SEMANGAT MENUNTUT ILMU Pengertian Dalam kamus Besar Bahasa Indonesia, semangat berarti nafsu ( kemauan gairah ) untuk bekerja, berjuang,belajar/ menuntut ilmu. Semangat menuntut ilmu berarti bernafsu/ berkeinginan kuat mencari ilmu. Kata ilmu berasal dari bahasa arab “Ilmu“ artinya memahami, mengerti atau mengetahui . Sedangkan ilmu pengetahuan berarti memahami suatu pengetahuan baik ilmu sosial maupun ilmu pengetahuan alam atau ayat-ayat kauniyah Manusia adalah salah satu makhluk paling sempurna, karena dia diberikan karunia oleh Allah SWT akal budi yang digunakan untuk berfikir. Dengan akal itu dapat digunakan sebagai sarana untuk menggali ilmu yang di harapkan dapat menciptakan teknologi yang bermanfaat. Wahyu pertama yang di terima oleh Rosulullah SAW Merupakan uswah pertama dalam menuntut ilmu serta perintah kepada umat Islam melalui membaca mengamati dan melakukan penelitian. Dan di harapkan umat Islam bisa menjadi ilmuwan yang di perhitungkan di percaturan dunia. Sebagaimana di sebutkan dalam Al-Qur‟an Surat Al-„Alaq ayat 1 – 5. َق ﴿ ِذي َخلَ َّ ِ َك ال ِا ْسِم َربّ ب ْ َرأ َق ا ْْلِن َس اق ١ ا َن ِم ْن ْ ٍق ﴿٢َ ﴿ َو َربُّ َك ا ْْلَ ْكَر ُم ﴾ َخل َعلَ ْ َرأ ِم ﴿ ْ ﴾ اق ٣ قَلَ ْ ِال ب َ م َّ ِذي َعل ْم ﴿ َّ ْم ٌَ ْعلَ ا ْْلِن َسا َن َم ﴾ ال ٤ ا لَ َ م ﴾ َعل ٥َّ ﴾ Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Perintah menuntut ilmu Berikut ini perintah Allah SWT. Dan perintah Rosulullah saw yang berkaitan dengan semangat menuntut ilmu, menerapkan dan menyampaikan kepada sesama. فِ ْ ُهوا ٌَِتَفَقَّ ّ ل ٍة ِّمْن ُهْم َطآئِفَةٌ َر ِمن ُك ّلِ فِ ْرقَ ْوالَ نَفَ فَلَ َكآفَّةً ْ ُمْؤ ِمنُو َن ِلٌَنِف ُروا ْ َو َم ْ ا َكا َن ال ْو َمُهم قَ ْ ُرو َن ِن َوِلٌُنِذ ُروا ُهْم ٌَ ْحذَ َّ ِهْم لَعَل ٌْ لَ ِ إ ْ َر َجعُوا ِذَا ً الِّدٌ إ ﴾١٢٢﴿ Artinya : Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu'min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. ( Q,S. At – Taubah: 122 ) Keutamaan menuntut ilmu Sabda Rosulullah SAW َرةَ قَا َل قَا َل َر ُسو ُل ََّّللاِ بِى ُه َرٌْ َ َع -ملسو هيلع هللا ىلص- ة ْن أ َجنَّ ْ لَى ال ِ ا إ َس َّه َل ََّّللاُ لَهُ َطِرٌقً ًما ْ تَِم ُس فٌِ ِه ِعل ْ ا ٌَل َك َطِرٌقً َم ْن َسلَ Artinya : dari Abi Hurairah berkata : Rasulullah saw bersabda : barang siapa menempuh jalan menuntut ilmu pengetahuan niscaya dipermudah oleh Allah jalan ke surga.(HR. Al-Tirmidzi)
