KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan tugas atau portofolio tentang "Instalasi Kabel Jaringan SFTP". Tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan tugas ini. Tentunya, tidak akan bisa maksimal jika tidak mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai penyusun, kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan, baik dari penyusunan maupun tata bahasa penyampaian dalam Portofolio ini. Oleh karena itu, kami dengan rendah hati menerima saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki Portofolio ini. Kami berharap semoga karya ilmiah yang kami susun ini memberikan manfaat dan juga inspirasi untuk pembaca. Bandung, 26 Februari 2024 Zalfaa Aqiilah 1
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................................................... 1 DAFTAR ISI ................................................................................................................. 2 BAB I : PENDAHULUAN .......................................................................................... 3 1.1 Latar Belakang ........................................................................................................ 3 1.2 Tujuan Penulisan ..................................................................................................... 3 BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................. 3 1.3 Pengertian Kabel SFTP ........................................................................................... 3 1.4 Kegunaan Kabel SFTP ............................................................................................ 4 1.5 Cara penggunaan kabel SFTP ................................................................................. 4 BAB III PENUTUP ..................................................................................................... 5 1.6 Kesimpulan ............................................................................................................. 5 2
BAB I : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan Teknologi jaringan komputer yang pesat memungkinkan komunikasi dan pertukaran data dalam jaringan komputer menjadi semakin mudah, mampu menyajikan suatu dokumentasi informasi secara terpadu, lebih bersifat dinamis dan dapat dibuat dalam format digital. Kounikasi yang dilakukan antar komputer menggunakan sistem trasmisi elektronik, yang disebut dengan istilah komunikasi data ( data communication). Dalam sistem komunikasi, istilah jaringan (network) digunakan paling sedikit dua atau lebih alat alat yang di hubungkan satu dengan yang lainnya salah satunya menghubungkan antara komputer dengan switch 1.2 Tujuan Penulisan Sebagai bahan pembelajaran atau pengetahuan unuk mengetahui dan memahami apa itu kabel SFTP, dapat membedakan Kabel UTP, FTP, STP, SFT, dan FFTP. Serta mengetahui kegunaan Kabel Jaringan SFTP, dan bagaimana contoh Kabel SFTP tersebut. BAB II : PEMBAHASAN 1.3 Pengertian Kabel SFTP SFTP : Double-shielded twisted pair. Struktur kawat ini didasarkan pada aluminium foil FTP / STP dan lapisan anyaman anyaman tembaga kaleng. Bagian terluar adalah penutup luar PVC. Karena penambahan anyaman anyaman tembaga kaleng, medan magnet luar dan interferensi sinyal dapat sangat berkurang, dan atenuasi sinyal internal dapat dikurangi, dan daya tarik kabel dapat ditingkatkan. Starte Cat5e outsourcing satu-sisi aluminium foil + tenunan jala lapisan perisai datar ganda secara efektif dapat melindungi gangguan elektromagnetik eksternal; menebal lapisan aluminium foil perisai +128 anyaman jala dari kawat twisted pair twisted pair Cat7 jaringan dapat secara efektif memblokir crosstalk dan gangguan gelombang elektromagnetik eksternal. 3
