu. Yesus Kristus Putra-Mu menjadi
sukacita kami yang selalu menguatkan langkah kami dalam menapaki
hidup sehari-hari. Perkenankanlah kami mengharapkan sukacita abadi
sebagaimana Engkau janjikan kepada kami. Semoga sukacita abadi itu
telah Engkau anugerahkan kepada saudara kami …… yang telah
berpulang kepada-Mu dua tahun lalu. Dalam pengharapan akan sukacita
sejati itu semoga kami giat mewujudkan kasih di tengah pergaulan kami
dengan setiap sesama kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

16. Berkat Dan Pengutusan

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Yesus Kristus.
Semua orang yang mendengarkan sabda Allah, melaksanakan perintah-
Nya serta percaya penuh kepada-Nya akan memperoleh hidup kekal.
Untuk itu, marilah kita memohon berkat Tuhan.
<…… hening ……>

P.Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

P.Semoga karena kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menganugerah kan
ketabahan sejati dalam perjuangan hidup kita.

U. Amin.

P.Semoga Tuhan Yesus menguatkan hati kita agar dapat menolak segala
dosa, dan senantiasa berjuang untuk hidup baik.

U. Amin.

P.Semoga Yesus, Sang Penebus, memperkenankan kita ikut menikmati
kebahagiaan abadi di surga.

U. Amin.

P.Semoga semua saudara yang hadir di sini dan sanak keluarga kita serta
rencana baik kita senantiasa, dilindungi, dibimbing dan berkat berlimpah-
limpah atas kita semua oleh Allah yang Mahakuasa: dalam nama (†) Bapa,
dan Putera, dan Roh Kudus.

U. Amin.
P.Saudara sekalian, dengan ini doa peringatan arwah bagi …… sudah

selesai.
U. Syukur kepada Allah.
P.Marilah kita pergi, kita diutus.
U. Amin.

17. Nyanyian Penutup
SIAPA YANG BERPEGANG - peringatan arwah no.35 hal.180 / PS.

ALLAH SUMBER DAN TUJUAN SEGALA SESUATU

(Yes.25:6a.7-9 - Yoh.17:6-11)
(Yesus hadirlah dan dampingilah saya dalam ibadat ini sehingga umat

menyadari kehadiranMu)
Doa peringatan arwah seribu hari menyatakan iman kita akan kepenuhan
karya keselamatan Allah dalam Kristus, dan akan karunia kehidupan
bersama Allah yang abadi sebagai tujuan seluruh perjalanan hidup kita.
Dengan penuh iman kita akan berdoa kepada Allah :
1. Untuk saudara kita yang meninggal agar ia menikmati kepenuhan

keselamatan Allah, yakni kehidupan bersama Allah dan para kudus di
surga.
2. Untuk keluarga, seluruh umat beriman dan masyarakat agar mampu
menjalani panggilan dan perutusannya masing-masing dalam semangat
kasih dan solidaritas untuk menghadirkan Kerajaan Allah di dunia ini.

01. Nyanyian Pembuka
‘KUGEMBIRA KAU BERKATA – peringatan arwah no.3 / PS.325

02. Tanda Salib, Salam dan Pengantar
P.Dalam nama () Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
P.Allah yang telah membangkitkan Kristus dari alam maut, melimpahkan

penghiburan iman kepada kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya.

03. Kata Pembuka

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan.

Rangkaian peringatan arwah untuk saudara kita ……… telah mencapai
hari yang keseribu. Menurut tradisi budaya kita, peringatan arwah seribu
hari ini merupakan akhir dan puncak rangkaian peringatan arwah. Dalam
pengertian ini, kita sebenarnya mau merayakan iman kita akan Allah Sang
Sumber dan Tujuan kehidupan segala sesuatu. Hidup kita bersal dari Allah,
dan akhirnya juga menuju kepada Allah. Saudara kita ……… Telah bersatu
dengan Sang Sumber dan Tujuan Hidup. Kita mohon, agar saudara kita
……… Kini boleh menjadi berkat bagi kita yang masih mengembara di
dunia ini, secara khusus bagi keluarga. Semoga Allah berkenan menyertai,
melindungi, dan memelihara keluarga, sanak saudara dari saudara kita
……… serta juga kita semua dalam mengarungi suka duka kehidupan di
dunia ini, sampai akhirnya boleh berjumpa kembali di tempat akhir tujuan
peziarahan setiap insan, yakni Tuhan Allah di surga.

