Buku Penunjang
KIT HOLOGRAM
Pembelahan Sel Pada Manusia
ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelas
Untuk SMP/Mts Sederajat IX
Zumrotul Adaweyah Semester Ganjil
Buku Penunjang
KIT HOLOGRAM
Pembelahan Sel Pada Manusia
Buku Penunjang
KIT HOLOGRAM PEMBELAHAN SEL
PADA MANUSIA
Penulis dan Layout:
Zumrotul Adaweyah
Pembina Buku Proyek:
1. Dr. Munzil, S.Pd., M.Si.
2. Dr. Yayuk Mulyati, S.Si., S.Pd., M.Si.
Prodi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Malang
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah
memberikan rahmat-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan buku ini. Buku ini disusun untuk membantu
proses belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran IPA
khususnya materi pembelahan sel. Buku ini menyajikan
materi pembelahan sel mitosis dan meiosis, QR Code
video animasi beserta audio penjelasan tahapan-tahapan
pembelahan sel. Buku ini merupakan buku penunjang
penggunaan kit 3D hologram. Dengan adanya buku ini,
diharapkan dapat membantu siswa lebih mudah
memahami materi pembelahan sel.
Penulis
iii
DAFTAR ISI
Sampul Dalam...........................................................................................................i
Kata Pengantar.....................................................................................................iii
Daftar Isi......................................................................................................................iv
Daftar Gambar........................................................................................................v
KD, IPKD, dan Tujuan......................................................................................vi
Gambaran Umum Hologram..................................................................viii
Komponen KIT Hologram.............................................................................ix
Petunjuk Penggunaan......................................................................................xi
Peta Konsep...........................................................................................................xiii
Pembelahan Sel........................................................................................................1
Pembelahan Mitosis............................................................................................3
Pembelahan Meiosis............................................................................................7
Perbedaan pembelahan Meiosis dan Meiosis............................14
Latihan Soal.............................................................................................................15
Daftar Pustaka......................................................................................................19
Kunci Jawaban......................................................................................................21
Glosarium...................................................................................................................22
Profil Penulis...........................................................................................................24
iv
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Hologram......................................................................................viii
Gambar 2. Inti Sel.................................................................................................2
Gambar 3. Pembelahan Mitosis................................................................4
Gambar 4. Pembelahan Meiosis I...........................................................8
Gambar 5. Pembelahan Meiosis II........................................................12
v
KD, IPKD dan
TUJUAN PEMBELAJARAN
Kompetensi Dasar:
3.1. Menghubungkan sistem reproduksi pada manusia dan
gangguan pada sistem reproduksi dengan penerapan
pola hidup yang menunjang kesehatan reproduksi.
Indikator Pencapaian KD:
Indikator pencapaian KD yang disusun terbatas pada
kompetensi peserta didik untuk memahami materi
pembelahan sel. Adapun rumusan IPKD sebagai berikut:
3.1.1. Menjelaskan tujuan pembelahan sel
3.1.2. Mendeskripsikan fase-fase pembelahan mitosis dan
meiosis.
3.1.3. Menjelaskan ciri setiap fase pembelahan mitosis
dan meiosis.
3.1.4. Menjelaskan karakter atau sifat sel anakan hasil
pembelahan mitosis dan meiosis
3.1.5. Membandingkan perbedaan pembelahan mitosis
dan meiosis
vi
Tujuan Pembelajaran:
Setelah menyimak dan mengamati video pembelajaran
menggunakan kit hologram, peserta didik diharapkan:
1.Mampu menjelaskan tujuan pembelahan sel secara
benar
2.Mampu mendeskripsikan fase-fase pembelahan
mitosis dan meiosis sesuai dengan teori
3.Mampu menjelaskan 1 ciri pokok pada setiap fase
pembelahan mitosis dan meiosis
4.Mampu menjelaskan karakter atau sifat sel anakan
hasil pembelahan mitosis dan meiosis
5.Mampu membandingkan perbedaan pembelahan
mitosis dan meiosis dengan benar
vii
GAMBARAN UMUM
hologram pembelahan sel
Gambar 1. Hologram (Sumber: dokumen pribadi)
Hologram merupakan suatu teknologi yang dapat
merekam cahaya yang tersebar dari objek dan
menciptakan model objek visual berbentuk tiga dimensi
(3D). Bentuk 3D yang dihasilkan akan disajikan kembali
dalam bentuk 360⁰ dan dapat bergerak dengan animasi
maupun suara, sehingga suatu informasi dapat
tersampaikan dengan baik.
