The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

pdf_20230213_225936_0000

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by joeselindevinasanjaya, 2023-02-13 11:01:33

Uprak biologi

pdf_20230213_225936_0000

E - B O O K B I O L O G I UJI ZAT MAKANAN 12 MIPA : Chetryn Septiana (05) Joeselin Devina (13) Yosepine Isabella (23) S M A K S A N T O S T A N I S L A U S J L . K A L I J U D A N N O . 2 5 - 3 3 , P A C A R K E M B A N G , K E C . T A M B A K S A R I , K O T A S B Y , J A W A T I M U R 6 0 1 3 2


DAF TAR I S I 1 Daftar Isi............................................................1 Kata Pengantar..................................................2 Bab 1 : Pendahuluan..........................................3 1.1 Latar Belakang.............................................3 1.2 Rumusan Masalah........................................3 1.3 Hipotesis......................................................3 1.4 Tujuan Percobaan........................................4 Bab 2 : Tinjauan Pustaka....................................5 2.1 Karbohidrat..................................................5 2.2 Lemak...........................................................6 2.3 Protein..........................................................7 2.4 Gula (Glukosa).............................................8 Bab 3 : Metodologi Eksperimen.........................9 3.1 Metode yang di Gunakan.............................9 3.2 Tujuan..........................................................9 3.3 Alat dan Bahan.............................................9 3.4 Cara Kerja....................................................10 Bab 4 : Data dan Analisa...................................15 4.1 Tabel Data Pengamatan..............................15 4.2 Analisa.........................................................16 Bab 5 : Penutup.................................................20 5.1 Kesimpulan..................................................20 5.2 Saran............................................................20


P u j i s y u k u r k a m i p a n j a t k a n k e h a d ir a t T u h a n y a n g t e l a h m e m b e ri k a n r a h m a t s e r t a k a r u n i a -Ny a k e p a d a k a m i s e h i n g g a k a m i b e r h a si l m e n y e l e s a i k a n L a p o r a n i n i t e p a t p a d a wa k t u n y a . L a p o r a n i n i b e risi k a n t e n t a n g L a p o r a n P r a k t i k u m U j i Z a t M a k a n a n . H a r a p a n k a m i , s e m o g a l a p o r a n i n i d a p a t m e m b a n t u m e n a m b a h p e n g e t a h u a n d a n p e n g a l a m a n b a g i p a r a p e m b a c a , s e h i n g g a k a m i d a p a t m e m p e r b a i k i b e n t u k m a u p u n isi l a p o r a n i n i s e h i n g g a k e d e p a n n y a d a p a t l e b i h b a i k l a g i . S e b e l u m n y a k a m i m e m i n t a m a a f k e p a d a G u r u M a t a P e l a j a r a n B i o l o g i y a i t u I b u L i l i , k a m i m e n y a d a ri b a hwa l a p o r a n i n i m a s h j a u h d a ri k a t a s e m p u r n a , o l e h k a r e n a i t u k ri t i k d a n s a r a n d a ri s e m u a p i h a k y a n g b e rsif a t m e m b a n g u n s e l a l u k a m i h a r a p k a n d e m i k e s e m p u r n a a n m a k a l a h i n i . A k h ir k a t a , k a m i s a m p a i k a n t e ri m a k a s h k e p a d a s e m u a p i h a k y a n g t e l a h b e r p e r a n s e r t a d a l a m p e n y u s u n a n l a p o r a n i n i d a ri awa l s a m p a i a k h ir. S e m o g a T u h a n m e m b e r k a t i s e g a l a u s a h a k i t a . A m i n . KATA PENGANTAR 2


BAB 1 : PENDAHULUAN > LATAR BELAKANG Manusia tidak dapat membuat makanannya sendiri. Mereka mendapatkan makanan tersebut dari organisme lain, baik tumbuhan maupun hewan. Makanan yang dapat dimakan oleh manusia adalah makanan yang baik dan menyehatkan. Yaitu yang mengandung zat gizi (nutrisi) yang mencukupi, seperti mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, garam-garam mineral, dan air. Namun setiap makanan mengandung nutrisi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kami akan mencoba melakukan praktikum uji lemak, protein, karbohidrat dan glukosa pada beberapa sampel makanan yang telah kami persiapkan. > RUMUSAN MASALAH Makanan apakah yang mengandung karbohidrat? Makanan apakah yang mengandung protein? Makanan apakah yang mengandung glukosa? Makanan apakah yang mengandung lemak? Apa manfaat dari zat-zat makanan tersebut bagi tubuh? > HIPOTESIS Adanya perubahan warna makanan yang mengandung karbohidrat, protein, glukosa, dan lemak pada saat diuji. 3


BAB 1 : PENDAHULUAN > TUJUAN PERCOBAAN Untuk mengetahui kandungan zat makanan (karbohidrat /amilum, protein, lemak, dan glukosa) dari berbagai jenis bahan makanan. Memahami fungi zat makanan bagi tubuh. 4