Firman Allah Surat Al Mujadilah : 11 َم ِذٌ َن آ َّ ََّّللاُ ال ِ ٌَ ْرفَع و َن َخبٌِ ٌر ﴿ ُ ْعَمل َدَر َجا ٍت َو ََّّللاُ بِ َما تَ َ م ْ ِعل ْ وتُوا ال ُ ِذٌ َن أ َّ َوال نُوا ِمن ُك ١١ْ ﴾م Artinya : Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.( Al Mujadilah : 11 ) Jika kita menelaah beberapa ayat Al-Qur‟an dan hadist dengan seksama maka kita akan menjumpai berbagai ungkapan yang menunjukkan dorongan kepada setiap orang muslim dan mukmin untuk selalu rajin belajar mengkaji berbagai ilmu sebagai bekal untuk menjemput berbagai kenikmatan hidup yaitu berupa kemudahan hidup di dunia dan di akhirat. Dan keistemawaan ilmuwan adalah: pertama malaikat meletakkan sayapnya karena ridha kepada hambanya yang mencari ilmu. Kedua, didoakan oleh apa (siapa) yang berada di langit dan di bumi hingga ikan-ikan di air. Ketiga, ilmuan dibandingkan dengan ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan atas semua bintang. Keempat sebagai pewaris para nabi; kelima diangkat derajatnya oleh Allah bebeapa derajat; keenam mampu menyelesaikan berbagai problem hidup sesuai dengan kehendak Allah, ketujuh mampu membedakan antara yang hak dan yang batil, yang haram dan halal; kedelapan di jamin masuk surga jika ilmu membuat iman semakin tebal, amal semakin bertambah dan selalu mendakwahkan ilmunya dengan ikhlas. Menurut pendapatIslam, cakupan ilmu itu meliputi: Pertama aspek metafisika yang dibawa oleh wahyu. Ia menyingkapkan apa yang disebut haqaieq al-kuora, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan “abadi” yang menggelisahkan manusia sejak mereka berfilsafat, yaitu dimana, kemana dan bagaimana, kedua, aspek humaniora dan studi-studi yang berkaitan dengannya meliputi pembahasan mengenai kehidupan manusia hubungannya dengan dimensi ruang dan waktu, psikologi, sosiologi, ekonomi, politik dan disiplin-disiplin lain yang berkaitan dengan kebutuhan manusia hubungannya dengan dimensi ruang dan waktu, psikologi, sosiologi, ekonomi, politik dan disiplin-disiplin lain yang berkaitan dengan kebutuhan manusia; ketiga aspek material yang bertebaran di alam raya, baik yang di atas maupun yang dibawah. Ia mencakup ilmu alam, kimia hayat (biologi). Ilmu falak, kedokteran, teknik dan lain-lain.Tegasnya semua ilmu yang dibangun dengan observasi dan eksperimen. Dalam perspektif Islam sebenarnya sumber ilmu adalah dari Allah SWT baik yang bersifat qauliyah (yang bersumber dari Al-Qur‟an dan As-sunah) maupun yang bersifat kauniyah (besumber dari alam semesta) dan dikotomi ilmu itu sesungguhnya bukan berasal dari dienulIslam. Kedudukan orang yang menuntut ilmu 1. Diberikan kemudahan masuk surga 2. Terbebas dari kebinasaan 3. Dijauhkan dari pemimpin yang bodoh 4. Diangkat derajatnya dari Allah. 5. Memperoleh kebahagiaan dunia akhirat.