Hologram yang telah dikembangkan merupakan
hologram empat sisi yang berbentuk piramida terbalik
untuk memproyeksikan objek tentang pembelahan sel
mitosis dan meiosis beserta tahapan-tahapannya.
viii
KOMPONEN KIT HOLOGRAM
KOTAK HOLOGRAM
Kotak hologram ini didesain khusus untuk
monitor portable 15.6 Inch
Kaca Laci Atas
Piramida
Laci Bawah
Bagian Keterangan
Memvisualisasikan objek dalam bentuk 3D
Kaca
Piramida
Laci Atas Letak speaker
Laci Bawah Letak monitor portable 15.6 inch
ix
PERANGKAT KERAS
Monitor portable 15.6 inch
Monitor portable 15.6 inch
Untuk memproyeksikan
video animasi
Laptop/Smartphone
Atau Untuk mengakses video
hologram yang terdapat
Laptop Smartphone didalam buku penunjang
dalam bentuk link/QR
Code
BAHAN AJAR
Buku penunjang
KIT Hologram
Didalam buku terdapat
link/QR Code video hologram
4 sisi yang dapat diakses
untuk di visualisasikan
x
PETUNJUK PENGGUNAAN
KIT HOLOGRAM
Siapkan kit hologram (kotak
hologram & perangkat keras) !
Letakkan monitor ke dalam laci
bawah dan posisikan sesuai
tanda!
Hubungkan monitor dengan
sumber listrik, dan pastikan
monitor menyala!
Hubungkan monitor dengan
laptop/smartphone hingga layar
monitor tampak tampilan
laptop/smartphone!
xi
Nyalakan speaker dan hubungkan
dengan bluetooth pada
laptop/smartphone
Bukalah video animasi pada
laptop/smartphone dengan cara
klik link atau scan QR Code yang
terdapat pada buku penunjang!
Media hologram siap digunakan
untuk belajar
VIDEO petunjuk
Petunjuk penggunaan
hologram
https://bit.ly/petunjuk_penggunaan_hologram
xii
PETA KONSEP
Pembelahan Sel
Pada Manusia
Terdiri
Mitosis Meiosis
Melalui Tahapan Terdiri
Profase Meiosis I Meiosis II
Metafase Melalui Tahapan Melalui Tahapan
Anafase Profase I Profase II
Telofase
Metafase I Metafase II
Anafase I Anafase II
Telofase I Telofase II
xiii
PEMBELAHAN SEL
Pada awalnya, manusia hanya berasal dari satu sel.
Kemudian sel tersebut mangalami proses pembelahan
sehingga tubuh manusia dapat tersusun atas jutaan sel.
Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup yang
memiliki peran penting. Salah satu fungsi sel dalam tubuh
makhluk hidup adalah membantu proses reproduksi
melalui pembelahan sel. Pembelahan sel merupakan suatu
proses terbaginya satu sel induk menjadi dua atau lebih
sel baru. Pembelahan sel berfungsi untuk membantu
pertumbuhan, perbaikan, dan reproduksi pada makhluk
hidup.
Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah mengalami
pertumbuhan. Makhluk hidup dapat tumbuh karena
adanya pembelahan sel yang mengakibatkan jumlah sel
pada makhluk hidup semakin bertambah. Semakin
bertambahnya sel pada makhluk hidup, maka semakin
bertambah ukuran makhluk hidup tersebut.
Pembelahan sel berfungsi sebagai perbaikan.
Pernahkah tanganmu tergores pisau atau benda tajam
lainnya? Bagaimana keadaan luka pada tanganmu?
Apakah luka tersebut tertutup seperti semula?
1
Sebenarnya, tanganmu yang tergores mengalami
kerusakan jaringan. Kerusakan jaringan tersebut akan
mengalami perbaikan sehingga lama-kelamaan luka pada
tanganmu akan tertutup seperti semula karena adanya
pembelahan sel.
