The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Novel Raiden Shogun_merged

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by franki3.jonathan.r10, 2022-11-18 03:24:59

Ebook Raiden Shogun

Novel Raiden Shogun_merged

1

DAFTAR ISI 1
Cover 2
Daftar Isi …………………………………………………
Judul …………………………………………………….

2

Raiden Shogun

Orang memiliki visi dan rasa keingintahuan yang kuat terhadap
dunia. Ini merupakan dasar dari rasionalitas dan pengetahuan orang akan
dunia. Kota Inazuma adalah kota keabadian, memiliki dewa bernama
Raiden Shogun atau Raiden Ei yang memiliki gnosis. Sang legenda
Raiden yang menebas dewa dengan pedangnya yang bernama Musou
Isshin untuk memengal. Raiden Shogun terus berusaha untuk menjaga
keabadian dalam kota Inazuma dengan Guntur dan petir yang mengkilat.

Sebelum menjadi Shogun, Raiden Ei hanyalah seorang samurai
yang bertanggung jawab untuk melaksanakan perintah dari Shogun
generasi sebelumnya yaitu Raiden Makoto. Raiden Makoto bukan
petarung yang kuat sebagian tugasnya selalu dipercayakan kepada Ei. Ei
mempunyai waktu beresenang-senang dan mengikuti permainan karuta.
Karuta adalah pelatihan bela diri. Dengan inisiatif Ei mengajak Makoto
untuk latihan.

Ei : Makoto ayo bantu aku latihan bela diri.

Makoto : ayo

( Makoto dan Ei pun latihan bertarung )

Ei : Semoga aku bisa memenangkan permaian karuta ini karena
aku ingin sekali mendapatkan hadiah ( berbicara dalam hati ).

Pemainan pun diadakan dan sampai suatu ketika di bawah pohon
sakura, Ei berhasil mengatasi semua kesulitan dan mengalahkan
beberapa orang dengan susah payah, lalu keluar sebagai pemenang.

3

Ei : yes, akhirnya aku menang ( sambil mengangkat salah satu
tanganya ke atas ).
( teman-temanya tertawa melihat Ei karena biasanya Ei selalu diam
tidak pernah sesenang ini. Ei lalu memakan kue yang sudah
dihidangkan ).
Ei : Aku makan ya Kuenya
Makoto : Silakan Ei
Ei : Enak, enak kuenya enak sekali ( dengan senyum manisnya )
Sampai sekarang Ei masih sering mengingat-ingat pohon sakura
itu, walaupun sudah lama berlalu. Ei masih ingat bahwa Makoto sangat
menyukai pemandangan di Inazuma, makanan lezat, dan cerita-cerita
tentang manusia. Saking sukanya terhadap semua hal itu, Makoto bisa
bertukar pikiran dengan Ei.
Makoto : Jarang sekali kita bisa seperti ini.
Ei : Iya akhirnya kita bisa berbicara dengan santai.
Makoto : Momen ini tidak selamanya ada, kita harus benar-benar
lebih menghargainya.
( Ei hanya bisa tersenyum dan merenungkan kalimat tersebut )

Tanpa pernah dia sadari sebelumnya, tangan Ei kini menggenggam
pedang sekarat yang diberikan oleh Raiden Makoto kepadanya. Itulah hari
dimana Ei sepenuhnya menjadi Raiden Shogun dan memahami
kepedihan yang dialami oleh Makoto. Kalau hidup hanya mengikuti arus
waktu yang terus bergulir bahkan pedang dan sakura ini bahkan Inazuma
sekalipun cepat lambar akan sirna dari pandanganmu. Inilah fondasi dari

4

Inazuma sekaligus hal yang harus dijaga oleh Raiden Shogun. Dari sudut
pandang ini, berpikir jauh ke depan bukanlah sesuatu yang sia-sia tau
berlebihan. Dia kini tersadar bahwa hanya dengan cara tubuhnya saja
bersama pedang Musou Isshin keabadian itu dapat tercapai.

