The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sudarman32, 2024-01-17 21:53:01

Kajian19_ROAITULLAH_190-191_ok.pdf

Kajian19_ROAITULLAH_190-191_ok.pdf

Keywords: ROAITULLAH

+62812-7892-2607 Sudarman.darman Sudarman Darman [email protected] N G A J I K I T A B R O A I T U L L A H K A R Y A S Y E C H A N - N A F R I KH. BUYA SYAKUR YASIN, MA KAJIAN SPESIAL RAMADHAN 2023 Poin190-191 2023 Private Collection rivate Collection


Aku Melihat Tuhan KAJIAN KITAB ROAITULLAH Karya Besar Syech An-Nafri Bersama Buya Syakur Yasin, MA (Poin 149-198) (Kumpulan Kajian Selama Bulan Ramadhan Tahun 2023 M/1444 H Dari Channel Youtube KH Buya Syakur Yasin MA Yang Disiarkan Langsung Oleh Wamimma tv) Ditulis oleh: Sudarman KABUPATEN MUKOMUKO PROVINSI BENGKULU TAHUN 2023


Kata Pengantar Audzubillahiminassyaithanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Bersyukur kepada Allah SWT atas berkat RahmatNya penulis dapat menyelesaikan buku ini. Buku ini berisikan Kajian Kitab Roaitullah (Aku Melihat Tuhan) Karya Besar Syekh An-Nefri, yang ditulis pada abad ke-5 Hijriyah. Kitab ini disadur oleh Dokter Mustafa Mahmud, yang ditemukan beliau dari sisasisa perpustakaan Bagdad yang dihancurkan oleh Halaqah, Jengis Khan. Kitab ini berisikan tentang teologi, Ilmu Ketuhanan, sehingga sulit dimengerti oleh orang awam biasa apalagi kalau bukan ahlinya. Sangat wajar apabila para pembaca menemukan terjemahan buku ini di pasaran atau di media sosial mungkin jauh dari makna yang sesungguhnya yang ingin disampaikan oleh penulis aslinya, karena kitab ini unik dan buku ini perlu perenungan yang mendalam untuk memahaminya. Dalam buku ini penulis hanya menyalin Isi Kajian atau Ceramah yang disampaikan oleh Buya Syakur Yasin, MA (Pengasuh Pondok Pesantren Candangpinggan, Inderamayu, Jawa Barat, Indonesia) dari Channel Youtube beliau (KH Buya Syakur Yasin MA) yang disiarkan langsung oleh Wamimma tv setiap hari sejak Ramadhan kedua (selama 24 hari) tahun 2023 M/1444 H (tanggal 24 Maret 2023 s/d 16 April 2023). Pengajian ini dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 15.30 WIB yang di moderatori oleh Bapak Taswirul Afkar, M.Pd. Kegiatan pengajian dibuka oleh moderator, kemudian dilanjutkan dengan kajian Kitab Roaitullah oleh Buya Syakur Yasin, dilanjutkan dengan dialog Bersamajamaah pengajian baik yang ada di virtual maupun yang hadir langsung secara tatap muka di Gedung Serbaguna Ponpes Candangpinggan Indramayu, Cirebon, dan diakhiri dengan closing stement oleh Buya syakur. Namun dalam tulisan ini, penulis hanya menyalin kajian Buya Syakur pada 30 menit pertama dan closing stement. Untuk pendalaman materi berupa dialog insyaallah akan dirangkum dalam buku tersendiri. Penulis menyadari bahwa Buku ini belum sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun dari pembaca selalu penulis harapkan. Semoga bermanfaat. Wabillahi taufik wal hidayah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mukomuko, April 2023 Penulis,


Aku hanya ingin berbagi kebahagiaan dan tidak menggurui siapapun. Terlalu sulit bagiku untuk menyalahkan siapapun. Akan tetapi apabila ada orang yang ingin mengisi raporku, tentu aku sangat gembira sekali dan kujamin aku tidak akan sakit hati sedikit pun. Selagi engkau masih melihat selain Aku, engkau tidak akan melihat Aku. Jangan berputus asa terhadapKu. Andaikan engkau datang menghadapKu dengan membawa semua kata-kata yang buruk semua, percayalah ampunanKu jauh lebih besar. Jangan gegabah terhadapKu. Andaikan engkau datang menghadapKu dengan membawa kata-katamu yang semuanya kebaikan, percayalah penolakanKu lebih pasti.