Selain makhluk hidup READ ME !
tumbuh karena pembelahan Mari kita pelajari bagian-
sel, makhluk hidup juga ber- bagian penting yang ada pada
eproduksi atau berkembang- proses pembelahan sel!
Benang spindel
biak sehingga terbentuknya Membran inti
sel gamet melalui pembelahan
sel. Pembelahan sel berlangsung Sentromer Nukleolus
pada sel kelamin atau sel gamet Membran plasma Benang kromatin
yang terlibat dalam proses per-
kawinan antar individu untuk Kromosom
membentuk individu baru.
Pembelahan sel dibedakan Kinetokor
menjadi 2 macam, yaitu
pembelahan sel secara mitosis Gambar 2. Inti sel (Sumber: dokumen pribadi)
dan pembelahan sel secara meiosis, pembelahan sel ini
berlangsung dengan melalui suatu tahapan atau fase,
pada setiap tahapan akan terjadi perubahan dari
kedudukan kromosom, sehingga fase-fase pembelahan sel
dapat terlihat berdasarkan kedudukan kromosom.
2
PEMBELAHAN MITOSIS
Pembelahan mitosis merupakan proses pembelahan
inti pada sel dengan tetap mempertahankan jumlah
kromosom. Pada pembelahan mitosis, satu sel induk
menghasilkan dua sel anakan yang identik (memiliki ciri-
ciri yang sama) dengan sel induk secara materi genetik.
Apabila jumlah kromosom pada sel induk sebanyak 2n
maka sel anakan juga memiliki kromosom 2n. Jumlah 2n
tersebut merupakan kromosom diploid yakni kromosom
yang berpasangan. Sebagai contoh sel anakan identik
dengan sel induk yaitu apabila jumlah kromosom pada
sel induk sebanyak 23 pasang, maka jumlah kromosom
pada sel anak juga sebanyak 23 pasang.
Pembelahan mitosis terjadi pada sel-sel tubuh (sel
somatik) yang berfungsi untuk menggantikan sel-sel mati
atau rusak dan menambahkan sel baru selama
pertumbuhan jaringan. Pembelahan mitosis merupakan
proses pembelahan sel berkelanjutan dan setiap
tahapannya saling berhubungan. Terdapat empat
tahapan pada pembelahan mitosis, yaitu profase,
metafase, anafase, dan telofase. Masing-masing tahapan
pada pembelahan mitosis memiliki karakteristik yang
berbeda.
3
1. Tahap Profase
Tahap profase merupakan
tahap awal pada pembelahan READ ME !
mitosis. Pada tahap ini,
perubahan-perubahan di a. Profase
dalam sitoplasma dan inti sel
akan terjadi (Gambar 3a). b. Metafse
Pada inti sel, perubahan di
mulai dari bentuk benang-
benang kromatin yang c. Anafase
menjadi lebih pendek, rapat
dan padat sehingga
terbentuk kromosom yang d. Telofase
dapat dilihat secara jelas
dengan menggunakan
bantuan alat yaitu mikroskop. Gambar 3. pembelahan mitosis
(Sumber: dokumen pribadi)
Setiap kromosom terdiri dari sepasang kromatid yang
memiliki sifat identik dan saling terhubung karena adanya
kinetokor. Kinetokor merupakan struktur protein yang
terikat dengan kromatid. Selain perubahan tersebut,
nukleolus dan membran inti perlahan-lahan memudar
hingga tidak tampak atau menghilang.
4
Sedangkan perubahan yang terjadi di dalam
sitoplasma yaitu sentrosom yang bereplikasi menjadi 2.
Sentrosom terdiri dari sepasang sentriol dan masing-
masing sentriol memiliki benang spindel atau gelendong
mikrotubulus. Ketika benang spindel memanjang, maka
masing-masing sentrosom akan terdorong dan berpindah
tempat ke arah ujung yang berlawanan pada sel.
Kemudian benang spindel tersebut akan melekat pada
kinetokor.