Musou Isshin sebuah pedang yang diwariskan kepada Raiden Ei
hingga saat ini. Pedang yang telah dipegang oleh dua pemilik, tercipta dari
kekuatan Raiden Makoto dan belum pernah diasah ulang, pedang ini
sangat mirip dengan pemiliknya yaitu Raiden Makoto yang tidak suka
bertarung. Pedang yang melambangkan symbol kedamaian sejati, di hari
dimana Makoto gugur pedang ini diserahkan ke tangan Ei. Pedang ini
menumpahkan darah, dan tetesan darah pertama yang menetes dari
ujung pedang, menghilang tersapu oleh angin dan Guntur. Makoto
menamakanya Musou Isshin agar bisa menyaksikan Inazuma yang indah
bagai mimpi, keindahan yang bisa memberikan hati murni dan lebih kuat
yang melambangkan sesuatu yang berharga di tengah kefanaan dunia.

Kefanaan dunia memiliki nama Plane of Euthymia, sebelum Ei
menetap disana Ei kesulita menemukan tempat untuk menyimpan
gnosisnya. Ei sudah tidak membutuhkan gnosis, tapi benda sepenting ini
tidak mungkin disimpan di sembarang tempat awalnya dia ingin
mengubahnya menjadi alat yang menghasilkan energy, tapi entah kenapa
teknik Ei tidak berfungsi pada gnosis. Lalu Ei teringat kepada satu
temanya yaitu Yae Miko. Yae Miko yang cerdik dan pintar, meskipun
sifatnya tidak begitu bisa diandalkan, tapi sepertinya dia adalah pilihan
terbaik. Ei segera menemui Yae Miko dan perbincangan pun terjadi.

5

Ei : Halo Yae
Yae Miko : Ah tumben sekali kamu kesini anak manis.
Ei : Siapa yang kamu bilang manis? Aku ada urusan ke sini.
( Dengan wajah serius )
Yae Miko : Hmm. Ada urusan apa sampai membutuhkanku? Oh
apakah soal pengelapan dana di yashiro comission?
Ei : Bukan soal itu ini lebih penting.
Yae Miko : Kalau gitu ada apa?
Ei : Aku ingin meberikan gnosisku kepadamu agar kamu bisa
menjaganya, karena aku tidak membutuhkanya lagi tapi tidak
mungkin aku menaruhnya di tempat sembarangan.
( Yae Miko pun kaget dan berpikir sebentar mengenai permintaan
dari Ei lalu ingin bertanya)
Yae Miko : Apa kamu tidak takut aku akan menjual barang ini?
Kamu sendiri tahu nilai gnosis bisa ditawar sangat tinggi.
Ei : Kalau kamu mau jual pun, kamu harus mencari sesuatu dengan
harga yang sebanding, itu sama sekali tidak mudah aku tau kamu
pasti kamu juga mau untung kan dari pada kamu jual dan rugi.
Yae Miko : Aduh aku ketauan
Ei : Hmm. ( muka tersenyum )

6

Seseorang seperti Yae Miko mungkin saja akan menjualnya,
namun dia tidak mungkin akan menjualnya dengan harga yang merugikan
dia. Kedua teman lama ini diam-diam saling memahami satu sama
lain.Yae Miko mengerti maksud Ei, lalu mengambil gnosis yang berharga
itu dari tangan Ei.

Yae Miko : Kamu yang bilang dan memberikan ini ya. Jangan
menyesal nanti.

Ei : Iya aku sudah memikirkanya dengan matang, lagian juga aku
tidak terlalu membutuhkanya makanya aku memberimu agar bisa
dijaga, karena hanya kamu yang bisa kuandalkan.

Yae Miko : ah manisnya sahabatku ini, oke aku akan jaga baik baik
barang ini.

Ei : Terima kasih kalau begitu aku pergi dulu.

Yae Miko : Bye sampai jumpa lagi manisku.

Setelah memberikan gnosis kepada Yae Miko, Raiden Shogun
yang baru kini duduk dengan tenang. Mendengarkan Ei yang sedang
menceritakan segala tentangnya, masa depan Inazuma kini disalin pada
selembar sketsa baru yang indah. Walaupun gnosis telah diberikan oleh
Yae Miko, Raiden Ei tetap menjaga Inazuma menjadi keabadian yang
lebih baik. Ei tidak lagi membutuhkan kekuatan gnosis lagi, tapi bukan
berarti Ei tidak bisa melidungi Inazuma.

7

Raiden Shogun bisa menikmati waktunya sekarang dan melihat
masa yang akan datang, bukan berarti masalah hanya selesai di saat ini
tapi masih banyak masalah yang menunggu


Click to View FlipBook Version