P.Marilah memasuki perayaan ibadat ini dengan hati yang terbuka dan
terarah kepada Allah. Kita mohon belas kasihan Allah atas segala dosa dan
kelemahan kita. < ……… hening ……… >

04. Doa Tobat

P.Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah kabar baik dari Allah yang dapat
menyelamatkan kami.
Tuhan kasihanilah kami

U. Tuhan kasihanilah kami

P.Engkau menguatkan kami dan dan melindungi kami terhadap yang jahat
dan terhadap kematian abadi.
Kristus kasihanilah kami

U. Kristus kasihanilah kami

P.Engaku membimbing kami supaya kami dapat mengasihi Allah dan
menjadi tabah hati seperti Engkau sendiri.
Tuhan kasihanilah kami

U. Tuhan kasihanilah kami

P.Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita,
dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U. Amin.

05. Doa Pembuka

P.Marilah berdoa ………

Allah Bapa yang mahabaik, Engkaulah Sumber dan Tujuan hidup kami.
Kami bersyukur kepada-Mu sebab Engkau berkenan memberikan
kedamaian abadi kepada saudara kami ……… yang telah seribu hari
menghadap-Mu.
Kami menyadari bahwa kehidupan ini berasal dari-Mu dan bergerak
menuju Dikau sendiri. Maka kami mohon, sertailah kami selalu dengan
Roh-Mu agar kami hidup dalam damai sejahtera. Semoga kami selalu
mengandalkan Engkau, Sang Sumber Hidup sejati dalam perjuangan hidup
kami sehari-hari, sambil mengharapkan kedatangan Kerajaan-Mu.
Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami, yang
bersama dengan Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa,
Allah, sepanjang segala masa.

U. Amin.

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan.
Marilah kita mendengarkan, warta Kitab Suci yang mengungkapkan
kebaikan Allah yang selalu memperhatikan umat-Nya, dengan penuh
kebijaksanaan.

06. Bacaan Pertama (Yes.25:6a.7-9)

L. Tuhan Allah akan meniadakan maut untuk seterusnya.

Pembacaan dari Kitab Nabi Yesaya

TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala
bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk. Dan di
atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang
diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan
kepada segala bangsa-bangsa. Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya;
dan Tuhan ALLAH akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan
aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab TUHAN telah
mengatakannya.
Pada waktu itu orang akan berkata: "Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang
kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-
nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena
keselamatan yang diadakan-Nya!

L. Demikianlah sabda Tuhan.

U. Syukur kepada Allah.

07. Nyanyian Tanggapan

TUHAN, PADA-MU ’KUBERSERAH – peringatan arwah no.12 hal.164 / PS.717

08. Bait Pengantar Injil

P.Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal. [untuk Masa Prapaskah]

Berbaliklah kepada-Ku dengan sepenuh hatimu, Sabda Tuhan, Sebab Aku
Mahapengasih dan Penyayang.

09. Bacaan Injil (Yoh.17:6-11)

P.Tuhan beserta kita.

U. Sekarang dan selama-lamanya

P.Inilah Injil Yesus Kristus menurut Santo Yohanes

U. Dimuliakanlah Tuhan

Bapa, permuliakanlah Anak-Mu

Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan
kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan
mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka
tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-
Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah
Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu
benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa
Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan
untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan
kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-
Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam
mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di
dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah
mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-
Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

I. Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun
melaksanakannya.