2. Tahap Metafase
Pada tahap metafase, benang-benang spindel yang
melekat pada kinetokor akan menyelaraskan kromosom
sehingga kromosom bergerak menuju bidang metafase
yang terletak pada bagian tengah sel (Gambar 3b).
3. Tahap Anafase
Selama tahap anafase, benang-benang spindel akan
memendek sehingga kromosom akan terpisah dan tertarik
secara perlahan bergerak sesuai dengan tarikan benang
spindel yaitu ke arah ujung berlawanan (Gambar 3c).
5
4. Tahap Telofase
Tahap telofase merupakan tahap akhir pada
pembelahan mitosis (Gambar 3d). Pada tahap ini,
membran inti dan nukleolus mulai tampak kembali,
sedangkan benang-benang spindel putus dari kinetokor
dan mengalamai regenerasi. Masing-masing kromatid
yang terpisah secara sempurna pada tahap anafase akan
mulai berkumpul di kedua kutub sel dan mengurai
menjadi benang-benang kromatin. Pada tahap ini, terjadi
proses sitokinesis atau pembelahan sitoplasma untuk
memisahkan dua inti sel anak yang terbentuk menjadi sel
baru sehingga pada tahap akhir telofase di hasilkan dua
sel anakan yang secara genetik memiliki karakteristik
sama dengan induknya.
VIDEO HOLOGRAM
Pembelahan Mitosis
https://bit.ly/link-mitosis
6
PEMBELAHAN MEIOSIS
Pembelahan meiosis dapat disebut sebagai
pembelahan reduksi. Pembelahan meiosis merupakan
proses pembelahan inti pada sel yang mengurangi
setengah dari jumlah kromosom sel induk. Pada
pembelahan ini, jumlah kromosom dalam inti sel awalnya
diploid (2n) akan berkurang menjadi haploid (n).
Pembelahan meiosis mengalami dua kali pembelahan sel
yaitu meiosis I dan meiosis II. Kedua pembelahan meiosis
tersebut akan menghasilkan empat sel anakan dan
masing-masing sel anakan hanya memiliki setengah
jumlah kromosom dari sel induknya oleh karena itu
masing-masing sel anakan berbeda secara genetik
dengan sel induknya. Pembelahan sel meiosis terjadi pada
sel gamet atau sel kelamin dan tahapan yang terjadi
pada pembelahan meiosis memiliki kesamaan dengan
tahapan yang terjadi pada pembelahan mitosis.
7
Pembelahan Meiosis I
Pada pembelahan meiosis I kromosom homolog
akan terpisah. Terdapat empat tahapan pembelahan
meiosis I yaitu profase I, metafase I, anafase I, dan
telofase I. Proses pembelahan meiosis I dapat dilihat
pada gambar 4.
READ ME !
1. Tahap Profase I
Tahap profase I a. Profase I
merupakan tahap yang b. Metafase I
prosesnya membutuhkan c. Anafase I
waktu lebih lama daripada
tahap lainnya (Gambar 4a). d. Telofase I
Pada tahap ini, terbentuk
kromosom homolog sebagai Gambar 4. pembelahan meiosis I
akibat perubahan bentuk (Sumber: dokumen pribadi)
benang-benang kromatin
yang menjadi lebih pendek,
padat dan rapat. Masing-
masing kromosom homolog
8
tersebut saling mendekat kemudian menempel dan
berpasangan. Peristiwa tersebut dinamakan sinapsis.
Kromosom homolog yang telah bersinapsis mengalami
proses pindah silang (crossing over) sehingga terjadi
pertukaran materi genetik. Setelah itu, nukleolus dan
membran inti perlahan-lahan memudar hingga tidak
tampak atau menghilang.
Pada tahap ini, sentrosom akan bereplikasi menjadi
dua. Masing-masing sentrosom memiliki benang spindel
atau gelendong mikrotubulus yang bisa memanjang,
sehingga masing-masing sentrosom akan terdorong dan
berpindah tempat ke arah ujung yang berlawanan pada
sel dan akan melekat pada kinetokor.
2. Tahap Metafase I
Pada tahap ini, kromosom homolog yang berpasangan
berada pada bagian tengah sel yaitu bidang metafase.
Benang-benang spindel dari dua kutub yang berlawanan
akan melekat pada kromatid homolog (Gambar 4b).