Mengamalkan Ilmu • Ilmu tidak hanya untuk dicari, tetapi juga harus diamalkan • Islam mewajibkan kita untuk mengamalkan ilmu yang kita miliki • Seorang pencari ilmu yang pandai, akan dianggap sebagai orang yang bodoh, apabila ilmunya belum diamalkan kepada orang lain. • Orang yang berilmu namun tidak mengamalkan ilmunya, maka diancam siksa api neraka Menyampaikan ilmu kepada Sesama • Orang yang memiliki ilmu wajib menyampaikan kepada orang lain. • Tidak ada ketentuan yang mengatur seberapa banyak ilmu mulai disampaikan kepada orang lain. Nabi saw. bersabda ; )رواه البخاري( ْو آٌَةً ًْ َولَ ِ ْوا َعنّ ِغُ ّ بَل Artinya: Sampaikanlah dariku (ilmu), walaupun hanya satu ayat. (HR. Bukhari). Semangat menuntut Ilmu • Tugas utama seorang pelajar adalah belajar • Belajar dengan penuh semangat akan memberikan hasil yang optimal • Proses menuntut ilmu akan berhubungan dengan hasil belajar • Belajar serius, penuh semangat, dan sungguh-sungguh senantiasa berusaha meraih prestasi dengan hasil beajar sendiri Semangat mengamalkan Ilmu • Semangat mengamalkan, berarti semangat menerapkan ilmu yang dimiliki • Dalam agama Islam, setiap orang yang memiliki lmu dituntut untu mengamalkan ilmunya • Mengamalkan ilmu harus dilakukan dengan ikhlas dan mengharap ridha Allah swt. • Cara menumbuhan semangat mengamalkan ilmu; emohon petunjuk Allah swt., mencari teman yang tekun beribadah, menyadari bahwa hidup adalah untuk mencari bekal akhirat, menjauhkan diri dari perbuatan maksiat, menjauhkan diri dari pergaulan bebas Semangat Menyampaikan Ilmu • Umat Islam dilarang bakhil terhadap ilmu • Ilmu akan menjadi bermakna jika diamalkan dan disampaikan kepada orang lain
• Menyampaikan ilmu bisa melalui lisan dan tulisan • Menyampaikan ilmu harus dengan cara santun, lemah lembut dan bijaksana • Manfaat mengamalkan ilmu; menjadi orang yang beruntung, dekat dengan surga dan jauh dari neraka, beramal untuk akhirat Tokoh Tokoh teladan semangat mancari ilmu Ibnu Hajar Al-Asqalani • Telah hafal Al-Quran di usia 9 tahun • Umur 12 tahun sudah menjadi imam masjidil Haram • Menguasai berbagai ilmu, memiliki 640 guru • Berhasil membuahkan karya sebanyak 270-282 Imam Syafi’i • Hafal Al-Quran di usia 6 tahun • Hafal kitab Al-Muwattha karya Imam Malik, gurunya • Berhasil menghasilkan banyak karya , diantaranya Ar-Risalah, Al-Umm dll Kunci sukses menuntut ilmu • Salah satu kunci sukses dalam menuntut ilmu itu adalah perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru • Orang tua telah merawat, membesarkan, memberikan didikan dari buaian sampai besar, dan membiayai pendidikan kita • Guru adalah orang tua kita di sekolah/majelis ilmu, guru telah memberikan banyak pengajaran ilmu kepada kita Prilaku hormat dan patut terhadap orang tua • Menjawab dan mendatangi ketika dipanggil • Berbicara dengan lemah lembut dan bahasa yang santun • Ikut membantu orang tua • Tidak memotong pembicaraan orang tua • Mendengarkan, menghayati, dan melaksanakan nasihat orang tua • Mohon ridhanya • Merawat orang tua yang sedang sakit • Selalu mendoakan orang tua Prilaku hormat dan patuh terhadap Guru • Menegur dan mengucapkan salam • Berbicara dengan bahasa yang santun • Taat dan patuh
• Mendengarkan penjelasan mereka • Bersilaturrahim • Mendoakan guru Kaitan atara Kewajiban Menuntut Ilmu dengan Kewajiban Membela Agama sesuai Perintah Q.S. At-Taubah/9:122 dan Hadits Terkait • Keberadaan Islam sangat ditentukan oleh umat Islam yang berilmu • Dalam Islam diperintahkan untuk menuntut ilmu dan mendakwahkan Islam sebagai bentuk membela agama Islam • Semakin tinggi keilmuan umat Islam, ajaran Islam akan terus dan senantiasa terjaga keberadaannya • Menuntut ilmu dan mengamalkana ilmu merupakan upaya membela agama Islam AYO SELALU SEMANGAT MENUNTUT ILMU PATUH DAN HORMAT KEPADA KEDUA ORANG TUA DAN GURU KUNCI SUKSES