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 1 of 18 Diupload tgl 11 April 2023 dari Channel KH Buya Syakur Yasin MA Link: https://www.youtube.com/watch?v=8A9KoGYOaSY Kajian_19 Poin 190-191 Kitab Roaitullah Bersama Buya Syakur (Ramadhan Ke-20, 11-04-2023) Ditulis oleh: Sudarman (01/04/2023) Live Kajian Kitab Roaitullah Bersama Buya Syakur | Kajian Ramadhan 11/4/2023 Kitab ROAITULLAH (Aku Melihat Tuhan) karya Syech Muhammad Bin Abdul Jabbar An-Nafri Aku hanya ingin berbagi kebahagiaan dan tidak menggurui siapapun. Terlalu sulit bagiku untuk menyalahkan siapapun. Akan tetapi apabila ada orangyang ingin mengisi raporku. Tentu aku sangat gembira sekalidan kujamin aku tidak akan sakit hati sedikitpun. Bismillahitawakaltu ‘alallah La haula wala quwwata illa Billah. Asyhadu alla ilaha illallah waasyhaduanna muhammadar rasulullah. Allahumma sholli ala sayyidina muhammad waalaalihi wasahabatihi ajmain. Selagi engkau masih melihat selain Aku, engkau tidak akan melihat Aku. Jangan berputus asa terhadapKu, andaikan engkau datang menghadapKu dengan membawa semua kata-kata yang buruk semua, percayalah ampunanKu jauh lebih besar. Jangan gegabah terhadapKu, andaikan engkau datang menghadapKu dengan membawa kata-katamu yang semuanya kebaikan, percayalah penolakanKu lebih pasti. Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh. Halaman 75 poin ke 190. Bismillahirrahmanirrahim Nama-nama itu adalah pecahan dari satu nama. Dari satu nama lalu dipecah-pecah menjadi beberapa nama. Umpamanya ini ‘kepala’ di atas pundak ini di atas lehernya. Di kepala itu ada mata, ada hidung, ada pipi, ada bibir, ada dagu, ada telinga, ada rambut,


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 2 of 18 ada banyak sekali. Itu semuanya kita sebut kepala. Kemudian nama itu ada pecahan dari makna. Artinya setiap nama itu mengandung makna. Sehingga banyak sekali orang menyebut nama. Bisa saja namanya tahu tapi maknanya nggak tahu. Istilah asma muncul pertama kali dalam firman Tuhan memberitahukan kita bahwa Nabi Adam diajari nama-nama. Wa’allama adamal asma, nabi diajari tentang namanama. Ini namanya kacamata, ini namanya HP, ini namanya microphone, ini namanya Ballpoint. Apa seperti itu maksudnya? Rumput ini namanya teki, rumput ini namanya tembaga, rumput ini namanya tembelekan, dan sebagainya. Siapa yang bisa menyebutkan nama rumput 100 nama? Ada berapa ribu rumput yang ada di lapangan, saya mintanya 50 saja. Saya kasih HP. Sedangkan Nabi Adam menyebut semuanya. Pintar ngak Nabi Adam? Pintar. Pak Afkar sudah lama punya mobilkan? Sering ke bengkel? Bisa nggak menyebutkan semua sparepart yang ada di mobil? Ngak. Kalau orang itu kenal, tahu, mengerti sparepart mobil dari mulai sekrup, baut, segala macam. Dalam relay juga ada