9
3. Tahap Anafase I
Selama tahap anafase I, kromosom homolog akan
terpisah dan tertarik secara perlahan akibat benang-
benang spindel yang memendek. Pergerakan kromosom
homolog tersebut sesuai dengan arah tarikan benang
yaitu ke ujung yang berlawanan (Gambar 4c).
4. Tahap Telofase I
Pada tahap ini (Gambar 4d), setiap kromosom
homolog yang terpisah pada ujung yang berlawanan
memiliki satu set kromosom haploid (2n) dan setiap
kromosom tersebut terdiri dari dua kromatid saudara.
Pada tahap ini terjadi proses pembelahan sitoplasma
sehingga dihasilkan dua sel anakan, kemudian kromosom
mengurai, membran inti dan nukleolus terbentuk kembali
sedangkan benang-benang spindel putus dari kinetokor
mengalami regenerasi.
VIDEO HOLOGRAM
Pembelahan Meiosis i
https://bit.ly/link-meiosis-1
10
Pembelahan Meiosis II
Pembelahan meiosis II merupakan proses lanjutan
dari pembelahan meiosis I dan memisahkan kromatid
saudara (Gambar 5). Pada pembelahan ini, dua sel
anakan hasil dari pembelahan meiosis I akan membelah
menjadi dua. Sehingga, apabila pembelahan meiosis telah
terlaksana dengan sempurna akan dihasilkan empat sel
anakan yang bersifat haploid (n) dan masing-masing sel
anakan tersebut memiliki karakteristik yang bervariasi
secara genetik. Pembelahan meiosis II melalui empat
tahapan, diantaranya profase II, metafase II, anafase II,
dan telofase II.
1. Tahap Profase II
Masing-masing sel anak akan mengalami perubahan
secara bersamaan. Mulai dari memadatnya kromatin
menjadi kromosom, terbentuknya benang spindel,
membran inti dan nukleolus menghilanng. Kemudian
sentrosom membelah menjadi dua dan bergerak ke arah
yang berlawanan (Gambar 5a).
11
2. Tahap Metafase II
Pada tahap ini, masing-masing kromosom bergerak
dan berjejer pada bidang metafase (Gambar 5b).
3. Tahap Anafase II READ ME !
Pada tahap ini a. Profase II
(Gambar 5c), kromosom b. Metafase II
akan tertarik ke ujung c. Anafase II
yang berlawanan sebagai
akibat dari memendeknya
benang spindel sehingga
kromatid saudara akan
terpisah dan menjadi
kromosom anak.
d. Telofase II d. Telofase II
4. Tahap Telofase II Gambar 5. pembelahan meiosis II
(Sumber: dokumen pribadi)
Tahap ini merupakan tahap akhir dari pembelahan
meiosis (Gambar 5d). Pada tahap ini, kromosom-
kromosom akan berkumpul pada ujung yang berlawanan
dan kemudian mengurai menjadi benang kromatin,
benang
12
benang spindel mengalami regenerasi, membran inti dan
nukleolus terbentuk kembali. Proses pembelahan sel atau
sitokinesis terjadi pada tahap ini sehingga pembelahan
meiosis akan terlaksana dengan sempurna yang
menghasilkan empat sel anakan.
VIDEO HOLOGRAM
Pembelahan Meiosis ii
https://bit.ly/link-meiosis-2
13
PERBEDAAN
PEMBELAHAN MITOSIS DAN MEIOSIS
Pembeda Mitosis Meiosis
Tempat Sel somatik/sel tubuh Sel gamet/sel kelamin
terjadi Dua kali
Jumlah Satu kali
pembelahan
Fase yang Profase, metafase, Meiosis I (profase I,
dilalui anafase, telofase metafase I, anafase I,
telofase I
Meiosis II (profase II,
metafase II, anafase II,
telofase II
Sinapsis dari Terjadi saat profase I
kromosom Tidak terjadi
homolog
Jumlah sel Dua Empat
anakan
Karakteristik Diploid (2n) dan identik Haploid (n) dan
sel anakan dengan sel induk berbeda secara genetik
dari sel induk
14
LATIHAN SOAL
1. Ani mengalami luka di bagian lututnya karena jatuh
dari sepeda saat bermain dengan teman-temannya
minggu lalu. Saat ini, kondisi luka di lutut Ani sudah
tertutup dan membaik. Peristiwa tersebut menunjukkan
bahwa terjadi pembelahan sel karena…
A. Pertumbuhan
B. Reproduksi
C. Perbaikan
D. Pertumbuhan dan perbaikan
2. Jenis pembelahan sel yang menghasilkan empat sel
anakan dengan kromosom haploid (n) yang berasal
dari sel induk diploid disebut dengan….