SFTP (Protokol Transfer File SSH): SFTP, di sisi lain, adalah alternatif yang aman untuk FTP. Ia menggunakan protokol SSH (Secure Shell) untuk membuat koneksi terenkripsi yang aman antara klien dan server. Hal ini memastikan bahwa semua data, termasuk perintah, transfer file, dan rincian otentikasi, dienkripsi, memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan FTP standar. SFTP biasanya digunakan ketika keamanan dan integritas data adalah yang terpenting. 1.4 kegunaan Kabel SFTP FTP dan SFTP adalah protokol yang digunakan untuk mentransfer file melalui jaringan. Menghubungkan antara computer dengan switch Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL Menghubungkan switch ke router Menghubungkan hub ke router 1.5 Cara penggunaan kabel SFTP • Tahap pertama cara menggunakan SFTP yaitu memastikan sudah ada kredensial akses untuk menuju server SFTP. Biasanya kredensial tersebut mencakup nama user, alamat IP, kata sandi, dan sebagainya. • Selanjutnya perlu diperiksa kembali sistem operasinya terdapat SFTP client yang sudah terpasang atau belum. Biasanya beberapa OS misal macOS, Linux dan sebagainya menyediakan klien SFTP default atau bawaan. Kalau memang tidak, maka Anda harus mengunduh klien SFTP terlebih dahulu dan menginstalnya. • Langkah selanjutnya adalah membuat klien SFTP tersebut lalu buat profil koneksi, bisa juga sesuaikan saja dengan pengaturan profil. Anda nantinya akan diminta input IP server, kata sandi dan nama user agar dapat mengakses server. • Kalau sudah sukses terhubung, kamu bisa melihat beberapa jendela/ panel. Untuk panel yang ada di sebelah kiri biasanya menampilkan direktori komputer local. Sedangkan panel lainnya menampilkan file server SFTP. • Agar bisa transfer file ke server dari komputer, cukup drag saja file panel lokal menuju panel server. Kalau hendak transfer file ke komputer dari server, lakukan hal sebaliknya. Bisa juga kamu melakukan berbagai operasi lain, misal ganti nama file, membuat direktori, mengubah izin kelola file, menghapus file, dan sebagainya. 4
BAB III : PENUTUP 1.6 Kesimpulan Secure File Transfer Protocol ini merupakan salah satu bagian SSH. SSH itu sendiri merupakan prosedur atau protokol dengan fungsi membuat dua komputer bisa saling berkomunikasi. SSH mampu menunjang keamanan dan menjalankan sistemnya melalui bahasa yang sudah disepakati. Jika SSH ini tidak ada, protokol SFTP hanya sekadar berupa FTP saja atau tidak “Secure”. Pada kasus FTP biasa, proses kelola file tidak meski memiliki pengamanan. Transaksi data dalam sistem FTP bisa saja tidak disertai enkripsi. Sedangkan SFTP adalah metode yang bisa diandalkan untuk mengamankan proses pengelolaan informasi antara client dengan server. Pertukaran datanya sudah terenkripsi agar mampu menunjang keamanan dengan lebih baik jika dibandingkan sistem FTP biasa. Ada pun fungsi utamanya yaitu membuat aktivitas yang dilakukan pengguna saat mengelola data bisa bebas ancaman peretas. Ancaman kejahatan siber itu sendiri sekarang sudah sangat beragam dan perlu kita waspadai. Saat server mengirimkan data menuju target klien, SFTP mengubah datanya menjadi kode-kode unik. Kode tersebut hanya dipahami klien saja. Pada akhirnya kebocoran data pun bisa dihindari secara optimal. Pada kasus SFTP, koneksi server dengan klien memakai saluran SSH. Inilah komponen kriptografi yang mampu menunjang keamanan internet. SSH-SFTP tersebut dirancang IETF untuk menunjang keamanan situs web. Berbagai perintah FTP akan dienkripsi supaya bisa menghindari “sniffing” terhadap password. Termasuk juga bisa menyembunyikan informasi pribadi pada suatu teks. Transfer data pun bisa lebih terlindung keamanannya. Meski sangat bermanfaat, SFTP cenderung lebih rumit untuk pengoperasiannya. Agar bisa memberikan keamanan, SFTP butuh banyak hal teknis sehingga lebih rumit kalau dibandingkan dengan FTP biasa. Hal yang menjadi pembeda FTP dengan SFTP adalah dari sisi keamanannya. Sesuai dari apa yang sudah dijelaskan sebelumnya di atas, jika SFTP tanpa terdapat SSH di sistemnya, hanya akan menjadi FTP saja. Hal ini berarti pengiriman data tidak disertai adanya pengamanan. 5