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 3 of 18 kabel, ada jack, ada segala macam. Dalam karburator juga ada ini, ada itu, pasti itu insinyur ahli mesin. Jadi Nabi Adam pinter nggak? Pintar. Dia bisa menyebut semuanya. Itulah makanya saya lebih meyakini bahwa Nabi Adam itu bukan sebagai manusia pertama tapi sebagai manusia yang pertama kali paling pintar di alam dunia. Intelektual yang pertama kali adalah Nabi Adam, dan tunduknya malaikat, mau sujud kepada Adam karena malaikat menyaksikan pintarnya Nabi Adam. Namanama yang diperkenalkan kepada Nabi Adam itu diperlihatkan kepada para malaikat. “Hai malaikat, coba jelaskan ini apa? Ini apa?” “Ngak tau”. Baru malaikat bersujud. Yang tadinya menyangkal untuk apa bikin Nabi Adam. Setelah ternyata Nabi Adam pintar, baru mereka mengakui. Ternyata Nabi Adam hebat, pintar. Mungkin saja saya suatu ketika kedatangan seorang tamu. Saya menduga dia orang bodoh. Saya mungkin kurang hormat. “Dari mana Pak?” “Dari ujung Gebang”. Setelah kita ngomong, dia berbicara tentang fisika partikel, berbicara kosmologi. Ternyata


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 4 of 18 dia seorang Rektor. Saya tergopoh-gopoh meminta, “Ma tolong bikinkan kopi yang enak”. Mengerti ngak?. Lalu saya ambilkan bantal untuk sandaran. Ini orang pintar. Jadi memang dari dulu bahwa martabat seseorang, penghormatan seseorang, itu berdasarkan keilmuan. Sejak dulu orang pintar itu di mana-mana dihormati. Katanya jam 10, ini baru datang jam 12. “Saya mampir dulu di Kesmas” , katanya. “Ngapain?” “Ngantar anak sakit” “Sakit apa?” “Ngak tau. Kata dokter suruh di koperasi” Begitu ngomongnya mentah begitu, mungkin tuan rumah menyesal. Setelah biskuitnya keluar semua, “Aih, ini orangnya goblok”. Jadi yang dimaksudkan dengan wa’alamal adama asma itu bukan sekedar Nabi Adam di ajarin mengenal nama-nama. Tidak. Secara ilmu terminologi, nama itu adalah suatu istilah. Untuk apa? Dari sisi terminologi, setiap benda, setiap makna, setiap konsep, setiap pemahaman, itu harus diberi nama, terma yang baku. Kalau tidak akan terjadi kekacauan ilmu pengetahuan. Kalau begini namanya ‘percaya’. Kalau


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 5 of 18 begini namanya ‘yakin’. Kalau begini ini namanya ‘beriman’. Kalau begini namanya ngandel. Kalau begini namanya ‘melihat’. Kalau ini namanya ‘mengamati’. Ini namanya ‘memantau’. Nggak sama ‘melihat’ dengan ‘memantau’. ‘Memantau’ dengan ‘mengamati’ itu berbeda. Itu semuanya diperlukan pembakuan. Kalau tidak, pikiran kita menjadi kacau. Belum tentu orang yang tahu namanya, dia tahu maknanya. Sekedar tahu nama. Anak kecil, anak SD, nanya, “Pak Bapak Sudirman itu siapa?”. “Itu Jenderal Indonesia pahlawan perjuangan kemerdekaan”. Dia bisa menangkap ngak siapa Jenderal Sudirman? Belum. Apa perjuangannya dia nggak tahu. Apa jasanya dia nggak tahu. Dia tahu sekedar nama. Ada orang yang kenal Nama Buya Syakur nggak? Ada, banyak. Ada yang betul-betul kenal dengan segala kapasitasnya, ada nggak? Ada yang kenal hanya sekedar nama saja. Kalau ada orang yang mengatakan, “Buya Syakur ini orang mana nih?”. “Indramayu, Cirebon Nggak tahu lah”. Ini mesti orangnya goblok. Ini belum pernah baca kitab Taqrib orangnya. Orang itu kenal


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 6 of 18 saya atau kenal namanya saja?. “Ini sesat orangnya”. Kalau saya sesat tentu sudah dibubarin. Yang mengatakan sesat, “Yuk kita uji siapa yang sesat”. Saya mengatakan, “Yang menghalau, mengusir, orang Yahudi dari Jazirah Arabia adalah Sayyidina Umar”. Dia mengatakan, “Yang mengusir orang Yahudi itu bukan Umar tapi Nabi Muhammad sendiri. Ini goblok Buya Syakur nih”. Masya Allah. Tindakan genosaid dilimpahkan kepada Nabi Muhammad. Dikiranya saya nggak tahu, hadisnya ada Sayyidina Umar yang mengusir-ngusir orang Yahudi itu, bukan nabi Muhammad. Saking hebatnya gitu? Jadi ngusirin orang yang beragama berbeda dari Jazirah Arab dengan mudahnya, dikiranya pahlawan gitu?. Inikan persoalan. Dengan mudahnya bercerita bahwa Nabi Muhammad satu malam menggilir istrinya 9 orang itu, ada yang bilang 12, semalam Muhammad menggilir istrinya dengan satu kali mandi junub. Dengan bangganya. Seperti itukah dia mengatakan Rasullullah. Seperti apa maknanya enggak jelas. Ini kembali kepada makna.