A. Meiosis
B. Mitosis
C. Amitosis
D. Metagenesis
3. Pada pembelahan sel mitosis, jika sel induk memiliki
jumlah kromosom sebanyak 23 pasang atau 46 buah,
maka jumlah sel anakan yang akan dihasilkan
adalah ….
15
A. 46 pasang atau 92 buah
B. 23 pasang atau 46 buah
C. 12 pasang atau 24 buah
D. 11 pasang atau 22 buah
4. Pembelahan sitoplasma dapat disebut dengan
sitokenesis. Pembelahan sitoplasma tersebut terjadi
pada fase pembelahan….
A. Profase
B. Metafase
C. Anafase
D. Telofase
5. Budi saat ini sedang mengamati sel ujung akar
bawang merah yang sedang aktif membelah di
sekolah. Budi menemukan sel yang kromosomnya
menebal, membran intinya tidak tampak, dan
memiliki dua sentrosom yang tampak menuju kutub
yang berbeda. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa
sel yang diamati Budi sedang mengalami proses
pembelahan pada fase ….
A. Profase
B. Metafase
C. Anafase
D. Telofase
16
6. Peristiwa yang terjadi pada profase dari meiosis I
adalah …
A. Terjadinya proses sitokinesis
B. Berkumpulnya kromosom di bidang equator
C. Kromosom homolog bersinapsis
D. Kromosom bergerak menuju kutub-kutub berlawanan
7. Perhatikan gambar dibawah ini !
Berdasarkan letak kromosomnya, gambar diatas
menunjukkan pembelahan sel pada tahap...
A. Profase
B. Metafase
C. Anafase
D. Telofase
8. Dimanakah pembelahan meiosis terjadi?
A. Sel gamet
B. Sel tubuh
C. Sel jaringan
D. Sel darah
17
9. Berikut ini adalah beberapa ciri yang terjadi pada
saat pembelahan sel.
1) Kromosom berjajar pada bidang metafase
2) Kromosom menuju kutub yang berlawanan
3) Sentrosom membelah menjadi dua
4) Membran inti terbentuk kembali
Ciri-ciri yang tepat pada tahap anafase ditunjukkan
oleh nomor...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
10. Pilihlah jawaban yang benar tentang perbedaan
pembelahan meiosis dan mitosis pada tabel dibawah
ini !
Mitosis Meiosis
A Sel anak bersifat Sel anak bersifat
haploid (n) diploid (2n)
B Terjadi sitokinesis Tidak terjadi
sitokinesis
C Kromosom homolog
bersinapsis Kromosom homolog
tidak bersinapsis
D Satu kali pembelahan
Dua kali pembelahan
18
DAFTAR PUSTAKA
Ansyari, A. & Septarina, M. 2019. Perlindungan Hukum
Kekayaan Intelektual Pada Merek Berbentuk
Hologram. Al-Adl : Jurnal Hukum. 11(1979– 4940):217.
DOI: 10.31602/al-adl.v11i2.2604.
Campbell, N.A., J.B. Reece, dan L.G. Mitchell. 2017. Biology
Eleventh Edition. California: Pearson Education Inc.
Derrickson, B.H., & Tortora, G.J. 2012. Principle of Anatomy
Physiology 13 Edition. Hoboken: Wiley.
Effendi, Yunus. 2020. Buku Ajar Genetika Dasar. Jawa Tengah:
Pustaka Rumah C1nta.
Kemendikbud. 2018. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk SMP/MTs
Kelas IX Semester 1 Edisi Revisi 2018. Jakarta:
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Masri, Mashuri. 2014. Dasar-Dasar Reproduksi dan Embriologi
Manusia. Makassar: Alauddin University Press.