U. SabdaMu adalah jalan kebenaran dan hidup kami.

10. Homili

(Roh kudus, pakailah pikiranku – mulutku dan hatiku untuk mewartakan
sabda-Mu)

Allah sumber dan tujuan segala sesuatu

Ibu, Bapak, Sdr/i yang terkasih dalam Kristus, pada hari ini, kita berkumpul
untuk berdoa bagi saudara kita yang 1000 hari yang lalu dipanggil Tuhan.
Seribu hari dalam tradisi Jawa disebut nyewu sebagai ungkapan kata yang
memiliki arti jumlah yang banyak atau tidak terbatas. Oleh karena itu, ke
dalam kasih Tuhan yang tak terbatas inilah kita ingin memohon kepada
Allah Sang Sumber dan Tujuan Hidup kita agar menerima saudara kita yang
seribu hari yang lalu menghadap Bapa di surga. Inilah hari istimewa yang
diterimanya. Keistimewaan itu ditandai dengan nisan sebagai kenangan dan
tanda tempat saudara kita dimakamkan. Apa yang hendak kita renungkan?
Kita ingin merenungkan tiga hal.
Pertama, kita ingin menyerahkannya ke dalam kasih Allah yang tiada batas,
Kedua, kita diingatkan agar kita selalu mengarahkan hidup kita kepada Allah
Sang Sumber dan Tujuan Hidup kita.
Ketiga, kita semua milik Allah yang nantinya juga akan kembali kepada
Allah.

Pertama, kita ingin menyerahkan saudara kita ke dalam kasih Allah yang
tiada batas. Dengan mengenang kematian, kita diingatkan pula akan awal
kehidupan kita. Betapa Tuhan mengasihi kita semua sejak dalam kandungan
kemudian lahir dan berkembang hingga akhir hidup kita. Sejak di dalam
kandungan, cinta kasih dinyatakan melalui kasih sayang orang tua kita. ada
istilah ngidham bagi ibu yang sedang hamil muda. Ngidham berbagai
makanan atau kesukaan apa yang diinginkan harus dipenuhi demi si bayi
kecil dalam kandungan. Ada yang ngidham rujak, jambu, mangga, dll.
Segala yang diinginkan sedapat mungkin dicari oleh sang ayah demi sang
bayi. Bahkan, seorang ayah juga memiliki pantangan tidak boleh membunuh
hewan, memotong anjing atau ayam, dst. Sang jabang bayi dijaga, dirawat,
dan dipelihara hingga sembilan bulan sepuluh hari. Saat melahirkan, ceprot
seorang bayi menangis kemudian semua orang bergembira menyambut
kehidupan baru di dunia. Bayi tumbuh dan berkembang kemudian di didik,
dibesarkan, disekolahkan dari tingkat SD hingga S3. Demi sang anak, orang
tua rela melakukan berbagai upaya dan usaha sekuat tenaga. Panas dan
hujan tidak dipedulikan demi masa depan dan kebahagiaan sang anak. Jika
perlu, orang tua siap membanting tulang kapan pun. Hal terpenting dalam
usaha tersebut adalah menjadikan hidup sang anak lebih bahagia, lebih
mulia, dan lebih terhormat melebihi orang tuanya. Perbuatan ini adalah
wujud kasih Allah melalui orang tua.

Nah, jika orang tua demikian mencintai anaknya, Allah Bapa di surga kita
percaya juga mencintai dan mengasihi saudara kita yang kita doakan pada
hari ini. Mungkin kita bertanya, “Bagaimana kita yakin dan percaya?” Tidak
lain dan tidak bukan adalah karena rahmat pembaptisan. Dengan
pembaptisan, kita diangkat menjadi anak-anak Allah. dengan pembaptisan,

martabat kita diangkat, dosa kita dihapuskan, dan dimurnikan. Sebagai
analogi, jika orang tua saja mencintai anak-anaknya apalagi Allah Yang
Mahakasih yang telah mengangkat kita menjadi anak-Nya juga pasti akan
mencintai dan mengasihi kita. Ke dalam kasih Allah inilah kita ingin
memohon dan menyerahkan saudara kita yang seribu hari lalu menghadap
Bapa di surga.