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 7 of 18 Anak saya nanya, “Bah, ini apa?” “Ini busi” “Nak, tolong ambilin busi di meja!” Diambil businya. Dia sudah kenal nama belum? Sudah. Maknanya sudah kenal belum? Belum tentu. Ternyata busi itu hilang. Saya nanya, “Mana busi tadi?” “Dibikin bandul pancing”. Berarti dia kenal namanya ‘spark plug atau busi’ tapi maknanya ngak tahu. Bahwa busi itu adalah alat yang dipasang di bagian pembakaran karena melalui sistem elektronik akan memercikkan api, membakar. Bukan untuk bandul pancing. Dalam pikiran lelaki tahu bahwa ini ‘perempuan’ , ini ‘laki-laki’ , tapi tahu ngak maknanya perempuan? Nggak paham. Ketika dia menghinakan perempuan, menistakan perempuan. Perempuan diperlakukan sebagai binatang bukan manusia. Diperlakukan dengan segala kekejaman. Orang tuanya mati hartanya diberikan separoh untuk perempuan. Perempuan tidak boleh keluar rumah, naik mobil nggak boleh, jadi Bupati nggak boleh. Dulu saya pernah berantem sama Kiai seIndramayu gara-gara mereka mengatakan


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 8 of 18 bahwa perempuan tidak boleh jadi Bupati. Haram hukumnya. Perempuan tidak boleh menuntut jabatan-jabatan publik. Itu terjadi ketika kita mencalonkan ibu Ana untuk menjadi Bupati. Berarti paham ngak dengan perempuan? Ngak paham. Itu persoalannya. Jadi ini yang dimaksud oleh poin yang ke190 ini. Kemudian, secara terminologi kadangkadang satu istilah yang sudah dibakukan dalam satu disiplin ilmu terjadi perebutan istilah. Ilmu yang lain juga menggunakan istilah yang sama. Maka di situ kita harus mewaspadai karena ini maknanya berbeda. Kata ‘Hakikat’ dalam ilmu Nahwu artinya makna yang sesungguhnya bukan makna majas. ‘Duduk’ itu hakikatnya, makna yang hakiki adalah ketika bokong kita nempel di kursi. ‘Saya duduk di kursi’ , berarti bokong saya nempel di kursi. Tapi kalau ‘Belanda menduduki Indonesia’ , itu bukan berarti bokongnya Belanda nempel di Indonesia tapi maknanya ‘menjajah’. Ketika seorang pengacara minta cerita dari awal bagaimana perkara ini dalam rangka dia ingin mengetahui duduk perkara. Kata ‘duduk’ bukan bokong perkara. Nah itu makna-


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 9 of 18 makna dari suatu istilah sendiri juga masih perlu dipertimbangkan. Ditambah lagi disiplin ilmu yang lain, dalam ilmu tauhid namanya ‘Al Haq’ dan ‘Hakikat’ itu maknanya Tuhan. Dalam fisika namanya ‘hakikat’ itu adalah inti atom. Itulah namanya berebut istilah. Makanya kita seringkali salah paham dalam kajian-kajian keagamaan. Istilah ‘haram’ dalam ilmu tajwid itu artinya tidak boleh. Bukan berdosa. ‘Haram’ dibaca panjang. Mad itu harus satu ketukan, ada Mad thobi dan lain-lain. Wayahmuru itu artinya tidak boleh bukan haram. Kesimpulannya apa? Kalau kamu baca Quran nggak pakai tajwid, panjang pendeknya salah, jadi dosa. Masa orang baca quran salah jadi dosa. Jadi nggak usah baca lagi gitu? Terusin baca. Nanti lamalama juga bener kok. Gimana sih? Dalam proses belajar ya pasti banyak salah baca. Terus dosa gitu? Cerdas kamunya? Itu persoalannya apabila kita tidak memahami terma-terma. Bahkan sampai haram itu sendiri sudah diadopsi dalam bahasa Indonesia yang artinya haram itu ‘penghormatan’ bukan ‘tidak boleh’. Makanya ‘Dengan hormat, bersama ini saya