Karbohidrat tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O yang dibentuk dalam proses fotosintesis oleh tumbuhan berhijau daun. Golongan karbohidrat antara lain : gula, tepung, dan selulosa. Menurut ukuran molekul, karbohidrat dibedakan menjadi beberapa golongan sebagai berikut : - Monosakarida = glukosa, fruktosa, dan galaktosa. - Disakarida = sukrosa, maltosa, dan laktosa. - Polisakarida = amilum, selulosa, dan glikogen. Adapun fungsi karbohidrat adalah sebagai berikut: 1. Sebagai penghasil kalori (1 gram = 4,1 kalori) 2. Pembentuk senyawa-senyawa organik yang lain seperti lemak dan protein 3. Menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh. BAB 2 : T INJAUAN PUS TAKA 1. KARBOHIDRAT Tubuh manusia membutuhkan zat makanan dalam jumlah yang berbeda. Ada yang dibutuhkan dalam jumlah banyak (makronutrien), yaitu karbohidrat; protein; dan lemak, ada pula yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, yaitu mineral dan vitamin. Makronutrien yang dibutuhkan manusia: 5


Lemak tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O yang merupakan senyawa majemuk. Lemak terdiri atas asam lemak dan gliserol. Sumber lemak dibagi menjadi 2 macam, yaitu hewani dan nabati. Lemak tidak dapat larut dalam air tetapi larut dalam eter, benzene, dan kloroform. Lemak terdiri atas 2 komponen, yaitu asam lemak dan gliserol. Asam lemak yang dibuat oleh tubuh disebut asam lemak nonesensial, sedangkan asam lemak yang diperoleh dari makanan disebut asam lemak esensial. Adapun fungsi lemak sebagai berikut : 1. Sebagai penghasil energi (1 gram = 9,3 kalori) 2. Pembangun bagian-bagian sel tertentu 3. Pelarut beberapa vitamin, yaitu vitamin A, D, E, dan K 4. Sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah BAB 2 : T INJAUAN PUS TAKA 2. LEMAK 6


Protein merupakan senyawa majemuk yang terdiri atas unsur-unsur C, H, O, N, dan kadang-kadang terdapat unsure P dan S. Sifat-sifat suatu protein ditentukan oleh : 1. Macam asam amino yang terdapat dalam molekul protein 2. Jumlah tiap macam asam amino 3. Susunan asam amino dalam molekul protein Protein dicerna secara kimia menjadi asam-asam amino yang kemudian diserap pada dinding-dinding halus. Asam-asam amino tersebut masuk ke pembuluh darah dan diangkut menuju ke sel-sel tubuh. Adapun fungsi protein, yaitu : 1. Penghasil energi (1 gram = 4,1 kalori) 2. Pembangun jaringan-jaringan baru dan mengganti yang rusak 3. Pembuat enzim dan hormone 4. Penjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh 5. Pembentuk antibodi BAB 2 : T INJAUAN PUS TAKA 3. PROTEIN 7


Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (17 kilojoule) energi pangan per gram. glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme lipid, jaringan ini sangat tergantung pada glukosa. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen ("pati hewan") dan sel lemak, yang menyimpannya sebagai lemak. Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi. Meskipun lemak simpanan dapat juga menjadi sumber energi cadangan, lemak tak pernak secara langsung dikonversi menjadi glukosa. Fruktosa dan galaktosa, gula lain yang dihasilkan dari pemecahan karbohidrat, langsung diangkut ke hati, yang mengkonversinya menjadi glukosa. BAB 2 : T INJAUAN PUS TAKA 4. GULA (GLUKOSA) 8


Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu metode untuk menguji kebenaran hipotesis. BAB 3 :ME TODOLOGI EKSPERIMEN > METODE YANG DIGUNAKAN 9 > TEMPAT DAN WAKTU Penelitian kami lakukan di laboratorium Biologi SMAK Santo Stanislaus, Surabaya pada hari Selasa tanggal 31 Januari 2023. > ALAT DAN BAHAN ALAT : 1. Tabung reaksi dengan raknya 2. Pipa tetes 3. Cawan petri 4. Mortal 5. Spatula 6. Pembakar bunsen 7. Penjepit tabung reaksi 8. Kertas buram 9. Korek api 10. Tissue BAHAN : 1. Nasi 2. Putih telur 3. Mentega 4. Roti 5. Amilum 6. Benedict 7. NaoH 8. CuSO4 9. Lugol/kalium iodida


Uji Karbohidrat (Amilum) 4 bahan makanan digerus secara terpisah(Nasi, putih telur, mentega, roti) lalu di tempatkan di cawan petri. Penampilan awal di dokumentasikan. Masing masing bahan makanan ditetesi dengan 5 tetes lugol/kalium iodida Perubahan warna yang terjadi diamati, dicatat dan didokumentasikan 1. 10 > CARA KERJA


