The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sdn14.yasrini, 2021-06-03 14:20:26

Artikel Refleksi 3.3

Artikel Refleksi 3.3

ARTIKEL AKSI NYATA 3.3 01
PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

AYO
MEMBACA

Oleh:

DEWA AYU YASRINI
CGP KOTA DENPASAR ANGKATAN 1

ARTIKEL AKSI NYATA 3.3 02

LATAR BELAKANG

Visi SD Negeri 14 Dangin Puri adalah UNGGUL DALAM
PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK,
KOMPETITIF, BERLANDASKAN BUDAYA INTAQ DAN
IPTEKā€ sebagai salah indikator visi tersebut adalah
menumbuhkembangkan budaya disiplin waktu, berpakaian
sekolah rapi, gemar membaca, cinta kebersihan, dan
pengabdian masyarakat. Visi sekolah yang berdampak
kepada murid adalah tujuan, harapan besar, cita-cita
bersama yang sungguh-sungguh ingin dicapai dan ingin
diwujudkan, serta mendorong semua orang bergerak
dengan segenap usaha dan sumber daya untuk mencapai
tujuan.

ARTIKEL AKSI NYATA 3.3 03

MENGAPA PROGRAM
AYO MEMBACA?

"Minat baca anak cukup rendah yang dapat dilihat
dari adanya anak yang belum lancar membaca baik
di kelas rendah maupun kelas tinggi,membaca
sebagai sebuah tugas dan kurangnya pemahaman
anak terhadap isi bacaan"

Istilah budaya membaca di Indonesia masih Sebenarnya kegiatan membaca tidak hanya
belum menjadi sebuah kebiasaan. Kebiasaan dilakukan di sekolah saja,namun dapat juga
membaca belum ditanamkan sejak dini. Role dilakukan di rumah. Apalagi saat
model yang biasa berlaku di tingkat keluarga pembelajaran jarak jauh seperti sekarang
adalah orang tua dan anak-anak biasanya ini,anak-anak mulai bosan dan memerlukan
akan mengikuti kebiasaan dari orang tuanya aktivitas yang menyenangkan yang salah
tersebut. Jika orang tua mau mendampingi satunya adalah membaca menyenangkan.
anak-anak mereka untuk membaca,maka Disebut membaca menyenangkan karena
diharapkan kebiasaan membaca itu tumbuh anak dibiasakan untuk membaca bukan
dan menjadi sebuah budaya membaca. dengan paksaan namun dengan disediakan
Kegiatan membaca masih terbatas hanya saat aktivitas dan bahan bacaan yang menarik
anak-anak belajar di sekolah. Terkadang guru serta dilakukan dalam suasana yang
pun belum memberikan teladan untuk menyenangkan.
menjadikan membaca sebagai suatu
kebiasaan.

ARTIKEL AKSI NYATA 3.3 04

TUJUAN PROGRAM
AYO MEMBACA

Agar siswa lebih tertarik pada buku dan
kegiatan membaca setelah melihat
guru/orang tua juga membaca

Memperkuat rentang perhatian dan
keahlian mendengarkan siswa yang lebih
baik

Agar siswa memiliki perbendaharaan
kosakata yang lebih baik

Siswa memiliki kemampuan menulis yang
lebih baik

Mengembangkan hubungan yang lebih
baik antara guru dan siswa

05

PERENCANAAN PROGRAM

STRATEGI PELAKSANAAN

Program Ayo Dalam kegiatan Kegiatan refleksi
Membaca diawali diskusi ditunjuk akan dilakukan
dengan berdiskusi seorang koordinator setiap minggu
dengan anggota untuk mengkoordinir
komunitas praktisi untuk
guru kelas untuk kegiatan mendiskusikan hal
menarik dan juga
melaksanakan
program hambatan yang
dihadapi

06

PELAKSANAAN Program Ayo Membaca dilaksanakan
PROGRAM melalui tiga variasi kegiatan yaitu :

Membaca Nyaring melalui Zoom
Membaca Nyaring melalui Video
Membaca Nyaring didampingi
Orang Tua
Kegiatan ini bergantian dilakukan
setiap hari sabtu

Hasil Pelaksanaan Program :
Murid merasa sangat senang karena mendengarkan cerita guru
dan melihat cerita bergambar yang menarik melalui pelantar
literacy cloud saat zoom
Orang tua murid senang karena anaknya mulai suka membaca
tanpa diminta dan beberapa orang tua merasa sangat
menyenangkan dapat membacakan buku untuk anaknya
Murid merasa percaya diri dapat membaca cerita dengan baik

07

EVALUASI PELAKSANAAN
PROGRAM

Faktor Pendukung dan Penghambat Program:

1.Faktor Pendukung: Dukungan dari orang tua murid untuk
menyediakan sarana dan prasarana untuk anak, penyediaan fasilitas
laptop dari sekolah untuk guru kelas saat mengadakan zoom

2.Faktor Penghambat: ada beberapa anak yang tidak dapat mengikuti
zoom dikarenakan ketidaktersediaan gawai dan kuota internet

Rencana Pelibatan Orang Tua dan Komunitas:

Murid yang tidak memiliki gawai diharapkan dapat dibantu orang tua untuk
meminjam buku di perpustakaan sekolah

Evaluasi Pelaksanaan Program

Dilakukan bersama oleh komunitas praktisi SD Negeri 14 Dangin Puri

08

PEMBELAJARAN PROGRAM

1. Peristiwa (Facts) ; Murid 4. Penerapan ke depan (Future) : Jika
merasakan bahwa membaca dapat program Ayo Membaca dapat
dilakukan dengan kegiatan yang berlanjut maka dapat menumbuhkan
menyenangkan baik itu didampingi kebiasaan membaca. Kebiasaan
oleh guru, orang tua dan saat mereka membaca ini akan tumbuh jika anak
membaca secara mandiri mau membaca, sering membaca dan
2. Perasaan (Feelings) : Guru, murid menikmati membaca baik di sekolah
dan orang tua merasa senang dapat maupun di rumah. Anak-anak akan
mengikuti program yang dapat dapat memiliki wawasan
meningkatkan wawasan pengetahuan pengetahuan dan keterampilan
dan kebiasaan membaca dengan cara menulis dan menyimak yang lebih
yang menyenangkan walaupun hanya baik lagi. Pelaksanaan program ini
dilakukan di rumah saja dan tanpa membutuhkan komitmen serta
tatap muka perjuangan dari semua pihak yang
3. Pembelajaran (Findings) : Tidak terlibat di dalam dan luar sekolah.
seluruh siswa dapat mengikuti Bukan hanya guru saja, namun
kegiatan sesuai jadwal yang telah keluarga juga turut mendukung
diberikan dengan alasan terbanyak tumbuhnya kebiasaan membaca ini.
adalah tidak memiliki gawai maupun
kuota internet


Click to View FlipBook Version