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 10 of 18 sampaikan kepada bapak Taufik’ ‘Bupati Indramayu yang saya hormati, bahwa ...... ‘. Kata ‘haram’ itu artinya ‘terhormat’. ‘Masjidil Haram’ itu bukan berarti ‘masjid tidak boleh’ tapi ‘masjid terhormat, masjid yang mulia’. Seorang Kiai disebut ’almukharrom’ artinya yang terhormat, bukan Kiai ‘tidak boleh’. Sejak kapan kata ‘haram’ itu artinya ‘tidak boleh’. Dalam terminologi kita punya kajian-kajian yang lebih mendetail lagi. Asal-usulnya bagaimana? Akar katanya bagaimana? Muncul istilah tahun berapa? Yang mencetuskannya siapa? Itu bukan sedikit. Ini ilmu pengetahuan. Tanpa terminologi, ilmu tidak punya password. Nggak bisa membuka. Dan terminologi masih jarang dipelajari orang di Indonesia makanya banyak bertengkar. Salah paham. Nah itulah makna daripada poin ke-190. Jangan malu, kalau belum paham mesti nanya. Ini namanya apa? Balpoin. Gunanya untuk apa? Nanya dong. Jangan tahu namanya saja, gunanya tidak tahu untuk apa. Ini infus. Gunanya untuk apa? Untuk memasukkan makanan ke dalam tubuh manusia melalui urat-urat dan pembuluh


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 11 of 18 darah. Semua nama-nama obat juga sama. Ini gunanya apa? Kalau nggak ngerti nanya. Tolong jangan menyembunyikan kebodohanmu karena takut bertanya. Malu bertanya karena takut ketahuan gobloknya. Akhirnya tidak bertanya. Itu sama dengan mengabadikan kebodohan. Orang yang malu bertanya sama dengan mengabadikan gobloknya. Orang menunjukkan kebodohannya dengan bertanya, “Bagaimana Pak Kiai hukumnya ngantongin HP sambil berak yang di dalam HP ini ada rekaman Alquran 30 juz?”. Ini kan pertanyaan kebodohan. Tidak bisa berinteraksi dengan teknologi. Untuk itu saya tidak menjawab. Tapi sebaliknya saya bertanya lagi, “Kalau ada orang yang hafal Quran, boleh nggak berak?” Atau kepalanya dicopot dulu gitu?. Itukan terinstal. Kalau HP ini memorinya elektronik, kalau kepala biomemori. Sama. Lebih kuat juga memori diotakmu. Percaya nggak? Kalau mau buka satu aplikasi di HP, aplikasi yang lain mesti ditutup dulu, tapi memori di otakmu tidak mesti begitu. Masih ingat semua peristiwa yang dialami dari kecil sampai sekarang. Jadi hebat mana HP dengan otak? Hebat


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 12 of 18 otak. Itu artinya jangan segan-segan untuk bertanya. Kalau memang kita nggak tahu silakan bertanya, namanya apa, maknanya apa, kegunaannya apa. Lanjut, selalulah engkau berbaik sangka kepadaKu. Berarti ketika engkau selalu berbaik sangka kepadaKu berarti jalan yang kau tempuh sangat kokoh. Kalau engkau berbaik sangka kepadaKu berarti jalan pikiranmu itu berargumentasi. Barang siapa yang menempuh jalan argumen maka dia akan sampai kepadaKu. Jadi artinya sejak awal dan saya sudah berulangulang saya katakan bahwa yang menyebabkan hidup selalu menderita, --duit banyak menderita, nggak ada duit menderita, sehat menderita, jatuh sakit apalagi, kaya saja susah, miskin apalagi--, karena kebahagiaanmu itu adalah ada di dalam dirimu sendiri bukan di luaran. Bukan pada materi, bukan pada jabatan, bukan rumah, bukan mobil, bukan fasilitas di dalam dirimu sendiri. Yang menyebabkan engkau selalu menderita hidupmu ini adalah karena dalam dirimu selalu berburuk sangka. Orang berburuk sangka itu selalu menderita.