Mustami, Muh.Khalifah. 2013. Genetika. Makassar: Universitas
Islam Negeri Alauddin.
Nusantari, Elya. 2015. Genetika Belajar Genetika dengan Mudah
& Komprehensif: (Dilengkapi Data Hasil Riset
tentang Kesulitan Memahami Konsep Genetika dan
Riset dalam Pembelajaran Genetika). Yogyakarta:
Deepublish.
19
Snustad, D.P. dan Simmons, M.J. 2012. Principles of Genetics Sixth
Edition. New York: John Wiley & Sons, inc.
Soepriyanto, Y. & Surahman, E. 2018. Pengembangan Obyek
3D Digital Pada Meja Piramida Hologram Untuk Pembelajaran
Kelas. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan. 1(4):333–339. Available:
http://journal2.um.ac.id/index.php/jktp/article/view/7791.
20
KUNCI JAWABAN
1. C. Perbaikan
2. A. Meiosis
3. B. 23 pasang atau 46 buah
4. D. Telofase
5. A. Profase
6. C. Kromosom homolog bersinapsis
7. B. Metafase
8. A. Sel gametB
9. B. 2
10. Meiosis
Mitosis
D Satu kali pembelahan Dua kali pembelahan
21
GLOSARIUM
Benang kromatin : kromosom yang terurai yang
Benang spindle berbentuk seperti benang tipid
Diploid
Haploid : benang protein yang terdapat
Jaringan
Kinetokor pada sentriol
Kromatid : kromosom yang mempunyai
Kromatid saudara
Kromosom pasangan
Kromosom homolog : kromosom yang tidak mempunyai
Materi genetik
pasangan
Meiosis : sekumpulan sel yang memiliki fungsi
dan bentuk yang serupa
: struktur protein yang menyatukan
kromatid saudara
: kromosom yang tereplikasi
: dua buah salinan kromosom yang
tereplikasi
: untaian DNA yang mengandung
materi genetic dalam suatu organisme
: set kromosom yang berpasangan
: pewarisan sifat berdasarkan informasi
dari induk yang diturunkan kepada
keturunannya
: proses pembelahan inti pada sel yang
mengurangi jumlah kromosom
22
Membran inti : lapisan yang melindungi inti sel
Membran plasma : membran yang membungkus sitoplasma
Mitosis
pada sel
Nukleolus : proses pembelahan inti pada sel
Nukleus
Reproduksi dengan tetap mempertahankan
Sel jumlah kromosom
Sel gamet : anak inti yang terletak di dalam
Sel somatik
Sentrosom nukleus
: inti sel yang memiliki peran
Sinapsis
Sitokinesis penting
Sitoplasma : proses menghasilkan individu
baru dari suatu individu secara
biologis pada makhluk hidup
: unit terkecil dari makhluk hidup
: sel kelamin yang dihasilkan
untuk bereproduksi
: keselurahan sel dalam tubuh
selain sel gamet
: organel sel yang berperan aktif
dalam proses pembelahan sel.
Sentrosom terdiri dari dua
sentriol
: proses melekatnya kromosom
homolog
: proses pembelahan sitoplasma
: cairan yang berada di sekeliling
nukleus
23
PROFIL PENULIS
Zumrotul Adaweyah, dengan
nama sapaan Zum merupakan
mahasiswi Pendidikan IPA
Universitas Negeri Malang
angkatan 2018. Lahir di
Pasuruan, 04 Desember 1998.
Penulis telah menempuh
pendidikan jenjang dasar di
SDN Parasrejo I, jenjang
menengah pertama di SMPN 6
Pasuruan, dan jenjang menengah ke atas di SMAN
1 Kejayan. Selama masa perkuliahan, penulis aktif
mengikuti kegiatan kampus (HMP IPA, KOMIPA,
MBKM Kampus Mengajar, dan Progam KMMI) dan
diluar kampus (Komunitas Muda Mengajar
Malang). Penulis dapat dihubungi melalui email
[email protected]
24
Buku Penunjang
KIT HOLOGRAM
Pembelahan Sel Pada Manusia