Kedua, kita diingatkan agar kita selalu mengarahkan hidup kita kepada Allah
Sang Sumber dan Tujuan Hidup kita. Hidup kita berasal dari Allah dan
kembali kepada Allah. Kita sebagai manusia bukan pemilik kehidupan, tetapi
penjaga dan pemelihara. Oleh karena itu, segala yang kita miliki di dunia ini
bukan tujuan, tetapi sarana untuk mencapai kepada Yang Ilahi.
Ada anekdot yang mengatakan demikian, “tidak usah bangga dengan
wajahmu yang cantik, ganteng, dan cakep karena wajah terakhirmu adalah
tengkorak, tidak usah bangga dengan mobilmu yang mewah dan bagus
karena mobil terakhirmu adalah ambulance, tidak usah bangga dengan
tanah yang luas dan berhektar-hektar karena tanah terakhirmu cukup 2 x
1.”
Anekdot tersebut mengingatkan kita semua bahwa adalah sarana, bukan
tujuan. Sarana tersebut membawa kita sampai kepada tujuan hidup kita
yang tidak lain adalah Allah sendiri. Kita berdoa agar saudara kita
diperkenankan sampai kepada Allah Sang Sumber dan tujuan Hidup semua
orang.

Ketiga, kita semua milik Allah yang nantinya juga akan kembali kepada
Allah. dalam bacaan injil, Yesus berdoa, “ …….bukan untuk dunia Aku
berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab
mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu
adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka” (Yoh.17:9-
10).

Kita berdoa sekaligus bersyukur karena saudara kita sekarang ini
diperkenankan merasakan kehidupan bersama Allah dan kembali sebagai
milik Allah. Sebagai milik Allah, kita berharap bahwa saudara kita yang kita
doakan pada hari ini juga dipelihara, dirawat, dan dijaga sehingga
diperkenankan berbahagia di surga.

Marilah kita memohon berkat melimpah bersama seluruh keluarga yang
berkumpul pada hari ini agar saudara kita sekarang ini diperkenankan
merasakan cinta kasih Allah yang tiada batas. Selain itu, kita juga berdoa
agar saudara kita ini diperkenankan sampai kepada Allah Sang Sumber dan
Tujuan Hidup. Bagi kita semua, kita di ingatkan agar menyadari arah hidup
dan tujuan kita kepada Allah karena kita semua milik Allah. Tuhan
meneguhkan dan menguatkan iman kita sekarang, dan selama-lamanya.

Dimuliakanlah nama Tuhan kini dan sepanjang masa. Amin.

11. Doa Umat

P.Ibu/ Bapa/ Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan.
Allah adalah Sumber dan Tujuan kehidupan segala sesuatu. Hidup kita
berasal dari Allah, dan akhirnya juga menuju kepada Allah. Marilah dengan
rendah hati kita panjatkan isi hati kita dalam doa dan permohonan kepada
Bapa:

L. Ya Bapa, peringatan 1000 hari saudara kami ……… terasa begitu cepat.
Rasa-rasanya baru kemarin saudara kami ini masih bersama-sama dengan
kami semua. Ungkapan perasaan ini memperkuat keyakinan kami bahwa
Engkau telah menerima dan mempersatukan saudara kami dalam
persekutuan para kudus. Untuk itu kami berseru ………

U. Dimuliakanlah Engkau selama-lamanya.

L. Ya Bapa, sadarkanlah kami yang masih hidup di dunia ini. Perjuangan kami
tak akan berhasil tanpa penyertaan dan kuasa-Mu sendiri. Engkaulah yang
selalu merndorong dan menyemangati kami. Untuk itu kami berseru ………

U. Dimuliakanlah Engkau selama-lamanya.

L. Engkau memberi anugerah hidup dan talenta kepada kami masing-
masing. Perbedaan ini justru semakin memperkaya kami. Buatlah kami
mampu menghargai satu sama lain, saling mendukung, dan rela bekerja
sama, sehingga kami mampu menghadirkan kasih-Mu di tengah-tengah
masyarakat dan kelurga kami. Untuk itu kami berseru ………

U. Dimuliakanlah Engkau selama-lamanya.

L. Kami juga berdoa bagi anggota keluarga, komonitas, dan saudara-saudari
yang pada saat ini masih berjuang dalam hidup bersama. Semoga Engkau
berkenan menyapa mereka dalam kasih-Mu sendiri lewat karya-karya
yang Kaupercayakan kepada mereka. Untuk itu kami berseru ………

U. Dimuliakanlah Engkau selama-lamanya.

P.Kami persilahkan ibu, bapa untuk menyampaikan ujub-ujub di doa umat
ini.