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 13 of 18 Orang yang berburuk sangka misalnya ada tetangga kirim makanan langsung dibuang. Kenapa dibuang? Takut barangkali ada racunnya. Berdialog dengan teman tersinggung karena dia menduga maksudnya begini. Nanya dulu dong. Jangan dulu tersinggung. “Maksud Bapak apa?”. Saya terangkan dulu. “Mulai hari ini kita tidak usah bertemu lagi”. Salah paham. Itu dalam pergaulan. Sampai-sampai dengan istri sendiri juga bertengkar setiap hari. Setiap hari piring satu pecah itu sudah biasa. Kemarin sudah saya ceritakan bahwa gagal ke Amerika karena naik taksi bannya kempes, mau ganti ban serapnya juga kempes, ngak ada mobil di jalan tol yang mau berhenti. Akhirnya nggak jadi ke Amerika, yang tadi rencananya mau mendatangi kontrak dengan buyer senilai satu juta dollar (15 milyar), untuk ekspor mebeler, nggak jadi berangkat. Sopir taksinya dipukuli. Tetapi ketika satu jam kemudian ada berita bahwa pesawat nomor sekian, jam sekian, take off dari Bandara Soekarno Hatta, jatuh di tengah lautan. Apa dia bilangnya? “Alhamdulillah”. Tadinya marah-marah. Setelah pesawatnya jatuh


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 14 of 18 baru bilang “Alhamdulillah”. Jadi artinya siapa yang menyiksa dirimu? Tuhan ingin menyelamatkan kamu, tapi kamu punya dugaan buruk. Menuduh Tuhan menggagalkan bisnismu. Jadi akhirnya dalam hidup ini kesengsaraanmu, penderitaanmu, di dunia ini adalah akibat dugaan-dugaan yang buruk itu sendiri. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Closing statement: Bagi saya berdoa itu bukan hanya persoalan dikabul atau tidak dikabul. Saya adalah mungkin salah satu Kiai di Indramayu yang paling rajin ngajak-ngajak orang berdoa. Setiap malam di pondok Candangpinggan. Setiap malam Sabtu kita di laut beristighosah. Setiap malam Rabu di hutan. Nanti di bulan puasa istighosah. Nanti di bulan haji istighosah. Nanti bulan Maulid juga istighosah. Kok rajin banget sih berdoa. Pertama karena doa itu adalah intinya ibadah. Dari mana pemahaman inti ibadah, karena di dalam doa, ketika engkau meminta kepada Allah, dapat saya pastikan berarti engkau mengakui Allah sebagai Tuhanmu yang layak dimintai. Dan yang kedua, Anda


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 15 of 18 memposisikan dirimu sebagai hamba yang tidak merasa malu dan segan dan tidak bisa mengelak kepada siapa lagi aku memohon kalau bukan kepada Tuhanku. Itu makna doa adalah inti ibadah. Yang ketiga, dengan berdoa ini adalah untuk membangun rasa syukur di dalam diri kita karena selama ini semua orang mendapatkan rezeki, apakah jabatan, apakah kekayaan, apakah kesehatan, apakah perjodohan, apakah bisnis, dan sebagainya, ketika berhasil selalu mengatakan, “Apa yang kucapai ini adalah hasil dari kerja kerasku dari banting tulang peres keringat”. Dia tidak berterima kasih kepada Tuhan. “Aku jadi Bupati karena aku menghabiskan uang 50 miliar. Karena Tim Sukses ku bekerja siang dan malam. Semua Tim Sukses, saya kasih motor”. Yang disebut adalah dirinya sendiri, sama sekali tidak pernah mengatakan hazaminfadlirabbi, ini adalah pemberian Tuhan. “Ya kita mah jadi Bupati secara kebetulan saja. Anugerah Allah saja kok”. Sejuk di hati, dan itu didengarkan Allah. Engkau bersyukur. Itulah makanya saya mengajak berdoa karena dengan kita berdoa, ketika mendapatkan, kita merasa diberi oleh Allah. Itu yang