Semua bahan makanan yang ada dioleskan secara terpisah di atas kertas buram yang telah disediakan Kertas buram yang sudah dioleskan kemudian didiamkan sampai kering Diamati dibawah cahaya 2. Uji Lemak 11 Roti Putih Telur Mentega Nasi


Bahan makanan yang sudah digerus terlebih dahulu dimasukkan kedalam tabung reaksi Teteskan 5 tetes benedict Panaskan diatas bunsen dan diamkan selama beberapa menit Perubahan warna yang terjadi pada tabung reaksi pada bahan makanan diamati dan dicatat hasil pengamatannya 3. Uji Karbohidrat (Glukosa) 1 2


Bahan makanan yang sudah digerus terlebih dahulu dan dimasukkan kedalam tabung reaksi Teteskan dengan 3 tetes NaOH kemudian 3 tetes CuSO4 Perubahan warna yang terjadi diamati dan dicatat sebelum dan sesudah ditetesi 4. Uji Protein 1 3


Bahan Makanan Lugol (Amilum) Biuret (Protein) Benedict (Glukosa) Kertas (Lemak) Roti + - + + Putih Telur - + - - Mentega - - - + Nasi + - - - BAB 4 :DATA DAN ANALI SA > TABEL DATA PENGAMATAN 14


Uji amilum, roti di tetesi dengan reagen lugol bereaksi dan menghasilkan warna biru Tua. Maka dari itu roti mengandung amilum. Uji Protein, roti tidak mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret, roti tidak menunjukkan tanda - tanda perubahan warna. Uji glukosa, setelah ditetesi benedict dan di panaskan di atas bunsen berubah menjadi Coklat. Hal ini menunjukkan bahwa roti mengandung glukosa. Uji lemak, roti yang di oleskan pada kertas buram meninggalkan noda transparan . Hal ini berarti roti memiliki kandungan lemak. Uji Roti BAB 4 :DATA DAN ANALI SA > ANALISA 1 5


Uji amilum, putih telur di tetesi dengan reagen lugol tidak bereaksi. Hal itu berarti tidak menunjukkan bahwa putih telur memiliki amilum. Uji protein, putih telur mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna menjadi ungu. Uji glukosa, putih telur ditetesi benedict kemudian di panaskan di atas bunsen ternyata berwarna Hijau. Hal itu menunjukkan bahwa putih telur tidak mengandung glukosa. Uji lemak, putih telur yang di oleskan pada kertas buram tidak meninggalkan noda transparan. Maka putih telur tidak mengandung lemak. Uji Putih Telur 16


Uji amilum, mentega di tetesi dengan reagen lugol tidak menghasilkan warna hitam. Maka dari itu mentega tidak mengandung amilum. Uji Protein, mentega tidak mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna biru. Uji glukosa, setelah ditetesi benedict dan di panaskan di atas bunsen tidak berubah. Hal ini menunjukkan bahwa mentega tidak mengandung glukosa. Uji lemak, mentega yang di oleskan pada kertas buram meninggalkan noda transparan. Hal ini berarti mentega memiliki kandungan lemak. Uji Mentega 17


Uji amilum, nasi di tetesi dengan reagen lugol bereaksi dan menghasilkan warna hitam. Maka dari itu nasi mengandung amilum. Uji Protein, nasi tidak mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna biru. Uji glukosa, setelah ditetesi benedict dan di panaskan di atas bunsen tidak berubah. Hal ini menunjukkan bahwa nasi tidak mengandung glukosa. Uji lemak,nasi yang di oleskan pada kertas buram tidak meninggalkan noda transparan. Maka putih telur tidak mengandung lemak. Uji Nasi 18


Dari praktikum yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulansebagai berikut : • Bahan makanan yang mengandung protein jika ditetesi dengan larutan biuret akan berubah warna menjadi ungu (telur) • Jika bahan makanan ditetesi dengan larutan lugol dan berubah warna menjadi ungu hingga kehitam-hitaman maka bahan makanan tersebut mengandung amilum (nasi, roti) • Jika bahan makanan yang ditetesi oleh larutan benedict sebelum dipanaskan berwarna hijau toska atau biru dan setelah di panaskan berubah menjadi warna merah bata, atau coklat, maka bahan makanan tersebut mengandung glukosa (roti) • Jika terbentuk endapan putih keabu-abuan dikertas, maka makanan yang makanan itu mengandung lemak (mentega, roti) BAB 5 : PENUTUP > KESIMPULAN 19 > SARAN • Sebaiknya tempat yang dipakai untuk proses uji makanan dicuci dahulu sebelum digunakan kembali, karena jika belum dicuci akan merusak hasil pengamatan berikutnya. • Makanan yang dihaluskan harus benar-benar halus dan lembut supaya pada saat uji makanan larutan yang dipakai untuk mengetahui kandungan zat dapat tercampur dengan sempurna.


tiap hari SEL A L U A D A H A L Y A N G B A I K


Click to View FlipBook Version