P.Demikianlah, ya Bapa, ungkapan syukur dan doa kami atas penyertaan
dan pendampingan-Mu kepada kami semua yang masih dalam peziarahan
hidup ini. Anugerahilah kami semua dengan damai-Mu yang sejati. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

12. Syahadat – Doa Rosario ( facultatif )

P.Saudara sekalian, kita percaya bahwa saudara kita ……… kini telah
berbahagia di surga. Semoga keyakinan ini membawa kita kepada sikap
takwa sejati kepada Allah.
Dan marilah kita saling meneguhkan iman dengan mengucapkan Sahadat
Para Rasul yang singkat dan dilanjutkan Doa Rosario yang di pandu ………

13. Madah Pujian Maria
nDHEREk DEWI MARIYAH - peringatan arwah no.41 hal.183

14. Aneka Doa

: Litani SANTA PERAWAN MARIA PS. 214

: Doa Bagi Warga Kring Yang Sudah Meninggal Ibadat Lingk. Hal.268

: Doa untuk Anggota Keluarga yang Sudah Meninggal PS. 169

P.Marilah kita menyatukan seluruh doa-doa kita ini dengan doa yang
diajarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

Bapa Kami ………

P.Ya Bapa, jadilah selalu kehendak-Mu, sebab itulah satu-satunya pedoman
hidup kami. Kami percaya Engkau selalu menghendaki yang paling baik
bagi hidup kami, dan bagi saudara ……… ini. Maka semoga kami tak henti-
hentinya menyerahkan diri sepenuh hati kepada kebijaksanaan-Mu
sementara kami menantikan kedatangan penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.

15. Doa Penutup

P.Marilah berdoa ………

Allah Bapa Sumber dan tujuan hidup kami, Sabda-Mu telah meneguhkan
kehidupan kami. Engkau telah berkenan memanggil saudara kami ………
Untuk bersatu dan mengalami kasih-Mu yang abadi di surga. Semoga
peringatan arwah sebagai perayaan iman akan kebaikan dan belas kasih-
Mu yang kami adakan pada peringatan 1000 hari saudara kami ……… ini
membawa kami pada semangat baru untuk melanjutkan perjalanan hidup
dan pengabdian kami kepada-Mu. Semoga kami boleh berkumpul kembali
pada saatnya nanti dengan semua saudara yang telah mendahalui kami
menghadap-Mu di surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

P.Saudara-saudari yang terkasih, ibadat dan doa peringatan 1000 hari untuk
arwah saudara kita ……… hampir selesai.
Marilah kita bersama-sama hening sejenak untuk memohon berkat Tuhan,
terutama untuk keluarga yang ditinggalkan.

16. Berkat dan Pengutusan

P.Tuhan beserta kita.
U. Sekarang dan selama-lamanya.

P.Semoga karena kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menganugerahkan
ketabahan sejati dalam perjuangan hidup kita.

U. Amin.

P.Semoga Tuhan Yesus menguatkan hati kita agar dapat menolak segala
dosa, dan senantiasa berjuang untuk hidup baik.

U. Amin.

P.Semoga Yesus, Sang Penebus, memperkenankan kita ikut menikmati
kebahagiaan abadi di surga.

U. Amin.

P.Semoga kita semua dan keluarga yang ditinggalkan memperoleh
kekuatan, perlindungan, dan penghiburan oleh berkat Allah yang
mahakuasa: dalam nama () Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.

U. Amin.

P.Saudara sekalian Ibadat peringatan arwah ……… telah selesai.
U. Syukur kepada Allah.

P.Marilah kita pergi kita diutus.
U Amin.