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 16 of 18 penting. Sehingga kita bersyukur kepada Allah. Kalau awalnya tidak berdoa, ujug-ujug dapat, kepada siapa Anda bersyukur kecuali mengatakan, “Ini adalah hasil kerja kerasku”. Memangnya kalau orang kerja keras kaya gitu? Tukang macul di Kertasmaya berkeringat-keringat, kaya nggak? Itu dua manfaat berdoa. Yang pertama doa adalah inti ibadah. Dan yang kedua adalah kita berdoa supaya memunculkan rasa syukur kita kepada Allah. Ibadah syukur itu adalah ibadah tertinggi. Yang ketiga dan ini yang paling penting, bahwa dengan adanya saya mengajak berdoa itu artinya saya ingin merawat harapan yang ada di dalam dirimu jangan sampai harapan itu musnah. Ketika engkau telah kehilangan harapan maka sejak itu berhentilah kehidupanmu itu. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. ---------------------- Intisari: 1. Nama-nama yang banyak di dunia ini adalah pecahan dari satu nama.


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 17 of 18 2. Banyak nama atau istilah sama dalam ilmu pengetahuan yang berbeda, namun memiliki makna yang berbeda. 3. Terminologi atau nama adalah password dalam ilmu pengetahuan. 4. Diyakini bahwa Nabi Adam itu bukan sebagai manusia pertama, tapi sebagai manusia yang pertama kali paling pintar di alam dunia. 5. Selalulah engkau berbaik sangka kepada Allah, karena ketika engkau selalu berbaik sangka kepada Dia, berarti jalan yang kau tempuh sangat kokoh, dan engkau akan sampai kepadaNya. 6. Yang menyebabkan engkau selalu menderita dalam hidupmu adalah karena dalam dirimu selalu berburuk sangka. 7. Berdoa itu bukan hanya persoalan dikabul atau tidak, namun berdoa setidaknya memiliki tiga fungsi;


ROAITULLAH 190-191 _(Ngaji Bareng KH. Buya Syakur Yasin, MA)_sudarman Page 18 of 18 pertama doa adalah inti ibadah, kedua dengan berdoa supaya memunculkan rasa syukur kita kepada Allah, dan yang ketiga berdoa dapat merawat harapan yang ada di dalam diri manusia. 8. Ibadah syukur itu adalah ibadah tertinggi.


Tentang Penulis SUDARMAN, M.PD. Pengawas Sekolah Ahli Madya Tentang Saya PENGALAMAN KERJA Saya adalah seorang Pengawas Sekolah Tingkat SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah IV Mukomuko Guru SMP Negeri 4 MukomukoUtara (1999 - 2003) Guru SMP Negeri1 Lubuk Pinang (2003 - 2004) Guru SMA Negeri 2 Lubuk Pinang (2004- 2006) Kepala SMA Negeri 2 Mukomuko Utara(2006 - 2007)Guru SMA Negeri 1 Mukomuko Utara(2007) Guru SMA Negeri 1 Lubuk Pinang (2007 - 2009) Pengawas SMA KabupatenMukomuko (2009 - 2018) Pengawas SMA Provinsi Bengkulu(2018 - sekarang) Tutor UT Pokjar Mukomuko (2009 - 2017) Asesor BANSM ProvinsiBengkulu (2009 - 2020) Dosen Akademi KomunitasMukomuko (2012 - 2015) Dll. 0812-7892-2607 [email protected] Desa Ranah Karya Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko ORGANISASI PROFESI PENDIDIKAN PGRI Pascasarjana (S2) Universitas Negeri Padang (UNP) Jurusan Bahasa Tamat 2003 Sarjana (S1) Universitas Bengkulu (UNIB) Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Tamat 1998 SMA Negeri 4 Bengkulu (Tamat1992) Jurusan Biologi(A2) SMP Negeri 9 Bengkulu (Tamat1989) SD Negeri 5 Tanjung Agung Bengkulu (Tamat 1986) APSI KEGEMARAN (HOBI) Membaca Menulis Diskusi Berkebun Berternak NEGARA YANG PERNAH DIKUNJUNGI Memancing Singapura Malaysia Jepang Amerika Serikat (USA)


TTeerriimmaa kasih!


Click to View FlipBook Version