17. Nyanyian Penutup
SIAPA YANG BERPEGANG – peringatan arwah no.35 / PS.650

DAFTAR ISI

Hari Pertama

Hari PERTAMA .......................
TUHAN SELALU SIAP .....................
MENOLONG JIKA KITA
MEMOHON DAN PERCAYA Peringatan 7 Hari
KEPADA-NYA . . . . . . . . . . . . . KEKUDUSAN ALLAH
....................... .......................
.... .......................
.......................
Hari KEDUA .......................
COBAAN MEMURNIKAN IMAN ........
KITA . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
....................... Peringatan 40 Hari
....................... ALLAH YANG MEMELIHARA
..................... DAN MEMURNIKAN HIDUP
.......................
Hari KETIGA .......................
PENTINGNYA DOA ARWAH ......................
.......................
....................... Peringatan 100 Hari
....................... ALLAH YANG BERBELAS
....................... KASIH . . . . . . . . . . . . . . . . . .
.. .......................
.......................
Hari KEEMPAT .......................
APA YANG KITA TABURKAN ...
HARI INI MERUPAKAN TUAIAN
HARI ESOK Peringatan 1 Tahun
....................... ALLAH YANG MEMBEBASKAN
....................... .......................
....... .......................
.......................
Hari KELIMA ......................
TUHAN MEMBANTU ORANG
YANG LEMAH DAN SEDANG Peringatan 2 Tahun
DALAM KESEDIHAN . . . . . . . . ALLAH SUMBER SUKACITA
....................... SEJATI . . . . . . . . . . . . . . . . . .
................ .......................
.......................
Hari KEENAM
IA BERSAMA KITA DALAM 94 | P a g e
PENDERITAAN KITA . . . . . . . .
.......................

Hari Pertama

...................... Peringat Tuhan Selalu n Kitab
an Siap Suci
Peringatan 1000 Hari Hari
ALLAH SUMBER DAN TUJUAN Menolong Matius
SEGALA SESUATU . . . . . . . . . PERTAM Jika Kita 8:23-
....................... A Memohon
....................... Dan Percaya 27,
.................. Hari KE Kepada-Nya Roma
DUA 8:14-25
Peringatan Arwah Setelah Seribu Cobaan
Hari Hari KE Memurnikan Yohane
PERSEKUTUAN ORANG- TIGA s 14:1-
ORANG KUDUS . . . . . . . . . . . Iman Kita
....................... Hari KE 4,
....................... EMPAT Pentingnya Yesaya
....................... Doa Arwah 49:13-
.. Hari KE
LIMA Apa Yang 16
LAMPIRAN - BACAAN DENGAN Kita Lukas
RENUNGANNYA HARI 1-6 Hari KE 12:35-
....................... ENAM Taburkan
....................... Hari Ini 40,
....................... 2Makab
.. Merupakan
Tuaian Hari e
Daftar TEMA dan Bacaan 12:38-
Kitab Suci Peringatan Esok
ARWAH Tuhan 45
Membantu
T E M A Bacaa Orang Yang Yohane
Lemah Dan s 5:24-
Sedang
Dalam 29,
Kesedihan Roma
14:7-12
Ia Bersama
Kita Dalam Yohane
Penderitaan s 11:32-

Kita 45,
Yesaya
Jenis 25:6-9

Markus
15:33-

39,
Ibrani
5:2-9

95 | P a g e

7 Hari Kekudusan Ibrani Hari Pertama
Allah 4:1,3-
40 Hari 7,10- 43
Allah Yang
100 Hari Memelihara 13, 96 | P a g e
Yohane
1 Tahun Dan s 14:1-
Memurnikan
2 Tahun 9a
Hidup Ratapa
1000 n 3:22-
Hari Allah Yang
Tahun ke Berbelas 26,
4, 5, 6, 7, Matius
8, 9 Kasih 11:25-

Allah Yang 30
Membebask Yesaya
49:8,14
an
-16,
Allah Matius
Sumber 18:12-
Sukacita
14
Sejati Roma
8:9-15,
Allah Lukas
Sumber Dan 4:16-

Tujuan 22a
Segala 2
Sesuatu
Persekutuan Korintu
Orang-Orang s 1:3-7,
Kudus Yohane
s 15:9-

12
Yesaya
25:6a.7

-9,
Yohane
s 17:6-

11
1
Yohane
s 3:1-3,
Lukas
23:33-


Click to View FlipBook Version